P. 1
Soal Jawab Shalat Dhuha, Keutamaan dan Bacaan di Dalamnya

Soal Jawab Shalat Dhuha, Keutamaan dan Bacaan di Dalamnya

|Views: 365|Likes:
Published by api-19482307

More info:

Published by: api-19482307 on Nov 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

Soal Jawab: Shalat Dhuha, Keutamaan dan Bacaan di Dalamnya Kategori: Fiqh dan Muamalah Pertanyaan: Assalamualaikum Warohmatulloh…

Ana mau tanya tentang keutamaan Sholat Dhuha, apakah ada surat yang wajib dibaca (Wa dhuha wa laili idza…)? Atau bagaimana mohon penjelasannya. Terima kasih. Jazakumulloh khoir. Waalaikum salam warohmatulloh…. Jawaban: Segala puji bagi Allah, satu-satunya sesembahan yang berhak untuk disembah. Shalawat dan salam tidak lupa kita tujukan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, para sahabatnya serta para pengikutnya dengan baik hingga hari kiamat. Sebelumnya kami memohon maaf atas keterlambatan jawaban kami. Adapun keutamaankeutamaan sholat Dhuha di antaranya: Pertama, sholat Dhuha merupakan salah satu wasiat Nabi, dalilnya adalah hadits dari Abu Hurairah, beliau berkata, “Kekasihku (Nabi Muhammad) mewasiatkan kepadaku untuk berpuasa tiga hari dalam tiap bulan, melakukan dua rakaat sholat Dhuha dan melakukan sholat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari Muslim) Kedua, sholat Dhuha dapat mencukupi sebagai sedekah bagi tiap ruas tulang bani Adam. Hal ini berdasarkan sabda Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Dzar radhiallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda, “Tiap pagi ada kewajiban sedekah bagi tiap ruas tulang kalian, Setiap tasbih adalah sedekah, Setiap tahmid adalah sedekah, Setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan untuk melakukan kebaikan adalah sedekah, melarang dari kemungkaran adalah sedekah, dan semua itu dapat tercukupi dengan melakukan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR. Muslim) Ketiga, sholat Dhuha merupakan sholatnya orang-orang yang bertaubat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah pada saat berdirinya anak unta karena teriknya matahari.” (HR. Muslim). Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dan Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahumallah dalam Penjelasan Riyadush

Shalihin menjelaskan bahwa sholat yang dimaksud adalah sholat Dhuha. Hadits ini juga menjelaskan bahwa waktu paling afdhol untuk melakukan sholat Dhuha adalah ketika matahari sudah terik. Mengenai surat-surat yang dibaca setelah surat Al Fatihah, maka sepanjang pengetahuan kami, tidak ada dalil-dalil yang menyatakan tentang suratsurat khusus yang dibaca pada sholat ini. Jadi, kesimpulannya adalah boleh membaca surat apapun dalam Al Quran pada sholat Dhuha. Wallahu a’lam bishshowwab. *** Penanya: Mega Sari Dijawab oleh: Abu Uzair Boris (Alumni Ma’had Ilmi) Murajaah: Ust Asas El Izzi, Lc. (Pengajar IslamicCentre Bin Baz)

Mari Menunaikan Sholat Dhuha Islam, Learning, Personal, Reflection, Tips and Tricks, Today's Lesson Sholat ini cukup hanya 2 (dua) rakaat dengan doa yang amat indah dan menyejukkan. Waktunya sangat panjang, mulai suruq (habisnya waktu subuh) sampai dengan menjelang masuk waktu dhuhur, logikanya pasti bisa menunaikannya. Namun di-muakkadkan (dianjurkan dengan sangat) untuk dilaksanakan sebelum kita memulai pekerjaan kita. Sehingga niat kita bekerja adalah semata-mata bernilai ibadah. Dengan demikian pekerjaan kita, InsyaAllah, akan mendapat ridho dari Allah SWT. Amiin. Lihat dan saksikanlah (harap diartikan menjadi saksi atas keindahan dan kesejukan) doa dhuha ini - masyaaalloh - sebagai berikut (terjemahan):

Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktuMU, dan keagungan itu adalah keagunganMU, dan keindahan itu adalah keindahanMU, dan kekuatan itu adalah kekuatanMU, dan perlindungan itu adalah perlindunganMU, Ya Allah, jika rizkiku masih ! di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah,

jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMU, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh. Amiin Ya Robbal Alamiin. Bila anda tidak dapat membaca teks Arab-nya waktu berdoa, bacalah teks Indonesianya saja secara khusu’ dan tawaddhu’ (dengan kerendahan hati). InsyaAllah kita akan menjadi orang yang: Tawaddhu’ [penuh dengan kerendahan hati alias tidak sombong (tinggi hati) - apapun pangkat dan kedudukan kita. Percaya bahwa bekerja itu adalah bernilai ibadah , sehingga apapun yang menjadi tugas kita, seberat apapun, insyaalloh, akan mendapat ridho dan pertolongan dari Allah SWT. Percaya segala sesuatu di dunia ini ada yang Maha dari segala-galanya. Dihapuskan segala dosa meskipun dosa itu sebesar buih lautan. (Al-Hadist). InsyaAllah !!! Demikianlah dan semoga risalah kecil ini akan menjadi “sesuatu yang dapat menggugah” kita utk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Jazakumulloh khoiron katsiro.

Sudahkah Anda Menunaikan Sholat Dhuha? - Sholat ini cukup hanya 2 rakaat dengan doa yang amat indah dan menyejukkan. Waktunya sangat panjang, mulai suruq (habisnya waktu subuh) s/d menjelang masuk waktu dhuhur - logikanya pasti bisa menunaikannya. Namun di-muakkad-kan (dianjurkan dengan sangat) untuk dilaksanakan sebelum kita memulai pekerjaan kita. Sehingga niat kita bekerja adalah semata-mata bernilai ibadah. Dengan demikian pekerjaan kita, insya Allah, akan mendapat ridho dari Allah SWT. Amin. Lihat dan saksikanlah (harap diartikan menjadi saksi atas keindahan dan kesejukan) doa dhuha ini - masya Allah - sbb (terjemahannya): Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu adalah waktu-Mu,

dan dan dan dan

keagungan itu adalah keagungan-Mu, keindahan itu adalah keindahan-Mu, kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, perlindungan itu adalah perlindungan-Mu

Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang soleh. Amiin Ya Robbal 'Alamiin Bila Anda tidak dapat membaca teks Arab-nya waktu berdoa, bacalah teks Indonesianya saja secara khusu' dan tawaddhu' (dengan kerendahan hati). Insya Allah kita akan menjadi orang yang: 1. Tawaddhu' (penuh dengan kerendahan hati alias tidak sombong/tinggi hati) - apapun pangkat dan kedudukan kita. 2. Percaya bahwa bekerja itu adalah bernilai ibadah, sehingga apapun yang menjadi tugas kita, seberat apapun, insya Allah, akan mendapat ridho dan pertolongan dari Allah SWT. 3. Percaya segala sesuatu di dunia ini ada yang Maha dari segala-galanya. 4. Dihapuskan segala dosa meskipun dosa itu sebesar buih lautan. (Al-hadist) Demikian dan semoga risalah kecil ini akan menjadi sesuatu yang dapat menggugah kita untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Jazakumullah khairon katsiro.

Sholat Dhuha Berikut artikel dari syariahonline tentang: 1. Dalil Sholat Dluha 2. Waktu Pelaksanaan Shalat Dhuha Semoga bermanfaat ^_^ ** Dalil Sholat Dluha ------------------------Pertanyaan: Assalamu'alaikum Wr Wb Langsung saja, baru-baru ini saya mendengar dari salah seorang ustadz bahwa dalil sholat dluha haditsnya dhaif. ini cukup mengagetkan saya karena selama ini yang saya tahu banyak hadits yang menerangkan keutamaan sholat dluha ini. Mohon tanggapannya. Jazzakumullah khairan katsiran Wassalam Abu Azzam Jawaban: Assalamu `alaikum Wr. Wb. Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang dinjurkan oleh Rasulullah SAW . Ada sejumlah hadits shohih dan hasan yang menjelaskan tentang keutamaan melaksankan sholat sunnah tersebut, antara lain; Dari Abu Dzar Al-Ghiffari RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda: ?Wajib bagi setiap sendi-sendi salah seorang dari antara kalian untuk bersedekah setiap hari. Setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap tahmid adalah shodaqoh, setiap tahlil adalah shodaqoh, setiap takbir adalah shodaqoh, amar ma?ruf adalah shodaqoh. Nahyi al-munkar adalah shodaqoh. Dan cukup menggantikan itu semua dua rakaat yang dilaksanakan di waktu dhuha?

