P. 1
qanaah tasamuh

qanaah tasamuh

|Views: 5,267|Likes:
Published by Ahmada

More info:

Published by: Ahmada on Dec 28, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2012

pdf

text

original

a) Pengertian Qana’ah Qana’ah adalah sikap rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diusahakannya serta

menjauhkan diri dari rasa tidak puas dan perasaan kurang. Qana’ah bukan berarti masa bodoh dan bermalas-malasan hidup serta tidak mau berusaha untuk mengingatkan kesejahteraan hidup. Orang yang memiliki sifat qana’ah memiliki pendirian bahwa apadiperoleh atau yang ada di dirinya adalah merupakan kehendak Allah SWT. Seperti yang dijelaskan oleh Allah SWT berikut ini.

Artinya: 7. Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."
Fondasi Sifat Qona’ah Fondasi yang utama dan pertama untuk menumbuhkan sifat ini adalah keyakinan yang benar. Keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, mengenal Allah dengan nama dan sifat-sifat- Nya berikut keagungan dan keindahan yang dikandungnya; keimanan yang mantap kepada hari akhir, keyakinan yang benar tentang takdir yang baik dan buruk; semua itu merupakan landasan utama untuk menumbuhkan sifat dan karakter mental yang sangat mahal harganya ini.

b) Fungsi Qana’ah dalam Kehidupan Qana’ah seharusnya menjadi sifat dasar bagi setiap Muslim karena sifat tersebut menjadi pengendali agar tidak surut dalam keputusasaan dan tidak selalu maju dalam keserakahan. Qana’ah berfungsi sebagai stabilisator dan dinamisator hidup seorang Muslim. Disamping sebagai stabilisator, qana’ah juga berfungsi sebagai dinamisator (kekuatan batin yang mendorong seseorang untuk meraih kemenangan hidup berdasarkan kemandirian dengan tetap bergantung kepada karunia Allah SWT.)

"Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: 'Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku'. Sebenarnya itu adalah ujian, tapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui" (QS. Az-Zumar (39):49). 1. Imam 'Ali a.s. pernah ditanya tentang firman Allah Ta'ala: Maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (QS 16:97), Imam `Ali a.s. menjawab, “la adalah qana`ah (kepuasan).” 2. Buah (hasil) dari qana'ah adalah kenyamanan. 3. (Qana'ah adalah) menjaga apa yang ada di tanganmu lebih engkau cintai daripada meminta apa yang ada di tangan orang lain.

4. Orang merdeka adalah budak selama dia tamak, sedangkan budak adalah orang yang merdeka selama dia qana'ah. 5. Janganlah engkau malu memberi (bersedekah) walaupun itu sedikit, karena tidak memberi itu lebih sedikit. 6. Kefakiran dan kekayaan keluar berkeliling, lalu keduanya bertemu dengan qana'ah, maka keduanya menetap (bersama). 7. Jika kekayaan bertambah, maka berkuranglah selera. 8. Tidak ada perbendaharaan yang lebih berharga daripada qana'ah 9. Kekayaan yang paling besar adalah meninggalkan banyak keinginan. a) Pengertian Tasamuh Tasamuh atau toleransi adalah sikap menghormati orang lain untuk melaksanakan hak-haknya. Kita wajib menghormati, karena manusia dapat merasakan bahagia apabila ia hidup bersama manusia lainnya. Manusia tidak dapat hidu sendiri di masyarakat tanpa bantuan dan kerjasama dengan manusia lain. Kodrat manusia sebagai makhluk Allah SWT memiliki dua dimensi, yaitu sebagai mahkluk individu dan sebagai mahkluk sosial. Tasamuh hanya sebatas hubungan manusia dan tidak boleh melebihi aturan-aturan agama, misalnya memakai jilbab dan baju lengan panjang bagi peserta senam dianggao tidak toleran karena yang lain memakai celana pendek dan kaos oblong mini yang dianggap ngetren tetapi bertentangan dengan aturan agama karena membuka aurat b) Fungsi Tasamuh Norma agama mengajarkan kepada manusia untuk berbuat kebajikan kepada sesama karena manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki harkat dan martabat yang sama, serta memiliki akaldan budi mulia. Dengan akal dan budinya,manusia wajib menjalin hubungan yang baikdengan lingkungan sekitarnya dan bersikap saling menghorati dan saling mengasihi sesamanya. Setiap manusia dikaruniai hak-hak asasi yang harus dihormati oleh orang lain sehinga toleransi berfungsi sebagai pengikat persatuan dan kerukunan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->