KATA PENGANTAR Tak pernah terlupakan ucapan syukur pada Tuhan yang telah memberkati dan memberi petunjuk

untuk kami sehingga dapat menyelesaikan makalah berjudul INDONESIA TAHUN 1945-1949. Makalah ini tersusun guna memnuhi tugas Sejarah sebagai sarana pembelajaran kelas. Dalam praktik penyusunannya makalah ini tak lepas dari peran beberapa pihak yang sangat dominan. Atas kemancarannya kami ucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Amal Hamzah selaku Guru Sejarah SMAN 1 PATI 2. Teman-teman yang ikut andil dalam pembuatan makalah ini 3. Orangtua yang tak pernah lelah mendukung kami 4. Dan semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu Semoga melalui makalah yang penuh kekurangan ini, pembaca dapat mengambil sepercik manfaat. Bagi para pembaca, kotak saran dan kritik kami selalu terbuka untuk anda yang akan kami jadikan sebagai dinding penghalang yang harus kami daki untuk menggapai pucuk yang terbaik. Pati, September 2013

Tim Penulis

Daftar Isi

Halaman Judul ................................................................................................... i Kata Pengantar ................................................................................................ ii Daftar Isi ......................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .............................................................................. 1 1.1 Latar Belakang ..................................................................................... 1 1.2 Tujuan ................................................................................................... 1 BAB II ISI 2 2.1 Pertempuran Surabaya 2.2 Pertempuran Ambarawa-Magelang 2.3 Pertempuran Medan Area 2.4 Bandung Lautan Api 2.5 Peristiwa Merah Putih di Manado 2.6 Pertempuran Margarana 2.7 Perjanjian Linggarjati 2.8 Agresi Militer Belanda I 2.9 Perjanjian Renville 2.10 Agresi Militer Belanda II 2.11 Pemerintahan Darurat republik Indonesia 2.12 Negara-Negara Boneka Bentukan Belanda 2.13 Perjanjian Roem-Royen 2.14 Konferensi inter Indonesia 2.15 KMB 2.16 Peran PBB 2.17 Kembali ke NKRI 2.18 Pemberontakan PKI Madiun Tahun 1948

....................... Kami memilih judul “INDONESIA TAHUN 1945-1949” karena kami berharap melalui makalah ini................................... Sejarah merupakan masa lalu yang harus dikenang dan dijadikan pengalaman dalam hidup................. 3..........................................2 Saran ..........................1 Kesimpulan ..................................1 Latar Belakang Makalah ini disusun sebagai sarana pembelajaran diskusi kelas.............. Dengan menulis dan mencari sumber-sumber mengenai sejarah.......... khususnya di tahun 1945-1949... .................2 Tujuan Untuk memenuhi tugas mata pelajaran Sejarah...................................... I................................................BAB III PENUTUP .... DAFTAR PUSTAKA ............................ pembaca dapat lebih memahami kejadian-kejadian penting yang terjadi di Indonesia....... pembaca dapat menambah wawasan serta menjadikan sebuah panduan pembelajaran sejarah......... Selain itu........................ maka kami membuat makalah ini........ BAB I PENDAHULUAN I..... 3.. maka akan membuat lebih mudah dan memahaminya.......

Bendera Merah Putih dikibarkan diseluruh pelosok Minahasa hampir selama satu bulan. pasukan NICA melakukan aksi terror di Bandung. Bandung Selatan dikepung oleh para pejuang Bandung. Pertempuran besar dan kecil berlangsung terus di kota Bandung untuk mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia yang baru didirikan. pada tahun 1946. Mereka kemudian melakukan aksi pertempuran dengan membumihanguskan segenap penjuru Bandung selatan. Meninggalkan Bandung yang telah menjadi lautan api. Oleh karena petisi itu. Ia memerintahkan pembentukan badan perjuangan pusat keselamatan rakyat. Pasukan sekutu menduduki wilayah Bandung bagian utara. Sekitar 600 orang pasukan dan pejabat Belanda berhasil ditahan. Bandung terbakar hebat dari batas timur Cicadas sampai batas barat Andir. Dr. Meskipun pihak Indonesia telah mengosongkan Bandung bagian utara.Peristiwa Merah Putih di Manado Peristiwa Merah Putih di Manado. bendungan sungai Cikapundang jebol dan menyebabkan banjir besar dalam kota. Tomohon. Para pemuda tergabung dalam pasukan KNIL Kompeni VII bersama laskar rakyat dari barisan pejuang melakukan perebutan kekuasaan pemerintahan di Manado. yaitu sejak tanggal 14 Februari 1946. Sam Ratulangi diangkat sebagai Gubernur Sulawesi bertugas untuk memperjuangkan keamanan dan kedaulatan rakyat Sulawesi. Masuknya tentara sekutu dimanfaatkan NICA untuk mengembalikan kekuasaannya di Indonesia. Pada tanggal 16 Februari 1946 mereka mengeluarkan surat selebaran yang menyatakan bahwa kekuasaan diseluruh Manado telah berada di tangan Republik Indonesia. Namun semangat juang rakyat dan para pemuda di Bandung tetap berkobar. tapi sekutu menuntut pengosongan sejauh 11 km. dan Minahasa. sedangkan Indonesia memperoleh bagian selatan. Gudang mesiu milik . Bandung Lautan Api Bandung Lautan Api. Dalam petisi itu dinyatakan bahwa seluruh rakyat Sulawesi tidak dapat dipisahkan dari Republik Indonesia. Semetara itu benteng NICA di Dayeuh Kolot. Kemudian muncul pemuda bernama Muhammad Toha yang berjibaku untuk menghacurkan gudang mesiu dengan membawa alat peledak. Sam Ratulangi membuat petisi yang ditandatangani oleh 540 pemuka masyarakat Sulawesi. Menjelang November 1945. Untuk memperkuat kedudukan Republik Indonesia. Akhirnya Bandung dibagi menjadi dua bagian. Dalam situasi yang memanas tersebut. para pemimpin dan pemuda menyusun pasukan keamanan dengan nama Pasukan Pemuda Indonesia yang dipimpin oleh Mayor Waisan. Sam Ratulangi ditangkap dan dibuang ke Serui (Irian Barat dan sekarang Papua). Satu jiwa penduduknya mengungsi ke luar kota pada tanggal 23 dan 24 Maret 1946. Hal itu menyebabkan rakyat Bandung marah. Untuk meredakan ketegangan diadakan perundingan antara pihak RI dengan sekutu/NICA.Pasukan sekutu Inggris memasuki kota Bandung sejak pertengahan Oktober 1945. Dr.Peristiwa Merah Putih terjadi tanggal 14 Februari di Manado.

