P. 1
Hand Out Perkuliahan

Hand Out Perkuliahan

|Views: 874|Likes:
Published by nncom

More info:

Published by: nncom on Dec 23, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/02/2012

pdf

text

original

SILABUS DAN HAND OUT PERKULIAHAN SUMBER DAYA DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (GD 511-4SKS

)

OLEH: Drs. Hj. IKAH ATIKAH, M.Pd NIP: 194807041967032001

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI) KAMPUS TASIKMALAYA 2009

SILABUS 1. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi Status Mata Kuliah Persyaratan : Sumber Daya Dan Kesejahteraan Masyarakat : GD 511 : 4 SKS :7 : Konsentrasi Pendidikan IPS SD : Pendidikan Guru Sekolah Dasar S-1 : Wajib : Perkembangan Sosial Bdaya Tempat ruang dan sistem sosial Perspektif sosial budaya Dosen 2. Tujuan Mahasiswa dapat memahami dan menguasai tentang manfaat SDA bagi kesejahteraan masyarakat, dampak pemanfaatan SDA dan pengaruhnya bagi kehidupan manusia, peran SDM bagi pengembangan yang dapat mennjang kesejahteraan masyarakat, persoalan dasar perekonomian dan konsep dasar tentang permintaan, penawaran dan harga pasar. 3. Deskripsi Isi a. Manfaat SDA bagi kesehatan masyarakat b. Pemanfaatan sumber daya alam dan penggunaan bagi manusia c. Peranan SDM bagi pembangunan yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat d. Persoalan dasar perekonomian e. Konsep dasar permintaan + penawaran + harga pasar 4. Pendekatan Pembelajaran Pendekatan Metode Tugas Media 5. Evaluasi  Kehadiran Bobot 15% : Inkuiry Reflektif, Pengalaman File Strip, Kooperatif Learning, Problem Solving, Discobery Learning : Studi Kasus, Pemecahan Masalah, Diskusi, Tanyajawab, dan Ekspositori : Penyajian Kasus, Makalah, Laporan : OHP, E-mail/ Internet, Koran, Majalah. : Dra. Hj. Ikah Atikah, M.Pd

   

Tugas Partisipasi Kelas/Kelompok UTS UAS

Bobot 15% Bobot 20% Bobot 25% Bobot 25%

6. Rincian Materi Perkuliahan tiap Pertemuan Pertemuan 1 Pertemuan 2 Pertemuan 3 Pertemuan 4 Pertemuan 5 Pertemuan 6 Pertemuan 7 Pertemuan 8 Pertemuan 9 Pertemuan 10 Pertemuan 11 Pertemuan 12 Pertemuan 13 Pertemuan 14 Pertemuan 15 Pertemuan 16 7. Daftar Pustaka a. Buku Utama:      Abdullah, Pengantar Ekonomi Djahari, Dkk, 1, 2, 3, PIPS UT, Depdikbd UU. Koperasi Drs. Eded Tarmedi, M.Pd; UPI Pres (2007) Fakih Salmawi, Konsep Dasar IPS : Makna SDA dan macam-macamnya. : Pemanfaatan SDA bagi Kesejahteraan Masyarakat. : Pencemaran, Polusi dan Perusak Lingkungan. : Usaha-usaha pemulihan SDA. : Makna SDM : Potensi SDM bagi Pembangunan dalam Usaha Mencapai Masyarakat : Dampak SDM yang berlebihan. : UTS : Usaha Pengelolaan SDA. : Kebutuhan dan kelengkapan alat pemuas kebutuhan. : Persoalan Ekonomi. : Permintaan dan Penawaran. : Usaha-usaha Pembangunan SDM. : Pendekatan Pendidikan Peningkatan Kualitas SDM. : Makna Pembangunan Masyarakat : UAS

Kesejahteraan

b. Referensi 1. Daryanto, Masalah Pencemaran, Tarsito 2. J. A. Katili, SDA Untuk Pembangunan Nasional 3. Nursid Kusumaatmadja, Manusia Dalam Konteks Sosial Budaya Lingkungan Hidup, Bandng Alfabeta 4. ………, Pendidikan IPS III, Depdikbud

5. S. Hamid Hasan, Materi Pokok Pendidikan IPS III, Depdikbd

HAND OUT PERKULIAHAN

PGSD Kelompok Mata Kuliah Nama Mata Kuliah/Kode Semester (SKS) Dosen Pertemuan Ke Topik/Pokok Bahasan Pokok-pokok Perkuliahan

: UPI Kampus Tasikmalaya : Konsentrasi Pendidikan IPS SD : Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat (GD 511) : 7 (tujuh) / 4 SKS : Dra. Hj. Ikah Atikah, M.Pd dan TIM IPS : 1 dan 2 : 1. Makna SDA dan macam-macamnya 2. Pemanfaatan SDA bagi Kesejahteraan Masyarakat : a. Makna SDA dan macam-macamnya b. Jenis dan Persebaran SDA c. Manfaat SDA dalam bidang pertanian d. Manfaat SDA dalam bidan non pertanian CATATAN Metode : - Ekspository - Diskusi - Tanya jawab - Pemberian tugas Sumber : - Eded Tarmadi DKK (2007) Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat - Nursid Kusumaatmaja. Pendidikan IPS III Depdikbud S. Hamid Hasan Materi Pokok Pendidikan IPS II, Depdikbud

