P. 1
Uji Homogenitas

Uji Homogenitas

|Views: 13,997|Likes:
Published by Tri Handayani
untuk mengunduh gratis file uji homogenitas silahkan kunjungi terlebih dahulu link ini http://sharing-yukk.blogspot.com/2015/11/uji-homogenitas.html
untuk mengunduh gratis file uji homogenitas silahkan kunjungi terlebih dahulu link ini http://sharing-yukk.blogspot.com/2015/11/uji-homogenitas.html

More info:

Categories:Types, Presentations
Published by: Tri Handayani on Nov 27, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $8.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

11/18/2015

$8.99

USD

pdf

text

original

Uji Homogenitas

Uji ini bertujuan untuk melihat apakah kedua sampel mempunyai
varian yang homogen atau tidak, dengan langkah-langkah:
a. Mencari varians masing-masing data kemudian dihitung harga F
2
2
2
1
S
S
F =
eterangan:
F ! varians variable data
"
1
! varians hasil belajar kelas eksperimen
"
2
! varians hail belajar kelas kontrol
b. #ika harga sudah dapat maka dibandingkan F tersebut dengan harga Ft jika
Fh$Ft maka kedua kelompok data mempunyai varians yang homogen
dan sebaliknya.
uji-F dengan rumus :
F
hit
!
riteria uji homogenitas data adalah : jika F
hit
$ F
tabel
maka kedua sampel yang
diteliti homogen pada tara% kesalahan α ! &,&' dan dk ! (n
1
) 1* n
2
) 1+, dan jika F
hit
≥ F
tabel
maka kedua sampel yang diteliti tidak homogen (heterogen+ pada tara%
kesalahan α ! &,&' dan dk ! (n
1
) 1* n
2
) 1+.
,omogenitas -ata
.ersyaratan uji parametrik yang kedua adalah homogenitas data. .engujian
homogenitas adalah pengujian mengenai sama tidaknya variansi-variansi dua buah
distribusi atau lebih. Uji homogenitas yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah Uji
,omogenitas /ariansi dan Uji 0urlett.
Uji homogenitas variansi digunakan untuk membandingkan dua buah peubah
bebas. riteria uji yang digunakan adalah dua buah distribusi dikatakan memiliki
penyebaran yang homogen apabila nilai hitung F lebih kecil dari nilai tabel F dengan
a tertentu dan dk1 ! (n1-1+ dan dk2 ! (n2 - 1+. -alam hal lainnya distribusi tidak
homogen1 berbeda.
2umus uji statistik yang digunakan adalah
.enggunaan rumus di atas, "12 untuk varians yang besar, sebagai pembilang, dan
"22 untuk varians yang kecil, sebagai penyebut. -engan demikian nilai dihitung F ini
adalah hasil pembagian varians yang besar dengan varians yang kecil.
0entuk hipotesis statistik yang akan diuji adalah (2use%%endi, 1334: 23'+:
,& : s12 ! s22, artinya distribusi bersi%at homogen.
,1 : s12 5 s22, artinya distribusi bersi%at tidak homogen1menyebar.
6ontoh ) 2:
"eorang peneliti ingin mengetahui apakah skor-skor variabel motivasi yang diperoleh
dari responden (n1 ! n2 ! 2&+ lebih bervariasi atau tidak dari pada skor-skor pada
variabel disiplin. .ada variabel kedua variabel tersebut, misalnya masing-masing
diperoleh varians ("12+ ! 2',37 dan ("22+ ! 18,89.
0erdasarkan data di atas, diperoleh nilai hitung F sebesar 1,''8& (-iperoleh dari
2',37 di bagi 18,89+. "ementara nilai tabel F pada a ! &.&' dengan db1 ! db1 ! 13
adalah 2,1842. arena nilai hitung F ! 1,''8& lebih kecil dari nilai tabel F ! 2,1842,
maka ,& diterima, artinya skor-skor pada variabel motivasi dan skor-skor pada
variabel disiplin menyebar secara homogen.
.engujian homogenitas data dengan uji 0arlett adalah untuk melihat apakah
variansi-variansi k buah kelompok peubah bebas yang banyaknya data per kelompok
bisa berbeda dan diambil secara acak dari data populasi masing-masing yang
berdistribusi normal, berbeda atau tidak (2use%%endi, 1334: 239+.
riteria uji yang digunakan adalah apabila nilai hitung : nilai tabel , maka ,& yang
menyatakan varians homogen ditolak, dalam hal lainnya diterima.
2umus uji statistik yang digunakan adalah:
-imana :
"i2 ! /arians tiap kelompok data
dbi ! n -1 ! -erajat kebebasan tiap kelompok
0 ! ;ilai 0arlett ! (<og "2gab+(=dbi+
"2gab ! /arians gabungan !
0entuk hipotesis statistik yang akan diuji adalah:
,& : s12 ! s22 ! s>2 ! ... ! si2, artinya semua kelompok dalam peubah memiliki
variasi skor yang sama (homogen+
,1 : .aling tidak ada satu kelompok dalam peubah yang variansinya berbeda dari
yang lainnya.
<angkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pengujian homogenitas dengan uji
0arlett adalah :
Menentukan kelompok-kelompok data, dan menghitung varians untuk tiap kelompok
tersebut.
Membuat tabel pembantu untuk memudahkan proses perhitungan, dengan model tabel
sebagai berikut :
?abel
Model ?abel Uji 0artlett
"ampel db ! n-1 "i2 <og "i2 db.<og "i2 db. "i2
1
2
>
@
@
@
"
Menghitung varians gabungan.
Menghitung log dari varians gabungan.
Menghitung nilai 0arlett.
Menghitung nilai
Menentukan nilai dan titik kritis.
Membuat kesimpulan.

