P. 1
LAPORAN KKN STAI

LAPORAN KKN STAI

5.0

|Views: 3,706|Likes:
Published by amirulhaq_07
HATUR LUMAYAN.......KKN STAI TASIKMALAYA
HATUR LUMAYAN.......KKN STAI TASIKMALAYA

More info:

Published by: amirulhaq_07 on Oct 23, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/04/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

A. Secara

Latar Belakang Masalah sosiologis dalam kemandirian manusia, bahwa

interaksi sosial adalah kebutuhan yang paling mendasar dalam menjalankan proses hidupnya. Interaksi sosial ini terbangun

sebagai konsekuensi logis dari kesadaran manusia bahwa kebutuhan pada sisi–sisi tertentu kemanusiannya tercapai tanpa interaksi dengan sesamanya. tidak dapat Artinya

manusiapun harus cerdas untuk menemukan model komunikasi yang mampu menjawab segala kebutuhan-kebutuhan tersebut tanpa ada diskriminasi atau dengan kata lain komunikasi yang terbangun harus mampu mengakomodir semua kepentingan, menyatukan dan mensinergiskan gerakan segala elemen

masyarakat dalam struktur sosial yang sangat kompleks. Saling pengakuan tolong-menolong, terhadap hak-hak saling menghargai, munculnya adanya simpati,

individu,

empati dan kepedulian sosial serta segala bentuk tindakan sosial yang banyak kita saksikan dalam aktivitas keseharian kita adalah manifestasi dari cita-cita mulia untuk memenuhi kebutuhan manusia tersebut. dalam masyarakat Makanya pranata sosial yang terbangun (community) harus dapat menciptakan

keteraturan sosial, menjamin stabilitas sosial, jaminan rasa aman

1

yang di peroleh

setiap anggota masyarakat, menciptakan

suasana yang nyaman dan tentram serta jaminan keselamatan lain. Institusi Pendidikan tinggi adalah adalah salah satu elemen bangsa yang turut bertanggung jawab dalam usaha pencapaian cita-cita ideal negara tersebut. Pendidikan tinggi merupakan

benteng terakhir dalam menghadapi segala goncangan dan problematika kebangsaan. berperan pengujian sebagai kebenaran, penyakit Pendidikan tinggi harus mampu pengetahuan, aset laboratorium mampu serta

produsen menjaga dan

pengetahuan,

mendiagnosa

prolematika

kebangsaan

menformulasi resep alternatif yang solutif terhadap penyakit dan problematika metodologi tersebut, yang secara aktif dan kreatif menyusun dan profesional untuk

proporsional

mengaplikasikan segala gagasan dalam bentuk tindakan yang riil di masyarakat. Secara umum konsep operasional itu tertuang

dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk

mengejawantahan tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat karena mahasiswa diberi kesempatan secara langsung bersentuhan segala dengan bentuk masyarakat yang untuk telah

mengaplikasikan

pengetahuan

diperoleh di perguruan tinggi sekaligus Kuliah Kerja Nyata adalah

2

ruang

pembelajaran

yang

baru

bagi

mahasiswa

untuk

pengembangan dirinya.

B.

Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dan tujuan dari Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini adalah sebagai berikut : 1. Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi strata satu di Sekolah Tinggi Agama Islam Tasikmalaya. 2. Sebagai implementasi dari pelaksanaan Tri Dharma

perguruan tinggi yaitu pendidikan & pengajaran, Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 3. Memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa

tentang pembangunan masyarakat dan pengalaman kerja nyata pembangunan. 4. 5. 6. C. a. b. Menjadikan lebih dewasanya kepribadian mahasiswa Memacu pembangunan masyarakat dengan dan bertambah luasnya wawasan mahasiswa. menumbuhkan motivasi kekuatan sendiri. Mendekatkan perguruan tinggi kepada masyarakat. Dasar Kebijakan Peraturan Pemerintah no. 30 1990 Pedoman KKN antar perguruan tiggi se-jawa barat tahun 1996

1. Landasan Hukum / Yuridis

3

c. 2009 d. e.

Pedoman akademik STAI Tasikmalaya tahun Pedoman kuliah kernya nyata (KKN)

Tasikmalaya tahun 2009 Surat Keputusan (SK) Ketua STAI Tasikmalaya tentang Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (BP KKN) tahun 2009 2. Landasan Akademik a. Rekomendasi badan akreditasi nasional perguruan tinggi (BAN-PT) tahun 2000 b. Program kalender akademik STAI Tasikmalaya tahun 2009 3. Landasan Empirik a. Hasil-hasil KKN Tasikmalaya pada tahun-tahun yang lalu b. Kesimpulan dan saran pada lokakarya STAI Tasikmalaya tentang kkn tahun 2008. D. Target KKN

1. Bagi Mahasiswa a. Cara berfikir dan bekerja secara ilmiah dan pragmatis 1) Kegunaan hasil pendidikan bagi pembangunan

pedesaan khususnya di Kabupaten Tasikmalaya 2) Konsepsi dan sistem pembangunan pedesaan

dengan segala permasalahan di dalamnya b. Melatih mahasiswa berfikir secara praktis-

pragmatis dan ilmiah dengan mengamati / menangani masalah-masalah di masyarakat pedesaan

4

Memberikan keterampilan (kemampuan teknis) kepada mahasiswa pembangunan Melatih mahasiswa untuk menjadi seorang motivator dan problem solving di tengah arus dan dinamika reformasi kehidupan nasional. 2. Bagi Perguruan Tinggi a. Perguruan tinggi memperoleh masukan dari hasil KKN guna mengembangkan kurikulum (lokal / dalam melaksanakan program

kelembagaan) b. Tenaga pengajar (Dosen / Asisten dosen)

memperoleh kasus berharga sebagai bahan kajian atau penelitian lebih lanjut dalam proses pendidikan. c. Ilmu yang dikembangkan di Perguruan Tinggi akan lebih terasa manfaatnya dalam menyumbang terhadap gerakan reformsi revitralisasi pembangunan (khususny pembangunan pedesaan) d. Meningkatkan kerjasama antar perguruan tinggi sebagai pusat pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan berbagai instansi / departemen/ dinas, selaku pelaksana teknis administrasi pemerintah dan atau pembangunan 3. Bagi Masyarakat a. Memperoleh tenaga dan bantuan tenaga dan fikiran dalam ikhtiar membangun desanya. b. Terjadinya proses transfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat di loksai KKN c. Masyarakat berkesempatan memperoleh wwasan baru dalam cara berfikir dan bertindak

5

d. Memperoleh pembaruan-pembaruan yang diperlukan dalam pembangunan pedesaan.

6

BAB II KONDISI OBJEKTIF DESA CIPAINGEUN
A. Karakteristik Wilayah Desa Cipaingeun merupakan Desa yang cukup strategis, baik dari segi geografis maupun dari segi potensi wilayah yang dimilikinya. Kegiatan keagamaan, pendidikan, lingkungan hidup dan 1. kegiatan sosial merupakan denyut aktivitas dari masyarakatnya. Jumlah penduduk Laki- laki 2.395 2. Perempuan 2.438 : 4.833 Jiwa Jumlah 4.833 : 1.592 KK Jumlah 1.592 : 7 Dusun
Kepala Yaman Atang Cecep Rosyid Nanang Hendi Asep

Jumlah Kepala Keluarga KK Laki- laki 1.194 KK Perempuan 398

3.
No 1 2 3 4 5 6 7

Jumlah Dusun
Nama Dusun Garduh Babakanpetir Cihanggor Cipaingeun Cireundeu Nyatuh Babakankiara

4. 5. 6. a.

Jumlah RT Jumlah RW Produk Domestik Desa Subsektor Pertanian - Tanaman padi dan palawija Luas : 373 ha : Rp 634.100.000 Nilai produksi - Tanaman Jagung

: 35 : 16

7

Luas

: 4,5 ha : Rp 11.750.000

Nilai Produksi - Tanaman Kedelai Luas

: 0,3 ha : Rp 6.500.000

Nilai Produksi Luas

- Tanaman Ubi-ubian : 4,2 ha : Rp 3.800.000 Nilai Produksi Luas

- Tanaman Buah- buahan : 0,7 ha : Rp 2.100.000 Nilai Produksi Luas : 3 ha : Rp 1.800.000

- Tanaman Sayur- sayuran Nilai Produksi b. - Kelapa Luas : 5,2 ha : Rp 32.000.000 Nilai Produksi c.

Subsektor Perkebunan

Subsektor Peternakan Jumlah ternak : 382 ekor Nilai produksi : Rp 89.800.000

d.

Subsektor Perikanan Jumlah jenis Nilai Produksi : 2 jenis : Rp 14.200.000

e.

Subsektor Kerajinan Jumlah Jenis Nilai Produksi : 3 jenis : Rp 5.400.000

8

Total Pendapatan Domestik Desa dari semua sektor Rp 131.160.000 7. • • • • • 8. 1.927.150 9. 10. 11. • • • • • • 12. • • • ------------Sumber : Profil Desa Cipaingeun dan wawancara Anggota Masyarakat Wajardikdas APB-Desa Fasilitas Pendidikan Formal PAUD RA SD MI MTs MA DKM Masjid : 1 buah : 1 buah : 4 buah : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 12 buah : 16 buah : 12 buah : 685 orang : 73.286.000 : Pendapatan per-kapita menurut sektor usaha: Sektor Pertanian Sektor Peternakan Sektor Perikanan Sektor Pengrajin Sektor Jasa dan Perdagangan : 1.275.000 : 20.461 : 19.687 : 39.714 : 2.700.000 :

Pendapatan Rata- rata per- Keluarga

Fasilitas Pendidikan non-formal

Madrasah

B.

Permasalahan

9

1. 2. 3.

Kurang apresiasiatifnya pemerintahan desa dengan program yang ada di pemerintahan desa. Lebih tertariknya masyarakat dengan sesuatu yang bersifat hiburan. Dengan alasan faktor politik sebagian masyarakat bersifat apatis dengan pemerintahan desa.

C. Cipaingeun Kecamatan

Analisis Dari hasil pengamatan yang diperoleh selama KKN di Desa Sodonghilir dapat kami sampaikan

sebagai berikut: C.1 Kekuatan - Letak Wilayah yang strategis - Fasilitas formal dan non-formal yang memadai - Daya dukung potensi masyarakat yang memadai. C.2 Kelemahan - Kurangnya partisifasi generasi muda dalam kegiatan desa. - Pendekatan masyarakat yang bersifat tradisional - Lemahnya manajerial dalam pemerintahan desa C.3 Kesempatan - Potensi wilayah yang memadai. C.4 Tantangan - Intervensi masyarakat dalam pemerintahan desa.

10

BAB III PELAKSANAAN
A. Rencana Program Sebelum menyusun dan melaksanakan program, terlebih dahulu diadakan pembekalan pada tanggal 5 Juli 2009, terhadap mahasiswa dengan jadwal sebagai berikut :

Hari/ Tang gal Waktu 08.0008.30 08.3009.30 09.3010.30 10.3011.30 11.3012.30 Ahad 05 Juli 2009 Materi Registrasi Peserta Pembukaan dan Pengarahan kegiatan KKN Metodologi dan Pendekatan Sosial Profil dan Kebijakan Pembangunan Kecamatan Salawu Peran Mahasiswa dalam Metodologi Pembelajaran baca tulis Al-Qur’an yang tepat ISTIRAHAT P3M Ketua STAI Tasikmalaya Drs. H. Cholis M, M.Pd. Drs. Bekti Zaenuddin, M.Pd Camat Salawu Drs. H. D. Suryatman, M.Si Nara Sumber

12.3013.00 13.0014.00 15.3016.30 14.0015.00 16.3017.00 17.0017.30

Peranan Mahasiswa Slamet Barman Kosim dalam Sektor Pertanian Masyarakat Berbasis Drs. H. Amarullah HS SRI Partisipasi Ade Zaenul, M.Ag. Perancangan Program Program KKN Penyusunan Program & Pembuatan Laporan Penutupan

11

Adapun agenda kegiatan KKN di Desa Cipaingeun Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya adalah sebagai berikut : AGENDA KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) 5 JULI S/D 18 AGUSTUS 2009 N o JENIS KEGIATAN WAKTU
5 Juli 2009

TEMPA PELAKSANAAN T

1 Pembekalan (Orientasi ) 2 Survey Pra KKN 3 Pelepasan Peserta

4 Observasi Lokasi dan Penyusunan Program 11 Juli 2009 Lokasi 5 Rapat Pengesahan Program 12 Juli -17 6 Pelaksanaan Lokasi Agustus 2009 Program 7 Evaluasi/ Lokakarya 15 Agustus Lokasi 8 Finishing Program 9 Perpisahan Tingkat Desa
2009 16 Agustus 2009 17 Juli 2009

Kampu P3M s 6-7 Juli 2009 Lokasi Mahasiswa 9 Juli 2009 Lokasi P3M dan pimpinan 10 Juli 2009 Lokasi Peserta dan Pembimbing Peserta dan Pembimbing Peserta Peserta dan Pembimbing Peserta dan Pembimbing Peserta dan Pembimbing

Lokasi Lokasi

12

13

Uraian Jenis Kegiatan
No Komponen Kegiatan Pengajian Mingguan Pengajian Bulanan (Tingkat Desa & Kedusunan) Bimbingan mengaji anak- anak di mesjid Khutbah Jumat Tabligh Akbar Lomba Cepat Tepat PAI antar Kedusunan Diklat Guru Diniyah Pendidikan dan Pengajaran di MDA Pendidikan dan Pengajaran di RA, TK, SD, MI, MTs, MA Pemeliharaan dan Penataan Sarana Ibadah, Pendidikan, Kantor Desa dan Sarana Umum Gerakan Jum'at bersih Pelatihan budidaya Padi SRI Peringatan HUT RI ke-64 Perlombaan Kegiatan HUT RI Partisipasi Kegiatan Olahraga (Tingkat Kedusunan) Pembuatan Papan Nama Desa Pembuatan Tabel Stastistik Desa Jenis Kegiatan Petugas/ Penanggungjawab Yudi, Firman, Mela, Asep, Tim KKN & MUI Tim KKN Yudi, Firman Tim KKN Tim KKN Tim KKN Tim KKN Tim KKN Tim KKN Tim KKN KKN & GEMPITA Tim KKN Tim KKN Tim KKN Andi & Dian Anik, Fitri

1

Bidang Keagamaan

2

Bidang Pendidikan

3

Bidang Lingkungan Hidup

4

Bidang Sosial, Ekonomi dan Budaya Bidang Pemerintahan Desa

5

14

B .

T b l P la s n a / R a a i K g ta a e e k a a n e lis s e ia n T N G L A G A

N o

K mo e o pnn K g ta e ia n

Je isK g ta n e ia n

JU I 2 0 L 09
1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 3 1 1 2 3 4 5 6

A U T S2 0 G S U 09
7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9

S Ah S S b n l

R K b

J

S Ah S S b n l

R K b

J

S Ah S b n S l

R K b

J

S Ah S b n S l

R K b

J

S Ah S b n S l

R K b

J

S Ah S b n S l

R b

P n a nM g u n e g jia in g a P n a nB la a ( in k tD s &K d s n n e g jia u n n T ga e a e u u a ) 1
Bid n K a a a n a g e g ma

B b g nm n a a a -a a d m s im in a e g ji n k n k i e jid K u a Ju a h tb h m t T b hA b r a lig k a L m aC p tT p tP I a ta K d s n n o b e a e a A n r e uu a D la G ruD iy h ik t u in a P n id a d nP n a r nd M A e d ik n a e g ja a i D P n id a d nP n a r nd R , T ,S ,M e d ik n a e g ja a i A K D I, Ms M T, A

2

Bid n P n id a a g e d ik n

3

Bid n L g u g n a g in k n a H u id p

P m lih ra nd nP n ta nS ra aIb d h e e a a a ea a a n aa, P n id a , K n rD s d nS ra aU u e d ik n a to e a a a n m m G ra a Ju 'a b rs e k n m t e ih P la a P n g a nP o u s P d e tih n e in k ta r d k i a i P rin a nH TR k - 4 e g ta U I e6 P rlo b a K g ta H TR e m a n e ia n U I P rtis a i K g ta O h g ( in k tK d s n n a ip s e ia n la ra a T g a e u u a ) P m u ta P p nN m D s e ba n a a a a ea P m u ta T b l S s tikD s e b a n a e ta tis ea

4

Bid n S s l, a g o ia E on md n k o i a Bdy u aa

5

B ag id n P mrin h nD s e e ta a e a

15

BAB IV EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN
a. Deskripsi Program Kegiatan

 Bidang Keagamaan Peran KKN dalam kegiatan ini adalah : a. Memenuhi Undangan Pengajian b. Memberikan materi pengajian Bapak- bapak, ibu-ibu, anak-anak, c. Membina anak-anak pengajian malam.  Bidang Pendidikan Peran/ kontribusi peserta KKN dalam bidang ini : b. c. d. e. f. identifikasi Membantu pendidikan formal dalam kegiatan Membantu lembaga pendidikan non formal Membantu melakukan pendampingan siswa Memberikan motivasi kepada masyarakat proses belajar mengajar dalam penataan perangkat pendidikan. pada TK dan sekolah Dasar. untuk memperhatikan faktor pendidikan anak. Turut serta menyukseskan kegiatan workshop mutu pengelolaan Madrasah se-Kab

Tasikmalaya di tingkat kecamatan.  Bidang Lingkungan Hidup dan sarana Fisik Peran peserta KKN dalam bidang ini: a. Mengajak lingkungan b. Turut serta dalam perbaikan sarana umum masyarakat untuk menjaga kebersihan

16

 Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya Peran peserta KKN dalam bidang ini: a. b. c. pelatihan SRI  Bidang pemerintahan Desa Peran peserta KKN dalam bidang ini: a. Membantu penataan identitas desa dan komponennya  Bidang Pertanian Mengadakan pelatihan budidaya Sistem Rice Intensification (SRI) dengan mengundang dan melibatkan kelompok tani desa serta mengundang ketua kepala Gerakan desa sekitar dengan Petani mendatangkan Masyarakat Memberikan saran kepada beberapa lapisan masyarakat untuk menjauhi rentenir Turut serta sebagai fasilitator kegiatan Hari Ulang Tahun RI Upaya pengembalian pupuk alam melalui

Tasikmalaya (Gempita).  b.Hambatan dan Masalah Pelaksanaan Program Kerja Kuliah Kerja (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam di Desa Cipaingeun tidak terlepas dari beberapa hambatan dan masalah yang berdampak pada maksimalisasi program kerja. Adapun hambatan dan masalah yang dihadapi yaitu sebagai berikut : • Dana

17

Dalam pelaksanaan program kerja yang dilakukan banyak memakai dana swadaya/pribadi dari mahasiswa

sementara mahasiswa sendiri tidak memiliki dana yang diharapkan untuk mensukseskan apa yang akan

direncanakan.

• Masyarakat Kurangnya pelaksanaan partisipasi program

Rendahnya

Partisipasi

masyarakat kerja

setempat mereka

dalam lebih

karena

mementingkan pekerjaannya dari pada ikut membantu kegiatan yang dilaksanakan. Hal ini disebabkan karena kultur pemikiran masyarakat yang sudah mengarah

kearah pemikiran masyarakat kota,terlebih lagi didukung oleh masyarakat yang memang sudah sangat tinggi. mobilitas

• Teknis

Terbatasnya

Kemampuan

Kemampuan teknis mahasiswa peserta KKN yang terbatas untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat setempat. Apalagi banyaknya usulan dari masyarakat untuk kegiatan fisik yang tidak bisa kami lakukan.

