P. 1
Pemakaian Bahasa SMS

Pemakaian Bahasa SMS

|Views: 11,931|Likes:
Published by kabidin

More info:

Published by: kabidin on Dec 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

Bahasa yang digunakan dalam mengetik SMS sangatlah beragam.

Bahasa-bahasa tersebut dapat berupa bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan

bahasa lainnya. Bahasa yang dipakai sangatlah tergantung dari penerima

SMS tersebut. Berdasarkan survey yang dilakukan, bahasa Indonesia adalah

bahasa yang paling sering digunakan oleh remaja. Penggunaan bahasa yang

baik dan benar adalah salah satu syarat yang sebaiknya dipenuhi dalam

mengetik SMS. Pemenuhan syarat tersebut diperlukan agar kita mempunyai

aturan tentang bahasa apa yang sebaiknya digunakan kepada penerima

SMS.

Bahasa yang digunakan dikatakan baik jika maksud yang diungkapkan

dapat dipahami dengan tepat oleh orang yang menerima bahasa tersebut.

Dengan kata lain, bahasa yang baik adalah bahasa yang efektif dalam

menyampaikan suatu maksud. Keefektifan komunikasi lebih banyak

ditentukan oleh keserasian bahasa itu dengan situasinya (waktu, tempat dan

orang yang diajak bicara).1

Situasi tersebutlah yang perlu diperhatikan. Bahasa yang benar

kaidahnya belum tentu bahasa yang baik, misalnya jika kita mengirim SMS

kepada orang tua tetapi kita menggunakan bahasa sehari-hari yang biasa kita

gunakan dengan teman. Jadi, jelas mengapa kita lebih perlu mengetahui

situasi dalam menggunakan bahasa SMS.

27

1

Staf Pengajar Sosiokomunikasi ITB, Metode Penulisan IPTEKS (Bandung: Penerbit ITB,

2008), hlm. 7.

Bila ingin mengirim SMS dengan menggunakan bahasa yang formal,

perlu diperhatikan situasinya. Bila ditinjau dari situasinya, keefektifan

komunikasi melalui SMS harus memperhatikan :

a.Penerima SMS

Mengetahui siapa yang akan dikirim pesan adalah hal

yang penting. Yang perlu diketahui ialah bagaimana kedudukan

orang tersebut terhadap pengirim SMS. Sebagai contoh, bila

mengirim SMS pada orang yang lebih tua, penggunaan bahasa

formal adalah pilihan yang tepat. Penerima bisa saja orang tua,

saudara, kerabat, rekan kerja yang mempunyai pengaruh dan

lain-lain. Bahasa yang digunakan sebaiknya menggunakan

bahasa yang baku dan kata sapaan yang tepat.

Bila pengirim tidak memerhatikan siapa penerima SMS,

dapat terjadi kesalahpahaman. Misal, bila kita mengirim pesan

kepada orang yang lebih tua, tetapi kita mengirim pesan

dengan banyak singkatan dan bahasa slang, kemungkinan

besar maksud dari pesan tersebut tidak dapat dimengerti.

Bahasa formal perlu digunakan untuk mengurangi banyak

kesalahpahaman pada penerima SMS. Bahasa formal

sebaiknya digunakan sesingkatnya dan sejelas mungkin agar

tidak membuat jumlah halaman SMS menjadi dua yang berarti

membayar dua harga SMS.

b.Waktu dan tempat

28

Hal yang perlu diperhatikan selain penerima SMS adalah

waktu dan tempat atau kondisi saat kita akan mengirim SMS.

Bahasa formal yang diketik dengan baik akan lebih efektif bila

benar waktu dan tempat penggunaannya. Sebagai contoh, saat

hari raya Idul Fitri, kita biasa mengirim ucapan maaf kepada

teman namun kita mengetiknya dengan bahasa SMS yang

terkesan kurang baku sehingga terlihat permintaan maaf kita

seperti main-main. Untuk menghindari kesalahpahaman

tersebut sebaiknya digunakan bahasa formal. Dari hal tersebut

harusl kita pahami bahwa mengirim SMS tidak hanya

mengetahui siapa penerimanya tetapi juga waktu atau momen

yang sedang berlangsung.

Tempat kita mengirim SMS memang tidak terlalu

berpengaruh dalam keefektifan penyampaian maksud tetapi

mengetahui tempat penerima SMS sangat penting untuk tidak

mengetik hal-hal aneh dalam pesan tersebut. Contoh berikut

adalah hal-hal yang biasa terjadi di kalangan remaja. Ketika

penerima SMS akan membaca SMS masuk, ada kemungkinan

ada teman lain yang dekat posisinya dengannya. Penerima

SMS tersebut tidak mengetahui kepentingan pesan tersebut

mungkin rahasia atau biasa saja. Hal tersebut sebaiknya dapat

dihindari dengan mengetahui tempat dan kondisi penerima

SMS.

3.1.2 Penggunaan bahasa asing yang disertakan bahasa Indonesia

29

Bahasa SMS memang sangat beragam. Salah satunya adalah

menggabungkan bahasa asing dengan bahasa Indonesia. Para remaja

cenderung menggabungkan bahasa asing dengan bahasa Indonesia karena

dinilai lebih kreatif daripada sekedar bahasa Indonesia saja. Bahasa ini biasa

menggunakan singkatan kata-kata bahasa inggris yang akan dibahas lebih

lanjut di subbab 3.2. Penggunaan bahasa gabungan ini akan lebih menarik

jika dipakai untuk mengirim pesan-pesan humor yang sering digunakan

remaja.

Namun, bila kita menggunakan bentuk bahasa seperti ini, penerima

SMS akan melihat pesan yang tidak teratur karena pemaduan kata yang

mungkin tidak pas. Bentuk bahasa gabungan yang tak padu inilah yang bisa

membuat orang terkadang bingung dengan maksud yang disampaikan.

Bahasa SMS ini biasa digunakan para remaja untuk pesan yang bersifat

lawakan, pesan romantis untuk kekasih dan orang yang disayang, dan secara

umum biasa digunakan oleh remaja yang biasa menggunakan bahasa asing

dalam berkegiatan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->