KEMERDEKAAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT

PENDAHULUAN Modul ini berisikan bahasan tentang konsep dan teori instrument Nasional tentang kemerdekaan mengemukakan pendapat di Indonesia. Dengan mempelajari modul ini di harapkan siswa mampu memahami dan menerapkan kemerdekaan mengemukakan pendapat dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu kita sebagai warga Negara Indonesia perlu memahami tentang instrument kemerdekaan mengemukakan pendapat, dan menerapkan secara benar dan bertanggung jawab. Setelah mempelajari modul ini diharapkan siswa dapat: 1. Menjelaskan pengertian kemerdekaan mengemukakan pendapat 2. Memahami asas menyampaikan pendapat 3. Memahami bentuk penyampaian pendapat di muka umum 4. Menjelaskan akibat pembatasan kemerdekaan mengemukakan pendapat 5. Menguraikan pentingnya kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. 6. Mengaktualisasikan kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab KEGIATAN PEMBELAJARAN I (KB 1) HAKEKAT KEMERDEKAAN MENEMUKAKAN PENDAPAT 1. TUJUAN PEMBELAJARAN (KBI) a. Siswa dapat menjelaskan hakekat kemerdekaan mengemukakan pendapat

b. Siswa dapat memahami asas-asas menyampaikan pendapat c. Siswa dapat menguraikan bentuk-bentuk mengemukakan pendapat

d. Siswa dapat menjelaskan akibat pembatasan mengemukakan pendapat 2. URAIAN MATERI A. Apakah Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat Itu? Mengemukakan pendapat pada hakekatnya berarti menyampaikan gagasan atau pikiran secara logis sesuai dengan konteks.

b. B. Asas kepastian hukum dan keadilan Bahwa dalam menyampaikan pendapat di muka umum harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku d. dan bernegara. baik secara perorangan atau kelompok. e. bangsa. C. adalah cara menyampaikan pendapat dengan arak-arakan di jalan umum. tulisan. Bentuk Penyampaian Pendapat di Muka Umum Untuk melaksanakan kemerdekaan menyampaikan pendapat dapat dilaksanakan dengan bentuk-bentuk Sebagai berikut :   Unjuk Rasa atau demonstrasi. dan Negara. Asas musyawarah dan mufakat Artinya bahwa adanya perbedaan Bpendapat dan perbedaan kepentingan sejauh mungkin diselesaikan dengan musyawarah untuk mencapai kata sepakat. Asas Menyampaikan Pendapat Kemerdekaan Menyampaikan pendapat di muka umum dilaksanakan berdasarkan : a. yaitu bebas menyampaikan pendapat sebagai perwujutan hak dan tanggung jawab berdemokrasi dalam kehidupan bermasyarakat. Asas keseimbangan atara hak dan kewajiban Artinya meskipun menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara. Asas manfaat Artinya bahwa pendapat atau pemikiran yang disampaikan member manfaat terhadap kepentingan masyarakat. adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau lebih untuk mengeluarkan pikiran dengan lisan. c. Pawai. dan sebagainya secara demontratif di muka umum. .Kemerdekaan menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan dan tulisan secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. akan tetapi tetap mempunyai kewajiban untuk melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab terhadap orang lain dan kepentingan umum. Kemerdekaan mengemukakan pendapat adalah hak setiap warganegara. Asas proposional Artinya bahwa menyampaikan pendapat haruslah sesuai dengan konteks dan tujuan sehingga tepat pada sasarannya. berbangsa.