Penolakan itu terlihat dari surat balasannya kepada Belanda. I Gusti Ngurah Rai terus berusha untuk mempersatukan kembali pasukannya. pada tanggal 18 November 1946. pimpinan laskar Bali. Belanda harus angkat kaki dari Pulau Bali” berhasil menghimpun dan mempersatukan kembali pasukannya. Sejarah Pertempuran Margarana (20 November 1946) Pada tanggal 2 dan 3 Maret 1946. melainkan dengan cara diplomasi. Sejarah Perjanjian Linggarjati Perlawanan hebat dari rakyat dan para pemuda Indonesia. Ngurah Rai menyatakan bahwa “Bali bukan tempat ntuk perundingan dan perundingan merupakan hak dari pemimpin kami di pusat”.H. Pada bulan Oktober 1945. Ngurah Rai bersama pasukannya melakukan serangan terhadap markas Belanda yang ada di kota Tabanan. Oleh karena mengalami kekalahan pada tanggal 20 November 1946 Belanda mengerahlkan seluruh kekuatannya yanga da di pualu Bali dan Lombok untuk mengepung Bali.NICA itu hancur dan Toha gugur dalam menunaikan tugasnya. Diikuti oleh tokoh-tokoh yang Pro terhadap Belanda. Usaha merintis perundingan itu dilaksanakan oleh Letnan Jendral Sir Phillip Christison.J. lebih kurang 2000 tentara Belanda mendarat di pulau Bali. selalu diperingati sebagai Hari Pahlawan Margarana oleh rakyat Bali. Perang itu lebih dikenal dengan perang puputan Margarana. Ketika kembali dari Yogyakarta I Gusti Ngurah Rai menemukan pasukannya porak poranda akibat serangan yang dilakukan oleh pasukan Belanda. Ngurah Rai menyerukan perang puputan (perang habis-habisan). Setelah kemenangan itu. Dalam peperangan itu pasukan Ngurah Rai mengalami kemenangan. Apabila menginginkan Bali tetap aman dan damai. Ngurah Rai juga menyatakan bahwa “Pulau Bali bergejolak karena kedatangan Pasukan Belanda. I Gusti Ngurah Rai beserta pasukannya gugur dalam perang itu. Setiap tahun yaitu pada tanggal 20 November . sementara Belanda terus membujuk Ngurah Rai agar mau bekerja sama dengan pihak Belanda. Namun ajakan itu ditolaknya. Pasukan Ngurah Rai mundur kea rah utara dan memusatkan markas perjuangannya di desa Margarana. Van Mook. karena masing-masing pihak berpegang pada pendiriannya. Peristiwa itu difilmkan dengan judul Toha Pahlawan Bandung Selatan. Ketika Belanda mendarat di Pulau Bali . Dareh Margarana diserang dengan tiba-tiba sehingga terjadi pertempuran sengit. Usaha Christison mengalami kegagalan. Perundingan diadakan kembali pada tanggal 10 November 1946. Disamping itu. Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai. untuk mempertahankan kemerdekaan menyebabkan Inggris menarik suatu kesimpulan bahwa sengketa antara Indonesia dengan Belanda tidak dapat mungkin diselesaikan dengan kekuatan senjata. Dalam pertempuran itu. Panglima AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies). dengan jalan mempertemukan Presiden Indonesia dengan Wakil Gubernur Jendra Hindia Belanda Dr. Pemerintah Inggris mengirim Sir Archibald Clark . sedang menghadap ke markas tertinggi TKR di Yogyakarta.

Insiden pertama terjadi tanggal 13 Oktober 1945 di Jalan Bali. Sehari setelah mendarat. pasukan sekutu dibawah pimpinan Brigadir Jendral T. Pemerintah Belanda hanya bersedia mengakui de facto trhadap daerah Jawa dan Madura saja.Kerr sebagai duta istimewa ke Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia dan Belanda bersama-sama membentuk negara federasi bernama Negara Indonesia Serikat b. Sementara itu. pemerintah Belanda menolak konsesi itu. Dalam perundingan itu pemerintah Belanda menginginkan pemerintah Indonesia menjadi negara persemakmuran (Commonwealth) melalui masa peralihan 10 tahun. Insiden itu berawal dari ulah penghuni hotel yang merampas dan . Islam dan sekuler yang tergabung dalam Gerakan Benteng Republik Indonesia. Untuk menyelesaikan pertikaian Indonesia-Belanda. seperti hotel de Boer. Kelompok itu langsung dibentuk menjadi Medan Batalyon KNIL.E. Setelah naskah ditandatangani. Grand Hotel. Dengan adanya kekuatan itu. Negara Indonesia Serikat tetap terikat dalam ikatan kerjasama dengan kerajaan Belanda. Hasan. Namun Indonesia menginginkan negara yang berdaulat penuh atas wilayah bekas jajahan Hindia Belanda. Tim RAPWI mendatangi kamp-kamp tawanan yang ada di Medan atas persetujuan Gubernur M. muncul pro kontra di masyarakat mengenai hasil perundingan tersebut. Medan. Golongan yang pro adalah golongan-golongan yang mendukung pemerintah. Pihak Indonesia dipimpin oleh dr. Namun dengan menambah suara dalam KNIP. Kelly mendarat di Sumatera Utara yang diikuti oleh pasukan NICA. Selanjutnya mereka ditempatkan di Binjai. Dalam perundingan itu. Perundingan dilanjutkan di negeri Belanda. seperti golongan sosialis yang tergabung dalam sayap kiri. usulan pemerintah Belanda agar wilayah Indonesia tetap berada di bawah naungan kerajaan Belanda ditolak oleh pemerintah epublik Indonesia. pemerintah Republik Indonesia berhasil mendapat dukungan KNIP. Sejarah Pertempuran Medan Area Pada tanggal 9 November 1945. Sebaliknya golongan yang kontra adalah golongan nasionalis. Belanda menolak usul yang diajukan Clark Kerr tentang pengakuan kedaulatan secara de facto yang terdiri atas Sumatera dan Jawa.D. Untuk itu pemerintah Republik Indonesia bersedia membayar semua utang pemerintah Hindia Belanda pada tanggal 6 Maret 1942. di kota Hooge Veluwe bulan April 1946. Jendral Soedirman dan Jendral Oerip Soemohardjo. Pemerintah Republik Indonesia di Sumatera Utara memperkenankan mereka untuk menempati beberapa hotel yang terdapat di kota Medan. Tanjung Lapangan. ternyata bekas tawanan menjadi arogan dan sewenangwenang sehingga memancing munculnya insiden. Hotel Astoria dan hotel-hotel lainnya. maka pada tanggal 10 November 1946 diadakan perundingan di Linggarjati. Sudarsono. Maka pada tanggal 25 Maret 1947 pihak Indonesia menyetujui perjanjian Linggarjati. dengan wadah Uni Indonesia-Belanda yang diketuai oleh Ratu Belanda. Namun. Isi persetujuan Linggarjati antara lain: a. Inggris mengirim Lord Killearn sebagai penengah setelah komisi genjatan senjata terbentuk.

Selanjutnya diadakan pemanggilan bekas Giyugun dan Heiho ke Sumater Timur. Akan tetapi kedatangan pasukan sekutu Inggris diikuti oleh orang-orang NICA yang kemudian mempersenjatai bekas tawanan itu. Gubernur. Aksi tersebut tentu saja mendapat perlawanan yang sengit dari pemuda Medan. Masyumi mempunyai laskar Hisbullah dan Parkindo mendirikan pemuda Parkindo. Pada tanggal 10 Agustus 1946. Pada tanggal 26 Oktober 1945 terjadi insiden di kota . Pihak Republik Indonesia memperkenankan mereka masuk ke wilayah RI untuk mengurus masalah tawanan perang bangsa Belanda yang berada di penjara Ambarwa dan Magelang. diselenggarakan pertemuan di Tebibg Tinggi antara para komando yang berjuang di Medan yang memutuskan dibentuknya satu komando yang bernama Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Setelah dikeluarkannya Maklumat Pemerintah tentang terbentuknya partai-partai politik pada bulan November 1945. Dampak dari insiden itu menjalar ke beberapa kota lain seperti Peatang Siantar.ED. pihak sekutu Inggris memasang papanpapan yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area di daerah-daerah pinggiran kota Medan. Disamping TKR .E. Tiap sektor berkekuatan satu batalyon. PNI memiliki laskar yang bernama Nasional Pelopor Indonesia (Napindo). terbentuk juga badan-badan perjuangan yang sejak tanggal 15 Oktober 1945 menjadi Pemuda Republik Indonesia Sumatera Timur dan kemudian berganti nama menjadi Pesindo. Inggris bersama NICA melakukan aksi terhadap unsur-unsur Republik Indonesia di Medan. Bahakan pada tanggal 10 Desember 1945. Sejarah Pertempuran Ambarawa – Magelang Pertempuran di Ambarawa terjadi pada tanggal 20 November 1945 dan berakhir pada tanggal 15 Desember 1945. Pertempuran itu terjadi antara pasukan TKR bersama rakyat Indonesia melawan pasukkan sekutu Inggris. Sementara itu pada tanggal 1 Desember 1945. Kelly kembali mengancam para pemuda agar menyerahkan senjata yang mereka miliki dan jika tidak akan ditembak mati. Sejak saat itu nama Medan Area menjadi terkenal. Trepes. Pada bulan April 1946 tentara sekutu Inggris sudah mulai mendesak Pemerintah Republik Indonesia di Medan. dan tiap sektor dibagi atas empat subsector. Akibatnya hotel itu diserang dan dirusak oleh kalangan pemuda. di Sumatera dibentuk lascar-laskar partai.menginjak-injak lencana Merah Putih. Komando Resimen itu terdiri atas empat sektor. Dengan terjadinya peristiwa seperti itu. Brigadir Jendral T. Dibawah komando itulah mereka meneruskan perjuangannya. Markas Besar Divisi TKR dan Walikota pindah ke Pematang Siantar. mereka berusaha menghancurkan konsentrasi TKR di trepes. PKI mempunyai Barisan Merah. Markas komando Resimen berkedudukan du Sudi Mengerti. Peristiwa itu berlatar belakang insiden di Magelang sesudah mendaratnya Brigade Artileri dari divisi India ke-23 di Semarang pada atanggal 20 Oktober 1945. dan Brastagi. Inggris pun kahirnya menduduki kota Medan. dibentuk TKR Sumatera Timur dengan pemimpinnya Achmad Tahir. Pada tanggal 10 Oktober 1945.