URAIAN POKOK-POKOK PERKULIAHAN Sumber daya alam adalah semua unsur tata lingkungan biofisik yang dengan nyata atau potensial dapat memenuhi kebutuhan manusia, dengan kata lain semua bahan yang ditemukan manusia dalam alam yang dapat dipakai untuk kepentingan hidupnya. Keberadaan sumber daya alam semata-mata untuk memenuhi kebutuhan manusia yang beraneka ragam, baik kebutuhan dasar maupun sekunder. Pandangan orang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya memang berbeda-beda karena antara lain dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pertimbangan kebutuhan, sosial budaya, dan waktu. Sumber daya alam baru dapat memenuhi kebutuhan manusia apabila manusia dapat mengolahnya terlebih dahulu. Untuk dapat mengelola sumber daya alam yang beraneka ragam tersebut, manusia harus menggolongkannya berdasarkan karakteristik yang dimiliki. Secara garis besar pengelompokan sumber daya alam terbagi atas sifatnya, potensinya, jenisnya, dan persebarannya. Sedangkan berdasarkan kemungkinan pengolahannya, sumber daya alam dibedakan atas : sumber daya alam yang selalu tersedia (sustainable resourcess) Sumber daya alam yang senantiasa tersedia merupakan kekayaan alam yang jumlahnya melimpah dan digunakan seluruh mahluk hidup, biasanya merupakan faktor penting untuk kelangsungan hidup organisme. Contoh udara, air dan sinar matahari. Persebarannya terdapat hampir merata di seluruh penjuru dunia. Bahkan untuk sumber daya air menempati dua pertiga wilayah bumi dan perairan laut menunjukan wilayah terluas dibandingkan perairan darat. Sumber daya alam dapat diperbaharui merupakan sumber daya alam ketika manusia dapat memproduksinya, sehingga dapat dimanfaatkan kembali dalam waktu yang tidak lama. Jenis sumber daya alam ini terbagi atas sumber daya tanah dan sumber daya alam hayati. Di Indonesia yang wilayahnya banyak memiliki karakteristik vulkanik, sebagian besar sumber daya tanahnya merupakan jenis tanah vulkanik yang subur. Hal ini sangat berpengaruh terhadap persebaran keanekaragaman jenis flora dan fauna. Jenis kekayaan alam tidak dapat diperbaharui misalnya bahan galian. Bahan galian adalah semua bentukan alam yang terkandung di dalam

perut bumi atau permukaan bumi dalam bentuk hablur (krital), maupun cair yang memiliki susunan kimia tersendiri. Seperti : minyak bumi, gas alam, batu bara, aspal, timah, nikel, bauksit, tembaga, dan bahan-bahan radioaktif, emas, perak, platina dan wolfram, batu pasir, belerang, batubatu permata, batu granit, batu gamping. Perbedaan sumber daya alam menyebabkan aktifitas ekonomi atau mata pencaharian manusia menjadi berbeda-beda. Dengan demikian, pemanfaatan sumber daya alam bagi setiap masyarakat di permukaan bumi ini juga beraneka ragam jenisnya. Salah satu pemanfaatan sumber daya alam yang paling banyak diusahakan oleh masyarakat di Indonesia adalam dalam bidang pertanian. Hal ini memungkinkan karena dipengaruhi oleh faktor budaya maupun kondisi geografinya. Sistem pertanian meliputi pertanian lahan basah, pertanian lahan kering, dan pertanian ladang. Aktifitas pertanian dalam rangka pemanfaatan sumber daya alam meliputi pertanian secara umum, peternakan, perkebunan, perikanan dan kehutanan. Usaha yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan produksi pertanian melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, mekanisasi, diversifikasi dan rehabilitasi tanah pertanian. Dalam instensifikasi pertanian misalnya dilakukan melalui program Sapta Usaha Tani. Pertambangan merupakan kegiatan pengolahan dan pemanfaatan bahan galian, meliputi observasi, eksplorasi, dan eksploitasi atau penambangan berbagai macam mineral atau barang tambang yang terkandung di dalam litosfer maupun di permukaan bumi. Istilah industri sering diidentikkan dengan semua kegiatan ekonomi manusia yang mengolah barang mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi atau menjadi barang yang lebih tinggi nilai kegunaannya. Dengan demikian, kegiatan industri sangat membutuhkan sumber daya alam, baik sebagai sumber bahan mentah dan bahan baku maupun sebagai sumber energi. Industri merupakan kegiatan ekonomi yang dapat mempercepat lajunya pertumbuhan ekonomi, baik masyarakat maupun negara. Perdagangan merupakan proses tukar menukar barang dan jasa dari suatu wilayah dengan wilayah lainnya. Kegiatan ni muncul karena adanya perbedaan kebutuhan dan sumber daya yang dimiliki. Adapun barang atau jasa yang diperjualbelikan atau diperdagangkan disebut dengan komoditas. Aktivitas sosial-ekonomi lainnya yang banyak memanfaatkan sumber daya alam adalah sektor pariwisata. Kegiatan ini sering dihubungkan dengan perjalanan seseorang atau sekelompok orang ke suatu wilayah tertentu dengan tujuan untuk bersenang-senang, di luar kegiatan rutin atau pekerjaan harian. Sasaran dari kegiatan perjalanan wisata tersebut diantaranya untuk menikmati keindahan alam. Tasikmalaya, Juli 2009 Dosen Pengajar