surat kabar d. Radio dll D. contohnya: Dialog. adalah pertemuan terbuka yang dilakukan untuk menyampaikan pendapat dengan tema tertentu. Pembangkangan terhadap pemerintah b. Berkurang atau hilangnya hak kemerdekaan mengemukakan pendapat 3. Terhambatnya arus informasi dalam kehidupan masyarakat . Famplet. bangsa. Akibat bagi pemerintah 1. Pidato b. buletin. Poster dll c. Petisi. maupun bangsa itu sendiri. a. Akibat bagi Rakyat 1. Media elektronik. Diskusi. Perlawanan dari rakyat dan bahkan pada akhirnya dapat menimbulkan perpecahan bangsa c. Kurang atau hilangnya kepercayaan rakyat 2. Spanduk. Stabilitas nasional dapat terganggu 2. contohnya: majalah. Mimbar bebas. Akibat Pembatasan Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat Pengekangan terhadap kebebasan mengemukakan pendapat oleh pemerintah yang berkuasa sebenarnya dapat menimbulkan akibat yang kurang baik bagi rakyat. Adapun cara-cara mengemukakan pendapat dapat dilakukan sbb: a. Secara lisan. Munculnya sikap apatis (tidak peduli) dari rakyat atau masyarakat terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara 2. Akibat bagi bangsa dan negara 1. contohnya: HP. Hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemerintah 4. Kekecewaan yang dalam terhadap pemerintah 5. Berkurang atau hilangnya dukungan rakyat 3. pemerintah. dan negara 4. Media cetak.  Rapat umum. adalah kegiatan menyampaikan pendapat di muka umum yang dilakukan secara bebas terbuka tanpa tema tertentu. Secara tulisan. Televisi. contohnya: Gambar. Berkurang atau hilangnya kesempatan untuk mendapatkan masukan atau aspirasi dari rakyat untuk kemajuan masyarakat.

5. Negara kehilangan pikiran-pikiran atau ide-ide kreatif dari rakyatnya 4. dan sebagainya secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Terbentuknya tirani penguasa yang dapat menjadikan pemerintahan yang tidak bersih dan tidak berwibawa 3. Sebutkan 4 cara/ bentuk mengemukakan pendapat di muka umum 4. Mengapa perlu asas manfaat dalam menyampaikan pendapat dimuka umum.3. tulisan. dan tersembunyi dalam lubuk hati. 5. Berfikir adalah aktualisasi (prihal dalam pembicaraan) batin. kemudian presentasikan didepan kelas hasil kerja kelompok masingmasing. LATIHAN / TUGAS Bentuklah kelompok yang terdiri dari 5 orang untuk mencari contoh wujud dari kebebasan menyampaikan pendapat yang pernah terjadi di Kalimantan barat beserta bukti fisiknya. 4. dari berbagai media yang ada. RANGKUMAN   Kemerdekaan menyampaikan pendapat adalah hak setiap warganegara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan. Sebutkan 5 asas dalam kemerdekaan mengemukakan pendapat 3. TES KOMPETENSI Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang jelas dan tepat! 1. Jelaskan pengertian kemerdekaan mengemukakan pendapat! 2. Kemerdekaan mengemukakan pendapat pada hakekatnya ialah menyampaikan gagasan atau pikiran secara logis sesuai dengan konteks(hubungan) yang diajak bicara atau yang dibicarakan atau yang sedang di bahas dalam suatu permasalahan. Pernyataan yang diungkapkan dari pikiran batin ini disebut menyampaikan pendapat atau mengemukakan pendapat. Jelaskan akibat pembatasan kemerdekaan mengemukakan pendapat! KEGIATAN PEMBELAJARAN II . Jika pikiran di ungkapkan dalam bentuk lahir dan disampaikan kepada orang dengan cara yang jelas atau berbentuk argumentasi(pemberian alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat atau gagasan) maka pengaruhnya lebih besar. lebih mudah dipahami dan lebih luas.

