P. 1
Tafsir Jalalain - Surah Al Baqarah (Melayu)

Tafsir Jalalain - Surah Al Baqarah (Melayu)

|Views: 1,735|Likes:
Published by Rusli Abdullah
Terjemahan tafsir Jalalain surah al Baqarah - Arab dan Melayu
Terjemahan tafsir Jalalain surah al Baqarah - Arab dan Melayu

More info:

Published by: Rusli Abdullah on Dec 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2013

pdf

text

original

ِ

مْ ي ِ حﱠ رلا
ِ
ن
َ
م ْ حﱠ رلا ِﷲ
ِ
مْ س
ِ
ب
TAFSIR JALALAIN
JALALUDDIN AS-SUYUTHI & JALALUDDIN MUHAMMAD IBNU AHMAD AL-MAHALLY

Al-Baqarah

Terdiri atas 286 ayat. Madaniyyah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina

TIGA GOLONGAN MANUSIA DALAM MENGHADAPI AL-QUR’AN

Golongan Mukmin
Ο9# ∩⊇∪

001. } مﻟا { (Alif laam miim) Allah yang lebih mengetahui akan maksudnya.

79≡Œ ´=≈G69# Ÿω =ƒ´‘ μ‹ù “‰δ ´⎯Š)−Fϑ=9 ∩⊄∪
002. } بﺎﺗﻛﻟا كﻟذ { (Kitab ini) yakni yang dibaca oleh Muhammad saw. } بﻳر ﻻ { (tidak ada keraguan) atau
kebimbangan } ﻪﻳﻓ { (padanya) bahwa ia benar-benar dari Allah swt. Kalimat negatif menjadi predikat dari subyek 'Kitab ini',
sedangkan kata-kata isyarat 'ini' dipakai sebagai penghormatan. } ىدﻫ { (menjadi petunjuk) sebagai predikat kedua, artinya
menjadi penuntun } نﻳﻘﺗﻣﻠﻟ { (bagi orang-orang yang bertakwa) maksudnya orang-orang yang mengusahakan diri mereka
supaya menjadi takwa dengan jalan mengikuti perintah dan menjauhi larangan demi menjaga diri dari api neraka.

⎦⎪%!# βθ`ΖΒσ`ƒ =‹ó9$/ βθ`Κ‹)`ƒ´ρ οθ=¯Á9# $ÿΕ´ ρ ¯Νγ≈´Ζ%—´‘ βθ)Ζ`ƒ ∩⊂∪
003. } نوﻧﻣؤﻳ نﻳذﻟا { (Orang-orang yang beriman) yang membenarkan } بﻳﻐﻟﺎﺑ { (kepada yang gaib) yaitu yang tidak
kelihatan oleh mereka, seperti kebangkitan, surga dan neraka } ةﻼﺻﻟا نوﻣﻳﻘﻳو { (dan mendirikan salat) artinya
melakukannya sebagaimana mestinya } ﻣﻣو مﻫﺎﻧﻗزر ﺎ { (dan sebagian dari yang Kami berikan kepada mereka) yang Kami
anugerahkan kepada mereka sebagai rezeki } نوﻘﻔﻧﻳ { (mereka nafkahkan) mereka belanjakan untuk jalan menaati Allah.

⎦⎪%!#´ρ βθ`ΖΒσ`ƒ $ÿ3 Α“Ρ& 7‹9) $Β´ρ Α“Ρ& ⎯Β 7=¯7% οzψ$/´ρ ¯/`φ βθ`Ζ%θ`ƒ ∩⊆∪
004. } كﻳﻟإ ﻝزﻧأ ﺎﻣﺑ نوﻧﻣؤﻳ نﻳذﻟاو { (Dan orang-orang yang beriman pada apa yang diturunkan kepadamu) maksudnya
Alquran, } كﻠﺑﻗ نﻣ ﻝزﻧأ ﺎﻣو { (dan apa yang diturunkan sebelummu) yaitu Taurat, Injil dan selainnya
} نوﻧﻗوﻳ مﻫ ةرﺧﻵﺎﺑو { (serta mereka yakin akan hari akhirat), artinya mengetahui secara pasti.

7×≈9`ρ& ’?ã “‰δ ⎯Β ¯Νγ/¯‘ 7×≈9`ρ&´ρ `Νδ šχθs=ϑ9# ∩∈∪
005. } كﺋﻟوأ { (Merekalah), yakni orang-orang yang memenuhi sifat-sifat yang disebutkan di atas
} نوﺣﻠﻔﻣﻟا مﻫ كﺋﻟوأو مﻬﺑر نﻣ ىدﻫ ﻰﻠﻋ { (yang beroleh petunjuk dari Tuhan mereka dan merekalah orang-orang
yang beruntung) yang akan berhasil meraih surga dan terlepas dari siksa neraka.

Golongan Kafir

β) š⎥⎪%!# #ρ`. '™#´θ™ `ΟγŠ=æ ¯Νγ?¯‘‹Ρ&´ ™ Π& ¯Ν9 ¯Νδ¯‘‹Ζ? Ÿω βθ`ΖΒσ`ƒ ∩∉∪
006. } اورﻔﻛ نﻳذﻟا نإ { (Sesungguhnya orang-orang kafir) seperti Abu Jahal, Abu Lahab dan lainnya
} مﻬﺗرذﻧأأ مﻬﻳﻠﻋ ءاوﺳ { (sama saja bagi mereka, apakah kamu beri peringatan) dibaca, a-andzartahum, yakni dengan dua
buah hamzah secara tegas. Dapat pula hamzah yang kedua dilebur menjadi alif hingga hanya tinggal satu hamzah saja yang
dibaca panjang } نوﻧﻣؤﻳ ﻻ مﻫرذﻧﺗ مﻟ مأ { (atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.) Hal itu
telah diketahui oleh Allah, maka janganlah kamu berharap mereka akan beriman. 'Indzar' atau peringatan, artinya
pemberitahuan disertai ancaman.

´ΝF z ´!# ’? ã ¯Νγ/θ=% ’? ã´ρ ¯Νγèϑ™ ´’?ã´ρ ¯Νδ≈ Á¯/& ο´θ≈±î ¯Νγ9´ρ ´># ‹ ã 'ΟŠàã ∩∠∪
007. } مﻬﺑوﻠﻗ ﻰﻠﻋ ﷲا مﺗﺧ { (Allah mengunci mati hati mereka) maksudnya menutup rapat hati mereka sehingga tidak
dapat dimasuki oleh kebaikan } مﻬﻌﻣﺳ ﻰﻠﻋو { (begitu pun pendengaran mereka) maksudnya alat-alat atau sumber-sumber
pendengaran mereka dikunci sehingga mereka tidak memperoleh manfaat dari kebenaran yang mereka terima
} ةوﺎﺷﻏ مﻫرﺎﺻﺑأ ﻰﻠﻋو { (sedangkan penglihatan mereka ditutup) dengan penutup yang menutupinya sehingga mereka
tidak dapat melihat kebenaran } مﻳظﻋ باذﻋ مﻬﻟو { (dan bagi mereka siksa yang besar) yang berat lagi tetap. Terhadap
orang-orang munafik diturunkan:

Golongan Munafik

´⎯Β´ρ ¨$Ψ9# ⎯Β `Αθ)ƒ $ΨΒ#´™ ´!$/ Θ¯θ´ ‹9$/´ρ zψ# $Β´ ρ Νδ ⎦⎫ΨΒσϑ/ ∩∇∪
008. } رﺧﻵا موﻳﻟﺎﺑو ﷲﺎﺑ ﺎﻧﻣآ ﻝوﻘﻳ نﻣ سﺎﻧﻟا نﻣو { (Di antara manusia ada orang yang mengatakan, "Kami beriman
kepada Allah dan hari akhir.") yaitu hari kiamat, karena hari itu adalah hari terakhir. } نﻳﻧﻣؤﻣﺑ مﻫ ﺎﻣو { (Padahal mereka
bukan orang-orang yang beriman). Di sini ditekankan arti kata 'orang', jika kata ganti yang disebutkan lafalnya, yakni 'mereka'.

šχθ`ã‰≈ƒ† ´!# ⎦⎪%!#´ρ #θ`ΖΒ#´ ™ $Β´ρ šχθ`㉃ † ω) ¯Νγ¡Ρ& $Β´ ρ βρ·`è± „ ∩®∪
009. } اوﻧﻣآ نﻳذﻟاو ﷲا نوﻋدﺎﺧﻳ { (Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman) yakni dengan berpura-
pura beriman dan menyembunyikan kekafiran guna melindungi diri mereka dari hukum-hukum duniawi
} مﻬﺳﻔﻧأ ﻻإ نوﻋدﺧﻳ ﺎﻣو { (padahal mereka hanya menipu diri mereka sendiri) karena bencana tipu daya itu akan
kembali menimpa diri mereka sendiri. Di dunia, rahasia mereka akan diketahui juga dengan dibuka Allah kepada Nabi-Nya,
sedangkan di akhirat mereka akan menerima hukuman setimpal } نورﻌﺷﻳ ﺎﻣو { (tetapi mereka tidak menyadari) dan tidak
menginsafi bahwa tipu daya mereka itu menimpa diri mereka sendiri. Mukhada`ah atau tipu-menipu di sini muncul dari satu
pihak, jadi bukan berarti berserikat di antara dua belah pihak. Contoh yang lainnya mu`aqabatul lish yang berarti menghukum
pencuri. Menyebutkan Allah di sana hanya merupakan salah satu dari gaya bahasa saja. Menurut suatu qiraat tidak tercantum
'wamaa yasy`uruuna' tetapi 'wamaa yakhda`uuna', artinya 'tetapi mereka tidak berhasil menipu'.

’û Νγ/θ=% "Ú´´Δ `ΝδŠ#“ù ´!# $Ê Β `Ογ9´ρ ´>#‹ ã ´ΟŠ9& $ϑ/ #θΡ%. βθ/‹3 ƒ ∩⊇⊃∪
010. } ضرﻣ مﻬﺑوﻠﻗ ﻲﻓ { (Dalam hati mereka ada penyakit) berupa keragu-raguan dan kemunafikan yang menyebabkan
sakit atau lemahnya hati mereka. } ﺎﺿرﻣ ﷲا مﻫدا زﻓ { (Lalu ditambah Allah penyakit mereka) dengan menurunkan
Alquran yang mereka ingkari itu. } ﻬﻟو مﻳﻟأ باذﻋ م { (Dan bagi mereka siksa yang pedih) yang menyakitkan
} نوﺑذﻛﻳ اوﻧﺎﻛ ﺎﻣﺑ { (disebabkan kedustaan mereka.) Yukadzdzibuuna dibaca pakai tasydid, artinya amat mendustakan,
yakni terhadap Nabi Allah dan tanpa tasydid 'yakdzibuuna' yang berarti berdusta, yakni dengan mengakui beriman padahal
tidak.

#Œ)´ρ Ÿ≅Š% ¯Νγ9 Ÿω #ρ‰¡? ’û Ú¯‘{# #θ9$% $ϑΡ) ⎯tΥ šχθs=`Á`Β ∩⊇⊇∪
011. } مﻬﻟ ﻝﻳﻗ اذ
ٕ
او { (Dan jika dikatakan kepada mereka,) maksudnya kepada orang-orang munafik tadi
} ﻔﺗ ﻻ ضرﻷا ﻲﻓ اودﺳ { ("Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi!") yakni dengan kekafiran dan menyimpang
dari keimanan. } نوﺣﻠﺻﻣ نﺣﻧ ﺎﻣﻧإ اوﻟﺎﻗ { (Jawab mereka, "Sesungguhnya kami ini berbuat kebaikan.") dan tidak
dijumpai pada perbuatan kami hal-hal yang menjurus pada kebinasaan. Maka Allah swt. berfirman sebagai sanggahan atas
ucapan mereka itu:

ω& ¯ΝγΡ) `Νδ βρ‰¡ϑ9# ⎯3≈9´ρ ω βρ·`豄 ∩⊇⊄∪
012. } ﻻأ { (Ingatlah!) Seruan untuk membangkitkan perhatian. } ﻳ ﻻ نﻛﻟو نودﺳﻔﻣﻟا مﻫ مﻬﻧإ نورﻌﺷ {
(Sesungguhnya mereka itulah yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar) akan kenyataan itu.

#Œ)´ρ Ÿ≅Š% ¯Νγ9 #θ`ΨΒ#´™ $ ϑ. ´⎯Β#´™ '¨$Ζ9# #θ9$ % ⎯ΒσΡ& $ϑ. ´⎯Β#´™ '™$γ´¡9# ω& ¯ΝγΡ) `Νδ '™$γ´¡9#
⎯3≈9´ρ ω βθϑ=èƒ ∩⊇⊂∪
013. } سﺎﻧﻟا نﻣآ ﺎﻣﻛ اوﻧﻣآ مﻬﻟ ﻝﻳﻗ اذ
ٕ
او { (Apabila dikatakan kepada mereka, "Berimanlah kamu sebagaimana orang-
orang lain beriman!") yakni sebagaimana berimannya para sahabat Nabi. } ءﺎﻬﻔﺳﻟا نﻣآ ﺎﻣﻛ نﻣؤﻧأ اوﻟﺎﻗ { (Jawab
mereka, "Apakah kami akan beriman sebagaimana berimannya orang-orang yang bodoh?") Artinya kami tidak akan melakukan
seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang bodoh itu. Maka firman Allah menolak ucapan mereka itu:
} نوﻣﻠﻌﻳ ﻻ نﻛﻟو ءﺎﻬﻔﺳﻟا مﻫ مﻬﻧإ ﻻأ { (Ketahuilah, merekalah orang-orang bodoh tetapi mereka tidak tahu) akan hal
itu.

#Œ)´ρ #θ)9 ⎦⎪%!# #θ`ΖΒ#´ ™ #θ9$% $ΨΒ#´™ #Œ)´ρ #¯θ= z ’<) ¯ΝγΨŠÜ≈´‹© #θ9$% $Ρ) ¯Ν3è Β $ϑΡ) ⎯tΥ βρ'™“¯κJ`¡`Β
∩⊇⊆∪
014. } اوﻘﻟ اذ
ٕ
او { (Dan jika mereka berjumpa) asalnya 'laqiyuu' lalu damah pada ya dibuang karena beratnya pada lidah
berikut ya itu sendiri karena bertemunya dalam keadaan sukun dengan wau sehingga menjadi 'laquu' ﺎﻧﻣآ اوﻟﺎﻗ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا
اوﻠﺧ اذ
ٕ
او (dengan orang yang beriman, mereka berkata, "Kami telah beriman." Dan bila mereka telah berpisah) dengan orang-
orang yang beriman dan kembali مﻬﻧﻳطﺎﻳﺷ ﻰﻟإ (kepada setan-setan mereka) maksudnya pemimpin-pemimpin mereka. اوﻟﺎﻗ
مﻛﻌﻣ ﺎﻧإ (Kata mereka, "Sesungguhnya kami ini bersama kamu) maksudnya sependirian dengan kamu dalam keagamaan,
نوﺋزﻬﺗﺳﻣ نﺣﻧ ﺎﻣﻧإ (kami ini hanya berolok-olok.") dengan berpura-pura beriman.

´!# —“¯κJ`¡„ ¯Νκ5 Λ呉ϑƒ´ρ ’û ¯ΝγΨ≈´ŠóÛ βθγ ϑèƒ ∩⊇∈∪
015. مﻬﺑ ئزﻬﺗﺳﻳ ﷲا (Allahlah yang memperolok-olokkan mereka) artinya membalas olok-olokkan itu dengan memperolok-
olokkan mereka pula مﻫدﻣﻳو (dan membiarkan mereka) terpedaya مﻬﻧﺎﻳﻐط ﻲﻓ (dalam kesesatan mereka) yakni melanggar
batas disebabkan kekafiran نوﻬﻣﻌﻳ (terumbang-ambing) dalam keadaan bingung tanpa tujuan atau pegangan.

7×≈9`ρ& ⎦⎪%!# #`ρ´I©# '#≈=Ò9# “‰γ9$/ $ϑù Mt2´‘ ¯Νγ?≈gB $Β´ρ #θΡ%. š⎥⎪‰ Gγ`Β ∩⊇∉∪
016. ىدﻬﻟﺎﺑ ﺔﻟﻼﺿﻟا اورﺗﺷا نﻳذﻟا كﺋﻟوأ (Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk) artinya
mengambil kesesatan sebagai pengganti petunjuk مﻬﺗرﺎﺟﺗ تﺣﺑر ﺎﻣﻓ (maka tidaklah beruntung perniagaan mereka) bahkan
sebaliknya mereka merugi, karena membawa mereka ke dalam neraka yang menjadi tempat kediaman mereka untuk selama-
lamanya. ﺎﻣو نﻳدﺗﻬﻣ اوﻧﺎﻛ (Dan tidaklah mereka mendapat petunjuk) disebabkan perbuatan mereka itu.

¯Νγ=VΒ ≅Vϑ. “%!# ‰%¯θ G`™# #´‘$Ρ $´ϑ= ù N´™$ Ê& $Β …`&!¯θm =δ Œ ´!# ¯Νδ‘θ`Ζ/ ¯Νγ.?´ ρ ’û M≈ϑ=ß ω
βρǯ6`ƒ ∩⊇∠∪
017. مﻬﻠﺛﻣ (Perumpamaan mereka) sifat mereka dalam kemunafikannya itu, دﻗوﺗﺳا يذﻟا ﻝﺛﻣﻛ (seperti orang yang
menyalakan) atau menghidupkan ا رﺎﻧ (api) dalam kegelapan تءﺎﺿأ ﺎﻣﻠﻓ (dan setelah api itu menerangi) atau menyinari
ﻪﻟوﺣ ﺎﻣ (apa yang di sekelilingnya) hingga ia dapat melihat, berdiang dan merasa aman dari apa yang ditakutinya ﷲا بﻫذ
مﻫروﻧﺑ (Allah pun menghilangkan cahaya yang menyinari mereka) yaitu dengan memadamkannya. Kata ganti orang dijadikan
jamak 'him' merujuk kepada makna 'alladzii' ﻣﻠظ ﻲﻓ مﻬﻛرﺗو نورﺻﺑﻳ ﻻ تﺎ (dan meninggalkan mereka dalam kegelapan
tidak dapat melihat) apa yang terdapat di sekeliling mereka, sehingga tidak tahu jalan dan mereka dalam keadaan kecemasan.
Demikianlah halnya orang-orang munafik yang mengucapkan kata-kata beriman, bila mereka mati mereka akan ditimpa
ketakutan dan azab.

°Λ¼ 'Ν3/ '‘ϑ`ã ¯Νγù Ÿω βθ`è_¯ƒ ∩⊇∇∪
018. مﺻ (Mereka tuli) terhadap kebenaran, maksudnya tidak mau menerima kebenaran yang didengarnya مﻛﺑ (bisu) terhadap
kebaikan hingga tidak mampu mengucapkannya ﻲﻣﻋ (buta) terhadap jalan kebenaran dan petunjuk Allah sehingga tidak dapat
melihatnya, نوﻌﺟرﻳ ﻻ مﻬﻓ (maka mereka tidaklah akan kembali) dari kesesatan.

ρ& =¯ŠÁ. ´⎯Β ™$ϑ´¡9# μŠù M≈´Κ=ß ‰ã´‘´ρ −¯/´ρ βθ= èg† Λι è6≈¹& ’û ΝκΞ#Œ#´™ ´⎯Β ,ã≡´θ¯Á9# ´‘‹n
N¯θ ϑ9# ´!#´ρ ÝŠtΧ ⎦⎪≈39$/ ∩⊇®∪
019. وأ (Atau) perumpamaan mereka itu, بﻳﺻﻛ (seperti hujan lebat) maksudnya seperti orang-orang yang ditimpa hujan
lebat; asal kata shayyibin dari shaaba-yashuubu, artinya turun ءﺎﻣﺳﻟا نﻣ (dari langit) maksudnya dari awan ﻪﻳﻓ (padanya)
yakni pada awan itu تﺎﻣﻠظ (kegelapan) yang tebal, دﻋرو (dan guruh) maksudnya malaikat yang mengurusnya. Ada pula yang
mengatakan suara dari malaikat itu, قرﺑو (dan kilat) yakni kilatan suara yang dikeluarkannya untuk menghardik, نوﻠﻌﺟﻳ
(mereka menaruh) maksudnya orang-orang yang ditimpa hujan lebat tadi مﻬﻌﺑﺎﺻأ (jari-jemari mereka) maksudnya dengan
ujung jari, نﻣ مﻬﻧاذآ ﻲﻓ (pada telinga mereka, dari) maksudnya disebabkan قﻋاوﺻﻟا (bunyi petir) yang amat keras itu
supaya tidak kedengaran karena توﻣﻟا رذﺣ (takut mati) bila mendengarnya. Demikianlah orang-orang tadi, jika diturunkan
kepada mereka Alquran disebutkan kekafiran yang diserupakan dengan gelap gulita, ancaman yang dibandingkan dengan guruh
serta keterangan-keterangan nyata yang disamakan dengan kilat, mereka menyumbat anak-anak telinga mereka agar tidak
mendengarnya, karena takut akan terpengaruh lalu cenderung kepada keimanan yang akan menyebabkan mereka
meninggalkan agama mereka, yang bagi mereka sama artinya dengan kematian. نﻳرﻓﺎﻛﻟﺎﺑ طﻳﺣﻣ ﷲاو (Dan Allah meliputi
orang-orang kafir) baik dengan ilmu maupun dengan kekuasaan-Nya hingga tidak sesuatu pun yang luput dari-Nya.

Š% 3ƒ −99# #܃† ¯Νδ≈Á¯/& $ϑ=. ´™$Ê& Νγ9 #¯θ±Β μŠù #Œ)´ρ ´Ν=ß& ¯Νκ¯=æ #θ`Β$% ¯θ9´ρ ´™$© ´!#
=δ%! ¯Νγèϑ¡/ ¯Νδ≈ Á¯/&´ρ ´χ) ´!# ’?ã ≅. ™`©« "ƒ‰% ∩⊄⊃∪
020. دﺎﻛﻳ (Hampir saja) maksudnya mendekati مﻫرﺎﺻﺑأ فطﺧﻳ قرﺑﻟا (kilat menyambar penglihatan mereka) merebutnya
dengan cepat. ﺿأ ﺎﻣﻠﻛ اوﺷﻣ مﻬﻟ ءﺎ (Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan padanya) maksudnya pada
cahaya atau di bawah sinarnya, اوﻣﺎﻗ مﻬﻳﻠﻋ مﻠظأ اذ
ٕ
او (dan bila gelap menimpa mereka, mereka pun berhenti) sebagai tamsil
dari bukti-bukti keterangan ayat-ayat Alquran yang mengejutkan hati mereka. Mereka membenarkannya setelah mendengar
padanya hal-hal yang mereka senangi sehingga mereka berhenti dari apa-apa yang dibencinya.
¯θ9´ ρ ´™$© ´!# =δ%! ¯Νγèϑ ¡/ ¯Νδ≈Á¯/&´ρ ´
(Sekiranya Allah menghendaki, niscaya dilenyapkan-Nya pendengaran dan penglihatan mereka) baik yang lahir maupun yang
batin
´χ) ´!# ’?ã ≅. ™`©« "ƒ‰%
(Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) yang dikehendaki-Nya, termasuk apa-apa yang telah disebutkan tadi.

KEESAAN DAN KEKUASAAN ALLAH SWT

Perintah Menyembah Allah SWT Yang Maha Esa

$κš‰'≈ƒ '¨$Ψ9# #ρ‰6ã# `Ν3−/´‘ “%!# ¯Ν3 )={ ⎦⎪%!#´ρ ⎯Β ¯Ν3=¯6% ¯Ν3=è9 βθ)−G ? ∩⊄⊇∪

021. سﺎﻧﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai manusia!) Maksudnya warga Mekah, اودﺑﻋا (Sembahlah olehmu) dengan bertauhid atau mengesakan
مﻛﻘﻠﺧ يذﻟا مﻛﺑر (Tuhanmu yang telah menciptakanmu) padahal sebelum itu kamu dalam keadaan tiada و (dan) diciptakan-
Nya pula نوﻘﺗﺗ مﻛﻠﻌﻟ مﻛﻠﺑﻗ نﻣ نﻳذﻟا (orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa), artinya terpelihara dari siksa
dan azab-Nya yakni dengan jalan beribadah kepada-Nya. Pada asalnya 'la`alla' mengungkapkan harapan, tetapi pada firman
Allah berarti menyatakan kepastian.

“%!# Ÿ≅è _ `Ν39 ´Ú¯‘{# $©≡ù ´™$ ϑ´¡9#´ρ ´™$Ψ/ Α“Ρ&´ρ ´⎯Β ™$ϑ´¡9# ´™$ Β lz' ù ⎯μ/ ´⎯Β N≡ϑV9#
$%—‘ ¯Ν39 Ÿξù #θ= ègB ´! #´Š#‰Ρ& ¯ΝFΡ&´ρ šχθϑ =è? ∩⊄⊄∪
022. ﻝﻌﺟ يذﻟا (Dialah yang telah menjadikan) menciptakan ﺎﺷا رﻓ ضرﻷا مﻛﻟ (bagimu bumi sebagai hamparan), yakni
hamparan yang tidak begitu keras dan tidak pula begitu lunak sehingga tidak mungkin didiami secara tetap ءﺎﻧﺑ ءﺎﻣﺳﻟاو (dan
langit sebagai naungan) sebagai atap نﻣ ﻪﺑ جرﺧﺄﻓ ءﺎﻣ ءﺎﻣﺳﻟا نﻣ ﻝزﻧأو (dan diturunkan-Nya dari langit air hujan lalu
dikeluarkan-Nya daripadanya) maksudnya bermacam-macam مﻛﻟ ﺎﻗزر تا رﻣﺛﻟا (buah-buahan sebagai rezeki bagi kamu) buat
kamu makan dan kamu berikan rumputnya pada binatang ternakmu ادادﻧأ ﷲ اوﻠﻌﺟﺗ ﻼﻓ (maka janganlah kamu adakan
sekutu-sekutu bagi Allah), artinya serikat-serikat-Nya dalam pengabdian نوﻣﻠﻌﺗ مﺗﻧأو (padahal kamu mengetahui) bahwa Dia
adalah pencipta, sedangkan mereka itu tidak dapat menciptakan apa-apa, maka tidaklah layak disebut dan dikatakan tuhan.

Tantantangan Allah SWT Kepada Kaum Musyrikin Mengenai Al-Qur’an

β)´ρ ¯ΝFΖ2 ’û =ƒ´‘ $´ϑΒ $´Ζ9“Ρ ’?ã $Ρ‰¯7ã #θ?'ù ο´‘θ´¡/ ⎯Β ⎯&#VΒ #θ`ãŠ#´ρ Ν.´™#‰γ© ⎯Β βρŠ ´!#
χ) ¯ΝFΖ. ⎦⎫%‰≈¹ ∩⊄⊂∪
023. بﻳر ﻲﻓ مﺗﻧﻛ ن
ٕ
او (Sekiranya kamu merasa ragu) atau bimbang ﺎﻧدﺑﻋ ﻰﻠﻋ ﺎﻧﻟزﻧ ﺎﻣﻣ (tentang apa yang Kami
turunkan kepada hamba Kami) maksudnya tentang Alquran yang Kami wahyukan kepada Muhammad, bahwa itu benar-benar
dari Allah, ﻪﻠﺛﻣ نﻣ ةروﺳﺑ اوﺗﺎﻓ (maka buatlah sebuah surah yang sebanding dengannya) dengan surah yang diwahyukan itu.
'Min mitslihi', min yang berarti dari, maksudnya di sini ialah untuk menjadi keterangan atau penjelasan, hingga artinya ialah yang
sebanding dengannya, baik dalam kedalaman makna maupun dalam keindahan susunan kata serta pemberitaan tentang hal-hal
gaib dan sebagainya. Yang dimaksud dengan 'surah' ialah suatu penggal perkataan yang mempunyai permulaan kesudahan
dan sekurang-kurangnya terdiri dari tiga ayat. مﻛءادﻬﺷ اوﻋداو (Dan ajaklah saksi-saksimu) maksudnya tuhan-tuhanmu yang
kamu sembah itu ﷲا نود نﻣ (selain dari Allah) untuk menjadi penolong-penolongmu, نﻳﻗدﺎﺻ مﺗﻧﻛ نإ (jika kamu orang-
orang yang benar) bahwa Alquran itu hanyalah buatan dan ucapan Muhammad belaka, maka cobalah lakukan demikian,
bukankah kamu orang-orang yang berlidah fasih seperti Muhammad pula?

β*ù ¯Ν9 #θ=è? ⎯9´ρ #θ= è? #θ)?$ù ´‘$Ζ9# ©L9# $δŠθ%´ρ '¨$Ζ9# ο´‘$fs9#´ ρ N´‰ã& ⎦⎪≈3=9 ∩⊄⊆∪

024. Tatkala mereka tidak mampu memenuhi permintaan itu, maka Allah swt. berfirman, اوﻠﻌﻔﺗ مﻟ نﺈﻓ (Dan jika kamu tidak
dapat melakukan) apa yang disebutkan itu disebabkan kelemahan dan ketidakmampuanmu اوﻠﻌﻔﺗ نﻟو (dan kamu pasti tidak
akan dapat melakukannya) demikian itu untuk selama-lamanya disebabkan terhalang mukjizat Alquran itu, ﻧﻟا رﺎ اوﻘﺗﺎﻓ (maka
jagalah dirimu dari neraka) dengan jalan beriman kepada Allah dan meyakini bahwa Alquran itu bukanlah ucapan manusia ﻲﺗﻟا
سﺎﻧﻟا ﺎﻫدوﻗو (yang kayu apinya terdiri dari manusia), yakni orang-orang kafir ةرﺎﺟﺣﻟاو (dan batu), misalnya yang dipakai
untuk membuat patung-patung atau berhala-berhala mereka. Maksudnya api neraka itu amat panas dan tambah menyala
dengan bahan bakar manusia dan batu jadi bukan seperti api dunia yang hanya dapat dinyalakan dengan kayu bakar atau yang
lainnya نﻳرﻓﺎﻛﻠﻟ أ تدﻋ (yang disediakan bagi orang-orang kafir) sebagai alat untuk menyiksa mereka. Kalimat belakang ini
dapat menjadi kalimat baru atau menunjukkan keadaan yang lazim.

Ganjaran Bagi Orang Yang Beriman


³0´ρ š⎥⎪%!# #θ`ΨΒ#´™ #θ=ϑã´ρ M≈s=≈¯Á9# β& ¯Νλ; M≈Ψ_ “g B ⎯Β $γFtB `≈γΡ{# $ϑ=2 #θ%—'‘
$κ]Β ⎯Β ο ϑ O $%—¯‘ #θ9$% #‹≈δ “%!# $Ψ%—'‘ ⎯Β `≅¯6% #θ?&´ρ ⎯μ/ $´γ7≈±F`Β `Ογ9´ρ $γŠù l≡´ρ—& ο´γÜ•Β
¯Νδ´ρ $γŠù šχρ$#≈ z ∩⊄∈∪
025. رﺷﺑو (Dan sampaikanlah berita gembira) kabarkanlah اوﻧﻣآ نﻳذﻟا (kepada orang-orang yang beriman) yang
membenarkan Allah تﺎﺣﻟﺎﺻﻟا اوﻠﻣﻋو (dan mengerjakan kebaikan), baik yang fardu atau yang sunah نأ تﺎﻧﺟ مﻬﻟ
(bahwa bagi mereka disediakan surga-surga), yaitu taman-taman yang ada pepohonan dan tempat-tempat kediaman يرﺟﺗ
ﺎﻬﺗﺣﺗ نﻣ (yang mengalir di bawahnya) maksudnya di bawah kayu-kayuan dan mahligai-mahligainya رﺎﻬﻧﻷا (sungai-sungai)
maksudnya air yang berada di sungai-sungai itu, karena sungai artinya ialah galian tempat mengalirnya air, sebab airlah yang
telah menggali atau menjadikannya 'nahr' dan menisbatkan 'mengalir' pada selokan disebut 'majaz' atau simbolisme. اوﻗزر ﺎﻣﻠﻛ
ﺎﻬﻧﻣ (Setiap mereka diberi rezeki di dalam surga itu) maksudnya diberi makanan يذﻟا اذﻫ اوﻟﺎﻗ ﺎﻗزر ةرﻣﺛ نﻣ (berupa
buah-buahan, mereka mengatakan, "Inilah yang pernah) maksudnya seperti inilah yang pernah ﻝﺑﻗ نﻣ ﺎﻧﻗزر (diberikan
kepada kami dulu"), yakni sebelum masuk surga, karena buah-buahan itu seperti itu pula ciri masing-masingnya, hampir serupa.
ﻪﺑ اوﺗأو (Mereka disuguhi) atau dipetikkan buah itu ﺎﻬﺑﺎﺷﺗﻣ (dalam keadaan serupa), yakni warnanya tetapi berbeda rasanya,
جاوزأ ﺎﻬﻳﻓ مﻬﻟو (dan diberi istri-istri) berupa wanita-wanita cantik dan selainnya, ةرﻬطﻣ (yang suci) suci dari haid dan dari
kotoran lainnya, نودﻟﺎﺧ ﺎﻬﻳﻓ مﻫو (dan mereka kekal di dalamnya) untuk selama-lamanya, hingga mereka tak pernah fana
dan tidak pula dikeluarkan dari dalamnya.

Perumpamaan – Perumpamaan Dalam Al-Qur’an dan Hikmah – Hikmahnya

¤ β) ´!# Ÿω ⎯©∏ G`¡ƒ β & ´>Ø„ ξV Β $Β πÊθ`è/ $ϑ ù $γ%¯θ ù $Β'ù š⎥⎪%!# #θ`ΨΒ#´™ βθϑ=è´Š ù μΡ&
‘,s9# ⎯Β ¯Νγ/¯‘ $Β&´ρ ⎦⎪%!# #ρ`Ÿ2 šχθ9θ)´‹ù #Œ$Β Š#´‘& ´!# #‹≈γ/ ξVΒ ‘≅Ò`ƒ ⎯μ/ #VŸ2
“‰γƒ´ρ ⎯μ/ #W. $Β´ρ ‘≅Ò`ƒ ⎯μ/ ω) ⎦⎫)¡≈9# ∩⊄∉∪
026. Untuk menolak perkataan orang-orang Yahudi, ﺎﺋﻳﺷ بﺎﺑذﻟا مﻬﺑﻠﺳﻳ ن
ٕ
او "Apa maksud Allah menyebutkan barang-
barang hina ini", yakni ketika Allah mengambil perbandingan pada lalat dalam firman-Nya, "...dan sekiranya lalat mengambil
sesuatu dari mereka" dan pada laba-laba dalam firman-Nya, توﺑﻛﻧﻌﻟا ﻝﺛﻣﻛ "Tak ubahnya seperti laba-laba," Allah
menurunkan: برﺿﻳ نأ ﻲﻳﺣﺗﺳﻳ ﻻ ﷲا نإ (Sesungguhnya Allah tidak segan membuat) atau mengambil ﻼﺛﻣ
(perbandingan) berfungsi sebagai maf`ul awal atau obyek pertama, sedangkan ﺎﻣ (apa juga) kata penyerta yang diberi
keterangan dengan kata-kata yang di belakangnya menjadi maf`ul tsani atau obyek kedua hingga berarti tamsil perbandingan
apa pun jua. Atau dapat juga sebagai tambahan untuk memperkuat kehinaan, sedangkan kata-kata di belakangnya menjadi
maf`ul tsani ﺔﺿوﻌﺑ (seekor nyamuk) yakni serangga kecil, ﺎﻬﻗوﻓ ﺎﻣﻓ (atau yang lebih atas dari itu) artinya yang lebih besar
dari itu, maksudnya Allah tak hendak mengabaikan hal-hal tersebut, karena mengandung hukum yang perlu diterangkan-Nya.
ﻪﻧأ نوﻣﻠﻌﻳﻓ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻣﺄﻓ (Ada pun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa ia), maksudnya
perumpamaan itu قﺣﻟا (benar), tepat dan cocok dengan situasinya ﷲا دا رأ اذﺎﻣ نوﻟوﻘﻳﻓ اورﻔﻛ نﻳذﻟا ﺎﻣأو مﻬﺑر نﻣ
ﻼﺛﻣ اذﻬﺑ (dari Tuhan mereka, tetapi orang-orang kafir mengatakan, "Apakah maksud Allah menjadikan ini sebagai
perumpamaan?") Matsalan atau perumpamaan itu berfungsi sebagai tamyiz hingga berarti dengan perumpamaan ini. 'Ma' yang
berarti 'apakah' merupakan kata-kata pertanyaan disertai kecaman dan berfungsi sebagai mubtada atau subyek. Sedangkan
'dza' berarti yang berikut shilahnya atau kata-kata pelengkapnya menjadi khabar atau predikat, hingga maksudnya ialah 'apa
gunanya?' Sebagai jawaban terhadap mereka Allah berfirman: ﻪﺑ ﻝﺿﻳ (Allah menyesatkan dengannya), maksudnya dengan
tamsil perbandingan ini, ا رﻳﺛﻛ (banyak manusia) berpaling dari kebenaran disebabkan kekafiran mereka terhadapnya, يدﻬﻳو
ا رﻳﺛﻛ ﻪﺑ (dan dengan perumpamaan itu, banyak pula orang yang diberi-Nya petunjuk), yaitu dari golongan orang-orang beriman
disebabkan mereka membenarkan dan mempercayainya نﻳﻘﺳﺎﻔﻟا ﻻإ ﻪﺑ ﻝﺿﻳ ﺎﻣو (Tetapi yang disesatkan-Nya itu
hanyalah orang-orang yang fasik), yakni yang menyimpang dan tak mau menaati-Nya.

⎦⎪%!# βθÒ)Ζƒ ‰γã ´!# ⎯Β ‰è/ ⎯μ)≈WŠΒ βθ`è Ü)ƒ´ρ $Β Β& ´!# ⎯μ/ β& Ÿ≅¹θ`ƒ šχρ‰¡`ƒ´ρ ’û
Ú¯‘{# š×≈9`ρ& `Νδ šχρ£≈ ‚9# ∩⊄∠∪
027. نﻳذﻟا (Orang-orang yang) merupakan 'na`at' atau sifat ﷲا دﻬﻋ نوﺿﻘﻧﻳ (melanggar janji Allah) melanggar kewajiban
yang ditugaskan Allah kepada mereka dalam Kitab-Kitab Suci berupa keimanan kepada Nabi Muhammad saw. ﻪﻗﺎﺛﻳﻣ دﻌﺑ نﻣ
(setelah teguhnya) setelah kukuhnya perjanjian itu, ﻝﺻوﻳ نأ ﻪﺑ ﷲا رﻣأ ﺎﻣ نوﻌطﻘﻳو (dan memutus apa yang
diperintahkan Allah dengannya untuk dihubungkan), yakni beriman dan menghubungkan silaturahmi dengan Nabi saw. serta
lain-lainnya. Anak kalimat 'untuk dihubungkan' menjadi kata ganti dari 'dengannya', ضرﻷا ﻲﻓ نودﺳﻔﻳو (dan membuat
kerusakan di muka bumi) dengan melakukan maksiat serta menyimpang dari keimanan كﺋﻟوأ (merekalah) orang-orang yang
mempunyai sifat seperti yang dilukiskan itu نورﺳﺎﺧﻟا مﻫ (orang-orang yang rugi) karena mereka dimasukkan ke dalam
neraka untuk selama-lamanya.

Bukti – Bukti Kekuasaan Allah SWT

#‹ . šχρ`3? ´!$/ ¯ΝGΨ2´ ρ $´?≡´ θΒ& ¯Ν6≈´Šm' ù ¯ΝO ¯Ν3G‹ϑ`ƒ ¯ΝO ¯Ν3‹‹t† ¯ΝO μŠ9) šχθ`è _¯?
∩⊄∇∪
028. نورﻔﻛﺗ فﻳﻛ (Mengapa kamu kafir) hai warga Mekah? و ﷲﺎﺑ (kepada Allah, padahal) sesungguhnya ﺎﺗاوﻣأ مﺗﻧﻛ
(tadinya kamu mati) yakni ketika masih menjadi mani dalam sulbi bapakmu مﻛﺎﻳﺣﺄﻓ (lalu kamu dihidupkan-Nya) dalam rahim
ibumu dan di dunia dengan jalan meniupkan roh pada tubuhmu. Pertanyaan di sini untuk menyatakan keheranan atas kekafiran
mereka padahal bukti-bukti cukup ada atau dapat juga sebagai celaan dan kecaman terhadap mereka, مﻛﺗﻳﻣﻳ مﺛ (kemudian
dimatikan-Nya) ketika sampainya ajalmu مﻛﻳﻳﺣﻳ مﺛ (lalu dihidupkan-Nya kembali) pada saat berbangkit نوﻌﺟرﺗ ﻪﻳﻟإ مﺛ
(kemudian kamu dikembalikan kepada-Nya) yakni setelah berbangkit itu lalu dibalas-Nya amal perbuatanmu. Sebagai alasan
kemungkinan saat berbangkit, Allah berfirman,

´θδ “%!# šY={ Ν39 $Β ’û Ú¯‘{# $´èŠϑ_ ¯ΝO ´“´θ G`™# ’<) ™$ ϑ´¡9# ´⎯γ1¯θ¡ ù ì¯7™ N≡´θ≈ϑ ™
´θδ´ ρ ≅3/ ™`©« Λ⎧=æ ∩⊄®∪
029. ضرﻷا ﻲﻓ ﺎﻣ مﻛﻟ قﻠﺧ يذﻟا وﻫ (Dialah yang telah menciptakan bagimu segala yang terdapat di muka bumi) yaitu
menciptakan bumi beserta isinya, ﺎﻌﻳﻣﺟ (kesemuanya) agar kamu memperoleh manfaat dan mengambil perbandingan darinya,
ىوﺗﺳا مﺛ (kemudian Dia hendak menyengaja hendak menciptakan) artinya setelah menciptakan bumi tadi Dia bermaksud
hendak menciptakan pula نﻫاوﺳﻓ ءﺎﻣﺳﻟا ﻰﻟإ (langit, maka dijadikan-Nya langit itu) 'hunna' sebagai kata ganti benda yang
dimaksud adalah langit itu. Maksudnya ialah dijadikan-Nya, sebagaimana didapati pada ayat yang lain, نﻫﺎﺿﻘﻓ
'faqadhaahunna,' yang berarti maka ditetapkan-Nya mereka, مﻳﻠﻋ ءﻲﺷ ﻝﻛﺑ وﻫو تاوﺎﻣﺳ ﻊﺑﺳ (tujuh langit dan Dia Maha
Mengetahui atas segala sesuatu) dikemukakan secara 'mujmal' ringkas atau secara mufasshal terinci, maksudnya, "Tidakkah
Allah yang mampu menciptakan semua itu dari mula pertama, padahal Dia lebih besar dan lebih hebat daripada kamu, akan
mampu pula menghidupkan kamu kembali?"

