P. 1
laporan gila...buanged

laporan gila...buanged

|Views: 3,166|Likes:
Published by Mbenoerrrrrrr

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Mbenoerrrrrrr on Dec 10, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/18/2013

pdf

text

original

Sections

Dalam getah pepaya terkandung enzim-enzim protease (pengurai protein) yaitu
papain dan kimopapain. Kadar papain dan kimopapain dalam buah pepaya muda
berturut-turut 10 % dan 45% .

Lebih dari 50 asam amino terkandung dalam getah pepaya kering itu antara lain
asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin, alanin, valine, isoleusin,
leusin, tirosin, phenilalanin, histidin, lysin, arginin, tritophan, dan sistein.

Papain merupakan satu dari enzim paling kuat yang dihasilkan oleh seluruh
bagian tanaman pepaya.. Pada pepaya, getah termasuk enzim proteolitik. Protein dasar
itu memecah senyawa protein menjadi pepton. Contoh enzim proteolitik lainnya adalah
bromelain pada nanas, renin pada sapi dan babi. Pemakaiannya masih jarang lantaran
sulit diekstrak dan aktivitasnya lebih rendah dibanding papain.

Enzim Papain

Berupa getah pepaya, disadap dari buahnya yang berumur 2,5~3 bulan. Dapat
digunakan untuk mengepukan daging, bahan penjernih pada industri minuman bir,
industri tekstil, industri penyamakan kulit, industri pharmasi dan alat-alat kecantikan
(kosmetik) dan lain-lain. Enzim papain biasa diperdagangkan dalam bentuk serbuk putih
kekuningan, halus, dan kadar airnya 8%. Enzim ini harus disimpan dibawah suhu 60°C.
Pada 1 (satu) buah pepaya dapat dilakukan 5 kali sadapan. Tiap sadapan menghasilkan +
20 gram getah. Getah dapat diambil setiap 4 hari dengan jalan menggoreskan buah
tersebut dengan pisau.

TAGS: None

Diambil dari : http://cybermed.cbn.net.id/detil.asp?kategori=Food&newsno=532,
dengan sedikit perubahan.

Satu

Buah pepaya mengandung berbagai jenis enzim, vitamin dan mineral. Kandungan
vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, vitamin C-nya lebih tinggi daripada jeruk.
Kaya pula dengan vitamin B kompleks & vitamin E.

Dua

Buah pepaya mengandung enzim papain. Enzim ini sangat aktif dan memiliki
kemampuan mempercepat proses pencernaan protein. Mencerna protein merupakan
problem utama yang umumnya dihadapi banyak orang dalam pola makan sehari-hari.
Tubuh mempunyai keterbatasan dalam mencerba protein yang disebabkan kurangnya
pengeluaran asam hidroklorat di lambung.

Tiga

Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per
kilogram berat buah. Tapi julah yang sedikit ini hampir seluruhnya dapat dicerna dan
diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat
sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri. Daya cerna terhadap protein ini
mengingatkan kita untuk lebih cermat memilih makanan, Bahwa makanan yang
mengandung protein tinggi belum tenti bisa bermanfaat bagi tubuh. Yang penting adalah
mudah atau tidaknya protein itu diserap tubuh.

Empat

Papain bisa memecah protein menjadi arginin. Senyawa arginin merupakan salah
satu asam amino esensial yang dalam kondisi normal tidak bisa diproduksi tubuh dan
biasa diperoleh melalui makanan seperti telur dan ragi. Namun bila enzim papain terlibat
dalam proses pencerbaan protein, secara alami sebagian protein dapat diubah menjadi
arginin. Proses pembentukan arginin dengan papain ini turut mempengaruhi produksi
hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan human growth hormone
(HSG), sebab arginin merupakan salah satu sarat wajib dalam pembentukan HGH. Nah,
HGH inilah yang membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan
lemak di tubuh. Informasi penting lain, uji laboratorium menunjukkan arginin berfungsi
menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

Lima

Papain juga dapat memecah makanan yang mengandung protein hingga terbentuk
berbagai senyawa asam amino yang bersifat autointoxicating atau otomatis
menghilangkan terbentuknya substansi yang tidak diinginkan akibat pencernaan yang
tidak sempurna. Tekanan darah tinggi, susah buang air besar, radang sendi, epilepsi dan
kencing manis merupakan penyakit-penyakit yang muncul karena proses pencernaan
makanan yang tidak sempurna. Papain tidak selalu dapat mencegahnya, namun
setidaknya dapat meminimalkan efek negatif yang muncul. Yang jelas papain dapat
membantu mewujudkan proses pencenaan makanan yang lebih baik.

Enam

Papain berfungsi membantu pengaturan asam amino dan membantu
mengeluarkan racun tubuh. Dengan cara ini sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan.

Tujuh

Pepaya juga dapat mempercepat pencernaan karbohidrat dan lemak. Enzim
papain mampu memecah serat-serat daging, sehingga daging lebih mudah dicerna. Tidak
heran bila pepaya sering dijadikan bahan pengempuk daging, terutama untuk pembuatan
sate atau masakan semur.

Delapan

Pepaya memiliki sifat antiseptik dan membantu mencegah perkembangbiakan
bakteri yang merugikan di dalam usus. Pepaya membantu menormalkan pH usus
sehingga keadaan flora usus pun menjadi normal.

Sembilan

Papain terbentuk di seluruh bagian buah, baik kulit, daging buah, maupun
bijinya. Jadi sebaiknya pepaya dimanfaatkan secara seutuhnya. Malah, bagi mereka yang
mengalami masalah pencernaan, disarankan untuk mengonsumsi buah pepaya beserta
bijinya.

Sepuluh

Buah yang masih mengkal atau separuh matang memiliki kandungan nutrisi yang
lebih tinggi dari buah matang. Namun wanita yang ingin memiliki anak atau sedang
hamil dilarang mengonsumsinya, karena buah mentah dan mengkal mempunyai efek
menggugurkan kandungan. Karena efek yang satu ini, di berbagai negara, seperti Papua
Nugini dan Peru, pepaya digunakan sebagai alat kontrasepsi. Saran untuk wanita hamil,
bila ingin mendapatkan khasiat pepaya, makanlah buah yang sudah matang saja.

b)Bahan

Beberapa bahan yang di butuhkan dalam penelitian ini adalah sbb:
1.Getah Pepaya
2.Daun pepaya
3.Biji Pepaya
4.Akar Pepaya
5.Alkohol
6.Air Panas
7.Madu

Semua bahan tersebut pisahkan menurut kegunaannya. Pastikan semua bahan
dalam keadaan bersih ( steril ) dari debu dan kotoran. Untuk itu bersihkan atau cuci
terlebih dahulu semua bahan mentah kecuali madu dan alkohol. Getah pepaya diambil
dari sadapan dalam jumlah secukupnya sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk daun, biji,
dan akar ambil seperlunya. Air panas di butuhkan beberapa ml saja dalam tabung bersih.

c)Alat

Alat yang digunakan juga sangat sederhana. Hal ini dikarenakan dalam penelitian
hanya di butuhkan beberapa bahan dan alat. Sedangkan bahannya sendiri sangat mudah
di temukan. Alat sebagai berikut perinciannya

:

1.Pisau
2.Sendok
3.Nampan
4.Oven
5.Penumbuk
6.Saringan

Sesudah alat di siapkan maka di lakukan tahap selanjutnya. Alat yang ada di

gunakan sesuai kegunaannya.

BAB 3

METODOLOGI PENELITIAN

a.Studi literature

Merupakan metode pengumpulan data dengan melakukan studi terhadap
literature yang berhubungan dengan materi yang dibahas, baik yang berasal dari
pihak sekolah ( kejuruan ) maupun dari buku diktat. Metode ini kurang efektif
apabila di lakukan di lapangan karena sering data yang didapat di buku maupun
media lain tidak sesuai dengan data yang di dapat di lapangan. Jadi ada baiknya
untuk menambah referensi dengan media lain yang lebih akurat.

b.Pengamatan dan orientasi lapangan

Metode ini dilakukan dengan pengamatan dan orientasi lapangan di lapangan
untuk mendapatkan data-data yang diperlukan sesuai dengan judul yang dibahas
dalam kegiatan lapangan ini. Setelah data – data yang diperlukan di dapat selanjutnya
di lakukan pekerjaan laboratorium dimana untuk analisa lebih lanjut. Metode ini
cukup efektif karena dalam jangkauan data yang di dapat cukup memenuhi standart
praktikum.

c.Hasil Experiment

Metode ini adalah metode yang sangat akurat karena di dapat dari hasil
percobaan yang obyektif. Metode ini juga banyak di gunakan oleh para peneliti
sehingga sangat efektif jika di lakukan. Data yang telah terkumpul dari hasil
percobaan di kumpulkan menjadi satu kemudian di olah menjadi satu kesimpulan
menuju keputusan perbandingan dengan hipotesis yang telah ada.

a)Lokasi Penelitian

Untuk lokasi penelitiannya sendiri dilakukan di

:

Tempat

: Laboratorium IPA SMK N 2 Depok Sleman Yogyakarta

Waktu

: Pkl. ± 13.00 – 15.00 WIB

Hari

: Rabu

b)Cara kerja / Prosedur penelitian

Bentuk Kemasan

Di beberapa daerah, daging dimasak langsung bersama daun dan buah pepaya mentah
untuk mendapatkan daging yang lunak dan mudah dicerna. Getah yang terdapat dalam
daun dan buah pepaya mentah diekstrak untuk dimanfaatkan sebagai bahan campuran
pengempuk daging secara komersial. Tepung getah pepaya sebagai pengempuk daging
banyak dijual dalam bentuk kemasan di supermarket atau di toko bahan kimia.

Penggunaan getah tersebut bisa dengan penyuntikan secara langsung pada ternak
setengah jam sebelum disembelih agar dagingnya lebih lunak. Enzim papain akan
menghidrolisis kolagen dalam daging, sehingga bentuknya menjadi kendur dan daging
akan lebih empuk. Enzim papain inilah yang merombak protein (kolagen) menjadi
beberapa bagian.

Dalam buku Taman Obat Keluarga edisi III terbitan Departemen Kesehatan disebutkan,
pepaya termasuk tanaman yang cepat tumbuh dan berbuah banyak. Di daerah tropis,
pembuahan pertama dapat berlangsung kurang dari satu tahun dan kemudian berbuah
sepanjang tahun. Jumlah buah bisa mencapai 50-150 per pohon setahun.

Pepaya memiliki serat tinggi, juga mengandung berbagai jenis enzim, vitamin, dan
mineral. Kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, dan vitamin C nya
lebih tinggi dari pada jeruk. Kaya dengan vitamin B kompleks dan vitamin E.

Kandungan enzim papain dalam buah pepaya berfungsi mempercepat proses pencernaan
protein. Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per
kilogram berat buah, tetapi hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh.

Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali
lebih besar dari ukurannya sendiri.

Berikut prosedur pengolahan getah pepaya:

BIJI

Mengunyah satu sendok teh biji pepaya mentah dalam kondisi perut masih kosong setiap
hari dapat mencegah dan membasmi cacing serta parasit lainnya. Biji pepaya ini dapat
dipergunakan dalam keadaan basah maupun kering. Jika rasanya terlalu kuat, bisa
dicampur dengan kurma atau madu. Bisa saja biji pepaya ini diblender dan dicampur
dengan sedikit air, baru diminum. Sebagai program antiparasit, makanlah biji pepaya ini
setiap hari selama seminggu, selanjutnya diulang dua minggu kemudian.

Cara lainnya, ambil biji pepaya kering berupa serbuk 10 gram. Serbuk ini dididihkan
bersama air 150 ml, sampai diperoleh larutan 75 ml setelah disaring. Hasil ini bisa
diminum sekaligus dua jam sebelum makan malam.

AKAR

Untuk obat cacing, gunakan akar pepaya kering 10 gram, bawang putih 1 gram dan air
100 ml. Bahan dipotong potong kemudian dididihkan dengan air selama 15 menit, baru
disaring. Bila perlu tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml.

Sebagai minuman penyegär, ambil dua potong akar dan satu lembar daun pepaya. Kedua
bagian tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan satu liter air sampai mendidih,
lalu saring. Bila perlu, campurkan madu atau jahe agar rasanya lebih segar.

Untuk mencegah risiko batu ginjal, ambil tiga potong akar pepaya, kemudian rebus
dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian saring. Setelah dingin, campur dengan
sedikit madu, lalu minum.

GETAH

Untuk obat luka bakar maupun gatal-gatal di kulit (sebagai obat luar). Oleskan getah dari

buah pepaya yang masih muda. Agar tidak terjadi infeksi, bersihkan dulu kulit sebelum
diolesi.

Sebagai pelunak daging, daun pepaya dapat langsung digosok-gosokkan pada permukaan
daging. Penggosokan daun pada daging tersebut dimaksudkan untuk mengeluarkan getah
(lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.

DAUN

Sebagai pengontrol tekanan darah, ambil 5 lembar daun pepaya, rebus dengan 1/2 liter
air hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan
gula merah atau madu agar terasa lebih manis sebelum diminum layaknya teh.

Untuk obat demam berdarah, campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran
secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak untuk kemUdian didinginkan sebelum
siap diminum.

Obat nyeri perut saat haid ambil 1 lembar daun pepaya, buah asam, dan garam
secukupnya. Rebus hingga masak untuk kemudian dinginkan dan diminum dalam satu
gelas.

BUAH MENTAH

Untuk memperlancar ASI, mengatasi sembelit, gangguan haid. maupun gangguan
lambung, manfaatkan buah pepaya sebagai bahan dasar sayuran. Sayuran buah pepaya
ini biasanya dimasak seperti halnya membuat sayur lodeh. Sebagai selingan, dapat
dicampur dengan daging atau tempe. Jangan lupa, sebelum memasak, cuci buah untuk
membersihkan kotoran dan mengurangi getahnya.

BUAH MASAK

Untuk meningkatkan asupan serat yang membantu menjaga organ pencernaan sekaligus
memperlancar BAB. Dapat dimakan langsung atau dibuat jus dengan dicampur buah lain
serta ditambah madu atau gula. ***

Kegunaan Papain

a. Teknologi Pangan

Pelunak Daging

Penggunaan tepung enzim untuk mengempukan daging dapat dilakukan dengan berbagai
macam-macam cara. Pertama dengan menaburkan tepung getah pepaya pada seluruh
permukaan daging mentah. Untuk mendapat penyebaran enzim lebih merata, daging
ditusuk-tusuk terlebihdahulu sebelum diberi enzim. Daging yang telah dicampur dengan
tepung enzim dapat langsun dimasak tanpa diperam terlebih dahulu. Dalam bentuk segar
proses pengempukan belum terjadi. Proses pengempukan daging dengan enzim papain
akan berlangsung selama proses pemasakan (enzim ini akan aktif pada suhu pemasakan).

Cara lain yang dapat dilakukan adalah merendam dalam larutan enzim; menyemprotkan
larutan enzim atau dengan menyuntikan larutan enzim kedalam berbagai tempat pada
daging. Bahkan dapat pula menyuntikan pada ternak hidup yang disebut pengempukan
antemortem, yang banyak dilakukan di negara barat. Cara-cara diatas dilakukan pada
industri-industri pangolahan daging, karena dapat dilakukan dalam skala besar.

Penyuntikan larutan enzim papain kedalam ternak hidup dikenal sebagai pengempukan
daging antemortem atau teknik proten process dan dagingnya disebut daging proten.
Penyuntikan dilakukan pada pembuluh darah balik leher (vena jugularis) pada ternak
besar pembuluh vena pada sayap unggas. Penyuntikan ini dilakukan beberapa waktu
sebelum ternak dipotong, yakni kira-kira 5 – 10 menit untuk ternak besar seperti sapi dan
kerbau dengan dosis 0.2 – 0.7 ml untuk tiap kg berat hidup (aktivitas larutan papain 100
tyrosil unit per ml).

Pada unggas dilakukan 5 – 10 detik sebelum hewan dipotong. Waktu penyuntikan ini ada
hubungannya dengan sirkulasi darah secara lengkap (dari jantung keseluruhtubuh
kemudian kembali ke jantung lagi) pada hewan. Untuk hewan besar, sirkulasi lengkap
sekitar 1 – 2 menit dan pada unggas hanya 2 detik. Jumlah larutan yang disuntikan
kedalam ternak besar biasanya 80 – 120 ml dan pada unggas 2 – 3 ml.

Larutan papain yang digunakan untuk penyuntikan biasanya papain murni. Tetapi dapat
juga menggunakan tepung getah pepaya (tepung papain) dengan beberapa perlakuan
pendahuluan. Untuk itu, 75 gram tepung papain dicampur dengan 75 gram gliserin murni
sehingga terbentuk pasta, kemudian dilarutkan dalam air suling sebanyak 500 ml. Setelah
itu dilakukan pemusingan (sentrifusa) sehingga didapat larutan bening. Larutan ini

kemudian dibebas kumankandengan saringan bakteri (seitz filter). Dengan cara ini
keaktifan enzim yang diperoleh sekitar 800 – 1500 tyrosil unit per ml.

Dibanding cara lain, penyuntikan antemortem dianggap paling efisien. Sistem peredaran
darah dapat membagi dosis papain keseluruh jaringan tubuh dengan proporsi yang
diharapkan; jantung dapat memompa enzim keseluruh tubuh; dan jika hewan tidak jadi
dipotong, ia masih dapat hidup terus karena papain dapat dikeluarkan dari tubuh hewan
tersebut melalui system metabolismenya.

Di Amerika Serikat, satu jam sebelum pemotongan, sapi diinjeksi papain 1% dari bobot
tubuh. Protein hewani dipecah menjadi pepton, tingkat stres hewan pun menurun
sehingga memudahkan pemotongan. Dengan metode sama, papain disuntikkan pada
hewan setelah dipotong. Itu dilakukan untuk melunakkan daging. Jumlah papain yang
digunakan 0,05% ditambah 0, 2% garam dan 0, 01% monosodium glutamat. Dosis yang
terlalu banyak dapat menghancurkan daging seperti bubur. Sebaliknya jika terlalu
rendah, daging tetap kenyal sulit untuk dikunyah. Papain akan bekerja optimal dengan

pemanasan 70oC. Pada suhu kamar, papain mempercepat pencairan daging beku.

Pembuat Protein Hewani

Disamping menguraikan protein, papain mempunyai kemampuan untuk membentuk
protein baru atau senyawa yang menyerupai protein yang disebut plastein. Bahan
pembentuk plastein berasal dari hasil peruraian protein daging. Pembentukkan plastein
ini dapat lebih mengempukan daging.

Kimopapain merupakan enzim yang paling banyak terdapat dalam getah pepaya. Daya
kerjanya mirip dengan papain, tetapi mempunyai daya tahan panas yang lebih besar.
Juga, kimopapain lebih tahan terhadap keasaman tinggi, bahkan stabil dan masih aktif
pada pH 2.0 (makanan sangat asam).

Fungsi pemecah protein justru dimanfaatkan untuk pembuatan produk tinggi protein
hewani. Di Perancis dan Jerman, ikan ikan apkir pada industri pengalengan dikumpulkan
menjadi satu dan disiram 1% papain. Hasilnya, protein ikan untuk pengganti susu skim,
sumber protein dan substitusi ekstrak minyak hati ikan tuna yang harganya menjulang.
Produsen keju, margarin, dan permen karet juga membutuhkannya. Papain digunakan
dalam pembekuan susu menjadi margarin dan keju. Hasilnya lebih lembut dan harga
lebih murah dibanding bila memanfaatkan enzim renin.

Penjernih Bir

Industri minuman tak luput membutuhkan getah papain. Di Amerika paling banyak
digunakan perusahaan bir, kata Gumbira. Dengan penambahan papain menghasilkan
warna lebih terang dan rasa yang kuat. Itu karena kandungan asam askorbat dan asam
glutation yang dikandung papain. Kedua asam lemak itu menjaga stabilitas warna ketika
didinginkan. Minuman fermentasi gandum menjadi gelap di bawah suhu ruang lantaran
protein mengendap. Lantas, papain melarutkannya. Selain warna, aktivitas papain juga
menghasilkan bir rendah kalori dan awet.

b.Kesehatan

Anti Kanker dan Tumor

Faedah getah pepaya untuk kesehatan dibuktikan Bouchut secara ilmiah pada 125 tahun
silam. Seperti dikutip Journal Society of Biology pada 1879, papain bersifat antitumor.
Peran itu diemban oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan
7 kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit
yang disembuhkannya. Karpain juga ampuh menghambat kinerja beberapa
mikroorganisme. Karpain mencerna protein mikroorganisme dan mengubahnya menjadi
senyawa turunan bernama pepton. Inang pun kekurangan makanan dan mati. Itulah yang
terjadi pada Mycobacterium tuberculosis, penyebab penyakit TBC, virus disentri
Komagome B III (Ichikawa), dan Typhoid bacilli, penyebab typus.

Ramsawamy dan Sirsi dalam Journal of Indian Pharmation membuktikan dosis 0,01%
karpain dalam ethanol menghambat perkembangan lymphoid dan lymphosis leukemia.
Jumlah senyawa karpain pada getah pepaya mencapai 0,4%. ?Selain tumor, karpain bisa
menurunkan tekanan darah dan pacu jantung, ujar Sabari Sosrodiharjo, peneliti papain di
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Departemen Pertanian. Itu sebabnya
pengidap penyakit jantung mengasup 0,01 g/hari; hipertensi, 20 mg/hari karpain
hidroklorida.

Papain juga terbukti menginaktifkan kinerja insulin seperti diteliti Wutzemann dan
Livshis pada 1923. Berkat kandungan 11.6 % potasium benzylglucosinolate, ia mampu
mengurangi gula darah sekaligus mempercepat penyembuhan luka. Kinerja itu dibantu
oleh asam hidrosianik yang bersifat antiseptik. Papain pun mengandung 1,2% sulfur
yang berfungsi mengobati penyakit kulit seperti jerawat, kutil, bekas luka, dan sebagai
krim penghilang rambut.

Obat Cacing

Papain melemaskan cacing dengan cara merusak protein tubuh cacing. Dalam hal ini,
bagian pepaya itu bekerja sebagai vermifuga.

Beberapa penelitian yang mendukung pemanfaatan pepaya sebagai obat anticacing di
antaranya yang dilakukan secara in vitro oleh Atiyah. Dalam penelitiannya digunakan
bahan berupa getah yang diperoleh dengan cara menyadap buah muda pepaya tanpa
dipetik. Isolasi papain dilakukan dengan membiarkan getah dalam alkohol 80%,
sehingga papain akan mengendap. Endapan papain dikeringkan dalam oven bersuhu 50 -
55oC selama enam jam. Uji terhadap Ascaris suilla dilakukan dengan merendam cacing
pada larutan papain. Papain secara in vitro bekerja sebagai antelmentik pada dosis 600
mg.

Pemerikasaan efek antelmentik papain kasar terhadap cacing lambung (Haemoconthus
contortus R.), secara in vivo pada domba jantan terinfeksi, dilakukan oleh Anita
Ridayanti. Hasilnya menunjukkan, pemberian papain kasar sampai 0,6 g/kg bobot badan
meyebabkan penurunan jumlah cacing dan telurnya.

Inong Nuraini, dari Jurusan Biologi FMIPA Unair, dalam penelitiannya membuktikan,
secara in vitro pemberian 50% perasan daun pepaya gantung (Carica papaya), sudah
menimbulkan efek kematian pada cacing hati sapi (Fasciola gegantica) setelah setengah
jam. Bila lamanya mencapai dua jam, semua cacing yang direndam akan mati.
Sementara itu Elita Rahman, dari Jurusan Farmasi FMIPA USU, mencoba
membandingkan khasiat antelmentik kulit batang delima putih (Punica granatum) dan
perasan daun pepaya secara in vitro. Hasilnya, daun pepaya memepunyai khasiat
antelmentik lebih kuat dari kulit batang delima putih pada konsentrasi 30%. Akan tetapi,
dibandingkan dengan piperazuin sitrat 0,2%, khasiat kedua tanaman lebih lemah. Kedua
tanaman bekerja sebagai vermifuga.

Untuk memanfaatkan biji pepaya sebagai obat anticacing diperlukan biji pepaya
sebanyak 2 sendok makan, dicuci, dan digiling halus. Biji pepaya halus itu disedu
dengan ½ cangkir air panas dan diberi 1 sendok makan madu. Setelah suam-suam kuku
ramuan diminum 1 kali sehari selama 3 kali berturut-turut.

Kalau akar pepaya yang digunakan, diperlukan beberapa potong akar pepaya. Akar
pepaya dibersihkan dan dilumat bersama dengan bawang putih, ditambah segelas air,
kemudian didihkan sampai diperoleh ½ gelas air. Campuran disaring ke dalam gelas.
Minum 2 kali sehari masing-masing ¼ gelas. Ramuan akar pepaya ini hanya untuk
mengusir cacing kremi.

Sementara bila dipilih daunnya, penggunaannya dengan cara merebus daunnya dalam air
mendidih lebih kurang selama 15 menit dan airnya diminum. Bagian daun pepaya yang
diduga sebagai anticacing adalah carposide (karposit).

Penyembuh Luka

Selain karpain ada beberapa komponen organik dalam papain yang paling dibutuhkan
dunia farmasi. Komponen itu adalah benzylglucosinolate, benzylisothiosianat (BITC),
kolin, karpain, pseudokarpain, dan dehidrokarpain. BITC antibakteri dan anticendawan
efektif sebagai penyembuh luka dan insektisida. Sedangkan kolin, stimulan untuk
melunakkan otot-otot saraf.

c.Kosmetik

Penghalus wajah

Asam amino dalam getah pepaya menjadi bahan baku industri kosmetik untuk
menghaluskan kulit, menguatkan jaringan agar lebih kenyal, dan menjaga gigi dari
timbunan plak.

MAJALAH TRUBUS

Mesin pembekuan getah pepaya - populer sebagai papain - itu direkayasa oleh Yohannes

Slamet Widodo, dan Suwondo produsen di Salatiga, Jawa Tengah. Prinsip utama mesin
pengering-beku adalah sublimasi, perubahan bentuk dari padat manjadi gas. Sublimasi
terjadi jika molekul air memiliki cukup energi untuk melepaskan diri dari ikatan molekul
lainnya. Mesin liofi lisasi - nama lain proses pengeringan-beku - terdiri atas ruang
penyimpanan yang di dalamnya tersusun rak.

Ruang dan pompa vakum dihubungkan oleh sebuah pipa. Radiator energi untuk
mempercepat proses sublimasi terdapat pada ruang itu. Nah, lateks pepaya yang akan

Dua jam lalu getah pepaya itu masih berbentuk cairan putih. Setelah dimasukkan ke mesin
pembekuan bersuhu minus 50oC, getah itu berubah menjadi granular. Warnanya tetap putih
bersih. Mesin itu mempersingkat 4 jam pengolahan getah pepaya menjadi crude papain yang
biasanya dipanaskan di bawah sinar matahari.

dikeringkan, dimasukkan ke sebuah rak. Setelah pintu tertutup rapat, alat pendingin
diaktifkan. Suhu ruang menurun hingga ?50o C sehingga getah membeku. Pompa vakum
segera menyedot udara di ruang pengering bertekanan udara 0,06 atm.

Pada saat bersamaan, radiator energi juga diaktifk an. Saat itulah, air yang sudah
berbentuk kristal mengalami proses sublimasi. Tekanan udara sangat rendah
menyebabkan kristal es berubah menjadi uap air. Energi berupa udara panas itu melecut
molekul uap air untuk melepaskan diri dari molekul papain yang mengikatnya. Mesin
vakum menyedot uap air dan membuang ke luar ruang penyimpanan melewati alat
pendingin.

Di sana uap air terkumpul dan berubah menjadi butiran es. Getah pepaya itu kini hanya
tinggal butiran-butiran putih kekuningan. Teksturnya sangat rapuh. Sebab, kadar airnya
hampir nihil. Dengan kadar air 0%, crude papain dalam bentuk granular itu mampu
bertahan 2 tahun pada suhu kamar. Dari sekilo getah pepaya, dihasilkan 800 g crude
papain . Kemudian dikemas dalam botol dengan takaran 0,5 kg per botol.

Sempurna

Freeze drying memiliki banyak kelebihan. Aktivitas sel bahan yang dikeringkan
kondisinya relatif sama seperti saat sebelum dikeringkan. Ia pernah menggunakan teknik
itu untuk mengawetkan sel tumor. Pendapat itu dibenarkan Dr Astu Unadi MEng,
perekayasa Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian.

Freeze drying adalah alat pengering yang paling sempurna. Sayang, mesin ini harganya
mahal. Harga sebuah mesin freeze drying kapasitas 1 m 3 yang dipasarkan oleh The
VirTis Company di New York, Amerika Serikat, mencapai US$15.900 setara Rp150-
juta. ?Karena mahal, hanya produk yang bernilai ekonomis tinggi yang diolah dengan
alat ini, salah satunya papain,?

Pengeringan-beku papain merupakan teknologi baru di Indonesia. Selama ini pengolahan
papain dengan mengeringkan lateks di bawah sinar matahari. Menurut Slamet cara itu
bisa mengurangi aktivitas enzim proteolitik papain hingga 70%. Enzim itu berkhasiat
memecah protein menjadi asam amino. Itu senada dengan pendapat Dudung Muhidin
BSc, mantan peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura.

Papain yang dikeringkan dengan sinar matahari bermutu rendah. Sebab, pengeringan
selama 6 -7 jam itu membuat getah rentan terkontaminasi bakteri dan cendawan. Selain
itu, kontak langsung dengan udara menyebabkan senyawa fenolik pada enzim
teroksidasi. Akibatnya aktivitas proteolitiknya berkurang. Warna crude papain yang
dihasilkan juga kekuningan.

Tinggi

Dengan riset sederhana Slamet membuktikan, aktivitas enzim pengeringan beku tetap
tinggi. Ia melarutkan 1 g papain kasar -hasil pembekuan - dengan 100 ml air bersih, lalu
dijernihkan dengan sentrifugal. Di wadah lain ia melarutkan 12 g susu bubuk dalam 100
ml air bersih. Sepuluh ml larutan susu dimasukkan ke tabung reaksi. Tabung itu
dipanaskan pada suhu 40oC.

Kemudian 0,1 - 1 ml larutan papain jernih ditambahkan ke dalam larutan susu yang ada
dalam oven. Kedua bahan itu digoyang perlahan. Hitung waktu sejak penambahan enzim
hingga terjadi gumpalan dengan stopwatch. Waktu yang tercatat dihitung dengan rumus,
dan muncullah angka aktivitas enzim dalam satuan unit per mg. Semakin cepat terjadi
gumpalan, semakin tinggi aktivitas enzim. Slamet mencatat aktivitas enzim papainnya
14.000 international unit (IU)per mg.

Jumlah itu sangat fantastis. Pasalnya, melampaui kadar aktivitas yang disyaratkan
importir asal Afrika yang hanya 3.200 IU/mg. Asisten peneliti kepala Laboratorium
Bioteknologi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga itu membuat mesin untuk
memenuhi permintaan importir di Afrika. Sang importir meminta 35 ton crude papain
dalam bentuk kering-beku per tahun. Tujuannya agar kandungan enzim proteolitik
papain tetap stabil.

Mereka membeli papain dengan aktivitas enzim 1.600 - 3.200 IU per mg seharga
US$190 setara Rp1, 8-juta per kg. Meski begitu pengeringan dengan mesin beku, tidak
menjamin kualitas papain. ?Tergantung kualitas getah yang diterima dari petani, ? ujar
Slamet. Oleh karena itu, sebelum disadap buah dibersihkan dari debu dan kotoran
lainnya agar tidak tercemar bakteri dan cendawan. Pisau toreh berbahan nonlogam atau
logam tak berkarat. Kontak antara logam dengan getah dapat menurunkan aktivitas
enzim.

Trubus Majalah Pertanian Indonesia : http://www.trubus-online.co.id

Online version:

http://www.trubus-online.co.id/mod.php?

mod=publisher&op=viewarticle&cid=8&artid=221

PENGAWETAN DAN BAHAN KIMIA I

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->