Jalan Ambarawa – Magelang terbuka sebagai jalur lalu lintas Indonesia – Sekutu 3. sehingga membentuk garis medan sepanjang rel kereta api dan membelah kota Ambarawa. Walaupun demikian. Pasukan TKR bersama dengan pasukan pemuda dari Boyolali. Kartsura bertahan di kuburan Belanda. tanggal 22 November 1945 pertempuran berkobar didalam kota dan pasukan sekutu melakukan pengeboman terhadap kampung-kampung yang berada di sekitar Ambarawa. Insiden itu berhenti setelah presiden Soekarno dan Brigadir Jendral Bethell datang ke Magelang tanggal 2 November 1945. Rapat itu menghasilkan pembentukan komando yang disebut Markas Pimpinan Pertempuran dan bertempat di Magelang. Pada tanggal 20 November 1945 di Ambarawa pecah pertempuran antara pasukan TKR dibawah pimpinan Mayor Sumarto dan tentara Sekutu. yaitu sektor utara. Dengan bantuan resimen kedua yang dipimpin oleh M Sarbini. Pihak sekutu ternyata mengingkari janjinya. dari arah Magelang pasukan TKR dari divisi V/Purwokerto dibawah pimpinan Imam Androngi melakukan serangan fajar pada tanggal 21 November 1945 dan berhasil menduduki desa Pingit dan merebut desa-desa sekitarnya yang sebelumnya diduduki sekutu. Naskah persetujuan itu diantaranya berisi: 1. Sekutu tidak akan mengakui aktivitas NICA dalam badan-badan yang berada di bawahnya. dan sektor timur. Ambarawa dibagi atas empat sektor. Pada tanggal 21 November 1945. Sejak saat itu. pasukan mundur ke Bendano. pasukan musuh mencoba mematahkan pengepungan dengan mengancam kedudukan pasukan dari belakang dengan tank-tanknya. pasukan sekutu yang berada di Magelang ditarik ke Ambarawa. Pihak sekutu tetap akan menempatkan pasukannya di Magelang untuk melindungi dan mengurus evakuasi APWI (Allied Prisoners War And Interneers atau tawanan perang dan interniran sekutu). Mereka mengadakan gencatan senjata dan memperoleh kata sepakat yang dituangkan dalam 12 pasal. sektor selatan. Jumlah pasukan sekutu dibatasi sesuai dengan keperluan itu. Situasi pertempuran menguntungkan . Sementara itu. sektor barat. Batalyon dari Yogyakarta. yaitu Batalyon 10 Divisi III dibawah pimpinan mayor Soeharto. Salatiga. Musuh akhirnya terkepung. Para komandan pasukan kemudian mengadakan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kolonel Holland Iskandar. Batalyon 8 dibawah pimpinan Mayor Sardjono dan Batalyon Sugeng. Namun. pimpinan pasukan TKR dari Purwokerto yaitu Letnan Kolonel Isdimin gugur dan digantikan oleh Kolonel Soedirman. Batalyon Imam Androngi meneruskan gerakan pengejarannya disusul 3 batalyon dari Yogyakarta. Pada tanggal 26 November 1945.Magelang yang berkembang menjadi pertempuran pasukan TKR dengan pasukan gabungan sekutu Inggris dan NICA. Untuk menghindari jatuhnya korban. gerakan musuh berhasil ditahan di desa Jambu. 2.

Adapun keberadaan badan-badan perjuangan dapat menjadi tenaga cadangan.Pertempuran di Surabaya melawan pasukan sekutu tidak lepas kaitannya dengan peristiwa yang mendahuluinya. Apabila musuh menguasai Ambarawa mereka dapat mengancam tiga kota utama di Jawa Tengah yaitu Surakarta. Pada tanggal 12 Desember 1945 dini hari.M. Namun. Disetujuinya kerja sama antara kedua belah pihak untuk menjamin keamanan dan ketentraman. Magelang.W. Akan segera dibentuk kontak biro sehingga kerjasama dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya. Inggris berjanji bahwa di antara mereka tidak terdapat angkatan perang Belanda. Pasukan sekutu Inggris terusir dari Banyubiru pada tanggal 5 Desember 1945. Kota Ambarawa dikepung selama empat hari empat malam. pada tanggal 25 Oktober 1945. Pertempuran di Ambarawa ini mempunyai arti penting karena letaknya yang sangat strategis. Mallaby mendarat di Surabaya. pasukan TKR bergerak menuju sasaran masing-masing. Sejarah Pertempuran Surabaya (10 November 1945) Sejarah Pertempuran Surabaya (10 November 1945). . Pada tanggal 11 Desember 1945. Setelah diadakan pertemuan antara wakil-wakil pemerintah RI dengan Brigadir Jendral A. Brigade Jendral A. Dengan tujuan melucuti serdadu Jepang dan menyelamatkan para interniran Sekutu. Dalam waktu setngah jam pasukan TKR berhasil mengepung musuh didalam kota. b. Kolonel Soedirman mengambil prakarsa untuk mengumpulkan masing-masing komandan sektor. Pertahanan musuh yang terkuat diperkirakan berada di Benteng Willem yang terletak di tengah-tengah kota Ambawara. Serangan direncanakan pada tanggal 12 Desember 1945 pukul 04. Soerjo untuk membicarakan maksud kedatangan mereka. yang merupakan garis pertahanan terdepan. Perebutan kekuasaan dan senjata yang dilakukan oleh para pemuda berubah menjadi situasi revolusi yang konfrontatif antara pihak Indonesia dengan sekutu. dengan maksud mempersenjatai diri dan mempertahankan kemerdekaan dari ancaman bangsa asing. dan terutama Yogyakarta yang menjadi pusat kedudukan markas tertinggi TKR. yaitu usaha perebutan kekuasaan dan senjata dari tangan Jepang yang dimulai sejak tanggal 2 September 1945. Pemimpin pasukan sekutu menemui Gubernur Jawa Timur R. Mallaby berhasil mencapai suatu kesepakatan yaitu: a. Pemerintah mendukung tindakan-tindakan yang dilakukan para pemuda.30 dipimpin oleh masing-masing komandan yang akan melakukan serangan secara mendadak dari semua sektor.S. musuh meninggalkan Ambarawa dan mundur ke Semarang.W. c. Pada tanggal 15 Desember 1945.pasukan TKR. Para pemuda sebelumnya sudah berhasil memiliki senjata dengan cara merampas dari tentara jepang yang telah dinyatakan kalah perang. Akhirnya colonel Soedirman mengambil suatu kesimpulan bahwa pasukan musuh telah terjepit dan untuk itu perlu dilaksanakan serangan terakhir.S.

Pada tanggal 26 Oktober 1945 malam harinya satu peleton pasukan Field Security Section di bawah pimpinan Kapten Shaw melakukan penyerangan ke penjara kalisosok untuk membebaskan Kolonel Huiyer (seorang Kolonel Angkatan Laut Belanda) bersama kawan-kawannya.S Mallaby berhasil ditawan oleh para pemuda Indonesia. Kontak senjata itu meluas.W.W. pada tempat yang telah ditentukan dan membawa bendera Merah Putih dengan diletakkan diatas tanah pada jarak seratus meter dari tempat berdiri. Akan tetapi setelah Bung Karno. terjadi kontak senjata yang pertama antara Indonesia dengan pasukan Inggris. Sikap itu menghilangkan kepercayaan pemeritah Republik Indonesia terhadap pihak Ingris. lalu mengangkat tangan tanda menyerah. Pemimpin pasukan sekutu Brigadir A. Kantor Pos Besar. Pada tanggal 27 Oktober 1945. Tindakan Inggris dilanjutkan dengan melakukan pendudukan terhadap pangkalan Udara Tanjung Perak. Ia bahkan berpendirian bahwa sekalipun sudah terdapat perjanjian dengan pemerintah Republik Indonesia. Komandan pasukan sekutu menghubungi Presiden Soekarno untuk mendamaikan perselisihan antara bangsa Indonesia dengan pasukan sekutu Inggris di Surabaya.000 orang anak buahnya mendarat di Surabaya. dan udara. tetapi ia kana melaksanakan tindakan sesuai dengan isi pamflet-pamflet tersebut. laut. beserta Hawthorn kembali ke Jakarta.d. Perdamaian berhasil dicapai dan ditandatangani oleh kedua belah pihak. seperti kamp-kamp tawananan perang. Brigadir Jendral Mallaby mengaku tidak tahu menahu soal pamflet-pemflet tersebut.” . sehingga terjadi pertempuran pada tanggal 28. Melihat kenyataan seperti itu.semua pemimpin bangsa Indonesia dari semua pihak di kota Surabaya harus datang selambat-lambatnya tanggal 10 November 1945 pukul 06. Pihak Republik Indonesia akhirnya memperkenankan tentara Inggris memasuki kota dengan suatu syarat bahwa hanya obyek-obyek yang sesuai dengan tugasnya saja yang dapat diduduki. pasukan sekutu dapat dipukul mundur dan bahkan hamper dapat dihancurkan oleh pasukan Indonesia. Pada tanggal 30 Oktober 1945. Inggris hanya akan melucuti senjata Jepang saja. Pada tanggal 27 Oktober 1945 pukul 11. Bung Hatta.00 pagi. pihak Inggris mengingkari janjinya. Tanggal 9 November 1945. apabila orang-orrang Indonesia tidak menaati ultimatum itu.. 29. pertempuran tidak dapat dielakkan lagi dan menyebabkan terbunuhnya Brigadir Jendral A. Mallaby. dan 30 Oktober 1945. Inggris mengeluarkan Ultimatum yang berisi ancaman bahwa pihak Inggris akan menggempur Surabaya dari darat. Bung Karno. Dalam pertempuran itu. Inggris juga mengeluarkan instruksi yang isinya: “…. Namun dalam perkembangan selanjutnya. Pasukan Inggris kemudian mendatangkan bala bantuan dari divisi V dipimpin Mayor Jendral Mansergh dengan 24.S.00 pesawat terbang Inggris menyebarkan pamflet-pamflet yang berisi petintah agar rakyat Surabaya pada khususnya dan Jawa Timur pada Umumnya untuk menyerahkan senjata yang dirampas dari tangan Jepang. Gedung Internatio dan obyek-obyek vital lainnya. Bung Hatta. dan Amir Syarifuddin datang ke Surabaya Untuk mendamaikan perselisihan itu. dan Amir Syarifuddin.

mengundang Indonesia dan Belanda untuk berunding di Hooge Veluwe. Pada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran yang sangat dahsyat. Belanda harus meninggalkan wilayah RI paling lambat tanggal 1 Januari 1949. contohnya beberapa partai seperti Partai Masyumi. oleh sebab itu. Pada tanggal 20 Juli 1947. Dalam bentuk RIS Indonesia harus tergabung dalam Commonwealth /Persemakmuran Indonesia-Belanda dengan mahkota negeri Belanda sebagai kepala uni. Partai Rakyat Indonesia. Sir Archibald Clark Kerr. dan Partai Rakyat Jelata. van Mook akhirnya menyatakan bahwa Belanda tidak terikat lagi . Gubernur Jendral H. PNI.J. Sumatera dan Madura. Untuk menyelesaikan permasalahan ini. namun perundingan tersebut gagal karena Indonesia meminta Belanda mengakui kedaulatannya atas Jawa. Hasil perundingan terdiri dari 17 pasal yang antara lain berisi: Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia. Jalannya perundingan Dalam perundingan ini Indonesia diwakili oleh Sutan Syahrir. pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden No. namun Belanda hanya mau mengakui Indonesia atas Jawa dan Madura saja. van Mook. Sumatera dan Madura. Perjanjian Linggarjati Masuknya AFNEI yang diboncengi NICA ke Indonesia karena Jepang menetapkan status quo di Indonesia menyebabkan terjadinya konflik antara Indonesia dengan Belanda. dimana bertujuan menambah anggota Komite Nasional Indonesia Pusat agar pemerintah mendapat suara untuk mendukung perundingan linggarjati. Pihak Belanda dan Indonesia Sepakat membentuk negara RIS. yaitu Jawa. Belanda diwakili oleh tim yang disebut Komisi Jendral dan dipimpin oleh Wim Schermerhorn dengan anggota H. diplomat Inggris.J. Perjanjian Linggarjati menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat Indonesia. dan Lord Killearn dari Inggris bertindak sebagai mediator dalam perundingan ini. selain itu pemerintah Inggris menjadi penanggung jawab untuk menyelesaikan konflik politik dan militer di Asia. Pelanggaran Perjanjian Pelaksanaan hasil perundingan ini tidak berjalan mulus. seperti contohnya Peristiwa 10 November. Partai-partai tersebut menyatakan bahwa perjanjian itu adalah bukti lemahnya pemerintahan Indonesia untuk mempertahankan kedaulatan negara Indonesia.Ultimatum itu ternyata tidak ditaati. 6/1946.

-pelabuhan penting berhasil dikuasai sehingga hubungan keluar sangat sulit. Hasil yang dicapai sebagai aksi tersebut. I dengan organisasi dan peralatan yang sederhana tidak mampu menahan pukulan musuh yang serba modern. meletuslah Agresi Militer Belanda I. Sementara itu pihak Republik Indonesia beranggapan bahwa dirinya adalah sebuah Negara merdeka yang berdaulat penuh. Belanda yang ingin kembali menguasai wilayah Indonesia terus melakukan tindakantindakan untuk merebut kembali wilayah-wilayah Indonesia. Ketengangan semakin memuncak. Pihak Belanda beranggapan bahwa Republik Indonesia berkedudukan sebagai Negara persemakmurannya. 00. dikuasai. Tanggal 27 Mei 1947 Belanda menyampaikan nota/ ultimatum kepada Pemerintah RI yang harus dijawab dalam waktu 14 hari (2 minggu). bangsa Indonesia berjuang untuk merebut kembali wilayah-wilayahnya baik melalui perjuangan bersenjata maupun melalui jalan perundingan. hingga akhirnya Belanda tanggal 20 Juli 1947 mengumumkan bahwa tidak terikat lagi terhadap perjanjian Linggarjati sehingga Belanda pada tanggal 21 Juli 1947 pukul. Bukan berarti kekuatan TNI bisa dihancurkan sebab Tni masih terus dapat bertahan denagn perlawanan gerilyanya di desa-desa. Belanda secara terangterangan melanggar gencatan senjata.00 WIB melakukan aksi Agresi Militer Belanda. Hal ini merupakan akibat dari perbedaan penafsiran antara Indonesia dan Belanda. Belanda berpendapat bahwa kedaulatan RI berada di bawah Belanda sehingga RI tidak boleh melakukan hubungan diplomasi dengan negara lain. Tujuan dilakukan Agresi Militer Belanda I adalah sebagai berikut.dengan perjanjian ini. dan pada tanggal 21 Juli 1947. Wilayah Indonesia berhasil dipecah-pecah oleh Belanda. . Oleh karena itu. AGRESI MILITER BELANDA I Latar Belakang Agresi Militer Belanda I : Perbedaan pendapat dan penafsiran yang semakin memuncak mengenai ketentuanketentuan persetujuan Linggarjati.