Penciptaan Manusia dan Penguasaannya di Bumi

Œ)´ρ Α$% š•/´‘ π3×≈=ϑ=9 ’Τ) ≅ã%` ’û Ú¯‘{# π‹=z #θ9$% `≅ègB& $κù ⎯Β ‰¡`ƒ $κù 7`¡„´ρ
´™$ Β$!# ⎯tΥ´ρ x7¡Ρ 8‰ϑt2 '¨´‰)Ρ´ ρ 79 Α$% ’Τ) `Ν=ã& $Β Ÿω βθϑ=è? ∩⊂⊃∪
030. و (Dan) ingatlah, hai Muhammad! ﺔﻔﻳﻠﺧ ضرﻷا ﻲﻓ ﻝﻋﺎﺟ ﻲﻧإ ﺔﻛﺋﻼﻣﻠﻟ كﺑر ﻝﺎﻗ ذإ (Ketika Tuhanmu berfirman
kepada para malaikat, "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi") yang akan mewakili Aku dalam
melaksanakan hukum-hukum atau peraturan-peraturan-Ku padanya, yaitu Adam. ﺎﻬﻳﻓ دﺳﻔﻳ نﻣ ﺎﻬﻳﻓ ﻝﻌﺟﺗأ اوﻟﺎﻗ (Kata
mereka, "Kenapa hendak Engkau jadikan di bumi itu orang yang akan berbuat kerusakan padanya) yakni dengan berbuat
maksiat ءﺎﻣدﻟا كﻔﺳﻳو (dan menumpahkan darah) artinya mengalirkan darah dengan jalan pembunuhan sebagaimana
dilakukan oleh bangsa jin yang juga mendiami bumi? Tatkala mereka telah berbuat kerusakan, Allah mengirim malaikat kepada
mereka, maka dibuanglah mereka ke pulau-pulau dan ke gunung-gunung ﺢﺑﺳﻧ نﺣﻧو (padahal kami selalu bertasbih)
maksudnya selalu mengucapkan tasbih كدﻣﺣﺑ (dengan memuji-Mu) yakni dengan membaca 'subhaanallaah wabihamdih',
artinya 'Maha suci Allah dan aku memuji-Nya'. كﻟ سدﻘﻧو (dan menyucikan-Mu) membersihkan-Mu dari hal-hal yang tidak
layak bagi-Mu. Huruf lam pada 'laka' itu hanya sebagai tambahan saja, sedangkan kalimat semenjak 'padahal' berfungsi sebagai
'hal' atau menunjukkan keadaan dan maksudnya adalah, 'padahal kami lebih layak untuk diangkat sebagai khalifah itu!'" ﻝﺎﻗ
(Allah berfirman,) ﻋأ ﻲﻧإ نوﻣﻠﻌﺗ ﻻ ﺎﻣ مﻠ ("Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui") tentang maslahat
atau kepentingan mengenai pengangkatan Adam dan bahwa di antara anak cucunya ada yang taat dan ada pula yang durhaka
hingga terbukti dan tampaklah keadilan di antara mereka. Jawab mereka, "Tuhan tidak pernah menciptakan makhluk yang lebih
mulia dan lebih tahu dari kami, karena kami lebih dulu dan melihat apa yang tidak dilihatnya." Maka Allah Taala pun
menciptakan Adam dari tanah atau lapisan bumi dengan mengambil dari setiap corak atau warnanya barang segenggam, lalu
diaduk-Nya dengan bermacam-macam jenis air lalu dibentuk dan ditiupkan-Nya roh hingga menjadi makhluk yang dapat
merasa, setelah sebelumnya hanya barang beku dan tidak bernyawa.

´Ν=æ´ ρ ΠŠ#´™ ´™$ÿœ{# $γ=. ¯ΝO ¯Ν·κδ ä ’?ã π3×≈=ϑ9# Α$)ù ’Τθ↔6Ρ& ™$ ϑ`™'/ ™ωσ≈ δ β) ¯ΝFΖ.
⎦⎫%‰≈¹ ∩⊂⊇∪
031. ءﺎﻣﺳﻷا مدآ مﻠﻋو (Dan diajarkan-Nya kepada Adam nama-nama) maksudnya nama-nama benda ﺎﻬﻠﻛ (kesemuanya)
dengan jalan memasukkan ke dalam kalbunya pengetahuan tentang benda-benda itu مﻬﺿرﻋ مﺛ (kemudian dikemukakan-Nya
mereka) maksudnya benda-benda tadi yang ternyata bukan saja benda-benda mati, tetapi juga makhluk-makhluk berakal, ﻰﻠﻋ
ﻝﺎﻘﻓ ﺔﻛﺋﻼﻣﻟا (kepada para malaikat, lalu Allah berfirman) untuk memojokkan mereka, ﻲﻧوﺋﺑﻧأ ("Beritahukanlah kepada-Ku)
sebutkanlah ءﻻؤﻫ ءﺎﻣﺳﺄﺑ (nama-nama mereka) yakni nama-nama benda itu نﻳﻗدﺎﺻ مﺗﻧﻛ نإ (jika kamu memang benar.")
bahwa tidak ada yang lebih tahu daripada kamu di antara makhluk-makhluk yang Kuciptakan atau bahwa kamulah yang lebih
berhak untuk menjadi khalifah. Sebagai 'jawab syarat' ditunjukkan oleh kalimat sebelumnya.

#θ9$% 7Ψ≈s¯6™ Ÿω ´Ν=æ $´ Ζ9 ω) $Β $ΨFϑ=ã 7Ρ) MΡ& `Λ⎧=è9# `ΟŠ3t:# ∩⊂⊄∪
032. كﻧﺎﺣﺑﺳ اوﻟﺎﻗ (Jawab mereka, "Maha suci Engkau!) artinya tidak sepatutnya kami akan menyanggah kehendak dan
rencana-Mu ﺎﻧﺗﻣﻠﻋ ﺎﻣ ﻻإ ﺎﻧﻟ مﻠﻋ ﻻ (Tak ada yang kami ketahui, kecuali sekadar yang telah Engkau ajarkan kepada kami)
mengenai benda-benda tersebut. تﻧأ كﻧإ (Sesungguhnya Engkaulah) sebagai 'taukid' atau penguat bagi Engkau yang
pertama, مﻳﻛﺣﻟا مﻳﻠﻌﻟا (Yang Maha Tahu lagi Maha Bijaksana.") hingga tidak seorang pun yang lepas dari pengetahuan serta
hikmah kebijaksanaan-Mu.

Α$% `ΠŠ$↔≈ƒ Νγ∞;Ρ& ¯Νη←$ ÿœ'/ $´ϑ= ù Νδ'6Ρ& ¯Νη←$ ÿœ'/ Α$% ¯Ν9& ≅%& ¯Ν39 ’Τ) `Ν=ã& =‹î N≡´θ≈´Κ´¡9#
Ú¯‘{#´ρ `Ν=æ&´ρ $Β βρ‰¯7? $Β´ρ ¯ΝFΨ. βθ`ΚF3 ? ∩⊂⊂∪
033. مﻬﺋﺑﻧأ مدآ ﺎﻳ ﻝﺎﻗ (Allah berfirman, "Hai Adam! Beritahukanlah kepada mereka) maksudnya kepada para malaikat itu
مﻬﺋﺎﻣﺳﺄﺑ (nama mereka") yakni benda-benda itu. Maka disebutnya satu persatu menurut nama masing-masing berikut hikmah
diciptakannya oleh Allah. ﻝﺎﻗ مﻬﺋﺎﻣﺳﺄﺑ مﻫﺄﺑﻧأ ﺎﻣﻠﻓ (Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama benda-benda itu,
Allah berfirman) kepada mereka guna mencela mereka, ضرﻷاو تاوﺎﻣﺳﻟا بﻳﻏ مﻠﻋأ ﻲﻧإ مﻛﻟ ﻝﻗأ مﻟأ ("Bukankah
sudah Kukatakan kepada kalian bahwa Aku mengetahui rahasia langit dan bumi) maksudnya mengetahui barang yang
tersembunyi pada keduanya, نودﺑﺗ ﺎﻣ مﻠﻋأو (dan mengetahui apa yang kamu lahirkan) yaitu ucapan yang kamu keluarkan,
yaitu, 'Kenapa hendak Engkau jadikan...dan seterusnya' نوﻣﺗﻛﺗ مﺗﻧﻛ ﺎﻣو (dan apa yang kamu sembunyikan.") yaitu ucapan
yang kamu sembunyikan, seperti "Allah tidak pernah menciptakan makhluk yang lebih mulia dan lebih pandai dari kami."

Œ)´ρ $Ψ=% π3×≈=´Κ=9 #ρ‰f`™# ΠŠψ #ρ‰f ¡ ù ω) ´ §Š=¯/) ’1& ´93 F`™#´ρ β%.´ ρ ´⎯Β š⎥⎪≈39# ∩⊂⊆∪
034. و (Dan) ingatlah! ﻗ ذإ مدﻵ اودﺟﺳا ﺔﻛﺋﻼﻣﻠﻟ ﺎﻧﻠ (Ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kalian kepada
Adam!") Maksudnya sujud sebagai penghormatan dengan cara membungkukkan badan, سﻳﻠﺑإ ﻻإ اودﺟﺳﻓ (maka mereka
pun sujud, kecuali Iblis) yakni nenek moyang bangsa jin yang ada di antara para malaikat, ﻰﺑأ (ia enggan) tak hendak sujud
رﺑﻛﺗﺳاو (dan menyombongkan diri) dengan mengatakan bahwa ia lebih mulia daripada Adam نﻳرﻓﺎﻛﻟا نﻣ نﺎﻛو (dan Iblis
termasuk golongan yang kafir) dalam ilmu Allah Taala.

$´Ζ=%´ ρ `ΠŠ$↔≈ƒ ⎯3`™# MΡ& 7`_ρ —´ ρ πΨg:# Ÿξ.´ρ $γΖΒ #‰î´‘ ]‹m $ϑF⁄© Ÿω´ρ $/) ? ν‹≈δ οf±9#
$Ρθ3Fù ´⎯Β ⎦⎫Η>≈à9# ∩⊂∈∪

035. تﻧأ نﻛﺳا مدآ ﺎﻳ ﺎﻧﻠﻗو (Dan Kami berfirman, "Hai Adam! Berdiamlah kamu) yakni kamu sendiri 'kamu' yang kedua
berfungsi sebagai penguat bagi yang pertama dan dihubungkan dengannya yang ditampilkan sebagai dhamir atau kata ganti
yang tersembunyi كﺟوزو (bersama istrimu) yakni Hawa yang diciptakan dari tulang rusuk Adam yang sebelah kiri ﻼﻛو ﺔﻧﺟﻟا
ﺎﻬﻧﻣ (dalam surga ini dan makanlah di antara makanan-makanannya) ادﻏر (yang banyak) dan tidak dilarang ﻻو ﺎﻣﺗﺋﺷ ثﻳﺣ
ﺎﻧوﻛﺗﻓ ةرﺟﺷﻟا ﻩذﻫ ﺎﺑرﻘﺗ (di mana saja kamu sukai, tetapi janganlah kamu dekati pohon ini) pohon anggur atau batang
gandum ini atau lain-lainnya, maksudnya jangan memakan buahnya نﻳﻣﻟﺎظﻟا نﻣ (hingga kamu menjadi orang-orang yang
lalim.") atau durhaka.

$ϑγ9— 'ù ⎯≈Ü‹±9# $κ]ã $ϑγ _z 'ù $´ϑΒ $Ρ%. μŠù $´Ζ=%´ρ #θÜ7δ# ¯/3Òè/ Ùè79 ´ρ‰ã ¯/39´ρ ’û
Ú¯‘{# ¨)G`¡`Β ì≈FΒ´ρ ’<) ⎦⎫m ∩⊂∉∪

036. نﺎطﻳﺷﻟا ﺎﻣﻬﻟزﺄﻓ (Lalu keduanya digelincirkan oleh setan) oleh Iblis dan menurut suatu qiraat 'fa-azaalahumaa', artinya
maka Iblis pun menyingkirkan keduanya ﺎﻬﻧﻋ (daripadanya), maksudnya dari dalam surga dengan memperdayakan serta
mengatakan kepada mereka, "Maukah kalian saya tunjukkan suatu macam pohon kekal yang akan mengekalkan kehidupan
kalian? Itulah dia syajaratul khuldi atau pohon keabadian?" Ia tidak lupa bersumpah atas nama Allah bahwa mereka hanyalah
hendak menyampaikan nasihat dan anjuran baik belaka. Maka Adam dan Hawa pun memakan buah itu, ﺎﻧﺎﻛ ﺎﻣﻣ ﺎﻣﻬﺟرﺧﺄﻓ
ﻪﻳﻓ (dan Allah mengeluarkan mereka dari keadaan yang mereka alami semula), yakni dari nikmat surga اوطﺑﻫا ﺎﻧﻠﻗو (dan
firman Kami, "Turunlah kalian!") maksudnya ke bumi, yakni kalian berdua bersama anak cucu kalian itu ودﻋ ضﻌﺑﻟ مﻛﺿﻌﺑ
(menjadi musuh bagi yang lain) disebabkan penganiayaan sebagian kalian terhadap lainnya, رﻘﺗﺳﻣ ضرﻷا ﻲﻓ مﻛﻟو (dan
bagi kalian tersedia tempat kediaman di bumi), artinya tempat menetap عﺎﺗﻣو (dan kesenangan) berupa hasil tumbuh-
tumbuhan yang kalian senangi dan dapat kalian nikmati نﻳﺣ ﻰﻟإ (sampai waktu tertentu) maksudnya hingga saat datangnya
ajal kalian nanti.

´‘)=G ù `ΠŠ#´™ ⎯Β ⎯μ/¯‘ M≈ϑ=. ´>$ G ù μ‹=ã …μΡ) ´θδ ´>#¯θ−G9# `Λ⎧m¯9# ∩⊂∠∪

037. تﺎﻣﻠﻛ ﻪﺑر نﻣ مدآ ﻰﻘﻠﺗﻓ (Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya), yakni dengan diilhamkan-Nya
kepadanya, menurut suatu qiraat 'Adama' dibaca nashab, sedangkan 'kalimatun' dibaca rafa`, sehingga arti kalimat menjadi,
"maka datanglah kepada Adam kalimat dari Tuhannya", yakni yang berbunyi ﺎﻧﺳﻔﻧأ ﺎﻧﻣﻠظ ﺎﻧﺑر "rabbanaa zhalamnaa
anfusanaa", artinya "Ya Tuhan kami, kami telah berbuat aniaya kepada diri kami... dan seterusnya". Maka Adam pun
menyampaikan doanya dengan ayat tersebut. ﻪﻳﻠﻋ بﺎﺗﻓ (maka Allah menerima tobatnya), artinya mengampuni dosanya ﻪﻧإ
باوﺗﻟا وﻫ (Sesungguhnya Dia Maha Penerima tobat) terhadap hamba-hamba-Nya نﻳﺣ ﻰﻟإ (lagi Maha Penyayang)
terhadap mereka.

$Ψ=% #θÜ7δ# $κ]Β $´èŠΗd $Β*ù Ν3Ψ?'ƒ ©¯_Β “‰δ ⎯ϑù ì7? “#‰δ Ÿξù ∃¯θ z ¯Νκ¯=æ Ÿω´ρ ¯Νδ
βθΡ“t† ∩⊂∇∪

038. ﺎﻬﻧﻣ اوطﺑﻫا ﺎﻧﻠﻗ (Kami berfirman, "Turunlah kalian daripadanya") maksudnya dari surga ﺎﻌﻳﻣﺟ (semuanya) diulanginya
dan dihubungkan-Nya dengan kalimat yang mula-mula tadi ﺎﻣﺈﻓ (kemudian jika) asalnya dari 'in maa' yang diidgamkan menjadi
'immaa' yang berarti jika; 'in' huruf syarat dan 'maa' sebagai tambahan. ىدﻫ ﻲﻧﻣ مﻛﻧﻳﺗﺄﻳ (datang petunjuk-Ku kepada kalian)
berupa Kitab dan rasul, يادﻫ ﻊﺑﺗ نﻣﻓ (maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku) lalu ia beriman kepada-Ku dan
beramal serta taat kepada-Ku نوﻧزﺣﻳ مﻫ ﻻو مﻬﻳﻠﻋ فوﺧ ﻼﻓ (niscaya tak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula
mereka berduka cita), yakni di akhirat kelak, karena mereka akan masuk surga.

⎦⎪%!#´ρ #ρ` . #θ/‹.´ ρ $ΨF≈ƒ$↔/ 7×≈9`ρ& ´=≈t¾& ‘$Ζ9# ¯Νδ $κù βρ$#≈z ∩⊂®∪

039. ﺎﻧﺗﺎﻳﺂﺑ اوﺑذﻛو اورﻔﻛ نﻳذﻟاو (Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami) mendustakan kitab-kitab
suci Kami نودﻟﺎﺧ ﺎﻬﻳﻓ مﻫ رﺎﻧﻟا بﺎﺣﺻأ كﺋﻟوأ (mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya) mereka tetap
tinggal di sana untuk selama-lamanya, tidak akan mati dan tidak pula akan keluar.


PERINGATAN ALLAH SWT KEPADA BANI ISRA’IL

Beberapa Perintah dan Larangan Allah SWT Kepada Bani Isra’il

©_6≈ƒ Ÿ≅ƒ™ℜ´`) #ρ`.Œ# ´©LϑèΡ ©L9# MϑèΡ& ¯/3‹=æ #θùρ&´ρ “‰¯κé/ ∃ρ& ¯Ν.‰γè/ ´ ‘≈−ƒ)´ρ βθ7δ¯‘$ù
∩⊆⊃∪

040. ﻝﻳﺋا رﺳإ ﻲﻧﺑ ﺎﻳ (Hai Bani Israel!) maksudnya ialah anak cucu Yakub مﻛﻳﻠﻋ تﻣﻌﻧأ ﻲﺗﻟا ﻲﺗﻣﻌﻧ اورﻛذا (Ingatlah akan
nikmat karunia-Ku yang telah Kuberikan kepada kalian) maksudnya kepada nenek moyang kalian, berupa menyelamatkan
kalian dari kejaran Firaun, membelah lautan, menaungkan awan dan lain-lain, yaitu mensyukurinya dengan jalan taat kepada-
Ku, يدﻬﻌﺑ اوﻓوأو (dan penuhilah janji kalian kepada-Ku) yang telah kalian janjikan dulu, berupa keimanan kepada Muhammad
مﻛدﻬﻌﺑ فوأ (niscaya Kupenuhi pula janji-Ku kepada kalian) berupa pemberian pahala dan masuk surga نوﺑﻫرﺎﻓ يﺎﻳ
ٕ
او (dan
hanya kepada-Kulah kalian harus takut) hingga kalian tidak berani menyalahi janji itu, dan kalian tidak perlu takut kepada pihak
lain.

#θ`ΖΒ#´ ™´ρ $ϑ/ M9“Ρ& $%´‰ Á`Β $ϑ9 ¯Ν3è Β Ÿω´ρ #θΡθ3? Αρ& ù% . ⎯μ/ Ÿω´ρ #ρI±@ ©L≈ƒ$↔/ $´Ψ´ΚO ξŠ=%
´‘≈−ƒ)´ρ βθ)?$ ù ∩⊆⊇∪

041. تﻟزﻧأ ﺎﻣﺑ اوﻧﻣآو (Dan berimanlah kalian pada apa yang Kuturunkan), yakni Alquran مﻛﻌﻣ ﺎﻣﻟ ﺎﻗدﺻﻣ (yang
membenarkan apa yang ada beserta kalian), yaitu Taurat berupa kesamaan dalam ketauhidan kenabian Muhammad اوﻧوﻛﺗ ﻻو
ﻪﺑ رﻓﺎﻛ ﻝوأ (dan janganlah kalian menjadi orang yang pertama kafir kepadanya), yakni dari golongan Ahlul Kitab karena
orang-orang yang di belakang itu hanya akan mengikuti sikap dan tindakan kalian, sehingga dosa kekafiran mereka akan
terpikul di atas pundak kalian اورﺗﺷﺗ ﻻو (dan janganlah kalian jual) janganlah kalian tukar ﻲﺗﺎﻳﺂﺑ (ayat-ayat-Ku) yang terdapat
dalam Kitab Suci kalian tentang sifat-sifat dan ciri-ciri Muhammad ﻼﻳﻠﻗ ﺎﻧﻣﺛ (dengan harga yang rendah) dengan pengganti
yang rendah nilainya berupa harta dunia. Maksudnya janganlah kalian sembunyikan karena khawatir tidak akan memperoleh
lagi keuntungan-keuntungan yang kalian dapatkan selama ini dari nenek moyang kalian نوﻘﺗﺎﻓ يﺎﻳ
ٕ
او (dan hanya kepada-Kulah
kalian harus bertakwa) maksudnya harus takut dalam hal itu dan bukan kepada selain-Ku.

Ÿω´ρ #θ´¡6=? Ys9# ≅Ü≈79$/ #θ`ΚG3?´ρ ,s9# ¯ΝFΡ&´ρ βθΗ >è ? ∩⊆⊄∪

042. اوﺳﺑﻠﺗ ﻻو (Dan janganlah kalian campur aduk) قﺣﻟا (barang yang hak) yang telah Kuturunkan kepada kalian ﻝطﺎﺑﻟﺎﺑ
(dengan yang batil) yang kamu ada-adakan و (dan) jangan pula قﺣﻟا اوﻣﺗﻛﺗ (kalian sembunyikan yang hak itu) berupa sifat
dan ciri-ciri Muhammad نوﻣﻠﻌﺗ مﺗﻧأو (sedangkan kalian mengetahui) bahwa ia hak adanya.

#θϑŠ%&´ ρ οθ=¯Á9# #θ?#´™´ρ οθ.“9# #θ`è.¯‘#´ρ ìΒ ⎦⎫è.≡¯9# ∩⊆⊂∪

043. نﻳﻌﻛا رﻟا ﻊﻣ اوﻌﻛراو ةﺎﻛزﻟا اوﺗآو ةﻼﺻﻟا اوﻣﻳﻗأو (Dan dirikanlah salat, bayarkan zakat dan rukuklah bersama orang-
orang yang rukuk) artinya salatlah bersama Muhammad dan para sahabatnya. Lalu Allah Taala menunjukkan kepada para
ulama mereka yang pernah memesankan kepada kaum kerabat mereka yang masuk Islam, "Tetaplah kalian dalam agama
Muhammad, karena ia adalah agama yang benar!"

¤ βρ'Δ' ?& ´¨$Ψ9# ¯99$/ β¯θ ¡Ψ?´ρ ¯Ν3¡Ρ& ¯ΝFΡ&´ρ βθ=G? =≈G39# Ÿξù& βθ=)è? ∩⊆⊆∪

044. رﺑﻟﺎﺑ سﺎﻧﻟا نورﻣﺄﺗأ (Mengapa kamu menyuruh orang lain berbuat kebaikan), yaitu beriman pada kerasulan
Muhammad مﻛﺳﻔﻧأ نوﺳﻧﺗو (sedang kamu melupakan dirimu sendiri) hingga kamu mengabaikannya dan tak mau beriman
kepadanya بﺎﺗﻛﻟا نوﻠﺗﺗ مﺗﻧأو (padahal kamu membaca Kitab), yakni Taurat, di dalamnya tercantum ancaman atau siksaan
terhadap orang yang tidak sesuai perkataan dengan perbuatannya! نوﻠﻘﻌﺗ ﻼﻓأ (Tidaklah kamu pikirkan?) akan akibat jelek
perbuatanmu agar kamu insaf? Yang menjadi bahan pertanyaan dan kecaman ialah kalimat "sedang kamu melupakan ..... dan
seterusnya".

#θ`ΖŠèF`™#´ρ ¯9¯Á9$/ οθ=¯Á9#´ρ $κΞ)´ρ ο´739 ω) ’?ã ⎦⎫è±≈ƒ:# ∩⊆∈∪

045. اوﻧﻳﻌﺗﺳاو (Mintalah pertolongan) dalam menghadapi urusan atau kesulitan-kesulitanmu رﺑﺻﻟﺎﺑ (dengan jalan bersabar)
menahan diri dari hal-hal yang tidak baik ةﻼﺻﻟاو (dengan salat). Khusus disebutkan di sini untuk menyatakan bagaimana
pentingnya salat itu. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa jika Nabi saw. hatinya risau disebabkan sesuatu masalah, maka
beliau segera melakukan salat. Ada pula yang mengatakan bahwa perkataan ini ditujukan kepada orang-orang Yahudi yang
terhalang beriman disebabkan ketamakan dan ingin kedudukan. Maka mereka disuruh bersabar yang maksudnya ialah
berpuasa, karena berpuasa dapat melenyapkan itu. Salat, karena dapat menimbulkan kekhusyukan dan membasmi
ketakaburan. ﺎﻬﻧ
ٕ
او (Dan sesungguhnya ia) maksudnya salat نﻳﻌﺷﺎﺧﻟا ﻰﻠﻋ ﻻإ (amat berat) akan terasa berat (kecuali bagi
orang-orang yang khusyuk) yang cenderung kepada berbuat taat.

⎦⎪%!# βθ‘Ζ´à ƒ Ν·κΞ& #θ)≈=•Β ¯Νκ¯5´‘ ¯ΝγΡ&´ρ μ‹9) βθ`è_≡´ ‘ ∩⊆∉∪

046. نوﻧظﻳ نﻳذﻟا (Orang-orang yang yakin) مﻬﺑر اوﻗﻼﻣ مﻬﻧأ (bahwa mereka akan menemui Tuhan mereka) ketika
berbangkit نوﻌﺟا ر ﻪﻳﻟإ مﻬﻧأو (dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya), yaitu di akhirat dan bahwa Dia akan membalas
segala perbuatan mereka.

©_6≈ƒ Ÿ≅ƒ™ℜ´`) #ρ`.Œ# ´©LϑèΡ ©L9# MϑèΡ& ¯/3‹=æ ’Τ&´ρ ¯Ν3G=Òù ’?ã ⎦⎫ϑ=≈è9# ∩⊆∠∪

047. مﻛﻳﻠﻋ تﻣﻌﻧأ ﻲﺗﻟا ﻲﺗﻣﻌﻧ اورﻛذا ﻝﻳﺋا رﺳإ ﻲﻧﺑ ﺎﻳ (Hai Bani Israel! Ingatlah akan nikmat-Ku yang telah
Kuanugerahkan kepadamu), yaitu mensyukurinya dengan jalan menaati-Ku مﻛﺗﻠﺿﻓ ﻲﻧأو (dan ingatlah pula bahwa Aku telah
mengistimewakan kamu) maksudnya nenek moyangmu نﻳﻣﻟﺎﻌﻟا ﻰﻠﻋ (atas penduduk dunia) maksudnya penduduk di zaman
mereka itu.

#θ)?#´ρ $´Β¯θƒ ω ““gB ´§Ρ ⎯ã §Ρ $↔‹© Ÿω´ρ `≅6)`ƒ $κ]Β πè≈© Ÿω´ ρ ‹{σ`ƒ $κ]Β Α‰ã Ÿω´ρ ¯Νδ
βρ`ÁΖ`ƒ ∩⊆∇∪

048. اوﻘﺗاو (Dan takutlah olehmu) يزﺟﺗ ﻻ ﺎﻣوﻳ (suatu hari, yang pada hari itu tidak dapat membela) ﺎﺋﻳﺷ سﻔﻧ نﻋ سﻔﻧ
(seseorang atas orang lainnya walau sedikit pun) yakni pada hari kiamat ﺔﻋﺎﻔﺷ ﺎﻬﻧﻣ (dan tidak diterima) ada yang membaca
tuqbalu dengan ta dan ada pula yuqbalu dengan ya نﻳﻌﻓﺎﺷ نﻣ ﺎﻧﻟ ﺎﻣﻓ (daripadanya syafaat) artinya pada hari kiamat tidak
ada perantara dan tak ada orang yang dapat dijadikan sebagai perantara ﻝدﻋ ﺎﻬﻧﻣ ذﺧؤﻳ ﻻو (dan tidak pula tebusan) مﻫ ﻻو
نورﺻﻧﻳ (dan tidaklah mereka akan ditolong) artinya dibebaskan dari azab Allah.

Perincian Ni’mat Allah SWT Kepada Bani Isra’il

Œ)´ρ Ν6≈ΨŠgΥ ⎯Β Α#´™ β¯θ ã¯ù ¯Ν3Ρθ`Βθ´¡„ ´™θ™ U# ‹è9# βθt2‹`ƒ ¯Ν.´™$ Ψ¯/& βθ`Š`s F`¡ ƒ´ρ ¯Ν.´™$ ¡Σ
’û´ρ Ν39≡Œ "™ξ/ ⎯Β ¯Ν3/¯‘ Λ⎧àã ∩⊆®∪

049. و (Dan) ingatlah مﻛﺎﻧﻳﺟﻧ ذإ (ketika Kami membebaskan kamu) maksudnya nenek moyangmu, ucapan ini dan yang
berikutnya ditujukan kepada generasi yang terdapat di masa nabi kita, mengenai nikmat karunia yang dilimpahkan kepada
nenek moyang mereka itu, agar mereka ingat kepadanya dan beriman kepada Allah Taala مﻛﻧوﻣوﺳﻳ نوﻋرﻓ ﻝآ نﻣ (dari
kaum keluarga Firaun yang merasakan kepadamu) maksudnya menimpakan باذﻌﻟا ءوﺳ (sejelek-jelek siksaan) artinya
siksaan yang amat berat. Kalimat itu merupakan 'hal' bagi kata ganti orang yang terdapat pada 'membebaskan kamu'. نوﺣﺑذﻳ
(Mereka menyembelih) merupakan penjelasan bagi kalimat yang sebelumnya مﻛءﺎﻧﺑأ (anak-anak lelakimu) نوﻳﺣﺗﺳﻳو (dan
membiarkan hidup) artinya tidak membunuh مﻛءﺎﺳﻧ (anak-anak perempuanmu). Hal ini disebabkan ramalan tukang tenung
bahwa akan ada seorang anak lelaki kelahiran Bani Israel yang akan menjadi penyebab lenyapnya kerajaan Firaun itu. ﻲﻓو
مﻛﻟذ (Dan hal yang demikian itu) yakni siksaan atau pembebasan ءﻼﺑ (menjadi cobaan) ujian atau pemberian nikmat نﻣ
مﻳظﻋ مﻛﺑر (yang amat besar dari Tuhanmu)?

Œ)´ρ $´Ζ% ù `Ν3/ `s79# ¯Ν6≈´ΖŠ gΥ' ù $ Ψ%î&´ρ Α#´™ β¯θ ã`ù `ΟFΡ&´ ρ βρ·´àΨ? ∩∈⊃∪

050. و (Dan) ingatlah ﺎﻧﻗرﻓ ذإ (ketika Kami pisah) Kami belah مﻛﺑ (demi karenamu) رﺣﺑﻟا (lautan) sehingga kamu dapat
masuk dan melintasinya ketika melarikan diri dari musuhmu مﻛﺎﻧﻳﺟﻧﺄﻓ (lalu Kami selamatkan kamu) dari bahaya tenggelam,
نوﻋرﻓ ﻝآ ﺎﻧﻗرﻏأو (dan Kami tenggelamkan keluarga Firaun) beserta kaumnya نورظﻧﺗ مﺗﻧأو (sedang kamu sendiri
menyaksikan) hal itu, yaitu bertautnya lautan yang menyungkup mereka.

Œ)´ρ $Ρ‰ã≡´ρ ´©›θ`Β ´⎯Šè/¯‘& '#‹9 ¯ΝO `Ν?‹ƒB# Ÿ≅fè9# ⎯Β ⎯ν‰è / ¯ΝFΡ&´ρ šχθϑ=≈ß ∩∈⊇∪

051. ﺎﻧدﻋاو ذ
ٕ
او (Dan ingatlah ketika Kami menjanjikan) dalam sekian masa ﺔﻠﻳﻟ نﻳﻌﺑرأ ﻰﺳوﻣ (kepada Musa selama empat
puluh malam) maksudnya Kami janjikan akan memberinya Taurat setelah 40 malam untuk menjadi pedoman bagi kamu مﺛ
ﻝﺟﻌﻟا مﺗذﺧﺗا (lalu kamu ambil anak lembu) maksudnya patung anak lembu yang ditempa oleh Samiri menjadi tuhan نﻣ
ﻩدﻌﺑ (sepeninggalnya) artinya setelah ia pergi memenuhi perjanjian dengan Kami itu, نوﻣﻟﺎظ مﺗﻧأو (dan kamu adalah orang-
orang aniaya) disebabkan menaruh sesuatu bukan pada tempatnya, yaitu mengambil anak lembu itu sebagai sembahan.

¯ΝO $Ρ¯θã Ν3Ψã ⎯Β ‰è / 79≡Œ ¯Ν3=è9 βρ`3±@ ∩∈⊄∪

052. مﻛﻧﻋ ﺎﻧوﻔﻋ مﺛ (Kemudian Kami maafkan kamu) Kami hapus dan ampuni kesalahanmu كﻟذ دﻌﺑ نﻣ (setelah itu)
setelah pengambilan patung menjadi tuhan نورﻛﺷﺗ مﻛﻠﻌﻟ (agar kamu bersyukur) dan menyadari nikmat karunia Kami
kepadamu.

Œ)´ρ $Ψ?#´ ™ ©›θ`Β =≈G39# β$%¯9#´ρ ¯Ν3=è9 βρ‰ G¯κE ∩∈⊂∪

053. بﺎﺗﻛﻟا ﻰﺳوﻣ ﺎﻧﻳﺗآ ذ
ٕ
او (Dan ingatlah ketika Kami berikan kepada Musa Alkitab) yakni kitab Taurat نﺎﻗرﻔﻟاو (dan
pemisah) merupakan 'athaf tafsir' hubungan sebagai penjelasan bagi Taurat yang menjadi pemisah di antara yang hak dengan
yang batil, yang halal dengan yang haram نودﺗﻬﺗ مﻛﻠﻌﻟ (agar kamu peroleh petunjuk) dengannya dari kesesatan.

Œ)´ρ Α$% ©›θ`Β ⎯μΒ¯θ)9 Θ¯θ)≈ƒ ¯Ν3Ρ) ¯ΝFϑ=ß Ν6¡Ρ& `Ν.Œ$ƒB$/ Ÿ≅fè9# #θ/θG ù ’<) ¯Ν3←‘$/
#θ=F%$ù ¯Ν3¡Ρ& ¯Ν39≡Œ ¯z ¯Ν39 ‰Ψã ¯Ν3←‘$/ ´>$ G ù ¯Ν3‹=ã …μΡ) ´θδ ´>#¯θ−G9# `ΟŠm¯9# ∩∈⊆∪

054. ﻪﻣوﻘﻟ ﻰﺳوﻣ ﻝﺎﻗ ذ
ٕ
او (Dan ketika Musa berkata kepada kaumnya) yang telah menyembah patung anak lembu itu موﻗ ﺎﻳ
ﻝﺟﻌﻟا مﻛذﺎﺧﺗﺎﺑ مﻛﺳﻔﻧأ مﺗﻣﻠظ مﻛﻧإ ("Hai kaumku! Sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu karena kamu telah
mengambil anak lembu) sebagai sembahan, مﻛﺋرﺎﺑ ﻰﻟإ اوﺑوﺗﻓ (maka bertobatlah kamu kepada Tuhanmu) yang telah
menciptakanmu atas kesalahanmu tidak menyembah kepada-Nya, مﻛﺳﻔﻧأ اوﻠﺗﻗﺎﻓ (maka bunuhlah dirimu) maksudnya
hendaklah yang tidak bersalah di antaramu membunuh yang bersalah. مﻛﻟذ (Demikian itu) yakni membunuh itu دﻧﻋ مﻛﻟ رﻳﺧ
مﻛﺋرﺎﺑ (lebih baik bagimu di sisi Tuhanmu) hingga dituntun-Nya kamu untuk melakukannya dan dikirim-Nya awan hitam agar
sebagian kamu tidak melihat lainnya yang akan menyebabkan timbulnya rasa kasihan di antara kamu yang akan menghalangi
pembunuhan ini. Maka berhasillah pembunuhan masal itu sehingga yang tewas di antara kamu tidak kurang dari tujuh puluh ribu
orang banyaknya. مﻳﺣرﻟا باوﺗﻟا وﻫ ﻪﻧإ مﻛﻳﻠﻋ بﺎﺗﻓ (Maka Allah menerima tobatmu. Sesungguhnya Dia Maha Penerima
Tobat lagi Maha Penyayang").

Œ)´ρ `ΟF=% ©›θϑ≈ƒ ⎯9 ´⎯ΒσœΡ 79 ©L m “ Ρ ´!# ογ_ `Ν3?‹ z' ù π)è≈¯Á9# `ΟFΡ&´ρ βρ·´àΨ? ∩∈∈∪

055. مﺗﻠﻗ ذ
ٕ
او (Dan ketika kamu berkata) yaitu setelah kamu pergi bersama Musa untuk memohon ampun kepada Allah sebab
menyembah patung anak lembu dan telah kamu dengar pula firman-Nya. ةرﻬﺟ ﷲا ىرﻧ ﻰﺗﺣ كﻟ نﻣؤﻧ نﻟ ﻰﺳوﻣ ﺎﻳ ("Hai
Musa! Kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah secara terang!") secara nyata. ﺔﻘﻋﺎﺻﻟا مﻛﺗذﺧﺄﻓ
(Sebab itu kamu disambar petir) atau halilintar hingga kamu tewas نورظﻧﺗ مﺗﻧأو (sedang kamu menyaksikannya) atas
peristiwa yang menimpa dirimu itu.

¯ΝO Ν3≈ΨVè/ ∅Β ‰è/ ¯Ν3?¯θ Β ¯Ν6=è9 βρ`3±@ ∩∈∉∪


056. مﻛﺎﻧﺛﻌﺑ مﺛ (Setelah itu Kami bangkitkan kamu) maksudnya Kami hidupkan kembali kamu, مﻛﻠﻌﻟ مﻛﺗوﻣ دﻌﺑ نﻣ
نورﻛﺷﺗ (setelah kematian kamu agar kamu bersyukur) atas nikmat karunia Kami itu.

$Ψ==ß´ρ `Ν6‹=æ Π$ϑ ó9# $´Ζ9“Ρ&´ ρ `Ν3‹=æ ´⎯ϑ9# “´θ=´¡9#´ρ #θ=. ⎯Β M≈6¯ŠÛ $Β ¯Ν3≈Ψ% —´‘ $Β´ρ $Ρθϑ=ß
⎯3≈9´ρ #θΡ%. ¯Νγ¡Ρ& βθϑ=àƒ ∩∈∠∪

057. مﺎﻣﻐﻟا مﻛﻳﻠﻋ ﺎﻧﻠﻠظو (Dan Kami naungi kamu dengan awan), artinya Kami taruh awan tipis di atas kepalamu agar kamu
terlindung dari panasnya cahaya matahari di padang Tih, مﻛﻳﻠﻋ ﺎﻧﻟزﻧأو (dan Kami turunkan padamu) di padang Tih itu نﻣﻟا
ىوﻠﺳﻟاو (manna dan salwa) yakni makanan manis seperti madu dan daging burung sebangsa puyuh dan firman Kami, اوﻠﻛ
مﻛﺎﻧﻗزر ﺎﻣ تﺎﺑﻳط نﻣ ("Makanlah di antara makanan yang baik yang Kami karuniakan kepadamu.") dan janganlah kamu
simpan! Tetapi mereka mengingkari nikmat itu dan mereka menyimpannya. Maka Allah pun menghentikan rezeki itu atas
mereka ﺎﻣو ﺎﻧوﻣﻠظ (dan tidaklah mereka menganiaya Kami) dengan perbuatan itu, نوﻣﻠظﻳ مﻬﺳﻔﻧأ اوﻧﺎﻛ نﻛﻟو (tetapi
mereka menganiaya diri mereka sendiri) karena bencananya kembali kepada mereka juga.

