P. 1
Sengketa Internasional

Sengketa Internasional

|Views: 20|Likes:
Published by premapradipta

More info:

Published by: premapradipta on Feb 17, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/25/2014

pdf

text

original

Sengketa Internasional

Pendidikan Kewarganegaraan

Oleh : Prabudinatha Gautama (29) Putra Prema Pradipta (30) Putri Lusiana Dewi (31) Jordy Pradana Datu (32)

........4 Permasalahan Terorisme ............................................. 1 Pendahuluan ..................................................2 Penyerahan (ekstradisi)........................1 BAB II ................................................................................... PENYELESAIAN SENGEKTA INTERNASIONAL DENGAN CARA KEKERASAN ........................................................................................................3 Politis (Adanya Pakta Pertahanan atau Pakta Perdamaian ) .... 1 1...... I.................................................6 BAB III ................................................................................. G..............................................................................................................................................................................................................................................1 KESIMPULAN ......................................................................................................2 SARAN.......................................................................................................................... 8 PENUTUP ....................................1 1....................................................................................................................3 Pengembangan Senjata Nuklir atau Senjata Biologi.................4 1.............. J...............5 2...............................................................................................................................2 RUMUSAN MASALAH ...........................2 2.................................................................... C..... 2 2...................................................................................... 2 PEMBAHASAN ............................................................................................................................................................3 Hukum Netralitas .................................................................................................................4 2...............................3 TUJUAN PENYUSUNAN ......................................................................................... PENYEBAB SENGKETA INTERNASIONAL ..........................................3 Suatu Wilayah Teritorial ...... H............Daftar Isi Bab I....................8 ii ..............................................................................................................1 1...2 Intervensi ..........................................................................................................................................3 Suaka (Asylum) .................................................................... D........................................... .............................................. CARA PENYELESAIAN DAMAI ATAU BERSAHABAT ...............................................................................2 A.......................... 8 3.......................................................................................................................... B...................................4 Ketidakpuasan Terhadap Rezim Yang Berkuasa ....8 3..........................................1 PENGERTIAN SENGKETA INTERNASIONAL .1 LATAR BELAKANG .................4 Prebutan Sumber-Sumber Ekonomi ................ E..............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................3 PENYELESAIAN SENGKETA INTERNASIONAL MELALUI MAHKAMAH INTERNASIONAL .. F................................................................

B. . namun adakalanya timbul ketidak serasian yang kemudian menimbulkan sengketa diantara para pihak tersebut. 1.Bab I Pendahuluan 1.1 LATAR BELAKANG Dalam suatu hubungan hukum yang terjadi antara para pihak tidak selalu berjalan dengan lancar.3 TUJUAN PENYUSUNAN A. 1.2 RUMUSAN MASALAH Masalah-masalah yang akan di bahas : 1. Pihak ketiga sebagai konsiliator tidak harus duduk bersamadalam perundingan dengan para pihak yang bersengketa akan tetapi lebih mengarah pada hal berupa mengupayakan agar para pihak mau bertemu untuk berunding dalam rangka mencapai perdamaian dan menyediakan fasilitas dan pelayanan demilancarnya perundingan. Untuk memberikan solusi terbaik dari masalah-masalah yang ada. Dalam hal terjadi sengketa inilah diperlukan suatu usaha untuk menyelesaikan sengketa tersebut secara damai. Penyebab sengketa internasional 2. Salah satu penyelesaian sengketa internasional secara damai yaitu melaluikonsiliasi (Conciliation) adalah suatu bentuk penyelesaian sengketa di mana pihak ketiga mengupayakan pertemuan diantar pihak-pihak yang bersengketa untuk mencapai perdamaian. Cara penyelesaian senketa internasional. Untuk mengetahui sengketa internasional.

individu dengan individu. 2.kasus lain yang berada dalam lingkup peraturan internasional. 2 . 2.2 PENYEBAB SENGKETA INTERNASIONAL Sengketa internasional bukan saja mencakup sengketa – sengketa antar negara. yaitu damai atau sengketa. Intervensi Adalah tindkan suatu negara untuk mncampuri urusan negara lain. Campur tangan tersebut mengganggu kemerdekaanpolitik negara yang dicampuri. politik. Campur tangan tersebut bertentangan dengan kehendak negara yang dicampuri.BAB II PEMBAHASAN Hubungan antar negara pada dasarnya berada dalam dua kondisi yang saling bertentangan. perbedaan dan penafsiran mengenai isi perjanjian internasional. Masalah-masalah yang menyebabkan sengketa internasional adalah : A. atau negara dengan badan/lembaga yang menjadi subjek hukum internasional. Intervensi bertentangan dengan hukum internasional bila : 1. dituntut balik atau diinkari oleh pihak lainnya. Kasus hubungan antara India dan Pakistan tentang Kashmir adalah suatu contoh kondisi bersengketa dalam damai. tetapi damai. perebutan sumber. intervensi terhadap kedaulatan negara lain serta penghinaan terhadap harga diri bangsa. hukum atau politik dimana tuntutan atau pernyataan suatu pihak ditolak.sumber ekonomi pengaruh ekonomi. Beberapa sengketa internasional itu antara lain salah satu pihak tidak memenuhi kewajiban dalam perjanjian internasional. atau keamanan regional dan internasional.1 PENGERTIAN SENGKETA INTERNASIONAL Sengketa internasional adalah suatu perselisihan antara subjek-subjek hukum internasional mengenai fakta. 2. Sengketa Internasional juga bisa diartikan sebeagai perselisihan yanhg trjadi antara negara dengan negara. Akan tetapi sengketa internasional dapat mencakup kasus . Kadang-kadang dalam hal tertentu berada dalam kondisi bersengketa. begitu pula halnya Korea Utara dengan Korea Selatan.

