P. 1
KAPANG

KAPANG

|Views: 363|Likes:
Published by rossiprabowo

More info:

Published by: rossiprabowo on Dec 01, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/02/2013

pdf

text

original

Kapang (bahasa Inggris mold) merupakan anggota regnum Fungi ("Kerajaan" Jamur) yang biasanya tumbuh pada permukaan

makanan yang sudah basi atau terlalu lama tidak diolah. Sebagian besar kapang merupakan anggota dari kelas Ascomycetes.

Empat koloni kapang tumbuh pada roti. Tampak hifa berwarna putih dan bagian dengan askus berwarna biru kelabu. Diameter koloni terbesar sekitar 1cm.

("http://id.wikipedia.org/wiki/Kapang") 12 maret 2008
Aspergillus - Common Species of Mold  Aspergillus  Aspergillus fumigatus  Aspergillus flavus  Aspergillus niger Stachybotrys - Common Species of Mold Cladosporium - Common Species of Mold Fusarium - Common Species of Mold Mycotoxins - Common Species of Mold Penicillium - Common Species of Mold Paecilomyce Fusarium Mucor Aureobasidium

 Kapang (Mold) Sumber : Biasanya terdapat pada tempat-tempat lembab, semisal kertas koran yang basah, dinding-dinding basah, buah-buahan membusuk dan bahan pangan lainnya Morfologi : – Multiseluler (bersel banyak) – Ukuran : mikroskopis sampai makroskopis – Bentuk : benang-benang. Struktur : – Eukariotik – Memiliki dinding sel yang kaku – Terdiri dari hifa (kumpulan benang-benang). – Kumpulan hifa membentuk miselium. – Beberapa memiliki septa (penyekat) pada hifa. Perkembangbiakan : Seksual dan Askesual (spora). Peranan : Dekomposisi (penghancuran) material, penghasil penisilin (antibiotik), penyebab penyakit, dll.

Gambar 2 : Kapang (Mold)

(”http://rachdie.blogsome.com/2006/10/14/kelompokmikroba-penting/trackback/”)12 maret 2008
(”http://www.chicora.org/ mold_drawing.jpg.htm ”)

Kapang Kapang merupakan mikroba dalam kelompok Fungi yang berbentuk filamen, yaitu struktumya terdiri dari benang-benang halus yang disebut hifa. Kumpulan dari banyak hifa membentuk kumpulan massa yang disebut miselium dan lebih mudah dilihat oleh mata tanpa menggunakan mikroskop. Contoh miselium adalah serat putih seperti kapas yang tumbuh pada tempe. Kapang juga mempunyai struktur yang disebut spora yang pada umumnya terletak pada ujung-ujung dari hifa, dan merupakan struktur yang sangat ringan dan mudah menyebar kemana-mana. Spora merupakan alat perkembangbiakan kapang, karena pada kondisi substrat dan lingkungan yang balk spora dapat bergerminasi dan tumbuh menjadi struktur kapang yang lengkap. Dari satu struktur kapang dapat dihasilkan beratus-ratus spora yang mudah menyebar dan mencemari pangan, kemudian tumbuh menjadi bentuk kapang yang lengkap. Jika dilihat dl bawah mikroskop, berbagai jenis kapang mempunyai struktur hifa dan spora yang berbedabeda, dan karakteristik struktur tersebut digunakan untuk mengidentifikasi kapang. Spora kapang pada umumnya mempunyai warna tertentu tergantung dari jenis kapangnya. Oleh karena itu pertumbuhan kapang pada pangan mudah dilihat dengan mata, yaitu ditandai dengan perubahan warna yang menunjukkan adanya spora kapang dan sering disebut sebagai bulukan. Selain dapat menyebabkan kerusakan pangan, beberapa kapang tertentu juga bermanfaat karena digunakan dalam proses fermentasi pangan. Tabel 1 menyajikan berbagai jenis kapang yang sering tumbuh pada pangan, serta jenis pangan yang dirusak dan kegunaannya dalam proses fermentasi pangan. Tabel 1. Beberapa Jenis Kapang untuk Fermentasi dan Perusak Bahan Pangan Jenis Kapang Aspergillus Penicillium Rhizopus Warna Spora Hitam, hijau Biru-hijau Pangan yang Dirusak Makanan yang Difermentasi tauco (A.

Roti, serealia,kacang-Kecap, kacangan orryzae) Buah-buahan, keju

sitrus,Keju (P. roqueforti) buah-Tempe, oncom hitam (R. oryzae,

Hitam di atas hifaRoti, sayuran, berwarna putih buahan

R.oligosporus) Neurospora (Monilia) Oranye-merah Nasi Oncom merah

Beberapa kapang jika tumbuh pada pangan dapat memproduksi racun yang berbahaya yang disebut toksin (racun) kapang atau mikotoksin. Spesies kapang yang memproduksi mikotoksin terutama adalah dari jenis Aspergillus, Penicillium dan Fusarium. Beberapa contoh mikotoksin yang sering ditemukan pada pangan misalnya aflatoksin yang diproduksi oleh Asperglllus flavus dan okratoksin yang diproduksi oleh Aspergillus ochraceus.

(“http://www.ilmupangan.com/index.php? option=com_content&task=view&id=39&Itemid=1&bsb_midx=-2”) (“http://www.ilmupangan.com/index.php? option=com_content&task=view&id=65&Itemid=47”) / 12 maret 2008

Rossiprabowo@gmail.com

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->