MENGANALISA PASAR KONSUMEN Apa yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen?

Perilaku Konsumen adalah studi tentang bagaimana individu, kelompok dan organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan bagaimana barang, jasa, ide atau pengalaman untuk memuaskan, kebutuhan dan keinginan mereka.

Fak or !u"aya Kelas Budaya, subbudaya, dan sosial sangat mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. Budaya adalah determinan dasar keinginan dan perilaku seseorang. Setiap budaya terdiri dari beberapa subbudaya yang lebih kecil, yang memberikan identifikasi, dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk anggota mereka. Subbudaya meliputi kebangsaan, agama, kelompok ras, dan wilayah geografis. Pemasaran Multikultural tumbuh dari riset pemasaran yang diteliti, yang mengungkapkan bahwa ceruk etnik, dan demografis yang berbeda tidak selalu memberi respon positif terhadap iklan pasar massal. ampir seluruh kelompok manusia

mengalami stratifikasi sosial dalam bentuk kelas sosial.

Fak or Sosial Kelompok !eferensi. "dalah semua kelompok yang mempunyai pengaruh langsung # tatap muka $ atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku orang tersebut. Kelompok yang mempunyai pengaruh langsung disebut kelompok keanggotaan. Meliputi kelompok primer # orang berinteraksi terus menerus $ dan kelompok sekunder # seperti agama, profesional dan kelompok persatuan

serta jenis kelamin orang dalam rumah tangga pada satu waktu tertentu. sakit. Peran dan Status. Kelompok disosiatif adalah kelompok yang nilai dan perilakunya ditolak oleh orang tersebut. Merupakan organisasi pembelian konsumen yang paling penting di masyarakat.perdagangan yang cenderung lebih resmi dan memerlukan interaksi yang kurang berkelanjutan. Pilihan produk sangat dipengaruhi oleh keadaan ekonomi* penghasilan yang dapat dibelanjakan # tingkat. %rang memilih produk yang mencerminkan dan mengkomunikasikan peran mereka serta status aktual atau status yang diinginkan dalam masyarakat. 'sia dan (ahap Siklus idup. kelahiran. usia. pindah tempat. Pemasar juga harus memperhitungkan kejadian atau transisi hidup yang penting seperti pernikahan. saudara kandung $. dan pola waktu . Pekerjaan dan Keadaan )konomi. perceraian. Keluarga. perubahan karir. "da dua keluarga dalam kehidupan pembeli yaitu Keluarga %rientasi# orang tua. Konsumsi juga dibentuk oleh siklus hidup keluarga dan jumlah. stabilitas. Peran terdiri dari kegiatan yang diharapkan dapat dilakukan seseorang. Fak or Pri#a"i Banyak dari karakteristik ini yang mempunyai dampak secara langsung terhadap perilaku konsumen. dan Keluarga Prokreasi # pengaruh yang lebih langsung terhadap perilaku pembelian setiap hari yaitu pasangan dan anak&anak. Setiap peran menyandang status. Kelompok "spirasional adalah kelompok yang ingin diikuti oleh orang itu.

dan sukses $ Kesempurnaan . Sophisticated # kelas atas dan menarik $ Ketahanan . dan pekerjaan yang sama mungkin mempunyai gaya hidup yang cukup berbeda. Kepribadian dan Konsep +iri. dan ceria $ Kegembiraan .$. kelas sosial. !uggedness # petualang dan tangguh $ Konsumen sering memilih dan menggunakan merek yang mempunyai kepribadian merek yang konsisten dengan konsep diri mereka sendiri # cara kita memandang diri sendiri $ meskipun penyesuaian itu mungkin berdasarkan konsep diri ideal konsumen atau berdasarkan konsep diri orang lain. %rang&orang dari subbudaya. dan modern $ Kompetensi . bersemangat. imajinatif. Kepribadian merek sebagai bauran tertentu dari sifat manusia yang dapat kita kaitkan pada merek tertentu. )/citement # Berani. Sincerity # membumi.eniffer "aker dari Stanford meriset kepribadian merek dan mengidentifikasi sifat& sifat berikut* Ketulusan . 0ompetence # dapat diandalkan. jujur. cerdik. minat dan pendapat. dan sikap terhadap pengeluaran dan tabungan. sehat. 1aya hidup dan nilai. Kepribadian adalah sekumpulan sifat psikologis manusia yang menyebabkan respon yang relatif konsisten dan tahan lama terhadap rangsangan lingkungan # termasuk perilaku pembelian $. utang. tabungan dan aset. Sebagian gaya hidup terbentuk oleh keterbatasan ruang atau . . 1aya hidup #lifestyle $ adalah pola hidup seseorang di dunia yang tercermin dalam kegiatan. kekuatan pinjaman.

%& Mo i'asi ( Freu") Maslo*) +er. . sistem kepercayaan yang mendasari sikap dan perilaku. Proses Psikologis Kun$i ? !angsangan pemasaran dan lingkungan memasuki kesadaran konsumen dan sekelompok proses psikologis digabungkan dengan karakteristik konsumen tertentu menghasilkan proses pengambilan keputusan dan keputusan akhir pembelian. "lbert Maslow menjelaskan bahwa kebutuhan manusia diatur dalam hierarki dari yang paling menekan sampai yang paling tidak menekan.keterbatasan waktu konsumen. (eori 3reud. (ugas pemasar adalah memahami apa yang terjadi dalam kesadaran konsumen antara kedatangan rangsangan pemasaran dari luar dan keputusan pembelian akhir. Sigmund 3reud mengasumsikan bahwa kekuatan psikologis yang membentuk perilaku seseorang sebagian besar adalah ketidaksadaran. Keputusan konsumen juga dipengaruhi oleh nilai inti #0ore 2alues $. (eori Maslow.#erg& Kebutuhan menjadi motif ketika kebutuhan itu meningkat sampai tingkat itensitas yang cukup sehingga mendorong kita bertindak. dan bahwa seseorang tidak dapat memahami secara penuh motivasinya sendiri. kita mempunyai tujuan diatas tujuan lainnya dan itensitas energi yang kita gunakan untuk mengejar tujuan. Motivasi mempunyai dua arah.

(eori er4berg. dan menerjemahkan masukan informasi untuk menciptakan gambaran dunia yang bearti. penjual harus mengidentifikasi setiap kepuasan atau motivator utama pembelian di pasar dan kemudian memasok mereka. "tensi Selektif "dalah alokasi pemrosesan kapasitas terhadap beberapa seorangan atau sesuatu. Persepsi adalah proses dimana kita memilih. 3rederick er4berg mengembangkan teori dua faktor yang membedakan ketidakpuasan # faktor&faktor yang menyebabkan ketidakpuasan $ dari kepuasan # faktor&faktor yang menyebabkan kepuasan $. (antangan sebenarnya adalah menjelaskan rangsangan mana yang akan diperhatikan orang. -& Persepsi +alam pemasaran. Kedua. Berikut ini beberapa temuan * 56 %rang cenderung lebih memperhatikan rangsangan yang berhubungan dengan kebutuhannya saat ini . pertama penjual seharusnya melakukan yang terbaik untuk menghindari ketidakpuasan. karena persepsi konsumen mempengaruhi perilaku aktual konsumen. persepsi lebih penting daripada realitas. "tensi selektif berarti bahwa pemasar harus bekerja keras untuk menarik atensi konsumen. Poin utamanya adalah bahwa persepsi tidak hanya bergantung pada rancangan fisik tetapi juga hubungan rangsangan terhadap bidang yang mengelilinginya dan kondisi dari setiap kondisi kita. (eori ini mempunyai dua implikasi. mengatur.

Pendorong . Sebagian besar perilaku manusia dipelajari.76 %rang cenderung lebih memperhatikan rangsangan yang mereka antisipasi 86 %rang cenderung lebih memperhatikan rangsangan yang deviasinya besar dalam hubungannya dengan ukuran normal rangsangan. +istorsi Selektif "dalah kecenderungan untuk menterjemahkaninformasi dengan cara yang sesuai dengan konsepsi awal kita. !etensi Selektif Sebagian besar dari kita tidak mengingat kebanyakan informasi yang di paparkan kepada kita. Mereka berpendapat bahwa pemasar menyisipkan pesan rahasia dan tersembunyi dalam iklan atau kemasan 8. al ini juga menjelaskan mengapa pemasar harus menggunakan pengulangan untuk memastikan pesan mereka tidak di abaikan Presepsi bawah sadar melkanisme persepsi selektif membutuhkan keterlibatan dan pemikiran aktif konsumen.meskipun sebagian besar pembelajaran itu tidak di sengaja. Sebuah topic yang telah mempesona banyak pemasar selama berabad abad adalah presepsi bawah sadar. Pembelajaran Ketika kita bertindak.tetapi kita mempertahankan informasi yang mendukung sikap dan keyakinan kita.kita belajar. Pembelajaran mendorong perubahan dalam perilaku kita yang timbul darai pengalaman. Konsumen sering mendistorsi informasi agar konsisten dengan keyakinan dan ekspektasi dari merek dan produk yang sudah ada sebelumnya.

9syarat #cues$ adalah rangsangan kecil yang menentukan kapan. Kekuatan asosiasi yang dihasilkan tergantung pada seberapa banyak kita memproses informasi pada saat pemograman dan dengan cara apa. Memori Semua informasi dan pengalaman yang kita hadapi ketika kita menjalani hidup dapat berakhir di memori jangka panjang kita. dan bagaimana tindakan seseorang. . dimana.asosiasi merek yang kuat lebih mudah di akses dan lebih mudah diingat oleh aktivitas penyebaran. & Pengambilan memori Pengambilan memori merupakan cara informasi diambil dari memori.#drives$ adalah rangsangan internal kuat yang mendorong tindakan. Menurut model memori jaringan asosiatif. "da 8 faktor yang sangat penting * 56 Kehadiran informasi produk lain dalam memori dapat menghasilkan pengaruh interfensi dan menyebabkan kita gagal mengenali atau bingung dengan data baru. & proses memori Memori adalah proses yang sangat konstruktif.karena kita tidak mengingat informasi dan kejadian secara lengkap dan akurat. Sering kita mengingat beberapa keeping dan potongan dan mengisi sisanya berdasarkan hal lain yang kita ketahui Pemograman memori menggambarkan bagaimana dan dimana informasi masuk ke dalam memori. "hli psikologi kognitif membedakan antara memori jangka pendek dan memori jangka panjang.

konsumen berusaha memuaskan kebutuhan .kemasan.teman. Pribadi. Sebagai contoh seseorang mungkin mengagumi mobil baru tetangga yang memicu pemikiran tentang kemungkinan melakukan pembelian 7. Pencarian 9nformasi Sumber informasi utama dimana konsumen di bagi menjadi .penggunaan produk. ahap 5. Pengenalan masalah Proses pembelian dimulai ketika pembeli menyadari suatu masalah atau kebutuhan yang dipicu oleh rangsangan internal dan eksternal. 86 9nformasi mungkin tersedia dalam memori tetapi tidak dapat diakses tanpa tanda pemulih atau pengingat yang tepat. )valiuasi "lternatif Beberapa konsep dasar yang akan membantu kita memahami proses evaluasi. 9klan.rekan.organisasi pemeringkat konsumen )ksperimental. Media massa.76 :aktu antara paparan terhadap informasi dan pemograman itu berpengaruh.salah satu dari kebutuhan normal sesorang misalkan rasa lapar.tetangga. Keluarga. +engan rangsangan internal.haus naik ke tingkat maksimum dan menjadi dorongan atau kebutuhan bisa timbul akibat rangsangan eksternal. Proses Kepu usan Pem#elian(Mo"el . Penanganan. pemeriksaan. Semakin lama waktu tunda.semakin lemah sosiasi itu. & Pertama.situs web. kelompok* 8. Komersial.tampilan Public.

pertimbangan atribut positif dan negative tidak selalu saling mengurangi.emghindari keputusan pembelian sangat dipengaruhi oleh resiko anggapan. konsumen melihat masing&masing produk sebagai sekelompok atribut dengan berbagai kemampuan untuk menghantarkan manfaat yang diperlukan untuk memuaskan kebutuhan. !isiko keuangan produk tidak layak untuk harga yang di bayarkan .& & Kedua. !isiko fungsional produk tidak bekerja sesuai harapan 7. . & 3actor penginterfensi Keputusan konsumen untuk memodifikasi. & Keputusan Pembelian Model nonkompensatoris dari pilihan konsumen +engan model nonkompensatoris pilihan konsumen. !isiko fisik produk mengancam kesejahteraan atau kesehatan fisik pengguna atau orang lain 8. !isiko social produk menimbulkan rasa malu dari orang lain <.menunda.. konsumen mencari manfaat tertentu dari solusi produk Ketiga. !isiko psikologis .atau . Konsumen dapat menilai banyak resiko dalam membeli dan mengkonsumsi sebuah produk* 5..

ika kinerja memenuhi harapan.ika konsumen puas. .konsumen kecewa.ika kinerja tidak memenuhi harapan.semakin cepat mereka kembali ke pasar untuk membelinya lagi. Perilaku pasca pembelian & Kepuasan pasca pembelian Kepuasan merupakan fungsi kedekatan antara harapan dan kinerja anggapan produk.ia mungkin ingin membeli produk itu kembali. /eori lain en ang pengam#ilan kepu usan konsumen 5.produk mempengaruhi kesehatan jiwa pengguna =. . Pelanggan yang puas cenderung mengatakan hal&hal baik tentang merek produk kepada orang lain & Penggunaan dan penyingkiran pasca pembelian juga harus mengamati bagaimana pembeli mengunakan dan Pemasar menyingkirkan produk.konsumen puas & (indakan pasca pembelian . Sebaliknya. !isiko waktu kegagalan produk menghasilkan biaya peluang untuk menemukan produk memuaskan lainnya <. Pendorong kunci frekuensi penjualan adalah tingkat konsumsi produk semakin cepat pembeli membeli mengkonsumsi sebuah produk. (ingkat keterlibatan konsumen .

euristic dan bias keputusan "hli teori keputusan berdasarkan perilaku berhasil mengidentifikasi berbagai heuristic dan bias dalam pengambilan keputusan konsumen setiap hari. model yang banyak dipakai mengenai formasi dan perubahan b6 Strategi pemasaran keterlibatan rendah. konsumen sering melakukan banyak peralihan merek 7. banyak produk dibeli dalam kondisi keterlibatan rendah dan ketiadaan sikap perbedaan merek yang signifikan c6 Perilaku pembelian pencari keragaman.Model ekspentasi nilai mengasumsikan tingkat keterlibatan yang tinggi di pihak konsumen. & euristic penjangkaran penyesuaian .berbagai heuristic dan bias itu memainkan peran ketika konsumen memperkirakan kemungkinan hasil atau kejadian di masa depan. a6 Model kemungkinan elaborasi. & euristic representative Konsumen mendasarkan prediksi mereka atas se&represenatif atau semirip apa suatu hasil dengan contoh lain. & euristic ketersediaan Konsumen mendasarkan prediksi mereka berdasarkan kecepatan dan kemudahan dimana satu contoh hasil tertentu muncul ke pikiran mereka.

akuntansi mental adalah kecenderungan untuk mengkategorikan dana atau item nilai meskipun tidak ada basis logis untuk kategorisasi itu. . Menentukan profil proses keputusan pembelian pelanggan Bagaimana pemasar mempelajari tahap&tahap dalam proses pembelian untuk produk mereka.. Secara resmi. mengkategorikan. "kuntansi mental "kuntansi mental mengacu pada cara konsumen mengkodekan. 8. .Konsumen sampai pada penilaian awal dan kemudian menyesuaikannya berdasarkan informasi tambahan. dan mengevaluasi hasil finansial dari pilihan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful