P. 1
Modul Kelas XI Bahasa Sastra

Modul Kelas XI Bahasa Sastra

5.0

|Views: 26,220|Likes:
Published by Seni Asiati
Modul Pembelajaran Sastra
Modul Pembelajaran Sastra

More info:

Published by: Seni Asiati on Dec 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2015

pdf

text

original

Sebelum memerankan tokoh dalam sebuah drama, Anda harus menghayati terlebih dahulu
peran tersebut. Dengan demikian, Anda akan bermain dengan sangat baik. Setelah Anda
memahami dan menghayati peran dalam drama, Anda perlu melatih gerak-gerik (gestur), mimik
(ekspresi wajah), dan intonasi dalam pelafalan dialog. Hal ini bertujuan agar penonton dapat
menangkap pesan atau maksud yang hendak disampaikan oleh pemain.
Sebelumnya, telah dikemukakan bahwa untuk melatih penghayatan diperlukan latihan
olah sukma. Untuk melatih gerak-gerik dan mimik, Anda perlu melakukan latihan olah tubuh,
sedangkan untuk melatih intonasi Anda memerlukan latihan olah vokal.
Latihan-latihan tersebut sangat penting dilakukan agar saat pementasan berlangsung,
tubuh aktor akan siap secara keseluruhan. Dengan demikian, penonton tidak akan merasa jenuh.

Modul Sastra Kelas XI Bahasa SMA Yappenda By Seni Asiati

- 108 -

STANDAR KOMPETENSI : Berbicara

7. Mengungkapkan pikiran, dan perasaan,
informasi, dan pengalaman melalui kegiatan
bercerita, bermain peran, dan berdiskusi

KOMPETENSI DASAR : 7.2 Memerankan tokoh drama atau penggalan
drama
INDIKATOR

:
Memerankan drama/ penggalan drama sesuai dengan karakter tokoh

1. Gerak-Gerik (Gestur)
Seorang pemain drama perlu mengontrol tubuhnya sendiri agar sesuai dengan peran
yang akan diperankannya. Misalnya, saat Anda berperan sebagai seorang guru yang
berwibawa tentunya berbeda gestur saat Anda berperan sebagai seorang kakek renta.
Contoh lainnya adalah saat Anda berperan sebagai seorang siswa yang baik dan pintar,
tentunya berbeda dengan gestur siswa badung yang pemalas.
Untuk dapat menguasai gestur tokoh-tokoh tertentu dengan baik, Anda perlu melakukan
latihan olah tubuh. Di samping itu, Anda pun perlu melakukan observasi atau
pengamatan terhadap figur tokoh yang akan Anda perankan. Misalnya, saat Anda
ditugasi berperan sebagai seorang guru, Anda dapat melakukan pengamatan terhadap
guru Anda.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->