Œ)´ρ $Ψ=% #θ=zŠ# ν‹≈δ πƒ`)9# #θ=6ù $γΖΒ ]‹m Λ⎢∞© #´‰î´‘ #θ=zŠ#´ρ šU$69# #´‰f™ #θ9θ%´ρ
πÜm ¯óΡ ¯/39 ¯Ν3≈´‹≈Üz ‰ƒ”∴™´ρ ⎦⎫Ζ¡`sϑ9# ∩∈∇∪

058. ﺎﻧﻠﻗ ذ
ٕ
او (Dan ingatlah ketika Kami berfirman,) kepada mereka setelah mereka keluar dari bukit Tih, ﻩذﻫ اوﻠﺧدا ﺔﻳرﻘﻟا
("Masuklah kamu ke negeri ini"), yakni Baitulmakdis atau Yerusalem dan ada pula yang mengatakannya 'Ariha' ﺎﻬﻧﻣ اوﻠﻛﻓ
ادﻏر مﺗﺋﺷ ثﻳﺣ (Maka makanlah di antara makanannya yang baik lagi enak mana yang kamu sukai) tanpa ada larangan
بﺎﺑﻟا اوﻠﺧداو (dan masukilah pintu gerbangnya) ادﺟﺳ (dalam keadaan bersujud) artinya menundukkan diri اوﻟوﻗو (dan
ucapkanlah) sebagai permohonan, ﺔطﺣ ("Bebaskanlah kami dari dosa!") رﻔﻐﻧ (niscaya Kami ampuni) menurut suatu qiraat
'yughfar', sedangkan menurut suatu qiraat lainnya 'tughfar', keduanya kata kerja pasif yang berarti 'diampuni' مﻛﺎﻳﺎطﺧ مﻛﻟ
نﻳﻧﺳﺣﻣﻟا دﻳزﻧﺳو (bagimu kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami tambah pula pemberian Kami kepada orang-orang yang
berbuat baik) maksudnya diampuni karena berlaku taat, diberi tambahan, yakni pahalanya.

Α´‰6ù š⎥⎪%!# #θϑ=ß ω¯θ % ´¯î ”%!# Ÿ≅‹% `Ογ9 $´Ζ9“Ρ' ù ’?ã ⎦⎪%!# #θϑ=ß #´“_‘ ´⎯Β ™$ ϑ´¡9#
$ϑ/ #θΡ%. βθ)´¡ƒ ∩∈®∪

059. اوﻣﻠظ نﻳذﻟا ﻝدﺑﻓ (Lalu orang-orang yang aniaya mengubah) di antara mereka مﻬﻟ ﻝﻳﻗ يذﻟا رﻳﻏ ﻻوﻗ (perintah yang
tidak dititahkan kepada mereka) mereka mengatakan, habbatun fi sya`ratin , bahkan mereka memasukinya bukan dengan
bersujud tetapi merangkak di atas pantat mereka. اوﻣﻠظ نﻳذﻟا ﻰﻠﻋ ﺎﻧﻟزﻧﺄﻓ (Maka Kami timpakan atas orang-orang yang
aniaya itu) di sini disebutkan "atas orang-orang yang aniaya itu", yang sebenarnya cukup dengan kata ganti 'mereka' saja,
dengan maksud sebagai kecaman ا زﺟر (siksa) berupa penyakit taun نوﻘﺳﻔﻳ اوﻧﺎﻛ ﺎﻣﺑ ءﺎﻣﺳﻟا نﻣ (dari langit disebabkan
kefasikan mereka) disebabkan mereka melanggar ketaatan. Maka dalam waktu satu jam ada 70 ribu orang atau mendekati
jumlah itu di antara mereka yang mati.

¤ Œ)´ρ ’+`¡K`™# †›θ`Β ⎯μΒ¯θ)9 $Ψ=)ù >Ñ# š‚$ Á è/  f⇔9# N fΡ$ù μΖΒ $ F⊥O# ο´³ã $´ΖŠã
‰% ´Ο=ã ‘≅2 ¨$Ρ& `Ογ/´³Β #θ=2 #θ/´°#´ ρ ⎯Β −—¯‘ ´!# Ÿω´ρ #¯θWè ? †û Ú¯‘{# ⎦⎪‰¡`Β
∩∉⊃∪

060. و (Dan) ingatlah ﻰﺳوﻣ ﻰﻘﺳﺗﺳا ذإ (ketika Musa memohon air) ﻪﻣوﻘﻟ (untuk kaumnya) yakni ketika mereka telah
kehausan di padang Tih رﺟﺣﻟا كﺎﺻﻌﺑ برﺿا ﺎﻧﻠﻘﻓ (lalu firman Kami, "Pukulkanlah tongkatmu ke atas batu itu!") yaitu
batu yang pernah membawa lari pakaiannya, bentuknya tipis persegi empat sebesar kepala manusia, batu lunak atau seperti
keduanya lalu dipukulkannya ترﺟﻔﻧﺎﻓ (maka terpancarlah) terbelahlah batu itu lalu keluar air ﺎﻧﻳﻋ ةرﺷﻋ ﺎﺗﻧﺛا ﻪﻧﻣ
(daripadanya dua belas mata air) yaitu sebanyak jumlah suku Bani Israel سﺎﻧأ ﻝﻛ مﻠﻋ دﻗ (sesungguhnya telah mengetahui
tiap-tiap suku) yakni tiap-tiap suku di antara mereka مﻬﺑرﺷﻣ (tempat minum mereka) masing-masing hingga mereka tidak
saling berebut. Lalu firman Kami kepada mereka, ﺛﻌﺗ ﻻو ﷲا قزر نﻣ اوﺑرﺷاو اوﻠﻛ نﻳدﺳﻔﻣ ضرﻷا ﻲﻓ او ("Makan dan
minumlah rezeki yang diberikan Allah dan janganlah kamu berbuat keonaran di muka bumi dengan melakukan pengrusakan!")
'Mufsidiin' menjadi 'hal' yang memperkuat perbuatan pelaku '`atsiya' yang berarti berbuat keonaran.

Pembalasan Terhadap Sikap dan Perbuatan Bani Isra’il

Œ)´ρ `ΟF=% © ›θϑ≈ƒ ⎯9 ´9`ÁΡ ’?ã Θ$è Û ‰n≡´ρ íŠ$ù $Ψ9 š−/´‘ `lƒ† $´Ζ9 $ÿΕ M6⊥? `Ú¯‘{# ⎯Β
$γ=)/ $γ←$V%´ ρ $γΒθù´ ρ $κ‰ã´ρ $γ= Á/´ρ Α$% šχθ9‰¯7G`¡@& ”%!# ´θδ †ΤŠ& ”%!$/ ´θδ ¯z
#θÜ7δ# #`ÁΒ β* ù Ν69 $Β `ΟF9'™ M/Ñ´ ρ `ΟγŠ=æ '!‹9# π´Ζ6`¡ϑ9#´ρ ρ'™$/´ ρ =ŸÒó/ š∅Β
´!# 79≡Œ `ΟγΡ'/ #θΡ%. šχρ`3ƒ M≈ƒ$↔/ ´!# šχθ=G)ƒ´ρ ´⎯↵¯Š;Ψ9# ¯ ó/ ´,⇔9# 79≡Œ $ÿ3 #θÁã
#θΡ$Ÿ2ρ šχρ‰Fèƒ ∩∉⊇∪

061. دﺣاو مﺎﻌط ﻰﻠﻋ رﺑﺻﻧ نﻟ ﻰﺳوﻣ ﺎﻳ مﺗﻠﻗ ذ
ٕ
او (Dan ketika kamu berkata, "Hai Musa! Kami tidak bisa tahan dengan
satu makanan saja!") maksudnya satu macam saja, yaitu manna dan salwa. ﺎﻧﻟ جرﺧﻳ كﺑر ﺎﻧﻟ عدﺎﻓ (Oleh sebab itu
mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami) sesuatu نﻣ ضرﻷا تﺑﻧﺗ ﺎﻣﻣ (dari apa yang
ditumbuhkan bumi berupa) sebagai penjelasan ﺎﻬﻣوﻓو ﺎﻬﺋﺎﺛﻗو ﺎﻬﻠﻘﺑ (sayur-mayur, ketimun, bawang putih) ﺎﻬﻠﺻﺑو ﺎﻬﺳدﻋو
ﻝﺎﻗ (kacang adas dan bawang merah, maka jawabnya) yaitu jawab Musa kepada mereka, ﻰﻧدأ وﻫ يذﻟا نوﻟدﺑﺗﺳﺗأ
("Maukah kamu mengambil sesuatu yang lebih rendah atau lebih jelek sebagai pengganti) رﻳﺧ وﻫ يذﻟﺎﺑ (dari yang lebih
baik) atau lebih utama?" Pertanyaan ini berarti penolakan, tetapi mereka tidak mau menarik permintaan itu hingga Musa pun
berdoa kepada Allah, maka Allah Taala berfirman, اوطﺑﻫا ("Turunlah kamu) pergilah ا رﺻﻣ (ke salah satu kota) di antara kota-
kota مﻛﻟ نﺈﻓ (pastilah kamu akan memperoleh) di sana مﺗﻟﺄﺳ ﺎﻣ (apa yang kamu minta") dari tumbuh-tumbuhan itu. تﺑرﺿو
(Lalu dipukulkan) ditimpakan ﺔﻟذﻟا مﻬﻳﻠﻋ (atas mereka kenistaan) kehinaan dan kenistaan ﺔﻧﻛﺳﻣﻟاو (dan kemiskinan) yakni
bekas-bekas dan pengaruh kemiskinan berupa sikap statis dan rendah diri yang akan selalu menyertai mereka walaupun
mereka kaya, tak ubahnya bagai mata uang yang selalu menurut dan tidak akan lepas dari cetakannya, اوءﺎﺑو (dan kembalilah
mereka) كﻟذ ﷲا نﻣ بﺿﻐﺑ (membawa kemurkaan dari Allah, demikian itu), yakni pukulan dan kemurkaan Allah itu مﻬﻧﺄﺑ
(disebabkan mereka) نﻳﻳﺑﻧﻟا نوﻠﺗﻘﻳو ﷲا تﺎﻳﺂﺑ نورﻔﻛﻳ اوﻧﺎﻛ (mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi)
seperti Nabi Zakaria dan Yahya قﺣﻟا رﻳﻐﺑ (tanpa hak) hanya karena keaniayaan semata. كﻟذ نودﺗﻌﻳ اوﻧﺎﻛو اوﺻﻋ ﺎﻣﺑ
(Demikian itu terjadi karena mereka selalu berbuat kedurhakaan dan karena mereka melanggar batas) artinya batas-batas
peraturan hingga jatuh ke dalam maksiat. Kalimat pertama diulangnya untuk memperkuatnya.

Pahala Orang yang Beriman

β) ⎦⎪%!# #θ`ΨΒ#´™ š⎥⎪%!#´ρ #ρŠ$δ “ ≈ÁΖ9#´ρ š⎥⎫↔7≈¯Á9#´ ρ ⎯Β ´⎯Β#´™ ´!$/ Θ¯θ´‹9#´ρ zψ# Ÿ≅ϑã´ ρ
$´s=≈¹ ¯Νγ=ù ¯Νδ`_& ‰Ψã `Ογ/´‘ Ÿω´ρ ∃¯θ z ¯Νκ¯=æ Ÿω´ρ ¯Νδ šχθΡ“t† ∩∉⊄∪

062. اوﻧﻣآ نﻳذﻟا نإ (Sesungguhnya orang-orang yang beriman) kepada para nabi di masa lalu اودﺎﻫ نﻳذﻟاو (dan orang-
orang Yahudi) نﻳﺋﺑﺎﺻﻟاو ىرﺎﺻﻧﻟاو (orang-orang Kristen dan orang-orang Shabiin) yakni segolongan dari orang-orang
Yahudi atau Nasrani نﻣآ نﻣ (siapa saja yang beriman) di antara mereka رﺧﻵا موﻳﻟاو ﷲﺎﺑ (kepada Allah dan hari akhir) di
masa nabi kita ﺎﺣﻟﺎﺻ ﻝﻣﻋو (serta mengerjakan amal saleh) yaitu syariatnya مﻫرﺟأ مﻬﻠﻓ (mereka akan memperoleh pahala)
sebagai ganjaran dari amal perbuatan mereka itu و مﻬﻳﻠﻋ فوﺧ ﻻو مﻬﺑر دﻧﻋ نوﻧزﺣﻳ مﻫ ﻻ (di sisi Tuhan mereka, tak
ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka berduka cita). Dhamir atau kata ganti orang pada 'aamana', 'amila'
dan sesudahnya hendaklah diartikan secara umum atau siapa saja.

Pembalasan Terhadap Bani Ira’il yang melanggar Perjanjian Dengan Allah SWT
Œ)´ρ $Ρ‹{& ¯Ν3)≈V‹Β $´Ζèù´‘´ρ `Ν3%¯θù ´‘θ’Ü9# #ρ‹{ $Β Ν3≈Ψ?#´™ ο¯θ)/ #ρ`.Œ#´ρ $Β μŠù ¯Ν3=è9 βθ)−G?
∩∉⊂∪

063. و (Dan) ingatlah مﻛﻗﺎﺛﻳﻣ ﺎﻧذﺧأ ذإ (ketika Kami mengambil ikrar darimu) yakni ikrar bahwa kamu akan melakukan ajaran-
ajaran yang terdapat dalam Taurat. و (dan) sesungguhnya روطﻟا مﻛﻗوﻓ ﺎﻧﻌﻓر (Kami angkat gunung Thursina ke atasmu)
artinya Kami cabut dari dasarnya untuk ditimpakan kepadamu, yakni tatkala kamu tidak mau berikrar seraya Kami berfirman,
ةوﻘﺑ مﻛﺎﻧﻳﺗآ ﺎﻣ اوذﺧ ("Peganglah dengan teguh apa yang Kami berikan kepadamu ini!) maksudnya secara giat dan sungguh-
sungguh ﻪﻳﻓ ﺎﻣ اورﻛذاو (dan ingatlah baik-baik apa yang ada di dalamnya) yakni dengan mengamalkannya نوﻘﺗﺗ مﻛﻠﻌﻟ
(agar kamu termasuk orang-orang yang bertakwa.") Artinya terpelihara dirimu dari api neraka dan perbuatan durhaka.

¯ΝO ΟGŠ9´θ? ∅Β ‰è/ 79≡Œ Ÿω¯θ=ù `≅Òù ´!# ¯Ν3‹=ã …μFϑm´‘´ρ ΟGΨ3 9 ´ ⎯Β ⎦⎪£≈ƒ:# ∩∉⊆∪


064. مﺗﻳﻟوﺗ مﺛ (Kemudian kamu berpaling) menyalahi ikrar كﻟذ دﻌﺑ نﻣ (setelah itu) maksudnya setelah berikrar tadi ﻻوﻠﻓ
ﻪﺗﻣﺣرو مﻛﻳﻠﻋ ﷲا ﻝﺿﻓ (maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu) yaitu dengan menerima tobatnya
atau menangguhkan siksa terhadapmu نﻳرﺳﺎﺧﻟا نﻣ مﺗﻧﻛﻟ (niscayalah kamu akan termasuk orang-orang yang merugi) atau
celaka.

‰)9´ρ `Λ⎢Η>ã ⎦⎪%!# #ρ‰ Fã# ¯Ν3ΨΒ ’û M¯6´¡9# $Ψ=) ù ¯Νγ9 #θΡθ. οŠ% ⎦⎫↔¡≈z ∩∉∈∪

065. دﻘﻟو (Dan sesungguhnya) lam-nya 'lam qasam' menyatakan bersumpah artinya 'demi' مﺗﻣﻠﻋ (kamu telah mengetahui)
اودﺗﻋا نﻳذﻟا (orang-orang yang melanggar) peraturan تﺑﺳﻟا ﻲﻓ مﻛﻧﻣ (di antaramu pada hari Sabtu) yakni dengan
menangkap ikan padahal Kami telah melarangmu dari demikian; dan mereka ini ialah penduduk Eilat atau Ayilah مﻬﻟ ﺎﻧﻠﻘﻓ
نﻳﺋﺳﺎﺧ ةدرﻗ اوﻧوﻛ (lalu Kami titahkan kepada mereka, "Jadilah kalian kera yang hina!") artinya yang terkucil. Apa yang
dikehendaki Allah itu pun terlaksana dan setelah masa tiga hari mereka menemui kematian.

$γ≈´Ζ=èg ξ≈3Ρ $ϑ9 ⎦⎫/ $ κ¯‰‰ƒ $Β´ ρ $γ=z πàã¯θΒ´ ρ ⎦⎫)−Gϑ=9 ∩∉∉∪

066. ﺎﻫﺎﻧﻠﻌﺟﻓ (Maka Kami jadikan dia) maksudnya hukuman tersebut ﻻﺎﻛﻧ (sebagai peringatan) cermin perbandingan hingga
mereka tidak melakukannya lagi ﺎﻬﻔﻠﺧ ﺎﻣو ﺎﻬﻳدﻳ نﻳﺑ ﺎﻣﻟ (bagi umat-umat di masa itu dan bagi mereka yang datang
kemudian) نﻳﻘﺗﻣﻠﻟ ﺔظﻋوﻣو (serta menjadi pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa) kepada Allah Taala. Dikhususkan
bagi orang-orang ini, karena hanya merekalah yang dapat mengambil manfaat darinya sedangkan orang lain tidak.

Kisah Penyembelihan Lembu Betina

Œ)´ρ Α$% ©›θ`Β ⎯μΒ¯θ)9 β) ´!# Μ.'Δ'ƒ β& #θt2‹? ο)/ #θ9$% $Ρ‹‚−G ?& #´ρ'“δ Α$% Œθ`ã& ´!$/ β&
βθ.& ´⎯Β š⎥⎫=γ≈g:# ∩∉∠∪

067. و (Dan) ingatlah ﻪﻣوﻘﻟ ﻰﺳوﻣ ﻝﺎﻗ ذإ (ketika Musa berkata kepada kaumnya,) yakni ketika ada di antara mereka itu
seseorang yang terbunuh sedangkan mereka tidak tahu siapa pembunuhnya, lalu mereka minta kepada Musa untuk
memohonkan kepada Allah agar Dia dapat memberitahukan siapa pembunuhnya itu. Maka dia memohon, lalu katanya, ﷲا نإ
اوزﻫ ﺎﻧذﺧﺗﺗأ اوﻟﺎﻗ ةرﻘﺑ اوﺣﺑذﺗ نأ مﻛرﻣﺄﻳ ("Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina." Jawab
mereka, "Apakah kamu hendak menjadikan kami sebagai bahan ejekan?") artinya suruhan kamu itu akan menyebabkan kami
menjadi sasaran olok-olok dan tertawaan orang ذوﻋأ ﻝﺎﻗ (Jawab Musa, "Aku berlindung) maksudnya aku tidak sudi ﷲﺎﺑ
(kepada Allah) akan نﻳﻠﻫﺎﺟﻟا نﻣ نوﻛأ نأ (menjadi golongan orang-orang yang jahil.") yang suka berolok-olok. Tatkala
mereka ketahui bahwa Musa bersungguh-sungguh.

#θ9$% íŠ# $´ Ζ9 7−/´‘ ⎦⎫7`ƒ $´Ζ9 $Β ´‘δ Α$% …μΡ) `Αθ)ƒ $κΞ) ο )/ ω "Ú‘$ù Ÿω´ρ '3/ β#´θã š⎥⎫ /
79≡Œ #θ= èù$ ù $Β šχρ` Βσ? ∩∉∇∪

068. ﻲﻫ ﺎﻣ ﺎﻧﻟ نﻳﺑﻳ كﺑر ﺎﻧﻟ عدا اوﻟﺎﻗ (Mereka bertanya, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu agar Dia menjelaskan kepada
kami, sapi betina yang manakah itu?") maksudnya tentang usianya, apakah yang tua atau yang muda? ﻝﺎﻗ (Jawab Musa,) ﻪﻧإ
(Allah berfirman bahwa) ﻝوﻘﻳ ضرﺎﻓ ﻻ ةرﻘﺑ ﺎﻬﻧإ ( sapi itu ialah sapi betina yang tidak tua) berusia lanjut رﻛﺑ ﻻو (dan tidak
pula muda) atau terlalu kecil, tetapi ناوﻋ (pertengahan) كﻟذ نﻳﺑ (di antara demikian), yakni di antara tua dan muda tadi
نورﻣؤﺗ ﺎﻣ اوﻠﻌﻓﺎﻓ (maka lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu.") yaitu supaya menyembelih sapi yang telah
dijelaskan itu.

#θ9$% íŠ# $Ψ9 š−/´‘ ⎦⎫6`ƒ $Ψ9 $Β $ γΡ¯θ9 Α$% …μΡ) `Αθ)ƒ $κΞ) ο)/ '™# ¹ ì%$ù $γΡ¯θ9 ”´¡ ?
š⎥⎪à≈Ζ9# ∩∉®∪

069. ﺎﻗ ﺎﻬﻧوﻟ ﻊﻗﺎﻓ ءا رﻔﺻ ةرﻘﺑ ﺎﻬﻧإ ﻝوﻘﻳ ﻪﻧإ ﻝﺎﻗ ﺎﻬﻧوﻟ ﺎﻣ ﺎﻧﻟ نﻳﺑﻳ كﺑر ﺎﻧﻟ عدا اوﻟ (Kata mereka, "Mohonkanlah
kepada Tuhanmu untuk kami agar dijelaskan-Nya kepada kami apa warnanya!" Jawab Musa, "Allah berfirman bahwa sapi betina
itu ialah sapi betina yang kuning, yakni yang kuning tua warnanya, maksudnya yang kuning pekat نﻳرظﺎﻧﻟا رﺳﺗ (yang
menyenangkan orang-orang yang memandang.") artinya menarik hati mereka disebabkan keelokannya.

#θ9$% íŠ# $´Ζ 9 7−/´‘ ⎦⎫7`ƒ $´Ζ9 $Β ´‘δ β) )69# μ7≈±? $´ΖŠ=ã $Ρ)´ ρ β) ´™$© ´!# βρ‰Gγϑ9 ∩∠⊃∪

070. ﻲﻫ ﺎﻣ ﺎﻧﻟ نﻳﺑﻳ كﺑر ﺎﻧﻟ عدا اوﻟﺎﻗ (Kata mereka, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar dijelaskan-Nya bagi
kami hakikat sapi betina itu) apakah yang dimanjakan ataukah yang dipekerjakan? ا نإ رﻘﺑﻟ (karena sesungguhnya sapi itu)
yakni kalau jenisnya baru yang disebutkan sifatnya itu ﺎﻧﻳﻠﻋ ﻪﺑﺎﺷﺗ (masih samar bagi kami) karena banyaknya hingga kami
tidak mengetahui mana yang dimaksud نودﺗﻬﻣﻟ ﷲا ءﺎﺷ نإ ﺎﻧ
ٕ
او (dan sesungguhnya kami insya Allah akan memperoleh
petunjuk.") untuk mendapatkannya. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa sekiranya mereka tidak mengucapkan insya Allah,
tidaklah akan dijelaskan kepada mereka untuk selama-lamanya.

Α$% …μΡ) `Αθ)ƒ $κΞ) ο)/ ω Αθ9Œ V? ´Ú¯‘{# Ÿω´ ρ ’+`¡? ^¯ t:# πϑ=¡`Β ω π´‹© $γ‹ù #θ9$% ´⎯≈↔9#
M∞_ ´,s9$/ $δθt2‹ù $Β´ ρ #ρŠ%. šχθ=èƒ ∩∠⊇∪

071. ﻝوﻟذ ﻻ ةرﻘﺑ ﺎﻬﻧإ ﻝوﻘﻳ ﻪﻧإ ﻝﺎﻗ (Kata Musa, "Allah berfirman bahwa sapi betina itu ialah sapi betina yang belum pernah
dipakai untuk bekerja) ضرﻷا رﻳﺛﺗ (membajak tanah) untuk ditanami. Kalimat belakang ini menjadi sifat bagi 'dipakai untuk
bekerja' dan termasuk barang yang dinafikan. ثرﺣﻟا ﻲﻘﺳﺗ ﻻو (dan tidak pula untuk mengairi tanaman) atau tanah yang
dipersiapkan untuk ditanami tumbuh-tumbuhan ﺔﻣﻠﺳﻣ (tidak bercacat) bebas dari aib dan bekas-bekas bekerja berat ﺔﻳﺷ ﻻ
ﺎﻬﻳﻓ (tidak ada belangnya.") tidak ada warna lain dari warna aslinya. قﺣﻟﺎﺑ تﺋﺟ نﻵا اوﻟﺎﻗ (Kata mereka, "Sekarang
barulah kamu mengatakan kebenaran.") Maksudnya memberikan penjelasan yang cukup jelas tentang sapi yang dimaksud.
Mereka cari sapi tersebut dan kebetulan ditemukan pada seorang anak muda yang berbakti kepada ibunya, lalu mereka beli
dengan emas sepenuh bungkusan yang terbuat dari kulit sapi itu. نوﻠﻌﻔﻳ اودﺎﻛ ﺎﻣو ﺎﻫوﺣﺑذﻓ (Lalu mereka menyembelihnya
dan hampir saja mereka tidak melaksanakannya) karena harganya yang tinggi. Dalam sebuah hadis disebutkan, seandainya
mereka segera menyembelih seekor sapi betina yang ada tanpa banyak tanya, yang demikian itu akan mencukupi. Tetapi
mereka menyusahkan diri mereka sendiri sehingga dipersulit oleh Allah.

Œ)´ρ `ΟF= F% $´¡Ρ ¯Ν?ℵ´‘≡Š$ ù $κù ´!#´ρ lƒΧ $Β ¯ΝFΖ. βθ`ΚF3? ∩∠⊄∪

072. مﺗأ رادﺎﻓ ﺎﺳﻔﻧ مﺗﻠﺗﻗ ذ
ٕ
او (Dan ketika kamu membunuh seorang manusia, lalu kamu tuduh-menuduh tentang hal itu)
asalnya fatadaara'tum, lalu ta diidgamkan ke dal yang berarti bertengkar dan saling menuduh جرﺧﻣ ﷲاو ﺎﻬﻳﻓ (sedangkan
Allah menyingkapkan) atau memperlihatkan نوﻣﺗﻛﺗ مﺗﻧﻛ ﺎﻣ (apa yang kamu sembunyikan) tentang persoalan tersebut.
Kalimat ini adalah suatu interupsi dan merupakan awal kisah

$´Ζ=) ù νθ/Ñ# $κÕè7/ 79≡‹. ‘`s`ƒ ´!# ’A¯θ ϑ9# ¯Ν6ƒ`ƒ´ρ ⎯μG≈ƒ#´™ ¯Ν3=è 9 βθ=)è ? ∩∠⊂∪

073. ﻩوﺑرﺿا ﺎﻧﻠﻘﻓ (Lalu firman Kami, "Pukullah dia) maksudnya mayat dari orang yang terbunuh tadi ﺎﻬﺿﻌﺑﺑ (dengan salah
satu anggota badan sapi betina itu!") Lalu mereka pukul dengan lidah atau pangkal ekornya sehingga ia pun hidup kembali dan
mengatakan siapa pembunuhnya yang tiada lain dari dua orang saudara sepupunya yang disebutkan namanya masing-masing.
Kemudian ia menjadi mayat kembali, maka kedua pembunuhnya tidak diperbolehkan untuk mendapatkan harta warisan, bahkan
mereka pun dibunuh pula lalu firman Allah Taala, كﻟذﻛ ("Demikianlah) maksudnya caranya ﻪﺗﺎﻳآ مﻛﻳرﻳو ﻰﺗوﻣﻟا ﷲا ﻲﻳﺣﻳ
(Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati dan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda-Nya) bukti-bukti
kekuasaan-Nya نوﻠﻘﻌﺗ مﻛﻠﻌﻟ (agar kamu memikirkan") dan merenungkannya sehingga mengerti dan mengimani Allah yang
kuasa menghidupkan seorang manusia yang telah meninggal juga sanggup menghidupkan berjuta-juta manusia lainnya.

¯ΝO M¡% Ν3/θ=% ⎯Β ‰è/ š9≡Œ ´‘γù ο´‘$∨t:$. ρ& ‘‰©& ο´θ`¡% β)´ρ ´⎯Β ο´‘$ft:# $ϑ 9 `f Fƒ μΖΒ
`≈γΡ{# β)´ρ $κ]Β $ϑ9 ,)±„ l`‚´ Š ù μΨΒ '™$ϑ9# β)´ρ $κ]Β $ϑ9 Ý6¯κ´‰ ⎯Β π´Š±z ´!# $Β´ ρ ´!# ≅≈ó/
$´ϑã βθ=ϑè ? ∩∠⊆∪

074. مﻛﺑوﻠﻗ تﺳﻗ مﺛ (Kemudian hatimu menjadi keras) ditujukan kepada orang-orang Yahudi hingga tak dapat dimasuki
kebenaran كﻟذ دﻌﺑ نﻣ (setelah itu) yakni setelah peristiwa dihidupkannya orang yang telah mati dan kejadian-kejadian
sebelumnya, ةرﺎﺟﺣﻟﺎﻛ ﻲﻬﻓ (maka ia adalah seperti batu) dalam kerasnya ةوﺳﻗ دﺷأ وأ (atau lebih keras lagi) daripada batu.
قﻘﺷﻳ ﺎﻣﻟ ﺎﻬﻧﻣ ن
ٕ
او رﺎﻬﻧﻷا ﻪﻧﻣ رﺟﻔﺗﻳ ﺎﻣﻟ ةرﺎﺟﺣﻟا نﻣ ن
ٕ
او (Padahal di antara batu-batu itu sesungguhnya ada yang
mengalir anak-anak sungai daripadanya dan di antaranya ada pula yang terbelah) asalnya 'yatasyaqqaqu' lalu ta diidgamkan
pada syin hingga menjadi 'yasysyaqqaqu' طﺑﻬﻳ ﺎﻣﻟ ﺎﻬﻧﻣ ن
ٕ
او ءﺎﻣﻟا ﻪﻧﻣ جرﺧﻳﻓ (lalu keluarlah air daripadanya dan
sesungguhnya di antaranya ada pula yang jatuh meluncur) dari atas ke bawah ﻳﺷﺧ نﻣ ﷲا ﺔ (karena takut kepada Allah)
sebaliknya hatimu tidak terpengaruh karenanya serta tidak pula menjadi lunak atau tunduk. نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﻋ ﻝﻓﺎﻐﺑ ﷲا ﺎﻣو (Dan
Allah sekali-kali tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan) hanya ditangguhkan-Nya menjatuhkan hukuman hingga
saatnya nanti. Menurut satu qiraat bukan 'ta`maluun' tetapi 'ya`maluun', artinya 'yang mereka kerjakan,' sehingga berarti
mengalihkan arah pembicaraan.

Keimanan Orang Yahudi Sukar Diharapkan

¤ βθ`èϑÜG ù & β& #θ`ΖΒσ`ƒ ¯Ν39 ‰%´ρ β% . ,ƒù ¯ΝγΨΒ βθ`èϑ`¡„ ´ Ν≈=Ÿ2 ´!# ¯ΟO …μΡθù¯t† ⎯Β ‰è/ $Β
νθ=)ã ¯Νδ´ρ šχθϑ=èƒ ∩∠∈∪

075. نوﻌﻣطﺗﻓأ (Apakah masih kamu harapkan) hai orang beriman مﻛﻟ اوﻧﻣؤﻳ نأ (bahwa mereka akan beriman) yakni orang-
orang Yahudi itu قﻳرﻓ نﺎﻛ دﻗو (kepadamu, sedangkan sebagian) atau satu golongan مﻬﻧﻣ (di antara mereka) yakni pendeta-
pendeta mereka ا مﻼﻛ نوﻌﻣﺳﻳ ﷲ (mendengar firman Allah) yaitu Taurat ﻪﻧوﻓرﺣﻳ مﺛ (lalu mengubahnya) ﺎﻣ دﻌﺑ نﻣ
ﻩوﻠﻘﻋ (setelah mereka memahaminya) نوﻣﻠﻌﻳ مﻫو (padahal mereka mengetahui) bahwa sebenarnya mereka mengada-ada.
Pertanyaan di sini berarti sanggahan terhadap orang-orang beriman hingga berarti, "Tak usah kamu harapkan mereka akan
beriman karena dulu mereka juga sudah kafir!"

#Œ)´ρ #θ)9 ⎦⎪%!# #θ`ΨΒ#´ ™ #θ9$% $ΨΒ#´ ™ #Œ)´ρ Ÿξz ¯ΝγÒè/ ’<) Ùè/ #θ9$% Ν'ηΡθO´‰tB& $ ϑ/ xF ù ´!#
¯Ν3‹=ã Ν.θ•_$ s`‹9 ⎯μ/ ‰Ψã ¯Ν3/´‘ Ÿξù& βθ=)è ? ∩∠∉∪

076. اوﻘﻟ اذ
ٕ
او (Dan jika mereka berjumpa) maksudnya jika orang-orang Yahudi dan orang-orang munafik itu bertemu dengan
ﺎﻧﻣآ اوﻟﺎﻗ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا (orang-orang beriman, mereka mengatakan, "Kami pun telah beriman") bahwa Muhammad itu adalah
seorang nabi yang telah diberitakan kedatangannya dalam kitab suci kami, ﻼﺧ اذ
ٕ
او (tetapi bila mereka telah kembali) atau
berada اوﻟﺎﻗ ضﻌﺑ ﻰﻟإ مﻬﺿﻌﺑ (sesama mereka, maka kata mereka) yakni para pemimpin mereka yang bukan munafik
kepada yang munafik itu, مﻬﻧوﺛدﺣﺗأ ("Apakah kamu hendak menceritakan kepada mereka) maksudnya kepada orang-orang
mukmin مﻛﻳﻠﻋ ﷲا ﺢﺗﻓ ﺎﻣﺑ (tentang apa yang telah dibukakan Allah kepada kamu) artinya tentang hal-hal yang telah
diberitahukan Allah kepadamu dalam Taurat mengenai sifat-sifat dan ciri-ciri Muhammad مﻛوﺟﺎﺣﻳﻟ (sehingga dengan demikian
mereka dapat mematahkan alasanmu) 'lam' di sini berarti 'mengakibatkan' مﻛﺑر دﻧﻋ ﻪﺑ (dengannya di sisi Tuhanmu) yakni di
akhirat kelak, di mana mereka akan dapat mengajukan bukti penyelewenganmu, yaitu tak hendak mengikuti Muhammad
padahal mengetahui kebenarannya. نوﻠﻘﻌﺗ ﻼﻓأ (Tidaklah kamu mengerti?") bahwa mereka akan dapat mematahkan
alasanmu jika kamu menyebut-nyebut soal itu? Dari itu hentikanlah tindakanmu itu!

Ÿω´ρ& βθϑ=èƒ β& ´!# `Ν=èƒ $Β šχρ”¡„ $Β´ρ βθ`Ψ=è`ƒ ∩∠∠∪

077. نوﻣﻠﻌﻳ ﻻ وأ (Tidakkah mereka ketahui) Pertanyaan di sini menunjukkan pengakuan, sehingga kalimat ini berarti bahwa
mereka benar tidak mengetahui sedangkan wau yang terletak di depan menyatakan athaf atau adanya hubungan نأ مﻠﻌﻳ ﷲا
نوﻧﻠﻌﻳ ﺎﻣو نورﺳﻳ ﺎﻣ (bahwa Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan) tentang
masalah-masalah tersebut hingga seharusnya mereka akan lebih hati-hati dan waspada.

¯Ν·κ]Β´ρ βθ•‹Β& Ÿω šχθϑ=èƒ =≈G39# ω) ´’Τ$Β& β)´ ρ ¯Νδ ω) βθ‘Ζ´àƒ ∩∠∇∪

078. مﻬﻧﻣو (Dan di antara mereka) di antara orang-orang Yahudi itu نوﻳﻣأ (ada yang buta huruf) atau orang-orang awam yang
بﺎﺗﻛﻟا نوﻣﻠﻌﻳ ﻻ (tidak mengetahui Alkitab) maksudnya Taurat ﻻإ (kecuali) ﻲﻧﺎﻣأ (angan-angan) atau kebohongan belaka,
yakni yang mereka dengar dari para pemimpin mereka lalu mereka terima dan percayai. ن
ٕ
او (Dan tiadalah) مﻫ (mereka) yakni
dalam menentang kenabian Muhammad dan soal-soal lainnya yang mereka buat-buat itu نوﻧظﻳ ﻻإ (kecuali hanyalah
menduga-duga belaka) yakni dugaan yang tidak berdasarkan ilmu.

≅ƒ´θù ⎦⎪%#9 βθ7F3ƒ =≈G39# ¯Νꉉƒ'/ ¯ΝO βθ9θ)ƒ #‹≈δ ⎯Β ‰Ψã ´!# #ρI±´Š9 ⎯μ/ $´Ψϑ O ξŠ=% ≅ƒ´θ ù
Νγ9 $´ϑΒ M6GŸ2 ¯Νドƒ& ≅ƒ´ρ´ρ Νγ9 $´ϑΒ βθ7¡3ƒ ∩∠®∪

079. ﻝﻳوﻓ (Maka kecelakaan besarlah) atau siksaan berat مﻬﻳدﻳﺄﺑ بﺎﺗﻛﻟا نوﺑﺗﻛﻳ نﻳذﻠﻟ (bagi orang-orang yang menulis
Alkitab dengan tangan mereka sendiri) artinya membuat-buatnya menurut kemauan mereka ﷲا دﻧﻋ نﻣ اذﻫ نوﻟوﻘﻳ مﺛ
ﻼﻳﻠﻗ ﺎﻧﻣﺛ ﻪﺑ اورﺗﺷﻳﻟ (lalu mereka katakan, "Ini dari Allah," dengan maksud untuk memperdagangkannya dengan harga
murah) dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan yang sedikit berupa harta dunia. Mereka ini ialah orang-orang Yahudi
yang mengubah-ubah sifat-sifat nabi yang tercantum dalam Taurat, begitu pun ayat rajam dan lain-lain yang mereka tulis lain
daripada yang dimaksud. مﻬﻳدﻳأ تﺑﺗﻛ ﺎﻣﻣ مﻬﻟ ﻝﻳوﻓ (Maka siksaan beratlah bagi mereka karena apa yang ditulis oleh
tangan mereka) disebabkan mereka mengada-ada yang tidak ada نوﺑﺳﻛﻳ ﺎﻣﻣ مﻬﻟ ﻝﻳوو (dan siksaan beratlah bagi mereka,
disebabkan apa yang mereka kerjakan) yakni melakukan penyelewengan dan kecurangan.

#θ9$%´ ρ ⎯9 $´Ζ´¡ϑ ? '‘$Ψ9# ω) $´Β$−ƒ& οŠρ‰èΒ ¯≅% ¯Ν?‹ƒB& ‰Ζã ´!# #´‰γã ⎯=ù #=ƒ† ´!# …ν‰γã Π&
βθ9θ)? ’?ã ´!# $Β Ÿω šχθϑ=è? ∩∇⊃∪

080. اوﻟﺎﻗو (Dan mereka berkata) yakni tatkala Nabi mengancam mereka dengan neraka, ﺎﻧﺳﻣﺗ نﻟ ("Kami sekali-kali takkan
disentuh) tidak akan ditimpa sama sekali ةدودﻌﻣ ﺎﻣﺎﻳأ ﻻإ رﺎﻧﻟا (oleh api neraka, kecuali selama hari-hari yang berbilang")
maksudnya selama beberapa hari saja, yaitu selama 40 hari yakni selama waktu nenek moyang mereka menyembah patung
lembu, kemudian siksaan itu akan berhenti. ﻝﻗ (Katakanlah) kepada mereka hai Muhammad, مﺗذﺧﺗأ ("Apakah kamu telah
menerima) hamzah washalnya dibuang karena cukup dengan adanya hamzah istifham ادﻬﻋ ﷲا دﻧﻋ (janji dari Allah) atau
ikrar mengenai hal tersebut? ﻩدﻬﻋ ﷲا فﻠﺧﻳ نﻠﻓ (Sehingga Allah tidak akan menyalahi janji-Nya?) Tidak, bukan? مأ
(Ataukah) bahkan نوﻣﻠﻌﺗ ﻻ ﺎﻣ ﷲا ﻰﻠﻋ نوﻟوﻘﺗ (kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui").

’?/ ⎯Β =¡ . π∞¯Š™ MÜ≈m&´ρ ⎯μ/ …μG↔‹Ü z š×≈9`ρ'ù ´=≈s¹& ‘$Ζ9# ¯Νδ $γŠù βρ$#≈z ∩∇⊇∪

081. ﻰﻠﺑ (Tidak demikian yang sebenarnya) tetapi kamu pasti akan masuk neraka dan kekal di dalamnya. ﺔﺋﻳﺳ بﺳﻛ نﻣ
(Barang siapa yang berbuat kejahatan) atau kemusyrikan ﻪﺗﺋﻳطﺧ ﻪﺑ تطﺎﺣأو (dan ia dilingkungi oleh dosanya) dapat secara
tunggal dan dapat pula secara jamak, maksudnya dosanya itu telah meliputi dan melingkunginya dari segala penjuru disebabkan
kematiannya dalam keadaan musyrik نودﻟﺎﺧ ﺎﻬﻳﻓ مﻫ رﺎﻧﻟا بﺎﺣﺻأ كﺋﻟوﺄﻓ (mereka itulah penghuni neraka, mereka
kekal di dalamnya). Di sini dipakai jamak, dengan menitikberatkan arti 'man' atau 'barang siapa'.

