TUGAS ARTIKEL KAPASITOR

Nama : Eko Prasetyo Absen : 05 Studi : Rangkaian Listrik

TEKNIK LISTRIK

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA 2011

Kapasitor ditemukan oleh Michael Faraday (1791-1867).I. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik. Di alam bebas. Dengan rumus dapat ditulis : . Satu Farad = 9 x 1011 cm2 yang artinya luas permukaan kepingan tersebut.25 x 1018 elektron. Satuan kapasitor disebut Farad (F). dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. II.) KAPASITANSI Kapasitansi didefinisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron. Bahan-bahan dielektrik yang umum dikenal misalnya udara vakum. gelas dan lain-lain. Muatan elektrik ini tersimpan selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif. Pengertian Kapasitor Kapasitor (Kondensator) yang dalam rangkaian elektronika dilambangkan dengan huruf "C" adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi/muatan listrik di dalam medan listrik. maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. keramik. Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs. Coulombs pada abad 18 menghitung bahwa 1 coulomb = 6. karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan-muatan positif dan negatif di awan.

000 = 1.000. Misalnya 0. jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik.000 µF (mikro Farad) 1 µF 1 µF 1 nF 1 pF 1 µF 1 nF 1 pF = 1.1nF sama dengan 100pF. Untuk rangkaian elektronik praktis.000. Umumnya kapasitor yang ada di pasaran memiliki satuan : µF.000 = 1. 1 Farad = 1. Dengan rumus dapat di tulis sebagai berikut : Berikut adalah tabel contoh konstanta (k) dari beberapa bahan dielektrik yang disederhanakan. satuan farad adalah sangat besar sekali.Dalam praktek pembuatan kapasitor.000 = 10 F -6 = 10 F -9 = 10 F -12 nF (nano Farad) pF (piko Farad) µµF (mikro-mikro Farad) Konversi satuan penting diketahui untuk memudahkan membaca besaran sebuah kapasitor.047µF dapat juga dibaca sebagai 47nF.000 pF (piko Farad) = 1. atau contoh lain 0. nF dan pF. kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A). .

sebagai variabel untuk memilih panjang gelombang yang dikehendaki h. sebagai kopel atau penghubung sinyal dari satu sirkit ke sirkit yang lain e. melewatkan arus rata g. Menghilangkan bouncing (loncatan api) bila dipasang pada saklar . Fungsi penggunaan kapasitor dalam suatu rangkaian : 1. Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah. Untuk menghemat daya listrik pada lampu neon 5. Sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian antenna 4. Sebagai kopling antara rangkaian yang satu dengan rangkaian yang lain (pada PS) 2. III. pembangkit sinyal atau gelombang (selain bentuk sinus) f. hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju yang sering disebut kapasitor (capacitor). menghubung singkat sebuah tahanan untuk arus AC d. kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat. sebagai penyaring / filter c. merah. menyimpan energi listrik dalam bentuk muatan listrik b. tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya.Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung. menekan terjadinya loncatan api listrik.) FUNGSI KAPASITOR Secara umum ada beberapa fungsi dari kapasitor. yaitu : a. Sebagai filter dalam rangkaian PS 3.

