P. 1
Hikmah Ramadhan

Hikmah Ramadhan

|Views: 302|Likes:

More info:

Published by: H Masoed Abidin bin Zainal Abidin Jabbar on Sep 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2012

pdf

text

original

Hikmah Ramadhan

Hikmah Ramadhan
‫وَلْتَك ُن منْك ُم أ ُمة يَدْعُوْن إلى ال ْخيْر و‬ ٌ َّ ْ ِ ْ َ ِ َ ‫يَأ ْمروْن بال ْمعْروْف و يَنْهَوْن ع َن ال ْمنْكَرِ و‬ َ ِ ُ َ َ ُ ُ ُ ِ .‫أولئ ِك هُم ال ْمفل ِحوْن‬ َ ُ ْ ُ ُ َ
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada al khair (bermakna kebaikan yang sesuai dengan ajaran Islam) , dan menyuruh kepada yang makruf (yaitu, segala perbuatan yang mendekatkan kepada Allah) dan mencegah dari yang munkar (yakni, segala perbuatan yang menjauhkan diri dari Allah); merekalah orang-orang yang beruntung. (QS. Ali ‘Imran, ayat 104).

Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa
Sallam masih hidup, beliau menyambut Ramadhan dengan wajah berseri-seri. Ada tiga penyebabnya.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
Pertama momentum kembalinya manusia kepada fitrah (jati diri). Ibadah Ramadhan, shiyam dan qiyam el lail, menjanjikan "keampunan Allah" kepada setiap insan yang mengamalkannya. Keampunan Allah mendatangkan kesucian diri. Hasilnya, adalah jernih berfikir, bersih bertindak. Sasaran akhir ibadah, adalah lahirnya pribadi bertanggungjawab. Memiliki disiplin hidup dan akhlak yang mulia. Buahnya adalah stabilitas hidup. Aman dalam hubungan pribadi, lingkungan, regional dan nasional akan mencerahkan kehidupan duniawi. Tercipta dengannya "hari esok yang lebih baik dari hari ini" di dalam proses pembangunan bangsa atau negara. Kedua nilai tambah ibadah dalam Ramadhan, yang disebut bulan berlapang-lapang (syahrul muwaasah). Gerak, tindakan dan fikiran para shaimin selalu terkait dengan taqarrub ilallah. Nilai pembentengan Ramadhan menjauhkan insan dari perpecahan. Salah satu dari hikmah Ramadhan, yakni menahan diri. Puasa itu perisai. Dalam Ramadhan dibentuk watak yang baik. Sikap tidak mau berbantahan, menanamkan kerukunan mendalam, meciptakan

Hikmah Ramadhan
keamanan lingkungan. Modal utama menjamin kelanjutan proses pembangunan bangsa.

َ‫َ الصيَا ُ ج ّة وَ إِ َا كَانَ يوْ َ صوْ ِ أَحَ ِ ُم فل‬ َ ْ ‫َ م َ م دك‬ ‫و ّ م َن ٌ ذ‬ ‫ِ س به َد َ ق ه‬ ُ َ‫يَرْفثْ، ولَ يَسخَبْ فَإنْ َا ّ ُ أَح ٌ أوْ َاتَل‬ ْ َ َ ‫ُ محمد‬ ٍ ّ َ ُ ‫فَليَقلْ إ ّى امْرَ ٌ َا ِ ٌ. و اّذِي نَفْس‬ ‫ئ ص ئم َ ل‬ ‫ْ ُ ِن‬ ْ‫بيَدِه لَخَلو ُ فَم ال ّا ِ ِ أَطيَ ُ عنْد ا ِ من‬ ِ ‫ِ ِ ُ ْف ِ ص ئم ْ ب ِ َ ل‬ ‫ريْ ِ الْمِس ِ، َ لل ّا ِ ِ فرَحتَا ِ يَفْرح ُمَا: إِ َا‬ ‫ذ‬ ‫ْك و ِص ئم َ ْ ن َ ُه‬ ‫ِح‬ ‫ْ ِ ذ ِي َ ِح‬ َ ‫أَفْط َ فرحَ بِفِطرِه وَ إِ َا لَق َ ال فَر‬ ِ َ ‫َر‬ ‫ِ َومه‬ )‫بص ْ ِ ِ. (متفق عليه و اللفظ للبخاري‬

Apabila satu ketika seorang dari kamu sedang berpuasa, hendaklah dia tidak berbuat cabul dan tidak pula berbantahan. Dan jika diantara kamu ada yang mengajak kepada pekelahian atau permusuhan, perselisihan, pemukulan, perbantahan dan sebagainya sesama cukuplah dikatakan "inii-shaim", artinya, "sesungguhnya aku sedang berpuasa". Demi diriku yang berada dalam genggaman Allah, nafas orang yang tengah berpuasa itu, di sisi Allah lebih semerbak dari pada harumnya kasturi. Karena itu, tentu tidak pantas bila ia saat-saat berpuasa tersebut terjadi perselisihan sesama kita dan dirusak keharuman berpuasa dengan kalimat yang tidak baik. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan. Pertama, kebahagiaan di kala berbuka, dan

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
kedua kebahagiaan di kala bertemu dengan tuhan mereka kelak dengan membawa pahala puasanya. (HR. Muttafaq ‘alaihi, menurut lafazd Imam Bukhari) .

Ketiga, di dalam bulan Ramadhan ada satu malam yang lebih utama dari seribu malam. Malam yang disebut sebagai "malam lailatul qadar"1, lebih baik dari seribu bulan. Malam pertama kali turunnya Alquran al Karim,

َ َ ‫ا ِقرأْ بِاسم رب ِّك ال ّذي خل َق. خل َق‬ ِ َ َ َ َ َ ِ ْ َ ْ َ َ َ َ ْ ‫اْلِن ْسان من عل َق. ا ِقرأْ ورب ُّك‬ ٍ َ ْ ِ َ َ َ َ َ ‫اْلَك ْرم. ال ّذي عل ّم بِال ْقلَم . عل ّم‬ ِ ُ َ َ َ ِ َ َ َ .‫اْلِن ْسان ما ل َم ي َعل َم‬ ْ ْ ْ َ َ َ

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS, Al 'Alaq, 96 : 1 –
5).

MEMBENTUK WATAK UMAT
1 Al Qadr, QS.97 ayat 1-5

Hikmah Ramadhan

Berkembangnya prilaku permissif yang tidak jarang menjadi anarkis dan vandalis. Keadaan ini sering dikaitkan dengan lemahnya sistem pendidikan sekuler menyusul menipisnya peran masyarakat di dalam membentuk watak anak nagari. Diperparah oleh ketidak berdayaan pendidik menunjukkan model keteladanan. Sering melanggar apa yang dilarang.

Ada hal mencemaskan sedang berlaku.

Jangan lakukan perbuatan yang orang lain anda tegah, Perbuatan demikian aibnya amatlah parah.

Agama Islam mendidikkan kepribadian dengan Uswah terpuji. Pendidikan uswah, suri tauladan, melukis kesan positif dalam mayarakat. Peran orang tua dan pendidik sangat menentukan di dalam memberikan uswah. Menanamkan laku perangai yang mencerminkan watak, sifat fisik, kognitif, emosi, sosial dan rohani dapat tumbuh dalam Ramadhan. Melahirkan personality yang menggambarkan sifat individu, gaya hidup, kepercayaan, harapan, nilai, motif, pemikiran, perasaan, budi pekerti, persepsi, tabiat, sikap dan watak berakhlak Islami. Basis utamanya adalah tauhid.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

‫اليْهههما ُ َنه ُؤمِنه ِالِ و مل ِك ِهه و‬ ِ ‫َ َئ َت‬ ‫َن أ ْ ت َ ب‬ ِ
‫)رواه‬

‫كت ِ هِ و ُ ُ ِه و بِاليوْ مِ الخِر و الْقَدر‬ ِ َْ ِ ‫ر سل‬ ‫ُ ُب‬

(‫مسلم و أحمد‬

Iman itu adalah engkau beriman kepada Allah SWT, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasulrasul-Nya, hari kiamat dan qadar (HR.Muslim dan Ahmad).

Ruhaniah yang kokoh dengan iman yang kental kepada Allah, yakin kepada hari hari pembalasan, percaya kepada Rasul sesuai arkan al iman.

َ‫ا ّ قِ ال حي ُمَا كنْ تَ، و أتْبِ ع ال سيئَةَ الْحَ سنَة‬ َ ّّ ِ َ ُ ‫َ ْث‬ ‫ت‬ ‫تَمْحهَا‬ ُ
Bertakwa kepada Allah di manapun berada dan rubahlah kesalahan yang ada dengan menggantinya kepada kebaikan (hasanah).

Akhlak mulia tampak di dalam sikap benar dan jujur. Tepat janji dan Amanah. Ikhlas dalam kata dan perbuatan, tawadhu’, tabah, cekatan, dan lapang dada. Pemaaf dan toleransi.

Hikmah Ramadhan
Mengutamakan sikap pemurah, zuhud dan berani bertindak. Pemahaman mendalam ajaran Islam akan menghasilakan pengamalan ajaran Islam dengan benar, akan melahirkan perangai cerdas, pintar amali dan sosial. Mengenal watak umat, fasih dan bijak di dalam penyampaian. Jiwa yang tenang dengan emosi terkendali. Optimistik dan penuh harap kepada Allah. Tenang jiwa mengingatNya dan percaya diri. Mempunyai kemauan kuat. Lemah lembut dan baik dalam pergaulan. Berfikiran luas dan mampu bermasyarakat. Akhirnya, tubuhnya akan sehat dan menarik. Bersih dan rapi (kemas). Menyejukkan, penyayang dan penyabar. Punya sahsiah dihormati. Tanggap dan mengujudkan sikap kerjasama. Bersemangat riadah dan disiplin. Persaudaraan tidak dapat diraih dengan kekejaman. Persaudaraan tidak mungkin dapat tumbuh dengan penolakan hak-hak individu rakyat banyak. Ketamakan dan kelobaan serta penindasan ekonomi kapitalistik akan mempertajam permusuhan antar kelompok masyarakat dhu’afak (kelompok tak berdaya). 2 Maka, seorang muslim yang baik mengamalkan akhlak karimah yang standar secara profesional dengan kemauan dari dalam diri. Kemudian dihayati menjadi etika profesi di dalam kehidupan sehari-hari.

2 Pepatah Arab mengatakan: ‫اخاك اخاك ان من ل اخا له – كساع الى الهيجا بغير سلح‬

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

ُ ‫تَع ُ ُ ال ولَ ُشْ ِكه ِههِ شيئًا، و ُقيْم‬ ‫تِ ه‬ َْ ‫َ ت ر ْب‬ ‫ْبد‬ .َ ِ ّ ‫الصلَةَ، و تؤْ ِي ال ّكَاةَ، و تص ُ ال‬ ‫َ ِل رحم‬ ‫ُ ت ز‬ ّ
Sembahlah Allah SWT dan jangan sekutukan Dia dengan apapun. Dirikanlah Shalat, keluarkan zakat, dan sambunglah tali silaturrahim.

Tanggungjawab muslim memelihara keimanan yang teguh.

‫قلْ آمنْت بِا ِ ُ ّ استَ ِم‬ ‫ُ َ ُ ل ثم ْ ق‬
Katakanlah Allah dan bahwa berimanlah dengan istiqamah. Tetap pendirian, atau

konsisten melaksanakan akhlak mulia dan kukuh beribadah. Istiqamah berbakti dengan menghayati rasa khusyuk. Takut dan harap kepada Allah, dalam mencapai derajat takwa). Memelihara diri dan badan dengan teratur dan bersih sepanjang masa.

Hikmah Ramadhan

ِ‫حقٌ ع َلَى ك ُل مسلِمٍ فِي ك ُل سبْعَة‬ َ ِّ ْ ُ ِّ ّ َ ْ َ ُ ِ ٌ َ َ ُ َ َ ُ‫أيَّام يَوْم يَغْسل فِيْهِ رأسه و جسدَه‬ ٍ

‫)(متفق عليه‬
Sabda Rasulullah SAW menyebutkan bahwa menjadi kewajiban setiap Muslim pada harinya yang tujuh (sepekan) itu tersedia satu hari (bahkan setiap hari) untuk membersihkan kepalanya dan memandikan badannya. (HR. Muttafaq ‘alaih).3

Seorang kepribadian mencakup

Muslim fisik,

semestinya emosional,

memiliki mental

bertanggung jawab kepada dirinya aspek

maupun moral. Berkhidmat sebanyak mungkin kepada Allah, berbakti kepada masyarakat dan negara. Umat Islam di alaf baru ini mesti menjauhkan diri dari perangai dan paham sekularis. Apabila umat Islam mengikuti paham sekularis Yahudi, akan mengundang bala dan

3 HR. Muttafaq ‘alaih dari Abu Hurairah, (lihat al Lu’lu’ wal Marjan : 492(

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
musibah bagi umat Islam sendiri. Di antara sifat tercela yahudi adalah, menyimpang atau menolak kebenaran agama setelah mereka mengetahui. Sebagaimana difirmankan di dalam wahyu Allah,

Berimanlah dengan agama Islam yang membenarkan kitab yang ada dalam genggaman kamu. Janganlah kalian menjadi orang pertama kafir dengannya. Jangan pula kalian perjualbelikan ayatayat Allah dengan harga yang kecil. Dan kepada Aku hendaklah kalian bertakwa. (QS.al-Baqarah : 41)

Penolakan kebenaran agama seperti disebutkan dengan firman Allah,

Dan setelah datang kepada mereka Alquran dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka la`nat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu. (QS. alBaqarah : 89)

Hikmah Ramadhan

Menolak ajaran agama bermakna tidak mau melaksanakan hudud atau ketentuan hukum ketetapan Allah SWT. Penolakan tampak pada keengganan menutup aurat, menghalalkan yang diharamkan dan menolak pemakaian simbol Islam dalam kehidupan sosial politik. Keengganan melaksanakan hudud Allah adalah salah satu bentuk penafian terhadap keimanan kepada Allah SWT. Penafian ini berlanjut kepada memusuhi Islam. Di awali oleh meragukan kekukuhan ajaran Islam. Kemudian menghalangi orang mengikuti syari’at agamanya. Kalangan yahudi sekularis selalu merancang agar generasi baru Islam tidak menjadi pengikut Islam yang setia. Umat Yahudi berupaya mengembangkan pahaman bahwa Islam tidak sesuai dengan zaman modern. Sehingga umat enggan untuk melaksanakan ajaran Islam,

Kebanyakan pengikut kitab terdahulu suka memalingkan kamu menjadi kafir kembali setelah kalian beriman, karena sifat hasad dengki dan sifat kufur dalam hati mereka – ahlul kitab itu --. Pada hal telah jelas kepada mereka hakikat kebenaran (agama Allah). (QS.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
al-Baqarah : 109).

Prilaku Yahudi selalu berpura baik dengan Islam.

‫وإذا لقوا الذين آمنوا‬ ‫قالوا آمنا وإذا خل بعضهم إلى‬ ‫بعض قالوا أتحدثونهم بما فتح‬ ‫الله عليكم ليحاجوكم به عند ربكم‬ ‫أفل تعقلون‬
“ Apabila mereka bertemu dengan orang yang beriman mereka mengaku beriman pula. Akan tetapi apabila mereka berjumpa sesama mereka, mereka mempertikaikan apa yang diberitahu oleh setengah mereka terhadap orang Islam atas andaian perkara itu akan melemahkan hujjah mereka sendiri. Oleh karena itu mengapakah kalian tidak mau berfikir?

Kalangan Yahudi selalu mencoba menghapus citra Islam dengan kebohongan. Mereka mengatakan tentang agama menurut paham mereka semata, tidak menurut pemahaman ajaran agama Islam yang sesungguhnya. Penafsirkan agama
secara sonsang terbalik dan sangat jauh dari tuntutan disiplin ilmu tafsir, adalah suatu perbuatan yang amat durjana.