š⎥⎪%!#´ρ #θ`ΖΒ#´™ #θ=ϑã´ρ M≈s=≈¯Á9# 7×≈9`ρ& ´=≈s¹& πΨf9# ¯Νδ $κù šχρ$#≈ z ∩∇⊄∪

082. نودﻟﺎﺧ ﺎﻬﻳﻓ مﻫ ﺔﻧﺟﻟا بﺎﺣﺻأ كﺋﻟوأ تﺎﺣﻟﺎﺻﻟا اوﻠﻣﻋو اوﻧﻣآ نﻳذﻟاو (Sebaliknya orang-orang yang beriman
dan beramal saleh mereka itu penduduk surga, kekal mereka di dalamnya.)

Bani Isra’il Mengingkari Janjinya Dengan Allah SWT

Œ)´ρ $Ρ‹{& ,≈V‹Β ©_ / Ÿ≅ƒ™ℜ´`) Ÿω βρ‰7è? ω) ´!# ⎦⎪$!≡´θ9$/´ρ $Ρ$ ¡m) “Œ´ρ ’1¯)9# ’ϑ≈G´Š9#´ ρ
⎦⎫6≈¡´Κ9#´ ρ #θ9θ%´ρ ¨$Ψ=9 $´Ζ`¡`m #θϑŠ%&´ρ οθ=¯Á9# #θ?#´ ™´ρ οθŸ2“9# ¯ΝO `ΟFŠ9´θ ? ω) ξŠ=% ¯Ν6ΖΒ
ΟFΡ&´ρ šχθÊè•Β ∩∇⊂∪

083. و (Dan) ingatlah ﻝﻳﺋا رﺳإ ﻲﻧﺑ قﺎﺛﻳﻣ ﺎﻧذﺧأ ذإ (ketika Kami mengambil ikrar dari Bani Israel) maksudnya dalam Taurat,
dan Kami katakan, نودﺑﻌﺗ ﻻ ("Janganlah kamu menyembah) ada yang membaca dengan 'ta' dan ada pula dengan 'ya', yaitu
'laa ya`buduuna', artinya mereka tidak akan menyembah ﷲا ﻻإ (kecuali kepada Allah). Kalimat ini merupakan kalimat berita
tetapi berarti larangan. Ada pula yang membaca 'laa ta`buduu', artinya 'janganlah kamu sembah!' و (Dan) berbuat kebaikanlah!
ﺎﻧﺎﺳﺣإ نﻳدﻟاوﻟﺎﺑ (kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya) maksudnya berbakti selain itu juga ﻰﺑرﻘﻟا يذو (kaum
kerabat) athaf pada al-waalidain سﺎﻧﻠﻟ اوﻟوﻗو نﻳﻛﺎﺳﻣﻟاو ﻰﻣﺎﺗﻳﻟاو (anak-anak yatim dan orang-orang miskin serta
ucapkanlah kepada manusia) kata-kata ﺎﻧﺳﺣ (yang baik) misalnya menyuruh pada yang baik dan melarang dari yang mungkar,
berkata jujur mengenai diri Muhammad dan ramah tamah terhadap sesama manusia. Menurut suatu qiraat 'husna' dengan 'ha'
baris di depan dan 'sin' sukun yang merupakan mashdar atau kata benda dan dipergunakan sebagai sifat dengan maksud untuk
menyatakan 'teramat' artinya teramat baik. ةﺎﻛزﻟا اوﺗآو ةﻼﺻﻟا اوﻣﻳﻗأو (Dan dirikanlah salat serta bayarkan zakat!)
Sesungguhnya kamu telah memberikan ikrar tersebut. مﺗﻳﻟوﺗ مﺛ (Kemudian kamu tidak memenuhi) janji itu. Di sini tidak disebut-
sebut orang ketiga, yaitu nenek moyang mereka ﻧﻣ ﻼﻳﻠﻗ ﻻإ نوﺿرﻌﻣ مﺗﻧأو مﻛ (kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu
juga berpaling.") seperti halnya nenek moyangmu.

Œ)´ρ $Ρ‹{& ¯Ν3)≈W‹Β Ÿω βθ3`¡@ ¯Ν.´™$ΒŠ Ÿω´ρ βθ`_ƒB Ν3¡Ρ& ⎯Β ¯Ν.≈ƒŠ ¯ΝO Λn¯‘%& `ΟFΡ&´ρ
βρ‰´η±@ ∩∇⊆∪

084. مﻛﻗﺎﺛﻳﻣ ﺎﻧذﺧأ ذ
ٕ
او (Dan ingatlah ketika Kami menerima perjanjian pula darimu) dan firman Kami, مﻛءﺎﻣد نوﻛﻔﺳﺗ ﻻ
("Kamu tidak akan menumpahkan darahmu) artinya mengalirkannya dengan berbunuhan sesamamu نﻣ مﻛﺳﻔﻧأ نوﺟرﺧﺗ ﻻو
مﻛرﺎﻳد (dan tidak akan mengeluarkan dirimu dari kampung halamanmu) dari negerimu. مﺗررﻗأ مﺛ (Kemudian kamu berikrar)
akan menepati perjanjian tersebut نودﻬﺷﺗ مﺗﻧأو (sedangkan kamu mempersaksikan.") atas diri kamu sendiri.

¯ΝO ¯ΝFΡ& ™ωσ≈δ šχθ=G)? ¯Ν3¡Ρ& βθ`_ƒB´ρ $)ƒù Ν3ΖΒ ⎯Β ¯Νδ≈ƒŠ βρ`γ≈à ? ΝγŠ=æ ΝO}$/
β≡´ρ‰`è9#´ρ β)´ρ ¯Ν.θ?'ƒ “≈™& ¯Νδρ‰≈? ´θδ´ ρ Π¯tΧ ¯Ν6‹=ã ¯Νγ`_#z) βθ`ΨΒσG ù& Ùè7/ =≈G39#
šχρ`3?´ ρ Ùè7/ $ϑ ù '™#“_ ⎯Β `≅èƒ š9≡Œ ¯Ν6ΨΒ ω) ““z ’û οθ´Šs9# $´‹Ρ‘‰9# Π¯θƒ´ρ
πϑ≈´Š)9# βρ–Š`ƒ ´’<) ´‰©& >#‹è9# $Β´ ρ ´!# ≅≈ó/ $´ϑã βθ=ϑè ? ∩∇∈∪

085. مﺗﻧأ مﺛ (Kemudian kamu) hai مﻛﺳﻔﻧأ نوﻠﺗﻘﺗ ءﻻؤﻫ (Bani Israel, kamu bunuh dirimu) dengan berbunuhan sesamamu
نورﻫﺎظﺗ مﻫرﺎﻳد نﻣ مﻛﻧﻣ ﺎﻘﻳرﻓ نوﺟرﺧﺗو (dan kamu usir sebagian kamu dari kampung halaman mereka, kamu
bertolong-tolongan) ta asalnya diidgamkan pada zha sehingga dibaca 'tazhzhaaharuuna', tetapi pada satu qiraat diringankan
dengan membuangnya sehingga bacaannya menjadi 'tazhaaharuuna' dengan membuang zha yang berarti tolong-menolong
مﺛﻹﺎﺑ مﻬﻳﻠﻋ (terhadap mereka dengan berbuat dosa) maksiat ناودﻌﻟاو (dan permusuhan) atau penganiayaan. مﻛوﺗﺄﻳ ن
ٕ
او
ىرﺎﺳأ (Tetapi jika mereka datang kepadamu sebagai orang-orang tawanan) pada satu qiraat tercantum 'asra' مﻫودﺎﻔﺗ (kamu
tebus mereka) ada pula yang membaca 'tafduuhum', artinya kamu bebaskan mereka dari tawanan dengan harta atau lainnya
dan ini termasuk kebiasaan yang berlaku di kalangan orang-orang Yahudi وﻫو (padahal dia) artinya kenyataannya مرﺣﻣ
مﻬﺟا رﺧإ مﻛﻳﻠﻋ (mengusir mereka itu diharamkan bagimu). Kalimat ini berhubungan dengan firman-Nya, "dan kamu usir,"
sedangkan kalimat-kalimat yang terdapat di antara keduanya merupakan 'jumlah mu`taridhah' atau interupsi, artinya
sebagaimana diharamkannya mengabaikan tebusan. Selama ini suku Quraizhah mengadakan persekutuan dengan Aus,
sedangkan Nadhir dengan Khajraj. Setiap suku ikut berperang bersama sekutu mereka, bahkan sampai menghancurkan dan
mengusir pihak lawan walaupun sama-sama Yahudi. Tetapi jika Yahudi pihak lawan itu tertawan, maka mereka tebus. Jika
ditanyakan kepada mereka, kenapa kamu perangi dan kamu tebus mereka, maka jawab mereka, "Karena kami diminta mereka
untuk memberikan tebusan." Jika ditanyakan, "Kenapa pula kamu perangi mereka?" Jawab mereka, "Karena kami merasa malu
jika sekutu-sekutu kami menderita kekalahan!" Firman Allah Taala, ﻟا ضﻌﺑﺑ نوﻧﻣؤﺗﻓأ بﺎﺗﻛ ("Apakah kamu beriman pada
sebagian Alkitab) yakni soal menebus tawanan ضﻌﺑﺑ نورﻔﻛﺗو (dan ingkar terhadap sebagian yang lain) agar tidak
membunuh, tidak mengusir dan tidak bantu-membantu berbuat dosa dan penganiayaan. ﻻإ مﻛﻧﻣ كﻟذ ﻝﻌﻔﻳ نﻣ ءا زﺟ ﺎﻣﻓ
يزﺧ (Tidak ada balasan bagi orang yang berbuat demikian di antaramu kecuali kehinaan) atau kenistaan ﺎﻳﻧدﻟا ةﺎﻳﺣﻟا ﻲﻓ
(dalam kehidupan dunia) kehinaan ini telah dialami oleh Bani Quraizhah dengan dibunuh dan dibasminya golongan laki-laki
mereka, dan juga oleh Bani Nadhir yang diusir ke Syam dan diwajibkan membayar upeti. دﺷأ ﻰﻟإ نودرﻳ ﺔﻣﺎﻳﻘﻟا موﻳو
نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﻋ ﻝﻓﺎﻐﺑ ﷲا ﺎﻣو باذﻌﻟا (Dan pada hari kiamat mereka dikembalikan pada siksaan yang amat berat dan Allah
tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan). Ada yang membaca dengan ta dan ada pula yang dengan ya.

7×≈9`ρ& ⎦⎪%!# #`ρ´I©# οθ´Š s9# $´ŠΡ‘$!# οzψ$/ Ÿξù #ƒ† `Ν·κ]ã ´>#‹è9# Ÿω´ρ ¯Νδ βρÇΖ`ƒ ∩∇∉∪

086 ةرﺧﻵﺎﺑ ﺎﻳﻧدﻟا ةﺎﻳﺣﻟا اورﺗﺷا نﻳذﻟا كﺋﻟوأ. (Merekalah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan kehidupan
akhirat) artinya lebih mengutamakan dunia daripada akhirat نورﺻﻧﻳ مﻫ ﻻو باذﻌﻟا مﻬﻧﻋ فﻔﺧﻳ ﻼﻓ (maka tidaklah akan
diringankan siksa terhadap mereka dan tidaklah mereka akan beroleh bantuan") untuk menghindarkan siksaan itu.

Sikap Orang Yahudi Terhadap Para Rasul dan Kitab – Kitab Yang Diturunkan Allah SWT

‰)9´ρ $Ψ?#´™ ©›θ`Β =≈G39# $´ΖŠ%´ρ ⎯Β ⎯ν‰è/ ≅™”9$/ $Ψ?#´™´ρ ©¤Šã ⎦⌠# ´Νƒ`Δ M≈Ψ69# μ≈Ρ‰−ƒ&´ ρ
yρ`/ ¨‰)9# $ϑ=3ù& ¯Ν.´™%` ´Αθ™´‘ $ϑ/ Ÿω ´“´θ¯κ E `Ν3´¡Ρ& Λn93F`™# $)ƒù Λ⎢¯/‹. $)ƒù´ρ
šχθ=G) ? ∩∇∠∪

087. بﺎﺗﻛﻟا ﻰﺳوﻣ ﺎﻧﻳﺗآ دﻘﻟو (Sesungguhnya Kami telah mendatangkan Alkitab kepada Musa) yakni Taurat, نﻣ ﺎﻧﻳﻔﻗو
ﻝﺳرﻟﺎﺑ ﻩدﻌﺑ (lalu Kami susul setelah itu dengan para rasul) secara berturut-turut, artinya Kami kirim seorang rasul sesudah
yang lain, نﺑا ﻰﺳﻳﻋ ﺎﻧﻳﺗآو تﺎﻧﻳﺑﻟا مﻳرﻣ (dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam bukti-bukti kebenaran) yakni mukjizat
menghidupkan mayat, menyembuhkan orang yang buta dan berpenyakit kusta. سدﻘﻟا حورﺑ ﻩﺎﻧدﻳأو (Dan Kami perkuat ia
dengan Roh Kudus) merupakan 'idhafat maushuf pada sifat' maksudnya ialah Roh yang disucikan yakni Jibril, sehingga karena
kesuciannya ikut mengiringkannya ke mana pergi. Namun kamu tidak juga hendak mengikuti jalan yang benar! مﻛءﺎﺟ ﺎﻣﻠﻛﻓأ
ىوﻬﺗ ﻻ ﺎﻣﺑ ﻝوﺳر (Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul dengan membawa apa yang tidak diingini) atau disukai
مﻛﺳﻔﻧأ (dirimu) berupa kebenaran مﺗرﺑﻛﺗﺳا (kamu menjadi takabur) atau menyombongkan diri, tak mau mengikutinya. Kalimat
ini merupakan jawaban bagi 'setiap', dan dialah yang menjadi sasaran pertanyaan, sedangkan tujuannya tidak lain dari celaan
dan kecaman, ﺎﻘﻳرﻔﻓ (maka sebagian) di antara mereka مﺗﺑذﻛ (kamu dustakan) seperti Nabi Isa نوﻠﺗﻘﺗ ﺎﻘﻳرﻓو (dan sebagian
lagi kamu bunuh) kata kerja 'mudhari'' atau masa sekarang untuk menunjukkan peristiwa di masa lampau, artinya telah kamu
bunuh Zakaria dan Yahya.

#θ9$%´ ρ $Ψ/θ=% ´#=î ≅/ `Ν·κ]è9 ´!# ¯Νδ3/ ξ‹= )ù $Β βθ`ΖΒσ`ƒ ∩∇∇∪

088. اوﻟﺎﻗو (Dan mereka berkata) kepada nabi untuk berolok-olok, فﻠﻏ ﺎﻧﺑوﻠﻗ ("Hati kami tertutup") jamak dari 'aghlaf' yang
berarti dibungkus tertutup rapat, sehingga tak dapat mendengar apa yang dikatakan orang. Firman Allah Taala, ﻝﺑ ("Tetapi)
menegaskan kenyataan sebenarnya ﷲا مﻬﻧﻌﻟ (Allah telah mengutuk mereka) menjauhkan mereka dari rahmat-Nya dengan
menolak permohonan mereka sehingga mereka menjadi putus asa مﻫرﻔﻛﺑ (disebabkan kekafiran mereka) jadi bukanlah karena
cacat pada hati mereka, نوﻧﻣؤﻳ ﺎﻣ ﻼﻳﻠﻘﻓ (maka hanya sedikit sekali mereka yang beriman"). 'Maa' merupakan tambahan
untuk menunjukkan teramat sedikitnya mereka yang beriman itu.

$´ϑ9´ρ ¯Νδ´™% ` '=≈G. ⎯Β ‰Ψã ´!# −´‰Á`Β $ϑ9 ¯ΝγèΒ #θΡ%.´ ρ ⎯Β `≅¯6% šχθsFG`¡ƒ ’?ã ⎦⎪%!#
#ρ`. $´ϑ= ù Νδ´™$_ $Β #θù ã #ρ`Ÿ2 ⎯μ/ π´Ζè= ù ´!# ’?ã š⎥⎪≈39# ∩∇®∪

089. مﻬﻌﻣ ﺎﻣﻟ قدﺻﻣ ﷲا دﻧﻋ نﻣ بﺎﺗﻛ مﻫءﺎﺟ ﺎﻣﻟو (Dan tatkala datang kepada mereka Alquran dari Allah yang
membenarkan apa yang ada pada mereka) yakni Taurat ﻝﺑﻗ نﻣ اوﻧﺎﻛو (padahal sebelumnya mereka) maksudnya sebelum
datangnya Alquran itu نوﺣﺗﻔﺗﺳﻳ (memohon pertolongan) agar beroleh kemenangan اورﻔﻛ نﻳذﻟا ﻰﻠﻋ (atas orang-orang
yang kafir) dengan mengucapkan, "Ya Allah, tolonglah kami dengan nabi yang akan dibangkitkan di akhir zaman." مﻫءﺎﺟ ﺎﻣﻠﻓ
اوﻓرﻋ ﺎﻣ (Maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui) yaitu berupa kebenaran dengan diutusnya Nabi
Muhammad itu ﻪﺑ اورﻔﻛ (mereka lalu ingkar kepadanya) disebabkan kedengkian dan takut kehilangan pengaruh. Jawaban bagi
'lammaa' atau 'tatkala' yang pertama, ditunjukkan oleh jawaban 'lammaa' yang kedua ﻌﻠﻓ نﻳرﻓﺎﻛﻟا ﻰﻠﻋ ﷲا ﺔﻧ (maka laknat
Allahlah atas orang-orang yang kafir itu).

$ϑ ¡⁄/ #ρ´I©# ⎯μ/ ¯Νγ¡Ρ& β& #ρ`6ƒ $ϑ/ Α“Ρ& ´!# $´‹ó / β& Α”∴`ƒ ´!# ⎯Β ⎯&#Òù ’?ã ⎯Β '™$ ±„
⎯Β ⎯νŠ$6ã ρ'™$6 ù =ŸÒó/ ’?ã =ŸÒ î ´⎯ƒ≈3=9´ ρ U# ‹ã ⎥⎫γ•Β ∩®⊃∪

090. اورﺗﺷا ﺎﻣﺳﺋﺑ (Alangkah buruknya perbuatan mereka menjual) مﻬﺳﻔﻧأ ﻪﺑ (diri mereka sendiri) maksudnya bagian pahala
mereka. 'Ma' pada kata-kata 'bi'samaa' adalah kata 'nakirah' atau 'tidak tentu' (indefinit) dan berarti 'sesuatu', merupakan 'tamyiz'
bagi pelaku kata kerja 'bi'sa' yang dikhususkan untuk celaan. اورﻔﻛﻳ نأ (bahwa mereka kafir) artinya dengan kekafiran mereka
ﷲا ﻝزﻧأ ﺎﻣﺑ (terhadap apa yang diturunkan Allah) berupa Alquran ﺎﻳﻐﺑ (disebabkan kedengkian) berfungsi sebagai 'maf`ul
liajlih' menunjukkan motif bagi kekafiran mereka itu. ﷲا ﻝزﻧﻳ نأ (bahwa Allah menurunkan) ada yang membaca 'yunzila' dan
ada pula 'yunazzila' ﻪﻠﺿﻓ نﻣ (karunia-Nya) maksudnya wahyu ءﺎﺷﻳ نﻣ ﻰﻠﻋ (kepada siapa yang dikehendaki-Nya) untuk
menjadi rasul اوءﺎﺑﻓ ﻩدﺎﺑﻋ نﻣ (di antara hamba-hamba-Nya. Karena itu mereka kembali) بﺿﻐﺑ (dengan kemurkaan) dari
Allah disebabkan kekafiran mereka terhadap wahyu yang diturunkan itu. Celaan ini menyatakan betapa besarnya kesalahan
yang mereka perbuat بﺿﻏ ﻰﻠﻋ (di atas kemurkaan) artinya yang bertimpa-timpa yakni setelah kemurkaan yang selayaknya
mereka terima sebelum itu, dengan menyia-nyiakan kitab Taurat serta menolak Nabi Isa. نﻳﻬﻣ باذﻋ نﻳرﻓﺎﻛﻠﻟو (Dan bagi
orang-orang kafir disediakan siksaan yang menghinakan).

#Œ)´ρ Ÿ≅Š% ¯Νγ9 #θ`ΨΒ#´™ $ϑ/ Α“Ρ& ´!# #θ9$% ⎯ΒσΡ $ϑ/ Α“Ρ& $´ΖŠ=ã šχρ`3 ƒ´ ρ $ϑ/ …ν´ ™#´‘´ρ ´θδ´ρ ‘,s9#
$%´‰ Á`Β $ϑ9 ¯ΝγèΒ ¯≅% ´ Ν=ù βθ=G)? ´ ™$´Š;Ρ& ´!# ⎯Β `≅¯6% β) ΝGΨ. š⎥⎫ΖΒσ•Β ∩®⊇∪

091. ﷲا ﻝزﻧأ ﺎﻣﺑ اوﻧﻣآ مﻬﻟ ﻝﻳﻗ اذ
ٕ
او (Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Berimanlah kamu kepada apa yang
diturunkan Allah!") yakni Alquran dan lain-lain ﺎﻧﻳﻠﻋ ﻝزﻧأ ﺎﻣﺑ نﻣؤﻧ اوﻟﺎﻗ (Mereka berkata, "Kami beriman kepada apa yang
diturunkan kepada kami.") yakni Taurat. Maka firman Allah Taala, نورﻔﻛﻳو (Sedangkan mereka kafir) 'wau' di sini menunjukkan
'hal' sehingga berarti 'sedangkan' ﻩءا رو ﺎﻣﺑ (terhadap yang turun di belakangnya) atau selain dari itu seperti Alquran وﻫو
قﺣﻟا (padahal Alquran itulah yang hak) kalimat ini menjadi 'hal' ﺎﻗدﺻﻣ (membenarkan) menjadi 'hal' yang kedua yang
memperkuat ﻝﻗ مﻬﻌﻣ ﺎﻣﻟ (apa yang ada pada mereka. Katakanlah,) kepada mereka نوﻠﺗﻘﺗ مﻠﻓ ("Kenapa kamu bunuh)
نﻳﻧﻣؤﻣ مﺗﻧﻛ نإ ﻝﺑﻗ نﻣ ﷲا ءﺎﻳﺑﻧأ (nabi-nabi Allah dulu, jika kamu benar-benar beriman?") pada Taurat, di mana padanya
terdapat larangan membunuh mereka. Pertanyaan ini ditujukan kepada orang-orang Yahudi yang ada di masa nabi kita
mengenai perbuatan nenek moyang mereka yang nyata-nyata mereka setujui.

Penyembahan Anak Lembu yang Dilakukan Bangsa Yahudi Merupakan Tanda Kecenderungan Mereka Kepada Benda

¤ ‰)9´ρ Ν2´ ™%` ©›θ•Β M≈´Ζ79$/ ¯ΝO `Ν?‹ƒB# Ÿ≅fè9# ⎯Β ⎯ν‰è/ ¯ΝFΡ&´ ρ šχθϑ=≈ ß ∩®⊄∪

092. تﺎﻧﻳﺑﻟﺎﺑ ﻰﺳوﻣ مﻛءﺎﺟ دﻘﻟو (Dan sesungguhnya telah datang kepada kamu sekalian Musa dengan membawa bukti-
bukti kebenaran) maksudnya mukjizat seperti tongkat, tangan dan terbelahnya lautan ﻝﺟﻌﻟا مﺗذﺧﺗا مﺛ (kemudian kamu ambil
anak sapi) sebagai sembahan ﻌﺑ نﻣ ﻩد (sesudahnya) maksudnya sesudah kepergiannya ke mikat نوﻣﻟﺎظ مﺗﻧأو (bahkan
kamu adalah orang-orang yang aniaya.) Karena telah menjadikan anak sapi sebagai sembahan.

Œ)´ρ $Ρ‹{& ¯Ν3)≈V‹Β $´Ζèù´‘´ρ `Ν6%¯θù ´‘θ’Ü9# #ρ‹z $Β Ν6≈´Ζ?#´™ ο¯θ)/ #θ`è ϑ`™#´ ρ #θ9$% $´Ζèÿœ
$´ΖŠ Áã´ρ #θ/©&´ρ ’û `Νγ/θ=% Ÿ≅fè9# ¯Νδ6/ ¯≅% $ϑ¡⁄/ Ν2``Β'ƒ ⎯μ/ ¯Ν3`Ψ≈ϑƒ) β) ΟGΨ.
š⎥⎫ΖΒσ•Β ∩®⊂∪

093. مﻛﻗﺎﺛﻳﻣ ﺎﻧذﺧأ ذ
ٕ
او (Dan ketika Kami mengambil ikrar darimu) untuk mengamalkan apa yang terdapat dalam Taurat و
(dan) sungguh روطﻟا مﻛﻗوﻓ ﺎﻧﻌﻓر (Kami angkat bukit di atasmu) maksudnya bukit Sinai, yakni untuk dijatuhkan di atasmu
karena kamu menolak untuk berikrar itu, seraya Kami berfirman, ةوﻘﺑ مﻛﺎﻧﻳﺗآ ﺎﻣ اوذﺧ ("Peganglah apa yang Kami berikan
padamu) maksudnya taatilah dengan serius dan bersungguh-sungguh اوﻌﻣﺳاو (dan dengarkanlah!") Apa yang akan dititahkan
kepadamu dengan patuh ﺎﻧﻌﻣﺳ اوﻟﺎﻗ (Mereka menjawab, "Kami dengar) firman-Mu ﺎﻧﻳﺻﻋو (tetapi tak hendak kami patuhi.")
perintah-Mu itu ﻝﺟﻌﻟا مﻬﺑوﻠﻗ ﻲﻓ اوﺑرﺷأو (dan diminumkan ke dalam hati mereka anak sapi) artinya diresapkan ke dalam
hati mereka itu kecintaan menyembah anak sapi tak ubah bagai meresapnya minuman ﻝﻗ مﻫرﻔﻛﺑ (karena kekafiran mereka.
Katakanlah) kepada mereka, ﺎﻣﺳﺋﺑ ("Teramat jahatlah apa) maksudnya sesuatu مﻛﻧﺎﻣﻳإ ﻪﺑ مﻛرﻣﺄﻳ (yang diperintahkan oleh
keimananmu) terhadap Taurat itu, yaitu pemujaan anak sapi نﻳﻧﻣؤﻣ مﺗﻧﻛ نإ (jika kamu benar-benar beriman.") kepadanya
sebagai pengakuanmu itu! Maksud ayat, sebenarnya kamu tidak beriman, karena beriman yang sesungguhnya tidak mungkin
menyuruh orang untuk menyembah anak sapi. Yang diceritakan di sini nenek moyang mereka, tetapi yang dituju ialah mereka
sendiri seolah-olah Allah berfirman, "Demikian pula halnya kamu tidak beriman pada Taurat, karena kamu mendustakan
Muhammad, padahal keimanan pada kitab suci itu tak mungkin akan berakibat mendustakannya!"

¯≅% β) MΡ%. `Ν69 '‘#´‰9# οzψ# ‰Ψã ´!# πÁ9%{ ⎯Β βρŠ ¨$Ψ9# #'θΖϑF ù N¯θ ϑ9# β) Λ⎢Ψ2
š⎥⎫%‰≈¹ ∩®⊆∪

094. ﻝﻗ (Katakanlah) kepada mereka, ةرﺧﻵا رادﻟا مﻛﻟ تﻧﺎﻛ نإ ("Jika kampung akhirat itu untukmu) maksudnya surga دﻧﻋ
ﺔﺻﻟﺎﺧ ﷲا (khusus di sisi Allah) hanya untuk kamu سﺎﻧﻟا نود نﻣ (bukan untuk orang lain) seperti pengakuanmu اوﻧﻣﺗﻓ
نﻳﻗدﺎﺻ مﺗﻧﻛ نإ توﻣﻟا (maka inginilah kematian jika kamu memang benar!") Dalam mengingini kematian itu bergantung
dua syarat dengan ketentuan; yang pertama dikaitkan pada yang kedua, maksudnya, jika pengakuanmu benar bahwa surga itu
hanya milikmu khusus, sedangkan menurut kebiasaan, seseorang ingin segera menemukan miliknya itu dan jalan untuk
mendapatkan tiada lain hanya kematian, maka inginilah segera kematian itu olehmu!

⎯9´ρ ν¯θΨ ϑGƒ #‰/& $ϑ/ M Β´‰% ¯Νꉉƒ& ´!#´ρ ´Λ⎧=æ ⎦⎫Η>≈à9$/ ∩®∈∪

095. مﻬﻳدﻳأ تﻣدﻗ ﺎﻣﺑ ادﺑأ ﻩوﻧﻣﺗﻳ نﻟو (Dan mereka sekali-kali tak akan menginginkan kematian itu disebabkan kesalahan-
kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka) berupa kekafiran kepada nabi sebagai akibat dari mendustakannya ﷲاو
نﻳﻣﻟﺎظﻟﺎﺑ مﻳﻠﻋ (dan Allah Maha Mengetahui terhadap orang-orang yang aniaya) yaitu orang-orang yang kafir, karenanya
Allah pasti akan membalas mereka.

¯Ν·κΞ‰fG9´ρ š⇑m& ¨$Ψ9# ’?ã οθ´Š m ´⎯Β´ρ š⎥⎪%!# #θ.´°& –Š´θƒ ¯Νδ‰n& ¯θ9 `´ϑè`ƒ #9& π´Ζ™
$Β´ ρ ´θδ ⎯μn“m“ϑ/ ´⎯Β >#‹è9# β& ´ϑ è`ƒ ´!#´ρ ´Á / $ϑ/ šχθ=ϑèƒ ∩®∉∪

096. مﻬﻧدﺟﺗﻟو (Dan demi sesungguhnya, akan kamu jumpai mereka itu) 'lam' menunjukkan sumpah ﻰﻠﻋ سﺎﻧﻟا صرﺣأ
و ةﺎﻳﺣ (setamak-tamak manusia atas kehidupan dunia dan) lebih tamak lagi اوﻛرﺷأ نﻳذﻟا نﻣ (dari orang-orang musyrik)
yakni yang mengingkari hari berbangkit. Mereka tahu bahwa tempat kediaman mereka itu neraka; berbeda halnya dengan
orang-orang musyrik yang mengingkari adanya hari akhirat itu. دوﻳ (Masing-masing mereka menginginkan) atau mengharapkan
ﺔﻧﺳ فﻟأ رﻣﻌﻳ وﻟ مﻫدﺣأ (agar diberi umur seribu tahun) 'lau' mashdariyah sama artinya dengan 'an' atau 'agar' dan dengan
'shilah-nya' ditakwilkan sebagai 'mashdar' atau 'kata benda', menjadi 'maf`ul bih' atau 'obyek penderita' dari 'yawaddu'. وﻫ ﺎﻣو
(Dan tidaklah dia) maksudnya masing-masing dari mereka ﻪﺣزﺣزﻣﺑ (akan menjauhkannya) menyelamatkan dirinya نﻣ
باذﻌﻟا (dari siksa) maksudnya neraka رﻣﻌﻳ نأ (karena ia diberi umur panjang itu). 'An' bersama shilahnya ini menjadi 'fa`il'
atau 'pelaku' dari 'muzahzihihi'. نوﻠﻣﻌﻳ ﺎﻣﺑ رﻳﺻﺑ ﷲاو (Dan Allah Maha Melihat akan apa yang mereka kerjakan) karena itu
Allah akan membalasnya. Ada yang membaca dengan ya dan ada pula dengan ta. Ibnu Shuriya bertanya kepada Nabi saw.
atau Umar, "Siapakah di antara malaikat yang menyampaikan wahyu?" Jawabnya, 'Jibril.' Kata Ibnu Shuriya, "Dia musuh kami
yang selalu mendatangkan siksa atau kesengsaraan. Kalau saja Mikail, tentu kami akan beriman, karena dia yang membawa
kemakmuran dan kedamaian." Lalu turunlah ayat berikutnya,

Memusuhi Malaikat Jibril A.S. Berarti Memusuhi Allah SWT yang mengutusnya
¯≅% ⎯Β šχ%. #ρ‰ ã Ÿ≅ƒ¯9f9 …μΡ*ù …μ9“Ρ ’?ã 76=% βŒ*/ ´!# $%´‰ Á`Β $ϑ9 š⎥⎫ / 색ƒ “´‰δ´ ρ
”´³0´ρ ⎦⎫ΨΒσϑ=9 ∩®∠∪

097. ﻝﻗ (Katakanlah) kepada mereka, ﻝﻳرﺑﺟﻟ اودﻋ نﺎﻛ نﻣ ("Barang siapa yang menjadi musuh Jibril) maka silakan ia
binasa dengan kebenciannya itu! ﻪﻟزﻧ ﻪﻧﺈﻓ (Maka sesungguhnya Jibril itu menurunkannya) maksudnya Alquran كﺑﻠﻗ ﻰﻠﻋ
نذﺈﺑ (ke dalam hatimu dengan seizin) atau perintah ﻪﻳدﻳ نﻳﺑ ﺎﻣﻟ ﺎﻗدﺻﻣ ﷲا (Allah, membenarkan apa-apa yang berada di
hadapannya) yaitu kitab-kitab suci yang turun sebelumnya ىدﻫو (dan menjadi petunjuk) dari kesesatan ىرﺷﺑو (serta berita
gembira) berupa surga نﻳﻧﻣؤﻣﻠﻟ (bagi orang-orang yang beriman).

⎯Β β%. #ρ‰ ã ! ⎯μG 6×≈=Β´ρ ⎯&#™'‘´ρ Ÿ≅ƒ¯9_´ρ Ÿ≅83‹Β´ρ χ*ù ´!# ´ρ‰ã ´⎯ƒ≈3=9 ∩®∇∪

098. ﻝﻳرﺑﺟو ﻪﻠﺳرو ﻪﺗﻛﺋﻼﻣو ﷲ اودﻋ نﺎﻛ نﻣ (Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-
rasul-Nya dan Jibril) ada yang membaca Jibriil ada pula yang membaca Jabriil atau Jabrail ﻣو ﻝﺎﻛﻳ (dan Mikail) diathaf atau
dihubungkan kepada malaikat dari jenis mengathafkan yang khas kepada yang umum. Ada pula yang membaca Mikail yaitu
dengan hamzah serta ya dan ada pula Mikail dengan tambahan hamzah saja, نﻳرﻓﺎﻛﻠﻟ ودﻋ ﷲا نﺈﻓ (maka sesungguhnya
Allah menjadi musuh bagi orang-orang yang kafir"). Orang itu ditempatkan pada suatu posisi untuk menyatakan keadaannya.

‰)9´ρ $´Ζ9“Ρ& 7‹9) M≈ƒ#´™ M≈Ψ/ $Β´ ρ `3ƒ $γ/ ω) βθ)¡≈9# ∩®®∪

099. كﻳﻟإ ﺎﻧﻟزﻧأ دﻘﻟو (Dan sungguh, telah kami turunkan kepadamu) hai Muhammad تﺎﻧﻳﺑ تﺎﻳآ (ayat-ayat yang jelas) atau
terang, menjadi 'hal' sebagai sanggahan terhadap ucapan Ibnu Shuriya yang mengatakan kepada Nabi saw., "Kamu datang
kepada kami tanpa membawa sesuatu apa pun!" ﻔﻛﻳ ﺎﻣو نوﻘﺳﺎﻔﻟا ﻻإ ﺎﻬﺑ ر (Dan tak ada yang ingkar kepadanya kecuali
orang-orang yang fasik)

$ϑ=2´ ρ& #ρ‰γ≈ã #´‰γã …ν‹6Ρ ,ƒù ΝγΨΒ ¯≅/ ¯ΝδY.& Ÿω šχθ`ΨΒσ`ƒ ∩⊇⊃⊃∪

100. وأ (Patutkah) mereka ingkar kepadanya اودﻫﺎﻋ ﺎﻣﻠﻛ (dan setiap mereka menjanjikan) kepada Allah ادﻬﻋ (suatu janji)
akan beriman kepada nabi jika telah dibangkitkan atau menjanjikan kepada nabi tidak akan membantu orang-orang yang
musyrik untuk menentangnya ﻩذﺑﻧ (melemparkannya) yakni menjauhkannya مﻬﻧﻣ قﻳرﻓ (segolongan di antara mereka) yaitu
dengan cara melanggarnya. Kalimat ini merupakan jawab dari 'kullamaa' atau setiap dan yang menjadi pertanyaan serta
sanggahan ﻝﺑ (bahkan) lebih dari itu lagi نوﻧﻣؤﻳ ﻻ مﻫرﺛﻛأ (sebagian besar dari mereka tidak beriman).

$´ϑ9´ρ ¯Νδ´™$ _ Αθ™´‘ ⎯Β ‰Ψã ´!# −´‰Á`Β $ϑ9 ¯ΝγèΒ ‹6Ρ ,ƒù ´⎯Β ⎦⎪%!# #θ?ρ& =≈G39# =≈F2
´!# ´™#´‘´ ρ ¯Νδ‘θγß ¯ΝγΡ(. Ÿω šχθϑ=èƒ ∩⊇⊃⊇∪

101. ﷲا دﻧﻋ نﻣ ﻝوﺳر مﻫءﺎﺟ ﺎﻣﻟو (Dan tatkala datang kepada mereka seorang rasul dari sisi Allah) yakni Muhammad
saw. ﷲا بﺎﺗﻛ بﺎﺗﻛﻟا اوﺗوأ نﻳذﻟا نﻣ قﻳرﻓ ذﺑﻧ مﻬﻌﻣ ﺎﻣﻟ قدﺻﻣ (yang membenarkan kitab yang ada pada mereka,
sebagian dari orang-orang yang diberi kitab melemparkan kitab Allah) yakni Taurat مﻫروﻬظ ءا رو (ke belakang punggung
mereka) artinya mereka tidak mau mengamalkan isinya berupa keimanan kepada rasul dan lain-lain نوﻣﻠﻌﻳ ﻻ مﻬﻧﺄﻛ (seolah-
olah mereka tidak mengetahui) akan isinya bahwa beliau adalah nabi yang sebenarnya atau bahwa Taurat itu adalah kitab Allah.

Tuduhan Orang Yahudi Terhadap Nabi Sulaiman A.S.

