P. 1
Revitalisasi

Revitalisasi

|Views: 4,668|Likes:
Published by amq09

More info:

Published by: amq09 on Nov 20, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/21/2015

pdf

text

original

Revitalisasi organisasi menurut Gouillart dan Kelly (1995), adalah
perubahan organisasi yang ditujukan untuk memacu pertumbuhan organisasi dengan
menyelaraskan organisasi dengan lingkungannya.
Keselarasan organisasi dengean lingkungannya menurut Gouillart dan
Kelly ( 1995 ) dapat dicapai melalui 3 pendekatan, sebagai berikut :
1.Pencapaian Fokus Pasar, dengan cara mengenal para pengguna jasa
dengan baik dan memahami sepenuhnya kebutuhan mereka yang harus
dapat dipenuhi oleh organisasi, serta memanfaatkan input dari pengguna
jasa untuk menyempurnakan strategi organisasi.
2.Penciptaan Bisnis Baru, yaitu dengan menyelarasakan core
competences
atau fungsi utama organisasi agar benar-benar sesuai
dengan kebutuhan para pengguna jasa, serta menciptakan peluang
untuk pertumbuhan dengan perbaikan kinerja organisasi.
3.Pemanfaatan Teknologi Informasi, untuk perbaikan efisiensi dan
integrasi sistem organisasi internal, melaksanakan reengineering
atas sistem organisasi, serta membangun jaringan teknologi yang
menghubungkan organisasi dengan para pengguna jasa dan stakeholdres
lainnya.
Revitalisasi organisasi menurut Robert L. Laud (Lance A. Berger, Martin J.
Sikora, dan Dorothy R. Berger, 1994), merupakan bagian dari Change Effect
Curve
yang mencakup 4 jenis upaya perubahan yaitu Adaptasi, Revitalisasi,
Transformasi, dan Turnaround.
Revitalisasi organisasi mencakup perubahan
substansial pada organisasi, tetapi masih selaras dengan struktur, sistem dan
proses yang telah ada pada organisasi tersebut. Pada revitalisasi organisasi,
perubahan yang dicanangkan signifikan dan dilaksanakan dengan upaya yang
besar, tetapi dengan resiko yang tidak terlalu besar bagi organisasi.
Revitalisasi menurut Asbhy (1999), mencakup perubahan yang
dilaksanakan secara Quantum Leap, yaitu lompatan besar yang tidak hanya
mencakup perubahan bertahap atau incremental, melainkan langsung menuju
sasaran yang jauh berbeda dengan kondisi awal organisasi. Salah satu cara untuk
mewujudkan Quantum Leap tersebut adalah melalui Benchmarking. :

Analisa Revitalisasi Balai Latihan Kerja...Christian.K

Universitas Indonesia

26

Berdasarkan landasan teori di atas, maka defenisi Revitalisasi Organisasi
Balai Latihan Kerja, yang digunakan untuk penelitian ini adalah: Perubahan terencana
dari Balai Latihan Kerja untuk mengfungsikan kembali Balai Latihan Kerja sebagai
lembaga pelatihan kerja, yang menyangkut personil/instruktur, peralatan, program
dan management BLK, sehingga mampu menghasilkan peserta pelatihan yang
memenuhi standar minimal kompetensi kerja yang dibutuhkan dunia usaha.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->