Ophuyzen. Dengan melalui proses yang sangat panjang akhirnya perjanjian pun ditetapkan pada tanggal 17 Januari 1948. Salim. Mr. dr Tjoa Siek len. Merebut pusat penghasilan makanan dan bahan eksport (tujuan ekonomi) Menghancurkan TNI (tujuan militer) Agresi Militer Belanda yang dilakukan kepada Indonesia menarik perhatian dunia internasional yang menyebabkan PBB ikut turun tangan untuk mengentikan agresi militer Belanda. Indonesia dan Belanda dipersilahkan memilih setiap perwakilan untuk KTN ini. Mr. Ai Sastroamidjojo. Mr.L. Tengku Zulkarnaen. Tempat ini dipilih oleh Indonesia dan Belanda karena dianggap sebagai tempat yang netral. . dan kedua negara KTN ini meminta Amerika Serikat. Dr. Delegasi yang dikirim Indonesia untuk perjanjian ini adalah. 2. Mr. H. Mr. H. A. van Vredenburgh. Sutan Sjahrir. Belgia oleh Paul van Zeenland dan Amerika Serikat oleh Dr. 3.A. Mr. Republik Indonesia Serikat mempunyai kedudukan yang sejajar dengan negara Belanda dalam uni Indonesia-Belanda. Untuk hal ini kemudian Dewan keamanan PBB membentuk komisi yang dinamakan Komisi Tiga Negara. Adapun isi dari perjanjian itu adalah: 1. dan dua anggota cadangan yaitu Ir. Mengepung ibu kota dan menghancurkan kedaulatan Republik Indonesia (tujuan politik) 2. Abdul Kadir Widjojoatmojo. Perjanjian ini juga terjadi atas desakan dari dewan keamanan PBB yang mendesak agar dihentikannya konflik tembak menembak antara Indonesia dan Belanda. Masjarie. Ch.A. Baud. P. Th. Dr. Australia sendiri diwakili oleh Richard Kirby. Soumokil. Perjanjian ini terjadi di sebuah kapal Amerika yang bernama Renville yang perundingannya dimulai pada tanggal 8 Desember 1947 sampai dengan 17 Januari 1948. Djuanda dan Setiadjit yang disertakan dengan 32 penasihat. Komisi ini bertugas untuk mencari dan meminta pendapat dari Indonesia dan Belanda untuk menyelesaikan sengketanya. Sedangkan delegasi Belanda dipimpin oleh R. Amir Sjarifuddin. (KTN) sejak agustus 1947. Frank Graham. lalu pada tanggal 8 Desember 1947 sampai dengan 17 Januari 1948 diadakanlah perjanjian Renville.1. Pemerintah Indonesia meminta Indonesia Australia menjadi anggota komisi. dan A. Belanda tetap berdaulat atas seluruh wilayah Indonesia samapi kedaulatan Indonesia diserahkan kepada Republik Indonesia Serikat yang segera terbentuk. Adjie Pangeran Kartanegara. Thio Tjiong. Mr. sementara Belanda meminta Belgia. Perjanjian Renville ini terjadi di atas kapal Amerika yang berlabuh di Teluk Jakarta.H. R.J. PERJANJIAN RENVILLE Perjanjian Renville merupakan perjanjian yang terjadi guna untuk menghentikan Agresi Militer Belanda I. Koets. Nasrun.

Sebelum RIS terbentuk. yaitu ibu kota Yogyakarta. memang merupakan operasi militer yang sukses. Hanya dalam waktu 25 menit. . Penyerangan terhadap Lapangan Udara Maguwo. ada 150 personel TNI yang menjaga Lapangan Udara Maguwo. yaitu Yogyakarta. Pasukan Belanda yang melaksanakan Operasi Gagak atau Agresi Militer Belanda II 19 Desember 1948 adalah gabungan dari personel KL (Koninlijk Leger/Tentara Kerajaan Belanda) dan KNIL (Koninlijk Nederlandsche Indische Leger/Tentara Kerajaan Hindia Belanda). sebelah timur kota Yogyakarta).3. Pangkalan hanya dijaga oleh satu kompi TNI bersenjata lengkap. Karena perencanaan yang sangat matang dan pelaksanaan yang sempurna. Dari kelima butir isi peresetujuan Renvile. Secara keseluruhan. Senjata berat. yang mengawali seluruh peperangan selama Agresi Militer Belanda II 19 Desember 1948. sementara TNI kehilangan 128 personel. Pertahanan Lapangan Udara tersebut dapat dikatakan tidak ada. yang juga memimpin Agresi Militer Belanda I pada 1947. dimulai dari Lapangan Terbang Maguwo (kini Bandar Udara Adisutjipto. KST tak kehilangan satu pun personelnya dalam fase awal Agresi Militer Belanda II 19 Desember 1948 ini. Republik Indonesia akan menjadi negara bagian dari RIS 4. Spoor. dan wilayah-wilayah RI yang lain baik di Pulau Jawa maupun Pulau Sumatera. 5. namun mereka bukan tandingan bagi serangan gabungan pasukan terjun payung yang terlatih dan skuadron pesawat pembom yang canggih. semua sedang rusak. pertempuran telah selesai. Sasaran utamanya adalah ibu kota Republik Indonesia pada saat itu. bahwa perjanjian Renville itu jauh lebih buruk bagi Republik Indonesia dibandingkan dengan perjanjian Linggarjati yang sudah buruk dan melecahkan kemerdekaan Indonesia. maka sangat jelas.7. Seluruh anggota pasukan ini selamat. Belanda dapat menyerahkan sebagain kekuasaannya kepada pemerintahan federal sementara. yang tidak banyak jumlahnya. Pasukan pertama yang menyerbu Lapangan Udara Maguwo terdiri dari 432 anggota pasukan KST. Hanya terdapat beberapa pucuk senapan dan sebuah senapan anti pesawat kaliber 12. AGRESI MILITER BELANDA II Pihak Belanda menyebut gerakan ofensif dalam Agresi Militer Belanda II 19 Desember 1948 sebagai Operasi Kraai atau Operasi Gagak. Penyerbuan ke target utama Agresi Militer Belanda II 19 Desember 1948. operasi ini sering dianggap sebagai salah satu operasi militer paling berhasil di dunia. Pemegang komando militer tertinggi pasukan Belanda adalah Jenderal Simon M. Akan diadakan plebisit untuk menentukan kedudukan politik rakyat Indonesia dalam RIS dan Pemilu untuk membentuk dewan konstituante RIS.

00 Pagi Yogyakarta Ibukota RI diserang Belanda.00 sore di Bukittinggi terbentuklah Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dengan ketua Mr. Dua jam kemudian. Panglima Besar Jenderal Soedirman mengeluarkan Perintah Kilat yang segera disebarkan kepada seluruh personel TNI untuk melakukan gerilya PEMERINTAH DARURAT REPUBLIK INDONESIA (PDRI) Tanggal 19 Desember 1948 Jam 06. Presiden dan Wakil Presiden mengirimkan kawat kepada Mr.A. satu jam kemudian 07. dipimpin Kolonel D. Dua jam berikutnya. Jam 09. Sebelum tertangkap. Tanggal . Grup Tempur M. Tanggal 22 Desember 1948 jam 04. dan bersamaan waktunya Jenderal Sudirman pun sampai di Yogyakarta.00 pagi itu pula Syafruddin bersama Tgk. Sukarno-Hatta dari pengasingan Bangka menugaskan Mr. dr Halim dan Agus Yaman diutus oleh Sukarno-Hatta untuk mengadakan perundingan dengan delegasi Syafruddin (PDRI) Akhirnya jam 04. seluruh personel KST telah mendarat. Ketua Tgk.10. Leimena. Moh.00 Sukarno-Hatta memimping sidang kabinet memutuskan memberikan mandat kepada Syafruddin Prawiranegara.Pukul 07. 7 Mei 1949 lahir Roem-Royen statement. Seluruh kekuatan Belanda yang telah dipersiapkan untuk Agresi Militer Belanda II 19 Desember 1948 pun mulai menyerbu Yogyakarta. Presiden Soekarno.Moh.00 Pagi Bukittinggi di Sumatera yang disebut-sebut sebagai Ibukota RI kedua diserang Belanda pula. Ibu kota Yogyakarta jatuh dengan mudah. Hasan dkk mengadakan perundingan dan karena keadaan genting dilanjutkan sore harinya. Tanggal 10 juliSjafruddin dan rombongan Sampai di Yogyakarta. Kawat tersebut berisi perintah untuk membentuk sebuah pemerintahan darurat apabila Presiden dan Wakil Presiden tertawan musuh. van Langen).00 menjelang subuh baru sjafruddin menaytakan bersedia ikut kembali ke Yogyakarta untuk menyerahkan kembali mandat PDRI. Tanggal 19 Desember 1948 Jam 18. Lapangan Udara Maguwo sepenuhnya dikuasai pasukan Belanda. Tanggal 8 juli 1949 Sjfruddin dan Natsir beserta rombongan meninggalkan Padang Jopang menuju Yogyakarta. Hasan. Tanggal 6 Juli 1949 Delegasi Natsir beranggotakan Dr. terdiri dari 2600 personel (termasuk dua batalyon dari Brigade T yang bersenjata berat. Tanggal 14 April 1949 ditengah tengah suasana perang gerilya. Menteri Kemakmuran yang berada di Sumatera untuk membentuk Pemerintah Republik Darurat di Sumatera.Roem untuk mengadakan perundignan dengan Van Royen dari pihak Belanda.30 shubuh di Halaban Payakumbuh diumumkan terbentuknya PDRI tsb lengkap dengan susunan kabinetnya. Jam 09.Muh. Satu jam kemudian Sukarno-Hatta ditawan Belandan dan dibuang ke Pulau Bangka.R. Syarifuddin Prawiranegara yang sedang berada di Sumatera. Syafruddin Prwiranegara dan wk. Wakil Presiden Mohammad Hatta dan beberapa menteri ditawan dan diasingkan Belanda.

