P. 1
Model Pembelajaran Tipe Jigsaw - Kajian Teori

Model Pembelajaran Tipe Jigsaw - Kajian Teori

|Views: 38,389|Likes:
Published by Enos Lolang

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Enos Lolang on Dec 27, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/30/2015

pdf

text

original

Pendidikan merupakan suatu proses kegiatan yang mengaitkan banyak

faktor. Dalam menyukseskan pendidikan tidak terlepas dari kegiatan belajar

mengajar, ini sesuai dengan yang diungkapkan oleh Hudoyo (1990 : 1) bahwa :

³Pendidikan sebenarnya merupakan suatu rangkaian peristiwa yang

kompleks, peristiwa tersebut merupakan rangkaian kegiatan komunikasi

antar manusia, sehingga manusia itu sebagai pribadi yang utuh. Manusia

yang tumbuh melalui belajar, karena itu kalau kita berbicara tentang

belajar tidak dapat melepaskan diri dari mengajar. Belajar merupakan

proses kegiatan yang tidak dapat dipisahkan´.

Belajar merupakan suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri

seseorang. Perubahan-perubahan itu sebagai hasil belajar yang dapat ditunjukkan

dengan berbagai bentuk perubahan pengetahuan, pemahaman, sikap dan tingkah

laku. Keterampilan, kecakapan, dan kemampuan serta perubahan-perubahan pada

aspek lain yang ada pada setiap individu yang belajar.

Menurut pengertian secara psikologis, belajar merupakan suatu proses

perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya dalam

memenuhi kebutuhan hidupnya. Sejalan dengan yang dikemukakan oleh (Slamet,

1991 : 12) bahwa :

³Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk

memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan

sebagai hasil pengalaman itu sendiri dalam interkasi dengan

lingkungannya´.

16

Cronbach (Yusuf, 2003 : 22), menyatakan bahwa belajar adalah

perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman. Sedangkan Geoch (Yusuf,

2003 : 22) juga mengemukakan bahwa belajar adalah perubahan dalam

perpormarsi sebagai hasil dari praktek-praktek.

Belajar metematika memerlukan kesiapan mental yang tinggi karena

matematika berkenaan dengan ide-ide abstrak yang diberi simbol-simbol itu

tersusun secara hirarkis dan penalarannya yang bersifat deduktif. Sebagaimana

yang dikemukakan Hudoyo (1990 : 4) bahwa:

³Matematika berkenaan dengan ide-ide/konsep-konsep abstrak yang

tersusun secara hirarkis dan penalarannya deduktif´.

Dari uraian di atas dapat diartikan bahwa belajar matematika adalah suatu proses

yang dilakukan individu secara bertahap dan berurutan serta berdasarkan

pengalaman belajar sebelumnya, yang memerlukan kesiapan mental yang tinggi

untuk memperoleh suatu percobaan tingkah laku.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->