P. 1
hiperventilasi

hiperventilasi

|Views: 1,745|Likes:
Published by rudi mario

More info:

Published by: rudi mario on Dec 25, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2013

pdf

text

original

Hiperventilasi In Gangguan Pernapasan on July 23, 2009 at 1:51 am Hiperventilasi (hyperventilation) adalah keadaan napas yang berlebihan akibat kecemasan yang

mungkin disertai dengan histeria atu serangan panik. PENYEBAB DAN MEKANISME Biasanya disebabkan oleh tekanan psikis / stres psikis misalnya histeria, takut yang berlebihan, sedih yang berlebihan atau marah. Napas yang berlebihan menyebabkan perubahan kimiawi darah yaitu meningkatkan level pH menjadi alkalis . Jika cemas berkurang dan napas kembali normal, maka hiperventilasi akan mereda. CARA MENGENALI Tanda pasti * Terlihat bernapas cepat dengan tarikan napas yang dalam Mungkin ada * * * * * * Kecemasan Sakit kepala Prilaku mencari perhatian (misal berteriak-teriak) Kram pada tangan dan kaki Tangan terasa kaku, kesemutan, bergetar Jari-jari tangan menguncup dan lentik, biasanya tidak bisa digerakkan.

PENANGANAN Tujuan penanganan * Mengurangi tekanan psikis yang di alami penderita * Mengembalikan pH darah menjadi normal Langkah Penanganan bernapas dengan kantong kertas bernapas dengan kantong kertas * Tenangkan korban dengan berbicara dengan lembut * Dengarkan jika penderita menceritakan masalahnya * Ajak penderita ke tempat yang lebih sepi, temani maksimal 2 orang saja * Jika timbul kram atau jari-jari yang menguncup, maka usahakan penderita bernapas dengan kantong kertas (untuk meningkatkan kadar CO2 sehingga pH darah menjadi normal) * Sarankan untuk menemui dokter JANGAN LAKUKAN * Berusaha ingin tahu masalah yang di hadapi penderita * Jangan dikerubungi

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->