Berakhirlah tugas perjuangan PDRI. Di dalam BFO terhimpun negaranegara boneka ciptaan Belanda. Untuk menanamkan kembali kekuasaannya di Indonesia. Mansur 3. Negara boneka secara harfiah berarti negara di mana pemerintahannya dapat disamakan seperti boneka yang dimainkan oleh pemerintah negara lainnya sebagai dalang. Setiap negara bagian atau negara boneka yang diciptakan Belanda tersebut dipimpin oleh seorang yang ditunjuk oleh Belanda. Sjafruddin Prawinegara.13 Juli 1949 dalam satu sidang kabinet khusus. Negara Indonesia Timur Berdiri : Desember 1946 Wilayah : Timur Selat Makasar dan Selat Bali Pemimpin : Tjokorda Gede Raka Sukawati 2. Tujuannya adalah untuk mengepung kedudukan pemerintahan Republik Indonesia atau mempersempit wilayah kekuasaan Republik Indonesia. Negara-negara Boneka Bentukan Belanda Negara boneka adalah negara yang secara resmi merdeka dan diakui kedaulatannya namun secara de-facto berada di bawah kontrol negara lainnya. Negara Sumatera Timur Berdiri : 25 Desember 1945 (diresmikan pada tanggal 16 Februari 1947) Wilayah : Kota Medan dan sekitarnya Pemimpin : Dr. salah satu cara yang dilakukan oleh Belanda adalah dengan membentuk negara-negara boneka. Negara Sumatera Selatan Berdiri : 30 Agustus 1948 Wilayah : Kota Palembang dan sekitarnya Pemimpin : Abdul Malik . Belanda membentuk Pemerintahan Federal dengan Van Mook sebagai kepala pemerintahannya. Melalui negara-negara boneka yang dibentuknya. Berikut adalah negara-negara boneka ciptaan Belanda: 1. menyerahkan kembali mandat PDRI kepada Sukarno-Hatta . Dalam Konferensi Federal di Bandung pada tanggal 27 Mei 1948 lahirlah Badan Permusyawaratan Federal (BFO).

Negara Pasundan Berdiri : 26 Februari 1948 Wilayah : Priangan. Jakarta. Negara Madura Berdiri : 16 Januari 1948 Wilayah : Kota Madura dan sekitarnya Pemimpin : Tjakraningrat Selain negara-negara boneka yang diciptakan oleh Belanda. A. Maksud pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah mengenai kemerdekaan Indonesia sebelum Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tahun yang sama. Malang dan daerah-daerah sebelah timur hingga ke Banyuwangi Pemimpin : R. Daerah-daerah tersebut dikepalai oleh Sultan Hamid II Perjanjian Roem-Roiyen Perjanjian Roem-Roijen (juga disebut Perjanjian Roem-Van Roijen) adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes. Belitung. Jawa Barat dan sekitarnya Pemimpin : R. Kesepakatan Hasil pertemuan ini adalah: Angkatan bersenjata Indonesia akan menghentikan semua aktivitas gerilya Pemerintah Republik Indonesia akan menghadiri Konferensi Meja Bundar Pemerintah Republik Indonesia dikembalikan ke Yogyakarta Angkatan bersenjata Belanda akan menghentikan semua operasi militer dan membebaskan semua tawanan perang . Bangka.4. terdapat juga daerah-daerah yang memiliki otonomi seperti Kalimantan Barat. T. Kusumonegoro 5. Kalimantan Tenggara. Negara Jawa Timur Berdiri : 26 Nopember 1948 Wilayah : Kota Surabaya. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi. dan Riau. Wiranata Kusumah 6. Dayak Besar. Banjar. Jawa Tengah. Mohammad Roem dan Herman van Roijen. A.

dan Perdana Menteri Negara Indonesia Timur. Sukarno dan Hatta kembali dari pengasingan ke Yogyakarta. Bahkan dalam beberapa hal. Tetapi tidak berarti BFO sepenuhnya dikendalikan oleh van Mook atau Belanda.Pada tanggal 22 Juni. ibukota sementara Republik Indonesia. Mr. Namun sikap negaranegara yang tergabung dalam BFO berubah setelah Belanda melancarkan agresi militernya yang kedua terhadap Indonesia. Perdana Menteri negara Pasundan. kabinet Hatta mengesahkan perjanjian Roemvan Roijen dan Sjafruddin Prawiranegara yang menjabat presiden Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dari tanggal 22 Desember 1948 menyerahkan kembali mandatnya kepada Soekarno dan secara resmi mengakhiri keberadaan PDRI pada tanggal 13 Juli 1949. BFO yang didirikan di Bandung pada 29 Mei 1948 merupakan lembaga permusyawaratan dari negara-negara federal yang memisahkan dari RI. Konferensi Meja Bundar mencapai persetujuan tentang semua masalah dalam agenda pertemuan. Adil Poeradiredja. Gede Agung. dan kewajiban kepada Indonesia Pasca perjanjian Pada 6 Juli. Konferensi Inter Indonesia merupakan konferensi yang berlangsung antara negara Republik Indonesia dengan negara-negara boneka atau negara bagian bentukkan Belanda yang tergabung dalam BFO. memainkan peran penting dalam pembentukan BFO. Pada 3 Agustus. kecuali masalah Papua Belanda. Karena simpati dari negara-negara BFO ini maka pemimpinpemimpin Republik Indonesia dapat dibebaskan dan BFO jugalah yang turut berjasa dalam terselenggaranya Konferensi Inter-Indonesia. Hal itulah yang melatarbelakangi dilaksanaklannya Konferensi Inter-Indonesia pada bulan Juli 1949. gencatan senjata antara Belanda dan Indonesia dimulai di Jawa (11 Agustus) dan Sumatera (15 Agustus). BFO dan van Mook berseberangan sudut pandang. kekuasaan. BFO yang lahir di Bandung bergerak dalam kerangka negara Indonesia yang merdeka. sebuah pertemuan lain diadakan dan menghasilkan keputusan: Kedaulatan akan diserahkan kepada Indonesia secara utuh dan tanpa syarat sesuai perjanjian Renville pada 1948 Belanda dan Indonesia akan mendirikan sebuah persekutuan dengan dasar sukarela dan persamaan hak Hindia Belanda akan menyerahkan semua hak. Pada awalnya pembentukkan BFO ini diharapkan oleh Belanda akan mempermudah Belanda untuk kembali berkuasa di Indonesia. berdaulat dan berbentuk . BFO yang dibentuk di Bandung tentu saja tak bisa dilepaskan dari strategi van Mook mendirikan negara boneka di wilayah Indonesia yang dimulai sejak 1946. Beberapa negara federal yang tergabung dalam BFO masih menyisakan jejak-jejak van Mook. Pada 13 Juli.

