P. 1
Manajemen Kas

Manajemen Kas

|Views: 833|Likes:
Published by Oghie Setiadi

More info:

Published by: Oghie Setiadi on Dec 01, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2012

pdf

text

original

Manajemen Kas

Motif Memegang Kas
Secara umum, kas merupakan aset paling tidak produktif dibandingkan aset lainnya karena ditinjau dari sisi produktivitas, memegang aset seminimal mungkin merupakan pilihan yang baik untuk perusahaan.

Terdapat dua isu utama dalam manajemen likuditas
1. Adanya trade off antara risiko dan profitabilitas,akan mempengaruhi tingkat aktiva likuid perusahaan yaitu kas dan surat berharga. Tingkat aktiva likuid yang berlebihan akan menurunkan risiko, tetapi secara umum akan menurunkan profitabilitas yang dapat dicapai, sebaliknya aktiva likuid yang rendah akan meningkatkan profitabilitas ( return ) tetapi juga akan meningkatkan risiko. 2. Distribusi dari aktiva likuid antara kas dan surat berharga juga harus ditentukan, bagaimana perimbangan yang paling optimal antara kas dan surat berharga tersebut.

Motif Transaksi
1. Kas diperlukan untuk memenuhi kebutuhan transaksi. Transaksi perusahaan dari penjualan, yang berarti perusahaan menerima kas. Perusahaan harus membayar gaji pegawai, membeli bahan mentah, membayar utang dagang. 2. Kas keluar dan kas masuk tidak selalu tersinkronisasi. Jika kas keluar > kas masuk, perusahaan bisa menghadapi masalah likuiditas.

Motif Berjaga-jaga
1. Berjaga-jaga menghadapi ketidakpastian di masa mendatang. 2. Contoh: membayar kebutuhan mendadak. 3. Alternatif lain, memperoleh pinjaman stan by loan / line of credit ( rekening koran ), tetapi ini ada biaya komitmen meski uang tidak dipakai.

Saldo Kas Minimal ( Compensating Balances )
1. Bank seringkali mensyaratkan saldo monimal yang harus tetap berada di rekening perusahaan di bank. 2. Saldo kas tidak mungkin ditekan sampai nol. 3. Persyaratan saldo kas minimal tertentu tersebut. Tentu akan berpengaruh terhadap saldo kas minimal.

Kebutuhan di Masa Mendatang
Contoh: Di kebutuhan masa yang akan datang perusahaan berencana meluncurkan produk baru.

Manajemen Kas
Tiga hal yang ingin dilakukan oleh manajer keuangan ketika mengelola kas: 1. Mempercepat pemasukan kas 2. Memperlambat pengeluaran kas 3. Memelihara saldo kas yang optimal

Bagan Manajemen Kas
( 1 ) Mempercepat Pemasukan Kas ( 2 ) Memperlambat Pengeluaran Kas

Meningkatkan Cash Avaibility

( 3 ) Mengoptimalkan Cash Avaibility

Saldo Kas Optimal

Memperlambat Pengeluaran Kas
1. Pembelian dengan kredit 2. Memanfaatkan float adalah selisih perbedaan saldo bank dengan saldo kas perusahaan 3. Menggunakan draft adalah tanda bayar yang harus diotorisasi oleh pihak perusahaan untuk kemudian dibayarkan ( kas bon ) 4. Pembayaran secara sentral, cek di bayar pada hari tertentu

Mempercepat Pemasukan Kas
1. 2. 3. 4. Penjualan kas Potongan kas Desentralisasi pusat penerimaan pembayaran Lokboxes ( concentration banking )

Jumlah kas yang tepat dapat memberikan manfaat
Jumlah kas yang cukup -> memberikan kemungkinan potongan penjualan. Jadi misal perusahaan menawarkan persyaratan pembayaran ( 2/15, net 40 ), maka biaya atas tidak dimanfaatkannya potongan tersebut  2/ ( 100 – 2 ) x ( 365 / ( 40 – 15 ))  29,8% Besarnya cost yang tidak dimanfaatkan karena tidak menggunakan potongan.

Tingkat bunga tahunan efektif ( APR ) = ( re )
APR = 1 + r / q* ( q – 1 ) Dimana q = 365 / ( OP – DP ) OP = outstanding payment DP = Discount period re = 1 + 29,8% / ( 365 / ( 40 – 15 )) x (( 365 – 40 – 15 ) – 1 ) re = 34,40%

Kriteria portofolio surat berharga
1. Financial risk -> fluktuasi harga dan return surat berharga 2. Interest rate risk -> perubahan harga surat berharga – disebabkan perubahan tingkat suku bunga secara umum

3. Purchasing power risk -> kemungkinan inflasi -> yang menurunkan kemampuan pengadaan kembali investasi surat berharga 4. Marketebility risk 5. Tax consideration – div, cap gain, interest income

Manajemen surat berharga
Terdapat dua alasan penting perusahaan memiliki portofolio surat berharga, yaitu: 1. Sebagai substitusi kas yang dimaksudkan untuk penyangga pada saat perusahaan mengalami kesulitan kas 2. Investasi sementara-> meningkatkan profitabilitas perusahaan

Model manajemen kas Baumol
Menghitung tingkat kas yang optimal dan transfer yang optimal dari surat berharga menjadi kas yang akan meminimumkan biaya total manajemen kas C* = 2bt / I C* = tingkat transfer kas yang optimal T = penggunaan kas total untuk satu periode B = biaya kas setiap transaksi atau menjual surat berharga I = tingkat bunga yang dipergunakan atas surat berharga

Latihan
PT.ABC dihadapkan pada tawaran kredit 2/10 net 60 senilai 40 juta. Karena tidak memiliki uang tunai, manajemen dapat meminjam kepada bank X untuk jangka waktu 30 hari dengan pengembalian nantinya 40,6 juta. Haruskah perusahaan ABC mengambil uang untuk memanfaatkan potongan tersebut atau membiarkannya karena tidak ada dana yang cukup? Jawaban: Biaya atas tidak dimanfaatkan potongan:  2 / 98 x 365 / 50  14,90

RAJA TEH HITAM “ HAAN NET “ Komposisi kandungan RAJA TEH HITAM HAAN NET: ℑ Flavanoid ℑ Fluoride ℑ Katekin ( Polifenol ) ℑ L-theanin ℑ Magnesium ℑ Theaflavin ℑ Vitamin E ℑ Vitamin K Khasiat dan Manfaat: ℑ Kolesterol ℑ Asam urat ℑ Kencing manis / diabetes ℑ Lemah syahwat ℑ Jantung ℑ Gejala stroke ℑ Tekanan darah tinggi ℑ Rasa sakit bila lagi haid / datang bulan ( bagi wanita ) ℑ Kanker ℑ Melangsingkan tubuh ℑ Mencegah penuaan dini ℑ Melancarkan proses pencernaan ℑ Menetralisir lemak makanan ℑ Meningkatkan kekebalan tubuh ℑ Meningkatkan gairah seksual ℑ Lemah syaraf ℑ Menghaluskan kulit ℑ Melancarkan peredaran darah ℑ Pegal-pegal ℑ Sakit gigi ℑ Sakit kepala ℑ Rheumatic ℑ Wasir / ambeien Harga: Rp 15.000,00 / sachet untuk pemakaian 6 hari, atau Rp 70.000,00 / 5 sachet = 1 dus untuk pemakaian 1 bulan

Pemesanan sms ke: Tiffani

08572401552

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->