Hikmah Ramadhan

yang

Maka kecelakaan yang besar bagi orang-orang mengarang-ngarang al Kitab, menurut

kemauannya sendiri. Atau merubah isi wahyu menurut pemahaman sendiri. Lalu mereka berkata bahwa “ini adalah datang dari Allah”. Dengan maksud untuk memperoleh keuntungan di dunia yang amat sedikit. Maka kutukan wail (kecelakaan besar) bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri. Dan kecelakaan besarlah untuk mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Q.S.al Baqarah : 79)

Oleh karena itu, seorang Muslim tidak akan berbicara kecuali lebih dahulu melihat kepada kecakapan umat yang dibawanya berucap. 4
4 Allah mengingatkan,‫ويل لهم مما كتبت أيديهم وويل لهم مما يكسبون‬ Maka kecelakaan yang besar bagi orang-orang yang mengarang-ngarang al Kitab, menurut kemauannya sendiri. Yahudi mengatakan agamawan Islam merayu orang dengan sorga agar mengikut perjuangan Islam. Yahudi selalu menyatakan alim ulama Islam telah menyalahgunakan agama untuk dunia, dengan maksud melemahkan citra Islam. Yahudi di zaman dahulu cikal bakal paham sekuler berkata, ‫وقالوا لن تمسنا النار إل‬ ‫أيامنا معدودة . قنل أتخذتنم عنند الله عهدا فلن يخلف الله عهده أم تقولون‬ ‫ على الله منا ل تعلمون‬Mereka berkata: kita tidak akan disiksa kecuali

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

َ‫ما أَن ْت ب ِمحدث قوما حديْثًا ل‬ ِ َ ً ْ َ ٍ ِّ َ ُ َ َ ‫تَبْل ُغه عقول َهم: إِلَّ كَان لِب َعضهم‬ َ ْ ِ ِ ْ ْ ُ ْ ُ ُ ُ ُ ‫)فتْن َة )رواه مسلم‬ ٌ ِ
Jika engkau berbicara kepada satu kaum dengan satu pembicaraan yang tidak mereka pahami, niscaya akan menjadi fitnah bagi sebahagian mereka. (HR.Muslim)5

Dan, seorang muslim yang bertanggung jawab selalu menguasai ilmu takhassus Islam secara mantap pula. Amanah dalam mengamalkan ilmu dan senantiasa menelusuri dimensi spiritualitas Islam di berbagai lapangan. Mempunyai martabat hati masyarakat dan menerima perbedaan bertanggung jawab. individu, mengembangkan potensi, berurat di Mendidik generasi berikut dengan kekuatan ilmu dan keahlian fisik.
beberapa hari semata. Katakan; apakah kalian telah mematri janji sedemikan dengan Allah sehingga Allah tidak akan menyalahi janjiNya, atau kalian hanya berucap tentang Allah menyangkut perkara yang kalian sendiri tidak tahu?! 5 HR. Muslim dalam Fathul Bari, juz I : 225.

Hikmah Ramadhan

َّ َ ‫حق ال ْول ِد علَى ال ْوال ِد أ َن ي ُعل ِّمه‬ َ ِ َ ُ َ َ ْ ِ َ َّ ‫الْكِتَاب َة و السبَاحة و الرمي‬ َ َ َ َ َ َ ْ َّ
“Hak seorang anak terhadap ayah (orang tua) adalah mengajarinya menulis, berenang dan memanah“ (HR.Baihaqi).6

Disamping itu, menampilkan cara berpakaian bersih dan rapi setiap saat. Bertutur kata dan bertingkah laku baik. Menjaga martabat dengan mengedepankan kemajuan untuk mencari redha Allah. Selalu bertindak dengan mempertimbangkan masyarakat sekitar, ibarat menanam tanaman yang tidak akan pernah hilang sampai hari kiamat.

َّ‫ما من مسلِم يغْرس غَرسا، إل‬ ِ ً ْ ُ ِ َ ٍ ْ ُ ْ ِ َ ‫ما أُك ِل من ْه ل َه صدَقَة، وَما سرِقَ من ْه‬ ٌ ُ َ ُ ِ َ َ ُ ُ ِ َ ‫ل َه صدَقَة، وَلَ ي َرزؤُه أ َحد إِلَّ كَان ل َه‬ ٌ ٌ َ ُ َ ْ ُ َ َ ُ ‫كا َن‬ َ
6 HR. Baihaqi dari hadist Abu Rafi’

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

‫صدَقَة إلَى يَوْم القيَامةِ. )رواه‬ ٌ َ ِ ِ َ ‫)مسلم‬
Seorang Muslim yang menanam suatu

tanamaan, maka jika hasil dari tanamannya itu dimakan oleh manusia, maka akan menjadi sedekah baginya; jika hasilnya dicuri orang, juga akan menjadi sedekah baginya, dan jika dicabut oleh orang lain, maka itu juga akan menjadi sedekah baginya hingga hari kiamat. (HR.Muslim)

Menanamkan keikhlasan bertitik tolak dari redha Allah itu, ibarat menanam pohon yang manfaatnya dinikmati oleh orang lain.

َ‫من غ َرسا، ل َم يَأْك ُل من ْه آد َمي ول‬ ٌّ ِ ً َ ْ َ ُ ِ ْ ْ َ َ ِ‫خلْقٌ من خل ْق اللهِ، إِلّ كَان ل َه بِه‬ ُ َ ِ َ ْ ِ ‫صدَقَة‬ ٌ َ

Hikmah Ramadhan
Barangsiapa yang menanam suatu tanaman, jika kemudian tanaman (buah tanaman) itu dimanfaat kan oleh anak Adam (manusia banyak) atau oleh suatu makhluk Allah yang lainnya, maka itu menjadi sedekah baginya.
7

Memelihara kerukunan di bawah syari’at Allah, dengan berkhidmat memiliki laku sopan santun. Berbakti kepada orang tua, ibu bapa dengan mesra dan kerjasama erat di dalam rumahtangga. Maka, pendidikan Ramadhan adalah mengamalkan ibadah. Melatih takwa. Terjauh dari maksiat dan selalu mawas diri. Beribadah mencari redha Allah sangat perlu keseimbangan. Keikhlasan melaksanakan sunnah mesti sesuai yang diajarkan oleh Rasulullah SAW,

َ ْ ‫أنَا أَع ْل َمك ُم بِاللهِ و أ َخشاك ُم ل َه و لَكِنِّي‬ ُ ْ ْ ُ ‫أَقُوْم و أَنَام‬ ُ ُ
7 Tersebut oleh al Hafidz al Munzhiri didalam kitab at Targhib wa at Tarhib bahwa sanad hadist ini hasan. Pada kitab al Munthaqa min Targhib wa Tarhib hadist (no.1578(.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

‫و أ َصوْم وأَفْط ُر و أَت َزوَّج الن ِّساءَ فَمن‬ ُ َ ُ ُ َ ْ َ ُ ‫رغب ع َن سنَّتِي فَلَي ْس منِّي )متفق‬ ِ َ َ ِ َ ُ ْ

‫)عليه‬
Rasulullah SAW berkata, Aku (Muhammad) ini adalah orang yang paling tahu tentang siapa Allah dan paling takut kepada Nya, tapi aku ini bangun malam dan tidur.Aku juga berpuasa dan berbuka. Dan aku kawin dengan sejumlah perempuan. Maka barang siapa yang tidak suka dengan sunnahku, berarti dia bukan dari golonganku. (Muttafaq ‘a;aih)8

Generasi

pengganti

kita

sekarang

ini

sedang berada di tengah perubahan berbagai sektor kehidupan. Mereka mesti diajar berhemat. Pandai mengukur sesuatu keadaan. Mampu menentukan pilihan. Bijak memilih cara paling baik memenuhi keperluan seharian. Termasuk berpakaian dan makan minum. Yang terakhir ini dapat diambil pembelajarannya melalui ibadah
8 HR.Muttafaq ‘alaih dari Anas RA, al Lu’Lu’ wal Marjan, hal.885(.

Hikmah Ramadhan
shaum,

‫بَطْن ِه‬ ِ

‫ما مل َ آدَم ي و عاءً شرا م ن‬ َ ِ ٌّْْ ِ ْْْ ِ ًّ َ َ َْْ
“Tidak ada tempat yang lebih buruk dari

perut seseoang yang dipenuhi oleh makanan”.

Kata kiasan dari Rasulullah SAW ini menyatakan kalau karung perut di penuhi makanan dan minuman, itulah karung yang paling buruk. Perut tidak dapat meyimpan lama. Segera akan menjadi ampas busuk dan kotor. Karena itu, Nabi SAW mengingatkan,

‫َ ب‬ ِ ْ‫مَا ملَ آ َميّ وِ عَا ً شَ ّا ِ نْ بَط ِ هِ، بِح س‬ ‫ْن‬ ‫ء ر م‬ ِ‫َ د‬ َ‫ابْ ِ آ َ َ أَكلَ ٌ – َفِي ر َايَةٍ: لقيْ َا ٌ- ُ ِمْ ن‬ ‫ُ َ م ت يق‬ ‫ِو‬ ‫ن دم َ ت و‬ ‫ة َثل ث ِ م ه و‬ َ ،ِ ِ ‫ُل َ ُ، فَ ِ نْ كَا ن لَ مَحَالَ َ، ف ُُ ٌ لطَعَا‬ َ ‫ص ْبه إ‬ ‫ثلث ل ِر به و ثل ٌ ِنف سه‬ ‫ُ ُ ٌ ِش َا ِ ِ، َ ُ ُ ث ل َ ْ ِ ِ. (رواه أحمد و الترمذي‬
)‫و ابن ماجة و النسائي و ابن حبان‬
“Tidak ada tempat yang paling buruk dari

perut

seorang bagi

yang anak

dipenuhi Adam

oleh

makanan. beberapa

Cukuplah

(manusia)

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
makanan --(dan dalam satu riwayat beberapa suap) —untuk menegakkan tulang punggungnya. Dan sekiranya harus demikian, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk menumannya, dan sepertiga Tirmidzi).9 lagi untuk bernafas.” (HR.Ahmad,

Pembinaan generasi dilakukan melalui pendidikan pada semua lini kehidupan dengan memelihara jalinan kerjasama. Tujuannya, agar generasi pengganti tidak jatuh kedalam kufur terhadap nikmat Allah. Generasi yang tidak menghargai Allah dan nikmatNya adalah generasi yang sombong dan pongah. Mereka tidak melaksanakan amanah dengan sempurna. Mereka condong hanya menimbun kekayaan bagi diri, dan kroni sendiri. Generasi begini akan tumbuh dengan sikap kufur terhadap nikmat Allah dan tidak mengerti hakikat kesyukuran yang sebenarnya. Bani Israel pada zaman dahulu berperangai seperti itu. Allah berfirman.

9 HR. Ahmad (4/132(, Tirmidzi mengatakan hasan shahih (2380(, Ibnu Majah (3349(, Nasa’I dalam al Kubra, Ibnu Hibban dalam Shahihnya (5236(, Hakim menshahihkannya dan disetujui oleh al Dzahabi (4/121, 331, 332(, semuanya sepakat dari Miqdam bin Ma’ad bin Yakrub.

Hikmah Ramadhan

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu: sayurmayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya dan bawang merahnya". Musa berkata: "Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta". Lalu ditimpakanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.

Allah berfirman,

‫اهبطوا مصرا فإن لكم ما‬ ‫سألتم‬
Pergilah kalian ke Mesir. Di sana kalian

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
akan menemui apa yang kalian inginkan.10

Ayat ini telah menjadi salah satu bukti bahwa manusia Yahudi sering mungkiri janji. Tidak saja dengan Allah bahkan dengan rakyat jelata.

Patutkah (mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah), dan setiap kali mereka mengikat janji, segolongan mereka melemparkannya? Bahkan sebahagian besar dari mereka tidak beriman. (AlBaqarah 100)

Mereka mudah menjanjikan sesuatu yang muluk-muluk. Tapi lebih mudah memungkirinya. Apa yang dikatakannya selalu berlawanan dengan apa yang di lakukan. Apa yang ditolaknya itu, yang sangat senang mereka perbuat. Kesukaan berpolemik dengan bertegang urat leher, menegakkan benang basah, sangat emosional seringkali tidak objektif, memang merupakan budaya sekularis. Apa yang diungkapkan hari ini dinafikan besok hari. Memutar amalan agama untuk tujuan muslihat politik semata. Sifat keras kepala, tidak mau tunduk kepada kebenaran dan mencari-cari alasan untuk tidak melaksanakan perintah Allah memang merupakan sifat insan yahudi sekularis. Hal ini dengan jelas diceritakan oleh Allah dalam
10 QS. al-Baqarah ayat : 61.

Hikmah Ramadhan
peristiwa sapi betina yang diperintahkan untuk dicari oleh kelompok Yahudi sekuler itu.

Ingatlah ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina”. Mereka berkata, “Apakah kamu, wahai Musa, akan menjadikan kami, orang-orang pintar dan intelek ini, hendak menjadi buah ejekan?” Musa menjawab, “Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang yang jahil (bodoh)”. (QS. Al Baqarah : 67).

Dan apabila mereka berkata,

yahudi

disuruh

berjuang

Mereka berkata: "Hai Musa, kami sekalisekali tidak akan memasukinya selamalamanya, selagi mereka ada di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja." (QS.al
Maidah : 24).

Alangkah naifnya sifat sekuler itu. Mau mengambil cikarau dengan tangan tidak berluluk

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
(berlumpur). Artinya mau senangnya saja. Karena mereka tidak percaya sungguh-sungguh akan adanya hari akhirat. Golongan ini tidak berani berhadapan dengan hujjah nash wahyu. Mereka takut dengan suara kebenaran. Dalam masa yang sama mereka memperalat media yang dapat dibayar untuk menyembunyikan hakikat kebenaran. Persis seperti yahudi menyembunyikan ayat-ayat tuhan. Begitu pula sekuler menyembunyikan hakikat kebenaran agama. Menutupi penyelewengan mereka seperti dijelaskan oleh Allah SWT dengan firmanNya di dalam Alquran ,

Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dikutuki (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati, (QS.al Baqarah : 159).

Kemudian firman Allah,

Hikmah Ramadhan

Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.

Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk dan siksa dengan ampunan. Maka alangkah beraninya mereka menentang api neraka! Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orangorang yang berselisih tentang (kebenaran) Al Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh.
(QS.al Baqarah : 174-176).

Meskipun kejahatan telah tampak oleh mata orang ramai, mereka tetap merasa tidak pernah bersalah. Dalam kesesatan tindih

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
bertindih, mereka tetap menganggap orang lain yang sesat. Keadaan ini dapat terjadi lantaran mereka cinta dunia (hubbud dunya) dan serakah kepada harta benda yang fana ini. Allah berfirman,

Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekalikali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (QS.al Baqarah :
96).

Mereka mau mengaut kekayaan dunia walau dengan menindas golongan miskin tanpa belas kasihan. Maka, setiap Muslim harus berusaha menjauhkan diri dari sifat mazmumah Yahudi ini. Umat Islam mesti menguasai ilmu yang tidak diracuni paham yahudi sekularis ini. Umat Islam mesti menguasai ilmu yang membawa penghargaan terhadap Allah. Umat di nagari wajib mendalami ilmu yang melahirkan rasa khasyyah (takut) dan takwa kepada Allah. Umat Islam mesti menjauhi ilmu yang diserapi rasa takabbur, kufur dan kesombongan yang merendahkan dengan menginjak-injak kelompok lemah di kelilingnya.

Hikmah Ramadhan
Pemahaman seperti itu tidak menampilkan keberkahan, kasih-sayang dan rahmat Allah. Sebaliknya lebih mengundang kebencian makhluk dan Khaliq. Epistemologi yang menolak tuhan dan relevansi Islam dalam kehidupan adalah epistemologi sekuler yang cinta kejahatan dan kebatilan, membenci kebenaran dan kebaikan. Kerjasama dan ketaatan kepada pimpinan Rasul SAW, akan menopang kejayaan di dalam pembelajaran bagi umat.

‫و ال ْمؤ ْمنُوْن و ال ْمؤ ْمنَات بَعْضهُم‬ ِ ُ َ ْ ُ ُ ِ ُ َ َ ‫أَوْلِيَآءُ بَعْض يَأ ْمروْن بِال ْمعْروْف و‬ َ ُ ُ ٍ َ ِ ُ َ ‫يَنْهَوْن ع َن ال ْمنْكَر و ي ُقي ْموْن‬ َ ُ ِ َ ِ ُ ِ َّ َ ‫الصلَوَات و يُؤْتُوْن الزكَوَات و‬ َ َ َ َ َ َ ‫يُطِيْعُوْن الله و رسوْل َه أُلئ ِك‬ َ ُ ُ َ َ َ َّ ُ ‫.سي َرحمهُم الله إ ِن الله عَزِي ْز حكِي ْم‬ َ ٌ ٌ َ ُ ُ َ ْ َ
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah)menjadi penolong bagi sebahagian yang lainnya. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, menegah

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
dari yang munkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (QS.9, at Taubah, ayat 71).

Tanpa kerjasama dan penghayatan agama Islam di tengah kehidupan masyarakat Minangkabau tidak akan berjaya menghasilkan generasi yang baik. Ilmu dan pengetahuan perlu diganding dengan keimanan sejak dini. Cahaya akal mesti diletakkan di bawah naungan payung wahyu. Agar berpadu kepintaran dengan kebijaksanaan, pengetahuan dengan hidayah. Dengan demikian rahmat dan barakah Allah dapat diraih. Ihsan dan kasih sayang dapat dicapai.

Hikmah Ramadhan

Masjidil Aqsha diselimuti salju (Foto Dok.HMA-2002)

Memakaikan ilmu yang berteraskan iman, pemimpin Islam di nagari-nagari akan dapat menggarap Merancang dan merumus kerja, fikrah harakiah. dari gerak berawal

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
menyatukan agama Islam. visi dan menyatakan dan melatih kurenah misi kader dan perjuangan dengan jelas di dalam menegakkan Mendidik pimpinan di dalam mengatasi

perbedaan pendapat akan menjadi modal besar untuk memenangkan pertarungan menumpas kebatilan. Umat Islam yang ingin bersanding di tengah sense madani perubahan of wajib peka (mempunyai harakah melalui belonging) akan dapat terhadap dipercepat

Islamiyah. Penguatan masyarakat mandiri yang penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Apabila umat dibiarkan terlena dengan apa yang dibuat orang lain, dan lupa membenah diri dan lalai menyusun kekuatan ijtima’i (kebersamaan), tentulah umat ini akan dijadikan jarum kelindan oleh orang lain di dalam satu pertarungan gazwul fikri (pertarungan pemikiran).

Pemuda Islam perlu beriltizam harakah dengan manhaj haraki (social movement) dalam mengamalkan budaya amal jama’i atau gerakan bersama melakukan pendekatan haraki guna

Hikmah Ramadhan
menangani ibadah Ramadhan. isu global secara

bertanggunggjawab, sebagai hasil dari latihan

2.2. Membentuk Jasmani Yang Sehat

“shu-muu ta shih-huu”, artinya “puasalah, kamu sehat”. Setiap manusia memerlukan puasa (menahan dari memakan makanan dan minum), sekalipun dalam keadaan sakit. Racun makanan dan obat apabila sudah berhimpun dalam tubuh menyebabkan manusia kurang bergairah. Puasa adalah obat yang tepat, disamping resep dokter. Makan sahur walau tidak menjadi syarat sahnya puasa dan hukumnya adalah sunat. Bersahur di sunnahkan oleh Rasul SAW, agar

Nabi Muhammad SAW menjelaskan,

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
pelaksanaan puasa terjaga, untuk meraih keberkatan. di samping

‫ع َن أَن َس ب ْن مال ِك رضى الله ع َن ْه‬ ُ ُ ْ َ ِ َ َ َ ِ ِ َ ُ ُ َ َ َ ِ‫قَال: قَال رسوْل اللهِ صل ّى اللهِ ع َلَيْه‬ َ َ َّ َ َّ ‫وَسل ّم: ت َسحروْا فَإ ِن فِى السحوْر‬ ُ َّ َ َ ُ ِ

‫)ب َرك َة. )رواه البخاري و سلم‬ ً َ
“Bersahurlah kalian, karena dalam sahur ada berkat” (HR.Muttafaqun ‘alaih dari Anas RA).

Hadist lainnya, “Jadikanlah makan sahur
sebagai penolong untuk puasa di siang hari, dan bi qay-luulatin-nahaari (tidur sebentar disiang hari) untuk qiyamul-laili (ibadah di malam hari Ramadhan)”11 . Dengan apa makan

sahur ? Rasul SAW berkata “ta-sahharuu walau
bi jur-‘ati maa-in” artinya “bersahurlah kamu,

walau hanya dengan seteguk air”12. Puasa mulai dengan menahan (imsak). Menahan dari segala sesuatu seperti makan,
11 12 HR.Imam Hakim. HR. Ibnu Hibban, Syarah Bajuri I:294.

Hikmah Ramadhan
minum, nafsu syahwat. Di mulai dari beberapa saat sebelum fajar atau sebelum masuk waktu subuh hingga terbenam matahari atau datangnya malam (magrib). Firman Allah,

‫و كُل ُوا واشرب ُوا حتَّى‬ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ َ ‫يَتَبَي َّن لَك ُم ال ْخي ْط اْلَبْي َض من‬ َ ِ ُ َ ُ َّ ِ ْ َ ‫ال ْخي ْط اْل َسود من ال ْفجر ث ُم‬ ِ َ َ ِ ِ َ ْ َ ‫.اَت ِموا الصيَام إِلَى ال ّلي ْل‬ َ ِّ ِ ْ ُّ
“…dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar… kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam (maghrib datang)…” (QS.2, al-Baqarah : 187).

Menandai

imsak

(menahan)

banyak

caranya. (a). Azan, menandai fajar dan ada pula azan salat subuh. (b). Cara lama dengan tabuah. (c). Cara baru itu mungkin dengan sirene. Semuanya sekedar tanda. Mengingatkan

waktu imsak datang. Semestinya yang berniat

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
untuk puasa mulai hingga malam. yang menahan dan tsumma waktu mulai orang atimmus-shiyama ilal-laili, sempurna kan puasa Menentukan mudah menahan boleh dengan berbagai cara. Sesuai kesepakatan dimengerti banyak. Apabila subuh telah masuk, wajib bagi yang berpuasa menahan (imsak). Seandainya di dalam mulut masih ada makanan, wajib dimuntahkan demi sah puasanya. Kalau dia yakin bahwa azan dikumandangkan sebelum subuh benar-benar masuk, maka ia boleh makan dan minum, sampai sungguh meyakini fajar telah terbit (waktu subuh telah masuk). Fiqih Imam Ahmad menyebutkan “apabila seseorang masih ragu bahwa fajar sudah terbit, masih boleh makan dan minum hingga sungguh yakin fajar telah datang”. Imam Nawawi dan sahabat-sahabat Imam Syafe’i berpendapat masih boleh makan sahur bagi orang yang belum yakin fajar telah terbit. Nasehat agama adalah, lebih baik berhati-hati daripada menunda-nunda yang berakibat akan jatuh kepada hal-hal yang subhat (diragukan).

Hikmah Ramadhan

3. MENINGKATKAN IMAN DAN TAKWA

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
3.1. Tujuan Ibadah Puasa
puasa agar mendapat takwa13. Takwa, bermakna takut, hati-hati, rindu kepada nikmat Allah, terpelihara dan dekat dengan Allah. Puasa membuka pintu permohonan manusia kepada Tuhannya,

Tujuan

َ‫َ َنه أَبِي ُرَيرةَ رضَى الُ عَنْهه َالَ: قَال‬ ‫ُق‬ َ َ َْ ‫ه‬ ْ ‫وع‬ ‫ة َ ت َد‬ ّ ‫َ سو ُ الِ صّى الُ علَيْ ه وَ سّمَ: ثَلَثَ ٌ ل ُر‬ ‫َ ِ َل‬ ‫َل‬ ‫ر ُ ْل‬ ،ُ ‫َعوَ ُ ُ م ال ّائِ ُ حِيْ ن يَف ُ ُ، وَ اْلِ َا ُ الْ َاد‬ ‫م م ع ِل‬ ‫َ ْطر‬ ‫د ْ ته ْ ص م‬ َ‫َ َعوَ ُ اْلمظْلوْمه يَرْفَ ُهَا الُ فوْقه الغَمَامه و‬ ِ َ َ ‫ودْ ة َ ُ ِ ع‬ َ‫تفْتَحه لَهَا أَبوَابه السهمَاء وَيَقو ُ: َ عِ ّتِي و‬ ‫ْ ُ ّ ِ ُ ْل و ز‬ ُ ُ ٍ ‫ج َل لن ُر ّك َلو َ ْد حي‬ ‫َلِي َ َ ْصه َن َ وَ ْ بع َ ِ ْنه (رواه أحمهد و‬
)‫الترمذي‬
“Ada tiga golongan yang doanya tidak akan ditolak, yaitu: orang yang berpuasa ketika berbuka, pemimpin yang adil dan do’anya orang yang teraniaya. Do’anya itu akan dinaikkan Allah diatas awan lalu dibukakan untuknya pintu-pintu langit, dan berfirmanlah Allah, “Demi keagungan dan kemuliaan Ku, sungguh engkau akan Kami tolong, sekalipun sudah lewat waktunya”.14
13 lihat QS.2, Al Baqarah 183-184, 14 HR.Ahmad, Tirmidzi, Ibn Majah, Ibnu Khuzaimah dan Ibn

Hikmah Ramadhan
Karena itu, diminta untuk saling meningkatkan keimanan dan ketakwaan di dalam Ramadhan ini. Banyak program yang dapat ditampilkan di bulan ini. Antara lain dengan ; 1. Meneguhkan pegangan umat terhadap keyakinan dasar Islam secara komprehensif. Menyebarkan budaya wahyu membimbing akal pikiran. Memperbanyak program meningkatkan kedekatan umat dengan Alquran. 2. Mengukuhkan pengaruh sunnah Rasulullah SAW dalam masyarakat, melalui peningkatkan pengetahuan umat mengenai sirah Rasulullah SAW. 3. Menyuburkan amalan ruhaniah yang positif dan proaktif untuk membangun masyarakat melalui peningkatan ibadah jama’i (bersama). Menyebar luaskan penyampaian fiqh Islam dalam aspekaspek sosio politik, ekonomi, komunikasi, pendidikan dan lain-lain. 4. Menghidupkan semangat kesungguhan (jihad) di jalan Allah dengan menanamkan kembali semangat kepahlawanan dari kejayaan sejarah silam dan menjadi semangat pendorong (motovasi) di dalam menghadapi pertarungan kesejagatan global. 5. Menyebarluaskan kelemahan asas materialisme dan paham kebendaan yang menjadi asas budaya Barat dan
Hibban.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
membentengi umat dari bahaya yang timbul dari faham sekularisme, materialisme, kapitalisme. 6. Membentengi umat dari upaya pemurtadan aliran dengan meningkatkan peranan kaum perempuan dalam membentuk sejarah gemilang umat di zaman silam. Melaksanakan dengan teguh sistem pendidikan Islam melawan aliran sekuler. 7. Memperbanyakkan program mengasuh dan mendidik generasi baru dan remaja Islam agar tidak dapat dimusnahkan budaya cabul dan pornografis. 8. Meningkatkan keselarasan, kesatuan, kematangan haraki Islami (social movement) menampilkan kekuatan bersama untuk menghalangi gerakan yang ingin menyesatkan umat Islam. 9. Meningkatkan amalan musyawarah masyarakat, agar budaya syura menjadi teras pemerintahan. Meningkatkan keinsyafan mendalam di kalangan rakyat tentang perlunya penghakiman yang adil sesuai ajaran Islam. 10.Meningkatkan program melahirkan masyarakat penyayang yang santun dan terjauh dari sifat menganiaya satu sama lain. Merasakan nilai-nilai akidah dan penghayatannya di dalam kehidupan muslim

Hikmah Ramadhan
sesuatu yang difardhukan atau diwajibkan. Al Sunnah telah memberikan perhatian mendalam kepada masalah nilai-nilai akidah. Sabda Nabi SAW:

‫ذاق طعام اليمان مْن رضْي بالله‬ .‫ربا وبالسلم دينا وبمحمد رسول‬
Yang merasakan lazatnya iman adalah orang yang redha terhadap Allah sebagai Tuhannya, dan redha terhadap Islam sebagai agamanya dan redha terhadap Muhammad sebagai Rasul.15

Rasulullah SAW juga bersabda,

‫ثلث من كن فيه وجد طعم‬ ‫: اليمان‬ ‫م ْن كان الله ورس ْوله اح ْب الي ْه‬ ْ ْ ْ ْ ‫مم ْا س ْواهما, وم ْن اح ْب عبدا ل‬ ْ ْ ْ ْ ‫يحب ْْه ال الله, ومْْن يكره ان يعود‬ ْ ْ ‫فْى الكفْر بعْد ان انقذه الله منْه‬ ْ ْ ْ ْ .‫كما يكره ان يلقى فى النار‬
Ada tiga perkara, barangsiapa terdapat pada dirinya, maka dia akan merasakan lazatnya

15 Hadith riwayat Muslim dan Tarmizi.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
keimanan : Orang yang mencintai Allah dan RasulNya lebih daripada selain keduanya, orang yang mencintai seorang hamba hanya karena Allah, dan orang yang benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya sebagaimana dia benci untuk dilempar ke dalam neraka.16

TITIK AWAL

Takwa menjadi dambaan Mukmin Sejati.
Takwa mencakup tiga perangai, tiga sikap – mental attitude—yang paling berguna dalam hidup duniawi, sekarang dan masa mendatang. Pertama khauf, artinya takut atas hukuman Allah yang datang karena sengaja melupakan perintah-perintah Nya. Atau menganggap enteng segala larangan-larangan Nya. Kedua khasy-yah, hati-hati dalam menunaikan kewajiban yang dibebankan kepadanya. Tidak semata mengikut yang dikerjakan orang lain, tetapi melakukan sesuatu yang lebih baik yang diperintahkan Khalik kepadanya. Ketiga wiqaayah yaitu senantiasa memelihara diri dan lingkungan dari segala yang akan berakibat merusak (fasad) kehidupan duniawi dan ukhrawi. Inilah sesungguhnya
16 Hadith riwayat Bukhari, Muslim, Tarmizi dan Nasa-i.

Hikmah Ramadhan
crucial point arti takwa itu. Jika ketiga sikap mental ini berhasil diraih dalam latihan selama Ramadhan, niscaya akan dapat dirasakan betapa manis dan nikmatnya hidup ini. Secara pasti pula akan dapat diperoleh jaminan Allah SWT,

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangkasangkanya.”. (QS.65, At Thalaq : 2).

‫و من يَت َّق الله ي َجعَل ل َه مخرجا و‬ َ ً َ ْ َ ُ ْ ْ َ ْ َ َ ِ ‫.ي َرزقْه من حي ْث لَ ي َحت َسب‬ ُ َ ْ ِ ُ ُ ْ ُ ِ ْ

Masyarakat mesti hati-hati memelihara jiwa raganya karena takut terhadap ‘iqab (siksaan) Allah. Lingkungan yang tertata rapi menurut aturan yang telah ditetapkan oleh Allah, akan membuka segala jalan kebaikan. Pasti mereka akan diberikan rezeki dari berbagai penjuru. Modal besar masyarakat sebenarnya adalah takwa dan tawakkal. Takwa melahirkan kehati-hatian disertai mawas diri, giat bekerja, dan selalu berserah diri kepada Allah.

“ Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah

ْ َ ْ َ َ ‫و من يَتَوك َّل عَلَى الله فهو حسب ُه‬ ُ ْ َ َ ُ َ ِ َّ ِّ َ َ َ ْ َ ِ ِ ْ ُ ‫إ ِن الله بَالِغ أ َمره، قد جعل الله لِك ُل‬ ُ َ ‫شيء قد ْرا‬ ً َ ٍ ْ َ

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”.17

Akidah memberi warna prilaku ‘adah berta’awun, berat sepikul ringan sejinjing dari pengamalan ajaran agama atau Syarak mangato adat memakai. Penggerak utama pembangunan Sumatra Barat Masa Depan.

3.2. Nilai Takwa

َ ،ِ‫يَأًيُّهَا ال ّذِي ْن آمنُوْا اِت َّقوا الله حقَ ت ُقاتِه‬ َ ّ َ َ ُ َ َ َّ ‫وَلَ ت َموْت ُن إِلَّ و أَنْت ُم مسل ِموْن‬ َ ُ ْ ُ ْ ُ َ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.(QS.3, Ali Imran : 102)

takwa diperoleh dengan mendekati petunjuk Wahyu Allah, contoh dan pelajaran di dalam menata kehidupan meteriil maupun immateriil.

Nilai

17

QS.at Thalaq : 3.

Hikmah Ramadhan

Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang di masa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa (QS.2, al Baqarah : 66).

Di berfirman,

dalam

ayat

lainnya

Allah

‫هَذ َا بَيَا ن لِلنَّا س و هُدًى و‬ ‫ٌنن‬ َ َ ‫ِنن‬ ‫.موْعظ َة لِل ْمت َّقي ْن‬ َ ِ ُ ٌ ِ َ
Alquran ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orangorang yang bertakwa. (QS. 3, Ali Imran : 138).18

Memahami keadaan umat terdahulu hanya dengan mendalami kandungan Alquran (Wahyu Allah).