Dra. Hj. IKAH ATIKAH, M.Pd. NIP : 194807041967032001

HAND OUT PERKULIAHAN PGSD Kelompok Mata Kuliah Nama Mata Kuliah/Kode Semester (SKS) Dosen Pertemuan Ke Topik/Pokok Bahasan Pokok-pokok Perkuliahan : UPI Kampus Tasikmalaya : Konsentrasi Pendidikan IPS SD : Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat (GD 511) : 7 (tujuh) / 4 SKS : Dra. Hj. Ikah Atikah, M.Pd dan TIM IPS : 3 dan 4 : 1. Pencemaran, Polusi dan Perusak Lingkungan 2. Usaha-usaha pemulihan SDA : a. Pencemaran dan Polusi b. Kerusakan Lingkungan c. Usaha-usaha pemulihan/pengelolaan SDA berwawasan Lingkungan CATATAN DARYANTO Masalah Pencemaran TARSITO

URAIAN POKOK-POKOK PERKULIAHAN Pemanfaatan sumber daya alam oleh manusia telah meninggalkan kerusakan pada lingkungan. Kerusakan (degradasi) lingkungan adalah tanda-tanda telah dilampauinya daya dukung lingkungan, dan kerusakan lingkungan dapat terjadi di lingkungan kota maupun di lingkungan pedesaan. Sumber utama dari penyebab bencana kerusakan tersebut adalah manusia. Termasuk di dalamnya adalah pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat dan penggunaan teknologi yang tidak terbatas telah menjadi kekuatan besar yang saling mendukung dan memperkuat terjadinya krisis lingkungan secara global. Pencamaran adalah masuk dan dimasukannya mahluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air/udara, dan/atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air/udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Pencemaran lingkungan dapat dibedakan berdasarkan tempat terjadinya, macam bahan pencemarannya dan tingkat pencemarannya. Selain itu, pencemaran lingkungan dapat dikategorikan menjadi : 1) pencemaran air, 2) pencemaran udaha, 3) pencemaran tanah. Pencemaran menurut SK Menteri Kependudukan Lingkungan Hidup No. 02/MENKLH/1988, adalah masuk atau dimasukannya mahluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam air/udara, dan/atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air/udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Pencemaran udara adalah kehadiran suatu atau lebih substansi fisika, kimia atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan atau merusak properti. Pencemaran tanah adalah keadaan dimana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Kerusakan lingkungan adalah tanda-tanda telah dilampauinya daya dukung lingkungan, dan kerusakan lingkungan dapat terjadi di lingkungan kota maupun di lingkungan pedesaan. Sumber utama dari penyebab

:

EDED TARMEDI DKK (2007) Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat Nursid Kusumaatmaja Manusia dalam Konteks Sosial Budaya Lingkungan Hidup, Bandung, ALPABETA

bencana kerusakan tersebut adalah manusia. Kerusakan lingkungan karena campur tangan manusia, contohnya penebangan hutan (ilegal logging), konversi lahan untuk industri dan pemukiman, penerapan teknologi pertanian yang tidak ramah lingkungan, penambangan liar dan sebagainya. Krisis yang terjadi saat ini pada intinya dikarenakan dua kekuatan besar yang saling mendukung dan memperkuat yaitu : 1. Pertumbuhan jumlah penduduk yang tidak terbatas di suatu planet dengan daya dukung terbatas untuk menghidupinya dan menampung sampah hasil kehidupannya. 2. Teknologi tidak terbatas yang dibarengi dengan sikap manusia untuk mendominasi dan menghabiskan alam lingkungannya. Setiap kegiatan pembangunan selalu diikuti oleh meningkatnya entropi, yaitu ketidakaturan, salah satu bentuknya adalah pencemaran. Pencemaran merupakan salah satu bentuk kerusakan alam yang diakibatkan oleh manusia dalam rangka memanfaatkan sumber daya alam. Agar sumber daya alam yang dikelola dapat berkesinambungan, harus berwawasan lingkungan dan berkelanjutan dengan memperhatikan beberapa prinsip seperti mengurangi pemanfaatannya, memakai ulang sumber daya alam yang memiliki nilai guna lain, dan melakukan daur ulang agar dapat dimanfaatkan kembali untuk fungsi yang lain. Prinsip ekoefisiensi adalah manajemen bisnis yang memadukan efisiensi ekonomi dan efisiensi lingkungan. Melalui prinsip efisiensi proses produksi dapat mencapai dua hal, yaitu menaikan keuntungan usahawan dan menurunkan dampak terhadap lingkungan. Usaha-usaha pengelolaan sumber daya alam melalui pembangunan berkelanjutan, pada prinsipnya merupakan sumber-sumber alam untuk kesejahteraan manusia yang memperhatikan keseimbangan dan pelestarian lingkungan. Pengelolaan sumber daya alam dapat kita artikan sebagai usaha sadar untuk memelihara atua memperbaiki mutu sumber daya itu sendiri agar kebutuhan dasar manusia dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya. Tasikmalaya, Juli 2009 Dosen Pengajar

Dra. Hj. IKAH ATIKAH, M.Pd. NIP : 194807041967032001

HAND OUT PERKULIAHAN PGSD Kelompok Mata Kuliah Nama Mata Kuliah/Kode Semester (SKS) Dosen Pertemuan Ke Topik/Pokok Bahasan Pokok-pokok Perkuliahan : UPI Kampus Tasikmalaya : Konsentrasi Pendidikan IPS SD : Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat (GD 511) : 7 (tujuh) / 4 SKS : Dra. Hj. Ikah Atikah, M.Pd dan TIM IPS : 5 dan 6 : 1. Makna SDM 2. Potensi SDM bagi Pembangunan dalam usaha mencapai kesejahteraan masyarakat : a. Arti dan Makna SDM b. Potensi SDM sebagai modal pembangunan c. Perencanaan dan Pengembangan SDM CATATAN Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab pemecahan masalah Sumber : EDED TARMEDI Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat (2007) UPI PRES J.A KATILI SDA untuk Pembangunan Nasional

URAIAN POKOK-POKOK PERKULIAHAN Sumber Daya Manusia (SDM) mengandung artian atau makna “asalmuasal dari suatu daya atau kekuatan atau potensi yang dimiliki oleh mahluk manusia untuk mengolah lingkungan alam semesta ini demi kepentingan kesejahteraan hidupnya”. Berbicara tentang sumber daya manusia dapat ditinjau dari dua sisi yaitu sisi pertama adalah secara kuantitatif yang menyangkut tentang jumlah penduduk, tingkat kelahiran, tingkat kematian dan migrasi, yang berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk. Sisi kedua adalah secara kualitatif yang menyangkut tentang tingkat pendidikan penduduk, tingkat kesehatan penduduk dan daya beli masyarakat. Secara kuantitas, Indonesia termasuk negara yang terbanyak keempat penduduknya, yang pada tahun 2005 berjumlah 219.205.000 jiwa yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia. Dalam GBHN Indonesia tahun 1993 dikemukakan bahwa salah satu modal dasar pembangunan Indonesia adalah penduduk yang besar jumlahnya. Selanjutnya dikemukakan pula bahwa kependudukan dan sosial budaya, pergeseran nilai, aspirasi rakyat dan kualitas manusia Indonesia serta penguasaan IPTEK merupakan faktor dominan dari pembangunan. Salah satu ciri khas kependudukan di Indonesia adalah persebaran penduduk yang tidak merata. Seperti contoh pulau Jaya yang luas daerahnya hanya 6,95 % luas seluruh wilayah Indonesia didiami 58,30% dari penduduk Indonesia, sebaliknya kepulauan Maluku dan Papua yang luas wilayahnya 27,52% dari luas seluruh Indonesia hanya didiami oleh 2,13% dari penduduk Indonesia. Kebijakan kependudukan yang diterapkan dalam upaya menyebarkan penduduk dari wilayah yang padat ke daerah yang renggang penduduk, terutama dari pulau Jawa ke luar Jawa, yaitu dengan menyelenggarakan program transmigrasi yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Disamping kebijakan transmigrasi, dalam upaya penyebaran penduduk ini, diselenggarakan pula desentralisasi sosial ekonomi dan sosial budaya, seperti penyebaran industri ke luar Jawa, penyebaran lembaga pendidikan, pengembangan obyek-obyek wisata, baik wisata alam maupun wisata budaya. Kurang terpadu dan terintegrasinya proses pembanganan di luar Jawa, dapat menjadi penyebab atau hambatan program transmigrasi, bahkan menjadi penyebab terjadinya gejala anti transmigrasi. Perencanaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia merupakan suatu kegiatan yang amat penting dilakukan, baik oleh sebuah perusahaan bisnis, maupun oleh organisasi pemerintah suatu negara. Hal ini sejalan dengan konsel Global Trade Point Network (GTPN) yang merupakan implementasi dari konsep Trade Eficiency Programe yang dirancang oleh United Nation Conference on Trade and Development (UNCTAD), dengan tujuan untuk mengefektifkan dan mengefisiensikan perdagangan internasional. Dalam hubungannya dengan perencanaan dan pengembangan SDM perlu dilandasi oleh tiga pendekatan yaitu : pendekatan psikologi, pendekatan budaya, dan pendekatan agama. Pendekatan psikologi didasarkan kepada pendapat David Mc. Clelland dan Everentt Hagen yang berpendapat bahwa pembangunan ekonomi terjadi pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia, karena sebagian besar masyarakatnya tidak memiili motivasi berprestasi tinggi, tetapi motivasi berprestasi rendah. Begitu pula, Everentt Hagen berpendapat bahwa hambatan pembangunan ekonomi pada negara berkembang termasuk Indonesia disebabkan karena sebagian masyarakatnya tidak memiliki jiwa kreatif dan inovatif.

Tasikmalaya, Juli 2009 Dosen Pengajar

Dra. Hj. IKAH ATIKAH, M.Pd. NIP : 194807041967032001

HAND OUT PERKULIAHAN PGSD Kelompok Mata Kuliah Nama Mata Kuliah/Kode Semester (SKS) Dosen Pertemuan Ke Topik/Pokok Bahasan Pokok-pokok Perkuliahan : UPI Kampus Tasikmalaya : Konsentrasi Pendidikan IPS SD : Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat (GD 511) : 7 (tujuh) / 4 SKS : Dra. Hj. Ikah Atikah, M.Pd dan TIM IPS : 7 dan 8 : 1. Dampak SDM yang Berlebihan : a. Dampak dibidang tenaga kerja dan pendidikan b. Dampak dibidang perekonomian dan kesejahteraan c. Dampak dibidang kesehatan

URAIAN POKOK-POKOK PERKULIAHAN Berbicara tentang dampak yang bakal terjadi dari jumlah penduduk yang besar diantaranya adalah dibidang tenaga kerja dan bidang pendidikan. Dibidang tenaga kerja, jumlah penduduk yang besar ini tidak diimbangi dengan tersedianya lapangan kerja akan timbul masalah pengangguran. Dari 219 juta jiwa penduduk Indonesia, hanya 94 juta jiwa saja yang bekerja, berarti lebih dari 50% tidak atau belum bekerja. Angka pengangguran dari 105 juta orang penduduk angkatan kerja, terdapat 10 juta yang tidak bekerja 10%. Hal ini diantaranya disebabkan oleh kurangnya keterampilan dan rendahnya tingkat pendidikan penduduk suatu negara sehingga tidak dapat diserap oleh lapangan pekerjaan. Dipihak lain dengan berlebihannya penduduk atau sumber daya manusia (SDM) akan berakibat pula rendahnya tingkat pendidikan suatu negara, oleh karena itu jumlah penduduk yang besar pula diimbangi oleh tersedia sarana, prasarana dan tenaga kependidikan yang memadai, sehingga untuk warga negara memperoleh kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal yang memadai. Di Indonesia pada tahun 2005 terdapat 35,38% penduduk usia 10-50 tahun masih buta huruf di daerah perkotaan dan 68,06% di daerah pedesaan. Angka ini menjadi indikator masih rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia sampai tahun 2005. Angka tersebut cukup memprihatinkan bila tidak ada upaya untuk menanggulangi masalah buta aksara di negeri ini. Jumlah penduduk Indonesia relatif besar yaitu nomor 4 terbesar di dunia, menimbulkan permasalahan tersendiri bagi negara dan bangsa Indonesia yang terdiri dari beribu pulau, beraneka ragam suku bangsa, agama dan ras ini. Permasalahan yang sangat dirasakan oleh rakyat Indonesia sebagai dampak SDM cukup besar ini adalah di bidang perekonomian dan kesejahteraan. Dengan tidak seimbangnya jumlah penduduk (SDM) dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia maka menimbulkan permasalahan sehingga perlu upaya untuk penanggulangannya.

CATATAN Metode : - Tanya jawab - Studi kasus Pemecahan masalah - Diskusi Sumber : - EDED TARMEDI Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat (2007) UPIPRES - NURSID. K Manusia dalam konteks sosial budaya, lingkungan hidupnya. Bandung - Pendidikan IPS III, Depdikbud

