P. 1
Makalah Kimia Gas Mulia

Makalah Kimia Gas Mulia

|Views: 27,240|Likes:
Published by parliend

More info:

Published by: parliend on Oct 18, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/25/2013

pdf

text

original

Gas Mulia

Karya Ilmiah Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas pelajaran kimia kelas xi semester 3
oleh
Aditya Parlindungan. Josua Gregory Silaen. Rho natta Mentari Matahari. Ronal Tjahyadi. XI IPA B Sekolah Menengah Atas Negeri 78 Jl. Bhakti IV/I Komp. Pajak Kemanggisan JAKARTA BARAT Telp. 021-5327115, Fax. 021-5482914 KATA PENGANTAR.
Puji dan syukur kami ucapkan ke hadirat Tuhan YME karena atas rahmat dan karuniaNya kami dapat menyelesaikan karya ilmiah tentang gas mulia ini. Penulisan

karya ilmiah tentang gas mulia ini betujuan tidak lain adalah untuk memenuhi tugas kimia kelas xi semester 3 tentang kimia unsur. Selain itu, karya ilmiah ini juga dibuat untuk meningkatkan rasa ingin tahu pembaca dan masyarakat mengenai gas-gas golongan 8A yang jarang ditemui dan langka. Kesulitan yang penulis hadapi dalam membuat karya ilmiah ini adalah kurangnya sumber informasi dalam bahasa Indonesia mengingat gas mulia merupakan suatu hal yang langka, dan koordinasi tim yang kurang menjadi penghambat dalam penulisan kaya tulis ini. Namun, kesalahan adanya memang di manusia dan kesempurnaan adanya di tangan Tuhan. Ucapan terima kasih kami ucapkan ke segenap kalangan yang telah membantu kami dalam penulisan karya tulis ini. Jasa-jasa kalian tak akan terlupakan seumur hidup. Penulis juga menerima segala kritik dan saran atas penulisan karya ilmiah ini, mengingat segala keterbatasan dan kekurangan yang penulis miliki.

Jakarta, 12 November 2008

1.

Gas Mulia.

Tim Penulis

Gas mulia adalah grup elemen kimia dengan sifat-sifat yang sama: di kondisi standar, they semua tidak berbau, tidak berwarna, dan monoatomik dengan reaktivitas yang sangat rendah. Mereka ditempatkan di grup 18 (8A) dari tebel periodike (sebelumnya dikenal dengan grup 0). 6 gas mulia tersebut terdapat di alam dengan bentuk helium (He), neon (Ne), argon (Ar), krypton (Kr), 2

xenon (Xe), dan radon yang bersifat radioaktif (Rn). sejauh ini, 3 atom dari grup selanjutnya, ununoctium (Uuo) telah berhasil disintesis di supercollider, tapi sangat sedikit yang diketahui mengenai elemen ini karena jumlah yang dihasilkan sangat sedikit dan memiliki waktu paruh hidup yang sangat pendek . Sifat-sifat gas mulia bisa dijelaskan dengan baik dengan teori modern tentang struktur atom: valensi elektron kulit luar mereka dianggap "penuh", memberi mereka sedikit sekali kesempatan untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia, dan hanya beberapa ratus senyawa yang telah disiapkan. Titik didih dan titik leleh gas mulia mempunyai nilai yang dekat, berbeda kurang dari 10 °C (18 °F); yang mengakibatkan mereka berbentuk cairan dalam jangkauan suhu yang pendek. Neon, argon, krypton, dan xenon are didapatkan dari udara mengunakan metode mencairkan/mengembunkan gas dan penyulingan bagian. Helium biasanya terpisah dari gas alami, dan radon biasanya diisolasi dari penguraian radioaktif dari elemen radium yang terurai. Gas mulia mempunyai beberapa aplikasi penting di industri seperti penerangan, pengelasan, dan perjalanan angkasa luar. Gas prnapasan Helium-oksigen biasanya digunakan oleh penyelam laut dalam yang biasanya lebih dari 180 kaki (55 m) untuk menjaga penyelam dari oksigen toxemia, efek berbahaya dari oksigen dalam tekanan tinggi, dan nitrogen narcosis, efek narkotik yang membingungkan dari nitrogen di udara melebihi tekanan biasa. After setelah bahaya yang ditimbulkan hidrogen atas mudah meledaknya elemen tersebut, gas tersebut diganti dengan helium. Sejarah. Gas mulia diterjemahkan dari kata benda Jerman Edelgas, pertama kali digunakan pada 1898 oleh Hugo Erdmann untuk menunjukkan reaktivitas mereka yang sangat rendah. Nam aitu membuat analogi dengan "logam mulia", seperti emas, yang diasosiasikan dengan kekayaan dan kebangsawanan, dan mempunyai reaktivitas yang rendah. Gas mulia juga dinamkan gas inert, tapi label ini sekarang jarang digunakan karena sekarang banyak senyawa % composition of noble gases gas mulia yang diketahui . Gas langka juga 1 merupakan nama yang digunakan, tapi ini jugalso tidak akurat karena argon membentuk bagian yang lumayan besar (0.94% dari segi volume, 1.3% dari segi massa) dari atmosfer bumi. 0.5