Dan berapa banyak telah Kami binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kamu melihat
18 lihat juga QS. 5:46, QS.21:48, QS.24:34 dan QS. 69:48

ُّ ِ ْ ‫و ك َم أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم من قَرن هَل ت ُحس‬ ْ َ ٍ ْ ْ ِ ْ َ ‫منهم من أ َحد أ‬ ‫ِ ْ ُ ْ ِ ْ َ ٍ و ت َسمعُ لَهُم ركزا‬ َ ْ ْ ِْ ْ

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
seorangpun dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar.19

Orang muttaqin memperoleh sorga, dan mendapatkan kehormatan dari Allah,

‫نة‬ ٍ ّ َ‫َ هَا ِعوْا إلَى مَغْفرةٍ م هْ رَ ّك ه وَ ج‬ ْ‫ِ َ ِنه ب ُمه‬ ِ ُ ‫و سه ر‬ .َ‫عَر ُهَا ال ّ َاوَا ُ َ اْلَر ُ ُعِ ّ ت لِلْ ُ ّقِيْ ن‬ ‫سم ت و ْ ض أ د ْ مت‬ ‫ْض‬ َ‫اّذِيْن هَ ُنفِقوْن هَ فِهى الس ّ ّاء َ ال ّ ّاء و‬ ِ ‫هر ِ و ضر‬ ُ ْ‫ي‬ ‫ل‬ ُ‫الْكَاظِمِيْ َ الْغَيْ ظَ وَ ال َافِيْ ن َ ِ ال ّا ِ و ال‬ َ ‫ع َ عن ن س‬ ‫ن‬ .َ‫ُح ّ الْ ُحْسِنِيْن‬ ‫ي ِب م‬

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat 20 kebajikan. .

Orang bertakwa atau muttaqin akan memperoleh warisan kehidupan akhirat yang abadi, sebagai balasan terbaik dari Allah.

19 QS.19:98 20 QS.3:133 - 134, dan lihat juga pada QS.26:90, QS.38:49, QS.50:31 dan QS. 68:34

Hikmah Ramadhan

‫ع َ ت‬ ِ ‫َ ُخْ ُفًا َ ِ نْ ك ّ ذِ كَ لِمَا مَتَا ُ الْحَيوَا‬ ‫و ز ر و إ ُل َل‬ ‫َة ْد َ ّ مت ن‬ َ ْ‫ال ّنْ َا وَ الَخِر ُ عِن َ ربكَ لِلْ ُ ّقِي‬ ‫دي‬
Dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan (dari emas untuk mereka). Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, dan kehidupan akhirat itu di sisi Tuhanmu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.21.

Akhlak adalah konsep abadi dari Khalik Maha Pencipta yang mesti dilakukan makhluk manusia yang telah diciptakan. Premis ini, berisi kenyataan bahwa makhluk manusia mesti terikat erat dengan Khalik sang Pencipta. Maka akhlak adalah jembatan yang mendekatkan makhluk dengan Khalik. Dan akhlak terhadap Khalik adalah bertakwa dan mempercayai hari akhirat, tempat dimana setiap makhluk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka. Ajaran agama Islam harus dilihat sebagai satu keperluan hidup. Betapapun keperluan materi telah dipenuhi, hidup selalu hambar dan gersang jika keperluan immateri atau ruhanik tidak terpenuhi. Dari sisi ini kita melihat, bahwa manusia tanpa agama sama halnya dengan makhluk selain manusia. Kehidupan tanpa bimbingan agama, sama dengan kehidupan tidak manusiawi. Untuk itu, para Nabi dan Rasul diutus kepada manusia dengan tugas menuntun akhlak dalam setiap prilaku kehidupan. Tuntunan akhlak adalah wahyu Allah, yang hanya ada di dalam Kitab suci
21 QS.43. az Zukhruf ayat 35-37

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
samawi dalam bentuk prilaku pada semua tingkat hubungan kehidupan manusia. Maka orang yang berakhlak baik akan mempermudah jalan bagi dirinya untuk menjadi orang bertakwa dan akan memperoleh beberapa keutamaan, di antaranya ; 1. Mendapatkan kemenangan seperti yang dijanjikan,

‫و‬ َ .‫ِنّ لِلْ ُ ّقين مَفَا ًا. حدَا ِ قَ و أَعْنَابًا‬ َ ‫ز َ ئ‬ ‫إ مت‬ َ‫ك َا ِب أَتْ َابًا. وَ كَأْ ًا ِهَاقًا. لَ َسْمَعوْن‬ ُ ‫ي‬ ‫س د‬ ‫َو ع َ ر‬ ‫فِيْهَها لَغ ًا وَلَ ك ّابًها. جَ َاء ِنه رَ ّكه‬ َ ‫ز ًم ْ ب‬ ‫َذ‬ ‫ْو‬ ‫ض‬ ِ ْ‫عطَاء ِ سَا ًا. رَبّ ال ّموَات َ اْلَر‬ ‫سَ ِ و‬ ‫َ ًح ب‬ ‫َمَ ا بَيْنَ ُمَ ا ال ّحْ َانه ل يَملِكوْنه مِنْهه‬ ُ َ ُْ َ ِ ‫وه هه ر م‬ .‫خطَا ًا‬ ‫ِ ب‬

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, dan gadis-gadis remaja yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta. Sebagai balasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak, Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.22
22 QS.78:31

Hikmah Ramadhan

Dan, untuk selalu disertai oleh Allah.

‫و ُ ن مع مت ن‬ َ ْ‫َاعْلَموْا أَ ّ الَ َ َ الْ ُ ّقِي‬

Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.23. 2. Memperoleh

darjah tamu terhormat Allah pada hari setiap manusia dikumpulkan di Yaumil Mahsyar,

‫يوْم نَحْ ُر الْ ُ ّقِيْ َ إلَى ال ّحْ َا ِ وَف ًا‬ ‫ر م ن ْد‬ ِ ‫َ َ ش ُ مت ن‬
(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat,24. 3. Memperoleh kecintaan dari

Allah Maha Pencipta. Karena keteguhan dalam memelihara sifat-sifat terpuji, menepati janji, tak suka berbuat angkuh, berlaku jujur dan lurus, selalu konsisten (istiqomah)

23 QS.2:194, lihat juga QS.9:36 dan 123 24 QS.19:85

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

َّ ‫بَلَى من أَوْفَى بِعَهْدِهِ، وَات َّقى فَإ ِن‬ َ ْ َ ُّ ِ ُ ‫.الله ي ُحب ال ْمت َّقي ْن‬ َ ِ ُ
(Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orangorang yang bertakwa. 25. 4. Memperoleh

jalan (way out) dari problema hidup dihadapi.

keluar setiap yang

5. Memperoleh

rezeki yang baik dari sumber-sumber yang tidak disangka. Senantiasa berserah diri (tawakal) kepada Allah. Dan Allah mencukupkan keperluan baginya dalam hidup.

‫و‬ َ .‫َ َنه يّقه الَ َجْعلْ لَهه َخْ َجًا‬ ‫ي َ ُم ر‬ ِ ‫و م ْ َت‬ ْ‫يرْ ُقْ ه ِ نْ حيْ ُ لَ َحتَ سِ ُ َ َ نْ يَتوَكل‬ ّ َ ‫َ ز ُم َث يْ بوم‬ ْ‫علَى الِ فَه َ َسْ ُ ُ. ِنّ الَ َاِ ُ أَمْ ِهِ، قد‬ َ ‫ب لغ ر‬ ‫ُو ح به إ‬ َ
25 QS.3:76, dan lihat juga QS.9:4,7

Hikmah Ramadhan

.‫جَعل ا ُ لِك ّ شَيْ ٍ قدْ ًا‬ ‫َ َ ل ُل ء َ ر‬
Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. 26. 6. Memperoleh keredhaan dari

ُ ْ‫إِ ّ ُ َ نْ يَ ّ قِ َ َ صْبِرْ فَِنّ الَ ل يضِي‬ ‫َُ ع‬ ‫إ‬ ‫نه م ت و ي‬ .َ‫أَجْر الْ ُحْسِنِيْن‬ ‫َ م‬
26 QS.65 ayat 2 dan 3

Allah, sehingga Allah pula yang akan memberikan kemudahan dalam setiap urusannya. 7. Memperoleh penghapusan kesalahan dengan sadar kembali kepada Allah, mendapatkan pahala amal berlipat ganda. Tingginya nilai takwa, membentuk watak sabar sebagai ciri Muhsinin.

"Sesungguhnya barangsiapa yang bertakwa

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
dan bersabar, maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik".27

Pendidikan rohani menanam akidah imaniyah sedari dini, mempertalikan makhluk dengan Khaliq. Akidah Tauhid, mempercayai hanya Allah Yang Maha Esa, tidak ada yang berhak disembah selain dari pada-Nya. Kalimat Tauhid adalah kalimat thayyibah,

ً َ ُ ‫أَل َم ت َر كَي ْف ضرب الله مث َل‬ َ َ َ َ َ ْ َ ‫كَل ِمة طَيبة ك َشجرة طَيبة أ‬ ‫َ ً ِّ َ ً َ َ َ ٍ ِّ َ ٍ صلُهَا ثَاب ِت‬ ٌ ْ َ‫و فَرعُها فِى السماءِ تُؤْتِي أُكُلُها ك ُل‬ ّ َ َّ َ َ ْ َ َ ‫حي ْن بإذ ْن رب ّها و ي َضرب الله اْل‬ َ ْ ‫ُ مثَال‬ ُ ِ ْ َ َِ َ ِ ِِ ٍ ِ َ ‫.لِلنَّاس لَعَل ّهُم يَتَذ َك َّروْن‬ َ ُ ْ ِ
”Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaanperumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.” (QS.Ibrahim, 14 : 24-25).

Takwa, artinya terpelihara. Orang yang bertakwa selalu memelihara diri dengan mengerjakan apa yang disuruhkan
27 QS.12:90

Hikmah Ramadhan
oleh Allah. Memelihara diri dari apa yang dilarangkan oleh Allah. Takwa dirumuskan, "mengerjakan yang disuruhkan dan meninggalkan yang dilarang oleh Allah." Artinya, patuh kepada Allah semata. Setiap yang dikerjakan dan semua yang ditinggalkan, adalah karena Allah semata. Hanya karena mengharapkan redha Allah.

َ‫وَ الذِيْ َ يَقوُوْ نَ رَ ّنَا ه ب لَنَا ِ ن أَزْ ًاجِنًا و‬ ‫ب َ ْ م ْ و‬ ‫ّ ن ُ ْل‬ ‫ُ ّ ّاتنَا ُرةَ أَعْ ُنٍ َاجْعَلْ َا لِلْ ُ ّقِيْ َ إِمَامًا‬ ‫ذ ري ِ ق ّ ي و ن مت ن‬

Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.28

Takwa adalah buah dari iman. Bukan sekadar polesan dari luar. Maka dapat dimengerti, takwa adalah sikap jiwa yang mengakar dari iman. Takwa letaknya di hati (sambil Rasulullah menunjuk ke dada beliau, dan diucapkan beliau sampai tiga kali). Rumusan Rasulullah tentang peranan takwa dalam pembentukan jiwa manusia selalu bersandar kepada kekuasaan Allah semata.

‫قلْ ل أَملِكه لِنَف ِى ضَ ّا وْل نَفْعًا إِ ّ مَا‬ ‫ل‬ َ ‫ر‬ ‫ُ َ ْ ُ ْسه‬
28 QS.25:74.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

َ‫شَاءَ الُه لِك ّ ُ ّة أَج ٌ إِذَا جَاء أَجُ ُم هْ فَل‬ ‫َ َله‬ ‫ُل أم ٍ ْل‬ .َ ْ‫َسْتئْخِروْنَ سَاعَ ً وَلَ َسْتَقدِمو‬ ‫ي ْ ُ ن‬ ‫ة‬ ُ َ ‫ي‬
Katakanlah: "Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfa`atan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah." Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan (nya).29

orang bertakwa, ”Memiliki sikap terpuji. Memiliki kesabaran tinggi. Tidak angkuh. Tidak diperbudak benda. Mampu menguasai materi mengejar redha Allah dan tidak membuat bencana dalam hidup”.

Ciri

‫تلْكه ال ّار اْلَخِر ُ نَجْعُهَ ا لِلذِيْنه ل ُرِيدوْنه‬ َ ُ ْ ‫َة َل ه ّ َ َ ي‬ ُ ‫ِ َ د‬ . َ ْ‫عُ ّا فِي اْلَر ِ وَلَ فَ َادًا َ الْعَاق َ ُ للْ ُ ّقِي‬ ‫س و ِبة ِ مت ن‬ ‫ْض‬ ‫ُلو‬ َ‫َنه َاءَ ِالْ َسهنَةِ فلَهه خيْ ٌ مِنْه َا وَ َنه جَاء‬ ْ ‫م‬ ‫م ْ ج ب ح َ َ ُ َر‬ ‫ِال ّ ّئَةِ فَل ُجْ َى اّذِيْ نَ عَمُوْا ال ّ ّئَات إِ ّ مَا‬ ‫ِل سي ِ ل‬ ‫َي ز ل‬ ‫ب سي‬ .َ‫كَانوْا يَعْملوْن‬ َُ ُ

Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orangorang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan
29 QS. 11 : 49.

Hikmah Ramadhan
(yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa. Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.30 Manusia bertakwa menjadi panutan di

tengah kehidupan.

Musa berkata kepada kaumnya: "Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendakiNya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa". 31

ِ‫قَال موْسى ل ِقوْمهِ استَعِيْنُوْا بِالله‬ ِ َ ْ َ ُ َ َّ ‫وَاصب ِروْا إ ِن اْل ًرض ِللهِ يُوْرِثُهَا من‬ َ ْ ْ ِ ُ ْ َّ ‫.ي َشاءُ من عبَادِهِ، و الْعَاقْب َة لِل ْمت‬ َ ‫ُ ُ قي ْن‬ ِ ْ ِ َ ِ َ

‫لَي ْسوْا سوَاءً من أَهْل الْكِتَاب أ ُمة‬ ٌ َّ ِ َ ُ ِ ْ ِ َّ ‫قَائ ِمة يَتْلُوْن آيَات اللهِ آنَاءَ اللي ْل وَهُم‬ ٌ َ ِ َ ْ ِ ‫.ي َسجدُوْن‬ َ ُ ْ ‫يُؤ ْمنُوْن بِاللهِ و الْيَوْم الخر و‬ ِ َ َ ِ ِ َ ِ ‫يَأ ْمروْن بِال ْمعْروْف و يَنْهَوْن ع َن‬ َ َ ُ ُ َ ِ ُ َ ِ ‫ال ْمنْكَر و ي ُسارِع ُوْن فِى ال ْخي ْرات و‬ َ َ َ ِ ُ َ ِ َ َ
30 QS.28:83-84. 31 QS.7:128.

Manusia bertakwa memiliki ciri yang khas,

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang). Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan mereka menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh. Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dihalangi (menerima pahala) nya; dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.32

‫أُلَئ ِك من الصال ِحي ْن. و ما ي َفعَلُوْا من‬ ْ َ َ ْ ِ َ ِ َّ َ ِ َ ‫خيْر فَل َن يُك ْفروْه و الله عَلِي ْم‬ ٌ ُ َ ُ ُ َ ْ ٍ َ ‫.بِال ْمت َّقي ْن‬ َ ِ ُ

Dalam perjalanan hidup orang bertakwa memilih yang terbaik. Tidak pernah terhalang untuk berbuat baik, karena keyakinan tauhid yang dianutnya.

Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka, seraya berkata: "Di manakah sekutu-sekutuKu yang dahulu kamu katakan?"(QS.Qashas : 74).

Muttaqin selalu menyambut amal baik dengan ikhlas dan tidak pernah menolak
32 QS.Ali Imran : 103-105.

Hikmah Ramadhan
berjihad di jalan Allah, satu sikap paling menonjol dalam wahyu Allah SWT.

