P. 1
Dasar-dasar Visual Basic

Dasar-dasar Visual Basic

3.0

|Views: 15,604|Likes:
Published by Ismail Adha Kesuma
Membahas konsep dasar Visual Basic
Membahas konsep dasar Visual Basic

More info:

Published by: Ismail Adha Kesuma on Oct 18, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2013

pdf

text

original

Sections

BAB I BERKENALAN DENGAN VISUAL BASIC

Microsoft Visual Basic 6.0 merupakan bahasa pemrograman yang bekerja dalam ruang lingkup MS-Windows. Microsoft Visual Basic 6.0 hampir dapat memanfaatkan seluruh kemudahan dan kecanggihan yang dimiliki oleh sistem operasi Windows. Secara umum kemampuan dari Microsoft Visual Basic 6.0 adalah menyediakan komponen-komponen yang memungkinkan Anda membuat program aplikasi yang sesuai dengan tampilan dan cara kerja Windows. Visual Basic adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang merupakan pengembangan dari bahasa BASIC versi DOS. BASIC (Beginners' Allpurpose Symbolic Instruction Code) merupakan bahasa pemrograman yang mudah untuk dipelajari. Perintahperintahnya mirip dengan penggunaan bahasa sehari-hari (Inggris). Perusahaanperusahaan software memproduksi bahasa BASIC dengan versi yang berbeda seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC dan IBM BASICA. Perbedaan antara Visual Basic dengan bahasa BASIC adalah pemrograman BASIC masih berorientasi pada text dan program dieksekusi secara berurutan. Untuk itu bahasa BASIC disebut sebagai Interpreter. Sedangkan dalam Visual Basic dengan lingkungan grafiknya, pemrograman berorientasi object dan sudah merupakan compiler. Visual Basic program terdiri dari banyak sub program (prosedur), dimana setiap prosedur mempunyai kode tersendiri dan dapat dieksekusi sendiri dan pada saat yang bersamaan dapat digabungkan menjadi satu.

Tampilan Dasar Microsoft Visual Basic 6.0
Pada tahap awal pemakaian Microsoft Visual Basic 6.0 sebaiknya diatur tampilan untuk komponen- komponen yang ada diantaranya Toolbaar, Toolbar, Project, Properties, dan Form Layout. Jika salah satu dari komponen- komponen tersebut tidak muncul, Anda dapat mengaktifkan melalui menu View dan pilih komponen yang akan ditampilkan.

Gambar Tampilan Dasar Microsoft Visual Basic 6.0

Komponen- komponen Pada Microsoft Visual Basic 6.0
Ada beberapa istilah dan komponen Microsoft Visual Basic 6.0 yang digunakan untuk membuat program aplikasi. Komponen-komponen yang akan dibahas ini hanya dasardasarnya saja agar dalam pembahasan selanjutnya Anda sudah dapat memehami penggunaa istilah dan komponen tersebut. Project Project adalah sekumpulan modul modul. Jadi project (proyek) adalah program aplikasi itu sendiri. Project disimpan dalam file yang berakhiran .VBP. Form Form adalah suatu objek yang dipakai sebagai tempat bekrja program aplikasi. Secara otomatis akan tersedia form yang baru bila Anda membuat program aplikasi yang baru, yaitu dengan Form1. Umumnya dalam suatu form terdapat garis titik-titik yaitu disebut dengan Grid. Toolbox Toolbox adalah kotak alat yang berisi icon-icon untuk memasukkan objek tertentu ke dalam jendelan form. Anda dapat memodifikasi Toolbox, misalnya menambah komponen

icon dengan cara melakukan klik kanan pada Toolbox lalu memilih Components atau Add Tab. Properties Properti digunakan untunk menetukan setting suatu objek. Suatu objek biasanya mempunyai beberapa properti yang dapat diatur langsung dari jendela Properties atau lewat kode program. Kode Program Kode Program adalah serangkaian tulisan perintah yang akan dilaksanakan jika suatu objek dijalankan. Kode program ini akan mengontrol dan menetukan jalannya suatu objek. Event Event adalah peristiwa atau kejadian yang diterima oleh suatu objek, misalnya klik, seret, tunjuk dan sebagainya. Contoh: Private Sub Commnad1_Click () End Sub Kode program diatas menunjukkan penggunaan event Click pada objek Command1yang ada dibawahnya akan dilaksanakan. Metode (Method) Metode adalah suatu set perintah seperti halnya fungsi dan prosedur, tetapi sudah tersedia di dalam suatu objek. Metode biasanya akan mengerjakan suatu tugas khusus pada suatu objek. Contoh: Private Sub From_Active() From1.Print ” Selamat Belajar Visual Basic 6.0” End Sub Kode program diatas menunjukkan penggunaan metode Print (mencetak) pada objek Form1 untuk mencetak tulisan ” Selamat Belajar Visual Basic 6.0”. Module Module dapat disejajarkan dengan Form, tetapi tidak mengandung objek. Module dapat berisi kode-kode program atau procedure yang dapat digunakan dalam program aplikasi.

Macam-macam Objek pada Microsoft Visual Basic 6.0
Pada umumnya objek-objek dalam Visual Basic sibentuk dari icon-icon yang terdapat dalam kotak alat (Toolbox). Secara otomatis bila program Visual Basic dijalankan akan

tersedia icon-icon objek yang sering dipakai, misalnya VB Enterprise Edition, Standard EXE, Active EXE, Active DLL, Data Project dan lain-lain. Selain icon-icon yang tersedia, Anda juga bisa menambahkan komponen icon dengan cara : • Klik kanan mouse pada Toolbox atau klik menu Project pada menu utama. • Klik Components. • Setelah tampil kotak dialog Components, aktifkan (dengan memberikan tanda “a” pada kotak dialog cek) dan klik tombol OK. Beberapa objek yang sering digunakan dalam pemrograman Visual Basic dan cara pemberian nama untuk masing-masing objek (nama tidak harus seperti pada contoh berikut ini). Form (.Frm) Merupakan lembar kerja tempat meletakkan item dalam window Visual Basic. Label (.Lbl) Unit ini digunakan untuk menampilkan teks, tetapi pemakai tidak dapat berinteraksi dengannya (hanya untuk tampilan teks). TextBox (.Txt) Unit ini digunakan untuk menampilkan teks dalam form dan pemakai dapat mengedit teks tersebut. Command Button (.Cmd) Unit ini digunakan untuk memberikan suatu perintah atau tindakan ketika digunakan. Check Box (.Chk) Unit ini digunakan untuk memilih satau atau beberapa check box secara bersamaan. Combo Box (.Cbo) Unit ini digunakan untuk mengetikkan pilihan atau untuk memilih item lewat DropDown List. Frame (.Fra) Unit ini digunakan untuk mengidentifikasikan sebuah group pengontrolan. Line (.Lin) Unit ini memungkinkan pemakai untuk membuat garis lurus.

Picture Box (.Pic) Unit ini akan menampilkan file gambar (Bitmaps, Icon, Gif, Jpeg, dsb). Image Box (.Img) Unit akan menampilkan gambar Bitmaps, Windows, metafile dan icon. Timer (.Tmr) Unit ini digunakan untuk mengoperasikan waktu kejadian pada rutin program termasuk internal waktu.

Shape (.Shp) Unit ini untuk membentuk objek dua dimensi (bujur sangkar, lingkaran, empat persegi panjang, ellips). OLE client (.Ole) Unit ini memungkinkan pemakai menempelkan suatu objek dari aplikasi Visual Basic ke aplikasi yang mendukung OLE. File List Box (.Fil) Unit ini akan menampilkan daftar file pada directory terpilih dan memungkinkan untuk memilih sebuah drive. Directory List Box (.Dir) Unit ini akan menampilkan daftar directory pada drive terpilih sehingga dapat dipilih sebuah directory dan path. Drive List Box (.Drv) Unit ini akan menampilkan daftar drive pada komputer pemakai dan memungkinkan untuk memilih sebuah drive. Horizontal Scroll Bar (.Hsb) Unit ini memungkinkan pemakai untuk memilih suatu objek selama dalam jangkauan Horisontal objek. Vertical Scrool Bar (.Vsb)

Unit ini memungkinkan pemakai untuk memilih suatu objek selama dalam jangkauan Vertikal objek. Data Bound Grid Box (.Dbg) Unit ini akan menampilkan kotak grid standard ditambah kemampuan akses data. Menu (.Mnu) Unit ini digunakan untuk membuat menu aplikasi Visual Basic dan bisa di akses melalui menu editor.