ketentuan yang mengatur dan menjamin kebebasan mengeluarkan pendapat dapat dilihat dalam ketentuan berikut: 1. . URAIAN MATERI A. dan sebagainya ditetapkan dengan UU. 2. ” Ayat (2): “Tidak ada seorang pun juga dapat dipaksa memasuki salah satu perkumpulan. Pasal 20 Ayat (1): “Setiap orang mempunyai hak atas kebebasan berkumpul dan berserikat. sebagai berikut. dan menyampaikan keterangan – keterangan dan pendapat-pendapat dengan cara apa pun juga dan tidak memandang batas-batas. Ayat ( 2 ) Asas musyawarah dan mufakat. mengeluarkan pikiran dengan lisan atau tulisan. Pasal 28 UUD 1945 “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul. c. TUJUAN PEMBELAJARAN (KB II) a. b. Pasal 28 E UUD1945 ayat 3 3. Pasal 19 Setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat. dalam Pasal 19 dan 20 seperti tertulis. dalam hal ini termasuk kebebasan mempunyai pendapat-pendapat dengan tidak mendapat gangguan dan untuk mencari. ” Di Indonesia. Landasan Hukum Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat Kemerdekaan Mengemukakan pendapat dijamin oleh Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia PBB. 2. Siswa dapat menyebutkan landasan hukum kemerdekaan mengemukakan pendapat Siswa memahami hak dan kewajiban dalam kemerdekaan mengemukakan pendapat Siswa dapat mengaktualisasikan kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. UU No 9 Tahun 1998 pasal 3 Ayat ( 1 ) Asas keseimbangan antara hak dan kewajiban. menerima. 2. : 1.(KB 2) KEMERDEKAAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB 1.

tanpa mengabaikan kepentingan perorangan atau kelompok. ” Ayat ( 4 ) : “Kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab dimaksudkan untuk menempatkan tanggung jawab sosial kehidupan bermasyarakat. ” 5. 6. ” Ayat ( 2 ) : “Kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab dimaksudkan untuk mewujudkan perlindungan hukum yang konsisten dan berkesinambungan dalam menjamin kemerdekaan menyampaikan pendapat. yaitu: Ayat ( 1 ) Melindungi hak asasi manusia.Ayat ( 3 ) Asas kepastian hukum dan keadilan. Ayat ( 4 ) Menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum. Ayat ( 5 ) Asas manfaat. b. Mengeluarkan pikiran secara bebas. UU NO 9 Tahun 1998 Pasal 4 Ayat ( 1 ) : “Kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab dimaksudkan untuk mewujudkan kebebasan yang bertanggung jawab sebagai salah satu pelaksanaan hak asasi manusia sesuai dengan pancasila dan UUD 1945. berbangsa. Ayat ( 2 ) Menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum. Ayat ( 4 ) Asas proporsionalitas. UU No 9 Tahun1998 Pasal 6 Ayat ( 1) Menghormati hak-hak dan kebebasan orang lain. ” Ayat ( 3 ) : “Kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab dimaksudkan untuk mewujudkan iklim yang kondusif bagi berkembangnya partisipasi dan kreativitas setiap warga Negara sebagai perwujudan hak dan tanggung jawab dalam kehidupan berdemokrasi. Memperoleh perlindungan hukum. 7. . Ayat ( 5 ) Menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa. UU No 9 Tahun 1998 pasal 5 Ayat (1) Warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum berhak untuk : a. 4. Ayat ( 3 ) Menaati hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan bernegara. UU No 9 Tahun 1998 pasal 7 Aparatur pemerintah memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam melaksanakan kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab dimuka umum.

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas. 3. Mengeluarkan pikiran secara bebas. e. Menaati hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 4. d. . Menghormati aturan. Memperoleh perlindungan hukum. Tidak menyinggung perasaan orang lain. sebagai berikut: 1. Warga Negara yang menyampaikan pendapat dimuka umum berhak untuk: a. Tidak menimbulkan perpecahan. Menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum. Bukan semata untuk kepentingan pribadi atau golongan.Ayat ( 2 ) Menghargai asas legalitas. Dapat diterima akal dan bermutu. 2. Hak. Ayat ( 4 ) Menyelenggarakan pengamanan. tertib dan damai. Kewajiban Warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum berkewajiban dan bertanggung jawab untuk: a. Menghormati hak-hak dan kebebasan orang lain. Ayat ( 3 ) Menghargai prinsip praduga tak bersalah. Hak dan Kewajiban dalam Kemerdekaan Mengemukakan pendapat Setiap warga Negara perlu mengerti hak dan kewajiban warga negara dalam mengemukakan pendapat. Menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan. b. UU No 9 Tahun 1998 Pasal 8 Masyarakat berhak berperan serta secara bertanggung jawab untuk berupaya agar penyampaian pendapat di muka umum berlangsung secara umum. 2. dapat disimpulkan pendapat yang kita sampaikan sebaiknya bersifat: 1.aturan moral yang diakui umum. b. c. 8. Sesuai dengan norma yang berlaku. B. 5.