‫ر‬ ِ ِ‫َ سْتَئذِنك اّذِيْ نَ يؤْمِنوْ َ ِالِ َ الْيوْ م اْلخ‬ ِ َ ‫ُ ُ نب و‬ ‫ي ُْ َ ل‬ ‫أَنه ُجَاهدوْا بِأموَالِهِمه َ أَنْ ُسههِم و الُ علِيْمه‬ ٌ َ َ ْ ِ ‫ْو ف‬ ْ َ ُِ ‫ْ ي‬ .َ‫ِالْ ُ ّقِيْن‬ ‫ب مت‬

Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin kepadamu untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa.33

3.3. SYUKUR NIKMAT
NIKMAT.

TITIK TUJU KEDUA PANDAI BERSYUKUR

‫ُ ُ ي ر َ ي ْد ِك ُ ع ر و‬ َ َ ْ‫يرِي ُ الُ بِك م الْ ُ سْ َ وَل ُرِي ُ ب ُ م الْ ُ س‬ ‫ُ ْد‬ ‫َد ك و‬ َ ْ‫لِ ُكْملوْا الْع ّةَ و لِ ُكَ ّروْا الَ علَى مَا ه َا ُ م‬ َ ُ ‫ِد َ ت ب‬ ُِ ‫ت‬ َ‫لَعّ ُم تَشْ ُروْن‬ ُ ‫َلك ْ ك‬
“ALLAH MENGHENDAKI KEMUDAHAN BAGIMU, DAN TIDAK MENGHENDAKI KESUKARAN BAGIMU. DAN HENDAKLAH KAMU MENCUKUPKAN BILANGANNYA DAN HENDAKLAH KAMU MENGAGUNGKAN ALLAH
33 QS. 9 : 44.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
ATAS PETUNJUK-NYA YANG DIBERIKAN KEPADAMU, SUPAYA KAMU BERSYUKUR” (QS.2,AL BAQARAH : 185)

Syukur adalah pandai berterima kasih atas nikmat di keliling kita. Memelihara dan menempatkan nikmat itu pada posisi yang sempurna dan tepat. Tidak satupun yang tidak bersumber dari pemberian Allah SWT. Semua yang ada, nyawa dan harta, kedudukan dan kekuasaan, kehidupan dan turunan adalah nikmat Allah semata. Semuanya wajib dipelihara. Jangan di rusak. Syukur adalah rela berkorban tanpa pamrih. Mensyukuri nikmat Allah, adalah rela mengembalikan apa yang ada pada diri, harta, kekuatan, kekuasaan termasuk nyawa sekalipun, apabila Allah yang menghendaki. Syukur adalah rela menjadi hamba dari Allah Yang Maha Rahman. Man ahabba syai-un, fa huwa ‘abduhu, artinya “Siapa yang mencintai sesuatu, di buktikannya dengan kerelaan dan kesetiaan menjadi budak dari yang di cintainya”. Rela adalah bukti konkrit dari cinta. Di zaman perubahan global ini, maka syukur yang diminta adalah, • kesiapan menyingsingkan lengan baju berkarya dinamik, • menyediakan waktu dan tenaga, • menciptakan sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat untuk kehidupan bersama. • memelihara lingkungan dan masyarakat, • menjaga kesinambungan generasi berakhlak karimah,

Hikmah Ramadhan
• • menjaga integrasi bangsa dan keutuhan wilayah negara, menyiapkan generasi yang sanggup bertanding di tengah pergulatan global yang kompetitif dengan kokoh adat dan adab.

3.4. Membantu Yang Lemah

Perangai takwa dan syukur adalah satu.
Tidak terpisah, saling mengokohkan, ibarat aur dengan tebing. Takwa selalu subur dengan syukur. Buah syukur adalah takwa. Nikmat sejati adalah mampu bertakwa dan bersyukur. Nikmat itulah kebahagiaan hakiki sepanjang hari, dan menjadi dambaan Mukmin sejati. Bagaimana mungkin kita akan dapat

merasakan nikmatnya bahagia dan bahagianya nikmat anugerah Allah setiap hari, apabila ada di samping kita orang yang menangis tersedu tanpa suara. Mereka sedang menangis

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
merasakan kehampaan hidup, karena tidak berpunya kecuali nyawa berbungkus kulit …? Akan sirna semua kebahagiaan. Apabila di keliling kita ada orang yang dengan nasib dan takdir yang ada padanya, menengadahkan tangan mengharap sesuap nasi, untuk dimakan anak beranak. Alangkah malangnya nasib badan. Padahal mereka tidak memiliki kesempatan. Kesempatan mereka telah di rampas oleh orang yang loba dan tamak. Mereka menjadi miskin tidak mempunyai sumber pendapatan, karena hilang lowongan kerja. Miskin karena kelobaan orang agama. kaya. Membiarkan kedalam kamu kondisi ini, akan yang memasukkan kelompok pendusta

Tahukah

(orang)

mendustakan agama?

ّ‫أَرءَيْ تَ اّذِي ُك ّ ب ِالدِيْ ِ, فذلِ ك اّذِي ي ُع‬ ‫ل ي َذ ُ ب ن َ َ َ ل َد‬ َ ٌ ‫الْيَتِيْ َ, وَلَ يَحضّ علَى طَ َا ِ الْ ِ سْ ِيْ ِ, فوَي‬ ‫ع م م ك ن َ ْل‬ َ ُ ‫م‬ ,َ ْ‫للْ ُصهّيْ َ, الذِيْنه ُمه َنه صهلَتِهِم َاهو‬ ‫ِ م َل ن ّ َ ه ْ ع ْ َ ْ سه ُ ن‬ .َ ْ‫اّذِيْ َ همْ يرَاءوْ َ, وَيَمْنَعوْ َ الْ َاعو‬ ‫ُ ن م ُ ن‬ ‫ل ن ُ ُ ُ ن‬

Hikmah Ramadhan
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang 1-7). yang berbuat riya. dan enggan (menolong dengan) barang berguna. (QS.al Ma’uun :

Menghardik dhu’afak. Tidak

anak mau

yatim.

Tidak

peduli

pembinaan generasi. Melecehkan ratapan para membantu mengatasi problema kemiskinan menjadi bukti penjajahan individualisme yang dapat menumbuhkan sikap naif, selalu … orang berupaya mencari lain …. mengintip-intip kaya akhirnya, dengan tidak kesempatan punggung

memiskinkan orang lain … atau berladang di menganjurkan memberi makan orang miskin. Dalam satu sabda Nabi SAW disampaikan pada Khotbah Wada’,

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

.

(
) “Aku dan orang-orang yang menanggung anak yatim, berada di sorga seperti ini (lalu beliau mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya, seraya memberi jarak keduanya)” 34

34 HR.Bukhari, Abu Daud dan Tirmidzi, lihat Al-hadits AsShahihah/Al-Bani:800.

Hikmah Ramadhan

4. IMARATUL MASJID
4.1.BENTENG UMAT ISLAM

‫م من ب و َ م‬ ِ ْ‫إَ ّمَا يعْ ُ ُ َ سَاج َ الِ َ نْ آ َ َ ِالِ َ الْيو‬ ‫ن َ مر م ِد‬ ‫الخِر و أقَامه الصهلَوةَ وَ َات َي ال ّكوةَ وَلَمه‬ ْ ََ‫ز‬ ‫ّ َ ء‬ َ َ ِ ‫يَخْشه إِل الَ فع َى ُولَ ِكه أَنه يَكوْنوْا ِنه‬ َ ‫َ َسه أ ئ َ ْ ُ ُ م‬ ّ َ .َ‫الْ ُهْتدِيْن‬ َ ‫م‬
Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS.9, at Taubah : 18)

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

M

ASJID ADALAH

BENTENG UMAT ISLAM. MASJID PERSOALAN

DAN

SURAU YANG DINAMIS AKAN MENAIKKAN JIWA UMAT MENCAPAI TARAF KEMAKMURAN HIDUP LEBIH BAIK. HIDUP MASYARAKAT SEDERHANA DAN MALAH SANGAT ELEMENTER.

MASALAH TERNAK, TANAMAN, PUPUK, MEMPERTINGGI HASIL BUMI, TAMBAK DAN TEBAT IKAN, KERAJINAN MASYARAKAT AGRARIS, SOAL CANGKUL PATAH DAN BELUM BERGANTI, MASALAH SAPI YANG BELUM BEROBAT, ATAP TIRIS YANG BELUM DISISIP, ANAK YANG BELUM SEKOLAH. HAL YANG
ELEMENTER YANG TIDAK KUNJUNG DAPAT DIPECAHKAN DENGAN TEORI EKONOMI YANG HEBAT-HEBAT MENURUT SISTIM CYBERSPACE, SISTEM HIGHTEC SEMACAM ITU. MENGHIDUPKAN UMAT YANG JIWA JAMAAHNYA. SURAU YANG HIDUP SEBAGAI PUSAT PEMBINAAN UMAT, AKAN BERKECIMPUNG DALAM

MASJID

DAN

MEMELIHARA “IZZAH” “I BERBAGAI CORAK, DENGAN MENGHIDUPKAN DHAMIR (JIWA) UMAT.

PADAHAL KEKUATAN ITU HANYALAH BAGI ALLAH, BAGI RASULNYA DAN BAGI ORANG-ORANG MU'MIN, TETAPI ORANG-ORANG MUNAFIK ITU TIADA MENGETAHUI. (QS.AL MUNAFIQUUN : 8)

Hikmah Ramadhan

Shalat Tarawih di Masjidil Haram selalu penuh sesak oleh Umat Muslimin dari seluruh dunia yang sengaja untuk iktikaf dan umrah di bulan Ramadhan. (Foto Dok.HMA2001)

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
DENGAN
KEKUATAN IZZAH, UMAT

ISLAM

BERLOMBA DENGAN

MASYARAKAT LAIN MENEGAKKAN KEBENARAN DAN KEADILAN BERSAMA-SAMA, MENYUBURKAN KEBAJIKAN UMUM. BEGITULAH FUNGSI SURAU DAN MASJID SECARA HAKIKI. MAKA KEWAJIBAN UMAT “MEMBINA JAMAAH MELALUI “M MASJID” TIDAK BOLEH DILALAIKAN DALAM KEADAAN BAGAIMANAPUN. HIDUPKAN MASJID KEMBALI. DARI MASJID YANG HIDUP AKAN TERPANCAR JIWA YANG MEMANCARKAN CAHAYA HIDUP KEPADA UMAT PROGRAM UMATISASI. UMATISASI DISEKELILINGNYA.

INILAH

MASJID

ADALAH SUMBER KEKUATAN UMAT ISLAM MASA LALU,
35

SEKARANG DAN DI MASA DEPAN MENGHIDUPKANNYA. UNTUK CINA DENGAN DILAGAKKAN.

BUKAN IBARAT

. TINGGAL

MENGISI DAN KUBURAN HANYA

SEKEDAR ORANG

MEMPERINDAHNYA

MENGHIAS

MARMER

TERSIMPAN MAYAT TAK BERNYAWA.

BERUKIR,

DIDALAMNYA

35 “Coba hitung beberapa puluh ribu jumlah gedunggedung,(kebudayaan, markas-markas organisasi, stadion-stadion dengan lapangannya(, dinegeri ini. Bandingkan dengan milyunan banyaknya masjid besar kecil langgar dan surau milik umat Islam yang bertebar-tabur dinegeri ini.

Hikmah Ramadhan
ALANGKAH
MERUGINYA

UMAT ISLAM,

BILA MEREKA TIDAK

KUNJUNG MENGENAL DAN MEMPERGUNAKAN MODAL KEKAYAAN TAK TERNILAI JUMLAHNYA YANG DAPAT DIJADIKAN SUMBER KEKUATANNYA INI. AMANATKAN,

“MENCETAK”

MASJID

KEPADA UMAT MUHAMMAD SAW, SAW,
YANG YANG HIDUP HIDUP BERFUNGSI YANG TIDAK

DI

UNTUK KENAL

MANUSIA

GENTAR SELAIN HANYA KEPADA

DAPAT DIDIDIK MENGENAL ALAM KELILINGNYA. HUBUNGAN SESAMA, DAN ANTAR BANGSA SEMATA HANYA HUBUNGAN SEKAMPUNG

ALLAH. DARI

MASJID UMAT

AKAN

GLOBAL.

TETAPI HUBUNGAN ANTAR NEGARA, ATAU HUBUNGAN

MEMPERERAT DI DUNIA. TIDAK ATAU SENAGARI.

AGAMA ISLAM TELAH DITURUNKAN UNTUK RAHMAT BAGI SELURUH ALAM. HUBUNGAN DI DALAM ISLAM AMAT HOLISTIK BENTUKNYA. DAPAT DIAMATI DENGAN JELAS KETIKA DILAKSANAKAN IBADAH HAJJI DAN UMRAH DI MASJIDIL HARAM DAN DISEKITAR MASY’ARIL HARAM. HAJI DAN UMRAH RAMADHAN YANG DIIKUTI OLEH JUTAAN UMAT ISLAM DARI BERBAGAI PENJURU DUNIA, JIKA KITA MAMPU MEMANFAATKAN
UNTUK PERTEMUAN DAN BERTUKAR PIKIRAN DAN PENGALAMAN PASTI AKAN DAPAT MENJALIN HUBUNGAN

APAKAH

MEMAKMURKAN MASJID-MASJID

KITA SUDAH LUPA BAHWA, HANYA KITA YANG AKAN

INTERNASIONAL.

ALLAH :

‫م‬ ِ ْ‫إَ ّمَا يعْ ُ ُ َ سَاج َ الِ َ نْ آ َ ن ِالِ و الْيَو‬ َ ‫م م َب‬ ‫ن َ مر م ِد‬ ‫الخِر و أَقَامه الصهلوَةَ َ َاتَهي ال ّكوَةَ ولَمه‬ ْ َ َ‫ز‬ ‫َّ و ء‬ َ ِ ‫يَخْشه إِل ال َ فع َى ُولَ ِكه أَنه يَكوْنوْا ِنه‬ َ ‫َ َسه أ ئ َ ْ ُ ُ م‬ ّ َ .َ‫الْ ُهْتدِيْن‬ َ ‫م‬

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
HARI KEMUDIAN, SERTA MENEGAKKAN SALAT DAN MENGELUARKAN ZAKAT, DAN TIDAK TAKUT MELAINKAN TERPIMPIN” MAKA MUDAH-MUDAHAN, MEREKA AKAN TERMASUK ORANG YANG

ORANG-ORANG YANG BERIMAN KEPADA

ALLAH,

DAN KEPADA

(HANYA)

KEPADA

ALLAH,

(QS.9,AT-TAUBAH:18). :18)

INI TUNTUTAN YANG MESTI DI SYARIAT ISLAM YANG TIDAK

TERIMA DAPAT

UMAT ISLAM
DISANGKAL

DARI WAJIB

BERLAKUNYA ATAS PEMELUKNYA DI NEGERI INI,

KEMBALI KE MASJID. MANFAATKAN DAN HIDUPKAN KEMBALI MASJID, SURAU ATAUPUN LANGGAR. DENGAN SEGALA KEGIATAN YANG
MEMUNGKINKAN UNTUK MEMBENTUK DAN MEMPERSIAPKAN GENERASI YANG TANGGUH DIMASA DEPAN.

4.2. Generasi Tangguh

Mempersiapkan generasi yang mampu
bertahan di setiap cuaca memiliki kekuatan berdiri diatas telapak sendiri, adalah tugas kita hari ini. Kuat dan lemahnya satu generasi terukur bila memiliki empat ketangguhan, • tangguh akidah (iman kepada Allah), • tanguh kesehatan (rohani dan jasmani), • tangguh pengetahuan (ilmu dan kearifan), • tangguh ekonomi (iqtishadiah).

Hikmah Ramadhan
Bangsa dan agama Islam mencela adanya generasi yang lemah. Generasi lemah, akan menjadi ajang rebutan orang lain. 36 Peranan masjid sebagai benteng umat adalah membuat generasi kuat yang mampu bersyukur. Hakikat syukur adalah kesiapan diri berjihad dengan nikmat Allah. Insan bersyukur selalu menanam kebaikan demi kemashlahatan umat belaka. Nilai kebaikan yang ditanam adalah sesuatu yang haq dari Allah semata mengharap redha Nya. Belum dapat dikatakan bersyukur, bila dengan nikmat yang dimiliki tidak mampu berbuat manfaat untuk kehidupan masyarakat dan lingkungan. Tidak bersyukur seorang yang berlimpah kemampuan namun membiarkan diri berpangku tangan, tidak hirau dengan apa yang terjadi, tidak peduli keadaan keliling sementara hak diacak-acak orang lain. Tidak bersyukur membiarkan diri di pinggir jalan menengok orang lalu lalang, sebagai penonton, tetapi tidak hendak berbuat apapun lantaran takut risiko. Lebih parah, jika yang ada hanya keinginan menggunjingkan yang dibuat orang lain, tetapi diri dibiarkan diam tak menentu, kalut sebagai
36 Generasi lemah akan menjadi bola permainan ditendang kekiri dan kekanan, sesuka hati para pemain di lapangan pertandingan sampai peluit panjang ditiup tanda permainan telah usai. Lebih berbahaya bila ditengah nikmat berkembang tasamuh, mencoba berlindung di hilalang sehelai. Sangat berbahaya, bila membiarkan badan hanyut disebilah papan, dan takut pula berdayung karena cemas kalau-kalau sampan dan papan jadi oleng. Sikap sedemikian jauh dari sikap bersyukur.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
abu beterbangan, takut berbuat karena cemas dinilai orang. Allah SWT menggambarkan watak dan sikap jiwa (attitude) hamba-hamba Nya yang bersyukur dalam suatu ungkapan manis;

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni`matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”.
(QS.28, Al Qashash:77).