#θ`è7?#´ρ $Β #θ=G ? ⎦⎫Ü≈´‹±9# ’?ã 7=`Β ´⎯≈ϑ‹=™ $Β´ρ Ÿ2 ⎯≈ϑ‹=™ ´⎯3≈9´ρ š⎥⎫Ü≈´‹±9# #ρ` .
βθϑ= è`ƒ ´¨$Ψ9# `s¡9# $Β´ρ Α“Ρ& ’? ã ⎦⎫6=ϑ9# Ÿ≅/$6/ Nρ`≈δ šVρ`≈Β´ρ $Β´ρ β$ ϑ=è`ƒ ⎯Β ‰ n&
©Lm ωθ)ƒ $ϑΡ) ⎯tΥ πΨGù Ÿξù ¯3? βθϑ=è G´Š ù $ ϑγΨΒ $Β šχθ%¯`ƒ ⎯μ/ ⎦⎫/ ™¯ϑ9# ⎯μ_ρ—´ρ $Β´ ρ
Νδ ⎦⎪¯‘$ŸÒ/ ⎯μ/ ⎯Β ‰ m& ω) βŒ*/ ´!# βθΗ> èGƒ´ρ $Β ¯Νδ”Òƒ Ÿω´ρ ¯Νγ`èΖƒ ‰)9´ ρ #θϑ=ã ⎯ϑ9
μ1´I©# $Β …μ9 ’û οzψ# ∅Β ,≈= z š[♥69´ρ $Β #ρ© ⎯μ/ ¯Νγ¡Ρ & ¯θ9 #θΡ$Ÿ2 šχθϑ=èƒ
∩⊇⊃⊄∪

102. اوﻌﺑﺗاو (Dan mereka mengikuti) diathafkan pada 'nabadza' اوﻠﺗﺗ ﺎﻣ (apa yang dibaca) dulu ﻰﻠﻋ نﻳطﺎﻳﺷﻟا (oleh setan-
setan pada) masa نﺎﻣﻳﻠﺳ كﻠﻣ (kerajaan Sulaiman) berupa buku-buku sihir yang mereka pendam di bawah singgasananya
ketika kerajaannya runtuh. Atau mungkin juga setan-setan itu mencari dengar lalu mencampurkan ke buku-buku itu
kebohongan-kebohongan dan memberikannya kepada tukang-tukang tenung yang membukukannya sehingga tersebar berita
bahwa jin mengajarkan hal-hal gaib. Sulaiman pun mengumpulkan buku-buku itu lalu menguburkannya. Tatkala ia mangkat,
setan-setan pun menunjukkannya kepada manusia dan ketika mereka bongkar ternyata di dalamnya ada ilmu sihir. Kata
mereka, "Kerajaan kamu berdirinya adalah dengan ini!" Lalu mereka pelajari ilmu sihir itu dan mereka tolak buku-buku nabi-nabi
mereka. Ketika orang-orang Yahudi mengatakan, "Lihat itu Muhammad, disebutkannya Sulaiman itu seorang nabi, padahal ia
tidak lebih dari seorang tukang sihir", maka Allah pun berfirman untuk membuktikan kebenaran Sulaiman dan menyangkal
orang-orang Yahudi itu, ﻛ ﺎﻣو نﺎﻣﻳﻠﺳ رﻔ (padahal Sulaiman tidaklah kafir) maksudnya ia tidak melakukan sihir, sebab sihir
adalah perbuatan kafir نﻛﻟو (hanya) ada yang membaca 'lakinna' dan ada yang membaca 'lakin' نوﻣﻠﻌﻳ اورﻔﻛ نﻳطﺎﻳﺷﻟا
رﺣﺳﻟا سﺎﻧﻟا (setan-setanlah yang kafir. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia). Kalimat ini menjadi hal bagi kata ganti
yang terdapat pada 'kafaruu' و (dan) mengajarkan pula kepada mereka نﻳﻛﻠﻣﻟا ﻰﻠﻋ ﻝزﻧأ ﺎﻣ (apa yang diturunkan kepada
dua malaikat) artinya ilmu sihir yang diilhamkan kepada mereka. Ada pula yang membaca 'al-malikain' dengan lam berbaris
bawah sehingga berarti dua orang raja, yaitu yang berada ﻝﺑﺎﺑﺑ (di Babilon) suatu negeri di tanah subur Irak. تورﺎﻣو تورﺎﻫ
(Harut dan Marut) merupakan 'badal' atau nama dan kata ganti dari kedua malaikat itu, atau athaf bayan, artinya hubungan yang
memberi penjelasan. Menurut Ibnu Abbas, kedua mereka itu adalah tukang sihir yang mengajarkan ilmu sihir dan ada pula yang
mengatakan bahwa mereka adalah dua orang malaikat yang sengaja diturunkan Allah untuk menyebarkannya sebagai ujian dari
Allah terhadap umat manusia. نﻣ نﺎﻣﻠﻌﻳ ﺎﻣو (Sedangkan keduanya tidaklah mengajarkan kepada) 'min' merupakan
tambahan ﻻوﻘﻳ ﻰﺗﺣ دﺣأ (seorang pun sebelum mengatakan) atau menyampaikan nasihat lebih dahulu ﺔﻧﺗﻓ نﺣﻧ ﺎﻣﻧإ
("Sesungguhnya kami ini hanya cobaan) ujian dari Allah terhadap manusia dengan mengajarkannya, siapa yang
mempelajarinya, ia jatuh kafir dan siapa yang meninggalkannya ia mukmin, رﻔﻛﺗ ﻼﻓ (sebab itu janganlah kamu kafir!") Jika ia
masih mendesak untuk mempelajarinya barulah mereka mengajarkannya. ﺑ نوﻗرﻔﻳ ﺎﻣ ﺎﻣﻬﻧﻣ نوﻣﻠﻌﺗﻳﻓ ءرﻣﻟا نﻳﺑ ﻪ
ﻪﺟوزو (Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dapat menceraikan antara seorang laki-laki dengan
istrinya) misalnya dengan membangkitkan marah dan kebencian satu pihak terhadap lainnya. مﻫ ﺎﻣو (Dan tidaklah mereka)
yakni ahli-ahli sihir itu ﻪﺑ نﻳرﺎﺿﺑ (dapat memberi mudarat dengannya) maksudnya dengan ilmu sihir itu نﻣ (dari) 'min' di sini
hanya sebagai tambahan ﷲا نذﺈﺑ ﻻإ دﺣأ (kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah) atau kehendak-Nya ﺎﻣ نوﻣﻠﻌﺗﻳو
مﻫرﺿﻳ (Dan mereka pelajari apa yang memberi mudarat kepada mereka), yakni di akhirat (dan yang tidak memberi manfaat)
yakni sihir. مﻬﻌﻔﻧﻳ ﻻو (Dan sesungguhnya) 'lam' menunjukkan sumpah دﻘﻟو (mereka sebenarnya tahu) yakni orang-orang
Yahudi itu sebenarnya yakin اوﻣﻠﻋ (bahwa barang siapa) 'lam' merupakan lam ibtida yang menghubungkan dengan kalimat
sebelumnya, sedangkan 'man' isim maushul نﻣﻟ (yang menukarnya) atau menggantinya ﻩا رﺗﺷا (sihir) dengan Kitabullah, ﻪﻟ ﺎﻣ
قﻼﺧ نﻣ ةرﺧﻵا ﻲﻓ (tiadalah baginya bagian di akhirat) atau keberuntungan dalam surga, ﺎﻣ سﺋﺑﻟو (dan amat buruklah
sesuatu) maksudnya perbuatan mereka اورﺷ (menjual) menukarkan مﻬﺳﻔﻧأ ﻪﺑ (diri mereka dengannya) yakni menjual
kebahagiaannya di akhirat dengan mempelajari sihir karena telah pasti akan menjerumuskan mereka ke dalam neraka, اوﻧﺎﻛ وﻟ
نوﻣﻠﻌﻳ (seandainya mereka menyadarinya) jika mereka benar-benar tahu atau menyadari hakikat siksaan yang akan mereka
jalani di akhirat kelak, niscaya mereka tidak mau mempelajarinya.

¯θ9´ρ `ΟγΡ& #θ`ΖΒ#´™ #¯θ)?#´ ρ π/θVϑ9 ⎯Β ‰Ψã ´!# ¯z ¯θ9 #θΡ%. šχθϑ=èƒ ∩⊇⊃⊂∪

103. مﻬﻧأ وﻟو (Dan seandainya mereka) orang-orang Yahudi اوﻧﻣآ (beriman) terhadap Nabi dan Alquran اوﻘﺗاو (dan menjaga
diri mereka) dari siksa Allah dengan meninggalkan maksiat, seperti sihir. Jawaban dari 'lau' ini dibuang. Atau tentulah mereka
akan diberi pahala. Hal ini ditunjukkan oleh ﺔﺑوﺛﻣﻟ (maka sesungguhnya pahala) 'matsuubatun' menjadi mubtada, sedangkan
'lam' menunjukkan sumpah رﻳﺧ ﷲا دﻧﻋ نﻣ (di sisi Allah itu lebih baik) 'khairun' menjadi khabar, artinya 'lebih baik' yakni
lebih baik dari hasil penjualan diri mereka itu نوﻣﻠﻌﻳ اوﻧﺎﻛ وﻟ (seandainya mereka mengetahuinya) seandainya mereka tahu
bahwa pahala itu lebih baik, tentulah mereka tak akan mementingkan yang lain darinya.

Ketidaksopanan Orang-orang Yahudi Terhadap Nabi Muhammad SAW dan Sahabat-Sahabatnya

$㕃'≈ƒ š⎥⎪%!# #θ`ΨΒ#´™ Ÿω #θ9θ)? $´Ζã≡´‘ #θ9θ%´ρ $ Ρ¯´àΡ# #θ`è ϑ`™#´ρ š⎥⎪≈6=9´ρ ´>#‹ã 'ΟŠ9& ∩⊇⊃⊆∪


104. اوﻟوﻘﺗ ﻻ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan) kepada Nabi ﺎﻧﻋا ر (raa`inaa)
artinya perhatikanlah kami; 'raa'inaa' diambil dari kata 'muraa`ah', tetapi orang-orang Yahudi biasa mengatakan 'raa`unah' yang
dalam bahasa mereka berarti 'teramat bodoh' sebagai ejekan kepada Nabi, maka orang-orang mukmin dilarang mengucapkan
kata-kata itu, اوﻟوﻗو (dan katakanlah) yakni sebagai gantinya, ﺎﻧرظﻧا (unzhurnaa) artinya lihatlah kami; اوﻌﻣﺳاو (dan dengarlah
olehmu) apa-apa yang dititahkan dengan kesediaan untuk mematuhinya مﻳﻟأ باذﻋ نﻳرﻓﺎﻛﻠﻟو (dan bagi orang-orang kafir
disediakan siksaan pedih) yang menyakitkan sekali, yaitu neraka.

$Β –Š´θƒ š⎥⎪%!# #ρ`. ⎯Β ≅δ& =≈G39# Ÿω´ρ ⎦⎫.³RQ# β& Α”∴`ƒ Ν6‹ =æ ⎯Β ¯z ⎯Β ¯Ν6/¯‘
´!#´ρ ⇒Gƒ† ⎯μGϑm/ ⎯Β '™$ ±„ ´!#´ρ ρŒ ≅Ò9# ΟŠàè9# ∩⊇⊃∈∪

105. ﻻو بﺎﺗﻛﻟا ﻝﻫأ نﻣ اورﻔﻛ نﻳذﻟا دوﻳ ﺎﻣ (Orang-orang kafir dan golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak
menginginkan) orang-orang musyrik di sini ialah dari kalangan Arab, dihubungkan kepada Ahli Kitab, sedangkan 'min' atau 'dari'
untuk penjelasan نﻣ مﻛﻳﻠﻋ ﻝزﻧﻳ نأ (diturunkannya kebaikan kepadamu) 'min' di sini hanya sebagai tambahan; رﻳﺧ
sedangkan 'kebaikan' maksudnya ialah wahyu, مﻛﺑر نﻣ (dari Tuhan) disebabkan iri hati atau dengki kepadamu. صﺗﺧﻳ ﷲاو
ﻪﺗﻣﺣرﺑ (Sedangkan Allah menentukan rahmat-Nya) atau kenabian-Nya مﻳظﻌﻟا ﻝﺿﻔﻟا وذ ﷲاو ءﺎﺷﻳ نﻣ (kepada siapa
yang dikehendaki-Nya; dan Allah mempunyai karunia yang maha besar).

Menasakhkan Suatu Ayat Adalah Urusan Allah SWT

¤ $Β ‡¡ΨΡ ⎯Β πƒ#´™ ρ& $γ¡ΨΡ N' Ρ ¯ƒ2 $κ]Β ρ& $γ=WΒ ¯Ν9& ¯Ν=è? β& ´!# ’? ã ≅. ™`©« 'ƒ‰% ∩⊇⊃∉∪

106. Tatkala orang-orang kafir mengecam tentang nasakh/penghapusan atau pergantian hukum dan menuduh bahwa
Muhammad menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengerjakan sesuatu pada hari ini lalu melarangnya esok, maka turunlah
ayat, ﺎﻣ (Apa saja) disebut 'syarthiyah' yang membutuhkan jawaban ﺔﻳآ نﻣ ﺦﺳﻧﻧ (ayat yang Kami hapus) baik hukumnya itu
pada mulanya turun bersama lafalnya atau tidak dan menurut satu qiraat 'nunsikh', artinya Kami titah kamu atau Jibril untuk
menghapusnya ﺳﻧﻧ وأ ﺎﻬ (atau Kami tangguhkan) Kami undurkan sehingga hukumnya tidak turun dan bacaannya Kami
tangguhkan di Lohmahfuz. Menurut satu qiraat tanpa hamzah, berasal dari kata-kata 'nisyaan' artinya 'lupa', sehingga artinya
ialah Kami kikis atau hapus dari dalam kalbumu sehingga kamu melupakannya. Jawab syaratnya ialah ﺎﻬﻧﻣ رﻳﺧﺑ تﺄﻧ (Kami
datangkan yang lebih baik daripadanya) artinya lebih menguntungkan bagi hamba, baik dalam kemudahannya maupun dalam
besar pahalanya ﺎﻬﻠﺛﻣ وأ (atau yang sebanding dengannya) dalam beban yang harus dipikul atau dalam ganjarannya. مﻟأ
رﻳدﻗ ءﻲﺷ ﻝﻛ ﻰﻠﻋ ﷲا نأ مﻠﻌﺗ (Tidakkah kamu ketahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?)
Termasuk dalam kekuasaan-Nya itu nasakh, yaitu menghapus hukum dan mengubahnya, dan mengenai pertanyaan di sini
maksudnya ialah untuk mengukuhkan.

¯Ν9& ¯Ν=è? ´χ& ´!# …`&! 7=`Β N≡´θ≈ ϑ´¡9# Ú¯‘{#´ρ $Β´ ρ Ν69 ⎯Β χρŠ ´!# ⎯Β ¯’<´ρ Ÿω´ ρ ÁΡ
∩⊇⊃∠∪

107. ضرﻷاو تاوﺎﻣﺳﻟا كﻠﻣ ﻪﻟ ﷲا نأ مﻠﻌﺗ مﻟأ (Tidakkah kamu ketahui bahwa milik Allahlah kerajaan langit dan bumi)
sehingga Dia dapat berbuat terhadap keduanya menurut yang dikehendaki-Nya. ﷲا نود نﻣ مﻛﻟ ﺎﻣو (Dan tiada bagimu
selain Allah) نﻣ (dari) hanya sebagai tambahan ﻲﻟو (seorang wali) seorang pelindung yang akan melindungimu رﻳﺻﻧ ﻻو
(dan tidak pula seorang pembela) yang akan menghindarkan siksaan jika datang menimpa.

Π& šχρ‰ƒ? β& #θ= ↔`¡ @ ¯Ν39θ™´‘ $ ϑ. Ÿ≅×™ © ›θ`Β ⎯Β `≅¯6% ⎯Β´ρ Α´‰7 Kƒ 69# ⎯≈ÿ‡}$/ ‰) ù
≅Ê ´™#´ θ™ ≅‹6´¡9# ∩⊇⊃∇∪

108. Tatkala warga Mekah meminta kepada Nabi saw. agar kota mereka diperluas dan bukit Shafa dijadikan sebuah bukit emas
turunlah, مأ (Atau) apakah ﻰﺳوﻣ ﻝﺋﺳ ﺎﻣﻛ مﻛﻟوﺳر اوﻟﺄﺳﺗ نأ نودﻳرﺗ (kamu menghendaki untuk meminta kepada
Rasulmu seperti yang diminta kepada Musa) maksudnya kaum Nabi Musa telah meminta kepadanya ﻝﺑﻗ نﻣ (dulu) seperti
kata mereka, "Perlihatkanlah Allah kepada kami secara nyata!" Dan lain-lain. نﺎﻣﻳﻹﺎﺑ رﻔﻛﻟا ﻝدﺑﺗﻳ نﻣو (Dan barang siapa
yang menukar iman dengan kekafiran) artinya mengambil kekafiran sebagai ganti keimanan disebabkan tidak mau
memperhatikan ayat-ayat yang jelas dan lebih memilih yang lainnya ﻝﻳﺑﺳﻟا ءاوﺳ ﻝﺿ دﻘﻓ (maka sungguh ia telah sesat dari
jalan yang benar) 'sawa' asalnya 'wasath', artinya pertengahan.

Š´ρ VŸ2 ∅Β ≅δ& =≈G39# ¯θ9 Ν3Ρρ–Š`ƒ ⎯Β ‰è/ ¯Ν3Ζ≈ϑƒ) #´‘$. #´‰ ¡m ⎯Β ‰Ψã Ογ¡Ρ& ⎯Β
‰è/ $Β ⎦⎫6? `Νγ9 ‘,s9# #θã$ ù #θs¹#´ρ ©L m ´’A'ƒ ´!# ⎯ν¯Δ'/ β) ´!# ’?ã ≅2 ™`©« "ƒ‰%
∩⊇⊃®∪

109. وﻟ بﺎﺗﻛﻟا ﻝﻫأ نﻣ رﻳﺛﻛ دو (Sebagian besar Ahli Kitab menginginkan agar) 'lau' atau 'agar' mashdariyah, artinya
melebur kalimat sesudahnya menjadi mashdar ادﺳﺣ ا رﺎﻔﻛ مﻛﻧﺎﻣﻳإ دﻌﺑ نﻣ مﻛﻧودرﻳ (mereka dapat mengembalikan kamu
pada kekafiran setelah kamu beriman disebabkan kedengkian) 'maf`ul lah' menunjukkan motif dari keinginan mereka itu نﻣ
مﻬﺳﻔﻧأ دﻧﻋ (dari diri mereka sendiri) maksudnya timbul dan didorong oleh jiwa mereka yang kotor مﻬﻟ نﻳﺑﺗ ﺎﻣ دﻌﺑ نﻣ
(setelah nyata bagi mereka) dalam Taurat قﺣﻟا (kebenaran) mengenai diri Nabi. اوﻔﻋﺎﻓ (Maka biarkanlah mereka) tinggalkan
اوﺣﻔﺻاو (dan berpalinglah) tak usah dilayani mereka itu, ﻩرﻣﺄﺑ ﷲا ﻲﺗﺄﻳ ﻰﺗﺣ (sampai Allah mendatangkan perintah-Nya)
tentang mereka dengan menyuruh memerangi mereka. رﻳدﻗ ءﻲﺷ ﻝﻛ ﻰﻠﻋ ﷲا نإ (Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas
segala sesuatu).

#θϑŠ%&´ ρ οθ=¯Á9# #θ?#´™´ρ οθŸ2“9# $ Β´ρ #θ`Β´‰)? /3¡Ρ{ ⎯Β ¯z νρ‰g B ‰Ψã ´!# β) ´!# $ϑ/
šχθ=ϑè? Á/ ∩⊇⊇⊃∪

110. وﻣدﻘﺗ ﺎﻣو ةﺎﻛزﻟا اوﺗآو ةﻼﺻﻟا اوﻣﻳﻗأو رﻳﺧ نﻣ مﻛﺳﻔﻧﻷ ا (Dan dirikanlah salat serta bayarkanlah zakat dan apa-apa
yang kamu persembahkan buat dirimu berupa kebaikan) artinya ketaatan seperti sedekah dan menghubungkan silaturahmi,
ﻩودﺟﺗ (tentulah kamu akan mendapatinya) maksudnya pahalanya ا دﻧﻋ رﻳﺻﺑ نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﺑ ﷲا نإ ﷲ (di sisi Allah,
sesungguhnya Allah Maha Melihat akan apa-apa yang kamu kerjakan) sehingga kamu akan menerima balasan daripadanya.

#θ9$%´ ρ ⎯9 Ÿ≅z‰ƒ πΨf9# ω) ⎯Β β%. #´Šθδ ρ& “≈ÁΡ š=? ¯Ν‰•‹Ρ$Β& ¯≅% #θ?$δ ¯Ν6´Ζ≈δ¯/ β)
`ΟGΖ2 š⎥⎫%‰≈¹ ∩⊇⊇⊇∪

111. ىرﺎﺻﻧ وأ ادوﻫ نﺎﻛ نﻣ ﻻإ ﺔﻧﺟﻟا ﻝﺧدﻳ نﻟ اوﻟﺎﻗو (Dan mereka, orang-orang Yahudi dan Kristen, mengatakan,
"Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang beragama Yahudi atau Kristen.") Ucapan ini dikeluarkan oleh
orang-orang Yahudi Madinah dan Kristen Najran tatkala mereka berbantahan di hadapan Nabi saw. Kata Yahudi, "Hanya orang
Yahudilah yang akan masuk ke dalamnya." Orang Kristen menjawab, "Surga itu tidak akan dimasuki, kecuali oleh orang
Kristen." كﻠﺗ (Demikianlah itu) yakni ucapan mereka itu مﻬﻳﻧﺎﻣأ (hanyalah angan-angan mereka saja) artinya keinginan kosong
belaka. ﻝﻗ (Katakanlah) kepada mereka, مﻛﻧﺎﻫرﺑ اوﺗﺎﻫ (Tunjukkanlah bukti kebenaranmu) yaitu hujah atas yang demikian itu
نﻳﻗدﺎﺻ مﺗﻧﻛ نإ (jika kamu orang yang benar) mengenai hal tersebut.

’?/ ⎯Β ´Ν=`™ & …μγ_´ ρ ´! ´θδ´ ρ "⎯¡tΧ …`&# ù …ν`_& ‰Ψã ⎯μ/´‘ Ÿω´ ρ ∃¯θ z ¯ΝγŠ= æ Ÿω´ρ ¯Νδ βθΡ“t† ∩⊇⊇⊄∪

112. ﻰﻠﺑ (Tidak demikian) bahkan yang akan masuk surga itu ialah selain mereka ﷲ ﻪﻬﺟو مﻠﺳأ نﻣ (barang siapa yang
menyerahkan wajahnya kepada Allah) maksudnya tunduk pada perintah-Nya. Ditekankan menyerahkan 'wajah' atau 'muka'
karena merupakan anggota tubuh yang paling mulia, maka anggota tubuh yang lainnya harus lebih tunduk lagi نﺳﺣﻣ وﻫو
(sedangkan ia berbuat kebaikan) terutama bertauhid, ﻪﺑر دﻧﻋ ﻩرﺟأ ﻪﻠﻓ (maka baginya pahala di sisi Tuhannya) artinya
sebagai ganjaran amal perbuatannya itu ialah surga. نوﻧزﺣﻳ مﻫ ﻻو مﻬﻳﻠﻋ فوﺧ ﻻو (Tidak ada kekhawatiran terhadap
mereka dan tidak pula mereka akan berduka cita) yakni di akhirat kelak.

M9$%´ρ Šθγ´Š9# M¡Š9 “ ≈ÁΖ9# ’?ã ™`©« M9$%´ ρ “≈ÁΨ9# M¡Š9 Šθγ´Š9# ’?ã ™`©« ¯Νδ´ρ βθ=Gƒ
=≈G39# 79≡‹. Α$% ⎦⎪%!# Ÿω βθϑ=èƒ Ÿ≅WΒ ¯Νγ9¯θ% ´!$ ù `Ν3t† ¯ΝγΨ/ Π¯θƒ πϑ≈´Š)9# $ ϑŠù #θΡ%. μŠù
βθ=Fƒ† ∩⊇⊇⊂∪

113. ءﻲﺷ ﻰﻠﻋ ىرﺎﺻﻧﻟا تﺳﻳﻟ دوﻬﻳﻟا تﻟﺎﻗو (Dan orang-orang Yahudi berkata, "Orang-orang Nasrani tidak mempunyai
sesuatu pegangan") yakni sesuatu yang dapat diakui di samping mereka tidak pula beriman kepada Isa. ىرﺎﺻﻧﻟا تﻟﺎﻗو
ءﻲﺷ ﻰﻠﻋ دوﻬﻳﻟا تﺳﻳﻟ (Sebaliknya orang-orang Nasrani mengatakan, "Orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu
pegangan,") yang dapat dipercaya dan mereka kafir pula kepada Nabi Musa مﻫو (padahal mereka) kedua golongan tersebut
بﺎﺗﻛﻟا نوﻠﺗﻳ (sama-sama membaca Alkitab) yang diturunkan kepada mereka. Di dalam kitab suci orang Yahudi terdapat
pengukuhan terhadap Nabi Isa dan dalam kitab suci orang Kristen terdapat pengukuhan terhadap Nabi Musa. Kalimat yang
belakangan ini menjadi 'hal'. كﻟذﻛ (Demikian pula) maksudnya seperti yang mereka katakan itu ذﻟا ﻝﺎﻗ نوﻣﻠﻌﻳ ﻻ نﻳ
(dikatakan oleh orang-orang yang tidak mengetahui) yakni orang-orang musyrik dari golongan Arab dan lainnya مﻬﻟوﻗ ﻝﺛﻣ
(seperti ucapan mereka itu) penjelasan bagi makna 'demikian pula', artinya kepada setiap penganut agama lain, mereka katakan
bahwa mereka tidak mempunyai dasar atau pedoman. نوﻔﻠﺗﺧﻳ ﻪﻳﻓ اوﻧﺎﻛ ﺎﻣﻳﻓ ﺔﻣﺎﻳﻘﻟا موﻳ مﻬﻧﻳﺑ مﻛﺣﻳ ﷲﺎﻓ (Maka Allah
akan mengadili di antara mereka pada hari kiamat mengenai apa yang mereka persengketakan itu) yakni tentang urusan
agama, sehingga semua pihak yang membenarkannya akan masuk surga dan sebaliknya orang yang menyangkalnya akan
masuk neraka.

Tindakan-Tindakan Menghalangi Beribadah

⎯Β´ρ `Ν=ß& ⎯´ϑΒ ìΨΒ ‰f≈¡Β ´!# β& .‹`ƒ $κù …μϑ`™# ©ë™´ρ ’û $γ/# z š×≈9`ρ& $Β β%. ¯Νγ9 β&
$δθ=z‰ƒ ω) š⎥⎫←%{ ¯Νγ9 ’û $´ŠΡ‘$!# ““z `Ογ9´ρ ’û οzψ# ´># ‹ã Λ⎧àã ∩⊇⊇⊆∪

114. ﻪﻣﺳا ﺎﻬﻳﻓ رﻛذﻳ نأ ﷲا دﺟﺎﺳﻣ ﻊﻧﻣ نﻣﻣ مﻠظأ نﻣو (Dan siapakah yang melarang menyebut nama Allah dalam
mesjid-mesjid-Nya) misalnya salat dan bertasbih ﺎﻬﺑا رﺧ ﻲﻓ ﻰﻌﺳو (dan berusaha untuk merobohkannya) baik dengan jalan
meruntuhkan mesjid itu maupun dengan menggagalkan orang untuk mengunjungi dan memasukinya. Ayat ini turun
menceritakan perbuatan orang-orang Romawi yang telah merobohkan Baitulmakdis atau orang-orang musyrik Mekah yang
menghalang-halangi Nabi saw. ketika mengunjungi Baitullah pada tahun perjanjian Hudaibiah نأ مﻬﻟ نﺎﻛ ﺎﻣ كﺋﻟوأ
نﻳﻔﺋﺎﺧ ﻻإ ﺎﻫوﻠﺧدﻳ (Mereka itu tidak sepatutnya memasukinya kecuali dengan rasa takut). Kalimat ini kalimat berita dengan
arti perintah, artinya ancamlah mereka itu dengan jihad, sehingga tidak seorang pun masuk ke dalamnya dengan rasa aman.
(Mereka di dunia mendapat kehinaan) atau kenistaan disebabkan terbunuh, ditawan atau membayar upeti يزﺧ ﺎﻳﻧدﻟا ﻲﻓ مﻬﻟ
(dan di akhirat mereka mendapat siksa yang besar) neraka.

´!´ρ −±RQ# ´>óRQ#´ρ $ϑ´ Ζƒ'ù #θ—9´θ? ¯ΝVù μ_´ρ ´!# ´χ) ´!# ì™≡´ρ 'ΟŠ=æ ∩⊇⊇∈∪

115. Ketika orang-orang Yahudi mengecam penggantian kiblat atau tentang salat sunah di atas kendaraan selama dalam
perjalanan dengan menghadap ke arah yang dituju, turunlah ayat, برﻐﻣﻟاو قرﺷﻣﻟا ﷲو (Dan milik Allahlah timur dan barat)
karena keduanya merupakan ujung dan pangkalnya, اوﻟوﺗ ﺎﻣﻧﻳﺄﻓ (maka ke mana saja kamu menghadap) maksudnya
menghadapkan mukamu di waktu salat atas titah-Nya, مﺛﻓ (maka di sanalah) di arah sanalah ﷲا ﻪﺟو (wajah Allah) maksudnya
kiblat yang diridai-Nya. ﻊﺳاو ﷲا نإ (Sesungguhnya Allah Maha Luas) maksudnya kemurahan-Nya meliputi segala sesuatu
مﻳﻠﻋ (lagi Maha Mengetahui) tentang pengaturan makhluk-Nya.

#θ9$%´ ρ ‹ƒB# ´!# #$!´ρ …μΨ≈s¯7™ ≅/ …`&! $Β ’û N≡´θ≈ϑ´¡9# Ú¯‘{#´ρ ¨≅. …`&! βθF⊥≈% ∩⊇⊇∉∪

116. اوﻟﺎﻗو (Dan mereka berkata) dengan wau atau tanpa wau, maksudnya orang-orang Yahudi dan Kristen serta orang-orang
yang mengakui bahwa malaikat-malaikat itu anak-anak perempuan Allah, ادﻟو ﷲا ذﺧﺗا ('Allah mempunyai anak.') Allah
berfirman, ﻪﻧﺎﺣﺑﺳ ("Maha Suci Dia) menyucikan-Nya dari pernyataan tersebut, ضرﻷاو تاوﺎﻣﺳﻟا ﻲﻓ ﺎﻣ ﻪﻟ ﻝﺑ (bahkan
apa-apa yang ada di langit dan di bumi kepunyaan-Nya belaka) baik sebagai hak milik, sebagai makhluk, maupun sebagai
hamba. Pemilikan itu bertentangan dengan pengambilan atau mempunyai anak. Di sini dipakai 'maa' artinya 'apa-apa untuk
yang tidak berakal' karena 'taghlib', artinya untuk mengambil yang lebih banyak. نوﺗﻧﺎﻗ ﻪﻟ ﻝﻛ (semua tunduk kepada-Nya.")
Artinya menaatinya, masing-masing sesuai dengan tujuan diciptakan-Nya. Di sini lebih ditekankan kepada makhluk yang
berakal.

색/ V≡´θ≈ϑ´¡9# Ú¯‘{#´ρ #Œ)´ρ ´© Ó% #´¯Δ& $ ϑΡ*ù `Αθ)ƒ …`&! ⎯. `βθ3´ Šù ∩⊇⊇∠∪

117. ضرﻷاو تاوﺎﻣﺳﻟا ﻊﻳدﺑ (Penemu langit dan bumi) maksudnya penciptanya tanpa meniru pada contoh-contoh yang lain
ﻰﺿﻗ اذ
ٕ
او (dan bila Dia berkehendak) ا رﻣأ (akan sesuatu perkara) artinya menciptakannya نوﻛﻳﻓ نﻛ ﻪﻟ ﻝوﻘﻳ ﺎﻣﻧﺈﻓ (maka
Dia hanya mengucapkan kepadanya, "Jadilah kamu!" Lalu jadilah ia) artinya sesuatu itu pun terjadilah. Menurut satu qiraat
'fayakuuna' dengan baris di atas sebagai 'jawaabul amr'.

Α$%´ ρ ⎦⎪%!# Ÿω βθϑ=èƒ Ÿω¯θ9 $´Ζϑ= 3`ƒ ´!# ρ& $Ψ?' ? πƒ#´™ š9≡‹. Α$% š⎥⎪%!# ⎯Β Νγ=¯7% Ÿ≅WΒ
`Ογ9¯θ% Mγ7≈±@ `Ογ/θ=% ‰% $Ψ/ M≈ƒψ# Θ¯θ)9 šχθ`Ζ%θ`ƒ ∩⊇⊇∇∪

118. نوﻣﻠﻌﻳ ﻻ نﻳذﻟا ﻝﺎﻗو (Dan berkatalah orang-orang yang tidak mengetahui) yakni kaum kafir Mekah kepada Nabi saw.,
ﷲا ﺎﻧﻣﻠﻛﻳ ﻻوﻟ ("Mengapa Allah tidak berbicara dengan kami) bahwa kamu adalah Rasul-Nya ﺔﻳآ ﺎﻧﻳﺗﺄﺗ وأ (atau datang
kepada kami suatu tanda) atau bukti yang kami usulkan untuk menunjukkan kebenaranmu?" كﻟذﻛ (Demikian pulalah) artinya
seperti yang mereka ucapkan itu مﻬﻠﺑﻗ نﻣ نﻳذﻟا ﻝﺎﻗ (dikatakan kepada orang-orang yang sebelum mereka) yakni umat-umat
yang kafir terhadap nabi mereka masing-masing مﻬﻟوﻗ ﻝﺛﻣ (seperti ucapan mereka) berupa pembangkangan dan permintaan
mukjizat-mukjizat, مﻬﺑوﻠﻗ تﻬﺑﺎﺷﺗ (hati mereka serupa) yakni dalam kekafiran dan pembangkangan. Ini menjadi hiburan dan
bujukan bagi Nabi saw. نوﻧﻗوﻳ موﻘﻟ تﺎﻳﻵا ﺎﻧﻳﺑ دﻗ (Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda kekuasaan Kami kepada
kaum yang yakin) yang mengetahui bahwa ia adalah ayat atau tanda, sehingga mereka beriman. Maka mengusulkan ayat atau
tanda-tanda lain merupakan dosa atau kesalahan.

Larangan Mengikuti Yahudi dan Nasrani

$Ρ) 7≈Ψ=™¯‘& ´,s9$/ #± 0 #ƒ‹Ρ´ρ Ÿω´ ρ `≅↔`¡@ ⎯ã =≈t¾& ΟŠsg:# ∩⊇⊇®∪

119. كﺎﻧﻠﺳرأ ﺎﻧإ (Sesungguhnya Kami telah mengutusmu) hai Muhammad قﺣﻟﺎﺑ (dengan kebenaran) maksudnya dengan
petunjuk ا رﻳﺷﺑ (sebagai pembawa berita gembira) bahwa barang siapa yang memenuhinya, ia akan mendapat surga ا رﻳذﻧو
(dan pembawa peringatan) bahwa barang siapa yang menolaknya akan masuk neraka. مﻳﺣﺟﻟا بﺎﺣﺻأ نﻋ ﻝﺄﺳﺗ ﻻو (Dan
kamu tidak akan dimintai pertanggungjawaban tentang penghuni-penghuni neraka) maksudnya orang-orang kafir. Tidak menjadi
soal bagimu jika mereka tidak beriman, karena kewajibanmu hanyalah menyampaikan. Menurut satu riwayat dibaca 'tas-al', yaitu
dengan sukun atau baris mati, menunjukkan larangan.

⎯9´ρ ©Ì¯? 7Ψ ã Šθ·κ´9# Ÿω´ρ “≈ ÁΨ9# ©L m ì6K? ¯Ν·κJ=Β ¯≅% ´χ) “‰δ ´!# ´θδ “‰λ;# ⎦⌡9´ρ
Mè7?# Νδ´™#´ θδ& ‰è/ “%!# 8´™%` ´⎯Β Ο=è9# $Β 79 ´⎯Β ´!# ⎯Β ¯’<´ρ Ÿω´ρ ÁΡ ∩⊇⊄⊃∪

120. مﻬﺗﻠﻣ ﻊﺑﺗﺗ ﻰﺗﺣ ىرﺎﺻﻧﻟا ﻻو دوﻬﻳﻟا كﻧﻋ ﻰﺿرﺗ نﻟو (Orang-orang Yahudi dan Kristen tidak akan senang
kepadamu hingga kamu mengikuti millah mereka) maksudnya agama mereka. ﷲا ىدﻫ نإ ﻝﻗ (Katakanlah, "Sesungguhnya
petunjuk Allah) yaitu agama Islam ىدﻬﻟا وﻫ (itulah petunjuk) yang sesungguhnya, sedangkan yang selainnya hanyalah
kesesatan belaka. نﺋﻟو (Sesungguhnya, jika) 'lam' menunjukkan sumpah مﻫءاوﻫأ تﻌﺑﺗا (kamu ikuti keinginan mereka) yakni
apa-apa yang mereka anjurkan مﻠﻌﻟا نﻣ كءﺎﺟ يذﻟا دﻌﺑ (setelah datangnya pengetahuan kepadamu) maksudnya wahyu
dari Allah ﻲﻟو نﻣ ﷲا نﻣ كﻟ ﺎﻣ (maka Allah tidak lagi menjadi pelindung) yang akan melindungimu رﻳﺻﻧ ﻻو (dan tidak
pula menolong.") yang akan menghindarkanmu dari bahaya.

⎦⎪%!# `Νγ≈Ψ?#´™ =≈G39# …μΡθ=Gƒ ,m ⎯μ?´ρŸξ? 7×≈9`ρ& βθ`ΖΒσ`ƒ ⎯μ/ ⎯Β´ρ ¯3ƒ ⎯μ/ 7×≈9`ρ'ù `Νδ
βρ£≈ƒ:# ∩⊇⊄⊇∪

121. بﺎﺗﻛﻟا مﻫﺎﻧﻳﺗآ نﻳذﻟا (Orang-orang yang telah Kami beri Alkitab) merupakan subjek ﻪﺗوﻼﺗ قﺣ ﻪﻧوﻠﺗﻳ (sedangkan
mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya) artinya membacanya sebagaimana diturunkan dan digabungkan
dengan kalimat ini menjadi 'hal'; 'haqqa' mendapat baris di atas sebagai mashdar atau maf`ul muthlak, sedangkan yang menjadi
khabarnya ialah, ﻪﺑ نوﻧﻣؤﻳ كﺋﻟوأ (mereka itulah yang beriman kepadanya). Ayat ini diturunkan menceritakan segolongan
orang yang datang dari Abessinia lalu masuk Islam. ﻪﺑ رﻔﻛﻳ نﻣو (Dan barang siapa yang ingkar terhadapnya) artinya
terhadap kitab yang diturunkan itu, misalnya dengan mengubahnya dari yang asli نورﺳﺎﺧﻟا مﻫ كﺋﻟوﺄﻓ (maka merekalah
orang-orang yang rugi) disebabkan mereka disediakan tempat di neraka yang kekal lagi abadi.

©_6≈ƒ Ÿ≅ƒ™ℜ´`) #ρ`.Œ# ´©LϑèΡ ©L9# MϑèΡ& ¯/3‹=æ ’Τ&´ρ `Ο3G=Òù ’?ã ⎦⎫ϑ=≈è9# ∩⊇⊄⊄∪

122. ﻰﻠﻋ مﻛﺗﻠﺿﻓ ﻲﻧأو مﻛﻳﻠﻋ تﻣﻌﻧأ ﻲﺗﻟا ﻲﺗﻣﻌﻧ اورﻛذا ﻝﻳﺋا رﺳإ ﻲﻧﺑ ﺎﻳ (Hai Bani Israel! Ingatlah akan nikmat-Ku
yang telah Aku berikan kepadamu dan sesungguhnya Aku telah mengutamakan kamu dari segala umat). Ayat seperti ini telah
kita temui di muka.

#θ)?#´ρ $´Β¯θƒ ω ““gB ´§Ρ ⎯ã §Ρ $↔‹© Ÿω´ρ `≅6)`ƒ $κ]Β Α‰ã Ÿω´ ρ $γ`èΖ? πè≈© Ÿω´ρ ¯Νδ
βρÇΖ`ƒ ∩⊇⊄⊂∪

123. اوﻘﺗاو (Dan takutlah kamu akan) يزﺟﺗ ﻻ ﺎﻣوﻳ (suatu hari di waktu tidak dapat menggantikan) سﻔﻧ نﻋ سﻔﻧ
(seseorang atas orang yang lainnya) padanya ﻝدﻋ ﺎﻬﻧﻣ ﻝﺑﻘﻳ ﻻو ﺎﺋﻳﺷ (sedikit pun dan tidak diterima suatu tebusan darinya)
نورﺻﻧﻳ مﻫ ﻻو ﺔﻋﺎﻔﺷ ﺎﻬﻌﻔﻧﺗ ﻻو (dan tidak akan memberi manfaat kepadanya suatu syafaat dan tidak pula akan ditolong)
atau dihindarkan dari azab Allah.

Perjanjian Dengan Nabi Ibrahim A.S.

¤ Œ)´ρ ´’?F¯/# ´ Ο↵δ≡¯/) …μš/´‘ M≈´Κ=3/ ´⎯γ´ϑ?'ù Α$% ’Τ) 7=æ%` ¨$Ψ=9 $´Β$Β) Α$% ⎯Β´ρ ©L−ƒ¯‘Œ Α$% Ÿω
`Α$´Ζƒ “‰γ ã ⎦⎫ϑ=≈à9# ∩⊇⊄⊆∪

124. و (Dan) ingatlah ﻰﻠﺗﺑا ذإ (ketika Ibrahim mendapat ujian) menurut satu qiraat Ibraham تﺎﻣﻠﻛﺑ ﻪﺑر مﻳﻫا رﺑإ (dari
Tuhannya dengan beberapa kalimat) maksudnya dengan perintah dan larangan yang dibebankan kepadanya. Ada yang
mengatakan manasik atau pekerjaan haji, ada pula berkumur-kumur, menghirup air ke hidung, menggosok gigi, memotong
kumis, membelah rambut, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, berkhitan dan istinja نﻬﻣﺗﺄﻓ (lalu
disempurnakannya) maksudnya dikerjakannya secara sempurna. ﻝﺎﻗ (Firman-Nya) yakni Allah Taala, سﺎﻧﻠﻟ كﻠﻋﺎﺟ ﻲﻧإ
ﺎﻣﺎﻣإ ("Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu sebagai imam bagi manusia.") Artinya contoh dan ikutan dalam keagamaan.
ﻲﺗﻳرذ نﻣو ﻝﺎﻗ (Kata Ibrahim, "Aku mohon juga dari keturunanku!") maksudnya dari anak cucuku dijadikan imam-imam. ﻝﺎﻗ
يدﻬﻋ ﻝﺎﻧﻳ ﻻ (Firman-Nya, "Janji-Ku ini tidak mencapai) untuk dijadikan imam نﻳﻣﻟﺎظﻟا (orang-orang yang aniaya") yakni
orang-orang yang ingkar di antara mereka. Sebaliknya bagi orang yang tidak aniaya, tidak tertutup kemungkinan untuk diangkat
sebagai imam.

Œ)´ρ $´Ζ= è _ MŠ79# π/$WΒ ¨$Ζ=9 $´ΖΒ &´ρ #ρ‹ƒB#´ρ ⎯Β Θ$)Β ´Ο↵δ≡¯/) ’?Á`Β $Ρ‰γã´ ρ ´’<) ´Ο↵δ≡¯/)
Ÿ≅‹è≈ϑ`™)´ρ β& #´γÛ ´©L‹ / ⎦⎫←$Ü=9 š⎥⎫3≈è9#´ ρ ì2”9#´ρ Šθf´¡9# ∩⊇⊄∈∪

125. تﻳﺑﻟا ﺎﻧﻠﻌﺟ ذ
ٕ
او (Dan ketika Kami menjadikan Baitullah itu) yakni Kakbah سﺎﻧﻠﻟ ﺔﺑﺎﺛﻣ (sebagai tempat kembali bagi
manusia) maksudnya tempat berkumpul dari segenap pelosok ﺎﻧﻣأو (dan tempat yang aman) maksudnya aman dari
penganiayaan dan serangan yang sering terjadi di tempat lain. Sebagai contohnya pernah seseorang menemukan pembunuh
bapaknya, tetapi ia tidak mau membalas dendam di tempat ini, اوذﺧﺗاو (dan jadikanlah) hai manusia مﻳﻫا رﺑإ مﺎﻘﻣ نﻣ
(sebagian makam Ibrahim) yakni batu tempat berdirinya Nabi Ibrahim a.s. ketika membangun Baitullah ﻰﻠﺻﻣ (sebagai tempat
salat) yaitu dengan mengerjakan salat sunah tawaf di belakangnya. Menurut satu qiraat dibaca 'wattakhadzuu' yang artinya, dan
mereka menjadikan; hingga menjadi kalimat berita. ﻣﺳ
ٕ
او مﻳﻫا رﺑإ ﻰﻟإ ﺎﻧدﻬﻋو ﻝﻳﻋﺎ (Dan telah Kami perintahkan kepada
Ibrahim dan Ismail) نأ (yang bunyinya) ﻲﺗﻳﺑ ا رﻬط ("Bersihkanlah rumah-Ku) dari berhala نﻳﻔﻛﺎﻌﻟاو نﻳﻔﺋﺎطﻠﻟ (untuk orang-
orang yang tawaf, yang iktikaf) artinya yang bermukim di sana دوﺟﺳﻟا ﻊﻛرﻟاو (orang-orang yang rukuk dan orang-orang yang
sujud!") artinya orang-orang yang salat.