Saluran–saluran komunikasi itu tidak memerlukan teknologi yang modern. f. Mengemukakan pendapat bagi setiap warga Negara dapat dilakukan melalui berbagai saluran. Hak untuk menyampaikan informasi h. dan sebagainya secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang brlaku. tulisan. RANGKUMAN  Kemerdekaan menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga Negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan. Hak untuk memiliki informasi e.  Kemerdekaan mengemukakan pendapat pada hakikatnya menyampaikan gagasan atau pikiran secara logis sesuai dengan konteks (hubungan) yang diajak bicara atau yang dibicarakan atau yang sedang dibahas dalam suatu permasalahan. faksimail. pertemuan atau forum umum yang dihadiri oleh banyak orang Saluran atau sarana komunikasi modern adalah saluran komunikasi yang menggunakan media dengan peralatan atau teknologi modern. Hak untuk memperoleh informasi c. Bentuk-bentuknya antara lain 1) Saluran komunikasi antar pribadi (HP.C. Berfikir adalah aktualisasi (prihal dalam . Hah untuk mencari informasi d. Contoh saluran tradisional: a. pertemuan antar pribadi. baik secara pribadi maupun kelompok. 3. Hak untuk menyimpan informasi Hak untuk mengolah informasi g. yaitu saluran tradisional dan modern. Aktualisasi Kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. internet) 2) Saluran komunikasi masa(media masa cetak dan media masa elektronik) Hak-hak setiap orang untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi berupa: a. b. email. Hak untuk berkomunikasi b. Hak untuk menggunakan segala jenis saluran informasi. Saluran tradisional adalah saluran yang sejak dahulu kala sudah merupakan sarana komunikasi antar manusia.

 Kemerdekaan mengeluarkan pendapat dilindungi oleh UUD 1945. Keduanya merupakan sikap negative yang harus dihindari. Selain itu ia juga menjunjung tinggi toleransi. 4. Jika pikiran diungkapkan dalam bentuk lahir dan disampaikan kepada orang dengan cara yang jelas atau berbentuk argumentasi (pemberian alasan untuk memperkuat atau menolak suatupendapat atau gagasan) maka pengaruhnya lebih besar. Selain itu.pembicaraan) batin.  Berpendapat sebagai sarana untuk menyampaikan kepentingan. dan bertanggung jawab. Sebaiknya kita harus mengembangkan sikap positif dengan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. Kedua sikap tersebut yaitu: membatasi kemerdekaan berpendapat dan menyampaikan pendapat hingga melampaui batasan aturan yang berlaku. lebih mudah dipahami dan lebih luas. carilah 5 contoh pendapat yang layak/pantas untuk memperdalam pemahaman materi di atas silakan anda mengerjakan latihan berikut ini! 1. seseorang warganegara yang demokratis akan menaatiberbagai aturan yang berlaku dalam menyampaikan pendapatnya. Pernyataan yang diungkapkan dari pikiran batin ini disebut ”menyampaikan pendapat atau mengemukakan pendapat”. LATIHAN / TUGAS Bentuklah kelompok masing-masing 5 orang. kritis.  Terdapat dua bentuk sikap negative terhadap kemerdekaan mengeluarkan pendapat. Bentuklah kelompok yang terdiri atas lima orang! 2.  Kemerdekaan untuk mengeluarkan pendapat merupakan bagian dari demokrasi. Upaya untuk menyampaikan pendapat menjadi sarana bagi setiap orang untuk berkomunikasi. Pendapat! 3. Cermatilah bagaimana kondisi kemerdekaan berpendapat yang ada di Indonesia saat ini! 4. serta ketertiban sosial juga terwujud Cermatilah beberapa kutipan Undang-Undang tentang Kemerdekaan Mengeluarkan . Jika hak untuk menyampaikan pendapat dibatasi maka hal tersebut merupakan salah satu pelanggaran terhadap hak asasi manusia. merupakan bagian yang hakiki dari keberadaan manusia. Diskusikanlah kedua hal tersebut bersama kelompokmu! 5. tata cara penyampaian pendapat di muka umum diatur dalam UUNo 9/1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum. Tetapkanlah lima sampai sepuluh aturan agar kemerdekaan berpendapat terjamin. dan tersembunyi dalam lubuk hati.

