P. 1
Fabel Kancil Dan Buaya

Fabel Kancil Dan Buaya

|Views: 9|Likes:
Published by Abdurrofi Rayadi
Cerita
Cerita

More info:

Published by: Abdurrofi Rayadi on Feb 06, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

11/30/2014

$0.99

USD

pdf

text

original

fabel KANCIL DAN BUAYA 2

Di sebuah hutan hiduplah si cerdik kancil dan buaya yang selalu ditipu oleh kancil. Seperti biasanya, setelah kenyang menyantap makanan, si kancil selalu minum di sungai. ia melenggang santai menuju sungai sambil bersiul-siul. Pagi itu ia tampak ceria. “Hari ini aku benar-benar puas ! aku kenyang setelah makan mentimun pak tani tolol itu. Masak, tanamnnya berkurang dia tidak tahu ! gumamnya dalam hati. “!esok aku akan kesana lagi menyantap mentimun sekenyang-kenyangnya. "ku akan memilih yang masih muda. Sungguh nikmat mentimun muda itu. Pikirnya. #ancil tidak menyadari sepasang mata terus menga$asi gerak-geriknya. %iba-tiba, cap ! kancil tersentak dari lamunanya. Si raja air telah menangkap kaki depannya. “#ena kamu sekarang, penipu ! bentak buaya. “&o, kamu ini bagaimana sih ! saya justru mencari kamu kesana kemari, tetapi tidak ketemu. 'e((..tak tahunya malah disini ! “#amu tidak bisa menipuku, hai kancil licik ! bentak buaya. #ancil memutar otak mencari cara untuk membebaskan dirinya dari cengakraman mulut buaya. "khirnya, ia menemkan strategi yang jitu untuk mengelabui si raja air itu. “!uaya, saya memba$a kabar yang sangat menggembirakan buata kalimat semua ! bujuk kancil “#abar apa itu ) %anya buaya penasaran. “%enang, lepaskan dulu jepitanmu, baru saya ceritakan ! pinta kancil. “%api a$as kalau menipuku lagi akan kuhancurkan kepalamu. "ncam buaya. “!egini ! hari ini sri baginda akan mengadakan syukuran. *a bersyukur kepada yang maha kuasa karena telah diberi umur panjang. Saya mengemban amanatnya untuk mengundang kalian. Seisi penghuni hutan di undang dalam acara tersebut. Disana disediakan berbagai macam makanan dan minuman. !etulkah itu ) buaya penasaran. “!etul makanan kesukaanmu banyak sekali disana. +ntuk itu, agar semua kebagian, saya harus tahu berapa banyak temanmu. “"h, itu gampang, cil. Saya akan memanggil teman-teman disini. “!aiklah kalau begitu kalian berbaris berjajar dari sini sampai tepi sungai sebelah sana. ,anti saya akan menghitung satu persatu agar saya bisa tahu jumlah kalian semua. Saya kha$atir laporan saya tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. !uaya memanggil teman-temannya. Mereka berjajar sepanjang sungai, menghubungkan tepi yang satu dengan seberang sana. “-epat,cil(((.hitung ! hayo ! saya sudah lapar nih ! teriak buaya paling depan. “!eres ! kancil melompat di tepi sungai ke punggung buaya pertama sambil menghitung tu(.$a(..ga(..pat(.. "khirnya, ia sampai ke tepi seberang setelah tiba di seberang, kancil berujar “Selamat tinggal, sobat ! kalian telah menolongku menyeberangi sungai ini. Selamat berbarisnya dan berlapor-lapor, ya ! “Sialan, kena tipu lagi tertipu lagi ! gerutu buaya-buaya itu. "khirnya, si kancil terbatas dari bahaya yang mengancam keselamatan ji$anya. *a memang cerdik. *a pandai menggunakan akalnya. %idak berlebihan bila ia mendapat julukan si “-'.D*# .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->