Œ)´ρ Α$% `Ο↵δ≡¯/) >´‘ ¯≅è_# #‹≈δ #$#/ $´ΖΒ#´™ −`—¯‘#´ρ …`&#δ& ´⎯Β N≡ϑV9# ⎯Β ´⎯Β#´™ Ν·κ]Β ´!$/
Θ¯θ´‹9#´ρ zψ# Α$% ⎯Β´ ρ . …μ`èG Β'ù ξ‹= % ¯ΝO …ν”ÜÊ& ’<) >#‹ã ‘$Ζ9# ´§♥/´ρ Á ϑ9# ∩⊇⊄∉∪

126. اذﻫ ﻝﻌﺟا بر مﻳﻫا رﺑإ ﻝﺎﻗ ذ
ٕ
او (Dan ketika Ibrahim berdoa, "Ya Tuhanku! Jadikanlah ini) maksudnya tempat ini ادﻠﺑ
ﺎﻧﻣآ (sebagai suatu negeri yang aman). Doanya dikabulkan Allah sehingga negeri Mekah dijadikan sebagai suatu negeri yang
suci, darah manusia tidak boleh ditumpahkan, seorang pun tidak boleh dianiaya, tidak boleh pula diburu binatang buruannya dan
dicabut rumputnya. تا رﻣﺛﻟا نﻣ ﻪﻠﻫأ قزراو (Dan berilah penduduknya rezeki berupa buah-buahan) dan ini juga sudah
menjadi kenyataan dengan diangkutnya berbagai macam buah-buahan dari negeri Syam melalui orang-orang yang hendak
tawaf sekalipun tanahnya merupakan suatu tempat yang tandus tanpa air dan tumbuh-tumbuhan موﻳﻟاو ﷲﺎﺑ مﻬﻧﻣ نﻣآ نﻣ
رﺧﻵا (yakni yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari akhir") merupakan 'badal' atau kalimat pengganti bagi
'penduduknya' yang dikhususkan dengan doa, sesuai dengan firman-Nya, "Dan janji-Ku ini tidaklah mencapai orang-orang yang
aniaya." و ﻝﺎﻗ (Firman Allah, "Dan) Aku beri mereka pula ﻪﻌﺗﻣﺄﻓ رﻔﻛ نﻣ (orang-orang kafir lalu Aku beri kesenangan sedikit)
atau sementara, yakni selama hidup di dunia dengan rezeki, dibaca 'fa-umatti`uhu', yakni dengan tasydid. ﻼﻳﻠﻗ مﺛ
ﻩرطﺿأ(Kemudian Aku paksa ia) di akhirat kelak رﺎﻧﻟا باذﻋ ﻰﻟإ (menjalani siksa neraka) sehingga tidak mendapatkan jalan
keluar رﻳﺻﻣﻟا سﺋﺑو (dan itulah seburuk-buruk tempat kembali").

Œ)´ρ ìù¯ƒ `Ο↵δ≡¯/) ‰ã#´ θ )9# ´⎯Β M79# `≅Šè≈ϑ`™)´ ρ $´Ζ−/´‘ ¯≅´7)? $ΨΒ 7Ρ) MΡ& ìŠϑ´¡9# `ΟŠ=è9# ∩⊇⊄∠∪

127. و (Dan) ingatlah دﻋاوﻘﻟا مﻳﻫا رﺑإ ﻊﻓرﻳ ذإ (ketika Ibrahim meninggikan sendi-sendi) dasar-dasar atau dinding-dinding نﻣ
تﻳﺑﻟا(Baitullah) maksudnya membinanya yang dapat dipahami dari kata 'meninggikan' tadi ﻝﻳﻋﺎﻣﺳ
ٕ
او (beserta Ismail) `athaf
atau dihubungkan kepada Ibrahim sambil keduanya berdoa, ﺎﻧﻣ ﻝﺑﻘﺗ ﺎﻧﺑر ("Ya Tuhan kami! Terimalah dari kami) amal kami
membina ini, ﻊﻳﻣﺳﻟا تﻧأ كﻧإ (sesungguhnya Engkau Maha Mendengar) akan permohonan kami مﻳﻠﻌﻟا (lagi Maha
Mengetahui) akan perbuatan kami.

$´Ζ−/´‘ $´Ζ=è_#´ ρ ⎦⎫ϑ=`¡`Β 79 ⎯Β´ρ $´ΖF−ƒ¯‘Œ πΒ& πϑ=`¡•Β 79 $ Ρ‘&´ρ $Ψ3™$´ ΖΒ `=?´ρ $Ψ‹ =ã 7Ρ) MΡ&
´>#¯θ−G9# `ΟŠm¯9# ∩⊇⊄∇∪

128. نﻳﻣﻠﺳﻣ ﺎﻧﻠﻌﺟاو ﺎﻧﺑر (Ya Tuhan kami! Jadikanlah kami berdua ini orang yang patuh) dan tunduk و كﻟ (kepada-Mu dan)
jadikanlah pula ﺎﻧﺗﻳرذ نﻣ (di antara keturunan kami) maksudnya anak cucu kami ﺔﻣأ (umat) atau golongan كﻟ ﺔﻣﻠﺳﻣ (yang
patuh kepada-Mu). 'Min' menyatakan 'sebagian' dan diajukan mereka demikian karena firman Allah yang lalu, 'Dan janji-Ku ini
tidak mencapai orang-orang yang aniaya.' ﺎﻧرأو (Dan tunjukkanlah kepada kami) ajarkanlah kepada kami ﺎﻧﻛﺳﺎﻧﻣ (syariat
ibadah haji kami) maksudnya cara-cara dan tempat-tempatnya مﻳﺣرﻟا باوﺗﻟا تﻧأ كﻧإ ﺎﻧﻳﻠﻋ بﺗو (dan terimalah tobat
kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang). Mereka bertobat kepada Allah padahal mereka
maksum atau terpelihara dari dosa, disebabkan kerendahan hati mereka dan sebagai pelajaran bagi anak cucu mereka.

$´Ζ−/´‘ ]è¯/#´ ρ ¯Νγ‹ù ωθ™´‘ ¯Ν·κ]Β #θ=Gƒ ¯Νκ¯=æ 7G≈ƒ#´™ `Ογϑ=è`ƒ´ρ =≈G39# πϑ3t:#´ρ ¯Νκ.“`ƒ´ρ 7Ρ) MΡ&
'“ƒ•è9# `ΟŠ3s9# ∩⊇⊄®∪

129. مﻬﻳﻓ ثﻌﺑاو ﺎﻧﺑر (Ya Tuhan kami! Utuslah untuk mereka) yakni Ahlulbait مﻬﻧﻣ ﻻوﺳر (seorang rasul dari kalangan
mereka) ini telah dikabulkan Allah dengan dibangkitkannya kepada mereka Nabi Muhammad saw. كﺗﺎﻳآ مﻬﻳﻠﻋ وﻠﺗﻳ (yang
akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu) Alquran بﺎﺗﻛﻟا مﻬﻣﻠﻌﻳو (dan mengajari mereka Alkitab) yakni Alquran
ﺔﻣﻛﺣﻟاو (dan hikmah) maksudnya hukum-hukum yang terdapat di dalamnya مﻬﻳﻛزﻳو (serta menyucikan mereka) dari
kemusyrikan زﻳزﻌﻟا تﻧأ كﻧإ (sesungguhnya Engkau Maha Kuasa) sehingga mengungguli siapa pun مﻳﻛﺣﻟا (lagi Maha
Bijaksana") dalam segala tindakan dan perbuatan.

Agama Nabi Ibrahim A.S.
⎯Β´ρ ´=î¯ƒ ⎯ã '#Β ´Ο↵δ≡¯/) ω) ⎯Β μ™ …μ¡ Ρ ‰)9´ρ μ≈´Ζ‹ܹ# ’û $´‹Ρ‘‰9# …μΡ)´ρ ’û οzψ#
´⎯ϑ9 ⎦⎫s=≈¯Á9# ∩⊇⊂⊃∪

130. نﻣو (Dan siapakah) maksudnya tidak ada orang مﻳﻫا رﺑإ ﺔﻠﻣ نﻋ بﻏرﻳ (yang benci pada agama Ibrahim) lalu
meninggalkannya ﻪﺳﻔﻧ ﻪﻔﺳ نﻣ ﻻإ (kecuali orang yang memperbodoh dirinya sendiri) artinya tidak mengerti bahwa ia
makhluk Allah dan harus mengabdikan diri kepada-Nya atau yang dimaksud, mencelakakan dan menghinakan dirinya sendiri
ﺎﻳﻧدﻟا ﻲﻓ ﻩﺎﻧﻳﻔطﺻا دﻘﻟو (dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia) sebagai seorang rasul dan seorang khalil, artinya
'sebagai seorang sahabat', ﻧ
ٕ
او نﻳﺣﻟﺎﺻﻟا نﻣﻟ ةرﺧﻵا ﻲﻓ ﻪ (dan sesungguhnya di akhirat dia benar-benar termasuk orang-
orang yang saleh) yang mempunyai kedudukan tinggi.

Œ) Α$% …`&! …μš/´‘ ¯Ν=`™& Α$% Mϑ=`™& >9 ⎦⎫ϑ=≈ è9# ∩⊇⊂⊇∪

131. Ingatlah! ﻠﺳأ ﻪﺑر ﻪﻟ ﻝﺎﻗ ذإ م (Ketika Tuhannya berfirman kepadanya, "Tunduk dan berserah dirilah kamu!") maksudnya
"Tunduklah kepada Allah dan bulatkan pengabdianmu kepada-Nya!" نﻳﻣﻟﺎﻌﻟا برﻟ تﻣﻠﺳأ ﻝﺎﻗ (Jawab Ibrahim, "Aku tunduk
dan berserah diri kepada Tuhan semesta alam.")

©œ»´ρ´ ρ $κ5 `Ο↵δ≡¯/) μ‹⊥/ ´>θ)胴ρ ¯©_ 6≈ƒ β) ´!# ’∀ ܹ# `Ν39 ⎦⎪$!# Ÿξù ´⎯?θϑ? ω) ΟFΡ&´ρ βθϑ=`¡•Β
∩⊇⊂⊄∪

132. مﻳﻫا رﺑإ ﺎﻬﺑ ﻰﺻوو (Dan Ibrahim telah mewasiatkan) maksudnya agama itu. Menurut suatu qiraat 'aushaa', ﻘﻌﻳو ﻪﻳﻧﺑ بو
(kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub) kepada anak-anaknya, katanya, نﻳدﻟا مﻛﻟ ﻰﻔطﺻا ﷲا نإ ﻲﻧﺑ ﺎﻳ ("Hai
anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untukmu) yakni agama Islam, نوﻣﻠﺳﻣ مﺗﻧأو ﻻإ نﺗوﻣﺗ ﻼﻓ
(maka janganlah kamu mati kecuali dalam menganut agama Islam!") Artinya ia melarang mereka meninggalkan agama Islam
dan menyuruh mereka agar memegang teguh agama itu sampai nyawa berpisah dari badan.

Π& ¯ΝGΨ. ´™#‰ κ− Œ) ´Ø m ´>θ)èƒ N¯θϑ9# Œ) Α$% μ‹⊥79 $Β βρ‰7è ? ⎯Β “‰è/ #θ9$% ‰7èΡ 7γ≈9)
μ≈9)´ρ 7←$/#´ ™ ´Ο↵δ≡ ¯/) Ÿ≅Šè≈ϑ`™)´ ρ ,≈s`™)´ρ $´γ≈9) #´‰n≡´ρ ⎯tΥ´ρ …`&! βθϑ=`¡`Β ∩⊇⊂⊂∪

133. Tatkala orang-orang Yahudi mengatakan kepada Nabi saw., "Apakah kamu tidak tahu bahwa ketika akan mati itu Yakub
memesankan kepada putra-putranya supaya memegang teguh agama Yahudi," maka turunlah ayat, ءادﻬﺷ مﺗﻧﻛ مأ ("Apakah
kalian menyaksikan) atau turut hadir ذإ توﻣﻟا بوﻘﻌﻳ رﺿﺣ ذإ (ketika tanda-tanda kematian telah datang kepada Yakub,
yakni ketika) menjadi 'bada' atau huruf pengganti bagi 'idz' yang sebelumnya, يدﻌﺑ نﻣ نودﺑﻌﺗ ﺎﻣ ﻪﻳﻧﺑﻟ ﻝﺎﻗ (ia
menanyakan kepada anak-anaknya, 'Apa yang kamu sembah sepeninggalku?") yakni setelah aku meninggal? كﻬﻟإ دﺑﻌﻧ اوﻟﺎﻗ

ٕ
او ﻝﻳﻋﺎﻣﺳ
ٕ
او مﻳﻫا رﺑإ كﺋﺎﺑآ ﻪﻟ
ٕ
او قﺎﺣ (Jawab mereka, "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu
Ibrahim, Ismail dan Ishak). Ismail dianggap sebagai 'bapak' berdasarkan taghlib atau pukul rata, karena kedudukan paman sama
dengan bapak ادﺣاو ﺎﻬﻟإ (yakni Tuhan Yang Maha Esa) merupakan 'badal' atau kata pengganti dari 'Tuhanmu', ﻪﻟ نﺣﻧو
نوﻣﻠﺳﻣ (dan kami tunduk serta berserah diri kepada-Nya.") Kata 'am' atau 'apakah' di atas berarti penolakan, artinya kalian
tidak hadir ketika ia wafat, maka betapa kalian berani menyatakan dan mengucapkan kepadanya perkataan yang tidak-tidak!

7=? πΒ& ‰% M=z $γ9 $ Β M6¡. Ν39´ρ $Β ¯ΝF¯; ¡. Ÿω´ρ βθ= ↔`¡? $´ϑã #θΡ%. βθ=´Κèƒ ∩⊇⊂⊆∪

134. كﻠﺗ (Itu) isyarat kepada Ibrahim dan Yakub serta anak cucu mereka, menjadi 'mubtada' atau subyek dan dipakai kata
muannats/jenis wanita disebabkan predikatnya yang muannats pula, تﻠﺧ دﻗ ﺔﻣأ (adalah umat yang telah lalu) تﺑﺳﻛ ﺎﻣ ﺎﻬﻟ
(bagi mereka apa yang telah mereka usahakan) maksudnya balasan atau ganjaran amal perbuatan mereka مﻛﻟو (dan bagi
kamu) ditujukan kepada orang-orang Yahudi نوﻠﻣﻌﻳ اوﻧﺎﻛ ﺎﻣﻋ نوﻟﺄﺳﺗ ﻻو مﺗﺑﺳﻛ ﺎﻣ (apa yang kamu usahakan dan kamu
tidak akan diminta pertanggungjawaban tentang apa-apa yang mereka kerjakan) sebagaimana mereka tidak pula akan diminta
pertanggungjawaban tentang amal perbuatanmu. Kalimat yang di belakang ini memperkuat maksud kalimat di muka.

#θ9$%´ ρ #θΡθ2 #´Šθδ ρ& “≈ÁΡ #ρ‰G¯κE ¯≅% ¯≅/ '#Β ´Ο↵δ≡ ¯/) $‹Ζm $Β´ρ β%. ´⎯Β ⎦⎫.³ϑ9# ∩⊇⊂∈∪

135. ادوﻫ اوﻧوﻛ اوﻟﺎﻗو اودﺗﻬﺗ ىرﺎﺻﻧ وأ (Dan kata mereka, "Jadilah kamu sebagai penganut agama Yahudi atau Kristen,
niscaya kamu mendapat petunjuk.") 'Au' yang berarti 'atau' berfungsi sebagai pemisah. Yang pertama diucapkan oleh orang-
orang Yahudi Madinah, sedangkan yang kedua oleh kaum Kristen Najran. ﻝﻗ (Katakanlah) kepada mereka ﻝﺑ (tidak, bahkan)
kami akan mengikuti ﺎﻔﻳﻧﺣ مﻳﻫا رﺑإ ﺔﻠﻣ (agama Ibrahim yang lurus) yang bertentangan dengan agama lain dan berpaling
menjadi agama yang lurus dan benar. 'Hanifa' ini menjadi 'hal' dari Ibrahim. نﻳﻛرﺷﻣﻟا نﻣ نﺎﻛ ﺎﻣو (Dan bukanlah dia dari
golongan orang-orang musyrik).

#θ9θ% $ΨΒ#´™ ´!$/ $Β´ρ Α“Ρ& $´ΖŠ9) $Β´ ρ Α“Ρ& ´’<) ´Ο↵δ≡¯/) Ÿ≅Šè≈ÿœ)´ρ ,≈s`™)´ ρ ´>θ)胴ρ Þ$6`™{#´ρ $Β´ρ
´’Aρ& ©›θ`Β ©¤Šã´ ρ $Β´ρ ´’Aρ& šχθ–Š;Ψ9# ⎯Β `Ογ/¯‘ Ÿω −¯Ρ ⎦⎫/ ‰n& `ΟγΨΒ ⎯tΥ´ρ …μ9 βθ`Κ=`¡`Β
∩⊇⊂∉∪

136. اوﻟوﻗ (Katakanlah,) ucapan ini ditujukan kepada orang-orang beriman ﺎﻧﻳﻟإ ﻝزﻧأ ﺎﻣو ﷲﺎﺑ ﺎﻧﻣآ ("Kami beriman kepada
Allah dan pada apa yang diturunkan kepada kami) yakni Alquran مﻳﻫا رﺑإ ﻰﻟإ ﻝزﻧأ ﺎﻣو (dan pada apa yang diturunkan
kepada Ibrahim) yakni shuhuf, yaitu lembaran-lembaran yang sepuluh طﺎﺑﺳﻷاو بوﻘﻌﻳو قﺎﺣﺳ
ٕ
او ﻝﻳﻋﺎﻣﺳ
ٕ
او (kepada
Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya) ﻰﺳوﻣ ﻲﺗوأ ﺎﻣو (dan apa yang diberikan kepada Musa) berupa Taurat ﻰﺳﻳﻋو (dan
Isa) yakni Injil مﻬﺑر نﻣ نوﻳﺑﻧﻟا ﻲﺗوأ ﺎﻣو (begitu juga yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhan mereka) baik berupa kitab
maupun ayat. مﻬﻧﻣ دﺣأ نﻳﺑ قرﻔﻧ ﻻ (Tidaklah kami beda-bedakan seorang pun di antara mereka) sehingga mengakibatkan
kami beriman kepada sebagian dan kafir kepada sebagian yang lain sebagaimana halnya orang-orang Yahudi dan Kristen,
نوﻣﻠﺳﻣ ﻪﻟ نﺣﻧو (dan kami hanya tunduk kepada-Nya semata.")

β*ù #θ`ΖΒ#´™ ≅Vϑ/ $Β Λ⎢Ψ Β#´™ ⎯μ/ ‰) ù #ρ‰ Gδ# β)ρ #¯θ9´θ? $ÿς*ù ¯Νδ ’û −$ )© `Νγ6‹3´ ‹¡ ù ´!#
´θδ´ ρ ìŠϑ´¡9# `ΟŠ=è9# ∩⊇⊂∠∪

137. اوﻧﻣآ نﺈﻓ (Maka jika mereka beriman) yakni orang-orang Yahudi dan Kristen tadi ﻝﺛﻣﺑ (dengan) 'mitsli' atau 'seperti'
hanya sebagai tambahan اوﻟوﺗ ن
ٕ
او اودﺗﻫا دﻘﻓ ﻪﺑ مﺗﻧﻣآ ﺎﻣ (apa yang kamu imani, maka mereka telah memperoleh petunjuk
dan jika mereka berpaling) dari keimanan itu, قﺎﻘﺷ ﻲﻓ مﻫ ﺎﻣﻧﺈﻓ (berarti mereka dalam permusuhan) denganmu. مﻬﻛﻳﻔﻛﻳﺳﻓ
ﷲا (Maka Allah akan memeliharamu dari permusuhan mereka itu) hai Muhammad! ﻊﻳﻣﺳﻟا وﻫو (Dan Allah Maha Mendengar)
ucapan-ucapan mereka مﻳﻠﻌﻟا (lagi Maha Mengetahui) semua keadaan mereka. Misalnya kamu telah ditolong-Nya dengan
pembunuhan Bani Quraizhah, pengusiran Bani Nadhir dan pembebanan upeti atas mereka.

πó¯7¹ ´!# ⎯Β´ρ ⎯¡m& š∅Β ´!# πó¯7¹ ⎯tΥ´ρ …`&! βρ‰7≈ã ∩⊇⊂∇∪

138. ﷲا ﺔﻐﺑﺻ (Celupan Allah) 'mashdar' yang memperkuat 'kami beriman' tadi. Mendapat baris di atas sebagai maf`ul
muthlak dari fi`il yang tersembunyi yang diperkirakan berbunyi 'Shabaghanallaahu shibghah', artinya "Allah mencelup kami suatu
celupan". Sedang maksudnya ialah agama-Nya yang telah difitrahkan-Nya atas manusia dengan pengaruh dan bekasnya yang
menonjol, tak ubah bagai celupan terhadap kain. نﻣو (Dan siapakah) maksudnya tidak seorang pun ﺔﻐﺑﺻ ﷲا نﻣ نﺳﺣأ
(yang lebih baik celupannya dari Allah) shibghah di sini menjadi 'tamyiz' نودﺑﺎﻋ ﻪﻟ نﺣﻧو (dan hanya kepada-Nya kami
menyembah).

¯≅% $ΨΡθ•_$ s?& ’û ´!# ´θδ´ρ $´Ζš/´‘ ¯Ν6š/´‘´ρ $Ψ9´ρ $Ψ=≈ϑã& ¯Ν39´ρ ¯Ν3=≈ϑã& ⎯tΥ´ρ …μ9 βθ´Á=ƒΧ ∩⊇⊂®∪

139. ﻝﻗ (Katakanlah) kepada mereka! ﺎﻧﻧوﺟﺎﺣﺗأ ("Apakah kamu hendak memperbantahkan) dengan kami ﷲا ﻲﻓ (tentang
Allah) karena Dia memilih seorang nabi dari kalangan Arab? ﺎﻧﺑر وﻫو مﻛﺑرو (Padahal Dia adalah Tuhan kamu) dan berhak
memilih siapa saja yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya مﻛﻟﺎﻣﻋأ مﻛﻟو ﺎﻧﻟﺎﻣﻋأ ﺎﻧﻟو (dan bagi kamu amalan
kamu) dan kamu akan memperoleh balasannya pula dan tidak mustahil jika di antara amal-amalan kami itu ada yang patut
menerima ganjaran istimewa نوﺻﻠﺧﻣ ﻪﻟ نﺣﻧو (dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan) agama dan amalan kami;
berbeda halnya dengan kamu, sehingga sepatutnyalah kami yang dipilih-Nya. 'Hamzah' atau 'apakah' di atas, maksudnya
menolak, sedangkan ketiga kalimat di belakang berarti 'hal'.

Θ& βθ9θ) ? β) ´Ο↵δ≡¯/) Ÿ≅‹è≈ϑ`™)´ρ šY≈s`™)´ρ šUθ)胴ρ Þ$7`™{#´ρ #θΡ%. #´Šθδ ρ& “≈ÁΡ ¯≅%
¯ΝFΡ&´ ™ `Ν=ã& Θ& ´!# ⎯Β´ρ `Ν=ß& ⎯´ϑΒ ´ ΟG. ο‰≈γ© …ν‰Ψã š∅Β ´!# $ Β´ρ ´!# ≅≈ó/ $´ϑã βθ= ϑè?
∩⊇⊆⊃∪

140. مأ (Atau) apakah نوﻟوﻘﺗ (kamu hendak mengatakan) ada pula yang membaca 'yaquuluuna', artinya mereka hendak
mengatakan ﻝﻗ ىرﺎﺻﻧ وأ ادوﻫ اوﻧﺎﻛ طﺎﺑﺳﻷاو بوﻘﻌﻳو قﺎﺣﺳ
ٕ
او ﻝﻳﻋﺎﻣﺳ
ٕ
او مﻳﻫا رﺑإ نإ (bahwa Ibrahim, Ismail,
Ishak, Yakub dan anak cucunya adalah penganut agama Yahudi dan Kristen?" Katakanlah) kepada mereka, ﷲا مأ مﻠﻋأ مﺗﻧأأ
("Apakah kamu yang lebih tahu ataukah Allah") artinya Allahlah yang lebih mengetahui dan Allah sendiri telah membebaskan
Ibrahim dari kedua agama itu, firman-Nya, ﺎﻳدوﻬﻳ مﻳﻫا رﺑإ نﺎﻛ ﺎﻣ ﺎﻳﻧا رﺻﻧ ﻻو "Ibrahim itu bukanlah seorang Yahudi atau
Kristen." Demikian pula nabi-nabi yang disebutkan bersamanya mereka itu adalah juga mengikuti agamanya. نﻣﻣ مﻠظأ نﻣو
مﺗﻛ (Dan siapakah lagi yang aniaya daripada orang yang menyembunyikan) atau merahasiakan kepada umat manusia ةدﺎﻬﺷ
ﻩدﻧﻋ (kesaksian yang terdapat padanya) ﷲا نﻣ (dari Allah) maksudnya tidak ada lain yang lebih aniaya daripadanya. Yang
dituju adalah orang-orang Yahudi yang menyembunyikan kesaksian Allah dalam Taurat bahwa Ibrahim itu menganut agama
hanafiah, yaitu agama Islam yang lurus. نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﻋ ﻝﻓﺎﻐﺑ ﷲا ﺎﻣو (Dan Allah sekali-kali tidak lalai dari apa yang kamu
kerjakan) merupakan ancaman dan peringatan terhadap mereka.

7=? πΒ& ‰% M=z $λ; $Β M6¡. Ν39´ρ $Β `ΟF¯;¡. Ÿω´ρ βθ=↔`¡? $´ϑã #θΡ%. šχθ=ϑèƒ ∩⊇⊆⊇∪

141. نوﻠﻣﻌﻳ اوﻧﺎﻛ ﺎﻣﻋ نوﻟﺄﺳﺗ ﻻو مﺗﺑﺳﻛ ﺎﻣ مﻛﻟو تﺑﺳﻛ ﺎﻣ ﺎﻬﻟ تﻠﺧ دﻗ ﺔﻣأ كﻠﺗ (Mereka itu adalah umat yang
telah lalu, bagi mereka apa yang telah mereka usahakan dan bagi kamu apa yang kamu usahakan; dan kamu tidak akan diminta
pertanggungjawaban tentang apa yang telah mereka kerjakan). Ayat seperti ini telah kita temui di muka.

KA’ABAH ADALAH KIBLAT BAGI SELURUH UMAT ISLAM

Sekitar Pemindahan Kiblat

¤ `Αθ)´‹™ '™$γ´¡9# ´⎯Β ¨$Ζ9# $Β ¯Νγ99´ρ ⎯ã `ΝκJ=¯6% ©L9# #θΡ%. $γ‹= æ ≅% ! −³RQ# ´>óϑ9#´ ρ
“‰¯κ´‰ ⎯Β '™$ ±„ ’<) Þ≡´À ΟŠ)G`¡•Β ∩⊇⊆⊄∪

142. سﺎﻧﻟا نﻣ ءﺎﻬﻔﺳﻟا ﻝوﻘﻳﺳ (Orang-orang yang bodoh, kurang akalnya, di antara manusia) yakni orang-orang Yahudi dan
kaum musyrikin akan mengatakan, مﻫﻻو ﺎﻣ (Apakah yang memalingkan mereka) yakni Nabi saw. dan kaum mukminin نﻋ
ﺎﻬﻳﻠﻋ اوﻧﺎﻛ ﻲﺗﻟا مﻬﺗﻠﺑﻗ(dari kiblat mereka yang mereka pakai selama ini) maksudnya yang mereka tuju di waktu salat, yaitu
Baitulmakdis. Menggunakan 'sin' yang menunjukkan masa depan, merupakan pemberitaan tentang peristiwa gaib. ﷲ ﻝﻗ
برﻐﻣﻟاو قرﺷﻣﻟا (Katakanlah, "Milik Allahlah timur dan barat) maksudnya semua arah atau mata angin adalah milik Allah
belaka, sehingga jika Dia menyuruh kita menghadap ke arah mana saja, maka tak ada yang akan menentang-Nya. نﻣ يدﻬﻳ
ءﺎﺷﻳ (Dia memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya) sesuai dengan petunjuk-Nya مﻳﻘﺗﺳﻣ طا رﺻ ﻰﻟإ (ke jalan
yang lurus") yakni agama Islam. Termasuk dalam golongan itu ialah kamu sendiri dan sebagai buktinya ialah:

79≡‹.´ρ ¯Ν3≈Ψ=è_ πΒ& $Ü™´ρ #θΡθ6G9 ´™#‰κ− ’?ã ¨$Ψ9# βθ3ƒ´ρ `Αθ™¯9# ¯Ν3‹= æ #´‰‹γ© $Β´ρ
$Ψ=è_ '#¯7)9# ©L9# MΖ. $κ¯=æ ω) ´Ν=è´Ζ9 ⎯Β ì6Kƒ Αθ™¯9# ⎯´ϑΒ ´==)Ζƒ ’?ã μ‹7)ã β)´ρ MΡ%.
ο´739 ω) ’?ã ⎦⎪%!# “ ‰δ ´!# $Β´ρ β%. ´!# ì‹Ò`‹9 ¯Ν3Ψ≈ϑƒ) ´χ) ´!# ¨$Ψ9$/ ∃ρ'™9 'ΟŠm¯‘
∩⊇⊆⊂∪

143. كﻟذﻛو (Demikian pula) sebagaimana Kami telah membimbing kamu padanya. مﻛﺎﻧﻠﻌﺟ (Kami jadikan kamu) hai
Muhammad ﺎطﺳو ﺔﻣأ (sebagai umat yang pertengahan) artinya sebagai umat yang adil dan pilihan, ﻰﻠﻋ ءادﻬﺷ اوﻧوﻛﺗﻟ
سﺎﻧﻟا (agar kamu sekalian menjadi saksi terhadap umat manusia) pada hari kiamat bahwa rasul-rasul mereka telah
menyampaikan risalah kepada mereka ادﻳﻬﺷ مﻛﻳﻠﻋ ﻝوﺳرﻟا نوﻛﻳو (dan agar rasul menjadi saksi terhadap kamu sekalian)
bahwa ia telah menyampaikan risalahnya kepadamu. ﺔﻠﺑﻘﻟا ﺎﻧﻠﻌﺟ ﺎﻣو (Dan tidaklah Kami jadikan kiblat) kamu sekarang ini
ﺎﻬﻳﻠﻋ تﻧﻛ ﻲﺗﻟا (menurut arah kiblatmu dulu) yaitu Kaabah yang menjadi kiblatmu yang mula-mula. Di Mekah Nabi saw.
ketika salat menghadap ke sana dan tatkala ia hijrah ke Madinah disuruhnya menghadap ke Baitulmakdis guna mengambil hati
orang-orang Yahudi. Ada 16 atau 17 bulan lamanya Nabi menghadap ke Baitulmakdis, lalu kembali menghadap ke Kaabah ﻻإ
مﻠﻌﻧﻟ (melainkan agar Kami ketahui) menurut ilmu lahir ﻝوﺳرﻟا ﻊﺑﺗﻳ نﻣ (siapa yang mengikuti rasul) lalu membenarkannya
ﻪﻳﺑﻘﻋ ﻰﻠﻋ بﻠﻘﻧﻳ نﻣﻣ (di antara orang-orang yang membelot) artinya murtad dan kembali pada kekafiran disebabkan
keragu-raguan terhadap agama dan dugaan bahwa Nabi saw. dalam kebimbangan menghadapi urusannya. Memang ada
segolongan orang yang murtad disebabkan ini. ن
ٕ
او (Dan sungguh) 'in' berasal dari 'inna', sedangkan isimnya dibuang dan pada
mulanya berbunyi 'wa-innaha', artinya 'dan sesungguhnya ia' تﻧﺎﻛ (adalah ia) yakni pemindahan kiblat itu ةرﻳﺑﻛﻟ (amat berat)
amat sulit diterima manusia, ﻟا ﻰﻠﻋ ﻻإ ﷲا ىدﻫ نﻳذ (kecuali bagi orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah) di antara
mereka مﻛﻧﺎﻣﻳإ ﻊﻳﺿﻳﻟ ﷲا نﺎﻛ ﺎﻣو (dan Allah tidak akan menyia-nyiakan keimanan mereka) maksudnya salat mereka yang
dulu menghadap ke Baitulmakdis, tetapi akan tetap memberi pahala kepada mereka karenanya. Sebagaimana kita ketahui
sebab turun ayat ini adalah datangnya pertanyaan mengenai orang yang meninggal sebelum pemindahan kiblat. ﷲا نإ
سﺎﻧﻟﺎﺑ (Sesungguhnya Allah terhadap manusia) yakni yang beriman مﻳﺣر فوؤرﻟ (Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)
sehingga Dia tidak akan menyia-nyiakan amal perbuatan mereka. 'Ra`fah', artinya amat pengasih dan didahulukan agar lebih
tepat menemui sasaran.

‰% “ Ρ ==)? 7γ_´ ρ ’û ™$ ϑ´¡9# 7Ψ´Š9´θ`Ψ= ù '#¯7% $γ9ʯ ? Α´θù 7γ_´ ρ Ü© ‰f`¡ ϑ9# Θ# s9#
]Šm´ρ $Β `ΟFΖ. #θ—9´θù ¯Ν3δθ`_`ρ …νÜ© β)´ρ ⎦⎪%!# #θ?ρ& =≈G39# βθϑ=è´‹9 μΡ& ‘,s9# ⎯Β ¯Νγ/¯‘
$Β´ ρ ´!# ≅≈ó/ $´ϑã βθ= ϑèƒ ∩⊇⊆⊆∪

144. دﻗ (Sungguh) menyatakan kepastian بﻠﻘﺗ ىرﻧ (telah Kami lihat perpalingan) atau tengadah ﻲﻓ كﻬﺟو (wajahmu ke)
arah ءﺎﻣﺳﻟا (langit) menunggu-nunggu kedatangan wahyu dan rindu menerima perintah untuk menghadap Kaabah. Sebabnya
tidak lain karena ia merupakan kiblat Nabi Ibrahim dan lebih menggugah untuk masuk Islamnya orang-orang Arab كﻧﻳﻟوﻧﻠﻓ
(maka sungguh akan Kami palingkan kamu) pindahkan kiblatmu ﺎﻫﺎﺿرﺗ ﺔﻠﺑﻗ (ke kiblat yang kamu ridai) yang kamu sukai.
كﻬﺟو ﻝوﻓ (Maka palingkanlah mukamu) artinya menghadaplah di waktu salat رطﺷ ما رﺣﻟا دﺟﺳﻣﻟا (ke arah Masjidilharam)
yakni Kaabah مﺗﻧﻛ ﺎﻣ ثﻳﺣو (dan di mana saja kamu berada) ditujukan kepada seluruh umat مﻛﻫوﺟو اوﻟوﻓ (palingkanlah
mukamu) dalam salat ﻪﻧأ نوﻣﻠﻌﻳﻟ بﺎﺗﻛﻟا اوﺗوأ نﻳذﻟا ن
ٕ
او ﻩرطﺷ (ke arahnya! Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi
Alkitab sama mengetahui bahwa itu) maksudnya pemindahan kiblat ke arah Kaabah قﺣﻟا (benar) tidak disangsikan lagi نﻣ
مﻬﺑر (dari Tuhan mereka) karena di dalam kitab-kitab suci mereka dinyatakan bahwa di antara ciri-ciri Nabi saw. ialah terjadinya
pemindahan kiblat di masanya. نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﻋ ﻝﻓﺎﻐﺑ ﷲا ﺎﻣو (Dan Allah sekali-kali tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan) jika
dengan ta, maka ditujukan kepada 'kamu' hai orang-orang yang beriman, yang mematuhi segala perintah-Nya, sebaliknya bila
dengan ya, maka ditujukan kepada orang-orang Yahudi yang menyangkal soal kiblat ini.

⎦⌡ 9´ρ MŠ?& ⎦⎪%!# #θ?ρ& =≈G39# ≅3/ πƒ#´™ $Β #θ`è7? 7F=¯7% $Β´ ρ MΡ& ì/$F/ ¯Ν·κJ=¯6% $ Β´ρ ΟγÒè/
ì/$F/ '#¯6% Ùè/ ⎦⌡9´ρ Mè7?# Νδ´™#´ θδ& ⎯Β ‰è/ $Β 8´™$ _ š∅Β Ν=è9# šΡ) #Œ) ´ ⎯ϑ9
š⎥⎫ϑ=≈à9# ∩⊇⊆∈∪

145. نﺋﻟو (Dan sesungguhnya jika) lam untuk sumpah ﺔﻳآ ﻝﻛﺑ بﺎﺗﻛﻟا اوﺗوأ نﻳذﻟا تﻳﺗأ (kamu datangkan kepada orang-
orang yang diberi Alkitab semua bukti) atas kebenaranmu tentang soal kiblat اوﻌﺑﺗ ﺎﻣ (mereka tidak mengikuti) maksudnya
tidak akan mengikuti كﺗﻠﺑﻗ (kiblatmu) disebabkan keingkaran مﻬﺗﻠﺑﻗ ﻊﺑﺎﺗﺑ تﻧأ ﺎﻣو (dan kamu pun tidak akan mengikuti
kiblat mereka). Hal ini dipastikan Allah mengingat keinginan kuat dari Nabi agar mereka masuk Islam dan keinginan kuat mereka
agar Nabi saw. kembali berkiblat ke Baitulmakdis. ضﻌﺑ ﺔﻠﺑﻗ ﻊﺑﺎﺗﺑ مﻬﺿﻌﺑ ﺎﻣو (Dan sebagian mereka pun tidak akan
mengikuti kiblat sebagian yang lain) maksudnya orang-orang Yahudi terhadap kiblat orang-orang Kristen dan sebaliknya orang-
orang Kristen terhadap kiblat orang-orang Yahudi. اوﻫأ تﻌﺑﺗا نﺋﻟو مﻫء (Dan sekiranya kamu mengikuti keinginan mereka)
yang mereka ajukan dan tawarkan kepadamu مﻠﻌﻟا نﻣ كءﺎﺟ ﺎﻣ دﻌﺑ نﻣ (setelah datang ilmu kepadamu) maksudnya
wahyu, اذإ كﻧإ (maka kalau begitu kamu) apabila kamu mengikuti mereka نﻳﻣﻟﺎظﻟا نﻣﻟ (termasuk golongan orang-orang
yang aniaya).

⎦⎪%!# `Νγ≈´Ζ?#´™ =≈G39# …μΡθùèƒ $ϑ . βθùèƒ ¯Νδ´™$Ψ¯/& β)´ ρ $)ƒù ¯ΝγΖΒ βθϑG3´‹9 ,s9# ¯Νδ´ρ
βθϑ=èƒ ∩⊇⊆∉∪

146. ﻪﻧوﻓرﻌﻳ بﺎﺗﻛﻟا مﻫﺎﻧﻳﺗآ نﻳذﻟا (Orang-orang yang Kami beri Alkitab mengenalnya) Muhammad مﻫءﺎﻧﺑأ نوﻓرﻌﻳ ﺎﻣﻛ
(sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka sendiri) karena disebutkan ciri-cirinya dalam kitab-kitab suci mereka. Kata
Ibnu Salam, "Sesungguhnya ketika aku melihatnya, maka aku pun segera mengenalnya, sebagaimana aku mengenal putraku
sendiri, bahkan lebih kuat lagi mengenal Muhammad." قﺣﻟا نوﻣﺗﻛﻳﻟ مﻬﻧﻣ ﺎﻘﻳرﻓ ن
ٕ
او (Dan sesungguhnya sebagian di
antara mereka menyembunyikan kebenaran) maksudnya ciri-cirinya itu نوﻣﻠﻌﻳ مﻫو (padahal mereka mengetahui) keadaanmu
dan siapa kamu yang sebenarnya.

‘,s9# ⎯Β 7/¯‘ Ÿξù ⎦ðθ3? ´⎯Β ⎦⎪Iϑϑ9# ∩⊇⊆∠∪

147. قﺣﻟا (Kebenaran itu) betapa pun نﻳرﺗﻣﻣﻟا نﻣ نﻧوﻛﺗ ﻼﻓ كﺑر نﻣ (dari Tuhanmu, maka janganlah kamu berada
dalam keragu-raguan) dalam kebimbangan, misalnya mengenai soal kiblat ini. Susunan kata seperti itu lebih kuat lagi daripada
mengatakan, "Jangan kamu ragu!"

≅39´ρ πγ_ρ ´θδ $κ9´θ`Β #θ)7F`™$ù N≡´¯‚9# ⎦⎪& $ Β #θΡθ3? N'ƒ `Ν3/ ´!# $´èŠϑ _ β) ´!# ’?ã ≅.
™`©« "ƒ‰% ∩⊇⊆∇∪

148. ﻝﻛﻟو (Dan bagi masing-masing) maksudnya masing-masing umat ﺔﻬﺟو (ada arah dan tujuan) maksudnya kiblat وﻫ
ﺎﻬﻳﻟوﻣ (tempat ia menghadapkan wajahnya) di waktu salatnya. Menurut suatu qiraat bukan 'muwalliihaa' tetapi 'muwallaahaa'
yang berarti majikan atau yang menguasainya, تا رﻳﺧﻟا اوﻘﺑﺗﺳﺎﻓ (maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan) yakni segera
menaati dan menerimanya. ﺎﻌﻳﻣﺟ ﷲا مﻛﺑ تﺄﻳ اوﻧوﻛﺗ ﺎﻣ نﻳأ (Di mana saja kamu berada, pastilah Allah akan
mengumpulkan kamu semua) yakni di hari kiamat, lalu dibalas-Nya amal perbuatanmu. رﻳدﻗ ءﻲﺷ ﻝﻛ ﻰﻠﻋ ﷲا نإ
(Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu).

⎯Β´ρ ]‹m M_ z Α´θ ù 7γ_´ ρ Ü© ‰f`¡ϑ9# Θ# s9# …μΡ)´ρ ‘,s=9 ⎯Β 7/¯‘ $Β´ ρ ´!# ≅≈ó/
$´ϑã βθ=ϑè ? ∩⊇⊆®∪

149. تﺟرﺧ ثﻳﺣ نﻣو (Dan dari mana saja kamu keluar) untuk sesuatu perjalanan, ما رﺣﻟا دﺟﺳﻣﻟا رطﺷ كﻬﺟو ﻝوﻓ
نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﻋ ﻝﻓﺎﻐﺑ ﷲا ﺎﻣو كﺑر نﻣ قﺣﻠﻟ ﻪﻧ
ٕ
او (maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan sesungguhnya
itu merupakan ketentuan yang hak dari Tuhanmu dan Allah tidak lalai terhadap apa yang kamu kerjakan) dibaca dengan ta dan
ya. Ayat seperti ini telah kita temui dulu dan diulang-ulang untuk menyatakan persamaan hukum dalam perjalanan dan lain-
lainnya.

⎯Β´ρ ]‹m M_ z Α´θ ù 7γ_´ρ Ü© ‰f`¡ ϑ9# Θ#s9# ]Šm´ ρ $Β `ΟFΖ. #θ—9´θù ¯Ν6δθ`_`ρ
…νÜ© ξ∞9 βθ3ƒ ¨$Ψ=9 ¯Ν3‹= æ πf`m ω) š⎥⎪%!# #θϑ=ß ¯Ν·κ]Β Ÿξù ¯Νδ¯θ±ƒ B ’Τ¯θ±z#´ρ ¯Ν?{´ρ
©LϑèΡ ¯/3‹= æ ¯Ν3=è9´ρ βρ‰ G¯η ? ∩⊇∈⊃∪

150. ﻩرطﺷ مﻛﻫوﺟو اوﻟوﻓ مﺗﻧﻛ ﺎﻣ ثﻳﺣو ما رﺣﻟا دﺟﺳﻣﻟا رطﺷ كﻬﺟو ﻝوﻓ تﺟرﺧ ثﻳﺣ نﻣو (Dan dari mana saja
kamu berangkat, maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, maka hadapkanlah
mukamu ke arahnya!) Diulang-ulang untuk memperkuat ﻟ سﺎﻧﻠﻟ نوﻛﻳ ﻼﺋ (agar tidak ada bagi manusia) baik Yahudi maupun
orang musyrik ﺔﺟﺣ مﻛﻳﻠﻋ (hujah atas kamu) maksudnya alasan agar kamu meninggalkan dan berpaling ke arah lainnya,
yakni untuk menyangkal perdebatan mereka dengan kamu, misalnya kata orang-orang Yahudi, "Ia mengingkari agama kita
tetapi ia mengikuti arah kiblat kita," dan kata orang-orang musyrik, "Ia mengaku mengikuti agama Ibrahim tetapi ia melanggar
arah kiblatnya," مﻬﻧﻣ اوﻣﻠظ نﻳذﻟا ﻻإ (kecuali orang-orang yang aniaya di antara mereka) disebabkan keingkaran. Mereka
mengatakan bahwa perpalingan Muhammad ke Kakbah itu sebabnya tidak lain hanyalah karena kecenderungannya pada
agama nenek moyangnya. 'Itstitsna' atau pengecualian di sini adalah 'muttashil' atau berhubungan dan maksudnya adalah tak
ada omelan seorang pun kepadamu selain dari omelan mereka itu. مﻫوﺷﺧﺗ ﻼﻓ (Maka janganlah kamu takut kepada mereka)
maksudnya teramat khawatir disebabkan peralihan kiblat itu ﻲﻧوﺷﺧاو (tetapi takutlah kepada-Ku) yaitu dengan mengikuti
segala perintah-Ku, مﺗﻷو (dan agar Aku sempurnakan) `athaf atau dihubungkan pada 'li alla yakuuna', مﻛﻳﻠﻋ ﻲﺗﻣﻌﻧ (nikmat-
Ku kepadamu) dengan menuntunmu pada pokok agamamu نودﺗﻬﺗ مﻛﻠﻌﻟو (dan supaya kamu memperoleh petunjuk) pada
kebenaran.

$ϑ. $´Ζ=™¯‘& ¯Ν6‹ù ωθ™´‘ ¯Ν6ΖΒ #θ=G ƒ ¯Ν3‹=æ $ΨG≈ƒ#´™ ¯Ν6Š.“`ƒ´ρ `Ν6ϑ=è`ƒ´ ρ =≈G39#
πϑ6t:#´ρ Ν3ϑ=è`ƒ´ ρ $Β ¯Ν9 #θΡθ3? βθϑ=è? ∩⊇∈⊇∪

151. مﻛﻧﻣ ﻻوﺳر مﻛﻳﻓ ﺎﻧﻠﺳرأ ﺎﻣﻛ (Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu seorang rasul dari golonganmu)
berhubungan dengan lafal 'utimma', yakni untuk menyempurnakan sebagaimana sempurnanya utusan Kami, yaitu Nabi
Muhammad saw. ﺎﻧﺗﺎﻳآ مﻛﻳﻠﻋ وﻠﺗﻳ (yang membacakan kepadamu ayat-ayat Kami) Alquran, مﻛﻳﻛزﻳو (menyucikan kamu)
membersihkan kamu dari kesyirikan, بﺎﺗﻛﻟا مﻛﻣﻠﻌﻳو (mengajari kamu Alkitab) Alquran ﺔﻣﻛﺣﻟاو (dan hikmah) yakni hukum-
hukum yang terkandung di dalamnya, نوﻣﻠﻌﺗ اوﻧوﻛﺗ مﻟ ﺎﻣ مﻛﻣﻠﻌﻳو (serta mengajari kamu apa-apa yang belum kamu
ketahui).

’Τρ`.Œ$ù ¯Ν.¯.Œ& #ρ`6©#´ρ ’< Ÿω´ρ βρ`3? ∩⊇∈⊄∪

152. ﻲﻧورﻛذﺎﻓ (Karena itu ingatlah kamu kepada-Ku) yakni dengan salat, tasbih dan lain-lain مﻛرﻛذأ (niscaya Aku ingat pula
kepadamu). Ada yang mengatakan maksudnya niscaya Aku balas amalmu itu. Dalam sebuah hadis qudsi diketengahkan firman
Allah, ﺗرﻛذ ﻸﻣ ﻲﻓ ﻲﻧرﻛذ نﻣو ﻲﺳﻔﻧ ﻲﻓ ﻪﺗرﻛذ ﻪﺳﻔﻧ ﻲﻓ ﻲﻧرﻛذ نﻣ ﻪﺋﻠﻣ نﻣ رﻳﺧ ﻸﻣ ﻲﻓ ﻪ "Barang siapa yang
mengingat-Ku dalam dirinya niscaya Aku akan ingat dia dalam diri-Ku dan barang siapa mengingat-Ku di hadapan khalayak
ramai, maka Aku akan mengingatnya di hadapan khalayak yang lebih baik!" ﻲﻟ اورﻛﺷاو (Dan bersyukurlah kepada-Ku) atas
nikmat-Ku dengan jalan taat kepada-Ku نورﻔﻛﺗ ﻻو (dan janganlah kamu mengingkari-Ku) dengan jalan berbuat maksiat dan
durhaka kepada-Ku.


Cubaan Berat dalam Menegakkan Kebenaran

$㕃'≈ƒ ´⎯ƒ%!# #θ`ΖΒ#´ ™ #θ`Ψ‹èG`™# ¯9¯Á9$/ οθ=¯Á9#´ρ β) ´!# ìΒ ⎦⎪9≈¯Á9# ∩⊇∈⊂∪

153. اوﻧﻳﻌﺗﺳا اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang yang beriman! Mintalah pertolongan) untuk mencapai kebahagiaan akhirat
رﺑﺻﻟﺎﺑ (dengan jalan bersabar) taat melakukan ibadah dan sabar menghadapi cobaan ةﻼﺻﻟاو (dan mengerjakan salat)
dikhususkan menyebutkannya disebabkan berat dan berulang-ulang نﻳرﺑﺎﺻﻟا ﻊﻣ ﷲا نإ (sesungguhnya Allah bersama
orang-orang yang sabar) artinya selalu melimpahkan pertolongan-Nya kepada mereka.

Ÿω´ρ #θ9θ) ? ⎯ϑ9 `≅F)`ƒ ’û ≅‹6™ ´!# ´N≡´θΒ& ¯≅/ "™$´‹m& ⎯3≈9´ρ ω šχρ``è±@ ∩⊇∈⊆∪

154. ﷲا ﻝﻳﺑﺳ ﻲﻓ ﻝﺗﻘﻳ نﻣﻟ اوﻟوﻘﺗ ﻻو (Dan janganlah kamu katakan terhadap orang yang terbunuh di jalan Allah) bahwa
mereka itu ﻝﺑ تاوﻣأ (mati, tetapi) mereka itu ءﺎﻳﺣأ (masih hidup) di mana roh-roh mereka bersemayam dalam jiwa burung-
burung hijau terbang bebas di dalam surga ke mana saja mereka kehendaki. Demikian menurut suatu hadis, نورﻌﺷﺗ ﻻ نﻛﻟو
(hanya kamu tidak menyadarinya) artinya mengetahui mereka.

Ν3Ρ´θ=¯7Ψ9´ρ ™`©´/ ´⎯Β ∃¯θƒ:# íθf9#´ρ È)Ρ´ρ ´⎯Β Α≡´θΒ{# §Ρ{#´ρ N≡ϑW9#´ρ ±0´ ρ
š⎥⎪9≈¯Á9# ∩⊇∈∈∪


155. فوﺧﻟا نﻣ ءﻲﺷﺑ مﻛﻧوﻠﺑﻧﻟو (Dan sungguh Kami akan memberimu cobaan berupa sedikit ketakutan) terhadap musuh,
عوﺟﻟاو (kelaparan) paceklik, ﻝاوﻣﻷا نﻣ صﻘﻧو (kekurangan harta) disebabkan datangnya malapetaka, سﻔﻧﻷاو (dan jiwa)
disebabkan pembunuhan, kematian dan penyakit, تا رﻣﺛﻟاو (serta buah-buahan) karena bahaya kekeringan, artinya Kami akan
menguji kamu, apakah kamu bersabar atau tidak. نﻳرﺑﺎﺻﻟا رﺷﺑو (Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang
yang sabar) bahwa mereka akan menerima ganjaran kesabaran itu berupa surga.

⎦⎪%!# #Œ) ΝγF´;≈¹& π7ŠÁ•Β #θ9$% $Ρ) ´! $Ρ)´ρ μ‹9) βθ`è_≡´‘ ∩⊇∈∉∪


156. ﺔﺑﻳﺻﻣ مﻬﺗﺑﺎﺻأ اذإ نﻳذﻟا (Yaitu orang-orang yang apabila mereka ditimpa musibah) bencana atau malapetaka اوﻟﺎﻗ
ﷲ ﺎﻧإ (mereka mengucapkan, 'Innaa lillaahi') artinya sesungguhnya kita ini milik Allah; maksudnya menjadi milik dan hamba-
Nya yang dapat diperlakukan-Nya sekehendak-Nya, نوﻌﺟا ر ﻪﻳﻟإ ﺎﻧ
ٕ
او ('wa innaa ilaihi raaji`uun') artinya dan sesungguhnya
kepada-Nyalah kita akan kembali, yakni ke akhirat, di sana kita akan diberi-Nya balasan. Dalam sebuah hadis disebutkan, نﻣ
ﻓ ﷲا ﻩرﺟآ ﺔﺑﻳﺻﻣﻟا دﻧﻋ ﻊﺟرﺗﺳا ا رﻳﺧ ﻪﻳﻠﻋ ﷲا فﻠﺧأو ﺎﻬﻳ "Barang siapa yang istirja`/mengucapkan 'innaa lillaahi wa
innaa ilaihi raaji`uun' ketika mendapat musibah, maka ia diberi pahala oleh Allah dan diiringi-Nya dengan kebaikan." Juga
diberitakan bahwa pada suatu ketika lampu Nabi saw. padam, maka beliau pun mengucapkan istirja`, lalu kata Aisyah, اذﻫ ﺎﻣﻧإ
حﺎﺑﺻﻣ "Bukankah ini hanya sebuah lampu!" Jawabnya, ﺔﺑﻳﺻﻣ وﻬﻓ نﻣؤﻣﻟا ءﺎﺳأ ﺎﻣ ﻝﻛ "Setiap yang mengecewakan
(hati) orang mukmin itu berarti musibah." Diriwayatkan oleh Abu Daud dalam kumpulan hadis-hadis mursalnya.

7×≈9`ρ& ¯Νκ¯=æ N≡´θ=¹ ⎯Β ¯Νγ/¯‘ πϑm´‘´ρ š×≈ 9`ρ&´ρ `Νδ βρ‰Gγϑ9# ∩⊇∈∠∪


157. تاوﻠﺻ مﻬﻳﻠﻋ كﺋﻟوأ (Mereka itulah yang mendapat selawat) artinya ampunan ﺔﻣﺣرو مﻬﺑر نﻣ (dari Tuhan mereka
serta rahmat) atau nikmat نودﺗﻬﻣﻟا مﻫ كﺋﻟوأو (dan merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk) ke arah yang benar.

Manasik Haji


¤ β) $¯Á9# ο´ρ¯ϑ9#´ ρ ⎯Β ←$ è© ´!# ⎯ϑù ¯km MŠ79# ρ& ϑ Fã# Ÿξù y$Ψ`_ μ‹=ã β& š’¯θ܃ $ϑγ/
⎯Β´ρ í¯θÜ ? #¯z β*ù ´!# '.$© 'ΟŠ=ã ∩⊇∈∇∪


158. ةورﻣﻟاو ﺎﻔﺻﻟا نإ (Sesungguhnya Safa dan Marwah) nama dua bukit di Mekah ﷲا رﺋﺎﻌﺷ نﻣ (adalah sebagian dari
syiar-syiar Allah) tanda-tanda kebesaran agama-Nya, jamak dari 'syaa`irah. رﻣﺗﻋا وأ تﻳﺑﻟا ﺞﺣ نﻣﻓ' (Barang siapa yang
melakukan ibadah haji atau umrah) artinya memakai pakaian haji atau umrah. Asal makna keduanya adalah menyengaja dan
berkunjung, ﻪﻳﻠﻋ حﺎﻧﺟ ﻼﻓ (maka tiada salah baginya) artinya ia tidak berdosa ﺎﻣﻬﺑ فوطﻳ نأ (mengerjakan sai) asalkan
sebanyak tujuh kali. Ayat ini turun tatkala kaum muslimin tidak bersedia melakukannya, disebabkan orang-orang jahiliah dulu
biasa tawaf di sana sambil menyapu dua berhala yang terdapat pada keduanya. Menurut Ibnu Abbas bahwa sai itu hukumnya
tidak wajib, hanya takhyir, artinya dibolehkan memilih sebagai akibat tidak berdosa. Tetapi Syafii dan ulama lainnya berpendapat
bahwa sai adalah rukun dan hukum fardunya dinyatakan oleh Nabi saw. dengan sabdanya, ﻲﻌﺳﻟا مﻛﻳﻠﻋ بﺗﻛ ﷲا نإ
"Sesungguhnya Allah mewajibkan sai atas kamu." (H.R. Baihaqi) Sabdanya pula, "Mulailah dengan apa yang dimulai Allah,
yakni Shafa." (H.R. Muslim) عوطﺗ نﻣو (Dan barang siapa yang dengan kemauan sendiri berbuat) ada yang membaca
'Taththawwa`a', yaitu dengan ditasydidkan ta pada tha, lalu diidgamkan ا رﻳﺧ (suatu kebaikan) maksudnya amalan yang tidak
wajib seperti tawaf dan lain-lainnya رﻛﺎﺷ ﷲا نﺈﻓ (maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri) perbuatannya itu dengan
memberinya pahala مﻳﻠﻋ (lagi Maha Mengetahui).

Laknat Terhadap Orang-orang yang Menyembunyikan ayat-ayat Allah SWT dan Orang-orang Kafir

β) ⎦⎪%!# βθϑF3ƒ $Β $´ Ζ9“Ρ& ´⎯Β M≈´Ζ79# “ ‰λ;#´ρ ⎯Β ‰è/ $Β μ≈Ψ/ ¨$Ζ=9 ’û =≈G39# 7×≈9`ρ&
`Ν·κ]è=ƒ ´!# `Ν·κ]è= ƒ´ρ šχθ`Ζè≈=9# ∩⊇∈®∪


159. Ayat berikut ini turun tentang orang-orang Yahudi, نوﻣﺗﻛﻳ نﻳذﻟا نإ (Sesungguhnya orang-orang yang
menyembunyikan) kepada manusia ىدﻬﻟاو تﺎﻧﻳﺑﻟا نﻣ ﺎﻧﻟزﻧأ ﺎﻣ (apa-apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan dan
petunjuk) seperti ayat rajam dan tentang ciri-ciri Nabi Muhammad saw. ﻲﻓ سﺎﻧﻠﻟ ﻩﺎﻧﻳﺑ ﺎﻣ دﻌﺑ نﻣ بﺎﺗﻛﻟا (setelah Kami
jelaskan kepada manusia dalam Alkitab) yakni Taurat ﷲا مﻬﻧﻌﻠﻳ كﺋﻟوأ (mereka itu dikutuk oleh Allah) maksudnya
disingkirkan-Nya dari rahmat-Nya نوﻧﻋﻼﻟا مﻬﻧﻌﻠﻳو (dan dikutuk pula oleh makhluk-makhluk lainnya dengan mendoakannya
agar mendapat kutukan.

ω) ⎦⎪%!# #θ/$? #θs=¹&´ρ #θ`Ζ/´ρ š×≈9`ρ'ù Uθ?& ¯Νκ¯=æ $Ρ&´ ρ ´>#¯θ−G9# `ΟŠm¯9# ∩⊇∉⊃∪


160. اوﺑﺎﺗ نﻳذﻟا ﻻإ (Kecuali orang-orang yang tobat) artinya sadar dan kembali dari kesalahannya, اوﺣﻠﺻأو (mengadakan
perbaikan) mengenai amal perbuatan mereka, اوﻧﻳﺑو (dan memberikan penjelasan) tentang apa yang mereka sembunyikan itu,
مﻬﻳﻠﻋ بوﺗأ كﺋﻟوﺄﻓ (maka terhadap mereka Kuterima tobatnya) مﻳﺣرﻟا باوﺗﻟا ﺎﻧأو (dan Aku Maha Penerima tobat lagi
Maha Penyayang) terhadap orang-orang yang beriman.

β) ⎦⎪%!# #ρ` . #θ?$ Β´ρ ¯Νδ´ρ ‘$. 7×≈9`ρ& ¯Νκ¯= æ π´Ζè9 ´!# π3×≈=ϑ9#´ρ ¨$Ζ9#´ρ ⎦⎫èϑ_& ∩⊇∉⊇∪


161. رﺎﻔﻛ مﻫو اوﺗﺎﻣو اورﻔﻛ نﻳذﻟا نإ (Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir)
menjadi 'hal' نﻳﻌﻣﺟأ سﺎﻧﻟاو ﺔﻛﺋﻼﻣﻟاو ﷲا ﺔﻧﻌﻟ مﻬﻳﻠﻋ كﺋﻟوأ (mereka itu mendapat kutukan Allah, malaikat dan manusia
seluruhnya) maksudnya wajar mendapat kutukan itu baik di dunia maupun di akhirat. Mengenai 'manusia' ada yang
mengatakannya umum dan ada pula yang mengatakannya khusus dari orang-orang beriman.

⎦⎪$#≈z $κù Ÿω #ƒ† `Ν·κ]ã ´># ‹ è9# Ÿω´ρ ¯Λε šχρ`àΖ`ƒ ∩⊇∉⊄∪


162. ﺎﻬﻳﻓ نﻳدﻟﺎﺧ (Mereka kekal di dalamnya) maksudnya dalam kutukan atau dalam neraka sebagaimana diisyaratkan dalam
kutukan itu. باذﻌﻟا مﻬﻧﻋ فﻔﺧﻳ ﻻ (Tidak diringankan siksa dari mereka) walaupun sekejap mata نورظﻧﻳ مﻫ ﻻو (dan
tidak pula mereka diberi tenggang waktu) untuk mengajukan tobat atau memohon ampun. Ayat berikut diturunkan ketika mereka
berkata, "Gambarkanlah kepadaku tentang Tuhanmu!"

Allah SWT yang Berkuasa dan Yang Menentukan

¯/3γ≈9)´ρ μ≈9) ‰n≡´ρ ω μ≈9) ω) ´θδ ⎯≈ϑm¯9# `ΟŠm¯9# ∩⊇∉⊂∪


163. مﻛﻬﻟ
ٕ
او (Dan Tuhanmu) yang patut menjadi sembahanmu, ﻟإ دﺣاو ﻪ (adalah Tuhan Yang Maha Esa) yang tiada
bandingan-Nya, baik dalam zat maupun sifat, وﻫ ﻻإ ﻪﻟإ ﻻ (tiada Tuhan melainkan Dia) مﻳﺣرﻟا نﻣﺣرﻟا (Dialah Yang Maha
Pengasih lagi Maha Penyayang). Ketika mereka menuntut buktinya, turunlah ayat,

β) ’û ,=z N≡´θ≈ϑ´¡9# Ú¯‘{#´ρ #≈=Gz#´ρ ≅Š9# ‘$γΨ9#´ρ 7=9#´ρ ©L9# “gB ’û `s79# $ϑ/ ì Ζƒ
´¨$Ζ9# $Β´ρ Α“Ρ& ´!# ´⎯Β ™$ ϑ´¡9# ⎯Β ™$Β $´Šm ' ù μ/ ´Ú¯‘{# ‰è/ $κE¯θ Β ´]/´ρ $κù ⎯Β ≅2 π−/#Š
#ƒ`Ç?´ρ x≈ƒ¯9# >$s´¡9#´ρ ‚ ¡ϑ9# ⎦⎫/ ™$ϑ´¡9# Ú¯‘{#´ρ M≈ƒψ Θ¯θ)9 βθ=)èƒ ∩⊇∉⊆∪


164. ضرﻷاو تاوﺎﻣﺳﻟا قﻠﺧ ﻲﻓ نإ (Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi) yakni keajaiban-keajaiban yang
terdapat pada keduanya رﺎﻬﻧﻟاو ﻝﻳﻠﻟا فﻼﺗﺧاو (serta pergantian malam dan siang) dengan datang dan pergi, bertambah
serta berkurang, كﻠﻔﻟاو (serta perahu-perahu) atau kapal-kapal رﺣﺑﻟا ﻲﻓ يرﺟﺗ ﻲﺗﻟا (yang berlayar di lautan) tidak
tenggelam atau terpaku di dasar laut سﺎﻧﻟا ﻊﻔﻧﻳ ﺎﻣﺑ (dengan membawa apa yang berguna bagi manusia) berupa barang-
barang perdagangan dan angkutan, ءﺎﻣ نﻣ ءﺎﻣﺳﻟا نﻣ ﷲا ﻝزﻧأ ﺎﻣو (dan apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air)
hujan, ضرﻷا ﻪﺑ ﺎﻳﺣﺄﻓ (lalu dihidupkan-Nya bumi dengannya) yakni dengan tumbuhnya tanam-tanaman ﺎﻬﺗوﻣ دﻌﺑ (setelah
matinya) maksudnya setelah keringnya ﺔﺑاد ﻝﻛ نﻣ ﺎﻬﻳﻓ ثﺑو (dan disebarkan di bumi itu segala jenis hewan) karena
mereka berkembang biak dengan rumput-rumputan yang terdapat di atasnya, حﺎﻳرﻟا فﻳرﺻﺗو(serta pengisaran angin)
memindahkannya ke utara atau ke selatan dan mengubahnya menjadi panas atau dingin رﺧﺳﻣﻟا بﺎﺣﺳﻟاو (dan awan yang
dikendalikan) atas perintah Allah Taala, sehingga ia bertiup ke mana dikehendaki-Nya ضرﻷاو ءﺎﻣﺳﻟا نﻳﺑ (antara langit
dan bumi) tanpa ada hubungan dan yang mempertalikan تﺎﻳﻵ (sungguh merupakan tanda-tanda) yang menunjukkan keesaan
Allah Taala نوﻠﻘﻌﻳ موﻘﻟ (bagi kaum yang memikirkan) serta merenungkan.

š∅Β´ ρ ¨$Ζ9# ⎯Β ‹‚−Gƒ ⎯Β βρŠ ´!# #´Š#‰Ρ& ¯Ν·κΞθ™6t† =s. ´!# ⎦⎪‹9#´ρ #θ`ΖΒ#´™ ‘‰©& $'6`m !
¯θ9´ρ “ƒ ⎦⎪%!# #θ`Κ=ß Œ) βρ ƒ ´>#‹ è9# β& ο¯θ)9# ´! $´è‹ϑ _ β&´ρ ´!# ‰ƒ‰© >#‹ è9# ∩⊇∉∈∪


165. ادادﻧأ ﷲا نود نﻣ ذﺧﺗﻳ نﻣ سﺎﻧﻟا نﻣو (Dan di antara manusia ada orang-orang yang mengambil selain dari Allah
sebagai tandingan) misalnya berhala-berhala. مﻬﻧوﺑﺣﻳ (Mereka mencintainya) dengan penghormatan dan ketundukan بﺣﻛ
ﷲا(sebagaimana mencintai Allah) maksudnya sebagaimana mereka mencintai-Nya ﷲ ﺎﺑﺣ دﺷأ اوﻧﻣآ نﻳذﻟاو (sedangkan
orang-orang beriman lebih kuat cintanya kepada Allah) melebihi kecintaan kepada siapa pun, karena mereka tak hendak
berpaling daripada-Nya dalam keadaan bagaimana pun, sementara orang-orang kafir cintanya kepada Allah itu hanyalah dalam
keadaan terdesak atau terpaksa. ىرﻳ وﻟو (Dan sekiranya kamu lihat) hai Muhammad اوﻣﻠظ نﻳذﻟا (orang-orang yang aniaya)
yang mengambil sekutu-sekutu bagi Allah نورﻳ ذإ (ketika mereka melihat) atau diperlihatkan kepada mereka, dalam bentuk
aktif atau pun pasif باذﻌﻟا (siksa) pastilah kamu akan menyaksikan peristiwa besar. Sedangkan 'idz' di sini berarti 'idzaa' atau
'apabila' نأ (bahwa sesungguhnya) maksudnya karena sesungguhnya ةوﻘﻟا(kekuatan itu) kekuasaan dan keunggulan ﷲ
ﺎﻌﻳﻣﺟ (bagi Allah semuanya) menjadi 'hal', باذﻌﻟا دﻳدﺷ ﷲا نأو { (dan bahwa Allah itu amat berat siksaan-Nya). Menurut
suatu qiraat dibaca 'yara' dengan titik dua di bawah, sedang yang menjadi fa`ilnya ialah dhamir atau kata ganti dari pendengar.
Ada pula yang mengatakan 'orang-orang yang aniaya' sedangkan 'yaraa' berarti meyakini, sementara 'anna' dan kalimat yang di
belakangnya berfungsi sebagai maf`ul awwal dan maf`ul tsani. Mengenai jawaban-jawaban 'lau' dibuang dan artinya
diperkirakan sebagai berikut: Sekiranya mereka mengetahui secara pasti di atas dunia ini betapa kerasnya siksa Allah dan
ketika bertemu dengan-Nya di akhirat nanti kekuasaan terpegang di tangan-Nya semata, tentulah mereka tidak akan mengambil
yang lain sebagai sekutu!

Œ) &¯7? ⎦⎪%!# #θ`è7›?# ´⎯Β š⎥⎪%!# #θ`è7?# #`ρ&´‘´ρ ´>#‹è9# MèÜ)?´ρ `Νγ/ ´>$7`™{# ∩⊇∉∉∪


166. ذإ (Yakni ketika) menjadi badal bagi idz yang sebelumnya اوﻌﺑﺗا نﻳذﻟا أ رﺑﺗ (orang-orang yang diikuti berlepas diri)
maksudnya para pemimpin اوﻌﺑﺗا نﻳذﻟا نﻣ (dan orang-orang yang mengikuti) maksudnya mereka menyalahkan
kekeliruannya و (dan) sesungguhnya تﻌطﻘﺗو باذﻌﻟا اوأ ر (mereka melihat siksa dan ketika terputus) `athaf atau
dihubungkan pada tabarra-a مﻬﺑ (dengan mereka) maksudnya dari mereka بﺎﺑﺳﻷا (segala hubungan) yang terdapat di dunia
selama ini berupa kekeluargaan dan kasih sayang.

Α$%´ ρ ⎦⎪%!# #θ`è7?# ¯θ9 ´χ& $Ψ9 ο¯ . &¯6KΨù ¯Ν·κ]Β $ϑ. #ρ'™¯ 7? $ΖΒ 79≡‹. `Ογƒ`ƒ ´!# ¯Νγ=≈ϑã &
N≡´£m ¯Νκ¯=æ $Β´ ρ Νδ ⎦⎫_≈‚/ ´⎯Β ‘$Ψ9# ∩⊇∉∠∪


167. ةرﻛ ﺎﻧﻟ نأ وﻟ اوﻌﺑﺗا نﻳذﻟا ﻝﺎﻗو (Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti, "Sekiranya kami dapat kembali) ke dunia
مﻬﻧﻣ أ رﺑﺗﻧﻓ (tentulah kami akan berlepas diri pula dari mereka) maksudnya dari pemimpin-pemimpin yang menjadi ikutan itu,
ﺎﻧﻣ اوؤرﺑﺗ ﺎﻣﻛ (sebagaimana mereka berlepas diri dari kami.") sekarang ini. 'Lau' untuk menyatakan angan-angan, sedangkan
natabarra-u menjadi jawabannya. كﻟذﻛ (Demikianlah) artinya sebagaimana Allah memperlihatkan kepada mereka sangat keras
siksaan-Nya sehingga sebagian mereka saling berlepas diri مﻬﻟﺎﻣﻋأ ﷲا مﻬﻳرﻳ (Allah memperlihatkan amal perbuatan
mereka) yang jelek تا رﺳﺣ (menjadi sesalan) sebagai 'hal' نﻣ نﻳﺟرﺎﺧﺑ مﻫ ﺎﻣو مﻬﻳﻠﻋ رﺎﻧﻟا (bagi mereka, dan mereka
tidak akan dapat keluar dari neraka) yakni setelah memasukinya.

$㕃'≈ƒ '¨$Ζ9# #θ=. $´ϑΒ ’û Ú¯‘{# ξ≈=m $´7¯‹Û Ÿω´ρ #θ`è6K? N≡´θÜz ⎯≈Ü‹±9# …μΡ) ¯Ν39 ´ρ‰ã ⎦⎫7•Β
∩⊇∉∇∪


168. Ayat berikut ini turun tentang orang-orang yang mengharamkan sebagian jenis unta/sawaib yang dihalalkan, سﺎﻧﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ
ﻻﻼﺣ ضرﻷا ﻲﻓ ﺎﻣﻣ اوﻠﻛ (Hai sekalian manusia, makanlah yang halal dari apa-apa yang terdapat di muka bumi) halal
menjadi 'hal' ﺎﺑﻳط (lagi baik) sifat yang memperkuat, yang berarti enak atau lezat, تاوطﺧ اوﻌﺑﺗﺗ ﻻو (dan janganlah kamu
ikuti langkah-langkah) atau jalan-jalan نﺎطﻳﺷﻟا (setan) dan rayuannya نﻳﺑﻣ ودﻋ مﻛﻟ ﻪﻧإ (sesungguhnya ia menjadi musuh
yang nyata bagimu) artinya jelas dan terang permusuhannya itu.

$ϑΡ) Ν.``Β'ƒ ™θ´¡9$/ ™$ ±`s9#´ρ β&´ ρ #θ9θ) ? ’?ã ´!# $Β Ÿω βθϑ=è? ∩⊇∉®∪


169. ءوﺳﻟﺎﺑ مﻛرﻣﺄﻳ ﺎﻣﻧإ (Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu berbuat dosa) yakni dosa ءﺎﺷﺣﻔﻟاو (dan yang keji)
yakni yang buruk menurut syariat نوﻣﻠﻌﺗ ﻻ ﺎﻣ ﷲا ﻰﻠﻋ اوﻟوﻘﺗ نأو (dan agar kamu mengatakan terhadap Allah apa yang
tidak kamu ketahui) misalnya mengharamkan apa yang tidak diharamkan Allah dan selainnya.

#Œ)´ρ Ÿ≅Š% `Νγ9 #θ`è7?# $Β Α“Ρ& ´!# #θ9$% ¯≅/ ì6KΡ $Β $´Ζ‹9& μ‹ =ã $Ρ´™$/#´™ ¯θ9´ρ& šχ%. ¯Νδτ$/#´ ™ Ÿω
šχθ=)èƒ $↔‹© Ÿω´ρ βρ‰Gγƒ ∩⊇∠⊃∪


170. مﻬﻟ ﻝﻳﻗ اذ
ٕ
او (Dan apabila dikatakan kepada mereka) kepada orang-orang kafir, ﷲا ﻝزﻧأ ﺎﻣ اوﻌﺑﺗا ("Ikutilah apa yang
telah diturunkan Allah,") berupa tauhid dan menghalalkan yang baik-baik, اوﻟﺎﻗ (mereka menjawab,) "Tidak!' ﺎﻧﻳﻔﻟأ ﺎﻣ ﻊﺑﺗﻧ ﻝﺑ
(Tetapi kami hanya akan mengikuti apa yang kami jumpai) atau dapati ﺎﻧءﺎﺑآ ﻪﻳﻠﻋ (dari nenek moyang kami.") berupa
pemujaan berhala, diharamkannya bahair/unta yang dipotong telinganya dan sawaib/unta yang tidak boleh dimanfaatkan,
dibiarkan lepas bebas hingga mati dengan sendirinya. أ (Apakah) mereka akan mengikuti juga نوﻠﻘﻌﻳ ﻻ مﻫؤﺎﺑآ نﺎﻛ وﻟ وأ
ﺎﺋﻳﺷ (walaupun mereka itu tidak mengetahui sesuatu) mengenai urusan keagamaan نودﺗﻬﻳ ﻻو (dan tidak pula beroleh
petunjuk) untuk mencapai kebenaran. Hamzah atau 'apakah' di atas untuk pengingkaran.

`≅VΒ´ρ ⎦⎪%!# #ρ`Ÿ2 ≅Vϑ. “%!# ,èΖƒ $ÿ3 Ÿω ìϑ`¡ƒ ω) ´™$㊠´™#‰Ρ´ ρ °Λ¼ 'Ν3/ '‘ϑ`ã `Ογù Ÿω
βθ=)èƒ ∩⊇∠⊇∪


171. ﻝﺛﻣو (Dan perumpamaan) menjadi sifat اورﻔﻛ نﻳذﻟا (orang-orang kafir) serta orang yang mengajak mereka kepada
petunjuk قﻌﻧﻳ يذﻟا ﻝﺛﻣﻛ (adalah seperti orang yang memanggil binatang) berteriak memanggil ءﺎﻋد ﻻإ ﻊﻣﺳﻳ ﻻ ﺎﻣﺑ
ءادﻧو (yang tidak dapat didengarnya selain berupa panggilan dan seruan saja) artinya suara yang tidak diketahui dan
dimengerti maknanya. Maksudnya dalam menerima nasihat dan tidak memikirkannya, mereka itu adalah seperti hewan yang
mendengar suara penggembalanya tetapi tidak paham akan maksudnya. نوﻠﻘﻌﻳ ﻻ مﻬﻓ ﻲﻣﻋ مﻛﺑ مﺻ (Mereka tuli, bisu,
dan buta sehingga mereka tidak mengerti) akan nasihat.

Makanan yang Halal dan Yang Haram

$㕃'≈ƒ š⎥⎪%!# #θ`Ζ Β#´™ #θ=2 ⎯Β M≈6¯ŠÛ $Β ¯Ν3≈Ψ%—´‘ #ρ`3©#´ρ ´! β) `ΟFΖ2 ν$−ƒ) šχρ‰7è?
∩⊇∠⊄∪


172. تﺎﺑﻳط نﻣ اوﻠﻛ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang yang beriman! Makanlah di antara makanan yang baik-baik)
maksudnya yang halal, ﷲ اورﻛﺷاو مﻛﺎﻧﻗزر ﺎﻣ (yang Kami berikan kepadamu, dan bersyukurlah kepada Allah) atas makanan
yang dihalalkan itu نودﺑﻌﺗ ﻩﺎﻳإ مﺗﻧﻛ نإ (jika kamu benar-benar hanya kepada-Nya menyembah).

$ϑΡ) Π¯m `Ν6‹=æ πGŠ ϑ9# Π$!#´ρ ´Ν`s9´ρ ƒ“Ψ‚9# $Β´ρ ≅δ& ⎯μ/ ¯ó9 ´!# ⎯ϑù ¯ÜÊ# ´¯î ø$/ Ÿω´ρ
Š$ã ξ ù ´ΝO) μ‹=ã β) ´!# "‘θî 'ΟŠm¯‘ ∩⊇∠⊂∪


173. ﺔﺗﻳﻣﻟا مﻛﻳﻠﻋ مرﺣ ﺎﻣﻧإ (Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai) maksudnya memakannya karena
konteks pembicaraan mengenai hal itu, maka demikian pula halnya yang sesudahnya. Bangkai ialah hewan yang tidak
disembelih menurut syariat. Termasuk dalam hal ini hewan-hewan hidup yang disebutkan dalam hadis, kecuali ikan dan
belalang مدﻟاو (darah) maksudnya yang mengalir sebagaimana kita dapati pada binatang-binatang ternak, رﻳزﻧﺧﻟا مﺣﻟو
(daging babi) disebutkan daging, karena merupakan maksud utama, sedangkan yang lain mengikutinya ﷲا رﻳﻐﻟ ﻪﺑ ﻝﻫأ ﺎﻣو
(dan binatang yang ketika menyembelihnya disebut nama selain Allah) artinya binatang yang disembelih dengan menyebut
nama selain asma Allah. 'Uhilla' dari 'ihlaal' ialah mengeraskan suara yang biasa mereka lakukan ketika menyembelih kurban
buat tuhan-tuhan mereka. رطﺿا نﻣﻓ (Tetapi barang siapa berada dalam keadaan terpaksa) artinya keadaan memaksanya
untuk memakan salah satu yang diharamkan ini lalu ia memakannya غﺎﺑ رﻳﻏ (sedangkan ia tidak menginginkannya) tidak
keluar dari golongan kaum muslimin دﺎﻋ ﻻو (dan ia tidak menjadi seorang yang melampaui batas) yaitu melakukan
pelanggaran terhadap mereka dengan menyamun mereka dalam perjalanan ﻪﻳﻠﻋ مﺛإ ﻼﻓ (maka tidaklah berdosa)
memakannya. روﻔﻏ ﷲا نإ (Sesungguhnya Allah Maha Pengampun) terhadap wali-wali-Nya مﻳﺣر (lagi Maha Penyayang)
kepada hamba-hamba-Nya yang taat sehingga mereka diberi-Nya kemudahan dalam hal itu. Menurut Imam Syafii, mereka yang
tidak dibolehkan memakan sedikit pun dari kemurahan yang telah Allah perkenankan itu ialah setiap orang yang melakukan
maksiat dalam perjalanannya, seperti budak yang melarikan diri dari tuannya dan orang yang memungut cukai tidak legal
selama mereka belum bertobat.