demokrasi. Agar kemerdekaan perpendapat terjamin dan ketertiban sosial juga terwujud . dan kesejahteraan. kepentingan. keamanan. Dengan demikian kemerdekaan mengeluarkan pendapat adalah kebebasan dalam penyampaian pemikiran. Kondisi kemerdekaan berpendapat yang ada di Indonesia saat ini terdapat dua bentuk yaitu pertama sikap positif berarti kita tidak hanya setuju dengan pendapat yang disampaikan. Dari poin-poin aturan tersebut diatas penting dilakukan karena menyangkut hak-hak asasi manusia. Namun demikian harus diingat bahwa penyampaian pendapat harus didasarkan pada peraturan agar tidak melanggar hak orang lain. atau ketertiban umum. dan kehendak kita tanpa ada tekanan dari pihak lain. maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti: a. d. menimbulkan propokasi masa menuju tindakan yang anarkis dan tidak bermoral. melainkan turut pula menyuarakan dan memperjuangkan pendapat. Penyampaian pendapat hendaknya dilandasi oleh keinginan untuk mengembangkan nilai-nilai keadilan. kedua sikap negative yaitu mengemukakan pendapat tanpa batas dan tidak bertanggung jawab. Pendapat tersebut dikemukakan dalam kerangka peraturan perundangan yang berlaku sehingga tidak melanggar hukum. Kemerdekaan mengeluarkan pendapat berarti merupakan hak setiap orang. domba yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. e. 3. c. diterapkan! Kemukakan pula alasan mengapa poin-poin dalam aturan tersebut penting untuk Petunjuk Jawaban Latihan 1. b. Pendapat yang kita kemukakan hendaknya mewakili kepentingan orang banyak sehingga member manfaat bagi kehidupan bersama. Orang yang berpendapat sepatutnya terbuka terhadap tanggapan balik dari pihak lain sehingga tercipta komunikasi sosial yang baik. 5. 2. Pastikan masing-masing kelompok memiliki ketua yang akan mengatur jalannya kerja kelompok. Pendapat kita kemukakan harus disertai argumentasi yang kuat dan masuk akal. mengganggu ketentraman. seperti melanggar hak dan menginjak-injak kebebasan orang lain. bersifat adu 4. oleh karenanya setiap warga Negara Indonesia wajib menghormati dan menghargai . pendapat.6.