Dari 41,80 juta jiwa penduduk Indonesia yang bekerja di sektor pertanian, terdapat 34,44% dari mereka merupakan pekerja yang tidak dibayar dan 37,98% dari jumlah penduduk angkatan kerja tidak bekerja (pengangguran). Salah satu penyebab mengapa penduduk Indonesia masih tinggi angka penganggurannya adalah karena tingkat pendidikan yang rendah. Karena pendidikan yang memadai akan mengakibatkan seorang menjadi tenaga yang profesional dalam bidangnya, dengan demikian hasil kerjanya pun dibayar dengan harga yang cukup mahal. Jumlah penduduk yang besar di Indonesia harus diimbagi dengan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang memadai. Apabila kedua faktor itu tidak mendapat pelayanan yang maksimal maka akan terjadi kualitas Sumbe Daya Manusia yang rendah. Dampak penduduk yang besar ini bila dilihat dari aspek kesehatan ditandai oleh beberapa faktor berikut ini : 1. Jumlah atau presentase penduduk yang sakit ke dokter dan puskesmas. 2. keadaan rumah atau luas lantai rumah tempat tinggal keluarga 3. jumlah balita yang mendapat imunisasi campak 4. sumber air yang digunakan oleh masyarakat untuk minum 5. pertolongan kelahiran seorang balita, apakah oleh tenaga medis seperti bidan atau dokter, apakah oleh tenaga ahli non medis seperti dukun beranak (paraji). Ada beberapa upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat yaitu : 1. Meningkatkan taraf pendidikan masyarakat 2. Meminimalisir jumlah orang sakit berobat ke dukun atau pengobatan tradisional 3. Membantu rakyat miskin untuk dapat memiliki rumah tinggal yang layak dihuni 4. Menyediakan sumber air bersih yang memenuhi syarat kesehatan 5. Menambah tenaga medis bagi ibu hamil dan pada saat melahirkan

Tasikmalaya, Juli 2009 Dosen Pengajar

Dra. Hj. IKAH ATIKAH, M.Pd. NIP : 194807041967032001

HAND OUT PERKULIAHAN PGSD Kelompok Mata Kuliah Nama Mata Kuliah/Kode Semester (SKS) Dosen Pertemuan Ke Topik/Pokok Bahasan Pokok-pokok Perkuliahan : UPI Kampus Tasikmalaya : Konsentrasi Pendidikan IPS SD : Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat (GD 511) : 7 (tujuh) / 4 SKS : Dra. Hj. Ikah Atikah, M.Pd dan TIM IPS : 9 dan 10 : 1. Usaha Pengelolaan SDA 2. Kebutuhan dan Alat pemuas kebutuhan : a. Pemanfaatan SDA berdasarkan prinsip ekoefisien b. Kebutuhan Hidup Manusia c. Alat Pemuas Kebutuhan CATATAN

URAIAN POKOK-POKOK PERKULIAHAN

Metode : 1. Prinsip pengelolaan sumber daya alam secara efisien adalah manajemen - Tanya jawab bisnis yang memadukan efisiensi ekonomi dan efisiensi lingkungan. - Diskusi - Ekspository Tujuannya adalah peningkatan efisiensi proses produksi dengan - Studi kasus menaikan keuntungan usahawan dan menurunkan dampak lingkungan. Teknologi ekoefisiensi itu meminimalkan jumlah limbah dengan mencagah terbentuknya limbah yang berlebihan sehingga proses Sumber : - EDED produksi lebih bersih. TARMEDI Sumber daya dan 2. Pembangunan berkelanjutan diartikan sebagai pembangunan yang kesejahteraan mampu memenuhi kebutuhan manusia pada saat ini, tanpa mengabaikan masyarakat kemampuan generasi manusia di masa mendatang untuk memenuhi (2007) kebutuhan mereka. Pengertian tersebut mengandung arti bahwa dalam UPI PRES melaksanakan pembangunan, upaya untuk meningkatkan kesejahteraan - Pendidikan IPS umat manusia tidaklah semata-mata dengan hanya meningkatkan III Depdikbud kondisi sosial ekonomi saja, tetapi juga secara bersamaan memperhatikan upaya perlindungan lingkungan hidupnya. 3. Pemanfaatan sumber daya alam perlu memperhatikan kaidah-kaidah : 1) Daya guna dan hasil guna yang dikehendaki harus dilihat dalam batas-batas yang optimal sehubungan dengan kelestarian sumber daya alam yang mungkin dicapai; 2) Tidak mengurangi kemampuan dan kelestarian sumber daya alam lain yang berkaitan dalam satu ekosistem; 3) Memberikan kemungkinan untuk mengadakan pilihan penggunaan dalam pembangunan di masa depan. 4. Contoh pemakaian ulang sumber daya alam : 1) Menggunakan kembali peralatan rumah tangga yang masih bisa dipakai dengan cara memperbaikinya, seperti alat dapur

2)

Mengumpulkan botol-botol bekas atau kemasan lainnya untuk dipergunakan kembali atau keperluan lain; 3) Ban mobil atau motor yang masih layak dipakai dapat diperbaiki dengan cara divulkanisir, atau dimanfaatkan untuk pot-pot bunga, bagi ban yang sudah tidak bisa dipakai lagi, jangan dibakar. Kebutuhan Hidup Manusia Secara kodrati untuk mempertahankan hidup, manusia harus memenuhi sejumlah kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, perumahan dan kesehatan, pendidikan, pengangkutan, hiburan dan lain sebagainya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut manusia berupaya dengan bekerja dan melakukan berbagai upaya dan kegiatan antara lain seperti bertani, berdagang, bekerja pada perusahaan swasta atau pada pemerintah. Semua kegiatan tersebut kita mengenalnya sebagai kegiatan perekonomian atau kegiatan yang berhubungan dengan ekonomi. Untuk memahami hal tersebut, malalui uraiain berikut ini Anda akan diajak untuk memahami pengertian kebutuhan, klasifikasi berbagai macam kebutuhan, dan faktorfaktor yang melatarbelakangi keragaman kebutuhan tersebut. Alat Pemuas Kebutuhan yang Terbatas Pada umumnya jumlah dan jenis barang dan jasa kebutuhan manusia yang ada di alam ini terbatas jumlahnya. Keadaan ini berhadapan dengan sifat manusia yang menginginkan pemenuhan kebutuhan yang tidak terbatas.

Tasikmalaya, Juli 2009 Dosen Pengajar

Dra. Hj. IKAH ATIKAH, M.Pd. NIP : 194807041967032001

HAND OUT PERKULIAHAN PGSD Kelompok Mata Kuliah Nama Mata Kuliah/Kode Semester (SKS) Dosen Pertemuan Ke Topik/Pokok Bahasan Pokok-pokok Perkuliahan : UPI Kampus Tasikmalaya : Konsentrasi Pendidikan IPS SD : Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat (GD 511) : 7 (tujuh) / 4 SKS : Dra. Hj. Ikah Atikah, M.Pd dan TIM IPS : 11 dan 12 : 1. Persoalan Ekonomi 2. Permintaan dan Penawaran : a. Pengertian Ilmu Ekonomi b. Prinsip Ekonomi c. Pelaku dan Sistem Ekonomi

CATATAN Metode : Pengertian Ilmu Ekonomi - Ekspository - Diskusi Apabila Anda atau orang lain pada umumnya mendengar kata ekonomi, - Tanya jawab maka pemahaman terhadap kata tersebut selalu berhubungan dengan - Pemecahan kegiatan bisnis atau berusaha. Istilah ekonomi itu sendiri berasal dari masalah bahasa Yunani, yaitu oikonomia. Kata tersebut merupakan turunan dari dua kata, yaitu oikos dan nomos. Oikos berarit rumah tangga, sedangkan Sumber : nomos artinya mengatur. Jadi arti dalam bahasa Yunani, ekonomi itu - Abdullah Pengantar Ekonomi adalah mengatur rumah tangga. Prinsip Ekonomi Fakih Salmawi Setiap kegiatan atau usaha yang dilakukan manusia dalam bidang Konsep Dasar IPS Depdikbud ekonomi yang berdasarkan motif dan prinsip ekonomi akan merupakan tindakan ekonomi. Sedangkan setiap tindakan ekonomi yang dilakukan manusia akan sangat tergantung pada tingkat kemajuan ekonomi pada masa pelaku tindakan itu hidup. Bagi orang yang mengalami kehidupan masih sederhana tindakan ekonomi umumnya terbatas pada kebutuhan sekarang dan kurang memperhatikan kebutuhan masa depan. Sebaliknya bagi orang yang hidup dalam ekonomi yang sudah maju tindakan ekonomi sangat dipengaruhi oleh pandangan jauh ke depan sehingga tindakan ekonomi selain tertuju pada keadaan sekarang juga untuk menghadapi keadaan di masa yang akan datang. Pelaku Ekonomi Kegiatan ekonomi dapat berlangsung jika ada pihak yang melaksanakannya. Kegiatan ekonomi dapat berlangsung karena adanya para pelaku ekonomi. Pelaku ekonomi yang melakukan kegiatan produksi,

URAIAN POKOK-POKOK PERKULIAHAN

distribusi dan konsumsi adalah perusahaan, pemerintah, rumah tangga konsumsi dan masyarakat luar negeri. Inti Masalah Ekonomi Kebutuhan tidak Terbatas Kebutuhan manusia itu relatif tidak terhitung banyak serta jenisnya. Sesuai dengan ciri perkembangan manusia, kebutuhan selalu bertambah seiring dengan bertambahkan waktu dan luasnya pergaulan yang diakibatkan oleh kemajuan dalam berbagai bidang.

Tasikmalaya, Juli 2009 Dosen Pengajar

Dra. Hj. IKAH ATIKAH, M.Pd. NIP : 194807041967032001

HAND OUT PERKULIAHAN PGSD Kelompok Mata Kuliah Nama Mata Kuliah/Kode Semester (SKS) Dosen Pertemuan Ke Topik/Pokok Bahasan Pokok-pokok Perkuliahan : UPI Kampus Tasikmalaya : Konsentrasi Pendidikan IPS SD : Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat (GD 511) : 7 (tujuh) / 4 SKS : Dra. Hj. Ikah Atikah, M.Pd dan TIM IPS : 13, 14 dan 15 : 1. Usaha-usaha Lembaga non SDM 2. Pendekatan Pendidikan Peningkatan Kualitas SDM 3. Makna Pembangunan Masyarakat : a. Pendekatan pertumbuhan dan pemerataan menuju pembangunan manusia b. Pendekatan Pendidikan dalam upaya peningkatan kualitas SDM c. Makna pembanguna masyarakat CATATAN Metode : - Tanya jawab - Diskusi -Pemecahan masalah - ekspositorik Sumber : EDED TARMEDI Sumber daya dan kesejahteraan masyarakat (2007) UPI PRES - Pendidikan IPS III Depdikbud

