P. 1
A Om

A Om

|Views: 7,366|Likes:
Published by callmesuhe
Uraian Makalah AOM
Uraian Makalah AOM

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: callmesuhe on Oct 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2013

pdf

text

original

Penelitian merupakan rangkaian kegiatan ilmiah dalam
rangka pemecahan suatu permasalahan. Hasil penelitian
tidak pernah dimaksudkan sebagai suatu pemecahan
( solusi) langsung atas permasalahan yang dihadapi, karena
penelitian merupakan bagian saja dari usaha pemecahan
masalah yang lebih besar. Penjelasan dan jawaban terhadap
permasalahan itu dapat bersifat abstrak dan umum
sebagaimana hal dalam penelitian dasar ( basic research)
dan dapat pula sangat konkret dan spesifik seperti biasanya
ditemui pada penelitian terapan ( applied research)
Penelitian dapat diklasifikasikan dari berbagai cara dan

sudut pandang:
I. Dilihat dari pendekatan analisisnya, penelitian dibagi
atas 2 macam yaitu :
a. Penelitian Kuantitatif, penelitian yang menekankan
pada analisis data – data numerial ( angka) yang diolah
dengan metoda statisti. Pada dasarnya pendekatan
kuantitatif dilakukan pada penelitian inferensial
( pengujian hipotesis) dan menyandarkan kesimpulan
hasilnya pada suatu probabilitas kesalahan penolakan
hipotesis no ( nihil). Dengan metoda kuantitatif akan
diperoleh signifikansi perbedaan kelompok atau
signifikansi hubungan antar variabel yang diteliti. Pada

umumnya, penelitian kuantitatif merupakan penelitian
sampel besar.
b. Penelitian kualitatif, lebih menekankan analisisnya
pada proses penyimpulan deduktif dan induktif serta pada
analisis terhadap dinamika hubungan antar fenomena
yang diamati, dengan menggunakan logika ilmiah. Hal ini
bukan berati bahwa pendekatan kualitatif sama sekali
tidak mengunbakan dukungan data kuantitatif akan tetapi
penekannya tidak pada pengujian hipotesis, melainkan
pada usaha menjawab pertanyaan penelitian melalui cara
berfikir formal dan argumentatif. Penelitian kualitatif
vmerupakan penelitian sampel kecil
II. Dilihat dari kedalaman analisisnya, penelitian
diklasifikasikan atas :
a. Penelitian deskriptif, melakukan analisis hanya sampai
taraf deskripsi, yaitu menganalisis dan menyajikan fakta
secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk
difahami dan disimpulkan. Kesimpulan selalu jelas dasar
faktualnya, sehingga semuanya selalu dapat dikembalikan
langsung pada data yang diperoleh. Pengolahan data
didasarkan pada analisis persentase dan analisis
kecenderungan ( trend)
b. Penelitian inferensial, melakukan analisis hubungan
antar variabel dengan pengujian hipotesis. Dengan
demikian kesimpulan penelitian jauh melampaui sajian
data kuantitatif saja. Dalam penelitian inferesial dapat

berbicara mengenai besarnya peluang kesalahan dalam
pengambilan kesimpulan.

III. Dipandang dari karakteristik masalah berdasarkan
kategori fungsional,
penelitian dapat diklasifikasikan
( Isaac & Michael (1976) yaitu :
a. Penelitian deskriftif, bertujuan menggambarkan secara
sistematik dan akurat fakta serta karakteristik mengenai
populasi atau mengenai bidang tertentu. Penelitian ini
berusaha menggambarkan situasi atau kejadian. Data
yang dikumpulkan semata – matabersifat deskriptif,
sehingga tidak bermaksud mencari penjelasan, menguji
hipotesis, membuat prediksi, maupun mempelajarai
implikasi ( penelitian survai)
b. Penelitian perkembangan, bertujuan mempelajari pola
dan urutan perkembangan dan / atau perubahan, sejalan
dengan

berlangsungnya

perubahan

waktu.
Pelaksanaannya dapat dilakukan secara longitudinal dan
dapat pula dilakukan secara cross sectional. Penelitian
fokus kepada studi mengenai variabel – variabel dan
perubahannya dalam periode bulan atau tahun, dalam
upaya memperoleh jawaban atas pertanyaan.
c. Penelitian lapangan atau studi kasus, tujuan studi ini
adalah mempelajari secara intensif latar belakang, status
terakhir, dan interaksi lingkungan yang terjadi pada suatu
satuan sosial seperti individu, kelompok, lembaga, atau
komunitas. Cakupan studi ini dapat meliputi keseluruhan

siklus kehidupan atau dapat pula hanya meliputi segmen
– segmen tertentu saja. Penelitian ini menyelidiki banyak
variabel dan banyak kondisi pada sampel yang kecil
d. Penelitian korelasional, bertujuan menyelidiki sejauh
mana variasi pada satu variabel berkaitan dengan variasi
pada satu atau lebih variabel lain, berdasarkan koefisien
korelasi
e. Penelitian kausal – komparatif, melalui penelitian ini
hubungan sebab akibat dapat diselidiki lewat pengamatan
terhadap konsekuensi yang sudah terjadi dan melihat
ulang data yang ada untuk menemukan faktor – faktor
penyebab yang mungkin terdapat disana
f. Penelitian eksperimental murni, penelitiaauntuk
meneliti kemungkinan adanya hubungan sebab akibat
diantara variabel – variabel dengan cara menghadapkan
kelompok eksperimental pada beberapa macam kondisi
perlakuan dan membandingkan akibatnya ( hasilnya)
dengan satu atau lebih kelompok kontrol yang tidak
dikenai perlakuan.
g. Penelitian semieksperimental, penelitian ini meniru
kondisi penelitian eksperimental murni, akan tetapi tidak
semua variabel yang relevan dapat dikendalikan dan
dimanipulasi. Peneliti harus menyadari betul keterbatasan
penelitian ini dan seberapa jauh validitas internal dan
eksternalnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->