0

Argon

Neon

Helium

Krypton

2. Helium

1.Komposisi gas mulia di atmosfer

Helium (He) adalah unsur kimia yang tak berwarna, tak berbau, tak berasa, tak beracun, hampir inert, monatomik, dan merupakan unsur pertama pada seri gas 3

mulia dalam tabel periodik dan memiliki nomor atom 2. Titik didih dan titik leburnya merupakan yang terendah dari unsur-unsur lain dan ia hanya ada dalam bentuk gas kecuali dalam kondisi "ekstrem". Kondisi ekstrem juga diperlukan untuk menciptakan sedikit senyawa helium, yang semuanya tidak stabil pada suhu dan tekanan standar. Helium memiliki isotop stabil kedua yang langka yang disebut helium-3. Sifat dari cairan varitas helium-4; helium I dan helium II; penting bagi para periset yang mempelajari mekanika kuantum (khususnya dalam fenomena superfluiditas) dan bagi mereka yang mencari efek mendekati suhu nol absolut yang dimiliki benda (seperti superkonduktivitas).
1. Gas helium

Helium adalah unsur kedua terbanyak dan teringan di jagad raya dan salah satu unsur yang siciptakan pada saat nukleosintesis Big Bang.

Dalam Jagad Raya modern hampir seluruh helium baru diciptakan dalam proses fusi nuklir hidrogen di dalam bintang. Di Bumi, unsur ini diciptakan oleh peluruhan radioaktif dari unsur yang lebih berat (partikel alfa adalah nukleus helium). Setelah penciptaannya, sebagian darinya terkandung di udara (gas alami) dalam konsentrasi sampai 7% volume. Helium dimurnikan dari udara oleh proses pemisahan suhu rendah yang disebut distilasi fraksional. Pada 1868, astronom Prancis Pierre Janssen mendeteksi pertama kali helium sebagai signatur garis spektral kuning yang tak diketahui dari cahaya dari gerhana matahari. Sejak itu kandungan helium besar banyak ditemukan di ladang gas alam di Amerika Serikat, yang merupakan penyedia gas terbesar. Helium digunakan ; * Sebagai gas mulia tameng untuk mengelas * Sebagai gas pelindung dalam menumbuhkan kristal-kristal silikon dan germanium dan dalam memproduksi titanium dan zirkonium. * Sebagai agen pendingin untuk reaktor nuklir. * Sebagai gas yang digunakan di lorong angin (wind tunnels). Campuran helium dan oksigen digunakan sebagai udara buatan untuk para penyelam dan para pekerja lainnya yang bekerja di bawah tekanan udara tinggi. Perbandingan antara He dan O2 yang berbeda-beda digunakan untuk kedalaman penyelam yang berbeda-beda. Helium sangat banyak digunakan untuk mengisi balon ketimbang hidrogen yang lebih berbahaya. Salah satu kegunaan helium yang lain adalah untuk menekan

4

bahan bakar cair roket. Roket Saturn, seperti yang digunakan pada misi-misi Apollo, memerlukan sekitar 13 juta kaki kubik He. Helium cair yang digunakan di Magnetic Resonance Imaging (MRI) tetap bertambah jumlahnya, sejalan dengan ditemukannya banyak kegunaan mesin ini di bidang kesehatan. Helium juga digunakan untuk balon-balon raksasa yang memasang berbagai iklan perusahaan-perusahaan besar, termasuk Goodyear. Aplikasi lainnya sedang dikembangkan oleh militer AS adalah untuk mendeteksi peluru-peluru misil yang terbang rendah. Badan Antariksa AS NASA juga menggunakan balon-balon berisi gas helium untuk mengambil sampel atmosfer di Antartika untuk menyelidiki penyebab menipisnya lapisan ozon. Menghirup sejumlah kecil gas ini akan menyebabkan perubahan sementara kualitas suara seseorang. Harga 1 kaki kubik helium jatuh dari US $2.500 di tahun 1915 menjadi 1.5 sen di tahun 1940. Biro Pertambangan AS telah mematok harga Grade A helium sebesar $37,50 per 1000 kaki kubik di tahun 1986. Helium memiliki titik lebur paling rendah di antara unsur-unsur dan banyak digunakan dalam riset suhu rendah (cyrogenic) karena titik leburnya dekat dengan 0 derajat Kelvin. Juga, unsur ini sangat vital untuk penelitian superkonduktor. Dengan menggunakan helium cair, Kurti dkk. beserta yang lainnya telah berhasil mencapai suhu beberapa mikrokelvin dengan proses adiabatic demagnitization nukleus tembaga. Helium memiliki sifat-sifat unik lainnya, yaitu sebagai satu-satunya benda cair yang tidak bisa diubah bentuknya menjadi benda padat hanya dengan menurunkan suhu. Unsur ini tetap dalam bentuknya yang cair sampai 0 derajat Kelvin pada tekanan normal, tetapi akan segera berbentuk padat jika tekanan udara dinaikkan. 3He dan 4He dalam bentuk padat sangat menarik karena keduanya dapat berubah volume sampai 30% dengan cara memberikan tekanan udara. Specifikasi panas helium sangat tinggi. Berat jenis gas helium pada titik didih normal juga sangat tinggi. Molekul-molekul gasnya mengembang dengan cepat ketika dipanaskan ke suhu ruangan. Sebuah bejana yang diisi dengan gas helium pada 5 dan 10 Kelvin harus diperlakukan seakan-akan berisikan helium cair karena perubahan tekanan yang tinggi yang berasal dari pemanasan gas ke suhu ruangan. Secara normal, helium memiliki 0 valensi, tapi ia juga memiliki tendensi untuk menggabungkan diri dengan unsur-unsur lainnya. Cara membuat helium difluorida telah dipelajari dan senyawa HeNe dan ion-ion He+ dan He+ + juga telah diteliti. Ada 7 isotop helium yang diketahui: helium cair (He-4) yang muncul dalam dua bentuk: He-4I dan He-4II dengan titik transisi pada 2.174K. He-4I (di atas suhu ini) adalah cair, tetapi He-4II (di bawah suhu tersebut) sangat berbeda dari bahanbahan kimia lainnya. Helium mengembang ketika didinginkan, konduktivitas kalornya sangat tinggi, dan konduksi panas atau viskositasnya tidak menuruti peraturan-peraturan biasanya.  Keterangan umum Helium Nama, Lambang, Nomor atom : helium, He, 2 Deret kimia : gas mulia Golongan, Periode, Blok : 18, 1, s Penampilan : tak berwarna Massa atom : 4,002602(2) g/mol 5

Konfigurasi elektron Jumlah elektron tiap kulit Fase Massa jenis Titik lebur °F) Titik didih • • • (mol·K) • k 4 • bcc • kJ/mo • • • • •

: 1s2 :2 : gas : (0 °C; 101,325 kPa) 0,1786 g/L : (pada 2,5 MPa) 0,95 K(-272,2 °C, -458,0 : 4,22 K (-268,93 °C, -452,07 °F) Kalor peleburan : 0,0138 kJ/mol Kalor penguapan : 0,0829 kJ/mol Kapasitas kalor : (25 °C) 20,786 J/ Tekanan uapP/Pa 100 kpada T/K Struktur kristal Energi ionisasi :1 10 100 1k 10 3

: heksagonal atau : pertama: 2372,3

Jari-jari atom (terhitung) Jari-jari kovalen Jari-jari Van der Waals Konduktivitas termal Isotop DP dengan 1 neutron neutron

ke-2: 5250,5 kJ/mol : 31 pm : 32 pm : 140 pm : (300 K) 151,3 mW/(m·K) : iso NA waktu paruh DM : 3He 0,000137%* He

DE (MeV) stabil

4He 99,999863%* He stabil dengan 2

Pemanfaatan Helium-3 Jika suatu saat manusia benar-benar berhasil membangun koloni di Bulan, sumber energi adalah salah satu masalah yang 2.contoh rencana pengambilan helium-3 di bulan harus terpenuhi. Para ilmuwan dari badan antariksa berbagai negara tengah menyiapkan bahan bakar yang diambil dari bahan galian di perut Bulan. Bahan bakar yang dimaksud adalah helium-3, salah satu isotop unsur gas. Helium-3 secara teori dapat dipakai sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga nuklir. Proses konversi menjadi listrik bahkan lebih ramah lingkungan daripada reaktor nuklir di Bumi karena hanya menghasilkan sedikit limbah. Penggunaan Helium-3 berbeda dengan Uranium. Pembangkit listrik tenaga nuklir yang menggunakan uranium dilakukan melalui reaksi fisi, di mana inti atom dibelah-belah menjadi lebih kecil untuk melepaskan energi. Sementara Helium-3 6

dapat dipakai alam reaksi fusi di mana, inti atom-atomnya yang bertabrakan membentuk inti atom baru lebih besar dan melepaskan energi. "Ia merupakan sumber energi yang lebih bersih dan aman daripada bahan bakar nuklir," ujar Gerald Kulcinski, direktur Institut Teknolog Fusion di Universitas Winconsin, Madison, AS. Sekitar 40 ton Helium-3 cukup untuk memasok kebutuhan energi di seluruh AS selama setahun. Helium-3 sangat jarang ditemukan di Bumi namun banyak terkandung dalam tanah Bulan. Sejumlah negara yang telah memulai program eksplorasi Bulan seperti China, Rusia, dan India menjadikan Helium-3 sebagai target sumber energi masa depan untuk program ruang angkasanya. Namun, membangun reaktor fusi lebih sulit daripada reaksi fisi karena menbutuhkan energi awal yang sangat besar. Belum ada satu pun reaktor fusi yang beroperasi di Bumi. Baru satu prototip yang tengah dibangun, yakni fasilitas yang diberi nama ITER (International Thermonuclear Experimental Reactor) di Cadarache, Perancis. Reaktor percobaan tersebut baru akan beroperasi mulai 2016 dan mulai menghasilkan energi 20 tahun kemudian. bahan baku yang digunakan di sana bukan Helium-3 melainkan deuterium dan tritium. 3. Neon Neon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10. Neon termasuk kelompok gas mulia yang tak berwarna dan lembam (inert). Zat ini memberikan pendar khas kemerahan jika digunakan di tabung hampa (vacuum discharge tube) dan lampu neon. Sifat ini membuat neon terutama dipergunakan sebagai bahan pembuatan lampu-lampu dan tanda iklan.  Keterangan Umum Neon • Nama, Lambang, Nomor atom • Deret kimia • Golongan, Periode, Blok • Penampilan • Massa atom • Konfigurasi elektron • Jumlah elektron tiap kulit • Fase • Massa jenis • Titik lebur Titik didih : Titik tripel : Titik kritis : Kalor peleburan : Kalor penguapan :

• • • • •

: neon, Ne, 10 : gas mulia : 18, 2, p : takberwarna : 20.1797(6) g/mol : 1s2 2s2 2p6 : 2, 8 : gas : (0 °C; 101,325 kPa) 0.9002 g/L : 24.56 K (-248.59 °C, -415.46 °F) 27.07 K (-246.08 °C, -410.94 °F) 24.5561[1] K, 43 kPa[2] 44.4 K, 2.76 MPa 0.335 kJ/mol 1.71 kJ/mol 7

• • • • • • • • • • • • •

Kapasitas kalor Tekanan uapP/Pa 18 Struktur kristal Bilangan oksidasi Energi ionisasi(detil) Jari-jari atom (terhitung) Jari-jari kovalen Jari-jari Van der Waals Sifat magnetik Konduktivitas termal Kecepatan suara Nomor CAS Isotop

: (25 °C) 20.786 J/(mol·K) :1 10 100 1 k 10 k 100 k pada T/K 12 13 15 21 27 : kubus pusat badan : tak ada data : ke-1: 2080.7 kJ/mol ke-2: 3952.3 kJ/mol ke-3: 6122 kJ/mol : 38 pm : 69 pm : 154 pm : nirmagnetik : (300 K) 49.1 mW/(m·K) : (gas, 0 °C) 435 m/s : 7440-01-9 : 20Ne 90.48% Ne stabil dengan 10 neutron 21Ne 0.27% Ne stabil dengan 11 neutron 22Ne 9.25% Ne stabil dengan 12 neutron

4. Argon

8

Argon adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ar dan nomor atom 18. Asal nama Argon adalah yang malas, tidak aktif, diambil dari bahasa yunani yang juga merupakan ciri-ciri dari argon yang susah untuk beraksi. Gas mulia ke-3, di periode 8, membentuk 1% dari atmosfer bumi. Gas mulia argon ini memiliki kelarutan dalam air yang sama dengan gas oksigen, dan 2,5 kali lebih larut dibanding gas nitrogen. Argon digunakan untuk berbagai macam hal, seperti teknik pemotretan.