URAIAN POKOK-POKOK PERKULIAHAN Dinamika sosial memiliki makna yang strategis dalam proses pembangunan, karena dinamika sosial mempunya korelasi, interdependasi dan korelasi yang erat dengan perkembangan budaya, pertumbuhan ekonomi serta pembinaan politik yang bersifat integral-kompetitif dalam rangka peningkatan kualitas hidup manusia. Pembangunan pada hakikatnya adalah perubahan yang terencana dari satu situasi ke situanasi lainnya yang dinilai lebih baik. Pada awalnya proses pembangunan lebih difokuskan pada pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan sosial secara kumulatif dengan ekonomi dan demokrasi politik di dalamnya. Menurut Gunnar Myrdal, pembangunan merupakan suatu proses yang saling terkait dan terjadi dalam lingkaran sebab akibat secara kumulatif atau “circular cumulatif causation”. Ditinjau dari hakikat nilai dan strategi pembangunan yang harus dicapai terdapat perbedaan tentang paradigma pertumbuhan, pemerataan dan stabilitas antara indikator ekonomi klasik versus indikator neo ekonomi. Perbedaan proses pembangunan antara teori konflik dan ekuilibrium, perbedaan antara penahapan dan jalur pembangunan, perbedaan hubungan diantara komponen bangsa dalam proses pembangunan, perbedaan pandangan dan pemikiran tentang faktor produksi, perbedaan strategi pembangunan antara pertanian versus industri. Proses pembangunan berkelanjutan yang menitikberatkan pada pendekatan pembangunan manusia erat kaitannya dengan konsep pembangunan sebagai sistem, metode dan gerakan perubahan sosial. Pembangunan sebagai gerakan mengandung makna bahwa pembangunan adalah usaha sadar, terorgansir, terarah dan berkelanjutan yang dilakukan birokrasi pemerintah bersama-sama dengan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan nasional pada prinsipnya merupakan perubahan sosial yang besar dari salah satu situasi ke situasi lain yang lebih bernilai, dari statis ke dinais, dari masyarakat tradisional menuju masyarakat industri dan modern. Perubahan sosial yang terjadi dalam sistem sosial harus memenuhi persyaratan fungsional, yaitu adaption, goal attainment, integration dan latent maintenance. Sistem sosial merupakan salah satu wujud dari kebudayaan, disamping

wujud idiil dan fisik, sehingga sistem sosial bersifat kompleks. Sistem sosial budaya menuntut komponennya dapat membentuk keluarga, ekonomi, pemerintahan, agama, pendidikan, dan kelas atau lapisan sosial. Komponen-komponen tersebut dapat dipengaruhi oleh : (a) ekologi, (b) demografi, (c) kebudayaan, (d) kepribadian, dan (e) waktu. Kecenderungan strategi “Link and match” ini ditandai oleh : 1. semakin tingginya tuntutan dunia kerja yang sejalan dengan pembangunan. 2. perubahan struktur persyaratan dunia kerja yang semakin kompetitif dan lebih mengandalkan keahlian dalam bidang tertentu. 3. kecenderungan umum dalam dunia pendidikan, yakni perubahan cara berfikir, menyangkut pengetahuan, sikap, kemauan dan keterampilan fungsional bagi kehidupan sebagai pribadi, warna negara dan warna masyarakat. 4. semakin populernya konsep pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan yang dipandang sebagai usaha dalam pengembangan sumber daya yang berkualitas Pembangunan manusia dan pembangunan masyarakat merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan, karena manusia secara kodrati mempunyai kecenderungan hidup bermasyarakat, sesuai dengan kedudukannya. Manusia sebagai mahluk individu, mahluk Tuhan dan mahluk sosial. Pembangunan masyarakat tidak saja untuk membina hubungan dan kehidupan setiap anggota dalam hidup bermasyarakat, melainkan juga untuk membangun masyarakat. Masyarakat dalam konteks pembangunan adalah masyarakat yang memiliki sistem budaya, sistem sosial, dan sejarah tertentu dalam pemukiman terkecil. Komunitas menurut pendekatan antropologi adalah pemukiman kecil sejumlah penduduk yang bersifat mandiri, mempunyai perbedaan satu sama lain, bercirikan tingginya kesadaran kelompok, saling mengenal sesama anggota secara pribadi, bersifat homogen dan hidup mandiri. Sementara menurut pendekatan sosial, komunitas mempunyai arti konstektual yang erat dengan masyarakat pada umumnya, seperti masyarakat desa, masyarakat kota, masyarakat paguyuban dan petembayan, masyarakat tradisional, industri dan pancaindustrial yang mempunyai karakteristik tertentu. Tasikmalaya, Juli 2009 Dosen Pengajar

Dra. Hj. IKAH ATIKAH, M.Pd. NIP : 194807041967032001

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->