P. 1
Bentuk Permukaan Bumi Dataran

Bentuk Permukaan Bumi Dataran

5.0

|Views: 16,099|Likes:
Published by Niko Anugerah Putra

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Niko Anugerah Putra on Nov 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2013

pdf

text

original

Bentuk permukaan bumi dataran

Kelompok 1 : Via Valencia Mutia Rahmah Wida Fitriah Ratna Fani

Bumi
• Merupakan planet ke 3 dari 8 tatasurya • Usia bumi kira – kira mencapai 4,6 miliar thn • Jarak dengan matahari ± 149,6 juta km² atau IAU(astronomical unit) • Mempunyai lapisan udara(atmosfer) dan medan magnet yang melindungi permukaan bumi dari angin, matahari, sinar ultra ungu dan radiasi dari luar angkasa. • Suhu permukaan bumi 70° - 55°c tergantung iklim setempat

Bumi
• • • • • Sehari 24 jam dan setahun di bumi 365,2423hari. Luas permukaan bumi 510 juta km². Bumi mempunyai 1 satelit yaitu bulan. 70,8% permukaan bumi diliputi air. Udara bumi terdiri dari 70% nitrogen, 21% oksigen, 1% uap air, karbondioksida dll.

Bentuk Permukaan Bumi di Daratan • Pegunungan
• • • • • • Gunung Bukit Dataran tinggi Dataran rendah Lembah Ngarai/canyon Perbedaan ini disebabkan oleh tenaga endogen dan eksogen

Gunung
• Bentuk muka bumi yang berbentuk kerucut atau
kubah yang berdiri sendiri. • Umumnya merupakan gunung berapi atau merupakan sisa dari gunung api lama yang telah terpotong oleh letusan yang hebat pada masa lampau. • Bentuk gunung menjulang tinggi sebagai penahan awan sehingga daerah dibawah sering terjadi hujan, sehingga dapat tumbuh hutan.

Pegunungan
• Merupakan suatu jalur memanjang yang berhubungan antara puncak yang satu dengan puncak lainnya. • Pegunungan terbentuk pada waktu terjadinya gerak kerak yang dalam dan luas. • Pegunungan tua relatif rendah dengan puncaknya relafir tumpul dan lerengnya landai. • Pegunungan muda pada umumnya tinggi dengan puncak yang runcing dan lerengnya relatif curang.

Pegunugan
• Pegunungan lipatan disebabkan oleh terlibatnya lapisan atau ( strata ) sedimen yang besar karena tekanan dari dalam bumi, lipatan atas disebut juga antiklinal dan lapisan lipatan bawah atau sinkilinal. • Pegunungan oleh Pengang katan kerak bumi sepanjang garis sesar atau garis retakan, gunung ini disebut gunung bungkah atau horst. • Pegunungan sisa terjadi apabila pegununga yang tinggi terkikis oleh denudasi dalam jangka waktu yang lama disebut juga gunung relik/denudasi, denudasi adalah peristiwa terbukanya atau terkelupasnya batuan asli pada peristiwa pelapukan

Dataran Tinggi
• Dataran luas yang letaknya di daerah tinggi atau pegunungan. • Terbentuk sebagai hasil erosi dan sedimentasi • Dataran tinggi dinamakan juga piato ( plateau ) • Dapat juga terjadi oleh bekas Kaldera luas, yang tertimbun material dari lereng bumi sekitarnya.

Dataran Rendah
• Adalah dataran yang keadaannya relatif datar dan luas sampai ketinggian sekitar 200 m dari permukaan laut, ditemukan disekitar pantai juga pedalaman. • Dataran rendah terjadi akibat proses sedimentasi sungai. • Dataran Rendah disebut dataran aluvial. • Biasanya berhadapan dengan pantai landai laut dangkal dan tanahnya subur.

Lembah
• Lembah daerah rendah yang terletak diantara 2 pegunungan atau 2 gunung. • Lembah merupakan daerah yang mempunyai kedudukan lebih rendah dibandingkan daerah sekitarnya. • Lembah di derah pegunungan lipatan disebut sinklin. • Lembah di daerah pegunungan patahan disebut graben atau slenk. • Lembah di daerh yang bergunung – gunung disebut lembah antar pegunungan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->