6ontoh ) 2 :
"ebuah penelitian mengkaji tentang masalah tipe kepemimpinan. ?ipe kepemimpinan
yang dijadikan objek penelitian adalah tipe otoriter, demokratis, paternalistic dan
bebas. Angket untuk ke empat tipe kepemimpinan itu dibuat dan disebar kepada
responden dengan ukuran sampel 7&. Masing-masing angket tipe kepemimpinan diisi
oleh 1& orang. "kor-skor yang diperoleh adalah sebagai berikut:
epemimpinan .erolehan "kor 1& Brang 2esponden /arians
Btoriter 2&2, 2&4, 18>, 219, 138, 277, 2>9, 2&1, 2&3, 221 78&,38
-emokratis 211, 137, 189, 144, 18>, 224, 2&1, 22>, 212, 21> 7>4,8
.aternalistic 22>, 222, 2&8, 2&1, 194, 2&9, 1'8, 214, 213, 21> 714,41
0ebas 22>, 22&, 228, 22', 1'9, 19&, 133, 221, 223, 22' '34,7'
" 7&
.enyelesaian :
,ipotesis "tatistik
,& : !!!
,1 : "alah satu tanda sama dengan tidak berlaku
?abel Uji 0artlett
"ampel db ! n-1 "i2 <og "i2 db.<og "i2 db. "i2
1 3 78&,38 2,88>9 2>,39 7174,87
2 3 7>4,8& 2,8721 2>,94 >379,7&
> 3 714,41 2,822& 2>,8& >983,23
7 3 '34,7' 2,999& 27,33 '>48,&'
" >8 38,>7 192'1,>4
/arians Cabungan
;ilai 0
0 !
;ilai hitung
!
;ilai dan titik kritis pada D ! &.&' dan db ! k ) 1 ! > adalah ! 9.41'.
esimpulan : karena nilai hitung $ dari nilai tabel , artinya ,& diterima atau variasi
data dinyatakan homogen.

Karena nilai hitung F = 1. S12 untuk varians yang besar. Pengujian homogenitas data dengan uji Barlett adalah untuk melihat apakah variansi-variansi k buah kelompok peubah bebas yang banyaknya data per kelompok bisa berbeda dan diambil secara acak dari data populasi masing-masing yang berdistribusi normal. sebagai pembilang.5560 (Diperoleh dari 25. Kriteria uji yang digunakan adalah dua buah distribusi dikatakan memiliki penyebaran yang homogen apabila nilai hitung F lebih kecil dari nilai tabel F dengan a tertentu dan dk1 = (n1-1) dan dk2 = (n2 . artinya skor-skor pada variabel motivasi dan skor-skor pada variabel disiplin menyebar secara homogen. dan S22 untuk varians yang kecil. Dalam hal lainnya distribusi tidak homogen/ berbeda. Sementara nilai tabel F pada a = 0.05 dengan db1 = db1 = 19 adalah 2. Pada variabel kedua variabel tersebut.67. dalam hal lainnya diterima.Uji homogenitas variansi digunakan untuk membandingkan dua buah peubah bebas.1682.1682. misalnya masing-masing diperoleh varians (S12) = 25. maka H0 diterima. 1998: 297). artinya distribusi bersifat homogen. H1 : s12 ı s22.1).94 dan (S22) = 16. berbeda atau tidak (Ruseffendi. Contoh – 2: Seorang peneliti ingin mengetahui apakah skor-skor variabel motivasi yang diperoleh dari responden (n1 = n2 = 20) lebih bervariasi atau tidak dari pada skor-skor pada variabel disiplin.5560 lebih kecil dari nilai tabel F = 2. 1998: 295): H0 : s12 = s22. Berdasarkan data di atas. sebagai penyebut.67). Rumus uji statistik yang digunakan adalah: Dimana : Si2 = Varians tiap kelompok data dbi = n -1 = Derajat kebebasan tiap kelompok .94 di bagi 16. maka H0 yang menyatakan varians homogen ditolak. Kriteria uji yang digunakan adalah apabila nilai hitung > nilai tabel . Bentuk hipotesis statistik yang akan diuji adalah (Ruseffendi. diperoleh nilai hitung F sebesar 1. Rumus uji statistik yang digunakan adalah Penggunaan rumus di atas. Dengan demikian nilai dihitung F ini adalah hasil pembagian varians yang besar dengan varians yang kecil. artinya distribusi bersifat tidak homogen/menyebar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->