P. 1
Uji Kompetensi Guru

Uji Kompetensi Guru

|Views: 2,188|Likes:
Published by arief

More info:

Published by: arief on Dec 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2013

pdf

text

original

UJI KOMPETENSI GURU

Untuk meningkatkan potensi guru,perlu dilakukan suatu system pengujian terhadap kompetensi guru.sejalan dengan kebijakan otonomi daerah.bebeapa daerah telah melakukan ui kompetesi guru mereka melakukan terutama untuk mengatahui kemampuan guru di daerahnya untuk kenaikan pangkat dan jabatan serta untuk mengangkat kepala sekolah dan wakil kepala sekolah. Uji kompetensi guru dapat dilakukan secars nasional ,regional maupun local.secara nasional dapat dilakukan oleh pemerintah pusat untuk mengatahui standar guru dalam kaitannya dengan pembangunan pendidikan secara keseluruhan.secara regional dapat dilakukan oleh pemerintah provansi untuk mengatahui kualitas dan standar kompeteni guru dalam kaitannya dengan pemangunan pendidikan di provensi masing – masing.sedangkan secara local dapat dilakukan oleh daerah (kabupatan dan kota ).untuk mengtshui kualitas dan standar kompetensi guru edalam kaitannya engan pembangunan pendidika daera dan di kota masing –masing. A. Pentingnya uji kompetensi guru uji kopetensi guru secara teoritas maupun ecara praktis memiliki manfaat yang sangat penting terutama dalam rangka menungkatkan kualitas pendidikan melslui peningkstsn kualitas guru. 1. sebagai alat untuk mengambangkan standar kemampuan profesi guru uji kompetensi guru dapat digunakan untuk mengembangkan standar kemampuan professional guru.berdasarkan hasil uji dapat diketahui kemampuan rata-rata para guru,aspek mana yang perludi tingkatkan dan siapa yang perlu mendapat pembinaan secara kontinu serta siapa yang telah mencapai standar kemampuan minimal. 2. Merupakan alat seleksi kemampuan guru

1

Banyaknya calon guru mengakibatkan perlunya seleksi penerimaan guru untuk memilih guru sesuai dengan kebutuhan. 3. untuk mengelompokan guru berdasarkan uji kompetinsi guru dapat dikelompokan berdasarkan hasilnya misalnya kelompok tinggi.kelompok sedang,dankelompok kurang.untuk kelompok kurang merupakan kelompok yang harus mendapat perhatian dan pembinaan agar dapat meningkatian kopetensinya. 4. sebagai bahan acuan dalam pengembangan kurikulum keberhasilan dalam pendidikan tercermin dalam kualitas pembelajaran keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. 5. merupakan alat pembinaan guru untuk mendapatkan guru kreatif,profesionbal dan menyenangkan dalam menjalankan tugas dan funsinya perlu ditetapkan jenis kompetensi yang perlu di penuhi sebagai syarat agar seseorang dapat di terima menjadi guru. 6. mendorong kegiatan dan hasil belajar kegiatan pembelajaran dan hasil belajar peserta didik tidak saja di tentukan oleh menejemen sekolah,kurikulum ,sarana dan prasarana pembelajaran retapi sebagian besar di tentukan oleh guru.oleh karena itu uji kompetensi guru akan mendorong terciptanya kegoiatan dan hasil belajra yang optimal karena guru teruji kompetensinya akan senan tiasa menyusuaikan kompetensinya dengan perkembangan kebutuhan dan pembelajaran.

B. Materi uji kompetensi guru materi uji kompetensi guru di jabarkan dari kritaria professional.kritaria profisional jabatan guru mencakup fisik,kepribadian ,keilmuan,dan keterampilan sebagai beukut : 1. kemampuan dasar (kepribadian) a. beriman dan bertakwa b. berwawasan pancasila 2

c. mandiri penuh tanggung jawab d. berwibawa e. berdisiplin f. berdedikasi g. bersoalisasi dengan masyarakat h. mencintai peerta didik dan peduli terhadap pendidikanya. 2. kemampuan umum (kemampuan mengajar ) 1. psikologi pendidikan 2. teknologi pendidikan 3. metodologi pendidikan 4. media pendidikan 5. evaluasi pendidikan 6. penelitian pendidikan b. menguasai kurikulum yang mencakup 1. mampu menganalisi kurikulum,merencanakan

a. meguasai ilmu pendidikan dan keguruan yang mencakup

pembelajaran,

mengembangkan silabus.dan mendaya gunkan sumber belajar. 2. mampu melaksanakan pembelajaran dengan menggunkan metode kegiatan ,dan alat Bantu pembelajaran yang sesuai. 3. mampu menyusun program perbaikan (remedial )bagi peserta didik yangh kurang mampu. 4. mampu menyusun program pengayaan (enrichment) bagi peserta didik pandai. c. menguasai didaktik metodik umum 1. mampu menggunakan metode yang bervariasi secar tepat 2. mampu mendorong peserta didik bertanya 3. mampu membuat alat peraga sederhana. d. menguasai pengelolaan kelas 1. menguasai pengelolaan fisik kelas. 2. menguasai pengelolaan pembelajaran 3

3. menguasai pengelolaan dan pemanfaatan pajangan kelas e. mampu melaksanakan monitoring dan evaluasi peserta didik 1. mampu menyusun instrument penilaian kompetensi pesrta didik ranah kognitik efektif,dan psikomotorik. 2. mampu menilai hasil karya peserta didik,baik melalui tes maupun non tes (observasi,jurnal portofolio) 3. mampu menggunakan berbagai cara penilaian,baik tertulis,lisan maupun perbuatan. f, mampu mengembangkan dan aktualisasi diri. 1. mampu bekerja dan bertindak secara mendiri untruk memecahkan masalah dan mengambil keputusa. 2. mampu berprakarsa,kreatif dan inovaiv dalam mengemukakan gagasan baru dan mempelajari serta melaksanakan hal-hal baru 3. mampu meningkatkan kemampuan melalui kegiatan membaca ,menulis, seminar, lokakarya, melanjutkan pendidikan, study banding,dan berperan serta dalam organisasi profesi. 3. Kemampuan khusus pengembangan keterampilan mengajar. a. b. c. d. e. f. g. keterampilan bertanya memberi penguatan mengadakan variasi menjelaskan membuka dan menutup pelajaran membimbing dan diskusi kelompok kecil mengelola kelas mengajar kelompok kecil dan perorangan.

C. Pelaksanaan uji kompetensi guru. Uji kompetensi guru hendaknya dilakukan secara berkesinambungan untuk mengatahui perkembangan profesionalisme gur.dengan demikian hasil uji kompetensi guru tersebut dapat di gunakan setiap saat baik untuk kenaikan jabatan,penempatan maupun pemberian penghargaan bagi para guru. 4

Pelaksanaan uji kompetensi guru dapat di lakukan oleh sekolah atau dearah,bekerjasama dengan pusat penguji atau lembaga lembaga yang bias melakukan pengujian dan pengetesan seperti jurusan bimbinhgan dan konseling di FIP Yniversitas Negri Malang.lat uji yang di gunakan biasanya alat tes,dan nontest.

5

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->