P. 1
silabus smk normatif-adaptif

silabus smk normatif-adaptif

5.0

|Views: 7,175|Likes:
Published by alleiyjx
Dicoba
Dicoba

More info:

Published by: alleiyjx on Dec 22, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2013

pdf

text

original

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
Mata Pelajaran NORMATIF DAN ADAPTIF Kelas X, XI dan XII Tahun Pelajaran 2006/2007

PEMERINTAH KOTA MALANG DINAS PENDIDIKAN

SMK Negeri 4 Malang
Jl. Tanimbar 22 Malang 65117 Tel./Fax. 62-341-353798 | Laman: www.smkn4-mlg.info E-mail: surat@smkn4-mlg.info

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 0 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : SMK Negeri 4 Malang Pendidikan Agama Islam X/1 Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi. 1. Al Quran 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas Individu • Tugas kelompok • Pengamatan 3

KOMPETENSI DASAR
1.1 Membaca QS Al Baqarah: 30, AlMukminun: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al HaJ : 5

INDIKATOR
• Mampu membaca Q.S AlBaqarah; 30, Q.S. AlMukminun: 12-14, Q.S. AzZariyat: 56, dan Al Haj : 5 dengan fasih. • Mampu mengidentifikasi tajwid Q.S Al-Baqarah; 30, Q.S. Al-Mukminun: 12-14, Q.S. Az-Zariyat: 56, dan Al Haj : 5

MATERI PEMBELAJARAN
• Q.S. Al-Baqarah; 30 • Q.S. Al-Mukminun; 1214 • Q.S. Az-Zariyat; 56 • Q.S. Al Haj : 5

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca dengan fasih Q.S Al-Baqarah; 30, Q.S. AlMukminun: 12-14, Q.S. AzZariyat : 56, dan Al Haj : 5 • Mengidentifikasi tajwid Q.S Al-Baqarah; 30, Q.S. AlMukminun: 12-14, Q.S. AzZariyat: 56, dan AlHaj : 5

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan. • Islam dan Kedokteran

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 1 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30, AlMukminun: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al-Haj : 5

INDIKATOR
• Mampu mengartikan masing-masing kata yang terdapat dalam Q.S. AlBaqarah: 30, AlMukminun; 12-14, AzZariyat; 56. dan Al-Haj : dengan benar • Mampu mengartikan ayat Q.S. Al-Baqarah: 30, AlMukminun; 12-14, AzZariyat; 56. dan Al-Haj : 5 • Mampu menjelaskan kandungan QS Al Baqarah: 30, Al Mukminun : 12-14, Az-Zariyat: 56, dan Al-Haj : 5

MATERI PEMBELAJARAN
• Q.S. Al-Baqarah; 30 • Q.S. Al-Mukminun; 1214 • Q.S. Az-Zariyat; 56 • Q.S. Al-Haj : 5

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengartikan masing-masing kata yang terdapat dalam Q.S. Al-Baqarah: 30, Al Mukminun; 12-14, Az-Zariyat; 56. dan Al Haj : 5 • Mengartikan ayat Q.S. AlBaqarah: 30, Al Mukminun; 12-14, Az-Zariyat; 56. dan Al Haj :5 • Mendiskusikan arti dan kandungan Q.S. Al-Baqarah: 30, Al Mukminun; 12-14, AzZariyat; 56. dan Al Haj :5 •

PENILAIAN
Tugas Individu 2

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

• Tugas kelompok • Tes Tertulis

1.3 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30, AlMukminun: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al Haj : 5

• Mampu mengidentifikasi perilaku khalifah dalam Q.S. Al-Baqarah;30, Al Mukminun;12-14, Az Zariyat;56, dan Al Haj : 5 • Mampu mempraktikkan perilaku khalifah sesuai dengan Q.S. AlBaqarah;30, Al Mukminun;12-14, Az Zariyat;56, dan Al Haj : 5 • Mampu menunjukkan perilaku sebagai khalifah dalam kehidupan.

• QS. Al-Baqarah; 30 • QS. Al-Mukminun; 12-14 • QS. Az-Zariyat; 56 • QS. Al Haj : 5

• Mengidentifikasi perilaku Khalifah di bumi yang terdapat dalam Q.S. AlBaqarah;30, Al Mukminun;1214, Az Zariyat;56, dan Al Haj : 5 • Mempraktikkan perilaku sebagai khalifah di bumi sesuai QS Al-Baqarah;30, Al Mukminun;12-14, Az Zariyat;56, dan Al Haj : 5 • Menunjukkan perilaku khalifah dalam kehidupan.

• Perilaku individu • Pengamatan 1

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 2 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Pendidikan Agama Islam X/1 (Al Quran) Memahami ayat-ayat Al-Quran tentang keikhlasan dalam beribadah. 2 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas Individu • Pengamatan 3

KOMPETENSI DASAR
2.1 Membaca QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5

INDIKATOR
• Mampu membaca Q.S AlAn’am: 162-163 dengan baik dan benar • Mampu membaca Q.S AlBayyinah: 5 dengan baik dan benar • Mampu mengidentifikasi tajwid Q.S Al-An’am: 162163 • Mampu mengidentifikasi tajwid Q.S Al Bayyinah: 5

MATERI PEMBELAJARAN
• Q.S. Al-An’am; 162-163 • Q.S. Al-Bayyinah: 5

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca dengan fasih Q.S Al-An’am: 162-163 dan Al Bayyinah: 5 • Mengidentifikasi tajwid Q.S Al-An’am: 162-163 dan Al Bayyinah : 5

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku • yang relevan.

2.2 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5

• Mampu mengartikan masing-masing kata yang terdapat dalam Q.S AlAn’am: 162-163 • Mampu mengartikan masing-masing kata yang terdapat dalam Q.S Al Bayyinah : 5 • Mampu mengartikan ayat Q.S Al-An’am: 162-163 • Mampu mengartikan ayat Q.S Al Bayyinah : 5

• Q.S. Al-An’am; 162-163 • Q.S. Al-Bayyinah; 5

• Mengartikan masing-masing kata yang terdapat dalam Q.S Al-An’am: 162-163 dan Al Bayyinah : 5 • Mengartikan ayat Q.S AlAn’am: 162-163 dan Al Bayyinah : 5 • Mendiskusikan terjemah Q.S Al-An’am: 162-163 dan Al Bayyinah : 5

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis

2

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 3 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.3 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5

INDIKATOR
• Mampu mengidentifikasi perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan Q.S Al-An’am: 162-163 • Mampu mempraktikkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan Q.S Al-An’am: 162-163 • Mampu menerapkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan Q.S Al-An’am: 162-163 • Mampu mengidentifikasi perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan Q.S Al- Bayyinah : 5 • Mampu mempraktikkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan Q.S Al-Bayyinah : 5 • Mampu menerapkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengtan Q.S Al-Bayyinah : 5

MATERI PEMBELAJARAN
• Q.S. Al-An’am; 162-163 • Q.S. Al-Bayyinah; 5

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengidentifikasi perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan Q.S Al-An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5 • Mempraktikkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan Q.S Al-An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5 • Menerapkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan Q.S Al-An’am: 162163 dan Al-Bayyinah : 5

PENILAIAN TM
• Perilaku individu • Pengamatan 1

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 4 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : X/1 STANDAR KOMPETENSI : (Aqidah) Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat-sifatNya dalam Asmaul Husna. KODE KOMPETENSI : 3 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit

KOMPETENSI DASAR
3.1 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Asmaul Husna : • - 10 Sifat Allah dalam Asmaul Husna

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca buku sumber yang berkaitan pengertian sifat-sifat Allah. • Mendiskusikan arti 10 sifat Allah dalam asmaul husna. • Membaca buku sumber yang berkaitan dengan 10 sifat Allah dalam asmaul husna. • Mendiskusikan arti 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna • Menjabarkan arti 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU
TM PS PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

• Mampu menyebutkan arti sifat Allah. • Mampu menyebutkan arti 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna • Mampu menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna. • Mampu menjabarkan 10 sifat Allah ke dalam sifat manusia

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis 2

3.2 Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna

• Asmaul Husna : • 10 Asmaul Husna dan artinya

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis 2

• Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

3.3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna

• Mampu mempraktikkan sifat-sifat Allah yang sepatutnya bagi manusia dalam kehidupan seharihari. • Mampu menerapkan perilaku yang mencerminkan penghayatan terhadap 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna

• Perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 Asmaul Husna

• Mempraktikkan sifat-sifat Allah yang sepatutnya bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari. • Menerapkan prilaku yang mencerminkan sifat-sifat Allah yang sepatutnya bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari.

• Tugas Individu • Pengamatan

2

• Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 5 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : X/1 STANDAR KOMPETENSI : (Akhlaq) Membiasakan perilaku terpuji. KODE KOMPETENSI : 4 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Husnuzhan : • Pengertian Perilaku Husnuzhan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan pengertian perilaku husnu zhan. • Mengidentifikasi prilaku-prilaku yang berkaitan dengan husnuzhan.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

4.1 Menyebutkan pengertian perilaku husnuzhan

• Mampu menyebutkan pengertian husnu zhan terhadap Allah • Mampu menyebutkan pengertian husnu zhan terhadap diri sendiri. • Mampu menyebutkan pengertian husnu zhan terhadap sesama manusia.

4.2 Menyebutkan contohcontoh perilaku husnuzhan terhadap Allah, diri sendiri dan sesama manusia

• Mampu menyebutkan contoh husnu zhan terhadap Allah • Mampu menyebutkan contoh husnu zhan terhadap diri sendiri. • Mampu menyebutkan contoh husnu zhan terhadap sesama manusia.

• Husnuzhan : Contoh perilaku husnu zhan terhadap Allah, diri sendiri dan sesama manusia.

• Mendiskusikan contoh-contoh perilaku husnu dzan terhadap Allah. • Mendiskusikan contoh-contoh perilaku husnuzhan terhadap diri sendiri. • Mendiskusikan contoh-contoh perilaku husnuzhan terhadap sesama manusia.

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Pengamatan

1

• Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 6 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Husnuzhan : Perilaku Husnuzhan dalam kehidupan sehari-hari.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mempraktikkan contoh-contoh perilaku husnuzhan terhadap Allah. • Mempraktikkan contoh-contoh perilaku husnuzhan terhadap diri sendiri. • Mempraktikkan contoh-contoh perilaku husnuzhan terhadap sesama manusia.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

4.3 Membiasakan perilaku husnuzhan dalam kehidupan sehari-hari

• Menunjukkan sikap husnu zhan terhadap Allah • Menunjukkan sikap husnu zhan terhadap diri sendiri. • Menunjukkan sikap husnu zhan terhadap sesama manusia.

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Pengamatan

1

• Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 7 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : X/1 STANDAR KOMPETENSI : (Fiqih) Memahami sumber hukum Islam, hokum taklifi, dan hikmah ibadah. KODE KOMPETENSI : 5 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Mampu menyebutkan pengertian Al-Quran, AlHadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam • Mampu menjelaskan kedudukan Al-Quran, AlHadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam • Mampu menjelaskan fungsi Al-Quran, Al-Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam. • Mampu menjelaskan fungsi Al-Hadits terhadap AlQuran. • Mampu menjelaskan macam-macam Al-Hadits.

MATERI PEMBELAJARAN
• Sumber hukum Islam: o Al-Quran - Pengertian - Kedudukan - Fungsi o Al-Hadits - Pengertian - Kedudukan - Fungsi o Ijtihad - Pengertian - Kedudukan - Fungsi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan pengertian, kedudukan dan fungsi AlQuran sebagai sumber hukum Islam. • Mendiskusikan pengertian, kedudukan dan fungsi AlHadits sebagai sumber hukum Islam. • Mendiskusikan pengertian, kedudukan dan fungsi Ijtihad sebagai sumber hukum Islam.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR

5.1 Menyebutkan pengertian, kedudukan dan fungsi Al Qur’an, Al Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan. • Internet.

5.2 Menjelaskan pengertian, kedudukan, dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam

• Menjelaskan pengertian hukum taklifi dalam hukum Islam • Menjelaskan kedudukan hukum taklifi dalam hukum Islam • Menjelaskan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam.

• Hukum Taklifi : o Pengertian hukum taklifi. o Kedudukan hukum taklifi. o Fungsi Hukum Taklifi dalam Hukum Islam

• Mendiskusikan pengertian hukum taklifi dalam hukum Islam • Mendiskusikan kedudukan hukum taklifi dalam hukum Islam • Mendiskusikan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam

• Tugas Individu • Tugas kelompok Tes Tertulis

2

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan. • Internet

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 8 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Mampu menjelaskan pengertian ibadah • Mampu menjelaskan hikmah ibadah

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian dan hikmah ibadah

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan pengertian ibadah • Mendiskusikan hikmah ibadah

PENILAIAN TM
• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis 1

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan. • Internet

5.3 Menjelaskan pengetrian dan hikmah ibadah

5.4 Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari

• Mampu menunjukkan contoh-contoh perilaku sesuai hukum taklifi. • Mampu mempraktikkan contoh-contoh perilaku yang sesuai dengan hukum taklifi. • Mampu menerapkan perilaku yang sesuai dengan hukum taklifi

• Hukum taklifi : o Penerapan hukum taklifi dalam kehidupan seharihari.

• Mendiskusikan contoh-contoh perilaku yang sesuai dengan hukum taklifi. • Mempraktikkan perilaku yang sesuai dengan hukum taklifi. • Menerapkan perilaku yang sesuai dengan hukum taklifi.

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Lembar pengamatan

1

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 9 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : X/1 STANDAR KOMPETENSI : (Tarikh dan Peradaban Islam) Memahami keteladalan Rasulullah dalam membina umatperiode Mekkah. KODE KOMPETENSI : 6 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
6.1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Mekkah • Mampu menceritakan sejarah dakwah Rasulullah pada periode Mekkah. • Mampu menjelaskan pengaruh dakwah Rasulullah SAW terhadap umat. • Mampu menunjukkan keteladanan yang dapat diambil dari cara dakwah Rasulullah. 6.2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah • Mampu menjelaskan substansi dakwah Rasulullah periode Makkah. • Mampu menjelaskan strategi dakwah Rasulullah periode Makkah. • Keteladanan Rasulullah SAW : o Substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah • Keteladanan Rasulullah SAW : o Dakwah Rasulullah SAW pada periode Mekkah. • Mengumpulkan kisah-kisah dakwah Rasulullah pada periode Mekkah • Mendiskusikan dalam kelompok tentang sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Mekkah • Presentasi hasil diskusi kelompok tentang dakwah Rasulullah periode Mekkah. • Mendiskusikan dalam kelompok tentang substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah • Presentasi hasil diskusi kelompok tentang substansi dan strategi dakwah Rasulullah periode Makkah. • Tugas kelompok • Pengamatan • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan. • Tugas kelompok • Pengamatan 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PS

2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 10 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : (Al Quran) Memahami ayat-ayat Al Auran tentang demokrasi. KODE KOMPETENSI : 7 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
7.1 Membaca QS Ali Imran: 159 dan QS Asy Syura: 38 • Mampu membaca Q.S. Ali Imran : 159 dan Asy-Syura : 38 dengan baik dan benar. • Mampu mengidentifikasi tajwid Q.S. Ali Imran : 159 dan Asy-Syura : 38. 7.2 Menyebutkan arti QS Ali Imran 159: dan QS Asy Syura: 38 • Mampu menyebutkan arti Q.S. Ali Imran; 159 dan Asy-Syura; 38 • Mampu menyimpulkan isi kandungan Q.S. Ali Imran; 159 dan Asy-Syura; 38 • Mampu mengidentifikasi ciri-ciri orang yang demokratis sesuai dengan QS Ali Imran: 159 dan AsySyura: 38. • QS. Ali Imran: 159 • QS. Asy-Syura; 38 • QS Ali Imran : 159 • QS Asy-Syura : 38 • Membaca dengan fasih QS Ali Imran: 159 dan Asy-Syura: 38 • Mengidentifikasi tajwid Q.S. Ali Imran : 159 dan Asy-Syura : 38 • Tugas Individu • Pengamatan 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PS

• Menyebutkan arti masingmasing kata yang terdapat dalam Q.S. Ali Imran : 159 dan Asy Syura: 38. • Menyebutkan arti -ayat Q.S. Ali Imran : 159 dan Asy Syura: 38. • Mendiskusikan terjemah Q.S. Ali Imran : 159 dan Asy Syura: 38.

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis 2

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 11 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

7.3 Menampilkan perilaku hidup demokratis seperti terkandung dalam QS Ali Imran;159, dan QS Asy Syura: 38 dalam kehidupan sehari-hari

• Mampu menunjukkan perilaku yang demokratis seperti yang terkandung dalam QS Ali Imran;159 • Mampu menunjukkan perilaku yang demokratis seperti yang terkandung dalam Q.S. Asyura; 38 • Mampu menunjukkan manfaat perilaku demokratis dalam kehidupan bermasyarakat.

• QS Ali Imran ayat 159. • QS Asy-Syura : 38

• Mengidentifikasi perilaku demokratis yang terdapat dalam Q.S. Ali Imran : 159 dan Asy-Syura : 38 • Mempraktikkan perilaku demokratis yang terdapat dalam Q.S. Ali Imran : 159 dan Asy-Syura : 38 • Menunjukkan perilaku demokratis yang terdapat dalam Q.S. Ali Imran : 159 dan Asy-Syura : 38

• Perilaku Individu • Pengamatan

2

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 12 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : (Aqidah) Meningkatkan keimanan kepada Malaikat. KODE KOMPETENSI : 8 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Beriman kepada Malaikat : • Tanda-tanda beriman kepada Malaikat.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan tentang pengertian beriman kepada Malaikat • Mendiskusikan tanda-tanda beriman kepada Malaikat

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR

8.1 Menjelaskan tandatanda beriman kepada Malaikat

• Mampu menjelaskan pengertian beriman kepada Malaikat • Mampu menjelaskan tandatanda beriman kepada Malaikat. • Menjelaskan contoh-contoh perilaku beriman kepada Malaikat • Mampu menampilkan contoh-contoh perilaku beriman kepada malaikat. • Mampu menampilkan perilaku mulia sebagai cerminan iman kepada malaikat. • Membedakan orang yang beriman dan tidak beriman kepada Malaikat

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

8.2 Menampilkan contohcontoh perilaku beriman kepada Malaikat

• Beriman kepada Malaikat : • Contoh-contoh perilaku beriman kepada malaikat • Beriman kepada Malaikat : o Perilaku yang mencerminkan beriman kepada malaikat

• Mendiskusikan contoh-contoh perilaku beriman kepada Malaikat • Mendiskusikan ciri-ciri orang beriman kepada Malaikat. • Mendiskusikan perilaku yang merupakan cerminan beriman kepada malaikat • Mendiskusikan perbedaan orang beriman dan orang tidak beriman kepada Malaikat. •

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Pengamatan

1

• Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

8.3 Menampilkan perilaku sebagai cerminan beriman kepada Malaikat dalam kehidupan sehari-hari

Perilaku Individu

• Pengamatan

1

• Buku PAI kelas X. Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 13 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : (Akhlaq) Membiasakan perilaku terpuji. KODE KOMPETENSI : 9 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan pengertian adab dalam berpakaian • Mendiskusikan pengertian adab dalam berhias • Mendiskusikan pengertian adab dalam perjalanan dan bertamu atau menerima tamu.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

9.1 Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan atau menerima tamu.

• Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian. • Menjelaskan pengertian adab dalam berhias • Menjelaskan pengertian adab dalam perjalanan. • Menjelaskan pengertian adab dalam bertamu dan menerima tamu

Pengertian: • • • • Adab dalam berpakaian. Adab dalam berhias Adab dalam perjalanan Adab dalam bertamu dan menerima tamu

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis

2

9.2 Menampilkan contohcontoh adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu atau menerima tamu.

• Mampu menunjukkan contoh adab dalam berpakaian. • Mampu menunjukkan contoh adab dalam berhias. • Mampu menunjukkan contoh adab dalam perjalanan • Mampu menunjukkan adab dalam bertamu dan menerima tamu.

Contoh-contoh adab dalam : • • • • berpakaian berhias perjalanan bertamu atau menerima tamu.

• Menampilkan contoh-contoh adab dalam berpakaian • Menampilkan contoh-contoh dalam berhias • Menampilkan contoh-contoh dalam perjalanan • Menampilkan contoh-contoh bertamu atau menerima tamu.

• Tugas Individu • Pengamatan

2

• Al Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 14 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mempraktikkan adab dalam berpakaian. • Mempraktikkan adab dalam berhias. • Mempraktikkan adab dalam perjalanan. • Mempraktikkan adab dalam bertamu atau menerima tamu.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR
• Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

9.3 Mempraktikkan adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan atau menerima tamu dalam kehidupan sehari-hari

• Mampu mempraktikkan perilaku yang baik dan benar dalam berpakaian • Mampu mempraktikkan perilaku yang baik dan benar dalam berhias • Mampu mempraktikkan perilaku yang baik dan benar dalam perjalanan • Mampu mempraktikkan perilaku yang baik dan benar dalam bertamu dan menerima tamu.

Praktik adab dalam: • Berpakaian • Berhias • Perjalanan • Bertamu dan atau menerima tamu.

• Perilaku Individu • Pengamatan

2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 15 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : (Akhlaq) Menghindari perlikaku tercela. KODE KOMPETENSI : 10 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Perilaku Tercela : • Pengertian Hasud • Pengertian Riya • Pengertian Aniaya • Pengertian Diskriminasi.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan pengertian hasud. • Mendiskusikan pengertian riya. • Mendiskusikan pengertian aniaya. • Mendiskusikan pengertian diskriminasi. • Mendiskusikan contoh-contoh perilaku hasad. • Mendiskusikan contoh-contoh perilaku riya. • Mendiskusikan contoh-contoh perilaku aniaya. • Mendiskusikan contoh-contoh perilaku diskriminasi.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan. • Internet.

10.1

Menjelaskan pengertian hasud, riya, aniaya dan diskriminasi

• Mampu menjelaskan pengertian hasud • Mampu menjelaskan pengertian riya. • Menjelaskan pengertian riya. • Menjelaskan pengertian diskriminasi

10.2

Menyebutkan contoh perilaku hasad, riya, aniaya dan diskriminasi.

• Mampu menyebutkan contoh perilaku hasad • Mampu menyebutkan contoh perilaku riya • Mampu menyebutkan contoh perilaku aniaya • Mampu menyebutkan contoh perilaku diskriminasi

Contoh-contoh perilaku tercela : • Hasad • Riya • Aniaya • diskriminasi

• Tugas Individu Tugas kelompok • Pengamatan

2

• Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 16 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Menghindari perilaku: • Hasad • Riya • Aniaya • diskriminasi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan cara-cara menghindari perilaku hasad. • Mendiskusikan cara-cara menghindari perilaku riya. • Mendiskusikan cara-cara menghindari perilaku aniaya. • Mendiskusikan cara-cara menghindari perilaku diskriminasi.

PENILAIAN TM
• Tugas Individu • Tes Tertulis 2

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Buku PAI kelas X • Buku-buku yang relevan.

10.3

Menghindari perilaku hasad, riya, aniaya dan diskriminasi dalam kehidupan sehari-hari.

• Mampu menghindari perilaku hasad. • Mampu menghindari perilaku riya. • Mampu menghindari perilaku aniaya. • Mampu menghindari perilaku diskriminasi. • Mampu berperilaku yang mencerminkan sikap menghargai hak orang lain.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 17 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : (Fiqih) Memahami hukum Islam tentang infaq, zakat, haji dan waqaf. KODE KOMPETENSI : 11 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis 3

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Perundang-undangan tentang pengelolaan : • Infaq • Zakat • Haji • Wakaf.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan perundangundangan tentang pengelolaan ifaq • Mendiskusikan perundangundangan tentang pengelolaan zakat. • Mendiskusikan perundangundangan tentang pengelolaan haji. • Mendiskusikan tentang manasik haji. • Mendiskusikan perundangundangan tentang pengelolaan wakaf.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku PAI kelas X • Buku-buku yang relevan. • Buku UU tentang zakat dan wakaf • Panduan Manasik Haji • Internet.

11.1 Menjelaskan perundang-undangan tentang pengelolaan infaq, zakat, haji dan wakaf

• Menjelaskan perundangundangan tentang pengelolaan infaq. • Menjelaskan perundangundangan tentang pengelolaan zakat. • Menjelaskan perundangundangan tentang pengelolaan haji. • Mampu menjelaskan tentang manasik haji. • Menjelaskan perundangundangan tentang pengelolaan wakaf. • Menjelaskan ketentuan syar’i tentang zakat, haji dan wakaf.

11.2. Menyebutkan contohcontoh pengelolaan infaq, zakat, haji dan wakaf

• Mampu menyebutkan contoh pengelolaan infaq • Mampu menyebutkan contoh pengelolaan zakat • Mampu menyebutkan contoh pengelolaan haji • Mampu menyebutkan contoh pengelolaan wakaf

Contoh-contoh pengelolaan : • Infaq • Zakat • Haji • Wakaf.

• Mendiskusikan contoh pengelolaan infaq • Mendiskusikan contoh pengelolaan zakat. • Mendiskusikan contoh pengelolaan haji. • Mendiskusikan contoh pengelolaan wakaf

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis

2

• Buku PAI kelas X • Buku-buku yang relevan. • Internet.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 18 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Ketentuan perundangundangan tentang pengelolaan : • Infaq • Zakat • Haji • Wakaf.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan penerapan ketentuan perundangundangan tentang pengelolaan infaq. • Mendiskusikan penerapan ketentuan perundangundangan tentang pengelolaan zakat. • Mendiskusikan penerapan ketentuan perundangundangan tentang pengelolaan haji. • Mendiskusikan penerapan ketentuan perundangundangan tentang pengelolaan wakaf.

PENILAIAN TM
• Tugas Individu • Pengamatan 1

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

11.3 Menerapkan ketentuan perundangundangan tentang pengelolaan infaq, zakat, haji dan waqaf.

• Mampu menerapkan ketentuan perundangundangan tentang infaq. • Mampu menerapkan ketentuan perundangundangan tentang zakat • Mampu menerapkan ketentuan perundangundangan tentang haji. • Mampu menerapkan ketentuan perundangundangan tentang wakaf.

• Buku Undangundang tentang zakat, haji, dan wakaf • Internet.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 19 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : (Tarikh dan Peradaban Islam) Memahami keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah. KODE KOMPETENSI : 12 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
12.1. Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah • Mampu menunjukkan koleksi kisahkisah perjuangan Rasulullah pada periode Madinah. • Mampu menjelaskan latar belakang hijrah Rasulullah ke Madinah. • Mampu menjelaskan sejarah dakwah Rasulullah pada periode Madinah. • Mampu menunjukkan profil dakwah Rasulullah SAW pada periode Madinah. • Menjelaskan substansi dakwah Rasulullah periode Madinah. • Menjelaskan strategi dakwah Rasulullah periode Madinah. • Mampu meneladani substansi dan strategi dakwah Rasulullah periode Madinah. • Mampu menjelaskan keberhasilan yang diperoleh Rasulullah dakwahnya pada periode Madinah Keteladanan Rasulullah SAW: • Substansi dan Strategi dakwah Rasulullah SAW periode Madinah • Keteladanan Rasulullah SAW: • Sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah. • Mengumpulkan kisah-kisah dakwah Rasulullah pada periode Madinah. • Mendiskusikan dalam kelompok tentang sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Madinah. • Presentasi hasil diskusi kelompok tentang dakwah Rasulullah periode Madinah. • Tugas Ind • ividuTugas kelompo • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PS

12.2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Madinah

• Mendiskusikan dalam kelompok tentang substansi danstrategi dakwah Rasulullah SAW periode Madinah. • Presentasi hasil diskusi kelompok tentang substansi dan strategi dakwah Rasulullah periode Madinah. • Meneladani sustansi strategi dakwah Rasulullah periode Madinah.

• Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis Pengamatan

2

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas X. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 20 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Al Quran) Memahami ayat-ayat Al Quran tentang kompetisi dalam kebaikan. KODE KOMPETENSI : 13 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
Al Qur’an 13.1 Membaca QS Al Baqarah: 148 dan QS Fatir: 32 • Mampu membaca Q.S. Al Baqarah : 148 dan Fatir : 32 dengan baik dan benar • Mampu mengidentifikasi tajwid Q.S. Al Baqarah : 148 dan Fatir : 32 dengan baik dan benar. • Mampu membuat contoh kata sesuai hukum tajwid. 13.2 Menjelaskan arti QS Al Baqarah: 148 dan QS Fatir: 32 • Mampu mengartikan setiap kata yang terdapat dalam Q.S Al Baqarah : 148 dan Fatir : 32 dengan baik dan benar. • Mampu mengartikan ayat Q.S. Al Baqarah : 148 dan Fatir : 32. • Mampu menterjemahkan Q.S. Al Baqarah : 148 dan Fatir : 32 • Mampu menyimpulkan intisari QS Al Baqarah: 148 dan Fatir: 32. • Q.S. Al Baqarah:148 • Q.S. Fatir: 32 • Mengartikan setiap kata yang terdapat dalam Q.S Al Baqarah : 148 dan Fatir : 32. • Mengartikan ayat Q.S. Al Baqarah : 148 dan Fatir : 32 • Mendiskusikan terjemah QS Al Baqarah : 148 dan Fatir : 32 • Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis • Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan. • Q.S. Al Baqarah:148 • Q.S. Fatir: 32 • • Membaca dengan fasih Q.S. Al Baqarah : 148 dan Fatir : 32. Mengidentifikasi tajwid Q.S. Al Baqarah : 148 dan Fatir : 32. Tugas Individu Pengamatan 3

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

SUMBER BELAJAR PI
Al-Quran dan terjemah. Buku PAI kelas XI. Buku-buku yang relevan.

PS

1

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 21 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• QS Al Baqarah:148 • QS Fatir : 32

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengidentifikasi perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperti yang terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan Fatir : 32. • Mempraktikkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperti yang terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan Fatir : 32. • Menunjukkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperti yang terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan Fatir : 32.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

13.3 Menampilkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan QS Fatir: 32

• Mampu mengidentifikasi perilaku berkompetisi dalam kebaikan sesuai dengan QS Al Baqarah: 148 dan Fatir: 32 • Mampu mempraktikkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperti yang terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan Fatir : 32. • Mampu menunjukkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperti yang terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan Fatir : 32.

• Tugas Individu • Pengamatan

2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 22 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Al Quran) Memahami ayat-ayat Al Quran tentang perintah menyantuni kaum dhu’afa KODE KOMPETENSI : 14 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Mampu membaca Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 dengan baik dan benar • Mampu mengidentifikasi tajwid Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Mampu membuat contoh kalimat sesuai dengan hukum tajwid. 14.2 Menjelaskan arti QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 • Mampu mengartikan per-kata Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Mampu mengartikan per-ayat Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Mampu mendiskusikan terjemah Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • QS Al Isra : 26-27 • QS Al Baqarah : 177 • Mengartikan per-kata Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Mengartikan per-ayat Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Mendiskusikan kandungan Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Tugas Individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis • Al Quran Surat Al Isra : 26-27 • Al Quran Surat Al Baqarah : 177 • Membaca Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Mengidentifikasi tajwid Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Tugas Individu • Lembar pengamatan 3

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

SUMBER BELAJAR PI
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PS

14.1 Membaca QS Al Isra: 26–27 dan QS AlBaqarah: 177

1

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 23 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Al Quran Surat Al Isra: 26-27 • Al Quran Surat Al Baqarah: 177

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengidentifikasi perilaku menyantuni kaum dhu’afa seperti yang terkandung dalam Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Mempraktikkan perilaku menyantuni kaum dhu’afa seperti yang terkandung dalam Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Menunjukkan perilaku menyantuni kaum dhu’afa seperti yang terkandung dalam Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

14.3 Menampilkan perilaku menyantuni kaum du’afa seperti terkandung dalam QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177

• Mampu mengidentifikasi perilaku menyantuni kaum dhu’afa seperti yang terkandung dalam Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Mampu mempraktikkan perilaku menyantuni kaum dhu’afa seperti yang terkandung dalam Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177 • Mampu menunjukkan perilaku menyantuni kaum dh’afa seperti yang terkandung dalam Q.S. Al Isra : 26-27 dan Al Baqarah : 177

• Tugas Individu • Pengamatan

2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 24 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Aqidah) Meningkatkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah. KODE KOMPETENSI : 15 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
15.1 Menjelaskan tandatanda beriman kepada Rasul-rasul Allah • Mampu menjelaskan tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah. • Mampu mengidentifikasi tanda-tanda beriman kepada rasul-rasul Allah. • Mampu menjelaskan sikap beriman kepada Rasul-rasul Allah. 15.2 Menunjukkan contohcontoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah • Mampu menjelaskan contohcontoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah. • Mampu mengidentifikasi contoh-contoh beriman kepada Rasul-rasul Allah. • Mampu mengidentifikasi sifatsifat mulia para Rasul Allah. • Beriman kepada Rasul-rasul Allah : • Contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah • Beriman kepada Rasul-rasul Allah : • -Tanda-tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah • Mendiskusikan dalam kelompok tentang tanda-tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah. • Mempresentasikan hasil diskusi tentang tanda-tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah • Mendiskusikan contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah. • Mempresentasikan hasil diskusi tentang contoh-contoh beriman kepada rasul-rasul Allah. • Mengidentifikasi contohcontoh beriman kepada Rasulrasul Allah. • Tugas individu • Tes Tertulis • Tugas individu • Tes Tertulis. 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

1

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 25 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Beriman kepada Rasul-rasul Allah : • Perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengidentifikasi perilaku yang mencerminkan beriman kepada Rasul-rasul Allah. • Mempraktikkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam pembelajaran. • Meneladani sifat mulia Rasulrasul Allah.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR
• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

15.3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari

• Mampu menunjukkan perilaku yang mencerminkan beriman kepada rasul-rasul Allah • Mampu meneladani sifat mulia Rasul-rasul Allah • Mampu mengaplikasikan sifat-sifat para Rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari.

• Tugas individu • Pengamatan

1

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 26 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Akhlaq) Membiasakan perilaku terpuji. KODE KOMPETENSI : 16 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
16.1 Menjelaskan pengertian taubat dan raja` • Mampu menjelaskan pengertian taubat • Mampu menjelaskan syaratsyarat bertaubat. • Mampu menjelaskan pengertian raja’ • Mampu menjelaskan kenapa kita harus berharap kepada Allah. Taubat dan Raja’ : • Pengertian Taubat • Pengertian Raja’ • Mendiskusikan pengertian taubat . • Mempresentasikan hasil diskusi tentang pengertian taubat • Mendiskusikan pengertian raja’. • Mempresentasikan hasil diskusi tentang pengertian raja’. Taubat dan Raja’ : • Contoh Perilaku Taubat • Contoh Perilaku Raja’ • Mempraktikkan contoh-contoh perilaku taubat. • Menunjukkan contoh-contoh perilaku taubat. • Mempraktikkan contohcontoh perilaku raja’. • Tugas individu • Pengamatan • Tugs individu • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
• Buku PAI kelas XI. • Internet. • Buku-buku yang relevan.

PS

16.2 Menampilkan contohcontoh perilaku taubat dan raja`

• Mampu menunjukkan contohcontoh perilaku taubat • Mampu menunjukkan contohcontoh perilaku raja’

2

• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

• Menunjukkan contoh-contoh perilaku raja’. • Terbiasa berperilaku bertaubat dalam kehidupan sehari-hari. • Terbiasa berperilaku raja’ dalam kehidupan sehari-hari. • Pembiasaan Taubat dan Raja’ dalam kehidupan sehari-hari. • Membiasakan raja’ dalam keseharian. • Membiasakan taubat dalam keseharian. • Tugas individu • Pengamatan

16.3 Membiasakan perilaku bertaubat dan raja` dalam kehidupan sehari hari

2

• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 27 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Fiqih) Memahami hukum Islam tentang mu’amalah. KODE KOMPETENSI : 17 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
17.1 Menjelaskan asasasas transaksi ekonomi dalam Islam • Mampu menjelaskan ketentuan hukum jual beli. • Mampu mengemukakan dalil tentang jual beli. • Menjelaskan hukum jual beli sesuai syariah. • Menjelaskan macam-macam jual beli. 17.2 Memberikan contoh transaksi ekonomi dalam Islam • Mampu memberikan contohcontoh transaksi ekonomi dalam Islam. • Mempraktekkan tentang transaksi ekonomi dalam Islam • Menyebutkan contoh jual beli yang terlarang menurut Islam. 17.3 Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam kehidupan seharihari • Mampu menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam jual beli • Mampu menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam simpan pinjam • Mampu menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam sewa menyewa • Penerapan transaksi ekonomi dalam Islam • Transaksi Ekonomi dalam Islam : - Contoh-contoh transaksi ekonomi dalam Islam. • Transaksi Ekonomi dalam Islam : - Asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam • Mendiskusikan asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam dalam kelompok. • Mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam. • Tugas Individu • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan. • Internet.

PS

• Mendiskusikan contoh-contoh transaksi ekonomi dalam Islam • Melakukan simulasi tentang transaksi ekonomi dalam Islam • Melakukan kunjungan ke bank syari’ah.

• Tugas Individu • Tes Tertulis

2

• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

• Mendiskusikan tentang transaksi ekonomi Islam dalam jual beli • Mendiskusikan tentang transaksi ekonomi Islam dalam simpan pinjam • Mendiskusikan tentang transaksi ekonomi Islam dalam sewa menyewa

• Tugas kelompok • Pengamatan

2

• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 28 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Tarikh dan Peradaban Islam) Memahami perkembangan Islam pada abad pertengahan. KODE KOMPETENSI : 18 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
18.1 Menjelaskan perkembangan Islam pada abad pertengahan • Mampu menjelaskan perkembangan Islam di bidang ilmu pengetahuan dan peradaban pada abad pertengahan. • Mampu menjelaskan manfaat dari sejarah perkembangan Islam pada abad pertengahan 18.2 Menyebutkan contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan • Mampu menyebutkan beberapa contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan. • Mampu menjelaskan manfaat dari contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan • Contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan. • Perkembangan Islam pada abad pertengahan. • Mendiskusikan perkembangan Islam di bidang ilmu pengetahuan dan peradaban pada abad pertengahan . • Diskusi dan tanya jawab tentang manfaat dari perkembangan Islam pada abad pertengahan • Mengidentifikasi dari peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan. • Mendiskusikan contoh-contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan. • Tugas individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis • Tugas individu • Tugas kelompok • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

SUMBER BELAJAR PI
Buku PAI kelas XI. Buku-buku yang relevan. Internet.

PS

2

• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan. • Internet.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 29 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Al Quran) Memahami ayat-ayat Al Quran tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup. KODE KOMPETENSI : 19 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas individu • Pengamatan 3

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Mampu membaca Al-Quran surat Ar-Rum;41-42, AlA’raf;56-58, As-Shad; 27 dengan baik dan benar • Mampu mengidentifikasi tajwid Al-Quran surat ArRum;41-42, Al-A’raf;56-58, As-Shad; 27 dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
• Q.S. Ar-Rum; 41-42 • Q.S. Al-A’raf;56-58 • Q.S. As-Shad; 27

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca Al-Quran surat ArRum;41-42, Al-A’raf;56-58, As-Shad; 27 • Mengidentifikasi tajwid AlQuran surat Ar-Rum;41-42, Al-A’raf;56-58, As-Shad; 27

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

19.1 Membaca QS Ar Rum: 41- 42, QS AlA’raf: 56-58, dan QS Ash Shad: 27

19.2 Menjelaskan arti QS Ar Rum: 41- 42, QS Al-A’raf: 56-58, dan QS Ash Shad: 27

• Mampu mengartikan setiap kata yang terdapat dalam AlQuran surat Ar-Rum;41-42, Al-A’raf;56-58, As-Shad; 27 • Mampu mengartikan ayat AlQuran surat Ar-Rum;41-42, Al-A’raf;56-58, As-Shad; 27 • Mampu menterjemahkan AlQuran surat Ar-Rum;41-42, Al-A’raf;56-58, As-Shad; 27 •

• QS Ar-Rum; 41-42 • QS Al-A’raf;56-58 • QS As-Shad; 27

• Mengartikan setiap kata yang terdapat dalam Al-Quran surat Ar-Rum;41-42, AlA’raf;56-58, As-Shad; 27 • Mengartikan ayat Al-Quran surat Ar-Rum;41-42, AlA’raf;56-58, As-Shad; 27 • Mendiskusikan terjemah AlQuran surat Ar-Rum;41-42, Al-A’raf;56-58, As-Shad; 27 •

• Tugas individu • Tes Tertulis

2

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 30 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Mampu mengidentifikasi perilaku menjaga keslestarian lingkuingan hidup • Mampu mempraktikkan perilaku yang menunjukkan menjaga kelestarian lingkungan hidup. • Mampu menunjukkan perilaku yang menunjukkan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

MATERI PEMBELAJARAN
• QS Ar-Rum; 41-42 • Al-A’raf;56-58 • As-Shad; 27

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengidentifikasi perilaku menjaga keslestarian lingkuingan hidup • Mempraktikkan perilaku yang menunjukkan menjaga kelestarian lingkungan hidup. • Menunjukkan perilaku yang menunjukkan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

PENILAIAN TM
• Tugas individu • Pengamatan 1

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

19.3 Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam QS Ar Rum: 41- 42, QS Al-A’raf: 56-58, dan QS Ash Shad: 27

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 31 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Aqdah) Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah. KODE KOMPETENSI : 20 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
20.1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Kitab-kitab Allah • Menjelaskan pengertian iman kepada kitab-kitab Allah • Menjelaskan fungsi iman kepada Kitab-kitab Allah. • Menunjukkan perilaku iman kepada kitab-kitab Allah. 20.2 Menerapkan hikmah beriman kepada Kitab-kitab Allah • Mampu menjelaskan hikmah beriman kepada Kitab-kitab Allah • Mampu menerapkan hikmah beriman kepada Kitab-kitab Allah • Hikmah beriman kepada Kitab-kitab Allah • Iman kepada kitabkitab Allah • Mendiskusikan pengertian iman kepada kitab-kitab Allah • Mendiskusikan fungsi iman kepada Kitab-kitab Allah. • Memberikan contoh perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Kitabkitab Allah. • Mendiskusikan hikmah beriman kepada Kitab-kitab Allah. • Menerapkan hikmah beriman kepada Kitab-kitab Allah. • Tugas individu • Tes Tertulis 2 • Tugas individu • Pengamatan 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

SUMBER BELAJAR PI
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PS

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 32 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Akhlaq) Membiasakan perilaku terpuji. KODE KOMPETENSI : 21 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
21.1 Menjelaskan pengertian dan maksud menghargai karya orang lain • Mampu menjelaskan pengertian dan maksud menghargai karya orang lain. • Mampu menghargai karya orang lain. • Menghargai karya orang lain. • Mendiskusikan pengertian dan maksud menghargai karya orang lain dalam diskusi kelompok. • Mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang pengertian dan maksud menghargai karya orang lain • Contoh Perilaku yang menghargai karya orang lain • Mempraktikkan contoh perilaku yang menghargai karya orang lain. • Menunjukkan contoh perilaku menghargai karya orang lain. • Tugas individu • Pengamatan Tugas individu Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

SUMBER BELAJAR PI
Al-Quran dan terjemah. Buku PAI kelas XI. Buku-buku yang relevan.

PS

21.2 Menampilkan contoh perilaku menghargai karya orang lain

• Mampu menampilkan beberapa contoh perilaku yang menghargai karya orang lain. • Mampu menunjukkan contoh perilaku menghargai karya orang lain.

1

• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

21.3 Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam kehidupan sehari-hari

• Mampu menunjukkan perilaku menghargai karya orang lain. • Mampu membiasakan perilaku menghargai karya orang lain

• Pembiasaan Perilaku yang menghargai karya orang lain

• Menunjukkan perilaku menghargai karya orang lain. • Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam pembelajaran.

• Tugas individu • Pengamatan

1

• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 33 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Akhlaq) Menghindari perilaku tercela KODE KOMPETENSI : 22 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Mampu menjelaskan pengertian dosa.. • Mampu menjelaskan pengertian dosa besar • Dosa besar - Pengertian Dosa besar • Mendiskusikan pengertian dosa. • Mendiskusikan pengertian dosa besar • Tugas individi • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

SUMBER BELAJAR PI
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PS

22. 1 Menjelaskan pengertian dosa besar

22. 2 Menyebutkan contoh perbuatan dosa besar

• Mampu menyebutkan beberapa contoh perbuatan dosa besar. • Mampu menyebutkan ciri-ciri perbuatan yang termasuk dosa besar.

• Dosa besar - Contoh-contoh perbuatan dosa besar

• Mendiskusikan contoh-contoh perbuatan dosa besar. • Mendiskusikan ciri-ciri perbuatan yang termasuk dosa besar. • Mendiskusikan cara-cara menghindarkan diri dari perbuatan dosa besar. • Mempraktikkan cara-cara menghindari perbuatan dosa besar.

• Tugas individu • Tes Tertulis

2

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

22. 3 Menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan seharihari

• Mampu menjelaskan caracara menghindari perbuatan dosa besar. • Mampu menghindarkan diri dari perbuatan dosa besar dalam kehidupan seharisehari.

• Dosa besar - Cara Menghindarkan diri dari perbuatan dosa besar.

• Tugas individu • Tes Tertulis • Pengamatan

2

• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 34 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Fiqih) Memahami ketentuan hukum Islam tentang pengurusan jenazah. KODE KOMPETENSI : 23 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
23.1. Menjelaskan tatacara pengurusan jenazah • Mampu menjelaskan tata cara memandikan jenazah • Mampu menjelaskan tata cara mengkafani jenazah • Mampu menjelaskan tata cara menshalatkan jenazah • Mampu menjelaskan tata cara menguburkan jenazah 23.2 Memperagakan tatacara pengurusan jenazah • Mampu memperagakan tata cara memandikan jenazah • Mampu memperagakan tata cara mengkafani jenazah • Mampu memperagakan tata cara menshalatkan jenazah • Mampu memperagakan tata cara menguburkan jenazah Tatacara Pengurusan Jenazah: • Memandikan • Mengkafani • Menshalatkan • Menguburkan • Mendiskusikan tata cara memandikan jenazah. • Mendiskusikan tata cara nmengkafani jenazah. • Mendiskusikan tata cara menshalatkan jenazah. • Mendiskusikan tata cara menguburkan jenazah. • Mempraktikkan tata cara memandikan jenazah. • Mempraktikkan tata cara mengkafani jenazah. • Mempraktikkan tata cara menshalatkan jenazah. • Mempraktikkan tata cara menguburkan jenazah. • Unjuk kerja • Pengamatan • Buku-buku yang relevan. • Boneka, kain kafan, keranda, alatalat mandi, liang lahat. • Tugas individu • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

SUMBER BELAJAR PI
Al-Quran dan terjemah. Buku PAI kelas XI. Buku-buku yang relevan.

PS

Praktik tata cara pengurusan jenazah: • Memandikan • Mengkafani • Menshalatkan • Menguburkan

2 (4)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 35 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Fiqih) Memahami khutbah , tablgh dan dakwah. KODE KOMPETENSI : 24 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM
24.1 Menjelaskan pengertian khutbah, tabligh, dan dakwah • Mampu menjelaskan pengertian khutbah. • Mampu menjelaskan pengertian tabligh • Mampu menjelaskan pengertian dakwah. 24.2 Menjelaskan tatacara khutbah, tabligh, dan dakwah • Mampu menjelaskan tata cara khutbah yang baik • Mampu menjelaskan tatacara tabligh yang baik • Mampu menjelaskan tatacara dakwah 24.3 Memperagakan khutbah, tabligh, dan dakwah • Mampu menyusun teks khutbah jumat dan dakwah. • Mampu memperagakan khutbah • Mampu memperagakan tabligh. • Mampu memperagakan dakwah Pengertian : • Khutbah • Tabligh • Dakwah Tatacara : • Khutbah • Tabligh • Dakwah Peragaan : • Khutbah • Tabligh • Dakwah • Mendiskusikan pengertian khutbah. • Mendiskusikan pengertian tabligh • Mendiskusikan pengertian dakwah. • Mendiskusikan tatacara khutbah • Mendiskusikan tata cara tabligh. • Mendiskusikan tata cara dakwah. • Menyusun teks khutbah dan dakwah. • Memperagakan khutbah. • Memperagakan tabligh. • Memperagakan dakwah. • Tugas individu • Pengamatan • Laporan makalah 2 • Tugas individu Tes Tertulis 2 Buku PAI kelas XI. Buku-buku yang relevan. Internet. • Tugas individu • Tes Tertulis 2

SUMBER BELAJAR PS PI
Buku PAI kelas XI. Buku-buku yang relevan. Internet.

Buku PAI Kelas XI -Mimbar -buku-buku yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 36 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Tarikh dan Peradaban Islam) Memahami perkembangan Islam pada masa modern. KODE KOMPETENSI : 25 ALOKASI WAKTU : 2 X 45 menit MATERI PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
25.1 Menjelaskan perkembangan Islam pada masa modern • Mampu menjelaskan perkembangan Islam di bidang ilmu pengetahuan dan peradaban pada masa modern. • Mampu menjelaskan manfaat dari sejarah perkembangan Islam pada masa modern. 25.2 Menunjukkan contoh peristiwa perkembangan Islam masa modern • Mampu menyebutkan beberapa contoh peristiwa perkembangan Islam pada masa modern. • Mampu menjelaskan manfaat dari contoh peristiwa perkembangan Islam pada masa modern. • Contoh-contoh peristiwa perkembangan Islam pada masa modern • Perkembangan Islam pada masa Modern. • Mendiskusikan perkembangan Islam di bidang ilmu pengetahuan dan peradaban pada masa modern . • Diskusi dan tanya jawab tentang manfaat dari perkembangan Islam pada masa modern. • Mengidentifikasi peristiwa perkembangan Islam pada masa modern. • Mendiskusikan contoh-contoh peristiwa perkembangan Islam pada masa modern. • Tugas individu • Internet • Tes Tertulis • Tugas individu • Tes Tertulis 1

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

KEGIATAN PEMBELAJARAN

SUMBER BELAJAR PI
• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan. • Internet

PS

1

• Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan. • Internet.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 37 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XII / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Al Quran) Memahami ayat-ayat Al Quran tentang anjuran bertoleransi. KODE KOMPETENSI : 26 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas individu • Pengamatan 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• QS Al-Kafirun • QS Yunus; 40-41 • QS Al-Kahfi; 29

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca QS Al Kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29. • Mengidentifikasi tajwid Q.S. Al Kafirun, QS Yunus, 40-41, dan QS Al Kahfi : 29.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

26.1 Membaca QS AlKafiruun, QS Yunus: 40-41, dan QS AlKahfi: 29

• Mampu membaca QS Al kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29 dengan baik dan benar • Mampu mengidentifikasi tajwid Q.S. Al kafirun, QS Yunus, 40-41, dan QS Al Kahfi : 29 dengan benar

26.2 Menjelaskan arti QS Al-Kafiruun, QS Yunus: 40-41, dan QS AlKahfi: 29

• Mampu mengartikan masing-masing kata yang terdapat dalam QS Al Kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29. • Mampu mengartikan ayat QS Al Kafirun, QS Yunus, 40-41, dan QS Al Kahfi : 29. • Mampu menterjemahkan QS Al Kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29.

• QS Al-Kafirun • QS Yunus; 40-41 • QS Al-Kahfi; 29

• Mengartikan masing-masing kata yang terdapat dalam QS Al Kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29. • Mengartikan ayat QS Al kafirun, QS Yunus, 40-41, dan QS Al Kahfi : 29. • Mendiskusikan terjemah QS Al Kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29.

• Tugas individu • Tes Tertulis

2

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XI. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 38 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• QS. Al-Kafirun • QS. Yunus; 40-41 • QS. Al Kahfi : 29

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengidentifikasi perilaku bertoleransi sesuai dengan QS Al kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29. • Mempraktikkan perilaku bertoleransi sesuai dengan QS Al Kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29. • Menunjukkan perilaku bertoleransi sesuai dengan QS Al Kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29.

PENILAIAN TM
• Tugas Individu • Internet • Tes Tertulis 2

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XII. • Buku-buku yang relevan.

26.3 Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS Al-Kafiruun, QS Yunus: 40-41, dan QS Al-Kahfi: 29

• Mampu mengidentifikasi perilaku bertoleransi sesuai dengan QS Al Kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29. • Mampu mempraktikkan perilaku bertoleransi sesuai dengan QS Al Kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29. • Mampu menunjukkan perilaku bertoleransi sesuai dengan QS Al Kafirun, QS Yunus : 40-41 dan QS Al Kahfi : 29.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 39 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XI / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Al Quran) Memahami ayat-ayat Al Quran tentang etos kerja. KODE KOMPETENSI : 27 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas individu • Pengamatan 3

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Q.S. Al-Mujadalah : 11 • Q.S. Al-Jumuah : 9-10

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10. • Mengidentifikasi tajwid QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XII. • Buku-buku yang relevan.

27.1 Membaca QS AlMujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: 9-10

• Mampu membaca QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10 dengan baik dan benar • Mampu mengidentifikasi tajwid QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10.

27.2 Menjelaskan arti QS Al-Mujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: 9-10

• Mampu mengartikan masingmasing kata yang terdapat dalam QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10. • Mampu mengartikan ayat QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10. • Mampu menterjemahkan QS Al Mujadalah :11 dan QS Al Jumuah : 9-10

• Q.S. Al-Mujadalah : 11 • Q.S. Al-Jumuah : 9-10

• Mengartikan masing-masing kata yang terdapat dalam QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10. • Mengartikan ayat QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10. • Mendiskusikan terjemah QS Al Mujadalah :11 dan QS Al Jumuah : 9-10

• Tugas individu • Internet • Tes Tertulis

2

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XII. • Buku-buku yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 40 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• QS Al-Mujadalah : 11 • QS. Al-Jumuah : 9-10

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengidentifikasi perilaku etos kerja sesuai dengan QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10. • Mempraktikkan perilaku etos kerja seperti yang terkandung dalam QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10. • Menunjukkan perilaku etos kerja sesuai dengan QS Al Mujadalah :11 dan QS Al Jumuah : 9-10

PENILAIAN TM
• Tugas individu • Pengamatan 1

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XII. • Buku-buku yang relevan.

27.3 Membiasakan beretos kerja seperti terkandung dalam QS Al-Mujadalah: 11, dan QS AlJumuah: 9-10

• Mampu mengidentifikasi perilaku etos kerja sesuai dengan QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10. • Mampu mempraktikkan perilaku etos kerja seperti yang terkandung dalam QS Al Mujadalah: 11 dan QS Al Jumuah : 9-10. • Mampu menunjukkan perilaku etos kerja sesuai dengan QS Al Mujadalah :11 dan QS Al Jumuah : 9-10

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 41 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XII / STANDAR KOMPETENSI : (Aqidah) Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir. KODE KOMPETENSI : 28 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas individu • Pengamatan 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Iman kepada Hari Akhir.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengidentifikasi perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir. • Mempraktikkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir. • Menerapkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku PAI kelas XII. Buku-buku yang relevan.

28.1.Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir

• Mampu menjelaskan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir. • Mampu menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir. • Memperbanyak beribadah dan bertaubat dalam kehidupan sehari-hari • Menjelaskan hikmah beriman kepada Hari Akhir. • Mendeskripsikan hikmah beriman kepada hari akhir • Menerapkan hikmah beriman kepada Hari Akhir.

28.2.Menerapkan hikmah beriman kepada Hari Akhir

• Hikmah beriman kepada hari akhir

• Mengidentifikasi hikmah yang terkandung dalam beriman kepada Hari Akhir. • Mendiskusikan hikmah beriman kepada hari akhir. • Mempresentasikan hasil diskusi tentang hikmah beriman kepada Hari Akhir. • Menunjukkan hikmah beriman kepada Hari Akhir.

• Internet • Tes Tertulis 2

• Al-Quran • Buku PAI kelas XII. • Buku-buku • yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 42 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XII / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Akhlaq) Membiasakan perilaku terpuji. KODE KOMPETENSI : 29 ALOKASI WAKTU : 4 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas individu • Internet • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Adil, Ridha dan Amal saleh : • Pengertian Adil • Pengertian Ridha • Pengertian Amal saleh Adil, Ridha dan Amal saleh : • Contoh perilaku adil • Contoh perilaku ridha • Contoh perilaku amal saleh. Adil, Ridha dan Amal saleh : • Pembiasaan perilaku adil • Pembiasaan perilaku ridha • Pembiasaan perilaku amal shaleh.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan pengertian adil. • Mendiskusikan pengertian ridha. • Mendiskusikan pengertian amal shaleh. • • •

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku PAI kelas XII. • Buku-buku yang relevan. • Internet.

29.1 Menjelaskan pengertian adil, ridha, dan amal shaleh

• Mampu menjelaskan pengertian adil • Mampu menjelaskan pengertian ridha • Mampu menjelaskan pengertian amal saleh.

29.2. Menampilkan contoh perilaku adil, ridha, dan amal shaleh

• Menampilkan contoh perilaku adil. • Menampilkan contoh perilaku ridha. • Menampilkan contoh perilaku amal saleh. • Menunjukkan perilaku adil. • Menunjukkan perilaku ridha. • Menunjukkan perilaku amal shaleh.

Mempraktikkan contoh perilaku adil. Mempraktikkan contoh perilaku ridha. Mempraktikkan contoh perilaku amal shaleh.

• Tugas individu • Pengamatan

2

• Buku PAI kelas XII. • Buku-buku yang relevan.

29.3 Membiasakan perilaku adil, ridha, dan amal shaleh dalam kehidupan sehari-hari

• Berlatih berperilaku adil. • Berlatih berperilaku ridha. • Berlatih berperilaku amal shaleh.

• Sikap individu • Pengamatan

1

• Buku PAI kelas XII. • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 43 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XII / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Fiqih) Memahami hukum Islam tentang hukum keluarga KODE KOMPETENSI : 30 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
30.1. Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam • Menjelaskan ketentuan hukum Islam tentang nikah • Menjelaskan hukum Islam tentang talak • Menjelaskan hukum Islam tentang ruju’. Ketentuan hukum pernikahan dalam Islam • Rukun nikah • Muhrim • Kewajiban suami istri. • Talak • Ruju’ 30.2. Menjelaskan hikmah perkawinan • Menjelaskan hikmah nikah • Menjelaskan hikmah talak • Menjelaskan hikmah ruju’. • Hikmah perkawinan • Mendiskusikan tentang hikmah pernikahan dalam Islam. • Mendiskusikan tentang hikmah talak. • Mendiskusikan tentang hikmah ruju’. • Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan tentang perkawinan di Indonesia. • Menguraikan kompilasi hukum tentang perkawinan di Indonesia. • Ketentuan perkawinan menurut perundangundangan di Indonesia. • Mencari literatur tentang perundang-undang perkawinan di Indonesia. • Mendiskusikan tentang ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia. • Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan tentang perkawinan di Indonesia. • Tugas individu • Internet • Tes Tertulis • Tugas individu • Internet • Tes Tertulis 2 • Mendiskusikan ketentuan hukum Islam tentang nikah. • Mendiskusikan ketentuan hukum Islam tentang talak. • Mendiskusikan ketentuan hukum Islam tentang ruju’. • Tugas individu • Internet • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XII. • Buku-buku yang relevan. • Buku UU No 1/1974. • Buku PAI kelas XII. • Buku-buku yang relevan. • Buku UU No 1/1974. • Internet. • Buku PAI kelas XII. • Buku-buku yang relevan. • Buku UU No 1/1974. • Internet.

PS

30.3. Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundangundangan di Indonesia

2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 44 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XII / 1 STANDAR KOMPETENSI : (Tarikh dan Peradaban Islam) Memahami perkembangan Islam di Indonesia. KODE KOMPETENSI : 31 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
31.1 Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia • Mampu menjelaskan masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia • Mampu menguraikan manfaat yang dapat diambil dari sejarah perkembangan Islam di Indonesia. • Perkembangan Islam di Indonesia. • Mencari literatur tentang perkembangan Islam diIndonesia. • Mendiskusikan perkembangan Islam di Indonesia. • Menunjukkan manfaat sejarah perkembangan Islam di Indonesia. • Contoh perkembangan Islam di Indonesia • Mengidentifikasi contoh-contoh perkembangan Islam di Indonesia. • Mendiskusikan contoh perkembangan Islam di Indonesia. • Hikmah perkembangan Islam di Indonesia. • Mengidentifikasi perkembangan Islam di Indonesia • Mendiskusikan hikmah perkembangan Islam di Indonesia. • Mempresentasikan hasil diskusi tentang hikmah perkembangan Islam di Indonesia. • Tugas individu • Tugas kelompok • Internet • Tes Tertulis 2 2 • Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan. • Internet. • Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan. • Internet. Tugas individu Internet Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
Buku PAI kelas XII Buku-buku yang relevan. Internet.

PS

31.2 Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia

• Mampu menentukan ciri-ciri perkembangan Islam di Indonesia • Mampu menunjukkan contoh-contoh perkembangan Islam di Indonesia

31.3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di Indonesia

• Mampu mengidentifikasi hikmah perkembangan Islam di Indonesia. • Mampu menjelaskan hikmah perkembangan Islam di Indonesia.

• Tugas individu • Tugas kelompok • Internet • Tes Tertulis

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 45 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XII / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Al Quran) Memahami ayat-ayat Al Quran tentang pengembangan IPTEK. KODE KOMPETENSI : 32 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Al Quran Surat Yunus; 101 • Al Quran Surat AlBaqarah: 164

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca QS Yunus; 101 dan QS Al-Baqarah; 164 • Mengidentifikasi tajwid QS Yunus; 101 dan QS AlBaqarah; 164.

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

32.1 Membaca QS Yunus:101 dan QS Al-Baqarah: 164

• Mampu membaca QS Yunus; 101 dan QS AlBaqarah; 164 dengan baik dan benar. • Mampu mengidentifikasi tajwid QS Yunus; 101 dan QS Al-Baqarah; 164.

• Tugas individu • Pengamatan

3

32.2 Menjelaskan arti QS Yunus: 101 dan QS Al-Baqarah: 164

• Mampu mengartikan masingmasing kata yang terdapat dalam QS Yunus; 101 dan QS Al-Baqarah; 164 • Mampu mengartikan ayat QS Yunus; 101 dan QS AlBaqarah; 164. • Mampu menterjemahkan Q.S. Yunus : 101 dan QS Al Baqarah : 164

• Al Quran surat Yunus; 101 • Al Quran Surat Al Baqarah: 164

• Mengartikan masing-masing kata yang terdapat dalam QS Yunus; 101 dan QS AlBaqarah; 164 • Mengartikan ayat QS Yunus; 101 dan QS Al-Baqarah; 164. • Mendiskusikan terjemah Q.S. Yunus : 101 dan QS Al Baqarah : 164

• Tugas individu • Internet • Tes Tertulis

2

• • Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

32.3 Melakukan pengembangan iptek seperti terkandung dalam QS Yunus: 101 dan QS Al-Baqarah: 164

• Mampu menggali kandungan Al Quran tentang pengembangan IPTEK • Menerapkan QS Yunus : 101 dan QS Al Baqarah : 164 tentang pengembangan IPTEK

• Al Quran surat Yunus; 101 • Al Quran Surat Al Baqarah: 164

• Mendiskusikan Al Quran tentang pengembangan IPTEK • Menerapkan QS Yunus : 101 dan QS Al Baqarah : 164 tentang pengembangan IPTEK

• Internet • Tugas individu • Pengamatan

1

• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 46 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XII / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Aqidah) Meningkatkan keimanan kepada Qadha dan Qadar. KODE KOMPETENSI : 33 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas individu • Internet • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Iman kepada qadha dan qadar : - Tanda-tanda keimanan kepada qadha dan qadar.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengidentifikasi tanda-tanda keimanan kepada qadha dan qadar. • Mendiskusikan tanda-tanda keimanan kepada qadha dan qadar

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

33.1 Menjelaskan tandatanda keimanan kepada qadha’ dan qadar

• Menjelaskan pengertian qadha dan qadar. • Menjelaskan pengertian keimanan kepada qadha dan qadar. • Menjelaskan tanda-tanda keimanan kepada qadha dan qadar.

33.2 Menerapkan hikmah beriman kepada qadha’ dan qadar

• Menjelaskan hikmah beriman kepada qadha dan qadar. • Menunjukkan perilaku ikhtiar dan tawakkal dalam kehidupan sehari-hari.

• Hikmah beriman kepada qadha dan qadar.

• Mengidentifikasi hikmah beriman kepada qadha’ dan qadar. • Mendiskusikan hikmah beriman kepada qadha dan qadar. • Menerapkan perilaku hikmah beriman kepada qadha’ dan qadar.

• Tugas individu • Internet • Tes Tertulis • Pengamatan

2

• Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 47 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XII / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Akhlaq) Membiasakan perilaku terpuji. KODE KOMPETENSI : 34 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas individu • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Persatuan dan Kerukunan : • Pengertian dan maksud persatuan. • Pengertian dan maksud kerukunan • Contoh perilaku Persatuan • Contoh perilaku Kerukunan • • Persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengkaji dan mendiskusikan tentang pengertian persatuan. • Mengkaji dan mendiskusikan tentang pengertian kerukunan

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah • Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

34.1 Menjelaskan pengertian dan maksud persatuan dan kerukunan

• Mampu menjelaskan pengertian dan maksud persatuan. • Mampu menjelaskan pengertian dan maksud kerukunan. • Mampu menunjukkan contoh perilaku yang bermuatan persatuan. • Mampu menunjukkan contoh perilaku bermuatan kerukunan

34.2 Menampilkan contoh perilaku persatuan dan kerukunan

• Menampilkan contoh perilaku persatuan. • Menampilkan contoh perilaku kerukunan

• Perilaku individu • Pengamatan

1

• Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

34.3 Membiasakan perilaku persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari

• Membiasakan perilaku persatuan dalam kehidupan sehari-hari. • Menunjukkan perilalku rukun dalam pergaulan.

• Mempraktikkan perilaku persatuan dalam pembelajaran. • Mempraktikkan perilaku kerukunan dalam pembelajaran.

• Perilaku individu • Pengamatan

1

• Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 48 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Agama Islam : XII / 2 : (Akhlaq) Menghindari perilaku tercela. : 35 : 4 X 45 menit

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Perilaku tercela Pengertian : • Isyrof • Tabzir • Ghibah • Fitnah Contoh perilaku : • Isyrof • Tabzir • Ghibah • Fitnah

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Merumusukan pengertian isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah • Mendiskusikan pengertian isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah

PENILAIAN TM
• Tugas individu • Tes Tertulis 2

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan. • Internet.

35.1. Menjelaskan pengertian isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah

• Mampu menjelaskan pengertian isyrof • Mampu menjelaskan pengertian tabzir • Mampu menjelaskan pengertian ghibah. • Mampu menjelaskan pengertian fitnah

35.2. Menjelaskan contoh perilaku isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah

• Mampu menjelaskan contoh perilaku isyrof • Mampu menjelaskan contoh perilaku tabzir • Mampu menjelaskan contoh perilaku ghibah • Mampu menjelaskan contoh perilaku fitnah

• Mengidentifikasi contohcontoh perilaku isyraf, tabzir, ghibah, dan fitnah • Mendiskusikan contoh perilaku isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah

• Tugas individu • Tes Tertulis

1

• Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

35.3. Menghindari perilaku isyraf, tabzir, ghibah, dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari

• Mampu menghindari perilaku isyraf. • Mampu menghindari perilaku tabzir • Mampu menghindari perilaku ghibah • Mampu menghindari prilaku fitnah • Mampu menunjukkan akibat dari isyraf, tabzir, ghibah dan fitnah

Menghindari perilaku : • Isyrof • Tabzir • Ghibah • Fitnah

• Mengkaji faktor-faktor buruk perilaku isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah • Mengkaji cara-cara menghindari perilaku isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah • Membiasakan menghindari perilaku isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah

• Sikap individu • Pengamatan

1

• Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 49 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XII / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Fiqih) Memahami hukum Islam tentang waris. KODE KOMPETENSI : 36 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas individu • Tes Tertulis. 3

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Ketentuan hukum Waris: • Syarat-syarat pembagian warisan • Ketentuan ahli waris • Hal-hal yang membatalkan hak waris. Contoh pelaksanaan hukum waris • Contoh perhitungan warisan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengkaji dan mendiskusikan tentang ketentuan hukum waris berdasarkan pada perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Al-Quran dan terjemah. • Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

36.1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum waris

• Mampu menjelaskan ketentuan hukum waris • Mampu menjelaskan tentang ahli waris • Mampu menjelaskan pembagian masing-masing ahli waris.

36.2 Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum waris

• Menyebutkan contoh pelaksanaan hukum waris yang terdapat dalam undang-undang waris • Memperagakan cara-cara menghitung pembagian warisan secara Islam

• Mendiskusikan tentang contoh pelaksanaan hukum waris menurut undang-undang waris di Indonesia • Mendiskusikan tentang contoh-contoh pelaksanaan waris menurut hukum adat

• Tugas individu • Tes Tertulis

3

• Buku PAI kelas XII • Buku-buku yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 50 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam KELAS/SEMESTER : XII / 2 STANDAR KOMPETENSI : (Tarikh dan Peradaban Islam) Memahami perkembangan Islam di duna. KODE KOMPETENSI : 37 ALOKASI WAKTU : 4x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tugas individu • Tes Tertulis 2

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Perkembangan Islam di dunia

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca literatur tentang perkembangan Islam di dunia • Mendiskusikan perkembangan Islam di dunia

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku PAI kelas XII • Internet • Bukubuku yang relevan. • Internet

• Menjelaskan perkembangan Islam di dunia •

• Mampu menjelaskan perkembangan Islam di dunia • Mampu mengidentifikasi manfaat yang dapat diambil dari sejarah perkembangan Islam di dunia.

• Memberi contoh perkembangan Islam di dunia

• Menyebutkan contoh perkembangan Islam di dunia • Mampu memberikan contoh perkembangan Islam di dunia

• Perkembangan Islam di dunia

• Mengidentifikasi perkembangan Islam di dunia • Mendiskusikan contoh perkembangan Islam di dunia.

• Tugas individu • Tes Tertulis 1

• Buku PAI kelas XII • Internet • Bukubuku yang relevan.

• Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di dunia.

• Mampu mengidentifikasi hikmah perkembangan Islam di dunia. • Mampu menjelaskan hikmah perkembangan Islam di dunia.

• Hikmah perkembangan Islam di dunia

• Mengidentifikasi perkembangan Islam di dunia. • Mendiskusikan hikmah perkembangan Islam di dunia. • Mempresentasikan hasil diskusi tentang hikmah perkembangan Islam di dunia. •

• Tugas individu • Tes Tertulis 1

• Buku PAI kelas XII • Internet • Bukubuku • yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 51 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : SMK Negeri 4 Malang : AGAMA KRISTEN : X/1 : Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas. : 1. Nilai-Nilai Kristiani : 24 x 45 menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Kuis • Test Performance • Portofolio • Tes Tertulis • Proyek

KOMPETENSI DASAR
1.1 Peserta didik bertumbuh menjadi pribadi dewasa dan memiliki karakter yang kokoh dengan pola pikir yang komprehensif dalam segala aspek.

INDIKATOR
• Menyebutkan ciri-ciri proses pertumbuhan pribadi yang dewasa.

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian takut akan Tuhan. • Studi kasus “takut pada teman lebih tinggi dari Tuhan”. • Keteladanan dalam hal kebenaran dan tanggung jawab.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendeskripsikan makna takut akan Tuhan (Amsal 1:7). • Mendiskusikan solusi tentang ‘kasus takut pada teman lebih tinggi dari Tuhan. • Mendata indikasi perilaku siswa yang lebih takut pada teman (mis ancaman teman) dari pada takut akan Tuhan. • Mendemonstrasikan pribadi yang dewasa.

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Alkitab • SuluhSiswa • Dewasa dalam Kristus. • Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja • Etika Kristen Alat : • Atlas Alkitab • Foto Keluarga • OHP • Alkitab • Suluh Siswa • Dewasa dalam Kristus. • Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja • Etika Kristen Alat : • Atlas Alkitab • Foto Keluarga • OHP

10

-

-

• Mengidentifikasikan potensi dan kelemahan diri melalui pikiran dan perbuatan secara deskriptif. • Menyebutkan ciri-ciri karakter pribadi yang kokoh. • Menuliskan perkembangan pola pikir yang komprehensif dalam segala aspek.

• Kepribadian berdasarkan Kristen.

yang nilai-nilai

• Pola pikir yang komprehensif (positif, kreatif dan proaktif). • Bentuk dan gaya berpikir yang benar .

• Mengklasifikasikan potensi dan kelemahan diri melalui pikiran dan perbuatan. • Mendiskusikan makna berfikir positif kreatif dan proaktif. • Berdiskusi tentang berba-gai aspek bertumbuh menjadi pribadi yang dewasa berdasarkan keteladanan tokoh dalam Alkitab.

• • • • • •

Performance Portofolio Tes Tertulis Proyek Kuis Test

6

-

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 52 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Peserta didik bersikap kritis terhadap pengaruh modernisasi dan turut menjaga keutuhan keluarga (tanggung jawab sebagai anak).

INDIKATOR
• Mengidentifikasi pengaruh modernisasi terhadap kelangsungan hidup keluarga. • Menganalisis makna keluarga yang bertumbuh dalam Kristus. • Berperan aktif menjaga keutuhan keluarga. • Mengasihi dan menghormati anggota keluarga yang lain.

MATERI PEMBELAJARAN
• Makna keluarga Kristen. • Prinsip dasar perkawinan Kristen. • Keluarga yang bertumbuh imannya ditengah moderenitas bangsa. • Beberapa bentuk gaya hidup moderen dalam kaitannya dengan kehidupan keluarga. • Pengaruh gaya hidup moderen dalam kehidupan keluarga.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menggali informasi tentang bentuk-bentuk gaya hidup modern dari media cetak. • Menuliskan contoh-contoh gaya hidup moderen. • Menuliskan contoh-contoh pergumulan keluarga dari pengaruh moderenisasi. • Mendiskusikan pengaruh gaya hidup moderen dalam kehidupan keluarga Kristen. • Mendeskripsikan sikap kritis terhadap gaya hidup moderen. • Menganalisa beberapa contoh keluarga dalam Alkitab untuk merumuskan ciri-ciri Kristen. • Menguraikan perbedaan yang terdapat dalam keluarga. • Memajang gambar keluarga dan menginterpretasikan makna gambar tersebut. • Mendaftarkan tugas dan tanggungjawab keluarga.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Lisan • Test Tulisan 8 -

PS

PI
• • • • • •

SUMBER BELAJAR
• Alkitab Suluh Siswa Dewasa Dalam Kristus Psikologi Keluarga Tuhan Ajarlah Aku.

• Disini Kutemukan • Etika Seksual Alat : • Alkitab • Gambar Keluarga • Atlas Alkitab • Gambargambar yang relevan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 53 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : AGAMA KRISTEN KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas. KODE KOMPETENSI : 2. Nilai-Nilai Kristiani ALOKASI WAKTU : 24 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• • • • • • Test Non Test Performance Portofolio Tes Tertulis Proyek 6 -

KOMPETENSI DASAR
1.1 Peserta didik menjelaskan makna kebersamaan dengan orang lain tanpa kehilangan identitas.

INDIKATOR
• Menjelaskan cara mewujudkan identitas sebagai murid Kristus. • Menjelaskan berbagai konsekuensi sebagai murid Kristus.

MATERI PEMBELAJARAN
• Ciri-ciri murid Kristus. • Berbagai macam konsekuensi sebagai murid Kristus.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan identitasnya sebagai murid Kristus dalam masyarakat plural. • Mendiskusikan macammacam konsekuensi sebagai murid Kristus dalam kenyataan hidup siswa di sekolah.

PENILAIAN

PS

PI
• • • • • •

SUMBER BELAJAR
Alkitab Suluh Siswa Dewasa dalam Kristus. Psikologi Perkembanga n Anak dan Remaja • Etika Kristen • Disini Kutemukan • Tuhan Ajarlah Aku • .Etika Sosial • .Etika Sederhana Alat : • Gambargambar

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 54 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM
• Test • Non Test • Performance • Portofolio • Tes Tertulis • Proyek

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

1.2 Peserta didik mengekspresikan identitasnya dalam kebersamaan dengan orang lain sebagai murid Kristus melalui sikap : - Menghargai orang lain - Tidak membedabedakan status ekonomi, derajat, SARA, dll. - Hidup bersimpati dan berempati pada orang lain. - Hidup benar dan suci dalam persahabatan dan berpacaran.

• Menjelaskan cara mewujudkan sikap menghargai orang lain sesuai dengan ajaran Yesus Kristus. • Mengidentifikasikan hidup rukun dalam masyarakat majemuk. • Menjelaskan sikap hidup yang bersimpati dan berempati dengan cara menolong sesama. • Menjelaskan cara bergaul menurut etika Kristen.

• • • • • •

Dasar pergaulan dan persahabatan teman yang sebaya. Bentuk persahabatan Daud dan Yonatan serta implikasinya. Makna bentuk simpati dan empati. Alasan-alasan pentingnya bersimpati dan berempati dengan orang lain. Pola hidup remaja sekarang ini. Pacaran menurut etika Kristen.

• Mendemonstrasikana cara hidup dalam kebersamaan dengan orang lain tanpa kehilangan identitas. • Membuat karya tulis kelompok dengan menggali informasi dari Alkitab, tentang cara menghargai sesama yang sesuai dengan ajaran Kristus. • Mendiskusikan tantangan dan hambatan untuk menjalin persahabatan yang sesuai dengan ajaran Kristus. • Mendeskripsikan sikap yang solider dengan sesama. • Membuat definisi simpatik dan empati menurut kamus dan buku teks. • Menuliskan tekad masa depan remaja sesuai nilai-nilai Kristen. • Menuliskan nilai-nilai Kristen sebagai pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku.

18

-

-

• Alkitab • Suluh Siswa • Dewasa dalam Kristus • Psikologi Perkembanga n Anak dan Remaja • Etika Kristen • Disini Kutemukan • Tuhan Ajarlah Aku • Etika Sosial • Etika Sederhana Alat : • Gambargambar

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 55 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA KRISTEN : II/3 : Merespon nilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan IPTEK dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam hidup keseharian. : : 3. Nilai-Nilai Kristiani 24 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• • • • Performanc Portofolio Tes Tertulis Proyek 12

KOMPETENSI DASAR
1.1 Peserta didik mengidentifikasi gaya hidup modern dan perkembangan IPTEK serta bersikap kritis terhadap normanorma masyarakat berdasarkan nilainilai Kristiani.

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan arti dan makna nilai-nilai kristiani. • Mendiskusikan beberapa bagian Alkitab yang berisikan nilai-nilai Kristiani. • Mencatat nilai-nilai Kristiani yang sudah dilakukan selama ini. • Menganalisis norma-norma yang aktual yang sedang terjadi dalam masyarakat. • Mendemonstrasikan nilainilai Kristiani. • Menuliskan nilai-nilai Kristiani sebagai pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku. • enjelaskan arti dan makna nilai-nilai kristiani dalam pergaulan. • Mendiskusikan beberapa bagian Alkitab yang berisi nilai-nilai Kristiani. • Mencatat nilai-nilai Kristiani yang sudah dilakukan dalam pergaulan sehari-hari. • Menganalisis nilai-nilai Kristiani yang ada dalam masyarakat. • Mendemonstrasikan nilainilai Kristiani dalam

PENILAIAN

PS
-

PI
• • • • •

SUMBER BELAJAR

• Mengidentifikasi nilai-nilai Kristiani dalam hidup sehari-hari. • Menolak norma-norma dalam masyarakat yang tidak berdasarkan nilainilai Kristiani.

• Makna dan hakikat nilai-nilai Kristiani. • Konsep norma-norma secara umum dan Kristiani.

Alkitab Suluh Siswa Etika Kristen Iman Kristen, Faktor-faktor pengambilan keputusan etis.

Alat : • Kliping

1.2 Peserta didik mewujudkan nilainilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan sosial dalam hidup seharihari.

• Menganalisis aspek positif nilai-nilai kristiani berdasarkan bagian Alkitab. • Membedakan tantangan dan peluang dalam mewujudkan nilai-nilai Kristiani.

• Keteladan nilai-nilai hidup dari keteladanan tokoh-tokoh Alkitab.\ • Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam segala aspek.

• • • •

Performanc Portofolio Tes Tertulis Produk

12 -

• • • •

Alkitab Suluh Siswa Iman Kristen, Dewasa Dalam Kristus

Alat : • Kliping

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 56 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
hidupnya. • Mendemonstrasikan nilainilai Kristiani sebagai pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku antar pribadi dan sosial.

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 57 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA KRISTEN : XI /2 : Merespon nilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari : 4. Nilai-Nilai Kristiani : 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Observasi • Perubahan sikap • Laporan • Simulasi • Presentasi • Perubahan perilaku 4

KOMPETENSI DASAR
1.1 Peserta didik mengidentifikasi nilai-nilai Kristiani dalam kehidupannya.

INDIKATOR
• Menganalisis nilai-nilai Kristiani.

MATERI PEMBELAJARAN
• Kesadaran diri sebagai mahluk Tuhan.. • Kesadaran sebagai mahluk sosial, kasih, damai sejahtera. • Kecakapan identifikasi. • Kecakapan menuliskan gagasan. • Kecakapan menggali informasi.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengkritisi nilai-nilai dalam masyarakat. • Menjelaskan nilai-nilai positif dalam masyarakat. • Membandingkan dengan nilai-nilai masyarakat dengan nilai Kristiani.. • Menampilkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Kristiani di lingkungannya (keluarga, sekolah, gereja dan masyarakat).

PENILAIAN

PS
4 (8)

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Alkitab • Lingkungan keluarga, sekolah, gereja, masyarakat. • Artikel yang memuat nilainilai yang sedang trend dalam masyarakat adat/budaya setempat. t .

Menjelaskan perilaku yang menunjukan nilainilai Kristiani.

• Kesadaran diri sebagai mahluk Tuhan. • Kesadaran sebagai mahluk sosial, kasih, damai sejahtera. • Kecakapan identifikasi. • Kecakapan menuliskan gagasan. • Kecakapan menggali informasi. • Tanggung jawab. • Komunikasi. • Kerjasama.

• Menjelaskan ciri-ciri keteladanan orang Kristen dalam masyarakat. • Menklasifikasikan keteladanan Kristiani dalam kehidupan di masyarakat. • Membuat karya tulis kelompok tentang keteladanan Kristiani. • Memberi contoh perilaku konkrit yang menunjukkan keteladanan Kristiani.

• • • • • •

Observasi Laporan Studi kasus Presentasi Evaluasi Perubahan perilaku

-

-

-

• Menjelaskan perilaku yang menunjukan nilai- nilai Kristiani.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 58 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Peserta didik mewujudkan nilainilai Kristiani dengan bersikap tepat dalam menghadapi gaya hidup modern.

INDIKATOR
• Menganalisis prinsip nilai Kristiani dalam gaya hidup moderen.

MATERI PEMBELAJARAN
• Kesadaran diri sebagai mahluk Tuhan (jujur, disiplin, bertanggung jawab, kerja keras dan setia). • Kesadaran sebagai mahluk sosial (gotong royong dan toleransi). • Bekerja sama memberantas pengaruh negatip gaya hidup modern • Memecahkan masalah dengan diskusi, musyawarah dan kerja sama. • Menggali informasi dengan membaca, mendengar berita dan obeservasi. • Kecakapan potensi diri.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membuat kliping (gambar, artikel) tentang kenyataan hidup moderen. • Menilai gaya hidup moderen yang paling sesuai dengan prinsip nilai Kristiani. • Meningkatkan gaya hidup moderen yang positip. • Menyebutkan gaya hidup moderen yang negatif. • Menjelaskan prinsip nilai Kristiani bagi masyarakat moderen. • Menjelaskan hambatanhambatan dalam menerapkan prinsip nilainilai Kristiani. • Mendemonstrasikan prinsip nilai-nilai Kristiani. • Menyimpulkan kehidupan yang sesuai dengan prinsip nilai Kristiani. • Menjelaskan perilaku moderen al. cara berperilaku, bergaul, berdandan, berpakaian). • Mengklasifikasikan gaya hidup moderen kaum remaja (keluarga, sekolah, masyarakat). • Mendiskusikan mengapa seseorang bergaya moderen. • Membandingkan pilihan gaya hidup dengan Alkitab. • Memilih perilaku yang paling sesuai dengan firman Tuhan. • • • • • • • • • • • •

PENILAIAN TM
Test Tertulis Test Lisan Observasi Laporan Tugas Wawancara Portofolio 8

ALOKASI WAKTU PS
8(16)

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Alkitab • Lingkungan masyarakat. • Koleksi gambar gaya hidup moderen. • Artikel tentang kemoderenan dari media cetak dan elektronik. • Nilai-nilai yang ada dalam masyarakat berkaitan dengan tampilan hidup yang moderen. • Adat/budaya setempat.

• Mengkritisi pengaruh kemodernan.

• Komunikasi dalam keluarga. masyarakat dan gereja. • Bekerja sama dalam keluarga. • Menggali informasi dari media cetak dan elektronik.

Observasi Studi kasus Bermain peran Wawancara. Diskusi

• Alkitab • Komunitas keluarga. • Lingkungan sekolah. • Gaya hidup moderen dari media cetak dan elektronik. • Literatur kristen yang berhubungan dengan gaya hidup moderen.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 59 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Menjelaskan langkahlangkah mewujudkan keutuhan hidup dalam keluarga modern.

MATERI PEMBELAJARAN
• • • • • • • • Tanggungjawab Toleransi Kerja sama Komunikasi Memecahkan masalah Menggali informasi Mengambil putusan Peduli lingkungan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mencatat gaya hidup moderen yang berlaku dalam kehidupan keluarga masing-masing. • Menganalisis masing-masing gaya hidup moderen. • Menyebutkan pengaruh gaya modern bagi keutuhan keluarga. • Menjelaskan (bermain peran) keutuhan keluarga moderen tapi tetap beriman. • • • • • •

PENILAIAN TM
Observasi Studi kasus Observas Presentasi lisan Test formatif Simulasi

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Alkitab • Lingkungan keluarga. • Cerita keluarga Ayub, Yusuf Maria, Imam Eli. • Daftar pendapatan/ gaji sebagai potensi hidup keluarga. • Contoh dalam kehidupan tentang keluarga yang utuh/tidak utuh.

• Mengidentifikasi kebersamaan hidup dalam masyarakat modern.

• • • • • • • •

Jujur Setia Kepekaan sosial Menggali informasi Kecakapan potensi diri Kasih Taat Musyawarah

• Kepedulian • Sharing • Mempunyai visi yang jelas

• Mencatat gaya hidup moderen yang berlaku dalam lingkungan kehidupan masyarakat. • Menganalisis gaya hidup moderen dalam masyarakat. • Merumuskan kebersamaan dalam masyarakat. • Mendemonstrasikan (bermain peran) tentang kebersamaan dalam masyarakat .

• Tes formatip • Pengamatan sosial • Laporan studi kasus • Simulasi

• Alkitab • Lingkungan gereja dan masyarakat. • Artikel tentang masyarakat moderen. • Gaya hidup siswa di lingkungan sekolah masingmasing. • Informasi gaya hidup moderen dari berbagai media cetak dan elektronik.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 60 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.3 Peserta didik bersikap terbuka dan bertindak kritis terhadap perkembangan budaya dan IPTEK.

INDIKATOR
• Meningkatkan motivasi belajar seumur hidup demi mengantisipasi perkembangan budaya dan IPTEK. • Menjelaskan bagian Alkitab tentang IPTEK dan implementasinya bagi hidup manusia • Menjelaskan makna dan sikap makhluk Tuhan dalam kaitannya dengan IPTEK. • Meningkatkan kualitas dan potensi diri dalam penguasaan IPTEK dan budaya.

MATERI PEMBELAJARAN
• Pemanfaatan IPTEK dan pengembangan diri bagi kehidupan manusia. • Kriteria IPTEK yang bermanfaat dan merugikan. • Peranan nilai-nilai Kristiani dalam membaharui kebudayaan dan IPTEK. • Bekerja sama memberantas pengaruh negatif dalam perkembangan budaya dan IPTEK. • Kesadaran lingkungan dengan peduli lingkungan dan ramah lingkungan. • Menggali informasi (membaca, mendengar berita dan observasi).

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menganalisis perkembangan IPTEK • Menjelaskan pengaruh IPTEK bagi manusia • Mengkritisi perkembangan IPTEK dan memfilternya dalam hidup sehari-hari. • Membuat laporan tentang pemanfaatan IPTEK. • Menyebutkan berbagai dimensi pengertian budaya dan IPTEK (perpustakaan, museum, artikel, majalah). • Menyimpulkan pendapat pribadi tentang hidup yang antifisipatif terhadap budaya dan IPTEK. • • • • • • • •

PENILAIAN TM
Performance Pertofolio Tes Tertulis Test Tugas Observasi Wawancara Laporan Lisan 4

ALOKASI WAKTU PS
4 (8)

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Alkitab • Lingkungan keluarga, masyarakat. • Artikel dari media cetak dan elektronik. • Literatur tentang budaya dan berbagai kemajuan IPTEK. • Adat/budaya setempat.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 61 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA KRISTEN : III/5 : Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam perannya sebagai warga Gereja dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi dan HAM, khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera : 5.Nilai-Nilai Kristiani : 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tes Lisan • Observasi dalam dan luar kelas. • Laporan telaah hidup bergereja. 6

KOMPETENSI DASAR
1.1 Peserta didik bersikap rasional, kritis terhadap peran gereja sebagai institusi sosial dan sebagai persekutuan di tengah tantangan kehidupan masa kini.

INDIKATOR
• Menjelaskan fungsi dan perannya sebagai warga Gereja. • Menganalisis tantangan yang dialami kini dan memberikan masukan bagi Gereja.Gereja masa kini.

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian Gereja dan peranannya sebagai lembaga dan sebagai persekutuan. • Self kritik tentang peran Gereja dalam masyarakat. • Setiap individu adalah sebagai gereja.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan arti dan tugas Gereja sebagai Lembaga sosial dan persekutuan. • Mendeskripsikan tanggungjawab Gereja dalam kehidupan masa kin. • Menuliskan profil kehidupan tokoh-gereja dalam Alkitab. • Mengkritisi perkembangan gereja dewasa ini. • Mendiskusikan ciri-ciri dan sifat Gereja. • Mendiskusikan tugas dan panggilan sebagai warga gereja.

PENILAIAN

PS
6 (12)

PI

SUMBER BELAJAR
• Alkitab • Suluh siswa • Bertumbuh dalam Kristus • Kapita Selekta • Lingkungan • Menjadi pribadi dewasa dalam Kristus Jilid III. • Komunitas Gereja • • Alat : • Majalah • TV • OHP •

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 62 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Peserta didik bersikap kritis dalam mewujudkan nilainilai demokrasi dan HAM dalam hidupnya.

INDIKATOR
• Mewujudkan kehidupan yang berkeadilan dengan berani berkata benar dan membela kebenaran. • Menjelaskan arti dan fungsi demokrasi dan HAM.

MATERI PEMBELAJARAN
• Menjadi pembela kebenaran dalam masyarakat. • Pentingnya membela kebenaran. • Pengertian cinta damai. • Faktor-faktor yang menentukan terwujudnya kebenaran dalam masyarakat

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyebutkan kejadiankejadian pembelaan tentang nilai-nilai kebenaran. • Menjelaskan ajaran Kristiani tentang cinta damai. • Menjelaskan sikap Kristiani terhadap masyarakat yang tertindas. • Mendiskusikan berita-berita dan gambar tentang masyarakat yang tertindas. • Mendemonstrasikan sikap Kristiani terhadap masyarakat yang tertindas.