18

BAB V PENUTUP
a. Kesimpulan Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dari pelaksanaan kegiatan KKN di desa Cipaingeun selama kurang lebih 2 bulan, maka kami menarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Program KKN STAI Tasikmalaya 2009 di Desa Cipaingeun yang meliputi bidang pendidikan, bidang keagamaan, bidang lingkungan hidup dan sarana fisik, bidang Ekonomi dan Budaya dan bidang Pemerintahan Desa, secara 2. umum berjalan dengan lancar dengan prosentase + 85 %. Desa Cipaingeun merupakan Desa yang cukup strategis, baik dari segi geografis maupun dari segi potensi wilayah yang dimilikinya. Kegiatan keagamaan, pendidikan, lingkungan hidup dan kegiatan sosial merupakan denyut aktivitas dari masyarakatnya.

19

3.

Upaya

memberikan

kontribusi

positif,

baik itu yang bersifat konsultatif, partisipatif, fasilitatif, maupun pendekatan relationship sangatlah dibutuhkan desa 4. pengajian Cipaingeun karena selama ini kemajuannya terutama Jum’at cenderung stagnan. Untuk bulanan bidang keagamaan banyak dilaksanakan hari

sebelum dan sesudah sholat Jum’at secara bersamaan dalam pelaksanaan. 5. untuk Perlu meningkatkan adanya upaya yang maksimal dan kesadaran, peran,

tanggungjawab masyarakat terhadap pembangunan di Desa Cipaingeun

b. Saran-saran Dengan melihat kondisi masyarakat dan pihak pmerintah yang menjadi bagian dari pelaksanaan KKN STAI Tasikmalaya 2009, maka kami memberikan beberapa saran demi kemajuan dan peningkatan fungsi dan manfaat KKN tersebut baik bagi mahasiswa yang melaksanakan kegiatan KKN maupun

masyarakat sebagai sasaran pelaksanaan KKN dan pemerintah yang membantu pelaksanaan KKN.

20

Setelah melakukan berbagai kegiatan dan melihat secara langsung kondisi wilayah Desa Cipaingeun, maka kami

menyarankan hal-hal sebagai berikut : 1. Sebaiknya Mahasiswa yang akan diterjunkan langsung ke masyarakat untuk melaksanakan KKN diberikan pembekalan yang lebih sistematis agar sesampainya di lapangan

mahasiswa dapat menggunakan waktu mereka seefektif mungkin. 2. Penempatan mahasiswa KKN harus diprioritaskan

berdasarkan tingkat kedusunan sehingga masing- masing kedusunan dapat tergarap dengan maksimal dan oftimal. 3. Pelaksanaan program KKN perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius dari pihak pemerintah setempat agar program kerja mahasiswa KKN sejalan dengan program kerja pemerintah. 4. Perlunya perhatian lebih dari Pemerintah dalam upaya peningkatan sarana dan prasarana di Desa Cipaingeun dan juga perhatian lebih pada bidang-bidang yang kiranya dapat membantu peningkatan taraf hidup masyarakat. 5. Untuk mahasiswa KKN kedepan, diharapkan untuk

memprioritaskan program kerja yang berbentuk nonfisik, yang dititikberatkan pada usaha untuk merubah pola fikir masyarakat.

21

Akhirnya seraya dengan memohon bimbingan dan ridhaNYA kami berharap semoga semua hal yang didapatkan dalam kegiatan KKN ini bisa menjadi kontribusi yang berharga di kemudian hari.

Tasikmalaya, Agustus 2009

Asep Sholehuddin Sekretaris, Mengetahui

Yudi Purwanto Ketua

Iwan R. Jayasetiawan, M.Pd Dosen Pembimbing,

22

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->