Kedua blok tersebut . C. yaitu blok barat (liberal. Hukum Netralitas Adalah suat sikap negara yang tidak turut berperang dan tidak ikut dalam permusuhan. Suaka (Asylum) Adalah perlindungan yang diberikan oleh suatu negara kepada warga negara dari negara lain. Misalnya. membentuk pakta ketahabab NATO. Akibatnya . Orang yang dapat diekstradisi adalah : 1. dan bersembunyi atau melarikan diri ke negara lain untuk dikembalikan ke negara asal. Pemberian suaka ini biasanya akan memperburuk hubungan antara negara yang memberikan suaka dengan negara yang warga negaranya mendapatkan suaka. D. Penyerahan (ekstradisi) Adalah penyerahan seseorang yang di tuduh melakukan tindakan pidana atau sudah dijatuhi hukuman oleh suatu negara. sering terjadi konflik (senketa) di berbagai negara ‘yang menjadi korban. Politis (Adanya Pakta Pertahanan atau Pakta Perdamaian ) Pasca perang dunia kedua (1945) muncul 2 blok kekuatan besar. yaitu pertimbangan kemanusiaan dan pertimbangan politik. Suatu Wilayah Teritorial. Pemberian suaka didasarkan dua kepentingan.) dibawah pimpinan Amerika dan blok timur (komunis. masalah kepulauan Sipadan-Lingitan antara pemerintah Indonesia dengan malaysia. Yang akhirnya berdasarkan penetapan Mahkamah Internasional kedua pulau tersebut dimenangkan oleh Malaysia. saling berebut pengaruh dibidang ideologi dan ekonomi serta saling berlomba memprkuat senjata. F. Wilayah teritorial menjadi sangat kompleks manakala wilayah tersebut menjadi sengketa ‘’saling mengklaim’’ antarneagra yang berbeda. membentuk pakta pertahanan Waraswa) dipimpin Uni Soviet. Warga negaranya sendiri 2. Warga negara dari negara yang telah memiliki perjanjian ekstradisi.B. E. 3 .

3 PENYELESAIAN SENGKETA INTERNASIONAL MELALUI MAHKAMAH INTERNASIONAL Umumnya. Dampak peristiwa ini adalah serangan/invasi Amerika dan sekutunya terhaadap negara Afghanistan. J. yaitu : 1. metode-metode pnyelesaian sengketa internasionall melalui Mahkamah Internasional digolongkan dalam dua kategori. sulit untuk mendapat kepercayaan dunia internasional dalam mengembangkan berbagai senjata yang berbasis teknologi nuklir dan biologi. Ketidakpuasan Terhadap Rezim Yang Berkuasa Pemerintah dalam melaksanakan kekuasaannya. 4 . Prebutan Sumber-Sumber Ekonomi. dan Somalia (negara-negara yang dianggap sarang teroris) I. Mereka akan selalu dicurigai dan dianggap sebagai destabilitas untuk kawasan sekitarnya. karena kepemilikan senjata nuklir. yaitu apabila solusi yang dipakai atau yang dikenakan adalah melalaui kekerasan. yaitu apabila para pihak trlah fapat mnyepakati untuk menemukan suatu solusi yang bersahabat. Cara-cara penyelesaian damai. Pengembangan Senjata Nuklir atau Senjata Biologi. kasusu ini diawali peristiwa 11 november 2001 atau peristiwa serangan teroris terhadap gedung World Trade Center dan gedung Petagon di Amerika. 2. Permasalahan Terorisme Kasus Amerika-Afghanistan. Amerika menduga serangan tersebut dilakukan oleh kelompok Islam Al-Qaeda (afghanistan) pmpinan Osama Bin Laden. dirasakan kurang adil oleh sebaigan masyarakat atau daerah sehingga menuntut adanya otonomi lebih luas ataupun sparatis (pemisahan untuk merdeka). Misalnya. Contoh. Irak. Korea Utara dan Iran sampai hari ini masih dicurigai Amerika dan sekutunya.G. kasus GAM (Gerakan Aceh Merdeka) di Indonesia yang menuntut kemerdekaan. Cara-cara penyelesaian secara paksa atau dengan kekerasan. Negara-negara selain yang memiliki hak veto di PBB dan pemenang Perang Dunia ke-II. H. 2.

Melalui penitia penyelidik. dengan memberlakukan kaidah-kaidah hukum. Dalam mediasi peran pihak ketiga akan lebih aktif. Penyelesaian yudisial adalah suatu cara penyelesaian sengketa internasional melalui suatu pengadilan internasional yang dibentuk sebagaimana mestinya. yaitu bantuan jasa baik dari pihak ketiga. Rujuk dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : 1. 5 . 2. PENYELESAIAN YUDISIAL. misalnya mempertemukan pihak-pihak yang yang bersengketa. 1. dapat diartika secara luas dan secara sempit. Negoisasi. 3. Lembaga pengadilan internasional yang berfungsi sebagai organ penyelesaian yudisisal dalam masyarakat internasional adalah Internatonal Court Of Justice C. panitia penyelidik brtugas mengadakan penyelidikan kepastian peristiwa dan kemudian menyiapkan penyelesaian yang disepakati. yaitu perundingan antara pihak yang bersengketa sebagai sarana uuntuk menetapkan sikap tentang masalah yang disengketakan. Konsiliasi.Di bawah ini akan dibahas metode-metode penyelesaian sengketa internasional tersebut. Sedangkan secara sempit konsiliasi berarti penyerahan sengketa pada ssuatu panitia. ARBITRASI Arbitrasi adalah cara penyelesaian sengketa dengan mengajukan sengketa kepada orang-orang tertentu. B. Mediasi. Panitia tersebut menyelidiki persengketaaan antara kedua belah pihak kemudian akan memberikan usul. yang dipilih secara bebas oleh pihak-pihak yang bersengketa. Orang yang dipilih untuk memutuskan perkara tersebut disebut arbitrer. Penyelesaiaan dengan arbitrasi ini dapat dilakukan melalui perjanjian internasaional antara negara-negara yang sedang bertikai. memberikan saransaran agar sengketa dapat diselesaikan secara damai dan sebgainya. Rujuk Rujuk adalah penyelesaian sengketa melalui usahaa penyesuaian pendapat antara pihak-pihak yang bersengketa secara kekeluargaan. 4. Secara luas adalah penyelesaian sengketa dengan pihak ketiga tidak memihak. CARA PENYELESAIAN DAMAI ATAU BERSAHABAT A.

Peradialan Internasional Penyelesaian sengketa melalui peradilan internasional adalah penyelesaian secara hukum internasional. yaitu melalui poloik (dilakukan oleh Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB). Setelah melalui beberapa pertimbangan. Blokade Masa Damai Blokade adalah pengepungnan wilayah untuk memutuskan hubungan wilayah untuk memutuskan hubungan wilayah itu dengan pihak luar. dan secara hukum (dilakukan oleh Mahkamah Internasional). dll. PENYELESAIAN SENGEKTA DIBAWAH PENGAWASAN PBB Untuk menyelesaiakn sengketa secara damai. misalnya pengepungan suatu kota atau pelabuhan. Reprisal Adalah pembalasan yang dilakukan olehsuatu negara terhadap tindakan yang melanggar hukum dari negara lawan dari suatu pertikaian. Misalnya pemboikotan barang. Peristiwa ancaman perdamaian. 3. 2. Pertikaian Senjata Adalah pertentangan yang disertai penggunaan kekerasan denga tujuan menundukkan lawan dan menetapkan perdyaratan damai secara sepihak.D. Peradilan internesional tidak hanya diselenggarakan oleh Mahkamah Internasional tapi juga oleh badan peradilan internasional lain dengan persetujuan pihak-pihak yang bersengketa. Sengketa yang penyelesaiannya ditangani oleh Dewan Keamanan digolongkan menjadi : 1. PENYELESAIAN SENGEKTA INTERNASIONAL DENGAN CARA KEKERASAN 1. Dewan Keamana berwenang merekomendasikan cara-cara guna memulihkan perdamaian dan keamanan. pelanggaran perdamaian atau agresi. 6 . E. 2. 2. PBB dapat menempuh melalui dua jalan. Sengketa yang membahayakan perdamaian dan keamanan internasional. Dewan Keamana dapat memberikan rekomendasi ara yang tepat untuk menyelesaiakan sengketa. Dalam peristiwa ini.

7 . penghapusan hak istimewa diplomatik . Retorasi Adalah pembalasan yang dilakukan oleh suatu negara terhadap tindakan yang tidak pantas dari negara lain. Midalnya pengetatan hubungan diplomatik.4. dan lain-lain.

2 SARAN Semoga makalah ini dapat diterima oleh semua pihak. Kami sebagai penyusun mengaharapkan kepada pembaca supaya dapat mengkritik mekalah ini untuk tujuan membangun bagi kebaikan menadatang.BAB III PENUTUP 3. 8 .1 KESIMPULAN Hubungan antarnegara yang melahirkan Hukum Internasional sangat banyak bermanfaat bagi negara-negara yang mengadakan hubungan internasional. Ternyata hukum internasional juga banyak dilanggar oleh negara-negara yang mengadakan hubungan internasional. 3. Sengketa internasional dapat diselesaikan denga cara damai. Dan semoga makalah ini dapat bermanfaat baik untuk penyusun maupun pembaca. dan juga ada beberapa negara yang memilih jalan kekerasan. Karena kami yakin masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->