P. 1
Booklet Perbankan 2009

Booklet Perbankan 2009

5.0

|Views: 2,926|Likes:
Published by jimmy simarmata

More info:

Categories:Types, Brochures
Published by: jimmy simarmata on Oct 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/11/2013

pdf

text

original

BI dipimpin oleh Dewan Gubernur yang terdiri dari seorang
Gubernur, seorang Deputi Gubernur Senior dan sekurang-

3

Booklet Perbankan Indonesia 2009

kurangnya 4 orang atau sebanyak-banyaknya 7 orang
Deputi Gubernur yang diusulkan dan diangkat oleh Presiden
dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. Untuk
membantu DPR dalam melaksanakan fungsi pengawasan
di bidang tertentu terhadap BI, dibentuk Badan Supervisi
dalam upaya meningkatkan akuntabilitas, independensi,
transparansi dan kredibilitas Bank Indonesia. Yang dimaksud
dengan pengawasan di bidang tertentu adalah
melaksanakan tugas :
a.Telaahan atas laporan keuangan tahunan BI;
b.Telaahan atas anggaran operasional dan investasi BI;
c.Telaahan atas prosedur pengambilan keputusan kegiatan
operasional di luar kebijakan moneter dan pengelolaan
aset BI.
Secara garis besar, tugas BI dilaksanakan melalui 4 sektor
satuan kerja (sektor moneter, sektor perbankan, sektor
sistem pembayaran dan sektor manajemen intern), KBI dan
KPw yang kesemuanya bertanggung jawab kepada Dewan
Gubernur.

4

Booklet Perbankan Indonesia 2009

STRUKTUR ORGANISASI BANK INDONESIA

Dewan

Gubernur

Kantor Bank

Indonesia

(41 KBI)

Kantor

Perwakilan

(4 KPw)

Kantor Pusat

Moneter

(5 Satuan Kerja)

Perbankan

(8 satuan Kerja)

Sistem

Pembayaran

(2 Satuan Kerja)

Manajemen

Intern

(12 Satuan Kerja)

5

Booklet Perbankan Indonesia 2009

II.PERBANKAN

Dalam booklet ini yang dimaksud dengan perbankan adalah
segala sesuatu yang berkaitan dengan bank, mencakup
kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam
melaksanakan kegiatan usahanya.
Perbankan Indonesia dalam menjalankan fungsinya berasaskan
demokrasi ekonomi dan menggunakan prinsip kehati-hatian.
Fungsi utama perbankan Indonesia adalah sebagai penghimpun
dan penyalur dana masyarakat serta bertujuan untuk menunjang
pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka
meningkatkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya,
pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional, kearah
peningkatan taraf hidup rakyat banyak.
Perbankan memiliki kedudukan yang strategis, yakni sebagai
penunjang kelancaran sistem pembayaran, pelaksanaan
kebijakan moneter dan pencapaian stabilitas sistem keuangan,
sehingga diperlukan perbankan yang sehat, transparan dan
dapat dipertanggungjawabkan.

A.Definisi

1.Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari
masyarakat dalam bentuk simpanan dan
menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit
dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka
meningkatkan taraf hidup orang banyak.
2.Bank Konvensional adalah Bank yang menjalankan
kegiatan usahanya secara konvensional dan berdasarkan
jenisnya terdiri atas Bank Umum Konvensional dan Bank
Perkreditan Rakyat.
3.Bank Syariah adalah Bank yang menjalankan kegiatan
usahanya berdasarkan Prinsip Syariah dan menurut
jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank
Pembiayaan Rakyat Syariah.
4.Prinsip Syariah adalah prinsip hukum Islam dalam
kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan
oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam
penetapan fatwa di bidang syariah.

6

Booklet Perbankan Indonesia 2009

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->