P. 1
Gsm System

Gsm System

3.0

|Views: 3,211|Likes:
Published by crofirli

More info:

Published by: crofirli on Nov 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/25/2013

pdf

text

original

Pengukuran kekuatan sinyal pada kondisi idle mode dan active mode.

Signal Strength Measurements

Idle mode

Idle mode terjadi saat MS kondisi on tetapi tidak terkoneksi (MS tidak mengirim sinyal).
Ketika MS dalam kondisi on, MS tersebut mengukur semua frekuensi radio dalam sistem
dan menyediakan kekuatan sinyal untuk setiap frekuensi. MS men-tuning ke cell terbaik
untuk menerima pesan atau untuk meminta koneksi. MS melanjutkan memonitor semua
cell terdekat, dan juga terdapat cell yang lebih baik, MS akan men-tuning ke cell tersebut.

MS secara konstan mengupdate report pengukuran yang berisi kekuatan sinyal rata-rata
untuk cell-cell terdekat, kekuatan sinya dan BER dari BTS yang melayani. Kekuatan
sinyal dari BTS yang melayani diukur setiap waktu oleh MS penerima pada assigned
time slotnya.

Active mode

Active mode terjadi ketika MS berkomunikasi dengan jaringan. Kedua MS dan BTS yang
melayani (serving BTS) melakukan pengukuran kekuatan sinyal pada link radio. MS
secra kontinyu melapor ke sistem seberapa kuat kekuatan sinyal diterima dari BTS.
Pengukuran ini digunakan BSC untuk membuat keputusan untuk cell yang ditargetkan
ketika handover terjadi.

SS,BSI
C

SS,BSI
C

SS,BSI
C

SS,BSIC

SS,BSI
C

SS,BSI
C

SS,BSI
C

SS,BSI
C

SS,BSI
C

SS =SIGNAL STRENGHT
BSIC =BASE STATION IDENTITY CODE

\

37

MS juga mengukur kualitas (BER) pada downlink dalam cell yang melayani (serving
cell). Hasil pengukuran disediakan di MS dan rata-rata pengukuran dikalkulasi untuk
semua nilai yang disediakan dalam periode waktu 480 ms. Nilai kalkulasi dikirim ke BTS
dalam bentuk laporan pengukuran setiap 480 ms. Nilai rata-rata dari pengukuran untuk
setiap carrier lalu diperoleh dan dilaporkan ke BSC. Untuk memastikan hasil pengukuran
berhubungan dengan BTS yang sebenarnya, identitas BTS harus dipastikan. Identitas dari
BTS diberikan dalam BSIC, dikirim melalui SCH, time slot 0, carrier 0.

Measurement Principle

Prosedur MS ketika baru aktif:
1. MS menerima dan mengukur kekuatan sinyal dalam cell yang melayani (serving cell),
time slot 2.
2. MS mentransmisikan.
3. MS mengukur kekuatan sinyal untuk paling sedikit satu dari cell terdekat.
4. MS read BSIC dalam SCH (time slot 0) untuk satu dari cell terdekat.

Enam cell-cell terdekat dengan nilai rata-rata kekuatan sinyal tertinggi dan validasi BSIC
kemudian dilaporkan ke BSC melalui SACCH. Saat MS tidak disinkronisasikan dengan
cell-cell terdekatnya, MS tersebut tidak mengetahui kapan time slot 0 dalam BCCH-
carrier akan terjadi. Oleh sebab itu, MS dapat mengukur melalui extended time period,
paling sedikit 8 time slot, untuk memastikan bahwa time slot 0 akan terjadi selama waktu
pengukuran. Semua ini dilaksanakan selama IDLE frame.

Laporan Pengukuran

Laporan pengukuran terdiri dari semua data yang dikirim ke sistem oleh MS selama
hubungan berlangsung. Laporan dikirim pada SACCH setiap 480 ms. Data-datanya
meliputi:

• Kekuatan sinyal pada cell yang melayani.
• Mobile power yang digunakan.
• Timing Advance Value yang digunakan.
• Discontinues Transmisi yang digunakan atau tidak.
• Kualitas pada cell yang melayani.

0

2

1

7 012

3

7

2

1

0

0

2

1

7012

7

2

1

0

4

1

1

2

2

IDLE

IDLE

25

25

24

24

Uplink

Downlink

TDMA frames

TDMA frames

\

38

• Kekuatan sinyal pada cell-cell terdekat.
• Nomor cell-cell terdekat yang dilaporkan.
• Frekuensi BCCH untuk laporan dari cell-cell terdekat.
• BSIC untuk laporan cell-cell terdekat.

FITUR – FITUR LAINNYA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->