PENILAIAN TM
• Tes Lisan • Observasi dalam dan luar kelas. • Laporan telaah hidup bergereja 4

ALOKASI WAKTU PS
6(12)

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Alkitab • Suluh Siswa • Dewasa Dalam Kristus • Iman Kristen dan Pancasila • Hidup bersama di bumi Pancasila Alat : • Kliping • TV • OHP

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 63 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA KRISTEN : XII/2 : Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam perannya sebagai warga gereja dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi dan HAM, khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera : Nilai-Nilai Kristiani : 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• • • • • • • Observasi Tes Tertulis Laporan Kliping Performance Portofolio Proyek 16

KOMPETENSI DASAR
1.1 Peserta didik bersikap kritis terhadap nilai-nilai demokrasi dan HAM dalam hidupnya.

INDIKATOR
• Menjelaskan pentingnya penerapan nilai-nilai demokrasi dan HAM dalam masyarakat. • Membuat simulasi program aksi bersama untuk demokrasi dan HAM. • Mengkritisi pelaksanaan demokrasi dan HAM didalam masyarakat

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian demokrasi dan HAM dalam konteks masyarakat Indonesia. • Pandangan Kristen tentang demokrasi dan HAM. • Penerapan demokrasi dan HAM di Indonesia. • Merancang kegiatan kebersamaan dengan sesama yang berbeda agama suku. • Situasi sosial dalam masyarakat. • Peran nilai-nilai Kristiani dan demokrasi dalam situasi sosial di Indonesia. • Pentingnya hidup damai dalam keluarga, gereja dan masyarakat. • Ciri-ciri pribadi pembawa damai. • Komitmen pribadi untuk membawa damai. • Peran setiap orang Kristen untuk mewujudkan perdamaian.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengumpulkan berita-berita dari media massa mengenai cinta damai. • Mendiskusikan hubungan antara hak dan kewajiban setiap orang. • Mendemonstrasikan kegiatan aksi sosial di lingkungan masyarakat.

PENILAIAN

PS
2(4)

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Alkitab • Suluh Siswa • Dewasa Dalam Kristus • Etika Kristen “Ras, Suku, Budaya” Demokrasi Pancasila • Etika Kristen Gereja dan HAM Alat : • Majalah • TV • OHP • Alkitab • Suluh Siswa • Dewasa Dalam Kristus. • Etika Kristen “Ras, Suku, Budaya” • Demokrasi Pancasila • Etika Kristen Alat : Gambar-

1.2 Peserta didik mewujudkan perannya sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera secara pribadi dan komunitas.

• Menjelaskan pentingnya prinsip hidup dalam damai sejahtera bagi masyarakat. • Menerapkan perannya sebagai pembawa damai dilingkungan, masyarakat, bangsa dan negara.

• Menyebutkan ayat Alkitab yang berhubungan dengan damai sejahtera secara pribadi dan komunitas.. • Mendiskusikan hakekat hidup damai dalam diri, keluarga, lingkungan. • Menyebutkan peran lembaga-lembaga yang mengusahakan perdamaian, komisi rekonsiliasi. • Mendemostrasikan berbagai perilaku cinta damai.

• • • • • • •

Laporan Kliping Observasi Tes Tertulis Performance Portofolio Proyek

8

2(4)

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 64 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
gambar OHP Majalah TV

Keterangan: TM : Tatapmuka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktIk di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktek di Industri (4 jam praktIk di Du/Di setara dengan 1 jam tatap muka)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 65 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU SMK Negeri 4 Malang AGAMA KATOLIK X/1 Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik : 1. Pribadi Peserta didik : 46 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Test tertulis. • portofolio 8

: : : :

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Saya Pribadi yang Unik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyebutkan keunikan diri kita dilihat dari segi jasmania, rohaniah, dan pengalaman hidup : mengisi kartu identitas diri dan tanya jawab. • Mengungkapkan identitas : menggambar simbol diri dan membuat puisinya. • Mendalami keunikan diri dalam terang Kitab Suci : Kej. 1 : 26 – 31; Mendoakan pada Mzm. 139 dan tanya jawab, penugasan.

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR

PS PI
• Kitab Suci • Buku Guru/Siswa PAK SMA/SMK kls X (Komkat KWI) • Pengalaman siswa.

1.1 Mengenal diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya, cita-cita dan panggilan hidupnya, sehingga menerima diri sebagaimana adanya

• Mendeskripsikan kekhasan dirinya dibandingkan dengan yang lain dari segi fisik, sifat, pengalaman hidup dan cita-cita. • Menjelaskan sikap yang biasanya muncul terhadap perbedaan/ keunikan diri. • Menjelaskan sikap yang perlu dikembangkan terhadap keunikan yang dimiliki • Mengungkapkan rasa syukur dirinya sebagai pribadi yang unik dalam bentuk doa tertulis.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 66 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Saya diciptakan sebagai Citra Allah. •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mendalami makna “Gambaran” dan “Citra” : Penugasan : menjawab pertanyaan reflektif. Menyadari dan mendalami manusia sebagai gambaran dan citra Allah : membaca Kitab Suci Kej. 2 : 4 – 7 dan tanya jawab. Menyadari diri melalui doa atau puisi bahwa kita adalah citra Allah : menyusun doa atu puisi tentang dirinya sebagai citra Allah. Penugasan : merenungkan dan mencatat ucapanucapan orang kudus.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

1.2 Memahami dirinya sebagai manusia yang diciptakan Allah menurut citra-Nya, sehingga menyadari bahwa semua manusia adalah saudara se-Allah Bapa.

• Menjelaskan pesan pokok Kej 1: 26 – 27. • Menerangkan arti manusia diciptakan sebagai Citra Allah. • Menginventarisir kebaikan-kebaikan dirinya yang menggambarkan kebaikan Allah. • Menjelaskan sikap-sikap positif terhadap orang lain, tidak berperasangka buruk. • Menulis komentar tertulis atas ucapan-ucapan orang Kudus tentang keluhuran manusia sebagai citra Allah.

• •

Test tertulis, lisan Portofolio

10

• Kitab Suci • Pengalaman siswa • Cerita orang Kudus • Buku PAK SMA/SMK • Buku Guru PAK SMA/SMK kls. X (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 67 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Kepriaan dan Kewanitaan.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendalami makna kepriaan dan kewanitaan. Menggali pemahaman tentang simbol-simbol kepriaan dan kewanitaan, membaca cerita rakyat “Pria dan wanita” serta menjawab pertanyaannya. • Mendalami hakikat Kepriaan dan Kewanitaan : menyebut dan menjelaskan ciri-ciri kepriaan dan kewanitaan. • Mendalami masalah daya tarik antara pria dan wanita : membaca syair lagu “Untukmu kekasih” : Ebiet dan menjawab pertanyaannya. • Mendalami kepriaan dan kewanitaan dalam terang Kitab Suci : Membaca Kitab Suci Kej. 1 : 26 – 27; 2 : 4 – 7; 2 : 18 – 24 dan penugasan : memberikan komentar atas puisi “lagu Gadis Itali”.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

1.3 Memahami jati diri pria dan wanita yang diciptakan Allah untuk saling melengkapi sebagai partner yang sederajat

• Menulis laporan hasil wawancara tentang kesetaraan antara pria dan wanita. • Menguraikan praktekpraktek ketidaksetaraan pria dan wanita • Menganalisis sebabsebab terjadinya ketidaksetaraan pria dan wanita • Mengartikan makna kutipan Kej. 2 : 18 – 23 berkaitan dengan kedudukan pria dan wanita. • Menjelaskan usahausaha untuk mengembangkan penghargaan terhadap martabat kaum wanita sebagaimana diamanatkan oleh Injil. • Menjelaskan tentang penghargaan terhadap lawan jenis dengan berbuat adil. • Menulis niat untuk melawan perendahan martabat manusia.

• • •

Test tertulis. Test prilaku. Portofolio

10

• Kitab Suci • Buku Guru/Siswa PAK kls. X (Komkat KWI) • Pengalaman hidup siswa

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 68 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Suara Hati.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendalami arti dan makna suara hati. Membaca cerita “Pergumulan Hati Nurani seorang Gadis” dan diskusi. • Mendalami arti arti dan peranan suara hati dalam Kitab Suci dan Dokumen Gereja (GS) ; Membaca Rom. 7 : 14 – 26 dan mendiskusikannya.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

1.4 Memahami suara hatinya, sehingga dapat bertindak secara benar dan tepat

• Mengungkapkan pengalaman saat harus mengambil keputusan yang sama-sama sulitnya beserta latar belakang atas pilihan itu. • Menafsirkan teks Luk 22 : 39 – 46 dalam kaitannya membuat pilihan yang sulit • Menjelaskan arti dan fungsi suara hati. • Meneladan sikap Yesus Kristus dalam setiap membuat keputusan suara hati .

• Test tertulis • Portofolio

8

• Kitab Suci • Dok. GS • Buku Guru/Siswa PAK SMA/SMK kls X (Komkat KWI) • Pengalaman hidup siswa • Kliping berita

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 69 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Bersikap kritis terhadap media massa

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengenal macam-macam media massa : membaca artikel tentang macammacam media massa dan mendiskusikannya. • Mendalami media massa dan pengaruhnya : melalui diskusi. • Mendalami sikap Yesus yang kritis sebagaimana dikisahkan dalam Injil : membaca Mrk. 2 : 23 – 28 dan mendiskusikannya. • Mencermati dan membangun sikap kritis : menginventarisir upayaupaya dalam membina sikap kritis.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

1.5 Bersikap kritis terhadap pengaruh media massa, kelompok tertentu dan sebagainya sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan benar yang dapat dipertanggung jawabkan

• Menuliskan kembali kisah Yesus dicobai dalam bahasa sendiri • Menjelaskan pengertian dan sebab akibat konsumerisme, materialisme, dan hedonisme. • Menjelaskan usaha preventif terhadap pengaruh konsumerisme, materialisme, dan hedonisme. • Mengkritisi fenomena supranatural, paranormal, santet dan ilmu hitam. • Mengkritisi pengaruh media massa terhadap konsumerisme, materialisme, dan hedonisme.

• • • •

Test lisan dan tertulis. Analisis kasus. Portofolio. Unjuk karya.

10

• Kitab Suci • Dok. KV. II. • Buku Guru/Siswa PAK SMA/SMK kls. X (Komkat KWI) Pengalaman hidup siswa. • Kliping.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 70 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA KATOLIK :X/ 2 : Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik : 2. Yesus Kristus : 44 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• • • • Test tertulis Analisis Unjuk karya. Portofolio. 8

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Kitab Suci Perjanjian Lama dan Kitab Suci Perjanjian Baru.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendalami proses pembentukan suatu keyakinan pada suatu suku atau bangsa : dengan membaca cerita rakyat “Tuhan menciptakan pria dan wanita”. • Mendalami proses terbentuknya iman bangsa Israel yang diwariskan kepada anak cucunya melalui cerita-cerita : Kitab Suci Kej. 2 : 7 – 9; 18 : 21 – 23; dan mendiskusikannya. • Mendalami Kitab Suci Perjanjian Lama dan pembagiannya : menyusun bagian-bagian Kitab Suci Perjanjian Lama.

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR

PS

PI
• Kitab Suci • Cerita • Buku Guru PAK SMA/K kls. X (Komkat KWI)

2.1. Mengenal Kitab Suci dan Tradisi sebagai tolok ukur tertinggi dari imannya

• Menjelaskan secara singkat sejarah terjadinya Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. • Menganalisa surat Paulus I kepada Timotius (Tim. 3 – 10 – 17). • Menjelaskan arti ungkapan St, Hieronimus yang berbunyi :”Tidak mengenal Kitab Suci berati tidak mengenal Yesus Kristus”. • Menjelaskan cara-cara mendalami (membaca, mempelajari, dan menerapkan) Kitab Suci, baik secar pribadi maupun kelompok.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 71 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Membuat renungan tertulis dari salah satu perikope Kitab Suci.

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendalami proses terbentuknya rasa kagum, cinta, dan percaya kepada seorang tokoh (Kis. Ibu Theresa). • Mendalami proses terbentuknya rasa cinta dan percaya kepada Yesus dalam Kitab Suci. • Mendalami Kitab Suci Perjanjian Baru dan pembagiannya : menyusun bagian-bagian Kitab Suci Perjanjian Baru.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

2.2. Mengenal Yesus yang datang untuk mewartakan dan memperjuangkan Kerajaan Allah, sehingga peserta didik merasa terpanggil untuk berjuang bersama Yesus.

• Menganalisa teks Mrk 1 : 14 – 15 dan Rom 14 : 17 untuk mencari arti Kerajaan Allah. • Menjelaskan pahampaham Kerajaan Allah pada zaman Yesus. • Menjelaskan paham dan perjuangan Yesus untuk mewujudkan Kerajaan Allah. • Memberi contoh tindakan Yesus yang memperjuangkan Kerajaan Allah dalam kehidupan sehari-hari dan menceritakan pengalaman pribadinya saat mewujudkan Kerajaan Allah. • Menulis refleksi tentang pengalaman kehadiran Kerajaan Allah dalam hidup sehari-hari

Gambaran Kerajaan Allah pada zaman Yesus.

• Mendalami kerinduan manusia kepada Ratu Adil : tanya jawab. • Mendiskusikani situasi sosial bangsa Israel dan kerinduan mereka pada mezias dan Kerajaan Allah. • Membuat perbandingan situasi zaman Yesus, situasi zaman sekarang, dan gerakan memberikan kesaksian tentang Kerajaan Allah. • Menjelaskan pesan Injil Mark.1;14-15 dan Rom 14:17 tentang situasi sosial bangsa bangsa Israel yang merindukan kedatangan seorang mesias dan Kerajaan Allah. • Menganalisis sitausi zaman Yesus dengan zaman sekarang serta gerakan kesaksian tentang Kerajaan Allah.

• Test tertulis • Analisis • Portofolio

6

• Kitab Suci • Buku Guru / Siswa PAK kls X (Komkat KWI) •Pengalaman hidup siswa • Cerita rakyat

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 72 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Sengsara dan Wafat Yesus. • • • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menganalisis latar belakang dan sebab-sebab sengsara dan wafat Yesus. Menceritakan Kisah Sengsara dan Wafat Yesus. Menjelaskan makna sengsara dan wafat Yesus. Mengapresiasikan peristiwa wafat Yesus lewat puisi, lagu, dll.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

2.3. Mengenal Yesus yang berani memberikan diriNya dengan menderita sengsara, dan wafat di salib.

• Melakukan sharing pengalaman tentang pengorbanan. • Membuat analisa secara singkat tentang kisah sengsara Yesus menurut Luk 22 - 23. • Menjelaskan bahwa sengsara dan wafat Yesus sebagai tanda kasih Allah pada manusia dan tanda agung kehadiran Kerajaan Allah. • Menjelaskan perbuatanperbuatan yang menunjukkan pengorbanan demi kebahagiaan orang lain. • Melakukan tindakantindakan yang menunjukkan kesediaan berkorban demi orang lain.

• • • •

Test tertulis Analisis Porto folio Unjuk karya.

8

• • • •

Kitab Suci Buku Guru/Siswa PAK kelas X (Komkat KWI) Pengalaman hidup siswa Cerita

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 73 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Kebangkitan dan Kenaikan Yesus ke surga.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan makna kubur kosong dan makna penampakkanpenampakkan Yesus. • Menjelaskan makna kebangkitan Yesus bagi iman Kristiani. • Menjelaskan makna kebangkitan Yesus bagi perjuangan kita melalui sharing kelompok.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

2.4. Mengenal Yesus yang bangkit dan naik ke Surga

• Menganalisa paham kehidupan sesudah kematian menurut bermacam-macam pandangan. • Menganalisa kisah kebangkitan Yesus menurut Yoh 20:1-18 dan 1 Kor 15:14-19 • Menjelaskan arti kenaikan Yesus naik ke Surga berdasarkan atas teks Luk 24:50-53 • Menjelaskan makna kebangkitan dan kenaikan Yesus ke surga sebagai suka cita yang memberi semangat untuk mewujudkan Kerajaan Allah. • Membuat puisi sebgai ungkapan syukur atas kebangkitan Yesus.

• • • •

Test tertulis Analisis Unjuk karya Portofolio

4

• • •

Kitab Suci Buku Guru/Siswa PAK kls X (Komkat KWI) Pengalaman hidup siswa

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 74 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Yesus Sahabat Sejati dan Tokoh Idola

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mensharingkan pengalaman persahabatan di antara kaum remaja. • Menjelaskan peranan seorang tokoh idola dalam hidup kaum remaja. • Mendeskripsikan tokoh Yesus sebagai sahabat sejati dan idola kaum remaja.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

2.5. Mengenal pribadi Yesus Kristus sebagai sahabat sejati, tokoh idola.

• Menganalisis pengertian sahabat sejati dan tokoh idola. • Mensharingkan pengalaman tentang persahabatan sejati dan pengalaman akan tokoh idola • Merumuskan pesan dari kutipan Yoh. 15:11-15 dan 1 Sam. 18:1-4 tentang sahabat yang sejati. • Menjelaskan arti Yesus sebagai sahabat sejati dan tokoh idola • Menjelaskan tindakantindakan yang menunjukkan bahwa Yesus sungguh-sungguh sahabat sejati dan tokoh idolanya.

• Test tertulis • Analisis • Unjuk karya. • Portofolio

4

• Kitab Suci • Buku Guru/Siswa PAK kls X (Komkat KWI) • Pengalaman hidup siswa

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 75 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Yesus Putera Allah dan Juru selamat

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengamati, mempelajari dan mengkritisi berbagai gelar yang beredar di dalam masyarakat. • Menyebut gelar-gelar yang diberikan kepada Yesus. • Mendiskusikan gelar-gelar Yesus bagi kehidupan umat Kristiani. • Mengungkapkan pengakuan akan Yesus sebagai Tuhan, Putera Allah dan Juru selamat adalah karunia dari Bapa melalui puisi.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

2.6. Mengenal pribadi Yesus Kristus sebagai Putera Allah dan Juru Selamat

• Menjelaskan pandangannya tentang Yesus sebagai Putera Allah dan Juru Selamat. • Merumuskan pesan Kis. 2:14-40, berkaitan dengan kedudukan Yesus sebagai Putera Allah dan Juru Selamat. • Menjelaskan arti Yesus sebagai Putera Allah dan Juru Selamat. • Menjelaskan jawaban manusia terhadap tawaran Allah adalah bertobat dan percaya. • Memberi makna dan contoh sikap tobat dan percaya dalam kehidupan sehari-hari.

• Test tertulis • Analisa • Unjuk karya

6

• • •

Kitab Suci Buku Guru / Siswa PAK kls X (Komkat KWI) Pengalaman hidup siswa

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 76 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Roh Kudus

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyebutkan tanda-tanda khusus kehadiran Roh Kudus. • Menjelaskan makna peristiwa pentakosta, peristiwa turunnya Roh Kudus. • Menyebutkan buah-buah Roh dan buah-buah daging (Gal.5:16-26).

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

2.7. Mengenal peranan dan karya Roh Kudus dalam kehidupan Gereja.

• Merumuskan pengertian Roh Kudus berdasarkan teks Kisah Para Rasul 2 : 1 – 13. • Menjelaskan fungsi dan peranan Roh Kudus dalam kehidupan Gereja • Menjelaskan bentukbentuk bimbingan Roh Kudus bagi orang beriman dewasa ini. • Menyebutkan buah-buah Roh Kudus dan menjelaskan artinya (Gal 5 : 22 – 23). • Mengekspresikan buahbuah Roh Kudus dalam hidup sehari-hari : damai, sukacita, kasih, sabar, dsb. • Membuat renungan tertulis tentang salah satu dari buah-buah Roh Kudus

• Test tertulis dan lisan. • Unjuk karya. • Portofolio

4

• Kitab Suci • Cerita • Buku Guru/Siswa PAK SMA/K kls. X (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 77 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Tritunggal Mahakudus

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendalami cerita dan pengalaman atas karya Allah yang Trinitas. • Membaca dan mendiskusikan karya Allah Tritunggal ( Ef. 3 : 1 – 14). • Mendalami ajaran Gereja tentang Allah Tritunggal.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

2.8. Mengenal Ajaran Gereja tentang Tritunggal Maha Kudus

• Menganalisis dokumen Gereja tentang Allah Tritunggal. • Menjelaskan Ajaran Gereja tentang dogma : Allah Tritunggal Mahakudus. • Menjelaskan bentukbentuk dan arti yang menampakkan iman akan Allah Tritunggal Mahakudus. • Menjelaskan contoh ungkapan iman akan Allah Tritunggal Mahakudus dalam kehidupan seharihari.

• Test tertulis dan lisan. • Unjuk karya. • Portofolio

4

• Kitab Suci • Cerita bijak • Buku Guru/Siswa PAK SMA/K kls. X (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 78 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA KATOLIK : XI / 1 : Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja, sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah : 3. Gereja : 42 x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
3.1. Memahami arti Gereja sebagai Umat Allah

INDIKATOR
• Merumuskan makna Kis 2 : 41 – 47 tentang Gereja sebagai Umat Allah. • Menjelaskan arti dan hakikat Gereja sebagai umat Allah. • Merumuskan konsep Gereja sebagai Umat Allah dalam hidup menggereja dewasa ini. • Menginventarisir kegiatankegiatan lingkungan/paroki yang menunjukkan kesatuan Gereja sebagai Umat Allah.

MATERI PEMBELAJARAN
Gereja Sebagai Umat Allah

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan arti Gereja menurut pengertian kita. • Menjelaskan arti dan makna Gereja sebagai umat Allah. • Mendiskusikan dasar dan konsekuensi hidup mengumat dalam Gereja. • Penugasan.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

• Test tertulis dan lisan. • Unjuk karya. • Portofolio

6

• Kitab Suci • Cerita bijak • Buku Guru/Siswa PAK SMA/K kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 79 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.2. Memahami arti Gereja sebagai persekutuan yang terbuka

INDIKATOR
• Menganalisis sebab akibat terjadinya pembakaran beberapa gereja Katolik. • Merumuskan makna dari Kis.4:32-37 berkaitan dengan Gereja sebagai persekutuan yang terbuka. • Menjelaskan arti Gereja dan konsekuensinya sebagai persekutuan yang terbuka dalam hidup menggereja dewasa ini. • Merumuskan bentuk-bentuk kerja sama dengan pihak manapun sebagai mitra dalam membangun masyarakat yang sejahtera. • Menjelaskan pemahaman tentang Hirarki dalam Gereja Katolik. • Merumuskan makna teks Yoh 21 : 15 – 19 berkaitan dengan Hirarki dalam Gereja. • Menguraikan pengertian, susunan, dan fungsi/peranan hirarki dan pemuka agama dalam Gereja Katolik. • Menjelaskan tanggungjawab umat beriman (kaum awam) terhadap kaum hirarki dan pemuka agama Katolik.

MATERI PEMBELAJARAN
Gereja sebagai Persekutuan yang Terbuka •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengamati gambar yang melukiskan paham Gereja, Hirarki Piramidal dan Gereja sebagai persekutuan umat. Menjelaskan keanggotaan Gereja sebagai persekutuan umat. Menjelaskan Gereja sebagai persekutuan umat dalam terang Kitab Suci. Mendiskusikan Gereja sebagai persekutuan umat yang bersifat terbuka.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

• • •

Test tertulis Potofolio Analisa

4

• • •

• Kitab Suci • Cerita bijak • Buku Guru/siswa PAK SMA/K kls. XI (Komkat KWI)

3.3. Memahami fungsi dan peranan Hierarki dalam Gereja Katolik.

Hirarki dalam Gereja Katolik

• •

• •

Menceritakan pemilihan Paus yang penuh misteri. Mendalami panggilan dan pilihan Tuhan untuk menjadi gembala umat dalam terang Kitab Suci. Mendiskusikan dasar dan struktur kepemimpinan dalam Gereja. Peresapan dan pengamalan.

• • •

Test tertulis Potofolio Analisa

4

• Kitab Suci • Cerita • Buku Guru PAK SMA/K kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 80 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.4. Memahami hubungan antara Awam dan Hirarki sebagai partner kerja.

INDIKATOR
• Merumuskan makna teks 1 Kor 12 : 12 – 31, dalam kaitan dengan fungsi dan kharisma dalam Gereja. • Menganalisis hubungan antara Hirarki dan Awam dalam Gereja Katolik. • Menjelaskan hubungan Awam dan Hirarki sebagai partner kerja dalam membangun tubuh Kristus. • Menjelaskan sikap dan tindakan yang memperlihatkan hubungan Awam dan Hirarki sebagai partner kerja. • Menganalisis sebab akibat adanya bermacam-macam Gereja. • Menjelaskan pemahaman tentang Gereja Kristus yang satu dalam Gereja Katolik. • Menjelaskan arti Gereja yang bersifat satu dan kudus berdasarkan Ef. 4 : 5; I Kor 6 : 19. • Menjelaskan tindakantindakan yang memperkokoh kesatuan Gereja dalam keanekaragaman. • Menuliskan ungkapan rasa syukur atas karya Roh Kudus yang senantiasa menguduskan Gereja.

MATERI PEMBELAJARAN
Hubungan Awam dan Hirarki sebagai Partner Kerja.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menceritakan panggilan menjadi rohaniwan dan awam. • Menjelaskan hubungan Awam dan Hirarki. • Penugasan : mencatat peranan dan tugas para awam di Paroki masingmasing dan menilainya.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

• • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Unjuk karya.

4

• Kitab Suci • Cerita • Buku Guru/siswa PAK SMA/ SMK kls. XI (Komkat KWI)

3.5. Memahami sifat-sifat Gereja yang satu dan Kudus.

Gereja yang satu dan kudus.

• Menyebutkan usaha untuk memperjuangkan kesatuan dan kekudusan Gereja. • Menyusun doa untuk kesatuan Gereja.

• • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Unjuk karya.

4

• Kitab Suci • Cerita • Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 81 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.6. Memahami makna Gereja yang bersifat Katolik dan Apostolik.

INDIKATOR
• Menganalisis pengertian Katolik dan penggunaan predikat Katolik dalam berbagai lembaga yang ada dalam Gereja Katolik. • Menjelaskan arti dan makna Gereja yang bersifat Katolik bdk. LG art. 13. • Menjelaskan arti dan makna Gereja Katolik yang bersifat Apostolik. • Menjelaskan panggilan Gereja yang berpihak pada yang lemah dan tersingkir. • Menjelaskan tindakantindakan yang mencerminkan sifat Gereja yang Katolik dan Apostolik.

MATERI PEMBELAJARAN
Gereja yang Katolik dan Apostolik.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan segi-segi kekatolikan dan keapostolikan Gereja. • Menjelaskan usaha-usaha mewujudkan kekatolikan dan keapostolikan Gereja. • Mendiskusikan wajah Gereja dengan sifat-sifat Gereja dan ciri-cirinya yang sesua dengan zaman.

PENILAIAN
• • • • Test tertulis Potofolio Analisa Unjuk karya. 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
• • • • Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru PAK SMA/K kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 82 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.7. Mengenal dan memahami tugas Gereja yang menguduskan (Liturgia) sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya

INDIKATOR
• Merumuskan bentuk-bentuk kegiatan dalam Gereja Katolik berkaitan dengan Tugas Gereja yang menguduskan. • Menjelaskan arti Gereja yang menguduskan berdasarkan teks 1 Ptr. 2 : 9 – 10; dan LG. art. 10 – 11, 26. • Menjelaskan arti dan fungsi Sakramen-Sakramen dalam Gereja Katolik dalam kaitan dengan tugas Gereja yang menguduskan. • Merumuskan keterlibatan dalam kegiatan peribadatan sebagai ungkapan iman akan misteri Kristus, dan bukan sebagai kewajiban belaka. • Merumuskan bentuk-bentuk keterlibatan dalam kegiatan-kegiatan ibadat baik di paroki maupun di lingkungannya.

MATERI PEMBELAJARAN
Gereja Menguduskan (Liturgia)

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendalami makna doa sebagai sarana pengudusan lewat cerita. • Menjelaskan sakramen sebagai sarana pengudusan dalam Gereja. • Menjelaskan sakramentali dan devosi-devosi sebagai sarana pengudusan dalam Gereja. • Latihan menyusun Tata Perayaan Ekaristi tematis.

PENILAIAN
• • • • Test tertulis Potofolio Analisa Unjuk karya. 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
• • • • Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/K kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 83 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Menganalisis teks Mat 28:16-20 dalam kaitan dengan tugas Gereja yang mewartakan dewasa ini. • Menjelaskan arti Gereja yang mewartakan. • Menyebutkan bentukbentuk pewartaan yang ada dalam Gereja Katolik dewasa ini (bdk. LG. art.25. 35). • Menjelaskan berbagai cara untuk mewartakan Injil sesuai dengan peran masing-masing umat beriman. • Menjelaskan makna pewartaan dalam kehidupan sehari-hari. • Menguraikan kisah hidup orang kudus yang berani mati demi kesaksian iman akan Yesus. • Mendeskripsikan pengalaman tentang kesaksian iman yang pernah dilaksanakan. • Menjelaskan arti menjadi martir dalam kaitannya sebagai saksi-saksi Kristus. • Merumuskan perbuatanperbuatan yang mengungkapkan kesaksian imannya dalam hidup sehari-hari.

MATERI PEMBELAJARAN
Gereja Mewartakan (Kerygma)

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menceritakan tentang pewartaan Injil. • Membaca Kitab Suci tentang perutusan murid-murid Yesus dan pesannya bagi kita. • Mendalami tentang magisterium dan para pewarta sabda. • Peresapan dan pengamalan melalui cerita.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

3.8. Mengenal dan memahami tugas Gereja yang mewartakan (Kerygma) sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya

• • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Unjuk karya.

4

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XI (Komkat KWI)

3.9. Mengenal dan memahami tugas Gereja yang memberi kesaksian (Martyria) sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya

Gereja yang menjadi Saksi (Martyria)

• Menjelaskan makna menjadi saksi Yesus Kristus melalui cerita kehidupan. • Menjelaskan kesaksian hidup menjadi martir melalui cerita kehidupan. • Penugasan dan pengamalan.

• • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Unjuk karya.

4

• • • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru /siswaPAK SMA/SMK kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 84 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Menceritakan kisah hidup orang kudus yang mencurahkan hidup dan karya pelayanannya bagi orang yang lemah dan tak berdaya. • Mengisahkan kembali pengalaman melayani sesama sebagai orang Kristiani. • Merumuskan pesan dari teks Mrk 10 : 35 – 45 dalam kaitan dengan tugas melayani. • Merumuskan bentuk-bentuk pelayanan yang dilakukan Gereja Katolik dewasa ini.

MATERI PEMBELAJARAN
Gereja yang melayani (Diakonia)

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan makna melayani lewat cerita bijak. • Menjelaskan semangat pelayanan Gereja dalam terang Kitab Suci. • Peresapan dan pengamalan lewat kisah Ibu Theresa, Uskup Agung Helder Camara dan Romo Mangun Wijaya. • Penugasan : Merenungkan sajak “Suara Kaum Muda : ...dan Putera manusia berkata.......”.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

3.10.Mengenal dan memahami tugas Gereja yang melayani, sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya

• • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Unjuk karya.

4

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 85 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA KATOLIK : XI / 2 : Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja, sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah : 4. Kemasyarakatan : 34 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
• • • • Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/K kls. XI (Komkat KWI)

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Menganalisis dokumen GS art. 1 dalam kaitannya dengan hubungan Gereja dan dunia. • Menjelaskan pengaruhpengaruh Gereja terhadap dunia. • Menjelaskan tindakantindakan yang menunjukkan rasa setia kawan dengan sesamanya dalam arti yang positif.

MATERI PEMBELAJARAN
Hubungan Gereja dan Dunia

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menceritakan keterbukaan Gereja. • Mendiskusikan misi Gereja terhadap dunia. • Menjelaskan masalahmasalah pokok bangsa Indonesia yang membutuhkan perhatian dan penanganan dari Gereja Indonesia.

PENILAIAN
• • • • Test tertulis Potofolio Analisa Unjuk karya. 4

SUMBER BELAJAR

4.1. Mengenal dan memahami hubungan Gereja dan dunia dan sebaliknya

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 86 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Menjelaskan latar belakang munculnya Ajaran Sosial Gereja : Rerum Novarum atau masalah-masalah perburuhan yang ada di Indonesia. • Menjelaskan macammacam Ajaran Sosial Gereja sejak Rerum Novarum sampai dewasa ini. • Menjelaskan dampak Ajaran Sosial Gereja bagi dunia (Khususnya di Indonesia). • Menjelaskan sikap-sikap kritis terhadap dampak Ajaran Sosial Gereja di Indonesia. • Merumuskan bentukbentuk kegiatan sosial sebagai aksi pengamalan Ajaran Sosial Gereja dalam kehidupan sehari-hari.

MATERI PEMBELAJARAN
Ajaran Sosial Gereja

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan keprihatinan dan Ajaran Sosial Gereja. • Menjelaskan makna Ajaran Sosial Gereja di Indonesia. • Peresapan dan pengamalan lewat cerita.

PENILAIAN
• Test tertulis • Potofolio • Analisa • Unjuk karya. 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
• • • • Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru / siswa PAK SMA/SMK kls. XI (Komkat KWI)

4.2. Mengenal dan memahami Ajaran Sosial Gereja dan dampaknya bagi dunia serta mensikapi ajaran tersebut.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 87 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Menganalisis dokumen GS art. 76 dan masalahmasalah yang dihadapi dunia dewasa ini, khususnya di Indonesia. • Menjelaskan peranan Gereja Katolik Indonesia dalam membangun masyarakat yang damai, adil, dan sejahtera. • Menjelaskan kendalakendala yang dihadapi Gereja dalam rangka berpartisipasi membangun masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera. • Menjelaskan bentuk-bentuk keterlibatan Gereja dalam membangun masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera. • Menyebutkan usaha-usaha kerjasama dengan semua orang yang berkehendak baik dalam mewujudkan Indonesia yang adil, damai, dan sejahtera.

MATERI PEMBELAJARAN
Keterlibatan Gereja dalam Membangun Dunia yang Damai dan Sejahtera.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendeskripsikan tentang kehidupan masyarakat kita yang belum sejahtera karena belum adanya keadilan. • Menjelaskan inspirasi dan gagasan dari ajaran iman kita untuk mengatasi ketidakadilan yang menyebabkan masyarakat tidak menikmati situasi damai sejahtera. • Mendalami dan merencanakan kegiatankegiatan untuk mewujudkan dunia yang damai dan sejahtera.

PENILAIAN
• • • • Test tertulis Potofolio Analisa Unjuk karya. 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
• • • • Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XI (Komkat KWI)

4.3. Mengenal dan memahami keterlibatan Gereja dalam membangun dunia yang damai dan sejahtera.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 88 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

4.4. Memahami makna dan hakikat Hak Asasi Manusia menurut pandangan kristiani dan perlunya kerjasama untuk memperjuangkannya.

• Menganalisis Deklarasi atau Piagam PBB tentang Hak Asasi Manusia (HAM). • Menjelaskan pengertian Hak Asasi Manusia. • Mendeskripsikan hak asasi dirinya sebagai manusia. • Menjelaskan pandangan Kristiani tentang Hak Asasi Manusia. • Menjelaskan perlunya kerjasama untuk memperjuangkan Hak Asasi Manusia. • Menyebutkan bentukbentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia. • Merumuskan pendapat tentang peranan lembagalembaga Hak Asasi Manusia di Indonesia. • Menjelaskan bentuk dan cara untuk menegakkan Hak Asasi Manusia. • Menjelaskan tindakantindakan konkret untuk ikut menegakkan Hak Asasi Manusia di lingkungannya.

Makna dan Hakikat Hak Asasi Manusia.

• Menginventaris kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia. • Menjelaskan deklarasi atau Piagam PBB tentang Hak Asasi Manusia. • Menjelaskan Hak Asasi Manusia dalam terang Kitab Suci dan Ajaran Gereja.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

4

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru /siswa PAK SMA/SMK kls. XI (Komkat KWI)

4.5. Memahami Perjuangan Menegakkan Hak Asasi Manusia di Indonesia.

Memperjuangkan Penegakkan Hak Asasi Manusia di Indonesia.

• Menjelaskan situasi Hak Asasi Manusia di tanah air lewat cerita bergambar. • Menjelaskan ajaran Kitab Suci tentang Hak Asasi Manusia. • Menyebutkan bentuk-bentuk perjuangan penegakkan Hak Asasi Manusia di Indonesia.Internalisasi dengan membaca sajak “Namaku Tini”.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

4

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/K kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 89 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

4.6. Memahami upaya melawan kekerasan dengan budaya kasih.

Menganalisis sebab akibat terjadinya kasuskasus kekerasan di Indonesia. Menjelaskan pandangan dan pengalamannya tentang membalas dendam. Menafsirkan makna Sabda Yesus tentang kasih kepada musuh (Luk 6 : 27 – 36). Menjelaskan contohcontoh dari Injil yang menunjukkan kasih Yesus kepada musuh. Merumuskan bentukbentuk tindakan melawan kekerasan dengan budaya kasih. Menjelaskan perlunya sikap keberanian untuk mengatasi kekerasan dengan kasih. Menjelaskan tindakan pencegahan terjadinya kekerasan.

Kekerasan dan Budaya Kasih.

• •

Mengamati dan menganalisis konflik dan kekerasan di tanah air lewat cerita. Menganalisis pesan Injil dalam kaitannya dengan konflik dan kekerasan. Mendeskripsikan usahausaha untuk mengembangkan budaya kasih di tengah konflik dan kekerasan. Internalisasi lewat pengamatan gambar.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

4

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/K kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 90 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

4.7. Memahami dan menghargai hidup sebagai anugerah Allah yang harus dipelihara dan dijaga.

• • •

• •

Menganalisis terjadinya kasus-kasus pembunuhan. Menjelaskan makna firman 5 (Kel 20 : 13 ) Menjelaskan perlunya menghormati hidup sebagai anugerah Tuhan yang harus dijaga dan dipelihara. Menjelaskan pandangan Gereja Katolik tentang kloning manusia. Menjelaskan perbuatanperbuatan yang menunjukkan penghargaan terhadap hidup.

Menghargai Hak Hidup (Firman 5)

• •

Mengamati dan menyebutkan berbagai peristiwa yang menunjukkan hidup manusia kurang dihargai. Mendiskusikan sikap-sikap yang menghargai hidup dalam terang Kitab Suci dan ajaran Kristiani. Menyebutkan usaha-usaha untuk menghargai hidup. Mengamati dan menganalisis gambar.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

4

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/K kls. XI (Komkat KWI)

4.8. Memahami dan menjelaskan pandangan Gereja Katolik terhadap aborsi serta akibatakibatnya.

• • •

Menganalisis sebab akibat terjadinya kasuskasus aborsi. Mengungkapkan pendapat pribadi tentang aborsi. Menjelaskan pandangan tentang aborsi dari segi kesehatan, budaya, dan agama. Menjelaskan tindakantindakan preventif terhadap segala kemungkinan terjadinya aborsi (menghindari seks bebas, pornografi, dan berani mengatakan “tidak” terhadap aborsi.

Aborsi

• •

Menginventarisir kasuskasus pengguguran. Mendiskusikan kasus pengguguran kandungan dalam terang Kitab Suci, Ajaran Gereja, dan Negara. Membuat langkah-langkah preventif untuk mencegah pengguguran kandungan.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

2

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 91 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
Menjelaskan usaha-usaha masyarakat/Gereja dalam memberantas penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS. Menjelaskan hambatanhambatan dalam memberantas penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS. Menjelaskan pandangan Gereja Katolik terhadap penyalahgunaan Narkoba dan pengidap HIV/AIDS. Menjelaskan tindakan preventif supaya tidak kecanduan atau terinfeksi HIV/AIDS. Merumuskan tindakantindakan positif yaitu dengan menerima mereka yang kecanduan obat atau terinfeksi HIV/AIDS.

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

4.9. Memahami usaha-usaha masyarakat dan Gereja dalam memberantas Narkoba, HIV/AIDS dan hambatan-hambatannya.

Narkoba, HIV/AIDS

• • • •

Mengamati dan menjelaskan Narkoba di kalangan remaja lewat gambar dan cerita. Mencermati dan mendiskusikan penyakit HIV/AIDS. Menjelaskan ajaran kristiani tentang Narkoba dan HIV/AIDS. Menyebutkan upaya-upaya pencegahan terhadap Narkoba/HIV/AIDS.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

2

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 92 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
Menganalisis kasus-kasus bunuh diri atau euthanasia (arti, sebab, akibatnya). Menjelaskan pandangannya tentang bunuh diri dan euthanasia. Menjelaskan pandangan Gereja Katolik tentang Euthanasia dan bunuh diri. Menjelaskan tindakantindakan preventif terhadap usaha bunuh diri dan euthanasia baik bagi dirinya maupun orang lain.

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

4.10 Memahami pandangan Gereja Katolik terhadap Euthanasia dan bunuh diri.

Bunuh diri dan euthanasia

Mengamati dan mendalami kasus-kasus bunuh diri dan euthanasia dari media masa (cerita atau peristiwa). Mendiskusikan masalah bunuh diri dan euthanasia dari segi moral kristiani.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

2

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswaPAK SMA/K kls. XI (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 93 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA KATOLIK : XII / 1 : Memahami makna firman Allah, ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah, sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari : 5. Kemasyarakatan : 36 x 45’ ALOKASI WAKTU TM PS PI
2 • • • •

KOMPETENSI DASAR
5.1. Mampu menghargai dan berdialog dengan umat Kristen Protestan.

INDIKATOR
• Menjelaskan pendapat tentang Gereja Kristen Protestan atau pengalaman yang berhubungan dengan umat Protestan. • Menganalisis sebab akibat terjadinya pemisahan Gereja Katolik dan Gereja Protestan. • Menjelaskan bermacammacam aliran yang ada dalam Gereja Protestan khusunya di Indonesia. • Menjelaskan kesamaan dan perbedaan Gereja Katolik dan Gereja Protestan. • Menganalisis Dekrit KV. II tentang ekumene. • Menjelaskan keterlibatan aktif dalam kegitan-kegiatan ekumene dengan tetap mempertahankan imannya sebagai orang Katolik.

MATERI PEMBELAJARAN
Berdialog dengan umat Kristen Protestan.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mensharingkan pengalaman tentang hubungan antara umat Katolik dan umat Protestan. • Menceritakan sejarah perpecahan Gereja. • Menyebutkan ciri khas Protestantisme dan perbedaannya dengan Gereja Katolik. • Menjelaskan dialog dan kerjasama antar sesama Gereja Kristus. • Menyusun doa ekumenis.

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR
Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru /siswa PAK SMA/SMK kls. XII (Komkat KWI)

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 94 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
5.2. Memahami dan menjelaskan pandangan Gereja Katolik tentang Islam dan berdialog dengan umat Islam.

INDIKATOR
• Menjelaskan bentuk-bentuk dialog antara umat Katolik dengan umat Islam. • Menjelaskan upaya-upaya untuk membangun persaudaraan antara umat Katolik dengan umat Islam.

MATERI PEMBELAJARAN
Berdialog dengan Umat Islam

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mensharingkan pengalaman pergaulan dengan umat Islam dan mencoba memahami ajaran pokok agama Islam. • Mendeskripsikan pengetahuannya tentang agama Islam. • Menjelaskan ajaran Islam dan Katolik tentang sikap terhadap agama lain. • Menyebutkan usaha-usaha dalam berdialog dengan umat Islam untuk menjalin kerjasama. • Menjelaskan ajaran agama Hindu, Budha, Konghucu dan aliran kepercayaan. • Mendskusikan bentuk-bentuk dialog dan kerjasama dengan umat Hindu, Konghucu, Aliran Kepercayaan, dan agamaagama lain.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI
2 • • • •

SUMBER BELAJAR
Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru PAK SMA/SMK kls. XII (Komkat KWI)

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

5.3. Memahami dan menjelaskan pandangannya tentang Umat Hindu, Budha, Konghucu, dan Aliran Kepercayaan.

• Menjelaskan pandangannya tentang umat Hindu, Budha, Konghucu, dan Aliran Kepercayaan. • Menjelaskan beberapa pokok penting ajaran Agama Hindu, Budha, Konghucu dan Aliran Kepercayaan. • Menjelaskan pandangan Gereja terhadap Agama Hindu, Budha, Konghucu dan Aliran Kepercayaan (N.A. art. 1 dan 2). • Menjelaskan bentuk-bentuk dialog dengan umat Hindu, Budha, Konghucu, dan Aliran Kepercayaan. • Merumuskan upaya-upaya untuk membangun persaudaraan antara umat Katolik dengan Umat Hindu, Budha, dan Aliran Kepercayaan.

Berdialog dengan Umat Hindu, Budha, Konghucu, dan Aliran Kepercayaan.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

4

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/K kls. XII (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 95 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
5.4. Memahami hambatanhambatan kerjasama dan dialog dalam membangun persaudaraan sejati dengan umat beragama lain serta tindakantindakan untuk membangun persaudaraan sejati.

INDIKATOR
• Menganalisis kasus-kasus permusuhan/pertikaian bernuansa agama di Indonesia. • Menjelaskan pandangan Gereja terhadap agamaagama non Kristen (N.A. art. 1 dan 5). • Menjelaskan bentuk-bentuk kerjasama yang sudah terjalin antara umat Katolik dengan umat beragama lain, khususnya di Indonesia. • Menjelaskan hambatanhambatan kerjasama dan dialog dalam membangun persaudaraan sejati dengan umat beragama lain. • Menjelaskan upaya-upaya untuk membangun persaudaraan sejati. • Menganalisis sebab akibat munculnya kasus-kasus ketidakadilan dalam masyarakat. • Menganalisis pernyataan Uskup 1971 tentang keadilan. • Menjelaskan pesan Firman ke 7 dan 10 (Kel. 20 : 15 – 17) dalam kaitan dengan keadilan. • Menjelaskan sikap-sikap yang adil baik terhadap diri sendiri maupun terhadap sesama berdasarkan teladan Yesus (Mat. 11 : 2 – 6; Yoh. 3 : 17).

MATERI PEMBELAJARAN
Kerjasama Antar Umat Beragama Membangun Persaudaraan Sejati

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendeskripsikan berbagai kerusuhan dan bencana yang bernuansa agama. • Menjelaskan fungsi agamaagama. • Mendiskusikan berbagai pedoman untuk menghayati hidup rukun dalam semangat persaudaraan antar agama. • Meresapkan cerita tentang persaudaraan sejati antar umat beragama.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 • • • •

SUMBER BELAJAR
Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/Siswa PAK SMA/SMK kls. XII (Komkat KWI)

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

5.5. Memahami dan menjelaskan pentingnya memperjuangkan keadilan

Memperjuangkan Keadilan

• Mengamati dan mengungkapkan berbagai kasus ketidakadilan di tanah air. • Menjelaskan ketidakadilan dalam terang Kitab Suci. • Mengamati dan menjelaskan perjuangan menegakkan keadilan. • Mendiskusikan tentang pola pendekatan dalam menegakan keadilan bagi mereka yang tertindas. • Merumuskan tekad lewat puisi atau jenis tulisan lain.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

4

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XII (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 96 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
5.6. Memahami dan menjelaskan pentingnya memperjuangkan kejujuran.

INDIKATOR
• Menganalisis sebab akibat terjadinya Korupsi, Kolusi, Nepotisme di Indonesia. • Menjelaskan arti kejujuran. • Menjelaskan pesan teks Mat. 5 : 33 – 37 dalam kaitannya dengan kejujuran dan sumpah. • Menjelaskan pentinganya berkata dan berbuat jujur. • Menjelaskan upaya-upaya konkret dalam memperjuangkan kejujuran. • Menganalisis sebab akibat terjadinya rekayasa atau manipulasi dalam negara dan masyarakat. • Menjelaskan bentuk-bentuk rekayasa yang dilaksanakan di sekolah. • Menjelaskan arti Firman ke 8 (Kel. 20 : 16). • Menjelaskan arti kebenaran. • Menjelaskan sebab akibat terjadinya kebohongan. • Menjelaskan upaya-upaya untuk berani membela kebenaran seturut teladan Yesus.

MATERI PEMBELAJARAN
Memperjuangkan Kejujuran

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mensharingkan pengalaman ketidakjujuran dalam diri sendiri dan masyarakat. • Menjelaskan ketidakjujuran dalam terang Kitab Suci. • Menyebutkan usaha-usaha konkret memperjuangkan kejujuran.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI
2 • • • •

SUMBER BELAJAR
Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswaP AK SMA/SMK kls. XII (Komkat KWI)

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

5.7. Memahami dan menjelaskan tentang makna perjuangan kebenaran.

Memperjuangkan Kebenaran

• Mengamati dan menyebutkan berbagai kasus kebohongan, rekayasa dan manipulasi dalam masyarakat. • Menjelaskan arti kebohongan dalam terang Kitab Suci. • Mengekspresikan sikap-sikap sebagai Saksi Kebenaran lewat puisi, gambar, dll.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

4

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru PAK SMA/K kls. XII (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 97 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
5.8. Memahami dan menjelaskan usaha memperjuangkan perdamaian dan persaudaraan sejati di lingkungan.

INDIKATOR
• Menganalisis sebab akibat perang dan kerusuhan yang tak kunjung berhenti. • Menjelaskan makna damai berdasarkan Yoh. 20 : 19 – 23 dan GS art. 78 dan 88. • Menjelaskan usaha-usaha untuk memperjuangkan perdamaian dan persaudaraan sejati. • Menjelaskan hambatanhambatan dalam memperjuangkan perdamaian dan persaudaraan. • Menjelaskan tindakantindakan konkret memperjuangkan perdamaian dan persaudaraan sejati di lingkungannya. • Menjelaskan usaha-usaha para tokoh pejuang lingkungan hidup. • Menjelaskan usaha-usaha konkret untuk melestarikan lingkungan hidup di lingkungannya.

MATERI PEMBELAJARAN
Memperjuangkan Perdamaian dan Persaudaraan Sejati

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengamati dan menjelaskan berbagai pertikaian dan perang yang terjadi di dunia lewat media massa, dll. • Menjelaskan makna perdamaian dalam terang Kitab Suci. • Menyebutkan dan menceritakan perjuangan para tokoh perdamaian. • Menyusun doa untuk perdamaian dan persaudaraan sejati.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 • • • •

SUMBER BELAJAR
Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XII (Komkat KWI)

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

5.9. Memahami dan menjelaskan usahausaha dalam memperjuangkan lingkungan hidup yang serasi dan harmonis.

Memperjuangkan Lingkungan Hidup yang Serasi dan Harmonis

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

2

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XII (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 98 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
5.10.Memahami kemajemukan bangsa Indonesia.

INDIKATOR
• Menganalisis keuntungan dan kerugian dalam kemajemukan bangsa Indonesia. • Menjelaskan kisah Yesus bertemu dengan wanita Samaria (Yoh. 4 : 1 – 42). • Menjelaskan keanekaragaman suku dan agama yang ada di Indonesia. • Menjelaskan sikap hidup dalam masyarakat yang majemuk. • Menjelaskan perbuatan yang memperlihatkan penghargaan terhadap orang lain yang berbeda. • Menafsirkan kisah Menara Babel (Kej. 11 : 1 – 9) dan Kisah Pentakosta (Kis. 2 : 1 – 13). • Menganalisis sebab dan akibat terjadinya pemisahan antar kelompok (agama, ras, kedudukan, harta, status, dsb). • Menjelaskan usaha-usaha untuk membangun masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera. • Menjelaskan hambatanhambatan dalam membangun persatuan dan kesatuan. • Menjelaskan usaha-usaha untuk membangun masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera.

MATERI PEMBELAJARAN
Kemajemukan Bangsa Indonesia

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyebutkan keanekaragaman dan kesatuan bangsa Indonesia. • Mendiskusikan tantangan terhadap “Bhinneka Tunggal Ika”. • Menjelaskan keanekaragaman dan kesatuan suatu bangsa dalam terang iman Kristiani. • Penugasan.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 • • • •

SUMBER BELAJAR
Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XII (Komkat KWI)

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

5.11.Memahami dan menjelaskan upayaupaya membangun masyarakat yang dikehendaki Tuhan.

Membangun Masyarakat yang Dikehendaki Tuhan

• Mengamati dan mesharingkan situasi masyarakat kita. • Mendiskusikan situasi negeri kita dalam terang iman Kristiani. • Menjelaskan usaha-usaha yang harus dilakukan untuk membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

4

• • • •

Kitab Suci Cerita Dok. KV. II Buku Guru/siswa PAK SMA/SMK kls. XII (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 99 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA KATOLIK : XI/ 2 : Memahami makna firman Allah, ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah, sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari : 6. Kemasyarakatan : 20 x 45’ ALOKASI WAKTU TM PS PI
• Kitab Suci • Cerita • Dok. KV. II • Buku Guru /siswa PAK SMA/K kls. XII (Komkat KWI)

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR

6.1. Memahami peranannya sebagai warga negara.

• Menjelaskan makna ungkapan Aku Cinta Indonesiaku. • Menafsirkan arti dan makna Mat. 17 : 24 – 27. • Menjelaskan hak dan kewajiban warga negara. • Menjelaskan hal-hal yang membanggakan dan memprihatinkan sebagai bangsa Indonesia. • Menjelaskan upaya nyata yang disumbangkan bagi negara. • Menjelaskan tindakan-tindakan yang menunjukkan cinta akan tanah air.

Aku Cinta Indonesiaku

• Mendalami ungkapan cinta kepada bangsa dan negara Indonesia. • Mendalami hal-hal yang membanggakan dari bangsa dan negara Indonesia. • Mendalami rasa cinta kepada bangsa dan tanah air dalam terang ajaran iman Kristiani. • Mendalami tindakan-tindakan nyata sebagai ungkapan rasa cinta kepada bangsa dan tanah air. • Menyanyikan lagu atau mendeklamasikan puisi yang mengungkapkan cinta kepada bangsa dan tanah air.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

4

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 100 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

6.2. Memahami peranannya sebagai warga negara yang sadar hukum.

• Menganalisis sebab akibat terjadinya kasus-kasus pelanggaran hukum terutama oleh kaum muda. • Menjelaskan pentingnya hukum dalam hidup bersama. • Menjelaskan pentingnya melatih diri dan bertindak disiplin. • Menjelaskan pentingnya taat hukum secara sadar dan bertanggungjawab. • Menganalisis sebab akibat perkawinan yang dijodohkan orang tua. • Menjelaskan arti dan pentingnya pacaran dan pertunangan. • Menjelaskan apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan selama masa pacaran ataupun pertunangan. • Menjelaskan perlunya persiapan perkawinan melalui kursus perkawinan. • Menjelaskan hambatanhambatan selama masa persiapan perkawinan. • Menjelaskan arti dan makna perkawinan sebagai sakramen.

Menjadi Warga Negara yang Sadar Hukum

• Mendiskusikan tentang hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. • Menjelaskan arti tujuan dan fungsi hukum dalam suatu negara hukum. • Menjelaskan makna hukum dalam terang Kitab Suci. • Menginventaris usaha-usaha untuk mengembangkan mental dan sikap sadar hukum.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

4

• Kitab Suci • Cerita • Dok. KV. II • Buku Guru / siswa PAK SMA/SM K kls. XII (Komkat KWI) • Kitab Suci • Cerita • Dok. KV. II • KHK • Buku Guru PAK SMA/K kls. XII (Komkat KWI)

6.3. Memahami dan menjelaskan makna persiapan perkawinan sesuai iman Katolik.

Persiapan Perkawinan

• Menjelaskan arti , makna dan tujuan perkawinan. • Menjelaskan makna perkawinan sebagai sakramen. • Mendiskusikan berbagai tantangan dalam hidup perkawinan. • Mendiskusikan masalahmasalah dalam persiapan perkawinan.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 101 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

6.4. Memahami arti panggilan hidup berkeluarga Kristiani.

• Menganalisis sebab akibat keluarga retak dan keluarga harmonis. • Menafsirkan teks Ef. 5 : 22 – 23 dalam kaitannya dengan hidup berkeluarga. • Menjelaskan arti keluarga secara umum. • Menjelaskan arti keluarga kristiani sebagai Gereja kecil. • Menjelaskan masalah-masalah yang sering terjadi dalam kehidupan keluarga dan cara mengatasinya. • Menjelaskan usaha-usaha untuk membangun keluarga yang semakin harmonis. • Menjelaskan pandangan tentang kawin campur. • Menganalisis sebab akibat terjadinya kawin campur. • Menjelaskan pandangan Gereja Katolik tentang kawin campur. • Menjelaskan makna perkawinan campur sebagai berkat. • Menjelaskan pandangan kritis tentang kawin campur.

Panggilan Hidup Berkeluarga

• Mendeskripsikan arti cinta sebagai landasan untuk mengatasi bahaya keretakan dan kegagalan hidup berkeluarga. • Menjelaskan peranan komunikasi sebagai perekat hidup berkeluarga. • Menyebut dan menjelaskan tugas dan kewajiban dalam kehidupan berkeluarga. • Menjelaskan arti dan makna Keluarga Berencana (KB). • Menyusun doa bagi keluarga.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

2

• Kitab Suci • Cerita • Dok. KV. II • KHK • Buku Guru /siswa PAK SMA/SM K kls. XII (Komkat KWI)

6.5. Memahami berbagai pandangan tentang kawin campur

Kawin Campur

• Menjelaskan makna perkawinan campur dan sebab akibatnya. • Mendiskusikan sebab akibat perkawinan antara orang Katolik dan orang Islam. • Menjelaskan perkawinan konsekuensi campur beda Gereja.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

2

• Kitab Suci • Cerita • Dok. KV. II • KHK • Buku Guru /siswa PAK SMA/SM K kls. XII (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 102 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM
• • • • • Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

6.6. Memahami makna hidup selibater bagi kaum Biarawan/Biarawati.

• Menjelaskan cara hidup seorang biarawan atau biarawati / selibat. • Menjelaskan pesan teks Mat. 19 : 12, berkaitan dengan panggilan hidup selibat. • Menjelaskan arti panggilan khusus. • Menjelaskan cara-cara hidup selibat. • Menjelaskan usaha-usaha dalam memupuk dan memlihara panggilan hidup selibat. • Menjelaskan apa yang menjadi panggilan hidupnya. • Menceritakan kembali kisah hidup para santo/santa (St. Ignatius Loyola, St. Thonmas Aquinas, Fransiskus Asisi, dll) • Menafsirkan kisah “Pemuda yang kaya” dalam Mat. 19 : 16 – 26 dalam kaitannya dengan cita-cita dan karir. • Menjelaskan usaha-usaha untuk mewujudkan cita-cita sesuai kemapuan yang dimilikinya. • Menjelaskan makna dan tujuan hidup manusia.

Panggilan Hidup Membiara / Selibat

• Menjelaskan arti dan inti hidup membiara. • Mendeskripsikan makna kaulkaul. • Menjelaskan pentingnya biara atau komunitas.

2

• Kitab Suci • Cerita • KHK • Dok. KV. II • Buku Guru /siswa PAK SMA/SM K kls. XII (Komkat KWI)

6.7. Memahami cita-cita dan usaha-usahanya dalam mewujudkannya.

Cita-Cita dan Karir

• Menyadari dan menjelaskan makna suatu cita-cita. • Menyebutkan usaha-usaha mengembangkan pekerjaan dan karir. • Menyebutkan usaha meningkatkan karir dalam terang Kitab Suci.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

2

• Kitab Suci • Cerita • Dok. KV. II • Buku Guru/sis wa PAK SMA/SM K kls. XII (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 103 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

6.8. Memahami arti dan makna tujuan kerja.

• Menjelaskan arti kerja sebagai panggilan hidup dan partisipasi dalam karya penciptaan. • Menjelaskan jenis pekerjaan yang sesuai dengan cita-cita.

Kerja

• Mendiskusikan arti dan makna kerja. • Menjelaskan hubungan kerja dan istirahat. • Menjelaskan hubungan kerja dan doa.

• • • • •

Test tertulis Potofolio Analisa Observasi Unjuk karya.

2

• Kitab Suci • Cerita • Dok. KV. II • Buku Guru/sis wi PAK SMA/SM K kls. XII (Komkat KWI)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 104 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1.1 Menjelaskan Perkembangan Agama Hindu di India. •

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : X/1 : (Sejarah Agama Hindu) Memahami sejarah perkembangan agama Hindu di India dan Negara-negara lainnya. : 1. Sejarah Agama Hindu : 10 x 45 Menit KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Dialog/Tanya jawab tentang tahap-tahap perkembangan agama Hindu di India. • Dialog/Tanya jawab tentang kejadian sejarah agama Hindu di India. • Dialog/Tanya jawab tentang pengaruh agama Hindu di Negara lain. • Tes lisan • Tes tertulis • Tugas 2

INDIKATOR
Menyebutkan tahap-tahap perkembangan agama Hindu di India. Menguraikan fakta-fakta sejarah Agama Hindu di India.

MATERI PEMBELAJARAN
• Tahap-tahap perkembangan agama Hindu di India. • Kejadian sejarah agama Hindu di India.

PENILAIAN TM
• Tes lisan • Tes tertulis • Tugas 2

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Buku sejarah India. • Buku sejarah agama Hindu • Buku sejarah Indonesia • Buku sejarah agama Hindu. • Buku sejarah Indonesia.

1.2 Menjelaskan Perkembangan agama Hindu di Negara lain

• Menyebutkan perkembangan sejarah agama Hindu di Negara lain. • Menyebutkan fakta-fakta sejarah agama Hindu di Negara lain.

• Pengaruh agama Hindu di Negara lain. • Kejadian sejarah agama Hindu di Negara lain.

1.3 1.3 Mengambil Hikmah dari Perkembangan Agama Hindu di India dan Negara lain.

• Menggunakan pengalaman tentang sejarah agama Hindu untuk meningkatkan kebanggaan sbg penganut agama Hindu • Menunjukkan sebab-sebab kejayaan agama Hindu di India dan Negara lain.

• Sejarah kejayaan agama Hindu di India dan Negara lain.

• Diskusi/seminar kecil tentang kebanggaan menjadi Hindu menurut perspektif sejarah.

• Tes lisan • Tes tertulis • Tugas

2

• Buku sejarah Dunia. • Buku sejarah India.

1.4 Menunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan di Negara-negara lain. PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

• Mengidentifikasi bukti-bukti peninggalan sejarah di India dan Negara-negara lain

• Urutan kejadian sejarah agama Hindu di India dan Negara lain • Bukti-bukti peninggalan

• Presentasi/seminar kecil tentang bukti-bukti peninggalan sejarah agama Hindu dan Negara lain.

• Tes lisan • Tes tertulis • Tugas 4

• Buku sejarah India. • Buku sejarah Dunia.

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 105 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Memberi contoh /gambar bukti-bukti peninggalan sejarah agama Hindu di India dan Negara lain

MATERI PEMBELAJARAN
sejarah agama Hindu di India dan Negara lain

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
• Buku sejarah Indonesia • Buku sejarah agama Hindu

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 106 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1.1 Menjelaskan tipe-tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra.

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : X/1 : (Kepemimpinan) Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra. : 2. Kepemimpinan : 10 x 45 Menit KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Dialog/Tanya jawab tentang macam-macam kepemimpinan dan cirriciri karekteristik kepemimpinan menurut Niti Sastra.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Tes lisan • Tes tertulis • Tugas 2

INDIKATOR
• Menyebutkan macammacam tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra. • Menguraikan cirri-ciri karakteristik tipe-tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra. • Membandingkan antara tipe-tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra. • Merumuskan beberapa kelebihan dan kekurangan masing-masing tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra. • Mengidentifikasi konsepkonsep kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra. • Menyimpulkan kepemimpin an mana saja yang ideal menurut Niti Sastra.

MATERI PEMBELAJARAN
• Macam-macam tipe kepemimpin an menurut Niti Sastra.

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku Niti Sastra. • Buku Manawa Dharmasastra • Buku Mahabharata • Buku Ramayana

1.2. Mengdentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masingmasing tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra.

• Ciri-ciri Karakteristik tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra • Bentuk dan model kepemim pinan menurut Niti Sastra. • Kelebihan dan kekurangan tipe-tipe kepemimpinan menurut Niti sastra. • Konsep-konsep kepemimpinan menurut Niti Sastra. • Kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra.

• Dialog/Tanya jawab tentang bentuk dan model kepemimpinan, kelebihan dan kekurang an tipe-tipe kepemimpin an menurut Niti Sastra.

• Tes lisan • Tes tertulis • Tugas

2

• Buku kepemimpinan menurut Hindu • Buku Niti Sastra • Buku Mahabharata • Buku Ramayana

1.3 Merumuskan kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra.

• Diskusi/seminar kecil tentang kepemimpinan menurut Niti Sastra.

• Tes lisan • Tes tertulis • Tugas

2

• Buku kepemimpinan menurut Hindu • Buku Niti Sastra • Mahabharata • Buku Ramayana • Manawadharma sastra • Sarasamuscaya

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 107 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.4 Meneladani figure yang ideal dan mempraktekkan ajaran kepemimpinan menurut Niti Sastra •

INDIKATOR
Mengenal tokoh-tokoh Hindu yang mempraktekkan ajaran kepemimpinan menurut Niti sastra. Memilih figure pemimpin yang diidolakan untuk diikuti jejaknya.

MATERI PEMBELAJARAN
• Tokoh-tokoh Hindu yang mempraktekkan ajaran kepemimpinan Niti sastra. •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Tanya jawab /presen tasi tentang tokohtokoh Hindu yang mempraktekkan ajaran kepemimpinan Niti Sastra. Pemilihan figure pemimpin yang diidolakan

PENILAIAN
• Tes lisan • Tes tertulis • Tugas

ALOKASI WAKTU TM
4

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku kepemimpinan menurut Hindu • Buku Niti Sastra • Buku Mahabharata • Buku Ramayana

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 108 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1.1 Meguraikan pengertian dan Tujuan Persembahyangan

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : X/1 : (Yadnya) Memahami Tata Cara Persembahyangan. : 3. Yadnya : 8 x 45 Menit KEGIATAN PEMBELAJARAN • Dialog/Tanya jawab tentang pengertian, tujuan dan makna persembahyangan. ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM • Tes lisan • Tes tertulis 2 PS PI SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran agama Hindu X SMA

INDIKATOR • Menyebutkan pengertian dan tujuan persembahyangan. • Menjelaskan makna persembahyangan. • Mengingat kembali mantra-mantra sembahyang. • Mendemonstrasikan mantra-mantra sembahyang. • Melakukan kegiatan sembahyang dengan tata cara yang benar.

MATERI PEMBELAJARAN • Pengertian, tujuan dan makna persembahyangan

1.2. Melafalkan mantramantra sembahyang.

• Kutipan mantra-mantra sembahyang.

• Menuliskan kembali mantra-mantra sembahyang. • Melafalkan mantramantra sembahyang. • Melakukan praktek sembahyang.

• Tes lisan • Tugas

2

• Buku Persem bahyangan • Buku kramaning sembah

1.3 Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tatacara yang benar.

• Tata cara persembahyangan

• Tugas

2

2

• Buku doa sehari-hari menurut Hindu

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 109 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : X/1 : (Hari Suci) Memahami Perhitungan Hari-hari suci menurut Hindu. : 4. Hari Suci : 8 x 45 Menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM • Tes lisan • Tes tertulis • Tugas 4 PS PI SUMBER BELAJAR • Buku wariga • Kalender Hindu.

KOMPETENSI DASAR 1.1 Menentukan hari-hari suci menurut Hindu.

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Memahami cara mencari/memperhitungk an baik buruknya dewasya. • Menghitung dengan benar perhitungan harihari suci menurut Hindu.

• Mencari hari baik buruknya (Hala Ayuning) Dewasya. • Menghasilkan perhitungan hari-hari suci menurut Hindu.

• Wariga.

• Hari-hari suci.

1.2. Menunjukkan caracara menentukan harihari suci berdasarkan perhitungan Hindu (Wuku dan Srtiti)

• Mengunakan perhitungan hari-hari suci. • Menghitung baik buruknya dewasya.

• Wariga. • Hari-hari suci.

• Menerapkan cara menghitung hari-hari suci.

• Tes lisan • Tugas

4

• Buku wariga • Kalender Hindu.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 110 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : X/2 : (Susila) Memahami Sifat-sifat Triguna dan Dasamala. : 5. Susila : 14 x 45 Menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Tes lisan • Tes tertulis 2

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mengurainan pengertian Triguna dan Dasa Mala. • • • 1.2. Menjelaskan bagianbagian Triguna dan Dasamala. •

INDIKATOR
Menyebutkan pengertian dan bagian-bagian Triguna dan Dasa Mala. Menguraikan makna Triguna dan Dasa Mala. Membedakan bagianbagian Triguna dan Dasamala. Memberi contoh bagianbagian Triguna dan Dasamala. Menyebutkan tandatanda pengaruh Triguna dan Dasamala. Memberi alasan tentang pengaruh Triguna dan Dasamala terhadap kepribadian manusia. Menggolongkan prilaku yang dipengaruhi Triguna dan Dasamala. Menyajikan daftar/bagan prilaku yang dipengaruhi Triguna dan Dasamala

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian dan makna Triguna. • Pengertian dan makna Dasamala • Perbedaan bagian-bagian Triguna. • Perbedaan bagian-bagian dasamala.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Dialog/Tanya jawab tentang pengertian Triguna dan Dasamala

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku pelajaran X SMU

• Dialog/Tanya jawab tentang perbedaan bagian-bagian Triguna dan Dasamala dan contoh-contohnya. • Dialog/Tanya jawab tentang pengaruh Triguna dan Dasamala terhadap kepribadian manusia.

• Tes lisan • Tes tertulis

2

• Buku pelajaran X SMU • Bhagawadgita • Saracamuscaya • Manawa Dharmasastra • Buku pelajaran X SMU • Bhagawadgita • Saracamuscaya • Manawa Dharmasastra • Nara sumber • Buku bacaan agama Hindu • Bhagawadgita • Manawadharmas astra • Sarasamuscaya

• 1.3 Mengidentifikasi pengaruh Triguna dan Dasamala terhadap kepribadian manusia. •

• Pengaruh Triguna dan Dasamala terhadap kepribadian manusia.

• Tes lisan • Tes tertulis

4

1.4 Menunjukkan contohcontoh prilaku yang dipengaruhi Triguna dan Dasamala.

• •

• Pengaruh Triguna terhadap prilaku manusia. • Pengaruh Dasamala terhadap prilaku manusia. • Ajaran pengendalian diri.

• Dialog/Tanya jawab/seminar kecil tentang pengaruh Triguna dan Dasamala terhadap prilaku manusia.

• Tes lisan • Tes tertulis • Tugas

4

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 111 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.5 Melakukan Upaya-upaya untuk menghindari pengaruh Dasamala • •

INDIKATOR
Memahami ajaran pengendalian diri. Menerapkan ajaran pengendalian diri.

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Dialog/Tanya jawab/presentasi tentang ajaran pengendalian diri. Saran dan praktek melakukan Brata dan Upawasa pada hari-hari tertentu.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Tes pengamatan • Tes prilaku • Tes tertulis • Tugas 2

PS

PI
• • • • •

SUMBER BELAJAR
Nara sumber Buku Etika Pengendalian diri Tata Susila Intisari ajaran Hindu • Upadesa

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 112 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1.1 Meguraikan struktur dan hakekat tempat suci.

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : X/ 2 : (Tempat Suci) Memahami Struktur, hakekat dan pelestarian kesucian tempat suci. : 6. Tempat suci : 6 x 45 Menit KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Diskusi/dialog/Tanya jawab tentang struktur dan hakekat tempat suci.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Tes lisan • Tes tertulis 2

INDIKATOR
• • Menyebutkan struktur tempat suci. Menjelaskan hakekat tempat suci.

MATERI PEMBELAJARAN
• Struktur dan hakekat tempat suci.

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku pelajaran agama Hindu X SMA

1.2. Menambah struktur tempat suci menurut daerah setempat.

• •

Membuat sketsa susunan tempat suci menurut daerah setempat. Menjelaskan fungsi dan makna susunan tempat suci menurut daerah setempat.

• Bentuk dan jenis tempat suci menurut daerah setempat. • Fungsi dan makna bentuk dan jenis tempat suci menurut daerah setempat.

• Membuat gambar diskusi/dialog tentang bentuk, jenis, fungsi dan makna tempat suci menurut daerah setempat.

• Tes lisan • Tugas

2

• Gbr tempat suci menurut daerah di Indonesia dan India. • Buku pedoman membangun tempat suci.

1.3 Melakukan upaya-upaya melestarikan kesucian tempat suci.

• •

Menyebutkan isi bisama kesucian pura. Melaksanakan upayaupaya untuk melestarikan kesucian tempat suci

• Bisama kesucian pura. • Upaya-upaya melestarikan kesucian tempat suci.

• Diskusi/Tanya jawab tentang isi bisama kesucian pura dan upaya melestarikan kesucian tempat suci.

• Tes lisan • Tes tertulis

2

• Buku bacaan dan pelajaran SMU • Buku bisama PHDI • Majalah Hindu

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 113 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : X/2 : (Sraddha) Memahami Atman sebagai sumber hidup. : 7. Sraddha : 8 x 45 Menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI
• Buku Panca Sraddha • Bhagawadgita • Upadesa • Buku pelajaran SMU X • Buku Panca Sraddha • Bhagawadgita • Upadesa • Buku pelajaran SMU X • Buku Upanisad Utama • Bhagawadgita • Brahma Sutra • Tes tertulis 2

KOMPETENSI DASAR
1.1 Menjelaskan pengertian dan fungsi Atman. • •

INDIKATOR
Menyebutkan pengertian dan fungsi Atman. Menguraikan hakekat Atman.

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian, fungsi dan hakekat Atman.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Dialog/Tanya jawab tentang pengertian, fungsi dan hakekat Atman.

SUMBER BELAJAR

1.2. Menguraikan sifat-sifat Atman.

• •

Membedakan antara badan dan Atman. Menjelaskan sifat-sifat Atman.

• Sifat-sifat Atman

• Dialog/Tanya jawab tentang sifat-sifat Atman.

• Tes lisan • Tes tertulis • Tugas

2

1.3 Menjelaskan hubungan Atman dengan Brahman

• •

Menghubungkan sifatsifat Atman dengan sifatsifat Brahman. Menguraikan prinsipprinsip dasar hubungaman Atman dengan Brahman.

• •

Sifat-sifat Brahman Prinsip dasar hubungan Atman dengan Brahman

• Dialog/Tanya jawab tentang hubungan Atman dengan Brahman.

• Tes tertulis 4

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 114 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XI/1 : (Sraddha) Memahami Hukum Karma dan Punarbhawa. : 8. Sraddha : 8 x 45 Menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Tes tertulis 2

KOMPETENSI DASAR
1.1 Menjelaskan pengertian Hukum Karma dan Punarbhawa •

INDIKATOR
Menyebutkan pengerttian Hukum Karma dan Punarbhawa. • Menguraikan hakekat Hukum Karma dan Punarbhawa. • • Menyebutkan bagianbagian Hukum Karma Menguraikan masingmasing bagian Hukum Karma. Menyebutkan prinsip prinsip dasar Hukum Karma dan Punarbhawa. Menguraikan hubungan Hukum Karma dengan Punarbhawa.

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian dan Hakekat Hukum Karma dan Punarbhawa.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Dialog/Tanya jawab tentang pengertian, Hukum Karma dan Punarbhawa.

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku Hukum Karma dan Reinkarnasi • Bhagawadgita • Sarasamuscaya • Buku Panca Sraddha • Bhagawadgita • Upadesa • Dasar-dasar agama Hindu • Buku Panca Sraddha • Bhagawadgita • Upadesa • Dasar-dasar agama Hindu • Hukum Karma dan Reinkarnasi • Buku Panca Sraddha • Intisari Ajaran Agama Hindu • Buku Mahabharata • Buku Ramayana • Buku Pelajaran Agama Hindu SMU X

1.2. Menjelaskan bagianbagian Hukum Karma

• Uraian bagian-bagian Hukum Karma

• Dialog/Tanya jawab tentang Bagian-bagian Hukum Karma.

• Tes tertulis

2

1.3 Menjelaskan hubungan Hukum Karma dengan Punarbhawa

• •

• Prinsip-prinsip dasar hukum Karma dan Punarbhawa • Hubungan antara Hukum Karma dan Punarbhawa

• Dialog/Tanya jawab tentang hubungan Hukum Karma dengan Punarbhawa

• Tes tertulis

2

• 1.4 Menunjukkan contohcontoh Hukum Karma Pala dan Punarbhawa •

Menceriterakan kisah tentang Hukum Karma dan Punarbhawa dalam Kitab Ithiasa dan Purana. Menceriterakan Kisah Hukum Karma dan Punarbhawa yang dialami orang-orang tertentu pada saat ini.

• Ceritera Hukum Karma dan Punarbhawa dalam Kitab Ithiasa dan Purana. • Kesaksian tentang Hukum Karma dan Punarbhawa yang dialami orang tertentu saat ini.

• Diskusi/seminar kecil tentang ceritera Hukum Karma dan Punarbhawa dalam Kitab Purana dan kesaksian orang-orang tertentu pada saat ini.

• Tes tertulis

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 115 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1.1 Menguraikan proses terciptanya Bhuana Agung dan Bhuana Alit.

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XI/1 : (Alam Semesta) Memahami Proses Penciptaan dan Pralaya Alam Semesta.KODE KOMPETENSI: : 9. Alam Semesta : 8 x 45 Menit INDIKATOR • Mengidentifikasi Unsur-unsur Bhuana Agung dan Bhuana Alit. • Menjelaskan proses evolusi Bhuana Agung dan Bhuana Alit. • Mengumpulkan / menemukan sloka dan mitologi yang berkaitan dengan penciptaan Bhuana Agung dan Bhuana Alit. • Memahami isi sloka dan mitologi Bhuana Agung dan Bhuana Alit • Menyebutkan factorfaktor penyebab terjadinya pralaya • Menyebutkan Proses Pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit MATERI PEMBELAJARAN • Unsur Bhuana Agung dan Bhuana Alit. • Proses evolusi Bhuana Agung dan Bhuana Alit. • Sloka tentang penciptaan Bhuana Agung dan Bhuana Alit. • Mitologi tentang penciptaan Bhuana Agung dan Bhuana Alit. KEGIATAN PEMBELAJARAN • Dialog/Tanya jawab tentang proses terciptanya Bhuana Agung dan Bhuana Alit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM • Tes tertulis 2 PS PI SUMBER BELAJAR • Kitab Brahmanda Purana • Upadesa • Bhuana Kosa

1.2. Menunjukkan Sloka dan Mitologi yang berkaitan dengan penciptaan Bhuana Agung dan Bhuana Alit.

• Sebab-sebab terjadinya Pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit

• Dialog/Tanya jawab /Presentasi tentang tugas kutipan sloka dan mitologi penciptaan Bhuana Agung dan Bhuana Alit.

• Tes pengamata n. • Tes penampilan . • Penugasan

4

1.3 Menjelaskan proses Pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit.

• Dialog/Tanya jawab tentang sebab-sebab Pralaya dan Proses Pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit.

• Tes tertulis

2

• Kitab Brahmana Purana • Bhuana Kosa • Upadesa

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 116 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XI/ 1 : (Kepemimpinan) Mamahami Hakekat Kepemimpinan Hindu. : 10. Kepemimpinan : 8 x 45 Menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Tes tertulis 4

KOMPETENSI DASAR
1.1 Menguraikan kepemimpinan menurut ajaran Hindu seperti Panca Dasa Pramiteng Prabu Sad Warnaning Raja Niti, Panca Upaya Sandi dan Nawa Natya. •

INDIKATOR
Menyebutkan pengertian, tujuan dan fungsi Kepemimpinan menurut agama Hindu. Menjelaskan ajaran kepemimpinan Hindu seperti Panca Dasa Pramiteng Prabu, Sad Warnaning Raja Niti, Panca Upaya Sandi dan nawa natya.

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian, tujuan dan fungsi kepemimpinan menurut Hindu. • Ajaran kepemimpinan Hindu Panca Dasa Pramiteng Prabu, Sad Warnaning Raja Niti, Panca Upaya Sandi dan nawa natya. • Sifat-sifat Kepemimpinan Hindu. •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Dialog/Tanya jawab tentang Ajaran kepemimpinan Hindu Panca Dasa Pramiteng Prabu, Sad Warnaning Raja Niti, Panca Upaya Sandi dan nawa natya.

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku Niti Sastra • Kepemimpinan Hindu

1.2. Meneladani sifat-sifat kepemimpinan Hindu.

• •

Memahami sifat-sifat kepemimpinan Hindu. Melaksanakan sifat-sifat kepemimpinan Hindu.

• Dialog/Tanya jawab tentang Sifat-sifat kepemimpinan Hindu.

• Tes tertulis

4

• Buku Niti sastra • Kepemimpinan Hindu

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 117 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XI/ 1 : (Budaya) Mamahami Nialai-nilai Budaya dalam Dharma Gita. : 11. Budaya : 10 x 45 Menit ALOKASI WAKTU TM
• Tes tertulis • Tes lisan • Tugas individu 2

KOMPETENSI DASAR
1.1 Menguraikan Nilai-nilai kebenaran, estetika dan etika moral dalam Dharma Gita. •

INDIKATOR
Mengidentifikasi nilainilai kebenaran, estetika dan etika moral dalam Dharma Gita. Menjelaskan nilai-nilai kebenaran, estetika dan etika moral dalam Dharma Gita.

MATERI PEMBELAJARAN
• Nilai Kebenaran, estetika dan etika moral dalam Dharma Gita. •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan nilai-nilai kebenaran, estetika dan etika moral dalam Dharma Gita. Dialog/Tanya jawab tentang nilai-nilai kebenaran, estetika dan etika moral dalam Dharma Gita.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Buku Dharma Gita

1.2. Menunjukkan contohcontoh nilai kebenaran, estetika dan etika moral dalam Dharma Gita.

Menyebutkan contoh nilai kebenaran, estetika dan etika moral dalam Dharma Gita. Mengaplikasikan nilainilai kebenaran, est etika dan etika moral yang ada kedalam kegiatan keagamaan Dharma Gita.

• Contoh-contoh nilai kebenaran, estetika dan etika moral dalam Dharma Gita.

• Mendiskusikan beberapa kidung/kekawin untuk mencari nilai kebenaran, estetika dan etika moral. • Mengidetifikasi beberapa nilai yang terkandung dalam Dharma Gita.

4 • Tes tertulis • Tes lisan

• Buku Kidung • Buku Kekawin Ramayana dan Mahabharata

1.3. Menyanyikan Dharma Gita yang mengandung nilai-nilai budaya

Mengetahui aturanaturan guru lagu dalam kidung dan Palawakya. Mendemonstrasikan nyayian-nyanyian dalam Dharma Gita

• Kidung, Panca Yadnya • Kekawin Ramayana dan Mahabharata

• Melatih salah satu kidung Panca Yadnya dan Palawakya. • Menyanyikan beberapa kidung Panca Yadnya dan Palawakya.

• Demons trasi • Unjuk Kerja

4

Kaset Kidung Buku Panduan Dharma Gita • BukuBhagawad gita

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 118 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1.1 Menguraikan Hakekat dan Tujuan Yadnya.

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XI/2 : (Yadnya) Mamahami Pelaksanaan yadnya dalam Kehidupan. : 12. Yadnya : 14 x 45 Menit KEGIATAN PEMBELAJARAN
• • Menjelaskan hakekat dan tujuan yadnya. Dialog/Tanya jawab/mendiskusikan hakekat dan tujuan yadnya. Melaksanakan Upacara Yadnya disekolah. Menjelaskan bentukbentuk pelaksanaan yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat. Melaksanakan yadnya dalam kehidupan nyata baik disekolah dan dimasyarakat pd harihari purnama tilem. Membuat sarana upakara yadnya sebagai bukti rasa bhakti pada Tuhan. Memahami hakekat pelaksanaan Yadnya

INDIKATOR
• • • Menjelaskan hakekat dan tujuan yadnya. Menyebutkan hakekat dan tujuan yadnya. Melaksanakan Pelaksanaan Yadnya

MATERI PEMBELAJARAN
• Hakekat Yadnya. • Tujuan Yadnya.

PENILAIAN
• Tes tertulis • Tes lisan • Tugas Individu

ALOKASI WAKTU TM
4

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Buku Yadnya

• • bentuk-bentuk pelaksanaan yadnya dalam kehidupan nyata. •

1.2. Menyebutkan bentukbentuk pelaksanaan yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat.

Menjelaskan bentukbentuk pelaksanaan yadnya dalam kehidupan nyata . Melaksanakan bentukbentuk pelaksanaan yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat.

• Tes tertulis • Tes Praktik

4

2

• Lingkungan Alam sekitar • Tempat Suci • Buku Yadnya • Sarana Upakara

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 119 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.3 Mengaplikasikan nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat. •

INDIKATOR
Melaksanakan nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat. Mengimplementasikan nilai nilai yadnya dalam keluarga dan hidup bermasyarakat.

MATERI PEMBELAJARAN
• Nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengamati gambar pelaksanaan yadnya. • Membuat pertanyaan dan jawaban berdasarkan gambar. • Merumuskan dan mengidetifikasi nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat. • Menyimpulkan nilai-nilai yang terkandung dalam yadnya.

PENILAIAN
• Tes Tertulis • Tes Lisan

ALOKASI WAKTU TM
2

PS
2

PI
• • • •

SUMBER BELAJAR
Lingkungan Alam sekitar Buku Yadnya Koran Majalah

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 120 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN /Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XI/2 : (Susila) Mamahami Ajaran Tat Twam Asi Sebagai landasan Etika dan Moral. : 13. Susila : 8 x 45 Menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN
TM PS PI

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

SUMBER BELAJAR

1.1 Menjelaskan Pengertian Tat Twam Asi.

• Menyebutkan pengertian Tatwamasi • Menguraikan pengertian Tat Twam Asi.

• Pengertian Tat Twam Asi.

• Menjelaskan pengertian Tat Twam Asi. • Melakukan/Tanya jawab tentang Tat Twam Asi. • Mendiskusikan Sloka sloka yang terkait dengan Tat Twam Asi. • Mengamati gambar yang terkait dengan ajaran Tat Twam Asi. • Mendiskusikan gambar yang terkait dengan ajaran Tat Twam Asi. • Merumuskan hakekat ajaran Tat Twam Asi.

• Tes tertulis • Tes lisan • Penugasan

2

• Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Candogya Upanisad

1.2. Menunjukkan prilaku sebagai implementasi ajaran Tat Twam Asi.

• Pada semua orang berprilaku baik sesuai dengan ajaran Tatwamasi. • Melakukan ajaran Tat Twam Asi

• bentuk-bentuk prilaku ajaran Tat Twam Asi.

• Tes tertulis • Tes lisan

6

• Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Gambar

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 121 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN /Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XI/2 : (Kitab Suci) Mamahami Pokok-pokok Ajaran Veda. : 14. Kitab Suci : 8 x 45 Menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 1.1 Menguraikan isi pokok Veda Sruti dan Smerti

INDIKATOR • Menjelaskan isi pokok Veda Sruti dan Smerti • Menyebutkan isi pokok Veda Sruti dan Smerti

MATERI PEMBELAJARAN • Veda Sruti. • Veda Smerti

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Menjelaskan isi pokok Veda Sruti dan Veda Smerti • Merangkum isi pokok Veda Sruti dan Veda Smerti • Menggambarkan isi pokok Veda Sruti dan Veda Smerti kedalam lembar kerja • Membuat bagan isi pokok veda sruti dan Veda Smerti. • Memaknai Isi pokok veda sruti dan Veda Smerti. • Menyimpulkan Isi pokok veda sruti dan Veda Smerti.

PENILAIAN • Tes tertulis • Tes lisan

TM 4

PS

PI

SUMBER BELAJAR • Veda Sruti • Veda Smerti

1.2. Menjelaskan makna isi pokok veda sruti dan Veda Smerti.

• Menyebutkan isi pokok veda sruti dan Veda Smerti. • Menggambarkan isi pokok veda sruti dan Veda Smerti.

• Isi pokok veda sruti dan Veda Smerti.

• Tes tertulis • Tes Praktik

4

• Buku Pelajaran • Buku Bacaan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 122 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN /Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XII/1 : (Sraddha) Mamahami Ajaran Moksa sebagai Tujuan tertinggi. : 15. Sraddha : 14 x 45 Menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 1.1 Menjelaskan pengertian moksa.

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Menjelaskan pengertian moksa. • Merumuskan pengertian moksa • Menyimpulkan pengertian moksa . • Mengamati gambar tentang orang moksa. • Mendiskusikan tentang gambar moksa • Mendiskrepsikan gambar yang terkait pada tingkatan moksa

PENILAIAN TM • Tes tertulis • Tes lisan 2 PS PI

SUMBER BELAJAR • Buku Bacaan • Buku Pelajaran

• Menyebutkan pengertian moksa. • Menguraikan pengertian moksa.

• Pengertian moksa

1.2 Menguraikan tingkatan moksa

• Menggambarkan tingkatan-tingkatan moksa. • Menyusun bagan tingkatan-tingkatan moksa

• Tingkatan moksa

• Tes tertulis • Tes lisan

4

• Bhagawadgita • Buku bacaan • Buku pelajaran

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 123 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

1.3. Melakukan Upaya pencapaian moksa.

• Melaksanakan upaya pencapaian moksa • Disiplin diri dalam upaya pencapaian moksa.

• Upaya-upaya pencapaian moksa.

• Menyebutkan beberapa upaya pencapaian moksa. • Mendiskusikan/Tanya jawab tentang upaya pencapaian moksa. • Melatih dasar-dasar disiplin diri dalam upaya pencapaian moksa

• Tes tertulis • Tes lisan

4

4

• Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Buku mahabharata

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 124 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN /Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1.1 Menguraikan Jenis-jenis Seni Keagamaan (Sakral dan Profan)

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XII/1 : (Budaya) Mamahami Seni Keagamaan Hindu. : 16. Budaya : 10 x 45 Menit KEGIATAN PEMBELAJARAN
• • • Menjelaskan Jenisjenis seni keagamaan (Sakral dan Profan) Mengidentifikasi Jenisjenis seni keagamaan (Sakral dan Profan) Menyimpulkan Jenisjenis seni keagamaan (Sakral dan Profan)

INDIKATOR
• •

MATERI PEMBELAJARAN
• Jenis-jenis seni keagamaan (Sakral dan Profan)

PENILAIAN
• Tes tertulis • Tes lisan

ALOKASI WAKTU TM
2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Buku seni sakral

Mengetahui Jenis-jenis seni keagamaan (Sakral dan Profan) Menyebutkan Jenis-jenis seni keagamaan (Sakral dan Profan)

1.2. Menguraikan tujuan dan makna seni keagamaan (Sakral dan Profan).

Menjelaskan Tujuan dan makna Jenis-jenis seni keagamaan (Sakral dan Profan). Merumuskan Tujuan dan makna Jenis-jenis seni keagamaan (Sakral dan Profan).

Tujuan dan makna seni keagamaan (Sakral dan Profan).

Mendiskripsipan gambar seni keagamaan (Sakral dan Profan).

• Tes tertulis • Tes lisan

2

2

• • • • • •

Buku Pelajaran Buku Bacaan Gambar Kaset Gamelan Pakaian tari

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 125 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.3 Menguraikan manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian. •

INDIKATOR
Mengetahui manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian. Menjelaskan manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian.

MATERI PEMBELAJARAN
• manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian. •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Tanya jawab mengenai seni keaga maan Hiindu sesuai kondisi setempat. Mempraktekkan dan memperagakan seni keagamaan Hiindu sesuai kondisi setempat. Melatih seni keagamaan.

PENILAIAN
• Tes tertulis • Tes Praktik

ALOKASI WAKTU TM
2

PS

PI

SUMBER BELAJAR

1.4 Melatih diri untuk memperagakan seni keagamaan hindu sesuai kondisi setempat.

• Menarikan seni keagamaan hindu sesuai kondisi setempat. • Memperagakan seni keagamaan hindu sesuai kondisi setempat.

• Tata cara memperagakan seni keagamaan

• Mengidentifikasi makna seni keagamaan (Sakral dan Profan). • Menyimpulkan makna seni keagamaan. • Mendiskusikan seni keagamaan hindu sesuai kondisi setempat

• Tes tertulis • Tes lisan

2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 126 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN /Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XII/1 : (Susila) Mamahami Catur Warna, Catur Asrama dan Catur Purusartha. : 17. Susila : 14 x 45 Menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM • Tes tertulis • Tes lisan 4 PS PI

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

SUMBER BELAJAR

1.1 Menjelaskan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna, Catur Asrama dan Catur Purusartha.

• Menguraikan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna, Catur Asrama dan Catur Purusartha. • Menyebutkan bagianbagian Catur Warna, Catur Asrama dan Catur Purusartha. • Membedakan bagianbagian Catur Warna, Catur Asrama dan Catur Purusartha. • Menguraikan hubungan antara Catur Warna dan Catur Asrama. • Menganalisis hubungan antara Catur Warna dan Catur Asrama. • Mengetahui hubungan antara Catur Warna dan Catur Asrama.

• Catur Warna, Catur Asrama dan Catur Purusartha.

• Menjelaskan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna, Catur Asrama dan Catur Purusartha. • Tanya jawab tentang ajaran Catur Warna, Catur Asrama dan Catur Purusartha. • Diskusi tentang ajaran Catur Warna, Catur Asrama dan Catur Purusartha. • Menggambarkan hubungan antara Catur Warna dan Catur Asrama. • Mendiskripsikan hubungan Catur Warna dengan Catur Asrama.

• Buku Pelajaran • Buku Bacaan

1.2. Menjelaskan hubungan antara Catur Warna dan Catur Asrama.

• Hubungan antara Catur Warna dan Catur Asrama.

• Tes tertulis • Tes lisan

4

• Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Gambar

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 127 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR 1.3 Menjelaskan hubungan antara Catur Asrama dengan Catur purusartha.

INDIKATOR • Menguraikan hubungan antara Catur asrama dan Catur Purusartha. • Menganalisis hubungan antara Catur Asrama dan Catur Purusartha. • Mengetahui hubungan antara Catur Asrama dan Catur Purusartha • Mengklasifikasikan contoh Catur Warna dan Catur Asrama dalam masyarakat Hindu. • Mendiskripsikan Catur Warna dan Catur Asrama dalam masyarakat Hindu. • Mengaplikasikan ajaran Catur Warna dan Catur Purusartha.

MATERI PEMBELAJARAN • Hubungan antara Catur Asrama dan Catur Purusartha.

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Menjelaskan hubungan antara Catur Warna dan Catur Asrama. • Mediskusikan tentang hubungan antara Catur Warna dan Catur Asrama. • Menggali hubungan antara Catur Warnadan Catur Asrama. • Mengisi tabel yang terkait dalam contohcontoh Catur Warna dan Catur Asrama. • Tanya jawab dan diskusi tentang tabel yang telah diisi. • Membuat contohcontoh ceritera dalam bentuk abstraksi yang terkait pada Catur Warna dan Catur Asrama. • Menyimpulkan hakekat ajaran Catur Warna dan Catur Purusartha.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM • Tes tertulis • Tes lisan 2 PS PI

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • Buku bacaan

1.4 Menunjukkan contohcontoh Catur Warna dan Catur Asrama dalam masyarakat Hindu.

• Contoh-contoh Catur Warna dan Catur Purusartha dalam masyarakat Hindu.

• Tes tertulis • Tes lisan

4

• Buku pelajaran • Buku bacaan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 128 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN /Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1.1 Menguraikan pengertian, tujuan dan hakekat Wiwaha.

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XII/2 : (Yadnya) Mamahami Perkawinan Menurut Hindu (Wiwaha). : 18. Yadnya : 14 x 45 Menit KEGIATAN PEMBELAJARAN • Tanya jawab tentang pengertian, tujuan dan hakekat Wiwaha. • Diskusi tentang hakekat Wiwaha • Mempresentasikan hakekat wiwaha. • Diskusi tentang sistim dan pelaksanaan Wiwaha. • Menjelaskan sistim dan pelaksanaan Wiwaha. • Tanya jawab tentang sistim pelaksanaan wiwaha. ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM • Tes tertulis • Tes lisan 4 PS PI SUMBER BELAJAR • Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Juknis tentang wiwaha

INDIKATOR • Menjelaskan pengertian, tujuan dan hakekat Wiwaha. • Membedakan antara tujuan dan hakekat Wiwaha.

MATERI PEMBELAJARAN • engertian Wiwaha. • Hakekat dan tujuan Wiwaha.

1.2. Menjelaskan sistim dan pelaksanaan Wiwaha.

• Mengetahui sistim dan pelaksanaan Wiwaha • Menyebutkan sistim dan pelaksanaan Wiwaha.

• Sistim Pelaksanaan Wiwaha.

• Tes tertulis • Tes lisan

4

• Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Buku wiwaha

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 129 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR 1.3. Menguraikan syaratsyarat perkawinan menurut Hindu.

INDIKATOR • Menyebutkan syaratsyarat perkawinan menurut Hindu. • Merumuskan syaratsyarat perkawinan menurut Hindu.

MATERI PEMBELAJARAN • Syarat-syarat perkawinan menurut Hindu.

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Merumuskan syaratsyarat perkawinan menurut Hindu. • Mendiskusikan tentang syarat perkawinan menurut Hindu. • Mempresentasikan tentang syarat perkawinan menurut Hindu. • Mengamati gambar perkawinan menurut Hindu. • Merumuskan hakekat dan sistim perkawinan menurut Hindu. • Menganalisis gambar perkawinan menurut Hindu. • Mempresentasikan hasil rumusan sistim perkawinan Hindu

PENILAIAN • Tes tertulis • Tes Praktik

ALOKASI WAKTU TM 2 PS PI

SUMBER BELAJAR • Buku Bacaan • Buku pelajaran

1.4 Menunjukan contohcontoh sistim perkawinan menurut Hindu.

• Mengetahui contoh sistim perkawinan menurut Hindu. • Menceriterakan contoh sistim perkawinan menurut Hindu. • Menyebutkan contoh sistim perkawinan

• Contoh-contoh sistim perkawinan menurut Hindu.

• Tes tertulis • Tes lisan

4

• Buku Bacaan • Buku pelajaran

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 130 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN /Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1.1 Menjelaskan pengertian hukum Hindu.

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA HINDU : XII/2 : (Kitab Suci) Mamahami Weda Sebagai Sumber Hukum Hindu. : 19. Kitab Suci :12 x 45 Menit KEGIATAN PEMBELAJARAN
• • • • Menjelaskan tentang pengertian Hukum Hindu. Tanya jawab tentang Hukum Hindu. Mendiskusikan tentang Hukum Hindu. Menyimpulkan tentang Hukum Hindu.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Tes tertulis • Tes lisan • Tugas mandiri 4

INDIKATOR
• •

MATERI PEMBELAJARAN
• pengertian Hukum Hindu.

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Buku Manawa Dharmasastra

Menyebutkan pengertian Hukum Hindu. Menguraikan pengertian Hukum Hindu.

1.2. Menguraikan sumbersumber Hukum Hindu.

• •

Mengetahui sumbersumber Hukum Hindu. Menyebutkan sumbersumber Hukum Hindu.

• Sumber-sumber Hukum Hindu.

• •

Mengumpulkan sloka tentang Hukum Hindu. Menyimak dan memaknai sloka yang berkaitan dengan Hukum Hindu Merumuskan sumbersumber Hukum Hindu.

• Tes tertulis • Tes lisan

4

• Buku Pelajaran • Buku Bacaan • Buku Manawa Dharmasastra

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 131 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.3 Melakukan upaya mentaati hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum Nasional. •

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
• Upaya-upaya mentaati Hukum Hindu. • • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengajak siswa untuk taat pada Hukum Hindu. Menjelaskan upayaupaya dalam mentaati hukum Hindu. Melaksanakan upaya dalam mentaati hukum Hindu melalui ramah lingkungan.

PENILAIAN
• Tes tertulis • Tes lisan

ALOKASI WAKTU TM
4

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Buku Bacaan • Buku Pelajaran

Melaksanakan taat hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum Nasional. Disiplin terhadap hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum Nasional.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 132 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR : : : : : : SMK Negeri 4 Malang AGAMA BUDDHA X/1 Mengungkapkan Buddha Dharma sebagai salah satu agama 1. Saddha 6 x 45 menit INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN
Buddha Dhamma seba gai salah satu agama • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI
• •

SUMBER BELAJAR
Buku Agamaagama di Dunia Buku paket

1.1 Merumuskan peranan macam-macam agama dalam kehidupan dan ruang lingkup agama

• Mendefinisikan arti kata agama • Menjelaskan pengertian agama secara etimologis • Menjelaskan arti agama secara terminologis • Menjelaskan pengertian Buddha Dhamma sebagai salah satu agama • Merumuskan peranan agamaagama • Mengenal agama-agama besar di Indonesia • Merumuskan kerukunan hidup umat beragama • • • • •

• •

Menjelaskan pengertian agama Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang berbagai persoalan aktual berkaitan dengan agama Memberikan tugas kepada siswa sesuai materi Melakukan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes lisan

1

1.2 Menjelaskan pluralisme, inklusivisme, toleransi dan tujuan hidup menurut agama Buddha

Menjelaskan pengertian pluralisme, inklusivisme dan toleransi Membedakan antara pluralisme dengan inklusivisme Menjelaskan tujuan hidup menurut agama Buddha Menjelaskan manfaat hidup bertoleransi Menyebutkan contoh-contoh toleransi dalam kitab suci Tipitaka

Pluralisme, inklusivisme, dan toleransi umat beragama

• •

Menjelaskan pengertian pluralisme, inklusivisme dan toleransi Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang persoalan yang terjadi di masyarakat yang berkenaan dengan pluralisme, inklusivisme dan toleransi Mengadakan kunjungan ke tempat-tempat ibadah dan tokohtokoh agama

• Tes tertulis • Tes Lisan • Wawancara

3

• • • •

Buku tentang Pluralisme dan Inklusivisme Buku paket Tempat ibadah VCD

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 133 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Pengertian dan ciri khas agama Buddha • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya Jilid 1

1.3 Menjelaskan pengertian dan ciri khas agama Buddha

• • •

Menjelaskan pengertian agama Buddha Menjelaskan nilai-nilai agama Buddha Menyebutkan ciri khas agama Buddha

Menjelaskan pengertian agama Buddha dan ciri khas agama Buddha Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang manfaat dari mengetahui ciri khas agama Buddha Mempraktikkan nilai-nilai agama Buddha sebagai latihan moralitas

• Tes tertulis • Tes Lisan

2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 134 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : X/1 : Kemampuan memahami makna beriman kepada Tuhan : 2. Saddha : 8 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI 1
• •

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Keyakinan menurut agama Buddha

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Sang Buddha dan Ajaran-ajarannya I

1.1 Merumuskan dasardasar keyakinan dan cara mengembangkannya

• Menjelaskan pengertian keyakinan menurut agama Buddha • Menyebutkan dasar-dasar keyakinan agama Buddha • Menjelaskan cara mengembangkan keyakinan dalam agama Buddha

• Menjelaskan pengertian keyakinan menurut agama Buddha • Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang dasar-dasar keyakinan dan cara pengembangannya • Menjelaskan manfaat memiliki keyakinan yang kuat • Menjelaskan pengertian hukum niyama. • Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang pengertian niyama dan cara memahami pengertian niyama • Menyebutkan manfaat memiliki pengertian hukum niyama.

• Tes tertulis • Tes Lisan

1.2 Mendeskripsikan hukum-hukum universal (Niyama) yang mengatur alam semesta

• Menjelaskan pengertian hukum niyama • Menyebutkan macam-macam niyama • Menjelaskan manfaat mengetahui hukum niyama

Hukum Niyama (Hukum-hukum Universal)

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tugas

2

• •

Buku paket Buku Sang Buddha dan Ajaran-ajarannya jilid 1

1.3 Mendeskripsikan pokok-pokok keyakinan dalam agama Buddha

• Menyebutkan pokok-pokok keyakinan agama Buddha • Menyebutkan pokok-pokok keyakinan agama Buddha • Menguraikan pokok-pokok keyakinan agama Buddha

Pokok-pokok keyakinan agama Buddha

• •

Menyebutkan isi pokok-pokok keyakinan agama Buddha Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang pengertian pokok-pokok keyakinan agama Buddha Melakukan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan

2

• •

Buku paket Buku Pokokpokok Dasar Agama Buddha

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 135 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Ketuhanan Yang Maha Esa dalam agama Buddha • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 3
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Agama Buddha

1.4 Menjelaskan manifestasi keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

• Menjelaskan fungsi keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa • Menyebutkan sifat-sifat ketuhanan dalam dirinya sebagai wujud manusia berketuhanan • Menjelaskan bahwa keyakinan terhadap Tuhan juga termasuk keyakinan terhadap kebenaran mutlak

• • •

Melaksanakan studi kepustakaan tentang manifestasi Tuhan Yang Maha Esa Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang berbagai persoalan aktual mengenai Ketuhanan Yang Maha Esa Membandingkan Ketuhanan Yang Maha Esa dengan agama lain Melaksanakan penugasan sesuai materi terkait Melakukan evaluasi dan tindak lanjut.

• Tes tertulis • Tes Lisan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 136 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : X/ 2 : Mengungkapkan kitab suci sebagai pedoman hidup : 3. Tipitaka : 8 x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mendeskripsikan proses pelestarian Dhamma dan Vinaya

INDIKATOR
• Menjelaskan cara-cara untuk melestarikan Dhamma dan Vinaya • Menceritakan sejarah dasardasar pelestarian Dhamma dan Vinaya • Menyebutkan perilaku yang dapat melestarikan Dhamma dan Vinaya • Menjelaskan manfaat melaksanakan Dhamma dan Vinaya dengan baik • Menceritakan sejarah penulisan kitab Suci Tipitaka • Menceritakan sejarah konsili pertama • Menceritakan sejarah konsili kedua • Menceritakan sejarah konsili ketiga • Menceritakan sejarah konsili keempat • Menceritakan sejarah konsili kelima • Menceritakan sejarah konsili keenam

MATERI PEMBELAJARAN
Dasar-dasar pelestarian Dhamma dan Vinaya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan cara untuk melestarikan Dhamma dan Vinaya • Menugaskan siswa untuk berperilaku yang dapat melestarikan Dhamma dan Vinaya. • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Sila dan Vinaya

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tesper buatan

1.2 Menjelaskan sejarah penulisan kitab suci Tipitaka

Pengertian Tipitaka

• Menceritakan sejarah penulisan Tipitaka yang pertama kali, • Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang sejarah setiap konsili • Melaksanakan penugasan yang berkaitan dengan Tipitaka • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan

3

• •

Buku paket Buku Ikhtisar Tipitaka

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 137 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.3 Mendeskripsikan ruang lingkup dan intisari Tipitaka

INDIKATOR
• Menyebutkan bagian-bagian dari Tipitaka • Membuat skema Tipitaka • Menyebutkan bagian-bagian dari Vinaya Pitaka • Menyebutkan bagian-bagian dari Sutta Pitaka • Menyebutkan bagian-bagian dari Abhidhamma Pitaka • Menyebutkan bagian-bagian yang populer dari setiap Pitaka • Menjelaskan bahwa Tipitaka dapat dibuktikan kebenarannya • Menjelaskan bahwa Tipitaka dapat memberikan manfaat bagi pelakunya • Memberikan contoh orang yang telah mempraktikkan isi dari Tipitaka

MATERI PEMBELAJARAN
Ikhtisar Tipitaka

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyebutkan bagian-bagian dari Tipitaka dan membuat skema Tipitaka • Menugaskan siswa untuk menyebutkan kitab-kitab yang termasuk Vinaya, Sutta dan Abhidhamma Pitaka • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Ikhtisar Tipitaka

• Tes tertulis • Tes Lisan

1.4. Menjelaskan kebenaran yang terdapat dalam Tipitaka

Pembuktian kebenaran Tipitaka

• Menjelaskan tentang kebenaran dari Tipitaka dan manfaatnya serta memberikan contoh-contoh nyata orang yang melaksanakan isi Tipitaka • Menugaskan kepada siswa untuk melaksanakan isi Tipitaka • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan

1

• •

Buku paket Buku Ikhtisar Tipitaka

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 138 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : X/1 : Kemampuan memahami makna berlindung kepada Tiratana : 4. Saddha : 8 x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mendeskripsikan Tiratana sebagai pelindung

INDIKATOR
• Menjelaskan definisi Buddha, Dhamma dan Sangha • Menunjukkan kebajikankebajikan Buddha, Dhamma dan Sangha • Menjelaskan hubungan Tuhan Yang Maha Esa dengan Tiratana • Mengungkapkan alasan Tiratana dijadikan sebagai panutan, teladan dan perlindungan bagi umat Buddha • Menjelaskan Buddha, Dhamma dan Sangha sebagai satu kesatuan • Menjelaskan alasan Tiratana sebagai permata dalam agama Buddha

MATERI PEMBELAJARAN
Tiratana sebagai pelindung

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan pengertian Buddha, Dhamma dan Sangha • Membagi anak dalam kelompok diskusi • Menugaskan anak untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang tentang Tiratana • Melaksnakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2
• • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Pokokpokok Dasar Agama Buddha Buku Modul UT Jilid 2 PAB

• Tes tertulis • Tes Lisan • Wawancana

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 139 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Menjelaskan makna berlindung kepada Tiratana

INDIKATOR
• Menjelaskan makna berlindung kepada Buddha • Menjelaskan makna berlindung kepada Dhamma • Menjelaskan makna berlindung kepada Sangha • Menjelaskan Tiratana sebagai soko guru agama Buddha • Mengucapkan kalimat perlindungan • Menjelaskan aspek berlindung kepada Buddha, Dhamma dan Sangha • Menyebutkan manfaat berlindung kepada Buddha • Menyebutkan manfaat berlindung kepada Dhamma • Menyebutkan manfaat berlindung kepada Sangha • Memberikan contoh perilaku ketaatan pada Tiratana

MATERI PEMBELAJARAN
Makna perlindungan kepada Tiratana • • • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan makna berlindung kepada Tiratana yang merupakan soko guru agama Buddha Menugaskan siswa satu persatu untuk mengucapkan kalimat perlindungan Menugaskan siswa untuk menyebutkan manfaat berlindung kepada Tiratana Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2
• • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Pokokpokok Dasar Agama Buddha Buku Modul UT Jilid 2 PAB

• Tes tertulis • Tes Lisan • Wawancana

1.3 Menjelaskan manfaat berlindung kepada Tiratana dalam kehidupan sehari-hari

Manfaat berlindung pada Tiratana

• Menjelaskan manfaat berlindung pada Buddha, Dhamma dan Sangha • Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang manfaat berlindung pada Tiratana • Memberikan contoh perilaku ketaatan pada Tiratana • Menjelaskan cara-cara pengembangan dan merealisasikan makna perlindungan kepada Tiratana • Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang yang berkaitan dengan materi • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Wawancana

2

• • •

Buku paket Buku Pokokpokok Dasar Agama Buddha Buku Modul UT Jilid 2 PAB

1.4 Mengembangkan diri dan merealisasi pernyataan berlindung kepada Tiratana

• Menjelaskan cara-cara pengembangan diri untuk berlindung pada Tiratana • Menjelaskan cara merealisasikan pernyataan berlindung pada Tiratana • Menyebutkan syarat-syarat menjadi umat Buddha

Cara merealisasikan pernyataan berlindung kepada Tiratana

• Tes tertulis • Tes Lisan • Wawancana

2

• • •

Buku paket Buku Pokokpokok Dasar Agama Buddha Buku Modul UT Jilid 2 PAB

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 140 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : XI/1 : Memahami manfaat puja dan kekuatan doa : 5. Saddha : 8 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Menjelaskan makna puja dan doa • Menugaskan siswa untuk memberikan contoh puja dan doa • Menugaskan siswa untuk menyebutkan sarana puja dan maknanya • Melaksanakan evaluasi dan pemberian tugas • Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Puja dan doa

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

PS

PI
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Puja

1.1 Menjelaskan makna dan manfaat puja serta doa

Menjelaskan makna puja Menyebutkan sarana puja Menjelaskan makna sarana puja Menjelaskan manfaat puja Menjelaskan manfaat amisa puja • Menjelaskan perbedaan antara doa menurut agama Buddha dengan doa menurut pandangan umum • Menjelaskan sejarah puja pada zaman Sang Buddha • Menjelaskan sejarah puja setelah Sang Buddha Parinibbana • Menjelaskan sejarah puja di Indonesia • Menceritakan sejarah amisa puja

• • • • •

1

1.2 Mendeskripsikan sejarah dan petunjuk tentang puja

Sejarah perkembangan puja

• Menjelaskan sejarah puja pada zaman Sang Buddha, setelah Sang Buddha Parinibbana dan di Indonesia • Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang tentang sejarah puja • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

2

• •

Buku paket Buku Puja

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 141 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Praktik puja dan budaya

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Puja

1.3 Mengidentifikasikan praktik puja terkait dengan budaya

• Membedakan antara puja dengan budaya • Menjelaskan praktik puja dengan pengaruh budaya Jawa • Menjelaskan praktik puja dengan pengaruh budaya Cina • Menjelaskan praktik puja dengan pengaruh budaya daerah lainnya

• Menjelaskan perbedaan antara puja menurut agama Buddha dengan budaya • Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang perbedaan antara puja dengan budaya Jawa, Cina dan budaya daerah lainnya • Menugaskan siswa untuk mempraktikkan puja yang bercampur dengan budaya • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut • Menjelaskan makna pelaksanaan puja hari raya Waisak, Asadha, Kathina dan Magha Puja • Menugaskan siswa untuk menceritakan peristiwa terjadinya hari raya agama Buddha • Menugaskan siswa untuk melaksanakan puja hari raya agama Buddha • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

2

1.4 Menjelaskan praktik puja dalam hari-hari raya Agama Buddha

Menceritakan hari raya Waisak Menceritakan hari raya Asadha Menceritakan hari raya Kathina Menceritakan hari raya Magha Puja • Mempraktikkan puja hari-hari raya agama Buddha

• • • •

Hari raya Agama Buddha

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

3

• • •

Buku paket Buku Puja Buku Hari Raya Umat Buddha dan Kalender Buddhis

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 142 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : XI/2 : Mengembangkan etika-moral dalam agama Buddha : 6. Sila : 8 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI 2
• • •

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mendeskripsikan sila sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan

INDIKATOR
• Menjelaskan pengertian sila • Merumuskan dasar-dasar sila • Menyebutkan sila yang terdapat dalam Jalan Mulia Berunsur Dekapan • Menjelaskan pengertian ucapan benar • Menjelaskan pengertian perbuatan benar • Menjelaskan pengertian mata pencaharian benar

MATERI PEMBELAJARAN
Sila dalan Jalan Mulia Berunsur Delapan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan pengertian sila dan menyebutkan isinya yang terdapat dalam Jalan Mulia Berunsur Delapan • Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang tentang pengertian dari masing-masing isi dari Jalan Mulia Berunsur Delapan • Menugaskan siswa untuk mempraktikkan ucapan benar, perbuatan benar dan mata pencaharian benar dalam kehidupan sehari-hari • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Sila dan Vinaya Buku Pancasila dan Pancadhamm a

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 143 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Merumuskan manfaat sila dan vinaya sebagai sumber nilai dalam agama Buddha

INDIKATOR
• Menjelaskan pengertian vinaya • Menjelaskan vinaya bagi Bhikkhu dan Bhiikhuni • Menjelaskan manfaat melaksanaan vinaya bagi Bhikkhu dan Bhikkhuni • Menjelaskan manfaat sila bagi umat awam • Membedakan antara vinaya dengan sila

MATERI PEMBELAJARAN
Sila dan Vinaya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan pengertian vinaya dan sila • Menugaskan siswa untuk membedakan antara sila dan vinaya • Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang manfaat vinaya bagi Bhikkhu/ni dan manfaat sila bagi umat awam • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Sila dan Vinaya

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

1.3 Menjelaskan pembagian sila

• Menyebutkan pembagian sila menurut jenisnya • Menyebutkan pembagian sila menurut pelaksanaannya • Menyebutkan pembagian sila menurut jumlah latihannya

Pembagian sila

• •

Menyebutkan pembagian sila menurut jenisnya, pelaksanaannya dan jumlah latihannya Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang pembagian sila Menugaskan siswa untuk mempraktikkan isi sila-sila menurut pembagiannya Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang tentang akibat dari melanggar Pancasila Buddhis Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

2

• •

Buku paket Buku Sila dan Vinaya

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 144 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.4 Menjelaskan prinsipprinsip normatif serta kriteria baik dan buruk

INDIKATOR
• Menjelaskan pengertian Hiri • Menjelaskan pengertian Ottappa • Menjelaskan bahwa Hiri dan Ottappa sebagai Dhamma pelindung dunia (Loka pala Dhamma) • Menjelaskan Hiri dan Ottapa sebagai faktor pendukung terlaksananya sila dengan baik • Menjelaskan akibat tidak melaksanakan Hiri dan Ottappa

MATERI PEMBELAJARAN
Hiri dan ottappa • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian Hiri dan Ottappa Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang tentang Hiri dan Ottappa sebagai Dhamma pelindung dunia Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang tentang Hiri dan Ottappa sebagai faktor pendukung terlaksananya sila Menugaskan siswa untuk mempraktikkan Hiri dan Ottappa Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Sila dan Vinaya

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 145 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : XI/2 : Memahami Hukum Dharma : 7. Saddha : 8 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• • Menjelaskan pengertian Sammuti Sacca da Paramatha Sacca Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang perbedaan antara Sammuti Sacca dan Paramatha Sacca Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut • Tes tertulis • Tes Lisan

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Sammuti Sacca dan Paramatha Sacca

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku paket

3.1 Menjelaskan perbedaan kebenaran relatif dan kebenaran absolut

• Menjelaskan pengertian Sammuti Sacca • Menjelaskan pengertian Paramatha Sacca • Membedakan antara Sammuti Sacca Paramatha Sacca

1

• Buku Sang

Buddha dan Ajaranajarannya Jilid 2

3.2 Mendeskripsikan hukum kebenaran sebagai hukum alam

• Menjelaskan pengertian hukum kesunyataan • Menunjukkan perbedaan antara hukum kesunyataan dengan hukum yang dibuat manusia

Hukum Kesunyataan

• •

Menjelaskan pengertian hukum kesunyataan Menugaskan siswa untuk memberikan contoh yang termasuk hukum kesunyataan dan hukum yang dibuat oleh manusia Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang perbedaan antara hukum kesunyataan dengan hukum yang dibuat oleh manusia

• Tes tertulis • Tes Lisan

2

• •

Buku paket Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya Jilid 2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 146 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Isi Hukum Kesunyataan •

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya Jilid 2

3.3 Menguraikan hukum kebenaran universal

• Menyebutkan isi/bagian dari Hukum-hukum Kesunyataan • Menjelaskan konsep Hukum Cattari Arya Saccani • Menjelaskan konsep Hukum Kamma dan Punarbhava • Menjelaskan konsep Hukum Tilakkhana • Menjelaskan konsep Hukum Paticcasamuppada

Menyebutkan isi /bagian hukum kesunyataan dan menjelaskan pengertian masing-masing bagian Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang masing-masing pengertian Menugaskan siswa untuk memberikan contoh-contoh nyata yang termasuk dalam Hukumhukum Kesunyataan Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan

3

3.4 Mengenali proses kerja hukum kebenaran

• Menunjukkan proses kerja Hukum Cattari Arya Saccani • Menunjukkan proses kerja Hukum Kamma dan Punarbhava • Menunjukkan proses kerja Hukum Tilakkhana • Menunjukkan proses kerja Hukum Paticcasamuppada

Proses Kerja hukum Kesunyataan

• •

• •

Menjelaskan proses kerja Hukum Kebenaran secara umum Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang proses kerja Hukum Kebenaran Menugaskan siswa untuk membuat contoh proses kerja Hukum Kebenaran Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan

2

• •

Buku paket Buku Abhidhammata sangaha 2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 147 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : XI/2 : Mengkonstruksi sikap umat Buddha terhadap lingkungan : 8. Sila : 8 x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1.1 Menjelaskan wawasan ekosistem dan saling ketergantungan

INDIKATOR
• Menjelaskan pengertian benda hidup dan benda mati • Menjelaskan unsur-unsur yang terdapat di dalam ekosistem • Menjelaskan manusia saling ketergantungan di dalam suatu ekosistem • Menjelaskan pandangan agama Buddha tentang ekosistem

MATERI PEMBELAJARAN
Ekosistem • • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian benda hidup dan benda mati Menugaskan siswa untuk menunjukkan unsur-unsur yang terdapat dalam ekosistem Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang masalah pandangan agama Buddha tentang ekosistem Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang pentingnya saling ketergantuangan dalam ekosistem Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2

SUMBER BELAJAR
Buku paket

• Tes tertulis • Tes Lisan

• Buku •

Lingkungan Hidup Buku Agama Buddha dan Ilmu Pengetahuan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 148 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap sesama, keluarga dan masyarakat

INDIKATOR
• Menjelaskan isi yang terkandung dalam Sigalovada Sutta • Menyebutkan kewajiban anak terhadap orang tua • Menyebutkan kewajiban orang tua terhadap anak • Menyebutkan kewajiban murid terhadap guru • Menyebutkan kewajiban guru terhadap murid • Menyebutkan kewajiban anggota masyarakat terhadap masyarakat lainnya • Menyebutkan kewajiban masyarakat terhadap anggotanya • Menjelaskan pengertian kesetiakawanan sosial • Menunjukkan kesetiakawanan sosial menurut agama Buddha • Menunjukkan wujud nyata sebagai praktik dari kesetiakawanan sosial

MATERI PEMBELAJARAN
Sigalovada Sutta •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menceritakan sejarah tentang Sigalovada Sutta, dan menyebutkan kewajibankewajiban dalam kehidupan bermasyarakat Menugaskan siswa untuk menyebutkan kewajiban– kewajiban dalam bermasyarakat sesuai Sigalovada Sutta Menugaskan siswa untuk melaksanakan kewajiban sebagai anak dan sebagai murid Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 3
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Riwayat Buddha Gotama

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

• •

1.3 Mendeskripsikan kesetiakawanan sosial dalam agama Buddha

Kesetiakawanan Sosial

Menjelaskan pengertian kesetiakawanan sosial baik secara umum maupun menurut pandangan agama Buddha Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang tentang pengaruh positif kesetiakawanan sosial Menugaskan siswa unuk mempraktikkan kesetiakawanan sosial di lingkungan sekolah maupun di masyarakat Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

1

• •

Buku paket Buku Pandangan Sosial Agama Buddha

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 149 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.4 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap dunia

INDIKATOR
• Menjelaskan pengertian tanggung jawab • Menjelaskan pengertian tanggung jawab terhadap diri sendiri • Menjelaskan pengertian tanggung jawab diri sendiri terhadap orang lain • Menjelaskan hubungan timbal balik antara tanggung jawab diri sendiri dengan tanggung jawab terhadap orang lain • Menjelaskan akibat dari tidak melaksanakan tanggung jawab terhadap diri sendiri • Menjelaskan akibat dari tidak melaksanakan tanggung jawab terhadap orang lain

MATERI PEMBELAJARAN
Tanggung jawab • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan tanggung jawab terhadap diri sendiri, orang lain, dan sebagai anggota masyarakat Menugaskan siswa untuk menjelaskan hubungan antara tanggung jawab sebagai diri sendiri dengan orang lain Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang tanggung jawab sebagai anggota masyarakat Menugaskan siswa untuk melaksanakan berbagai bentuk tanggung jawab dalam masyarakat Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2
• • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Riwayat Buddha Gotama Buku Pandangan Sosial Agama Buddha

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 150 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : XII/1 : Mengkonstruksi umat Buddha sebagai manusia seutuhnya : 9. Sila : 5 x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1.1 Menjelaskan manusia seutuhnya menurut agama Buddha

INDIKATOR
• Menjelaskan pengertian manusia seutuhnya menurut agama Buddha • Menjelaskan pengertian manusia seutuhnya menurut pandangan umum • Membedakan antara manusia seutuhnya menurut agama Buddha dengan pandangan umum • Menunjukkan upaya untuk menjadi manusia seutuhnya menurut agama Buddha • Mempraktikkan upaya untuk menjadi manusia seutuhnya

MATERI PEMBELAJARAN
Manusia seutuhnya •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian manusia seutuhnya menurut pandangan agama Buddha dan pandangan umum Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang perbedaan antara manusia seutuhnya menurut agama Buddha dan pandangan umum Menugaskan siswa untuk menunjukkan contoh nyata upaya mencapai manusia yang seutuhnya Menugaskan siswa untuk mempraktikkan upaya untuk menjadi manusia seutuhnya Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 1
• •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 151 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Membedakan pelaksanaan sila secra pasif dan aktif

INDIKATOR
• Menjelaskan pengertian pelaksanaan sila secara pasif • Menjelaskan pengertian pelaksanaan sila secara aktif • Menjelaskan hubungan antara pelaksanaan sila secara pasif dengan sila secara aktif • Membedakan antara sila secara pasif dengan sila secara aktif • Menjelaskan manfaat melaksanakan sila secara pasif dan aktif

MATERI PEMBELAJARAN
Pancasila dan Panca Dhamma • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian pelaksanaan sila secara pasif dan secara aktif Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang hubungan antara pelaksanaan sila secara pasif dan aktif Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang perbedaan antara pelaksanaan sila secara pasif dan aktif Menugaskan siswa untuk menunjukkan contoh nyata manfaat dari melaksanakan sila secara pasif dan aktif

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 1
• • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Pancasila dan Panca dhamma

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

1.3

Menjelaskan sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung sehingga menjadi manusia susila

• Menjelaskan pengertian manusia susila • Menunjukkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai manusia susila • Menyebutkan upaya untuk menjadi manusia susila • Menjelaskan manfaat menjadi manusia susila • Menjelaskan akibat dari melanggar nilai-nilai manusia susila

Manusia susila

• • • • •

Menjelaskan pengertian manusia susila dan memberikan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai manusia susila Enugaskan siswa untuk menunjukkan upaya untuk menjadi mansusia susila Menugaskan siswa untuk menyebutkan manfaat menjadi manusia susila Menugaskan siswa untuk menyebutkan akibat melanggar nilai-nilai manusia susila Menugaskan siswa untuk mempraktikkan nilai-nilai yang dapat menjadi manusia susila Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

1

• • •

Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Pancasila dan Panca dhamma

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 152 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.4 Mengenal dan mengatasi masalah sesuai dengan Buddha Dharma

INDIKATOR
• Menjelaskan cara mengatasi masalah sesuai dengan Buddha Dhamma • Menunjukkan pandangan Buddha Dhamma tentang aborsi • Menunjukkan pandangan Buddha Dhamma tentang perkosaan • Menunjukkan pandangan Buddha Dhamma tentang tawuran pelajar • Menunjukkan pandangan Buddha Dhamma tentang euthanasia • Menunjukkan pandangan Buddha Dhamma tentang cloning • Menunjukkan pandangan Buddha Dhamma donor anggota tubuh • Menunjukkan pandangan Buddha Dhamma tentang penemuan-penemuan teknologi modern

MATERI PEMBELAJARAN
Buddha Dhamma kontekstual • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan cara mengatasi masalah sesuai dengan Buddha Dhamma Menugaskan siswa untuk menunjukkan doktrin-doktrin agama Buddha yang berhubungan dengan aborsi, perkosaan, tawuran pelajar, euthanasia, cloning, donor anggota tubuh dan penemuanpenemuan teknologi modern Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang tentang materi terkait Menugaskan siswa untuk menjelaskan manfaat dan kerugian dari penggunaan teknologi modern Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2
• • • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Pancasila dan Panca dhamma Buku Agama Buddha dan Ilmu Pengetahuan

• Tes tertulis • Tes Lisan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 153 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : XII/1 : Mengenal Buddha, Arahat, dan Bodhisattva : 10. Pañña : 7 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Menjelaskan pengertian pandangan dan pikiran benar sekaligus menyebutkan kriteria dari pandangan dan pikiran benar Menugaskan siswa untuk mempraktikkan pandangan dan pikiran yang benar Menugaskan siswa untuk menunjukkan contoh nyata orang yang memiliki pandangan dan pikiran benar Menugaskan pada siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang bahwa pandangan benar dan pikiran benar sebagai salah satu syarat untuk mencapai pembebasan Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut • Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Kebijaksanaan (Panna)

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

PS

PI
• • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Pokokpokok Dasar Agama Buddha

1.1 Menjelaskan pengertian benar, pikiran benar sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan

• Menjelaskan pengertian/pandangan benar • Menjelaskan kriteria yang disebut pengertian/pandangan benar • Menyebutkan manfaat memiliki pengertian/pikiran benar • Menjelaskan pengertian pikiran benar • Menjelaskan kriteria dari pikiran benar • Menyebutkan manfaat memiliki pikiran benar • Menjelaskan bahwa pengertian dan pikiran benar sebagai salah satu syarat untuk mencapai pembebasan

1

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 154 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Tingkat-tingkat kesucian • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI
• • • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Dhammasari Buku Pokokpokok Dasar Agama Buddha

1.2 Menjelaskan pengertian kesucian atau keselamatan menurut agama Buddha dan cara-cara untuk mencapai tingkattingkat kesucian hingga Kebuddhaan

• Menjelaskan pengertian kesucian atau keselamatan menurut agama Buddha • Menyebutkan syarat-syarat untuk mencapai kesucian • Menyebutkan tingkat-tingkat kesucian dalam agama Buddha • Menjelaskan masing-masing isi dari tingkat kesucian • Menjelaskan manfaat mencapai kesucian

• •

Menjelaskan pengertian kesucian dan menyebutkan tingkat-tingkat kesucian Menugaskan siswa untuk menunjukkan belenggu yang harus dilenyapkan untuk mencapai tingkat-tingkat kesucian Menugaskan siswa untuk mendisukusikan manfaat dari mencapai tingkat-tingkat kesucian Menugaskan siswa untuk mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari agar dapat mencapai tingkat-tingkat kesucian Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

2

1.3 Mendeskripsikan konsep Buddha, Bodhisattva, dan Manusia Buddha

• Menjelaskan pengertian Buddha, Bodhisattva, dan Manusia Buddha • Menyebutkan macam-macam Buddha dan Bodhisattva • Menunjukkan cara untuk mencapai tingkat kebuddhaan dan kebodhisattvaan • Menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki benih-benih kebuddhaan dan kebodhisattvaan

Buddha dan Bodhisattva

• • •

Menjelaskan pengertian Buddha, Bodhisattva dan Manusia Buddha termasuk macam-macamnya Menugaskan siswa untuk menunjukkan cara mencapai kebuddhaan dan kebodhisattvaan Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang bahwa setiap manusia memiliki benih-benih kebuddhaan dan kebodhisattvaan Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

2

• • • •

Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Dhammasari Buku Pokokpokok Dasar Agama Buddha

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 155 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Ikrar Bodhisattva • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS PI
• • • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Dhammasari Buku Pokokpokok Dasar Agama Buddha

1.4 Menjelaskan ikrar Bodhisattva dan cara mempraktikkannya

• Menjelaskan pengertian ikrar Bodhisattva • Menjelaskan alasan Bodhisattva mengucapkan ikrar • Menjelaskan tujuan mengucapkan ikrar Bodhisattva • Menjelaskan cara umat awam untuk mempraktikkan cita-cita Bodhisattva

Menjelaskan pengertian ikrar Bodhisattva. Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang alasan dan tujuan pengucapan ikrar Bodhisattva Menugaskan siswa untuk contoh nyata praktik cita-cita Bodhisattva dalam kehidupan kehidupan sehari-hari Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 156 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : XII/ 2 : Mengembangkan meditasi untuk belajar mengendalikan diri : 11. Samadhi : 5 x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mendeskripsikan meditasi sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan

INDIKATOR
• Menjelaskan pengertian meditasi • Menyebutkan macam-macam meditasi • Menyebutkan syarat-syarat untuk melaksanakan meditasi • Menyebutkan manfaat secara umum melaksanakan meditasi

MATERI PEMBELAJARAN
Meditasi (Bhavana) •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan garis besar tentang pengertian, macam-macam, syarat-syarat dan manfaat meditasi Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang tujuan melaksanakan meditasi Menugaskan siswa untuk mempraktikkan meditasi Melakukan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 1
• • • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Bhavana Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

• •

1.2 Mendeskripsikan meditasi ketenangan batin

• Menjelaskan pengertian meditasi ketenangan batin • Menjelaskan tujuan melaksanakan meditasi ketenangan batin • Menyebutkan obyek meditasi ketenangan batin • Menyebutkan gangguan dalam melaksanakan meditasi ketenangan batin • Menyebutkan rintangan dalam melaksanakan meditasi ketenangan batin • Menjelaskan manfaat melaksanakan meditasi ketengan batin

Meditasi ketenangan batin (Samatha Bhavana)

• •

Menjelaskan secara garis besar tentang pengertian, tujuan, obyek, gangguan, rintangan dan manfaat meditasi ketenangan batin Menugaskan siswa untuk melaksanakan meditasi ketenangan batin Menugaskan siswa untuk menceritakan pengalaman hasil pelaksanaan meditasi ketenangan batin Melakukan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

1

• • • •

Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Bhavana Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 157 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.3 Mendiskripsikan meditasi pandangan terang

INDIKATOR
• Menjelaskan pengertian meditasi pandangan terang • Menjelaskan tujuan melaksanakan meditasi pandangan terang • Menyebutkan obyek meditasi pandangan terang • Menyebutkan rintangan dalam melaksanakan meditasi pandangan terang • Menjelaskan manfaat melaksanakan meditasi pandangan terang • Menjelaskan tahap persiapan latihan meditasi pandangan terang • Menjelaskan teknik pelaksanaan meditasi pandangan terang • Menjelaskan tahap akhir pelaksanaan meditasi pandangan terang • Menceritakan pengalaman pelaksanaan meditasi pandangan terang

MATERI PEMBELAJARAN
Meditasi Pandangan terang (Vipassana Bhavana) •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan secara garis besar tentang pengertian, tujuan, obyek, gangguan, rintangan dan manfaat meditasi Pandangan terang Menugaskan siswa untuk melaksanakan meditasi Pandangan terang Melakukan evaluasi dan tindak lanjut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 1
• • • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Bhavana Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

• •

1.4 Melatih meditasi pandangan terang

Praktik meditasi Pandangan terang

• • •

Menjelaskan tahap-tahap, teknik pelaksanaan meditasi pandangan terang Menugaskan siswa untuk mempraktikkan meditasi pandangan terang Menugaskan siswa untuk menceritakan pengalaman hasil pelaksanaan meditasi pandangan terang Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan • Tes perbuatan

2

• • • •

Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Bhavana Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 158 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : AGAMA BUDDHA : XII/2 : Mengenal asal-usul dan kelanjutan hidup manusia : 12. Saddha : 8 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI 1
• • • •

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Kosmologi dan Alam Kehidupan • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Aganna Sutta Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya

1.1 Menjelaskan kosmologi dan alam kehidupan

• Menjelaskan pengertian kosmologi • Menyebutkan unsur-unsur kosmologi • Menjelaskan manfaat mengetahui kosmologi • Menjelaskan pengertian alam kehidupan menurut agama Buddha

Menjelaskan tentang pengertian, unsur-unsur dan manfaat tentang kosmologi Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang dengan materi terkait Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan

1.2 Menjelaskan proses evolusi, pembentukan dan penghancuran dunia (bumi) beserta isinya

• Menjelaskan proses hancur dan terbentuknya alam semesta dan isinya • Menjelaskan proses terjadinya makhuk hidup menurut agama Buddha • Menyebutkan kitab suci agama Buddha yang memuat tentang alam semesta • Menjelaskan perbedaan antara agama Buddha dengan pandangan umum tentang proses hancur dan terbentuknya alam semesta

Alam semesta

• Menjelaskan proses hancur dan terbentuknya alam semesta dan isinya, dan kitab suci yang menjelaskan terjadinya alam semesta • Menugaskan siswa untuk menelaah proses hancur dan terbentuknya alam semesta • Menugaskan siswa untuk membandingkan proses hancur dan terbentuknya alam semesta menurut agama Buddha dan menurut pandangan umum • Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan

3

• • • •

Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Aganna Sutta Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 159 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
31 alam kehidupan • • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2
• • • •

SUMBER BELAJAR
Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Aganna Sutta Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya

1.3 Mendeskripsikan pembagian 31 alam kehidupan

• Menyebutkan pembagian 31 alam kehidupan secara garis besar • Menyebutkan pembagian kama loka • Menyebutkan pembagian rupa loka • Menyebutkan pembagian arupa loka

Menyebutkan pembagian 31 alam kehidupan menjadi 3 kelompok Menugaskan siswa untuk merinci pembagian dari 3 kelompok pembagian 31 alam kehidupan Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan

1.4 Menafsirkan karma dan akibatnya dalam kehidupan manusia berikutnya

• Menggambarkan perbuatan yang menyebabkan terlahir di alam duggati • Menggambarkan perbuatan yang menyebabkan terlahir di alam suggati • Menggambarkan perbuatan yang menyebabkan terlahir di alam rupa loka • Menggambarkan perbuatan yang menyebabkan terlahir di alam arupa loka • Menjelaskan usia makhlukmakhluk hidup

Karma dan Punarbhava

Menjelaskan akibat dari perbuatan yang berhubungan dengan kelahiran pada kehidupan yang akan datang Menugaskan siswa untuk memberikan contoh nyata akibat dari melakukan perbuatan yang menyebabkan terlahir di alam duggati, suggati, rupa loka dan arupa loka Menugaskan siswa untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil diskusi tentang kebenaran dari perbuatan dan kelahiran kembali Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut

• Tes tertulis • Tes Lisan

2

• • • •

Buku paket Buku Keyakinan Umat Buddha Buku Aganna Sutta Buku Sang Buddha dan Ajaranajarannya

Keterangan: TM : Tatapmuka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktIk di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktik di Industri (4 jam praktIk di Du/Di setara dengan 1 jam tatap muka)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 160 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1.1 Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : X/ 1 : Memahami Hakikat Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) :1 : 14 X 45 Menit INDIKATOR
• Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial • Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa • Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara

MATERI PEMBELAJARAN
Bangsa dan negara o Manusia sebagai mahkluk individu dan mahkluk sosial o Pengertian dan unsur terbentuknya bangsa o Pengertian Negara dan Unsur-unsur terbentuknya negara - Rakyat - Wilayah - Pemerintah yang berdaulat - Pengakuan dari negara lain Negara dan bentukbentuk kenegaraan o Hakikat negara o Asal mula terjadinya negara o pentingnya pengakuan suatu negara dari negara lain o Bentuk-bentuk kenegaraan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengkaji berbagai literatur tentang kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang pengertian dan unsur terbentuknya bangsa, pengertian negara dan unsurunsur terbentuknya negara

PENILAIAN
o Non tes: Performance test (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi

ALOKASI WAKTU TM
4

SUMBER BELAJAR
• Darji Darmo-diharjo, (1990), Pendidiikan Pancasila di Perguruan Tinggi, Malang: Penerbit IKIP Malang • Budiyanto,(1999) Tata negara untuk SMA, Jakarta Penerbit Erlangga

PS

PI

1.2 Mendeskripsikan hakikat negara dan bentuk-bentuk kenegaraan

• Menganalisis pengertian Negara • Mendeskripsikan asal mula terjadinya negara • Menguraikan pentingnya pengakuan oleh negara lain bagi suatu negara • Membandingkan bentukbentuk kenegaraan

Mengkaji informasi dari berbagai sumber tentang pengertian dan asal mula terjadinya Negara

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi

4

Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur pentingnya pengakuan suatu negara dari negara lain dan bentukbentuk kenegaraan

• Musthafa Kamal Pasha, B.Ed,(2002), Pendidikan Kewarganegaraan (Civics Education), Yogyakarta: Citra Karsa Mandiri.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 161 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.3 Menjelaskan pengertian, fungsi dan tujuan NKRI

INDIKATOR
• Menguraikan pengertian dan fungsi negara • Membandingkan berbagai teori tentang fungsi dan tujuan Negara • Mendeskripsikan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia

MATERI PEMBELAJARAN
o Pengertian fungsi dan tujuan negara secara universal o Pengertian dan tujuan NKRI o Perbandingan berbagai teori tentang fungsi dan tujuan negara o Tujuan NKRI yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengkaji dari berbagai buku sumber tentang pengertian, fungsi negara secara universal Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang teori fungsi dan tujuan negara serta tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia

PENILAIAN
o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ ndividu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi

ALOKASI WAKTU TM
2

SUMBER BELAJAR
• Idrus Affandi, (1997), Tata Negara, Jakarta: Depdikbudbalai pustaka

PS

PI

1.4 Menunjukkan semangat kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

• Mendeskripsikan makna semangat kebangsaan • Menguraikan macammacam perwujudan nasionalisme dalam kehidupan • Menunjukkan contoh perilaku yang sesuai dengan semangat kebangsaan • Menunjukkan sikap positif terhadap patriotisme Indonesia

o Semangat kebangsaan (nasionalisme dan patriotisme) o Makna nasionalisme o Macam-macam perwujudan nasionalisme dalam kehidupan o Tata cara penerapan nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan

Mengkaji dari berbagai literatur tentang semangat kebangsaan dan patriotisme dan nasionalisme Indonesia, macam-macam perwujudan nasionalisme

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

4

Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil o Presentasi kajian literatur tentang pengertian nasionalisme serta menunjukkan bersikap positif terhadap nasionalisme dan patriotisme Indonesia

• Anhar Gonggong (2002), Nasionalisme sebuah kajian sejarah, (makalah sarasehan antar generasi) Departemen Sosial, Jakarta • Hans Kohn, (1961) Nasionalisme arti dan sejarahnya, Jakarta: PT Pembangunan Djakarta.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 162 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Kewarganegaraan KELAS/SEMESTER : X/ 1 STANDAR KOMPETENSI : Menampilkan Sikap Positif Terhadap Sistem Hukum dan Peradilan Nasional KODE KOMPETENSI :2 ALOKASI WAKTU : 14 X 45 Menit KOMPETENSI DASAR
2.1 Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional

INDIKATOR
• Mendeskripsikan pengertian hukum • Menentukan macammacam penggolongan Hukum • Mendeskripsikan sumber hukum formal dan material • Menjelaskan sistem tata hukum Indonesia • Mendeskripsikan pengertian dan dasar hukum lembaga peradilan nasional

MATERI PEMBELAJARAN
Sistem hukum dan lembaga peradilan o Pengertian hukum o Penggolongan hukum o Sumber hukum o Tata hukum Indonesia o Lembaga-lembaga peradilan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menganalisis berbagai buku sumber tentang pengertian sistem hukum dan penggolongan hukum. Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian tentang sumber hukum, pengertian lembaga peradilan nasional dan dasar hukum lembaga peradilan nasional

PENILAIAN
o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi

ALOKASI WAKTU TM
4

SUMBER BELAJAR
• Soehino (1987) Ilmu Negara, Jakarata • Sudargo Gautama, (1987), Hukum Perdata Internasional Indonesia, Jakarta, Alumni

PS

PI

2.2 Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan

• Mengidentifikasi perangkat lembaga peradilan • Mendeskripsikan macammacam lembaga peradilan • Menganalisis fungsi dan peranan lembaga peradilan • Menganalisis pelaksanaan lembaga peradilan

Lembaga Peradilan o Perangkat atau alat kelengkapan lembaga peradilan o Klasifikasi lembaga peradilan o Peranan atau tugas dan fungsi lembaga peradilan

Mengkaji berbagai literatur tentang perangkat lembaga peradilan Diskusi kelompok dan presentasi hasil kajian tentang macam-macam lembaga peradilan dan peranan lembaga peradilan Melakukan Observasi praktek peradilan pada tingkat pengadilan negeri Mendiskusikan dan menyimpulkan tentang sikap taat pada hukum Menganalisis macam-macam perbuatan yang bertentangan

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi

4

• UU kehakiman Republik Indonesia • UU Kepolisian • KUHAP • KUHP • Lembaga pemasyarakatan

2.3 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku

• Menunjukkan contoh sikap taat terhadap hukum • Menganalisis macammacam perbuatan yang bertentangan dengan

o Sikap yang sesuai dengan hukum o Perbuatan-perbuatan yang sesuai dan yang bertentangan dengan

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis

2

• Berbagai media cetak dan elektronik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 163 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
hukum • Menganalisis macammacam sanksi sesuai hukum yang berlaku

MATERI PEMBELAJARAN
hukum o Contoh perbuatan yang melanggar hukum beserta sanksinya o Pemberantasan korupsi o Pengertian Korupsi o Dasar hukum pemberantas korupsi o Klasifikasi perbuatan korupsi o Kasus korupsi yang telah dikenakan sanksi o Peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia o Macam-macam Gerakan atau organisasi anti korupsi o Contoh peran serta masyarakat dalam pemberantasan tindak korupsi o Sikap warga negara yang anti korupsi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
dengan hukum dan sanksinya

PENILAIAN
(Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

2.4 Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia

• Mendeskripsikan macammacam aturan tentang pemberantasan korupsi • Menganalisis macammacam perbuatan yang berkategori korupsi • Menunjukkan contoh tindak pidana korupsi yang telah dikenakan sanksi

Mengkaji dari berbagai literatur tentang aturan dan macam – macam perbuatan yang berkategori korupsi Mengkaji media cetak tentang contoh pemberantasan korupsi di Indonesia Mendiskusikan dan menyimpulkan hasil kajian pemberantasan korupsi di Indonesia Menelaah berbagai literatur tentang korupsi tentang perbuatan sikap anti korupsi Mendiskusikan dan mempresentasikan tentang macam-macam perbuatan anti korupsi

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

4

• Kumpulan naskah yang dikeluarkan oleh KPK

2.5 Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia

• Menunjukkan contoh sikap anti korupsi • Menunjukkan contoh gerakan/ organisasi anti korupsi • Menganalisis macammacam perbuatan anti korupsi • Manampilkan sikap anti korupsi

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi

2

• Media cetak dan elektronik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 164 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Kewarganegaraan KELAS/SEMESTER : X/ 1 STANDAR KOMPETENSI : Menampilkan Peran Serta dalam Upaya Pemajuan, Penghormatan dan Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) KODE KOMPETENSI :3 ALOKASI WAKTU : 10 X 45 Menit KOMPETENSI DASAR
3.1 Menganalisis upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM

INDIKATOR
• Menganalisis upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM yang dilakukan pemerintah • Menentukan instrumen HAM nasional • Mendeskripsikan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM yang dilakukan oleh individu dan masyarakat

MATERI PEMBELAJARAN
Pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM o Pengertian dan macam-macam HAM o Upaya pemerintah dalam menegakan HAM o Instrumen atau dasar hukum yang mengatur HAM o Peran masyarakat dalam menegakan HAM

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengkaji dari berbagai pustaka (buku paket dan sumber lain) tentang pengertian, macam-macam instrumen HAM Mendiskusikan dan mempresentasikan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM yang dilakukan pemerintah, individu dan masyarakat

PENILAIAN
o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

ALOKASI WAKTU TM
4

SUMBER BELAJAR

PS

PI
• Fakih Mansour, Antonius M. Indrianto, Eko Prasetyo, (2003), Menegak • kan Keadilan dan Kemanusiaan, Pogunglor C145,Yogyakarta: Insist Press. • Mansyur Effendi, (1993), HAM, Jakarta, GI

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 165 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.2 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di Indonesia

INDIKATOR
• Menguraikan proses dalam upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM • Mengilustrasikan berbagai kasus pelanggaran HAM • Menyimpulkan contoh perilaku yang dengan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di Indonesia

MATERI PEMBELAJARAN
Peran serta dalam penegakan HAM di Indonesia o Proses pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM o Pelanggaran HAM dan penangganan kasus pelanggaran HAM o Contoh perilaku yang sesuai dengan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di Indonesia Instrumen hukum dan peradilan internasional HAM o Instrumen HAM Internasional o Kasus-kasus pelanggaran HAM internasional o Proses dan sanksi pelanggaran HAM pada Peradilan Internasional

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengkaji berbagai sumber tentang proses penegakkan HAM, menentukan sikap, perilaku yang sesuai dengan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di Indonesia Melalui pengamatan dapat mengilustrasikan dan menyimpulkan contoh perilaku dalam penegakkan HAM

PENILAIAN
o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

ALOKASI WAKTU TM
4

SUMBER BELAJAR

PS

PI
• UU HAM • Munir (2003), HAM dan posisi Hukum, LPTHI Ikadin, Jakarta

3.3 Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional HAM

• Mendeskripsikan instrumen HAM internasional • Menunjukkan bentuk pelanggaran HAM internasional • Mendeskripsikan peradilan HAM internasional

Mengkaji beberapa literatur dan sumber bacaan tentang instrumen hukum dan peradilan internasional HAM serta menunjukkan bentuk pelanggaran HAM internasional

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

2

• Aturan HAM International

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 166 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : X/ 2 : Menganalisis Hubungan Dasar Negara dengan Konstitusi :4 : 14 X 45 Menit MATERI PEMBELAJARAN
Dasar negara dan konstitusi o Pengertian Dasar Negara dan Konstitusi Negara o Tujuan dan Nilai konstitusi o Keterkaitan Dasar negara dan konstitusi Substansi konstitusi negara o Unsur-unsur konstitusi negara o Klasifikasi konstitusi di Indonesia o Implementasi dasar negara ke dalam konstitusi atau UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia o Pokok pikiran pembukaan UUD 1945

KOMPETENSI DASAR
4.1 Mendeskripsikan hubungan dasar negara dengan konstitusi

INDIKATOR
• Mendeskripsikan pengertian dasar negara • Mendeskripsikan pengertian konstitusi negara • Menguraikan tujuan dan nilai konstitusi • Menyimpulkan keterkaitan dasar negara dengan konstitusi di sebuah negara

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengkaji berbagai literatur tentang pe-ngertian dasar negara dan konsitusi.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi 4

SUMBER BELAJAR PS PI
• J.C.T. Simo-rangkir, SH., Dr. (1986), Hukum dan Konstitusi Indonesia, Jakarta: PT: Gunung Agung

Mendiskusikan dan menyimpulkan tentang keterkaitan antara dasar negara dengan konstitusi

4.2 Menganalisis substansi konstitusi negara

• Menguraikan unsur sebuah konstitusi • Menyimpulkan ciri sebuah konstitusi bagi negara tertentu • Menganalisis substansi konstitusi Indonesia

Mengkaji beberapa buku sumber atau literatur tentang unsur-unsur konstitusi

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

4

menganalisis substansi konstitusi negara, ciri sebuah konstitusi dan konstitusi Indonesia

• Mimbar Demokrasi, jurnal ilmiah, juusan ilmu sosial politik, fakultas ilmu social, universitas negeri Jakarta, vol 5, no. 1 Oktober 2005

4.3 Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia

• Mendeskripsikan pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945 • Menganalisis kedudukan Pembukaan UUD 1945

Mengkaji UUD 1945 tentang pokok pikiran, makna tiap alinia yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

4

• H. Dahlan Thaib Dr. dkk, (1999) Teori dan Hukum Kostitusi, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 167 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR

• Menguraikan makna tiap alinia yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945

o Kedudukan Pembukaan dalam UUD 1945 o Makna setiap alinia dalam pembukaan

Mendiskusikan dan menyimpulkan hasil kajian tentang kedudukan pembukaan terhadap UUD 1945 Mengkaji perubahan UUD 1945 tentang priodesasi konstitusi Indonesia Mengkaji hasil perubahan UUD 1945 dapat menguraikan fungsi perubahan sebuah konstitusi, dan bersikap positif terhadap konstitusi negara

o Presentasi

4.4 Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara

• Menunjukkan periodesasi konstitusi Indonesia • Mendeskripsikan kesepakatan dasar dalam melakukan perubahan. • Menguraikan fungsi perubahan sebuah konstitusi • Menyimpulkan perilaku positif terhadap konstitusi negara

Perkembangan konstitusi Indonesia o Periode berlakunya konstitusi o Fungsi dan tahapan perubahan UUD 1945 o Kesepakatan dasar dalam melakukan perubahan o Contoh perilaku positif terhadap konstitusi negara

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

2

• Sekjen Mahkamah Konstitusi RI. (2005). UUD Negera Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta. Mahkamah Kostitusi Republik Indonesia

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 168 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : X/ 2 : Menghargai Persamaan Kedudukan Warga Negara dalam Berbagai Aspek Kehidupan :5 : 12 X 45 Menit
INDIKATOR • MATERI PEMBELAJARAN Warga negara dan pewarganegaraan o Dasar hukum yang mengatur Warga negara o Asas dan stesel dalam kewarganegaraan o Syarat menjadi warga negara o Hal yang menyebabkan kehilangan kewarganegaraan ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM Melakukan kajian literatur tentang warga negara sesuai hukum yang berlaku o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi 4 PS PI • CT. Kansil (1976), Aku warga negara Indonesia, Jakarta, UU tentang Kewarga negaraan SUMBER BELAJAR

5.1 Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia

Mendeskripsikan kedudukan warga negara yang diatur dalam UUD 1945 Menguraikan persyaratan untuk menjadi warga negara Indonesia dan hal yang menyebabkan hilangnya status kewarganegaraan Menjelaskan asas kewarganegaraan yang berlaku secara umum

Mendiskusikan dan menyimpulkan berbagai kasus kewarganegaraan syarat menjadi warga negara, penyebab kehilangan kewarganegaraan dan asas kewarganegaraan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 169 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR •

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN Persamaan kedudukan warga negara o Landasan hukum yang menjamin persamaan kedudukan warga negara o Aspek aspek persamaan kedudukan setiap warga negara o contoh perilaku yang menampilkan persamaan kedudukan warga negara Persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan o o o o o ras Agama Gender golongan, budaya,dan suku bangsa

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM Mengkaji berbagai literatur tentang kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang diatur dalam Undang-undang o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi 4 PS PI • • UUD 1945 UU tentang Kewarganegaraan SUMBER BELAJAR

5.2 Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan negara

Menunjukkan persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Mendeskripsikan landasan persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Memberikan contoh perilaku yang menampilkan persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Menunjukkan sikap persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku Mengidentifikasi ciri ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku secara garis besar Mengembangkan sikap saling menghormati persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku

Mendiskusikan tentang perilaku yang mencerminkan pelaksanaan persamaan kedudukan yang diatur oleh UU yang berlaku

5.3. Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku

Mendiskusikan dan mempresentasikan tentang persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi

4

Buletin, surat kabar dan sumber lain yang relevan Kasus yang ada di masyarakat

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 170 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : X/ 2 : Menganalisis Sistem Politik di Indonesia :6 : 12 X 45 Menit MATERI PEMBELAJARAN
supra struktur dan infra struktur politik o pengertian sistem politik Indonesia o cara berpolitik melalui Suprastruktur politik atau lembaga formal negara o Infrastruktur : kelompok kekuatan politik dalam masyarakat partai politik kelompok kepentingan kelompok penekan media komunikasi politik Menganalisis berbagai sumber bacaan tentang dinamika politik Indonesia, o Non tes: Performance tes (tugas kelompok o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) Membandingkan sistem politik Indonesia dengan yang berlaku di negara liberal dan komunis o Presentasi 4 • Buku yang relevan, media cetak dan media elektronik

KOMPETENSI DASAR
6.1 Mendeskripsikan supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia • • •

INDIKATOR
Mendiskripsikan pengertian sistim politik Indonesia Mendeskripsikan supra struktur politik Indonesia mendeskripsikan infrastruktur politik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengkaji literatur tentang pengertian sistem politik Indonesia

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
o Non tes: Performance tes (tugas kelompok o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi 4

SUMBER BELAJAR PS PI
• Afan Gafar (2002) Civic education, Jakarta, Universitas Islam Negeri

Mendiskusikan dan mempresentasikan tentang eksistensi supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia

6.2 Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara

• •

Menguraikan dinamika politik Indonesia Menunjukkan kelebihan dan kelemahan sistim politik yang dianut Indonesia Mendeskripsikan perbedaan sistim politik Indonesia dengan negara liberal dan komunis

Sistem politik Indonesia dan sistem politik di berbagai negara o Dinamika politik Indonesia o Sistem politik di negara Liberal, negara komunis dan sistim politik di Indonesia

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 171 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
6.3 Menampilkan peran • serta dalam sistem politik di Indonesia • •

INDIKATOR
Mengidentifikasikan ciri – ciri masyarakat politik Menunjukkan perilaku politik yang sesuai aturan Mensimulasikan salah satu kegiatan politik yang diselenggarakan oleh pemerintah (Pemilu) Berperan serta secara aktif dalam sistim politik di Indonesia

MATERI PEMBELAJARAN
Peran serta dalam sistem politik di Indonesia o Ciri masyarakat politik o Menunjukkan perilaku politik yang sesuai aturan o Contoh peranserta dalam system politik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menganalisis berbagai literatur tentang ciri-ciri masyarakat politik Mendemontrasikan perilaku dan berperan aktif dalam sistem politik di Indonesia

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
o Non tes: Performance tes (tugas kelompok o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi 4

SUMBER BELAJAR PS PI
• Buku yang relevan, media cetak dan media elektronik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 172 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Kewarganegaraan KELAS/SEMESTER : XI / 1 STANDAR KOMPETENSI : Menganalisis Budaya Politik di Indonesia KODE KOMPETENSI :1 ALOKASI WAKTU : 14 X 45 Menit KOMPETENSI DASAR
1.1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik • • • •

INDIKATOR
Mendeskripsikan pengertian budaya politik Mengidentifikasikan ciri-ciri budaya politik Mendeskripsikan macammacam budaya politik Menjelaskan faktor penyebab berkembangnya budaya politik di daerahnya Mengidentifikasi perkembangan budaya politik Menyimpulkan budaya politik yang berkembang di masyarakat Mendeskripsikan tipe-tipe budaya politik Mengidentifikasi tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia Menganalisis dampak perkembangan tipe politik sesuai dengan perkembangan sistem politik yang berlaku Menjelaskan makna sosialisasi kesadaran politik Menguraikan mekanisme

MATERI PEMBELAJARAN
Budaya Politik o Pengertian Budaya Politik o Ciri-ciri budaya politik o Macam-macam budaya politik o faktor penyebab berkembangnya budaya politik di suatu daerah o Budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Tipe-tipe budaya politik o Macam-macam tipologi budaya politik o Perkembangan tipe budaya politik sejalan perkembangan sistem politik yang berlaku Sosialisasi budaya politik o Makna sosialisasi kesadaran politik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menggali informasi dari berbagai sumber tentang pengertian budaya politik dan macam-macam budaya politik, faktor penyebab berkembangnya budaya politik Mengidentifikasikan budaya politik yang berkembang di daerah setempat Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil penggalian informasi tentang budaya politik yang berkembang di daerah setempat Menggali informasi dari berbagai literatur tentang tipe-tipe politik yang berkembang di Indonesia Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil penggalian informasi tentang perkembangan tipe budaya politik sesuai dengan perkembangan sistem politik yang berlaku Menggali informasi dari berbagai literatur tentang makna kesadaran politik ,

PENILAIAN
o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, dan bentuk lainnya) o Presentasi

ALOKASI WAKTU TM
2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
• Dede Rosyada (2003), Pendidikan Kewarganegaraan: Demokrasi, hak asasi manusia, dan masyarakat madani. Tim ICCE UIN Jakarta. Prenada Media

• •

1.2 Menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia

• •

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, dan bentuk lainnya) o Presentasi o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

4

• Rusadi Kantaprawira, (1999), Sistem politik Indonesia suatu pengantar, Bandung

1.3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik

• •

4

Mass media baik cetak maupun elektronik Buku Paket yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 173 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
sosialisasi dalam pengembangan budaya politik • Mengidentifikasikan fungsi partai politik

MATERI PEMBELAJARAN
o Mekanisme sosialisasi budaya politi o Fungsi dan peranan partai politik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mendiskusikan dan mempresentasikan tentang mekanisme sosialisasi budaya politik Mendiskusikan dan mempresentasikan tentang fungsi dan peranan partai politik Mendiskusikan dan mempresentasikan peranserta masyarakat dalam pengembangan budaya politik yang sesuai dengan tata nilai budaya bangsa Indonesia Melakukan studi kasus budaya politik yang berkembang di masyarakat Mensimulasikan budaya politik partisipan di lingkungan sekolah

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, dan bentuk lainnya) o Presentasi

1.4 Menampilkan peran serta budaya politik partisipan

Mendeskripsikan bentukbentuk budaya politik berserta contohnya Menunjukkan budaya politik yang sesuai dan bertentangan dengan semangat pembangunan politik bangsa Memberikan contoh budaya politik partisipan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara Mendemonstrasikan budaya politik partisipan

Budaya politik partisipan o Bentuk-bentuk budaya politik partisipan o Budaya politik yang bertentangan dengan semangat pembangunan politik bangsa o Contoh budaya politik partisipan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara o Contoh perilaku berperan aktif dalam politik yang berkembang di masyarakat

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi

4

• Mass media baik cetak maupun elektronik • Buku Paket yang relevan • Kasus budaya politik yang terjadi di masyarakat

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 174 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Kewarganegaraan Kelas : XI / 1 STANDAR KOMPETENSI : Menganalisis Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani KODE KOMPETENSI :2 ALOKASI WAKTU : 1 4 X 45 Menit MATERI PEMBELAJARAN
pengertian dan prinsipprinsip budaya demokrasi o Macam-macam demokrasi o Prinsip-prinsip demokrasi o Pengertian Budaya demokrasi o Prinsip-prinsip budaya demokrasi

KOMPETENSI DASAR
2.1 Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip budaya demokrasi •

INDIKATOR
Menjelaskan perbedaan antara demokrasi liberal, komunis dan demokrasi Pancasila Mendeskripsikan prinsipprinsip demokrasi Menjelaskan makna budaya demokrasi Menjelaskan tentang prinsip budaya politik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Membandingkan macam-macam demokrasi Mengkaji berbagai literatur tentang pengertian demokrasi dan prinsip-prinsip demokrasi Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian tentang makna budaya demokrasi Menyimpulkan tentang prinsip budaya demokrasi

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi 4

SUMBER BELAJAR PS PI
• Mimbar Demokrasi, jurnal ilmiah, jurusan ilmu social politik, fakultas ilmu social, universitas negeri Jakarta, vol 5, no. 1 Oktober 2005

• • •

2.2 Mengidentifikasi ciriciri masyarakat madani

• Mendeskripsikan pengertian masyarakat madani • Mengidentifikasikan ciri-ciri masyarakat madani • Menjelaskan proses menuju masyarakat madani • Menguraikan kendala yang dihadapi bangsa Indonesia dalam mewujudkan masyarakat madani

Masyarakat madani o Pengertian masyarakat madani (civil society) o Ciri-ciri masyarakat madani o Proses menuju masyarakat madani o kendala yang dihadapi dan upaya mengatasinya bangsa Indonesia dalam mewujudkan masyarakat madani

Mencari informasi dari berbagai sumber tentang pengertian masyarakat madani Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil temuan tentang ciri-ciri masyarakat madani Mendiskusikan dan mempresentasikan tentang proses tentang menuju masyarakat madani Indonesia

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi

4

• Dede Rosyada (2003), Pendidikan Kewarganegaraan: Demokrasi, hak asasi manusia, dan masyarakat madani. Tim ICCE UIN Jakarta. Prenada Media

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 175 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Menjelaskan upaya mengatasi kendala yang dihadapi bangsa Indonesia dalam mewujudkanmasyarakat madani

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR

Melakukan studi kasus tentang kendala yang dihadapi dan upaya bangsa Indonesia dalam mewujudkan masyarakat madani Demokrasi di Indonesia o Prinsip-prinsip demokrasi Pancasila o Pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama, orde baru, dan reformasi o Pemilihan Umum (Pemilu) o Pengertian Pemilu o tujuan pemilu o Prinsip-prinsip dalam pelaksanaan Pemilihan umum Menggali informasi dari berbagai sumber tentang prinsip-prinsip demokrasi Pancasila Menggali informasi pelaksanaan demokrasi yang diterapkan di Indonesia sejak Orla, Orba dan orde reformasi Menggali informasi dari berbagai sumber tentang pemilu di Indonesia Mengalisis tentang pelaksanaan pemilu di Indonesia Mensimulasikan pelaksanaan pilkada di daerahnya Perilaku yang mendukung terhadap tegaknya prinsip-prinsip demokrasi Mendiskusikan dan menyimpulkan perilaku budaya demokrasi Mendemonstrasikan budaya demokrasi dalam kehidupan di sekolah dan lingkungan masyarakat o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi 2 • Kasus yang terjadi di masyarakat • Media cetak/elektronika o N tes: Performance tes (tuongas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi 4 • Perkembangan sistem pemerintahan di Indonesia • Pengkianatan demokrasi ala Orde Baru • UU Pemilu dan sosialisasi pelaksanaan pemilu

2.3 Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama, orde baru, dan reformasi

• Menguraikan prinsip demokrasi Pancasila • Membandingkan demokrasi yang diterapkan di Indonesia pada masa orla,orba dan orde reformasi • Membandingkan pelaksanaan pemilu pada masa orla, orba maupun orde reformasi • Mengidentifikasikan pelaksanaan pemilu pada masa orba dan reformasi • Mendemostrasikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di daerahnya

2.4 Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan seharihari

• Mengidentifikasi perilaku budaya demokrasi • Menunjukkan perilaku budaya demokrasi dalam lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 176 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN Kelas STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : XI / 1 : Menampilkan Sikap Keterbukaan dan Keadilan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara :3 : 10 X 45 Menit
MATERI PEMBELAJARAN Keterbukaan dan keadilan o Pengertian keterbukaan dan keadilan o Macam-macam keadilan o Makna keterbu-kaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara o Ciri-ciri keterbukaan KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengkaji dari berbagai literatur tentang pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keadilan Menggali berbagai informasi tentang macam-macam keadilan Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian tentang makna keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Menggali informasi tentang ciri-ciri keterbukaan ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o Presentasi 4 PS PI • Buku PKn dan yang relevan • Mass media baik cetak maupun elektronika • Kasus yang terjadi di masyarakat • Buku Paket PMP • Mass media baik cetak maupun elektronika • Kasus yang terjadi di masyarakat SUMBER BELAJAR

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR • Mendeskripsikan pengertian keterbukaan dan keadilan • Mengidentifikasikan macammacam keadilan • Mendeskripsikan pentingnya keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara • Mengidentifikasikan ciri-ciri keterbukaan

3.1 Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

3.2 Menganalisis dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan

• Memberikan contoh penyelenggaran pemerintahan yang transparan • Mendeskripsikan penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan • Mengidentifikasikan faktor penyebab terjadinya penyelenggaraan pemerintahan yang tidak

Penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan Penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan Dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan

Mendiskusikan dan mempresentasikan tentang penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan Melakukan analisis tentang dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 177 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR transparan • Menyimpulkan dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR

3.3. Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

• Mengidentifikasi sikap keterbukaan dan keadilan • Menganalisis makna keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara • Memberikan contoh sikap keterbukaan dan keadilan di lingkungan sekolah, dan masyarakat • Memberikan penilaian tentang sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

o Sikap keterbukaan dan keadilan o Bentuk sikap yang mencerminkan keterbukaan dan keadilan o sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

Menggali berbagai informasi baik cetak maupun elektronika tentang contoh sikap yang mencerminkan keterbukaan dan keadilan Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil penggalian informasi tentang sikap keterbukaan dan keadilan di lingkungan masyarakat, sekolah maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya) o presentasi

2

• Mass media baik cetak maupun elektronika • Kasus yang terjadi di masyarakat

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 178 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN Kelas STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR 4.1 Mendeskripsikan pengertian, pentingnya, dan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu negara • •

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : XI / 2 :Menganalisis Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional :4 : 22 X 45 Menit
INDIKATOR Mendeskripsikan pengertian hubungan internasional Mendeskripsikan dampak suatu negara yang mengucilkan diri dari pergaulan antarbangsa Menguraikan pentingnya hubungan internasional Mengidentifikasi saranasarana hubungan internasional MATERI PEMBELAJARAN Hubungan Internasional o Pengertian hubungan internasional o Dampak suatu negara yang mengucilkan diri dari pergaulan antarbangsa o Pentingnya hubungan internasional bagi suatu negara o Sarana-sarana hubungan internasional KEGIATAN PEMBELAJARAN Menggali informasi dari berbagai sumber tentang pengertian hubungan internasional Mendiskusikan dan mempresentasikan informasi tentang pentingnya hubungan internasional Menyimpulkan hasil identifikasi sarana sarana hubungan internasional ALOKASI WAKTU PENILAIAN o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, dan bentuk lainnya) o presentasi TM 4 TS TI SUMBER BELAJAR • J.G. Starke (2003), Pengantar Hukum Internasional edisi kesepuluh, Jakarta: • Sinar Grafika.

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 179 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR 4.2 Menjelaskan tahaptahap perjanjian internasional

INDIKATOR • Mendeskripsikan makna perjanjian internasional • Menjelaskan macam-macam istilah perjanjian internasional • Menguraikan tahapan perjanjian internasional • Menjelaskan hal-hal penting dalam ratifikasi perjanjian internasional yang memerlukan persetuan DPR di Indonesia

MATERI PEMBELAJARAN Perjanjian internasional o Makna perjanjian internsional o Istilah-istilah perjanjian internasional o Tahap-tahap perjanjian internasional

KEGIATAN PEMBELAJARAN Melakukan studi literatur tentantg perjanjian internasional Menggali informasi tentang istilah-istilah dalam perjanjian internasional Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil studi literatur tentang perjanjian internasional dan tahap-tahap perjanjian internasional Melakukan studi pustaka tentang pengertian perwakilan diplomatik Menggali informasi tentang macam-macam Perwakilan Diplomatik Menggali informasi tentang perwakilan konsuler Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil penggalian informasi tentang fungsi perwakilan diplomatik

ALOKASI WAKTU PENILAIAN o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu, pengamatan dan lainnya) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, dan bentuk lainnya) o presentasi TM 4 TS TI SUMBER BELAJAR • Rebecca M.M. Wallace, Sweet & Maxwell, London penerjemah: Bambang Aruma-nadi,SH. MSc., (1993), Hukum Internasional, Semarang: IKIP Semarang Press

4.3 Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik

• • •

Mendeskripsikan pengertian perwakilan diplomatik Menguraikan tingkatan perwakilan diplomatik Mengidentifikasikan perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler Menganalisis fungsi perwakilan Diplomatik

o Perwakilan Diplomatik o Pengertian perwakilan diplomatik o Tingkatan perwakilan diplomatik o Perwakilan konsuler o Fungsi perwakilan diplomatik

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

4

• Syuffri Yusuf, SH., (1989), Hubungan Internasional dan Politik Luar Negeri Sebuah Analisis Teoritis dan uraian tentang Pelaksanaannya, Jakarta: CV. Muliasari

4.4 Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN, PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional

• •

Mendeskripsikan pengertian Organisasi internasional Mengidentifikasikan macammacam organisasi internasional Menguraikan peranan dan tujuan organisasi internasional

o Organisasi Internasional o Pengertian organisasi internasional o Macam-macam organisasi internasional

Menggali informasi dari berbagai sumber tentang pengertian organisasi internasional Melakukan studi literatur dari berbagai sumber tentang macam-macam organisasi internasional

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan o ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

6

• Apandi Idrus,(1987) Tata Negara untuk SMA, Jakarta, Balai Pustaka • Media elektronika • Buku yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 180 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR PBB • •

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN o Peranan dan tujuan PBB o Peranan dan tujuan ASEAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM TS TI SUMBER BELAJAR

Mendeskripsikan peranan Indonesia terhadap ASEAN Mengidentifikasikan peranan ASEAN bagi bangsa Indonesia Menjelaskan tujuan ASEAN Mendeskripsikan peranan organisasi Internasional dalam meningkatkan hubungan Internasional Mengidentifikasi bentuk kerjasama indonesia dengan negara lain Menjelaskan manfaat kerjasama antar bangsa Memberikan contoh perjanjian internasional yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia

Menggali informasi dari berbagai sumber tentang peranan dan tujuan PBB Melakukan studi literatur tentang tujuan ASEAN

• •

4.5 Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia

o Manfaat Kerja sama dan perjanjian internasional o Bentuk-bentuk kerjasama dan perjanjian Indonesia dengan negara lain o Hasil-hasil kerjasama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia

• •

Menggali informasi berbagai sumber tentang bentuk bentuk kerjasama internasional Mendiskusikan dan mempresentasikan tentang hasil kerja sama internasional yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

4

• Buku Paket yang relevan • Media cetak maupun elektronika

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 181 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN Kelas STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : XI / 2 : Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan Internasional :5 : 16 X 45 Menit
MATERI PEMBELAJARAN Hukum dan peradilan Internasional o Konsep dasar hukum internasional o Asas asas hukum internasional o Sumber-sumber hukum internasional o Subjek-subjek hukum internasional o lembaga peradilan Internasional KEGIATAN PEMBELAJARAN Melakukan kajian pustaka (beberapa buku sumber) tentang makna, asas, dan sumber hukum internasional. Menggali informasi tentang subyek hukum internasional Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang peranan lembaga peradilan internasional ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi 6 PS PI • J.G. Starke (2003), • Pengantar Hukum Internasional edisi kesepuluh, Jakarta: Sinar Grafika. • Rebecca M.M. Wallace, Sweet & Maxwell, London penerje-mah: Bambang Aruma-nadi,SH. MSc., (1993), Hukum Inter-nasional, Semarang: IKIP Sema-rang Press. SUMBER BELAJAR

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

5.1 Mendeskripsikan sistem hukum dan peradilan internasional

• • • • • •

Mengemukakan makna hukum internasional. Menjelaskan hakekat hukum internasional Menjelaskan asas-asas hukum internasional Mengidentifikasikan sumbersumber hukum internasional Mengidentifikasikan subyeksubyek hukum internasional Mendeskripsikan peranan lembaga peradilan Internasional Mengidentifikasikan kewenangan Mahkamah Internasional Mendeskripsikan kendala yang dihadapi Mahkamah Internasional dalam memerankan sebagai lembaga peradilan internasional

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 182 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN o Sengketa Internasional o Sebab-sebab terjadinya sengketa internasional o Cara menyele-saikan masalah-masalah (sengketa) internasional o Jasa-jasa baik o Konsiliasi o Komisi Penyelidik o Pewasitan (Arbitrasi) o Mahkamah Internasional

KEGIATAN PEMBELAJARAN Melakukan analisis tentang faktor penyebab timbulnya sengketa internasional. Menggali informasi berbagai sumber tentang cara penyelesaian sengketa internasional Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang pola penyelesaian sengketa internasional

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi 4 PS PI • Syuffri Yusuf, SH., (1989), • Hubungan Internasional dan Politik Luar Negeri Sebuah Analisis Teoritis dan uraian tentang Pelaksanaannya, Jakarta: CV. Muliasari SUMBER BELAJAR

5.2 Menjelaskan • penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian • oleh Mahkamah Internasional •

Mengidentifikasi penyebab timbulnya sengketa internasional Mengidentifikasikan cara menyelesaikan masalahmasalah (sengketa) internasional Memberikan contoh penyelesaian masalah internasional melalui arbitrase Memberikan contoh penyelesaian masalah internasional melalui konsiliasi

5.3 Menghargai • putusan Mahkamah Internasional •

Mendeskripsikan prosedur Mahkamah Internasional dalam penyelesaian masalah internasional Mengidentifikasikan sistematika keputusan Mahkamah Internasional Menjelaskan dampak suatu negara yang tidak mematuhi keputusan Mahkamah Internasional Mendeskripsikan contoh sikap negara yang mematuhi keputusan Mahkamah Internasional

o Mahkamah Internasional o Mekanisme kerja Mahkamah Internasional o Keputusan Mahkamah Internasional

Menggali informasi tentang prosedur Mahkamah Internasional dalam penyelesaian masalah internasional Menggali informasi tentang keputusan Mahkamah Internasional Menyimpulkan dampak suatu negara yang tidak mematuhi keputusan Mahkamah Internasional

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

6

• Boer Mauna Hukum Internasional... • Buku Paket yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 183 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN Kelas/ Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : XII/1 : Menampilkan Sikap Positif Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka :1 : 10 X 45 Menit
MATERI PEMBELAJARAN Pancasila sebagai ideologi terbuka o Makna ideologi negra o Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara o Fungsi pokok Pancasila o Pancasila sebagai ideologi terbuka KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengkaji dari berbagai sumber (buku, nara sumber dsb.) tentang proses perumusan Pancasila sejak sidang BPUPKI sampai dengan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 Menguraikan fungsi pokok Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Membandingkan ideologi terbuka dan ideologi tertutup Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil penggalian informasi makna Pancasila sebagai ideologi terbuka ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM 4 PS PI • Nugroho Noto-susanto (1983), Naskah Proklamasi yang Otentik dan Rumusan Pan-casila yang Otentik, Jakarta: PN Balai Pusta-ka. • Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945, amandemen I, II, III dan IV, Bandung: Citra Umbara SUMBER BELAJAR

KOMPETENSI DASAR • •

INDIKATOR

1.1 Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideologi terbuka

Mendeskripsikan makna ideologi negara Menjelaskan proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara Menguraikan fungsi pokok Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara Membedakan ideologi terbuka dan ideologi tertutup Mendeskripsikan makna Pancasila sebagai ideologi terbuka

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 184 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR 1.2 Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan • •

INDIKATOR Mendeskripsikan Pancasila sebagai sumber nilai. Mendeskripsikan Pancasila sebagai paradigma pembangunan. Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan

MATERI PEMBELAJARAN Nilai-nilai Pancasila o Pancasila sebagai sumber nilai o Pancasila sebagai paradigma pembangunan

KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengkaji dari beberapa sumber pustaka tentang Pancasila sebagai sumber nilai dan Pancasila sebagai paradigma pembangunan. Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian tentang Pancasila sebagai sumber nilai dan sebagai paradigma pembangunan

PENILAIAN o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

ALOKASI WAKTU TM 4 PS PI

SUMBER BELAJAR • UUD 1945 • Buku-buku sumber yang relevan • Buku pelajaran

1.3 Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka

Menunjukkan contoh sikap dan perilaku positif yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila Mengidentifikasi sikap positif yang sesuai dengan Pancasila sebagai ideologi terbuka.

o Perilaku yang sesuai nilai-nilai Pancasila o Sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka

Menggali informasi tentang sikap dan prilaku yang sesuai dengan nilainilai Pancasila melalui media massa Melakukan observasi perilaku masyarakat lingkungannya yang sesuai dengan nilai Pancasila sebagai ideologi terbuka

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

2

• Media cetak dan media eletronik • Buku-buku sumber yang relevan • Buku pelajaran

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 185 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN Kelas/ Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : XII/1 : Mengevaluasi Berbagai Sistem Pemerintahan :2 : 8 X 45 Menit
MATERI PEMBELAJARAN Sistem pemerintahan o Pengertian Sistem pemerintahan o Sistem pemerintahan Presidensial o dan Parlementer KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengkaji berbagai literatur tentang sistem pemerintahan Mengidentifikasi negaranegara yang menganut sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer Mendeskripsikan kelebihan dan kelemahan sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer Membandingkan dari berbagai aspek, negaranegara yang menganut sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer ALOKASI WAKTU TM 2 PS PI • Moh. Kusnardi., Harmaily Ibrahim (1993) Pengantar Hukum Tata Negara RI. FHUI. • Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945, perubahan I, II, III dan IV

KOMPETENSI DASAR • •

INDIKATOR Mendeskripsikan penegertian system pemerintahan Mengklasifikasikan sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer di berbagai Negara Menguraikan kelebihan dan kelemahan sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer Mengidentifikasi ciri sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR

2.1 Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai negara

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

o Ciri-ciri sistem pemerintahan Parlementer dan Presidensial.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 186 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR •

INDIKATOR Menguraikan sistem pemerintahan yang digunakan oleh negara Indonesia menurut UUD 1945. Membandingkan sistem pemerintahan Indonesia berdasarkan UUD 1945 sebelum dengan sesudah perubahan

MATERI PEMBELAJARAN sistem pemerintahan Negara Indonesia o System pemerintahan menurut UUD 1945 awal kemerdekaan o Sistem pemerintahan menurut UUD 1945 setelah adanya perubahan

KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengkaji UUD 1945, dapat menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Indonesia menurut UUD 1945 pada awal kemerdekaan Mengidentifikasi sistem pemerintahan Indonesia berdasarkan UUD 1945 sebelum dan sesudah perubahan Mengkaji berbagai buku, media cetak dan elektronik mengenai kelebihan dan kelemahan pelaksanaan sistem pemerintahan negara RI MengiIdentifikasikan tentang kelebihan dan kelemahan pelaksanaan sistem pemerintahan negara RI dibandingkan dengan negara lain

ALOKASI WAKTU JENIS PENILAIAN TM o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi 2 PS PI • Jimly ashieddieqy Sistem pemerintahan di Indonesia, makalah pembukaan temu wicara guru PKn Propinsi Dki dengan Mahkamah Konstitusi, 2005 • Buku-buku yang relevan • Bukupelajaran o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi 4 • Jimly ashieddieqy Sistem pemerintahan di Indonesia, makalah pembukaan temu wicara guru PKn Propinsi Dki dengan Mahkamah Konstitusi, 2005 • Buku-buku yang relevan SUMBER BELAJAR

2.2 Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Negara Indonesia

2.3 Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain

Menguraikan kelebihan dan kelemahan pelaksanaan sistem pemerintahan Indonesia Membandingkan sistem pemerintahan Indonesia dengan negara lain

Pelaksanaan sistem pemerintahan Indonesia o Kelebihan sistem pemerintahan Indonesia o Kelemahan sistem pemerintahan Indonesia Perbandingan pelaksanaan sistem pemerintahan Indonesia dengan negara lain

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 187 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN Kelas/ Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : XII/2 : Mengevaluasi Peranan Pers Dalam Masyarakat Demokrasi :3 : 10 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN Peranan Pers o Pengertian pers o Fungsi pers o perkembangan pers di Indonesia o Peranan Pers dalam masyarakat Demokrasi

KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengkaji dari berbagai buku sumber mengenai pengertian dan fungsi pers Menguraikan perkembangan pers di Indonesia Menganalisis peranan pers di Indonesia

ALOKASI WAKTU JENIS PENILAIAN TM o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi 2 PS PI • UU Pers • UU kemerdekaan mengeluar-kan pendapat • Masduki, kebebasan pers dan Kode etik jurnalisti • Buku-buku yang relevan • Buku pelajaran SUMBER BELAJAR

3.1 Mendeskripsikan pengertian, fungsi dan peran serta perkembangan pers di Indonesia

Menguraikan pengertian, fungsi pers dalam masyarakat yang demokratis Mendeskripsikan perkembangan pers di Indonesia Menguraikan peranan pers dalam masyarakat demokratis

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 188 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR 3.2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia • •

INDIKATOR Menguraikan pengertian kode etik jurnalistik Menganalisis kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia Menunjukkan contohcontoh penyimpangan kode etik jurnalistik dari berbagai media Menguraikan upaya pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers

MATERI PEMBELAJARAN kode etik jurnalistik o Kode etik o Penyimpang kode etik jurnalistik oleh berbagai media o Upaya-upaya pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers

KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengkaji Undang-undang, buku, sumber lainnya tentang kode etik jurnalistik Mengkaji kode etik jurnalistik yang berlaku dalam masyarakat demokratis di Indonesia Mendiskusikan dan mempresentasikan tentang kode etik jurnalistik, penyimpangan kode etik jurnalistik dari berbagai media, dan upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers di media cetak dan elektronik Mengkritisi berbagai berita, artikel dari media cetak dan elektronik yang tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik Mengkaji manfaat pers dalam kehidupan masyarakat demokratis di Indonesia Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil temuan dan kajian tentang dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat Indonesia

JENIS PENILAIAN o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

ALOKASI WAKTU TM 4 PS PI

SUMBER BELAJAR • UU Pers • UU kemerdekaan mengeluar-kan pendapat • Masduki, kebebasan pers dan Kode etik jurnalistik • Buku-buku yang relevan • Buku pelajaran

3.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia

Menguraikan manfaat pers dalam kehidupan masyarakat demokratis di Indonesia Menunjukkan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa/ pers.

Kebebasan pers dan dampaknya o Manfaat media massa dalam kehidupan seharihari. o Dampak dari penyalahgunaan kebebasan pers/media massa

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

4

• UU Pers • UU kemerdekaan mengeluar-kan pendapat • Masduki, kebebasan pers dan Kode etik jurnalisti • Buku-buku yang relevan • Buku pelajaran

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 189 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN Kelas/ Semester STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR 4.1 Mendeskripsikan proses, aspek, dan dampak globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara • • •

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Kewarganegaraan : XII/2 : Mengevaluasi Dampak Globalisasi :4 : 12 X 45 Menit
INDIKATOR Mengemukakan proses globalisasi Mendeskripsikan aspek globalisasi Mendeskripsikan dampak globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara MATERI PEMBELAJARAN Globalisasi o Proses dan aspek globalisasi o Dampak-dampak globalisasi KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengkaji proses dan aspek globalisasi dari berbagai media cetak dan elektronik Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang dampak globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Mengkaji dari berbagai media cetak dan elektronik tentang pengaruh globalisasi terhadap bangsa Indonesia dalam bidang POLEKSOSBUDHANKAM Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian tentang contohcontoh pengaruh Negara lain yang dirasakan oleh bangsa Indonesia sebagai dampak globalisasi Mengkaji berbagai literatur tentang implikasi globalisasi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) 2 o Media cetak dan eletkronik tentang Globalisasi Buku-buku yang berkaitan tentang globalisasi JENIS PENILAIAN o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi ALOKASI WAKTU TM 2 PS PI o Media cetak dan eletkronik tentang Globalisasi Buku-buku yang berkaitan tentang globalisasi SUMBER BELAJAR

o

4.2 Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia

Mendeskripsikan pengaruh globalisasi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara Menunjukkan contoh pengaruh Negara lain yang dirasakan oleh bangsa Indonesia sebagai dampak globalisasi

o Pengaruh globalisasi dalam bidang : o ekonomi

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi

4

o

Media cetak dan eletkronik tentang Globalisasi Buku-buku yang berkaitan tentang globalisasi

o

o social budaya o politik

o Hankam o Pengaruh negara lain yang dirasakan Indonesia sebagai dampak globalisasi

4.3 Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara

Menentukan posisi terhadap implikasi globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

o Implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia o Sikap selektif terhadap pengaruh

o

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 190 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR Indonesia •

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN globalisasi

KEGIATAN PEMBELAJARAN

JENIS PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Menunjukkan sikap selektif terhadap pengaruh globalisasi.

Menyimpulkan dari hasil kajian dan menunjukkan sikap selektif terhadap pengaruh globalisasi dan menentukan posisi terhadap implikasi globalisasi. tulisan tentang globalisasi o Langkah-langkah penulisan ilmiah o Sistematika penulisan o Presentasi karya tulis Meresensi berita/artikel dari beberapa buku, surat kabar, media elektronik tentang pengaruh globalisasi terhadap kehidupan bangsa dan negara Indonesia Menyusun tulisan ilmiah tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia Mempresentasikan hasil tulisannya di depan kelas dan dikritisi oleh temantemannya

o Presentasi o Skala sikap

4.4 Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia

Meresensi tulisan tentang pengaruh globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Membuat karya tulis tentang pengaruh globalisasi Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi

o Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu) o Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya) o Presentasi o Skala sikap

4

o

Media cetak dan eletkronik tentang Globalisasi Buku-buku yang berkaitan tentang globalisasi

o

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 191 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : SMK Negeri 4 Malang BAHASA INDONESIA X/1 & 2 Berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia setara tingkat Semenjana 1 81 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Jenis tes: * lisan * tulisan *perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian 6

KOMPETENSI DASAR
1. 1 Menyimak untuk memahami lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak •

INDIKATOR
Reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan, mencatat) terhadap lafal, tekanan, intonasi dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak • Komentar atau ungkapan lisan terhadap lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak

MATERI PEMBELAJARAN
• Informasi dan contoh lafal ( termasuk Kamus Besar Bahasa Indoensia), tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak • Bentuk reaksi kinetik atau verbal bila mendengar pelafalan, tekanan, intonasi, atau jeda yang lazim/baku dan yang tidak

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyimak wacana monolog/dialog yang bertemakan sosial • Menunjukkan reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan,mencatat) terhadap lafal, tekanan, intonasi dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak • Mengomentari lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak

PENILAIAN

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• rekaman • Nara- sumber • Modul Tingkat Semen-jana • KBBI

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 192 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. 2 Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat

INDIKATOR
• Pengidentifikasian sumber informasi sesuai dengan wacana • Pencatatan isi pokok informasi dan uraian lisan yang bersifat faktual, spesifik, dan rinci • Pengenalan ragam/laras bahasa • Pembedaan proses dan hasil dengan memperhatikan ciri atau penanda kata/kalimat

MATERI PEMBELAJARAN
• Ciri-ciri sumber informasi dan yang bukan • Pemilihan sumber informasi yang didengar • Perbedaan fakta dan bukan fakta, yang umum dan yang spesifik, pemerian dan yang bukan • Pembuatan catatan yang bersifat faktual, spesifik, dan rinci berdasarkan informasi yang didengar • Konsep dan ciri-ciri ragam/laras bahasa disertai contoh • Identifikasi ragam/laras bahasa yang tepat/tidak tepat • Citi atau penanda kata/kalimat yang menunjukkan proses atau hasil • Pengenalan dengan cepat dan mantap informasi yng menunjukkan proses atau hasil

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengidentifikasi sumber informasi sesuai dengan wacana • Mencatat isi pokok informasi dan uraian lisan yang bersifat faktual, spesifik, dan rinci • Mengenal ragam/laras bahasa • Membedakan proses dan hasil dengan memeperhatikan ciri atau penanda kata/kalimat

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM
10

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• rekaman • Nara- sumber • Modul Tingkat Semen-jana • KBBI

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 193 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. 3 Membaca cepat untuk memahami informasi tertulis dalam konteks bermasyarakat

INDIKATOR
• Membaca cepat permulaan (120-150 kata) per menit • Membaca cepat lanjutan dengan menerapkan teknik meminadai (scanning) dan layap (skimming) sehingga mencapai 230-250 kata per menit • Membuat catatan pokokpokok isi bacaan sesuai dengan cara/teknik membuat catatan • Menjelaskan bagian bacaan tertentu secara rinci

MATERI PEMBELAJARAN
• Cara/teknik membaca cepat untuk pemahaman • Konsep tentang sarana komunikasi, kesadaran berbahasa, dan sikap berbahasa yang positif • Cara/teknik membuat catatan • Cara/teknik menyusun bagian bacaan (eksposisi) • Informasi tentang hubungan seni berbahasa, sastra dan apresiasi • Cara/teknik menafsirkan kata, bentuk kata, dan ungkapan idiomatik dengan tepat, dan pemanfaatan kamus

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca cepat permulaan (120-150 kata) per menit • Membaca cepat lanjutan dengan menerapkan teknik memindai (scanning) dan layap (skimming) sehingga mencapai 230-250 kata per menit • Menemukan pokok-pokok yang menjadi isi bacaan • Menyusun pokok-pokok isi bacaan sesuai dengan teknik membuat catatan yang baik • Menjelaskan bagian bacaan tertentu sesuai dengan pokok-pokok isi bacaan yang telah ditemukan dengan bahasa sendiri

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM
10

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Berbagai bentuk teks dari berbagai sumber (Prosa, Puisi/lirik lagu) • Modul Bahasa Indonesia Tingkat Semenjana • KBBI dan Kamus Idiom/Kamus Peribahasa

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 194 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. 4 Memahami informasi tertulis dalam berbagai bentuk teks

INDIKATOR
• Mengidentifikasi sumber informasi dengan menggunakan cara/teknik membaca cepat untuk pemahaman • Mencatat isi pokok informasi dengan menggunakan cara/teknik membaut catatan yang benar • Mengidentifikasi jenis teks (narasi, deskripsi,dan eksposisi) dengan menggunakan cara/teknik membaca cepat untuk pemahaman • Memilih fakta dan opini dengan menggunakan cara/teknik membuat catatan • Memilah proses dan hasil dengan menggunakan cara/teknik membaca cepat dan cara/teknik membuat catatan • Menceritakan kembali informasi dari masalah yang telah teridentifikasi • Mengungkapkan gambar, bagan, grafik, diagram, atau matriks secara verbal • Mengubah informasi verbal ke dalam bentuk nonverbal • Menyimpulkan informasi yang termasuk pendapat/opini

MATERI PEMBELAJARAN
• Cara/teknik membaca cepat untuk pemahaman termasuk cara membaca grafis dan matriks • Cara/teknik membuat catatan/konsep tentang sarana komunikasi kesadaran berbahasa dan sikap berbahasa yang positif • Ciri penanda masalah, gaya tulisan, fakta, opini, proses ( imbuhan pe-an), dan hasil (imbuhan -an) yang terdapat dalam teks • Konsep tentang sarana komunikasi, kesadaran berbahasa dan sikap berbahasa yang positif • Informasi dan teknik membuat teks nonverbal • Teknik membuat simpulan (induktif-deduktif) dan rumusan simpulan (singkat, padat, dan lugas)

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengumpulkan informasi dalam berbagai bentuk teks dari berbagai sumber • Mengidentifikasi sumber informasi dengan menggunakan cara/teknik membaca cepat untuk pemahaman • Mencatat isi pokok informasi dengan menggunakan cara/teknik membaut catatan yang benar • Mengidentifikasi jenis teks (narasi, deskripsi,dan eksposisi) dengan menggunakan cara/teknik membaca cepat untuk pemahaman • Memilih fakta dan opini dengan menggunakan cara/teknik membuat catatan • Memilah proses dan hasil dengan menggunakan cara/teknik membaca cepat dan cara/teknik membuat catatan • Menceritakan kembali informasi dari masalah yang telah teridentifikasi • Mengungkapkan gambar, bagn, grafik diagram, atau matriks secara verbal • Mengubah informasi verbal ke dalam bentuk nonverbal • Menyimpulkan informasi yang termasuk pendapat/opini

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM
8

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Modul Tkt. Semenjana • Soedarso. (2002). Membaca Cepat (Speed Reading). • Keraf, G. (1999). Diksi dan Gaya Bahasa • Keraf,G. (1997). Naraasi dan Argu-mentasi • Keraf, G. (1997). Eksposisi dan Deskripsi. • Keraf,G. (1987). Komposisi • Lirik Lagu • KBBI • Parera,J.D. Belajar Mengemukakan Pendapat. • Koran

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 195 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. 5 Melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat

INDIKATOR
• Mengucapkan kata dengan suara yang jelas dan tekanan pada suku kata, serta artikulasi yang tepat/lazim • Melafalkan bahasa Indonesia baku, termasuk lafal bahasa daerah yang dibedakan berdasarkan konsep lafal baku bahasa Indonesia

MATERI PEMBELAJARAN
• Artikulasi bunyi • Perbedaan makna sebagai kesalahan artikulasi bunyi • Konsep lafal baku bahasa Indonesia

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menghadirkan nara sumber untuk menyampaikan informasi • Mengidentifikasi pelafalan kata yang tidak tepat • Melafalkan kata yang telah teridentifikasi itu dengan suara yang jelas dan tekanan pada suku kata, serta artikulasi yang tepat/lazim • Memperbaiki lafal bahasa Indonesia yang terpengaruh lafal bahasa daerah berdasarkan konsep baku bahasa Indonesia • Menentukan tema pembicaraan • Menggunakan kata dan ungkapan yang sesuai dengan tuntutan tema permbicaraan secara tepat, menarik, dan kreatif • Mengklasifikasikan konteks kata yang termasuk ke dalam sinonim dan parafrasa dari konteks tema tersebut • Menggunakan sinonim dan parafrasa secara tepat • Membedakan pemakaian kata bersinonim yang memiliki nuansa yang berbeda berdasarkan makna leskikal, kontekstual, situasional, makna struktural, metaforis • Menggunakan kata dan ungkapan yang sesuai dengan situasi komunikasi dalam hal ragam dan laras bahasa

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM
3

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Nara-sumber • Rekaman • Modul B. Ind. Tkt. Semenjana • KBBI

1. 6

Memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan yang tepat

• Menggunakan kata dan ungkapan yang sesuai dengan tuntut sitausi komunikasi secara tepat, menarik, dan kreatif • Memanfaatkan sinonim, atau parafrasa untuk menghindari pengulangan mubazir kata yang sama dalam satu kalimat/paragraf • Membedakan pemakaian kata bersinonim yang memiliki nuansa yang berbeda berdasarkan makna leskikal, kontekstual, situasional, makna struktural, metaforis • Menggunakan kata dan ungkapan yang sesuai dengan situasi komunikasi dalam hal ragam dan laras bahasa

• Cara memanfaatkan sinonim dalam kaitannya dengan konteks • Makna leksikal, makna kontekstual (situasional), makna struktural, metaforis • Kalimat efektif

• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

4

-

-

• Kamus Umum • Kamus Khusus • Lirik Lagu, Iklan, Teks • Abdul Razak. (1992). Kalimat Efektif. • Tarigan. (1987).Pengajar an Gaya Bahasa. • Kamus Idiom • Abdul Chaer. (1997). Semantik Bahasa Indonesia.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 196 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. 7 Menggunakan kalimat yang baik, tepat, dan santun

INDIKATOR
• Mengidentifikasi kalimat yang komunikatif tetapi tidak cermat dilihat dari kaidah bahasa, nalar, dan ketersampaian pesan • Mengidentifikasi kalimat yang tidak komunikatif tetapi cermat • Menggunakan kalimat yang komunikatif, cermat, dan santun dalam suatu pembicaraan • Membedakan penggunaan pola tekanan kata dan kalimat dalam berbicara dengan memperhatikan konsep dan pola serta intonasi, tekanan, nada, irama, dan jeda • Membaca lirik lagu, naskah/teks, pengumuman/pidato dan sejenisnya dengan menggunakan tekanan, dan intonasi secara jelas dan tepat

MATERI PEMBELAJARAN
• Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam sebuah kalimat: kaidah bahasa, nalar, ketersampaian pesan • Contoh-contoh kalimat efektif

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyimak pembicaraan dari suatu rekaman • Mengidentifikasi kalimat yang komunikatif tetapi tidak cermat dilihat dari kaidah bahasa, nalar, dan ketersampaian pesan • Mengidentifikasi kalimat yang tidak komunikatif tetapi cermat • Menyampaiakn informasi dengan menggunakan kalimat yang komunikatif, cermat, dan santun • Menyimak siaran/rekaman yang mempertunjukkan/ memperdengarkan contoh suatu pembicaraan • Membedakan penggunaan pola tekanan kata dan kalimat dari hasil rekaman yang diperdengarkan berdasarkan konsep dan pola serta intonasi, tekanan, nada, irama dan jeda yang benar • Memilih bacaan dari berbagai bentuk (lirik lagu, teks, pengumuman) • Membaca lirik lagu, naskah/teks, pengumuman/pidato dan sejenisnya dengan menggunakan tekanan, dan intonasi secara jelas dan tepat

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM
6

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Rekaman siaran dari radio/TV • Modul B. Ind. tkt. Semenjan • Anto Moeliono. Santun Berbahasa.

1. 8

Mengucapkan kalimat dengan jelas, lancar, bernalar, dan wajar

• Konsep dan pola intonasi, tekanan, nada, irama, dan jeda • Teknik Membaca Indah • Teknik Membaca Intensif

• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

6

-

-

• Siaran atau rekaman TV/radio, ceramah, pidato,khotb, dan lirik lagu • Modul B. Ind. Tkt. Semenjana

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 197 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. 9 Menulis dengan memanfaatkan kategori/kelas kata

INDIKATOR
• Menggunakan kata atau bentuk kata yang sama dalam perincian dengan memperhatikan keefektifan dan keefisienan rincian

MATERI PEMBELAJARAN
• Teks yang mengandung rincian yang berupa: • Kelas Kata • Bentuk kata • frasa • kalimat efektif

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca teks • Membuat klasifikasi kata berdasarkan kelas kata dan bentuk kata dari teks yang dibacanya • Menentukan penggunaan kata (beradsarkan kelas dan bentuknya) yang tepat dari teks tersebut • Menyusun rincian yang efektif dan efisisen berdasarkan pemanfaatan kategori atau kelas kata • Membaca contoh teks tertulis dari sember tertentu • Menemukan kalimat-kalimat utama yang terdapat dalam teks tersebut • Menganalisis kesesuaian kalimat utama dengan judul teks • Menentukan judul bagi tulisannya sesuai dengan tema yang ditentukan • Menyusun kerangka berdasarkan judul • Menentukan kalimat utama berdasarkan kerangka yang ditetapkan • Menyusun karangan sesuai dengan pilihan jenis karangan tertentu (narasi, deskripsi, eskposisi) dengan pemilihan kata, bentuk kata dan ungkapan yang tepat

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM
6

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Teks • Ramlan. (1987). Kelas Kata • Modul B. Ind. Tkt. Semenjana

1. 10

Membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan yang tepat

• Menetapkan topik berdasarkan tema tertentu • Membuat kerangka karangan • Menentukan kalimat utama berdasarkan kerangka yang ditetapkan • Menyusun karangan sesuai dengan pilihan jenis karangan tertentu (narasi, deskripsi, eskposisi) dengan pemilihan kata, bentuk kata dan ungkapan yang tepat

• Perencanaan Karangan: Penentuan tema, perumusan topik/judul, perumusan tujuan/tesis/maksud karangan • Langkah-langkah Menulis (Narasi, Deskripsi, Eksposisi) • Kiat memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan dalam menulis sesuai dengan tema karangan/jenis karangan

• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

10

-

-

• Keraf, G. (1987). Diksi dan Gaya Bahasa • Modul B. Indoensia Tkt. Semenjana • Chaedar Alwasilah. (2005). Pokoknya Menulis • Akhadiah,S.dkk. (1997).

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 198 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. 11 Menggunakan kalimat tanya secara tertulis sesuai dengan sitausi komunikasi

INDIKATOR
• Menyampaikan pertanyaan yang relevan dengan topik pembicaraan secara tertulis dengan santun • Menyampaikan pertanyaan yang memerlukan jawaban ya atau tidak secara tertulis dengan tujuan untuk memantapkan klarifikasi dan konfirmasi • Menyampaikan pertanyaan retorik (tidak memerlukan jwaban) secara tertulis sesuai dengan tujuan dan situasi • Menyampaikan pertanyaan secar tersamar dengan kalimat tanya secara tertulis dengan tujuan selain bertanya, seperti memohon, meminta, menyuruh, mengajak, merayu, menyindir, meyakinkan, menyetujui, tau menyanggah

MATERI PEMBELAJARAN
• Kalimat Tanya: Pengertian, ciri-ciri,macam-macam kata tanya, jenis kalimat tanya • Kalimat tanya yang efektif • Formula 5W1H (what, who, why, when, where, how) dalam menyampaikan pertanyaan sesuai dengan situasi komunikasi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyimak topik pembicaraan dari rekaman/membaca teks • mendaftarkan pokok-pokok permasalahan dari bahan yang disimaknya/dibacanya • Menyampaikan pertanyaan sesuai dengan pokok permasalahan yang dihadapi secara tertulis • Menyampaikan pertanyaan yang memerlukan jawaban ya atau tidak secara tertulis dengan tujuan untuk memantapkan klarifikasi dan konfirmasi • Menyampaikan pertanyaan retorik (tidak memerlukan jwaban) secara tertulis sesuai dengan tujuan dan situasi • Menyampaikan pertanyaan secar tersamar dengan kalimat tanya secara tertulis dengan tujuan selain bertanya, seperti memohon, meminta, menyuruh, mengajak, merayu, menyindir, meyakinkan, menyetujui, tau menyanggah • Membaca teks (berita, iklan, tajuk rencana, cerita narasi,puisi) • Menemukan kata kunci dari teks yang dibacanya • Membahas tema yang menjadi pokok persoalan dalam teks tersebut • Menyusun parafrasa

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM
6

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Parera, D. (1987). Belajar Mengemukakan Pendapat • Parera,J.D. (1987). Menulis Tertib dan Sistematik • Teks dari Media Cetak • Rekaman • Keraf,G. (1991). Tatabahasa Indonesia Baru • KBBI • Modul B. Ind. Tkt Semenjana

1. 12

Membuat parafrasa dari teks tertulis

• Mengungkapkan kembali dengan kalimat sendiri secara tertulis teks yang telah dibaca

• Teks • Cara/Teknik Menyusun Parafrasa

• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

6

-

-

• Rahmat Djoko Pradopo. (1997). Kajian Puisi • Modul B. Ind. Tkt. Semenjana • Lamudin Finoza. (2002). Komposisi • Media Cetak

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 199 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : BAHASA INDONESIA : XI/3 & 4

STANDAR KOMPETENSI : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Madia KODE KOMPETENSI :2 ALOKASI WAKTU : 71 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
6 -

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Mengubah informasi dari bentuk lisan ke dalam bentuknon-verbal (bagan/tabel/diagram/ grafik/ denah/matriks) • Menyampaikann pendapat/opini dengan menggunakan teknik penyampaian simpulan dan pendapat yang akurat secara deduktif atau induktif • Menggunakan bahasa Indoensia yang baik dan benar dalam menyimpulkan sesuatu informasi

MATERI PEMBELAJARAN
• Teknik membuat catatan verbal, dan non-verbal sebagai dasar untuk membuat simpulan (lisan/tertulis) • Teknik menyimpulkan secara induktif dan deduktif • Teknik menyampaikansimpulan dan pendapat • Teknik membuat simpulan lisan maupun tulisan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, termasuk di dalamnya kesadaran berbahasa/sikap berbahasa yang positif

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyimak berbagai informasi yang disampaikan secara lisan tentang bahasa sebagai sarana berkomunikasi dan alat berpikir, bahasa sebagai unsur dan pengembang kebudayaan, serta kedudukan dan fungsi bahasa Indoensia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia • Mencatat ide-ide pokok dari informasi yang disimaknya • Mengubah informasi ke dalam bentuk non-verbal • Menyusun simpulan secara deduktif/induktif dari informasi yang terdapat dalam teks nonverbal yang dibuatnya • Menyampaikan simpulan informasi tentang isi teks nonverbal yang dibuatnya dengan menggunakan bahasa Indoensia yang baik dan benar

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

SUMBER BELAJAR
• Bahan simakan: rekaman, khutbah, dialog dsb. • Modul B. Ind. tkt. Madia • Keraf.G. (1987).Argumentasi dan Narasi. • Bambang Kaswati P. (1992).Teknik Menulis Laporan • Parera,J.D. (1987).Belajar Mengemukakan Pendapat.

2.1 Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang tidak bersifat perintah dalam konteks bekerja

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 200 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.2 Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkan atau yang tidak dalam konteks bekerja

INDIKATOR
• Merumuskan kembali isi perintah (secara lisan, maupun tulisan) • Menuliskan kembali isi perintah dalam bentuk kerangka atau bagan • Menyebutkan kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan isi perintah secara lisan/tertulis • Mengonfirmasikan kebenran rencana kegiatan yang telah direncanakan dengan rencana pemberi perintah • Mengenali informasi yang berkaitan dengan budaya kerja yang berlaku di tempat kerja • Merencanakan tindak lanjut perintah berdasarkan catatan yang dibuat pada waktu membaca informasi dari perintah kerja tertulis • Membuat bagan/ prosedur kerja berdasarkan perintah kerja tertulis • Mengonfirmasikan rencana kegiatan yang akan dilakukan (secar lisan/tulisan) kepada pemberi perintah

MATERI PEMBELAJARAN
• Kiat mengenali perintah lisan, seperti intonasi dan tekanan • Kiat merumuskan perintah atau rencana tindak lanjut dalam bentuk kerangka, atau bagan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyimak perintah dari pemberi perintah/narasumber • Merumuskan isi perintah secara berkelompok • Menindaklanjuti isi perintah dalam bentuk kerangka atau bagan • Menjelaskan isi perintah yang terdapat dalam kerangka atau bagan • Mengonfirmasikan kebenaran rencana kegiatan yang akan dilakukan kepada pemberi perintah • Membaca perintah kerja tertulis • Mengidentifikasi pokok perintah • Merencanakan tindak lanjut perintah berdasarkan catatan yang dibuat pada waktu membaca perintah kerja tertulis • Membuat bagan/ prosedur kerja berdasarkan perintah kerja tertulis • Mengonfirmasikan rencana kegiatan yang akan dilakukan (secar lisan/tulisan) kepada pemberi perintah • Merevisi rencana kegiatan sesuai arahan dari pemberi perintah

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 -

SUMBER BELAJAR
• Nara sumber • Modul Bahsa Indonesia Tkt. Madia • Referensi yang Menunjang

2.3 Memahami perintah kerja tertulis

• Teks Perintah Kerja Tertulis (Surat Edaran, Pengumuman, Memo, Disposisi, Buku Manual Kerja) • Informasi mengenai kebiasaan peraturan atau budaya kerja yang berlaku di tempat bekerja • Kiat menyikapi perintah kerja yang maksudnya sama tetapi dirumuskan dalam bentuk dan redaksi yang berbeda

• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

4

-

-

• •

• • •

Modul B. Ind. tkt. Madia Lamudin Finoza. (2002). Surat Menyurat Resmi Indonesia Buku Manual Kerja KBBI Tim Depdiknas. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 201 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.4 Membaca untuk memahami makna kata, bentuk kata, ungkapan, dan kalimat dalam konteks bekerja

INDIKATOR
• Mengelompokkan kata, bentuk kata, ungkapan, dan kalimat berdasarkan kelas kata dan makna kata • Mendaftar kata-kata yang berpotensi memiliki sinonim dan antonim dalam teks bacaan • Mengidentifikasi kata (termasuk bentuk kata baru), frasa, kalimat yang dipersoalkan kebenaran/ ketepatannya (diterima/ditolak) berdasarkan paradigma atau analogi • Mengidentifikasi kata, frasa, kalimat atau bentuk kata baru yang perlu dipersoalkan kebenarannya/ketepatannya (diterima/ditolak) beradsarkan kaidah atau kelaziman

MATERI PEMBELAJARAN
• Informasi mengenai hubungan antara makna kata, bentuk kata, dan pemakaian kata dalam konteks bekerja • Peran dan manfaat kamus dalm belajar bahasa dan dalam kehidupan berbahasa dan bernegara • Proses pembentukan kata baru • Relasi makna (sinonim, dan antonim), ungkapan idiomatik, dan bentuk kata

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca teks yang bertemakan “lingkungan kerja” • Mengelompokkan kata, bentuk kata, ungkapan, dan kalimat berdasarkan kelas kata dan makna kata • Mendaftar kata-kata yang berpotensi memiliki sinonim dan antonim dalam teks bacaan • Mengidentifikasi kata (termasuk bentuk kata baru), frasa, kalimat yang dipersoalkan kebenaran/ ketepatannya (diterima/ditolak) berdasarkan paradigma atau analogi • Mengidentifikasi kata, frasa, kalimat atau bentuk kata baru yang perlu dipersoalkan kebenarannya/ketepatannya (diterima/ditolak) beradsarkan kaidah atau kelaziman

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 -

SUMBER BELAJAR
• KBBI • Kamus Idiom, Kamus SinonimAntonim • Karya Sastra dalam bentuk yang beragam • Surat Kabar/Majalah • Lirik Lagu • Tarigan,H.G. (1985). Pengajaran Semantik.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 202 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.5 Menggunakan secara lisan kalimat tanya/pertanyaan dalam konteks bekerja

INDIKATOR
• Mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan topik pembicaraan untuk menggali informasi secara santun • Mengajukan pertanyaan yang memerlukan jawaban ya atau tidak ,misalnya untuk memantapkan pemahaman (klarifikasi), meminta kepastian (konfirmasi) • Menggunakan pertanyaan retorik dengan menerapkan konsep dan ciri kalimat retorik • Mengajukan pertanyaan secara tersamar dengan kalimat tanya untuk tujuan selain bertanya, seperti: memohon, meminta, menyuruh, mengajak, merayu, menyindir, meyakinkan, menyetujui, atau menyanggah • Memparafrasakan informasi secara lisan dari hal yang telah dibaca dengan menggunakan bahasa sendiri • Memparafrasakan informasi secara lisan dari hal yang sudah didengar dengan menggunakan bahasa sendiri

MATERI PEMBELAJARAN
• Konsep kalimat tanya umum • Konsep dan ciri kalimat retorik • Dampak penggunaan kalimat retorik kepada mitra kerja • Konsep dan model kalimat tersamar • Kalimat tanya tersamar dalam kehidupan sehari-hari • Artikel yang mengandung ragam kalimat tanya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menciptakan suatu dialog dalam konteks bekerja • Mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan topik pembicaraan untuk menggali informasi secara santun • Mengajukan pertanyaan yang memerlukan jawaban ya atau tidak ,misalnya untuk memantapkan pemahaman (klarifikasi), meminta kepastian (konfirmasi) • Menggunakan pertanyaan retorik dengan menerapkan konsep dan ciri kalimat retorik • Mengajukan pertanyaan secara tersamar dengan kalimat tanya untuk tujuan selain bertanya, seperti: memohon, meminta, menyuruh, mengajak, merayu, menyindir, meyakinkan, menyetujui, atau menyanggah • Menyimak rekaman berita/artikel pendek yang dibacakan dengan cermat • Mencermati informasi dari sudut kata kunci, ide pokok, kata-kata metaforis/ungkapan • Menjelaskan kata-kata kunci, ide pokok, ungkapan/kata-kata yang bermakna metaforis secara kontekstual • Menyusun parafrase berdasarkan hal-hal di atas • Menyampaikan parafrase secara lisan dengan sikap yang santun di depan kelas

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 -

SUMBER BELAJAR
• Nara Sumber • Modul B. Ind. Tkt. Madia • Keraf,G. (1987). Tata Bahasa Indoensia Baru Bahasa Indonesia

2.6 Membuat parafrasa lisan dalam konteks bekerja

• Pengertian parafrasa • Teknik menyusun parafrasa: menentukan kata kunci; menemukan ide pokok; menjelaskan sinonim kata kunci; menjelaskan makna kata metaforis/ungkapan lain dengan kata lain yang semakna; menggunakan ungkapan lain untuk maksud yang sama dari informasi yang didengar; menyusun kalimat dengan ungkapan sendiri • Pola penyajian ide: pola urutan/kronologis; pola sebab akibat; pola contoh; pola proses

• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

4

-

-

• Modul B. Ind. Tkt. Madia • Rekaman berita • Artikel dari Surat Kabar • Nara Sumber • Akhadiah, S. (1994). Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 203 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.7 Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi

INDIKATOR
• Berkomunikasi dengan menggunakan kata, bentuk kata, dan ungkapan dengan santun • Memfaatkan pola gilir dalam berkomunikasi secara efektif

MATERI PEMBELAJARAN
• Film/naskah drama/sinetron:Unsur intrinsik;peran dialog • Diskusi kelompok:sistem dan teknik diskusi; jenis diskusi; komponen (moderator, notulis, peserta, dan publik);pola gilir (tahaptahap pembicaraan dalam diskusi)

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membagi kelas ke dalam kelompok-kelompok kecil • Masing-masing kelompok terbagi ke dalam kelompok diskusi dan pemeranan drama satu babak • Masing-masing kelompok membuat format penilaian pola gilir terhadap masingmasing tampilan kelompok diskusi dan pemeranan dalam drama • Masing-masing kelompok menampilkan konteks pola gilir yang mereka pahami • Menyimpulkan dan memberi penguatan terhadap hasil kelompok menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi dalam bentuk komunikasi yng berbeda (drama dan diskusi kelompok)

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 -

SUMBER BELAJAR
• Kaset/VCD drama • Parera,J.D. (1988).Belajar Mengemukakan Pendapat

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 204 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.8 Bercakap-cakap secara sopan dengan mitra bicara dalam konteks bekerja

INDIKATOR
• Menggunakan kata atau ungkapan dalam memulai atau mengakhiri suatu pembicaraan baik formal maupun non-formal secara tepat dan efektif • Menerapkan pola gilir percakapan secara aktif untuk keperluan mengajukan pertanyaan, tanggapan, pendapat, atau menyatakan pernghargaan • Mengalihkan topik pembicaraan (topic switching) secara halus dengan menggunakan ungkapan yang tepat • Menyatakan pendapat yang berbeda tanpa menimbulkan konflik secara halus dan santun

MATERI PEMBELAJARAN
• Etika dan norma konversasi • Model ungkapan yang efektif • Kata/ungkapan yang bernuansa konflik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membagi kelas atas kelompok-kelompok kecil • Merencanakan desain percakapan dengan konteks lingkungan kerja • Maisng-masing kelompok menunjukkan konteks percakapannya dengan menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi dengan memanfaatkan kata, bentuk kata, dan ungkapan yang tepat sehingga terjamin kelangsungan dan kenyamanan komunikasi • Mengungkapkan gagasan, tanggapan, pendapat, dan penghargaan • Mengalihkan topik pembicaraan secara halus dengan menggunakan ungkapan yang tepat • Mengungkapkan gagasan, pendapat dan pandangan yang berbeda dengan tetap menjaga keberlangsungan dan kenyamanan berkomunikasi

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM PS PI
6 -

SUMBER BELAJAR
• Rekaman yang berisi model percakapan dalam konteks bekerja • Modul B. Ind. tkt. Madia • Parera,J.D. (1988). Belajar Mengemukakan Pendapat

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 205 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.9 Berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja

INDIKATOR
• Menyampaikan gagasan yang tepat dengan topik diskusi • Menyanggah pendapat tanpa menimbulkan konflik dalam suatu forum diskusi dengan santun dan ekspresif • Menyampaikan argumentasi terhadap topikdiskusi yang dibicarakan • Menghargai mitra bicara yang menyampaikan argumen terhadp topik diskusi • Menyusun simpulan berdasarkan fakta, data, dan opini dengan tepat

MATERI PEMBELAJARAN
• Teknik atau cara menyampaikan gagasan yng relevan • Ungkapan yang mendukung gagasan • Teknik atau cara menyampaikan gagasan yang berbeda atau menyanggah pendapat orang lain • Konsep dan teknik berargumentasi • Konsep dan teknik menyampaikan simpulan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Kelas dibagi atas dua kelompok (penyanggah dan pedukung) • Setiap kelompok diberikan permasalahan yang sama • Kelompok yang satu menyampkan gagasan yang relevan dengan menggunakan ungkapan yang tepat • Kelompok yang lain menyampaikan alasan, bukti yang bertentangan dengan pendapat kelompok sebelumnya • Mengomunikasikan argumentasi dan pernyataan penghargaan secara meyakinkan dan simpatik • Menyampaikan simpulan dengan tepat atas dasar fakta dan opini • Menelaah suatu program kegiatan OSIS • Membahas tentang isi kegiatan dengan cara menyampaikan pendapat dalam kalimat yang santun • Menyanggah gagasan atau pendapat secara rasional dan kritis dalam kalimat yang santun pada saat membahas program kegiatan • Mengemukakan pendapat dengan kalimat yang baik • Menyampaikan argumentasi dengan daya nalar yang mampu meyakinkan mitra bicara

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM PS PI
6 -

SUMBER BELAJAR
• Tarigan,H.G. (1984). Keterampilan Berbicara • Parera,J.D. (1988). Belajar Mengemukakan Pendapat • Modul B. Indonesia Tkt. Madia

2.10 Bernegosiasi yang menghasilkan dalam konteks bekerja

• Mengemukakan gagasan, pendapat, atau komentar dalam kalimat yang menarik dan santun dengan memperhatikan butir-butir yang akan dibahas • Menyanggah pendapat orang lain dalam kalimat yang santun dengan tetap menghargai pendapat mitra bicara • Meyakinkan mitra bicara untuk menyetujui pendapat pembicara dengan sikap dan kalimat yang cermat, serta argumentasi yang rasional

• Program kegiatan dari OSIS • Butir-butir yang harus diperhatikan dalam membahas suatu program kegiatan • Kiat yang efektif untuk menyanggah suatu program kegiatan • Kiat yang efektif untuk meyakinkan mitra bicara

• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

4

-

-

• Keraf.G. (1987). Argumentasi dan Narasi • Parera,J.D. (1988). Belajar Mengemukakan Pendapat • Modul B. Ind. Tkt. Madia • Mustakim. (1994). Membina Kemampuan Berbahasa

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 206 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.11 Menyampaikan laporan atau presentasi lisan dalam konteks bekerja

INDIKATOR
• Menyampaikan fakta (dalam tuturan deskriptif, nratif, ekspositoris) yang berkenaan dengan keadaan atau peristiwa yang dilaporkan • Menyampaikan keadaan atau peristiwa secara kronologis (dalam tuturan deskriptif/naratif/ekspositoris) sesuai dengan tuntutan keadaan atau peristiwa yang dilaporkan secara lisan • Menyampaikan rangkuman (kategorisasi) atau simpulan (analisis/sintesis) dengan benar

MATERI PEMBELAJARAN
• Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam laporan lisan • Penanda urutan waktu kejadian (kronologis) • Teknik membuat rangkuman/simpulan • Teks yang memuat laporan tentang sesuatu peristiwa atau keadaan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengamati suatu peristiwa dalam konteks bekerja • Mengidentifikasi kronologis, dan fakta yang berkenaan dengan peristiwa yang tengah diamati • Membuat kerangka laporan • Menyajikan laporan lisan secara santun dan jelas dalam bentuk tuturn deskriptif/naratif/ekspitoris • Menyajikan laporan lisan secara kronologis • Menyampaikan rangkuman atau simpulan yang akurat berdasarkan hasil nalisis/sintesis atau kategorisasi • Merumuskan judul/topik bahasan sesuai dengan jenis karangan yang ditentukan (narasi, deskripsi, eksposisi, dan argumentasi) • Menyusun kerangka karangan • Mengembangkan kerangka ke dalam paragraf yang utuh dan padu • Menyusun paragraf ke dalam wacana yang utuh sesuai dengan rambu-rambu jenis karangan teretntu yang menjadi pilihannya

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM PS PI
6 -

SUMBER BELAJAR
• Keraf.,G. (1987). Deskripsi dan Eksposisi • Keraf,G. (1987). Argumentasi dan Narasi

2.12 Menulis wacana yang bercorak naratif, deskriptif, ekspositoris, dan argumentatif

• Menulis suatu kejadian dalam bentuk narasi serta memuat unsur-unsur yang melingkupinya secara kronologis • Membuat deskripsi secara dari gambar /bagan/tabel/grafik/diagram/ matriks yang dilihat atau didengar sepanajng 150-200 kaja dalam waktu 30 menit • Membuat eksposisi dari suatu peristiwa • Menyusun argumentasi dengan tujuan untuk meyakinkan pembaca tentang suatu peristiwa kerja agar menerima suatu sikap dan opini secara logis

• Narasi:pengertian; ciriciri;unsur intrinsik;tahap penulisan;jenis & sifat • Deskripsi:pengertian; ciriciri;unsur pengindraan;tahap penulisan:jenis & sifat • Eksposisi: pengertian; ciriciri; unsur; tahap penulisan; jenis & sifat • Argumentasi: pengertian; logika/nalar dalam argumentasi; ciri-ciri; unsurunsur; tahap penulisan;jenis • Contoh paragraf dari keempat jenis karanagn di atas

• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

10

-

-

• • •

Lamuddin Finoza. (2004-2005). Komposisi Bahasa Indonesia Keraf,G. (1987). Deskripsi dan Eksposisi. Keraf,G. (1987). Argumentasi dan Narasi Contoh teks narasi, deskripsi. eksposisi, dan argumentasi

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 207 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.13 Meringkas teks tertulis dalam konteks bekerja

INDIKATOR
• Mencatat butir-butir informasi yang akan diringkas dalam bentuk skema atau bagan dalam bahasa yang lugas dan jelas • Menghitung jumlah kalimat yang menjadi isi ringkasan sesuai dengan rumus meringkas yang baku • Menyusun ringkasan teks secara jelas dalam bahasa yang baik dan benar

MATERI PEMBELAJARAN
• Contoh ringkasan yang berupa bagan (butir-butir saja) • Contoh ringkasan dalam bentuk teks • Teknik membuat bagan dan rangkuman • Bentuk bagan yang digunakan untuk ringkasan • Panduan/proses membuat ringkasan dari catatan butirbutir ke dalam bagan atau skema sampai kepada pengembangan ringkasan yang utuh • Membuat ringkasan yang singkat dan padat dalam bahasa yang lugas dan jelas berdasarkan bagan yang telah dibuat • Aspek nalar dalam menyusun simpulan: deduktif-induktif

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Membaca dengan cermat contoh ringkasan dalam bentuk bagan/skema dan teks • Membedakan kedua bentuk itu dari sisi bentuk dan fungsi • Membuat suatu definisi ringkasan berdasarkan contoh yang diamati • Membaca teks yang diberikan • Menulis butir-butir ide pokok ke dalam bentuk bagan/skema • Membuat ringkasan secara utuh sesuai dengan persyaratan yang menjadi ketentuan

PENILAIAN
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 -

SUMBER BELAJAR
• Soedarso.(2002). Membaca Cepat • Parera,J.D. (1984). Menulis Tertib dan Sistematik • Akhadiah,S. (1988). Modul Menulis II.Jakarta: Universitas Terbuka.

2.14 Menyimpulkan isi teks tertulis dalam konteks bekerja

• Menyimpulkan suatu teks dengan menggunakan kalimat yang tidak ambigu, jelaas, lugas dan bernalar sesuai dengan informasi yang diperoleh

• Mengamati data yang disajikan, yakni berupa data nilai UAN pelajaran bahasa Indonesia yang diperoleh siswa SMK yang bersnagkutan • Merumuskan secara tertulis simpulan terhadap data tersebut dengan cara induktif • Merumuskan secara tertulis simpulan terhadap data tersebut dengan cara deduktif • Mengevaluasi perbedaan dari kedua jenis simpulan yang telah disusun

• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuat-an • Bentuk tes: * objektif * uraian

5

-

-

• Akhadiah,S. (1994). Pembinaan Kemampuan Menulis Bahas Indonesia • Alwasilah,A.Ch. & Suzan, S. (2005). Pokoknya Menulis • Finoza,L. (20042005). Komposisi Bahasa Indonesia. • Modul B. Indonesia Tkt. Madia

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 208 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
3.1 Menyimak untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana

: SMK Negeri 4 Malang : BAHASA INDONESIA : XII/5 & 6 : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Unggul :3 : 40 X 45 menit ALOKASI WAKTU INDIKATOR
• Memperlihatkan reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan, mencatat) terhadap pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang diperdengarkan • Menunjukkan reaksi verbal berupa komentar terhadap konteks pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa faktual/ilmiah sederhana yang didengar

MATERI PEMBELAJARAN
• Hakikat apresiasi • Proses apresiasi • Jenis Apresiasi: kinetik & verbal

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyimak teks yang berupa puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah yang dibacakan • Mendiskusikan kata, bentuk kata, istilah yang menjadi kata kunci penanda dari tema teks yang dibacakan secara kontekstual • Memberikan reaksi apresiatif baik secara kinetik maupun verbal terhadap teks yang telah dibacakan

PENILAIAN TM
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian 10

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Burhan Nurgiyantoro. (1995). Teeori Kajian Prosa Fiksi • Herman Waluyo. (1992). Teori dan Apresiasi Puisi. • Artikel ilmiah/ sastra dari Surat Kabar • Televisi/Taperecord er/VCD yang berisi rekaman pembacaan puisi/khutbah, dramatisasi, dsb.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 209 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR
• Menjelaskan makna kata konotatif yang berbentuk ungkapan, pepatah, peribahasa, atau majas yang teersuart dalam pusi/prosa fiksi yang telah dibacakan • Mengemukakan pesan yang tersirat dari puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang dibacakan • Mengungkap unsur intrinsik prosa fiksi (tokoh,penokohan, latar, plot,tema)/prosa faktual (tujuan, masalah, metode pemecahan masalah, penyimpulan), dan atau hakikat puisi (tema, nada, rasa, amanat) secara kontekstual

MATERI PEMBELAJARAN
• Prosa fiksi: pengertian; jenis (cerpen, novel); unsur intrinsik (tokoh, penokohan, tema, alur, latar, sudut pandang) • Prosa faktual/ilmiah: artikel, iklan, pidato, khotbah; ciri-ciri; komponen kebahasaan • Puisi: pengertian; hatkikat puisi/unsur batin ( tema, nada, rasa, pesan/amanat) • Karya sastra: puisi, cerpen, atau novel

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengasosiasikan karya sastra atau teks ilmiah yang dibacakan dengan konteks kehidupan nyata • Menjelaskan unsur instrinsik dari masing-masing teks yang telah dibacakan • Membacakan kembali teks secara bergiliran, baik secara individual, maupun kelompok • Mengevaluasi isi teks yang telah dibaca ulang secara logis • Memperagakan perwatakan tokoh &penokohan teks prosa fiksi/ mendramatisasi-kan puisi yang telah dibaca • Menyusun simpulan tentang pesan yang tersirat dari teks yang dibaca

PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 210 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
3.2 Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana

INDIKATOR
• Mengomentari teks sastra/ilmiah sederhana yang telah dibacakan • Menjelaskan makna idiomatik yang terkandung dalam teks sastra (cerpen, puisi, novel) seperti pepatah, peribahasa, serta majas • Menjelaskan pesan yang tersirat dari teks sastar tersebut • Mengungkapkan unsur intrinsik dan ekstrinsik (identitas pengarang; nama; karya-karay utama, dll) dari karya sastra yang telh dibacakan • Menceritakan kembali isi cerita yang telah dibasakan dengan kalimat sendiri • Meramalkan kelanjutan cerita yang telah selesai dibacakan dengan baik • Mengidentifikasi makna dan pesan yang tersirat dari pilihan kata dalam teks sastra yang telah dibackan • Mengaitkan istilah dalam teks sastra yang dibacakan dengan kehidup sehari-hari • Menyatakan tanggapan terhadap isi dan cara penyajian karya yang telah dibaca

MATERI PEMBELAJARAN
• Teks sastra (puisi, cerpen, novel) • Teks ilmiah sederhana (tajuk rencana, artikel) • Diksi: ungkapan, majas, peribahasa • Makna idiomatik; makna konotatif; makna denotatif • Unsur intrinsik puisi: tema, nada, rasa, amanat/intension • Unsur intrinsik prosa: tokoh, penokohan, plot, latar, sudut pandang, tema, amanat

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menyimak teks sastra/teks ilmiah sederhana yang dibacakan/diperdengarkan • Mendiskusikan istilah yang tidak dipahami dari teks tersebut • Mengomentari keterbacaan/keterpahaman teks yang telah dibacakan • Menjelaskan makna idiomatik yang terkandung dalam teks sastra (cerpen, puisi, novel) seperti pepatah, peribahasa, serta majas • Menjelaskan pesan yang tersirat dari teks sastar tersebut • Mengungkapkan unsur intrinsik dan ekstrinsik (identitas pengarang; nama; karya-karay utama, dll) dari karya sastra yang telh dibacakan • Menceritakan kembali isi cerita yang telah dibasakan dengan kalimat sendiri • Meramalkan kelanjutan cerita yang telah selesai dibacakan dengan baik • Mengidentifikasi makna dan pesan yang tersirat dari pilihan kata dalam teks sastra yang telah dibackan • Mengaitkan istilah dalam teks sastra yang dibacakan dengan kehidup sehari-hari • Menyatakan tanggapan terhadap isi dan cara penyajian

PENILAIAN TM
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian 10

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Burhan Nurgiyantoro. (1995). Teeori Kajian Prosa Fiksi • Herman Waluyo. (1992). Teori dan Apresiasi Puisi. • Artikel ilmiah/ sastra dari Surat Kabar • Televisi/Taperecorde r/VCD yang berisi rekaman pembacaan puisi/khutbah, dramatisasi, dsb. • Abdul Chaer. (1992). Semantik B. Indonesia

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 211 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
3.3 Menulis proposal untuk kegiatan ilmiah sederhana

INDIKATOR
• Membuat kerangka proposal sesuai dengan konteks yang ditentukan • Menyusun rancangan proposal yang berkonteks kegiatan keahlian masingmasing

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian • Sistematika proposal: latar belakang kegiatan; rumusan masalah, batasan masalah, tujuan kegiatan,program yang diusulkan, lokasi, waktu kegiatan, biaya • Bahasa proposal: bersih, akurat, tidak ambigu, kalimat efektif • Pengertian surat • Format surat: Bentuk lurus, setengah lurus,Indonesia Baru, Indonesia Lama • Jenis-jenis surat: Resmi, Dinas, Pribadi • Ciri surat • Bahasa Surat • Contoh-contoh surat: pemberitahuan, edaran, undangan, lamaran kerja

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Merumuskan judul kegiatan yang diajukan dalam proposal • Menyusun kerangka isi proposal sesuai dengan sistematika • Mendiskusikan bahan rujukan/referensi yang dibutuhkan • Menyusun proposal dengan bahasa yang baik dan benar • Mengamati berbagai jenis surat dari berbagai format dan jenis surat • Mengklasifikasikan teks surat ke dalam karakteristik tertensu sesaui dengan formt dan jenis surat • Menganalisis surat dari segi ciri dan bahasa surat • Membuat surat pemberitahuan/edaran/ undangan/surat lamaran pekerjaan sesuai dengan tema yang ditugaskan

PENILAIAN TM
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian 6

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Parera, J.D. (1988). Menulis Tertib dan Sistematik • Akhadiah, S. (1988). Modul Menulis II

3.4 Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat

• Menulis surat pemberitahuan/edaran sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi • Menulis surat undangan sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi • Menulis surat lamaran pekerjaan sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi

• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian

10

-

-

• Lamudin Finoza. (2004-2005). SuratMenyurat Resmi Indonesia • Akhadiah, S. (1987). Modul Menulis I

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 212 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
3.5 Menulis laporan ilmiah sederhana

INDIKATOR
• Merumuskan judul sebagai topik bahasan • Menyusun sistematika laporan • Merencanakan rancangan isi laporan • Menyusun isi laporan

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian Menulis Laporan ilmiah • Sistematika penulisan laporan ilmiah • Langkah-langkah menulis laporan • Teknik penulisan daftar pustaka • Teknik pengutipan • Teknik penulisan catatan kaki • Teknik penulisan istilah • Format penulisan: halam judul, penulisn tajuk/judul bab/anak judul, penomoran • Fisik laporan: Jenis kertas, ukuran kertas,dsb.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menganalisis contoh laporan ilmiah • Mengidentifikasi format dan konteks laporan ilmiah yang telah dianalisis • Merencanakan tulisan laporan ilmiah sesuai dengan kegiatan yang telah dilakukan (misalnya hasil kegiatan praktik kerja industri/lapangan) • Menyusun kerangka laporan sesuai dengan ketentuan • Menulis laporan ilmiah sederhana secara lengkap dan sesaui dengan kerangka yang telah ditetapkannya

PENILAIAN TM
• Jenis tes: * lisan * tulisan * perbuatan • Bentuk tes: * objektif * uraian 4

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
• Lamudin Finoza. (2004-2005). Komposisi Bahasa Indonesia • Modul B. Indonesia Tingkat Unggul • KBBI • Contoh-contoh Laporan ilmiah • Bambang Kaswanti Purwo. (1992). Menulis Laporan Teknik

Keterangan: TM : Tatapmuka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktIk di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktek di Industri (4 jam praktIk di Du/Di setara dengan 1 jam tatap muka)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 213 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR : SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : X/1 : Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya : 1. : 14 X 45 menit MATERI PEMBELAJAR AN
Sepak Bola • Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, punggung kaki dan kaki bagian luar

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, punggung kaki dan kaki bagian luar dengan teknik yang benar secara berpasangan.

INDIKATOR

PENILAIAN TM
Tugas individu Tes perbuatan 14

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Latihan Sepak Bola Metode Baru (Pertahanan) ,Eric C. Batty, Pionir Jaya, Bandung

1.1 Mempraktikkan • Menendang keterampilan bola bermain salah menggunak satu permainan an kaki dan olahraga bagian beregu bola besar dalam serta nilai dengan kerjasama, teknik yang kejujuran, benar. menghargai, semangat, dan percaya diri**) • Menendang bola menggunak an punggung kaki dengan teknik yang benar • Menendang bola menggunak an kaki bagian luar dengan teknik yang benar

• Menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, punggung kaki dan kaki bagian luar dengan teknik yang benar secara berkelompok.

Lapangan sepak bola, bola, pluit, corong, stop watch, tembok pantulan.

• Menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, punggung kaki dan kaki bagian luar dengan teknik yang benar melalui permainan kucing-kucingan (1 : 3 =satu kucing dan tiga pemainan dengan satu kali menyentuh bola)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 214 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Mengontrol atau menghentik an bola menggunak an kaki bagian dalam dengan teknik yang benar. • Mengontrol atau menghentik an bola menggunak an punggung kaki dengan teknik yang benar • Mengontrol/ menghentik an bola menggunak an kaki bagian luar dengan teknik yang benar

MATERI PEMBELAJAR AN
• Teknik mengontrol/ menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam, punggung kaki dan kaki bagian luar

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• mengontrol/menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam, punggung kaki dan kaki bagian luar dengan teknik yang benar secara berpasangan.

PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR

• Mengontrol/menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam, punggung kaki dan kaki bagian luar dengan teknik yang benar secara berkelompok.

• Mengontrol/menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam, punggung kaki dan kaki bagian luar dengan teknik yang benar melalui permainan kucing-kucingan (1 : 3 =satu kucing dan tiga pemainan dengan dua kali menyentuh bola)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 215 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Melakukan pasising bawah dengan teknik yang benar.

MATERI PEMBELAJAR AN
Bol Voli • Passing bawah • Passing atas • Servis bawah

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Melakukan latihan teknik passing bawah tanpa bola secara klasikal • Melakukan teknik passing bawah secara berpasangan. • Melakukan teknik passing bawah secara berkelompok

PENILAIAN TM
Tugas individu Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Amung Ma’mun dan Toto Subroto, (2001), Penedekatan keterampilan taktits dalam Pembelajaran Bola Voli, Jakarta Dirjen. DIKDASMEN, Dirjen. OLAHRAGA.

• Melakukan passing atas dengan teknik yang benar • Melakukan servis bawah dengan teknik yang baik • Melakukan teknik operan bola setinggi dada dengan benar.

• Melakukan teknik passing atas ke tembok secara individu • Melakukan teknik passing atas dari sikap jongkok secara berpasangan. • Melakukan teknik passing atas secara berkelompok • Melakukan gerakan servis bawah tanpa bola secara klasikal • Melakukan gerakan servis bawah menggunakan bola secara berpasangan. • Melakukan servis bawah melewati net.

Lapangan bola voli, bola, pluit, stop watch, net

Bola Basket • Operan dada • Operan pantul • Operan atas • Operan samping

• Melakukan teknik operan dada berpasangan ditempat dan sambil bergerak • Melakukan teknik operan dada berkelompok dengan pola segi tiga dan segi empat ditempat dan sambil bergerak.

Tugas Individu Tes perbuatan

Buku sumber Neumann, Hannes, (1985), Bola basket Pendidikan Dasar dan Latihan, Jakarta, PT. Gramedia. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan untuk SMA Kelas X

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 216 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Melakukan teknik operan bola pantul dengan benar • Melakukan teknik operan melalui atas kepala dengan benar • Melakukan teknik operan dari samping dengan benar • Melakukan teknik menggiring bola mengguna kan tangan kanan dan kiri

MATERI PEMBELAJAR AN
• •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Melakukan teknik operan pantul berpasangan ditempat dan sambil bergerak Melakukan teknik operan pantul berkelompok dengan pola segi tiga dan segi empat ditempat dan sambil bergerak. Melakukan teknik operan atas berpasangan ditempat dan sambil bergerak Melakukan teknik operan atas berkelompok dengan pola segi tiga dan segi empat ditempat dan sambil bergerak. Melakukan teknik operan samping berpasangan dan sambil bergerak Melakukan teknik operan samping berkelompok dengan pola segi tiga dan segi empat dan sambil bergerak.

PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Alat : bola basket, puit, lapangan bola basket, stop watch.

• •

• •

• •

Melakukan teknik memantul bola dengan tangan kiri dan kanan ditempat secara individu. Melakukan teknik menggiring bola bergerak maju dan mundur menggunggunakan tangan dan atau tangan kiri. Melakukan teknik menggiring bola bergerak ke kiri dan ke kanan menggunggunakan tangan dan atau tangan kiri.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 217 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Bermain bola basket dengan peraturan dimodifikas i • Melakukan teknik melambung kan bola • Melakukan teknik melempar bola dengan benar. • Melakukan teknik menangkap bola dengan benar • Melakukan teknik memukul bola dengan benar. • Bermain softball/bas eball dengan peraturan dimodifikasi

MATERI PEMBELAJAR AN

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Melakukan permainan bola basket hanya menggunakan passing secara berkelompok..

PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR

1.2 Mempraktikkan keterampilan salah satu permainan olahraga beregu bola kecil dengan menggunakan alat dan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat dan percaya diri**) Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya diri**)

Permainan Softball/baseball • Teknik melempar • Teknik menangkap • Teknik memukul bola

• Melambungkan bola menggunakan satu tangan ke sasaran yang ditempelkan • Melambungkan bola menggunakan satu tangan ke pasangan • Setelah pemanasan siswa secara berpasangan melakukan latihan memegang bola dilanjutkan melempar (atas, samping dan bawah) dan menangkap bola dari arah gulir tanah, melambung dan datar lurus.

Tugas Individu Tes perbuatan

Buku sumber petunjuk permainan Soft ball, Dinas Olahraga DKI Jakarta, 1996 Lapangan softball/baseball bola, pemukul, tiang penyangga bola, sarung tangan, stop watch, pluit, pelontar bola

• Memukul bola yang dilambungkan sendiri dengan tongkat ke berbagai arah • Memukul bola yang dilambungkan teman dengan tongkat ke berbagai arah • Menerapakan teknik dasar dalam permainan dengan peraturan dimodifikasi

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 218 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya diri**)

INDIKATOR
• Melakukan teknik start jongkok dengan benar

MATERI PEMBELAJAR AN
Lari Jarak Pendek • Teknik dasar start jongkok • Teknik berlari • Teknik memasuki garis finish

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Melakukan latihan start jongkok pendek (short start) • Melakukan latihan start jongkok menengah (medium start) • Melakukan latihan start jongkok panjang (long start) • Menerapkan aba-aba : ”bersedia, siap, yaa” dalam melakukan latihan start • Berlari dengan langkah pendek dengan frekuensi lambat dan cepat. • Berlari dengan langkah panjang dengan frekuensi lambat dan cepat • Berlari dengan memeperhatikan ayunan lengan dan koordinasi langkah kaki. • Berlari melewati garis finish tanpa merubah kecepatan dan posisi tubuh • Memasuki garis finish dengan membusungkan dada. • Memasuki garis finish dengan menundukkan kepala ke depan.

PENILAIAN TM
Tugas Individu Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Petunjuk Atletik, Dinas Olahraga DKI Jakarta, 1996 Stop watch, start block, pluit

• Melakukan teknik berlari

• Melakukan teknik memasuki garis finish

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 219 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJAR AN
Bela diri (Pencak Silat) • Sikap pasang tertutup • Sikap pasang terbuka. • Sikap pasang dengan kombinasi kuda-kuda depan sejajar • Kuda-kuda badan berputar • Kuda-kuda serong depan • Kuda-kuda tengah menghadap dilajutkan latihan teknik pukulan dan tendangan

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan pemanasan siswa melakukanlatihan berbagai macam sikap pasang tertutup dan sikap pasang terbuka secara kalsikal. • Secara klasikal melakukan latihan kudakuda dilanjutkan dengan latihan pukulan bayangan • Secara klasikal melakukan latihan kudakuda dilanjutkan dengan latihan pukulan dan tendangan menggunakan target.

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber: Petunjuk Olahraga Pencak Silat ”Kategori Tanding” Dinas Pemuda dan Olahraga, DKI Jakarta, 1996 Pluit, stop watch, target pukulan dan tendangan

1.4 Mempraktikkan • Melakukan keterampilan sikap salah satu cabang pasang olahraga bela diri dengan serta nilai benar kejujuran, menghargai orang lain, kerja keras dan percaya diri**) • Melakukan berbagai teknik pukulan dengan baik dalam bela diri • Melakukan berbagai teknik tendangan dalam bela diri

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 220 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : X/1 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya KODE KOMPETENSI :2 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Melakukan berbagai bentuk latihan: dari: push up, sit up, pull up.

KOMPETENSI DASAR
2.1 Mempraktikkan latihan kekuatan, kecepatan, daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri

INDIKATOR
• Melakukan berbagai bentuk latihan kekuatan untuk mengembangkan kebugaran jasmani

MATERI PEMBELAJARAN
Latihan Kebugaran Jasmani • Latihan kekuatan

PENILAIAN
TM Tes perbuatan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) 6 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber: Pendidikan Jasmani dan Kesehatan kelas 2, Muhajir, Jakarta, Erlangga, 1997

• Melakukan berbagai bentuk latihan kelenturan untuk mengembangkan kebugaran jasmani

• Latihan kelenturan

• Melakukan berbagai bentuk latihan kelenturan secara bergantian dalam kelompoknya: gerakan cium lutut dengan posisi duduk maupun berdiri, sikap kayang, mengangkat badan dalam posisi telungkup kedua tangan berada pada leher belakang dan berbagai macam latihan peregangan mulai dari leher sampai dengan pergelangan kaki • Melakukan berbagai bentuk latihan keseimbangan secara bergantian dalam kelompoknya antara lain terdiri dari: sikap kapal terbang, sikap berdiri tegak mata dipejamkan kaki posisi jinjit dan kedua lengan dijulurkan ke depan pertahankan posisi tersebut dalam beberapa menit.

Stop watch, pluit, matras senam, tiang pull up, meteran, penggaris

• Melakukan berbagai bentuk latihan keseimbangan untuk mengembangkan kebugaran jasmani

Latihan keseimbangan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 221 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.2 Mempraktikkan tes kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri

INDIKATOR
• Melakukan tes pengukuran kebugaran jasmani

MATERI PEMBELAJARAN
• Tes kebugaran jasmani SMA

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara berkelompok mengadakan tes pengukuran komponen kebugaran jasmani yaitu: aspek kecepatan, kekuatan otot perut, kekuatan dan daya tahan otot lengan dan bahu. Dilakukan secara bergantian ada yang menjadi tester dan testi. • Lari 60 meter untuk mengukur kecepatan dengan membandingkan hasil waktu waktu yang ada di tabel • Sit up 60 detik untuk mengukur kekuatan otot perut • Gantung sikut tekuk (wanita) untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan dan bahu, yang diukur berapa lama mempertahankan posisi tersebut • Gantung angkat tubuh (pria) untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan dan bahu, lakukan 60 detik dihitung jumlah angkat dagunya. • Mencatat hasil pengukuran kebugaran pada lembar pengamatan • Secara perorangan siswa diberikan tugas untuk membuat rencana aktivitas jasmani yang memungkin dilakukan secara mandiri di rumah

PENILAIAN
TM Tes perbuatan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani, Kelas 1 SMA, Agus Mukholid, Surakarta, Yudhistira, 2004 Stop watch, pluit, matras senam

• Menerapkan ketelitian, kesabaran, keuletan dan kecermatan dalam pengolahan data.

2.3 Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap segar

• Membiasakan melakukan aktivitas jasmani secara rutin untuk memelihara kebugaran • Menunjukkan perilaku sehat dalam kehidupan seharihari

• Perawatan tubuh agar tetap bugar

Tes perbuatan

Buku sumber Pendidikan Jasmani, Kelas 1 SMA, Agus Mukholid, Surakarta, Yudhistira, 2004 Gambar jenis makanan dan minuman yang sehat serta bergizi

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 222 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : X/1 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya KODE KOMPETENSI :3 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
TM Tes perbuatan • Setelah melakukan peregangan secara klasikal siswa berlatih gerakan senam lantai tanpa alat seperti berguling ke depan dan belakang sebagai pemanasan. • Secara bergantian siswa melakukan awalan dengan keatas peti lompat. • Lakukan berguling ke depan diatas peti lompat dibantu dengan awalan lompat. • Secara perorangan melakukan gerakan berguling ke depan diatas peti dilanjutkan dengan latihan lecutan kedua kaki untuk mendarat di matras, dengan cara berdiri di depan peti, naik ke atas peti dengan tolakan kedua tangan saat posisi condong depan, masukkan kepala diantara kedua lengan untuk berguling ke depan, saat kaki akan menyentuh matras tolakan kedua kaki, lalu lemparkan kedua kaki ke depan untuk mendarat. 6 PS PI

KOMPETENSI DASAR
3.1 Mempraktikkan rangkaian senam lantai dengan menggunakan bantuan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman

INDIKATOR
• Melakukan rangkaian gerak senam menggunakan bantuan alat • Didasari dengan nilai percaya diri dan saling menghargai melakukan rangkaian gerak senam menggunakan alat.

MATERI PEMBELAJARAN
Senam Lantai • Berguling ke depan menggunakan bantuan peti lompat

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani, Agus Mukholid, untuk kelas 1, Surakarta, Yudhistira, 2004 Matras senam lantai, peti lompat

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 223 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.2 Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri, kerjasama dan tanggung jawab

INDIKATOR
• Melakukan gerakan guling lenting • Melakukan gerakan kayang • Melakukan sikap lilin • Melakukan gerakan guling lenting (neckspring) • Melakukan sikap berdiri dengan kepala • Melakukan sikap berdiri dengan kedua telapak tangan

MATERI PEMBELAJARAN
Senam lantai • Berguling ke depan diawali sikap berdiri kaki rapat, dilanjutkan kedua telapak tangan menyentuh matras, kepala ditekuk ke dalam, lalu lakukan berguling ke depan dengan tumpuan pada tengkuk kedua kaki rapat dan di akhiri dengan kembali berdiri tegak.

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan pemanasan dan peregangan, siswa melakukan latihan berguling ke depan dan belakang secara bergantian di atas matras. Di antara siswa ada yang membantu mendorong punggung teman sebagai latihan awal agar gerakan lebih ringan dilakukan. • Setelah berlatih berguling dilanjutkan guling • Secara berpasangan siswa berlatih berdiri dengan kepala dan berdiri dengan kedua tangan, satu siswa melakukan gerakan temannya membantu.

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku paket Pendidikan Jasmani, Agus Mukholid, untuk kelas X, Surakarta, Yudhistira, 2004 Matras senam lantai

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 224 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : X/1 : Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya :4 : 6 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
4.1 Mempraktikkan keterampilan gerak dasar langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan

INDIKATOR
• Melakukan gerak dasar langkah pada aktivitas ritmik tanpa alat • Melakukan gerak dasar lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat • Melakukan rangkaian gerak dasar langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat

MATERI PEMBELAJARAN
Gerak Ritmik • Rangkaian gerak dasar langkah • Rangkaian gerak dasar melompat

ALOKASI WAKTUt KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara klasikal berlatih gerak dasar langkah di tempat, melangkah kanan ke kiri, maju mundur, melangkah silang depan pada senam irama dengan mengikuti contoh yang diberikan. • Secara berkelompok siswa memodifikasi hasil latihan gerak dasar lompat untuk menghasilkan rangkaian langkah senam irama • Secara klasikal berlatih gerak dasar melompat pada senam irama dengan mengikuti contoh yang diberikan. • Secara berkelompok siswa memodifikasi hasil latihan gerak dasar lompat untuk menghasilkan rangkaian langkah senam irama

PENILAIAN
TM Tes perbuatan 6 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku petunjuk senam kesegaran jasmani 2000, Dinas Pemuda dan Olahraga, DKI Jakarta, 2000

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 225 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
4.2 Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang benar serta nilai disiplin, toleransi dan estetika

INDIKATOR
• Melakukan gerak dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat • Melakukan rangkaian gerak dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat

MATERI PEMBELAJARAN
Gerak Ritmik • Rangkaian gerak dasar ayunan lengan pada senam ritmik menggunakan pita atau tali

ALOKASI WAKTUt KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara klasikal berlatih gerak dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik dengan menggunakan tali atau pita, diawali dengan cara memegang tali, ayunan dimulai dari bahu kemudian ke pergelangan, kedua kaki lurus melompat ke atas, gerakan harus ringan, tanpa suara saat mendarat (mengeper). Lompatan jangan terlalu tinggi agar tidak mudah terganggu oleh tali atau pita. • Secara berkelompok siswa memodifikasi hasil latihan gerak dasar ayunan lengan untuk menghasilkan rangkaian langkah senam irama

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku paket Pendidikan Jasmani, Agus Mukholid, untuk kelas X, Surakarta, Yudhistira, 2004 Tali atau pita

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 226 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : X/1 : Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) :5 : 2 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
Mempraktikkan keterampilan teknik dasar salah satu gaya renang serta nilai disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan kerja keras

INDIKATOR
• Melakukan teknik bernapas renang gaya bebas • Melakukan teknik meluncur • Melakukan teknik gerakan tungkai renang gaya bebas

MATERI PEMBELAJARAN
Renang gaya bebas • Teknik bernafas • Teknik dasar meluncur • Teknik dasar gerakan kaki

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mengapung sambil berpegangan di pinggir kolam melakukan latihan bernafas secara perorangan. • Secara klasikal masuk ke kolam berlatih teknik pernafasan dalam renang. • Melakukan gerakan meluncur dengan menumpukan kaki ke pinggir kolam renang. • Melakukan gerakan meluncur dengan menggerak ke dua tungkai. • Melakukan gerakan tungkai secara bergantian renang gaya bebas sambil berpegangan dipinggir kolam. • Menarik dan mengeluarkan napas samping kiri/kanan sambil berpegangan di kolam renang. • Melakukan latihan pernafasan secara berpasangan. Satu orang memegangi kedua tangan temannya yang sedang dalam posisi telungkup, kedua kakinya melakukan gerakan renang gaya bebas, sesekali mengambil nafas ketika posisi kepala diputar ke samping dan mengeluarkan udara di atas air dan di dalam air.

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI 2 (8)

SUMBER BELAJAR
Buku paket Pendidikan Jasmani untuk kelas X Stop watch, pluit, pelampung, kaca matar renang

• Melakukan renang gaya bebas

Renang gaya bebas • Teknik dasar gerakan lengan • Gerakan kombinasi tangan dan kedua kaki • Gerakan kombinasi lengan, kaki dan bernafas

Tes perbuatan

Buku paket Pendidikan Jasmani untuk kelas X Stop watch, pluit, pelampung, kaca matar renang

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 227 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
5.2 Mempraktikkan keterampilan teknik dasar loncat indah dari samping kolam dengan teknik serta nilai disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan kerja keras

INDIKATOR
• Melakukan teknik dasar loncat indah dari posisi jongkok dipinggir kolam • Melakukan teknik dasar loncat indah dari posisi berdiri dipinggir kolam

MATERI PEMBELAJARAN
Loncah Indah • Teknik dasar loncat indah

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara bergantian berlatih loncat dari pinggir kolam dengan posisi jongkok, dilanjutkan loncat ke dalam air • Untuk tahap berikutnya secara bergantian berlatih loncat dari pinggir kolam dari posisi berdiri dengan badan agak dibungkukkan, dilanjutkan loncat ke dalam kolam dengan kepala terlebih dahulu.

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Belajar Renang (you can swim), David Haller, Bandung, Pionir Jaya, 1982 Kolam renang, Stop watch, pluit, pelampung, kaca matar renang

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 228 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : X/1 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) KODE KOMPETENSI :6 ALOKASI WAKTU : 2 X 45 menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Siswa dibagi dalam beberapa kelompok yang setiap kelompok 4 – 5 orang, sepekan sebelumnya mereka diberikan tugas untuk melakukan pengamatan terhadap pantai yang akan dijelajah. • Mengidentifikasikan kebutuhan peralatan selama melakukan penjelajahan pantai, dilanjutkan latihan packing perlengkapan. • Dengan dipandu guru pembimbing atau volunter siswa melakukan penjelajahan pantai selama dua hari dengan menerapkan prinsip-prinsip yang benar.

KOMPETENSI DASAR
6.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah pantai serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, melaksanakan keputusan kelompok

INDIKATOR
• Memilih lokasi yang aman dan nyaman • Menggunakan peralatan/perlengkap an yang sesuai dengan kebutuhan • Menelusuri pantai • Menerapkan prinsip dasar menjelajah di pantai

MATERI PEMBELAJARAN
Penjelajahan pantai • Keterampilan dasar penjelajahan pantai • Prinsip-prinsip penjelajahan pantai: menarik dan menantang, aman, sehat

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI 2 (8)

SUMBER BELAJAR
Buku Sumber: Pendidikan Jasmani, Kelas 1 SMA, Agus Mukholid, Bandung, Yudhistira, 2004 Stop watch, pluit, ransel, tenda, bambu, perlengkapan makan dan masak

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 229 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
6.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, keputusan dalam kelompok

INDIKATOR
• Melakukan langkah langkah awal penyelamatan • Mematuhi prinsip dan peraturan penyelamatan • Menerapkan pengetahuan tentang penyelamatan kecelakaan di pantai • Memperagakan keterampilan penyelamatan kecelakaan di pantai

MATERI PEMBELAJARAN
• Keterampilan dasar penyelamatan pada jelajah pantai: • Prosedur: menyelamatkan korban, meringankan penderitaan korban, mempertahankan daya tahan korban • Prinsip-prinsip: bersikap tenang, perhatikan pernafasan korban, hentikan pendarahan, perhatikan tandatanda shock, jangan memindahkan korban dengan terburu-buru.

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah dibagi dalam beberapa kelompok, siswa berlatih penyelamatan di pantai dengan pembagian tugas ada yang menjadi SRU , dan ada yang korban dengan langkah – langkah penyelamatan kecelakaan di pantai terdiri dari . Briefing pencarian. Pemberangkatan SRU (Search and rescue unit) menuju area pencarian. Pelaksanaan pencarian. Saat menemukan sasaran. Saat pergantian SRU. Penarikan SRU ke pangkalan Briefing SRU.

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku Sumber: Pendidikan Jasmani, Kelas 1 SMA, Agus Mukholid, Bandung, Yudhistira, 2004 Stop watch, pluit, ransel, tenda, bambu, perlengkapan makan dan masak

o o o o o o o

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 230 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : X/1 : Menerapkan budaya hidup sehat :7 : 4 X 45 menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara kelompok siswa mencari informasi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba melalui majalah, koran, televisi, internet Membuat laporan hasil kerja mereka yang terdiri klasifikasi jenis Narkoba, misalnya ganja, morphin, opium, kokain. Jenisjenis obat terlarang; obat perangsang syaraf; LSD, mekalin, peyete, obat depresan (penekan syaraf) madarax, rohipnol, BK, antivan, valium mudah terpengaruh dan bahaya yang diakibatkan dari penyalahgunaan Narkoba Mempresentasikan hasil kerja kelompok Menyimak klarifikasi informasi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba,misalnya ketagihan, berteriak-teriak, merintih, kerusakan pada organ tubuh, jiwa tertekan, sakit jiwa, kebingungan, dan pada akhirnya kematian.

KOMPETENSI DASAR
7.1 Menganalisis bahaya penyalah - gunaan Narkoba •

INDIKATOR
Mengklasifikasikan jenis-jenis Narkoba yang sering disalahgunakan Mengidentifikasikan perilaku yang mudah terpengaruh untuk melakukan tindakan penyalahgunaan Narkoba

MATERI PEMBELAJARAN
Narkoba • Bahaya penyalahgunaan Narkoba • Jenis-jenis Narkoba

PENILAIAN
TM Laporan kegiatan 4 PS PI

SUMBER BELAJAR
VCD presentasi Narkoba dari BNN

• Mengidentifikasikan bahaya-bahaya dari penyalahgunaan Narkoba

• Dampak penyalahgunaan Narkoba

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 231 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
7.2 Memahami berbagai peraturan perundangan tentang Narkoba

INDIKATOR
• Mengkategorisasikan peraturan perundangan tentang Narkoba • Membuat laporan hasil diskusi kelompok tentang perundangan Narkoba.

MATERI PEMBELAJARAN
Narkoba • Perundangan Narkoba Penyalahgunaan NARKOBA bertentangan dengan UU RI No. 9 Tahun 1976 tentang pemanfaatan Narkoba untuk pengobatan dan ilmu pengetahuan namun sebaliknya jika disalahgunakan akan mengakibatkan ketagihan dan sangsi hukum yang tegas. •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Secara kelompok siswa mencari informasi tentang perundangan Narkoba melalui majalah, koran, televisi, internet Secara berkelompok mendiskusikan hsail temuan tentang perundangan Narkoba. Membuat laporan hasil kerja mereka tentang perundangan Narkoba

PENILAIAN
TM Laporan kegiatan PS PI

SUMBER BELAJAR
VCD presentasi Narkoba dari BNN

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 232 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 8.1. Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **)

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : X/2 : Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya :8 : 12X 45 menit INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN Permainan Sepak Bola • Teknik Menyundul ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN • Setelah pemanasan siswa bagi dalam kelompok, salah satu anggota kelompok tugasnya melambungkan bola, anggota lainnya melakukan gerakan menyundul (cara menyundul badan diayunkan ke belakang, tumit agak diangkat, leher ditegangkan sambil digerakkan ke depan, perkenaannya di dahi) setelah itu berlari kebelakang kelompoknya. • Bermain sepak bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi berdasarkan nilai kerja sama, kejujuran dan semangat. PENILAIAN TM Tes perbuatan 12 PS PI SUMBER BELAJAR Buku sumber Petunjuk permainan sepak bola, Dinas Olahraga DKI Jakarta, 1995 Stop watch, pluit, bola, lapangan sepak bola, corong

• Melakukan teknik meyundul

• Bermain sepakbola dengan peraturan yang dimodifikasi yang dilandasi nilai kerjasama, kejujuran, semangat dan percaya diri

• Bermain sepak bola dengan pola penyerangan sederhana berdasarkan prinsip gerakan yang tersusun, operan langsung, dan mencari ruang kosong.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 233 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Melakukan teknik smash dan block • Bermain bola voli dengan peraturan yang dimodifikasi yang dilandasi nilai kerjasama, kejujuran, semangat dan percaya diri

MATERI PEMBELAJARAN
Permainan bola voli • Gerakan teknik smash • Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan pemanasan, secara klasikal melakukan latihan gerakan smash tanpa bola • Secara bergantian berlatih melakukan smash dengan bola diumpan semi. Caranya dengan awalan 3- 5 langkah lari/jalan dengan irama yang teratur pada langkah ketiga ayunkan kedua lengan dengan siku lurus, dua langkah terakhir lebih lebar dan langkah terakhir merapatkan kaki belakang disamping kaki depan. Tolakan; jarak tolakan dengan bola sejangkauan tangan. Memukul bola ayunkan tangan pukul belakang bola, bungkukkan togok, tangan terbuka, suki lurus • Bermain bola voli dengan peraturan yang dimodifikasi berdasarkan nilai kerja sama, kejujuran, semangat dan percaya diri

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan jasmani dan kesehatan untuk SMA, Erlangga, Jakarta, 1997 Lapangan Bola Voli, pluit, bola, net, kapur, stop watch.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 234 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Melakukan keterampilan Lay-up kanan • Bermain bola basket dengan peraturan yang dimodifikasi yang dilandasi nilai kerjasama, kejujuran, semangat dan percaya diri

MATERI PEMBELAJARAN
Permainan bola basket • Teknik lay up shot. • Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi.

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara klasikal berlatih langkah kaki lay up kanan dari sikap diam, jalan dan berlari • Secara bergantian dalam kelompoknya siswa berlatih langkah lay up kanan dengan menggunakan bola mulai dari dribble di tempat dilanjutkan dengan dribble berjalan, caranya adalah melangkah melayang untuk mendekati basket. Ada dua macam lay up shot yaitu: lay up kanan dan kiri. Mekanisme geraknya pemain bergerak menangkap bola dalam keadaan melayang, selanjutnya langkahkan kaki ke depan, langkah pertama lebar kedua pendek, lompat setinggi mungkin, letakkan atau lempar bola mendekati basket, pandangan selalu ke depan • Secara bergantian siswa berlatih langkah lay up kanan tanpa awalan ke arah ring • Secara bergantian siswa berlatih langkah lay up kanan, diawali drible di tempat dilanjutkan lay up ke arah ring • Secara bergantian siswa berlatih drible sambil berlari dilanjutkan lay up kanan ke arah ring • Bermain bola basket 5 on 5 dengan peraturan yang dimodifikasi

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani untuk kelas X SMA, Agus Mukholid, Surakarta, Yudhistira, 2004 Stop watch, pluit, lapangan bola basket, bola, corong

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 235 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Melakukan teknik menembak (shooting) bebas (free throw)

MATERI PEMBELAJARAN
• Teknik free throw

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara perorangan berlatih menembak di daerah free throw adalah keterampilan tertutup karena menuntut kematangan respon yang disebabkan stimulus tetap. Diawali sikap kaki sejajar lutut agak ditekuk, bola dipegang di depan atas kanan/kiri kepala tangan kiri untuk penyeimbang, lepaskan bola dengan dibantu lecutan pergelangan hingga telapak tangan menghadap kebawah, siku lurus, jalannya bola parabola menuju ring • Bermain bola basket dengan peraturan yang dimodifikasi, setelah bermain dselingi dengan latihan free throw sehingga • Secara bersama-sama melakukan latihan memukul bola bayangan dengan menggunakan pemukul yang dimodifikasi, caranya yaitu memukul bola dengan ayunan penuh dan tanpa ayunan (bunting). Ada dua zone pukulan yaitu zone strike (antara lutut dan bahu pemukul) harus dipukul, zone ball (diluar zone strike) tidak perlu dipukul. • Secara bergantian berlatih memukul dengan bantun penyangga bola yang dimodifikasi. • Siswa dibagi beberapa kelompok, salah satu anggota kelompok bertugas melempar bola, dan yang lain memukul, pemukul lari berlari untuk ambil bola, kemudian berbaris dibelakang kelompoknya.

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani untuk kelas X SMA, Agus Mukholid, Surakarta, Yudhistira, 2004 Stop watch, pluit, lapangan bola basket, bola,

8.2.

Mempraktikan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan dengan menggunakan peraturan dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai dan percaya diri **)

• Memukul bola dengan teknik yang benar

Bermain Softball/ Baseball • Teknik memukul bola

Tes perbuatan

Buku sumber Pendidikan Jasmani untuk kelas X, SMA, Agus Mukholid, Surakarta, Yudhistira, 2004 Petunjuk permainan Soft ball, Dinas Olahraga DKI Jakarta, 1996 Stop watch, pluit, pemukul, bola, penyangga bola, lapangan soft ball/base ball, pelontar bola

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 236 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Melakukan beberapa taktik mematikan lawan

MATERI PEMBELAJARAN
• Cara mematikan lawan • Taktik pertahanan soft ball

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara berkelompok siswa melakukan latihan beberapa taktik mematikan lawan melalui pitcher, caranya ada tiga yaitu melalui pitcher (pelempar bola), penjaga base pertama dan short stop (pemain lapangan tengah, kiri dan kanan) • Berlatih menerapkan dasar dan taktik pertandingan terutama pertahanan dalam permainan soft ball. Caranya penjaga selalu ingat out, strike, dan ball, mengetahui tipe permainan lawan serta selalu siap dalam posisi yang tepat penuh konsentrasi. • Bermain softball/baseball dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani untuk kelas X, SMA, Agus Mukholid, Surakarta, Yudhistira, 2004 Petunjuk permainan Soft ball, Dinas Olahraga DKI Jakarta, 1996 Stop watch, pluit, pemukul, bola, penyangga bola, lapangan soft ball/base ball

• Menerapkan dasardasar taktik dan strategi pertandingan • Menerapkan nilai kompetisi, pantang menyerah dan fair play dalam permainan 8.3. Mempraktikan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat dan percaya diri **) • Melakukan teknik dalam nomor lari jarak menengah Ateltik • Nomor lari jarak menengah 800 meter dan 1500 meter

• Setelah pemanasan secara berkelompok berlatih lari jarak menengah dengan interval training 58 kali untuk jarak 100M • Secara bergantian siswa berlatih lari jarak menengah dengan fartlek training (lari perlahan diselingi sprint, lari naik turun tangga)

Tes perbuatan

Buku sumber Pendidikan Jasmani untuk kelas X, SMA, Agus Mukholid, Surakarta, Yudhistira, 2004 Petunjuk olahraga Atletik nomor lari, Dinas Olahraga DKI Jakarta, 1996 Stop watch, pluit

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 237 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Melakukan teknik nomor lompat jauh gaya menggantung (Hang Style)

MATERI PEMBELAJARAN
• Lompat jauh gaya menggantung (Hang Style)

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Siswa dibagi dalam beberapa kelompok kemudian secara bergantian melakukan gerakan lari A,B dan C yaitu lari pembentukan yang terdiri dari: Lari mengangkat paha setinggi panggul, dari lari di tempat dilanjutkan bergerak ke depan kemudian gerakan lari dengan menyentuhkan tumit ke pantat dari di tempat dilanjutkan bergerak ke depan dan gerakan menendang posisi lutut lurus, dari ditempat dilanjutkan bergerak ke depan. • Secara bergantian siswa melakukan latihan tolakan tanpa awalan, 1, 3, 5, 7, 9 dan 11 langkah awalan. • Secara bergantian siswa berlatih sikap badan diudara dengan melompat dibantu papan tolak agak tinggi permukaan, caranya: sikap badan atas pasif dan melenting kebelakang, kedua lengan diayunkan dari belakang ke depan bersamaan dengan ayunan kaki ke depan persiapan mendarat. Kaki ayun diangkat bersamaan dengan diturunkan panggul dibawah ke depan.

PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani untuk kelas X, SMA, Agus Mukholid, Surakarta, Yudhistira, 2004 Petunjuk olahraga atletik nomor lompat jauh, Dinas Olahraga DKI Jakarta, 1996 Stop watch, pluit, bak pasir, meteran, bendera

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 238 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
8.4 Mempraktikkan keterampilan gerak olahraga bela diri serta nilai kejujuran, toleransi, kerja keras dan percaya diri**)

INDIKATOR
• Melakukan berbagai teknik elakan/tangkisan dalam bela diri • Menerapkan peraturan yang berlaku

MATERI PEMBELAJARAN
Bela diri pencak silat • Gerakan pukulan ada tiga unsur; tangan/ lengan untuk memukul, kuda-kuda, dan sikap tubuh.

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan pemanasan siswa melakukan latihan berbagai macam elakan atau tangkisan secara perorangan baik bayangan • Berlatih secara berpasangan melakukan pukulan dan elakan/tangkisan

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani untuk kelas X, SMA, Agus Mukholid, Surakarta, Yudhistira, 2004 Petunjuk olahraga pencak silat kategori tanding, Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, 1996 Stop watch, pluit, target, pelindung badan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 239 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : X/2 : Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya :9 : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• • Secara klasikal siswa berlatih lari dengan jarak menengah atau lari 10 menit Secara berkelompok siswa berlatih lari mengggunakan metode interval training dengan jarak diatas 2400 meter Secara berpasangan siswa berlatih skiping dengan waktu antara 5 – 10 menit

KOMPETENSI DASAR
9.1 Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilai kejujuran, tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri •

INDIKATOR
Melakukan latihan untuk meningkatkan daya tahan kerja jantung Melakukan latihan untuk meningkatkan daya tahan kerja jantung didasari nilai tanggung jawab, kejujuran, disiplin.

MATERI PEMBELAJARAN
Latihan Kebugaran • Latihan daya tahan kerja jantung

PENILAIAN
TM Tes perbuatan Tes cooper atau tes balke, atau Blep Test 4 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Erobika kegiatan sehari-hari, Pusat Kesegaran jasmani dan Rekreasi DEPDIKNAS, Jakarta, Balai Pustaka, 1987

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 240 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
9.2 Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran, semangat, tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri •

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Klasifikasi hasil tes daya tahan kerja jantung berdasarkan tes cooper lari 12 menit •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
TM Secara berkelompok melakukan tes cooper / lari 12 menit yang dilakukan bergantian Membuat laporan kelompok tentang hasil tes kerja jantung berdasarkan tabel yang berlaku. Tes perbuatan Tes cooper atau tes balke, atau Blep Test 2 PS PI

SUMBER BELAJAR
Stop watch, pluit, skiping

Mengklasifikasikan • hasil tes kebugaran untuk menentukan derajat kebugaran Membuat laporan hasil tes kebugaran jasmani

Hasil KM 12Menit TK KS K SD B BS PA < 1.61 1.61 – 2.00 2.01 – 2.40 2.41 – 2.80 > 2.82

Hasil KM 12 Menit TK KS K SD B BS PI < 1.53 1.53 – 1.83 1.85 – 2.16 2.17 – 2.64 > 2.65

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 241 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
10.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dengan menggunakan alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman •

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : X/1 : Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya : 10. : 6 X 45 menit INDIKATOR
Melakukan keterampilan lompat kangkang diatas peti lompat

MATERI PEMBELAJARAN
Senam Lantai • Rangkaian senam lantai dengan alat : lompat kangkang

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Melakukan peregangan secara klasikal • Secara bergantian siswa berlatih tolakan kaki dilanjutkan tumpuan tangan, caranya: angkat panggul tinggi-tinggi, pada saat tangan menyentuh peti lompat panggul ditekuku kaki dibuka lebar, tolakan tangan angkat dada dan tangan keatas, setelah kaki melewati peti luruskan badan rapatkan kaki sebelum mendarat. • Secara bergantian siswa berlatih melewati peti lompat dilanjutkan gerakan mendarat dengan kedua kaki rapat. • Secara bergantian melakukan lompat kangkang di atas peti lompat dari awalan sampai dengan mendarat.

PENILAIAN
TM Tes perbuatan 6 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmanidan Kesehatan untuk SMU kelas 1, Muhajir, Erlangga, Bandung, 1996 Stop watch, pluit, matras, peti lompat

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 242 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
Memperagakan senam lantai tanpa alat berguling ke belakang (back extention) atau stut •

MATERI PEMBELAJARAN
Rangkaian senam lantai tanpa alat: back extention

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Melakukan peregangan secara klasikal • Berlatih lompat harimau dengan rintangan rendah • Berlatih lompat harimau dengan rintangan peti lompat dilanjutkan gerakan berguling kedepan • Melakukan gerakan back extention, caranya: jongkok sikut dibengkokkan, kedua telapak tangan menghadap keatas, gulingkan badan ke belakang hingga telapak tangan ke matras, dorong kaki keatas dengan meluruskan tungkai rapat, sehingga membuat sikap handstand

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmanidan Kesehatan untuk SMU kelas 1, Muhajir, Erlangga, Bandung, 1996 Stop watch, pluit, matras,

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 243 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : X/2 : Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya : 11 : 6 X 45 menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan pemanasan siswa secara klasikal melakukan latihan gerakan tangan dilanjutkan koordinasi kaki senam alat yang tanpa menggunakan alat. Melakukan rangkaian ayunan lengan dengan kombinasi gerak lompat dan anggota tubuh lainnya, caranya: ayunan lengan kanan dan kiri ke arah dagu secara bergantian, kedua lengan lurus di depan paha setengah kepal kemudian putar ke arah dalam, langkah kaki jalan di temapt, maju mundur, samping kanan dan kiri, silang kanan dan kiri, lompat kanan kiri bergantian, dengan dua kaki. Setelah melakukan pemanasan siswa secara klasikal melakukan latihan gerakan tangan dilanjutkan koordinasi kaki senam alat yang menggunakan pita

KOMPETENSI DASAR
11.1 Mempraktikkan kombinasi keterampilan langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin, toleransi, keluwesan dan estetika •

INDIKATOR
Melakukan rangkaian ayunan lengan dengan kombinasi gerak langkah kaki dan anggota tubuh lainnya Melakukan rangkaian ayunan lengan dengan kombinasi gerak lompat dan anggota tubuh lainnya. Mematuhi prosedur dan prinsip-prinsip dalam senam irama

MATERI PEMBELAJARAN
Aktivitas ritmik • Rangkaian gerakan ayunan lengan

PENILAIAN
TM Tes perbuatan 6 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Petunjuk pelaksanaan Senam Kesegaran Jasmani 2000, Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, 2000 Stop watch, pluit, kaset senam iram

Melakukan rangkaian senam irama tanpa dengan koordinasi antara ayunan lengan, langkah kaki dan lompat

Koordinasi gerak senam irama antara ayunan lengan dengan langkah kaki, ayunan lengan dengan lompat, langkah dengan lompat.

Tes perbuatan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 244 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI terkandung di dalamnya*) KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : X/2 : Mempraktikkan keterampilan beberapa gaya renang dan pertolongan kecelakaan di air dan nilai nilai yang : 12 : 2 X 45 menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah melakukan pemanasan siswa dibagi dalam beberapa Kelompok, untuk melakukan gerakan meluncur secara bergantian • Berenang lurus gaya dada jarak 25 meter.

KOMPETENSI DASAR
12.1 Mempraktikkan kombinasi teknik renang gaya dada, gaya bebas dan salah satu gaya lain serta nilai disiplin, kerja keras keberanian dan tanggung jawab • •

INDIKATOR
Melakukan teknik meluncur renang gaya dada Melakukan gerakan kaki, renang gaya dada dan dikombinasikan dengan kedua lengan lurus kedepan Melakukan gerakan kedua lengan renang gaya dada kombinasi gerakan kaki renang gaya bebas Melakukan renang gaya dada kombinasi lengan, kaki dan pernafasan

MATERI PEMBELAJARAN
Renang gaya dada • Teknik meluncur • Koordinasi gerak tangan dan kaki

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI
1 (4)

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani dan Kesehatan untuk SMU kelas 2, Muhajir, Erlangga, Bandung, 1997 Stop watch, pluit, kolam renang, pelampung, kaca mata renang

Teknik pernapasan renang gaya dada

Melakukan latihan pernafasan secara berpasangan. Satu orang memegangi kedua tangan temannya yang sedang dalam posisi telungkup, kedua kakinya melakukan gerakan renang gaya dada, sesekali mengambil nafas diatas permukaan air dan mengeluarkan udara di dalam air.

Tes perbuatan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 245 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
12.2 Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin, kerja keras keberanian dan tanggung jawab • •

INDIKATOR
Melakukan penyelamatan kecelakaan di air Melakukan teknik P3K di air dengan sistem RJP sesuai prosedur yang benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Penyelamatan kecelakaan di air. •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah melakukan pemanasan dengan berenang gaya dada sejauh 400 meter, dilanjutkan berlatih membawa korban dengan satu tangan sejauh 10 meter. Cara memegang korban dapat dilakukan dengan satu tangan atau dua tangan, berusaha dari belakang korban dan yang paling penting harus menghindar dari cengkeraman korban yang panik dan meronta-ronta karena ketakutan. Berlatih secara kelompok tentang teknik pertolongan pada kecelakaan di air dengan sistem RJP

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI
1 (4)

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani dan Kesehatan untuk SMU kelas 2, Muhajir, Erlangga, Bandung, 1997 Stop watch, pluit, kolam renang, pelampung, kaca mata renang

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 246 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : X/2 : Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) : 13 : 2 X 45 menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Sebulan sebelum pendakian secara kelompok sudah diberikan tugas untuk memilih lokasi yang aman untuk pendakian gunung: dengan memahami perjalanan dengan pertanyaan 5W + 1H, (who= dengan siapa kita pergi, what= tujuannya apa, why= alasan untuk pergi, when= kapan pergi, where= dimana lokasinya, how= bagaimana perlengkapan) kedua : perlengkapan (pribadi, kelompok, teknis) dan packing, Mengiventarisasi kebutuhan perlengkapan yang dibutuhkan dalam pendakian gunung Berlatih fisik terutama otot tungkai dan bahu untuk persiapan pendakian Melakukan simulasi pendakian gunung dengan berlatih naik turun tangga tanpa beban atau dengan beban

KOMPETENSI DASAR
13.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah gunung serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolongmenolong, dan melaksanakan keputusan dalam kelompok • •

INDIKATOR
Memilih lokasi yang aman dan nyaman Menggunakan peralatan / perlengkapan yang sesuai dengan kebutuhan Beberapa latihan fisik untuk mendukung pendakian

MATERI PEMBELAJARAN
Pendakian gunung

PENILAIAN
TM Laporan perjalanan PS PI 2 (8)

SUMBER BELAJAR
Panduan pendakian gunung, peta gunung, ransel, perlengkapan makan dan minum, logistik, tali, matras, sleeping bag,

• • •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 247 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
13.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di pegunungan serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, dan melaksanakan keputusan kelompok • • •

INDIKATOR
Melakukan langkahlangkah awal penyelamatan Mematuhi prinsip dan peraturan penyelamatan Menerapkan pengetahuan tentang penyelamatan kecelakaan di pegunungan Memperagakan keterampilan penyelamatan kecelakaan di pegunungan

MATERI PEMBELAJARAN
Penyelamatan kecelakaan di gunung • Keterampilan penyelamatan kecelakaan di gunung • Prinsip-prinsip penyelamatan kecelakaan di gunung •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Secara berkelompok mencari informasi tentang kecelakaan yang sering terjadi melalui media cetak, internet atau media elektronik Membuat laporan hasil pencarian informasi. Berlatih teknik identifikasi korban, dilanjutkan perlengkapan yang dibutuhkan untuk evakuasi korban. Berlatih tindakan evakuasi korban dengan menggunakan peralatan dan bersikap tenang, perhatikan pernafasan korban, hentikan pendarahan, perhatikan tandatanda shock, jangan memindahkan korban dengan terburu-buru. Menyebutkan prosedur: menyelamatkan korban, meringankan penderitaan korban, mempertahankan daya tahan korban • Secara berkala melakukan kerja bakti membersihkan kelas, lingkungan sekolah • Secara berkala mengadakan penanaman pohon yang dilakukan secara berkelompok • Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan : penyebab penyakit, manusia sebagai tuan rumah, lingkungan hidup. Ruang lingkungan terdiri dari biologik, fisik, ekonomi dan mental sosial. Untuk program sanitasi lingkungan yang memungkinkan dilakukan siswa adalah sanitasi lingkungan sekolah umumnya dan khususnya ruang kelas yang digunakan untuk belajar setiap hari.

PENILAIAN
TM Laporan perjalanan PS PI

SUMBER BELAJAR
Panduan pendakian gunung, peta gunung, ransel, perlengkapan makan dan minum, logistik, tali, matras, sleeping bag, kain bidai, bambu/tongkat.

• • •

13.3 Mempraktikkan keterampilan penjagaan lingkungan yang sehat

Menciptakan model sanitasi / pemeliharaan lingkungan secara sederhana

• Sanitasi lingkungan sehat yang sederhana

Lembar pengamatan

Buku sumber Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, untuk SMU Kelas 1, Muhajir, Erlangga, Bandung, 1996 Alat-alat kebersihan, tanaman buah dan non buah

Menjelaskan faktor yang dapat menyebabkan timbulnya suatu penyakit sebagai akibat sanitasi lingkungan yang tidak sehat.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 248 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan budaya hidup sehat KODE KOMPETENSI : 14 ALOKASI WAKTU : 2 X 45 menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mencari informasi tentang penyakit yang sering ditimbulkan akibat seks bebas melalui media cetak, internet dan media elektronik • Membuat laporan tentang penyakit dari seks bebas • Secara berkelompok mendiskusikan perilaku seks bebas dan faktor penyebab terjadinya seks bebas. • Mendiskusikan akibat perilaku seks bebas, misalnya: Syphilis dengan gejala ruam-ruam dikulit, tumor / pembengkakan hebat, sakit kepala, hilang ingatan, nyeri pada punggung, borok besar sekitar kaki. Gonore atau kencing nanah, gejalanya kencing terasa panas, warna kekuning – kuningan, pengeluaran getah dari lubang kelamin menahun, radang di persendian.

KOMPETENSI DASAR
14.1 Menganalisis dampak seks bebas

INDIKATOR
• Mengidentifikasikan penyakit yang sering ditimbulkan akibat perilaku seks bebas • Mengklasifikasikan perilaku seks bebas • Mengkategorisasikan faktor-faktor penyebab seks bebas

MATERI PEMBELAJARAN
• Dampak seks bebas menimbulkan PHS (penyakit hubungan kelamin)

PENILAIAN TM
Tes Tertulis 2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, untuk SMU Kelas 1, Muhajir, Erlangga, Bandung, 1996 Majalah atau buku yang relevan dengan seks bebas

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 249 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
14.2 Memahami cara menghindari seks bebas

INDIKATOR
• Mengidentifikasikan perilaku yang dapat menghindari seks bebas dari sudut pandang pribadi

MATERI PEMBELAJARAN
• Cara menghindari seks bebas ditinjau dari sudut pandang pribadi, keluarga, dan pemerintah.

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara berkelompok mendiskusikan perilaku yang dapat menghindari dari seks bebas ditinjau sudut pandang pribadi; taat beragama, memilih teman yang tidak mengajak kearah seks bebas, tidak mendekati perbuatan zinah, jauhi nonton film atau membaca majalah porno. • Secara berkelompok mendiskusikan perilaku yang dapat menghindari dari seks bebas ditinjau sudut pandang keluarga : mengawasi putra-putri dalam bergaul, mengawasi peredaran film dan majalah porno. • Secara berkelompok mendiskusikan perilaku yang dapat menghindari dari seks bebas ditinjau sudut pandang pemerintah: menetapkan RUU APP, tindak tegas yang mengumbar pornografi, basmi pelacuran, serius dalam membina remaja.

PENILAIAN TM
Lembar pengamatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, untuk SMU Kelas 1, Muhajir, Erlangga, Bandung, 1996 Majalah atau buku yang relevan dengan seks bebas

• Mengidentifikasikan perilaku yang dapat menghindari seks bebas dari sudut pandang keluarga • Mengidentifikasikan perilaku yang dapat menghindari seks bebas dari sudut pandang masyarakat.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 250 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XI/1 : Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya. :1 : 14 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat dan percaya diri **)

INDIKATOR
• Menggunakan formasi, bentuk, dan strategi pola penyerangan 4-2-4 dalam permainan sepak bola

MATERI PEMBELAJARAN
Sepak Bola • Formasi permainan sepak bola penyerangan W –M atau 4-2-4

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok siswa melakukan permainan sepak bola yang menekankan pembagian tugas para pemain sesuai posisinya berdasarkan pola W M atau 4 – 2 – 4, merupakan pola yang menempatkan 4 pemain belakang, 2 center back dan 4 pemain depan • Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok siswa melakukan permainan sepak bola yang menekankan pembagian tugas para pemain sesuai posisinya berdasarkan pola 4 – 4 – 2, yang lebih menekankan pada pertahanan, pola ini menempatkan 4 pemain belakang, 4 pemain tengah dan 2 pemain depan.

PENILAIAN
TM Tes perbuatan 14 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan taktik, strategi permainan sepak bola Lapangan sepak bola, gawang, bola, pluit, stop watch, corong

Menggunakan berbagai formasi, bentuk, dan strategi pola pertahanan dalam permainan sepak bola

• Formasi pertahanan sepak bola 4-4-2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 251 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat dan percaya diri **) •

INDIKATOR
Menggunakan berbagai formasi, bentuk, dan strategi dalam permainan bola voli • Memperlihatkan nilai pantang menyerah, dan jujur (fair play) dalam permainan

MATERI PEMBELAJARAN
Bola Voli • Formasi permainan bola voli

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
TM Tes perbuatan • Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok siswa melakukan permainan bola voli yang menekankan pembagian tugas sesuai dengan posisinya. misalnya mempergunakan pola 4 smasher dan 2 set–uper, 4 smasher, 1 set-uper dan 1 libero dan 5 smasher dan 1 set-uper PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan taktik, strategi permainan bola voli Lapangan bola voli, bola, pluit, stop watch, corong

• Menggunakan berbagai formasi, bentuk, dan strategi dalam permainan bola basket • Menerapkan strategi penyerangan • Memperlihatkan nilai pantang menyerah, dan jujur (fair play) dalam permainan 1.2 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara sederhana serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, kerja keras dan percaya diri**) • Menggunakan berbagai formasi, bentuk, dan strategi dalam permainan softball/baseball • Memperlihatkan nilai pantang menyerah, dan jujur (fair play) dalam permainan

Bola Basket • Pengintegrasian teknik dalam permainan bola basket

• Setelah melakukan pemanasan siswa memperagakan permainan bola basket dengan menekankan tugas dan tanggung jawab pemain sesuai dengan posisinya. • Melakukan latihan pola penyerangan 1-2-2 dapat dilihat pada penerapan strategi penyerangan kilat dan penyerangan berpola dengan dasar pokok: ada pengatur serangan pengaman, penembak, pengumpan dan perayah. Setelah melakukan pemanasan siswa memperagakan permainan softball/baseball dengan menekankan tugas dan tanggung jawab pemain sesuai dengan posisinya. Pola penyerangan didukung oleh teknik individu maupun regu antara lain kemahiran memukul, sliding, lari selain itu manager yang akan memberikan arahan pola penyerangan yang digunakan.

Tes perbuatan

Lapangan bola basket, bola, corong, pluit, stop watch

Softball/baseball • Formasi permainan softball/baseball

Tes perbuatan

Buku panduan taktik, strategi permainan softball/baseball Lapangan soft ball/baseball, bola pluit, stop watch

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 252 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.3 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras dan percaya diri **)

INDIKATOR
• Melakukan teknik dalam nomor lompat tinggi gaya guling perut (straddle)

MATERI PEMBELAJARAN
Atletik • nomor lompat tinggi gaya guling perut

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
TM Tes perbuatan • Secara klasikal melakukan pemanasan dengan running ABC dilanjutkan latihan lari kijang untuk meningkatkan daya ledak otot kaki tolak • Secara bergantian melakukan latihan lompat tinggi gaya guling perut dari ketinggian yang rendah, kemudian secara bertahap tingginya dinaikkan dengan prosedur: beridiri dengan satu kaki dibelakang kemudian bertolak vertikal, dengan awalan 8 langkah, 4 langkah terakhir harus lebar, 45 – 55 derajat dari mistar, tolakan kaki tumpu harus kuat, setelah mencapai mistar badan digulingkan kekiri dengan kepala dahulu melewati mistar sedangkan mendarat terlebih dahulu punggung. • Secara klasikal melakukan pemanasan running ABC dilanjutkan pengenalan tolak peluru mulai cara memegang, latihan power lengan mendorong peluru kearah atas • Secara bergantian siswa berlatih menolak peluru gaya menyamping tanpa awalan dengan cara; memegang peluru di pangkal jari dengan tiga jari dibelakang, peluru diletakkan dekat leher siku diangkat sejajar bahu, menolak peluru dengan meluruskan sikut diikuti diluruskan badan sebagai daya dorong. • Secara bergantian siswa berlatih menolak peluru dengan awalan Tes perbuatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber: Gerry A. Carr,(2000), Atletik Untuk Sekolah, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Pluit, Matras lompat tinggi, tiang lompat tinggi, mistar, stop watch.

• Melakukan teknik nomor tolak peluru gaya menyamping

Atletik • Nomor tolak peluru

Buku sumber: Gerry A. Carr,(2000), Atletik Untuk Sekolah, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Bak pasir, meteran, pluit, bubuk kapur, bendera kecul

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 253 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.4 Mempraktikkan keterampilan teknik penyerangan salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai orang lain, kerja keras dan percaya diri**)

INDIKATOR
• Melakukan teknik penyerangan dengan menggunakan tangan

MATERI PEMBELAJARAN
Pencak Silat • Teknik serangan tangan

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Melakukan pemanasan secara klasikal • Berlatih secara klasikal berbagai teknik pukulan menggunakan kepalan tangan, telapak tangan, dan sikut • Berpasangan berlatih pukulan dan teknik menghindar menggunakan tangan, terdiri dari pukulan depan lintasan lurus, dibantu pergerakan bahu putaran pinggang, pukulan sangkol/bandul dengan posisi tangan ditekuk 90 derajat, lintasan dari ayunan bawah, pukulan lingkar lintasannya dari samping luar ke dalam tubuh, pukulan samping menggunakan punngung tangan. • Berpasangan melakukan latihan gerak serang dan hindar.

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Panduan berlatih bela diri Stop watch, pluit, target pukulan, body protector

• Melakukan teknik menghindar dari serangan dengan menggunakan tangan

• Melakukan gerakan serang hindar secara berpasangan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 254 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XI/1 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan aktivitas pengembangan untuk meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya, nilai nilai yang terkandung di dalamnya KODE KOMPETENSI :2 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan pemanasan siswa secara bergantian berlatih untuk meningkatkan kelincahan dengan lari bolak-balik, lari zig-zag, lari membuat angka delapan • Melakukan latihan naik turun tangga selama 5-8 menit untuk meningkatkan tenaga ledak secara berkelompok. • Kecepatan: • Kekuatan otot • Melakukan latihan untuk meningkatkan kecepatan dengan berbagai cara di antaranya: latihan percepatan, lari menaiki tangga atau bukit, lari menuruni tangga atau bukit, latihan kecepatan reaksi (permainan hitam-hijau) dan lari cepat dari start melayang. • Melakukan latihan untuk meningkatkan kekuatan lima kelompok otot yaitu: kelompok otot peras lengan, extensor punggung, extensor tungkai, bahu (menarik) dan bahu (mendorong) lengan dengan bentuk latihan push up, perut dengan sit up, bahu dengan pull up, secara bergantian. Tes perbuatan Tes TKJI(tes kesegaran Jasmani Indonesia) untuk siswa SMA

KOMPETENSI DASAR
2.1 Mempraktikkan berbagai bentuk latihan kelincahan, power dan daya tahan untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri

INDIKATOR
• Melakukan berbagai bentuk latihan kelincahan

MATERI PEMBELAJARAN
Latihan Kebugaran Jasmani: • Kelincahan • Explosive power

PENILAIAN TM
Tes perbuatan Tes TKJI (tes kesegaran Jasmani Indonesia) untuk siswa SMA 4

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Sumber Ketahuilah tingkat kebugaran jasmani anda, Pusat Kesegaran Jasmani, Depdiknas, Senayan Jakarta Stop watch, pluit,

• Melakukan bentuk latihan tenaga ledak

• Melakukan berbagai bentuk latihan kecepatan

Buku Sumber Ketahuilah tingkat kebugaran jasmani anda, Pusat Kesegaran Jasmani, Depdiknas, Senayan Jakarta Stop watch, pluit,

• Melakukan berbagai bentuk latihan kekuatan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 255 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Melakukan berbagai bentuk latihan ketepatan.

MATERI PEMBELAJARAN
• Ketepatan

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Melakukan latihan untuk meningkatkan ketepatan dengan cara melempar bola ke arah lobang ban mobil yang digantung secara bergantian. • Melakukan latihan untuk meningkatkan daya tahan dengan cara lari piramid mulai dari jarak 400M, 500M, 600M, 500M, 400M secara berkelompok • Secara berkelompok siswa berlatih mengukur kelincahan, ketepatan, kekuatan, kecepatan, kelentukan Melaporkan hasil pengukuran dalam laporan kelompok Tes perbuatan Tes TKJI (tes kesegaran Jasmani Indonesia) untuk siswa SMA 2

PENILAIAN TM
Tes perbuatan Tes TKJI(tes kesegaran Jasmani Indonesia) untuk siswa SMA

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Sumber Ketahuilah tingkat kebugaran jasmani anda, Pusat Kesegaran Jasmani, Depdiknas, Senayan Jakarta Stop watch, pluit,

• Melakukan berbagai bentuk latihan daya tahan

• Daya tahan kerja jantung

2.2 Mempraktikkan tes untuk kelincahan, power dan daya tahan dalam kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri

• Menerapkan konsep dasar tes dan pengukuran kebugaran jasmani • Mengukur kelincahan

Mengukur kekuatan

Mengukur daya tahan

• •

Mengukur kecepatan

• •

Mengukur kelentukan

Tes dan pengukuran kebugaran jasmani Tes kelincahan lari bolak balik, lari kelok-kelok squat trus Tes kekuatan cinning, dipping, sit up, berbaring angkat kaki, push up, Tes daya tahan: lari 1400 meter keatas, tes balke, tes coopper Tes kecepatan lari 40, 50 dan 60 meter Tes kelentukan togok fleksi ke depan dan togok flexi ke belakang

Panduan peningkatan kebugaran jasmani Stop watch, pluit,

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 256 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XI/1 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan keterampilan senam dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya KODE KOMPETENSI :3 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
3.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman 3.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan tanpa menggunakan alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman •

INDIKATOR
Melakukan rangkaian senam lantai berguling ke depan dilanjutkan lenting tengkuk diatas peti lompat •

MATERI PEMBELAJARAN
Rangkaian senam lantai dengan menggunakan alat. •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Secara bergantian siswa melakukan latihan berguling depan dan belakang dilanjutkan latihan lenting tengkuk diatas peti dengan mengutamakan keselamatan

PENILAIAN
TM Tes perbuatan 4 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber pendidikan jasmani kelas X SMA, Agus Mukholid, Yudhistira, Surakarta, 2004 Matras , Stop watch, pluit,

Melakukan rangkaian senam lantai tanpa menggunakan alat

Rangkaian senam lantai tanpa alat

Melakukan latihan berguling depan dan belakang dilanjutkan latihan lenting tengkuk dengan mengutamakan keselamatan

Tes perbuatan

2

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 257 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XI/1 : Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya :4 : 6 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
4.1 Mempraktikkan • keterampilan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak lanjutan serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan dan estetika

INDIKATOR
Merangkai gerakan senam aerobik secara berkelompok

MATERI PEMBELAJARAN
Senam • Senam aerobik tanpa alat, . •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Berlatih gerakan lengan, langkah pada keterampilan senam aerobik tanpa alat secara berkelompok, senam aerobik secara umum dibagi dua yaitu low imfact aerobic adalah gerakan yang kaki pelaku tidak pernah meninggalkan lantai, sedangkan high imfact aerobic adalah gerakan banyak lompat, jingkrak dan macam- macam lari meninggalkan lantai. Berlatih merangkai gerak senam aerobik tanpa alat secara berkelompok terdiri dari: satu langkah kanan atau kiri, dua langkah kanan atau kiri, satu langkah ke depan dan ke belakang, dua langkah ke depan dan ke belakang. Berlatih gerakan lengan, langkah pada keterampilan senam aerobik menggunakan alat secara berkelompok Berlatih merangkai gerak senam aerobik menggunakan alat secara berkelompok Tes perbuatan 2

PENILAIAN
TM Tes perbuatan 4 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber pendidikan jasmani kelas X SMA, Agus Mukholid, Yudhistira, Surakarta, 2004 Matras , Stop watch, pluit, kaset senam aerobic

4.2

Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai disiplin, toleransi,kerja sama, keluwesan dan estetika

Merangkai gerakan senam aerobik dengan menggunakan alat sederhana secara berkelompok.

Senam aerobik menggunakan alat

Buku sumber pendidikan jasmani kelas X SMA, Agus Mukholid, Yudhistira, Surakarta, 2004 Matras , Stop watch, pluit, kaset senam aerobic

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 258 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XI/1 : Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya*) :5 : 4 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• • Secara bergantian berlatih gerakan renang water trapen Berlatih renang pertolongan dengan menggunakan gaya bebas Penyelamatan di air merupakan keterampilan renang lanjutan, sebagai syarat utama bahwa penyelamat harus menguasai betul berbagai teknik renang. Cara memegang korban dapat dilakukan dengan satu tangan atau dua tangan, berusaha dari belakang korban dan yang paling penting harus menghindar dari cengkeraman korban yang panik dan meronta-ronta karena ketakutan

KOMPETENSI DASAR
5.1 Mempraktikkan keterampilan renang gaya samping untuk pertolongan serta nilai disiplin, keberanian, kerja sama, dan kerja keras • •

INDIKATOR
Melakukan gerakan renang water trapen Melakukan keterampilan renang pertolongan dengan menggunakan gaya bebas

MATERI PEMBELAJARAN
Renang pertolongan

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Belajar Berenang (You Can Swim), David Haller, Pioner, Bandung, 1982 Kolam renang, pluit, stop watch, pelampung, kaca mata renang

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 259 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
5.2 Melakukan keterampilan loncat indah dari papan satu meter dengan teknik serta nilai disiplin, keberanian dan kerja keras •

INDIKATOR
Melakukan loncat indah dari posisi berdiri di pinggir kolam Melakukan keterampilan loncat indah dari ketinggian satu meter mendarat dengan kedua kaki rapat Melakukan ketermpilan loncat indah dari satu meter mendarat dengan kedua lengan lurus rapat

MATERI PEMBELAJARAN
Loncat indah •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Berlatih secara bergantian siswa melakukan loncat indah dari pinggir kolam dengan gaya paku, berdiri di pinggir kolam, kedua lengan diayunkan ke atas depan ketika mengangkat satu kaki, saat kedua lengan diturunkan diikuti kaki rapat lutut ditekuk, kemudian ayunkan kembali kedua lengan ke depan bersamaan lutut diluruskan, ketika melompat diatas poisisi badan lurus, kaki rapat dan kedua lengan rapat disamping badan. Berlatih secara bergantian siswa melakukan keterampilan loncat indah dari ketinggian satu meter mendarat dengan kedua kaki rapat lurus Berlatih secara bergantian siswa melakukan keterampilan loncat indah dari ketinggian satu meter mendarat dengan kedua lengan lurus rapat

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 2

PS

PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 260 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
6.1 Memahami bahaya HIV/AIDS

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XI/1 : Menerapkan budaya hidup sehat :6 : 4 X 45 Menit INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN
Bahaya HIV/AIDS

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah dibagi kelompok diberikan tugas untuk mencari informasi tentang HIV/AIDS • Mendiskusikan hasil perolehan informasi tentang bahaya yang diakibatkan oleh HIV/AIDSgejalanya 5-10 tahun baru diketemukan, deman dalam waktu lama, BB menurun jauh, sesak nafas dan batuk, pembesaran kelenjar di leher dan pangkal paha, diare hebat, infeksi yang tak lazim bagi manusia, dan diakhiri dengan kematian • Setelah dibagi kelompok diberikan tugas untuk mengklasifikasikan penyebab penularan virus HIV/AIDS menurut Prof. Luc Montagnier hubungan seksual homoseksual, heteroseksual maupun oral seks bisa menular AIDS/HIV, virus ini hanya membutuhkan sekali saja untuk kontak dengan penderita • Mendiskusikan hasil perolehan informasi tentang penyebab penulaan HIV/AID

PENILAIAN TM
Tes tertulis 2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Panduan tentang HIV/AIDS

• Mendefinisikan pengertian HIV/AIDS • Mengidentifikasika n bahaya yang diakibatkan oleh penularan virus HIV/AIDS

6.2

Memahami cara penularan HIV/AIDS

• Mengklasifikasikan faktor-faktor penyebab penularan HIV/AIDS • Menjelaskan cara penularan HIV/AIDS

Cara penularan HIV/AIDS

Tes tertulis

1

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 261 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
6.3 Memahami cara menghindari penularan HIV/AIDS

INDIKATOR
• Mengidentifikasika n cara menghindari penularan HIV/AIDS

MATERI PEMBELAJARAN
Cara menghindari penularan HIV/AIDS

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah dibagi kelompok diberikan tugas: cara menghindari penularan HIV/AIDS yaitu: Taat beragama, hindarkan hubungan seksual dengan kelompok risiko tinggi seperti pelacur, homoseks, penyalahguna Narkoba, jangan gunakan alat cukur, sikat gigi dan pemotong kuku milik orang lain, karena mungkin alat itu mengandung butir-butir darah penderita AIDS • Mendiskusikan hasil perolehan informasi tentang bahaya yang diakibatkan oleh HIV/AIDS

PENILAIAN TM
Tes Tertulis 1

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Panduan tentang HIV/AIDS

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 262 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XI/2 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik , dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya KODE KOMPETENSI :7 ALOKASI WAKTU : 14 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Melakukan permainan sepak bola yang menekankan pembagian tugas para pemain sesuai posisinya berdasarkan pola penyerangan pola 4-4-2 prinsipnya pemain centre back membantu semua pemain belakang, jadi tidak menjaga satu orang saja. Melakukan permainan sepak bola yang menekankan pembagian tugas para pemain sesuai posisinya berdasarkan pola pertahanan 5-3-2 prinsipnya pemain belakang lima orang tiga pemain tengah dan dua pamain depan.

KOMPETENSI DASAR
7.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras dan percaya diri **) •

INDIKATOR
Menerapkan dasar-dasar strategi dan taktik penyerangan maupun pertahanan sepak bola Memperlihatkan nilai pantang menyerah, dan jujur (fair play) dalam permainan Menerapkan dasar-dasar strategi dan taktik penyerangan maupun pertahanan bola voli Memperlihatkan nilai pantang menyerah, dan jujur (fair play) dalam permainan

MATERI PEMBELAJARAN
permainan Sepak bola • Taktik dan strategi permainan sepak bola pola 4-4-2 • Pola pertahanan 53-2

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 14

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Panduan belajar bermain sepak bola Lapangan sepak bola, bola corong, pluit, stop watch

Permainan bola voli • Taktik dan strategi permainan bola voli

Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok siswa melakukan permainan bola voli yang menekankan pembagian tugas sesuai posisinya dengan mempergunakan pola 4 smasher dan 2 set–uper, 4 smasher, 1 set-uper dan 1 libero dan 5 smasher dan 1 set-uper

Tes perbuatan

Panduan belajar bermain bola voli Lapangan bola voli, bola, net, pluit, stop watch

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 263 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
Menerapkan dasar-dasar strategi dan taktik penyerangan maupun pertahanan bola basket • Memperlihatkan nilai pantang menyerah, dan jujur (fair play) dalam permainan • Menerapkan dasar-dasar strategi dan taktik penyerangan maupun pertahanan olahraga permainan softball/baseball • Memperlihatkan nilai pantang menyerah, dan jujur (fair play) dalam permainan

MATERI PEMBELAJARAN
Permainan Bola basket Taktik dan strategi permainan bola basket dengan menggunakan pola penyerangan 1-2-2, 2-3 dan pertahanan 3-2 •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok siswa melakukan permainan bola basket yang menekankan pembagian tugas sesuai posisinya dengan menggunakan pola penyerangan 1-2-2, 2-3 dan pertahanan 3-2

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Panduan belajar bermain bola basket Lapangan bola basket, bola, pluit, corong, stop watch

7.2.

Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras, toleransi dan percaya diri**)

Softball/ baseball

Melakukan permainan softball/baseball yang menekankan pembagian tugas sesuai posisinya yaitu memainkan base pertama ketika menerima lemparan dari pemain depan tangan dijulurkan sejauh mungkin, ambillah posisi dekat plat apabila hendak menahan seorang pelari. Memainkan base kedua dan shortstop, melangkah kebelakang dan berputar pada waktu menangkap bola yang dilempar shortstop, maka penjaga base kedua akan menyentuh base, lalu menarik kaki kembali lalu dilempar ke base satu.

Tes perbuatan

Panduan belajar bermain softball, baseball Lapangan softball/baseball, bola corong, pluit, stop watch

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 264 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
7.3. Mempraktikkan teknik salah atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri**) •

INDIKATOR
Melakukan teknik lompat tinggi gaya streadle

MATERI PEMBELAJARAN
Atletik • Pemantapan teknik Lompat tinggi gaya guling perut •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Secara klasikal melakukan pemanasan dengan running ABC dilanjutkan latihan lari kijang untuk meningkatkan daya ledak otot kaki tolak Secara bergantian melakukan latihan lompat tinggi gaya streadle dari ketinggian yang rendah, kemudian perlahan tingginya dinaikkan secara bertahap

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber: Gerry A. Carr,(2000), Atletik Untuk Sekolah, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Matras , pluit, bubuk kapur, tiang lompat tinggi, mistar lompat tinggi Buku sumber: Gerry A. Carr,(2000), Atletik Untuk Sekolah, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Meteran , pluit, bubuk kapur, bendera kecul

Melakukan teknik lempar cakram

• Teknik Lempar cakram

• •

Secara klasikal melakukan pemanasan running ABC dilanjutkan pengenalan lempar cakram mulai cara memegang, latihan mengayunkan cakram kearah depan dengan putaran searah jarum jam. Secara bergantian siswa berlatih melempar cakram menyamping tanpa awalan Secara bergantian siswa berlatih melempar cakram dengan awalan dua kali putaran badan caranya yaitu: memegang cakram ada 3 cara, beridiri membelakangi arah lemparan, lengan memegang cakram diayunkan ke belakang kanan diikuti gerakan badan,kaki kanan agak ditekuk, berat badan sebagian besar ada dikanan, cakram diayunkan kekiri, kaki kanan kendor dan tumit diangkat, lemparan cakram 30 derajat lepas dari pegangan , ayunan cakram jangan mendahului putaran badan, lepasnya cakram diikuti badan condong kedepan.

Tes perbuatan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 265 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
7.4. Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri.**) •

INDIKATOR
Melakukan serangan dengan menggunakan kaki Melakukan teknik menghindar serangan kaki Secara berpasangan melakukan teknik serang hindar pada olahraga bela diri • • •

MATERI PEMBELAJARAN
Teknik serang dan hindar menggunakan kaki Teknik tendangan pencak silat Gerakan menghindar •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Secara klasikal berlatih teknik menendang dengan kaki ada beberapa macam yaitu tendangan lurus, sabit, T, jejag, belakang, tendangan gajul. Secara bergantian teknik menghindar dari serangan lawan, gerakan menghindar dapat dilakukan dengan hindar kanan dan kiri satu langkah

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber: panduan bela diri Stop watch, body protektor, target pukulan dan tendangan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 266 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XI/2 : Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya :8 : 6 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Berlatih dengan menggunakan metode sirkuit training untuk meningkatkan unsur-unsur kebugaran jasmani, terdiri dari: sirkuit yaitu: pencapaian kondisi fisik melalui program latihan yang bervariasi di bagi dalam beberapa pos, misalnya pos 1 untuk kekuatan, pos 2 kelincahan, pos 3 ketepatan, pos 4 kecepatan reaksi, pos 5 kelentukan dan pos 6 untuk melatih daya tahan

KOMPETENSI DASAR
8.1 Mempraktikkan latihan sirkuit untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri

INDIKATOR
• Melakukan latihan sirkuit untuk meningkatkan unsur kelincahan • Melakukan latihan sirkuit untuk meningkatkan unsur ketepatan • Melakukan latihan sirkuit untuk meningkatkan unsur reaksi • Melakukan latihan sirkuit untuk meningkatkan unsur kekuatan • Melakukan latihan sirkuit untuk meningkatkan kelentukan

MATERI PEMBELAJARAN
Latihan Kebugaran Jasmani • Latihan untuk meningkatkan daya tahan kerja jantung

PENILAIAN TM
Tes perbuatan Tes kesegaran jasmani Indonesia 2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Panduan peningkatan kebugaran jasmani Pluit, stop watch, matras, penggaris, corong

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 267 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
8.2 Mempraktikkan peningkatan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri

INDIKATOR
• Melakukan penambahan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan unsur kelincahan • Melakukan penambahan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan unsur ketepatan • Melakukan penambahan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan unsur reaksi • Melakukan penambahan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan unsur kekuatan • Melakukan penambahan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan unsur kecepatan • Melakukan penambahan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan daya tahan

MATERI PEMBELAJARAN
• Prinsip latihan peningkatan kebugaran •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Berlatih dengan menggunakan metode sirkuit training dengan penambahan beban untuk meningkatkan unsurunsur kebugaran jasmani untuk meningkatkan unsur-unsur kebugaran jasmani, terdiri dari: sirkuit yaitu: pencapaian kondisi fisik melalui program latihan yang bervariasi di bagi dalam beberapa pos, misalnya pos 1 untuk kekuatan, pos 2 kelincahan, pos 3 ketepatan, pos 4 kecepatan reaksi, pos 5 kelentukan dan pos 6 untuk melatih daya tahan

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Panduan peningkatan kebugaran jasmani Pluit, stop watch, matras

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 268 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
8.3 Mempraktikkan tes untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri

INDIKATOR
• Melakukan tes dan pengukuran kelincahan, • Melakukan tes dan pengukuran power • Melakukan tes dan pengukuran daya tahan • Mempresentasikan hasil tes dan pengukuran kebugaran jasmani •

MATERI PEMBELAJARAN
Tes dan pengukuran kelincahan, •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah melakukan pemanasan siswa secara bergantian berlatih untuk mengikuti tes kelincahan menggunakan tes Boomerang, tes lari bolak – balik 8 X 5 meter, dan tes squat thrust serta lari mengelak / menghindar (Dodging run) Secara berkelompok membuat laporan hasil tes dan pengukuran kebugaran jasmani

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Tes dan pengukuran kepelatihan, Mochamad Moeslim, KONI PUSAT, Jakarta, 1995 Pluit, stop watch, matras

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 269 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XI/2 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya KODE KOMPETENSI :9 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
9.1 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman 9.2 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman •

INDIKATOR
Melakukan gerakan senam head spring diatas peti lompat

MATERI PEMBELAJARAN
Senam ketangkasan • Head spring diatas peti lompat • •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah pemanasan dilanjutkan peregangan yang diikuti semua siswa Secara bergantian siswa mencoba berguling kedepan diatas peti lompat diawali dengan gerakan berdiri dengan kepala lalu badan dilenting

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 4

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan senam lantai Matras, peti lompat

Melakukan gerakan guling, hand-spring, Melakukan gerakan rangkaian senam

• Lenting tangan/Hand spring

Setelah melakukan pemanasan dan siswa telah menguasai berdiri dengan tangan maka dapat dilanjutkan latihan lenting tangan yang tahapannya sebagai berikut: melakukan hand stand awalan satu langkah, disertai lecutan kaki belakang dan kaki tumpu secara berurutan ke dinding. Setelah menguasai gerakan berguling ke depan dan ke belakang siswa melakukan latihan guling lenting dengan tahapan sebagai berikut:tidur terlentang, kedua kaki lurus, kedua lengan berada pada sisi badan, angkat kedua kaki ke belakang dan lemparkan kedua kaki ke atas.

Tes perbuatan

2

Buku panduan senam lantai Matras, pluit

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 270 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
Melakukan guling, handspring, neckspring, headspring Melakukan gerakan rangkaian senam

MATERI PEMBELAJARAN
• Lenting tengkuk (neckspring) •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Melakukan lentingan dengan dibantu dua orang teman yang berdiri di sisi badan sambil memegang salah satu lengan anak yang melakukan lentingan. Ketika melenting kedua temannya bersama-sama menarik ke arah depan atas. Melakukan latihan lenting tengkuk dengan posisi telapak tangan sebagai tumpuan untuk menolak . Sikap awal tidur terlentang, kedua kaki lurus rapat, kedua tangan di sisi badan. Guling ke belakang, kedua tungkai lurus rapat sehingga kaki dekat kepala, siku dibengkokkan, telapak tangan bertumpu pada matras di sisi telinga. Guling ke depan bersamaan dengan itu lecutkan tungkai ke atas depan dan ditolak dengan kedua tangan sebagai tumpuan, gerakan mendarat dengan kedua kaki rapat dan pinggul didorong ke depan..

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan senam lantai Matras, pluit

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 271 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XI/2 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik dan nilai yang terkandung di dalamnya KODE KOMPETENSI : 10 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
10.1 Mempraktikkan koombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan •

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah pemanasan siswa melakukan beberapa gerakan dasar senam aerobik menggunakan alat pita/tali yang diawali dengan melingkar tangan, melingkar badan mengeper, melingkar duduk, melingkar kesamping, melingkar diatas kepala, melingkar dan berpindah serta ayunan horisontal dan dilanjutkan dengan gerarakan melangkah samping kanan atau kiri, langkah ke depan dan ke belakang disertai gerakan ayunan lengan. Setelah pemanasan siswa melakukan beberapa gerakan dasar senam aerobik yang diawali melingkar bawah dengan lompatan, melingkar samping dengan melangkah, hop ke depan atau ke belakang, hop ke samping dan lari.langkah samping kanan atau kiri, langkah ke depan dan ke belakang disertai gerakan ayunan lengan.

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 4

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani Kelas X SMA, Agus Mukholid, Yudhistira, Surakarta, 2004 Kaset aerobik, tali atau pita

Senam aerobik Menampilkan rangkaian • Gerak dasar senam senam aerobik aerobik bervariasi dengan menggunakan alat pita kombinasi gerak /tali bervariasi antara ayunan lengan, langkah kaki dan lompat kaki

10.2 Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan

Menampilkan • Rangkaian Senam aerobik bervariasi rangkaian senam aerobik menggunakan alat menggunakan pita/tali alat dengan kombinasi gerak bervariasi antara ayunan lengan, langkah kaki dan lompat kaki

Tes perbuatan

2

Buku sumber Pendidikan Jasmani Kelas X SMA, Agus Mukholid, Yudhistira, Surakarta, 2004 Kaset aerobik, tali atau pita

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 272 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XI/2 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) KODE KOMPETENSI : 11 ALOKASI WAKTU : Tentatif

KOMPETENSI DASAR
11.1 Mempraktikkan keterampilan kombinasi gerakan renang serta nilai disiplin, kerja sama serta keberanian •

INDIKATOR
Melakukan kombinasi gerakan renang gaya punggung dan kupu-kupu Melakukan kombinasi gerakan renang gaya dada dan bebas

MATERI PEMBELAJARAN
Renang gaya ganti • Kombinasi renang gaya punggung dan kupu-kupu • Kombinasi renang gaya dada dan bebas •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah pemanasan dan peregangan siswa secara bergantian melakukan kombinasi renang antara gaya punggung dan kupu-kupu Melakukan kombinasi renang gaya dada dan bebas

PENILAIAN TM
Tes perbuatan Tentatif

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan belajar renang Pluit, stop watch pelampung, kaca mata renang

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 273 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
11.2 Mempraktikkan • keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin dan tanggungjawab •

INDIKATOR
Melakukan penyelamatan kecelakaan di air •

MATERI PEMBELAJARAN
Penyelamatan di air . •

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Melakukan renang pertolongan pada kecelakaan di air merupakan keterampilan renang lanjutan, sebagai syarat utama bahwa penyelamat harus menguasai betul berbagai teknik renang khususnya renang gaya dada. dengan cara memegang korban yang dapat dilakukan dengan satu tangan atau dua tangan dari arah belakang korban. Melakukan teknik pertolongan dengan sistem RJP yaitu, memindahkan korban ke tempat yang lebih aman, mengeluarkan air yang terhirup, dan memberikan bantuan resusitasi jantung dan paru, menutup korban dengan selimut.

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan pertolongan kecelakaan di air Pluit, stop watch, pelampung, kaca mata renang

Melakukan tindakan pemberian pernafasan buatan untuk pertolongan kecelakan di air dengan sistim resusitasi jantung paru (RJP) teknik Silvester

• P3K dengan Sistem RJP

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 274 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XI/2 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan perencanaan dan keterampilan penjelajahan, dan penyelamatan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*** Kode Kompetesni : 12 ALOKASI WAKTU : Tentatif

KOMPETENSI DASAR
12.1 Mempraktikkan keterampilan merencanakan penjelajahan di perbukitan •

INDIKATOR
Mengurus perijinan untuk melakukan penjelajahan di perbukitan pada instansi terkait Memilih lokasi perbukitan yang aman dan nyaman untuk penjelajahan Mengidentifikasika n peralatan yang dibutuhkan pada penjelajahan di perbukitan Menentukan kebutuhan logistik yang dibutuhkan pada penjelajahan di perbukitan Melakukan penjelajahan melewati bukit landai

MATERI PEMBELAJARAN
Penjelajahan • Penjelajahan perjalanan yang melewati bukit landai

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara berkelompok siswa diberikan tugas untuk mengurus perijinan tentang rencana pendakian di perbukitan • Menentukan lokasi yang aman dan nyaman melalui diskusi diantara siswa • Setiap siswa diberikan tanggungjawab membawa perlengkapan dan logistik yang dibutuhkan penjelajahan di perbukitan seperti: perlengkapan dasar di antaranya: pakaian, alat masak, peralatan MCK, Alat navigasi (peta, kompas), senter, ransel, pisau, ikat pinggang dan perlengkapan pribadi dan khusus di antaranya: kamera, tali statis dan dinamis, harnes, ascender, descender, sling dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan pendakian. • Melakukan penjelajahan melewati bukit landai

PENILAIAN TM
Laporan kegiatan pendakian di perbukitan Tentatif

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Sumber Diktat Pendidikan Dasar WANADRI, Badan Pendidikan dan Latihan WANADRI, Bandung, 1990 Alat navigasi, peta, kompas, bendera semapur, senter, pisau lipat, ikat pinggang, tali carmantle statis dan dinamis, harnes, descender, ascender, sling, tas ransel, perlengakapan pribadi, kotak P3K.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 275 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
12.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di perbukitan serta nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan •

INDIKATOR
Mengidentifikasi kan jenis kecelakaan pada penjelajahan di perbukitan Secara berkelompok melakukan keterampilan evakuasi korban kecelakan di perbukitan dengan menggunakan peralatan sederhana Secara berkelompok melakukan keterampilan evakuasi korban kecelakan di perbukitan dengan menggunakan peralatan sederhana

MATERI PEMBELAJARAN
o Teknik survival pada saat penjelajahan di gunung hutan,

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Siswa dibagi dalam beberapa kelompok, satu kelompok menjadi tim SAR, satu orang menjadi korban, kemudian dilanjutkan latihan membawa korban dari tempat kejadian sampai ke Rumah Sakit terdekat. Tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi situasi survival yaitu: o Size up situation ( sadarilah kondisi diri, teman-teman dan logistik), o Undue haste makes waste (jangan terburu-buru). o Remember where you are (pengenalan akan lingkungan) o Vanquish fear and panic ( kuasai rasa takut dan panik) o Improvice (mengubah cara pandang terhadap segala sesuatu dapat dimanfaatkan untuk keluar dari kesulitan) o Value living (hargai nilai kehidupan) o Act like the natives (belajar dari penduduk setempat) o Learn basic skills (belajar dan latih teknik survival).

PENILAIAN TM
Laporan kegiatan pendakian di perbukitan berupa makalah yang dilengkapi dengan foto kegiatan. Tentatif

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Sumber Diktat Pendidikan Dasar WANADRI, Badan Pendidikan dan Latihan WANADRI, Bandung, 1990 Alat navigasi, peta, kompas, bendera semapur, senter, pisau lipat, ikat pinggang, tali carmantle statis dan dinamis, harnes, descender, ascender, sling, tas ransel, perlengakapan pribadi, kotak P3K

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 276 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XI/2 STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan budaya hidup sehat KODE KOMPETENSI : 13 Alkosi Waktu : 4 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
13.1 Memahami cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan

INDIKATOR
• Mendefinisikan pengertian pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan • Mengklasifikasika n jenis kegiatan pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan • Menyusun daftar kegiatan rutin selama 24 jam berdasarkan pola hidup sehat • Melakukan evaluasi mandiri terhadap rencana kegiatan rutin selama 24 jam berdasarkan pola hidup sehat. • Mengenakan pakaian dalam kondisi bersih dan rapih • Mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi dan sehat

MATERI PEMBELAJARAN
Pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan • Kegiatan waktu luang untuk kesehatan.

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Melakukan diskusi kelompok tentang pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan • Melakukan diskusi kelompok untuk merumuskan kegiatan yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan diantaranya: mengidentifikasi jenis makanan yang sehat, cara hidup teratur, rutin berolahraga, menghindari pergaulan yang tidak baik Melakukan diskusi kelompok, siswa merumuskan daftar kegiatan selama 24 jam secara individu. Mengklasifikasi jenis kegiatan yang dapat meingkatkan pola hidup sehat.

PENILAIAN
TM Laporan hasil diskusi 2 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan memanfaatkan waktu luang

13.2 Menerapkan pola hidup sehat

Pola hidup sehat

Laporan hasil diskusi makalah

2

Buku panduan memanfaatkan waktu luang

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 277 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XII/1 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan keterampilan permainan olahraga dengan peraturan yang sebenarnya dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya KODE KOMPETENSI : 1 ALOKASI WAKTU : 8 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok siswa melakukan permainan sepak bola yang menekankan pembagian tugas para pemain sesuai posisinya berdasarkan pola penyerangan 4-2-4, pergantian pemain penyerang yang selalu dijaga oleh lawan, menipu dan menerobos ke pertahanan lawan dengan umpan satu – dua (wall pass) Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok siswa melakukan permainan sepak bola yang menekankan pembagian tugas para pemain sesuai posisinya berdasarkan pola pertahanan 5-3-2, pemain belakang dan tengah harus mengamankan daerahnya masing-masing dan man to man marking.

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar lanjutan dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan percaya diri**)

INDIKATOR
• Menggunakan berbagai variasi, bentuk, dan strategi penyerangan dalam permainan sepak bola

MATERI PEMBELAJARAN
Permainan sepak bola • taktik pola penyerangan

PENILAIAN
TM Tes perbuatan 8 PS PI

SUMBER BELAJAR
Panduan belajar bermain sepak bola Lapangan sepak bola, bola corong, pluit, stop watch

• Menggunakan berbagai variasi, bentuk, dan strategi pertahanan dalam permainan sepak bola

• Taktik pertahanan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 278 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Menggunakan berbagai variasi, bentuk, dan strategi dalam permainan bola voli • Mengaplikasikan nilai kerja sama kelompok, pantang menyerah, dan fair play dalam permainan

MATERI PEMBELAJARAN
Permainan bola voli • Taktik pertahanan

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok siswa melakukan permainan bola voli yang menekankan pembagian tugas sesuai posisinya dengan mempergunakan pola 4 smasher dan 2 set–uper, 4 smasher, 1 set-uper dan 1 libero dan 5 smasher dan 1 set-uper, ada tiga: terhadap servis, terhadap smash dan pertahanan terhadap pantulan block lawan (cover of smash near the net)

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Panduan belajar bermain Bola voli Lapangan Bola Voli, bola corong, pluit, stop watch, net

• Menggunakan berbagai variasi, bentuk, dan strategi dalam permainan bola basket • Mengaplikasikan nilai kerja sama kelompok, pantang menyerah, dan fair play dalam permainan

• Dasar penyerangan Permainan bola basket ada pengatur serangan, pengaman, penembak, pengumpan dan perayah. • Dasar pertahanan ada dua pertahanan daerah (zone deffence) dan pertahanan satu lawan satu

• Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok siswa melakukan permainan bola basket yang menekankan pembagian tugas sesuai posisinya dengan menggunakan pola penyerangan 1-2-2, 2-3 dan pertahanan 3-2, man to man,

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 279 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras dan percaya diri**)

INDIKATOR
• Memukul bola/suttlechok.

MATERI PEMBELAJARAN
• Permainan bulu tangkis.

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
TM Tes perbuatan • Melalui permainan bulutangkis siswa melakukan latihan berbagai macam pukulan yang biasanya dipergunakan dalam permainan bulutangkis, Teknik pukulan (strokes) secara garis besar terdiri dari Pukulan bawah meliputi: servis (panjang, pendek dan flik servis). Pukulan dari atas kepala (over head strokes) terdiri dari: overhead lob, overhead smash, chopped, dropshot dan around the head clears. Pukulan mendatar atau menyamping terdiri dari: Lob/clear, drive, dropshot dan netting. PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber: Heman Subarjah, (2001), Pendekatan Keterampilan dalam Pembelajaran Bulutangkis, Jakarta : DIRJEN. DIKDASMEN DAN OLAHRAGA Alat : raket, Lapangan bulu tangkis, net bola/suttlechok, stop watch, pluit Buku sumber: Gerry A. Carr,(2000), Atletik Untuk Sekolah, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

1.3. Mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **)

• Melakukan keterampilan lari estafet 4 X 100m dan 4 X 400m • Melakukan keterampilan lompat jangkit .

Atletik nomor lari estafet 4 X 100 meter dan 4 X 400 meter. Lompat jangkit sering juga disebut juga lompat tiga yaitu jingkat (hop), langkah(step) dan Lompat (jump)

Secara klasikal melakukan pemanasan dengan running ABC dilanjutkan latihan lari kijang untuk meningkatkan daya ledak otot kaki Berlatih lari estafet dengan 4 X 25, 4 X 50 dan 4 X 100 dan 4 X 400 meter Secara bergantian siswa melakukan latihan irama jingkat Secara bergantian siswa melakukan latihan irama langkah. Secara bergantian siswa melakukan latihan irama lompat Secara bergantian siswa melakukan kombinasi latihan irama jingkat, langkah dan lompat

Tes perbuatan

Alat: 10 tongkat estafet, stop watch, pluit, meteran, lapangan lompat jangkit / lompat jauh, bendera

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 280 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.4 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bela diri secara berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima kekalahan**)

INDIKATOR
• Melakukan teknik serang dan tangkisan secara berpasangan dalam pertandingan bela diri • Melakukan tekknik pukulan dengan baik • Mengaplikasikan nilai kerja sama kelompok, pantang menyerah

MATERI PEMBELAJARAN
Pencak Silat • Teknik pukulan dengan baik. • Teknik tendangan

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara klasikal berlatih teknik menendang dengan kaki seperti: samping, tendangan T. • Secara bergantian siswa melakukan teknik menghindar dari serangan lawan • Melakukan teknik serang dan tangkisan secara berpasangan dalam pertandingan bela diri • Melakukan tekknik pukulan dengan baik dalam bela diri pencak silat seperti lurus mendatar dengan sasaran dada dan wajah

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Panduan belajar bela diri Target, body protektor, pluit, stop watch

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 281 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XII/1 : Mempraktikkan perancangan aktivitas pengembangan untuk peningkatan dan pemeliharaan kebugaran jasmani :2 : 4 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah dibagi kelompok siswa diberikan tugas untuk membuat program latihan jangka pendek yang bertujuan pemeliharaan kebugaran jasmani yaitu untuk satu sesi latihan jogging yaitu: pemanasan 10 menit atau 60% dari THR denyut nadi : 115 detak/menit, bentuknya lari-lari kecil, peregangan dan kalestenik. Kondisioning 30 menit atau 75%- 85% dari THR (Training Heart Rate)= 144 – 164 detak/menit. Pendinginan 5 menit atau detak jantung kembali normal. Selanjutnya minum air putih. Setelah menyelesaikan tugas membuat program jangka pendek, secara berkelompok siswa melaksanakan program latihan jangka pendek yang bertujuan pemeliharaan kebugaran jasmani yaitu untuk satu sesi latihan jogging yaitu: pemanasan 10 menit atau 60% dari THR denyut nadi : 115 detak/menit, bentuknya lari-lari kecil, peregangan dan kalestenik. Kondisioning 30 menit atau 75%- 85% dari THR (Training Heart Rate)= 144 – 164 detak/menit. Pendinginan 5 menit atau detak jantung kembali normal. Selanjutnya minum air putih.

KOMPETENSI DASAR
2.1 Merancang program latihan fisik untuk pemeliharaan kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri •

INDIKATOR
Mengidentifikas i jenis latihan kebugaran yang sesuai kebutuhan Merencanakan program latihan fisik jangka pendek untuk pemeliharaan kebugaran jasmani

MATERI PEMBELAJARAN
Pemeliharaan kebugaran jasmani • Merancang Program latihan fisik jangka pendek

PENILAIAN
TM Tes perbuatan 2 PS PI

SUMBER BELAJAR
Pedoman praktis berolahraga untuk kebugaran dan kesehatan, Djoko Pekik Irianto, Penerbit Andi, Yogyakarta, 2004 Pluit, stop watch,

2.2

Melaksanakan program latihan fisik sesuai dengan prinsipprinsip latihan yang benar serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri

Melaksanakan program latihan fisik jangka pendek secara berkelompok dengan mengaplikasika n nilai tanggung jawab, disiplin dan percaya diri

Program Latihan • Program latihan fisik jangka pendek

Tes perbuatan

2

Pedoman praktis berolahraga untuk kebugaran dan kesehatan, Djoko Pekik Irianto, Penerbit Andi, Yogyakarta, 2004 Pluit, stop watch,

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 282 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XII/1 : Mempraktikkan rangkaian gerak senam ketangkasan dengan konsep yang benar dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya :3 : 4 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan pemanasan yang menekan gerakan peregangan terutama otot – otot lengan, togok dan tungkai. • Latihan 1 untuk awalan lari-lari kecil dan melompat dua kaki • Latihan 2 melompat setinggi mungkin melakukan roll depan diudara dan mendarat kedua tangan diikuti punggung dan kaki • Latihan 3 menggunakan tali yang diikat dipinggang dibantu dua siswa untuk melakukan salto di atas peti. • Latihan 4 melakukan salto di atas peti dengan bantuan orang menangkap tengkuk dan membantu mengguling badan ke depan, urutan gerakannya awalan dengan lari-lari kecil, tolakan, badan berputar diudara dan mendarat

KOMPETENSI DASAR
3.1 Mempraktikkan keterampilan gerakan kombinasi rangkaian senam lantai serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman •

INDIKATOR
Melakukan gerakan salto ke depan

MATERI PEMBELAJARAN
Senam lantai • Salto

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani dan Kesehatan untuk SMU kelas 1, Muhajir, Erlangga, Bandung, 1996 Pluit, stop watch, matras

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 283 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
Melakukan senam lantai meroda atau Radslag atau Cart whell

MATERI PEMBELAJARAN
• Meroda

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan pemanasan yang menekan gerakan peregangan terutama otot – otot lengan, togok dan tungkai, siswa melakukan latihan diawali dengan: • Dari sikap hand stand dengan dibantu teman mengangkat satu tangan dalam 1 dan 2 hitungan yang dilakukan secara bergantian tangan • Dari sikap hand stands, kaki dibuka lebar/kangkang dengan perlahan jatuhkan kaki ke samping, pembantu memegang pinggang • Dengan bantuan sikap tegak kaki kangkang, lakukan hand stand ke samping (kaki tetap kangkang) jatuh ke samping, pembantu memegang panggul pinggang, gerakan ke samping, bertumpu dengan dua tangan kaki dibuka lebar dan mendarat dengan kaki satu per satu, dapat dilakukan ke kanan dan ke kiri.

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber Pendidikan Jasmani dan Kesehatan untuk SMU kelas 1, Muhajir, Erlangga, Bandung, 1996 Pluit, stop watch, matras

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 284 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.2. Mempraktikkan keterampilan gerakan kombinasi rangkaian senam ketangkasan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, dan menghargai teman •

INDIKATOR
Melakukan rangkaian senam ketangkasan membentuk formasi segitiga •

MATERI PEMBELAJARAN
Kombinasi senam ketangkasan

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan peregangan seluruh persendian dilanjutkan dengan latihan secara berpasangan, satu orang tidur kaki rapat lutut dibengkokkan, yang lain memegang kedua tangannya kemudian diangkat sehingga terjadi lentingan badan, dilakukan secara bergantian hingga semua siswa melakukannya Secara perorangan dilatih kekuatan dan power Setelah dirasa cukup kuat fisiknya, maka dilanjutkan siswa berlatih secara kelompok untuk membentuk formasi segi tiga

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Panduan senam lantai Pluit, stop watch, matras

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 285 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XII/1 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan satu rangkaian gerak berirama berbentuk aktivitas aerobik secara beregu dengan diiringi musik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya KODE KOMPETENSI :4 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah pemanasan siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan latihan merangkai gerak senam aerobik melalui media elektronik. macam– macam gerakan pada senam aerobik secara umum terdiri dari: satu langkah kanan atau kiri, dua langkah kanan atau kiri, satu langkah ke depan dan ke belakang, dua langkah ke depan dan ke belakang. Mendiskusikan segala sesuatu yang berkaiatan dengan senam aerobik Setelah pemanasan siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan latihan merangkai gerak senam aerobik melalui media elektronik. Macam– macam gerakan pada senam aerobik secara umum terdiri dari: satu langkah kanan atau kiri, dua langkah kanan atau kiri, satu langkah ke depan dan ke belakang, dua langkah ke depan dan ke belakang.

KOMPETENSI DASAR
4.1. Mempraktikkan keterampilan gerak berirama senam aerobik serta nilai kerjasama, kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan estetika •

INDIKATOR
Melakukan keterampilan gerakan kombinasi rangkaian (minimal 8 macam gerakan) senam aerobik dengan menerapkan nilai percaya diri, tanggung jawab, kerja sama dan menghargai teman • Menyebutkan manfaat senam aerobik terhadap kesehatan • Melakukan keterampilan gerakan kombinasi rangkaian (minimal 8 macam gerakan) senam aerobik sesuai iringan musik dengan menerapkan nilai percaya diri, tanggung jawab dan menghargai teman

MATERI PEMBELAJARAN
Senam aerobik • Penyesuaian musik dengan gerakan senam aerobik

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 2

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Panduan senam aerobik Pluit, stop watch, kaset aerobik. Tape recorder, VCD player

4.2

Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan antara gerak dan irama dengan iringan musik serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan, dan estetika

Kombinasi gerak senam aerobik

Tes perbuatan

4

Panduan senam aerobik Pluit, stop watch, kaset aerobik. Tape recorder, VCD player

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 286 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XII/1 : Mempraktikkan berbagai gaya renang dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya*) :5 : 2 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara bergantian siswa berlatih renang gaya dada mulai dari jarak 10 meter s/d 25 meter

KOMPETENSI DASAR
5.1 Mempraktikkan keterampilan renang gaya dada lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian •

INDIKATOR
Melakukan keterampilan renang gaya dada dengan jarak minimal 25 meter serta menerapkan nilai disiplin, kerja keras dan keberanian Melakukan keterampilan renang gaya bebas dengan jarak minimal 25 meter serta menerapkan nilai disiplin, kerja keras dan keberanian

MATERI PEMBELAJARAN
• Renang gaya dada 25 meter

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI 2 (8)

SUMBER BELAJAR
Panduan belajar renangi Pluit, stop watch, pelampung, kaca mata renang

5.2

Mempraktikkan keterampilan renang gaya bebas lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian

Renang gaya bebas 25 meter

Secara bergantian siswa berlatih renang gaya bebas mulai dari jarak 10 meter s/d 25 meter

Tes perbuatan

Panduan belajar renang Pluit, stop watch, pelampung, kaca mata renang

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 287 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
5.3 Mempraktikkan keterampilan renang gaya punggung lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian •

INDIKATOR
Melakukan keterampilan renang gaya punggung dengan jarak minimal 25 meter serta menerapkan nilai disiplin, kerja keras dan keberanian Melakukan keterampilan renang gaya samping dengan jarak minimal 25 meter serta menerapkan nilai disiplin, kerja keras dan keberanian

MATERI PEMBELAJARAN
• Renang gaya punggung 25 meter

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara bergantian siswa berlatih renang gaya punggung mulai dari jarak 10 meter s/d 25 meter

PENILAIAN
TM Tes perbuatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Panduan belajar renang Pluit, stop watch, pelampung, kaca mata renang

5.4

Mempraktikkan keterampilan renang gaya samping lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian

Renang gaya samping 25 meter

Secara bergantian siswa berlatih renang gaya samping mulai dari jarak 10 meter s/d 25 meter

Tes perbuatan

Panduan belajar renang Pluit, stop watch, pelampung, kaca mata renang

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 288 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI Kode Kompetesni Alokasi waktu

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XII/2 : Mempraktikkan keterampilan permainan olahraga dengan peraturan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya :6 : 4 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Siswa dibagi dalam beberapa kelompok, kemudian diberikan kesempatan bermain sepak bola, dengan catatan mereka harus menerapkan pola penyerangan dan pertahanan • Secara berkelompok siswa menyelenggarakan pertandingan antar dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya • Melakukan permainan sepak bola secara berkelompok menggunakan peraturan sesungguhnya

KOMPETENSI DASAR
6.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan percaya diri**)

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 4

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan belajar sepak bola Lapangan sepak bola, bola, pluit,

Sepak bola • Menggunakan • Pola pertahanan dan keterampilan yang penyerangan sesuai dengan kebutuhan bila menghadapi situasi tertentu dalam permainan sepak • Organisasi bola pertandingan • Mengimplementasikan peraturan pertandingan dan perwasitan • Peraturan pertandingan sepak bola • Mengaplikasikan nilai kerja sama kelompok, pantang menyerah, dan fair play dalam permainan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 289 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan belajar bola voli Lapangan bola voli, bola, pluit

Bola Voli • Siswa dibagi dalam bebarapa • Menggunakan kelompok, kemudian diberikan keterampilan yang • Pola pertahanan dan kesempatan bermain bola voli, sesuai dengan penyerangan dengan catatan mereka harus kebutuhan bila menerapkan pola penyerangan menghadapi situasi dan pertahanan tertentu dalam permainan bola voli • Secara berkelompok siswa • Organisasi menyelenggarakan pertandingan • Mengimplementasika pertandingan antar dengan menggunakan n peraturan pertandingan dan peraturan yang sesungguhnya perwasitan • Melakukan permainan bola voli secara berkelompok • Peraturan pertandingan Bola voli menggunakan peraturan • Mengaplikasikan sesungguhnya nilai kerja sama kelompok, pantang menyerah, dan fair play dalam permainan Bola Basket • Menggunakan keterampilan yang • Pola pertahanan dan penyerangan sesuai dengan kebutuhan bila menghadapi situasi tertentu dalam permainan bola basket • Mengimplementasika • Organisasi pertandingan n peraturan pertandingan dan perwasitan • Mengaplikasikan nilai kerja sama kelompok, pantang menyerah, dan fair play dalam permainan • Siswa dibagi dalam bebarapa kelompok, kemudian diberikan kesempatan bermain bola basket, dengan catatan mereka harus menerapkan pola penyerangan dan pertahanan • Secara berkelompok siswa menyelenggarakan pertandingan antar dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya

Tes perbuatan

Buku panduan belajar bola basket Lapangan bola basket, bola, pluit, stop watch

• Peraturan pertandingan • Melakukan permainan bola sepak bola basket secara berkelompok menggunakan peraturan sesungguhnya

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 290 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
6.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarya serta nilai kerjasama, , kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**)

INDIKATOR
Menerapkan strategi dan taktik permainan ganda putra dan ganda putri dalam permainan bulutangkis.

MATERI PEMBELAJARAN
Bulutangkis Strategi dan taktik permainan ganda putra dan ganda putri.

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan pemanasan secara klasikal, siswa dan siswi dikelompokan menjadi berpasangan baik putra dengan putra maupun putri dengan putri untuk melakukan permainan ganda putra dan ganda putri pada pertandingan bulutangkis, dalam permainan bulutangkis harus memperhatikan o Bila bola datang tinggi lakukan smash dengan posisi pemain di muka dan di belakang. o Bila bola tinggi di daerah lawan lakukan pertahan dengan posisi bersisihan kanan dan kiri. o Sebaiknya pemian yang telah melakukan pukulan. sebaiknya maju, o Lakukan servis flik atau rendah. o Pukulan drop jauh ke belakang pemain lawan. o Pukulan drive jauh ke sudut belakang pemain lawan. o Pukulan mendorong ke arah tubuh lawan setinggi dada atau tepat melewati punggung lawan yang servis. o Smash diarahkan ke tubuh lawan. o Pengembalian smash dilakukan dengan drive silang, drop silang dan clear silang.

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber: Buku panduan Pendidikan Jasmani untuk SMA kelas XII. Alat: lapangan bulutangkis, shuttlechock

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 291 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
6.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,kerja keras dan percaya diri**) •

INDIKATOR
Menggunakan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan bila menghadapi situasi tertentu dalam perlombaan atletik • Menerapkan peraturan pertandingan dan perwasitan • Mengaplikasikan nilai kerja sama percaya diri dan pantang menyerah. Menerapkan strategi dan taktik penyerangan dan pertahanan dalam olahraga beladiri.

MATERI PEMBELAJARAN
Atletik • peraturan perlombaan atletik

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Siswa diberikan kesempatan berlomba Atletik baik nomor lari, lempar, lompat maupun jalan, dengan catatan mereka harus menerapkan peraturan sesungguhnya

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan belajar Atletik Stop watch, meteran, bendera kecul, bubuk kapur,

6.4

Mempraktikkan keterampilan bela diri secara berpasangan dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**)

Pencak Silat Strategi dan taktik penyerangan

• Setelah melakukan pemanasan dilanjutkan dengan pertandingan antar siswa dengan menerapkan teknik penyerangan dan pertahanan dengan kombinasi pukulan dan tendangan sabit atau tendangan T, atau didahului dengan tendangan disusul dengan pukulan secara beruntun, sedangkan pertahanan dapat dilakukan diawali elakan kanan atau kiri dilanjutkan dengan tendangan sabit atau tendangan T, dapat pula dilakukan dengan tangkisan tangan atau kaki depan pada saat kuda-kuda.

Tes perbuatan

Buku panduan belajar bela diri

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 292 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XII/2 : Memelihara tingkat kebugaran jasmani yang telah dicapai dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya :7 : 2 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
7.1 Mempraktikkan program latihan fisik untuk pemeliharaan kebugaran jasmani

INDIKATOR
• Melakukan program latihan fisik jangka menengah untuk pemeliharan kebugaran jasmani

MATERI PEMBELAJARAN
• Periodisasi latihan kebugaran

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara berkelompok siswa mempraktikkan program jangka menengah untuk pemeliharaan kebugaran jasmani ada empat tahap: Priode diagnose, pendasaran, peningkatan dan pemeliharaan

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 1

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan membuat program latihan fisik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 293 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
7.2 Mempraktikkan membaca hasil tes bedasarkan tabel yang cocok

INDIKATOR
• Menjelaskan kembali hasil tes dan pengukuran kebugaran jasmani berdasarkan tabel yang cocok

MATERI PEMBELAJARAN
• Hasil tes dan pengukuran berdasarkan tabel tingkat daya tahan otot, tes push up dalam satu menit Putra Status AB B SD C K JML > 55 45 – 54 35 – 44 20 – 34 0 – 19 Putri Status AB B SD C K JML > 49 34 – 48 17 – 33 6 – 16 0–5

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah siswa melaksanakan program kerja menengah latihan fisik untuk pemeliharaan kebugaran jasmani, maka siswa harus membuat laporan lengkap

PENILAIAN TM
Tes perbuatan 1

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan membuat program latihan fisik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 294 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XII/2 STANDAR KOMPETENSI : Mengkombinasikan rangkaian gerakan senam lantai dan senam ketangkasan dengan alat dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya KODE KOMPETENSI :8 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 Menit ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan pemanasan yang menekan gerakan peregangan terutama otot – otot tungkai, dilanjutkan latihan awalan, melewati peti dan sikap mendarat. lompat kangkang di atas peti . Teknik dasarnya terdiri dari: angkat panggul tinggi-tinggi, pada saat tangan menyentuh peti kedua kaki dibuka selebar-lebarnya (gerakan ke samping), tolakan tangan, angkat dada dan tangan ke atas, setelah melewati peti badan diluruskan dan tungkai kaki dirapatkan sebelum mendarat.

KOMPETENSI DASAR
8.1 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam lantai serta nilai percaya diri, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya kepada teman

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

PENILAIAN
TM Tes perbuatan 2 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber pendidkan jasmani Kelas 2 SMA, agus Mukholid, Yudhistira, Surakarta, 2004 Peti lompat, matras

Melakukan gerakan Senam lantai lompat kangkang. • Senam ketangkasan •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 295 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
8.2. Mempraktikkan rangkaian gerakan senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai percaya diri, tanggungjawab, kerja sama, dan percaya kepada teman

INDIKATOR
Berguling di atas peti.

MATERI PEMBELAJARAN
o Berguling di atas peti lompat

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah melakukan peregangan seluruh persendian dilanjutkan dengan latihan secara berpasangan, satu orang tidur kaki rapat lutut dibengkokkan, yang lain memegang kedua tangannya kemudian diangkat sehingga terjadi lentingan badan, dilakukan secara bergantian hingga semua siswa melakukannya. Setelah itu mereka mencoba dengan melakukan roll depan di atas peti lompat. terdiri dari beberapa tahap yaitu: o Awalan sikap roll depan, meletakan antara tangan dan kepala membentuk segitiga sama sisi, kaki diluruskan hingga panggul condong ke depan. o Lemparan kaki dibantu dengan tolakan kedua tangan hingga badan melayang, kemudian mendarat dengan badan tegak berdiri.

PENILAIAN
TM Tes perbuatan 2 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber pendidkan jasmani Kelas 2 SMA, agus Mukholid, Yudhistira, Surakarta, 2004 Peti lompat, matras

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 296 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XII/2 : Mempraktikkan satu rangkaian gerak berirama secara beregu dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya :9 : 2 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
9.1 Mempraktikkan rangkaian gerak senam aerobik dengan iringan musik serta nilai kerjasama, disiplin, keluwesan dan estetika

INDIKATOR
• Menciptakan rangkaian gerak senam aerobik.

MATERI PEMBELAJARAN
Rangkaian gerak senam aerobik

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Setelah pemanasan siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan latihan merangkai gerak senam aerobik, yang dimulai gerakan persendian kepala, bahu, lengan, pinggang, paha dan kaki secara dinamis sesuai dengan variasi tertentu (kreativitas) mengunakan media elektronik. • Melakukan keterampilan senam irama tradisional sesuai iringan musik dengan menerapkan nilai percaya diri, kerja sama, disiplin, keluwesan dan estetika

PENILAIAN TM
Tes perbuatan

PS
1 (2)

PI

SUMBER BELAJAR
Buku sumber: Buku panduan Pendidikan Jasmani untuk SMA kelas XII. Alat: kaset senam aerobik, tape,

9.2

Mempraktikkan senam irama tradisional sesuai budaya daerah secara berkelompok serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan dan estetika

Melakukan keterampilan senam irama tradisional

• Senam irama tradisional*)

Tes perbuatan

1 (2)

Buku sumber: Buku panduan Pendidikan Jasmani untuk SMA kelas XII. Alat: kaset senam aerobik, tape,

*) disesuaikan dengan senam daerah masing-masing

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 297 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
10.1 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan bermain di air dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XII/2 : Mempraktikkan penguasaan teknik berbagai gaya renang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) : 10 : Tentatif MATERI PEMBELAJARAN
Renang gaya dada

INDIKATOR
• Melakukan perlombaan renang gaya dada dengan jarak 25 meter menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja sama dan keberanian • Melakukan perlombaan renang gaya bebas dengan jarak 25 meter menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja sama dan keberanian

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara bergantian siswa berlatih renang gaya dada mulai dari jarak 10 meter s/d 25 meter

PENILAIAN
Tes perbuatan

ALOKASI WAKTU
TM Tentatif PS Tentatif PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan belajar renang Pluit, stop watch, pelampung, kaca mata renang

Renang gaya bebas

• Secara bergantian siswa berlatih renang gaya bebas mulai dari jarak 10 meter s/d 25 meter

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 298 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
10.2 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk estafet sesuai dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian

INDIKATOR
• Melakukan perlombaan renang gaya dada estafet jarak 25 meter menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja sama dan keberanian • Melakukan perlombaan renang gaya bebas estafet jarak 25 meter menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja sama dan keberanian • Melakukan renang pertolongan dengan membawa korban disertai nilai disiplin, jujur, toleran, kerja keras dan keberanian

MATERI PEMBELAJARAN
Renang • Lomba renang estafet gaya dada dan gaya bebas

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara bergantian siswa berlatih renang gaya dada estafet mulai dari jarak 10 meter s/d 25 meter dengan peraturan yang dimodifikasi

PENILAIAN
Tes perbuatan

ALOKASI WAKTU
TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku panduan belajar renang Pluit, stop watch, pelampung, kaca mata renang

• Secara bergantian siswa berlatih renang gaya bebas estafet mulai dari jarak 10 meter s/d 25 meter

10.3

Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan pertolongan serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian

• Renang pertolongan

• Berlatih secara berpasangan teknik membawa korban karena kecelakaan di dalam air secara umum menggunakan gaya dada dan gaya bebas. Akan tetapi beberpa hal yang harus diperhatikan yaitu: posisi penolong harus berada di belakang, memegang korban di daerah dagu untuk menghindari cengkraman tangan korban, atau sering disebut metode penyelamatan Ungripp.

Tes perbuatan

Buku sumber Belajar berenang (You Can Swim), David Haller, Pioner, Bandung, 2003 Pluit, stop watch, pelampung, kaca mata renang

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 299 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XII/2 : Mengevaluasi kegiatan luar kelas/sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) : 11 : Tentatif ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara kelompok siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi berkenaan dengan permasalahan yang terjadi pada kegiatan sekolah, solusinya, membandingkan dan merancang kegiatan untuk tahun yang akan datang • Membuat laporan secara kelompok

KOMPETENSI DASAR
11.1 Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

PENILAIAN
TM Laporan kegiatan Tentatif PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku tentang kegiatan di sekolah

Kegiatan Luar Kelas • Merumuskan permasalahan yang • Evaluasi kegiatan di sekitar sekolah terjadi pada kegiatan di sekolah • Mencari pemecahan masalah yang terjadi pada kegiatan di sekolah • Membandingkan antar kegiatan di sekolah • Merancang kegiatan sekolah untuk masa yang akan datang • Merumuskan • Evaluasi kegiatan di permasalahan yang alam bebas terjadi pada kegiatan di alam bebas • Mencari pemecahan masalah yang terjadi pada kegiatan di alam bebas • Membandingkan antar kegiatan di alam bebas • Merancang kegiatan sekolah untuk masa yang akan datang

11.2

Mengevaluasi kegiatan di alam bebas serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi

• Secara kelompok siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi berkenaan dengan permasalahan yang terjadi pada kegiatandi alam bebas, solusinya, membandingkan dan merancang kegiatan untuk tahun yang akan datang • Membuat laporan secara kelompok

Laporan kegiatan

Buku tentang dialam bebas

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 300 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
11.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara kelompok siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi berkenaan dengan permasalahan yang terjadi pada kegiatan kunjungan ke tempat bersejarah, solusinya, membandingkan dan merancang kegiatan untuk tahun yang akan datang • Membuat laporan secara kelompok

PENILAIAN
TM Laporan kegiatan Tentatif PS Tentatif PI

SUMBER BELAJAR
Buku tentang kunjungan ke tempat sejarah

• Merumuskan • Evaluasi Kunjungan permasalahan yang ke tempat sejarah terjadi pada kegiatan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah • Mencari pemecahan masalah yang terjadi pada kegiatan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah • Membandingkan antar kegiatan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah • Merancang kegiatan sekolah untuk masa yang akan datang

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 301 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
11.4 Mengevaluasi kegiatan karya wisata serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi •

INDIKATOR
Merumuskan permasalahan yang terjadi pada kegiatan karya wisata Mencari pemecahan masalah yang terjadi pada kegiatan karya wisata Membandingka n antar kegiatan karya wisata Merancang kegiatan sekolah untuk masa yang akan datang •

MATERI PEMBELAJARAN
Evaluasi kegiatan karya wisata

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara kelompok siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi berkenaan dengan permasalahan yang terjadi pada kegiatan karya wisata, solusinya, membandingkan dan merancang kegiatan untuk tahun yang akan datang Membuat laporan secara kelompok

PENILAIAN
TM Laporan kegiatan PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku tentang karya wisata

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 302 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan KELAS/SEMESTER : XII/2 STANDAR KOMPETENSI : Mempraktikkan budaya hidup sehat KODE KOMPETENSI : 12 ALOKASI WAKTU : 4 X 45 Menit

KOMPETENSI DASAR
12.1 Mempraktikkan pola hidup sehat •

INDIKATOR
Mengkonsumsi makan dan minum sesuai dengan kebutuhan Mengatur waktu istirahat yang secukupnya

MATERI PEMBELAJARAN
Pola hidup sehat

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Secara terprogram adanya pemerikasaan kebersihan dan kesehatan siswa diantaranya memelihara kebersihan tubuh, mengkonsumsi makanan sehat, cara hidup teratur, menghindari kontak dengan sumber penyakit, menghindari pergaulan yang tidak sehat, meningkatkan taraf kecerdasan dan ketaatan terhadap agama yang yakininya dikoordinir oleh sekolah bekerja sama dengan UKS atau PMR sekolah Secara berkelompok mengadakan lomba siswa yang bernampilan menarik dan sehat Tampilan pola hidup sehat dapat dilihat dari keseharian baik dalam perawatan tubuh maupun penampilan berpakain selama di sekolah

PENILAIAN
TM Laporan kegiatan 2 PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku tentang kesehatan OHP, LCD proyektor

12.2

Menampilkan pola hidup sehat

Menampilkan sikap, perilaku dan mengenakan pakaian bersih serta rapih Menunjukkan budaya disiplin waktu dan kerja serta selalu semangat

Pola hidup sehat

Laporan kegiatan

2

Keterangan: TM : Tatap Muka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktIk di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktek di Industri (4 jam praktIk di Du/Di setara dengan 1 jam tatap muka)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 303 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : SMK Negeri 4 Malang : Seni Budaya (SENI RUPA) : X/1 : Mengapresiasi karya seni rupa : 1. : 32 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
8

KOMPETENSI DASAR
Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan

INDIKATOR
• Gagasan dan teknik seni rupa terapan djelaskani berdasarkan sejarah perkembangan • Gagasan dan teknik seni rupa terapan diidentifikasi berdasarkan proses penciptaan • Komposisi warna dibuat berdasarkan corak dan teknik seni rupa modern

MATERI PEMBELAJARAN
• Periodisasi Seni Rupa Mancanegara - Pra sejarah - Klasik - Moderen • Aliran –aliran seni rupa • Lingkaran warna, Harmoni warna, Kontras,Monokromatik dan Anologus

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan seni rupa jaman prasejarah • Menjelaskan seni rupa jaman klasik • Menjelaskan seni rupa jaman moderen • Menjelaskan aliran aliran seni lukis • Menggambar Lingkaran Warna • Membuat harmoni warna Kontras, Monokromatik dan Analogus

PENILAIAN
Tes tertulis Tes lisan Tes perbuatan

SUMBER BELAJAR
Dharsono Sony Kartika (2004)Seni Modern,Rekayasa Sains Bandung Dharsono Sony Kartika,Nanang Ganda perwira,(2004) Pengantar Estetika,Rekayasa Sains Bandung Agus Sachari,Dr.Budaya Rupa,Desain, Arsitektur, Seni Rupa dan Kriya.

4

20 (40)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 304 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Seni Budaya (SENI RUPA) : X/2 : Mengapresiasi karya seni rupa : 1. : 32 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
8

KOMPETENSI DASAR
1.1. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara

INDIKATOR
• Gagasan dan teknik seni rupa terapan dijelaskan berdasarkan sejarah perkembangan seni rupa indonesia • Gagasan seni rupa terapan diapresiasi berdasarkan sejarah perkembangan seni rupa indonesia • Gmbar nirmana dibuat berdasarkan pertimbangan hasil identifikasi teknik dan corak

MATERI PEMBELAJARAN
• Periodisasi Seni Rupa Indonesia Pra sejarah Hindu dan Budha Islam • Periodisasi seni lukis indonesia • Gambar nirmana

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• • • • • Menjelaskan seni rupa indonesia jaman Prasejarah Menjelaskan seni rupa indonesia periode Hindu – Budha Menjelaskan seni rupa indonesia periodeIslam Menjelaskan periodisasi seni lukis indonesia Membuat gambar Nirmana

PENILAIAN
Tertulis Praktek

SUMBER BELAJAR
Yudoseputro Wiyoso,1986 Pengantar Seni Rupa Islam Indonesia,Angkasa Bandung Soekmono, 1981, $Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia, jilid 1,2,3, Kanisius, Jogjakarta

4

20 (40)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 305 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Seni Budaya (SENI RUPA) XI / 1 Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni rupa 2. 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
8

KOMPETENSI DASAR
2.1 Mendiskusikan karya seni rupa terapan yang memanfaatkan berbagai teknik dan corak

INDIKATOR
• Karya seni rupa terapan dalam berbagai teknik dan corak dijelaskan berdasarkan prinsip, azas,fungsi dan unsurseni rupa • Gambar desain dibuat berdasarkan pertimbangan prinsip,azas dan fungsi seni rupa

MATERI PEMBELAJARAN
• • • • • Prinsip-prinsip seni rupa Unsur-unsur seni rupa Azas seni rupa Fungsi seni rupa Gambar desain

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan prinsip prinsip seni rupa meliputi paduan harmoni, kontras, irama, dan gradasi Menjelaskan unsur unsur seni rupa meliputi garis tekstur, warna dan ruang Menjelaskan azas seni rupa meliputi kesatuan, keseimbangan, kesederhanaan,aksentuasi dan proporsi Menjelaskan fungsi seni rupa meliputi fungsi pakai dan terapan Gambar desain seni terapan

PENILAIAN
Lisan Tertulis Praktek

SUMBER BELAJAR

• •

• •

4

20 (40)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 306 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH

MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Seni Budaya (SENI RUPA) XI / 2 Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni rupa 2. 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• • • • Menjelaskan macam macam teknik dan corak seni rupa terapan di indonesisa Mengamati karya seni di pameran Membuat laporan hasil pengamatan Menggambar ornamen dengan menggunakan motif daerah Tertulis Praktek 8

KOMPETENSI DASAR
2.1 Melaporkan pengamatan terhadap karya seni rupa terapan yang memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara

INDIKATOR
• Pengamatan terhadap seni rupa terapan dan dilaporkan berdasarkan pemanfaatan teknik dan corak wilayah nusantara • Gambardesain dibuat berdasarkan pertimbangan pemanfaatan teknik dan corak wilayah nusantara

MATERI PEMBELAJARAN
• Macam macam teknik dan corak seni rupa terapan • Kunjungan pameran seni rupa • Gambar ornamen

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI

PS

4

20 (40)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 307 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Seni Budaya ( SENI MUSIK) X/1 Mengapresiasi karya seni musik 1. 32 X 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik

INDIKATOR
• Fungsi musik dijelaskan berdasarkan latar belakang sejarah perkembangannya

MATERI PEMBELAJARAN
• Fungsi musik dari zaman purba hingga modern

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• • • • • Menjelaskan fungsi musik zaman Prasejarah Menjelaskan fungsi musik zaman klasik Memutarkan contoh rekaman musik pada zaman klasik dan latar belakang penciptaanya Menjelaskan fungsi musik zaman modern Memutarkan rekaman musik pada zaman modern dan latar belakang penciptaanya Menjelaskan tujuan pementasan musik sebagai hiburan, bisnis, dan amal Memutarkan contoh-contoh rekaman pementasan musik sesuai dengan tujuannya. Manfaat musik dalam perkembangan kecerdasan emosional Menjelaskan musik sebagai terapi Memutarkan rekaman musik karya Mozart dan mengalisis lompatan-lompatan melodi yang berpengaruh pada kecerdasan manusia.

PENILAIAN TM
Tes tertulis Tes lisan Tes praktek 12

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Banu, Pono. (1994), Kamus Musik, Kanisius, Yogyakarta. Mack, Dieter. (1995), Sejarah Musik, PML, Yogyakarta.

• Fungsi musik dibedakan berdasarkan pada tujuan pementasannya

Tujuan pementasan musik

• •

10

Rekaman musik audio/audio visual : Klasik, Modern. Rekaman musik: hiburan, bisnis, dan amal. Koran, majalah, media elektronik, dll.

• Musik dijelaskan manfaatnya dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari

Manfaat musik dalam kehidupan sehari-hari

• • •

10

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 308 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Seni Budaya ( SENI MUSIK) X/2 Mengapresiasi karya seni musik 1. 32 X 45 menit ALOKASI WAKTU
TM Tes tertulis Tes lisan Praktek 12 PS PI

KOMPETENSI DASAR
1.1 Menunjukkan nilainilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik

INDIKATOR
• Musikalitas dijelaskan berdasarkan unsur-unsurnya.

MATERI PEMBELAJARAN
• Unsur-unsur musik • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan unsur unsur musik terdiri dari ritme dan nada Memutarkan salah satu jenis musik dan diidentifikasi unsurunsurnya Mengidentifikasi ketukan dan tanda birama pada suatu lagu

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR
Banu, Pono. (1994), Kamus Musik, Kanisius, Yogyakarta. Mack, Dieter. (1995), Sejarah Musik, PML, Yogyakarta. Rekaman musik audio/audio visual : Klasik, Modern. Rekaman musik: hiburan, bisnis, dan amal. Koran, majalah, media elektronik, dll

• Unsur-unsur musik ditirukan berdasarkan ritme dan melodi yang terdapat pada suatu lagu.

Menirukan unsur-unsur musik yang terdapat pada suatu lagu

• • • •

Mendengarkan lagu dan menganalisis unsur-unsur musiknya Menirukan ritme Menirukan melodi Menganalisis bentuk musik

12

• Nilai-nilai musikal diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan jenis musiknya.

Penerapan nilai-nilai musikal dalam kehidupan sehari-hari

• •

Menjelaskan manfaat musik dalam kehidupan seharihari Melihat pertunjukan musik atau memutar rekaman pertunjukan musik dan mengamati pentingnya kerjasama antar pemain dan sikap saling menghormati yang ditunjukkan dalam permainanan musiknya.

8

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 309 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Seni Budaya (SENI MUSIK) : XI / 1 : Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni musik : 2. : 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Lisan Praktek 10

KOMPETENSI DASAR
2.1. Memainkan musik

INDIKATOR
• Musik dimainkan dengan mengggunakan vokal dan alat yang ada disekitarnya secara individual maupun kelompok • Musik dimainkan dengan menggunakan prinsip kebersamaan dan sikap saling menghormati antar pemainnya. • Musik dimainkan dengan penghayatan sesuai dengan makna yang terdapat pada syair lagu.

MATERI PEMBELAJARAN
• Praktek bermain musik/vokal: - Individual - Kelompok (unisono, paduan suara) •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mendengarkan lagu yang baru populer atau lagu-lagu standar yang dikenal siswa dalam berbagai jenis irama (pop, rock, dangdut, jazz, dll.). Menirukan lagu dengan minus one atau diiringi dengan alat musik secara individu atau kelompok. Menyanyikan lagu yang sudah diaransemen secara sederhana dalam bentuk paduan suara atau vocal group Menganalisis harmonisasi yang terdapat pada melodi maupun iringan Menjelaskan teknik sederhana dan mudah dalam menyanyi atau bermain musik yang dikuasai siswa. Memainkan musik/menyanyi secara individu atau kelompok dengan mempertimbangkan ekspresi (penghayatan) sesuai makna lagu yang terdapat pada syair.

PENILAIAN

PS
22 (44)

PI

SUMBER BELAJAR
Banu, Pono. (1994), Kamus Musik, Kanisius, Yogyakarta. Mack, Dieter. (1995), Sejarah Musik, PML, Yogyakarta. Rekaman musik audio/audio visual : Klasik, Modern. Rekaman musik: hiburan, bisnis, dan amal. Koran, majalah, media elektronik, dll Contoh beberapa hasil

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 310 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

aransemen musik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 311 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Seni Budaya ( SENI MUSIK) : XI / 2 : Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni musik : 2. : 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Lisan Tertulis Praktek 12

KOMPETENSI DASAR
2.1 Mendiskusikan persiapan pertunjukan musik yang diselenggarakan di sekolah

INDIKATOR
• Persiapan pertunjukan musik di sekolah didiskusikan berdasarkan jenis lagu dan waktu yang diperlukan untuk pementasan.

MATERI PEMBELAJARAN
• Menyusun urutan lagu dan waktu dalam pementasan. • • • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian pertunjukan musik Memutar rekaman pementasan musik Mendiskusikan urutan lagu yang dipentaskan Mendiskusikan durasi waktu yang ideal untuk pementasan musik Menjelaskan pengertian manajemen pementasan dengan prinsip POAC Membuat contoh rencana pementasan musik di sekolah dengan mempertimbangkan jenis lagu, urutan, dan durasi waktunya. Menjelaskan pengertian bermain musik kelompok (bersama) Menjelaskan jenis-jenis permainan musik kelompok Memutar beberapa contoh permainan musik secara kelompok

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Banu, Pono. (1994), Kamus Musik, Kanisius, Yogyakarta. Mack, Dieter. (1995), Sejarah Musik, PML, Yogyakarta. Rekaman musik audio/audio visual : Klasik, Modern. Rekaman musik: hiburan, bisnis, dan amal. Koran, majalah, media elektronik, dll

• Persiapan pertunjukan musik didiskusikan manajemen pementasannya

Manajemen pementasan musik di sekolah

• •

• Persiapan pertunjukan musik • didiskusikan manfaatnya bagi siswa dalam kaitannya dengan kerjasama dan nilai-nilai sosial.

Manfaat bermain musik secara kelompok

• • •

• Persiapan pertunjukan musik disusun berdasarkan tujuan, urutan lagu, dan waktu yang dibutuhkan.

Penyusunan persiapan pertunjukan musik di

Menganalis beberapa hal yang harus diperhatikan dalam bermain musik

Buku-buku

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 312 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

sekolah • • •

bersama Mendiskusikan manfaat bermain musik bersama Menjelaskan cara menyusun persiapan pertunjukan musik di sekolah Menentukan kerangka rencana kegiatan terdiri: tujuan, urutan lagu, waktu yang dibutuhkan, dan namanama pemain yang mendukung acara pertunjukan Memutarkan rekaman suatu pertunjukan musik Menjelaskan unsur-unsur pendukung pertunjukan musik Mendiskusikan unsur-unsur pertunjukan musik Mendiskusikan faktor pendukung pertunjukan musik Mendiskusikan faktor penghambat pertunjukan musik Mendiskusikan pemecahan masalah yang dihadapi dan tindakan antisipasi terjadinya hambatan dlam pertunjukan musik. Menjelaskan manfaat pementasan musik bagi pemain dan penonton Lisan Tertulis Praktek 20

Manajemen Seni Pertunjukan

2.2 Mendiskusikan suatu pertunjukan musik

• Pertunjukan musik didiskusikan berdasarkan unsur-unsur pendukungnya.

Aspek-aspek pendukung pertunjukan musik

• • • • •

• Pertunjukan musik didiskusikan faktor pendukung dn penghambatnya.

Faktor pendukung dan penghambat pertunjukan musik

• Pertunjukan musik didiskusikan manfaatnya bagi pemain dan penonton

• • Manfaat pertunjukan musik

Mendiskusikan manfaat pertunjukan musik bagi siswa

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 313 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Seni Budaya ( SENI TARI) X/1 Mengapresiasi karya seni tari 1. 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Tes tertulis 4

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari

INDIKATOR
• Tari diidentifikasi sesuai dengan jenis, peran dan perkembangannya

MATERI PEMBELAJARAN
• Jenis, peran dan perkembangan tari

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan jenis tari: • Jenis tari jaman primtif Tari upacara Tari hiburan Tari pertunjukan • Jenis tari jaman feodal: Tari upacara Tari hiburan Tari pertunjukan • Jenis tari jaman modern: Tari hiburan Tari pertunjukan • Menjelaskan peran tari: Tari primitif Tari kerakyatan Tari klasik Tari kreasi baru • Menjelaskan perkembangan tari: Sejarah tari pada jaman primitif Sejarah tari pada jaman feodal Sejarah tari pada jaman modern •

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku pengetahuan tari Sejarah tari indonesia

Jenis dan bentuk pertunjukan tari:

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 314 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

jaman primitif jaman feodal jaman modern • Hasil identifikasi diaplikasikan dalam bentuk tari dan diperagakan • Hasil identifikasi jenis,peran tari • Memperagakan hasil identifikasi tari Gerak kepala Gerak badan Gerak tangan Gerak kaki • Menampilkan tari: Gerak tari Pola lantai Irama Tes praktek 8 15 (30) Buku komposisi tari

• Hasil identifikasi tari ditampilkan dengan sikap yang benar

Tes praktek

• Penampilan tari

5 (10)

Buku komposisi tari

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 315 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1.1 Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni tari di wilayah Nusantara

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Seni Budaya ( SENI TARI) X/2 Mengapresiasi karya seni tari 1. 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN
• Gagasan tari nusantara

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan gagasan (tema) tari nusantara: Cerita rakyak Kehidupan sehari hari Dongeng Legenda

PENILAIAN
Tes tertulis

SUMBER BELAJAR
Buku koreografi Buku komposisi tari Buku koreografi Buku komposisi tari Kaset video tari nusantara Buku komposisi tari

TM
5

PS

PI

• Gagasan tari dijelaskan berdasarkan bentuknya

• Teknik karya seni tari dijelaskan berdasarkan unsur unsur pendukung

• Teknik karya tari

• Menjelaskan teknik karya tari nusantara melalui pengamatan video tari: o Gerak : Ruang Waktu Tenaga o Pola lantai • Menyusun karya tari sederhana berdasar moif gerak tari nusantara: Tema tari Gerak Irama

Tes tertulis

6

• Teknik karya tari daerah setempat (nusantara ) dikembangkan kedalam bentuk kreasi tari

• Karya tari

Tes praktek

4

17 (34)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 316 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
2.1. Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelomp ok

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Seni Budaya ( SENI TARI) XI / 1 Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni tari 2. 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN
• Gagasan tari

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan gagasan (tema) tari: Cerita rakyak Kehidupan sehari hari Dongeng Legenda • Naskah tari Sinopsis Skenario • Menemukan gagasan dasar tari • Mengeksplorasi gerak • Menyusun gerak Ruang Waktu Tenaga • Menyusun pola lantai • Menyusun karya tari tunggal, berpasangan atau kelompok sederhana • Mempergelarkan karya tari tunggal, berpasangan atau kelompok secara sederhana di sekolah

PENILAIAN TM
Tes tertulis 6

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku koreografi Buku cerita rakyat Buku koreografi Buku komposisi tari Komposisi tari

• Gagasan tari dijelaskan berdasarkan konsep garapan

• Gagasan dieksplorasi ke dalam bentuk kraesi tari tunggal, berpasangan atau kelompok

• Koreografi

Tes tertulis

4

18 (36)

• Kreasi tari tunggal, berpasangan atau kelompok ditampilkan dengan penghayatan

• Pergelaran tari

Tes Parktek

4

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 317 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
2.1 Mendiskusikan tari kreasi yang berbentuk tari tunggal atau berpasangan/kelomp ok

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Seni Budaya ( SENI TARI) XI / 2 Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni tari 2. 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN
Gagasan konsep garapan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mendiskusikan gagasan konsep garapan: Tema Naskas Gerak Iringan Tata busana • Menampilkan bentuk karya tari: Gerak Tema Iringan Kreativitas Tata busana

PENILAIAN TM
Tes tertulis 4

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku koreografi Manajemen pertunjukan

Gagasan didiskusikan berdasarkan konsep garapan

Bentuk tari kreasi ditampilkan berdasarkan unsur unsur yang mendukung garapan tari

Bentuk tari

Tes praktek

18

5 (10)

Buku koreografi Buku komposisi tari

Penampilan tari didiskusikan berdasarkan bentuk garapannya

Bentuk garapan tari

Mendiskusikan bentuk garapan tari: Tema garapan Gerak tari Kreativitas Iringan Tata busana

5

Buku koreografi Buku komposisi tari

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 318 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Seni Budaya ( TEATER) :X/1 : Mengapresiasi karya seni teater : 1. : 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Tes tertulis 6

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan definisi seni teater • Menjelaskan unsur-unsur pembentuk seni teater yang terdiri dari: Unsur pokok (elemen dasar): Naskah/Cerita Sutradara Pemain Penonton Unsur pendukung (elemen artistik): Tata panggung Tata Rias Tata Busana Tata Cahaya Tata Suara Musik ilustrasi • Menjelaskan fungsi masingmasing unsur dalam pertunjukan teater • Menjelaskan aspek kerjasama antar unsur dalam pertunjukan teater • Menjelaskan keterkaitan estetis antar unsur dalam pertunjukan teater untuk mencapai harmonisasi

PENILAIAN

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
Buku Seni Teater (A. Kasim Achmad) Buku Dramaturgi (RMA. Harymawan) VCD Pentas seni teater

1.1

Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater

• Estetika pertunjukan teater dijelaskan sesuai dengan unsur-unsur pembentuk seni teater

Unsur-unsur pembentuk seni teater

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 319 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

Menyajikan contoh pertunjukan teater melalui VCD atau obervasi langsung Menjelaskan langkahlangkah berkarya seni teater secara sederhana; o Membuat/menyediakan cerita o Membagi peran o Melakukan latihan di bawah arahan sutradara o Melaksanakan pentas Menjelaskan kedudukan cerita, sutradara, pemain, dan penonton dalam karya teater Menjelaskan struktur cerita yang terdiri dari; o Pemaparan o Penanjakan o Konflik o Klimaks o Penurunan o Penyelesaian Membuat cerita sederhana dengan memenuhi kaidah dasar struktur cerita/lakon teater yang terdiri dari; Pemaparan/adegan awal Konflik Penyelesaian/ending Membagi peran sesuai tokoh dalam cerita Menjelaskan unsur artistik untuk mendukung peran: Tata panggung Tata rias Tata busana Tata cahaya Tata suara Musik ilustrasi Melatihkan peran (role play) Melengkapi latihan peran dengan unsur artistik yang

Buku Seni Peran (Japi Tambajong) Buku cerita

• • Unsur-unsur teater dipadukan secara estetis dan dicobakan dalam pertunjukan teater kelas • Role play (bermain peran)

Praktek

6

16 (32)

• •

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 320 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

• • • • Sikap apresiatif ditunjukkan dengan menyaksikan contoh pertunjukan teater secara tertib dan memberikan tanggapan setelah pertunjukan selesai • Pertunjukan teater

ada (tersedia) Menampilkan karya teater sederhana di depan kelas Menyaksikan contoh pertunjukan teater melalui VCD Memberikan tanggapan lisan berkaitan dengan estetika unsur-unsur teater setelah pertunjukan selesai

VCD pemetasan teater

Tes lisan

4

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 321 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Seni Budaya ( TEATER) :X/2 : Mengapresiasi karya seni teater : 1. : 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Tes Tertulis 4

KOMPETENSI DASAR
1.1 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater

INDIKATOR
• Pesan moral dalam pertunjukan teater dijelaskan berdasarkan cerita/lakon yang disajikan

MATERI PEMBELAJARAN
• Analisis lakon teater: 1. Tema 2. Plot/Alur 3. Penokohan 4. Latar/setting 5. Sinopsis 6. Pesan Moral •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan bagian-bagian lakon yang terdiri dari; Tema Plot/alur Struktur Penokohan Latar/setting Pesan moral Menjelaskan kedudukan pesan moral dalam cerita Membacakan/menyampaikan salah satu lakon teater sederhana dan berdurasi pendek Mengkaji tema, plot, sturktur, penokohan, latar, dan menemukan pesan moral cerita. Menuliskan pesan moral dari cerita yang telah ditentukan Menentukan pesan moral yang akan disampaikan dalam sebuah cerita Membagi kelompok disesuaikan dengan pesan moral yang ditentukan Membuat cerita sederhana berdasar pesan moral dalam kelompok yang telah ditentukan dengan mempertimbangkan struktur

PENILAIAN

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
Buku Seni Teater(A. Kasim Achmad) Buku Dramaturgi, (RMA. Harymawan) Buku cerita Naskah cerita/la-kon teater

• •

• • Pesan moral dituliskan secara implisit ke dalam cerita sederhana dan dipraktekkan di depan kelas dalam bentuk pentas teater sederhana • • Mengarang cerita Role playing (bermain peran) • • •

Praktek 2 22 (44)

-

Buku Seni Peran (Japi Tambajong Naskah lakon

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 322 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

• •

• Pesan moral dalam teater diapresiasi dan dikaitkan dalam kehidupan sehari-hari atau pengalaman pribadi secara lisan

dasar lakon teater yaitu; o Pemaparan/adegan awal o Konflik o Penyelesaian/ending Membagi peran sesuai tokoh dalam cerita Melatihkan peran (role play) secara improvisasi; o Gerak o Ekspresi o Dialog o Penyampaian pesan moral Melengkapi latihan peran dengan unsur artistik yang ada (tersedia), di antaranya; o Tata panggung o Tata busana o Tata rias o Tata cahaya o Tata suara o Musik ilustrasi Menampilkan karya teater improvisasi sederhana di depan kelas dengan menitikberatkan ketersampaian pesan moral Menyaksikan contoh pertunjukan teater melalui VCD Menemukan pesan moral dalam pertunjukan teater Mengkaitkan pesan moral pertunjukan teater ke dalam cerita/peristiwa keseharian atau pengalaman pribadi dan disampaikan secara lisan Tes lisan 4 -

VCD pementasan teater

Pertunjukan teater

• • •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 323 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Seni Budaya ( TEATER) XI / 1 Mengekspresikan diri berkaitan dengan seni teater 2. 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Tes tertulis 6

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• • • Menjelaskan manajemen (produksi) pergelaran teater Menjelaskan fungsi manajemen (produksi) pergelaran teater Menjelaskan bagian/bidang dalam manajemen (produksi) pergelaran teater yang terdiri dari bidang produksi dan bidang artistik Menjelaskan bagian dan fungsi bagian dalam bidang produksi yang terdiri dari; o Ketua produksi o Sekretaris o Bendahara o Sie. Dokumentasi o Sie. Publikasi o Sie. Perlengkapan, dll. Menjelaskan bagian dan fungsi bagian dalam bidang artistik; o Sutradara o Pemain o Penata musik o Penata busana o Penata rias o Penata panggung o Penata cahaya o Penata suara Menjelaskan metode

PENILAIAN

PS
-

PI
-

SUMBER BELAJAR
Buku Manajemen Produksi Teater Buku Tata Teknik Pentas (Pramana Padmodarmaya)

2.1. Merancang persiapan pergelaran teater

• Unsur-unsur pergelaran teater dijelaskan sesuai bidang dan fungsinya

Manajemen Pergelaran (Produksi) Teater 1. Bidang Produksi 2. Bidang Artistik

• PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 324 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

• Pergelaran teater dirancang berdasar kerja dan fungsi bidang dalam manajemen pergelaran (produksi) teater

Perancangan produksi/pergelaran Teater 1. Bidang Produksi 2. Bidang Artistik

• • •

perancangan pergelaran (produksi) teater sesuai kebutuhan/event Menentukan lakon/cerita yang akan dipergelarkan Membagi tugas ke dalam bidang produksi dan artistik Menentukan tugas dan peran sesuai bagian dalam bidang organisasi pergelaran Membuat rancangan produksi pergelaran sesuai dengan tugas dan peran bagian yang telah ditentukan

Praktek

2

6 (12)

-

Buku Manajemen Produksi Teater Naskah/lakon teater Buku cerita

• Rancangan pergelaran teater dilaksanakan dengan mematuhi prinsip kerja bidang dalam manajemen pergelaran (produksi) teater

• Mencobakan rancangan yang telah dibuat sesuai dengan peran dan tugasnya masing-masing: Praktek manajemen pergelaran (produksi) teater o Bidang produksi: bekerja sesuai dengan tugas yang telah diberikan (ketua produksi, sekretaris, bendahara, sie. Dokumentasi, dll) o Bidang artistik: bekerja untuk merancang dan mencobakan rancangan tata artistik (tata panggung, busana, rias, cahaya, suara, dan musik ilustrasi) o Bidang artistik khusus pemain dan sutradra: melaksanakan latihan improvisasi sesuai dengan tokoh dalam cerita yang akan dimainkan (gerak, ekspresi, dialog, pesan moral, penghayatan) • Mempergelarkan teater Praktek 18 (36) -

Rancangan produksi Naskah/lakon teater

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 325 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

secara sederhana berdasar racangan yang telah dibuat di depan kelas dengan mematuhi prinsip kerja bidang dalam manajemen pergerlaran (produksi) teater

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 326 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Seni Budaya ( TEATER) XI / 2 Mengekspresikan diri berkaitan dengan seni teater 2. 32 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR

2.1 Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater

Prinsip kerjasama dijelaskan sesuai dengan keterkaitan peran dan fungsi antar unsur pokok teater dalam pertunjukan

Peran dan fungsi unsurunsur pembentuk teater

Menjelaskan peran dan fungsi unsur pokok pembentuk teater yang terdiri dari; o Cerita o Naskah o Sutradara o Pemain o Penonton Menjelaskan keterkaitan unsur pokok pembentuk teater dalam menyampaikan pesan melalui sebuah pertunjukan Menjelaskan kerjasama antar unsur penyampai pesan (cerita, sutradara, pemain) agar makna pesan dapat diterima dengan baik oleh penerima pesan (penonton) Menjelaskan kerjasama unsur pokok dan pendukung (tata panggung, busana, rias, cahaya, suara, dan musik ilustrasi) dalam

Tes tertulis

4

-

-

Buku Dramaturgi (RMA. Harymawan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 327 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

mempertegas makna pesan yang akan disampaikan. • Prinsip kerjasama antar unsur teater dilaksanakan dalam pelatihan teater • Pelatihan Teater • • • Menentukan cerita/naskah yang akan ditampilkan Membagi peran sesuai karakter tokoh dalam cerita Membagi peran unsur pendukung (tata panggung, busana, rias, cahaya, suara, dan musik ilustrasi) Mengerjakan latihanlatihan teater berdasar naskah yang telah ditentukan dengan mempertimbangkan prinsip kerjasama antar unsur pokok (sutradara dan pemain): o Sutradara: mengarahkan pemain sesuai dengan tuntutan naskah lakon/cerita o Pemain: dengan bimbingan sutradara melatihkan peran (gerak, ekspresi, dialog, karakter, penghayatan) sesuai dengan tokoh dalam cerita Merancang dan mencobakan rancangan tata artistik secara bersama antar unusr pendukung teater (tata panggung, rias, busana, cahaya, suara, dan musik ilustrasi) Mengerjakan latihan bersama (gabungan antar unsur pokok dan • Praktek 2 18 (36) -

• Naskah lakon teater • Rancangan artistik (tata pangung, rias, busana, cahaya, suara) • Buku Seni Peran (Japi Tambajong)

• Naskah

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 328 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

pendukung) Mengevaluasi hasil latihan dengan pertimbangan harmoni pementasan Melaksanakan gladi kotor, dengan menggabungkan semua unsur sebelum pementasan (simulasi pentas) Melakukan evaluasi hasil gladi kotor Melakukan pembenahan hasil evaluasi Melaksanakan gladi bersih atau latihan terakhir sebelum pementasan (simulasi pentas akhir) Melaksanakan pergelaran teater di sekolah dengan menerapkan prinsip kerjasama antar unsur.

• • Prinsip kerjasama antar unsur teater diaplikasikan dengan sungguh-sungguh dalam pergelaran teater di sekolah

Praktek

8 (16)

-

lakon teater • Rancangan artistik (tata panggung, rias, busana, cahaya, suara, musik ilustrasi)

Pergelaran Teater • • •

Keterangan: TM : Tatap muka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktIk di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktek di Industri (4 jam praktIk di Du/Di setara dengan 1 jam tatap muka)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 329 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU : SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA X/1 Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil D.20 40 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Dua atau lebih bilangan bulat dioperasikan (dijumlah, dikurang, dikali, dibagi) sesuai dengan prosedur Dua atau lebih bilangan pecahan, dioperasikan (dijumlah, dikurang, dikali, dibagi) sesuai dengan prosedur Bilangan pecahan dikonversi ke bentuk persen, atau pecahan desimal, sesuai prosedur Konsep perbandingan (senilai dan berbalik nilai), skala, dan persen digunakan dalam penyelesaian masalah program keahlian Sistem bilangan riil Operasi pada bilangan bulat Operasi pada bilangan pecahan Konversi bilangan Perbandingan (senilai dan berbalik nilai), skala, dan persen Penerapan bilangan riil dalam menyelesaikan masalah program keahlian Membedakan macam-macam bilangan riil Menghitung operasi dua atau lebih bilangan bulat sesuai dengan prosedur Menghitung operasi dua atau lebih bilangan pecahan sesuai dengan prosedur Melakukan konversi pecahan ke bentuk persen, pecahan desimal, atau persen dan sebaliknya Menjelaskan perbandingan (senilai, dan berbalik nilai), skala dan persen Menghitung perbandingan (senilai, dan berbalik nilai), skala dan persen Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan operasi bilangan riil Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 10

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan operasi pada bilangan riil

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Modul Bilangan Riil Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 330 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2. Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat

INDIKATOR
Bilangan berpangkat dioperasikan sesuai dengan sifat-sifatnya. Bilangan berpangkat disederhanakan atau ditentukan nilainya dengan menggunakan sifat-sifat bilangan berpangkat Konsep bilangan berpangkat diterapkan dalam penyelesaian masalah.

MATERI PEMBELAJARAN
Konsep bilangan berpangkat dan sifat-sifatnya Operasi pada bilangan berpangkat Penyederhanaan bilangan berpangkat

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan konsep dan sifatsifat bilangan berpangkat Melakukan perhitungan operasi bilangan berpangkat dengan menggunakan sifat-sifatnya Menyederhanakan bilangan berpangkat Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan bilangan berpangkat

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 10

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
Modul Bilangan Riil Referensi lain yang relevan

3. Menerapkan operasi pada bilangan irasional

Bilangan bentuk akar dioperasikan sesuai dengan sifat-sifatnya. Bilangan bentuk akar disederhanakan atau ditentukan nilainya dengan menggunakan sifat-sifat bentuk akar Konsep bilangan irasional diterapkan dalam penyelesaian masalah.

Konsep bilangan irasional Operasi pada bilangan bentuk akar Penyederhanaan bilangan bentuk akar Bentuk akar digunakan untuk : - Perhitungan konversi ukuran

Mengklasifikasi bilangan riil ke bentuk akar dan bukan bentuk akar. Menjelaskan konsep dan sifatsifat bilangan irasional Melakukan operasi bilangan irasional Menyederhanakan bilangan irasional Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan irasional

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

12

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 331 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
4. Menerapkan konsep logaritma

INDIKATOR
Operasi logaritma diselesaikan sesuai dengan sifat-sifatnya. Soal-soal logaritma diselesaikan dengan menggunakan tabel dan tanpa tabel Permasalahan program keahlian diselesaikan dengan menggunakan logaritma

MATERI PEMBELAJARAN
Konsep logaritma Operasi pada logaritma

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan konsep logaritma Menjelaskan sifat-sifat logaritma Menggunakan tabel logaritma Melakukan operasi logaritma dengan sifat-sifat logaritma Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan logaritma

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 8

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
Modul Bilangan Riil Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 332 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA X/1 Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan D.21 15 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
o Modul Aproksimasi Kesalahan o Referensi lain yang relevan 8

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan konsep kesalahan pengukuran

INDIKATOR
Hasil membilang dan mengukur dibedakan berdasar pengertiannya Hasil pengukuran ditentukan salah mutlak dan salah relatifnya Persentase kesalahan dihitung berdasar hasil pengukurannya Toleransi dihitung berdasar hasil pengukurannya

MATERI PEMBELAJARAN
Membilang dan mengukur Salah mutlak dan salah relatif Menentukan persentase kesalahan Menentukan toleransi hasil pengukuran

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Membedakan pengertian membilang dan mengukur Melakukan kegiatan pengukuran terhadap suatu obyek Menghitung kesalahan ( salah mutlak dan salah relatif) suatu pengukuran Menghitung prosentase kesalahan suatu pengukuran Menghitung toleransi hasil suatu pengukuran Menerapkan konsep kesalahan pengukuran pada Program Keahlian

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

SUMBER BELAJAR

2. Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran

Jumlah dan selisih hasil peng-ukuran dihitung untuk menentukan hasil maksimum dan hasil minimumnya Hasil kali pengukuran dihitung untuk menentukan hasil maksimum dan hasil minimumnya

Jumlah dan selisih hasil pengukuran Hasil kali pengukuran

Melakukan kegiatan pengukuran terhadap suatu obyek Menghitung jumlah dan selisih hasil pengukuran Menghitung hasil maksimum dan minimum suatu pengukuran berdasarkan jumlah dan selisih hasil pengukuran Menghitung hasilkali dari suatu pengukuran Menghitung hasil maksimum dan minimum suatu pengukuran berdasarkan hasilkali dari hasil pengukuran Menerapkan hasil operasi pengukuran pada bidang program keahlian

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

7

o Modul Aproksimasi Kesalahan o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 333 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KELAS/SEMESTER :X/1 STANDAR KOMPETENSI : Memecahkan masalah berkaitan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier dan kuadrat KODE : D.22 ALOKASI WAKTU : 40 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
1. Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier Persamaan linier ditentukan penyelesaiannya Pertidaksamaan linier ditentukan penyelesaiannya Persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya Menjelaskan pengertian persamaan linier Menyelesaikan persamaan linier Menjelaskan pengertian pertidaksamaan linier Menyelesaikan pertidaksamaan linier Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linier Menjelaskan pengertian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat Menjelaskan akar-akar persamaan kuadrat dan sifat-sifatnya Menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat Menyusun persamaan kuadrat berdasarkan akar-akar yang diketahui Menyusun persamaan kuadrat berdasarkan akar-akar persamaan kuadrat lain Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 8

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
Modul Sistem Persamaa n dan Pertidaksa maan Linier dan Kuadrat Referensi lain yang relevan

PS

2. Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 3. Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat

Persamaan kuadrat ditentukan penyelesaiannya Pertidaksamaan kuadrat ditentukan penyelesaiannya Persamaan kuadrat disusun berdasarkan akar-akar yang diketahui Persamaan kuadrat baru disusun berdasarkan akar-akar persamaan kuadrat lain Persamaan dan pertidaksamaan kuadrat diterapkan dalam menyelesaikan masalah program keahlian

Persamaan dan pertidaksamaan kuadrat serta penyelesaiannya Akar-akar persamaan kuadrat dan sifat-sifatnya

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

10

Menyusun persamaan kuadrat Penerapan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat dalam program keahlian

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

10

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 334 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
4. Menyelesaikan sistem persamaan

INDIKATOR
Sistem persamaan linier dua dan tiga variabel dapat ditentukan penyelesaiannya Sistem persamaan dengan dua variabel, satu linier dan satu kuadrat dapat ditentukan penyelesaiannya

MATERI PEMBELAJARAN
Sistem persamaan linier dua dan tiga variabel Sistem persamaan dengan dua variabel, satu linier dan satu kuadrat

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Memberi contoh sistem persamaan linier dua variabel dan tiga variabel Menyelesaikan sistem persamaan linier dengan metode eliminasi, substitusi, atau keduanya Memberi contoh sistem persamaan dengan dua variabel, satu linier dan satu kuadrat Menyelesaikan sistem persamaan dengan dua variabel, satu linier dan satu kuadrat

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

ALOKASI WAKTU PS PI
12

SUMBER BELAJAR
o Modul Sistem Persamaa n dan Pertidaksa maan Linier dan Kuadrat o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 335 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KELAS/SEMESTER :X/2 STANDAR KOMPETENSI : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks KODE : D.23 ALOKASI WAKTU : 20 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
1. Mendeskripsikan macam-macam matriks Matriks ditentukan unsur dan notasinya Matriks dibedakan menurut jenis dan relasinya Macam-macam matriks Menjelaskan pengertian matriks, notasi matriks, baris, kolom, elemen dan ordo matriks Membedakan jenis-jenis matriks Menjelaskan kesamaan matriks Menjelaskan transpose matriks Menjelaskan operasi matriks antara lain : - penjumlahan dan pengurangan Menjelaskan operasi matriks antara lain : - perkalian skalar dengan matriks - perkalian matriks dengan matriks Menyelesaikan penjumlahan, pengurangan, dan/atau perkalian matriks Menyelesaikan kesamaan matriks menggunakan penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks Menjelaskan pengertian determinan matriks Menentukan determinan dan invers matriks ordo 2 Menjelaskan pengertian Minor, kofaktor dan adjoin matriks Menentukan determinan dan invers matriks ordo 3 Menyelesaikan sistem persamaan linier dengan menggunakan matriks Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 5

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
Modul Matriks Referensi lain yang relevan

PS

2. Menyelesaikan operasi matriks

Dua matriks atau lebih ditentukan hasil penjumlahan atau pengurangannya Dua matriks atau lebih ditentukan hasil kalinya

Operasi matriks

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

7

3. Menentukan determinan dan invers

Matriks ditentukan determinannya Matriks ditentukan inversnya

Determinan dan Invers matriks

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

8

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 336 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : Menyelesaikan masalah program linier KODE :E ALOKASI WAKTU : 20 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
1. Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier Pertidaksamaan linier ditentukan daerah penyelesaiannya Sistem pertidaksamaan linier dengan 2 variabel ditentukan daerah penyelesaiannya Soal ceritera (kalimat verbal) diterjemahkan ke kalimat matematika Kalimat matematika ditentukan daerah penyelesaiannya Fungsi obyektif ditentukan dari soal Nilai optimum ditentukan berdasar fungsi obyektif Grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dengan 2 variabel Menjelaskan pengertian program linier Menggambar grafik himpunan penyelesaian pertidaksamaan linier Menggambar grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dengan 2 variabel Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 7

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
Modul Porgram Linier Referensi lain yang relevan

PS

2. Menentukan model matematika dari soal ceritera (kalimat verbal)

Model matematika

Menjelaskan pengertian model matematika Menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan Menyusun sistem pertidaksamaan linier Menentukan daerah penyelesaian l Menentukan fungsi objektif Menentukan titik optimum dari daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier Menentukan nilai optimum dari fungsi obyektif Menjelaskan pengertian garis selidik Membuat garis selidik menggunakan fungsi objektif Menentukan nilai optimum menggunakan garis selidik

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

3

Modul Porgram Linier Referensi lain yang relevan Modul Porgram Linier Referensi lain yang relevan 3

3. Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier.

Fungsi objektif Nilai optimum

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

7

4. Menerapkan garis selidik

Garis selidik digambarkan dari fungsi obyektif Nilai optimum ditentukan menggunakan garis selidik

Garis selidik

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 337 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor KODE : D.25 ALOKASI WAKTU : 20 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
1. Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka) Pernyataan dan bukan pernyataan dibedakan Suatu pernyataan ditentukan nilai kebenarannya Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan biimplikasi dibedakan Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan biimplikasi, ditentukan nilai kebenarannya Ingkaran dari konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi ditentukan nilai kebenarannya Invers, Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi Invers, Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi dan ditentukan nilai kebenarannya Pernyataan dan bukan per-nyataan Membedakan kalimat berarti dan kalimat tidak berarti Membedakan pernyataan dan kalimat terbuka Menentukan nilai kebenaran suatu pernyataan Memberi contoh dan membedakan ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi, dan ingkarannya Membuat tabel kebenaran dari ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi, dan ingkarannya Menentukan nilai kebenaran dari ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi, dan ingkarannya Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 5

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
o Modul Logika Matematika o Referensi lain yang relevan

PS

2. Mendeskripsikan ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi dan ingkarannya

Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi dan ingkarannya

10

3. Mendeskripsikan Invers, Konvers dan Kontraposisi

Invers, Konvers dan Kontraposisi dari implikasi

Menjelaskan pengertian Invers, Konvers dan Kontraposisi dari implikasi Menentukan Invers, Konvers dan Kontraposisi dari implikasi Menentikan nilai kebenaran Invers, Konvers dan Kontraposisi dari implikasi

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

2

o Modul Logika Matematika o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 338 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
4. Menerapkan modus panens, modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan

INDIKATOR
Modus ponens, modus tollens dan silogisme dijelaskan pebedaannya Modus ponens, modus tollens dan silogisme digunakan untuk menarik kesimpulan Penarikan kesimpulan ditentukan kesahihannya

MATERI PEMBELAJARAN
Modus ponens, modus tollens dan silogisme

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian modus ponens, modus tollens dan silogisme Menarik kesimpulan dengan menggunakan modus ponens, modus tollens dan silogisme Menentukan kesahihan penarikan kesimpulan

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 3

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 339 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KELAS/SEMESTER : XI / 3 STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah KODE : D26 ALOKASI WAKTU : 50 x45 menit ALOKASI WAKTU TM
1. Menentukan dan menggunakan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut. Perbandingan trigonometri suatu sudut ditentukan dari sisi-sisi segitiga siku-siku. Perbandingan trigonometri dipergunakan untuk menentukan panjang sisi dan besar sudut segitiga siku-siku. Sudut-sudut diberbagai kuadran ditentukan nilai perbandingan trigonometrinya. Koordinat kartesius dan koordinat kutub dibedakan sesuai pengertiannya Koordinat kartesius dikonversi ke koordinat kutub atau se-baliknya sesuai prosedur dan rumus yang berlaku Perbandingan trigonometri Panjang sisi dan besar sudut segitiga siku-siku Perbandingan trigonometri di berbagai kuadran Menjelaskan pengertian perbandingan trigometri suatu sudut segitiga siku-siku Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut segitiga sikusiku Menentukan panjang sisi dan besar sudut segitiga siku-siku menggunakan perbandingan trigonometri Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut diberbagai kuadran Menerapkan konsep perbandingan trigonometri pada program keahlian Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 5

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
o Modul Trigonometri o Referensi lain yang relevan

PS

2. Mengkonversi koordinat kartesius dan kutub

Koordinat kartesius dan kutub Konversi koordinat kartesius dan kutub

Menjelaskan pengertian koordinat kartesius dan koordinat kutub Menggambar letak titik pada koordinat kartesius dan koordinat kutub Mengkonversi koordinat kartesius ke koordinat kutub atau sebaliknya

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

5

o Modul Trigonometri o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 340 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3. Menerapkan aturan sinus dan kosinus

INDIKATOR
Aturan sinus digunakan untuk menentukan panjang sisi atau besar sudut pada suatu segitiga Aturan kosinus digunakan untuk menentukan panjang sisi atau besar sudut pada suatu segitiga Luas segitiga ditentukan rumusnya Luas segitiga dihitung dengan menggunakan rumus luas segitiga Rumus trigonometri jumlah dua sudut digunakan untuk menyelesaikan soal Rumus trigonometri selisih dua sudut digunakan untuk menyelesaikan soal Identitas trigonometri digunakan dalam menyederhanakan persamaan atau bentuk trigonomteri Persamaan trigonometri ditentukan penyelesaiannya

MATERI PEMBELAJARAN
Aturan sinus dan kosinus

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menemukan atusan sinus Menggunakan aturan sinus untuk menentukan panjang sisi atau besar sudut suatu segitiga Menemukan atusan kosinus Menggunakan aturan kosinus untuk menentukan panjang sisi atau besar sudut suatu segitiga

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 10

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

4. Menentukan luas suatu segitiga

Luas segitiga

Menejaskan konsep luas segitiga Menemukan beberapa rumus luas segitiga yang terkait dengan fungsi trigonometri Menentukan luas segitiga Menguraikan bentuk-bentuk antara lain: - sin ± ) - cos ± ) - tan ( ± Menerapkan rumus diatas pada penyelesaian soal Menemukan rumus sudut rangkap Menggunakan rumus trigonometri sudut rangkap dalam menyelesaikan soal-soal Menemukan identitas trigonometri, seperti: - sin2 x + cos2 x = 1

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

5

5. Menerapkan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut

Rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut

15

o Modul Trigonometri o Referensi lain yang relevan

6. Menyelesaikan persamaan trigonometri

Identitas dan persamaan trigonometri

- tan

sin α cos α

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

10

Menggunakan identitas trigonometri digunakan dalam menyederhanakan persamaan atau bentuk trigonomteri Menyelesaikan persamaan trigonometri

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 341 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA XI / 3 Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi, persamaan fungsi linier dan fungsi kuadrat D.27 37 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
o Modul Relasi dan Fungsi o Referensi lain yang relevan 5

KOMPETENSI DASAR
1. Mendeskripsikan perbedaan konsep relasi dan fungsi

INDIKATOR
Konsep relasi dan fungsi dibedakan dengan jelas Jenis-jenis fungsi diuraikan dan ditunjukkan contohnya Fungsi linier digambar grafiknya Fungsi linier ditentukan persamaannya jika diketahui koordinat titik atau gradien atau grafiknya. Fungsi invers ditentukan dari suatu fungsi linier

MATERI PEMBELAJARAN
Relasi dan Fungsi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Membedakan pengertian relasi dan fungsi Menentukan daerah asal (domain), daerah kawan (kodomain), dan daerah hasil (range) Menguraikan jenis-jenis fungsi (injektif, surjektif, bijektif) Membahas contoh fungsi linier Membuat grafik fungsi linier. Menentukan persamaan grafik fungsi leinear yang melalui dua titik, melalui satu titik dan gradien tertentu, dan jika diketahui grafiknya. Menemukan syarat hubungan dua grafik fungsi linier saling sejajar dan saling tegak lurus Menentukan invers fungsi linier dan grafiknya Membahas contoh fungsi kuadrat dan grafiknya. Menentukan titik potong grafik fungsi dengan sumbu koordinat, sumbu simetri dan nilai ekstrim suatu fungsi Menggambar grafik fungsi kuadrat

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

SUMBER BELAJAR

2. Menerapkan konsep fungsi linier

Fungsi Linier dan grafiknya Invers fungsi linier

7

3. Menggambar fungsi kuadrat

Fungsi kuadrat digambar grafiknya. Fungsi kuadrat ditentukan persamaannya

Fungsi kuadrat dan grafiknya

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

5

o Modul Relasi dan Fungsi o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 342 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
4. Menerapkan konsep fungsi kuadrat

INDIKATOR
Fungsi kuadrat digambar grafiknya melelui titik ekstrim dan titik potong pada sumbu koordinat Fungsi kuadrat diterapkan untuk menentukan nilai ekstrim Fungsi eksponen digambar grafiknya. Fungsi eksponen ditentukan persamaannya, jika diketahui grafiknya

MATERI PEMBELAJARAN
Fungsi kuadrat dan grafiknya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menentukan persamaan fungsi kuadrat jika diketahui grafik atau unsur-unsur lainnya Menentukan nilai ekstrim suatu fungsi kuadrat Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan fungsi kuadrat

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 8

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
o Modul Relasi dan Fungsi o Referensi lain yang relevan

5. Menerapkan konsep fungsi eksponen

Fungsi eksponen dan grafiknya

Membahas contoh fungsi eksponen dan grafiknya Menentukan grafik fungsi eksponen jika diketahui unsur-unsurnya Menentukan persamaan grafik fungsi eksponen Menerapkan konsep fungsi eksponen pada program keahlian Membahas contoh fungsi logaritma dan grafiknya Menentukan grafik fungsi logaritma Menentukan persamaan grafik fungsi logaritma Menerapkan konsep fungsi logaritma pada program keahlian Membahas contoh fungsi trigonometri dan grafiknya Menentukan grafik fungsi trigonometri Menentukan persamaan grafik fungsi trigonometri Menerapkan konsep fungsi trigonometri pada program keahlian

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

7

6. Menerapkan konsep fungsi logaritma

Fungsi logaritma dideskripsikan sesuai dengan ketentuan Fungsi logaritma diuraikan sifat-sifatnya Fungsi logaritma digambar grafiknya Fungsi trigonometri dideskripsikan sesuai dengan ketentuan Fungsi trigonometri digambar grafiknya

Fungsi logaritma dan grafiknya

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

5

7. Menerapkan konsep fungsi trigonometri

Fungsi trigonometri dan grafiknya

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

8

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 343 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA X/2 Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah D.28 35 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
Modul Barisan dan Deret Referensi lain yang relevan 10

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi pola, barisan dan deret bilangan

INDIKATOR
Pola bilangan, barisan, dan deret diidentifikasi berdasarkan ciri-cirinya Notasi Sigma digunakan untuk menyederhanakan suatu deret Nilai suku ke-n suatu barisan aritmatika ditentukan menggunakan rumus Jumlah n suku suatu deret aritmatika ditentukan dengan menggunakan rumus Nilai suku ke-n suatu barisan geometri ditentukan menggunakan rumus Jumlah n suku suatu deret geometri ditentukan dengan menggunakan rumus Jumlah suku tak hingga suatu deret geometri ditentukan dengan menggunakan rumus

MATERI PEMBELAJARAN
Pola bilangan, barisan, dan deret Notasi Sigma

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menunjukkan pola bilangan dari suatu barisan dan deret Membedakan pola bilangan, barisan, dan deret Menuliskan suatu deret dengan Notasi Sigma Menjelaskan barisan dan deret aritmatika Menentukan suku ke n suatu barisan aritmatika Menentukan jumlah n suku suatu deret aritmatika Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan deret aritmatika Menjelaskan barisan dan deret geometri Menentukan suku ke-n suatu barisan geometri Menentukan jumlah n suku suatu deret geometri Menjelaskan deret geometri tak hingga Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan deret geometri

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

SUMBER BELAJAR

2. Menerapkan konsep barisan dan deret aritmatika

Barisan dan deret aritmatika Suku ke n suatu barisan aritmatika Jumlah n suku suatu deret aritmatika

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

12

3. Menerapkan konsep barisan dan deret geometri

Barisan dan deret geometri Suku ke-n suatu barisan geometri Jumlah n suku suatu deret geometri Deret geometri tak hingga

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

13

Modul Barisan dan Deret Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 344 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA XI / 4 Menentukan kedudukan jarak, dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan bidang dalam ruang dimensi dua D.29 30 x 45 menit
MATERI PEMBELAJARAN Macam-macam satuan sudut Konversi satuan sudut ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengukur besar suatu sudut Menentukan macam-macam satuan sudut Mengkonversi satuan sudut PENILAIAN TM Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 5 PS PI SUMBER BELAJAR o Modul Geometri Dimensi Dua o Referensi lain yang relevan

KOMPETENSI DASAR 1. Mengidentifikasi sudut

INDIKATOR Satuan sudut dalam derajat dikonversi kesatuan sudut dalam radian atau sebaliknya sesuai prosedur. Suatu bangun datar dihitung kelilingnya Daerah suatu bangun datar dihitung luasnya Bangun datar tak beraturan dihitung luasnya

2. Menentukan keliling bangun datar dan luas daerah bangun datar

Keliling bangun datar Luas daerah bangun datar Penerapan konsep keliling dan luas.

3. Menerapkan transformasi bangun datar

Transformasi bangun datar didiskripsikan menurut jenisnya Transformasi bangun datar digunakan untuk menyelesaikan permasalahan program keahlian

Jenis-jenis transformasi bangun datar Penerapan transformasi bangun datar

Menghitung keliling dan luas bidang datar sesuai dengan rumusannya Perhitungan keliling segi tiga, segi empat dan lingkaran Perhitungan luas segi tiga, segi empat dan lingkaran Perhitungan luas daerah bangun datar tidak beraturan dengan menggunakan metode koordinat, trapesium. Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan luas dan keliling bangun datar Jenis-jenis transformasi bangun datar - Translasi - Refleksi - Rotasi - Dilatasi Penerapan transformasi bangun datar

10

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

15

o Modul Geometri Dimensi Dua o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 345 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA XI / 4 Menentukan kedudukan jarak, dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan bidang dalam ruang dimensi tiga D.30 35 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
o Modul Geometri Dimensi Tiga o Referensi lain yang relevan 8

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi bangun ruang dan unsur-unsurnya

INDIKATOR
Unsur-unsur bangun ruang diidentifikasi berdasar ciri-cirinya. Jaring-jaring bangun ruang digambar pada bidang datar.

MATERI PEMBELAJARAN
Bangun ruang dan unsur-unsurnya Jaring-jaring bangun ruang

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengidentifikasi berbagai bangun ruang (kubus, balok, prisma, tabung, kerucut, limas, bola) Mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang Menggambar jaring-jaring bangun ruang

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

SUMBER BELAJAR

2. Menghitung luas permukaan bangun ruang

Luas permukaan bangun ruang dihitung dengan cermat.

Permukaan bangun ruang dihitung luasnya

Mengidentifikasi bentuk permukaan bangun ruang (kubus, balok, prisma, tabung, kerucut, limas, bola) Menghitung luas permukaan bangun ruang Menerapkan konsep luas permukaan bangun ruang pada program keahlian

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

7

3. Menerapkan konsep volum bangun ruang

Volum bangun ruang dihitung dengan cermat.

Volum bangun ruang

Menemukan rumus volum bangun ruang (kubus, balok, prisma, tabung, kerucut, limas, bola) Menghitung volum bangun ruang Menerapkan konsep volum bangun ruang pada proram keahlian

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

8

o Modul Geometri Dimensi Tiga o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 346 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
4. Menentukan hubungan antara unsur-unsur dalam bangun ruang

INDIKATOR
Jarak antar unsur dalam ruang dihitung sesuai ketentuan Besar sudut antar unsur dalam ruang dihitung sesuai ketentuan

MATERI PEMBELAJARAN
Hubungan antar unsur dalam bangun ruang

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menghitung jarak antara titik dan titik Menghitung jarak antara titik dan garis Menghitung jarak antara titik dan bidang Menghitung jarak antara garis dan garis Menghitung jarak antara garis dan bidang Menghitung jarak antara bidang dan bidang Menghitung besar sudut antara garis dan garis Menghitung besar sudut antara garis dan bidang Menghitung besar sudut antara bidang dan bidang

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 12

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 347 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA XI / 4 Menerapkan konsep vektor dalam pemecahan masalah D.31 30 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
o Modul Vektor o Referensi lain yang relevan 13

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan konsep vektor pada bidang datar

INDIKATOR
Konsep vektor dan ruang lingkup vektor dideskripsikan menurut ciri-cirinya Operasi pada vektor diselesaikan dengan rumus yang sesuai

MATERI PEMBELAJARAN
Vektor pada bidang datar Operasi Vektor

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian Vektor pada bidang datar Membahas ruang lingkup vektor: - Modulus (besar) vektor - Vektor posisi - Kesamaan dua vektor - Vektor negatif - Vektor nol - Vektor satuan Menyelesaikan operasi pada Vektor - Penjumlahan vektor - Pengurangan dua vektor - Perkalian vektor dengan skalar - Perkalian skalar dua vektor Menerapkan konsep vektor pada bidang datar dalam program keahlian

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 348 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2. Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang

INDIKATOR
Konsep vektor dan ruang lingkup vektor dideskripsikan menurut ciri-cirinya Operasi pada vektor diselesaikan dengan rumus yang sesuai

MATERI PEMBELAJARAN
Vektor pada bangun ruang Operasi Vektor

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian Vektor pada bangun ruang Membahas ruang lingkup vektor: - Modulus (besar) vektor - Vektor posisi - Kesamaan dua vektor - Vektor negatif - Vektor nol - Vektor satuan Menyelesaikan operasi pada Vektor - Penjumlahan vektor - Pengurangan dua vektor - Perkalian vektor dengan skalar - Perkalian skalar dua vektor Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang dalam program keahlian

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 17

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
o Modul Vektor o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 349 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA XII / 6 Memecahkan masalah dengan konsep teori peluang D.32 16 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
o Modul Teori Peluang o Referensi lain yang relevan 8

KOMPETENSI DASAR
1. Mendeskripsikan kaidah pencacahan, permutasi dan kombinasi

INDIKATOR
Kaidah pencacahan, permutasi dan kombinasi digunakan dalam menentukan banyaknya cara menyelesaikan suatu masalah

MATERI PEMBELAJARAN
Kaidah pencacahan permutasi dan kombinasi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian kaidah pencacahan, faktorial, permutasi, dan kombinasi Menentukan banyaknya cara meyelesaikan masalah dg kaidah pencacahan, permutasi, dan kombinasi Menyelesaikan masalah dengan menggunakan kaidah pencacahan, permutasi, dan kombinasi Menjelaskan pengertian kejadian, peluang, kepastian dan kemustahilan Menghitung frekuensi harapan suatu kejadian Menghitung peluang suatu kejadian Menghitung peluang kejadian saling lepas Menghitung peluang kejadian saling bebas Menerapkan konsep peluang dalam menyelesaikan masalah program keahlian

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

SUMBER BELAJAR

2. Menghitung peluang suatu kejadian

Peluang suatu kejadian dihitung dengan menggunakan rumus

Peluang suatu kejadian

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

8

o Modul Teori Peluang o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 350 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA XII / 6 Menerapkan aturan konsep statistika dalam pemecahan masalah D.33 44 × 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Menjelaskan pengertian dan kegunaan statistika Membedakan pengertian populasi dan sampel Menyebutkan macam-macam data dan memberi contohnya Menjelaskan jenis-jenis tabel Menjelaskan macam-macam diagram (batang, lingkaran, garis, gambar), histogram, poligon frekuensi, kurva ogive Mengumpulkan dan mengolah data serta menyajikannya dalam bentuk tabel dan diagram Menghitung mean data tunggal dan data kelompok Menghitung median data tunggal dan data kelompok Menghitung modus data tunggal dan data kelompok Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 6

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi pengerti-an statistik, statistika, populasi dan sampel

INDIKATOR
Statistik dan statistika dibedakan sesuai dengan definisinya. Populasi dan sample dibedakan berdasarkan karakteristiknya. Data disajikan dalam bentuk tabel Data disajikan dalam bentuk diagram

MATERI PEMBELAJARAN
Pengertian statistik dan statistika. Pengertian populasi dan sampel Macam-macam data

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Modul Statistika Referensi lain yang relevan

2. Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram

Tabel dan diagram

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

10

3. Menentukan ukuran pemusatan data

Mean, median dan modus dibedakan sesuai dengan pengertiannya Mean, median dan modus dihitung sesuai dengan data tunggal dan data kelompok

Mean Median Modus

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

14

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 351 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
4. Menentukan ukuran penyebaran data

INDIKATOR
Jangkauan, simpangan rata-rata, simpangan baku, jangkauan semi interkuartil, dan jangkauan persentil ditentukan dari suatu data. Nilai standar (Z-score) ditentukan dari suatu data Koefisien variasi ditentukan dari suatu data

MATERI PEMBELAJARAN
Jangkauan Simpangan rata-rata Simpangan baku Jangkauan semi interkuartil Jangkauan persentil Nilai standar (Zscore) Koefisien variasi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menyajikan data tunggal dan data kelompok Menentukan : Jangkauan, Simpangan rata-rata, Simpangan baku, Kuartil, Jangkauan semi interkuartil Desil, Persentil, dan jangkauan persentil dari data yang disajikan Menentukan nilai standar (Z-score) dari suatu data yang diberikan Menentukan koefisien variasi dari suatu data yang diberikan

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 14

ALOKASI WAKTU PS PI
• •

SUMBER BELAJAR
Modul Statistika Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 352 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA XII / 5 Menerapkan konsep irisan kerucut dalam memecahkan masalah D.34 24 × 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Menggambar irisan kerucut Mendeskripsikan unsur-unsur lingkaran Menentukan persamaan lingkaran Menentukan persamaan garis singgung sekutu dua lingkaran Melukis garis singgung sekutu dua lingkaran Menentukanan panjang garis singgung sekutu dua lingkaran Menerapkan konsep ling-karan dalam menyelesaikan masalah program keahlian Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 4

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan konsep Lingkaran

INDIKATOR
Unsur-unsur lingkaran dideskripsikan sesuai ciri-cirinya Persamaan lingkaran ditentukan berdasarkan unsur-unsur yang diketahui Garis singgung lingkaran dilukis dengan benar Panjang garis singgung lingkaran dihitung dengan benar

MATERI PEMBELAJARAN
Lingkaran dan unsur-unsurnya Persamaan dan garis singgung lingkaran

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
o Modul Irisan Kerucut o Referensi lain yang relevan

2. Menerapkan konsep parabola

Unsur-unsur parabola dideskripsikan sesuai ciri-cirinya Persamaan parabola ditentukan berdasarkan unsur-unsur yang diketahui Grafik parabola dilukis dengan benar

Parabola dan unsurunsurnya Persamaan parabola dan grafiknya

Menjelaskan pengertian parabola dan bentuknya Menentukan unsur-unsur parabola: - Direktriks - Koordinat titik puncak - Koordinat titik fokus - Persamaan sumbu Menentukan persamaan parabola Melukis grafik persamaan parabola Menerapkan konsep para-bola dalam menyelesaikan masalah program keahlian

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

6

o Modul Irisan Kerucut o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 353 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3. Menerapkan konsep elips

INDIKATOR
Unsur-unsur elips dideskripsikan sesuai ciricirinya Persamaan elips ditentukan berdasarkan unsur-unsur yang diketahui Grafik elips dilukis dengan benar

MATERI PEMBELAJARAN
Elips dan unsurunsurnya Persamaan Elips dan grafiknya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian Elips dan bentuknya Menentukan unsur-unsur elips: - Koordinat titik puncak - Koordinat titik pusat - Koordinat fokus - Sumbu mayor dan sumbu minor Menentukan persamaan elips Melukis grafik persamaan elips Menerapkan konsep elips dalam menyelesaikan masalah program keahlian Menjelaskan pengertian hiperbola dan bentuknya Menentukan unsur-unsur hiperbola : - Titik Pusat - Titik puncak - Titik fokus - Asimtot - Sumbu mayor - Sumbu minor Menentukan persamaan hiperbola Melukis grafik/sketsa parabola Menerapkan konsep hiper-bola dalam menyelesaikan masalah program keahlian

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 6

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

4. Menerapkan konsep hiperbola

Unsur-unsur hiperbola dideskripsikan sesuai ciri-cirinya Persamaan hiperbola ditentukan berdasarkan unsur-unsur yang diketahui Grafik/sketsa hiperbola dilukis dengan benar

Hiperbola dan unsurunsurnya Persamaan hiperbola dan grafik/sketsanya.

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

8

o Modul Irisan Kerucut o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 354 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA XII / 5 Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah D.35 24 × 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Mendiskusikan arti limit fungsi di satu titik melalui perhitungan nilai-nilai disekitar titik tersebut Mendiskusikan arti limit fungsi di tak hingga melalui perhitungan nilai-nilai disekitar titik tersebut Melakukan kajian pustaka tentang definisi eksak limit fungsi Menentukan sifat-sifat limit fungsi. Menghitung limit fungsi aljabar dan trigonometri dengan menggunakan sifatsifat limit. Melakukan perhitungan limit dengan manipulasi aljabar Mengenal macam-macam bentuk tak tentu Menghitung nilai limit tak tentu. Menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri dengan menggunakan sifat-sifat limit fungsi Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 4

KOMPETENSI DASAR
1. Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga

INDIKATOR
Arti limit fungsi di satu titik dijelaskan melalui perhitungan nilai-nilai disekitar titik tersebut Arti limit fungsi di tak hingga dijelaskan melalui grafik dan perhitungan. Sifat-sifat limit digunakan dalam menghitung nilai limit Bentuk tak tentu dari limit fungsi ditentukan nilainya Limit fungsi aljabar dan trigonometri dihitung dengan menggunakan sifat-sifat limit

MATERI PEMBELAJARAN
Pengertian Limit Fungsi

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
o Modul Limit Fungsi o Modul Turunan o Referensi lain yang relevan

2. Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri

Sifat Limit Fungsi Bentuk Tak Tentu

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

4

o Modul Limit Fungsi o Modul Turunan o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 355 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3. Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi

INDIKATOR
Arti fisis (sebagai laju perubahan) dan arti geometri dari turunan dijelaskan konsepnya Turunan fungsi yang sederhana dihitung dengan menggunakan definisi turunan Turunan fungsi dijelaskan sifat-sifatnya Turunan fungsi aljabar dan trigonometri ditentukan dengan menggunakan sifat-sifat turunan Turunan fungsi komposisi ditentukan dengan menggunakan aturan rantai. Fungsi monoton naik dan turun ditentukan dengan menggunakan konsep turunan pertama Sketsa grafik fungsi dinggambar dengan menggunakan sifat-sifat turunan Titik ekstrim grafik fungsi ditentukan koordinatnya Garis singgung sebuah fungsi ditentukan persamaannya

MATERI PEMBELAJARAN
Turunan Fungsi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengenal konsep laju perubahan nilai fungsi dan gambaran geometrisnya Dengan menggunakan konsep limit merumuskan pengertian turunan fungsi. Dengan menggunakan aturan turunan menghitung turunan fungsi aljabar. Menurunkan sifat-sifat turunan dengan menggunakani sifat lmit Menentukan berbagai turunan fungsi aljabar dan trigonometri Menentukan turunan fungsi dengan menggunakan aturan rantai Melakukan latihan soal tentang turunan fungsi

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 4

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

4. Menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah

Karakteristik Grafik Fungsi Berdasar Turunannya

Mengenal secara geometris tentang fungsi naik dan turun Mengidentifikasi fungsi naik atau fungsi turun menggunakan aturan turunan. Menggambar sketsa grafik fungsi dengan menentukan perpotongan sumbu koordinat, titik stasioner dan kemonotonannya Menentukan titik stasioner suatu fungsi beserta jenis ekstrimnya Menentukan persamaan garis singgung fungsi.

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

6

o Modul Limit Fungsi o Modul Turunan o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 356 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
5. Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi dan penafsirannya

INDIKATOR
Masalah-masalah yang bisa diselesaikan dengan konsep ekstrim fungsi disusun model matematikanya Model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi ditentukan penyelesaiannya

MATERI PEMBELAJARAN
Model matematika Ekstrim Fungsi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menentukan variabel-variabel (x dan y) dari masalah ekstrim fungsi Menyatakan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari dibentuk ke dalam model matematika Menentukan penyelesaian model matematika dengan menggunakan konsep ekstrim fungsi.

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 6

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 357 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : STANDAR KOMPETENSI : KODE : ALOKASI WAKTU :

SMK Negeri 4 Malang MATEMATIKA XII / 5 Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah D.36 28 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
o Modul Integral o Referensi lain yang relevan 4

KOMPETENSI DASAR
1. Memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu

INDIKATOR
Fungsi aljabar dan trigonometri ditentukan integral tak tentunya Fungsi aljabar dan trigonometri ditentukan integral tentu-nya lMenyelesaikan masalah yang melibatkan integral tentu dan tak tentu

MATERI PEMBELAJARAN
Integral Tak tentu Integral Tentu

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengenal integral tak tentu sebagai anti turunan Menentukan integral tak tentu dari fungsi sederhana Merumuskan integral tak tentu dari fungsi aljabar dan trigonometri Merumuskan sifat-sifat integral tak tentu Mengenal integral tentu sebagai luas daerah dibawah kurva Mendiskusikan teorema dasar kalkulus Merumuskan sifat integral tentu Menyelesaikan masalah aplikasi integral tak tentu dan integral tentu Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara substitusi Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara parsial Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara substitusi trigonometri Menggunakan teknik pengintegralan untuk menyelesaikan masalah.

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

SUMBER BELAJAR

2. Menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhanai

Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara substitusi Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara parsial Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara substitusi trigonometri

Teknik Pengintegralan: o Substitusi o Parsial o Substitusi Trigonometri

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

12

o Modul Integral o Referensi lain yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 358 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3. Menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volum benda putar

INDIKATOR
Daerah yang dibatasi oleh kurva dan/atau sumbu-sumbu koordinat dihitung luasnya menggunakan integral. Volume benda putar dihitung dengan menggunakan integral.

MATERI PEMBELAJARAN
Luas Daerah Volume Benda Putar

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menggambar grafik-grafik fungsi dan menentukan perpotongan grafik fungsi sebagai batas integrasi. Menentukan luas daerah dibawah kurva dengan menggunakan integral Menyelesaikan soal yang berkaitan dengan luas daerah di bawah kurva Mendiskusikan cara menentukan volume benda putar (menggambar daerahnya, batas integrasi) Menghitung volum benda putar dengan menggunakan integral

PENILAIAN TM
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 12

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 359 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : SMK Negeri 4 Malang : ILMU PENGETAHUAN ALAM : X/ 1 dan 2 : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan :1 : 64 x 45 Menit MATERI PEMBELAJARAN
Metode ilmiah Perumusan masalah Perumusan hipotesis Perancangan penelitian - Pelaksanaan penelitian - Pelaporan penelitian

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik

INDIKATOR
- Langkah-langkah metode ilmiah diijelaskan dan masing-masing diberikan contohnya - Gejala-gejala alam biotik di lingkungan sekitar diidentifikasi secara cermat dan masalah yang ditemukan dirumuskan dengan jelas. - Hipotesis disusun sebagai solusi terhadap masalah yang telah dirumuskan. Rumusan hipotesis memperlihatkan hubungan antar variabel. - Rencana penelitian disusun dengan varibel-variabel (manipulasi, respon, dan kontrol) yang akan diukur, prosedur, cara pengumpulan data dan mengolah data diuraikan dengan jelas. - Variabel-variabel penelitian diperlakukan dan diukur dengan teliti/akurat, diolah serta simpulan yang dibuat sesuai dengan data. - Laporan penelitian ditulis, dikomunikasikan dan hasilnya dipertahankan dengan argumentasi yang sesuai.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Mendiskusikan metode ilmiah, diidentifikasi langkah-langkah ilmiah dan contohnya - Melakukan pengamatan gejala alam biotik di lingkungan sekitar (perilaku maupun keadaan hewan, tumbuhan, dan mikroorgamisme baik pada individu maupun dampak dari perilaku individu itu. Misalnya, luruhnya bunga sebelum waktunya pada tanaman tertentu, hilangnya populasi katak di suatu kawasan, dsb). - Diskusi kelompok untuk: merumuskan masalah dari temuan gejala alam biotik di lingkungan sekitar sebagai isyu yang perlu dibahas selanjutnya; melengkapi informasi, baik dengan melakukan penga-matan yang lebih cermat di lokasi sesuai dengan masalah yang dirumuskan, ataupun studi pustaka di perpustakaan/ intenet; Informasi itu selanjutnya digunakan untuk membuat hipotesis; menyusun rencana penelitian. - Melakukan penelitian sesuai dengan rencana yang disusun. - Mengkomunikasikan hasil penelitian.

PENILAIAN
- Observasi kinerja - Produk - Tes tertulis 8

ALOKASI WAKTU
TM PS 24 PI

SUMBER BELAJAR
- Lingkungan - Buku sumber

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 360 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik

INDIKATOR
- Gejala alam yang terjadi dilingkungan sekitar diidentifikasi dengan benar. (contoh: peristiwa siang & malam, pelangi, tsunami, gempa, bencana, dll) - Faktor-faktor terjadinya gempa dijelaskan dengan benar. - Faktor-aktor terjadinya bencana alam tsunami dijelaskan dengan benar. - Pengetahuan tentang antisipasi akibat dari bencana alam diidentifikasi dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
- Rotasi bumi dan peristiwa siang dan malam - Gempa bumi sebagai bentuk gejala alam - Tsunami sebagai bentuk gejala alam - Antisipasi bencana alam

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Melakukan diskusi untuk membahas proses-proses fisika yang terjadi dalam peristiwa rotasi bumi dan pengaruhnya terhadap kehidupan. - Membaca literatur dan sumber belajar (misalnya koran) tentang peristiwa gempa bumi. - Melakukan Kunjungan/ observasi ke BMG - Melakukan diskusi tentang faktorfaktor yang menyebabkan terjadinya gempa bumi. - Melihat tayangan dan membaca literatur (misalnya koran) tentang peristiwa tsunami. - Melakukan diskusi tentang faktorfaktor yang menyebabkan terjadinya tsunami. - Membuat daftar langkah penyelamatan yang harus dilakukan apa bila pada saat terjadinya bencana gempa dan tsunami. - Melakukan simulasi penyelamatan saat terjadinya gempa dan tsunami.

PENILAIAN
- Observasi/ pengamatan - Tugas kelompok

ALOKASI WAKTU
TM 3 PS 5 (10) PI

SUMBER BELAJAR
- Lingkungan - Buku sumber

2

6 (12)

5

2

9 (18)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 361 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : ILMU PENGETAHUAN ALAM : XI/ 1 dan 2 : Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan lingkungannya :2 : 64 x 45 Menit
ALOKASI WAKTU SUMBER BELAJAR Buku yang Relevan

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR - Pengertian limbah sebagai buangan hasil akibat aktivitas manusia yang akan mengganggu kesetimbangan alam jika jumlahnya melebihi nilai ambang batas - diseskripsikan dengan benar. - Macam-macam limbah diidentifikasi berdasarkan sumber yang ada di lingkungan. - Pengelompokan limbah berdasarkan jenis senyawa dan wujudnya dilakukan dengan benar. - Jenis limbah yang dapat dimanfaatkan tanpa daur ulang dan dengan daur ulang didata dan dipilah dengan benar. - Jenis-jenis polusi dan polutan didentifikasi berdasarkan keberadaan dan jenis lingkungan kerja. - Pengelompokan polutan berdasarkan jenis senyawa, wujud, dan sifatnya dilakukan dengan benar. - Jenis polutan di lingkungan kerja yang dapat dimanfaatkan tanpa daur ulang dan dengan daur ulang didata dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN Limbah dan Jenisnnya

KEGIATAN PEMBELAJARAN - Diskusi dan informasi tentang pengertian limbah di lingkungan - Mengelompokkan limbah organik dan anorganik berdasarkan jenis senyawanya, wujud, dan sumbernya. - Mendata dan memilah jenis limbah yang dapat dimanfaatkan tanpa daur ulang dan dengan daur ulang. - Diskusi tentang hasil kegiatan.

PENILAIAN TM PS PI - Tes tertulis - PENILAIAN proses - Tugas 4

2. 1 Mengidentifikasi jenis limbah

2. 2 Mengidentifikasi jenis polusi pada lingkungan kerja

Polusi di Lingkungan Kerja

- Membuat karya ilmiah tentang jenis polusi, jenis polutan di lingkungan kerja berdasarkan hasil pengamatan lingkungan kerja. - Diskusi dan informasi tentang jenis-jenis polutan yang terdapat di udara, air, dan tanah pada lingkungan kerja.

- Tes tertulis. - Tugas

4

6 (24)

Lingkungan Kerja

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 362 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR - Pengaruh dampak polusi terhadap penurunan kualitas hidup manusia dideskripsikan dengan benar. - Dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungannya dihubungkan dengan fakta-fakta yang ada di lingkungan. - Pemilihan metode penanganan limbah sesuai dengan sifat dan wujud limbahnya dilakukan dengan benar. - Pembuatan kompos dari limbah padat industri berbahan baku / pasar/ rumah tangga dilakukan dengan baik. - Pedaurulangan kertas dilakukan dengan baik. - Pembuatan model penanganan limbah berdasarkan hasil studi di lingkungan kerja dilakukan dengan baik. MATERI PEMBELAJARAN Dampak Polusi Terhadap Kesehatan Manusia dan Lingkungan KEGIATAN PEMBELAJARAN - Membuat karya ilmiah tentang dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan melalui pengkajian literatur. - Diskusi dan informasi tentang dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. - Membuat karya ilmiah tentang cara penanganan limbah melalui pengkajian literatur dan kunjungan ke industri yang memiliki instalasi pengolahan limbah. - Melakukan studi literatur untuk mencari cara membuat kompos dan kertas daur ulang. - Praktik membuat kompos dari limbah alami. - Praktik membuat kertas daur ulang. - Membuat model penanganan limbah berdasarkan hasil studi di industri. - Diskusi dan informasi tentang penanganan limbah, pembuatan kompos, pembuatan kertas daur ulang, dan model penenganan limbah PENILAIAN TM 2. 3 Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan - Tugas 2 PS 5 (10) PI

SUMBER BELAJAR Buku atau Media Lain yang Relevan

2. 4 Mendeskripsikan caracara menangani limbah

Cara-Cara Penanganan Limbah

- Tugas - PENILAIAN proses.

2

5 (10)

10 (40)

- Buku atau Media Lain yang Relevan - Lingkungan Kerja

6 (12) 6 (12) 6 (12) 14 (28)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 363 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : ILMU PENGETAHUAN ALAM : XII/ 1 dan 2

STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal KODE KOMPETENSI :3 ALOKASI WAKTU : 64
ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM - Mengamati lingkungan sekolah secara berkelompok. - Mencatat makhluk hidup dan tak hidup yang ada di lingkungan sekolah. - Mengelompokkan makhluk hidup dan tak hidup dari hasil pengamatan. - Diskusi dan tanya jawab tentang pengertian lingkungan dan komponen penyusunnya. - Menunjukkan komponen lingkungan biotik dan abiotik dari hasil pengamatan kelompok. - Mendefinisikan pengertian komponen biotik dan abiotik serta menyebutkan contohnya. - Melakukan kajian pustaka untuk membedakan istilah-istilah habitat, populasi, komunitas, ekosistem, biosfer. - Mengidentifikasi hubungan proses makan dan dimakan dalam rantai makanan dan jaring-jaring makanan dengan menggunakan gambar. - Disajikan suatu kasus misalnya mewabahnya hama tikus. Menganalisis bagaimana pemecahan masalah tersebut dengan menggunakan konsep rantai makanan. - Diskusi dan tanya jawab tentang fungsi, dan interaksi antar komponen biotik. - Membandingkan Interaksi antar komponen biotik dalam bentuk mutualisme, komensalisme, dan parasitisme dengan kegiatan penelitian di lapangan, atau - Observasi/ pengamatan - Laporan praktikum - Test sikap terhadap pengelolaan lingkungan 1 PS 3 PI

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN - KomponenKomponen Ekosistem - Interaksi komponenkomponen ekosistem - Jaring-Jaring Makanan dan Rantairantai makanan - Bentuk interaksi antar komponen biotik - Peran komponen biotik dan abiotik dalam kehidupan

SUMBER BELAJAR - Buku pelajaran - Referensi lain. - Lingkungan sekolah - Alat&Bahan Praktik

3.1 Mengidentifikasi komponen ekosistem

- Komponen-komponen ekosistem diidentifikasi berdasarkan lingkungan sekitar - Komponen biotik dan abiotik diidentifikasi berdasarkan fungsinya. - Jaring-jaring makanan dalam ekosistem diidentifikasi berdasarkan rantai makanan - Mengatasi masalah lingkungan dengan menggunakan konsep rantai maka nan - Interaksi antar komponen biotik dalam bentuk mutualisme, komensalisme, dan parasitisme diidentifikasi melalui kegiatan penelitian di lapangan. - Peran komponen biotik dan abiotik dijelaskan berdasarkan data hasil praktikum.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 364 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM berdasarkan studi literatur. - Melakukan praktikum tentang peran komponen biotik dan abiotik dalam kehidupan, misalkan praktikum pengaruh intensitas cahaya terhadap pertumbuhan biji kacang merah. - Mengaplikasikan pemahaman tentang fungsi komponen biotik dan abiotik dalam kehidupan dengan cara membersihkan lingkungan dan menanam pohon-pohonan di sekolah. - Iur pedapat tentang permasalahan lingkungan yang terdapat dalam skala lokal, regional, nasional dan global - Menunjukkan komponen biotik yang ada di lingkungan sekolah. - Melakukan kegiatan penelitian tentang Saling ketergantungan antar komponen biotik dan abiotik - Diskusi kelompok tentang hasil kegiatan penelitian. - Presentasi hasil diskusi kelompok. - Mendiskusikan dampak over eksploitasi ekosistem terhadap kualitas lingkungan dan kualitas hidup masyarakat sekitar. - Tanya jawab hal-hal yang belum dipahami siswa. PS PI

SUMBER BELAJAR

3.2 Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan

- Kondisi lingkungan hidup dijelaskan pada tingkat lokal, regional, nasional dan global - Saling ketergantungan antar komponen biotik dan abiotik dijelaskan berdasarkan hasil percobaan - Bahaya over eksploitasi ekosistem dijelaskan berdasarkan dampaknya.

- Saling Ketergantungan - Dampak Over eksploitasi Ekosistem

- Observasi/ pengamatan - Laporan praktikum

1

3

- Buku pelajaran - Referensi lain. - Lingkungan sekolah - Alat&Bahan Praktik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 365 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN - AMDAL - Kebijakan Lingkungan di Indonesia - Dampak kegiatan pembangunan dan pengelolaannya - Metode Identifikasi Prakiraan dan Evaluasi Dampak

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM - Mendiskusikan kualitas lingkungan di berbagai daerah ditinjau dari kenyaman hidup masyarakat sekitar. - Membahas informasi kebijakan dan regulasi pengelolaan lingkungan di Indonesia. - Mendiskusikan tujuan, prosedur, dan rekomendasi yang ingin dicapai dengan adanya AMDAL sebelum melakukan pembangunan. - Melaksanaan praktik simulasi analisis mengenai dampak lingkungan pada suatu areal dengan karakteristik tertentu. - Mengobservasi langsung daerah yang telah dan sedang dibangun dan mempelajari hasil AMDALnya. - Mendiskusikan petingnya AMDAL dilaukan secara obyektif, profesional, dan cermat agar memperoleh rekomendasi yang sesuai dengan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. • Observasi/ pengamatan • Laporan praktikum 1 PS 3 PI

SUMBER BELAJAR - Buku pelajaran - Referensi lain. - Lingkungan sekolah - Alat&Bahan Praktik

3.3 Mendeskripsikan AMDAL

- Pengertian AMDAL dideskripsikan berdasarkan lingkup suatu kegiatan - Kebijaksanaan Lingkungan di Indonesia dijelaskan dalam hubungannya dengan kegiatan pembangunan - Dampak kegiatan pembangunan dan pengelolaannya dijelaskan secara tepat - Metode Identifikasi Prakiraan dan Evaluasi Dampak dijelaskan dengan tepat - Prosedur pelaksanaan pengambilan data AMDAL dilakukan dengan benar - Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan AMDAL diidentifiksi berdasarkan praktik di lapangan.

Keterangan: TM : Tatap Muka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktIk di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktek di Industri (4 jam praktIk di Du/Di setara dengan 1 jam tatap muka)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 366 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR 1.1 Menguasai konsep besaran dan satuannya

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang FISIKA X/1 Mengukur besaran dan menerapkan satuannya 1 10 x 45 menit
ALOKASI WAKTU MATERI PEMBELAJARAN • Besaran pokok dan besaran turunan SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet • Penggaris, • Jangka sorong • Mikrometer skrup • AVO meter • Jam henti • Termometer • Neraca • Benda yang diukur • Buku pelajaran • LKS

INDIKATOR • Besaran pokok dan besaran turunan dibandingkan • Satuan besaran pokok diterapkan dalam Sistem Internasional • Instrumen disiapkan secara tepat serta pengukuran dilakukan dengan benar berkaitan dengan besaran pokok panjang, massa, waktu, dengan mempertimbangkan aspek ketepatan (akurasi), kesalahan matematis yang memerlukan kalibrasi, ketelitian (presisi) dan kepekaan (sensitivitas) • Nilai yang ditunjukkan alat ukur dibaca secara tepat, serta hasil pengukuran ditulis sesuai aturan penulisan angka penting disertai ketidakpastiannya (batas ketelitian alat)

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Berdiskusi tentang 7 besaran pokok dan satuannya • Berdiskusi tentang cara memperoleh besaran turunan dari besaran pokok • Membaca literatur tentang pengukuran • Mengamati dan mempelajari alat-alat ukur (massa, panjang, waktu, suhu, kuat arus listrik) • Menyiapkan bahan yang ada disekitar siswa (tali, silinder, kertas karton, kertas HVS, balok kayu dan lain-lain) • Mengukur dan mencatat hasil pengukuran • Mengolah dan menyajikan data hasil pengukuran dalam bentuk grafik

PENILAIAN • Tes tertulis • Tes lisan

TM 4

PS -

PI -

1.2 Menggunakan alat ukur yang tepat untuk mengukur suatu besaran fisis

• Pengukuran dan alat ukur

• Observasi/ pengamata n • Laporan prakti kum

2

4 (8)

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 367 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR dengan tepat. • Angka penting didefinisikan dan diterapkan dalam pengukuran. • Pengertian tentang kesalahan sistematik dan acak dijelaskan serta diberikan contohnya • Kesalahan sistematik dihitung dalam pengukuran • Data hasil pengukuran diolah dan disajikan dalam bentuk grafik dan dibuat kesimpulan tentang besaran fisis yang diukur berdasarkan hasil yang telah disajikan dalam bentuk grafik MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 368 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR 2.1 Menguasai konsep gerak dan gaya • •

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang FISIKA X/1 Menerapkan hukum gerak dan gaya 2 28 x 45 menit
ALOKASI WAKTU MATERI PEMBELAJARAN • Gerak dan Gaya • • • SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Internet

INDIKATOR Konsep gerak dianalisis Dibuat pola hubungan antara jarak dan perpindahan Antara kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat dibedakan Hukum I, II, III Newton dibuktikan melalui percobaan dan contoh kasus di dalam kehidupan sehari-hari Perpaduan gayagaya dideskripsikan dengan cara membuat skema Penjumlahan gayagaya dihitung melalui persamaan matematis Konsep berat sebagai pengaruh dari medan gravitasi bumi dianalisis Melalui diagram fenomena aksi reaksi dianalisis

KEGIATAN PEMBELAJARAN Mendemonstrasikan tentang macam-macam gerak Berdiskusi tentang pola hubungan jarak, perpindahan, dan kecepatan Mengungkapkan bahwa kecepatan sesaat merupakan bagian dari kecepatan pada selang waktu yang singkat Membaca literatur serta berdiskusi tentang hukum I, II, dan III Newton Melakukan percobaan kereta dinamika dan percobaan lainnya tentang hukum Newton. Menyimpulkan karakteristik GLB dan GLBB melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait Berdiskusi tentang penurunan hukum Kepller dengan menggunakan hukum II Newton.

PENILAIAN • Kuis • Tugas kelompok • Ulangan harian

TM 4

PS -

PI -

2.2 Menguasai hukum Newton

Hukum Newton tentang gerak

• •

• Kuis • Tugas kelompok • Laporan Prakti kum

2

4 (8)

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Internet • Ticker timer • Landasan • Gunting • Kereta luncur • Jam henti

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 369 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR • INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR

Hukum-hukum Kepller untuk gerak planet dianalisis berdasarkan hukum Newton Arti fisis dari GLB, GLBB didemontrasikan Besaran-besaran FISIKA dalam GLB dan GLBB disintesis dalam bentuk persamaan dan digunakan dalam pemecahan masalah Gerak melingkar beraturan dirumuskan secara kuantitatif. Pengertian percepatan Sentripetal dideskripsikan dan diaplikasikan dalam kehidupan seharihari Contoh gerak melingkar beraturan dan berubah beraturan dideskripsikan kan dalam kehidupan sehari-hari Perumusan kuantitatif gerak melingkar berubah beraturan disintesis • Gerak lurus • • • Mengamati demonstrasi dan melakukan percobaan tentang GLB dan GLBB Berdiskusi tentang perumusan GLB dan GLBB Berdiskusi tentang pemecahan permasalahan GLB dan GLBB dengan menggunakan persamaan matematik Berdiskusi dalam merumuskan gerak melingkar beraturan secara kuantitatif. Berdisksi tentang pengertian percepatan sentripetal, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari Berdiskusi tentang contoh gerak melingkar beraturan dan berubah beraturan dalam kehidupan sehari-hari Merancang alat sentripetal Berdiskusi tentang perumusan kuantitatif gerak melingkar berubah beraturan dan menerapkannya dalam pemecahan masalah seharihari. • Kuis • Tugas kelompok 2 4 (8) • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Kit mekanika

2.3 Menghitung gerak lurus

• •

2.4 Menghitung gerak melingkar

• Gerak melingkar

• •

• Kuis • Observasi • Tugas kelompok

2

4 (8)

-

• •

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Alat sentripetal (Benang, dua buah bandul, paralon atau bollpoint, jam henti)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 370 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 2.5 Menghitung gaya gesek • INDIKATOR Adanya gaya gesekan yang terjadi di antara dua permukaan dibuktikan melalui percobaan dengan tingkat kekasaran permukaan yang berbeda Percobaan gerak benda pada bidang miring di bawah pengaruh gaya gesekan dirancang Besarnya gaya gesek dirumuskan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari MATERI PEMBELAJARAN • Gaya gesek • KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengamati perbedaan kecepatan gerak benda pada permukaan datar yang berbeda kekasarannya Mengamati perbedaan kecepatan gerak benda pada permukaan bidang miring yang berbeda kekasarannya Berdiskusi untuk merumuskan gaya gesek dan menggunakannya dalam perhitungan. PENILAIAN • Kuis • Observasi • Tugas kelompok TM 2 PS 4 (8) PI SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Alat Bidang miring • Bidang datar yang berbeda kekasaran nya • Benang, balok, jam henti

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 371 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang FISIKA X/1 Menerapkan gerak translasi, rotasi, dan keseimbangan benda tegar 3 18 x 45 menit
ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 3.1 Menguasai konsep gerak translasi dan rotasi. •

INDIKATOR Gerak translasi dan gerak rotasi dirumuskan secara kuantitatif Pengaruh torsi diformulasikan pada kasus pengaruh torsi pada benda dalam kaitannya dengan gerak rotasi benda tersebut Dibuat analogi hukum II Newton tentang gerak translasi dan gerak rotasi Momen inersia untuk berbagai bentuk benda tegar diformulasikan Hukum kekekalan momentum sudut pada gerak rotasi diformulasikan dan diterapkan

MATERI PEMBELAJARAN • Gerak translasi dan rotasi • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN Melakukan diskusi untuk merumuskan gerak translasi dan rotasi Melakukan percobaan dengan menggunakan kit mekanika untuk melihat pengaruh torsi terhadap gerak rotasi benda Berdiskusi untuk menemukan analogi hukum Newton tentang gerak translasi dan rotasi (gaya dan torsi, massa dan momen inersia, percepatan dan percepatan sudut, kecepatan dan kecepatan sudut) Mengamati demonstrasi dan melakukan percobaan untuk membuktikan adanya perbedaan momen inersia untuk berbagai bentuk benda Berdiskusi untuk merumuskan momen inersia berbagai bentuk benda (persegi, segi tiga, silinder, kerucut, dll) Berdiskusi untuk merumuskan hukum kekekalan momentum sudut pada gerak rotasi

PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Laporan prakti kum

TM 2

PS 3 (6)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Kit Mekanika

3.2.

Menguasai konsep keseimbangan benda tegar.

• Keseimbangan benda tegar

• Kuis • Observasi/ pengamatan • Laporan prakti kum

2

3 (6)

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Kit Mekanika

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 372 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN • KEGIATAN PEMBELAJARAN Menggunakan hukum kekekalan momentum sudut untuk memecahkan masalah sehari-hari Berdiskusi untuk merumuskan dinamika rotasi benda tegar Melakukan perhitungan besaran fisis (jarak, kecepatan, kecepatan sudut, percepatan, percepatan sudut) pada benda yang menggelinding tanpa slip pada bidang miring Berdiskusi untuk mengidentifikasi jenis-jenis keseimbangan benda tegar (keseimbangan statis dan dinamis) Berdiskusi untuk merumuskan pemecahan permasalahan keseimbangan benda tegar dalam kehidupan sehari-hari PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR

3.3.

Menghitung gerak translasi dan rotasi

Dinamika rotasi benda tegar dianalisis untuk berbagai kondisi Gerak menggelinding tanpa slip dianalisis

Gerak translasi dan rotasi

• •

• Kuis • Observasi/ pengamatan • Tugas kelompok

2

2 (4)

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Kit Mekanika

3.4.

Menghitung keseimbangan benda tegar.

Jenis-jenis keseimbangan benda tegar dideskripsikan Berbagai bentuk susunan benda tegar dirumuskan keseimbangannya

Keseimbangan benda tegar

• Kuis • Tugas individu • Tugas kelompok

2

2 (4)

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 373 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA X / 2 Menerapkan konsep usaha/daya dan energi 4 17 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 4.1 Menguasai konsep usaha/daya dan energi •

INDIKATOR Konsep usaha sebagai hasil kali gaya dan perpindahan dibuktikan melalui persamaan matematis Usaha yang dilakukan sama dengan perubahan energi kinetik pada benda dihitung dengan menggunakan rumus Energi potensial gravitasi dan energi potensial listrik dibandingkan secara kuantitatif Hukum kekekalan energi mekanik pada gerak benda di bawah medan gaya konservatif dirumuskan secara matematis Penerapan konservasi energi diuraikan secara kuantitatif dan kualitataif •

MATERI PEMBELAJARAN Usaha daya dan energi •

KEGIATAN PEMBELAJARAN Berdiskusi untuk membuktikan bahwa usaha adalah hasil kali gaya dan perpindahan secara matematis dari hukum II Newton Berdikusi untuk menguraikan energi mekanik tersusun dari energi potensial dan energi kinetik Berdikusi untuk membandingkan kesetaraan energi potensial gravitasi dan energi potensial listrik Mengunakan rumusan usaha, energi kinetik dalam memecahkan masalah sehari-hari

PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Tugas individu • Tugas kelompok

TM 7

PS -

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah

4.2.

Menguasai hukum kekekalan energi

Hukum kekekalan energi

Berdiskusi untuk merumuskan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak benda di bawah medan gaya konservatif Berdiskusi untuk menerapkan hukum kekekalan energi dalam pemecahan masalah sehari-hari

• Observasi/ pengamatan • Tugas individu • Tugas kelompok

5

-

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 374 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 4.3. Menghitung usaha/daya dan energi • INDIKATOR usaha, energi dan daya disintisis ke dalam persamaan matematis usaha, energi dan daya dihitung ke dalam persamaan matematis • MATERI PEMBELAJARAN Usaha, daya, dan energi • KEGIATAN PEMBELAJARAN Berdiskusi untuk merumuskan usaha, daya dan energi kedalam bentuk persamaan matematik Menentukan besarnya usaha dari grafik gaya terhadap perpindahan PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Tugas individu • Tugas kelompok TM 5 PS PI SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 375 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA X / 2 Menerapkan konsep impuls dan momentum 5 17 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 5.1. Mengenali jenis tumbukan •

INDIKATOR Pengertian tumbukan tak lenting, lenting sebagian, dan lenting sempurna dideskripsikan Jenis-jenis tumbukan (tidak lenting, lenting sebagian, dan lenting sempurna) diidentifikasi contohcontohnya Konsep impuls dan momentum dan hubungannya diformulasikan dalam persamaan matematis Hukum kekekalan momentum diformulasikan dalam persamaan matematis Arti fisis impuls dan momentum didemontrasikan

MATERI PEMBELAJARAN • Tumbukan • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN Melakukan diskusi untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbukan Menyebutkan contoh-contoh tumbukan lenting sempurna, lenting sebagian, dan tak lenting Melakukan diskusi untuk menjelaskan pengertian dari koefisien restitusi.

PENILAIAN • Observasi/ pengamata n • Tugas kelompok

TM 4

PS -

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah

5.2.

Menguasai konsep impuls dan hukum kekekalan momentum

Impuls dan hukum kekekalan momentum

• • •

Memformulasikan konsep impuls dan momentum serta keterkaitan antara keduanya Merumuskan hukum kekekalan momentum untuk sistem tanpa gaya luar Mendemonstrasikan peristiwa tumbukan dengan menggunakan bola besar (bola volly, basket) dan bola kecil (bola tenis). Mencari bentuk tumbukan yang menghasilkan simpangan paling besar.

• Observasi/ pengamata n • Tugas kelompok

2

6 (12)

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Internet • Bola voly • Bola basket • Bola tenis • Meteran

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 376 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 5.3. Menerapkan hubungan impuls dan momentum dalam perhitungan • INDIKATOR Hukum kekekalan momentum anguler diterapkan dalam berbagai kondisi Hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum diintegrasikan untuk berbagai peristiwa tumbukan Prinsip kekekalan momentum diterapkan untuk menyelesaikan masalah yang menyangkut interaksi gaya-gaya internal • MATERI PEMBELAJARAN Penerapan impuls dan hukum kekekalan momentum • KEGIATAN PEMBELAJARAN Berdiskusi untuk mencari contoh penerapan prinsip kekekalan momentum untuk menyelesaian masalah yang menyangkut interaksi melalui gaya-gaya internal Melakukan kerja kelompok untuk menggunakan hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum pada berbagai peristiwa tumbukan PENILAIAN • Observasi/ pengamata n • Tugas kelompok TM 5 PS PI SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 377 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA X / 2 Menginterpretasikan sifat mekanik bahan 6 18 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 6. 1 Menguasai konsep elastisitas bahan •

INDIKATOR Konsep rapat massa, berat jenis dideskripsikan dan dirumuskan kedalam bentuk persamaan matematis Rumusan matematis dari konsep rapat massa dan berat jenis diaplikasikan dalam perhitungan masalah FISIKA sehari-hari Konsep tegangan dan regangan dideskripsikan dan dirumuskan kedalam bentuk persamaan matematis Definisi elestisitas dideskripsikan dan dirumuskan persamaan matematisnya Hukum Hooke tentang elastisitas bahan dianalisis dan dibuktikan melalui percobaan Konstanta pegas ditentukan dari data percobaan

MATERI PEMBELAJARAN • Elastisitas bahan • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN Melakukan diskusi untuk mendeskripsikan pengertian rapat massa dan berat jenis Melakukan percobaan untuk menentukan rapat massa beberapa jenis benda (bola logam, balok kayu, kelereng, dll) dengan menggunakan neraca dan gelas ukur Melakukan diskusi untuk merumuskan persamaan matematis dari rapat massa dan berat jenis. Melakukan diskusi untuk mendeskripsikan dan merumuskan persamaan matematis dari tegangan dan regangan

PENILAIAN • Observasi/ pengamata n • Tugas kelompok • Laporan prakti kum

TM 2

PS 5 (10)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Benda (bola logam, balok kayu, kelereng, dll) • Neraca • Gelas ukur

6. 2

Menguasai hukum Hooke

• Hukum Hooke

• •

Membaca literatur berdiskusi tentang hukum Hooke Melakukan percobaan dengan menggunakan beberapa pegas dan beban untuk membuktikan hukum Hooke Berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan konstanta pegas berdasarkan data hasil percobaan

• Observasi/ pengamata n • Tugas kelompok • Laporan prakti kum

2

5 (10)

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Internet • Beberapa jenis pegas • Statif • Beban

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 378 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR • INDIKATOR Konstanta pegas untuk susunan pegas seri, pararlel dan gabungan dianalisis dan dihitung dengan menggunakan rumusan matematika Konsep modulus elastisitas dianalisis dan dirumuskan persamaan matematisnya Kekuatan bahan dianalisis berdasarkan modulus elastisitasnya • Modulus elastisitas bahan MATERI PEMBELAJARAN • KEGIATAN PEMBELAJARAN Berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan konstanta pegas yang disusun seri, paralel, dan gabungan. PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR • Neraca • Penggaris/ mistar

6. 3

Menentukan kekuatan bahan

• •

Membaca literatur berdiskusi tentang modulus elastisitas Berdiskusi dalam kelompok untuk membandingkan kekuatan beberapa jenis bahan berdasarkan data berdasarkan data modulus elastisitasnya

• Observasi/ pengamata n • Tugas kelompok

4

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Internet

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 379 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA XI / 1 Menerapkan konsep suhu dan kalor 7 20 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 7.1. Menguasai konsep suhu dan kalor • • •

INDIKATOR Sifat termometrik bahan diidentifikasi Macam-macam skala termometer diidentifikasi Peristiwa perpindahan kalor cara konduksi, konveksi, radiasi dibandingkan Faktor-faktor yang mempengaruhi pada peristiwa perpindahan kalor diidentifikasi Cara mengurangi perpindahan kalor didemontrasikan

MATERI PEMBELAJARAN • Suhu dan kalor

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Membedakan konsep suhu dan kalor melalui kegiatan memanaskan benda hingga terjadi perubahan suhu. Membaca literatur tentang macam-macam skala termometer dan mengkomunikasikannya lewat diskusi kelompok dan tugas kelompok secara tertulis. Melakukan percobaan dengan menggunakan kit hidrostatika dan panas untuk menunjukkan peristiwa konduksi, konveksi, dan radiasi. Melakukan demonstrasi untuk mengurangi perpindahan kalor misalnya dengan menggunakan selimut dari bahan steroform, dan termos. Melakukan pemanasan es dan mengamati perubahan apa yang terjadi serta mengukur suhunya Berdiskusi untuk memformulasikan asas black Melakukan pemanasan terhadap benda-benda lain seperti lilin dan beberapa jenis logam, lalu

PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Laporan praktikum • Tugas kelompok

TM 2

PS 4 (8)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Internet • Kit hidrostatika dan panas

7.2

Menguasai pengaruh kalor terhadap zat

• •

Pengaruh kalor terhadap suhu dan wujud benda dibuktikan Asas black diformalasikan secara kuantitatif Peristiwa perubahan wujud dan karakteristiknya dijelaskan dengan

• Pengaruh kalor terhadap zat.

• •

• Observasi/ pengamatan • Laporan prakti kum • Tugas kelompok

2

3 (6)

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Internet • Kit hidrostatika dan panas

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 380 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR mengemukakan contoh dalam kehidupan seharihari Perubahan wujud dianalisis secara kuantitatif Pemuaian panjang, luas, dan volum pada berbagai zat dijelaskan secara kuantitatif Termometer digunakan untuk mengukur suhu berbagai benda Kalorimeter digunakan dalam menetukan besarnya kalor yang lepas atau diterima. • Pengukuran suhu dan kalor MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN dikomunikasikan khasil pengamatannya Melakukan pengamatan perbedaab kecepatan pemuaian berbagai jenis logam (kuningan, tembaga, alumunium, dan besi) yang dipanaskan. Berdiskusi untuk merumuskan koefisien muai benda dan pemuaian, serta menerapkannya dalam perhitungan. Menggunakan alat ukur suhu untuk mengukur beberapa benda yang berbeda suhunya Mengukur suhu campuran zat air yang berbeda suhu awalnya Mengunakan kalorimeter untuk menentukan besarnya kalor yang diserap dan dilepas serta menentukan kalor jenis suatu zat Berdiskusi untuk melakukan perhitungan kapasitas kalor, kalor jenis, energi yang terkait dengan pemanasan benda Berdiskusi untuk menggunakan hukum kekekalan energi (asas black) dalam menghitung kalor jenis dan besaran fisis lainnya PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR

• •

7.3

Mengukur suhu dan kalor

• •

• Observasi/ pengamatan • Laporan prakti kum • Tugas kelompok

2

3 (6)

-

• Buku pelajaran • LKS • Termometer • kalorimeter

7.4

Menghitung kalor

Kalor jenis dan kapasitas kalor dirumuskan dan diterapkan dalam perhitungan Hukum kekekalan energi digunakan dalam perhitungan kalor

Kapasitas kalor dan hukum kekekalan energi

• Observasi/ pengamatan • Tugas kelompok

4

-

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Internet

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 381 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA XI / 1 Menerapkan konsep Fluida 8 20 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 8.1 Menguasai hukum fluida statis • •

INDIKATOR Konsep tekanan dan tekanan hidrostatis diformulasikan Hukum Pascal diidentifikasi dan diformulasikan dalam bentuk persamaan matematis Hukum Archimedes diidentifikasi dan diformulasikan Konsep tegangan permukaan diidentifikasi Hukum Stokes diidentifikasi dan diformulasikan

MATERI PEMBELAJARAN • Hukum fluida statis

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Membaca literatur dan berdiskusi untuk merumuskan konsep tekanan dan tekanan hidrostatik Berdiskusi untuk merumuskan hukum Pascal Berdiskusi untuk mencari contoh aplikasi hukum Bernoulli Berdiskusi untuk merumuskan hukum Archimedes Membaca literatur dan berdiskusi untuk merumuskan konsep tegangan permukaan Melakukan praktikum dan berdiskusi untuk merumuskan hukum Stokes

PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Laporan prakti kum

TM 2

PS 4 (8)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet • Lingkungan sekolah • Kit Hidrostati ka dan panas

• • • •

• • •

8.2

Menguasai hukum fluida dinamis

• •

Persamaan kontinuitas diidentifikasi dan dirumuskan Hukum Bernoulli diidentifikasi dan dirumuskan Hukum Bernoulli aplikasikan dalam kehidupan seharihari

• Hukum fluida dinamis

Membaca literatur dan berdiskusi untuk merumuskan Persamaan kontinuitas Mengamati demonstrasi dan melakukan percobaan untuk membuktikan hukum Bernoulli Berdiskusi untuk mencari contoh aplikasi hukum Bernoulli

• Observasi/ pengamatan • Laporan prakti kum

2

3 (6)

-

• Buku pelajaran • LKS • Internet • Lingkungan sekolah • Kit Hidrostati ka dan panas

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 382 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 8.3 Menghitung fluida statis • INDIKATOR Hukum Pascal diterapkan dalam masalah FISIKA sehari-hari Hukum Archimedes diterapkan dalam masalah FISIKA sehari-hari • MATERI PEMBELAJARAN Penerapan fluida statis KEGIATAN PEMBELAJARAN • Menghitung luas penampang dari suatu pompa hidrolik agar dapat mengangkat beban yang berat Menggunakan hukum Archimedes dalam perhitungan sehingga dapat menentukan apakah suatu benda melayang tenggelam atau terapung dalam air Menggunakan hukum Stokes untuk menghitung massa jenis suatu fluida Menghitung kecepatan aliran fluida dalam pipa yang berbeda luas penampangnya Menghitung gaya angkat pesawat terbang dengan menggunakan persamaan Bernoulli PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Tugas kelompok TM 5 PS PI SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet • Lingkungan sekolah

8.4

Menghitung fluida dinamis

Persamaan kontinuitas diterapkan dalam masalah FISIKA sehari-hari Hukum Bernoulli diterapkan dalam masalah FISIKA sehari-hari

Penerapan fluida dinamis

• Observasi/ pengamatan • Tugas kelompok

4

-

-

• Buku pelajaran • LKS • Internet • Lingkungan sekolah

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 383 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA XI / 1 Menerapkan hukum Termodinamika 9 17 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 9. 1 Menguasai hukum termodinamika • •

INDIKATOR Konsep gas ideal diidentifikasi sifatsifatnya Hukum Boyle-Gay Lussac tentang gas ideal dianalisis dan dirumuskan persamaan matematisnya Keadaan gas karena perubahan suhu, tekanan dan volume dianalisis dan dirumuskan persamaan matematisnya Perubahan keadaan gas digambarkan dalam diagram P-V Hukum I dan II dianalisis dan dirumuskan persamaan matematisnya Siklus karnot digambarkan dalam diagram P-V dan dirumuskan persamaan matematisnya •

MATERI PEMBELAJARAN Hukum-hukum termodinamika •

KEGIATAN PEMBELAJARAN Membaca literatur dan berdiskusi untuk mengidentifikasi sifat-sifat gas ideal Membaca literatur dan berdiskusi untuk Menganalisis dan merumuskan hukum BoyleGay Lussac Membaca literatur dan berdiskusi untuk Menganalisis dan merumuskan keadaan gas karena perubahan suhu, tekanan dan Berdiskusi dalam kelompok untuk menggambarkan keadaan gas dalam diagram P-V Membaca literatur dan berdiskusi untuk menganalisis dan merumuskan hukum I dan II termodinamika Berdiskusi dalam kelompok untuk menggambarkan siklus Carnot dalam diagram P-V dan merumuskan persamaan matematisnya merumuskan siklus

PENILAIA N • Observas i/ pengama tan • Laporan prakti kum

TM 3

PS 6 (12)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet • Catu daya • Kabel • Kawat • Kompas • Ampere meter

• •

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 384 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 9. 2 Menggunakan hukum Termodinamik a dalam perhitungan • INDIKATOR Besaran fisis (volume, tekanan, temperatur) dari gas ideal ditentukan dengan menggunakan hukum Boyle-Gay Lussac Energi dalam dan usaha luar ditentukan dengan menggunakan hukum I termodinamika Efisiensi mesin Carnot dihitung dari data pada diagram P-V Kenaikan entropi sistem ditentukan dengan menggunakan hukum II termodinamika • MATERI PEMBELAJARAN Penerapan hukum termodinamika • KEGIATAN PEMBELAJARAN Berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung besaran fisis (volume, tekanan, temperatur) dari gas ideal dengan menggunakan hukum Boyle-Gay Lussac Berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung energi dalam dan usaha luar dengan menggunakan hukum I termodinamika Berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung Efisiensi mesin Carnot dengan menggunakan data pada diagram P-V Berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung Kenaikan entropi sistem dengan menggunakan hukum II termodinamika PENILAIA N • Observas i/ pengama tan • Tugas individu • Tugas kelompok TM 8 PS PI SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 385 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA XI / 2 Menerapkan getaran, gelombang, dan bunyi 10 18 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 10.1 Menguasai hukum getaran, gelombang, dan bunyi •

INDIKATOR Karakteristik gelombang transversal dan longitudinal ditemukan melalui percobaan Gejala Interferensi, difraksi, refraksi, refleksi, dispersi, polarisasi gelombang ditunjukkan melalui percobaan Perambatan gelombang melalui suatu medium ditunjukkan melalui percobaan Efek Doppler dirumuskan dari percobaan •

MATERI PEMBELAJARAN Getaran, gelombang, dan bunyi •

KEGIATAN PEMBELAJARAN Melakukan percobaan dengan menggunakan tali dan slinki untuk membedakan gelombang transversal dan longotudinal Melakukan percobaan dengan menggunakan kit optik dan tangki riak untuk menunjukkan sifat-sifat gelombang (dapat dipantulkan, dibiaskan, bersuper posisi, dilenturkan, dll) Melakukan percobaan dengan menggunakan alat efek Doppler (pemutar, loudspeaker, mikropon, dan osiloskop) untuk merumuskan efek Doppler

PENILAIA N • Observas i/ pengama tan • Laporan prakti kum

TM 3

PS 5 (10)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Kit Optik • Tangki riak • Slingki • Tali • Generator frekuensi • Alat efek Doppler (pemutar, loudspeaker, mikropon, dan osiloskop)

10.2 Membedakan getaran, gelombang, dan bunyi

• Pengertian frekuensi dan periode suatu getaran dideskripsikan melalui percobaan • Arti fisis gelombang sebagai energi dideskripsikan

Getaran, gelombang, dan bunyi

Melakukan percobaan dengan menggunakan bandul sederhana dan sistem pegas untuk memahami pengertian frekuensi dan periode suatu getaran. Mencari literatur dan berdiskusi untuk membedakan pengertian getaran, gelombang, dan bunyi

• Observas i/ pengama tan • Laporan prakti kum

2

4 (8)

• Buku pelajaran • LKS • Internet • Statif • Tali • Beban • Pegas • Jam henti

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 386 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 10.3 Menghitung getaran, gelombang, dan bunyi • INDIKATOR Frekuensi dan periode getaran pegas dihitung dengan menggunakan rumus frekuensi Frekuesi dan periode ayunan bandul sederhana dihitung dengan menggunakan rumus frekuensi Kecepatan getaran harmonik dihitung dengan menggunakan hukum kekekalan energi mekanik Kecepatan rambat gelombang bunyi dihitung dengan menggunakan rumusan efek Doppler • MATERI PEMBELAJARAN Penerapan getaran, gelombang, dan bunyi • KEGIATAN PEMBELAJARAN Berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung frekuensi dan periode getaran pegas dengan menggunakan rumus Berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung frekuensi dan periode ayunan bandul dengan menggunakan rumus Berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung kecepatan getaran harmonik dengan menggunakan hukum kekekalan energi mekanik Berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung kecepatan rambat bunyi dengan menggunakan rumusan efek Doppler PENILAIA N • Observas i/ pengama tan • Tugas kelompok TM 4 PS PI SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 387 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA XI / 2 Menerapkan konsep magnet dan elektromagnetik 11 20 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 11.1 Menguasai konsep kemagnetan •

INDIKATOR Induksi magnetik disekitar kawat berarus listrik (hukum Biot Savart) dibuktikan dan dirumuskan Hukum Ampere dibuktikan dan dirumuskan Hukum Biot Savart dan hukum Ampere diaplikasikan untuk menentukan kuat medan magnet pada berbagai bentuk kawat berarus listrik Gaya magnetik (Lorentz) pada kawat berarus yang berada dalam medan magnet atau partikel bermuatan yang bergerak dalam medan magnet dirumuskan • • • •

MATERI PEMBELAJARAN Induksi magnet Hukum Ampere Hukum Biot savart Gaya Lorentz • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN Melakukan percobaan untuk membuktikan hukum Biot Savart Berdiskusi untuk merumuskan hukum Biot Savart berdasarkan hasil percobaan Berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung kuat medan magnet pada berbagai bentuk kawat berarus listrik Melakukan percobaan untuk menunjukkan adanya gaya Lorentz

PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Laporan praktikum

TM 2

PS 3 (6)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet • Catu daya • Kabel • Kawat • Kompas • Ampere meter

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 388 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 11.2 Menguasai hukum magnet dan elektromagnet INDIKATOR • Jenis-jenis gelombang elektromagnetik dikelompokan dalam spektrum • Karakteristik khusus masing-masing gelombang elektromagnetik di dalam spektrum dideskripsikan • Penggunaan magnet pada peralatan listrik(loud speaker, relay, bel listrik) ditunjukkan dan dideskripsikan • Gaya Lorentz diaplikasikan pada persoalan FISIKA sehari-hari • Contoh dan penerapan masingmasing gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari dijelaskan • Panjang gelombang masing-masing komponen cahaya Natrium ditentukan dengan menggunakan difraksi cahaya oleh kisi difraksi • MATERI PEMBELAJARAN Spektrum gelombang elektromagnet • KEGIATAN PEMBELAJARAN Mencari dan menelusuri literatur tentang gelombang elektromagnetik (jenis-jenis dan karakteristiknya) Melakukan kerja kelompok untuk mengkomunikasikan hasil kajian literatur baik secara tertulis maupun lisan PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Tugas kelompok TM 4 PS PI SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet

11.3 Menggunakan magnet

Pemanfaatan magnet

Mencari dan menelusuri literatur tentang gelombang elektromagnetik (jenis-jenis dan karakteristiknya) Membuat proyek sederhana dengan memanfaatkan komponen magnet di dalamnya (relay, bel listrik)

• Observasi/ pengamatan • Tugas kelompok

2

4 (8)

-

11.4 Menggunakan elektormagnet

Pemanfaatan gelombang elektromagnet

• •

Berdiskusi untuk menjelaskan aplikasi efek Doppler seperti pada RADAR Melakukan percobaan untuk menentukan panjang gelombang masing-masing komponen cahaya Natrium dengan menggunakan difraksi cahaya oleh kisi difraksi

• Observasi/ pengamatan • Laporan praktikum

2

3 (6)

-

• Buku pelajaran • LKS • Internet • Kumparan • Catu daya • Kabel • Papan kayu • PCB • Solder • Buku pelajaran • LKS • Internet

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 389 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA XI / 2 Menerapkan konsep optik 12 18 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 12. 1 Membedakan konsep cermin dan lensa •

INDIKATOR cermin datar, cekung, dan cembung diidentifikasi sifat dan fungsinya Hukum pemantulan dibuktikan melalui percobaan Pemantulan cahaya pada cermin datar, cekung dan cembung diidentifikasi dan digambarkan pola pembentukan bayangannya Lensa cekung, dan cembung diidentifikasi sifat dan fungsinya Hukum Snellius dalam pembiasan dibuktikan melalui percobaan Pembiasan cahaya pada lensa cekung dan cembung diidentifikasi dan digambarkan pola pembentukan bayangannya •

MATERI PEMBELAJARAN Sifat dan fungsi cermin dan lensa •

KEGIATAN PEMBELAJARAN Membaca literatur dan mengamati bentuk dan fungsi cermin datar, cekung, dan cembung Melakukan percobaan dengan menggunakan kit optik untuk membuktikan hukum pemantulan Melakukan percobaan dengan menggunakan kit optik untuk dapat menggambarkan sinar-sinar istimewa pada peristiwa pemantulan cahaya yang mengenai cermin datar, cekung, dan cembung. Membaca literatur dan mengamati bentuk dan fungsi lensa cekung, dan cembung Melakukan percobaan dengan menggunakan kit optik untuk membuktikan hukum Snellius Melakukan percobaan dengan menggunakan kit optik untuk dapat menggambarkan sinar-sinar istimewa pada peristiwa pembiasan cahaya yang mengenai lensa cekung, dan cembung.

PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Laporan prakti kum

TM 2

PS 5 (10)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet • Kit optik

• •

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 390 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 12.2 Menggunakan hukum pemantulan dan pembiasan cahaya • INDIKATOR Jarak dan tinggi bayangan hasil pemantulan cermin cekung dihitung dengan menggunakan hukum pemantulan Jarak dan tinggi bayangan hasil pemantulan cermin cembung dihitung dengan menggunakan hukum pemantulan Jarak dan tinggi bayangan hasil pembiasan lensa cekung dihitung dengan menggunakan hukum pemantulan Jarak dan tinggi bayangan hasil pembiasan lensa cembung dihitung dengan menggunakan hukum pemantulan • MATERI PEMBELAJARAN Hukum pemantulan dan pembiasan cahaya • KEGIATAN PEMBELAJARAN Berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan jarak dan tinggi bayangan hasil pemantulan cermin cekung Berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan jarak dan tinggi bayangan hasil pemantulan cermin cembung Berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan jarak dan tinggi bayangan hasil pembiasan lensa cekung Berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan jarak dan tinggi bayangan hasil pembiasan lensa cembung PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Tugas kelompok TM 4 PS PI SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet

12.3 Menggunakan cermin dan lensa

Pemanfaatan lensa sebagai lup dideskripsikan fungsi dan sifatnya Pemanfaatan lensa dalam kamera dianalisis susunan dan fungsi

Penggunaan cermin dan lensa

Membaca literatur dan berdiskusi tentang pemanfaatan cermin dalam kehidupan sehari-hari Membaca literatur dan berdiskusi tentang pemanfaatan lensa dalam kehidupan sehari-hari (lup, kamera, mikroskop, proyektor, dll)

• Observasi/ pengamatan • Tugas kelompok

2

5 (10)

-

• Buku pelajaran • LKS • Internet • Teropong • Kamera • Mikroskop

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 391 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR • INDIKATOR Pemanfaatan lensa dalam mikroskop dianalisis susunan dan fungsi Pemanfaatan cermin dan lensa dalam teleskop dan proyektor dianalisis susunan dan fungsi MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 392 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA XII / 1 Menginterpretasikan listrik statis dan dinamis 13 18 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 13. 1 Membedakan konsep listrik statis dan dinamis •

INDIKATOR Interaksi elektrostatik dua muatan listrik dibuktikan dengan percobaan Hukum Coulomb diformulasikan dan dibuktikan dengan percobaan Dicari pola hubungan antara hukum Coulomb dan medan magnet Konsep potensial dan energi potensial listrik dideskripsikan dan dirumuskan persamaan matematisnya Energi potensial listrik dirumuskan dan dianalsis kaitannya dengan gaya/medan listrik dan potensial listrik Beda energi potensial antara dua titik dalam medan listrik ditentukan Konsep arus listrik dan beda potensial dideskripsikan dan dirumuskan persamaannya •

MATERI PEMBELAJARAN Listrik statis dan Dinamis •

KEGIATAN PEMBELAJARAN Melakukan percobaan dengan menggunakan elektroskop untuk menunjukkan jenis dan interaksi muatan listrik statis Berdiskusi tentang perumusan hukum Coulomb dan mencari pola hubungannya dengan medan magnet Berdiskusi untuk menghitung besarnya medan listrik dengan menggunakan hukum Gauss dan hukum Coulomb Berdiskusi untuk menghitung energi potensial listrik dari data gaya/medan listrik dan potensial listrik Berdiskusi untuk menghitung beda energi potensial listrik antara dua titik dalam medan listrik Berdiskusi untuk merumuskan pengertian arus listrik dan beda potensial secara kualitatif dan kuantitatif

PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Laporan prakti kum

TM 3

PS 6 (12)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet • elektroskop

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 393 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 13. 2 Menjelaskan penerapan listrik statis dan dinamis • • • INDIKATOR Cara kerja kapasitor keping sejajar diformulasikan Rangkaian kapasitor dianalisis Pengaruh dielektrik terhadap kapasitansi kapasitor pelat sejajar dijelaskan Energi yang tersimpan di dalam kapasitor yang bermuatan ditentukan • MATERI PEMBELAJARAN Penerapan listrik statis dan dinamis • KEGIATAN PEMBELAJARAN Membaca literatur dan berdiskusi untuk mengetahui cara kerja kapasitor keping sejajar Melakukan percobaan untuk menjelaskan karakteristik dan fungsi kapasitor dalam rangkaian listrik Melakukan percobaan untuk mempelajari pengaruh dielektrik terhadap kapasitansi kapasitor pelat sejajar Menghitung energi yang tersimpan dalam kapasitor PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Laporan prakti kum TM 3 PS 6 (12) PI SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet • Kit Listrik dan magnet • Kapasitor • AVO meter

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 394 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA XII / 1 Menerapkan konsep listrik arus searah 14 18 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 14. 1 Menguasai hukum kelistrikan arus searah •

INDIKATOR Rangkaian listrik arus searah disusun dengan menggunakan komponenkomponen hambatan, penghantar, sumber arus searah, alat ukur listrik Hukum Kirchhoff I pada rangakaian listrik arus searah diidentifikasi dan dirumuskan persamaanya Hukum Kirchhoff II pada rangakaian majemuk digunakan untuk menghitung kuat arus, tegangan, dan hambatan Kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam rangkaian tertutup dengan arus listrik searah dibuktikan dengan percobaan (Hk. Ohm) Kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam rangkaian •

MATERI PEMBELAJARAN Hukum kelistrikan arus searah •

KEGIATAN PEMBELAJARAN Menyusun rangkaian listrik arus searah dengan menggunakan komponenkomponen hambatan, penghantar, sumber arus searah, alat ukur listrik Membaca kuat arus listrik dan tegangan dari ampere meter dan voltmeter yang dipasang pada rangkaian listrik arus searah Berdiskusi untuk menetukan kuar arus listrik pada rangkaian dengan menggunakan hukum Kirchhoff I Berdiskusi untuk menetukan kuat arus, tegangan, dan hambatan pada rangkaian majemuk dengan menggunakan hukum Kirchhoff II Melakukan pengukuran penghantar yang panjangnya berbeda-beda Berdiskusi untuk menjelaskan faktor yang mempengaruhi besar hambatan suatu penghantar Berdiskusi untuk menyimpulkan berlakunya hukum Ohm pada suatu penghantar berdasarkan hasil percobaan

PENILAIAN • Observasi/ pengamatan • Laporan praktikum

TM 2

PS 4 (8)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Internet • Kit Listrik dan magnet • AVO meter

14.2 Menguasai hubungan antara tegangan, hambatan, dan arus

Hukum Ohm

• •

• Observasi/ pengamatan • Laporan prakti kum

2

4 (8)

-

• Buku pelajaran • LKS • Kabel • Catu daya • Hambatan • Lampu • Hambatan geser • Amperemeter • Voltmeter

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 395 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR tertutup dirumuskan dan diaplikasikan dalam perhitungan • • MATERI PEMBELAJARAN • KEGIATAN PEMBELAJARAN Berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung kuat arus, tegangan, dan hambatan listrik dengan menggunakan hukum Ohm. Berdiskusi dalam kelompok untuk merumuskan daya dan energi listrik arus searah Melakukan percobaan untuk menentukan daya dari komponen listrik (lampu) melalui pengukuran kuat arus dan tegangan serta dibandingkan dengan hasil perhitungan Menghitung energi listrik yang diserap komponen listrik (lampu, hambatan) dengan menggunakan rumus. PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR

14.3 menghitung daya dan energi listrik arus searah

Daya dan energi listrik arus searah dirumuskan persamaan matematisnya Besarnya energi dan daya listrik ditentukan dengan menggunakan persamaan matematis

Daya dan energi listrik arus searah

• •

• Observasi/ pengamatan • Tugas individu • Tugas Kelompok • Laporan prakti kum

2

4 (8)

-

• Buku pelajaran • LKS • Internet • Kabel • Catu daya • Hambatan • Lampu • Hambatan geser • Amperemeter • Voltmeter

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 396 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang
FISIKA XII / 2 Menerapkan konsep listrik arus bolak-balik 15 18 x 45 menit ALOKASI WAKTU

KOMPETENSI DASAR 15.1 Menguasai hukum kelistrikan arus bolakbalik •

INDIKATOR Karakteristik alat ukur dan besaran (arus, tegangan, hambatan ) pada rangkaian yang dihubungkan sumber arus listrik bolak balik dibandingkan Aplikasi dari rangkaian listrik bolak-balik dideskripsikan Nilai amplitude, frequensi dan fase tegangan AC ditunjukkan oleh oscilloscope Hubungan nilai efektif dengan maksimum besaran sinusioda diuraikan Besaran FISIKA dalam rangkaian seri dihitung RLC ditentukan bila faktor-faktor yang berkaitan dengan rangkaian diketahui

MATERI PEMBELAJARAN • Hukum kelistrikan arus bolak-balik

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Membaca literatur tentang alat ukur dan besaran-besaran fisis • Melakukan observasi tentang karakteristik alat ukur arus bolakbalik • Melakukan pengukuran besaran fisis (arus, tegangan, hambatan) pada rangkaian yang dihubungkan sumber arus listrik bolak balik

PENILAIA N • Observas i/ pengama tan • Tugas kelompok • Laporan praktikum

TM 2

PS 4 (8)

PI -

SUMBER BELAJAR • Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Kit Listrik magnet • Osiloskop • Catu daya • AVO meter

15.2. Menguasai hubungan antara tegangan, impedansi, dan arus

• Tegangan, impedansi, dan arus

• •

• Membaca literatur dan berdiskusi tentang fungsi dan prinsip kerja osiloskop • Melakukan pengukuran tegangan dan arus bolak-balik dengan menggunakan mikroskop • Menghitung nilai efektif dan maksimum dari tegangan dan arus bolak-balik yang terbaca dari grafik pada osiloskop • Membuat rangkaian RLC dan mengobservasi faktor-faktor fisis (tegangan, arus, dan impedansi) yang menjadi variabel pada rangkaian tersebut

• Observas i/pengam atan • Tugas kelompok • Laporan praktikum

2

4 (8)

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah • Kit Listrik magnet • Osiloskop • Catu daya • AVO meter

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 397 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR • INDIKATOR Rangkaian AC yang terdiri dari RLC dianalisis dengan menggunakan diagram fasor Peristiwa resonansi pada rangkaian RLC diindentifikasi Frekuensi resonansi pada rangkaian RLC seri dan paralel ditentukan secara eksperimen Daya dan energi listrik arus bolakbalik dirumuskan kedalam bentuk formulasi matematik Rumusan daya dan energi arus bolakbalik digunakan dalam perhitungan masalah kelistrikan sehari-hari • Aplikasi konsep daya dan energi listrik arus bolak-balik MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN • Melakukan percobaan untuk menentukan frekuensi reonansi pada rangkaian RLC PENILAIA N TM PS PI SUMBER BELAJAR

• •

15.3 Menghitung daya dan energi listrik arus bolakbalik

• Membaca literatur tentang daya dan energi listrik arus bolak-balik • Mengobservasi fungsi dan prinsip kerja kWh meter • Menghitung energi listrik yang dikonsumsi suatu instalasi (sekolah atau rumah) dengan membaca data dari kWh meter

• Observas i/pengam atan • Tugas kelompok

2

4 (8)

-

• Buku pelajaran • LKS • Lingkungan sekolah dan rumah • Internet

Keterangan: TM : Tatap muka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktIk di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktek di Industri (4 jam praktIk di Du/Di setara dengan 1 jam tatap muka)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 398 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : SMK Negeri 4 Malang KIMIA X/1 Memahami konsep materi dan perubahannya 14 7 x 45 Menit PENILAIAN KOMPETENSI DASAR INDIKATOR
- Materi sebagai sesuatu yang memiliki massa, memiliki ruang, dan dapat diraba didefinisikan dengan jelas. - Pengelompokan materi berdasarkan sifatnya dilakukan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Materi dan Wujudnya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Mengamati contoh-contoh materi yang ada di lingkungan, lalu membuat kesimpulan mengenai definisi materi. - Membedakan materi berdasarkan wujud dan sifatnya. - Mengelompokkan materi yang ada di lingkungan berdasarkan wujud dan sifatnya. - Melakukan percobaan untuk mengamati perubahan materi. - Membuat laporan hasil percobaan. - Tes tertulis

ALOKASI WAKTU TM
2

SUMBER BELAJAR PI
Buku yang relevan Berbagai jenis materi

PS
-

14.1 Mengelompokkan sifat materi

14.2 Mengelompokkan perubahan materi

- Pengertian perubahan materi dan pengelompokannya dideskripsikan dengan jelas. - Perubahan fisika yang ditunjukkan oleh perubahan wujud tanpa terjadi perubahan komposisi atau identitas zat dan dapat diukur diamati dengan benar. - Perubahan kimia yang ditunjukkan oleh perubahan komposisi (perubahan warna, terbentuknya endapan, atau gas) diamati dengan benar.

Perubahan Materi

- Tes tertulis - Pengamatan atau penilaian proses - Tugas (laporan)

-

2 (4)

-

Alat dan Bahan Praktik Buku yang relevan (modul)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 399 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

PENILAIAN KOMPETENSI DASAR
14.3 Mengklasifikasi materi

INDIKATOR
- Pengelompokan materi menjadi unsur, senyawa, dan campuran dideskripsikan dengan benar. - Pengertian campuran sebagai gabungan beberapa unsur atau senyawa dideskripsikan dengan benar. - Pengelompokan campuran menjadi campuran homogen dan heterogen dilakukan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Klasifikasi Materi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang klasifikasi materi. - Melakukan percobaan pengelompokan campuran. - Membuat laporan hasil percobaan. - Tes tertulis

ALOKASI WAKTU TM
2

SUMBER BELAJAR PI
Buku yang relevan Alat dan Bahan Praktik

PS
1 (2)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 400 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : X/1

STANDAR KOMPETENSI : Memahami konsep penulisan lambang unsur dan persamaan reaksi KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : 15 : 10 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM
Tes tertulis atau lisan 2

KOMPETENSI DASAR
15.1 Memahami lambang unsur

INDIKATOR
- Penulisan lambang unsur dijelaskan dengan benar. - Pengertian atom sebagai bagian terkecil dari suatu unsur dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Unsur

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang cara-cara penulisan lambang unsur. - Latihan menuliskan lambang unsur. - Diskusi dan informasi tentang pengertian atom.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 401 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
15.2 Memahami rumus kimia

INDIKATOR
- pengertian rumus kimia/senyawa sebagai gabungan dari dua unsur atau lebih yang sama atau berbeda dengan komposisi tertentu dideskripsikan dengan benar. - Rumus kimia berdasarkan lambang unsur dan jumlahnya ditulsikan dengan benar. - Pengertian molekul/ion sebagai bagian terkecil dari suatu senyawa dideskripsikan dengan benar. - Pengelompokan senyawa berdasarkan jumlah atom unsur yang membentuk senyawa dideskripsikan dengan benar. - Senyawa molekul, senyawa ion, dan senyawa unsur dikelompokkan dengan baik. - Pengertian rumus molekul dan rumus empiris dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Rumus Kimia/Senyawa

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang cara-cara penulisan senyawa dengan menggunakan lambang unsur. - Bermain kartu (yang sudah bertuliskan lambang unsur/molekul/ion) untuk membentuk rumus kima/senyawa. - Menuliskan rumus kima/senyawa berdasarkan lambang unsur dan jumlahnya. - Diskusi dan informasi tentang pengertian molekul/ion. - Diskusi dan informasi tentang pengelompokan senyawa berdasarkan jumlah unsurnya. - Diskusi dan informasi tentang perbedaan senyawa molekul, senyawa ion, dan senyawa unsur. - Mengelompokkan senyawa molekul, senyawa ion, dan senyawa unsur. - Membedakan rumus molekul dengan rumus empiris.

PENILAIAN
Tes tertulis dan penilaian proses 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK Kartu permainan bertuliskan lambang unsur/ molekul/ ion

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 402 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
15.3 Menyetarakan persamaan reaksi

INDIKATOR
- Pengertian Persamaan reaksi kimia sebagai proses perubahan satu atau lebih zat menjadi satu atau lebih zat yang berbeda dideskripsikan dengan benar. - Penggunaan simbol-simbol dalam reaksi kimia untuk menunjukkan perubahan yang terjadi selama reaksi berlangsung dideskripsikan dengan benar - Penyetaraan persamaan reaksi berdasarkan prinsip jumlah unsur di ruas kiri dan kanan harus sama (sesuai Hukum Lavoisier) dilakukan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Persamaan Reaksi Kimia

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Mengamati demonstrasi reaksi kimia yang menunjukkan terjadinya perubahan warna, terbentuknya endapan, atau gas. - Menuliskan rumus kimia senyawa zat yang direaksikan (reaktan) berdasarkan demonstrasi tersebut dan hasil reaksi (produk) yang terjadi. - Diskusi dan informasi tentang cara penulisan persamaan reaksi. - Diskusi dan informasi tentang cara-cara penyetaraan persamaan reaksi. - Latihan menuliskan dan menyetarakan persamaan reaksi.

PENILAIAN
Tes tertulis dan tugas 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 403 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : X/2

STANDAR KOMPETENSI : Mengidentifikasi struktur atom dan sifat-sifat periodik pada tabel periodik unsur KODE KOMPETENSI : 16 ALOKASI WAKTU : 19 x 45 Menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
10

KOMPETENSI DASAR
16.1 Mendeskripsikan perkembangan teori atom

INDIKATOR
- Perkembangan teori atom dari teori atom Dalton sampai ke teori atom Modern dideskripsikan dengan benar. - Pengertian partikel penyusun atom berdasarkan hasil eksperimen sinar katoda dan sinar katoda berongga, serta keradioaktifan dideskripsikan dengan benar. - Simbol atom sebagai lambang unsur yang dilengkapi dengan nomor atom dan nomor massa dituliskan dengan benar. - Pengertian nomor atom (jumlah proton) sebagai identitas atom suatu unsur dideskripsikan dengan benar. - Pengertian nomor massa atom sebagai jumlah proton dan neutron dalam suatu inti atom dideskripsikan dengan benar. - Pengertian isotop berdasarkan perbedaan nomor massa dideskripsikan dengan benar. - Konfigurasi elektron unsur berdasarkan tingkat energi atau kulit dan orbital dituliskan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Struktur Atom

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang perkembangan teori atom dengan menggunakan gambargambar perkembangan model atom. - Diskusi dan informasi hasil eksperimen sinar katoda, sinar katoda berongga, serta keradioaktifan untuk memahami partikel penyusun atom. - Memberi contoh dan menjelaskan cara menuliskan simbol atom, isotop, dan konfigurasi elektron. - Latihan menuliskan konfigurasi elektron.

PENILAIAN
Tes tertulis

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK Gambar Model Atom

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 404 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
- Perkembangan pengelompokan unsur mulai dari triad sampai sistem IUPAC terbaru dideskripsikan dengan benar. - Letak unsur dalam sistem periodik yang didasarkan pada konfigurasi elektron dideskripsikan dengan benar. - Pengaruh jumlah elektron pada kulit terluar terhadap sifat keperiodikan dan sifat kemiripan unsur dideskripsikan dengan benar. - Pengertian energi ionisasi dan afinitas elektron dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Sistem Periodik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang perkembangan pengelompokan unsur. - Menganalisis sistem periodik untuk menentukan letak unsur dalam sistem periodik melalui konfigurasi elektron. - Diskusi dan informasi tentang pengertian ionisasi dan afinitas elektron. - Diskusi dan informasi tentang kecenderungan kemiripan sifat keperiodikan unsur (energi ionisasi, afinitas elektron, dan jari-jari atom) dalam tabel periodik.

PENILAIAN
Tes tertulis

ALOKASI WAKTU TM PS PI
10

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK Tabel Sistem Periodik

16.2 Menerapkan hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 405 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : X/1

STANDAR KOMPETENSI : Memahami konsep mol KODE KOMPETENSI :17 ALOKASI WAKTU : 10 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM
Tes Tertulis Tugas 4

KOMPETENSI DASAR
17.1 Menjelaskan konsep mol

INDIKATOR
- Pengertian Ar dan Mr sebagai satuan massa terkecil dari suatu unsur atau senyawa yang dibandingkan dengan 1/12 massa atom isotop 12C dideskripsikan dengan benar. - Perhitungan Mr berdasarkan jumlah Ar dari unsur-unsur penyusunnya dilakukan dengan benar. - Pengertian konsep mol sebagai satuan zat dideskripsikan dengan benar. - Pengertian konsep mol sebagai kumpulan partikel (atom atau molekul atau ion) yang dibandingkan dengan 1/12 massa isotop 12C atau yang mengandung partikel sebanyak bilangan Avogadro dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Konsep Mol

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang pengertian Ar dan Mr sebagai satuan massa terkecil dari suatu unsur atau senyawa. - Latihan menghitung Mr dari senyawa yang diberikan. - Menganalogikan jumlah zat berdasarkan satuannya, misalnya: 1 lusin= 12; 1 kodi=20; 1 mol zat=6,02x1023 partikel (bilangan avogadro). - Mendeskripsikan pengertian mol sebagai satuan jumlah zat.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 406 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
17.2 Menerapkan hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro

INDIKATOR
- Definisi Hukum Gay Lussac dideskripsikan dengan benar. - Definisi Hukum Avogadro dideskripsikan dengan benar. - Penggabungan Hukum Boyle, Hukum Gay Lussac, dan Hukum Avogadro menjadi persamaan gas ideal dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Hukum Gay Lussac dan Hukum Avogadro

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Menghitung volume gas yang bereaksi atau volume gas hasil reaksi berdasarkan hukum Gay Lussac. - Mengkorelasikan hubungan antara volume gas dengan jumlah partikelnya pada keadaan yang sama. - Menurunkan persamaan gas ideal dari Hukum Boyle, Hukum Gay Lussac, dan Hukum Avogadro. - Latihan menentukan tekanan, volume, dan temperatur suatu gas berdasarkan persamaan gas ideal. - Latihan menentukan volume atau jumlah reaktan dan produk dari suatu reaksi dengan menerapkan persamaan reaksi, konsep mol, Hukum Boyle, Hukum Gay Lussac, dan Hukum Avogadro.

PENILAIAN TM
Tes tertulis Tugas 6

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 407 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : X/2

STANDAR KOMPETENSI : Memahami terjadinya ikatan kimia KODE KOMPETENSI : 18 ALOKASI WAKTU : 10 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
2

KOMPETENSI DASAR
18.1 Mendeskripsikan terjadinya ikatan ion

INDIKATOR
- Peranan elektron valensi untuk mencapai konfigurasi elektron yang stabil dalam pembentukan ikatan kimia dideskripsikan dengan jelas. - Pencapaian konfigurasi elektron yang stabil berdasarkan teori oktet atau duplet dijelaskan dengan benar. - Pembentukan ikatan ion berdasarkan serah terima elektron dari unsur yang berikatan dan menghasilkan senyawa ion dijelaskan dengan benar. - Pengaruh gaya elektrostatik terhadap kekuatan ikatan ion dijelaskan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Ikatan Ion

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang teori oktet dan duplet. - Diskusi dan informasi tentang peranan elektron valensi untuk membentuk ikatan kimia. - Diskusi dan informasi tentang terbentuknya ikatan ion. - Menganalisis tabel sistem periodik untuk menentukan unsur-unsur yang dapat membentuk senyawa ion dan menuliskan rumusnya. - Diskusi dan informasi tentang kekuatan pengionan suatu senyawa.

PENILAIAN
Tes tertulis

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK Tabel Sistem Periodik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 408 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
- Pembentukan ikatan kovalen berdasarkan penggunaan pasangan elektron dari unsur yang berikatan dan menghasilkan senyawa kovalen dijelaskan dengan benar. - Penulisan simbol Lewis ditunjukkan dengan benar. - Penulisan ikatan kovalen dengan menggunakan struktur Lewis dideskripsikan dengan benar. - Pengaruh banyaknya pasangan elektron yang berikatan terhadap jenis ikatan kovalen (tunggal, rangkap) dideskripsikan dengan benar. - Pembentukan ikatan logam sebagai akibat adanya elektron bebas pada logam dijelaskan dengan benar. - Pembentukan sifat logam sebagai akibat pembentukan orbital baru karena adanya elektron bebas pada logam dijelaskan dengan benar. - Penentuan nama senyawa berdasarkan jenis senyawa dan ikatan yang terjadi dideskripsikan dengan benar. - Cara-cara penamaan senyawa ion dan senyawa kovalen dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Ikatan Kovalen

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang terbentuknya ikatan kovalen. - Menganalisis tabel sistem periodik untuk memperkirakan unsur yang membentuk ikatan kovalen. - Membedakan senyawa ion dan senyawa kovalen. - Meramalkan jenis ikatan kimia yang terjadi jika diketahui nomor atom unsur-unsur yang berikatan. - Diskusi dan informasi tentang cara penulisan simbol Lewis dan struktur Lewis. - Diskusi dan informasi tentang ikatan kovalen tunggal dan rangkap berdasarkan Struktur Lewis. - Diskusi dan informasi tentang terbentuknya ikatan logam pada unsur logam. - Mengamati demonstrasi sifatsifat logam diikuti dengan diskusi dan informasi.

PENILAIAN
Tes tertulis

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK Tabel Sistem Periodik

18.2 Mendeskripsikan terjadinya ikatan kovalen

18.3 Menjelaskan ikatan logam

Ikatan Logam

Tes tertulis

3

Buku kimia untuk SMA atau SMK Alat Bahan Praktik

18.4 Menuliskan nama senyawa kimia

Tata Nama Senyawa

- Diskusi dan informasi tentang tata cara penamaan senyawa. - Latihan menyebutkan dan menuliskan nama-nama senyawa dan/atau rumus senyawanya.

- Tes tertulis - Tugas

3

Buku kimia untuk SMA atau SMK

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 409 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : XI/1

STANDAR KOMPETENSI : Memahami perkembangan konsep reaksi kimia KODE KOMPETENSI : 19 ALOKASI WAKTU : 6 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
2

KOMPETENSI DASAR
19.1 Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia

INDIKATOR
- Pengertian persamaan reaksi kimia sebagai proses perubahan satu atau lebih zat menjadi satu atau lebih zat yang berbeda ditinjau kembali dengan benar. - Pengelompokan reaksi kimia menjadi reaksi asam-basa dan reaksi reduksi-oksidasi dideskripsikan dengan benar. - Ciri-ciri reaksi asam basa dicirikan sebagai proses perpindahan proton dideskripsikan dengan benar. - Ciri-ciri reaksi reduksi-oksidasi sebagai perpindahan elektron dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Reaksi Kimia

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang reaksi kimia. - Diskusi dan informasi tentang jenis-jenis reaksi. - Mengelompokkan jenis reaksi asam-basa dan reaksi reduksioksidasi.

PENILAIAN
Tes tertulis

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 410 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
- Pengertian bilangan oksidasi dideskripsikan dengan benar. - Pengertian konsep oksidasi dan reduksi sebagai penggabungan dan pelepasan oksigen, atau pelepasan dan penerimaan elekron, atau peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi dideskripsikan dengan benar. - Pengertian oksidator sebagai senyawa yang mengalami penurunan bilangan oksidasi atau mengalami reduksi dideskripsikan dengan benar. - Pengertian reduktor sebagai senyawa yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi atau mengalami oksidasi dideskripsikan dengan benar. - Penyetaraan reaksi reduksioksidasi dengan pelepasan dan penerimaan elekron, atau peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi dilakukan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Reduksi-Oksidasi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang pengertian bilangan oksidasi. - Menentukan bilangan oksidasi atom dalam molekul atau senyawa ion. - Diskusi dan informasi tentang reaksi reduksi oksidasi ditinjau dari terjadinya penggabungan dan pelepasan oksigen, atau pelepasan dan penerimaan elekron, atau peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi. - Diskusi dan informasi tentang cara-cara menyetarakan persamaan reaksi reduksioksidasi dengan prinsip pelepasan dan penerimaan elekron, atau peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi. - Latihan menyetarakan persamaan reaksi reduksioksidasi dengan prinsip pelepasan dan penerimaan elekron, atau peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

PENILAIAN
Tes tertulis dan tugas

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK

19.2 Membedakan konsep oksidasi, reduksi dan reaksi lainnya

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 411 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : XI/1

STANDAR KOMPETENSI : Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimia KODE KOMPETENSI : 20 ALOKASI WAKTU : 17 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
2 2 (4)

KOMPETENSI DASAR
20.1 Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit

INDIKATOR
- Pengertian larutan sebagai campuran dari dua atau lebih zat yang homogen dideskripsikan dengan benar. - Pengertian Larutan biner sebagai larutan yang hanya terdiri atas zat terlarut dan pelarut dideskripsikan dengan benar. - Perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya diamati dengan benar. - Ciri-ciri hantaran listrik dalam berbagai larutan disimpulkan berdasarkan hasil percobaan. - Kemampuan larutan menghantarkan arus listrik berdasarkan banyaknya ion yang terbentuk dalam larutan dideskripsikan dengan benar. - Penyebab adanya ion-ion dalam larutan akibat ikatan ion atau kovalen polar dideskripsikan dengan benar. - Pengertian konsentrasi sebagai daya larut atau kemampuan melarut suatu zat dalam suatu pelarut dideskripsikan dengan benar. - Pengertian larutan jenuh/tidak

MATERI PEMBELAJARAN
Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang pengertian larutan melalui demonstrasi campuran. - Diskusi dan informasi tentang larutan biner. - Mengamati daya hantar listrik larutan. - Mengelompokkan beberapa larutan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit. - Mengelompokkan beberapa larutan elektrolit menjadi elektrolit kuat dan lemah. - Membuat laporan hasil percobaan. - Review tentang larutan elektrolit dan non elektrolit. - Diskusi dan informasi tentang hubungan daya hantar dan jumlah ion yang ada dalam larutan. - Diskusi dan informasi tentang penyebab adanya ion-ion dalam larutan.

PENILAIAN
Tes tertulis, penilaian proses dan tugas

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

20.2 Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan

PENILAIAN proses

2

Buku kimia untuk SMA atau SMK

20.3 Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan

Konsentrasi dan Satuan Konsentrasi

- Mengamati demonstrasi tentang kemampuan suatu zat melarut. - Diskusi dan informasi tentang konsentrasi, larutan jenuh, dan tak jenuh. - Diskusi dan informasi satuan

Tes tertulis, penilaian proses, dan tugas.

6

2 (4)

Buku kimia untuk SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 412 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
jenuh dideskripsikan dengan benar. Satuan konsentrasi larutan sebagai perbandingan jumlah mol, massa atau volume zat terlarut terhadap jumlah massa atau volume larutan yang dinyatakan dalam prosen (%m/m, %m/v, %v/v), ppm (miligram atau mililiter zat terlarut terhadap 1 kg atau iL larutan), M (mol/L larutan), m (∑mol/1kg pelarut), X(∑mol komponen/∑mol kompoten total) dideskripsikan dengan benar. Pembuatan larutan sesuai satuan konsentrasi yang diinginkan dilakukan dengan baik. Terjadinya proses elektrokimia karena adanya energi yang dihasilkan pada reaksi spontan dijelaskan dengan benar. Pengertian sel elektrokimia sebagai perangkat alat percobaan untuk membangkitkan listrik melalui reaksi redoks yang spontan dideskripsikan dengan benar. Komposisi sel elektrokimia sebagai dua sel setengah reaksi yang disebut sel oksidasi dan sel reduksi yang masing-masing terdiri atas larutan elektrolit dan elektrodanya, dan dihubungkan oleh jembatan garam dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
konsentrasi dengan. - Latihan menghitung dan mengubah satuan konsentrasi. - Membuat larutan sesuai satuan konsentrasi yang diinginkan. - Membuat laporan.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

-

-

20.4 Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimia

-

Reaksi Redoks dan Elektro kimia

-

- Diskusi dan informasi tentang pengertian elektrokimia. - Mengamati demonstrasi tentang pengertian sel elektrokimia. - Tanya jawab tentang elektrokimia dan sel elektrokimia.

Tes tertulis, lisan.

3

Buku kimia untuk SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 413 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : XI/2

STANDAR KOMPETENSI : Memahami konsep kesetimbangan reaksi KODE KOMPETENSI : 21 ALOKASI WAKTU : 14 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM
- Tes tertulis - PENILAIAN proses - Tugas

KOMPETENSI DASAR
21.1 Menguasai reaksi kesetimbangan

INDIKATOR
- Pengelompokan reaksi kimia menjadi reaksi berkesudahan dan reaksi kesetimbangan dijelaskan dengan benar. - Kesetimbangan kimia sebagai kondisi yang dicapai suatu reaksi jika laju reaksi dalam dua arah yang berlawanan adalah sama, dan konsentrasi reaktan serta produk tetap dideskripsikan dengan benar. - Terjadinya perubahan atau pergeseran kesetimbangan sebagai akibat adanya aksi pada reaksi kesetimbangan (asas Le Chatelier) yang cenderung akan mengurangi aksi tersebut dideskripsikan dengan benar. - Pengaruh berbagai faktor, di antaranya perubahan konsentrasi, volume, dan tekanan terhadap pergeseran kesetimbangan dideskripsikan dengan benar. - Pengaruh perubahan temperatur terhadap nilai tetapan kesetimbangan dijelaskan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Kesetimbangan Reaksi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Mengamati dan menyimpulkan reaksi berkesudahan dan reaksi kesetimbangan. - Mengelompokkan rekasi berkesudahan dan reaksi kesetimbangan. - Membuat laporan hasil percobaan. - Review. - Mengamati reaksi kesetimbangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. - Membuat laporan hasil percobaan. - Menjelaskan prinsip asas Le Chatelier melalui contoh-contoh - Berlatih menentukan pergeseran kesetimbangan setelah terjadinya reaksi. - Menghubungkan perubahan tetapan klesetimbangan dengan temperatur berdasarkan analisis datanya.

PENILAIAN

PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

21.2 Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesetimbangan Reaksi

- PENILAIAN proses - Tugas

2

2 (4)

Buku kimia untuk SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 414 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
21.3 Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan

INDIKATOR
- Pengetian tetapan kesetimbangan (Kc) sebagai perbandingan konsentrasi reaktan dan produk suatu reaksi kesetimbangan yang memiliki harga tetap pada kondisi kesetimbangan dan temperatur tertentu (Hukum Aksi Massa) dideskripsikan dengan benar. - Konversi Kc menjadi Kp berdasarkan persamaan gas ideal dideskripsikan dengan benar. - Pengertian kesetimbangan homogen dan heterogen berdasarkan fasa seluruh spesi yang bereaksi (produk dan reaktan) dideskripsikan dengan benar. - Perhitungan konsentrasi reaktan dan produk dalam suatu campuran kesetimbangan berdasarkan konsentrasi awal dan konstanta kesetimbangannya dilakukan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Tetapan Kesetimbangan (Kc dan Kp)

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang pengertian Kc dan Kp serta hubungannya. - Diskusi dan informasi tentang kesetimbangan homogen dan heterogen. - Menghubungkan konsentrasi pereaksi dan hasil reaksi dengan tetapan kesetimbangan berdasarkan analisis data percobaan konsentrasi kesetimbangan - Diskusi dan informasi tentang korelasi Kc dan Kp berdasarkan persamaan gas ideal. - Latihan menentukan nilai Kc dan Kp suatu kesetimbangan.

PENILAIAN TM
- Tes tertulis Tugas 8

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku kimia untuk SMA atau SMK

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 415 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : XI/2

STANDAR KOMPETENSI : Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia KODE KOMPETENSI : 22 ALOKASI WAKTU : 8 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
2

KOMPETENSI DASAR
22.1 Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi

INDIKATOR
- Pengetian sistem dan lngkungan didefinisikan dengan benar. - Pengelompokan sistem ke dalam sistem tertutup, sistem terbuka dan sistem terisolasi dideskripsikan dengan benar. - Pengelompokan reaksi kimia dikelompokkan menjadi reaksi eksoterm dan endoterm berdasarkan panas yang dihasilkannya dideskripsikan dengan benar. - Pengertian entalpi (H) sebagai jumlah kalor yang masuk atau keluar dari sistem pada tekanan tetap dideskripsikan dengan benar. - Pengertian perubahan entalpi (∆H) dideskripsikan dengan benar - Perubahan entalpi reaksi yang dihitung sebagai selisih entalpi produk dan reaktan dideskripsikan dengan benar. - Besarnya perubahan entalpi reaksi melalui percobaan dilakukan dengan baik.

MATERI PEMBELAJARAN
Termokimia (Entalpi dan Perubahannya)

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang pengertian termokimia, sistem dan lingkungan melalui demonstrasi. - Membedakan sistem tertutup, sistem terbuka, dan sistem terisolasi. - Melakukan demonstrasi reaksi eksoterm dan endoterm. - Diskusi dan informasi tentang entalpi dan perubahan entalpi.

PENILAIAN
- Tes tertulis

SUMBER BELAJAR
Buku kimia SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

22.2 Menentukan perubahan entalpi reaksi

- Melakukan percobaan untuk menentukan entalpi reaksi netralisasi. - Membuat laporan. - Review.

- PENILAIAN proses - Tugas

2

2 (4)

Buku kimia SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 416 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
22.3 Menentukan kalor pembakaran berbagai bahan baker

INDIKATOR
- Pengetian kalor pembakaran sebagai kalor yang dilepaskan jika 1 mol bahan bakar dibakar dideskripsikan dengan benar. - Kalor pembakaran berbagai bahan bakar melalui percobaan dilakukan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Melakukan percobaan untuk menentukan kalor pembakaran bahan bakar. - Membuat laporan. - Review.

PENILAIAN
- PENILAIAN proses - Tugas

ALOKASI WAKTU TM PS PI
2 (4)

SUMBER BELAJAR
Buku kimia SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 417 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : XI/2

STANDAR KOMPETENSI : Mengkomunikasikan senyawa hidrokarbon dan kegunaannya KODE KOMPETENSI : 23 ALOKASI WAKTU : 18 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM
- Tes tertulis 4

KOMPETENSI DASAR
23.1 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon

INDIKATOR
- Kekhasan atom karbon yang ditunjukkan oleh kemampuan atom karbon untuk membentuk ikatan karbonkarbon dengan berbagai jenis ikatan (tunggal, rangkap) dideskripsikan dengan benar. - Pengertian senyawa organik dan senyawa karbon dideskripsikan dengan benar. - Pengertian senyawa hidrokarbon sebagai senyawa yang terdiri atas unsur C dan H dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Kekhasan Atom Karbon dan Senyawa Hidrokarbon.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang kekhasan atom karbon. - Diskusi dan informasi tentang definisi senyawa karbon dan hidrokarbon.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Kimia untuk SMA atau SMK

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 418 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
23.2 Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan turunannya

INDIKATOR
- Pengelompokan senyawa hidrokarbon ke dalam kelas, alifatik (siklik, asiklik) dan aromatik dideskripsikan dengan benar. - Pengertian senyawa hidrokarbon alifatik sebagai senyawa hidrokarbon yang tidak mengandung cincin benzena dideskripsikan dengan benar. - Pengelompokan senyawa hidrokarbon alifatik menjadi alkana, alkena, dan alkuna dideskripsikan dengan benar. - Ciri-ciri dan rumus umum alkana, alkena, dan alkuna dideskripsikan dengan benar - Pengertian senyawa hidrokarbon aromatik sebagai senyawa hidrokarbon yang mengandung cincin benzena dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Senyawa Hidrokarbon dan Turunannya.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang penggolongan senyawa hidrokarbon dan turunannya. - Diskusi dan informasi tentang rumus umum senyawa turunan hidrokarbon. - Latihan mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan turunannya.

PENILAIAN
- Tes tertulis - Tugas 8

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku Kimia untuk SMA atau SMK

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 419 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
23.3 Mendeskripsikan kegunaan senyawa hidrokarbon dalam kehidupan manusia

INDIKATOR
- Minyakbumi sebagai sumber senyawa hidrokarbon yang berguna dalam kehidupan manusia dideskripsikan dengan jelas. - Proses pembentukan minyakbumi sebagai hasil pembusukan berbagai mahluk hidup yang terjadi selama jutaan tahun dijelaskan dengan benar. - Kandungan utama minyakbumi sebagai campuran hidrokarbon yang terdiri atas campuran parafin (alkana), olefin (alkena),nafta (siklo parafin), dan hidrokarbon aromatik dideskripsikan dengan jelas. - Demonstrasi pemisahan minyakbumi menjadi fraksifraksinya dengan cara destilasi diamati dengan benar. - Sifat-sifat fraksi minyakbumi diamati secara langsung melalui percobaan. - Kegunaan minyakbumi ditelusuri melalui pengkajian pustaka.

MATERI PEMBELAJARAN
Minyakbumi dan Kegunaannya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang minyakbumi sebagai sumber senyawa hidrokarbon dan proses pembentukannya. - Diskusi dan informasi tentang kandungan utama minyakbumi. - Diskusi dan informasi tentang mengenai jenis-jenis fraksi minyakbumi yang berguna dalam kehidupan manusia. - Mengamati demonstrasi pemisahkan campuran minyak bumi menjadi fraksi-fraksinya. - Melakukan percobaan untuk mengamati sifat-sifat fraksi minyakbumi (bensin,solar, minyaktanah). - Membuat karya ilmiah dengan mencari pustaka tentang penggunaan minyakbumi.

PENILAIAN
- Tes tertulis 6

ALOKASI WAKTU TM PS
4 (8)

PI

SUMBER BELAJAR
Buku atau Media Lain yang Relevan Alat dan Bahan Praktik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 420 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : XII/2

STANDAR KOMPETENSI : Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi KODE KOMPETENSI : 24 ALOKASI WAKTU : 10 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM
- Tes tertulis - Tugas 8

KOMPETENSI DASAR
24.1 - Menentukan laju reaksi dan orde reaksi

INDIKATOR
- Definisi laju reaksi sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produk terhadap perubahan waktu dideskripsikan dengan benar. - Pengertian tetapan laju reaksi sebagai perbandingan laju reaksi terhadap perubahan konsentrasi reaktan dideskripsikan dengan benar. - Hukum laju reaksi sebagai hubungan antara laju reaksi, tetapan laju reaksi, dan konsentrasi yang dipangkatkan dengan bilangan eskponensial yang disebut orde reaksi ( v= k [X]a[Y]b ) dideskripsikan dengan benar. - Penentuan orde dan tetapan laju reaksi berdasarkan data konsentrasi reaktan dan laju reaksi dijelaskan dengan benar. - Orde reaksi ditunjukkan dengan melihat bentuk grafik laju reaksi terhadap konsentrasi.

MATERI PEMBELAJARAN
Laju Reaksi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Diskusi dan informasi tentang pengertian laju reaksi, tetapan laju reaksi, dan hukum laju reaksi melalui informasi dan diskusi. - Menganalisis data konsentrasi dan laju untuk menentukan orde dan tetapan laju reaksi. - Membuat grafik dari data konsentrasi dan laju reaksi. - Latihan menghitung laju reaksi, tetapan laju reaksi, dan orde reaksi berdasarkan data-data yang diberikan.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Kimia untuk SMA atau SMK Kertas grafik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 421 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
24.2 Menjelaskan faktorfaktor yang mempengaruhi laju reaksi

INDIKATOR
- Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi ditunjukkan melalui percobaan. - Pengaruh berbagai faktor, di antaranya perubahan konsentrasi, katalis, luas permukaan, dan temperatur terhadap laju reaksi dijelaskan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Melakukan percobaan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. - Diskusi dan informasi tentang pengaruh berbagai faktor terhadap laju reaksi. - Membuat laporan hasil percobaan.

PENILAIAN
- PENILAIAN proses - Lisan - Tugas 2

ALOKASI WAKTU TM PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Kimia untuk SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 422 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : XII/1

STANDAR KOMPETENSI : Menjelaskan sistem klasifikasi dan kegunaan polimer KODE KOMPETENSI : 25 ALOKASI WAKTU : 13 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM
- Tes tertulis - Tugas 4

KOMPETENSI DASAR
25.1 Menjelaskan kegunaan polimer

INDIKATOR
- Definisi polimer sebagai struktur yang panjang dan rumit (makro molekul), merupakan unit ulang dari suatu molekul kecil, mempunyai berat molekul sekitar 500 –10.000 kali berat molekul unit ulangnya dideskripsikan dengan benar. - Kegunaan polimer diidentifikasi sesuai penggunaan sehari-hari di lingkungan. - Pengelompokan polimer berdasarkan pembentukannya, senyawa pembentuknya, bahan penyusunnya, ketahanan terhadap panas, struktur, fungsi, dan penguraiannya dideskripsikan dengan benar. - Pengertian polimer termoset dan termoplas dideskripsikan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Polimer dan Kegunaannya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Menjelaskan pengertian polimer melalui informasi dan diskusi. - Berdiskusi mengenai contohcontoh polimer yang ditemukan di alam. - Diskusi dan identifikasi kegunaan polimer dari lingkungan.

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Kimia SMA atau SMK dan Media Lain yang relevan

25.2 Mengklasifikasi polimer

Klasifikasi Polimer

- Diskusi dan informasi tentang pengelompokan polimer berdasarkan pembentukannya, senyawa pembentuknya, bahan penyusunnya, ketahanan terhadap panas, struktur, fungsi, dan penguraiannya. - Mengamati dan mengidentifikasi sifat-sifat polimer melalui percobaan. - Mengelompokkan polimer berdasarkan pembentukannya, senyawa pembentuknya, bahan penyusunnya, ketahanan terhadap panas, fungsi, dan penguraiannya.

- Tes tertulis - PENILAIAN proses - Tugas

6

3 (6)

Buku Kimia SMA atau SMK yang relevan Alat dan Bahan Praktik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 423 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : XII/2

STANDAR KOMPETENSI : Memahami koloid, suspensi, dan larutan sejati KODE KOMPETENSI : 26 ALOKASI WAKTU : 20 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 2 (4)

KOMPETENSI DASAR
26.1 Mengidentifikasi koloid, suspensi, dan larutan

INDIKATOR
- Pengelompokan campuran menjadi larutan, Koloid, dan suspensi dijelaskan dengan benar. - Perbedaan larutan, Koloid, dan suspensi berdasarkan sifat campurannya, fasanya dan ukuran partikelnya dideskripsikan dengan jelas. - Pembuatan koloid dapat dengan cara kondensasi, desintegrasi, dan atau gabungan dari keduanya, dideskripsikan dengan jelas.

MATERI PEMBELAJARAN
Koloid

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Melakukan percobaan untuk mengamati perbedaan campuran homogen dan heterogen - Mengelompokkan campuran di atas menjadi larutan, koloid, suspensi - Membuat laporan hasil pengamatan - Menjelaskan cara pembuatan partikel koloid dengan cara informasi dan tanya jawab

PENILAIAN
Tes tertulis, PENILAIAN proses dan tugas

SUMBER BELAJAR
Buku Kimia untuk SMA atau SMK Alat dan bahan untuk

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 424 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
26.2 Membedakan macam dan sifat koloid

INDIKATOR
- Pengelompokan sifat khas koloid menjadi sifat optik dan elektrik dideskripsikan dengan jelas. - Akibat hamburan cahaya terhadap sifat optik dari koloid dideskripsikan dengan jelas. - Adanya efek Tyndal dan gerak Brown diamati melalui percobaan. - Sifat kinetik dari koloid ditunjukkan oleh sifat kinetik dari partikel yang selalu bergerak berliku-liku akibat tumbukan partikel. - Sifat elektrik dari koloid terjadi dijelaskan sebagai akibat adanya muatan (ion-ion) yang bergerak dalam medan listrik - Elektroforesis dideskripsikan dengan jelas. - Elekroforesis, koagulasi, gerak Brown, dan kesetabilan koloid diamati dari hasil percobaan sifat-sifat koloid - Definisi zat terdispersi dan dan zat/ medium pendispersi dideskripsikan dengan jelas. - Pengelompokan koloid berdasarkan wujud zat terdispersi dan pendispersinya dideskripsikan dengan jelas. - Pengelompokan koloid menjadi koloid liofil dan koloid liofob berdasarkan kekuatan ikatan antara zat terdispersi dan medium pendispersinya dideskripsikan dengan jelas.

MATERI PEMBELAJARAN
Macam dan Sifat-sifat Koloid

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Melakukan percobaan untuk mengamati sifat-sifat koloid - Membuat laporan - Diskusi dan informasi tentang macam-macam koloid berdasarkan zat terdispersi dan medium pendispersi melalui informasi i dan tanya jawab. - Melakukan percobaan untuk mengamati sifat emulsi dan gel Menjelaskan macam-macam koloid berdasarkankekuatan ikatan zat terdispersi dan medium pendispersi melalui informasi dan diskusi - Diskusi dan informasi tentang sifat-sifat koloid Liofil dan liofob melalui demonstrasi. - Mengelompokkan bahan-bahan di alam berdasarkan macammacam koloid

PENILAIAN
Tes tertulis PENILAIAN proses dan tugas

ALOKASI WAKTU TM PS PI
5 3 (6)

SUMBER BELAJAR
Buku Kimia untuk SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 425 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
26.3 Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan

INDIKATOR
- Penggunaan koloid dijelaskan berdasarkan proses pembentukannya - Penggunaan Koloid ditelusuri melalui pengkajian pustaka

MATERI PEMBELAJARAN
Penggunaan Koloid

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Membuat karya ilmiah dengan mencari pustaka tentang penggunaan koloid - Melakukan presentasi karya ilmiah

PENILAIAN
PENILAIAN tugas

ALOKASI WAKTU TM PS PI
6 (12)

SUMBER BELAJAR
Buku atau Media Lain yang Relevan Transparansi

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 426 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : KIMIA : XII/2

STANDAR KOMPETENSI : Melakukan pemisahan dan analisis KODE KOMPETENSI : 27 ALOKASI WAKTU : 30 X 45 Menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
6 (12)

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
- Pengelompokan campuran menjadi campuran homogen dan heterogen dijelaskan dengan benar. - Cara-cara pemisahan capmuran dideskripsikan dengan jelas. - Teknik pemisahan campuran dipraktikkan di laboratorium dengan benar. - Penentuan kadar suatu unsur/senyawa dengan cara gravimetri dan volumetri dideskripsikan dengan jelas. - Penentukan kadar senyawa dengan cara gravimetri dilakukan dengan benar. - Penentuan kadar senyawa dengan cara volumetri dilakukan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
Pemisahan Campuran

KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Melakukan percobaan untuk memisahkan berbagai jenis campuran dengan cara penyaringan, sublimasi, destilasi, kristalisasi, kromatografi. - Membuat laporan. - Review

PENILAIAN
- PENILAIAN proses - Tugas

SUMBER BELAJAR
Buku kimia SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

27.1 Memisahkan zat dari campuran

27.2 Menentukan kadar suatu unsur/senyawa senyawa gravimetri, volumetri, dan teknik lainnya

Penetuan kadar suatu unsur/senyawa

- Diskusi dan informasi tentang pengertian gravimetri dan titrasi melalui diskusi dan informasi. - Melakukan percobaan gravimetri dan titrasi - Membuat laporan hasil percobaan. - Review

- PENILAIAN proses - Tugas

6

22 (44)

Buku kimia SMA atau SMK Alat dan Bahan Praktik

Keterangan: TM : Tatapmuka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktIk di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktek di Industri (4 jam praktIk di Du/Di setara dengan 1 jam tatap muka)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 427 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : SMK Negeri 4 Malang BAHASA INGGRIS X/1-2 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Novice 148 jam X 45 menit ALOKASI WAKTU TM
• Tes lisan: − Memperagak an dialog secara berpasangan • Tes tertulis: − Melengkapi dialog 9

KOMPETENSI DASAR
1. 1 Memahami ungkapanungkapan dasar pada interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan

INDIKATOR
• Ucapan salam (greetings) pada saat bertemu dan berpisah digunakan secara tepat • Memperkenalkan diri sendiri dan orang lain diperagakan dengan tepat • Berbagai ungkapan terima kasih dan responnya digunakan secara tepat • Berbagai ungkapan penyesalan dan permintaan maaf serta responnya diperagakan secara tepat •

MATERI PEMBELAJARAN
Greetings and leave takings − Good morning. − How are you? − I’m fine, thanks − See you later. Introducing − May I introduce myself. I am Budi. − Ani, this is Ida. − Nice to meet you. Thanking − Thank you very much. − You are welcome. Apologizing − I am sorry for ... − Please forgive me .. Grammar Review − Personal Pronoun (Subject & possessive) I – my You – your − Simple Present Tense : to be & Verb 1 •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening − About greetings, introducing, thanking, leave takings, and apologizing − Listening for information − Dictation Speaking − Saying greetings, introducing, thanking, leave takings, and apologizing − Role playing, dialogues, introducing, thanking, leave takings, and apologizing − Telling one’s self Reading for information − Short passages − Dialogues Writing − Completing dialogues − Arranging jumbled dialogues − Composing dialogues

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR PI
Global Access to the World of Work English for Hotel Services Grammar in Use

PS

• •

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 428 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Menyebutkan benda-benda, orang, ciri-ciri, waktu, hari, bulan, dan tahun

INDIKATOR
• Nama-nama benda dan kata yang mendeskripsikan benda yang terkait dengan warna, bentuk, asal (origin), ukuran, bahan, jumlah dan kualitas disebutkan dengan tepat. • Kata-kata yang mendeskripsikan orang yang terkait dengan profesi, kebangsaan, ciri-ciri fisik, kualitas, dan aktifitasnya disebutkan dengan tepat. • Waktu (time of the day), nama-nama hari/tanggal, bulan, tahun disebutkan dengan tepat. •

MATERI PEMBELAJARAN
Adjectives showing colours, quality, size, shape, age, origin, material - green, good, big, old, Indonesian, wooden, dsb. Profession, nationality Adjectives showing physical (appearance), nonphysical (characteristic) - beautiful, humorous dsb Nouns showing time, day, date, month, year - six o’clock, Sunday, 1st of May, July, 2006 Grammar review: − Singular – plural nouns. (book – books box - boxes child – children fish – fish) •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening − Matching pictures with words − Dictation − Listening for information Speaking: − Naming objects, quality of objects and persons, professions, nationalities, and time of the day. Reading: − Reading for information Writing: − Completing passages with suitable words •

PENILAIAN TM
Tes lisan − Mendeskripsikan gambar secara lisan Tes tertulis − Melengkapi kalimat − Pilihan Ganda − Memberi label pada gambar − Menjawab pertanyaan cerita. 12

ALOKASI WAKTU PS PI
1. 2. 3. 4.

SUMBER BELAJAR
Breakthrough Global Access to the World of Work Person to Person Grammar in Use

• •

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 429 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.3 Mendeskripsikan benda-benda, orang, ciri-ciri, waktu, hari, bulan, dan tahun

INDIKATOR
• Bilangan (cardinal / ordinal) digunakan dengan tepat dalam berbagai konteks. • Kata-kata dirangkai dengan tepat untuk mendeskripsikan benda berdasarkan warna, bentuk, asal (origin), ukuran, bahan, jumlah dan kualitas. • Kata- kata dirangkai dengan tepat untuk mendeskripsikan orang yang terkait dengan profesi, kebangsaan, ciri-ciri fisik, kualitas, dan aktifitasnya. • Kata-kata dirangkai dengan tepat untuk mendeskripsikan suatu kejadian berdasarkan waktu (time of the day), nama-nama hari/tanggal, bulan, tahun. •

MATERI PEMBELAJARAN
Cardinal and ordinal numbers − ten, twenty, first, fifth, dsb Adjectives of quality: good, beautiful, dsb Adjectives of size: big, small, dsb. Adjectives of shape: round, straight, dsb. Adjectives of age: old, new, dsb. Adjectives of colour: blue, red, dsb. Nationality, profession − John is an American. − He is a very busy chef Adjective in series: A beautiful big U-shaped wooden house. Description of events: The accident happened at nine PM on Monday, the 26th of July 2006. Antonym / synonym •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening: − Matching pictures with words. − Dictation − Listening for information Speaking: − Describing things, people, profession, and nationalities − Telling numbers, responding to questions about numbers. − Discussing things based on physical appearance. − Role playing dialogues Reading: − Understanding and discussing passages. Writing: − Describing things − Matching numbers and the way they are said. − Arranging jumbled paragraphs. − Composing dialogues involving the use of numbers in various contexts − Writing paragraphs based on pictures. •

PENILAIAN TM
Tes lisan − Mendeskripsikan gambar − Menyebutkan waktu, bilangan. − Menceritakan kejadian secara lisan. • Tes tertulis: Pilihan ganda Menjodohkan gambar. Menyusun paragraph pendek. 21

ALOKASI WAKTU PS PI
1. 2. 3. 4. 5.

SUMBER BELAJAR
English for Hotel Services International Hotel English Person to Person Grammar in Use Posters or pictures from magazines or newspapers

• • • • • •

• •

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 430 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.4 Menghasilkan tuturan sederhana yang cukup untuk fungsi-fungsi dasar

INDIKATOR
• Ungkapan penyesalan dan permintaan maaf serta pemberian responnya disampaikan dengan tepat. • Ungkapan simpati serta pemberian respon terhadapnya disampaikan dengan tepat • Ungkapan berbagai perasaan disampaikan dengan tepat • Ungkapan permintaan dan pemberian ijin disampaikan dengan tepat • Ungkapan perintah dan permintaan digunakan secara tepat. • Ungkapan penawaran barang dan jasa digunakan secara tepat.

MATERI PEMBELAJARAN
• Words and expressions used to show regrets and apologies: - I’m sorry that ... • Words and expressions used to express sympathy: - I’m sorry to hear that .. • Adjectives for expressing feelings: - happy, terrible, sad, etc • Adjectives ‘ –ing’ vs ‘ed’ - boring ›‹ bored • Adjective set expressions - get bored; turn bad, etc • Subject – verb agreement: - John is very happy to see you. • Words and expressions used in asking for and giving permission: - May I use the phone? - You can leave now. • Grammar: Modals + Auxiliary • Expressions and verb forms used in commands and requests: - Can you lend me a pen, please? - Come here!; Stand up! • Responses to commands: - Yes, I will. - Certainly. • Expressions used for offering things and services. - Would you like to have some tea? - Would you like to taste this food? •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening: − Dictation − Listening for information − Completing passages Speaking: − Pronunciation practice − Dialogue practice − In pairs, creating and practising dialogues dealing with regret and apoligies, simpathy, asking for and giving information, offering things and services. − Expressing feelings about certain events Reading: Reading for information: − Dialogues − Stories which stimulate readers’ emotion Writing: − Completeing Dialogues − Rearranging jumbled dialogues − Composing short stories (good or bad experiences)

PENILAIAN TM
• Tes lisan − Dialog − Merespon pernyataan • Tes tertulis − Melengkapi kalimat − Membuat kalimat berdasarkan gambar. − Menyusun cerita. 22

ALOKASI WAKTU PS PI
1. 2. 3. 4.

SUMBER BELAJAR
Global Access to the World of Work American Business English Person to Person Grammar in Use

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 431 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.5 Menjelaskan secara sederhana kegiatan yang sedang terjadi

INDIKATOR
• Peristiwa yang sedang terjadi diceritakan dengan tepat sesuai dengan waktu dan tempat kejadian. • Pernyataan dengan menggunakan ”there is/are” disampaikan dengan tepat sesuai dengan waktu dan tempat kejadian. • Pertanyaan tentang peristiwa yang sedang terjadi disampai-kan dengan tepat • Pengungkapan perasaan / pendapat tentang peristiwa yang sedang terjadi disampaikan dengan tepat

MATERI PEMBELAJARAN
• Words and expressions used in the context of telling or describing events. - The students are cleaning the foor. - When you arrive, the guests will be travelling around the city. • Grammar: Present continuous, future continuous. • Sentences using ‘there + be’ • Prepositions: in, on, at, under, etc. - There is a napkin on the table • Questions about events: - How/When did it happen? • Expessions of feelings / opinions concerning an event - I was very shocked to learn about the number of the victims. •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening: − Matching pictures and sentences. − Completing passages Speaking: − Pronunciation practice − Dialogue practice telling what’s happening in pictures. − Giving responses to the events shown in pictures, films, or dramas. − Dialogue practice using “there” Writing: − Writing short paragraphs based on pictures.

PENILAIAN TM
• Tes lisan − Menceritakan gambar − Dialog • Tes tertulis − Melengkapi kalimat − Menjawab soal cerita. − Membuat kalimat berdasarkan gambar. 22

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
American Business English Person to Person Pictures from newspapers or magazines Breakthrough

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 432 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.6 Memahami memo dan menu sederhana, jadwal perjalanan kendaraan umum, dan rambu-rambu lalu lintas

INDIKATOR
• Pesan ditulis dalam bentuk memo dengan benar. • Memo yang sudah ada dijelaskan dengan tepat. • Menu ditulis dan dijelaskan dengan tepat. • Tanda-tanda dan lambang (misalnya: rambu lalu lintas) dijelaskan dengan benar. • Berbagai macam jadwal (time table) dibuat dan dijelaskan dengan benar. • Bentuk kata sifat dan keterangan digunakan secara tepat untuk membandingkan sesuatu.

MATERI PEMBELAJARAN
• Samples of memo • Sample of menu • Words and expressions to explain signs and symbols: - That “P” sign means that you can park here. - The symbol “Lady” means that the toilet is for women. - “No smoking” means that you are not allowed to smoke in that area. • Samples of time table and schedule • Degrees of comparison: - Bus is fast. - Train is faster than the bus. - Plane is the fastest of all. - Travelling by plane is more convenient than travelling by bus. • Pronouns and Reported Speech •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening − Dictation − Completing memos and menus − Matching pictures based on signs, symbols, time tables and schedules given. Speaking − Pronunciation practice − Dialogue practice involving memos, menus, signs, symbols, time tables and schedules − Making sentences using degrees of comparison, pronouns and reported speech. Writing − Completing time tables and schedules − Writing sentences using comparative degree, pronouns and reported speech. − Composing memos and menus.

PENILAIAN TM
• Tes lisan − Menjawab pertanyaan secara lisan − Menjelaskan jadwal perjalanan, rambu lalu lintas, simbol dan tanda. • Tes tertulis − Membuat memo − Menulis menu − Menulis jadwal − Menjawab pertanyaan tentang menu, jadwal, memo, rambu lalu lintas. 22

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
Various kinds of memos and menus, time tables and schedules from different sources Person to Person American Business English Breakthrough

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 433 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.7 Memahami katakata dan istilah asing serta kalimat sederhana berdasarkan rumus

INDIKATOR
• Berbagai ungkapan untuk menyatakan pilihan (preferences) digunakan dengan tepat. • Ungkapan untuk menyatakan pengandaian (conditional type I) digunakan dengan tepat. • Berbagai ungkapan untuk menyatakan kemampuan (capabilities) digunakan dengan tepat. • Ungkapan untuk meminta dan memberi arah dan lokasi (direction) digunakan dengan tepat.

MATERI PEMBELAJARAN
• Words and expressions used in expressing preference: - I prefer coffee to soft drink at this time of the day. - I’d rather stay home over the weekend than go to movies. - I like badminton better than volley ball. • Conditional sentence type 1: - If the weather is nice this morning, we can go to the beach. • Words and expressions used to talk about capabilities: - Can you swim to cross this river? - When I was a child, I could (was able to) climb that tree. • Words and expressing used in asking for and giving direction (location): - Could you tell me the way to the Zoo, please? - Go straight on as far as the junction, then turn left. The Zoo is on your left ... • Prepositions of place: in front of, behind, beside, dsb. •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening − Dictation − Listening for information: dialogues − Listening and completing maps. Speaking − Interviewing for one’s preferences and capabilities, asking and giving directions based on maps given. − Responding to questions using conditional sentences type 1. Reading − Reading for information: passages, dialogues, etc. − Identifying skills and capabilities from reading passages. − Reading and finding a location on the map Writing − Writing sentences expressing preferences and capabilities, directions or locations. − Writing sentences using conditional type 1. − Composing dialogues involving preferences and capabilities and giving directions.

PENILAIAN TM
• Tes lisan − Dialog tentang preference, direction, capabilities, conditional. • Tes tertulis − Melengkapi dialog − Menuliskan arah / petunjuk. − pilihan ganda 22

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
Person to Person Grammar in Use Maps Breakthrough English for Hotel Services Global Access to the World of Work

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 434 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.8 Menuliskan undangan sederhana

INDIKATOR
• Sejumlah kata dirangkai menjadi kalimat yang mengandung unsur undangan • Kalimat dirangkai dengan benar untuk membentuk undangan • Undangan sederhana (misalnya: undangan ulang tahun) dituliskan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
• Grammar review: “will”, “could”, “would” and prepositions: in, on at. • Samples of invitation (personal invitation). • Parts of personal invitations. • Contents, style, spelling and punctuation.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Listening − Completing invitations − Listening for information • Speaking − Pronunciation practice − Dialogue practice − Responding to questions dealing with invitations using “yesno” and “wh-” questions. − Telling about invitations, − Creating dialogues in pairs • Reading − Reading for information: invitations • Writing − Rearranging jumbled sentences to create invitation − Writing personal invitations.

PENILAIAN TM
• Test Lisan − Mengundang secara lisan − Dialog • Test tertulis − Membuat undangan 18

ALOKASI WAKTU PS PI

SUMBER BELAJAR
Different kinds of invitations Person to Person Breakthrough Global Access to the World of Work

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 435 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : BAHASA INGGRIS : XI / 3-4

STANDAR KOMPETENSI : Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Elementary KODE KOMPETENSI : ALOKASI WAKTU : 146 X 45 menit KOMPETENSI DASAR
2.1. Memahami percakapan sederhana sehari-hari baik dalam konteks profesional maupun pribadi dengan orang bukan penutur asli

INDIKATOR
• Pertanyaan dengan pola yes-no questions dalam konteks kegiatan sehari-hari diperagakan dan dijawab dengan benar. • Pertanyaan dengan pola question tags dalam konteks kegiatan sehari-hari diperagakan dengan benar. • Pertanyaan dengan pola question words dalam konteks kegiatan sehari-hari diperagakan dan dijawab dengan benar. • Berbagai bentuk dan ungkapan digunakan dengan tepat untuk membicarakan kegemaran /hobi dan minat. • Ungkapan untuk menangani tamu hotel, restoran, travel agency, dll. diperagakan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
• Talking about hobbies and interests - Do you like fishing? - What do you like doing in your spare time? • Guest handling - What can I do for you, Sir? - Welcome to our hotel. - I hope you enjoy the food. Grammar Review • Yes – No questions - Are you a secretary? • Question tags - The board meeting starts at seven, doesn’t it? • Questions with question words - Where does the boss live? - Why do you come late? • Gerund as subjects and objects - Smoking is dangerous. - I don’t like fishing. • Gerund as complement: - Her job is sorting the mail. • Gerund after preposition: - Are you interested in collecting stamps? • Constructions with ‘too’ and ‘enough’ - The soup is too salty for me. - The hotel room is comfortable enough.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Listening: − Answering questions based on recorded materials. − Dialogues about guest handling • Speaking: − Telling about one’s own daily activities. − Role playing about guest handling • Reading: − Answering questions about hobbies and interests • Writing: − Writing descriptions of other’s daily activities. − Writing sentences containing gerund . − Arranging sentences containing “too” and “ enough”

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• Tes lisan − Dialog berpasang-an • Tes tertulis − Melengkapi kalimat − Pilihan Ganda − Membuat paragraf pendek 20

SUMBER BELAJAR PS PI
Practical English Usage Global Access to the World of Work Person to Person English for SMK (Ang-kasa)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 436 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.2. Mencatat pesan-pesan sederhana baik dalam interaksi langsung maupun melalui alat

INDIKATOR
• Pesan (message) yang diterima lewat telepon dicatat dengan benar. • Pesan (message) yang diterima secara langsung dicatat dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
• Expressions dealing with telephone conversations Grammar Review: • Personal pronouns - I – me – my – mine myself • Reported speech - He said that you had to pay for the tickets - He asked you to pay for the tickets. - He wanted to know if you would be available in the afternoon. - He wanted to know where you put his umbrella. Adjective Clause - Do you know the staff who will be promoted our new division manager? •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening: − Listening for information from recorded materials. − Understanding telephone conversations Speaking: − Telling the infomation obtained from recorded materials − Role playing on telephone conversations Writing: − Writing messages based on telephone conversations − Composing sentences using reported speech, personal pronouns and adjective clause. •

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
Tes tertulis Melengkapi kalimat − Membuat kalimat dengan reported speech − Mencatat pesan yang diterima − 20

SUMBER BELAJAR PS PI
Practical English Usage Global Access to the World of Work Person to Person English for SMK (Ang-kasa)

• Tes lisan − Menceritaka n pesan yang diterima

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 437 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.3. Merinci tugas pekerjaan dan latar belakang pendidikan yang dimilikinya secara lisan dan tulisan

INDIKATOR
• Bentuk kata kerja digunakan dalam Simple Present dengan tepat untuk menerangkan tugas dan pekerjaan berbagai macam profesi. • Bentuk kata kerja digunakan dalam Simple Past dengan tepat untuk menerangkan latar belakang pendidikan berbagai macam profesi. • Curriculum Vitae yang sederhana ditulis dengan benar. • Berbagai ungkapan digunakan dengan tepat untuk menjelaskan fakta dan angka (facts and figures) pada suatu sajian data.

MATERI PEMBELAJARAN
• Telling about people’s job using the Simple present tense: - A cook prepares food. - Pilots fly aeroplanes. • Telling about people’s educational background using the Simple past tense. - She graduated from SMKN 8 Bandung. - The new secretary learned shorthand at the college. • Samples of curriculum vitae • Expressing facts and figures : - The graph shows that population growth has been high this last decade. - The latest data show that about three billion rupiahs have been spent for the construction of the factory. •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening: − Dictation − Answering dialogues given by the teacher Speaking − Explaining someone’s profession Reading − Understanding and discussing diagrams containing facts and figures Writing − Rewriting someone else’s curriculum vitae − Writing one’s own curriculum vaitae •

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
Tes lisan Menjelaska n profesi − Menjelaska n diagram − Tes tertulis Melengkapi kalimat/ form − Menulis curriculum vitae − 20

SUMBER BELAJAR PS PI
Practical English Usage Global Access to the World of Work Person to Person English for SMK (Ang-kasa) English New Concept

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 438 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.4. Menceritakan pekerjaan di masa lalu dan rencana kerja yang akan datang

INDIKATOR
• Ungkapan tentang kegiatan masa lampau dikemukakan dengan benar. • Ungkapan untuk mengemuka-kan kegiatan di masa datang digunakan dalam Tense yang benar. • Surat pribadi yang menceritakan tentang kehidupan masa lalu dan rencana di masa depan ditulis dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
• Telling about past events - I saw the crowds were helping the accident victim. - We had locked the room when she came. • Telling about future plans - The meeting will be over at two PM. - When you arrive at the office, I will be conducting a meeting. • Sample of a personal letter (telling about past and future events) • Grammar review: - Relevant tenses. •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening − Answering questions of one’s past experiences. Speaking − Telling one’s own plans (future) Reading − Reading for information: dialogues, passages Writing − Composing personal letters − Translation •

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
Tes lisan Menceritaka n peristiwa masa lalu − Dialog − Tes tertulis Melengkapi kalimat − Membuat surat − Menerjema hkan − 24

SUMBER BELAJAR PS PI
Practical English Usage Global Access to the World of Work Person to Person English for SMK (Ang-kasa)

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 439 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.5. Mengungkapk an berbagai macam maksud hati

INDIKATOR
• Ungkapan-ungkapan untuk menyampaikan undangan digunakan dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk melakukan tawar-menawar (bargaining) digunakan dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk menyatakan kepastian (certainty) digunakan dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk memberi dan merespon pujian digunakan dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk menyatakan pendapat/opini digunakan dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk menyatakan persetujuan (agreeiingdisagreeing) digunakan dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk menyatakan argumentasi digunakan dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN
• Giving invitations - Would you like to come to my place for dinner tonight, please? - With pleasure. - I’m afraid I can’t, I’ve already got an appointment. • Bargaining - Is there any discount for this shirt? - How about fifty thousand rupiahs? • Expressing certainty - I’m sure that it’s going to rain this afternoon. - It must be him who called. • Giving and responding to compliments - Fantastic! - You look beautiful tonight. - Thank you. • Expressing opinions - I think that’s not true. - What I have in my mind is that .... • Expressing agreement/ disagreement: − You’re right. − I’m afraid you’ve got wrong information, Sir. Expressing argument − Yes, but don’t forget ... − That may be so but ... • Grammar review − Conjunctions / concessive relationship.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Listening: − Answering questions based on dialogues about giving invitations, bargaining, expressing certainty, compliments, expressing opinions, agreeing/disagreeing , and arguing • Speaking: − Performing dialogues based on given situations. • Reading: − Answering questions based on written texts. • Writing: − Writing dialogues based on given situations. •

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
Tes lisan melalui role play / dialog Tes tertulis − Melengkapi dialog − Menjawab pertanyaan − Melengkapi kalimat − Membuat dialog 28

SUMBER BELAJAR PS PI
Practical English Usage Global Access to the World of Work Person to Person English for SMK (Ang-kasa)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 440 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
− Constructions with “used to”: a) be/get used to + Ving b) used to + Verb 1 − Noun clause as object: - I never believe that there will be another rationalization.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 441 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.6. Memahami instruksiinstruksi sederhana

INDIKATOR
• Ungkapan-ungkapan untuk menggambarkan proses kerja dan atau berfungsinya suatu alat dikemukakan dengan benar. • Ungkapan-ungkapan untuk meminta dan memberi saran dan nasihat (suggestion and advice) digunakan secara tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk menyatakan keharusan dan kewajiban (necessity and obligation) digunakan dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk meyakinkan dan membujuk orang lain (convincing and persuading) agar menerima pendapat atau usulan yang diajukan digunakan dengan tepat.

MATERI PEMBELAJARAN
• Expressions used in describing processes: - First, ... - Next, ... - Then... - Finally ... • Expressions used in asking for and giving suggestions and advice: - What do you recommend for a headache? - You’d better see a doctor. • Expressions used in asking necessity and obligation: - We must be there before the boss comes. - It is necessary for us to be there on time. • Expressions used in persuading and convincing: - Why don’t you try our special drink bandrek to warm up your body. - If I were you, I would … - I’m sure you are on the right track. - I bet you could do it. • Grammar review: − Degrees of comparison − Imperatives - Don’t smoke at the petrol station - Keep silent; the baby is sleeping •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Listening − Listening for information on how things work. − Dialogues about asking for and giving suggestions and advice, necessity and obligations, convincing and persuading Speaking − Telling about how things work. − Role playing how to ask for and give suggestions and advice. − Interviewing dealing with convincing and persuading, necessity and oligations Reading − Reading for information: dialogue passages Writing − Making dialogues based on the situations provided. •

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
Tes lisan Menjelaskan proses kerja / cara mengoperasika n alat Tes tertulis Menjawab pertanyaa n − Pilihan ganda − Membuat dialog − 24

SUMBER BELAJAR PS PI
Practical English Usage Global Access to the World of Work Person to Person English for SMK (Ang-kasa) English New Concept

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 442 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.7. Membuat pesan-pesan pendek, petunjuk dan daftar dengan pilihan kata, ejaan dan tata tulis yang berterima

INDIKATOR
• Kata-kata dipilih dengan tepat dan dirangkai menjadi pesan pendek, petunjuk atau daftar • Kesimpulan dari suatu pembicaraan ditulis dengan benar menjadi suatu pesan pendek, petunjuk, atau daftar

MATERI PEMBELAJARAN
• Samples of short messages, directory, and lists. • Content, punctuation, and spelling. • • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Vocabulary game Rearranging words / sentences Composing short messages. Directions, or lists based on the situation given by the teacher.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
• − Tes lisan Menyamp aikan pesan secara lisan Tes tertulis Membuat pesan singkat dan atau petunjuk cara pengguna an alat secara tertulis. 10

SUMBER BELAJAR PS PI
Practical English Usage Global Access to the World of Work Person to Person English for SMK (Ang-kasa) English New Concept

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 443 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER

: SMK Negeri 4 Malang : BAHASA INGGRIS : XII / 5 - 6

STANDAR KOMPETENSI : Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Intermediate KODE KOMPETENSI : ALOKASI WAKTU : 146 X 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
16

KOMPETENSI DASAR
3.1 Memahami monolog yang muncul pada situasi kerja tertentu

INDIKATOR
• Pertanyaan mengenai informasi umum (general information) yang terkait dengan monolog dijawab dengan benar. • Pertanyaan mengenai isi monolog (detailed information) dijawab dengan benar • Monolog yang muncul pada situasi kerja tertentu ditulis kembali dalam bentuk intisari/summary (taking notes)

MATERI PEMBELAJARAN
• Short talks (advertisements, reports, announcements, dll) • Relevant vocabulary • Antonym, synonym. • Affixes : prefixes, suffixes

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Vocabulary games • Listening to recorded short talks • Discussion • Questions and answers

PENILAIAN
• Tes lisan − retelling, summarizing • Tes tertulis − menjawab pertanyaan pilihan ganda atau essay

SUMBER BELAJAR
30 Days to the TOEIC Test Vocabulary Book

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 444 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.2 Memahami percakapan terbatas dengan penutur asli

INDIKATOR
• Ungkapan-ungkapan untuk membuat reservasi yang dilakukan oleh penutur asli ditanggapi dengan tepat • Ungkapan-ungkapan untuk mengajukan keluhan yang dilakukan oleh penutur asli ditanggapi dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk membuat kesepakatan (arrangementI) digunakan dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk memastikan dan membatalkan kesepakatan dilakukan dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan untuk menyatakan keinginan atau situasi yang tidak nyata baik untuk masa depan, masa kini atau masa lampau (conditional sentences and subjunctive wish) digunakan dengan tepat. • Ungkapan-ungkapan yang dipakai dalam wawancara digunakan secara tepat

MATERI PEMBELAJARAN
• Percakapan di telepon tentang reservasi - Can I book two rooms for Saturday night, please? • Reservation forms • Future tense • Response to complaints - I am very sorry, Sir • Expressions dealing with arrangementt - What about tonight? - I’m sorry. I have got something to do tomorrow. What about Sunday? • Expressions dealing with confirmation and cancellation: - I’d like to confirm my flight to Singapore. - I regret to tell you that I have to cancel our appointmnet. • Modals Auxiliary: WOULD • Expressions dealing with unreal condition. - If you came, you would see him. • Conditional Types 2 and 3 • Subjunctives with wish, if only, would rather. • Answering typical questions asked in interviews - My name is.... - I apply for this position because ... - I’m interested in working here because ...

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Listening: − Dialogues about reservations, complaints, arrangements, confirmations, cancellations, imaginations, interviews. − Questions and answers about the dialogues mentioned above • Pronunciation practice • Speaking: − Dialogue practice with the above matters • Reading comprehension: − Reading dialogues and or letters − Questions and answers • Writing: − Working in pairs to compose dialogues based on the situations given by the teacher. • Grammar review about modal auxiliary “Would”, conditional sentences (types 1 and 2), and subjunctives.

PENILAIAN
• Tes lisan − memperag akan dialog secara berpasang an • Tes tertulis − Melengkapi dialog dan pilihan ganda

ALOKASI WAKTU TM PS PI
24

SUMBER BELAJAR
Elementary Communication Games English for Hotel Journey II Grammar in Use Grammar Dimension (Platinum Edition) American Business English

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 445 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.3 Menyajikan laporan

INDIKATOR
• Outline laporan prakerin ditulis didalam powerpoint slide atau transparansi dengan menggunakan kalimat yang singkat dan padat. • Laporan prakerin disajikan secara lisan dalam bentuk presentasi yang benar.

MATERI PEMBELAJARAN
• Presentation skills: - How to open a speech - How to propose ideas - How to elaborate ideas - How to close a speech - How to handle questions - How to use body language - How to maintain audience’s attention - How to use presentation aids.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Lecturing and discussiong about presentation skills • Konsultasi dengan guru tentang penyiapan laporan prakerin • Writing − Menyiapkan outline laporan prakerin dalam tayangan Powerpoint atau transparansi • Speaking: − Menyajikan laporan prakerin − Questions and answers. • Vocabulary game • Understanding and discussing about the manuals • Questions and answers • Retelling the content of the manuals. • •

PENILAIAN
Presentasi Tanya-jawab tentang isi presentasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI
26

SUMBER BELAJAR
Laporan prakerin Tips in Giving Presentations How to Give a Good Presentation

3.4 Memahami manual penggunaan peralatan

3.5 Memahami suratsurat bisnis sederhana

• Pertanyaanpertanyaan yang terkait dengan isi manual penggunaan alat dijawab dengan benar. • Petunjuk penggunaan peralatan (minimal dua manual) diungkapkan kembali dengan kata-kata sendiri secara tepat. • Pertanyaan yang terkait dengan isi surat-surat bisnis dijawab dengan benar. • Isi surat bisnis diceritakan kembali dengan benar.

• Manuals: (telephone installation, computer installation, maintenance and repair, etc.) • Relevant vocabulary • Antonym/Synonym • Affixes: prefixes, suffixes.

• Tes lisan − Retelling / questions and answers • Tes tertulis − multiple choice / essay

20

Various manuals Global Access to the World of Work 30 Days to the TOEIC Test

• Business documents: letters, faxes, memos, advertisements, brochures, forms, questionnaires, etc. • Relevant vocabulary • Antonym/synonym • Affixes: prefixes/suffixes

• Vocabulary game • Understanding and discussing about business letters • Questions and answers • Retelling the content of business letters.

• Tes lisan Retelling / questions and answers • Tes tertulis multiple choice / essay

20

English for Secretaries English Business Letters Vocabulary Book

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 446 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.6 Memahami dokumendokumen teknis

INDIKATOR
• Pertanyaan yang terkait dengan isi Standard Operating Procedure (SOP) dijawab dengan benar. • Standard Operating Procedure (SOP) di tempat kerja diceritakan kembali dengan kata-kata sendiri dengan benar. • Surat-surat bisnis (tawaran, pesanan, enquiry dll) dibuat secara sederhana. • Surat-surat bisnis (tawaran, pesanan, enquiry dll) dibalas secara tertulis dengan benar. • Iklan lowongan pekerjaan direspon dengan membuat surat lamaran dengan benar. • Laporan prakerin disajikan dalam bentuk laporan tertulis.

MATERI PEMBELAJARAN
• SOP from a specific workplace (receptionist, waiter, etc.) • Relevant vocabulary • Antonym/synonym • Affixes: prefixes, suffixes

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Vocabulary game • Understanding and discussing about Standard Operating Procedures (SOP) • Questions and answers • Retelling the content of Standard Operating Procedures (SOP). • Synonym – antonym • Affixes: prefixes and suffixes • Understanding and discussing about parts of business letters. • Understanding and discussing the content of samples of business letters. • Understanding and discussing about advertisements on job vacancies. • Writing: − Composing the reply of business letters. − Composing application letters to respond the above mentioned advertisements − Composing report of Job Training (prakerin).

PENILAIAN
• Tes lisan − Retelling • Tes tertulis − composing

ALOKASI WAKTU TM PS PI
20

SUMBER BELAJAR
SOP from workplace Vocabulary Book

3.7 Menulis surat bisnis dan laporan sederhana

• Samples of business letters • Parts of a letter: - The letter head - Date - Inside address - Opening salutation - The body - Closing salutation - Signature • Samples of advertisement on job vacancy • Samples of letters of application

• Tes tertulis − composition

20

American Business English English Business Letters

Keterangan: TM : Tatapmuka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktIk di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktek di Industri (4 jam praktIk di Du/Di setara dengan 1 jam tatap muka)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 447 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1.1 Mengidentifikasi interaksi sebagai proses sosial

: SMK Negeri 4 Malang : ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) : X/1 : Memahami Kehidupan Sosial Manusia :1 : 10 X 45 menit INDIKATOR
Interaksi sosial dijelaskan berdasarkan pengertiannya Proses sosial dijelaskan berdasarkan pengertiannya Interaksi sosial diidentifikasi menurut syarat-syaratnya Sosialisasi dijelaskan berdasarkan pengertiannya Sosialisasi diidentifikasi menurut media yang dilalui Pembentukan kepribadian dideskripsikan menurut faktor-faktor yang mempengaruhinya

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian interaksi sosial • Pengertian proses sosial • Syarat interaksi sosial

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengkaji referensi mengenai interaksi sosial berdasarkan pengertiannya Mengkaji referensi mengenai proses sosial berdasarkan pengertiannya Berdiskusi kelas tentang syarat interaksi sosial Berdiskusi kelas tentang sosialisasi berdasarkan pengertiannya Tugas kelompok mengenai sosialisasi menurut media yang dilalui Berdiskusi tentang pembentukan kepribadian menurut faktor-faktor yang mempengaruhinya

PENILAIAN
• Tes lisan • Tes tertulis • Pengamatan

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 -

SUMBER BELAJAR
Buku-buku sosiologi Buku-buku pegangan sosiologi SLTA Koran Gambar/ kliping Lingkungan sosial sekitar

1.2 Mendeskripsikan sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian

• Pengertian sosialisasi • Media sosialisasi • Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan kepribadian

• • • • •

Tes lisan Tes tertulis Performansi Pengamatan Portofolio

4

-

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 448 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

1.3 Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial

Interaksi primer diidentifikasi berdasarkan fenomena sosial di lingkungan sekitar Interaksi sekunder diidentifikasi berdasarkan fenomena sosial di lingkungan sekitar

• Interaksi primer • Interaksi sekunder

Mengamati tentang interaksi primer berdasarkan fenomena sosial di lingkungan sekitar Tanya jawab tentang interaksi sekunder berdasarkan fenomena sosial di lingkungan sekitar

• • • •

Tes lisan Tes tertulis Portofolio Pengamatan

2

-

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 449 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : lmu Pengetahuan Sosial (IPS) : X/1 : Memahami Proses Kebangkitan Nasional :2 : 22 x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
2.1 Menjelaskan proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat serta pengaruh yang ditimbulkannya di berbagai daerah

INDIKATOR
Proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat dijelaskan berdasarkan pengaruh yang ditimbulkan di berbagai daerah

MATERI PEMBELAJARAN
• Latar belakang kedatangan orangorang Eropa di dunia Timur • Masuknya kekuatan asing di Nusantara melalui kongsi perdagangan, perluasan kolonialisme dan imperialisme Barat serta terbentuknya pemerintahan HindiaBelanda, Sistem Tanam paksa, Sistem Politik Pintu Terbuka dan Politik Etis • Dampak sosial, ekonomi, politik, dan budaya akibat kolonialisme dan imperialisme Barat di Nusantara • Perlawanan rakyat dan kerajaan-kerajaan di Nusantara dalam menentang kolonialisme dan imperialisme Barat

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mendiskusikan latar belakang kedatangan orang-orang Eropa di dunia Timur Mencari sumber informasi tentang masuknya kekuatan asing di Nusantara melalui kongsi perdagangan perluasan kolonialisme dan imperialisme Barat serta terbentuknya pemerintahan HindiaBelanda, Sistem Tanam Paksa, Sistem Politik Pintu Terbuka dan Politik Etis Mengidentifikasi dampak sosial, ekonomi,politik dan budaya akibat kolonialisme dan imperialisme di Nusantara Berdiskusi kelas mengenai perlawanan rakyat dan kerajaankerajaan di Nusantara dalam menentang kolonialisme dan imperialisme Mendiskusikan faktor• • • • •

PENILAIAN
Tes tertulis Tes lisan Observasi Performansi Portofolio

ALOKASI WAKTU TM
14

SUMBER BELAJAR
• Buku-buku • sejarah • CD pembelajaran sejarah • Slide peristiwa-peristiwa sejarah • Foto-foto tokoh dan peristiwa sejarah • Museum • Perpustakaan

PS
-

PI
-

2.2 Menguraikan proses PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

Proses terbentuknya

• Faktor-faktor yang

Tes tertulis

8

-

-

• Buku-buku pembelajaran

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 450 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
terbentuknya kesadaran nasional, identitas Indonesia dan pergerakan kebangsaan Indonesia

INDIKATOR
kesadaran nasional, identitas nasional, identitas Indonesia dan pergerakan kebangsaan Indonesia diidentifikasi sesuai dengan corak perjuangannya

MATERI PEMBELAJARAN
melatarbelakangi munculnya pergerakan nasional di Indonesia (faktor internal dan eksternal) • Perkembangan pendidikan dan awal munculnya kesadaran nasional • Bentuk dan strategi organisasi pergerakan Nasional Indonesia • Gagasan persatuan dan kesatuan bangsa serta terbentuknya identitas kebangsaan Indonesia

KEGIATAN PEMBELAJARAN
faktor yang melatarbelakangi pergerakan nasional di Indonesia (faktor internal dan eksternal) Mendiskusikan perkembangan pendidikan dan awal munculnya kesadaran nasional Menganalisis bentuk dan strategi organisasi pergerakan Nasional Indonesia Mendiskusikan gagasan persatuan dan kesatuan bangsa serta terbentuknya identitas kebangsaan Indonesia

PENILAIAN
Tes lisan Performansi Portofolio

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
sejarah dan sumber tercetak lain yang relevan Foto-foto tokoh dan peristiwa sejarah CD pembelajaran sejarah Museum Perpustakaan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 451 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
3.1 Mengidentifikasi kebutuhan manusia

: SMK Negeri 4 Malang : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) : X/2 : Memahami Permasalahan Ekonomi Dalam Kaitannya Dengan Kebutuhan Manusia, Kelangkaan dan Sistem Ekonomi :3 : 12 x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
Kebutuhan Manusia Pengertian Kebutuhan Macam-macam kebutuhan Faktor yang mempengaruhi kebutuha

INDIKATOR
Kebutuhan manusia dideskripsikan sesuai dengan pengertiannya Kebutuhan manusia diindentifikasikan sesuai dengan macamnya Faktor yang mempengaruhi kebutuhan diidentifikasi sesuai dengan sifatnya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mencari informasi tentang: pengertian kebutuhan, macammacam kebutuhan manusia melalui berbagai macam sumber. • Mendiskusikan secara berkelompok bermacam-macam kebutuhan manusia di daerah tempat tinggal siswa. • Mendiskusikan secara berkelompok faktorfaktor yang mempengaruhi kebutuhan di daerah tempat tinggal siswa. • Mendiskusikan secara berkelompok mengenai jenis dan kegunaan benda pemuas kebutuhan manusia serta contoh-contohnya dari berbagai sumber • Mendiskusikan arti dan faktor penyebab kelangkaan di daerah setempat dan sekitarnya.

PENILAIAN
• Tes lisan • Tes tertulis • Pengamatan

ALOKASI WAKTU TM
2

SUMBER BELAJAR
• Buku-buku ekonomi • CD pembelajaran

PS
-

PI
-

3.2 Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas

Benda pemuas kebutuhan manusia diidentifikasi sesuai dengan jenis dan kegunaannya Kelangkaan dideskripsikan sesuai dengan pengertiannya

• Jenis-jenis dan kegunaan benda pemuas kebutuhan manusia • Pengertian kelangkaan

• Tes tertulis • Tes lisan • Pengamatan • Penugasan

4

-

-

• • • •

Buku-buku ekonomi CD pembelajaran Kliping koran dan majalah Internet

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 452 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Mendiskusikan kegiatan pemilihan pemuasan kebutuhan untuk menemukan konsep biaya peluang. • Mendiskusikan contoh biaya peluang pada kesempatan kerja bila melakukan produksi di bidang lain • Mendiskusikan masalah pokok ekonomi : apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi. • Mengidentifikasi barang dan jasa apa, bagaimana cara memproduksi dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi melalui studi lapangan pada produsen barang dan jasa • Mengkaji referensi tentang sistem ekonomi : pengertian, macam, dan kebaikankelemahan • Mendiskusikan cara sistem ekonomi dalam memecahkan masalah ekonomi melalui contohcontoh di berbagai negara • • • •

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

3.3 Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi, yaitu tentang apa, bagaimana dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi

Kelangkaan • Faktor penyebab diidentifikasikan kelangkaan sesuai dengan faktor- • Pengertian biaya faktor penyebabnya. peluang. Biaya peluang • Contoh biaya peluang diidentifikasikan pada kesempatan kerja. sesuai dengan pengertiannya Contoh biaya peluang ditunjukkan sesuai dengan penyebabnya Barang dan jasa Masalah Pokok diidentifikasi kan Ekonomi : sesuai dengan apa, • Barang apa yang bagaimana, dan diproduksi. untuk siapa barang • Bagaimana cara dan jasa diproduksi memproduksi. Sistem ekonomi • Untuk siapa barang dideskripsikan sesuai diproduksi. dengan Sistem ekonomi : pengertiannya • Pengertian Sistem Sistem ekonomi ekonomi dideskripsikan sesuai • Macam-macam dengan macamnya sistem ekonomi Sistem ekonomi • Kebaikan dan diidentifikasikan kelemahan sistem sesuai dengan ekonomi. caranya dalam • Cara memecahkan memecahkan masalah ekonomi masalah ekonom melalui sistem ekonomi yang dianut.

Tes tertulis Tes lisan Pengamatan Penugasan

4

-

2 (8)

• • • •

Buku-buku ekonomi CD pembelajaran Produsen barang dan jasa Majalah

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 453 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI

: SMK Negeri 4 Malang : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) : X/2 : Memahami Konsep Ekonomi Dalam Kaitannya Dengan Kegiatan Ekonomi Konsumen dan Produsen Termasuk Permintaan, Penawaran, Keseimbangan Harga dan Pasar KODE KOMPETENSI : ALOKASI WAKTU: 20 x 45 menit KOMPETENSI DASAR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU TM
Tes lisan Tes tertulis Pengamatan 2

INDIKATOR
Kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi dideskripsikan sesuai dengan pengertiannya Pelaku-pelaku ekonomi diidentifikasi sesuai dengan peran dan pola interaksi diantara mereka

PENILAIAN

SUMBER BELAJAR
Buku-buku ekonomi Koran Internet CD pembelajaran

PS
-

PI
-

4.1 Mendeskripsikan berbagai kegiatan ekonomi dan pelakupelakunya

4.2 Membedakan prinsip ekonomi dan motif ekonomi

Motif ekonomi dideskripsikan sesuai dengan fungsinya sebagai landasan kegiatan ekonomi Contoh tindakan manusia dideskripsikan sesuai dengan prinsip ekonomi Contoh tindakan manusia dideskripsikan sesuai dengan berbagai motif ekonomi

Mendiskusikan secara Produksi, distribusi, berkelompok tentang dan konsumsi sebagai kegiatan beberapa benda yang ekonomi utama : ada dikelas dalam kaitannya dengan - Pengertian dan tujuan kegiatan produksi, produksi, distribusi, konsumsi, dan dan konsumsi. distribusi. - Fungsi produksi dan • Mengkaji referensi distribusi tentang pelaku-pelaku Pelaku-pelaku ekonomi : peran dan ekonomi : pola interaksi diantara - Produsen, konsumen, mereka. pemerintah, masyarakat luar negeri. Peran dan pola interaksi pelaku ekonomi Prinsip ekonomi Menggali informasi Berbagai motif tentang pengertian prinsip ekonomi dan ekonomi motif ekonomi dan macamnya melalui studi pustaka Mendiskusikan berbagai contoh tindakan/kegiatan masyarakat yang dilandasi prinsip ekonomi dan motif-motif ekonomi

Tes lisan Penugasan e

2

-

-

Buku-buku ekonomi Koran, majalah Lingkungan sekitar (Koperasi sekolah)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 454 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
4.3 Mendeskripsikan perilaku konsumen dan produsen

INDIKATOR
Manfaat dan nilai suatu barang dideskripsikan sesuai dengan macamnya Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dideskripsikan sesuai dengan pembagiannya. Perilaku konsumsi diuraikan sesuai dengan macamnya. Permintaan dan penawaran dideskripsikan sesuai dengan pengertiannya faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran dideskripsikan sesuai dengan jenisnya kurva permintaan dan penawaran digambarkan sesuai dengan contohcontoh yang ada. hukum permintaan dan hukum penawaran dideskripsikan sesuai dengan asumsiasumsi yang mendasari contoh penerapan hukum permintaan dan hukum penawaran ditunjukkan sesuai

MATERI PEMBELAJARAN
Perilaku konsumen dan produsen • Manfaat dan nilai suatu barang • Perilaku konsumen • Perilaku produsen

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Membahas manfaat dan nilai suatu barang dan contoh-contohnya Mendiskusikan faktorfaktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dan produsen melalui studi pustaka Mendiskusikan secara berkelompok mengenai perilaku konsumen dan produsen Menggali informasi untuk menemukan arti permintaan dan penawaran. Mendiskusikan faktorfaktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran terhadap barang (misal lewat kliping koran). Menggambar kurva permintaan dan penawaran dari satu daftar transaksi ( misal : telur menjelang dan sesudah hari raya). Menemukan hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya melalui pengkajian referensi. Mendiskusikan penerapan hukum permintaan dan penawaran terhadap barang dalam kehidupan di

PENILAIAN
• Tes tertulis • Tes lisan • Penugasan

ALOKASI WAKTU TM
2

SUMBER BELAJAR
Buku-buku ekonomi Lingkungan (perusahaan) Koran CD pembelajaran

PS
-

PI
-

4.4 Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran

Permintaan dan Penawaran Pengertian permintaan dan kurva permintaan. Faktor yang mempengaruhi permintaan. Pengertian penawaran dan kurva penawaran Faktor yang mempengaruhi penawaran

Tes tertulis Tes lisan Penugasan

2

-

-

• Buku-buku ekonomi • Koran/kliping koran • Laporan penjualan perusahaan beberapa periode

4.5 Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya

• Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran • Fungsi Permintaan dan fungsi penawaran

Tes tertulis Tes lisan

-

-

• Buku-buku ekonomi • Koran/kliping koran • CD pembelajaran

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 455 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
dengan kejadian dalam kehidupan di masyarakat.

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
masyarakat (misal : lewat media koran).

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Fungsi penawaran dan fungsi permintaan dideskripsikan sesuai dengan pencermatan pada kurva

4.6 Mendeskripsikan pengertian harga keseimbangan dan elastisitas

4.7 Mendeskripsikan berbagai bentuk PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

Terbentuknya harga keseimbangan dideskripsikan sesuai dengan prosesnya proses terbentuknya harga keseimbangan dideskripsikan dengan menggunakan tabel dan gambar grafik Pergeseran titik keseimbangan dideskripsikan sesuai dengan sebabsebabnya. elastisitas dideskripsikan sesuai dengan pengertian dan macammacamnya elastisitas permintaan dan penawaran dihitung dengan menggunakan tabel, grafik dan matematis berbagai pasar output (pasar persaingan

Menemukan fungsi permintaan dan penawaran melalui pencermatan kurva permintaan dan penawaran terhadap barang (misal jeruk pontianak). Pengertian Harga • Tes tertulis • Mendiskusikan proses Keseimbangan terbentuknya harga Menentukan harga keseimbangan dari suatu • Tes lisan keseimbangan transaksi jual beli. • Penugasan Pergeseran titik • Menentukan harga keseimbangan keseimbangan dengan Pengertian elastisitas menggunakan tabel, dan dan macamgrafik macamnya. • Mengkaji referensi untuk Menentukan merumuskan pengertian Elastisitas permintaan elastisitas dan macamdan penawaran macam elastisitas (misal : barangbarang elektronik dan barang kebutuhan pokok ). • Menghitung elastisitas permintaan dan penawaran dengan menggunakan tabel, grafik dan matematis

4

-

-

• Buku-buku ekonomi • Kliping koran • Majalah

Pasar output • Pengertian pasar

Melakukan kajian referensi untuk mendeskripsikan

Tes tertulis Tes lisan

2

-

2 (8)

Buku-buku ekonomi Koran

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 456 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
pasar barang dan jasa

INDIKATOR
sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna)dideskripsi kan sesuai dengan bentuknya contoh nyata berbagai bentuk pasar dideskripsikan sesuai dengan bentuknya •

MATERI PEMBELAJARAN
barang dan jasa Bentuk-bentuk Pasar barang (pasar output)

KEGIATAN PEMBELAJARAN
pengertian dan bentukbentuk pasar barang dan jasa Menggali informasi mengenai contoh-contoh kongkrit yang ada di lingkungan dari tiap bentuk pasar melalui kunjungan lapangan

PENILAIAN
Pengamatan Penugasan

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Majalah bisnis Lingkungan sekitar Berbagai pasar

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 457 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
5.1 Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Xl/1 Memahami Struktur Sosial Serta Berbagai Faktor Penyebab Konflik Dan Mobilitas Sosial 5 12 x 45 menit INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian dan ciri struktur sosial • Fungsi dan bentukbentuk struktur sosial

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menggali informasi tentang struktur sosial berdasarkan pengertian dan ciri-cirinya. Berdiskusi tentang struktur sosial menurut fungsi dan bentukbentuknya Menggali informasi tentang konflik sosial menurut pengertiannya Berdiskusi kelompok tentang konflik sosial berdasarkan faktorfaktor penyebabnya Berdiskusi kelas tentang konflik sosial berdasarkan bentuk pengendaliannya Tugas individu tentang konflik sosial berdasarkan dampak yang muncul

PENILAIAN
• Tes tertulis • Pengamatan

ALOKASI WAKTU TM PS PI
4 -

SUMBER BELAJAR
Buku-buku sosiologi Buku-buku pegangan sosiologi SLTA Koran Gambar/ kliping Lingkungan sosial sekitar

5.2 Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat

Struktur sosial dijelaskan berdasarkan pengertian dan ciricirinya Struktur sosial dideskripsikan menurut fungsi dan bentuk-bentuknya Konflik sosial dijelaskan menurut pengertiannya Konflik sosial diidentifikasi berdasarkan faktorfaktor penyebabnya Konflik sosial diidentifikasi berdasarkan bentuk pengendaliannya Konflik sosial dianalisis berdasarkan dampak yang muncul

• Pengertian konflik sosial • Faktor-faktor penyebab konflik sosial • Bentuk pengendalian konflik sosial • Dampak konflik sosial

• • • •

Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Portofolio

8

-

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 458 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 6. 1 Mendeskripsikan
berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural

: : : : : :

SMK Negeri 4 Malang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) XI/1 Mendeskripsikan Kelompok Sosial Dalam Masyarakat Multikultural 6 20 x 45 menit INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian kelompok sosial • Pengertian masyarakat multikultural • Hubungan kelompok sosial dengan masyarakat multikultural

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengkaji referensi tentang kelompok sosial berdasarkan pengertiannya Berdiskusi tentang masyarakat multikultural berdasarkan pengertiannya Berdiskusi tentang hubungan kelompok sosial dengan masyarakat multikultural Tugas kelompok tentang masyarakat multikultural menurut faktor penyebabnya Berdiskusi kelas tentang masyarakat multikultural di Indonesia berdasarkan karakteristiknya

PENILAIAN
• Tes tertulis • Pengamatan

ALOKASI WAKTU TM PS PI
6 -

SUMBER BELAJAR
Buku-buku sosiologi Buku-buku antropologi Buku-buku pegangan sosiologi & antropologi SLTA Koran Gambar/ kliping Lingkungan sosial sekitar

6. 2 Mendeskripsikan
perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural

6. 3 Mendeskripsikan
keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural

Kelompok sosial dijelaskan berdasarkan pengertiannya Masyarakat multikultural dideskripsikan berdasarkan pengertiannya Kelompok sosial dan masyarakat multikultural dideskripsikan menurut hubungan yang ada Masyarakat multikultural dideskripsikan menurut faktor penyebabnya Masyarakat multikultural di Indonesia diidentifikasi berdasarkan karakteristiknya Solidaritas mekanik dan solidaritas organik dijelaskan menurut pendapat Durkheim Gemeinschaft dan gesselschaft dijelaskan menurut pendapat F.

• Faktor penyebab timbulnya masyarakat multikultural • Karakteristik masyarakat multikultural di Indonesia

• Tes tertulis • Pengamatan • Portofolio

6

-

-

• Solidaritas mekanik dan solidaritas organik • Gemeinschaft dan gesselschaft • Kelompok primer dan kelompok sekunder • In-group dan outgroup

Berdiskusi dan tugas kelompok tentang kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat multikultural menurut beberapa tokoh sosiologi

• • • •

Tes tertulis Performansi Pengamatan Portofolio

8

-

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 459 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
Tonnies

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Kelompok primer dan kelompok sekunder dijelaskan menurut pendapat C.H. Cooley dan E. Farris In-group dan outgroup dijelaskan menurut pendapat W.G. Sumner

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 460 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
7. 1 Mengidentifikasi berbagai budaya lokal, pengaruh budaya asing, dan hubungan antarbudaya

: SMK Negeri 4 Malang : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) : XI/2 : Memahami Kesamaan dan Keberagaman Budaya : 7 : 32 x 45 menit INDIKATOR
Budaya dan budaya lokal dijelaskan menurut pengertiannya Budaya dijelaskan berdasarkan unsurunsurnya Budaya lokal di Indonesia diidentifikasi berdasarkan macam-macamnya Masuknya budaya asing diidentifikasi melalui dampak yang ditimbulkan Budaya diidentifikasi berdasarkan hubungannya antarbudaya

MATERI PEMBELAJARAN
• Pengertian budaya dan budaya lokal • Unsur-unsur budaya • Macam-macam budaya lokal di Indonesia • Dampak masuknya budaya asing • Hubungan antarbudaya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menyimak tentang pengertian budaya, budaya lokal, dan unsur-unsur budaya Berdiskusi tentang macam-macam budaya lokal di Indonesia Diskusi kelompok tentang dampak masuknya budaya asing Tugas kelompok tentang hubungan antarbudaya • • • • •

PENILAIAN
Tes lisan Tes tertulis Performansi Pengamatan Portofolio

ALOKASI WAKTU TM PS PI
10 -

SUMBER BELAJAR
Buku-buku antropologi Buku-buku pegangan antropologi SLTA Koran Gambar/ kliping Lingkungan sosial & alam sekitar Benda-benda budaya

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 461 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
7. 2 Mendeskripsikan potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional

INDIKATOR
Keberagaman budaya diidentifikasi berdasarkan faktorfaktor penyebabnya Keberagaman budaya dianalisis berdasarkan manfaatnya Contoh-contoh budaya lokal dideskripsikan sesuai kondisi masyarakat setempat

MATERI PEMBELAJARAN
• Faktor-faktor penyebab keberagaman budaya • Manfaat keberagaman budaya Contoh-contoh budaya lokal di masyarakat setempat

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Berdiskusi kelas tentang keberagaman budaya berdasarkan faktor-faktor penyebabnya dan manfaat keberagaman budaya • Tugas individu tentang contoh-contoh budaya lokal sesuai kondisi masyarakatsetempat

PENILAIAN
• Tes tertulis • Pengamatan • Portofolio

ALOKASI WAKTU TM PS PI
8 -

SUMBER BELAJAR

7. 3 Mengidentifikasi berbagai alternatif penyelesaian masalah akibat adanya keberagaman budaya

7. 4 Menunjukkan sikap toleransi dan empati sosial terhadap keberagaman budaya

Keberagaman budaya dijelaskan berdasarkan masalah-masalah yang muncul Integrasi nasional dideskripsikan berdasarkan kepentingan dalam NKRI Menjaga keselarasan antarbudaya diidentifikasi berdasarkan peran pemerintah dan masyarakat Menghargai budaya orang lain ditunjukkan dalam sikap sehari-hari Menjaga dan melestarikan budaya lokal ditunjukkan dalam kehidupan seharihari

• Masalah-masalah yang muncul akibat keberagaman budaya • Pentingnya integrasi nasional • Peran masyarakat dalam menjaga keselarasan antarbudaya • Peran pemerintah dalam menjaga keselarasan antarbudaya

• Berdiskusi tentang masalah-masalah yang muncul akibat keberagaman budaya • Menyimak informasi tentang pentingnya integrasi nasional berdasarkan NKRI Berdiskusi kelompok tentang peran pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keselarasan antarbudaya

• Tes lisan • Tes tertulis • Pengamatan

8

-

-

• Menghargai budaya orang lain • Menjaga dan melestarikan budaya lokal

• Simulasi tentang menghargai budaya orang lain • Bermain peran tentang menjaga dan melestarikan budaya lokal

• • • •

Tes lisan Pengamatan Skala sikap Wawancara

6

-

-

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 462 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) : 10 / 1 : Mengoperasikan PC stand alone : KKPI.104.001.01 : 30 x 45Menit MATERI PEMBELAJARAN
Sistem operasi berbasis teks : • • • Sistem Komputer Prosedur penyalaan komputer Identifikasi POST - suara - tampilan • • • Internal Command Eksternal Command Prosedur shut down

KOMPETENSI DASAR
1.1 Mengoperasikan operasi berbasis teks

INDIKATOR
• Sistem komputer dijelaskan dengan rinci • Sistem komputer dinyalakan sesuai dengan prosedur yang benar. • INDIKATOR keberhasilan sistem ditampilkan pada layar monitor • Perintah perintah sistem operasi siap dijalankan • Perintah membuat, melihat, mengubah dan menghapus folder dijalankan sesuai dengan ketentuan • Perintah menyalin, menghapus, dan memindahkan file dilakukan dengan baik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan sistem komputer (input,proses,output, storage), hardware, software secara singkat dan jelas. • Menjelaskan dan melakukan prosedur penyalaan komputer sesuai dengan SOP • Mengidentifikasikan kondisi komputer yang siap dengan melihat tampilan pada layar monitor dengan teliti • Menjelaskan dan melakukan perintah-perintah internal dengan penulisan yang benar. • Menjelaskan dan melakukan perintah-perintah eksternal dengan penulisan yang benar

PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Tugas-tugas • Observasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI 3 7 (14)

SUMBER BELAJAR

Modul KKPI TIK Dikmenjur 2005 Komputer UPS Internet Buku DOS System Operasi DOS

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 463 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
• Perintah untuk membuat, menghapus, memperbaharui file konfigurasi sistem dibuat secara benar • Prosedur shut down sistem dilakukan secara benar

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan fungsi file konfigurasi pada sistem komputer (batch, config file) • Menjelaskan jenis-jenis perangkat keras yang dikonfigurasi dengan menggunakan sistem operasi berbasis teks • Melakukan Prosedur shut down sesuai dengan SOP

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 464 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1.2 Mengoperasikan operasi berbasis Graphic User Interface (GUI)

INDIKATOR
Pointing device (seperti mouse) dijelaskan secara benar. Mouse digunakan untuk melakukan perintah pengelolaan file dan folder, seperti melihat isi folder, membuat, mengubah, menghapus, mengganti nama file/folder, menyalin/ memindahkan folder dan menyalin/memindahkan file dari suatu folder ke lokasi lain Pointing device dengan cara “point & click” maupun “click & drag” dilakukan pada lingkungan GUI Pengelolaan sistem manajemen menu tampilan, icon dan tampilan utama dilakukan dengan benar Control Panel dioperasikan untuk mengelola sumber daya dan software hardware pada komputer

MATERI PEMBELAJARAN
Sistem Operasi berbasis GUI : • Pengetahuan peralatan pointing device Membuat, menyalin, mengubah dan menghapus file satu persatu, kelompok dan seluruh Membuat , menyalin, mengubah dan menghapus folder satu persatu, kelompok dan seluruh Pengaturan tampilan window sesuai dengan kebutuhan Pergoperasian Control Panel

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan jenis-jenis piranti pointing device • Menggunakan peralatan peralatan pointing device sesuai dengan kebutuhan • Menjelaskan dan melakukan prosedur membuat,menyalin, mengubah dan menghapus file baik satu persatu, kelompok dan menyeluruh • Menjelaskan dan melakukan prosedur membuat,menyalin, mengubah folder baik satu persatu, kelompok dan menyeluruh. • Menjelaskan dan melakukan pengaturan tampilan kerja • Pengoperasian Control Panel untuk mengatur Display, User Account, Date and Time, System, Network Connection, Add and Remove Program dan lain-lain

PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Tugas-tugas • Observasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI 6 14 (28) -

SUMBER BELAJAR

Modul KKPI TIK Dikmenjur 2005 Buku Windows Internet Komputer UPS Printer System Operasi Windows System Operasi Linux

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 465 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
Device input output diinstalasi pada sistem dengan cermat dan teliti Program pada sistem operasi berbasis GUI dibuka dan ditutup sesuai prosedur Proses shutdown dilakukan secara benar sesuai dengan SOP •

MATERI PEMBELAJARAN
Perintah-perintah untuk mengelola menu, icon dan tampilan utama Install printer, scanner, kartu jaringan, Prosedur Shutdown komputer

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan dan melakukan prosedur untuk mengelola menu, icon dan tampilan utama • Menjelaskan dan melakukan prosedur instalasi printer, scanner, kartu jaringan. • Menjelaskan dan melakukan prosedur shutdown

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 466 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) : 10 / 1 : Mengoperasikan sistem operasi software : KKPI.104.002.01 : 84 x 45 menit
ALOKASI WAKTU TM PS PI 6 10 (20)

KOMPETENSI DASAR
2.1 Menginstal sistem operasi software •

INDIKATOR
Fungsi software sistem operasi dijelaskan dengan benar Langkah-langkah menginstal software sistem operasi dijelaskan dengan benar Cara menginstal software sistem operasi dijelaskan dengan benar Software sistem operasi diinstal sesuai dengan SOP Software sistem operasi dioperasikan dan berjalan secara normal

MATERI PEMBELAJARAN
Menginstal Sistem Operasi dan Program Aplikasi : Fungsi software : sistem operasi aplikasi Cara menginstal software : sistem operasi aplikasi Cara mengoperasikan software : sistem operasi aplikasi • • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mempersiapkan software dan komputer yang akan diinstal Menjelaskan fungsi software sistem operasi Menjelaskan langkahlangkah instalasi software sistem operasi Menginstal software sistem operasi Mengoperasikan software sistem operasi

PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Tugastugas • Observasi

SUMBER BELAJAR • Modul KKPI TIK Dikmenjur 2005 • Buku Panduan Instalasi sistem operasi dan program aplikasi • SOP instalasi software • Internet • Komputer • Software • Menu Help

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 467 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
• •

INDIKATOR
Fungsi software aplikasi dijelaskan dengan benar Langkah-langkah menginstal software aplikasi dijelaskan dengan benar Cara menginstal software aplikasi dijelaskan dengan benar Software aplikasi diinstal sesuai dengan SOP Software aplikasi dioperasikan dan berjalan secara normal

MATERI PEMBELAJARAN
• •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan fungsi software sistem operasi Menjelaskan langkahlangkah instalasi software sistem operasi Menginstal software sistem operasi Mengoperasikan software sistem operasi

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

• •

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 468 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.2 Mengoperasikan software pengolah kata

INDIKATOR
o Fungsi software pengolah kata dijelaskan dengan benar o Software pengolah kata dijalankan melalui perintah yang terdapat pada start menu, shortcut atau icon • Berbagai software pengolah kata dioperasikan sesuai dengan SOP • Perintah-perintah pengelolaan File Document, seperti: membuat dokumen baru, membuka dokumen, menyimpan dokumen, menyimpan dengan nama lain, keluar dari program aplikasi dijalankan dengan benar

MATERI PEMBELAJARAN
Aplikasi Software Pengolah Kata : Pengenalan software aplikasi dan menu-menu software pengolah kata • Membuat, membuka dan menyimpan file document Pengolahan dan pengaturan, serta isian berulang pada file document Pencetakan file document

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan fungsi software pengolah kata • Menjelaskan langkahlangkah membuka dan menutup software pengolah kata sesuai SOP • Mengoperasikan melalui menu, shortcut atau icon pada berbagai software pengolah kata dengan cermat misalnya : Microsoft Word (Microsoft Office), Text Document (Star Office), Witer (Open Office) • Membuat file dokumen baru, membuka dokumen, menyimpan dokumen, menyimpan dengan nama lain dengan menggunakan berbagai program aplikasi pengolah kata

PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Tugastugas • Observasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI 6 12 (24)

SUMBER BELAJAR • Modul KKPI TIK Dikmenjur 2005 • Buku Panduan Pengoperasia n software pengolah kata • Internet • Personal Komputer • Software Aplikasi Pengolah kata • Menu Help • Printer

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 469 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
o File Document disimpan menggunakan berbagai format antara lain : sxw (Text Document), doc (Ms Word), rtf (Rich Text Format), txt (Plain text), odt (Open Dokument), html (Web page) o File Document dijalankan dengan perintah-perintah editing sederhana antara lain : mengetik dan menyelipkan huruf/kata/ kalimat, memformat huruf/font, text alignment, numbering, bullet, page break, penggunaan kolom, paragraf, border dan shading, format painter, edit, paste, cut, mail merge

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
o Menjelaskan langkahlangkah menyimpan file dokumen sesuai prosedur o Menyimpan file dokumen baru atau file nama lain dengan berbagai format penyimpanan secara teliti, misalnya : sxw (Text Document), doc (Ms Word), rtf (Rich Text Format), txt (Plain text), odt (Open Document), html (Web page) o Menjelaskan dan melakukan pengolahan dan pengaturan pada file dokumen menggunakan perintahperintah font, text aligment, bullet and numbering, border and shading, page break, coulumn, page setup, paragraf, format painter, header and Footer, edit, paste, cut, mail merge

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 470 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
o File Document diatur dengan perintah-perintah pengaturan antara lain: ukuran kertas, orientasi kertas (Potraid atau Landscap), margin o Header dan Footer, pemberian halaman, penomoran isian berulang diaplikasikan pada file dokumen o Perintah-perintah pencetakan seperti print setup dan print preview diaplikasikan sesuai dengan parameter kertas dan printer o File Document dicetak sesuai dengan parameter standar seperti mencetak semua halaman, halaman tertentu, halaman yang sedang aktif/diedit

MATERI PEMBELAJARAN
o

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan langkahlangkah perintah cetak file dokumen dengan benar Megoperasikan perintahperintah pencetakan seperti print setup dan print preview serta menyesuaikan parameter kertas dgn printer Mengoperasikan perintah cetak pada software pengolah untuk mencetak semua halaman, halaman tertentu, halaman yang sedang aktif/diedit Mencetak file dokumen

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

o

o

o

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 471 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.3 Mengoperasikan software spreadsheet

INDIKATOR
o Fungsi software spreadsheet (lembar sebar) dijelaskan dengan benar o Software spreadsheet (lembar sebar) dioperasikan melalui perintah start menu, shortcut atau icon • Berbagai software spreadsheet dioperasikan sesuai dengan SOP • Perintah-perintah pengelolaan file spreadsheet (lembar sebar) atau sheet (lembar kerja) seperti: membuat, membuka, menyimpan, menyimpan dengan nama lain dioperasikan sesuai dengan SOP

MATERI PEMBELAJARAN
Aplikasi Software Spreadsheet : • Pengenalan software aplikasi dan menu-menu software spreadsheet • Membuat, membuka dan menyimpan file spreadsheet • Pengolahan data sederharna yang terdapat pada cell (kolom dan baris), serta isian berulang pada spreadsheet • Pencetakan file spreadsheet

KEGIATAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan fungsi software spreadsheet • Menjelaskan fungsi menumenu software spreadsheet • Menjelaskan langkahlangkah membuka dan menutup software spreadsheet • Mengoperasikan berbagai software spreadsheet misalnya : Microsoft Excel (Microsoft Office), Spreadsheet (Star Office), Calc (Open Office) • Membuat, membuka, menyimpan, menyimpan dengan nama lain sebuah spreadsheet dengan menggunakan berbagai program aplikasi spreadsheet

PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Tugas-tugas • Observasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI 6 10 (20) •

SUMBER BELAJAR Modul KKPI TIK Dikmenjur 2005 Buku Panduan Pengoperas ian software spreadshee t (Lembar Sebar) Internet Personal Komputer Software Aplikasi spreadshee t Menu Help Printer

• • •

• •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 472 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
o

INDIKATOR
File Spreadsheet disimpan menggunakan berbagai format antara lain : sxc, ods, csv, xls, html Perintah-perintah pengaturan kolom dan baris diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan File Spreadsheet diolah dengan perintah-perintah editing sederhana antara lain mengetik dan menyelipkan huruf/ kata/kalimat pada cell, memformat cell misalnya numbering (number, currency, date, time dll), font, alignment, border, background, protection, merge and center

MATERI PEMBELAJARAN
o

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan langkahlangkah menyimpan file spreadsheet Menyimpan file spreadsheet baru atau file nama lain dengan berbagai format penyimpanan secara teliti, misalnya : sxc, ods, csv, xls, html Menjelaskan langkahlangkah pengolahan dan pengaturan data sederhana Melakukan pengolahan dan pengaturan file spreadsheet pada cell (kolom dan baris) menggunakan fitur-fitur numbering (number, currency, date, time dll), font, alignment, border, background, protection, merge and center, copy, paste, cut

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

o

o

o

o

o

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 473 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
Perintah-perintah copy, cut dan paste diaplikasikan dengan berbagai pilihan, seperti: isi (value), format, formula atau semuanya. Formula dan fungsi sederhana seperti: +(penjumlahan), (pengurangan), *(perkalian), /(pembagian), sum, average dioperasikan dengan benar Header dan Footer, digunakan untuk isian berulang Perintah-perintah pencetakan seperti print setup dan print preview, print area di-Setting sebelum mencetak file File spreadsheet dicetak sesuai dengan parameter standar

MATERI PEMBELAJARAN
o

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengapilkasikan fungsi dan formula sederhana seperti : + (penjumlahan), - (pengurangan), *(perkalian), /(pembagian), sum, average pada file spreadsheet Menjelaskan fungsi perintah cetak pada software spreadsheet Melakukan perintahperintah Setting pencetakan seperti print setup dan print preview, print area. Mengoperasikan perintah cetak pada software spreadsheet dengan parameter untuk mencetak semua halaman, halaman tertentu, halaman yang aktif/diedit. Mencetak file spreadsheet

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

o

o

o

o

o

o

o

o

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 474 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.4 Mengoperasikan software presentasi

INDIKATOR
o Fungsi software presentasi dijelaskan dengan benar o Software presentasi dijalankan melalui perintah start menu dan shortcut atau icon • Berbagai software presentasi dioperasikan sesuai dengan SOP • Perintah-perintah pengelolaan file presentasi, seperti: membuat baru, membuka, menyimpan, menyimpan dengan nama lain diaplikasikan sesuai dengan SOP • File Presentasi disimpan menggunakan berbagai format antara lain : ppt, pps, html, odp, sxi

MATERI PEMBELAJARAN
Aplikasi Software Presentasi : o Pengenalan software apilkasi dan menu-menu software presentasi o Membuat, membuka, menyimpan file presentasi. o Pengolahan file presentasi o Pencetakan file presentasi o Persiapan Presentasi • • •

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan fungsi software presentasi Menjelaskan langkahlangkah membuka dan menutup software presentasi dengan benar Mengoperasikan berbagai software pengolah kata dengan cermat misalnya : Microsoft Power Point (Microsoft Office), Presentation (Star Office), Impress (Open Office) Menyimpan file presentasi dengan berbagai format antara lain : ppt, pps, html, odp, sxi

PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Tugastugas • Observasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI 6 10 (20) •

SUMBER BELAJAR Modul KKPI TIK Dikmenjur 2005 Buku Panduan Pengoperas ian presentasi Internet Personal Komputer Software Aplikasi Presentasi Menu Help LCD Proyektor Printer

• • •

• • •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 475 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
o Perintah-perintah editing sederhana, seperti: mengetik huruf/kata/ kalimat, memformat huruf/font, text alignment, numbering, bullet, menyelipkan slide, memasukkan picture, diagram, text box, movie and sound, chart, object diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan o Pengaturan slide, seperti: slide lay-out, slide design, color animation, animation schemes, costume animation, slide transition diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan o Lay-out dan isian standar yang berulang pada Header Footer dibuat dan diubah melalui master slide.

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Melakukan editing sederhana untuk membuat presentasi yang meliputi text, kalimat, numbering, bullet, penyelipan slide, pemasukkan picture, diagram, text box, movie and sound, chart, object Memberikan efek yang menarik pada file presentasi dengan memadukan slide layout, slide design, color animation, animation schemes, costume animation, slide transition Memberikan Header and Footer pada slide presentasi

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 476 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
4.5 File presentasi dicetak dalam bentuk slide/ drawing, outline, hand out, notes sesuai dengan kebutuhan 4.6 File presentasi dicetak sesuai parameter pencetakan seperti: seluruhnya, halaman tertentu saja, halaman yang sedang diedit, urutan pencetakan. o Perintah-perintah dasar pencetakan seperti page setup, printer setup, print preview disetting sesuai dengan kebutuhan o File presentasi dipresentasikan (slide show) melalui komputer dan LCD 4.7 Perpindahan slide dioperasikan menggunakan navigasi

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan cara mencetak file presentasi dalam bentuk slide/drawing, outline, hand out, notes Mencetak file presentasi dengan memperhatikan pengaturan slide/drawing, outline, hand out, notes dengan meng-Setting color, grayscale, black and white serta menyertakan page name, date, time Melakukan presentasi dengan menggunakan LCD Mengoperasikan navigasi pada slide presentasi

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 477 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2.5 Mengoperasikan software aplikasi basis data

INDIKATOR
o Fungsi software basis data dideskripsikan dengan benar o Software basis data dioperasikan melalui perintah pada menu, shortcut atau icon • Berbagai software basis data dioperasikan sesuai denga SOP • Pengertian database, table, field, record, primary key dijelaskan dengan benar • Fitur-fitur pengelolaan file basis data diaplikasikan sesuai kebutuhan • Software basis data dioperasikan untuk membuat dan memasukkan data sesuai dengan kebutuhan dengan single table

MATERI PEMBELAJARAN
Aplikasi Software Pengolahan Basis Data : • Pengenalan software apilkasi dan menu-menu software basis data • Membuat, membuka, menyimpan file basis data. • Pengolahan file basis data. • Pencetakan file basis data o o o

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan fungsi software basis data Menjelaskan proses membuat, membuka, menyimpan, dan menutup software basis data Mengoperasikan berbagai program aplikasi basis data Menjelaskan pengertian data base, tabel, field, record, primary key Mengoperasikan software aplikasi basis data untuk membuat dan menyimpan tabel yang terdiri dari beberapa field dan menjadikan salah satu field nya menjadi primary key

PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Tugastugas • Observasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI 6 12 (24)

SUMBER BELAJAR • Modul KKPI TIK Dikmenjur 2005 • Buku Panduan Pengoperas ian software basis data • Internet • Personal Komputer • Software Aplikasi basis data • Menu Help • Printer

o

o

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 478 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
Salah satu field basis data disetting menjadi sebuah primary key Perintah-perintah editing sederhana digunakan untuk menambah, mengubah, menghapus record sesuai dengan kebutuhan File basis data ditampilkan dengan user interface File basis data dicetak sesuai dengan data yang dibutuhkan (report sheet)

MATERI PEMBELAJARAN
o

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengoperasikan software basis data untuk memasukkan, menambah, mengubah, menghapus record dengan teiliti Menampilkan data atau file basis data dengan user interface Mencetak file basis data

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

o

o

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 479 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) : 10 / 2 : Mengolah data aplikasi : KKPI.104.003.01 : 40 x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
3.1 Pengenalan keyboard : Macam-macam keyboard Struktur dan fungsi tombol keyboard 3.2 Entry data aplikasi dengan keyboard: Prosedur operasi pemasukan data dengan menggunakan keyboard Entry data pada suatu aplkasi basis data Pengecekan hasil entry data pada suatu aplikasi basis data Pencetakan hasil entry data pada suatu aplikasi basis data

KOMPETENSI DASAR
3.1 Melakukan entry data aplikasi dengan keyboard

INDIKATOR
Macam-macam jenis keyboard dibedakan menurut fisik dan sistem koneksinya Struktur tombol keyboard diidentifikasi sesuai dengan fungsinya Tombol keyboard digunakan sesuai dengan fungsinya Proses entry data dilakukan sesuai dengan standar operasi aplikasi Entry data pada aplikasi basis data diselesaikan tanpa error Hasil entry data dicetak sesuai dengan permintaan/kebutuhan Check list diisi sesuai dengan entry data yang dilakukan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Membedakan macammacam keyboard Mengidentifikasi struktur dan fungsi tombol keyboard Menjelaskan prosedur operasi pemasukan data pada suatu aplikasi basis data dengan menggunakan keyboard sesuai SOP Melakukan entry data pada suatu aplkasi basis data dengan cermat Mengecek hasil entry data pada suatu aplikasi basis data dengan teliti Mencetak hasil entry data pada suatu aplikasi basis data Membuat laporan hasil entry data pada suatu aplikasi basis data

PENILAIAN Tes Lisan Tes tertulis Tes praktek Pengamatan Studi kasus

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2 4 (8)

SUMBER BELAJAR Komputer Printer Software aplikasi Basis Data User manual software basis data Modul KKPI Dikmenjur 2005

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 480 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.2 Melakukan update data dengan utilitas aplikasi

INDIKATOR
Langkah-langkah operasional proses update data dijelaskan dengan benar Data, field atau record pada sebuah aplikasi basis data dipilih sesuai dengan permintaan/kebutuhan Data dimasukan atau dipindah sesuai dengan prosedur dan intruksi kerja. Data di-update sesuai dengan permintaan/kebutuhan tanpa error Hasil update data dicetak sesuai dengan permintaan/ kebutuhan Check list diisi sesuai dengan update data yang dilakukan

MATERI PEMBELAJARAN
Update data pada Aplikasi Basis Data : Langkah-langkah operasional proses update data pada suatu aplikasi basis data Pemilihan data, field atau record pada suatu aplikasi basis data Update data pada suatu aplikasi basis data Pengecekan hasil update data pada suatu aplikasi basis data Pencetakan hasil update data pada suatu aplikasi basis data

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan langkahlangkah operasional proses update data pada suatu aplikasi basis data Melakukan pemilihan data, field, atau record pada suatu aplikasi basis data Melakukan update data pada suatu aplikasi basis data dengan cermat Melakukan pengecekan hasil update data pada suatu aplikasi basis data dengan teliti Mencetak hasil update data pada suatu aplikasi basis data sesuai dengan permintaan/ kebutuhan Membuat laporan hasil update data pada suatu aplikasi basis data

PENILAIAN Tes Lisan Tes tertulis Tes Praktek Pengamatan Studi kasus

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2 4 (8)

SUMBER BELAJAR Komputer Printer Software aplikasi Basis Data Software Utility User manual software Basis Data Modul KKPI Dikmenjur 2005

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 481 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.3 Melakukan delete data dengan utilitas aplikasi

INDIKATOR
Data dihapus sesuai dengan rencana kerja dan prosedur/instruksi kerja Record dihapus dengan beberapa macam cara sesuai prosedur atau instruksi kerja Field dihapus dengan beberapa macam cara sesuai prosedur atau instruksi kerja Tabel dihapus dengan beberapa macam cara sesuai prosedur atau instruksi kerja Proses delete data diselesaikan sesuai dengan permintaan/ kebutuhan tanpa error Hasil proses delete data dicetak sesuai dengan permintaan/ kebutuhan Check list diisi sesuai dengan proses delete data yang dilakukan

MATERI PEMBELAJARAN
Delete Data pada Aplikasi Basis Data: Prosedur penghapusan data Cara penghapusan record dengan utilitas aplikasi Cara penghapusan field dengan utilitas aplikasi Cara penghapusan tabel dengan utilitas aplikasi Pengecekan hasil delete data Pencetakan hasil delete data

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan prosedur penghapusan data Menjelaskan macammacam cara penghapusan record dengan utilitas aplikasi Melakukan macam-macam cara penghapusan record menggunakan uitillitas aplikasi dengan cermat Menjelaskan macammacam cara penghapusan field dengan utilitas aplikasi Melakukan macam-macam cara penghapusan field menggunakan utilitas aplikasi dengan cermat Menjelaskan macammacam cara penghapusan tabel dengan utilitas aplikasi Melakukan macam-macam cara penghapusan tabel menggunakan utilitas aplikasi dengan cermat Melakukan pengecekan hasil delete data pada suatu aplikasi basis data dengan teliti Mencetak hasil delete data Membuat laporan hasil delete

PENILAIAN Tes Lisan Tes tertulis Tes Praktek Pengamatan Studi Kasus

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2 4 (8)

SUMBER BELAJAR Komputer Printer Software aplikasi Basis Data Software Utiliy Modul KKPI Dikmenjur 2005

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 482 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.4 Melakukan entry data dengan image scanner

INDIKATOR
Prosedur pengoperasian image scanner dijelaskan sesuai dengan standar operasi image scanner Image scanner dioperasikan sesuai dengan SOP Objek ditampilkan di layar aplikasi pengolah image Gambar diperbesar, diperkecil, di-cropping, dimanipulasi sehingga sesuai dengan prosedur dan instruksi kerja. Objek/image disimpan dengan format yang ditentukan misal jpeg, gif, bmp, psd, dan lain sebagainya Hasil scanning dicetak sesuai dengan permintaan/ kebutuhan Check list diisi sesuai dengan proses scanning yang dilakukan

MATERI PEMBELAJARAN
Entry Data dengan Image Scanner : Prosedur pengoperasian image scanner Scanning gambar dengan menggunakan image scanner Aplikasi pengolah image Manipulasi obyek gambar dengan aplikasi pengolah image Penyimpanan hasil/image dengan format khusus Pencetakan hasil/image

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan prosedur pengoperasian image scanner Melakukan Scanning gambar dengan menggunakan image scanner sesuai dengan SOP Menjelaskan pengolahan image dengan aplikasi pengolah image Melakukan manipulasi obyek gambar dengan aplikasi pengolah image sesuai dengan prosedur dan instruksi kerja Menyimpanan hasil/image dengan format khusus sesuai dengan prosedur dan instruksi kerja Melakukan pencetakan hasil/image Membuat laporan hasil

PENILAIAN Tes Lisan Tes tertulis Tes Praktek Pengamatan Studi kasus

ALOKASI WAKTU TM PS PI 4 12
(24)

SUMBER BELAJAR Komputer Scanner Printer Software aplikasi pengolah image Modul KKPI Dikmenjur 2005 SOP Scanner

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 483 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3.5 Melakukan entry data dengan OCR (Optical Character Recognition)

INDIKATOR
Prosedur pengoperasian Scanner yang di-set mode OCR (Optical Character Recognition) dijelaskan sesuai dengan standar operasi OCR Scanner yang di-set mode OCR dioperasikan sesuai dengan SOP Objek ditampilkan di layar aplikasi pengolah OCR Hasil scanning diimpor ke apikasi pengolah kata sesuai dengan prosedur/instruksi kerja. Text diedit sesuai dengan prosedur/instruksi kerja. Hasil scanning disimpan dengan format yang ditentukan misal doc, pdf, dan lain sebagainya Hasil scanning dicetak sesuai dengan permintaan/kebutuhan Check list diisi sesuai dengan proses scanning yang dilakukan

MATERI PEMBELAJARAN
Entry Data dengan OCR (Optical Character Recognition) : Prosedur pengoperasian OCR Scanning dengan menggunakan OCR Pengolahan hasil scanning dengan aplikasi pengolah OCR (misal : Omni Page Pro) Import dan Editing text dengan aplikasi pengolah kata Penyimpanan hasil scanning dengan berbagai format Pencetakan hasil scanning

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan prosedur pengoperasian OCR (Optical Character Recognition) Melakukan Scanning obyek dengan menggunakan Scanner yang di-set mode OCR sesuai dengan SOP Menjelaskan pengolahan hasil scannng dengan aplikasi pengolah OCR (misal : Omni Page Pro) Melakukan import dan editing text dengan aplikasi pengolah kata Menyimpanan hasil scanning dengan berbagai format Melakukan pencetakan hasil scanning Membuat laporan hasil

PENILAIAN Tes Lisan Tes tertulis Tes Praktek Pengamatan Studi kasus

ALOKASI WAKTU TM PS PI 2 4 (8)

SUMBER BELAJAR Komputer Scanner Printer Software aplikasi pengolah OCR Software aplikasi pengolah kata Modul KKPI Dikmenjur 2005 SOP Scanner

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 484 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: SMK Negeri 4 Malang : Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) : 10 / 2 : Mengoperasikan PC dalam jaringan : KKPI.104.004.01 : 32 x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
Instalasi program melalui jaringan komputer: Jaringan Komputer (LAN, Internet) Perangkat Jaringan Network Properties Utilitas koneksi Searching komputer Instalasi program

KOMPETENSI DASAR
4.1 Menginstal software jaringan

INDIKATOR
Pengertian LAN dan Internet dijelaskan dengan benar Perangkat jaringan dijelaskan secara singkat. Nama komputer diidentifikasi sesuai dengan ketentuan penulisan nama komputer Utilitas koneksi dijalankan untuk menguji koneksi komputer secara cepat Searching komputer dilakukan dengan cepat dan benar Program diinstal melalui jaringan sesuai dengan prosedur dan berfungsi dengan baik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian LAN dan Internet dalam sistem jaringan komputer Menjelaskan perangkat jaringan yang digunakan Memberi identitas komputer (computer name, TCP/IP) Melakukan uji koneksi dengan perintah “ping” Melakukan searching komputer pada jaringan sesuai prosedur Melakukan instal program melalui jaringan komputer sesuai dengan prosedur yang berlaku

PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Studi Kasus • Observasi • Tugastugas

ALOKASI WAKTU TM PS PI 5 11 (22)

SUMBER BELAJAR Modul KKPI TIK Dikmenjur 2005 Buku Windows Internet Komputer UPS Software webbrowser

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 485 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
4.2 Mengoperasikan jaringan PC dengan sistem operasi

INDIKATOR
Pengertian sharing device dan manfaatnya dijelaskan secara benar Protokol sharing dijelaskan secara singkat dan jelas Sharing file, printer, hard disk dan CD ROM dilakukan sampai teridentifikasi Proses copy file dan folder dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Dokumen dicetak secara benar sesuai dengan prosedur

MATERI PEMBELAJARAN
Pengoperasian Jaringan Komputer: Pengertian dan manfaat sharing device Protokol sharing Sharing file, printer, Hard disk, CD ROM.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian sharing device dan manfaatnya Menjelaskan protokol sharing device yang digunakan Melakukan sharing file, printer, hard disk dan CD ROM dengan benar Menjelaskan dan melakukan proses copy file dan folder sesuai prosedur Menjelaskan dan melakukan pencetakan program dengan memanfaatkan sharing printer sesuai prosedur

PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Studi Kasus • Tugastugas • Observasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI 5 11 (22)

SUMBER BELAJAR Modul KKPI TIK Dikmenjur Buku Windows Internet Komputer UPS Printer

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 486 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR

: SMK Negeri 4 Malang : Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) : 10 / 2 : Mengoperasikan Web-Design (Internet) : KKPI.104.005.01 : 16 x 45 menit
INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN Pengoperasian WebBrowser : • • • Pengenalan internet Koneksi internet Pengenalan dan instalasi macammacam Web-Browser Sistem Addressing di internet Hyperlink Pencarian (searching) informasi di Internet Penyimpanan file Pencetakan KEGIATAN PEMBELAJARAN • Menjelaskan pengertian dan manfaat internet. • Menjelaskan berbagai cara koneksi internet • Melakukan koneksi internet melalui saluran telepon dan jaringan komputer • Menjelaskan jenis Browser dan fitur yang ada. • Menginstal berbagai Webbrowser • Menjelaskan pengetahuan tentang URL dan cara penulisannya di web Browser • Melakukan browsing dengan menuliskan URL, menggunakan menu, hyperlink dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada di Web-Browser secara tepat sesuai kebutuhan PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Tugas-tugas • Studi Kasus • Observasi ALOKASI WAKTU TM PS PI 3 5
(10)

SUMBER BELAJAR Modul KKPI TIK Dikmenjur 2005 Buku Windows Buku Internet Komputer UPS Printer Flash disk CD ROM

5.1 Mengoperasikan web-Browser

Pengertian dan manfaat internet dijelaskan dengan benar Koneksi internet telah tersambung dengan baik Web Browser telah terinstalasi dan dapat berjalan normal Menu dan Format URL (Uniform Resouce Locator) dijelaskan secara tepat URL tertentu diakses melalui isian, menu dan hyperlink dengan penulisan yang benar. Informasi dan gambar dicari menggunakan mesin pencari seuai prosedur

• • • • •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 487 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Mencari informasi dan gambar dengan menggunakan mesin pencari dengan cepat • Menyimpan hasil browsing pada media penyimpan (hard disk,flash disk, CD) sesuai dengan kebutuhan. • Membuka hasil pencarian ke program pengolah kata, presentasi sesuai dengan ektensi file hasil pencarian • Mencetak hasil pencarian informasi dan gambar dengan kualitas baik

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Fitur-fitur konfigurasi sederhana (seperti: proxy dan cookies ) dijelaskan dan diaplikasikan dengan benar File-file hasil browsing disimpan pada media penyimpan (hard disk,flash disk, CD) sesuai dengan prosedur File dokumen hasil browsing dicetak dan fitur pencetakan diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan.

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 488 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN Aplikasi E-mail : • • • Web-mail dan E-mail Client Registrasi e-mail Setting SMTP Server, POP Server, IMAP Server Fitur E-mail Aplikasi E-mail Attachment file Pencetakan

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Menjelaskan pengertian webmail , e-mail client, dan manfaatnya. • Menjelaskan prosedur registrasi web-mail dan email client. • Menjelaskan dan menggunakan menu yang terdapat dalam program webmail dan e-mail client secara tepat • Membuat e-mail pada webmail dan e-mail client sesuai prosedur • Melakukan instal dan setting e-mail client pada komputer sesuai prosedur • Mengirim, membaca dan menghapus e-mail sesuai dengan prosedur

PENILAIAN • Tes Tertulis • Tes Praktek • Tugas-tugas • Studi Kasus • Observasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI 3 5
(10)

SUMBER BELAJAR Modul KKPI TIK Dikmenjur 2005 Buku Pnaduan Membuat E-mail Buku Internet Internet Komputer UPS Printer Flash disk CD ROM

5.2 Mengoperasikan software e-mail client

Pengertian e-mail client dan web-mail dijelaskan secara rinci. Manfaat e-mail client dan web mail dijelaskan dengan benar Software E-mail client diinstall dan berfungsi dengan baik Prosedur pembuatan email dijelaskan dengan benar Alamat e-mail dibuat dengan benar sesuai prosedur Konfigurasi E-mail client (SMTP Server, POP Server) dijelaskan dan dilakukan sesuai dengan prosedur penulisan E-mail dan attachment dibuka dan dibaca sesuai dengan prosedur

• • • •

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 489 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN • Mengirim, mambuka, dan menyimpan dan menghapus e-mail degan file attachment pada media penyimpan secara tepat • Menjelaskan dan melakukan proses pencetakan e-mail, attachment sesuai prosedur

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

E-mail dan attachment (diteruskan, dihapus, dibalas ke satu alamat, beberapa alamat) dijelaskan dan diaplikasikan seseuai prosedur E-mail dan attachment disimpan pada media yang tersedia dengan baik E-mail dan attachment dicetak dan fitur pencetakan dijelaskan dengan benar

Keterangan: TM : Tatapmuka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktIk di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktek di Industri (4 jam praktIk di Du/Di setara dengan 1 jam tatap muka)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 490 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN : : SMK Negeri 4 Malang Kewirausahaan : X/1 dan 2 1. Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha A 52 x 45 menit
MATERI PEMBELAJARAN • Pengertian kewirausahaan • Karakteristik wirausahawan yang meliputi : displin, komitmen tinggi, jujur, kreatif dan inovatif, mandiri dan realitis • Cara mengidentifikasi 10 kegagalan dan keberhasilan seseorang berdasarkan karakteristik wirausahawan ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN • Menjelaskan pengertian kewirausahaan, wirausaha dan wirausahawan • Mengetahui dan mengimplementasikan karakteristik wirausahawan yang meliputi : displin, komitmen tinggi, jujur, kreatif dan inovatif, mandiri dan realitis dalam kehidupan keseharian di sekolah dan lingkungan siswa • Mengetahui cara mengidentifiikasi dan menerapkan 10 kegagalan dan keberhasilan seseorang berdasarkan karakteristik wirausahawan dalam keseharian siswa di sekolah dan lingkungan • Menyimpulkan karakteristik wirausahawan yang berhasil dan yang gagal • Menghargai karya dan pengalaman orang lain sebagai masukan bagi pengembangan diri PENILAIAN • Tes tertulis • Observasi/penga matan dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio • Hasil Penugasan dalam bentuk portofolio TM 4 PS 1 (2) PI 1 (4) SUMBER BELAJAR • Modul bahan ajar • Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan • Laporan kinerja siswa yang dihasilkan dalam SIM kinerja siswa • Buku referensi yang relevan

KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI : KODE KOMPETENSI : ALOKASI WAKTU :

KOMPETENSI DASAR 1.1 Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausaha

INDIKATOR • Disiplin, komitmen tinggi, jujur, kreatif dan inovasi, mandiri dan selalu bekerja dengan berprestasi • Kebeberhasilan dan kegagalan wirausahawan diidentifikasi berdasarkan sikap dan perilakunya dalam keseharian

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 491 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR

1.2 Menerapkan sikap • Kerja prestatif (selalu ingin dan perilaku kerja maju) meliputi : prestatif (selalu ingin - Kerja ikhlas maju) - Kerja mawas >< emosional - Kerja cerdas - Kerja keras - Kerja tuntas

• Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif • Perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju) meliputi: - kerja ikhlas - kerja mawas >< emosional - kerja cerdas - kerja keras - kerja tuntas • Prinsip cara kerja prestatif

• Mengetahui pengertian, tujuaan dan manfaat perilaku kerja prestatif • Menjelaskan cara kerja prestatif (selalu ingin maju) • Menerapkan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju) dalam kehidupan keseharian di lingkungan keluarga, sekolah & masyarakat : - Kerja ikhlas - Kerja mawas >< emosiosonal - Kerja cerdas - Kerja keras - Kerja tuntas

• Tes tertulis • Observasi/penga matan dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio • Hasil Penugasan dalam bentuk portofolio

5

2 (4)

1 (4)

• Modul bahan ajar • Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan • Laporan kinerja siswa yang dihasilkan dalam SIM kinerja siswa • Buku referensi yang relevan

1.3 Merumuskan solusi masalah

• Masalah diidentifikasi, dirumuskan dan dianalisis, dengan percaya diri • Kecakapan mengolah informnasi, • Berpikir kreatif • Kecakapan memecahkan masalah, • Kecakapan bekerjasama dengan teman sekerja • Alternatif perumusan solusi masalah berdasarkan hasil analisis

• Pengertian masalah • Teknik pemecahan masalah dan pembuatan keputusan • Membedakan masalah dan bukan masalah • Identifikasi masalah dan mencari penyebabnya • Mencari dan menentukan alternatif pemecahan masalah • Pertimbangan dalam merumuskan solusi masalah • Dampak dari pengambilan keputusan • •

• Mengetahui pengertian dan perbedaan masalah dan bukan masalah • Mengetahui teknik pemecahan masalah dan pengambilan keputusan serta menerapkan dalam kehidupan aktivitas keseharian di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. • Mengidentifikasi masalah dan mencari penyebab terjadinya masalah • Menentukan alternatif pemecahan permasalahan

• Tes tertulis • Observasi/ pengamatan dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio • Hasil penugasan dalam bentuk portofolio

5

2 (4)

1 (4)

• Modul bahan ajar • Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan • Buku referensi yang relevan

1.4 Mengembangkan • Menciptakan daya saing semangat wirausaha sesuai dengan instrumen

Inovatif Kreatifitas

• Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi

• Tes tertulis • Observasi/

6

2 (4)

• Modul bahan ajar

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 492 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR penilaian • Menciptakan sikap selalu ingin maju sesuai dengan instrumen penilaian • •

MATERI PEMBELAJARAN Motivasi Sikap bekerja efektif dan efisien

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN semangat kerja wirausaha • Mengetahui pengertianpengertian inovasi, kreatifitas dan motivasi • Mengetahui prinsip-prinsip kerja yang efektif dan efisien • Menerapkan faktor pengaruh semangat kerja dalam kehidupan keseharian di sekolah dan lingkungan PENILAIAN pengamatan dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio • Hasil penugasan dalam bentuk portofolio TM PS PI

SUMBER BELAJAR • Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan • Buku referensi yang relevan

1.5 Membangun komitmen bagi dirinya dan bagi orang lain

• Meningkatkan sikap disiplin dan etos kerja dengan instrumen penilaian • Menumbuhkan kreativitas dan inovatif siswa sesuai dengan instrumen penilaian • Pantang menyerah terhadap keadaan atau situasi apapun juga • Memiliki semangat dan tahan uji dari setiap tantangan • Memiliki kesabaran dan ketabahan di dalam berusaha • Selalu bekerja, berjuang dan berkorban

• Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi • Menerapkan perilaku tepat waktu • Menerapkan perilaku tepat janji • Menerapkan kepedulian terhadap mutu hasil kerja • Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri

1.6 Mengambil resiko usaha

• Identifikasi jenis-jenis resiko • Memperkecil resiko yang merugikan

• Mengetahui faktor-faktor yang menunjukkan seseorang mempunyai komitmen tinggi dalam keseharian aktivitas • Menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji dalam kegiatan aktivitas keseharian baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan • Menerapkan komitmen tinggi terhadap kepedulian mutu hasil pekerjaan • Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri seperti disiplin, ulet dan ketabahan • Prinsip dasar resiko • Memahami pengambilan meliputi pengertian, resiko usaha macam, unsur, manfaat, • Macam-macam resiko tujuan dsb • Unsur resiko • Manajemen resiko • Mengelola resiko meliputi penanganan sendiri, cara menghindari, memperkecil resiko negatif dan pengalihan resiko kepada pihak lain

• Tes tertulis • Observasi/ pengamatan dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio • Hasil penugasan dalam bentuk portofolio

5

2 (4)

1 (4)

• Modul bahan ajar • Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan • Laporan kinerja siswa yang dihasilkan dalam SIM kinerja siswa • Buku referensi yang relevan • Modul bahan ajar • Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan • Laporan kinerja siswa yang dihasilkan

• Tes tertulis • Observasi/ pengamatan dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio • Hasil Penugasan dalam bentuk portofolio

4

2 (4)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 493 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR dalam SIM kinerja siswa Buku referensi yang relevan Modul bahan ajar Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan Laporan kinerja siswa yang dihasilkan dalam SIM kinerja siswa Buku referensi yang relevan

• 1.7 Membuat keputusan • Alternatif pemecahan masalah • Solusi memecahkan masalah • Solusi pemecahan masalah • Komunikasi • Analisis SWOT • Mengetahui pengertian pengambilan keputusan • Merumuskan atau mendefinisikan masalah/persoalan dari suatu kejadian (event) dengan membuat alternatif- alternatif pemecahan masalah • Memecahkan masalah keseharian berdasarkan penugasan guru melalui diskusi (brainstorming, force field analysis). • Mengambil keputusan berdasarkan kondisi yang ditetapkan guru, melalui diskusi dengan analisis SWOT). • Memperhitungkan resiko dalam membuat keputusan • Tes tertulis • Observasi/ pengamatan dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio • Hasil penugasan dalam bentuk portofolio 6 2 (4) • •

• Resiko keberhasilan dan kegagalan dalam pengambilan keputusan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 494 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA PELAJARAN : Kewirausahaan KELAS/SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : 2. Menerapkan Jiwa Kepemimpinan KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR 2. 1

:

B : 24 x 45 menit
INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN • Mengetahui hakikat sikap pantang menyerah dan ulet • Melakukan sikap pantang menyerah dan ulet dalam kegiatan usaha KEGIATAN PENILAIAN PEMBELAJARAN • Menjelaskan hakikat sikap • Tes tertulis pantang menyerah dan ulet • Observasi/ pengamatan dengan • Mempunyai sikap pantang menyerah dan ulet dengan menggunakan instrumen dalam keikutserta-an (magang) pada kegiatan usaha di unit bentuk portofolio usaha/unit produksi sekolah • Hasil Penugasan dalam program CBT dalam bentuk portofolio TM 6 ALOKASI WAKTU PS 2 (4) PI • • SUMBER BELAJAR Modul bahan ajar Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan Laporan kinerja siswa yang dihasilkan dalam SIM kinerja siswa Buku referensi yang relevan Modul bahan ajar Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan Laporan kinerja siswa yang dihasilkan dalam SIM kinerja siswa Buku referensi yang relevan

Menunjukkan • Kegiatan usaha dilakukan sikap pantang dengan semangat, tidak menyerah dan putus asa, selalu ingin ulet maju, dan selalu mencari sesuatu yang baru sesuai dengan instrumen yg telah ditetapkan

• 6 2 (4) • •

2. 2

Mengelola konflik

• Melakukan identifikasi terhadap konflik

• Memanfaatkan Konflik

• Mengetahui penyebab, tipe, • Menjelaskan penyebab, • Tes tertulis manfaat, dampak, jenis, tipe-tipe, dampak, jenis• Observasi/ pengelompokan, tahap jenis, kelompok, tahapan pengamatan dengan terjadinya, penanggulangan terjadinya, penanggulangan menggunakan dan cara mengelola konflik dan pengelolaan konflik instrumen dalam • Mengetahui dampak negatif • Mengatasi konflik yang bentuk portofolio dan positif dari konflik timbul dalam kegiatan • Hasil Penugasan magang pada kegiatan dalam bentuk • Memanfaatkan konflik positif usaha di unit usaha/unit portofolio • Mengatasi konflik negatif produksi sekolah dalam program CBT • Mengambil manfaat dari konfik yang terjadi dalam kegiatan magang pada kegiatan usaha di unit usaha/unit produksi sekolah dalam CBT

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 495 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

TM

ALOKASI WAKTU PS

PI

SUMBER BELAJAR

2. 3

Membangun visi • Menyusun visi dan misi dan misi usaha perusahaan • Menyusun rencana kegiatan sesuai dengan visi dan misi perusahaan

• Mengetahui visi dan misi perusahaan • Mengetahui kegiatan yang dapat digunakan untuk mencapai visi dan misi perusahaan

• Menjelaskan visi dan misi perusahaan • Dapat menjalankan visi dan misi dalam kegiatan magang pada kegiatan usaha di unit usaha/unit produksi sekolah dalam program CBT

• Tes tertulis • Observasi/ pengamatan dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio • Hasil Penugasan dalam bentuk portofolio

6

2 (4)

• Modul bahan ajar • Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan • Laporan kinerja siswa yang dihasilkan dalam SIM kinerja siswa • Buku referensi yang relevan

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 496 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA /SEKOLAH : SMK Negeri 4 Malang MATA DIKLAT : Kewirausahaan KELAS/SEMESTER : XI/1 dan 2 STANDAR KOMPETENSI : 3. Merencanakan Usaha Kecil/Mikro KODE KOMPETENSI : C ALOKASI PEMELAJARAN : 76 x 45 menit
KOMPETENSI DASAR 3.1 Menganalisis peluang usaha INDIKATOR Analisis peluang usaha yang didasarkan kepada: - Jenis produk dan jasa - Minat dan daya beli konsumen MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Mencari dan Peluang dan resiko usaha menemukan peluang Factor-faktor keberhasilan usaha yang dekat dan kegagalan usaha dengan lingkungan Mengembangkan ide dan siswa seperti kantin, peluang usaha rumah, program Menganalisis kemungkinan keahlian dsb keberhasilan dan 2. Pengembangan ide kegagalan Memetakan peluang usaha kreatif dan inovatif yang Pemanfaatan peluang dimiliki oleh siswa secara kreatif dan inovatif dalam bentuk nyata sesuai dengan program keahlian dalam bentuk program CBP 3. Mengetahui 10 macam penyebab keberhasilan dan kegagalan usaha Tujuan dan sasaran usaha 1. Membuat dan menyusun organisasi Bentuk-bentuk badan usaha sederhana yang usaha didalamnya memuat : Struktur organisasi tujuan, sasaran, badan sederhana usaha, dan bentuk Produk dan jasa organisasi yang sesuai Pengelolaan persediaan dengan kondisi Proses produksi sebenarnya dilapangan Penyimpanan produk 2. Membuat aliran proses Merumuskan tujuan dan produksi seperti tingkat sasaran usaha kebutuhan persediaan Menetapkan bentuk badan barang, proses usaha produksi dan cara Menyusun struktur penyimpanan hasil organisasi sederhana produksi pada kegiatan Menentukan jenis dan usaha di sekolah dan kualitas produk/jasa Menghitung kebutuhan dan DUDI persediaan bahan baku 3. Menghitung kebutuhan PENILAIAN Tes tertulis Observasi/ pengamatan dengan menggunakan instrumen Laporan kegiatan CBP dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio TM 6 ALOKASI WAKTU PS 2 (4) PI 2 (8) SUMBER BELAJAR Profil usaha yang berhasil Biografi orang yang berhasil Modul bahan ajar Modul CMUS Objek nyata/real (tempat wirausaha sekolah, lingkungan, museum,pameran dll)

3.2 Menganalisis aspek-aspek perencanaan usaha

3.2.1 Menganalisis aspek-aspek perencanaan usaha dilihat dari : - organisasi usaha sederhana yang meliputi tujuan, sasaran, badan usaha, dan bentuk organisasi - Produksi yang meliputi alur persediaan, proses produksi dan

Tes tertulis Laporan hasil penugasan dalam bentuk Portofolio Laporan kegiatan CBP dengan mengguna-kan instrumen dalam bentuk portofolio

6

6 (12)

2 (8)

Profil organisasi usaha Modul bahan ajar Objek nyata/real (tempat usaha/perusahaan,, pameran dll) Bagan/struktur organisasi Buku Panduan CMUS (Cara Memulai Usaha Sendiri)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 497 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR penyimpan-an hasil produksi

MATERI PEMBELAJARAN Merancang aliran proses produksi 4.

KEGIATAN PEMBELAJARAN modal kerja dalam proses produksi Melaksanakan proses produksi usaha pada program keahlian dalam bentuk program CBP 1. Mengetahui pembuatan perijinan usaha sesuai dengan bentuk badan usaha 2. Pembuatan sistem administrasi usaha sederhana pada kegiatan usaha program keahlian dalam bentuk program CBP) 3. Pelaksananan administrasi usaha pada program keahlian dalam bentuk program CBP meliputi suratmenyurat, tata cara pencatatan transaksi dan pembukuan keuangan dan penghitungan pajak

PENILAIAN

TM

ALOKASI WAKTU PS

PI

SUMBER BELAJAR

3.2.2 Analisis perencanaan usaha dengan aspek administrasi usaha : - Perizinan usaha - Suratmenyurat - Pencatatan transaksi barang/jasa - Pencatatan transaksi keuangan - Pajak pribadi dan pajak usaha - Membuat pembukuan sederhana

Perizinan usaha Surat Menyurat Pencatatan transaksi barang/jasa Pencatatan transaksi keuangan Pajak pribadi dan pajak usaha

Tes tertulis Laporan hasil penugasan dalam bentuk Portofolio Laporan kegiatan CBP dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio

6

6 (12)

2 (8)

Profil organisasi usaha Modul bahan ajar Objek nyata/real (tempat usaha/perusahaan, Contoh format-format pendirian dan perijinan usaha Contoh macammacam surat Panduan penghitungan pajak

3.2.3 Perencanaan usaha yang dianalisis aspek pemasaran : - Teknik menjual - Penetapan harga - Pelayanan prima

Seni menjual dan teknik promosi Harga jual Kepuasan pelanggan Promosi Negosiasi Saluran dan jaringan distribusi

1. Merencanakan dan membuat bentuk promosi bagi produk usaha sekolah 2. Menentukan saluran distribusi produk yang tepat 3. Mengetahui dan ikut serta dalam penetapan harga jual produk unit usaha/unit produksi

Tes tertulis Observasi/ pengamatan dengan menggunakan instrumen Laporan hasil penugasan dalam bentuk portofolio

6

4 (8)

4 (16)

Modul bahan ajar Objek nyata/real Buku Panduan Pemasaran Buku Panduan CMUS (Cara Memulai Usaha Sendiri)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 498 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN sekolah

PENILAIAN

TM

ALOKASI WAKTU PS

PI

SUMBER BELAJAR

4. Melakukan pemasaran produk yang dihasilkan oleh unit usaha/unit produksi sesuai dengan program keahlian dalam bentuk program CBP 3.2.4 Perencanaan usaha yang dianalisis aspek pemodalan dan pembiayaan usaha: - Pemodalan - Pembiayaan usaha - Analisa biaya dan pendapatan Teknik dan prosedur permodalan usaha Rencana anggaran biaya (RAB) Proyeksi arus kas Titik pulang pokok (BEP) Laba/rugi Net present value (NPV) dan internal rate of return (IRR) Mengumpulkan informasi proses pengajuan kredit pada LK, LKBB dan kredit pada Unit usaha/unit produksi sekolah Ikut serta menyusun RAB, menghitung arus kas, BEP, dan kelayakan usaha pada kegiatan usaha di sekolah (produk unit usaha/unit produksisekolah) sesuai program keahlian dalam bentuk program CBP Pembuatan Proposal usaha pengajuan kredit usaha baru sesuai dengan aspek-aspek pengelolaan usaha Penyusunan proposal yang mampu dipahami oleh orang lain Penyusunan proposal usaha sesuai dengan program keahlian dalam bentuk program CBP

Laporan kegiatan CBP dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio Tes tertulis Laporan hasil penugasan dalam bentuk Portofolio Laporan kegiatan CBP dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio 6 6 (12) 2 (8) Modul bahan ajar Objek nyata/real Buku panduan Pemasaran Buku panduan CMUS (Cara Memulai Usaha Sendiri)

3.3 Menyusun proposal usaha

Proposal usaha disusun ber-dasarkan aspek pengelolaan usaha : aspek organisasi dan produksi Administrasi usaha Pemasaran Permodalan dan pembiayaan usaha

Prospek usaha Sistematika penyusunan proposal usaha Membuat proposal usaha

Tes tertulis Laporan hasil penugasan dalam bentuk portofolio Laporan kegiatan CBP dengan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio

6

4 (8)

Modul bahan ajar Produk yang akan dihasilkan Buku panduan penyusunan proposal Buku-buku analisis aspek pendirian usaha Buku panduan CMUS (Cara Memulai Usaha Sendiri)

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 499 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

NAMA SEKOLAH MATA DIKLAT KELAS/SEMESTER KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR 4.1. Mempersiapkan pendirian usaha

: SMK Negeri 4 Malang : Kewirausahaan : XII/1 dan 2

STANDAR KOMPETENSI :

Mengelola Usaha Kecil/mikro

: D : 40 x 45 menit
INDIKATOR Pendirian usaha dipersiapkan sesuai dengan proposal meliputi : - izin usaha - pemodalan - tempat usaha/lokasi - fasilitas dan bahan baku - SDM - administrasi MATERI PEMBELAJARAN Menerapkan isi proposal usaha dalam pendirian usaha sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan KEGIATAN PEMBELAJARAN Mengetahui prosedur pengurusan izin usaha baru pada pihak yang berwenang Membuat sistem pengelolaan keuangan pada usaha yang telah dibentuk Menentukan dan mengurus tempat usaha Mengetahui dan mampu mengadakan fasilitas dan bahan baku produksi Merekrut dan menempatkan SDM yang diperlukan sesuai dengan kegiatan usaha yang didirikan Mempersiapkan administrasi usaha yang diperlukan dalam kegiatan usaha Mengetahui sistem analisis data dengan menggunakan pendekatan statistika Mengumpulkan, mengelompokkan dan mengolah data dengan pendekatan statistika Menyusun strategi yang tepat untuk menjalankan usaha PENILAIAN Tes tertulis Laporan hasil penugasan dalam bentuk portofolio Laporan kegiatan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio Simulasi pendirian dan pelaksanaan kegiatan usaha TM 4 PS 2 (4) ALOKASI WAKTU PI SUMBER BELAJAR 2 (8) Profil organisasi usaha Modul bahan ajar Objek nyata/real (tempat usaha/perusahaan, Contoh format-format pendirian dan perijinan usaha Proposal usaha Buku-buku analisis aspek pendirian usaha Buku panduan CMUS (Cara Memulai Usaha Sendiri)

4.2. Menghitung resiko menjalankan usaha

1. Melakukan analisis aspek keuangan potensi pasar produk pelanggan pesaing bahan baku/bahan produksi 2. Adanya data hasil analisis

Melakukan analisis data dengan menggunakan pendekatan statistika seperti peluang, regresi, korelasi Menyusun strategi yang sistematis untuk menjalankan usaha

Tes tertulis Laporan hasil penugasan dalam bentuk Portofolio Laporan kegiatan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio

6

2 (4)

2 (8)

Profil organisasi usaha Modul bahan ajar Objek nyata/real (tempat usaha/perusahaan, Contoh format-format pengolahan data dengan kuisioner Buku-buku analisis aspek pendirian usaha Buku Panduan CMUS (Cara Memulai Usaha

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 500 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

TM

PS

ALOKASI WAKTU PI SUMBER BELAJAR Sendiri) Aplikasi Microsoft Excel 4 (16) Modul bahan ajar Produk yang dihasilkan Dokumen pendirian dan perijinan usaha Proposal usaha Buku-buku analisis aspek pendirian usaha Buku panduan CMUS (Cara Memulai Usaha Sendiri)

4.3. Menjalankan Usaha Kecil

1. Adanya dokumen
pendirian usaha

2. Adanya dokumen
adminstrasi usaha

3. Tersediaanya bahan
baku/ bahan produksi

4. Sumber daya manusia
(TK/pengelola)

5. Permodalan sesuai
dengan hasil analisis

6. Tersedianya alat produksi 7. Produk yang dihasilkan
4.4. Mengevaluasi hasil usaha Kinerja usaha dievaluasi berdasarkan kriteria keberhasil-an usaha 1. Laporan keuangan 2. Penghitungan rasio keuangan : • Rasio Likuiditas • Rasio Rentabilitas • Rasio Solvabilitas 3. Rencana pengembangan usaha sesuai hasil evaluasi

Menerapkan Fungsi manajemen (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam aspek 1. Pengelolaan fasilitas dan bahan 2. Mengelola SDM 3. Mengelola proses produksi 4. Mengelola keuangan 5. Mengelola administrasi 6. Memasarkan produk 1. Rasio keuangan 2. Teknik penyusunan laporan 3. Teknik pengembangan usaha

Mengelola fasilitas dan bahan Mengelola sumber daya manusia Mengelola proses produksi sampai produk yang dihasilkan Mengelola keuangan Mengelola administrasi Memasarkan produk/jasa

Tes tertulis Laporan hasil penugasan dalam bentuk portofolio Laporan kegiatan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio

3

3 (6)

Menghitung rasio keuangan Menyusun laporan pengelolaan usaha Menyususun rencana pengembangan usaha

Tes tertulis Laporan hasil penugasan dalam bentuk Portofolio Laporan kegiatan menggunakan instrumen dalam bentuk portofolio

6

4 (8)

2 (8)

Modul bahan ajar Laporan keuangan kegiatan usaha Proposal usaha Buku-buku manajemen keuangan Buku panduan CMUS (Cara Memulai Usaha Sendiri)

Mengetahui: Komite Sekolah

Ditetapkan di Pada Tanggal Menetapkan

: Malang : 14 Agustus 2006 : Kepala SMKN 4 Malang

Drs. SUPRIJADI Ketua
PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

Drs. H. SUPANDI, S.Pd, M.Si NIP 130806248
SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 501 dari 503

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

PROGRAM KEAHLIAN: MULTIMEDIA

SILABUS: MATA PELAJARAN NORMATIF & ADAPTIF Halaman 502 dari 503

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->