َ َ‫وَابْت َغ فِي ْما آتَاك الله الدَّار الخرةَ وَل‬ ُ َ َ ِ َ ِ َ ‫تنس نصيبك من الدُنيا و أ‬ ‫َ ْ َ َ ِ ْ َ َ ِ َ ّ ْ َ َ حسن ك َما‬ َ ْ ِ ْ َ َ َ‫أحسن الله إِلَي ْك وَلَ تَب ْغ ال ْفساد‬ َ َ ِ َ ْ ُ َ َ ‫فِي اْل‬ ُّ ِ َّ ‫رض إ ِن الله لَ ي ُحب‬ َ ِ ْ ‫.ال ْمفسدِي ْن‬ ِ ْ ُ َ

Hikmah Ramadhan

5. ‘IZZATUN-NAFS
5.1. Martabat Bangsa

manusia memberikan tuntunan akhlak dalam setiap prilaku kehidupan dengan contoh dan uswah (keteladanan).

Para Nabi dan Rasul telah diutus kepada

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Dan tatkala orang-orang mu'min melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata: "Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita". Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan. Di antara orang-orang mu'min itu ada

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak merubah (janjinya),” (QS.33, al Ahzab : 21-23).

Rasulullah SAW menyebutkan satu tugas risalahnya untuk “menyempurnakan akhlak yang mulia” (al Hadist). Maka keteladanan Rasulullah SAW, mengajarkan kepada manusia beberapa sikap akhlak yang terpuji, di antaranya, berilmu, adil, berani dengan budi pekerti halus dan luhur. Disamping itu berjiwa dermawan, pemurah dan pemaaf, serta waspada dan teguh pada janji. Seorang yang berbudi mulia selalu mencari kebenaran dan dapat menjaga rahasia dengan selalu berusaha bijaksana dan berpikir cepat. Dia tentulah seorang yang tawadhu', rendah hati, tidak bersifat dengki, bahkan senantiasa sabar dan pandai berterimakasih. Rasulullah mengajarkan sikap istiqamah dengan mampu mengendalikan keinginan dan hawa nafsu, tidak terpengaruh desas-desus dan fitnah serta tidak mengangkat orang kufur dan durhaka menjadi pemimpin. Akhlak adalah kekuatan diri (‘izzah an nafs), dan martabat seseorang. Tegak rumah karena sendi, sendi hancur rumah binasa. Tegaknya bangsa karena berbudi, budi hancur luluhlah bangsa. Masyarakat Minangkabau menampilkan pepatah antara lain, Nan kuriak kundi, nan sirah sago, nan baiak budi, nan indah baso 37.
37 Kuriak=rintik-rintik, kundi=biji saga. Arti peribahasa ini adalah

Hikmah Ramadhan

walau pemiliknya sudah tiada, “Utang ameh buliah dibaia, utang budi dibao mati”. Ikhlas memberi mampu mengubah sedih menjadi gembira. Sanggup mengubah duka menjadi bahagia. Nabi Muhammad SAW. menyebutkan,

Akhlak tidak dapat dilupakan selamanya,

‫َ نْ ضَمّ يَتِيمًا بَيْ ن الْ ُ سلِمِيْ َ فِى طَعَا ِ ِ و‬ ‫مه‬ ‫َ م ْ ن‬ ْ ‫م‬ ‫ُ و ب ْ ه نة‬ ُ ّ َ‫شَ َا ِ هِ، حّ ى َ سْتَغْنَي عَنْ ه َجَ َ ت لَ ُ الْج‬ ‫َت ي‬ ‫رب‬ ‫لبتة‬ )‫ا ْ َ ّ ُ. (رواه أبو يعلى و أحمد‬
“Barang siapa yang menggabungkan (menanggung) anak yatim diantara kaum Muslimin, dalam makan dan minumnya, sampai mereka merasa cukup (kenyang) dari makan dan minum itu, maka ia (yang menanggung anak-anak yatim dan dhu’afak) itu pasti memperoleh sorga.”38

Hari ini berapa banyak jumlah anak yang bernasib serupa dikeliling kita. Mereka lemah miskin, karena telah dimiskinkan oleh suasana. Disini diperlukan saling peduli (ta’awun), yang menjadi alas-dasar pembentukan masyarakat berkualitas. Salah satu semboyan Nabi SAW “tangan
“tiada yang lebih baik dari budi bahasa”, lihat Anas Nafis, Peribahasa Minangkabau/ dikumpulkan dan diolah oleh Anas Nafis, -Jakarta, Intermasa, 1996, kerjasama dengan YDIKM, hal.47. 38 HR.Abu Ya’la dan Ahmad, Al Munthaqa min At Targhib (1517( dan Majma’ Az Zawa-id (8/16(.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
diatas lebih baik dari tangan dibawah”. Meujudkan masyarakat bertangan diatas, dimulai dengan menanam keyakinan akan rahmat Allah. Masyarakat yang memiliki ‘izzah (harga diri), tidak semestinya menggantung nasib kepada keinginan orang lain.

‫ليْ سَ الغِنَى عَ نْ كثيْرَة الْعَر ضِ، إ ّمَا‬ ‫ن‬ ِ َِ ْ َ
)‫(متفق عليه‬

ِ‫الْغنَى غنَى ال ّفْس‬ ‫ن‬ ِ ِ

Kekayaan itu bukanlah dengan banyaknya harta benda, tetapi kekayaan itu adalah kaya jiwa. (HR.Muttafaq ‘alaihi)39

Martabat bangsa amat ditentukan oleh kemandirian. Self help itu adalah bersikap kaya jiwa (ghinan-nafs) yang mampu berdiri dikaki sendiri.

, . .
Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.(QS.al Lail : 57)
39 Muttafaq ‘alihi (sepakat perawi hadist( dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah, lihat Lu’Lu’ wal-Marjan (1334-1335(.

Hikmah Ramadhan
Bersedia membuka pintu hati mengulurkan tangan kepada orang lain dalam rangkaian mutual help (man a’-thaa wat-taqaa) dan selfless-help (wa shaddaqa bil husnaa). Dan sikap budaya dalam adat di Ranah Minang, singkek uleh ma uleh, kok kurang tukuak manukuak.40 Satu pelajaran paling berharga dapat kita ambil dari Sunnah Rasulullah SAW adalah, orang yang paling disukai Allah adalah
orang yang paling bermanfaat bagi orang lain. Dan amal yang paling disukai Allah adalah yang menyenangkan sesama orang Muslim. Artinya

janganlah ditaburkan mengundang lahirnya

Kamu hilangkanlah susahnya. Kamu lunasilah hutangnya. Kamu usirlah laparnya. Dan Aku, Muhammad SAW, lebih senang bersama saudaraku dalam satu keperluan yang diatasi secara bersama, daripada beri’tikaf dimasjidku ini, yakni Masjid Nabawi di Madinah, selama sebulan penuh”. Pesan Nabi SAW juga

kemaksiatan bencana.

yang

menegaskan,

َ ،‫اُع ْبُدُوا الرحمن، و أطْعِموا الط ّعَام‬ َ ُ َ َ ْ َّ ْ َّ ‫و أفْشوا السل َم، تَد ْخل ال ْجن‬ ُ ُ ُ َ َّ َ َ ٍ‫َ ة ب ِسلَم‬
(‫)رواه الترمذي و أحمد و البخاري‬

“Sembahlah Allah Yang Maha Pengasih. Berilah makanan kepada orang yang lapar. Sebarkanlah salam kepada sesama manusia. Kalian akan masuk sorga dengan selamat” 41
40 Senyatanya, inilah sebahagian modal dasar daerah kita dalam menghadapi UU Otoda No.22 dan 25/1999. 41 HR. Tirmidzi (1856(, Ahmad (6587( dalam Al Musnad( dan Bukhari (981( dalam Al Adab al-Mufrad(.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
Mari kita tumbuhkan kebahagiaan dalam memberi sebagai satu sikap jiwa (mental attitude) yang berguna mengubah dan memberi kecerahan dalam hidup. Membangun keberhasilan bertitik tolak pada pembinaan unsur manusia, dimulai dengan apa yang ada, ialah kekayaan alam dan potensi yang terpendam dalam unsur manusia. Memanggil potensi yang ada dalam unsur manusia, kepada kesadaran akan benih-benih kekuatan yang ada dalam dirinya masing-masing. Yakni : observasi bisa dipertajam, daya pikir bisa ditingkatkan, daya gerak bisa didinamiskan , daya cipta bisa diperhalus, daya kemauan bisa dibangkitkan. Dimulai dengan menumbuhkan atau mengembalikan kepercayaan kepada diri sendiri. Dengan kemauan untuk melaksanakan idea self help sesuai dengan peringatan Ilahi."Sesungguhnya Allah Subhanahu Wata'ala tidak merobah keadan sesuatu kaum, kecuali mereka mau merubah apa-apa yang ada dalam dirinya masing-masing ...." Satu kemajuan Insya Allah akan terwujud dengan semboyan: "Mulai dengan melatih diri sendiri, mulai dengan alat yang ada, mencukupkan dengan apa yang ada. Yang ada itu adalah cukup untuk memulai”. Kita menuju kepada taraf yang memungkinkan kita untuk melakukan selfless help, memberikan bantuan dari rezeki yang telah diberikan kepada kita tanpa mengharapkan balasan jasa. “Pada hal tidak ada padanya budi seseorang yang patut dibalas,

Hikmah Ramadhan
tetapi karena hendak mencapai keredhaan TuhanNya Yang Maha Tinggi". (Q.S. Al Lail, 19 - 20). Perjuangan membentuk watak umat bertangan diatas mesti di ikuti dengan menghapus sikap bakhil yang membawa manusia kepada kehancuran.

Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya serba cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. (QS.al Lail : 810).

َ ِ ْ َ َ َ ‫و أ َما من ب َخل وَاستَغْنَى. و كَذ َّب‬ َ ْ َ ‫.بِال ْحسنَى. فَسنُي َسره لَلْعُسرى‬ ْ ُ ُ ُ ِّ َ َ ْ

Akhlak Alqurani mengajarkan agar menyayangi umat binaan. Keberhasilan dakwah di tentukan oleh indahnya hubungan sesama di dalam bergaul sehari-hari dalam mengayom umat. Seorang pemimpin mestinya menempatkan diri selaku panutan, tempat bertanya masalah pelik yang tak mungkin dapat diselesaikan oleh jamaah secara sendiri-sendiri. Sikap memuliakan jamaah, selalu akan dijadikan ukuran akhlak para da’iya yang semestinya merasa senang menerima seseorang memasuki arena dakwah dan tidak boleh menolak menanggapi kesulitan umat binaannya. Alquranul Karim menjelaskan tugas pelanjut risalah dinul haq yang wajib diterima

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
dengan senang hati. Allah selalu menguji juru dakwah di jalan Allah dalam keteguhan prinsip mendahulukan kepentingan umat. Berbuat baik sesama kerabat, merupakan sikap mulia yang dapat dijadikan ukuran kehormatan seorang da’iya. Perhatian terhadap kaum kerabat (umat banyak), amat tinggi nilainya. Mementingkan urusan pribadi bukan sikap terpuji seorang da’iya. Apabila manusia banyak telah terpuruk mengurus diri sendiri (individualistik atau nafsinafsi) dan tidak peduli dengan keperluan orang lain dan lingkungan, tunggulah bencana akan datang timpa bertimpa. Medan dakwah akan jadi sempit ketika kepentingan orang banyak dilupakan. "Dzurriyat" atau generasi penyandang darjah pimpinan dan panutan tidak akan pernah lahir dari dhamir yang zalim (aniaya). Ibadah menumbuhkan sikap senang di dalam melaksanakan perintah Allah. Ibadah adalah bukti dari ajaran tauhid ibadah kepada Allah. Ibadah adalah makna dari syahadatain. Tidak ada yang patut di sembah selain Allah. Syahadatain melahirkan kecintaan kepada Allah dan Rasulullah SAW. Kecintaan (mahabbah) kepada Allah dan Rasul ini mewajibkan seorang mukmin memiliki tauhid ittiba’ yakni kerelaan mengikuti contoh tauladan dari Rasulullah SAW. Bahwa Rasulullah SAW mengajarkan tata perangai bermasyarakat yang baik sebagai ujud dari hablum min Allah (hubungan dengan Allah) dan hamblum min an-Naas (hubungan sesama manusia). Kedua hubungan ini menumbuhkan

Hikmah Ramadhan
sikap ridha kepada Allah dan Rasulullah serta kepada agama yang dibawanya (Islam). Keredhaan menghasilkan perangai "menyayangi orang lain sebagai mengasihi diri sendiri".

‫لَ يؤْ ِ ُ أَحَ ُ ُم حَ ّى ُح ّ ِلَخيْ ِ مَا‬ ‫ُ من دك ْ ت ي ِب ِ ه‬ ‫ي ِب ل َفسه‬ )‫ُح ّ ِن ْ ِ ِ. (متفق عليه‬

Belum beriman seorang dari kalian sehingga mereka mencintai terhadap saudaranya (sesama beriman) layaknya mereka mencintai terhadap dirinya sendiri (HR.Muttafaq ‘Alaih)

Nabi Muhammad SAW mengingatkan tugas risalah dengan prilaku uswah (contoh) ini. "Innama bu'ist-tu li utammima makarimul akhlaaq" artinya, "aku diutus menyempurnakan akhlak yang mulia". Allah mencontohkan dalam Firman-Nya;

Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan), (lagi)

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
yang mensyukuri ni`mat-ni`mat Allah, Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh. Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): "Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif." dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. (QS.an Nahl : 120-123).

Di antara akhlak mulia adalah patuh, jujur, pandai berterima kasih, berkasih sayang sesama keluarga dan masyarakat. Pandai memilih tindakan yang tidak merugikan orang lain, dan senantiasa memimipin umat ke jalan yang benar. Memupuk sikap mulia ini hanya dengan "berpegang teguh kepada Hidayah Agama Allah", dengan menerapkan akhlak Alqurani. Kehidupan mukmin penaka kehidupan lebah yang menghirup sari bunga tanpa menggugurkan daun tempat bertengger. Dari perutnya keluar madu yang manis untuk obat makhluk lainnya. Mereka hidup dengan ikatan jamaah yang kuat, dengan memelihara kebersamaan yang tinggi. Mereka tidak berbahaya selama tidak di ganggu.

5.2. Berjalan Menuju Allah
(Rihlah Ilaa Allah)

Hikmah Ramadhan

dari jiwa yang kotor kepada jiwa yang bersih. Berpindah dari akal yang tidak mengikut syar’i kepada akal yang tunduk kepada syarak. Berpindah dari hati yang kafir, munafiq, fasiq, sakit dan keras (kesat) kepada hati yang tenang, damai dan salim (selamat). Beranjak dari ruh yang menyimpang dari pintu Allah kepada ruh yang mengenal Allah. Perjalanan kepada Allah dengan melaksanakan segala kewajiban peribadatan kepadaNya. Berjalan dari jasad yang tidak terkendali syara’ kepada jasad yang dikendalikan syari’at Allah ‘Azza Wa Jalla. Berjalan menuju Allah adalah berpindah dari zat yang kurang sempurna kepada zat yang lebih sempurna. Dari kelengahan kepada kesalihan mengikut Rasulullah SAW, dalam ucapan, perbuatan atau amalannya. 42 Berjalan menuju Allah dengan ilmu dan zikir. Keduanya akan menyampaikan kepada tujuan (wusul). Dimaksud dengan ilmu ialah Alquran dan AsSunnah yang diperlukan salik43 menempuh jalan menuju Allah. Dan zikir ialah zikir yang diwariskan dan dianjurkan dalam perintah Allah
,Sa’id Hawa, Tarbiyatuna Al-Ruhiyah 42 ‫ومن جسد غير منضبط بضوابط الشرع الى جسم منضبط انضباطا كامل‬ ‫بشريعنة الله عزوجنل, وبالجملة منن ذات أقنل كمال الى ذات أكثنر كمال‬ ‫ن‬ ‫ن‬ ‫ن‬ ‫ن‬ ‫ن‬ ‫فنى صنلحها وفنى اقتدائهنا برسنول الله صنلى الله علينه وسنلم قول وفعل‬ .‫وحال‬ 43 Salik yakni orang yang berjalan menuju Allah. Dia telah menyediakan dirinya untuk berjalan menuju redha Allah, seperti digambarkan oleh Allah di dalam Alquran Surah al Baqarah, ayat 208.