(HR. Muslim No. 720, Kitab Sholatul Musafirin Wa Qashruha, Bab Istihbab Sholat Adh-Dhuha. Jami?ul Ushul 9/436) Dari Abu Hurariroh RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: ?Tidak ada yang menjaga (pelaksanaan) sholat dhuha kecuali Awwab? dalam kesempatan lain : ?Ia termasuk sholat Awwabin? (HR. Ibnu Khuzaimah 2/228, Al-Hakim 1/314, Thobrony 2/279. Hadits ini disahihkan oleh Imam Al-Hakim dengan syarat Muslim. Imam Al-Bany menghasankan hadis ini dalam kitabnya Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah No. 1994) Dari Abu Darda dan Abu Dazr Al-Giffari RA, dari Rasulullah SAW, dari Alloh Swt. Dia berfirman: ?Wahai anak Adam, ruku?lah untukku di permulaan hari empat rakaat, maka akau akan mencukupkan bagimu di akhirnya? (HR Ahmad dalam Al-Musnad 6/440-451, Tirmidzy No. 475, Hadits ini disahihkan oleh Ahmad Syakurt dalam tahqiqnya terhadap hadits Tirmidzy dan juga oleh Al-Bany dalam Shohih Sunan At-Tirmidzy 1/147) Dengan keterangan-keterangan di atas, jelas bahwa dalail-dalil yang menjelaskan sholat sunnah Dhuha adalah hadits-hadits yang bisa dijadikan hujjah karena merupakan hadis-hadis shohih maupun juga hadis hasan. Wallahu A`lam Bish-Showab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh. Sumber : Syariah Online

Waktu Pelaksanaan Shalat Dhuha -------------------------------------------------Pertanyaan: Assalamu?alaikum Bilakah pelaksanaan shalat dhuha? Kapan jam boleh melaksanakannya dan jam berapa berakhirnya? Wassalamu?alaikum .. Abu Hanifah Jawaban: Assalamu ?alaikum Wr. Wb. Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Terdapat sejumlah hadits yang menjelaskan keutamaan pelaksanaan sholat tersebut. Antara lain; Dari Abu Hurariroh RA, ia berkata: ?Kekasihku (Rasulullah SAW) mewasiatkan padaku tiga perkara: shaum tiga hari setiap bulan, dua rakaat sholat dhuha dan melaksanakan sholat witir sebelum tidur? (HR Bukhori 1981, Muslim 721) Dari Abu Dzar RA dari Nabi SAW, beliau bersabda: ?Setiap pagi wajib untuk bershodakoh atas setiap tulang dari kalian. Maka setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap tahmid adalah shodaqoh, setiap tahlil adalah shodaqoh, setiap takbir adalah shodaqoh, memerintahkan kebaikan adalah shodaqoh, melarang dari berbuat munkar adalah shodaqoh, dan cukup untuk menggantikan semua itu adalah dua rakaat yang dilaksanakan di waktu dhuha? (HR. Muslim 720) Adapun waktu pelaksanaannya dimulai sejak naiknya matahari seukuran satu tombak/ + 1 meter atau sekitar 07.00 dan berakhir sebelum tergelincirnya matahari -sebelum masuknya waktu yang terlarang melaksanakan sholatatau sesaat sebelum masuknya waktu dzuhur. Dan disunnahkan agar diakhirkan pelaksanaannya sampai matahari meninggi dan suhu udara memanas.

Dari Al-Qasim Asy-Syaibani, sesungguhnya Zaid bin Arqom melihat orangorang yang sedang melaksanakan sholat dhuha. Ia pun berkata: ?bukankah mereka telah mengetahui bahwa sholat di selain waktu ini lebih utama, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: ?Sholat Awwabin itu ketika kerikil-kerikil menjadi merah (isyarat yang menunjukkan bahwa matahari telah tinggi dan panasnya telah menyengat)? (HR> Muslim 748) Wallahu a?lam bishshowab. Wassalamu ?alaikum Wr. Wb. Sumber : Syariah Online

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->