Mimbar Bebas b. kesejahteraan. Berani mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. Berikut ini adalah bentuk sikap positif terhadap penggunaan hak mengemukakan pendapat dilakukan secara bebas dan bertanggung jawab. Kepastian hukum dan keadilan d. TES KOMPETENSI Pilihlahlah salah satu jawaban a. kemanusiaan. berkumpul dan mengeluarkan b. a. kebersamaan. Penyampaian pendapat di muka umum wajib diberitahukan kepada….hak-hak asasi orang lain dan membiasakan diri untuk bemusyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan atau menntukan suatu keputusan yang didasari oleh rasa keadilan. Kepolisian RI d. Legalitas 4. Pemerintah 5. Pasal 28 D kecuali…… a. Menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa. Kalimat ini terdapat dalam UUD 1945…… a. adalah…. Pasal 28 B c. Rapat Umum 3. pendapat”. Bersikap sopan dan tertib serta memenuhi aturan yang dipersyaratkan. Pasal 28 E “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat. b. DPR/DPRD kecuali…… b. persatuan dan kesatuan 5. c. Bersikap kritis hanya demi memperjuangkan kepentingan pribadi. c atau d yang dianggap paling tepat! 1. 6. Musyawarah untuk mufakat Di bawah ini yang bukan merupakan asas dalam kemerdekaan menyampaikan pendapat c. d. . Keseimbangan antara hak dan kewajiban b. Pasal 28 C d. a. TINDAK LANJUT . a. c. 9 Tahun 1998. Berikut adalah bentuk penyampaian pendapat yang terdapat dalam UU NO. Pawai d. Komnas HAM c. Demonstrasi 2. b.

Kemerdekaan mengeluarkan pendapat adalah sebuah keadaan yang bebas dari tekanan dalam menyampaikan pokok pikiran. Rumus : Jumlah jawaban yang benar Tingkat penguasaan= ---------------------------------------. Alat-alat perekam. contohnya Gambar. Tulisan. contohnya Dialog. pidato b. bulletin. contohnya Televisi.Cocokkanlah jawaban anda dengan kunci jawaban Tes Formatif 2 yang terdapat dibagian Modul ini. Asas kepastian hukum dan keadilan Asas proposional Asas Manfaat 3. spanduk. Diskusi.x 100 % 5 Arti tingkat penguasaan yang anda capai : 90 – 100 % 80 – 89 % 70 – 79 % < 70 % = baik sekali = baik = cukup = kurang Bila anda mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih. Bagus! Tetapi bila tingkat penguasaan anda masih dibawah 80%. d. e. brosur. c. Media Elektronik. gagasan. dan surat kabar. Radio. Asas-asas dalam kemerdekaan mengemukakan pendapat a. c. Asas musyawarah dan mufakat. internet dll . terutama bagian yang belum anda kuasai. Media Cetak. petisi. contohnya Majalah. paflet. maupun kesimpulan. poster. KUNCI JAWABAN TES KOMPENSI Tes Uji kopetensi I 1. Asas keseimbangan antara hak dan kewajiban b. Cara-cara mengeluarkan pendapat dapat dilakukan dengan: a. d. Hitunglah jawaban anda yang benar. anda harus mengulsangi Kegiatan Belajar 2. Lisan. 2. Kemudian gunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2. dan selebaran. anda dapat melanjutkan dengan Modul selanjutnya.

3. D A B C B DAFTAR PUSTAKA 1. Kewarganegaraan untuk SMP Kelas VII. Pendidikan kewarganegaraan untuk SMP Kelas VII. Erlangga. Akibat Pembatasan kemerdekaan mengemukakan pendapat yaitu: a. Terhambatnya Arus informasi dalam kehidupan masyarakat. 5. Pendidikan kewarganegaraan. Dwiyono Agus dkk. 2006. budaya. haknya. 4. 2008. Sukoharjo. Sindunata. 5. 5. 4. d. dan keamanan. b. social. Munculnya kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah karena merasa di pasung Mengancam stabilitas nasional baik dalam bidang politik. jakarta:Erlangga. . 2004. Jakarta. 2. Kewarganegaraan SMP Kelas VII. Tes Kompetensi II 1. Tim abdi Guru KTSP 2006. Yudhistira. Fokus. Jakarta. Perlu Asas manfaat dalam menyampaikan pendapat di muka umum karena dalam menyampaikan sebuah pendapat di muka umum harus ada manfaat yang besar dari pendapat yang diungkapkan. pertahanan. Tim Abdi Guru. Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMP kelas VII.4. 2. penerbit Departemen Pendidikan Nasional. 3. Cv. Munculnya sikap apatis dalam perkembangan demokrasi yang mengarah pada timbulnya golput dalam c. pemilu. jakarta. Contextual Teaching And Learning. 2008. ekonomi.