Berjalan menuju Allah artinya berpindah

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
dan Rasulullah SAW. Jalan paling tepat adalah memperbanyak zikir, dengan disertai ilmu. Perjalanan menuju Allah (rihlah ilaa Allah) dicapai dengan ”al-qalb al-salim” yakni hati yang salim, tenteram dan sejahtera. Kebaikan hati awal langkah untuk mencapai kebaikan jiwa dan jasad,

‫ان فْى الجسْد مضغْة اذا صْلحت صْلح‬ ‫الجسْد كله واذا فسْدت فسْد الجسْد‬ ْ ْ ْ ْ ‫كله, أل وهي القلب‬
“Sesungguhnya di dalam jasad terdapat segumpal mudhghah (benda darah), jika ia sehat maka baiklah seluruh jasad, dan jika ia fasad maka rusaklah seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati” (Hadith riwayat Bukhari).

NABI

BERSABDA,

"

" . MUSUHKU,

ADALAH MUSUHMU JUGA, YAITU MUSUH YANG ADA DI DALAM DIRIMU.

Hikmah Ramadhan

DAN

AKU

TIDAK

MEMBEBASKAN

DIRIKU

(DARI

KESALAHAN),

KARENA SESUNGGUHNYA NAFSU ITU SELALU MENYURUH KEPADA KEJAHATAN, KECUALI NAFSU YANG DIBERI RAHMAT OLEH

SESUNGGUHNYA TUHANKU MAHA PENGAMPUN PENYAYANG.44

LAGI

TUHANKU. MAHA

MENGIKIS

HABIS

SIFAT

JAHIL,

ENGKAR,

BOHONG, MENGENALI

MEMFITNAH, ZALIM, DAN TAMAK, AKAN MENJADIKAN HATI BERSIH DI DALAM MENERIMA HIDAYAH DAN UNTUK DIJAUHI. DENGAN BAIK SETIAP AMALAN DAN MENGETAHUI YANG BURUK

KEBAIKAN HATI, TITIK TOLAK KEHIDUPAN ISLAMI. BERSIH HATI, PELUANG BESAR MENERIMA PERINTAH ALLAH. GENERASI ISLAM, PERLU MEMBERSIHKAN DIRI DARI KUFUR JAHILIYAH DAN MUNAFIK. MENOLAK KUFUR JAHILIYAH AKAN MENJADIKAN HATI TETAP BERSIH. JIWA YANG BERSIH
AKAN TERHINDAR DARI SIFAT YANG MENJADI MUSUH PALING MEREBUT KEREDHAAN ATAU JIWA KEBINATANGAN

BERBAHAYA BAGI MANUSIA DALAM

‫ون َف س و ما سواها -- فأَل ْهم ها‬ َ َّ َْ َْ َ َ َ َْ َ ٍْ ْ َ ‫فجورها وت َقواهَا‬ َ ْ َ َ َ ُ ُ
Dan demi jiwa serta penyempurnaan ciptaanNya. Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) jahat (untuk dijauhkan) dan
44 Yusuf, 53

ALLAH. ALLAH

BERFIRMAN

:

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
(jalan) kebaikkan (untuk diamalkan).
45

Jiwa atau an-nafs dijaga kesuburan pertumbuhan agar kebahagian di dunia dan akhirat dapat diraih dengan nafsu jauhari ‫ففس الجوهري‬ ‫ النفف‬yang bercahaya, yang memahami dan mampu menjadi penggerak motivasi. Allah berfirman:

‫قَد أفْلَ َ منْ َ ّا َا. وقَد خَابَ مَنْ د ّاهَا‬ ‫َس‬ ْ َ ‫ْ َ ح َ زك ه‬
Artinya, “sesungguhnya
beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” 46

Seseorang yang di dalam hatinya telah bertakhta iman kepada Allah (tauhid), menjauhi sikap membabi buta dan mengikuti sesuatu tanpa nash dan tuntutan akal waras, karena dapat menggugat kejernihan akal-budi. Maka, orang beriman wajib memiliki rasa takut, kasih dan sayang setia kepada Allah, yang dibuktikan Seorang dengan terhadap agamaNya.

45 As-Syams, 7-8 46 Ibid, 9-10

Hikmah Ramadhan
muslim yang beriman mesti mempunyai

perasaan yakin, percaya, harap, tawakkal dan pasrah kepada ketentuan Allah. Membiasakan secara terus menerus zikrullah, yakni mengingati Allah dengan tauhid uluhiyah.

Nafs al-Natiqah atau ruh di dalam jasad manusia mudah dicemari berbagai kotoran. Yang paling besar bahayanya ialah syirik atau paham menyekutukan Allah. Karena itu orang musyrikin itu dikatakan ruhaninya

“Bahwasanya orang-orang musyrikin itu najis. 47 Selain dari syirik, juga maksiat
dan dosa menyebabkan kotornya jiwa manusia. Jiwa yang telah tercemar berbagai maksiat maka akan lahir padanya berbagai sifat tercela, dan tidak dapat tidak akan terjauh dari sifat-sifat terpuji.

‫س‬ ‫ٌنننننننننن‬

ْ ُ ‫ن ن َج‬ َ ‫ال ْمشرِكُو َنننننننننن‬

najis.

Allah

berfirman,

‫إِن ّننَما‬ َ

artinya,

Kerusakan jiwa bermula dari hati yang mati (ghaflah) dan lalai. Langkah pertama untuk menghidupkan jiwa yang telah mati hanyalah dengan zikrullah (ingat akan Allah), muraqabah (mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah-ibadah) dan tafakkur (merenungi alangkah banyaknya
47 QS.9, at-Tawbah : 28

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
nikmat Allah yang sudah diterima). Mengingati kekuasaan Allah akan menjadikan jiwa menjadi hidup, seperti disebtkan di dalam Sabda Nabi SAW :

‫مثل الذي يذكر ربه والذي ليذكر ربه مثل‬ ‫الحي والميت‬
Umpama orang yang mengingati Tuhannya dan orang yang tidak ingat Tuhannya seperti orang yang hidup dengan yang mati.
Artinya,
48

Muraqabah, yakni mendekatkan diri kepada Allah dengan tauhid rububiyah. Ibadah melatih nafs an-natiqah menjadi jiwa jinak ( ‫ )النففس المطمئ نة‬yang bersih dan patuh karena terkendali oleh hidayah kesempurnaan Allah (‫)جماله‬ sehingga jasad (fisik) dan hati (ruhani) menjadi tenang, sabar dan sejahtera :

48 Al-Bukhari, Sahih al-Bukhari, Kitab al-Da’awat

Hikmah Ramadhan

Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Alquran yang serupa (mutu ayatayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orangorang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorangpun pemberi petunjuk baginya. 49
َ 49 Al-Zumar, 23, ‫تَقْشعِر من ْه جلُود ُ ال ّذِين ي َخشو ْن‬ َ َ ْ َ ُ ُ ِ ُّ َ َ َّ ْ َ ‫ ربَّهُم ث ُم تَلِين جلُودُهُم وَقُلُوبُهُم إِلَى ذِكْرِ الل ّه‬Gemetar kulit ِ ُ ُ ْ ْ dan anggota tubuh orang beriman, karena mendengar bacaan ayat al-Qur’an, lantaran takut akan kebesaran Tuhannya, yakni genetar dan takut kepada Kekuasaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kemudian menjadi tenang kulit, anggota jasad dan hati mereka yang beriman ketika mengingati kesempurnaan Allah.”

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
Jika sesorang hamba mendapat kurnia hidayah atau al-warid dia akan memiliki kearifan, yakni rasa (dhawq) yang akan menyampaikannya kepada sebahagian dari rahasia hakikat kesempurnaan sifat-sifat Allah. Insya Allah dia akan tumbuh menjadi insan yang memiliki visi duniawi dan ukhrawi, sebagai dikatakan setengah ulama suluah bendang yang alim bahwa siapa yang mendapatkan hidayah maka ia dapat dhawq. Anugerah hikmah ini mesti di pelihara dengan ilmu dan zikrullah untuk merintis jalan menuju Allah (rihlah dakwah ilaa Allah). Memiliki kearifan berarti menjadi seorang yang memiliki visi kedepan, seperti diungkapkan di dalam pepatah, bahwa alun bakilek alah
bakalam, tahu di mudharat jo manfaat, mangana labo jo rugi, mangatahui sumbang jo salah, tahu di unak kamanyangkuik, tahu di rantiang ka mancucuak, ingek di dahan ka mahimpok, tahu di angin nan basiruik, arih di ombak nan basabuang, tahu di alamat kato sampai.50

Maka, perjalanan menuju Allah mustahil tanpa ilmu dan zikir. Tidak ada perjalanan menuju Allah tanpa ilmu. Tidak ada perjalanan
50 Tahu dengan mudarat dan manfaat, Mengenal laba dan rugi. Mengetahui sumbang dengan salah. Artinya pemimpin yang arif. Kearifan, digambarkan dari; Mengetahui duri yang akan menghalangi, Mengetahui ranting yang akan menusuk. Ingat akan dahan yang dapat menimpanya. Tahu di angin yang berkisar, Tahu di ombak yang bersabung = bergulung (memilik kehati-hatian yang tinggi(, Tahu di alamat kata sampai (artinya mengetahui akan perubahan maksud orang(. Gambaran sifat alam sedemikian sebenarnya sikap yang di pakai oleh kearifan pemimpin di Minangkabau.

Hikmah Ramadhan
menuju Allah tanpa zikir. Ilmu adalah yang menerangi jalan. Zikir adalah bekal perjalanan dan sarana pendakian. Rasulullah SAW bersabda,

‫"الدنيا ملعونة ملعون ما فيها ال ذكر‬ ‫الله ومْا واله أو عْا لمْا ومتعلمْا" (رواه‬
“ Dunia dilaknat, dilaknat apa yang ada di dalamnya, kecuali zikir kepada Allah dan apa yang menyertainya, atau orang yang berilmu dan yang menpelajari ilmu” (Hadith sahih, riwayat

.)‫ابن ماجه وهو صحيح‬

– Artinya orang yang akan terhindar dari kutukan di dalam hidupnya adalah orang yang selalu ingat dan mengerti bahwa semua yang ada ini adalah ciptaan Allah SWT saja. Karena itu, dia mesti tunduk dan patuh kepada kehendak Allah dengan satu gerak ubudiyah atau pengabdian. Maka inti perjalanan menuju Allah adalah perjalanan dengan hati menuju kebaikan dengan ibadah, yang diperkuat upaya mempertahankan kebaikan terus menerus, dengan melaksanakan kewajiban ikhlas kepada Allah sampai kematian datang menjelang.52
Ibnu Majah). 51

Allah SWT telah menyediakan alam sebagai sumber daya (material resources) bagi manusia yang hidup di bumi ini. Alam tidak menyiapkan segalanya
51 Disebutkan di dalam bimbingan tasawuf sebagai berikut : , ‫فل س ْْير الى الله بدون علم ول س ْْير الى الله بدون ذكْْر‬ ْ ْ ْ ‫ْق وأداة‬ ْ‫ْر هوزاد الطري‬ ْ‫ْق والذك‬ ْ‫ْح الطري‬ ْ‫فالعلم ْو الذى يوض‬ ْ‫ه‬ ‫الترقْى. قال علينه الصنلة والسنلم: "الدنينا ملعوننة ملعون منا فيهنا ال‬ .(‫ذكر الله وما واله أو عا لما ومتعلما" )رواه ابن ماجه وهو صحيح‬ 52 Said Hawwa, Tarbiyatuna al-Ruhiyah, hal. 64-72.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
serba jadi (ready to used). Alam perlu diolah oleh tangan manusia, sehingga dapat mendatangkan nilai guna yang optimal bagi manusia. Manusia memerlukan alat dan ilmu, supaya serta merta dapat merealisasikan hikmatnya. Maka, agama Islam mendorong setip insan agar memiliki ilmu pengetahuan yang cukup dan memadai. "Siapa yang menginginkan dunia dia peroleh dengan ilmu, sesiapa yang inginkan (kebahagiaan) akhirat juga dengan ilmu, bahkan yang menginginkan keduanya, juga hanya dengan ilmu". Menuntut ilmu pengetahuan menjadi kewajiban asasi setiap Muslim, karena pengetahuan manusia sedikit sekali.

Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit".53
dengan
53

Ketika ruh diperkenalkan Allah serta merta melakukan

QS.17, al Isra’ : 85

Hikmah Ramadhan
musyahadah berfirman, kepadaNya, maka Allah

“Bukankah Aku ini Tuhan kamu? (Ruh atau jiwa menjawab): Benarlah (Engkau Tuhan kami) Kami saksikan”. 54 Kemudian,

‫أل ف ُ بربك فْ قَاُوا بلَى ش ِد فا‬ ‫ََسف ْت ِ َ ّ ُمف ل َ َه ْنَف‬

Allah masukkan ruh kedalam jasad. Tetapi hati manusia seringkali lupa terhadap janji dan pengakuannya. Ketika ruh ada dalam jasad manusia seakan terputus hubungan dengan Allah. Seakan tidak mengenal Allah lagi. Karena godaan an-nafs (‫ )النففس‬yaitu nafsu.55 Allah SWT telah memberi rahmat dengan menurunkan agama (ad-din) melalui para rasulNya. Ajaran agama membawa kembali ruh (nafs) manusia mengenal Allah sesuai dalam firman Allah ;

‫َاذْكرْ ر ّ كَ فِي نَفْ سِك‬ ‫و ُ َب‬
Tuhanmu

karunia itu, dia akan menjadi unggul dalam memelihara diri dan menjaga semua tindak perbuatannya. Pemilik nafs (manusia) yang selalu mengingat Allah akan menjadi sangat berhati-hati dalam berbuat. Akhirnya, dia akan terpelihara dari perbuatan maksiat dan menjadi hamba Allah yang taat serta tumbuh menjadi
54 Al-A’raf, 172 55 Perkataan an – nafs mengandung berbagai makna dan maksud sesuai dengan ungkapan kata atau ayat yang berlainan pula tujuannya. Di antaranya bermakna diri, jiwa, ruh dan hati. 56 Al-A’raf, 205

dalam

Dan sebutlah (nama) hatimu. 56. Dengan

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
manusia setia sesama makhluk penyantun kepada keluarganya. dan

Karunia hidayah menyangkut keagungan Allah (‫)جلله‬ menjadikan seseorang hamba merasakan takut untuk melanggar kekuasaan Allah. Tampil kesadaran asasi bahwa hanya Allah semata memiliki kebesaran-Nya. Seluruh anggota jasad dan ruhani manusia gemetar takut di hadapan Allah. Namun, jiwa dan hatinya tegar berhadapan macam cobaan dari manapun datangnya. Generasi Minangkabau, dengan adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah menghormati hak-hak asasi manusia yang integratik dan ummatik sifatnya, yakni bermanfaat untuk semua, terbuka transparan, namun teguh, bertanggung jawab, dan kesatria.
“Kok di pakok urang banda sawah, Di aliehnyo lantak pasupadanan, Busuangkan dado padek-padek, Paliekkan buyuang laki-laki, Jan takuik tanah tasirah, Aso hilang duo tabilang, Sabalun aja bapantang mati, Namun di dalam kabanaran, Bago di pancuang lihie putuih, Satapak jan namuah suruik.”

Maka, muraqabah ini sebenarnya kekuatan utama para mujahid di jalan Allah (fii sabilillah), yang mesti di warisi generasi Islam dari buah

Hikmah Ramadhan
tauhid uluhiyah. Hidayah yang tertanam di dalam hati melahirkan kesadaran ruhani yang sempurna dengan warid al-wisal (‫وارد الوصْا‬

‫)ل‬

hingga hati menjadi ingat kepada garis yang ditetapkan Allah. Seseorang hamba akan menjadi fana’ dalam wujud Allah.57 Jiwa yang merasakan fana’ dalam rahasia wujud Allah, buktinya tampak selalu berhati-hati selalu di dalam bertindak dan berbuat apa saja. Oleh karena itu, ruh al jauhary (‫)النفس الجوهري‬ yang bercahaya menuntun prilaku manusia adalah juga jiwa an-Natiq (‫)النفْس الناطقْة‬ yang fitrah dan mengenal kekuasaan tuhannya. Jiwa atau hati yang patuh ini khususnya dianugerahkan oleh Yang Maha Rahman dan Maha Rahim kepada manusia.

