P. 1
6067970 Komunikasi Pendidikan Dan Komunikasi Instruksional(2)

6067970 Komunikasi Pendidikan Dan Komunikasi Instruksional(2)

|Views: 3,800|Likes:
Published by pukilia29

More info:

Published by: pukilia29 on Nov 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

KOMUNIKASI PENDIDIKAN

DAN

KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL
Oleh: Drs. Pawit M. Yusup, M.S.

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNPAD 2007

PRAKATA

Buku ini berbicara mengenai masalah di sekitar komunikasi pendidikan dan komunikasi instruksional. Komunikasi pendidikan yang dimaksud adalah komunikasi yang sudah merambah atau menyentuh dunia pendidikan dengan segala aspeknya; dengan kata lain: komunikasi dalam bidang pendidikan. Sedangkan komunikasi instruksional lebih merupakan sebagai bagian kecil dari komunikasi pendidikan. Ia merupakan proses komunikasi yang dipola dan dirancang secara khusus dengan tujuan untuk mengubah prilaku sasaran atau komunikan ke arah yang lebih baik. Sasaran atau komunikan di sini maksudnya adalah sekelompok orang, biasanya bersifat homogen, meskipun terkadang juga sedikit heterogen, baik kelompok yang lebih bersifat formal ataupun yang nonformal. Siswa, mahasiswa, peserta pelatihan, peserta penataran, peserta seminar, anggota kelompok tani di desa, anggota kelompok kegiatan arisan di RT/RW ataupun desa, dan juga anggota kelompok pada suatu komunitas tertentu yang tersebar di masyarakat, juga anak-anak kita di rumah, adalah contohcontoh yang termasuk ke dalam sasaran atau komunikan dalam buku ini. Karena tujuannya yang ingin mengubah perilaku sasaran itu, maka berbagai pendekatan teoretis ataupun praktis tentang perubahan perilaku, yang di dunia komunikasi dan pendidikan dikenal dengan teori belajar, diperkenalkan juga di sini. Gunanya antara lain untuk memudahkan para komunikator, termasuk komunikator pendidikan seperti guru dan pendidik di berbagai tingkatan, instruktur pelatihan, widyaiswara, penyuluh lapangan, mahasiswa komunikasi, mahasiswa pendidikan, dan para praktisi komunikasi lainnya yang akan mengadakan kegiatan komunikasi di lapangan dalam mengenali situasi dan kondisi medan kegiatan yang bersangkutan, termasuk di dalamnya masalah kelompok sasaran yang menjadi subjek komunikasinya. Dengan pengetahuan ini diharapkan kegiatan komunikasi instruksional akan lebih efektif.

1

Buku ini terutama diperuntukkan bagi mahasiswa komunikasi dan pendidikan. Namun mengingat manfaatnya yang begitu umum dan luas karena menyangkut semua orang yang akan melakukan kegiatan komunikasi yang bersifat edukatif instruksional – membelajarkan – maka orang pada bidang minat lain pun bisa menggunakannya. Selain pembahasannya yang bersifat teoretis praktis, buku ini juga menyajikan beberapa pedoman dasar bagi para komunikator yang akan membuat atau memproduksi beberapa media instruksional, yaitu media yang secara khusus dirancang atau diprogram untuk tujuan-tujuan instruksional. Sebelum sampai pada produksi media ini, masalah teknologi instruksional juga dibahas secara singkat, dengan maksud agar lebih memudahkan pemahamannya akan kegiatan instruksional yang menggunakan media. Tidak semua media instruksional dibahas dalam buku ini karena jumlah halamannya yang terbatas, disamping itu menurut hemat penulis, memang tidak perlu. Dalam buku ini diberikan beberapa contoh pembuatan media instruksional seperti OHP/OHT, slide suara dengan bantuan komputer, media audio instruksional, multimedia instruksional, dan modul. Pertimbangannya adalah teknik pembuatannya yang relatif murah dengan bahan yang banyak tersedia di pasaran. Media instruksional dengan model presentasi visual juga dibahas, terutama yang teknik pembuatannya menggunakan bantuan program komputer. Dan beberapa contoh model presentasi instruksional dengan bantuan komputer akan dibahas secara umum. Sebenarnya penulis ingin lebih banyak lagi membahas media instruksional dengan bantuan program-program komputer di sini, misalnya dengan teknik animasi pada program Power Point dari Microsoft, Corel Presentation, Macromedia Flash Animation, dll. Namun hal itu tidak penulis lakukan dengan alasan supaya buku ini tidak terlalu tebal sehingga harganya menjadi mahal. Di sini hanya akan dibahas secara praktis saja beberapa media instruksional yang banyak digunakan di dalam praktek presentasi pendidikan, komunikasi, dan juga bisnis, seperti OHP/OHT, media audio instruksional, presentasi slide dengan program komputer, dan modul sebagai media belajar mandiri. Untuk itu mohon pembaca memakluminya. Akhirnya penulis tidak lupa bahwa berkat karunia-Nyalah buku ini bisa terwujud, di samping itu tentu saja banyak pihak yang turut memperlancar penyelesaiannya. Oleh karena itu, kepada mereka penulis ucapkan banyak terima kasih. Secara khusus penulis ucapkan banyak terima kasih kepada Dekan fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, Pembantu Dekan I Fikom Unpad, yang secara formal menugaskan kepada penulis untuk mengasuh mata kuliah Komunikasi Instruksional pada Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, sehingga dengan penuh tanggung jawab penulis berusaha untuk mengumpulkan, mempersiapkan segala sesuatunya untuk keperluan perkuliahan. Atas dasar adanya pertanyaan dan permintaan dari berbagai kalangan pembaca, terutama dari mereka yang berminat dan berkecimpung di dunia pendidikan, instruksional dan pengajaran, untuk segera menerbitkan kembali buku ini, maka dengan ini pula penulis berusaha untuk merevisinya. Buku ini memang merupakan revisi menyeluruh atas buku dengan judul Komunikasi Pendidikan dan Komunikasi Instruksional yang terbit pertama kali pada tahun 1990 oleh penerbit Rosdakarya. Namun karena kesibukan, baru sekarang penulis melakukan revisi Kepada Bapak dan Ibu dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, khususnya dosen-dosen di Jurusan Ilmu Informasi dan Perpustakaan yang selama ini banyak andilnya dalam menambah wawasan buku ini, sebut saja antara lain: Drs. Agus Rusmana, M.A., yang pernah menjadi tim pengajar untuk mata kuliah ini dan sekaligus banyak sekali memberikan masukan pada buku ini, juga penulis sampaikan banyak terima kasih.

2

Kepada orang-orang terdekat penulis, Ayah, Ibu, Eruk, Priyo, Adi, Diah, terima kasih atas segenap kasih sayangnya, kebersamaannya, pengertiannya, segalanya. Tanpa dukungan mereka, buku ini tak akan terwujud. Penulis senantiasa berdoa semoga mereka yang baik langsung maupun tidak langsung turut membantu memperlancar terselesaikannya buku ini, mendapat imbalan yang setimpal dari Allah SWT

Pawit M. Yusup

3

DAFTAR ISI PRAKATA DAFTAR ISI DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1. Pengertian 2. Ruang lingkup dan sasaran 3. Fungsi dan manfaat 4. Sistematika pembahasan BAB II PERMASALAHAN SEPUTAR PRAKTEK KOMUNIKASI PENDIDIKAN DAN KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL a) Pengantar b) Kasus analogis komunikasi pendidikan dan komunikasi instruksional c) Faktor-faktor penghambat d) Upaya pemecahan e) Beberapa hal yang dianggap penting BAB III KOMUNIKASI PENDIDIKAN, KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL, HUBUNGANNYA DENGAN TEORI BELAJAR 1. Komunikasi pendidikan 2. Komunikasi instruksional 3. Pendekatan komunikasi antar pribadi dalam pelaksanaan instuksional 4. Teori belajar dalam sistem instruksional a) Teori-teori disiplin mental b) Teori-teori behaviorisme c) Teori-teori kognitivisme d) Teori-teori belajar sosial e) Teori-teori belajar kelompok f) Teori-teori belajar dengan media g) Teori-teori belajar dengan media baru (internet) h) Computer Mediated Communication (CMC) 5. Hambatan-hambatan komunikatif dalam sistem instruksional a) Hambatan pada sumber b) Hambatan pada saluran c) Hambatan pada komunikan/sasaran BAB IV KOMUNIKASI IDE, KOMUNIKASI VISUAL, DAN VISUALISASI IDE DALAM SISTEM INSTRUKSIONAL 1. Komunikasi ide 2. Komunikasi visual dan visualisasi komunikasi 3. Media komunikasi 4. Strategi komunikasi 5. Stategi CMC (computer mediated communication) 6. Multimedia komunikasi instruksional BAB V TEKNOLOGI INSTRUKSIONAL 1. Pengertian 2. Fungsi

4

Prinsip a) Penekanan pada pihak sasaran b) Penggunaan pendekatan sistem c) Optimalisasi pemanfaatan komponen sistem instruksional d) Sumber-sumber belajar di perpustakaan e) Sumber-sumber belajar non konvensional f) Sumber-sumber belajar dari internet 4. Perumusan tujuan instruksional 5. Strategi instruksional 6. Satuan Acara Instruksional BAB VI MEDIA INSTRUKSIONAL DAN KARAKTERISTIKNYA 1. Media transparansi (OHP/OHT) a) Pengertian b) Manfaat c) Prinsip pembuatan d) Bahan-bahan dan teknik pembuatannya e) Teknik penyajian f) Evaluasi 2. Media slide suara dengan bantuan program komputer a) Pengertian b) Manfaat media slide instruksional c) Visualisasi pesan-pesan instruksional d) Prinsip gambar pada slide e) Teknik grafis dalam slide f) Masalah fotografi dan komposisi gambar g) Pembuatan naskah program slide dan narasinya h) Sistematika penyajian i) Evaluasi 3. Multimedia instruksional a) Pengertian b) Manfaat dan alasan penggunaan c) Beberapa jenis multimedia instruksional d) Pembuatan naskah program multimedia instruksional e) Sistematika penyajian dan aturannya f) Evaluasi 4. Media audio instruksional a) Pengertian b) Manfaat c) Membuat naskah program audio instruksional d) Penyiapan produksi program audio e) Pemanfaatan dan penyajian program audio instruksional f) Evaluasi 5. Media untuk belajar mandiri (modul) a) Pengertian b) Manfaat dan keistimewaan c) Teknik penulisan 6. E-learning (proses belajar mengajar melalui media baru, internet DAFTAR PUSTAKA

3.

5

LAMPIRAN • Lampiran I: Contoh naskah program multimedia instruksional berbentuk presentasi slide dengan mengunakan program microsoft Power Point • Lampiran II: Contoh naskah program multimedia instruksional berbentuk fim suara atau film video • Lampiran III: Contoh naskah program Audio Instruksional • Lampiran IV: Contoh naskan program presentasi pendidikan dengan menggunakan media OHP (overhead projector)

6

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->