Menjalankan Visual Basic
1. Start Program Microsoft Visual Basic 6.0 2. Maka akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini:

3. Pilih Standard EXE Open

MengenaL Objek Visual Basic Form
1. Aktifkan jendela Properties – Form1 2. Pilih atribut Name pada jendela properties 3. Masukkan frmHello untuk nama form1

4. Masukkan Hello pada atribut Caption

Label
1. Pilih objek Label pada ToolBox

2. Masukkan Label pada frmHello

3. Aktifkan jendela Properties untuk Label 4. Isikan beberapa atribut dibawah ini pada properties Label: Name : lblKalimat Caption : “Hai, Saya sedang belajar Visual Basic ;) “ Alignment : 2 – Center Font : Times New Roman – Bold – 14 ForeColor : Ambil warna merah – pada Palette 5. Hasil yang akan tampak adalah sebagai berikut :

Command Button
1. Pilih objek CommandButton pada label 2. Masukkan objek commandButton kedalam frmHello 3. Aktifkan jendela properties untuk CommandButton 4. Masukkan beberapa atribut dibawah ini pada properties CommandButoon Name : cmdOK Caption : OK 5. Aktifkan cmdOK. Klik dua kali pada objek tersebut, untuk menampilkan editor kode. 6. Tuliskan kode program berikut :

Menyimpan Proyek
1. Pilih File > Save Project 2. Tentukan direktori dimana proyek akan disimpan. Sebaiknya buat satu buah direktori (Proyek1). 3. Beri Nama frmHello. 4. Klik Save 5. Beri Nama proyek dengan nama prjHello 6. Klik Save 7. Bila muncul kotak dialog Source Code Control, Klik No 8. Menjalankan Program : Pilih Run > Start 9. Membuat Program EXE Pilih File > Make prjHello.exe Tentukan direktori dimana program akan disimpan Beri nama Program exe dengan nama “Program Hello” Klik OK 10 Menjalankan Program EXE Jalankan program Exploring – Window Jalankan Program Hello.exe

Membuat Program I
Form Masukkan properties berikut untuk atribut dibawah ini : Name : frmTeks Caption : Menampilkan Teks pada Label Label 1. Masukkan label pertama dan isikan atribut untuk label tersebut seperti dibawah ini Name : lblJudul Caption : Program menampilkan teks pada Label 2. Masukkan Label kedua dan isikan atribut untuk label tersebut seperti dibawah ini : Name : lblNama Caption : Masukkan kalimat disini : 3. Masukkan label ketiga dan isikan atribut untuk label tersebut seperti dibawah ini : Name : lblAgama Caption : Pilih Agama

4. Masukkan label keempat dan isikan atribut untuk label tersebur seperti dibawah ini: Name : lblHasil Caption : (Kosongkan) TextBox Masukkan satu buah TextBox kedalam form. Dan isikan atribut untuk text seperti: Name : txtKalimat Text : (Kosongkan) ComboBox Masukkan satu buah ComboBox kedalam form. Dan isikan atribut untuk combo seperti : Name : cboAgama List : Islam Protestan Katolik Hindu Budha CommandButton 1. Masukkan CommanButton pertama pada form, dan Isikan atribut dibawah ini: Name : cmdOK Caption : Tampilkan Hasil Input 2. Masukkan CommandButton kedua pada form, dan isikan atribut dibawah ini : Name : cmdKeluar Caption : Keluar Menyimpan Program Simpan Program kedalam direktori yang diinginkan Menulis Program 1. Aktifkan cmdOK, lalu klik dua kali pada objek tersebut. 2. Masukkan kode program berikut : Private Sub cmdOK_Click() lblHasil.Caption = "Nama Saya adalah " & txtNama.Text & _ " dan Agama saya adalah " & cboAgama.Text End Sub 3. Aktifkan cmdKeluar, lalu klik dua kali pada objek tersebut. 4. Masukkan kode program berikut : Private Sub cmdKeluar_Click() End End Sub Mendebug Program Mendebug program adalah mencari letak kesalahan pada program. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melakukan tracing pada setiap pernyataan program. 1. Aktifkan objek cmdOK, lalu klik dua kali pada objek tersebut. 2. Klik Mouse pada sisi editor program, dimana tracing/ pengecekan akan dimulai.

3. Jalankan program 4. Program akan berhenti sesaat pada bagian dimana pernyataan akan dicek. 5. Tekan F8 untuk men-trace program

6. Lakukan tracing sampai program tidak terdapat kesalahan Membuat Program Exe dan jalankan hasilnya.

Membuat Program dengan Control Objek
CheckBox 1. Berinama form dengan nama frmObjek 2. Aktifkan kontrol CheckBox pada ToolBox 3. Masukkan 3 buah CheckBox kedalam frmObjek, dan berinama masing-masing chkBaca, chkOlahRaga, chkMasak 4. Beri Caption pada masing-m sing CheckBox dengan nama Membaca, OlahRaga dan Memasak 5. Aktifkan kontrol CommandButton pada ToolBox 6. Masukkan 1 buah CommandButton kedalam form dan berinama cmdHobby dan masukkan untuk Caption yaitu Hobby 7. Tuliskan program untuk event Click pada cmdHobby Berikut program tersebut : Private Sub cmdHobby_Click() 'baca, olahraga, memasak
If chkBaca.Value=1 And chkOlahRaga.Value=1 And chkMasak.Value=1 Then

MsgBox "Hobbyku yaitu membaca, olahraga, dan memasak ;) " 'baca, olahraga ElseIf chkBaca.Value = 1 And chkOlahRaga.Value = 1 Then MsgBox "Hobbyku yaitu membaca dan olahraga ;) " 'baca, memasak ElseIf chkBaca.Value = 1 And chkMasak.Value = 1 Then

MsgBox "Hobbyku yaitu membaca, dan memasak ;) " 'olahraga, memasak ElseIf chkOlahRaga.Value = 1 And chkMasak.Value = 1 Then MsgBox "Hobbyku yaitu dan memasak ;) " End If End Sub

8. Jalankan program tersebut.

Option 1. Aktifkan kontrol option pada ToolBox 2. Masukkan 2 buah kontrol option kedalam frmObjek, setelah itu berinama masingmasing dengan nama optLaki dan optPerempuan 3. Tuliskan Captionnya dengan Laki-laki dan Perempuan 4. Masukkan satu buah CommandButton pada frmObjek dan berinama dengan cmdJK 5. Tuliskan Caption cmdJK dengan Jenis Kelamin 6. Tuliskan program berikut pada cmdJK pada event Click Private Sub cmdJK_Click() If optLaki.Value = True Then MsgBox "Anda Laki-Laki" Else MsgBox "Anda Perempuan" End If End Sub Image 1. 2. 3. 4.

Aktifkan kontrol Image pada ToolBox Masukkan kedalam frmObjek Berinama objek tersebut dengan imgWindow Masukkan nama dan lokasi gambar kedalam property Picture 5. Set property Stretch dengan nilai True

Drivelistbox 1. Aktifkan kontrol DriveListBox pada ToolBox 2. Masukkan kedalam frmObjek

3. Berinama objek tersebut dengan nama drvFile DirlistBox 1. Aktifkan kontrol DirListBox pada ToolBox 2. Masukkan kedalam frmObjek 3. Berinama objek tersebut dengan nama dirFile Shape 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Aktifkan kontrol Shape pada ToolBox Masukkan kedalam frmObjek Berinama objek tersebut dengan nama shpObjek Masukkan Property BackStyle dengan nilai 1-Opaque Masukkan property FillColor dengan warna Merah Masukkan property Shape dengan nilai 3-Circle Aktifkan kontrol objek Option pada ToolBox Masukkan 2 Buah Option kedalam frmObjek, berinama masing-masing dengan optLingkaran, optKotak. Setelah itu isi masing-masing property Caption dengan nama Lingkaran dan Kotak 9. Masukkan kode program berikut : Private Sub optKotak_Click() If optKotak.Value = True Then shpObjek.Shape = 1 End If End Sub Private Sub optLingkaran_Click() If optLingkaran.Value = True Then shpObjek.Shape = 3 End If End Sub

MonthView 1. Berinama Form dengan nama frmWaktu 2. Klik Menu Project > Components 3. Pada Kotak dialog Components, pilih Microsoft Windows Common Controls 26.0 4. Klik OK 5. Pilih kontrol MonthView pada ToolBox 6. Masukkan kontrol MonthView kedalam frmWaktu 7. Berinama kontrol MonthView dengan nama mtvKalender 8. Jalankan program. Timer 1. Aktifkan kontrol Timer pada ToolBox 2. Masukkan Timer kedalam frmWaktu

3. Beri nama Timer dengan nama tmrJam 4. Isi Property Interval dengan nilai 500 Label 1. Aktifkan kontrol Label pada ToolBox 2. Masukkan label kedalam frmWaktu 3. Beri nama Label dengan nama lblJam 4. Isi Property BorderStyle dengan nilai 1-FixedSingle Menulis Event Procedure 1. Aktifkan kontrol tmrJam 2. Untuk menulis kode program pada objek tersebut, klik dua kali objek tersebut. 3. Pada Event Timer, tulis kode program berikut : Private Sub tmrJam_Timer() lblJam.Caption = Time End Sub 4. Jalankan program TextBox 1. Masukkan kontrol textbox kedalam Frmwaktu 2. Berinama txtHari 3. Isi property MultiLine dengan nilai True Command Button 1. Aktifkan kontrol CommandButton pada ToolBox 2. Masukkan satu buah toolbox kedalam frmWaktu, dan berinama dengan cmdHari 3. Masukkan kode program berikut ini pada event Click Private Sub cmdHari_Click() Dim Hari As String Hari = WeekdayName(Weekday(Date), False, vbUseSystemDayOfWeek) Hari = "Hari ini adalah hari " & Hari txtHari.Text = Hari End Sub Simpan Proyek dengan nama prjKalender dan jalankan program.

BAB II TIPE DATA, KONSTANTA, VARIABEL, DAN OPERATOR
Tipe Data
Tipe data-tipe data yang secara umum sering digunakan adalah Integer, Long, Single, Double, Currency, String, Byte, Boolean, Date, Object, Variant. Range untuk masingmasing tipe data tersebut adalag sebagari berikut:

Konstanta
Konstanta adalah suatu pernyataan yang menyatakan sebuah nilai tertentu yang tetap (konstan) tidak berubah-ubah. Konstanta dapat dinyatakan atau dideklarasikan dengan statement Const. Contohnya apabila indin menyatakan konstanta harga = 500, maka dapat dideklarasikan sebagai berikut: Const harga = 500

Variabel
Variabel adalah suatu tempat didalam memori yang diberi nama (sebagai pengenal) dan dialokasikan untuk menampung data. Sesuai dngan data yang ditampung maka variabel harus mempunyai tipe data yang sesuai dengan isinya.

Untuk mendeklarasikan sebuah variabel ada dua cara. Cara yang pertama adalah dengan pernyataan dim untuk mendeklarasikan nama variabel beserta tipe datanya pada awal rocedure seperti contoh berikut: Dim nama as string Dimgaji as strong Dim umur as integer Pernuyataan dengan dim disebut juga dengan pernyataan eksplisit, sedangkan pernyataan yang kedua adalah dengan pernyataan implisit seperti contoh berikut: Nama$=”budi” Alamat$= “jl. Bayangkara 87” Gaji&=400000 Deklarasi diatas mendeklarasikan variabel beserta tipe datanya dan langsung mengisinya. Untuk deklarasi variabel ini dianjurkan mnggunakan yang pertama yaitu dengan deklarasi dim karena lebih terencana dan terkontrol.

Operator
Operator digunakan untuk melakukan meipulasi dan pengolahan data. Visual basic menyediakan berbagai macam operator diantaranya yaitu: • Operator penugasan <variabel> = <ekspresi> contoh: bilangan = 0 harga = 500 jumlah = banyak + harga no = no +2 • Operator aritmatika Digunakan untuk operasi aritmatika dengan hierarki yang berbeda-beda yaitu sebagai berikut: Operator Operasi ^ Pemangkatan Tanda negatif *, / Perkalian dan pembagian \ Pembagian integer Mod Modulus (sisa pembagian) +,Penambahan dan pengurangan +,& Penggabungan string Contoh: 2 ^2 ‘ hasilnya 4’ 2^2 + 5 ‘ hasilnya 9’ 7 \ 2 ‘hasilnya 3’

“A” & 2 & “B” ‘hasilnya A2B’ “A” + “B” + “C” ‘hasilnya ABC’ •

Operator perbandingan Digunakan untuk membandingkan suatu data (ekspresi) dengan data (ekspresi) yang lain dan menghasilkan nilai logika (benar atau salah). Dua data atu ekspresi yang dibandingkan mempunyai tipe data yang sama. Operator Keterangan = Sama dengan <> Tidak sama dengan < Lebih kecil > Lebih besar <= Lebih kecil atau sama dengan >= Lebih besar atau sama dengan Like Mempunyai ciri yang sesuai Is Sama referensi objek Contoh: Tes = 5 > 4 ‘variabel tes berisi true’ Sama = “abc” = “ab” ‘variabel sama berisi false’ Sama = “abcde” like “a*” ‘variabel sama berisi true’ Sama = “abcde” like “b*” ‘variabel sama berisi false’ Sama = “abcde” like “ab?de” ‘variabel sama berisi true’ Mycheck = myobjek is thatobjek ‘mycheck berisi true jika myobjek sama dengan thetobjek’

Operator logika Digunakan untuk mengekspresi satu atau lebih data (ekspresi) logika (boolean) menghasilkan data logika (boolean). Operator Keterangan Not Tidak And Dan Or Atau Xor Exclusive Or Eqv Ekivalen Imp Implikasi Tabel kebenaran Not Ekspresi Hasil Not True False Not False True Tabel kebenaran And Ekspresi Hasil

False And False False And True True And False True And true Tabel kebenaran Or Ekspresi False Or False False Or True True Or False True Or True

False False False True

Hasil False True True True

Tabel kebenaran Xor Ekspresi Hasil False Xor False False False Xor True True True Xor False True True Xor True False Tabel kebenaran Eqv Ekspresi Hasil False Eqv False True False Eqv True False True Eqv False False True Eqv True True Tabel Kebenaran Imp Ekspresi Hasil False Imp False True False Imp True True True Imp False False True Imp True True

Program – Variabel1
1. Desain form seperti dibawah ini :

2. Simpan proyek dengan nama prjTipeData 3. Tulis kode program berikut untu optLeft, optMid dan optRight Private Sub optLeft_Click() txtHasil = Left(txtKata1.Text, 3) End Sub Private Sub optMid_Click() txtHasil = Mid(txtKata1.Text, 2, 4) End Sub Private Sub optRight_Click() txtHasil = Right(txtKata1, 6) End Sub 4. Tulis kode program berikut untuk optInteger, optSingle, optDouble dan Persentase Private Sub optInteger_Click() Dim bil1 As Integer Dim bil2 As Integer bil1 = txtBil1.Text bil2 = txtBil2.Text txtHasilHitung.Text = bil1 + bil2 End Sub Private Sub optSingle_Click() Dim bil1 As Single Dim bil2 As Single bil1 = txtBil1.Text bil2 = txtBil2.Text txtHasilHitung.Text = Format(bil1 + bil2, "##,##0.00") End Sub

Private Sub optdouble_Click() Dim bil1 As Double Dim bil2 As Double bil1 = txtBil1.Text bil2 = txtBil2.Text txtHasilHitung.Text = Format(bil1 + bil2, "###0.00") End Sub Private Sub optCurrency_Click() Dim bil1 As Currency Dim bil2 As Currency bil1 = txtBil1.Text bil2 = txtBil2.Text txtHasilHitung.Text = bil1 + bil2 End Sub Private Sub optPersen_Click() Dim bil1 As Double Dim bil2 As Double bil1 = txtBil1.Text bil2 = txtBil2.Text txtHasilHitung.Text = Format(bil1 / bil2, "0.00%") End Sub 5. Tulis program berikut untuk cmdOK Private Sub cmdOK_Click() Dim tgl As Date tgl = txtTgl.Text lbltgl(1).Caption = Format(tgl, "dddd, mmm d yyyy") End Sub 6. Tulis program berikut untuk optTime Private Sub optTime_Click() lblTime1.Caption = Format(Time, "h:m:s") lblTime2.Caption = Format(Time, "hh:mm:ss AMPM") End Sub 7. Tulis probram berikut untuk OptVariant Private Sub optVariant_Click() Dim tgl tgl = #12/8/2000# lblTime1.Caption = Format(tgl, "dd mm yyyy") End Sub 8. Tulis Program berikut untuk optBoolean Private Sub optBoolean_Click()

Dim pilih As Boolean If optBoolean.Value = True Then pilih = True If pilih Then MsgBox pilih End If Else pilih = False MsgBox pilih End If End Sub

Program – variableII
Merancang interface 1. Tambahkan sebuah form kedalam proyek Visual Basic. 2. Masukkan nilai property form berikut ini : a. Name : frmKalkulator b. Caption : Program Kalkulator c. StartupPosistion : 2 – CenterScreen d. BorderStyle : 3 – Fixed Dialog 3. Masukkan label, dan isikan nilai property berikut ini : a. Name : lblJudul b. Alignment : Center c. Font : MS Sans serif – Bold – 14 4. Masukkan Frame, dan isikan nilai property berikut ini : a. Nama : fraOperasi b. Caption : Pilih Perasi yang diinginkan 5. Masukkan 4 buah option dan berinama masing-masing optPemnjumlahan, optPengurangan, optPerkalian dan optPembagian, dan masukan captionnya sesuai dengan namanya. 6. Masukkan sebuah frame lagi dan berinama dengan fraHitung, dan isi caption dengan “Operasi Perhitungan” 7. Masukkan tiga buah text box dengan nama txtBil1, txtBil2 dan txtHasil. Setelah itu isikan property Alignment dengan “1 – Right Justify” 8. Masukkan kontrol line dan sebuah label, berinama label dengan lblOperator 9. Masukkan tiga buah label, masing-masing beri caption Bilangan ke-1, Bilangan ke-2 dan Hasil 10. Masukkan 2 buah tombol dan berinama masing-masing cmdHitung dan cmdLagi 11. Simpan proyek Anda dengan nama prjKalkulator 12. Hasil desain antar muka seperti dibawah ini :

Menulis Program 1. Tulis deklarasi variabel berikut pada bagian Deklarasi Variabel Dim bil1 As Integer Dim bil2 As Integer Dim hasil As Single Dim operator As Integer '1 - Penjumlahan, 2 - Pengurangan, 3 - Perkalian dan 4 – Pembagian 2. Masukkan kode program berikut untuk event Load pada form Private Sub Form_Load() txtBil1.Text = "" txtBil2.Text = "" txtHasil.Text = "" End Sub 3. Masukkan kode program berikut untuk event Click pada option Private Sub optPembagian_Click() lblOperator.Caption = "/" operator = 4 End Sub Private Sub optPengurangan_Click() lblOperator.Caption = "-" operator = 2 End Sub Private Sub optPenjumlahan_Click() lblOperator.Caption = "+" operator = 1 End Sub Private Sub optPerkalian_Click() lblOperator.Caption = "X"

operator = 3 End Sub 4. Masukkan kode program berikut untuk event Click pada cmdHitung Private Sub cmdHitung_Click() bil1 = txtBil1.Text bil2 = txtBil2.Text If operator = 1 Then hasil = bil1 + bil2 txtHasil.Text = hasil ElseIf operator = 2 Then hasil = bil1 - bil2 txtHasil.Text = hasil ElseIf operator = 3 Then hasil = bil1 * bil2 txtHasil.Text = hasil ElseIf operator = 4 Then hasil = CSng(bil1) / CSng(bil2) txtHasil.Text = hasil Else MsgBox "Anda belum memilih operator" End If End Sub 5. Masukkan kode program berikut untuk event Click pada cmdLagi Private Sub cmdLagi_Click() Dim jawab As Integer jawab = MsgBox("Anda ingin mencoba lagi?", vbYesNo) If jawab = vbYes Then txtBil1.Text = "" txtBil2.Text = "" txtHasil.Text = "" Else Unload Me End If End Sub

BAB III MESSAGE DIALOG (COMMAND DIALOG)
Message dialog merupakan sebuah interaksi antara program dengan user. Selain sebagai informasi (pesan), user dapat melakukan aksi (input) terhadap program melalui message dialog kemudian aksi (input) tersebut akan diproses oleh program dengan command tertentu. Dalam visual basic telah disediakan fungsi khusus untuk menangani message dialog ini yaitu dengan MsgBox( ) Function. Tujuan dari MsgBox adalah untuk menampilkan pop-up message dan menunggu input dari user untuk melakukan apa tindakan selanjutnya. Syntax dari message box adalah: PesanAnda=MsgBox(Prompt, Style Value, Title) Argumen pertama, akan menampilkan message pada message box. Style menentukan type dari command button yang akan terlihat pada message box, title menampilkan judul dari message tersebut. Kita bisa menggunakan nama konstanta atau syle value untuk menggantikan nilai integer pada argumen kedua. Penggunaan nama konstanta akan lebih mudah dibaca dibandingkan menggunakan style value. Visual Basic akan menampilkan list dari nama konstanta tersebut begitu anda mengetikan tanda koma setelah argumen pertama.

Contoh : PesanAnda=MsgBox( "Klik OK untuk melanjutkan", 1, "Startup Menu") PesanAnda=MsgBox("Klik OK untuk melanjutkan". vbOkCancel, "Startup Menu") Contoh pertama dan kedua akan menampilkan hasil yang sama. PesanAnda adalah variable yang akan menampung nilai dari fungsi MsgBox(). Nilainya menentukan type

dari tombol yang diklik oleh user. Variable tersebut haruslah dideklarasikan sebagai tipe data integer pada general declaration section.

Contoh 1 : Private Sub command1_Click() Dim testmsg As Integer testmsg = MsgBox("Silahkan anda klik", 1, "Test message") If testmsg = 1 Then Label1.Caption = "Anda meng-klik tombol OK" Else Label1.Caption = "Anda meng-klik tombol Cancel" End If End Sub

Ketika user meng-klik OK pada test button, maka akan muncul pesan "Anda meng-klik tombol OK" sedangkan jika user meng-klik Cancel button maka akan muncul pesan "Anda meng-klik tombol Cancel". Untuk membuat message box anda lebih menarik, anda bisa menambahkan icon pada message box tersebut. Ada empat tipe icon yang disediakan oleh Visual Basic seperti yang tertera pada tabel berikut ini.

Membuat Message dialog
1. Rancang antar muka seperti berikut:

2. Ubah Property dari masing-masing komponen sebagai berikut: Komponen/Objek Property Command1 Caption = Message 1 Command2 Caption = Message 2 Command3 Caption = Message 3 Command4 Caption = Message 4 Command5 Caption = Message 5 Command6 Caption = Exit 3. Double klik command1 kemudian buat prosedur seperti berikut: Private Sub Command1_Click() Dim testmsg As Integer testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 0, "test messag") If testmsg = 1 Then Label1.Caption = "anda klik tombol OK" End If End Sub 4. Double klik command2 kemudian buat prosedur seperti berikut: Private Sub Command2_Click() Dim testmsg As Integer testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 1, "test messag") If testmsg = 1 Then Label1.Caption = "anda mengklik tombol OK" Else Label1.Caption = "anda mengklik tombol cancel" End If End Sub 5. Double klik command3 kemudian buat prosedur seperti berikut: Private Sub Command3_Click() Dim testmsg As Integer testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 2, "test messag") If testmsg = 3 Then Label1.Caption = "anda mengklik tombol Abort" ElseIf testmsg = 4 Then Label1.Caption = "anda mengklik tombol Retry" Else Label1.Caption = "anda mengklik tombol Ignore" End If End Sub 6. Double klik command4 kemudian buat prosedur seperti berikut: Private Sub Command4_Click() Dim testmsg As Integer testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 3, "test messag") If testmsg = 6 Then Label1.Caption = "anda mengklik tombol Yes"

ElseIf testmsg = 7 Then Label1.Caption = "anda mengklik tombol No" Else Label1.Caption = "anda mengklik tombol Cancel" End If End Sub 7. Double klik command5 kemudian buat prosedur seperti berikut: Private Sub Command5_Click() Dim testmsg As Integer testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 4, "test messag") If testmsg = 6 Then Label1.Caption = "anda mengklik tombol Yes" Else Label1.Caption = "anda mengklik tombol No" End If End Sub 8. Double klik command6 kemudian buat prosedur seperti berikut: Private Sub Command6_Click() Dim testmsg As Integer testmsg = MsgBox(" silahkan anda klik", 4, "test messag") If testmsg = 6 Then End End If End Sub 9. Jalankan Program dan dan amati hasilnya hasilnya 10. tambahkan satu komponen command pada form anda. 11. double klik dan buat proosedur seperti berikut: Private Sub Command7_Click() Dim testmsg As Integer testmsg = MsgBox("Silahkan anda klik", vbYesNoCancel _ + vbExclamation, "Test Message") If testmsg = 6 Then Label1.Caption = "Testing successful" ElseIf testmsg = 7 Then Label1.Caption = "Are you sure?" Else Label1.Caption = "Testing fail" End If 12. jalankan program dan amati hasilnya InputBox( ) Input box adalah message yang dapat diberi masukan string. Sintaks:

1. 2. 3. 4.

Buat projek baru dan tambahkan objek command pada form. Ubah property caption-nya dengan Masukkan. Tambahkan objek label kedalam form. Double klik objk command pada form dan buatlah prosedur seperti berikut: Privat Sub Command1_Click( )

End Sub

BAB IV KONTROL PROGRAM (PERCABANGAN)
Percabangan (kontrol program) adalah suatu cara untuk melompat kelokasi baris lain. ada beberapa percabangan yang dapat dilaksanakan yang secara garis besar dibagi menjadi dua yaitu percabangan bersyarat dan percabangan tidak bersyarat.

Percabangan Tidak Bersyarat
Yaitu percabangan atau kontrol program yang akan dijalankan tanpa harus ada pernyataan persyaratan yang harus dipenuhi. Ketika pembacaan routine program sampai pada kontrol program atau percabangan maka akan langsung dilaksanakan. Ada beberapa percabangan atau kontrol program yang dapat dilaksanakan. Percabangan GoSub… Return Yaitu percabangan tanpa syarat kesuatu subrutin yang ditandai dengan baris label atau nomor. Setelah mencabang ke subrutin yang diinginkan program akan kembali ke baris berikutnya dibawah Gosub. Sintks: GoSub <baris> … … <baris> … … return Contoh: Sub ofrm_activate() Dim num as single Num = inputbox(“masukan angka yang akan dibagi 2.”) Gosub Cabang Form1.print Num Exit sub Cabang: Num=num/2 Return End sub

Percabangan GoTo Digunakan untuk mencabang kesuatu baris label atau baris nomor. Setelah mencabang program tidak akan kembali ke baris dibawahnya. Sintaks: Goto <baris> … … <baris> … … Contoh: Sub ofrm_activate() Dim num as single Num = inputbox(“masukan angka yang akan dibagi 2.”) Gosub Cabang Form1.print Num Goto selesai Cabang: Num=num/2 Return Selesai: End sub

Percabangan Bersyarat Percabangan bersyarat perupakan percabangan yang akan terjadi bila suatu syarat terpenuhi. Dengan percabangan bersyarat maka program akan menuju ke lokasi atau baris lain baik label maupun nomer dengan suatu syarat yang harus dipenuhi. Percabangan If … Then Sintaks: If <kondisi> then <statement> <Kondisi> merupakan kondisi yang digunakan untuk perbandingan. <statement> merupakan satu atau lebih baris pernyataan program yang akan dijalankan jika kondisi terpenuhi. Contoh: If nilai < 70 then keterangan = “tidak lulus

Percabangan If … Then … Else Pernyataan If .. Then … Else Digunakan untuk percabangan dengan syarat (kondisi) lebih dari satu. Tetapi hanya satu blok statement yang akan dijalankan yaitu pada kondisi yang terpenuhi. Sintaks: If <kondisi1> then <statement blok ke 1> [Else If <kondisi 2> then <statement blok ke 2>] [Else <statement ke n>] End if Contoh: If nilai < 70 then Keterangan = “tidak lulus” Else Keterangan = “lulus” End if
Percabangan Select Case

Percabangan select case dapat digunakan sebagai pengganti dari if … then … else …. Struktur ini digunakan untuk memilih satu blok statemen dari beberapa blok statement. Sintaks: Select case <ekspresi yang diuji> [case <ekspresi1> <statemen blok 1>] [case <ekspresi2> <statemen blok 2>] … … [case else <statemen blok n>] end select Contoh: Select case nilai Case 0 Nama = “Processor” Harga = 500000

Case 1 Nama = “harddisk” Harga = 550000 Case 2 Nama = “printer” Harga = “750000” Case else Nama = “lain-lain” Harga = 0 End select

Membuat program perhitungan dengan percabangan if … then … else
1. Buat desain seperti berikut ini:

2. Atur property-property-nya dengan ketentuan berikut: Objek Property Label1 Caption = Angka Pertama Label2 Caption = Angka Kedua Text1 Text1 = kosong Text2 Text2 = kosong Option1 Caption = Kalikan Value = true Option2 Caption = Tambahkan Option3 Caption = Kurangi Command1 Caption = hitung Label3 Caption = Hasil Text3 Text = kosong 3. double klik objek command1 (hitung) sehingga muncul kode editor kemudian buat prosedur seperti berikut: Private Sub Command1_Click() Dim a, b, c As Integer a = Val(Text1.Text)

b = Val(Text2.Text) If Option1.Value = True Then c=a*b ElseIf Option2.Value = True Then c=a+b Else c=a-b End If Text3.Text = c End Sub 4. jalankan program kemudian amati apa yang terjadi.

Percabangan dengan select … case
1. buka aplikasi visual basic 2. tambahkan oobjek command button pada form 3. double klik oobjek command button tersebut sehingga muncul kode editor kemudian buatlah prosedur seperti berikut: Private Sub Command1_Click() Dim bil As Integer Dim msg As Integer bil = InputBox("masukkan sembarang bilangan bulat") Select Case bil Case Is < 0 msg = MsgBox("bilangan negatif", 1, "informasi") Case Is < 10 msg = MsgBox("bilangan antara 0 sampai 9", 1, "informasi") Case 15, 20 To 25 msg = MsgBox("bilangan adalah 15 atau 20 sampai 25", 1, "iformasi") Case Else msg = MsgBox("bilangan adalah bukan 15, 20, atau 25 ", 1, "informasi") End Select End Sub 4. jalankan program dan amati hasilnya

BAB V PENGULANGAN (LOOPING)

Struktur pengulangan (loop) memberi kesempatan untuk mengulang proses eksekusi terhadap satu atau beberapa baris kode. Struktur pengulangan dalam visual basic dapat diatur dengan beberapa statemen seperti do..loop, for .. next.

Perulangan dengan Do … Loop Struktur do … loop digunakan untuk mengeksekusi blok pernyataan sebanyak angka yang didefinisikan didalamnya. Sintaks 1: Do [ {hile | until } <kondisi>] [blok pernyataan] [Exit do] [blom pernyataan ] loop Sintaks 2: Do [blok pernyataan] [Exit do] [blok pernyataan] loop [{while | until} <kondisi>] ket: -

While menyatakan pengulangan selama kondisi benar. Until menyatakan pengulangan dikerjakan sampai kondisi benar. Kondisi menyatakan ekspresinumerik atau string yang mengevaluasi benar atau salah. Blok pernyataan suatu baris kode yang akan dikerjakan berulang. Exit do pernyataan yang menyebabkan proses perulangan dihentikan.

Contoh: Do while bil<=10 Form1.print bil Bil = bil +1 Loop

Perulangan For … Next Dalam menggunakan struktur for … next, biasanya digunakan untuk pengulangan yang sudah diketahui jumlahj pengulangannya. Sintaks: For hitungan = mulai to akhir [step selang] [blok pernyataan] [exit for] [blok pernyataan] next [hitungan[,hitungan][,…]] keterangan: - Hitungan menetapkan suatu variable tipe numeric yang digunakan sebagai perhitungan perulangan. - Akhir menetapkan nilai akhir dari variable penghitung - Blok pernyataan digunakan untuk penulisan blok kode yang akan diulang. - Exit for suatu perintah alternatif untuk keluar dari suatu proses pengulangan tersebut selesai seluruhnya. Contoh: For I=1 to 10 For j=1 to I Form1.ptint j Next j Perint Next I

Program membuat progress bar
1. Buka aplikasi Microsoft visual basic. 2. Aktifkan kontrol progress bar dengan cara klik menu project >> component hingga muncul kotak dialog component. 3. Pilih tab control dan berikan check pada Microsoft windows component control 6.0. kemudian klik ok, maka pada toolbox akan bertambah beberapa kontrol termasuk progress bar.

4. Tambahkan komponen label, progress bar, dan command button pada form seperti berikut:

5. Setting dari masing-masing kontrol program seperti berikut ini: Kontrol Property Form Caption = Animasi progress bar dengan for … next StartUpPosition = 2 CentreScreen Label1 Name = Lbl_Prosen Caption = label1 Frame1 Caption = kosong Progressbar1 Scrolling = 1 ccScrollingSmooth Command1 Name = Cmd_Proses Caption = PROSES

6. Lakukan double klik pada objek command cutton (PROSES) kenudian buat prosedure seperti berikut: Private Sub Cmd_Proses_Click() ProgressBar1.Min = 0 ProgressBar1.Max = 100 For G = ProgressBar1.Min To ProgressBar1.Max ProgressBar1.Value = G Lbl_Proses.Caption = G & "%" DoEvents Next G End Sub Jalankan program dan lihat hasilnya

Membuat sepedometer
1. Buat aplikasi baru, tambahkan beberapa kontrol yairu frame, 4 label dan 2 command button dengan desain seperti berikut ini:

2. Atur property dari maing-masing kontrol sebagai berikut: Kontrol Property Form1 Caption = Animasi SepedoMeter StartUpPosition = 2 CentreScreen Command1 Name = Cmd_mulai Caption = MULAI Command2 Name = Cmd_selesai Caption = SELESAI Label1 Name = Lbl_Nomor Caption = 0 Index = 1 Font = Arial Size : 35 Bold Label2 Name = Lbl_Nomor Caption = 0 Index = 2 Font = Arial Size : 35 Bold Label3 Name = Lbl_Nomor Caption = 0 Index = 3

Label4

Font = Arial Size : 35 Bold Name = Lbl_Nomor Caption = 0 Index = 4 Font = Arial Size : 35 Bold

3. Deklarasikan variable N1, N2, N3, dan N4 di general dan berikan harga awal pada form load sebagai berikut: Dim N1, N2, N3, N4 As Single Private Sub Form_Load() N1 = 0 N2 = 1 N3 = 1 N4 = 1 End Sub 4. Lakukan double klik pada tombol MULAI (command1) dan buat prosedur seperti berikut: Private Sub Cmd_Mulai_Click() Cmd_Mulai.Enabled = False Do While N4 < 10 If N1 >= 9 Then N1 = 0 Lbl_Nomor(2).Caption = N2 N2 = N2 + 1 End If If N2 > 9 Then N2 = 0 Lbl_Nomor(3).Caption = N3 N3 = N3 + 1 End If If N3 > 9 Then N3 = 0 Lbl_Nomor(4).Caption = N4 N4 = N4 + 1 Beep End If Lbl_Nomor(1).Caption = N1 N1 = N1 + 1 DoEvents Loop Frame1.BackColor = &H0& Form1.BackColor = &H0& End Sub 5. Lakukan double klik pada tombol SELESAI (command2) kemudian buat prosedur seperti berikut:

Private Sub Cmd_Selesai_Click() End End Sub 6. jalankan program dan amati hasilnya.

BAB VI PROCEDURE DAN FUNGSI

Procedure dan fungsi merupakan bagian dari program yang dapat dibuat secara terpisah. Procedure dan fungsi dubuat dalam begian-bagian yang lebih kecil dengan tujuan untuk memudahkan dalam mengorganisasi data, dan lebih efisien. Procedure dan fungsi dapat digunakan untuk menyuplai nilai kedalam sebuah ekspresi dan memasukanya kedalam procedure atau fungsi yang lain. Jika memanggil sebuah procedure atau fungsi, maka semua statemen atau perintahperintah yang ada di dalamnya (yang berada diantara judul procedure dan pernyataan end) akan dijalankan atau dieksekusi. Pada dasarnya procedure atau fungsi mempunyai tujuan yang sama, perbedaanya adalah jika fungsi dia akan mengembalikan nilai tetapi procedure tidak mempunyai nilai pengembalian.

Procedure
Procedure adalah kumpulan pernyataan program yang berbentuk sebuah blok program sebagai bagian dari program. Blok tesebut dapat diaktifkan dengan sebuah pemanggilan procedure. Sintaks: [public][static][private] sub namapros([part1 as type][,part2 as type…]) [pernyataan] [exit sub] [pernyataan] end sub Keterangan: - Namapros merupakan nama procedure yang akan digunakan jsebagai pengenal untuk memanggil procedure tersebut - ([part1 as tipe] [, part2 as tipe…]) menetapkan parameter yang akan digunakan oleh procedure. - Pernyataan menetapkan tindakan-tindakan yang akan dikerjakan selama proses dari procedure tersebut. - Exit sub digunakan untuk keluar dari procedure. untuk memanggil procedure digunakan perintah Call kemudian diikuti dengan nama procedure dan bagian-bagian parameter yang ada dalam nama procedure. Untuk bagianbagian parameter yang ada pada nama procedure dapat dipanggil dengan sebuah variable yang sama tipenya atau langsung dengan nilainya. Berikut ini adalah contoh bagaimana cara membuat procedure, misalnya procedure menuliskan pesan.

sub pesan( ) “buat jendela” “tulis pesan ke jendela” “tutup jendela” end sub misalnya anda akan menampilkan pesan 3 kali pada sebuah button yang diklik maka tulislah program seperti berikut: private sub command1_click( ) call pesan call pesan call pesan end sub

Fungsi
Fungsi pada dasarnya hampir sama dengan procedure bedanya procedure tidak mengembalikan nilai sedangkan fungsi mengembalikan nilai. Sintaks: [public][static][private] function namafunc([part1 as type][,part2 as type…]) as type [pernyataan] [exit function] [pernyataan] namafc=pernyataan end function keterangan: - Namafunc menetapkan nama fungsi yang digunakan sebagai pengenal. - ([part1 as type][,part2 as type…]) menetapkan parameter yang digunakan. - Namafc sebagai namafungsi yang sama dengan nama fungsi sebelumnya yang menetapkan nilai yang akan dikembalikan oleh fungsi tersebut. Karena fungsi akan mengembalikan suatu nilai, maka nilai yang akan dikembalikan ini dapat diletakkan pada suatu variable, atau dengan langsung ditampilkan. Contoh: Function luassg(pjg as integer, lbr as integer) as double Luassg=(pjg * lbr) / 2 End function Private sub text1_change()

Dim nilai1 as integer Dim nilai2 as integer Nil1 = val (text1.text) Nil2 = val (text2.text) Luas = luassg(nil1,nil2) Text3.text = str (luas) End sub Private sub text2_change() Dim nilai1 as integer Dim nilai2 as integer Nil1 = val (text1.text) Nil2 = val (text2.text) Luas = luassg(nil1,nil2) Text3.text = str (luas) End sub

Program Membalikkan Kata
Membuat Interface 1. Pilih STANDARD EXE 2. Pilih Tools > Option > Editor > Require Variable Declaration. 3. Klik File > Save Project. Simpan form dengan nama frmLatihan dan Simpan proyek dengan nama prjLatihan 4. Masukkan objek-objek dibawah ini :

5. Simpan Projek Memasukkan Prosedur 1. Klik menu Tools > Add Procedure 2. Masukkan nama Procedure BalikKata 3. Klik OK 4. Tuliskan kode program untuk prosedur balik kata dibawah ini :

Private Sub BalikKata() Dim kata As String, hasilbalik As String, huruf As String Dim i As Integer kata = txtKata(0).Text hasilbalik = "" For i = Len(kata) To 1 Step -1 huruf = Mid(kata, i, 1) hasilbalik = hasilbalik + huruf Next i txtKata(1).Text = hasilbalik End Sub

Memanggil Prosedur 1. Panggil prosedur BalikKata pada event Click objek cmdBalikKata, seperti dibawah ini: Private Sub cmdBaliKata_Click() Call BalikKata End Sub 2. Jalankan Program

Perkalian dua buah Matriks
Buat program untuk penjumlahan dua buah matriks, Interface yang diinginkan adalah sebagai berikut :

Membuat Interface 1. Masukkan objek-objek dibawah ini :

2. Deklarasikan variabel berikut pada bagian deklarasi form:

3. masukan prosedur dimmensi dibawah ini:

4. masukkan prsedur input matrik dibawah ini:

5. Masukkan kode dibawah ini untuk event klik pada objek CmdInput:

6. Jalankan program 7. masukkan prosedur penjumlahan dibawah ini:

8. masukkan kode dibawah ini untuk event klik pada objek cmdPenjumlahan:

9. jalankan program dan simpan.

Program Fungsi
Ilustrasi

Membuat Interface 1. masukan okjek-objek dibawah ini:

2. Simpan proyek anda Mendeklarasikan variabbel Deklarasikan variabel dibawah ini kedalam form:

Membuat fungsi 1. Membuat fungsi banyak elemen berikut kedalam form:

2. Panggil fungsi bnuykelemen pada even onclick pada objek cmdTampilkan.

3. Jalankan program dan lihat hasilnya.

BAB VII ARRAY DAN RECORD (STRUKTUR)

Array
Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki nama dan tipe data yang sama pula. Karena merupakan kumpulan maka array ini memiliki anggota atau yang sering disebut elemen. Pada array terdapat nilai yang digunakan untuk menginisialisasi urutan array yang disebut dengan index. Elemen array dapat diakses dengan menentukan sebuah nilai index integer yang akan digunakan untuk memilih atau menunjuk elemen array tersebut. Ada beberapa macam dimensi array, yaitu array dimensi 1, array dimensi 2, array dimensi 3 dan seterusnya. Array dimensi satu biasanya digunakan untuk kumpulan sejumlah data yang sama, sedangkan array dimensi dua atau lebih digunakan untuk sekumpulan dua atau lebih data. Sebagai contoh array dimensi 2 biasanya digunakan untuk kumpulan data matrik yang dapat menunjukan kolom dan baris. Visual basic mendukung pembentukan array sampai 60 dimensi.

Pendlekarasian Array Tidak seperti variable biasa, variable array harus dideklarasikan terlebih dahulu. Pendeklarasian ini tujuannya untuk menentukan tipe data yang akan digunakan oleh variable tersebut. Disamping itu, pendeklarasian ini bertujuan juga untuk menentukan berapa jumlah anggota (elemen) sebuah variable array. Variable array dapat juga dideklarasikan pada sebuah model dengan menggunakan pernyataan Dim, pernyataan global dengan menggunakan pernyataan Global, dan pendeklarasian static pada tingkat prosedur atau fungsi. Berikut ini tiga cara pendlekarasian array static: 1. Array yang bersifat global, pendeklarasian diletakkan pada bagian deklarasi sebuah modul, dengan pernyataan global. 2. Array yang hanya dikenal pada sebuah form, dideklarasikan pada bagian deklarasi sebuah form dengan menggunakan pernyataan dim. 3. Array statis yang dideklarasikan pada sebuah prosedur/fungsi. Harus dideklarasikan menggunakan pernyataan static. Contoh penggunaan: Global A(30) as integer Global pegawai(400) as integer Static A(30) as integer

Static pegawai(400) as ineteger

Contoh program: Private Sub Form_click( ) Static A(3), B(3), C(3) as integer A(0) = 2 A(1) = 5 A(2) = 10 B(0) = 6 B(1) = 4 B(2) = 8 C(0) = A(0) + B(0) C(1) = A(1) + B(1) C(2) = A(2) + B(2) Print C(0) Print C(1) Print C(2) End sub

Record (Struktur)
Record atau struktur merupakan sebuah type data yang dibuat secara tersendiri. Bisa terdiri dari satu variable atau beberapa variable dengan tipe data yang berbeda-beda. Sebagai contoh ada tipe pegawai dengan atribut nama, alamat, kota, dan gaji. Dari data ini maka dapat dibuat strukturnya sebagai berikut: Type datapegawai Nama as string Alamat as string Kota as string Gaji as currency End type Pendeklarasian record (struktur) biasanya secara global pada modul. Karena record biasanya digunakan untuk keseluruhan program. Record setelah dideklarasikan pada struktur dengan statemen type ini masih belum bisa digunakan secara langsung sehingga perlu variable yang bertipe data record tersebut. Contoh diatas merypakan contoh sebuah record datapegawai. Jika record tersebut akan digunakan, perlu dideklarasikan sebuah varial dengan tipe datapegawai. Contoh: Global pegawai as datapegawai

Array
1. 2. 3. 4. Buka visual basic Pilih tools >> option >> editor >> require variable declaration Simpan form dengan nama frmArray dan project degan nama prjArray Masukkan objek—objek dibawah ini beserta dengan valuenya:

5. Klik tool >> menu editor

6. Isi menu editor dengan menu seperti berikut:

7. Masukkan kode program untuk menu keluar seperti berikut:

8. Deklarasikan Option Explicit pada bagian deklarasi variabel 9. Deklarasikan variabel dibawah ini pada bagian deklarasi variabel

10. Masukkan kode program untuk input banyaknya bilangan seperti berikut:

11. Tambahkan deklarasi variabel hasil pada bagian deklarasi

12. Masukkan kode program untuk menu penjumlahan berikut ini:

13. Jalankan program dan amati hasilnya.

Record
1. Buat aplikasi baru dari visual basic anda 2. Pilih tools >> option >> editor >> require variable declaration 3. Simpan projek anda dengan nama form frmRecord dan project dengan nama prjRecord. 4. Masukkan objek-objek dibawah ini beserta dengan valuenya:

5. Klik tools >> menu editor

6. Isi menu editor seperti dibawah ini

7. Klik project >> add module. Berinama modul tersebut dengan ModArrayRecord 8. Masukkan kode program berikut kedalam modul pada bagian deklarasi variabel

9. Masukkan prosedur sub main berikut kedalam modul

10. Buat prosedur TampilkanObjekdidalam frmRecord seperti berikut:

11. Buat prosedur sembunyikan objek didalam frmRecord seperti dibawah ini:

12. Deklarasikan variabel dibawah ini didalam frmRecord pada bagian deklarasikan variabel.

13. Masukkan kode program untuk menu input jumlah data dibawah ini :

14. Masukkan kode program berikut untuk menu input data:

15. Jalankan program dan amati. 16. Buat prosedur simpan data dalam frmRecord seperti dibawah ini:

17. Masukkan kode program berikut untuk menu simpan data

18. Masukkan kode program berikut untuk menu tampilkan data:

19. Jalankan program dan amati.

BAB VIII PEMROGRAMAN DATABASE
Database adalah kumpulan informasi yang tersimpan secara elektronik pada sebuah file. Informasi ini merupakan kumpulan dari data sebagai representasi dari dunia nyata yang memiliki arti dan tujuan tertentu. Visual basic dapat membaca format file database yang dibuat oleh Microsoft access, dBase, Foxpro, Paradox dan semua database yang mendukung ODBC (Open Database Conectivity). Visual basic menggunakanteknologi Microsoft Jet untuk mengelola database yang sama dengan Ms Access.

Kontrol Data
Kontrol data digunakan untuk mengakses database. Setelah selesai mengatur properties, kontrol data akan mewakili database dan dapat dengan mudah memproses operasi database sesuai keinginan. Property pada kontrol data adalah sebagai berikut: - Database name. Nama database dan path yang dikoneksikan. - Record Source. Nama table/record yang dikoneksikan. - Recordset type. Mengatur tampilan database yang digunakan share/bersama pada LAN.

Menambah data
Digunakan metode Addnew dalam sebuah prosedur kejadian untuk membuka record baru dalam database. Jika user berpindah ke record lain maka record baru akan disisipkan kedalam database secara terindex. Contoh:

Menyimpan Data
Menyimpan data adalah proses memasukan data kedalam table. Proses ini dapat dilakukan dengan menyebutkan fieldnya kemudian memasukanya suatu value kedalamnya.

Contoh:

Menghapus data
Untuk menghapus record dari database, harus menampilkan record yang akan dihapus kemudian memakai method delete pada objek recordset untuk menghapus record. Setelah penghapusan record dari database sebaiknya ditampilkan record baru dalam database menggunakan teknik metode Movefirst untuk menampilkan record pertama dari database. Contoh:

Mencari Data
Mencari data dapat dilakukan dengabn metode seek. Untuk mencari data maka kita perlu tahu data yang akan dicari berdasarkan kata kunci apa. Untuk itu kita perlu sebuah string dari kata kunci tersebut. Kata kunci yang akan digunakan untuk pencarian data dapat dimasukan dengan berbegai cara bisa melalui kotak edit atau dengan kotak dialog. Setelah kata kunci didapat dan disimpan kedalam sebuah variabel, baru kemudian data pada database akan dicari dengan metode seek tersebut. Pencarian ini dilakukan dengan membandingkan antara data pada database dengan kata kunci yang dimasukan mulai dari record yang pertama sampai pada record yang terakhir. Jika record tidak ditemukan maka dapat ditampilkan sebuah pesan dari recordset yang memberitahukan bahwa data tidak ada.

Update Data
Update data dapata dilakukan dengan metode edit pada posisi record tertentu kemudian setelah diedit propses dapat dilakukan dengan penyimpanan. Contoh:

Mempersiapkan Database
1. Buka aplikasi Ms. Access 2. Buat database dan berinama DataMahasiswa.Mdb pada direktori anda. 3. Buat tabel dengan field sebagai berikut:

4. Simpan tabel tersebut dengan nama tblBiodata. 5. tutup Ms. Access dan kembali ke visual basic.

Membuat interface
1. Buat desain seperti berikut:

2. Simpan form dengan nama frmBiodata dan simpan proyek dengan nama prjDatabase.

Membuat koneksi pada database
1. Aktifkan objek datacontrol (dtcBiodata) 2. Klik properties dan masukkan nilai-nilai properti berikut: - Connect : Access - DatabaseName : diisi dengan nama path dari direktori database yang anda buat. - RecordSource : tblBiodata 3. Aktifkan objek textbox untuk NIM (txtBiodata(0)) 4. Klik properties dan ubah nilai-nilai property berikut: DataSource : dtcBiodata DataField : NIM 5. Aktifkan objek textbox untuk nama (txtBiodata(1)) 6. Klik properties dan ubah nilai-nilai property berikut: DataSource : dtcBiodata DataField : Nama 7. Aktifkan objek combobox untuk jurusan (cboJurusan) 8. Klik properties dan ubah nilai-nilai property berikut: DataSource : dtcBiodata DataField : Jurusan 9. Simpan program dan coba jalankan. Untuk menampilkan data agama akan digunakan untuk kode program.

Membuat prosedur
1. Prosedur tampilkan agama

2. Panggil prosedur tampilkan agama pada objek dtcBiodata untuk event Reposition

3. Jalankan program dan simpan kembali program anda.

Menggunakan metode AbsolutePosition dan RecordCount
1. Masukkan kode program berikut:

2. Ubah kode program pada objek dtcBiodata pada event Reposition seperti berikut:

3. Jalankan program dan simpan dalam direktori anda.

Memasukkan data pada combobox dan menggunakan DBGrid untuk menampilkan data

Menyiapkkan database
1. Buka kembali database anda melalui Ms. Access 2. Tambahkan sattu tabel dengan nama tblJurusan yang terdiri dari field KodeJurusan dan NamaJurusan. 3. Masukkan beberapa data pada tabel jurusan. Membuat Interface 1. Buka proyek pjrDatabase anda melalui visual basic 2. Tambakan form kedalam proyek tersebut 3. Buat interface seperti berikut ini pada form tersebut:

4. Simpan form dengan nama frmGrid. 5. Ubah start up form dengan meng-klik project >> Project properties >> Start Up Oobject >> frmGrid.

Membuat koneksi database
1. Masukkan prosedur koneksi dibawah ini kedalam frmGrid: Private Sub Koneksi ( ) With dtc . DatabaseName = App.Path + “\dataMahasiswa.mdb” . RecordSource = “tblJurusan” . Refresh End With End Sub 2. Panggil prosedur koneksi dalam frmGrid pada event looad:

3. Simpan proyek anda.

Memasukkan kedalam Combo
1. Masukkan prosedur DataJurusan dibawah in kedalam frmGrid:

2. Panggil prosedur tersebut dalam frmGrid pada event load

3. Simpan dan jalankan pprogram anda 4. Tambahkan kode program berikut untuk menghilangkan dtc dan dbgBiodata saat form pertama kali di load.

Menampilkan data kedalam Grid
1. Masukkan prosedur tampilkan biodata kedalam frmgrid

2. Panggil prosedur diatas pada objek cboJurusan pada event click

Simpan dan jalankan program

Menambah, menyimpan, menghapus dan mengupdate data
Menambah Interface 1. Buka program prjDatabase yang telah anda buat pada prktikum sebelumnya 2. Tambahkan lima buah tombol pada form seperti gambar dibawah ini: (gunakan kontrol array untuk tombol tersebut)

3. Beri nama masing-masing tombol dengan cmdBiodata 4. Simpan proyek anda. Membuat Prosedur 1. Membuat prosedur tambah data pada frmBiodata

2. Masukkan prosedur simpan data pada form frmBiodata

3. Panggil prosedur tambah data pada objek cmdBiodata pada even click

4. Simpan dan jalankan program lalu amati apa yang terjadi 5. Masukan prosedur hapus data pada form frmBiodata

6. Panggil prosedur hapus data pada objek cmdBiodata 7. Simpan dan jalankan proyek anda. 8. Masukkan prosedur update data pada form frmBiodata

9. Panggil prosedure update data pada objek cmdBiodata 10. Simpan dan jalankan program.

Membuat Validasi Input membaca tombol enter dan navigasi Membuat Validasi Input 1. Tetap pada proyek anda, aktifkan kontrol objek textbox untuk NIM (txtBiodata(0)) 2. Klik dua kali untuk masuk ke kode editor setelah itu pilih keypress untuk objek tersebut. 3. Masukkan kode program dibawah ini:

4. Simpan dan jalankan program anda. 5. Masukkan input berupa karakter “$” kedalam textbox NIM dan lihat apa yang terjadi, apakah karakter tersebut muncul dilayar? Jelaskan mengapa terjadi demikian.

Membaca tombol enter
1. Aktifkan kontrol objek textbox untuk NIM 2. Double klik objek tersebut dan tambah program untuk keypress sebagai berikut:

3. Simpan dan jalankan program 4. Masukkan data barus pada textbox NIM kemudian tekan enter.

Membuat program navigasi
1. Aktifkan objek kontrol data (dtcBiodata) 2. Setting property Visible dengan nilai false. Untuk property objek kontrol data (properties dtcBiodata) 3. Masukkan objek empat buah command button kedalam form dan berinama cmdNavigasi dengan menggunakan konrol array.

4. Masukkan kode program untuk kontrol nnavigasi record.

Simpan dan jalankan program

BAB IX PEMROGRAMAN GRAFIS DAN MULTIMEDIA
Dasar-dasar pemrograman grafis
Obyek gambar disusun oleh elemen-elemen yang disebut titik atau pixel. Banyaknya titik dalam layar biasa disebut dengan istilah resolusi. Hal inilah yang menentukan suatu gambar kelihatan halus atau tidak. Semakin tinggi resolusi, semakin bagus pula gambar yang dihasilkan. System operasi windows merupakansistem operasi yang mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan banyak fungsi yang disebut dengan windows API (application programming interface).

Sistem koordinat
Sistem koordinat pada visual basic dikenal dengan system koodinat dua dimensi dan dapat dikembangkan menjadi system koordinat tiga dimensi. System koordinat pada windows sepenuhnya didukung oleh DGI yang terdiri dari: - koordinat fisik system koordinat fisik merupakan system koordinat yang dipakai oleh peralatan fisik. Layar monitor mempunyai system koordinat fisik dikiri atas dengan sumbu x positif berasal dari pusta menuju kekanan dan sumbu y positif berasal dari pusat menuju kebawah. - koordinat logika system koordinat logika adalah koordinat yang dipakai dalam program. Windows memetakan system koordinat logika dalam program ke koordinat fisik. Koordinat logika memungkinkan anda menggambar dengan skala inch atau millimeter kemudian windows yang akan mengubah skala tersebut ke peralatan fisik. Selain itu system koordinat logika juga memungkin anda membuat system koordinat sendiri misalna anda dapat membuat system koordinat Cartesian dengan titik pusat berada ditengah.

Fungsi RGB
Pada dasarnya seluruh warna yang ad aberula dari warna primer yaitu merah, hijau, biru. Pencampuran dari ketiga warna ini yang kemudian akan menghasilkan warna-warna yang lain. misalnya, pencampuran antara warna hijau dan merah menghasilkan warna kunig.

Fungsi QBColor
Fungsi qbcolor merupakan fungsi yang menunjukkan nilai warna yang digunakan. Fungsi ini akan mengembalikan warna yang beerasosiasai dengan nilai yang dimasukkan pada parameter warna yaitu antara bilangan 0 sampai dengan 15 seperti pada table berikut:

Nilai 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Warna Hitam Biru Hijau Cyan Merah Magenta Kuning Putih Abu-abu Biru terang Hijau terang Merah terang Cyan terang Magenta terang Kuning terang Putih terang

Garis
Garis merupakan kumpulan titik-titk yang saling berhubungan. Ada bermacam-macam type dari garis ada yang terputus-putus dan juga ada yang penuh dantransparan yang disebut dengan border style. - 0 – transparent : bentuk garis tidak ditampilkan - 1 – Solid : bentuk garis utuh (solid) - 2 – Dash : bentuk garis terputus-putus dalam bentuk garis-garis - 3 – dot : bentuk garis terputus-putus dalam bentuk titik-titik. - 4 – dash-dot : bentuk garis terputus-putus dengan bentuk garis & titik - 5 – dash-dot-dot : bentuk garis terputus-putus dengan bentuk garis & dua titik - 6 – inside solid : bentuk garisnya sama dengan solid ketebalan dari garis dapat diatur dengan border width.

Shape
Shape merupakan bentuk bangun-bangun simetris seperti kotak, lingkaran, oval dan ;lain sebagainya. Ada lima bentuk dasar yang dapat digunakan sebagai berikut: - Rectangle : bentuk kotak persegi panjang. - Square : bentuk bujur sangkar - Oval : bentuk oval - Circle : bentuk lingkaran - Rounded rectangle : bentuk kotak persegi panjang dengan sisi pojoknya melengkung. - Rounded square : bentuk bujur sangkar dengan sisi pojoknya melengkung.

Fill
Bentuk-bentuk bangun yang disebut dengan shape ini dapat diberi isi pada bagian tengahnya. Corak dari isi shape ini disebut dengan fill. Ada delapan fill dasar yang dapat digunakan yaitu sebagai berikut: - solid : corak fill berbentuk penuh menutup memenuhi shape. - transparent : corak fill transparan atau tidak terlihat. - Horizontal line : corak fill berupa garis horisontal - Vertical line : corak fill berbentuk garis vertical - Upward diagonal : corak fil berbentuk garis diagonal dari pojok kiri atas menuju pojok kanan bawah - Downward diagonal : corak fill berbentuk garis diagonal dari pojok kanan atas menuju pojok kiri bawah - Cross : corak fill berbentuk garis vertical dan horizontal - Diagonal cross : corak fill bebentuk diagonal menyilang ke kanan dan ke kiri.

Kontrol image
Merupakan salah satu kontrol yang digunakan untuk menampilkan gambar pada form, misalnya logo, hiasan, dan sebagainya. Untuk menampilkan gambar pada konrol image dibutuhkan file gambar dengan format yang didukung oleh visual basic yaitu sebagai berikut: Format BMP CUR JPG WMF EMF ICO GIF Keterangan File bitmap yang digunakan di windows File animasi untuk gambar kursor File gambar JPEG dengan kompresi tinggi File gambar windows dengan metafile File gambar enhanced metafile (pengembangan windows metafile) File gambar icon File graphic interchange format yang sering digunakan pada halaman web.

Animasi
Animasi secara sederhana adalah menghidup yang berarti usaha untuk menggerakkan sesuatu yang tidak dapat bergerak sendiri. Masalah yang mendasar dalam menganimasikan objek adalah begeimana cara memilih atau merancang suatu alat untuk menganimasikan suatu yang cukup ekspresif dalam menentukan apa yang ingin dilakukan secara mendetail.

Animasi dalam visual basic dapat dibuat secara langsung dengan memanfaatkan objek diam dan routine program. Pada cara ini maka objek diam secara keseluruhan akan digerakkan dengan routine program. Selain itu visual basic juga menyediakan kontrol animasi yang dapat digunakan untuk menambahkan animasi pada aplikasi anda dengan memanfaatkan file-file animasi yang telah ada.

Multimedia
Multimedia pada dasarnya adalah penggabungan atara audio dan video yang menghasilkan sesuatu yang lebih hidup lagi. Ada beberapa jenis file multimedia dengan format yang berbeda-beda diantaranya adalah sebagai berikut: File WAV Fiel .wav (waveform) adalah fiel untuk menyimpan suara yang direkam dengan teknologi dari Microsoft. Dalam lingkungan windows format ini telah diakui sebagai format audio standar. File MIDI File midi (musical instruments gidital interface) sama seperti file .wav yang berakhiran .mid juga berhubungan denga suara. Dibandingkan dengan file wav adalah ukurannya yang lebih kecil, tetapi tidak semua suara dapat disimpan dalam format file .mid, sebagai contoh suara anjing menggonggong atau singa mengaum tidak bisa disimpan dalam file midi. File MP3 Adalah file dengan format perekaman suara sigital yang dikompresi. File musik MP3 direkam pada 128Kbps yang akan memakan 1 MB untuk suara permenitnya. Untuk memainkan file MP3 dibutuhkan media player, salah satunya dimiliki oleh program visual basic yaitu multimedia MCI. File AVI Fiel avi (audio video interleaving) merupakan file standart yang dimiliki oleh system operasi Microsoft windows untuk memainkan data video dan audio secara digital. File avi adalah file hasil kompresi gambar-gambar dan atau suara digital tyang terangkai dan membantuk file baru yang dapat dimainkan secara bergerak dan bersuara.

File DAT File DAT (Digital Audio Tape) adalah file yang diproses dengan peralatan digital tape. Ukuran dari file ini cukup besar dibandingkan dengan file AVI, tetapi gambar yang dihasilkan lebih bagus.

Program Animasi
Gambar Berkedip 1. Buka aplikasi visual basic anda kemudian tambahkan komponen picture box dan timer kedalam form 2. Atur property dari objek tersebut dengan ketentuan sebagai berikut: Kontrol Property Picture1 Stretch = true Picture = C:\Program files\Microsot Office \ Clipart\Popular\Flower.wmf Timer1 Interval = 100 3. Double klik kontrol timer dan buat prosedur seperti berikut ini: Private Sub Timer1_Timer() If Picture1.Visible = True Then Picture1.Visible = False Else Picture1.Visible = True End If End Sub 4. Jalankan program dan amati hasilnya. Kontrol Animasi dan Multimedia Menambahkan kontrol animasi dan control multimedia dengan cara klik menu Project >> components kemudian beri tanda check pada Microsoft windows common control – 2 6.0 juga pada Microsoft Multimedia 6.0 kemudian klik ok, sehingga pada tollbox betambah beberapa kontrol. 1. Tambahkan komponen multimedia kedalam form seperti berikut ini:

2. Buat prosedur pada form load dengan listing seperti berikut: Private Sub Form_Load() MMControl1.Notify = False

MMControl1.Wait = True MMControl1.Shareable = False MMControl1.FileName = "c:\windows\media\chord.wav" MMControl1.Command = "open" End Sub Pada pengisian file name dapat digunakan untuk file-file multimedia yang lain seperti ile midi dan mp3, juga termasuk file avi. Hany saja perlu seting pada property devicetype. 3. Jalankan program dan amati yang terjadi. Kontrol Windows Media Player 1. Melalui menu Project >> Components, tambahkan kontrol windows media player. 2. Tambahkan komponen windows media player, common dialog, dan dua buah command button yang didesain seperti berikut:

3. Double klik pada tombol buka file kemudian buat prosedur seperti berikut: Private Sub Command1_Click() CommonDialog1.ShowOpen MediaPlayer1.FileName = CommonDialog1.FileName End Sub 4. Double klik pada tombol selesai dan buat prosedur seperti berikut: Private Sub Command2_Click() End End Sub 5. Jalankan program dan pilih file berekstensi .DAT untuk melihat film.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->