3.1 argon beku yang mengembun

Metode Cavendish untuk mengisolasi Argon. Gas-gas diletakkan di test-tube (A) yang diberdirikan di atas alkali lemah dalam jumlah yang besar (B), dan arus dialirkan di kawat diisolasi oleh tube kaca yang berbentuk U (CC) yang melewati cairan dan memutari mulut dari test-tube. Ujung dari Platinum dalam (DD) dari kabel itu mendapat arus dari batere dari lima sel Grove dan gulungan Ruhmkorff berukuran sedang. • Argon juga digunakan untuk pemadam api 9

khusus untuk menghindari kerusakan peralatan. Argon digunakan karena argon merupakan salah satu gas mulia yang paling murah.

Keterangan Umum Argon • Nama, Lambang, Nomor atom • Deret kimia • Golongan, Periode, Blok • Penampilan • Massa atom • Konfigurasi elektron • Jumlah elektron tiap kulit • Fase • Massa jenis • Titik lebur • Titik didih • Kalor peleburan • Kalor penguapan • Kapasitas kalor • Tekanan uapP/Pa • pada T/K • Struktur kristal • Bilangan oksidasi • Elektronegativitas data • Energi ionisasi • • • • • • • • Jari-jari atom Jari-jari atom (terhitung) Jari-jari kovalen Jari-jari Van der Waals Sifat magnetik Konduktivitas termal Kecepatan suara Isotop iso NA

: argon, Ar, 18 : gas mulia : 18, 3, p : tak berwarna : 39,948(1) g/mol : [Ne] 3s2 3p6 : 2, 8, 8 : gas : (0 °C; 101,325 kPa) 1,784 g/L : 83,80 K (-189,35 °C, -308,83 °F) : 87,30 K (-185,85 °C, -302,53 °F) : 1,18 kJ/mol : 6,43 kJ/mol : 25 °C) 20,786 J/(mol·K) :1 10 100 1 k 10 k 100 k 47 53 61 71 87 : kubus pusat muka :0 : tak tersedia (skala Pauling) : pertama 1520,6 kJ/mol ke-2: 2665,8 kJ/mol ke-3: 3931 kJ/mol : 71 pm : 71 pm : 97 pm : 188 pm : nonmagnetik : (300 K) 17,72 mW/(m·K) : (gas, 27 °C) 323 m/s waktu paruh DM DE (MeV) DP 10

36Ar 37Ar 38Ar 39Ar 40Ar 42Ar 5. Krypton

0,337% Ar stabil dengan 18 neutron syn 35 hari ε ? 37Cl 0,063% Ar stabil dengan 20 neutron syn 269 tahun β0,565 39K 99,600% Ar stabil dengan 22 neutron syn 32,9 tahun β0,600 42K

Kripton adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Kr dan nomor atom 36. Kripton , seperti gas mulia lainnya, dapat digunakan di fotografi. Cahaya kripton mempunyai banyak garis-garis spektral, satuan resmi meter di dapat dari panjabng satu garis spektral jingga-merah dari kripton-86. Kripton juga merupakan salah satu produk dari pembelahan uranium. Kripton ditemukan oleh Sir William Ramsay dan Morris Travers di residu yang tersisa dari penguapan hampir semua komponen di udara. William Ramsay dihadiahi nobel kimia pada 1904 untuk penemuan beberapa gas mulia, termasuk kripton. Konsentrasi kripton di atmosfer bumi yaitu sekitar 1 ppm. Ia dapat diekstrak dari udara cair melalui penyulingan sebagian. Kripton berguna dalam flash pemotretan berkecepatan tinggi. 4.Sir William Ramsay Gas kripton jugadicampurkan dengan gas lain untuk membuat plang bersinar yang berwarna hijau kekuningan . Kripton dicampur dengan Argon sebagai gas pengisi lampu fluorescent hemat energi. Ini menggurangi tegangan dan daya yang dipakai.. Sayangnya, ini juga mengurangi terangnya lampu dan menambah harganya. Harga kripton 100 kali harga argon. Kripton mempunyai peran pentind dalam membuat dan penggunaan laser kripton florida. Laser ini penting dalam penelitian energi fusi nuklir di eksperiman perbatasan. Laser itu memiliki keseragaman sinar yang tinggi, panjang gelombang yang pendek. sinar laser Kripton juga sering digunakan di lampu disko dan pengobatan mata.  Keterangan Umum Unsur • Nama, Lambang, Nomor atom : krypton, Kr, 36 • Deret kimia : gas mulia • Golongan, Periode, Blok : 18, 4, p • Penampilan : tak berwarna • Massa atom : 8(2) g/mol • Konfigurasi elektron : [Ar] 3d10 4s2 4p6 • Jumlah elektron tiap kulit : 2, 8, 18, 8 • Fase : gas 11

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Massa jenis Titik lebur Titik didih Titik kritis Kalor peleburan Kalor penguapan Kapasitas kalor Tekanan uapP/Pa pada T/K Struktur kristal Bilangan oksidasi Elektronegativitas Energi ionisasi (detil)

: (0 °C; 101,325 kPa) 3.749 g/L : 115.79 K (-157.36 °C, -251.25 °F) : 119.93 K (-153.22 °C, -243.8 °F) : 209.41 K, 5.50 MPa : 1.64 kJ/mol : 9.08 kJ/mol : (25 °C) 20.786 J/(mol·K) :1 10 100 1 k 10 k 100 k 59 65 74 84 99 120 : cubic face centered :2 : 3.00 (skala Pauling) : ke-1: 1350.8 kJ/mol : ke-2: 2350.4 kJ/mol : ke-3: 3565 kJ/mol Jari-jari atom (terhitung) : 88 pm Jari-jari kovalen : 110 pm Jari-jari Van der Waals : 202 pm Sifat magnetik : nonmagnetic Konduktivitas termal : (300 K) 9.43 mW/(m·K) Kecepatan suara : (gas, 23 °C) 220 m/s Kecepatan suara : (liquid) 1120 m/s Nomor CAS : 7439-90-9 Isotop iso NA waktu paruh DM DE (MeV) DP 78Kr 0.35% 2.3×1020 y ε ε 78Se 79Kr syn 35.04 h ε 79Br β+ 0.604 79Br γ 0.26, 0.39, 80Kr 2.25% Kr stabil dengan 44 neutron 81Kr syn 2.29×105 y ε 81Br γ 0.281 82Kr 11.6% Kr stabil dengan 46 neutron 83Kr 11.5% Kr stabil dengan 47 neutron 84Kr 57% Kr stabil dengan 48 neutron 85Kr syn 10.756 y β0.687 85Rb 86Kr 17.3% Kr stabil dengan 50 neutron

6. Xenon Xenon adalah unsur dengan lambang kimia Xe, nomor atom 54 dan massa atom relatif 131,29; berupa gas mulia, tak berwarna, tak berbau dan tidak ada rasanya. Xenon diperoleh dari udara yang dicairkan. Xenon dipergunakan untuk mengisi lampu sorot, dan lampu berintensitas tinggi lainnya, mengisi bilik gelembung yang dipergunakan oleh ahli fisika untuk mempelajari
5.Gas Xenon

12

partikel sub-atom. Xenon digunakan di alat penghasil cahaya yang disebut xenon flash lamps, yang digunakan di lampu sorot fotografi dan lampu stroboscopic untuk mengeksitasi medium yang aktif di laser which yang kemudian menghasilkan cahaya koheren. dan digunakan juga di lampu bakterisidal. 6.Xenon hexafluoroplatinate Xenon juga diketahui merupakan gas mulia pertama yang berhasil dibuat senyawanya, yaitu Xe[PtF6] atau Xenon hexafluoroplatinate. Laser berkedudukan pertama, ditemukan pada 1960 dipompa oleh lampu flash xenon, dan laser digunakan untuk menyalakan batas inerti fusi juga dipompa oleh lampu sorot xenon. Xenon juga digunakan untuk fotografi bawah laut Lampu lengkung 7. Lampu lengkung Xenon xenon untuk fotografi bawah laut menghasilkan sinar dengan intesitas konstan 5,600 a.u. (1 a.u.=10-8 cm.). Dengan Kamera 16mm yang tahan air dipasang di ujung depan torpedo. tren yang paling signifikan adalah desain 8.Xenon dan keadaan peralatan spesial ini untuk para amatir . Lampu lengkung xenon juga terbukti dapat mencegah kebutaan dari diabetis retinopati. Prosesnya adalah menghancurkan pembuluh darah di mata yang telah membuat perdarahan di vitreous dan seiring waktu, pembuluh darah baru akan menggantikannya.  Keterangan umum Xenon Name, symbol, number : xenon, Xe, 54 Element category : noble gases Group, period, block : 18, 5, p Appearance : colorless gas Standard atomic weight Electron configuration Electrons per shell Phase Density Melting point −169.1 °F) Boiling point −162.62 °F) Triple point Critical point Heat of fusion Heat of vaporization Specific heat capacity Vapor pressureP/Pa at T/K Crystal structure : 131.293(6) g·mol−1 : [Kr] 5s2 4d10 5p6 : 2, 8, 18, 18, 8 : gas : (0 °C, 101.325 kPa) 5.894 g/L : (101.325 kPa) 161.4 K (−111.7 °C, : (101.325 kPa) 165.03 K (−108.12 °C, : 161.405 K (-112°C), 81.6[1] kPa : 289.77 K, 5.841 MPa : (101.325 kPa) 2.27 kJ·mol−1 : (101.325 kPa) 12.64 kJ·mol−1 : (100 kPa, 25 °C) 20.786 J·mol−1·K−1 :1 10 100 1 k 10 k 100 k 83 92 103 117 137 165 : cubic face centered 13

• • • • • • • • • • • • • • • • • • •

: 0, +1, +2, +4, +6, +8 (rarely more than 0) (weakly acidic oxide) • Electronegativity : 2.6 (Pauling scale) • Ionization energies : 1st: 1170.4 kJ·mol−1 2nd: 2046.4 kJ·mol−1 3rd: 3099.4 kJ·mol−1 • Atomic radius (calc.) : 108 pm • Covalent radius : 130 pm • Van der Waals radius : 216 pm • Magnetic ordering : nonmagnetic • Thermal conductivity : (300 K) 5.65x10-3 W·m−1·K−1 • Speed of sound (liquid) : 1090 m/s • CAS registry number : 7440-63-3 • Isotopes of xenon : iso NA half-life DM DE (MeV) DP 124Xe 0.095% 124Xe is stable with 70 neutrons 125Xe syn 16.9 h ε 1.652 125I 126Xe 0.089% 126Xe is stable with 72 neutrons 127Xe syn 36.345 d ε 0.662 127I 128Xe 1.91% 128Xe is stable with 74 neutrons 129Xe 26.4% 129Xe is stable with 75 neutrons 130Xe 4.07% 130Xe is stable with 76 neutrons 131Xe 21.2% 131Xe is stable with 77 neutrons 132Xe 26.9% 132Xe is stable with 78 neutrons 133Xe syn 5.247 d β− 0.427 133Cs 134Xe 10.4% 134Xe is stable with 80 neutrons 135Xe syn 9.14 h β− 1.16 135Cs 136Xe 8.86% 136Xe is stable with 82 neutrons 7. Radon Radon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86. Radon juga termasuk dalam kelompok gas mulia dan beradioaktif. Radon terbentuk dari penguraian radium. Radon juga gas yang paling berat dan berbahaya bagi kesehatan. Rn-222 mempunyai waktu paruh 3,8 hari dan digunakan dalam radioterapi. Radon dapat menyebabkan kanker paru paru, dan bertanggung jawab atas 20.000 kematian di Uni Eropa setiap tahunnya. Radon tidak mudah bereaksi secara kimia, tetapi beradioaktif, radon juga adalah gas alami (senyawa gas terberat adalah tungsten heksaflorida, WF6). Pada suhu dan 14
9.jalan masuk gas radon ke rumah

Oxidation states

tekanan ruang, radon tidak berwarna tetapi apabila didinginkan hingga membeku, radon akan berwarna kuning, sedang kan radon cair berwarna merah jingga. Penumpukan gas Radon secara alamiah di atsmosfir bumi terjadi amat perlahan sehingga air yang menyentuh udara bebas terus kehilangan Radon karena proses “Volatilisasi. Air bawah tanah mempunyai kandungan Radon lebih tinggi di bandingkan air permukaan. Radon kadang digunakan oleh beberapa rumah sakit untuk kegunaan terapeutik. Radon tersebut di peroleh dengan pemompaan dari sumber Radium dan disimpan daloam tabung kecil yang disebut ‘’benih’’ atau ‘’jarum’’. Radon sudah jarang di gunakan lagi namun, mengingat rumah sakit sekarang bisa mendapatkan benih dari ‘’supplier’’ yang menghasilkan benih dengan tingkat peluruhan yang dikehendaki. biasanya digunakan kobalt dan caesium yang tahan selama beberapa tahun, sehingga lebih praktis ditinjau dari segi logistik. Karena peluruhannya yang cukup depat. radon juga digunakan dalam penyelidikan hidrologi yang mengkaji interaksi antara air bawah tanah, anak sungai dan sungai. Peningkatan radon dalam anak sungai atau sungai merupakan petunjuk penting bahwa terdapat sumber air bawah tanah Nama radon berasal dari radium. Radon ditemukan pada tahun 1900 oleh Friedrich Ernst Dorn, yang menggelarnya sebagai pancaran radium. Pada tahun 1908 William Ramsay dan Robert Whytlaw-Gray, yang menamakannya niton (dari bahasa latin nitens berarrti "yang berkilauan"; simbol Nt), mengisolasinya, menenentukan kepadatannya dan mereka menemukan bahwa Radon adalah gas paling berat pada masa itu (dan sampai sekarang). Semenjak 1923 unsur 87 ini disebut Radon. Rata rata, terdapat satu molekul radon dalam 1 x 1021 molekul udara. Radon dapat di temukan di beberapa mata air dan mata air panas. Kota Misasa, Jepang, terkenal karena mata airnya yang kaya dengan radium yang menghasilkan radon. Radon dibebaskan dari tanah secara alamiah, apalagi di kawasan bertanah di Granit. Radon juga mungkin dapat berkumpul di ruang bawah tanah dan tempat tinggal (Namun ini juga bergantung bagaimana rumah itu di rawat dan ventilasinya) Uni Eropa mennentukan bahwa batas aman kandungan radon adalah 400 Bq/ [[meter]3 untuk rumah lama, dan 200 Bq/m3 untuk rumah baru. ‘’Environmental Protection Agency’’ Amerika mennyarankan untuk melakukan tindakan segera bagi semua rumah dengan kepekatan Radon melebihi 148 Bq/m3 (diukur sebagai4 pCi/L). Hampir satu rumah setiap 15 di A.S. mempunyai kadar radon yang tinggi menurut statistik (U.S. Surgeon General) dan EPA mencadangkan agar semua rumah diuji bagi radon. Sejak 1985 di Amerika, jutaan rumah telah diuji kandungan radonnya. Pengujian menunjukkan bahwa flor dapat bereaksi dengan radon dan membentuk senyawa radon florida. Senyawa radon klathrat juga pernah di temukan. Diketahui ada dua puluh Isotop radon yang diketahui. Yang paling stabil adalah Rn-222 yang merupakan produk sampingan dari peluruhan radium-236, Rn-222 mempunyai waktu parah 3,823 hari (330.307,2 detik) dan memancarkan partikel alpha. Rn-220 adalah produk sampingan dari peluruhan thorium dan disebut thoron. Waktu paruhnya 55.6 dan juga memancarkan sinar Alfa. Radon-219 diturunkan dari actinium. Radon adalah gas karsinogen. Radon adalah bahan beradioaktif dan harus ditangai secara hati-hati. Adalah sangat berbahaya untuk menghirup unsur ini karena Radon menghasilkan partikel alpha.

15

Radon juga menghasilkan hasil peluruhan berbentuk padat, dan akibatnya, cenderung membentuk debu halus yang mudah memasuki jalur udara dan melekat permanen dalam jaringan paru-paru, menghasilkan paparan lokal yang parah. Ruang di mana radium, aktinium, atau thorium disimpan perlu diangin-anginkan dengan baik agar tidak terakumulasi dalam udara. Akumulasi radon berpontensi mengancam kesehatan dalam tambang uranium dan timah hitam. Pengumpulan radon dalam rumah juga merupakan suatu penemuan yang cukup baru dan kebanyakan penyakit kanker paru-paru dikaitkan dengan pengumpulan radon setiap tahun. Radon dalam rumah dianggarkan menyebabkan kematian akibat kanker paru-paru sekitar 21,000 orang setiap tahun di U.S. Radon adalah penyebab utama kanker paru-paru di U.S. hari ini.  Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang, Nomor atom : radon, Rn, 86 Deret kimia : gas mulia Golongan, Periode, : Blok 18, 6, p Penampilan : tak berwarna Massa atom : (222) g/mol Konfigurasi elektron : [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p6 Jumlah elektron tiap kulit : 2, 8, 18, 32, 18, 8 Fase : gas Titik lebur : 202 K (-71 °C, -96 °F) Titik didih : 211,3 K (-61,7 °C, -79,1 °F) Kalor peleburan : 3,247 kJ/mol Kalor penguapan : 18,10 kJ/mol Kapasitas kalor : (25 °C) 20,786 J/(mol·K) Tekanan uapP/Pa :1 10 100 1 k 10 k 100 k pada T/K : 110 121 134 152 176 211 Struktur kristal : kubus pusat muka Bilangan oksidasi :0 Elektronegativitas data : tidak tersedia (skala Pauling) Energi ionisasi : pertama: 1037 kJ/mol Jari-jari atom (terhitung) : 120 pm Jari-jari kovalen : 145 pm Sifat magnetik : nonmagnetik Konduktivitas termal : (300 K) 3,61 mW/(m·K)

16

17

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->