kesediaan menggelar Konferensi Inter-Indonesia bukan semata karena ketiadaan pilihan lain yang lebih baik. RIS akan dikepalai oleh seorang Presiden dibantu oleh menteri-menteri yang bertanggung jawab kepada Presiden. Para pemimpin BFO mengambil sikap yang tak diduga oleh Belanda tersebut menyusul Agresi Militer II yang diangap melecehkan kedaulatan sebuah bangsa di tanah airnya. Kegagalan mengendalikan sepenuhnya BFO inilah yang menjadi salah satu penyebab mundurnya van Mook sebagai orang yang ditunjuk oleh pemerintah Belanda guna mengusahakan kembalinya tatanan kolonial. Ini berbeda titik pijak dengan van Mook yang jusrtu berharap BFO bisa menjadi pintu masuk untuk meniadakan pemerintah Indonesia.negara federal. BFO ingin agar badan federasi inilah yang kelak juga menaungi RI di bawah payung Republik Indonesia Serikat. Beel. melainkan juga simpati negara-negara federal yang sebelumnya memisahkan dari RI. Alasan itu menjadi penyebab Wakil Tinggi Pemerintah Belanda di Jakarta. BFO ikut pula memainkan peran penting dalam membebaskan para petinggi RI yang ditangkap Belanda pada Agresi Militer II. persisnya Republik Indonesia. Angkatan perang RIS adalah angkatan perang nasional. Selain membahas aspek-aspek mendasar hingga teknis perencanaan membangun dan membentuk RIS. melainkan juga karena pemerintah RI menganggap BFO tidak lagi sama persis dengan BFO yang direncanakan van Mook. dan Presiden RIS adalah Panglima Tertinggi Angkatan Perang RIS. Hasil kesepakatan dari Konferensi Inter-Indonesia adalah: Negara Indonesia Serikat disetujui dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS) berdasarkan demokrasi dan federalisme (serikat). Angkatan Perang RIS akan dibentuk oleh Pemerintah RIS dengan inti dari TNI dan KNIL serta kesatuan-kesatuan Belanda lainnya. Konferensi Intern-Indonesia juga digunakan sebagai konsolidasi internal menjelang digelarnya Konferensi Meja Bundar yang dimulai pada 23 Agustus 1949. Bagi pemerintah RI sendiri. dan Pembentukkan angkatan Perang RIS adalah semata-mata soal bangsa Indonesia sendiri. juga mengundurkan diri dari jabatannya. Agresi Militer II tak cuma melahirkan simpati dunia internasional. baik dari Republik Indonesia maupun dari kerajaan Belanda. Konferensi yang berlangsung hingga 22 Juli itu banyak didominasi perbincangan mengenai konsep dan teknis pembentukan RIS. terutama mengenai susunan kenegaraaan berikut hak dan kewajiban antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Soekarno menyebut konferensi ini sebagai “trace baru” bagi arah perjuangan Indonesia. . RIS akan menerima penyerahan kedaulatan.

Konferensi ditutup tanpa keputusan mengenai hal ini. dengan monarch Belanda sebagai kepala negara Pengambil alihan hutang Hindia Belanda oleh Republik Indonesia Serikat 1. Kedaulatan akan diserahkan selambat-lambatnja pada tanggal 30 Desember 1949 Tanggal 27 Desember 1949. Indonesia Serikat telah dibentuk seperti republik federasi berdaulat yang terdiri dari 16 negara yang memiliki persamaan persekutuan dengan Kerajaan Belanda. Dibentuknya sebuah persekutuan Belanda-Indonesia.Dampak dari Konferensi Inter-Indonesia adalah adanya konsensus yang dibangun melalui Konferensi Intern-Indonesia yang menjadi modal berharga bagi pemerintah RI. pemerintahan sementara negara dilantik. kecuali Papua bagian barat. 2. Belanda dari 23 Agustus hingga 2 November 1949 Hasil dari Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah: Serahterima kedaulatan dari pemerintah kolonial Belanda kepada Republik Indonesia Serikat. Konferensi Meja Bundar Konferensi Meja Bundar adalah sebuah pertemuan antara pemerintah Republik Indonesia dan Belanda yang dilaksanakan di Den Haag. dan karena itu mengakui Republik Indonesia Serikat sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat. Soekarno menjadi Presidennya. Karena itu pasal 2 menyebutkan bahwa Papua bagian barat bukan bagian dari serahterima. terutama delegasi Indonesia yan dtunjuk untuk berunding dengan Belanda pada Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag. Republik Indonesia Serikat menerima kedaulatan itu atas dasar ketentuan-ketentuan pada Konstitusinja. dan bahwa masalah ini akan diselesaikan dalam waktu satu tahun. KEMBALI KE NKRI . Keradjaan Nederland menjerahkan kedaulatan atas Indonesia jang sepenuhnja kepada Republik Indonesia Serikat dengan tidak bersjarat lagi dan tidak dapat ditjabut. Keberadaan BFO dan sikap tegas Gde Agung untuk menolak intervensi Belanda membuat pemerintah Indonesia memiliki legitimasi yang makin kuat untuk berunding dengan Belanda di KMB. rantjangan konstitusi telah dipermaklumkan kepada Keradjaan Nederland. sedangkan Belanda ingin menjadikan Papua bagian barat negara terpisah karena perbedaan etnis. Indonesia ingin agar semua bekas daerah Hindia Belanda menjadi daerah Indonesia. dengan Hatta sebagai Perdana Menteri membentuk Kabinet Republik Indonesia Serikat. 3.

Hatta dan pihak RI diwakili oleh dr. Rancangan Undang-Undang Negara Kesatuan diserahkan kepada dewan-dewan perwakilan negar bagian untuk disempurnakan. Negara Jawa Timur. Untuk pelaksanaan dibentuk panitia gabungan RIS dan RI yang bertugas merancang Undang-Undang Negara Kesatuan yang dipimpin oleh Prof. dengan resmi RIS dibubarkan dan dibentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menggunakan UUDS 1950 sebagai konstitusinya. Pada tanggal 15 Agustus 1950. Pihak RIS diwakili oleh Perdana Menteri Moh. Negara Pasundan. Negara Madura. maka keinginan untuk membubarkan RIS dan membentuk NKRI semakin kuat Dasar pembentukan negara federal di Indonesia sangat lemah dan tidak didukung oleh suatu ikatan ideology yang kuat. dalam Kabinet RIS hanya dua orang yang mendukung sistem federal di Indonesia (yaitu Sultan Hamid II dan Anak Agung Gede Agung). Eksistensinya sangat tergantung pada kekuatan militer Belanda yang terdiri dari Koninklijk Leger (KL) atau tentara Kerajaan Belanda dan Koninklijk Nederland Indisch Leger (KNIL) atau Tentara Kerajaan Hindia Belanda. Akhirnya pada tanggal 14 Agustus 1950. Belitung. sisanya (seperti Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Negara Indonesia Timurdan 9 satuan kenegaraan yang berdiri sendiri yaitu Kalimantan Barat. Arnold Manuhutu. Soepomo dan pada tanggal 20 Juli 1950 berhasil menyelesaikan tugasnya. Menurut persetujuan itu. Kalimantan Timur. pada tanggal 17 Agustus 1950. Pada tanggal 19 Mei 1950. dan lain-lain) lebih mendukung sistem NKRI. Presiden Soekarno menandatangani Rancangan UndangUndang Dasar menjadi Undang-Undang Dasar Sementara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia kemudian dikenal dengan UUDS 1950. Negara Sumatera Timur. Negar Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan dibentuk oleh RIS bersama-sama dengan RI di Yogyakrta. Riau. dengan tujuan kenegaraan yang tidak jelas dan tanpa dukungan rakyat banyak. diadakan persetujuan antara RIS dengan RI untuk mempersiapkan prosedur pembentukan negara kesatuan. Abdul Halim. Negara Sumatera Selatan. RIS terdiri dari Negara-negara bagian diantaranya Republik Indonesia. sebagain besar rakyat Indonesia percaya bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia Serikat ini merupakan kelanjutan dari Negara Republik Indonesia yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 PEMBERONTAKAN PKI MADIUN 1948 Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. muncul berbagai organisasi yang membina kader-kader mereka. Jawa Tengah. termasuk golongan kiri dan golongan sosialis. Namun demikian. rancangan Undang-Undang Dasar Negar Kesatuan Republik Indonesia diterima dengan baik oleh senat dan parlemen RIS serta KNIP. Bangka. . Undang-Undang Negara Kesatuan Republik Indonesia mengandung unsur-unsur dari UUD 1945 dan UUD RIS.Hasil persetujuan dalam KMB berakhir pada tanggal 2 November 1949 adalah dibentuknya satu negara federal Indonesia yaitu Republik Indonesia Serikat (RIS). Dengan demian. Namun.

