P. 1
Cara Perawatan Burung Dan Pemasteran Burung

Cara Perawatan Burung Dan Pemasteran Burung

|Views: 14,655|Likes:
Published by yobenbingung

More info:

Published by: yobenbingung on Nov 23, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/27/2012

pdf

text

original

Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-
siang dan sore
Lakukan mandi malam. Minimal seminggu sekali.
Mandi pasir sewaktu penjemuran dengan menyediakan
bak khusus berisi pasir bersih yang sudah diayak.
Lakukan minimal seminggu sekali.
Stelan EF perlu di atur ulang menjadi setengah dari
porsi awal.
Bisa diberikan Ulat Bambu 2 ekor seminggu sekali

PERAWATAN DAN STELAN UNTUK LOMBA

Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan
perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu
mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang
diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci eberhasilan
perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-
masing burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung
Kacer:

1. H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 5
ekor pagi dan 5 ekor sore.
2. H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur
maksimal 30 menit saja.

57

3. 1 Jam sebelum di gantang lomba,burung di mandikan
dan berikan Jangkrik 3-5 ekor dan Ulat Hongkong 6-15
ekor.
4. Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan
Jangkrik 2 ekor lagi.

PENTING

Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai
melihat dan mendengar suara burung Kacer lain.
Lakukan mandi malam (jam 19.00-20.00) pada H-1.

PERAWATAN DAN STELAN PASCA LOMBA

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan
stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk
burung Kacer:

1. Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian.
2. Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah
Lomba.
3. Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30
menit saja.

PERAWATAN DAN STELAN PADA MASA MABUNG

Mabung (Moulting) atau rontok bulu merupakan siklus
alamiah pada keluarga burung. Perawatan burung pada masa
mabung adalah menjadi hal yang sangat penting, karena
apabila perawatan yang salah pada masa ini akan membuat
burung menjadi rusak. Pada masa mabung ini,metabolisme
tubuh burung meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh
karena itu, burung butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik
dengan porsi lebih besar dari kondisi normal. Hindari
mempertemukan burung dengan burung sejenis, karena akan
membuat proses mabung menjadi terganggu. Dampak dari ini

58

adalah ketidak seimbangan hormon pada tubuh burung.
Proses mabung juga berhubungan dengan hormon
reproduksi.

Berikut ini Pola Perawatan masa mabung:
1. Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu
lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam
kondisi dikerodong.
2. Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30
menit/hari Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak
karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel
baru dan untuk pertumbuhan bulu baru.
Misalnya: Stelan Jangkrik dibuat 5 ekor pagi dan 5
ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi, Cacing 2
ekor 3x seminggu dan Ulat Hongkong 3 ekor setiap
pagi.
3. Berikan Multivitamin yang berkualitas yang dicampur di
air minum 2x seminggu.
4. Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung
lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah
saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai
dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran
dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara
burung dengan suara burung master.

59

CENDET

Burung Cendet merupakan salah satu burung
0predator yang memiliki suara variasi isian
yang sangat baik. Banyak Kicaumania yang
menganggap perawatan burung jenis ini
susah. Sebenarnya, merawat burung ini sama
mudahnya
dengan merawat burung berkicau jenis lain.
Burung Cendet adalah burung cerdas dari
keluarga Turdidae.

KARAKTER DASAR BURUNG CENDET
1. Ganas apabila lapar. Burung ini akan berlaku agresif
apabila lapar.
2. Petarung yang memiliki teritorial. Apabila
mendengar suara burung lain atau melihat burung
sejenis, maka semangat tempurnya langsung
berkobar.
3. Birahi yang cenderung mudah naik.Burung ini
sangat mudah naik birahinya,banyak penyebab yang
dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini.
Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang
berlebih atau melihat burung Cendet lain, dapat
dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
4. Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya
yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada
manusia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->