Allah meluaskan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).
Merebut hidayah dari
57 Ibn ‘Ajibah, Iqaz al-Himam, h. 86

Allah,

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
diperlukan lebih dahulu iman kepada Allah (dan seluruh arkan al iman), amal salih dan senantiasa zikrullah. Sehingga hati menjadi mutmainnah, sesuai Firman Allah SWT,

Orang-orang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mu`jizat) dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orangorang yang bertaubat kepada Nya", (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. 58
58 Ar-Ra’d, 26-28, Pada ayat itu Allah SWT menyebutkan ; َ َّ ْ ُ َ ‫قل إ ِن الل ّه ي ُضل من ي َشاءُ وي َهدي إِلَي ْه من‬ ِ ْ َ ْ َ ِ ْ َ ُّ ِ َ َّ ْ ‫أَنَاب. ال َّذين ءَامنُوا وتَطْمئ ِن قلُوب ُهم ب ِذك‬ ُّ َ ُ ‫ِ ر الله‬ ِ َ َ ِ ْ ُ َ َ ِ Katakanlah )ya Muhammad( sesungguhnya Allah akan menyesatkan siapa yang dikehendakiNya, dan Allah akan memberi hidayah kepada orang yang

Hikmah Ramadhan
Pertarungan antara hati atau ruh (an nafs an-Natiqah) yang dikendalikan iman dengan = an nafs al hayawaniyah ( ‫)النفنس الحيوانينة‬ yang dikendalikan syahwat terus berlangsung sepanjang sejarah manusia. Ada kalanya hati menang melawan kehendak nafsu. Ada kalanya hati kalah dan nafsu menjadi pemenang. Celaka orang yang hatinya dikalahkan oleh nafsunya. Berbahagia orang yang nafsunya dikawal oleh hati yang bertauhid. Senjata hati melawan godaan nafsu syaithaniyah adalah nur hidayah Allah. Sedangkan pasukan nafsu syaithaniyah bersenjatakan syahwati dalam berbagai kegelapan (‫)ظلمات‬ dan dosa maksiat. Pengaruh berbagai kehendak syahwat tidak dapat dikeluarkan dari ruang jiwa seseorang. Kecuali apabila hati telah diberi hidayah oleh Allah SWT dengan warid al iqbal ( ‫ )وارد ال قبا ل‬yang akan mendorong hilangnya keinginan kepada selain yang diredhai Allah. Akhirnya hati akan menjadi hudur ma’allah ( ‫ )خضور مع الله‬yakni hidup dengan hati yang bertauhid, menjadi hamba Allah yang bertakwa. Tauhid menumbuhkan rasa takut kepada keagungan Allah. Tauhid melahirkan mahabbah atau rasa kasih serta rindu kepada Allah SWT. Ketika kehidupan manusia kian bertambah modern dan peralatan teknologi makin canggih, makin bertambah banyak masalah hati dan kembali )taubat( kepadaNya. Mereka itu adalah orang yang beriman dan hati mereka bersih )mutmainnah( dengan zikrullah.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
kejiwaan manusia yang tampil kepermukaan dan tidak mudah dapat diselesaikan.

5.3. Tazkiyah an Nafs (Merawat hati)
Membersihkan jiwa (tazkiyah an nafs) adalah menjaga kesuburan nafs dengan ibadah teratur, yang dikerjakan terus menerus dan bersungguh-sungguh, sepanjang hayat. Dapat dilakukan dengan membiasakan menghadiri majlis-majlis ta’lim, memperbanyak zikrullah setiap waktu, membaca al-Qur’an, dan sedia melakukan shalat sunnat malam (tahajjud) serta berpuasa sunat sesuai anjuran Rasulullah SAW. Seorang yang berkeinginan melakukan tazkiyah nafs mesti didukung oleh himmah yaitu minat dan cita-cita yang kuat. Tekad bulat didorong oleh niat yang tulus, keyakinan yang benar, dan cara yang benar sesuai sunnah untuk mencapai citacita itu.59 Menguatkan dan menjaga himmah ini diingatkan selalu dengan doa munajat :

‫الهي انت مقصودي ورضاك مطلوبي‬
Ya Allah, Ya Tuhanku! Engkaulah tujuan hidup dan matiku dan
Artinya,
59 Al-Falimbangi, ‘Abd al-Samad, Siyarus-Salikin, h. 44

Hikmah Ramadhan
keredhaan-Mu adalah yang ku cari. Allah

akan memberikan rahmat keteguhan hati ( ‫ )الوارد‬yakni nur hidayah Allah yang dituangkan terus menerus kedalam hati hamba yang dikehendakiNya.60 Lebih khusus diberikan kepada orang bertakwa yang memahami dan mengamalkan agama dengan benar sesuai iman dengan tauhid uluhiyah. Keteguhan itu, perlu diwarisi oleh generasi muda Islam di Minangkabau. Melakukan tazkiyah nafs memerlukan kawan yang sama mengingatkan (tafahum) dan bantumembantu dalam masalah yang dihadapi (ta’awun). Jauhilah berdampingan dengan kejahatan dari pengikut hawa nafsu yang tidak beradab kesopanan. Nafsu hewani (

‫)النفس الحيوانية‬ (‫)الروح الحيواني‬

atau ar-ruh al-hayawani

dipunyai oleh manusia dan binatang. Pencemaran jiwa oleh keinginan hayawaniah dapat berbentuk berbagai dorongan pemenuhan kehendak tubuh dan jasad lahiriyah (hedonistik) semata.61 60 Ibn ‘Ajibah, Iqaz al-Himam, h. 281, ‫ل يخرج الشهوات منن القلب ال خوف مزعنج او شوق‬ ‫مقلق‬ َّ 61 ٌ‫وما أُب َرئ ن َفسي إ ِن الن َّفس ل َمارة‬ ِ ْ ُ ِّ َ َ َ َّ َ َ ْ ُّ ‫ بِال‬Dan aku tidaklah mampu membebaskan atau ‫سوء‬ ِ membersihkan diriku dari kesalahan ataupun dosa, karena sesungguhnya nafsu itu sangat-sangat menyuruh kepada kejahatan. )QS.Yusuf : 53(.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

TERANGKANLAH

KEPADAKU

TENTANG

ORANG

YANG

MENJADIKAN HAWA NAFSUNYA SEBAGAI TUHANNYA. APAKAH KAMU DAPAT MENJADI PEMELIHARA MENDENGAR ATAU MEMAHAMI. HANYALAH SEPERTI BINATANG LEBIH SESAT JALANNYA

MAKA ATASNYA? ATAU

APAKAH KAMU MENGIRA BAHWA KEBANYAKAN MEREKA ITU

MEREKA
TERNAK,

ITU TIDAK LAIN, BAHKAN MEREKA
62

(DARI

BINATANG TERNAK ITU).

Pengikut hawa nafsu akan diseret menjadi suka melanggar hukum Allah. Alquran menegaskan dorongan nafsu hewaniah dapat menyeret kepada kejahatan apabila tidak ada yang mengendalikan nafsu itu. Tuntutannya membawa orang kepada melanggar hukum Allah. Dorongan nafsu hewani membawa seseorang memasuki kebiasaan mengikutkan selera (sensete culture). Lambat laun mendorong kuat kearah permissiveness yang mengarah kepada hedonis dan anarkis ketika diperangkap oleh syaithaniah. Godaannya menjadi sulit dikendali ketika penyakit hubbud dun-ya dan pengagunan materi sudah menguasai
62 Al-Furqan, 43-44, jelas mengingatkan bahaya memperturutkan hawa nafsu, ‫أ َرأَي ْت من ات َّخذ َ إِلَهَه هَوَاه‬ Tidakkah engkau lihat orang َ ُ ِ َ َ َ yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya??? Bahayanya sangat besar.

Hikmah Ramadhan
keinginan hawa nafsu. Maka, dia akan jatuh menjadi hamba nafsu dan diperbudak nafsu, karena hawa nafsu menjadi tuhannya. MENGHAPUS MAKSIAT DARI HATI, HANYALAH DENGAN 63 BERTAUBAT.

??? ????

HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, APABILA KAMU MEMERANGI (MUSUH), MAKA BERTEGUH HATILAH KAMU DAN SEBUTLAH (NAMA) ALLAH SEBANYAK-BANYAKNYA AGAR KAMU BERUNTUNG. DAN TA`ATLAH KEPADA ALLAH DAN RASUL-NYA DAN JANGANLAH KAMU BERBANTAHBANTAHAN, YANG MENYEBABKAN KAMU MENJADI GENTAR DAN HILANG KEKUATANMU DAN BERSABARLAH. SESUNGGUHNYA ALLAH BESERTA ORANG64 ORANG YANG SABAR.
PASUKAN

Berapa langkah dilakukan antara lain, zikrullah untuk membersihkan jiwa dan hati dari berbagai maksiat dengan berbagai amalan, antara lain : 63 Setengah ahli berpendapat, yang mengotorkan hati adalah Ghaflah )lalai( dan maksiat. Maka untuk tazkiyah nafs lebih dahulu diselesaikan dengan berbagai latihan, ibadah dan zikrullah yang teratur.
64 Al-Anfal, 45-46. Kiat yang diperlukan menghadapi musuh, terutama godaan syaithan dan nafsu adalah dengan iman dan keteguhan َ َ َ ً ِ ْ zikrullah. ‫يَاأَي ُّْها ال ّذي ن ءَامن ُوا إِذَا ل َقيت ُْم فئ َة فاثْبُت ُوا واذْك ُروا الل ّْه‬ ِ َْ ِ َ َ َ َ ُ َ ‫كَث ِيرا ل َعل ّك ُم ت ُفل ِحون‬ َ ُ ْ َ ْ ً Wahai orang-orang yang beriman bila kamu menghadapi satu-satu golongan musuh, maka hendaklah kamu teguhkan (iman dan tauhid( dan berzikrullah banyak-banyak, mudah-mudahan kamu beroleh kejayaan.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
1. Bertaubat terus-menerus. 2. Shalat fardhu berjemaah dan selalu memelihara wuduk 3. Makan minum yang halal. 4. Jangan berkata percuma, kecuali diperlukan. 5. Muraqabah kepada Allah. 6. Menjaga niat menghampiri Allah untuk mendapat redha-Nya. 7. Memperbanyak sedekah agar tidak mementingkan diri sendiri. 65 8. Melakukan muhasabah diri. Bertaqwa, dengan melaksanakan suruhan dan menjauhi larangan Allah. 9. Merenungkan amalan yang telah dilakukan agar jiwa menjadi insaf. Memikirkan kewajiban yang dilaksanakan atau yang sudah dilalaikan. Mujahadah al-nafs terutama melakukan berbagai adab yang mesti dipatuhi dengan kesabaran dan keikhlasan. Mujahadah al-Nafs bermaksud menghalang alnafs daripada yang bukan haknya dan memberikan sebahagian haknya kepada orang lain. 66
َ ُ ‫يَاأَي ّْها ال َّذي ن ءَامن ُوا ات َّقوا الل ّْه ولْتَن ْظ ُر ن َف س ما قدَّم ت ل ِْغد‬ ْْ َ َ َْ ٌْ ْ ْ َْ ِ َ ُ َ َ َ Wahai orang-orang yang beriman hendaklah kamu bertaqwa kepada Allah dan hendaklah setiap diri merenungkan apa yang telah dilakukannya untuk hari akhirat.

65 Al-Hasyr, 18 menyebutkan,

Dan orang abrar (terpilih( itu memberi makanan yang disukainya kepada

َ 66 QS.Al-Insan : 8, ِ‫وَيُطْعِمو ن الط ّعَا م ع َلَى حب ِّه‬ ُ َ ُ َ ‫مسكِينًا وَيَتِيما وَأ َسير‬ ِ ِ ْ ً ً

Hikmah Ramadhan
10.Membersihkan diri dari berbagai aqidah yang berlawanan dengan kebersihan tauhid. Merawat hati di dalam rangka tazkiyah nafs dilakukan dengan membersihkan niat, akidah dan ibadah.

orang miskin, anak yatim dan orang

yang ditawan.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah
MENUJU TAZKIYAH NAFS PERLU KETERATURAN MANHAJ SUFFIYAH, BERIMAN DENGAN TAUHID ULUHIYAH SERTA IBADAH DENGAN BIMBINGAN HIDAYAH TERUS MENERUS. HIDAYAH ALLAH ADALAH SYARAT PENTING MENCAPAI TUJUAN TAZKIYAH NAFS. MENJADI ORANG BERIMAN, BERAMAL SALIH DAN ZIKRULLAH MESTI DENGAN ILMU YANG BENAR. TIDAK DIRAGUKAN BAHWA UPAYA MENYUCIKAN JIWA (TAZKIYAH NAFS) SATU RANGKAIAN IBADAH (UBUDIYAH) KEPADA ALLAH SWT. SEBAGAIMANA
TANPA DIAMALKAN. LAZIMNYA SATU IBADAH WAJIB DIDUKUNG OLEH BERBAGAI ILMU YANG BERKAITAN DENGAN UBUDIYAH ITU. BERLAKU SEBUAH AMAL TANPA ILMU.

TIDAK BERARTI LANGKAH AWAL KE ARAH TAZKIYAH NAFS IALAH MENCARI ILMU. MENDAPATKAN ILMU PERANTARAAN GURU YANG IKHLAS MEMBERIKAN TA’LIM PEMBELAJARAN, TARBIYAH PENDIDIKAN, 67 DIIRINGI TARQIYAH PEMBIMBINGAN. KEWAJIBAN MENDAPAT GURU, BELAJAR, MENUNTUT ILMU, TERMASUK KAEDAH USUL FIQH
MENYEBUTKAN,

TIDAK SETUMPUK ILMU,

‫ما ل يتم الواجب ال به فهو‬
“sesuatu

‫واجب‬

perkara yang menyebabkan sesuatu kewajiban tidak akan dapat disempurnakan kecuali dengannya maka perkara tersebut adalah wajib juga hukumnya”.
Artinya, 67 Syeikh al-Tayyibi menegaskan : “Semua ahli mengijmakkan wajibnya mendapatkan guru bagi diri yang membimbing dengan cara yang tepat untuk menghapuskan sifat tercela yang menghalang hati dari mengingati Allah

Hikmah Ramadhan
Kesediaan membuat sesuatu yang lebih baik di masa datang dalam bidang madiyah (material) maupun ruhaniyah (spiritual) didukung oleh keteguhan pendirian menjauhi segala kemungkaran, supaya dihindarkan dari azab neraka, dengan memerankan akhlak karimah dan memakaikan rasa malu.
Rarak kalikih dek mindalu, tumbuah sarumpun jo sikasek, kok hilang raso jo malu, bak kayu lungga pangabek 68

Apabila malu sudah hilang, tidak ada lagi yang mengikat seseorang untuk berbuat seenak hatinya.
Anak urang Koto Hilalang, Handak lalu ka Pakan Baso, malu jo sopan kalau lah hilang, habihlah raso jo pareso. 69

Orang-orang yang akan memperoleh tempat kembali yang baik disisi Allah harus memiliki sifat dan sikap jiwa yang konsisten (istiqomah).

68 Rarak (berjatuhan( kalikih (buah pepaya( karena mindalu (parasit(. Tumbuh serumpun dengan sikasek. Kalau hilang rasa dan malu. Bagaikan kayu longgar pengikat. (Artinya, seperti seikat kayu berserakan kesana kemari(. 69 Anak orang Koto Hilalang, Hendak lalu ke Pekan Baso. Malu dan kesopanan kalau sudah hilang. Habislah rasa dan periksa. Artinya seorang yang tidak bermalu akan berbuat sekehendaknya, tanpa memikirkan akibat perbuatannya itu.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

Artinya, Kakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?" Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. 70

Di antara sifat yang diperlukan adalah, Sabar (tabah, tahan uji, intens) Benar (jujur, amanah, shiddiq) Patuh dan taat kepada Allah Menafkahkan hartanya di jalan Allah (Al Munfiqiina). 5. Memohon ampun kepada Allah (melakukan koreksi) di akhir malam pada setiap tahapan pekerjaan hariannya.
1. 2. 3. 4.

70 QS. Ali Imran, 3 : 15,

Hikmah Ramadhan

(Yaitu) orang-orang yang berdo`a: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka," (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap ta`at, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur. Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.71

Kita memerlukan zikir, supaya Allah selalu bersama kita dalam perjalanan menuju kepada redhaNya. Keseimbangan antara ilmu dan zikir muthlak ada dalam perjalan hidup manusia, karena hakikatnya tidak akan ada perjalanan melainkan dengan keduanya. v

71

QS. 3, Ali Imran : 16-18.

Ibadah Ramadhan menjanjikan Keampunan Allah

Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. (QS.16, an Nahl : 69 )

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->