Syam Kamaruzzaman. kembali dari Moskow. Partai Sosialis Indonesia (PSI) juga terdapat kelompok-kelompok kiri lain. dan menjadi Presiden RI). perwira polisi. Tanggal 11 Agustus. dll. Mohamad Roem (anggota Masyumi) dan Kepala Polisi Sukanto. Oleh karena itu. yang tinggal di Patuk. maka negara-negara tetangganya akan juga akan jatuh ke tangan komunis. bahwa pihak lainlah yang melakukannya. termasuk Wakil Presiden/Perdana Menteri Mohammad Hatta telah dipengaruhi oleh Amerika Serikat untuk menghancurkan Partai Komunis Indonesia.. Letkol Dahlan. Presiden AS yang mengeluarkan gagasan Domino Theory. yang belakangan dikenal sebagai "Perundingan Sarangan".Selain tergabung dalam Pesindo (Pemuda Sosialis Indonesia). Merle Cochran (pengganti Graham yang mewakili Amerika dalam Komisi Jasa Baik PBB). Di antara yang menjadi korban juga adalah Kol. dll. sedangkan di pihak Amerika hadir Gerald Hopkins (penasihat politik Presiden Truman). Kapten Suparjo. antara lain Mr. antara lain Kolonel Joko Suyono. dekat Madiun yang dihadiri oleh Soekarno. yang diprakarsai oleh Dayno. Rusia. Divisi III). dia sangat gigih dalam memerangi komunis di seluruh dunia. Musso tiba di Yogyakarta dan segera menempati kembali posisi di pimpinan Partai Komunis Indonesia. Yogyakarta. bahwa apabila ada satu negara jatuh ke bawah pengaruh komunis. Truman. Kapten Abdul Latief dan Kapten Untung Samsuri. Ketiga orang tersebut dibunuh dan mayatnya dibuang di dalam hutan. Hatta. Setiajid. melainkan kemudian juga dari kalangan militer dan bahkan beberapa komandan brigade. seperti layaknya dalam permainan kartu domino. Muwardi dari golongan kiri. Tanggal 10 September 1948. Sukiman. Marhadi yang namanya sekarang diabadikan dengan Monumen yang berdiri di tengah alun-alun Kota Madiun dan nama jalan utama di Kota Madiun. diculik dan dibunuh. Letkol Soeharto (Komandan Brigade X. Yang ikut dalam kelompok diskusi ini tidak hanya dari kalangan sipil seperti D. pemimpin agama. Banyak perwira TNI. Dengan bantuan Arturo Campbell. Pada bulan Mei 1948 bersama Suripno. dr. Sukanto berangkat ke Amerika guna menerima bantuan untuk kepolisian RI. Divisi III. Amir Sjarifuddin Harahap. diberitakan bahwa Pemerintah Republik Indonesia menyetujui Red Drive Proposal (proposal pembasmian kelompok merah). antara lain Kelompok Diskusi Patuk. bahwa pihak lainlah yang memulai. pondok pesantren di Madiun dan sekitarnya yang diculik dan dibunuh. Kemudian pada 21 Juli 1948 telah diadakan pertemuan rahasia di hotel "Huisje Hansje" Sarangan. Wakil Indonesia di Praha. Tuduhan langsung dilontarkan. dan masing-masing pihak menyatakan. Campbell yang menyandang gelar . sejalan dengan doktrin Harry S. kelompok diskusi Patuk. mobil Gubernur Jawa Timur RM Ario Soerjo (RM Suryo) dan mobil 2 perwira polisi dicegat massa pengikut PKI di Ngawi. Kemudian juga menjadi Komandan Wehrkreis III. Aidit. Dalam pertemuan Sarangan. Kelompok kiri menuduh sejumlah petinggi Pemerintah RI saat itu. Banyak politisi sosialis dan komandan pasukan bergabung dengan Musso. Aksi saling menculik dan membunuh mulai terjadi. Truman menyatakan. Musso.N. Menteri Dalam negeri. Demikian juga dr. Letkol Sudiarto (Komandan Brigade III.

untuk memilih: Musso-Amir Syarifuddin atau Soekarno-Hatta. Memang benar. kekuatan inti pasukan-pasukan pendukung Musso dapat dihancurkan dalam waktu singkat. di bawah pimpinan M. Tanggal 30 September 1948. yang diangkat menjadi Gubernur Militer Jawa Timur. Amir Syarifuddin Harahap. Presiden Soekarno dalam pidato yang disiarkan melalui radio menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia. dieksekusi pada 20 Desember 1948. Baru pada akhir bulan November 1948 seluruh pimpinan dan pasukan pendukung Musso tewas atau dapat ditangkap. sehingga tidak dapat segera ditangkap. Panglima Besar Sudirman menyampaikan kepada pemerintah. pada 18 September 1948 melalui radio di Madiun telah mengumumkan terbentuknya Pemerintah Front Nasional bagi Karesidenan Madiun. Dia bahwa FND dibentuk sebagai perlawanan terhadap ancaman dari Pemerintah Pusat Pada 19 September 1948. sesungguhnya adalah anggota Central Intelligence Agency . tanggal 19 September 1948. di bawah pimpinan Kolonel Sungkono.CIA Diisukan. sedangkan dari timur diserang oleh pasukan dari Divisi I. Namun pimpinan kelompok kiri beserta beberapa pasukan pendukung mereka. Yasin. Gatot Subroto. . termasuk Mr. Akhir konflik Kekuatan pasukan pendukung Musso digempur dari dua arah: Dari barat oleh pasukan Divisi II di bawah pimpinan Kolonel Gatot Subroto. bahwa TNI dapat menumpas pasukan-pasukan pendukung Musso dalam waktu 2 minggu. yang pada waktu itu disebut sebagai Madiun Affairs (Peristiwa Madiun). Sebelas pimpinan kelompok kiri.resmi Atase Konsuler pada Konsulat Jenderal Amerika di Jakarta. yang diangkat menjadi Gubernur Militer Wilayah II (Semarang-Surakarta) tanggal 15 September 1948. mantan Perdana Menteri RI. kota Madiun dapat dikuasai seluruhnya. bahwa Sumarsoso tokoh Pesindo. Pasukan Republik yang datang dari arah timur dan pasukan yang datang dari arah barat. serta pasukan Mobiele Brigade Besar (MBB) Jawa Timur. Namun Soemarsono kemudian membantah tuduhan yang mengatakan bahwa pada dia mengumumkan terbentuknya Front Nasional Daerah (FND) dan telah terjadi pemberontakan PKI. bertemu di Hotel Merdeka di Madiun. atas perintah Kol. lolos dan melarikan diri ke beberapa arah. serta pasukan dari Divisi Siliwangi. Maka pecahlah konflik bersenjata.

sehingga kami diberikan kepuasan tersendiri. Sejarah.1 Kesimpulan Dengan demikian.BAB III III. III. sebelumnya terima kasih kami ucapkan atas bantuan tenaga. pikiran dan waktu telah diberikan. bangsa Indonesia telah berjuang keras untuk mempertahankan kemerdekaannya dari penjajah.2 Saran Saran pertama untuk Guru Pembimbing mata pelajaran. Terima kasih. DAFTAR PUSTAKA . Kami harap untuk generasi selanjutnya presentasi dan diskusi dilakukan bergilir sesuai urutan bab-bab pembelajaran yang ada. Dengan dipeuhinya saran kami. Dan yang paling istimewa kami tunggu-tunggu sarannya dari pembaca makalah ini. oleh karena itu kita sebagai pelajar harus mengisi kemerdekaan yang kita dapatkan dengan susah payah dengan belajar dan meraih prestasi ilmu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful