P. 1
Sisdiknas UU No.20 Tahun 2003

Sisdiknas UU No.20 Tahun 2003

|Views: 1,926|Likes:
Published by Misterheri Piwan

More info:

Published by: Misterheri Piwan on Nov 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/25/2013

pdf

text

original

UNDANG–UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

DASAR dan FUNGSI

Permendiknas Nomor 6/2007  Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila
dan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

pasal 1 ayat (1)

 Pendidikan Nasional dapat mengadopsi atau Satuan pendidikan berfungsi

mengembangkan model kurikulum membentuk mengadaptasi kemampuan dan tingkat watak serta peradaban bangsa yang satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan bermartabat dalam rangka mencerdaskan Pengembangan kehidupan bangsa Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

2 / 32 BIMTEK KTSP 2009

TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL

Permendiknas peserta 6/2007  Berkembangnya potensi Nomordidik agar menjadi manusia yang:  beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang pasal 1 ayat (1) Maha Esa, Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau  berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, mengadaptasi dan kreatif, mandiri,model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah  menjadi warga negara yang demokratis serta yang disusun oleh Badan Penelitian dan bertanggung jawab.  Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 3 / 32 BIMTEK KTSP 2009

PRINSIP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

 Demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa.  Sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna.

Permendiknas Nomor 6/2007 pasal 1 ayat (1)

 Sebagai suatu pendidikan dapat mengadopsi Satuan proses pembudayaan dan pemberdayaan sepanjang hayat.  

atau mengadaptasi model kurikulum tingkat Memberi keteladanan, membangun kemauan, menengah satuan pendidikan dasar dan dan mengembangkan kreativitas. yang disusun oleh Badan Penelitian dan Mengembangkan budaya membaca, menulis, dan Pengembangan Departemen Pendidikan berhitung Nasional bersama unit utama terkait

 Memberdayakan semua komponen masyarakat.
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

4 / 32 BIMTEK KTSP 2009

HAK Permendiknas Nomor 6/2007  Memperoleh pendidikan yang bermutu. pasal kelainan khusus berhak  Warga yang memiliki1 ayat (1) memperoleh pendidikan khusus. Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau  Meningkatkan pendidikan sepanjang hayat. mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan KEWAJIBAN pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan  Wajib mengikuti pendidikan dasar (7-15 tahun) Pengembangan Departemen Pendidikan  Bertanggung jawab terhadap keberlangsungan Nasional bersama unit utama terkait penyelenggaraan pendidikan.
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 5 / 32 BIMTEK KTSP 2009

Permendiknas Nomor 6/2007

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

HAK

Permendiknas Nomor 6/2007 pasal 1 ayat (1)

HAK DAN KEWAJIBAN PEMERINTAH DAN PEMERINTAH DAERAH

 berhak mengarahkan, membimbing, membantu, dan mengawasi penyelenggaraan pendidikan.

Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau KEWAJIBAN mengadaptasi model kurikulum tingkat  wajibsatuan pendidikan dasar dan menengah memberikan layanan dan kemudahan, serta yang disusun oleh Badan Penelitian dan menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu.  wajibPengembangan Departemen Pendidikan menjamin tersedianya dana bagi setiap warga negaraNasional bersama tahun utama terkait yang berusia 7 – 15 unit
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 6 / 32 BIMTEK KTSP 2009

HAK PESERTA DIDIK
     
mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama; mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya; mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya tidak mampu  membiayai pendidikannya; mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya; pindah ke program pendidikan pada jalur dan satuan pendidikan lain yang setara; menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan  batas waktu yang ditetapkan.

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

7 / 32

KEWAJIBAN PESERTA DIDIK

 menjaga norma-norma pendidikan untuk
menjamin keberlangsungan proses dan keberhasilan pendidikan;   ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan, kecuali bagi peserta didik yang dibebaskan dari kewajiban tersebut sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku.

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

8 / 32

JALUR, JENJANG, DAN JENIS PENDIDIKAN
JALUR PENDIDIKAN
PEND. FORMAL NONFORMAL INFORMAL

JENJANG PENDIDIKAN FORMAL
PEND. DASAR PEND. MENENGAH PEND. TINGGI

JENIS PENDIDIKAN
UMUM KEJURUAN AKADEMIK PROFESI VOKASI KEAGAMAAN KHUSUS

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

9 / 32

BAHASA PENGANTAR

Permendiknas Nomor 6/2007
   Bahasa Indonesiaayat (1) pasal 1 Bahasa Daerah (pada tahap awal) Bahasa Asing pada satuan pendidikan Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau mengadaptasi model kurikulum tingkat tertentu
satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

10 / 32 BIMTEK KTSP 2009

WAJIB BELAJAR

 

Setiap warga negara yang berusia 6 tahun dapat mengikuti program wajib belajar Pemerintahpasal 1 ayat (1) dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau jenjang pendidikan dasar tanpa memungut mengadaptasi model kurikulum tingkat biaya. satuan pendidikan dasar dan menengah Wajib belajar merupakan tanggung jawab yang disusun oleh Badan Penelitian dan negara Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait

Permendiknas Nomor 6/2007

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

11 / 32 BIMTEK KTSP 2009

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

Permendiknas Nomor 6/2007  Terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan,
tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pasal 1 ayat (1) pendidikan  Sebagai acuan pengembangan kurikulum, tenaga Satuan pendidikan dapat mengadopsi pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan atau mengadaptasi model kurikulum penilaian. prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah  Pengembangan pemantauan dan pelaporan yang disusun suatu badan Penelitian dan pencapaiannya oleh oleh Badan standardisasi, Pengembangan Departemen Pendidikan penjaminan, dan pengendalian mutu pendidikan.

Nasional bersama unit utama terkait

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

12 / 32 BIMTEK KTSP 2009

KURIKULUM
 Seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan,
isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan pasal 1 ayat kegiatan sebagai pedoman penyelenggaraan(1) pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau  Pengembangan mengacu padakurikulum tingkat mengadaptasi model standar nasional pendidikan. pendidikan dasar dan menengah satuan  Dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai yang disusun oleh Badan Penelitian dan dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta Pengembangan Departemen Pendidikan didik. Nasional bersama unit utama terkait

Permendiknas Nomor 6/2007

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

13 / 32 BIMTEK KTSP 2009

Pengembangan kurikulum Nomor 6/2007 Permendiknas memperhatikan:

a. peningkatan iman dan takwa; b. peningkatan akhlak mulia; c. peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta pasal 1 ayat (1) didik; d. keragaman potensi daerah dan lingkungan; e. Satuan pendidikan daerah dan nasional;  tuntutan pembangunan dapat mengadopsi f. atau mengadaptasi model kurikulum tuntutan dunia kerja; g. tingkat satuan pendidikan dasar dan seni;  perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan h. menengah yang disusun oleh Badan agama; Penelitian dan Pengembangan i. dinamika perkembangan global; dan Departemen dan nilai-nilai Nasional j. persatuan nasional Pendidikan kebangsaan.

bersama unit utama terkait
14 / 32 BIMTEK KTSP 2009

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

MUATAN WAJIB KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH           pendidikan agama; pendidikan kewarganegaraan; pasal 1 ayat (1) bahasa; matematika; Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau ilmu pengetahuan alam; ilmumengadaptasi sosial; kurikulum tingkat pengetahuan model seni satuan pendidikan dasar dan menengah dan budaya; yang disusun oleh Badan Penelitian dan pendidikan jasmani dan  olahraga;  Pengembangan Departemen Pendidikan keterampilan/kejuruan; dan Nasional bersama unit utama terkait muatan lokal.
15 / 32 BIMTEK KTSP 2009

Permendiknas Nomor 6/2007

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Permendiknas Nomor pendidikan  Kerangka dasar dan struktur kurikulum 6/2007 dasar
dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah.