mika. milar dll). Kondensator tetap dibuat berdasarkan bahannya atau dielektrikumnya. Kapasitor ini tidak mempunyai polaritas. banyak digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi dan menengah.2pF sampai dengan 10nF. Kapasitor ini tidak mempunyai polaritas. maka kapasitor ada dua macam. keramik. 1) Kapasitor keramik Kapasitor ini menggunakan bahan keramik sebagai bahan dielektrikumnya dan mempunyai kapasitansi sekitar 2. kapasitor juga dapat dibedakan menjadi kapasitor tetap dan kapsitor variabel. (a) Simbol dan contoh kapasitor non polar (b) simbol dan contoh kapasitor polar Selain kedua jenis kapasitor yang disebutkan berdasarkan polaritasnya diatas.) JENIS KAPASITOR Jika kita membedakan kapasitor berdasarkan polaritasnya. . yaitu kapasitor polar dan non polar. banyak digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi dan menengah.2pF sampai dengan 100nF. seperti kertas. dan elektrolit. a. 2) Kapasitor mika Kapasitor ini menggunakan bahan mika sebagai bahan dielektrikumnya dan mempunyai kapasitansi sekitar 2. sedangkan kapasitor non polar adalah kapasitor yang tidak memiliki polaritas atau kutub (contoh kapasitor keramik. Kapasitor polar adalah kapasitor yang mempunyai dua kutub yaitu kutub positif dan kutub negatif (contoh kapasitor elektrolit). Kapasitor ini tidak mempunyai polaritas. Kapasitor tetap Kapasitor tetap ialah kondensator yang nilai kapasitasnya tetap. milar.IV. (b) (a) Gambar 2. banyak digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi dan frekuensi rendah. 3) Kapasitor mylar Kapasitor ini menggunakan bahan mylar sebagai bahan dielektrikumnya dan mempunyai kapasitansi dibawah 1µF.

Contoh dari jenis kapasitor ini adalah Varco dan Trimmer. banyak digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi dan menengah. Nilai kapasitor jenis ini biasanya berkisar antara 25pF sampai dengan 500pF. tebal lapisanelektrodanya adalah 0. Kapasitor ini tidak mempunyai polaritas. Kapasitor jenis ini biasanya digunakan untuk menala (tuning) pada alat komunikasi (pemancar dan penerima radio). b. Kapasitor jenis ini berfungsi sebagai perata denyut arus listrik. banyak digunakan pada rangkaian catu daya.0001mm. plastik atau udara.Wujud dan Macam Kondensator Berdasarkan kegunaannya kondensator di bagi menjadi : 1. Kondensator variabel (nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah) . kondensator variabel dielektrikumnya terbuat dari mika.2µF. --. Kapasitor variabel Kapasitor variable adalah kapasitor yang nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah. Dielektrikum dari kapasitor ini adalah sebuah selaput oksida yang melapisi elektroda (kutub) positif. Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah) 2.4) Kapasitor polyster Kapasitor ini menggunakan bahan polyester sebagai bahan dielektrikumnya dan mempunyai kapasitansi sekitar 10nF sampai dengan 2. 5) Kapasitor elektrolit (elco) Kapasitor elektrolit mempunyai kutub positif dan kutub negatif. Kapasitor jenis ini hanya dapat digunakan pada rangkaian yang meggunakan arus searah. Kondensator elektrolit (Electrolit Condenser = Elco) 3. Posisi pemasangannya tidak boleh terbalik antara kedua kutubnya.

4 = 10. satuannya adalah pF (pico farads). sedangkan angka ke-3 adalah faktor pengali. Sebagai contoh. Misalnya pada kapasitor elco dengan jelas tertulis kapasitansinya sebesar 100µF25v yang artinya kapasitor/ kondensator tersebut memiliki nilai kapasitansi 100 µF dengan tegangan kerja maksimal yang diperbolehkan sebesar 25 volt. Jika hanya ada dua angka. berturut-turut 1 = 10.Pada kapasitor yang berukuran besar. Jika ada 3 digit. kapasitor yang bertuliskan dua angka 47. Faktor pengali sesuai dengan angka nominalnya. Lengkap dengan nilai tegangan maksimum dan polaritasnya. . 3 = 1.000 dan seterusnya. 5 = 100. nilai kapasitansi umumnya ditulis dengan angka yang jelas. angka pertama dan kedua menunjukkan nilai nominal.000. maka kapasitansi kapasitor tersebut adalah 47 pF. Kapasitor yang ukuran fisiknya kecil biasanya hanya bertuliskan 2 (dua) atau 3 (tiga) angka saja. 2 = 100.000. Untuk kapasitor polyester nilai kapasitansinya bisa diketahui berdasarkan warna seperti pada resistor.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful