P. 1
Modul Kelas XI Bahasa Sastra

Modul Kelas XI Bahasa Sastra

5.0

|Views: 26,178|Likes:
Published by Seni Asiati
Modul Pembelajaran Sastra
Modul Pembelajaran Sastra

More info:

Published by: Seni Asiati on Dec 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2015

pdf

text

original

Untuk mengubah hikayat ke dalam bentuk cerpen, Anda harus memanfaatkan unsur
pembangun cerita, seperti alur, tokoh, latar sudut pandang, dan gaya bahasa. Hal lain yang perlu
diperhatikan sebagai berikut.

1. Gunakan kamus untuk mencari makna kata yang dianggap sulit dalam hikayat.
2. Jalan cerita (alur) datar dalam hikayat dapat diubah menjadi alur maju atau alur mundur

dalam cerpen.

Modul Sastra Kelas XI Bahasa SMA Yappenda By Seni Asiati

- 122 -

KOMPETENSI DASAR : 8. 3 Menggubah penggalan hikayat ke dalam
cerpen INDIKATOR

:

Menentukaan tema hikayat yang dibaca
Menentukan amanat
Menentukan latar cerpen
Menentukan isi hikayat
Mengubah hikayat ke dalam bentuk cerpen dengan memunculkan konflik tertentu
dan penyelesaiannya

3.Sudut pandang cerita hikayat yang mengacu orang ketiga, diubah ke dalam cerpen
menjadi sudut pandang orang pertama.
4. Gaya bahasa kuno (kaku) dalam hikayat dengan istilah atau kata-kata yang sulit, diubah
menjadi kalimat sederhana dengan gaya bahasa lebih modern.
Hal lain yang tidak kalah pentingnya ialah daya tarik sebuah cerpen dapat memunculkan konflik
tertentu. Konflik akan memancing atau bahkan membawa pembaca untuk terus menikmati isi
cerpen hasil pengubahan tersebut.
Berikut ini penggalan Hikayat Isma Yatim. Perhatikanlah dengan saksama agar mudah

diubah menjadi cerpen.

Hikayat ini menceritakan seorang menteri dari Benua Keling bernama Megat Nira yang
pindah ke negeri Masulipatam karena kalah main catur. Mengat Nira tahu bahwa istrinya akan
melahirkan anak yang arif bijaksana. Ternyata hal itu benar, anak tersebut diserahkan mengaji
kepada seorang mualim, Sufian.

Isma Yatim sangat pandai dan dapat mengarang hikayat-hikayat. Hikayat-hikayat yang
dibuatnya diserahkannya pula kepada raja. Ia lalu diangkat dan berkhidmat di istana sehingga
kemudian ia menjadi biduanda.

Ketika seorang nakhoda singgah di negeri itu, Isma Yatim menerangkan berbagai

perkara,

antara lain syarat orang berdagang. Nakhoda itu memberi hadiah peti kepada Isma
Yatim. Dari dalam peti itu keluar seorang putri yang sangat cantik.
Putri itu diserahkan kepada baginda. Pangkat Isma naik menjadi panglima perang.
Setelah berhasil mengalahkan musuh, dia dinaikkan pangkatnya menjadi perdana menteri.
Sementara itu, Permaisuri menuduh Putri Nila Gendi hendak meracuni raja. Isma Yatim
diperintah membunuh Putri Nila Dalam pelajaran ini, Gendi. Isma Yatim menyembunyikannya.
Ketika raja menyesal, Isma Yatim lalu membuka tabir rahasia ini. Putri Nila dan anaknya, Dewi
Rum, kemudian dijemput untuk pulang ke istana. Raja mangkat, maka Dewi Rum menjadi raja
bergelar Mangindra Sri Bulan. Isma Yatim ikut memelihara tuan putri. Tuan Putri akhirnya
k
awin dengan Indra, mempelai, anak raja Syahdan Mangindra.

Sumber: Perintis Sastra, 1951, dengan pengubahan ejaan.

Berikut ini bentuk cerpen yang bersumber pada hikayat tersebut.

Pada saat kepindahan itu, Megat Nira merasa gundah sebab sang istri akan melahirkan

anak.

"Anak kita ini akan menjadi raja yang bijak, istriku."
"Ya, Kakanda. Anak kita ini akan diberi nama Isma Yatim."
Anak itu didik mengaji kepada seorang mualim, Sufian.
"Anak ini sangat pandai," kata sang ulama.

Modul Sastra Kelas XI Bahasa SMA Yappenda By Seni Asiati

- 123 -

Memang Isma Yatim itu sangat pandai. Kepandaiannya ditunjukkan dengan karya-karya
berbentuk hikayat. Karya hikayat itu akan diserahkan kepada raja. Karena kepandaiannya itu,
Isma Yatim diangkat menjadi penasihat kerajaan.
"Saudaraku, dalam perniagaan di mana pun, berlakulah jujur," nasihat Isma Yatim di

hadapan para nakhoda kapal.

Karena nasihat itu, para nakhoda memberinya hadiah putri cantik kepada Isma Yatim.
Selanjutnya, kerajaan mengangkat kedudukan Isma Yatim menjadi panglima perang. Dia
ini panglima tangguh yang sanggup mengalahkan musuh.
Suatu hari, permaisuri menuduh Putri Nila Gendi akan meracun raja. Isma Yatim disuruh
membinasakan Putri Nila Gendi. Isma Yatim menyembunyikannya.
Akhirnya, tabir rahasia itu dibeberkan Isma Yatim. Raja menyesal. Bahkan sampai
meninggal dunia. Anaknya Dewi Rum menggantikan kedudukan ayahnya, sedangkan Isma
Yatim tetap menjaga dan setia kepada kerajaan dan keluarganya.

Bagaimana sudah paham mengubah hikayat kedalam sebuah cerita pendek? Mari kita uji
pemahaman Anda bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->