 Kurikulum pendidikan dasar dan menengah pasal 1 ayat (1)

dikembangkan oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor mengadaptasi model kurikulum tingkat departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan satuan pendidikan dasar dan menengah dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah.

yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

16 / 32 BIMTEK KTSP 2009

Permendiknas Nomor 6/2007
 Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan pasal 1 ayat (1) melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau pembimbingan dan pelatihan. mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah  Tenaga kependidikan melaksanakan yang disusun oleh Badan Penelitian dan administrasi, pengelolaan, pengembangan, Pengembangan Departemen Pendidikan pengawasan,dan pelayanan teknis. Nasional bersama unit utama terkait
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

17 / 32 BIMTEK KTSP 2009

HAK DAN KEWAJIBAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
HAK
Penghasilan dan jaminan kesejahteraan sosial yang pantas dan memadai Penghargaan sesuai prestasi kerja Pembinaan karir Perlindungan hukum Menggunakan sarana prasarana untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 18 / 32

KEWAJIBAN
Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, kreatif, dinamis dan dialogis Mempunyai komitmen secara professional Memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan

SARANA DAN PRASARANA

Permendiknas Nomor 6/2007  memenuhi keperluan pendidikan sesuai
dengan pertumbuhan dan perkembangan pasal 1 ayat (1) potensi fisik, kecerdasan intelektual, sosial, emosional, dan kejiwaan peserta Satuan didik. pendidikan dapat mengadopsi atau
mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

19 / 32 BIMTEK KTSP 2009

PENDANAAN
     
Pendanaan pendidikan menjadi tanggungjawab Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat Sumber dana ditentukan berdasarkan prinsip keadilan, kecukupan, dan keberlanjutan Pengelolaan dana berdasarkan prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik Biaya pendidikan kedinasan, dialokasikan dana minimal 20% dari APBN dan minimal 20% dari APBD Gaji guru dan dosen Pemerintah dialokasikan dalam APBN Pendanaan pendidikan dari Pemerintah diberikan dalam bentuk hibah.

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

20 / 32

PENGELOLAAN PENDIDIKAN
 
Pengelolaan sistem pendidikan nasional menjadi tanggung jawab menteri. Nomor 6/2007 Permendiknas Pemerintah dan/atau pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pasal 1 ayat (1) pendidikan bertaraf internasional pada semua jenjang pendidikan. Pemerintah daerah provinsi melakukan koordinasi atas Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau penyelenggaraan pendidikan, pengembangan tenaga mengadaptasi model kurikulum tingkat pendidik, tenaga kependidikan,dan menengah satuan pendidikan dasar dan penyediaan fasilitas penyelenggaraan pendidikan untuk tingkat yang disusun oleh Badan Penelitian dan pendidikan dasar dan menengah. Pengembangan Departemen Pendidikan Pemerintah kabupaten/kota mengelola pendidikan Nasional bersama unit utama terkait dasar dan pendidikan menengah, serta satuan pendidikan yang berbasis keunggulan lokal.
21 / 32 BIMTEK KTSP 2009

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

BADAN HUKUM

  

Permendiknas Nomor pendidikan Penyelenggara dan/atau satuan6/2007 formal berbentuk badan hukum pendidikan. berfungsi memberikan pelayanan pendidikan pasal 1 ayat (1) kepada peserta didik. berprinsip nirlaba dan dapat mengelola dana Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau secara mandiri untuk memajukan satuan mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah pendidikan. yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait
22 / 32 BIMTEK KTSP 2009

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

PERAN SERTA MASYARAKAT

 Peran serta dalam penyelenggaraan dan

Permendiknas Nomor 6/2007 pasal 1 ayat (1)

pengendalian mutu pelayanan pendidikan.

 sebagai sumber, pelaksana, mengadopsi atau Satuan pendidikan dapat dan pengguna hasil
pendidikan mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

23 / 32 BIMTEK KTSP 2009

PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT
 Sesuai dengan kekhasan agama, lingkungan sosial, dan
budaya, untuk kepentingan masyarakat  Mengembangkan dan melaksanakan kurikulum dan evaluasi pendidikan, serta manajemen dan pendanaannya sesuai dengan standar nasional pendidikan  Dana dapat bersumber dari penyelenggara, masyarakat, Pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau sumber lain  Lembaga dapat memperoleh bantuan teknis, subsidi dana, dan sumber lain secara adil dan merata dari Pemerintah dan/atau pemerintah daerah.

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

24 / 32

DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH/ MADRASAH

 lembaga mandiri yang beranggotakan orang
tua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat

 Berperan dalam peningkatan mutu pelayanan
pendidikan yang meliputi perencanaan, pengawasan, dan evaluasi program pendidikan

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

25 / 32

DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH/MADRASAH

Permendiknas Nomor 6/2007
 Dewan pendidikan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pasal 1 ayat (1) pengawasan pendidikan pada tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.

Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau  Komite sekolah/madrasah memberikan pertimbangan, mengadaptasi model kurikulum tingkat arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, satuan pendidikan dasar dan menengah serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan yang disusun oleh Badan Penelitian dan pendidikan. Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

26 / 32 BIMTEK KTSP 2009

EVALUASI
 Dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan  Dilakukan terhadap peserta didik, lembaga, dan program    
pendidikan pada jalur formal dan nonformal untuk semua jenjang, satuan, dan jenis pendidikan. Evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar secara berkesinambungan. Evaluasi terhadap peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri. Pemerintah dan pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pengelola, satuan, jalur, jenjang, dan jenis pendidikan Masyarakat dan/atau organisasi profesi dapat membentuk lembaga mandiri untuk melakukan evaluasi

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

27 / 32

AKREDITASI

Permendiknas Nomor 6/2007
 Untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan. pasal 1 ayat (1)  Dilakukan oleh pemerintah dan/atau lembaga mandiri.

Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau  Bersifat terbuka. mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

28 / 32 BIMTEK KTSP 2009

SERTIFIKASI
 
Sertifikat berbentuk ijazah dan sertifikat kompetensi. Ijazah diberikan kepada peserta didik sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi. Sertifikat kompetensi diberikan oleh penyelenggara Satuan dan lembaga pelatihan kepada peserta didik pendidikan pendidikan dapat mengadopsi ataudan mengadaptasi model kurikulum tingkat warga masyarakat sebagai pengakuan terhadap kompetensi untuk melakukan pekerjaan dasar dan menengah satuan pendidikan tertentu setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang disusun oleh Badan Penelitian dan yang terakreditasi atau lembaga sertifikasi.

Permendiknas Nomor 6/2007 pasal 1 ayat (1)

Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

29 / 32 BIMTEK KTSP 2009

PENDIRIAN SATUAN PENDIDIKAN
 

Permendiknas Nomor 6/2007 Setiap satuan pendidikan formal dan nonformal yang didirikan wajib memperoleh izin Pemerintah atau pemerintah daerah. pasal 1 ayat (1) Syarat-syarat untuk memperoleh izin meliputi isi pendidikan, jumlah dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana pendidikan, Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau pembiayaan pendidikan, sistem evaluasi dan sertifikasi, mengadaptasi model kurikulum tingkat serta manajemen dan proses pendidikan. satuan pendidikan dasar dan menengah Pemerintah atau pemerintah daerah memberi atau yang disusun oleh Badan Penelitian dan mencabut izin pendirian satuan pendidikan sesuai Pengembangan Departemen Pendidikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Nasional bersama unit utama terkait

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

30 / 32 BIMTEK KTSP 2009

PENGAWASAN

Permendiknas Nomor 6/2007 Pemerintah, pemerintah daerah, dewan pendidikan, dan komite sekolah/madrasah melakukan pasal 1 ayat (1) pengawasan atas penyelenggaraan pendidikan pada semua jenjang dan jenis pendidikan sesuai dengan kewenangan Satuan pendidikan dapat mengadopsi masing-masing. atau mengadaptasi model kurikulum
tingkat satuan pendidikan dasar dan Pengawasan dilakukan dengan prinsip menengah yang disusun oleh Badan transparansi dan akuntabilitas publik Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit utama terkait
31 / 32 BIMTEK KTSP 2009

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Departemen Pendidikan Nasional

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

32 / 32

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->