β) š⎥⎪%!# βθϑF3ƒ $Β Α“Ρ& ´!# ´⎯Β =≈G69# šχρI±„´ ρ ⎯μ/ $´ΨÿS ξ‹= % 7×≈9`ρ& $Β šχθ=.'ƒ
’û `ΟγΡθÜ/ ω) ´‘$Ζ9# Ÿω´ρ `Ογϑ=6`ƒ ´!# Π¯θƒ πϑ≈´Š)9# Ÿω´ρ Λι‹2“`ƒ `Ογ9´ρ ´>#‹ã 'ΟŠ9& ∩⊇∠⊆∪


174. بﺎﺗﻛﻟا نﻣ ﷲا ﻝزﻧأ ﺎﻣ نوﻣﺗﻛﻳ نﻳذﻟا نإ (Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang diturunkan
Allah berupa Alkitab) yakni yang memuat ciri-ciri Nabi Muhammad saw. dan yang dituju oleh ayat ini ialah orang-orang Yahudi
ﻼﻳﻠﻗ ﺎﻧﻣﺛ ﻪﺑ نورﺗﺷﻳو (dan menjualnya dengan harga sedikit) atau murah berupa harta dunia yang mereka dapatkan
sebagai penggantinya dari kalangan rakyat bawahan sehingga mereka tidak mengungkapkannya sebab takut kehilangan hal
tersebut. رﺎﻧﻟا ﻻإ مﻬﻧوطﺑ ﻲﻓ نوﻠﻛﺄﻳ ﺎﻣ كﺋﻟوأ (Mereka itu tidak menelan ke dalam perutnya, kecuali api neraka) karena
ke sanalah tempat kembali mereka, ﺔﻣﺎﻳﻘﻟا موﻳ ﷲا مﻬﻣﻠﻛﻳ ﻻو (Allah tidak akan berbicara dengan mereka pada hari
kiamat) disebabkan murka kepada mereka مﻬﻳﻛزﻳ ﻻو (dan tidak pula akan menyucikan mereka) dari kotoran dosa-dosa مﻬﻟو
مﻳﻟأ باذﻋ (dan bagi mereka siksa yang pedih) atau menyakitkan yaitu api neraka.

7×≈9`ρ& ⎦⎪%!# #`ρ´I©# '#≈=Ò9# “‰γ9$/ ´># ‹ è9#´ρ οó ϑ9$/ $ ϑù ¯Νδ´ 9¹& ’?ã ‘$Ζ9# ∩⊇∠∈∪


175. ىدﻬﻟﺎﺑ ﺔﻟﻼﺿﻟا اورﺗﺷا نﻳذﻟا كﺋﻟوأ (Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk) yang
mereka ambil sebagai penggantinya di atas dunia ةرﻔﻐﻣﻟﺎﺑ باذﻌﻟاو (dan siksa dengan keampunan) yang disediakan bagi
mereka di akhirat, yakni seandainya mereka tidak menyembunyikannya. رﺎﻧﻟا ﻰﻠﻋ مﻫرﺑﺻأ ﺎﻣﻓ (Maka alangkah sabarnya
mereka menghadapi api neraka) artinya alangkah sabarnya mereka menanggung api neraka dan ini mengundang keheranan
kaum muslimin terhadap perbuatan-perbuatan mereka yang menjerumuskan ke dalam neraka tanpa mempedulikannya. Kalau
tidak demikian, kesabaran terhadap apakah yang mereka miliki itu?

79≡Œ β'/ ´!# Α“Ρ =≈F69# ´,s9$/ β)´ρ ⎦⎪%!# #θ=Fz# ’û =≈G39# ’∀9 −$)© ‰‹è/ ∩⊇∠∉∪


176. كﻟذ (Demikian itu), yakni apa-apa yang telah disebutkan seperti menelan api dan seterusnya نﺄﺑ (disebabkan oleh
karena) قﺣﻟﺎﺑ بﺎﺗﻛﻟا ﻝزﻧ ﷲا (Allah telah menurunkan Alkitab dengan sebenarnya) berkaitan dengan menurunkan, maka
mereka berselisih padanya, mereka beriman pada sebagian dan kafir pada sebagian dengan jalan menyembunyikannya. ن
ٕ
او
بﺎﺗﻛﻟا ﻲﻓ اوﻔﻠﺗﺧا نﻳذﻟا (Dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang Alkitab) yakni orang-orang Yahudi dan
ada pula yang mengatakan bahwa mereka itu adalah orang-orang musyrik, yaitu tentang Alquran, sebagian mengatakannya
sebagai syair, yang lain sihir dan sebagiannya lagi sebagai tenung دﻳﻌﺑ قﺎﻘﺷ ﻲﻔﻟ (berada dalam penyimpangan yang jauh)
dari kebenaran.

Pokok-pokok Kebajikan

¤ ´§Š9 ¯99# β& #θ—9´θ? ¯Ν3δθ`_`ρ Ÿ≅6% −³ϑ9# >óϑ9#´ ρ ´⎯3≈9´ρ ¯99# ⎯Β ´⎯Β#´™ ´!$/ Θ¯θ´‹9#´ρ zψ#
π6×≈=ϑ9#´ρ =≈G39#´ρ ´⎯↵¯‹;Ζ9#´ρ ’A#´™´ρ Α$ϑ9# ’?ã ⎯μ6`m “ρŒ †1¯)9# ’ϑ≈G´Š9#´ ρ ⎦⎫3≈¡ ϑ9#´ ρ
⎦⌠#´ρ ≅‹6´¡9# ⎦,#←$´¡9#´ρ ’û´ρ U$%¯9# ´Θ$%&´ρ οθ=¯Á9# ’A#´™´ρ οθŸ2“9# šχθùθϑ9#´ ρ ¯Νδ‰γ è/ #Œ)
#ρ‰γ≈ã ⎦⎪9≈¯Á9#´ρ ’û ™$™'79# ™#¯œØ9#´ρ ⎦⎫n´ρ ¨'79# 7×≈9`ρ& ⎦⎪%!# #θ%‰¹ 7×≈9`ρ&´ρ `Νδ
βθ)−Gϑ9# ∩⊇∠∠∪


177. مﻛﻫوﺟو اوﻟوﺗ نأ رﺑﻟا سﻳﻟ (Kebaktian itu bukanlah dengan menghadapkan wajahmu) dalam salat قرﺷﻣﻟا ﻝﺑﻗ
برﻐﻣﻟاو (ke arah timur dan barat) ayat ini turun untuk menolak anggapan orang-orang Yahudi dan Kristen yang menyangka
demikian, رﺑﻟا نﻛﻟو (tetapi orang yang berbakti itu) ada yang membaca 'al-barr' dengan ba baris di atas, artinya orang yang
berbakti بﺎﺗﻛﻟاو ﺔﻛﺋﻼﻣﻟاو رﺧﻵا موﻳﻟاو ﷲﺎﺑ نﻣآ نﻣ (ialah orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-
malaikat, kitab) maksudnya kitab-kitab suci ﻰﻠﻋ ﻝﺎﻣﻟا ﻰﺗآو نﻳﻳﺑﻧﻟاو (dan nabi-nabi) serta memberikan harta atas) artinya
harta yang ﻪﺑﺣ (dicintainya) ﻰﺑرﻘﻟا يوذ (kepada kaum kerabat) atau famili ﻝﻳﺑﺳﻟا نﺑاو نﻳﻛﺎﺳﻣﻟاو ﻰﻣﺎﺗﻳﻟاو (anak-anak
yatim, orang-orang miskin, orang yang dalam perjalanan) atau musafir, نﻳﻠﺋﺎﺳﻟاو (orang-orang yang meminta-minta) atau
pengemis, ﻲﻓو (dan pada) memerdekakan بﺎﻗرﻟا (budak) yakni yang telah dijanjikan akan dibebaskan dengan membayar
sejumlah tebusan, begitu juga para tawanan, ةﺎﻛزﻟا ﻰﺗآو ةﻼﺻﻟا مﺎﻗأو (serta mendirikan salat dan membayar zakat) yang
wajib dan sebelum mencapai nisabnya secara tathawwu` atau sukarela, اودﻫﺎﻋ اذإ مﻫدﻬﻌﺑ نوﻓوﻣﻟاو (orang-orang yang
menepati janji bila mereka berjanji) baik kepada Allah atau kepada manusia, نﻳرﺑﺎﺻﻟاو (orang-orang yang sabar) baris di atas
sebagai pujian ءﺎﺳﺄﺑﻟا ﻲﻓ (dalam kesempitan) yakni kemiskinan yang sangat ءا رﺿﻟاو (penderitaan) misalnya karena sakit
سﺄﺑﻟا نﻳﺣو (dan sewaktu perang) yakni ketika berkecamuknya perang di jalan Allah. كﺋﻟوأ (Mereka itulah) yakni yang
disebut di atas اوﻗدﺻ نﻳذﻟا (orang-orang yang benar) dalam keimanan dan mengakui kebaktian نوﻘﺗﻣﻟا مﻫ كﺋﻟوأو (dan
mereka itulah orang-orang yang bertakwa) kepada Allah.

Qisas dan Hikmahnya

$κš‰'≈ƒ ⎦⎪%!# #θ`ΖΒ#´ ™ =G. `Ν3‹=æ `É$ Á)9# ’û ‘=F)9# ”t:# ¯t:$/ ‰¯6è9#´ ρ ‰¯7è9$/ ©\Ρ{#´ρ ©\Ρ{$/
⎯ϑù ´’∀`ã …`&! ⎯Β μŠz& "™`©« ´í$6?$ ù ∃ρ`èϑ9$/ '™#Š&´ρ μ‹9) ⎯≈¡m*/ 79≡Œ #‹ƒB ⎯Β ¯Ν3/¯‘
πϑm´‘´ρ ⎯ϑ ù “ ‰ Gã# ‰è/ 79≡Œ …`&# ù ´># ‹ã 'ΟŠ9& ∩⊇∠∇∪


178. صﺎﺻﻘﻟا مﻛﻳﻠﻋ بﺗﻛ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu kisas) pembalasan yang
setimpal ﻰﻠﺗﻘﻟا ﻲﻓ (berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh) baik tentang sifat maupun perbuatan رﺣﻟا (orang
merdeka) dibunuh رﺣﻟﺎﺑ (oleh orang merdeka) maka tidak boleh oleh hamba ﻰﺛﻧﻷﺎﺑ ﻰﺛﻧﻷاو دﺑﻌﻟﺎﺑ دﺑﻌﻟاو(hamba oleh
hamba dan wanita oleh wanita). Sunah menyatakan bahwa laki-laki boleh dibunuh oleh wanita dan dalam agama dipandang
seimbang atau sebanding, tetapi tidak boleh seorang Islam walaupun ia seorang hamba dibunuh oleh seorang kafir walaupun ia
seorang merdeka. ﻪﻟ ﻲﻔﻋ نﻣﻓ (Barang siapa yang mendapat kemaafan) maksudnya di antara pembunuh-pembunuh itu نﻣ
(berkenaan dengan) darah ﻪﻳﺧأ (saudaranya) yang dibunuh ءﻲﺷ (berupa sesuatu) misalnya dengan ditiadakannya kisas yang
menyebabkan gugurnya sebagian hukuman oleh sebagian ahli waris. Dengan disebutkannya 'saudaranya', membangkitkan rasa
santun yang mendorong seseorang untuk memaafkan dan menjadi pernyataan bahwa pembunuhan itu tidaklah mengakibatkan
putusnya persaudaraan dalam agama dan keimanan. 'Man' yang merupakan syarthiyah atau isim maushul menjadi mubtada,
sedangkan khabarnya ialah, عﺎﺑﺗﺎﻓ (maka hendaklah mengikuti) artinya orang yang memaafkan itu terhadap pembunuh
hendaklah mengikuti فورﻌﻣﻟﺎﺑ (dengan cara yang baik) misalnya memintanya supaya membayar diat atau denda dengan
baik-baik dan tidak kasar. Pengaturan 'mengikuti' terhadap 'memaafkan' menunjukkan bahwa yang wajib ialah salah satu di
antara keduanya dan ini merupakan salah satu di antara kedua pendapat Syafii, sedangkan menurut pendapatnya yang kedua
yang wajib itu ialah kisas, sedangkan diat menjadi penggantinya. Sekiranya seseorang memaafkan dan tidak menyebutkan diat,
maka bebaslah dari segala kewajiban و (dan) hendaklah si pembunuh ءادأ (membayar) diat ﻪﻳﻟإ (kepadanya) yaitu kepada
yang memaafkan tadi, yakni ahli waris نﺎﺳﺣﺈﺑ (dengan cara yang baik pula) artinya tanpa melalaikan dan mengurangi
pembayarannya. كﻟذ (Demikian itu) maksudnya diperbolehkan mengganti hukum kisas dan kemaafan dengan diat, hal ini
adalah فﻳﻔﺧﺗ (suatu keringanan) atau kemudahan مﻛﺑر نﻣ (dari Tuhanmu) terhadapmu ﺔﻣﺣرو (suatu rahmat) kepadamu
berupa kelapangan dan tidak dipastikan-Nya salah satu di antara keduanya, seperti diwajibkan-Nya kisas atas orang-orang
Yahudi dan diat atas orang-orang Kristen. ىدﺗﻋا نﻣﻓ (Dan barang siapa yang melanggar batas) misalnya dianiayanya si
pembunuh dengan membunuhnya pula كﻟذ دﻌﺑ (sesudah itu) maksudnya setelah memaafkan, مﻳﻟأ باذﻋ ﻪﻠﻓ (maka baginya
siksa yang pedih) atau menyakitkan, yaitu di akhirat dengan api neraka, atau di dunia dengan dibunuh pula.

¯Ν39´ρ ’û É$Á)9# οθ´Š m ’<`ρ'≈ƒ =≈69{# ¯Ν6=è9 βθ)−G? ∩⊇∠®∪


179. ةﺎﻳﺣ صﺎﺻﻘﻟا ﻲﻓ مﻛﻟو (Dan bagimu dalam kisas itu terdapat kehidupan) artinya terjaminnya kelangsungan hidup
manusia بﺎﺑﻟﻷا ﻲﻟوأ ﺎﻳ (hai orang-orang yang berakal) karena jika seseorang yang akan membunuh itu mengetahui bahwa
ia akan dibunuh pula, maka ia akan merasa takut lalu mengurungkan rencananya sehingga berarti ia telah memelihara
nyawanya dan nyawa orang yang akan dibunuhnya tadi. Disyariatkan oleh Allah Taala نوﻘﺗﺗ مﻛﻠﻌﻟ (supaya kamu bertakwa)
artinya menjaga dirimu dari membunuh, agar terhindar dari kisas.

Wasiat

=G. ¯Ν3‹=æ #Œ) ´Øm `Ν.‰n& N¯θ ϑ9# β) 8? #´¯z π¯‹¹´ θ9# ⎯ƒ‰9≡´θ=9 ⎦⎫/%{#´ ρ ∃ρ`èϑ9$/
$ˆ)m ’?ã ⎦⎫)−Fϑ9# ∩⊇∇⊃∪


180. توﻣﻟا مﻛدﺣأ رﺿﺣ اذإ مﻛﻳﻠﻋ بﺗﻛ (Diwajibkan atas kamu, apabila salah seorang di antara kamu didatangi maut)
maksudnya tanda-tandanya ا رﻳﺧ كرﺗ نإ (jika ia meninggalkan kebaikan) yakni harta yang banyak, ﺔﻳﺻوﻟا (berwasiat) baris
di depan sebagai naibul fa`il dari kutiba, dan tempat berkaitnya 'idzaa' jika merupakan zharfiyah dan menunjukkan hukumnya
jika ia syartiyah dan sebagai jawaban pula dari 'in', artinya hendaklah ia berwasiat فورﻌﻣﻟﺎﺑ نﻳﺑرﻗﻷاو نﻳدﻟاوﻠﻟ (untuk ibu
bapak dan kaum kerabat secara baik-baik) artinya dengan adil dan tidak lebih dari sepertiga harta dan jangan mengutamakan
orang kaya ﺎﻘﺣ (merupakan kewajiban) mashdar yang memperkuat isi kalimat yang sebelumnya نﻳﻘﺗﻣﻟا ﻰﻠﻋ (bagi orang-
orang yang bertakwa) kepada Allah. Ayat ini telah dihapus dan diganti dengan ayat tentang waris dan dengan hadis, ﺔﻳﺻو ﻻو
ثراوﻟ "Tidak ada wasiat untuk ahli waris." (H.R. Tirmizi)

⎯ϑù …`&!´‰/ $Β‰è/ …μèÿœ $´ΚΡ* ù …μϑO) ’?ã ⎦⎪%!# …μΡθ9´‰7`ƒ β) ´!# ì‹ÿœ Λ⎧=æ ∩⊇∇⊇∪


181. ﻪﻟدﺑ نﻣﻓ (Barang siapa yang mengubahnya) mengubah wasiat, baik ia sebagai saksi atau yang menyampaikannya دﻌﺑ
ﺳ ﺎﻣ ﻪﻌﻣ (setelah ia mendengarnya) atau mengetahuinya, ﻪﻣﺛإ ﺎﻣﻧﺈﻓ (maka sesungguhnya dosanya) maksudnya dosa dari
pemalsuan wasiat itu ﻪﻧوﻟدﺑﻳ نﻳذﻟا ﻰﻠﻋ (atas orang-orang yang mengubahnya.) Di sini terdapat penempatan zahir pada
tempat mudhmar. مﻳﻠﻋ ﻣﺳ ﷲا نإ ﻊﻳ (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui) perbuatannya dan akan membalasnya.

⎯ϑù ∃%{ ⎯Β Éθ•Β $´Ζ_ ρ& $ϑO) x=¹' ù ¯Ν'η´Ζ/ ξù ´ΟO) μ‹=ã β) ´!# "‘θî 'ΟŠm¯‘ ∩⊇∇⊄∪


182. ﺎﻔﻧﺟ صوﻣ نﻣ فﺎﺧ نﻣﻓ (Tetapi barang siapa merasa khawatir terhadap orang yang berwasiat) ada yang membaca
muushin dan ada pula yang membaca muwashshin ﺎﻣﺛإ وأ (berlaku berat sebelah) menyimpang dari keadilan مﻬﻧﻳﺑ ﺢﻠﺻﺄﻓ
(atau berbuat dosa) misalnya dengan sengaja melebihi sepertiga atau mengistimewakan orang kaya, ﻪﻳﻠﻋ مﺛإ ﻼﻓ (lalu
didamaikannya di antara mereka) yakni antara yang menyampaikan dan yang diberi wasiat dengan menyuruh menepati
keadilan, مﻳﺣر روﻔﻏ ﷲا نإ (sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).

Puasa

$㕃'≈ƒ ⎦⎪%!# #θ`ΖΒ#´ ™ =G. `Ν6‹=æ `Π$´‹´Á9# $ϑ. =G. ’?ã š⎥⎪%!# ⎯Β ¯Ν6=¯7% ¯Ν3=è9 βθ)−G?
∩⊇∇⊂∪


183. مﻛﻠﺑﻗ نﻣ نﻳذﻟا ﻰﻠﻋ بﺗﻛ ﺎﻣﻛ مﺎﻳﺻﻟا مﻛﻳﻠﻋ بﺗﻛ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang yang beriman,
diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu) di antara umat manusia مﻛﻠﻌﻟ
نوﻘﺗﺗ (agar kamu bertakwa) maksudnya menjaga diri dari maksiat, karena puasa itu dapat membendung syahwat yang menjadi
pangkal sumber kemaksiatan itu.

$´Β$−ƒ& N≡Šρ‰èΒ ⎯ϑù šχ%. Ν3ΖΒ $´Òƒ´Δ ρ& ’?ã ™ ο´‰è ù ⎯Β Θ$−ƒ& z& ’? ã´ρ š⎥⎪%!#
…μΡθ)‹Ü`ƒ πƒ‰ù `Π$èÛ ⎦⎫3`¡Β ⎯ϑù í¯θÜ? #¯z ´θγù ¯z …`&! β&´ρ #θ`Βθ´Á ? ¯z ¯Ν69 β) `ΟFΖ.
βθϑ=è? ∩⊇∇⊆∪


184. ﺎﻣﺎﻳأ (Beberapa hari) manshub atau baris di atas sebagai maf`ul dari fi`il amar yang bunyinya diperkirakan 'shiyam' atau
'shaum' تادودﻌﻣ (berbilang) artinya yang sedikit atau ditentukan waktunya dengan bilangan yang telah diketahui, yakni
selama bulan Ramadan sebagaimana yang akan datang nanti. Dikatakannya 'yang sedikit' untuk memudahkan bagi mualaf.
مﻛﻧﻣ نﺎﻛ نﻣﻓ (Maka barang siapa di antara kamu) yakni sewaktu kehadiran hari-hari berpuasa itu رﻔﺳ ﻰﻠﻋ وأ ﺎﺿﻳرﻣ
(sakit atau dalam perjalanan) maksudnya perjalanan untuk mengerjakan puasa dalam kedua situasi tersebut, lalu ia berbuka,
ةدﻌﻓ (maka hendaklah dihitungnya) berapa hari ia berbuka, lalu berpuasalah sebagai gantinya رﺧأ مﺎﻳأ نﻣ (pada hari-hari
yang lain.) نﻳذﻟا ﻰﻠﻋو (Dan bagi orang-orang yang) ﻪﻧوﻘﻳطﻳ (tidak sanggup melakukannya) disebabkan usia lanjut atau
penyakit yang tak ada harapan untuk sembuh ﺔﻳدﻓ (maka hendaklah membayar fidyah) yaitu نﻳﻛﺳﻣ مﺎﻌط (memberi makan
seorang miskin) artinya sebanyak makanan seorang miskin setiap hari, yaitu satu gantang/mud dari makanan pokok penduduk
negeri. Menurut satu qiraat, dengan mengidhafatkan 'fidyah' dengan tujuan untuk penjelasan. Ada pula yang mengatakan tidak,
bahkan tidak ditentukan takarannya. Di masa permulaan Islam, mereka diberi kesempatan memilih, apakah akan berpuasa atau
membayar fidyah. Kemudian hukum ini dihapus (mansukh) dengan ditetapkannya berpuasa dengan firman-Nya. "Maka barang
siapa di antara kamu yang menyaksikan bulan, hendaklah ia berpuasa." Kata Ibnu Abbas, "Kecuali wanita hamil dan yang
sedang menyusui, jika berbukanya itu disebabkan kekhawatiran terhadap bayi, maka membayar fidyah itu tetap menjadi hak
mereka tanpa nasakh." ا رﻳﺧ عوطﺗ نﻣﻓ (Dan barang siapa yang secara sukarela melakukan kebaikan) dengan menambah
batas minimal yang disebutkan dalam fidyah tadi وﻬﻓ (maka itu) maksudnya berbuat tathawwu` atau kebaikan نأو ﻪﻟ رﻳﺧ
اوﻣوﺻﺗ (lebih baik baginya. Dan berpuasa) menjadi mubtada', sedangkan khabarnya ialah, مﻛﻟ رﻳﺧ (lebih baik bagi kamu)
daripada berbuka dan membayar fidyah نوﻣﻠﻌﺗ مﺗﻧﻛ نإ (jika kamu mengetahui) bahwa berpuasa lebih baik bagimu, maka
lakukanlah.

`¯κ− β$ŸÒΒ´‘ “%!# Α“Ρ& μŠù `β#´™¯)9# ”‰δ ¨$Ψ=9 M≈Ψ/´ρ ´⎯Β “‰γ9# β$%¯9#´ ρ ⎯ϑ ù ‰κ −
`Ν3ΨΒ ¯κ¶9# μϑ´Á´Š= ù ⎯Β´ρ β$Ÿ2 $´ÒƒΔ ρ& ’? ã ™ ο´‰è ù ⎯Β Θ$−ƒ& z& ‰ƒ`ƒ ´!# `Ν6/ `¡`Š9#
Ÿω´ρ ‰ƒ`ƒ `Ν6/ ´£`è9# #θ=ϑ6G9´ρ ο´‰è9# #ρ96G9´ρ ´!# †? ã $Β ¯Ν31‰ δ ¯Ν6=è9´ ρ
šχρ`3± @ ∩⊇∇∈∪


185. Hari-hari tersebut adalah نآرﻘﻟا ﻪﻳﻓ ﻝزﻧأ يذﻟا نﺎﺿﻣر رﻬﺷ (bulan Ramadan yang padanya diturunkan Alquran)
yakni dari Lohmahfuz ke langit dunia di malam lailatulkadar ىدﻫ (sebagai petunjuk) menjadi 'hal', artinya yang menunjukkan
dari kesesatan تﺎﻧﻳﺑو سﺎﻧﻠﻟ (bagi manusia dan penjelasan-penjelasan) artinya keterangan-keterangan yang nyata نﻣ
ىدﻬﻟا (mengenai petunjuk itu) yang menuntun pada hukum-hukum yang hak و (dan) sebagai نﺎﻗرﻔﻟا (pemisah) yang
memisahkan antara yang hak dengan yang batil. دﻬﺷ نﻣﻓ (Maka barang siapa yang menyaksikan) artinya hadir رﻬﺷﻟا مﻛﻧﻣ
رﺧأ مﺎﻳأ نﻣ ةدﻌﻓ رﻔﺳ ﻰﻠﻋ وأ ﺎﺿﻳرﻣ نﺎﻛ نﻣو ﻪﻣﺻﻳﻠﻓ (di antara kamu di bulan itu, hendaklah ia berpuasa dan
barang siapa sakit atau dalam perjalanan, lalu ia berbuka, maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya itu
pada hari yang lain) sebagaimana telah diterangkan terdahulu. Diulang-ulang agar jangan timbul dugaan adanya nasakh dengan
diumumkannya 'menyaksikan bulan' رﺳﻌﻟا مﻛﺑ دﻳرﻳ ﻻو رﺳﻳﻟا مﻛﺑ ﷲا دﻳرﻳ (Allah menghendaki kemudahan bagimu dan
tidak menghendaki kesempitan) sehingga oleh karenanya kamu diperbolehkan-Nya berbuka di waktu sakit dan ketika dalam
perjalanan. Karena yang demikian itu merupakan `illat atau motif pula bagi perintah berpuasa, maka diathafkan padanya.
اوﻠﻣﻛﺗﻟو (Dan hendaklah kamu cukupkan) ada yang membaca 'tukmiluu' dan ada pula 'tukammiluu' ةدﻌﻟا (bilangan) maksudnya
bilangan puasa Ramadan ﷲا اورﺑﻛﺗﻟو (hendaklah kamu besarkan Allah) sewaktu menunaikannya مﻛادﻫ ﺎﻣ ﻰﻠﻋ (atas
petunjuk yang diberikan-Nya kepadamu) maksudnya petunjuk tentang pokok-pokok agamamu نورﻛﺷﺗ مﻛﻠﻌﻟو (dan supaya
kamu bersyukur) kepada Allah Taala atas semua itu.

#Œ)´ρ 79'™ “Š$6ã ©¯_ ã ’Τ*ù ´=ƒ% ´=‹_& ο´θã Š í#$!# #Œ) β$㊠#θ6‹fG`¡´Š= ù ’< #θ`ΖΒσ`‹9´ ρ ’1
¯Νγ=è9 šχρ‰©¯ƒ ∩⊇∇∉∪


186. (Segolongan orang-orang bertanya kepada Nabi saw., "Apakah Tuhan kami dekat, maka kami akan berbisik kepada-Nya,
atau apakah Dia jauh, maka kami akan berseru kepada-Nya." Maka turunlah ayat ini. بﻳرﻗ ﻲﻧﺈﻓ ﻲﻧﻋ يدﺎﺑﻋ كﻟﺄﺳ اذ
ٕ
او
("Dan apabila hamba-hamba-Ku menanyakan kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku Maha Dekat) kepada mereka
dengan ilmu-Ku, beritahukanlah hal ini kepada mereka نﺎﻋد اذإ عادﻟا ةوﻋد بﻳﺟأ (Aku kabulkan permohonan orang yang
berdoa, jika ia berdoa kepada-Ku) sehingga ia dapat memperoleh apa yang dimohonkan. ﻲﻟ اوﺑﻳﺟﺗﺳﻳﻠﻓ (Maka hendaklah
mereka itu memenuhi pula perintah-Ku) dengan taat dan patuh اوﻧﻣؤﻳﻟو (serta hendaklah mereka beriman) senantiasa iman ﻲﺑ
نودﺷرﻳ مﻬﻠﻌﻟ (kepada-Ku supaya mereka berada dalam kebenaran.") atau petunjuk Allah.

≅m& ¯Ν69 ' #‹9 Θ$´Š´Á9# ]ù¯9# ’<) ¯Ν3←$ ¡Σ ´⎯δ ¨$69 ¯Ν39 ¯ΝFΡ&´ ρ ¨$ 69 ´⎯γ9 ´Ν=æ ´!# ¯Ν6Ρ&
`ΟGΨ. šχθΡ$FƒB ¯Ν6 ¡Ρ& ´>$G ù ¯Ν3‹=æ $ã´ ρ ¯Ν3Ψã ´⎯≈↔9$ù ´⎯δρ³≈/ #θó F¯/#´ρ $Β =FŸ2 ´!#
¯Ν39 #θ=.´ρ #θ/´°#´ρ ©L m ⎦⎫7Kƒ `Ν39 Ý‹ƒ:# 'Ù´‹¯/{# ´⎯Β Ý‹ƒ:# Š´θ`™{# ´⎯Β f9# ¯ΟO #θ‘ϑ?&
Π$´‹´Á9# ’<) ≅Š9# Ÿω´ ρ ∅δρ³≈7? `ΟFΡ&´ ρ βθ3≈ã ’û ‰f≈¡ϑ9# 7=? Šρ‰`n ´!# Ÿξù $δθ/)?
79≡‹. ⎥⎫6`ƒ ´!# ⎯μG≈ƒ#´™ ¨$Ψ=9 `Ογ=è9 šχθ)−Gƒ ∩⊇∇∠∪


187. ثﻓرﻟا مﺎﻳﺻﻟا ﺔﻠﻳﻟ مﻛﻟ ﻝﺣأ (Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa berkencan dengan istri-istrimu) maksudnya
mencampuri mereka. Ayat ini turun menasakhkan hukum yang berlaku di masa permulaan Islam, berupa pengharaman
mencampuri istri, begitu pula diharamkan makan minum setelah waktu Isyak. مﻛﺋﺎﺳﻧ ﻰﻟإ (Mereka itu pakaian bagi kamu dan
kamu pakaian bagi mereka) kiasan bahwa mereka berdua saling bergantung dan saling membutuhkan. مﺗﻧأو مﻛﻟ سﺎﺑﻟ نﻫ
نﻬﻟ سﺎﺑﻟ (Allah mengetahui bahwa kamu akan berkhianat pada) atau mengkhianati مﻛﺳﻔﻧأ (dirimu) dengan melakukan jimak
atau hubungan suami istri pada malam hari puasa. Hal itu pernah terjadi atas diri Umar dan sahabat lainnya, lalu ia segera
memberitahukannya kepada Nabi saw., مﻛﻳﻠﻋ بﺎﺗﻓ (maka Allah pun menerima tobatmu) yakni sebelum kamu bertobat ﺎﻔﻋو
نﻵﺎﻓ مﻛﻧﻋ (dan dimaafkan-Nya kamu. Maka sekarang) karena telah dihalalkan bagimu نﻫورﺷﺎﺑ (campurilah mereka itu)
اوﻐﺗﺑاو (dan usahakanlah) atau carilah مﻛﻟ ﷲا بﺗﻛ ﺎﻣ (apa-apa yang telah ditetapkan Allah bagimu) artinya apa yang telah
diperbolehkan-Nya seperti bercampur atau mendapatkan anak اوﺑرﺷاو اوﻠﻛو (dan makan minumlah) sepanjang malam itu
ﺣ نﻳﺑﺗﻳ ﻰﺗ (hingga nyata) atau jelas رﺟﻔﻟا نﻣ دوﺳﻷا طﻳﺧﻟا نﻣ ضﻳﺑﻷا طﻳﺧﻟا مﻛﻟ (bagimu benang putih dari
benang hitam berupa fajar sidik) sebagai penjelasan bagi benang putih, sedangkan penjelasan bagi benang hitam dibuang, yaitu
berupa malam hari. Fajar itu tak ubahnya seperti warna putih bercampur warna hitam yang memanjang dengan dua buah garis
berwarna putih dan hitam. مﺎﻳﺻﻟا اوﻣﺗأ مﺛ (Kemudian sempurnakanlah puasa itu) dari waktu fajar ﻝﻳﻠﻟا ﻰﻟإ (sampai malam)
maksudnya masuknya malam dengan terbenamnya matahari نﻫورﺷﺎﺑﺗ ﻻو (dan janganlah kamu campuri mereka) maksudnya
istri-istri kamu itu نوﻔﻛﺎﻋ مﺗﻧأو (sedang kamu beriktikaf) atau bermukim dengan niat iktikaf دﺟﺎﺳﻣﻟا ﻲﻓ (di dalam mesjid-
mesjid) seorang yang beriktikaf dilarang keluar mesjid untuk mencampuri istrinya lalu kembali lagi. كﻠﺗ (Itulah) yakni hukum-
hukum yang telah disebutkan tadi ﷲا دودﺣ (larangan-larangan Allah) yang telah digariskan-Nya bagi hamba-hamba-Nya agar
mereka tidak melanggarnya ﺎﻫوﺑرﻘﺗ ﻼﻓ (maka janganlah kami mendekatinya). Kalimat itu lebih mengesankan dari kalimat
"janganlah kamu melanggarnya" yang diucapkan pada ayat lain. كﻟذﻛ (Demikianlah sebagaimana telah dinyatakan-Nya bagi
kamu apa yang telah disebutkan itu مﻬﻠﻌﻟ سﺎﻧﻠﻟ ﻪﺗﺎﻳآ ﷲا نﻳﺑﻳ (Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya bagi manusia supaya
mereka bertakwa) maksudnya menjauhi larangan-Nya.

Ÿω´ρ #θ=.'? Ν39≡´θΒ& Ν3Ψ / ≅Ü≈69$/ #θ9‰?´ ρ $γ/ ’<) Θ$6t:# #θ=2' G9 $)ƒù ⎯Β Α≡´θΒ& ¨$Ψ9#
ΟO}$/ `ΟFΡ&´ ρ βθϑ =è ? ∩⊇∇∇∪


188. مﻛﻧﻳﺑ مﻛﻟاوﻣأ اوﻠﻛﺄﺗ ﻻو (Dan janganlah kamu memakan harta sesama kamu), artinya janganlah sebagian kamu
memakan harta sebagian yang lain ﻝطﺎﺑﻟﺎﺑ (dengan jalan yang batil), maksudnya jalan yang haram menurut syariat, misalnya
dengan mencuri, mengintimidasi dan lain-lain و (Dan) janganlah اوﻟدﺗ (kamu bawa) atau ajukan ﺎﻬﺑ (ia) artinya urusan harta ini
ke pengadilan dengan menyertakan uang suap اوﻠﻛﺄﺗﻟ مﺎﻛﺣﻟا ﻰﻟإ (kepada hakim-hakim, agar kamu dapat memakan) dengan
jalan tuntutan di pengadilan itu ﺎﻘﻳرﻓ (sebagian) atau sejumlah سﺎﻧﻟا ﻝاوﻣأ نﻣ (harta manusia) yang bercampur مﺗﻧأو مﺛﻹﺎﺑ
نوﻣﻠﻌﺗ (dengan dosa, padahal kamu mengetahui) bahwa kamu berbuat kekeliruan.

Berjihad Dengan Jiwa dan Harta di Jalan Allah SWT
¤ šΡθ=↔`¡„ ⎯ã '#δ{# ¯≅% ´‘δ M‹%≡´θΒ ¨$Ψ=9 ´k s9#´ρ ´§Š9´ ρ •99# β'/ #θ?'? šVθ`Š69# ⎯Β
$δ‘θγß ´⎯3≈9´ρ ¯99# ⎯Β †+?# #θ?&´ ρ šVθ`‹79# ⎯Β $γ/≡´θ¯/& #θ)?#´ρ ´!# ¯Ν6=è9 šχθs=? ∩⊇∇®∪


189. كﻧوﻟﺄﺳﻳ (Mereka menanyakan kepadamu) hai Muhammad, ﺔﻠﻫﻷا نﻋ (tentang bulan sabit). 'Ahillah' jamak dari 'hilal'.
Pada permulaannya tampak kecil tipis kemudian terus bertambah hingga penuh dengan cahaya. Lalu kembali sebagaimana
semula, maka keadaannya tidak seperti matahari yang tetap ﻝﻗ (katakanlah) kepada mereka, تﻳﻗاوﻣ ﻲﻫ ("Ia adalah tanda-
tanda waktu); mawaaqiit jamak dari miiqaat سﺎﻧﻠﻟ (bagi manusia) untuk mengetahui waktu bercocok tanam, berdagang, idah
wanita, berpuasa, dan berbuka mereka ﺞﺣﻟاو (dan bagi haji) diathafkan atau dihubungkan kepada manusia, artinya untuk
diketahui waktunya. Karena seandainya bulan tetap dalam keadaan yang sama, tentulah hal itu tidak dapat diketahui سﻳﻟو
ﺎﻫروﻬظ نﻣ توﻳﺑﻟا اوﺗﺄﺗ نﺄﺑ رﺑﻟا (Dan bukanlah kebaktian, jika kamu memasuki rumah-rumah dari belakangnya) yakni di
waktu ihram, dengan membuat lubang di belakang rumah untuk tempat keluar masuk kamu dengan meninggalkan pintu. Hal itu
biasa mereka lakukan dulu dan mereka anggap sebagai kebaktian, رﺑﻟا نﻛﻟو (tetapi kebaktian itu), maksudnya orang yang
berbakti ﻰﻘﺗا نﻣ (ialah orang yang bertakwa) kepada Allah dengan tidak melanggar perintah-perintah-Nya, نﻣ توﻳﺑﻟا اوﺗأو
ﺎﻬﺑاوﺑأ (dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya) baik sewaktu ihram maupun pada waktu-waktu lainnya, اوﻘﺗاو
نوﺣﻠﻔﺗ مﻛﻠﻌﻟ ﷲا (dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beroleh keberuntungan").

#θ=G≈%´ ρ ’û ≅‹6™ ´!# ⎦⎪%!# `Ο3Ρθ=G≈)`ƒ Ÿω´ρ #ρ‰Gè? ´χ) ´!# Ÿω ´=s`ƒ š⎥⎪‰ Gèϑ9# ∩⊇®⊃∪


190. Tatkala Nabi saw. dihalangi kaum Quraisy untuk mengunjungi Baitullah pada perjanjian Hudaibiah dan berdamai dengan
orang-orang kafir itu untuk kembali di tahun depan, di mana ia diberi kesempatan untuk memasuki Mekah selama tiga hari,
kemudian tatkala ia telah bersiap-siap untuk umrah kada, sedangkan kaum muslimin merasa khawatir kalau-kalau Quraisy tidak
menepati janjinya lalu memerangi mereka, padahal kaum muslimin tak mau melayani mereka jika di saat ihram, di tanah haram
dan di bulan haram; maka turunlah ayat, ﷲا ﻝﻳﺑﺳ ﻲﻓ اوﻠﺗﺎﻗو (Dan perangilah di jalan Allah), maksudnya untuk menjunjung
tinggi agama-Nya مﻛﻧوﻠﺗﺎﻘﻳ نﻳذﻟا (orang-orang yang memerangi kamu) di antara orang-orang kafir اودﺗﻌﺗ ﻻو (tetapi
janganlah kamu melampaui batas) misalnya dengan memulai peperangan terhadap mereka نﻳدﺗﻌﻣﻟا بﺣﻳ ﻻ ﷲا نإ
(karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas), artinya yang melanggar apa-apa yang telah
digariskan bagi mereka. Dan ini dinasakh dengan ayat Bara-ah atau dengan firman-Nya:

¯Νδθ=F%#´ρ ]‹m ¯ΝδθϑG)O Νδθ`_z&´ρ ⎯Β ]‹m ¯Ν.θ`_z& π´ΖF9#´ρ ‘‰©& ´⎯Β ≅G)9# Ÿω´ρ
¯Νδθ=G≈)? ‰Ζã ‰f`¡ RQ# Θ#t:# ©Lm ¯Ν.θ=F≈)`ƒ μŠù β* ù ¯Ν.θ=G≈% ¯Νδθ=F%$ ù 79≡‹. '™#“_
⎦⎪≈39# ∩⊇®⊇∪


191. مﻛوﺟرﺧأ ثﻳﺣ نﻣ مﻫوﺟرﺧأو مﻫوﻣﺗﻔﻘﺛ ثﻳﺣ مﻫوﻠﺗﻗاو (Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menjumpai
mereka, serta usirlah mereka di mana mereka mengusir kamu) artinya Mekah, dan ini telah dilakukan nabi terhadap mereka
pada tahun pembebasan ﺔﻧﺗﻔﻟاو (sedangkan fitnah itu), artinya kesyirikan mereka دﺷأ (lebih berat), maksudnya lebih berbahaya
ﻝﺗﻘﻟا نﻣ (dari pembunuhan) terhadap mereka, yakni di tanah suci atau sewaktu ihram yang mereka hormati itu. مﻫوﻠﺗﺎﻘﺗ ﻻو
ما رﺣﻟا دﺟﺳﻣﻟا دﻧﻋ (Dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidilharam), maksudnya di tanah suci, مﻛوﻠﺗﺎﻘﻳ ﻰﺗﺣ
مﻛوﻠﺗﺎﻗ نﺈﻓ ﻪﻳﻓ (sebelum mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu) di sana, مﻫوﻠﺗﻗﺎﻓ (maka
bunuhlah mereka). Menurut satu qiraat tanpa alif pada kata kerja yang tiga, 'wala taqtuluuhum, hatta yaqtuluukum fiih, dan fa-in
qataluukum'. كﻟذﻛ (Demikianlah), maksudnya pembunuhan dan pengusiran نﻳرﻓﺎﻛﻟا ءا زﺟ (menjadi balasan bagi orang-orang
kafir).

β*ù #¯θκJΡ# β*ù ´!# "‘θî Λ⎧m¯‘ ∩⊇®⊄∪


192. اوﻬﺗﻧا نﺈﻓ (Jika mereka berhenti) dari kekafiran lalu masuk Islam, روﻔﻏ ﷲا نﺈﻓ (maka sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang) terhadap mereka.

¯Νδθ=G≈%´ρ ©L m Ÿω βθ3? πΨFù βθ3ƒ´ρ ⎦⎪$!# ´! β* ù #¯θκJΡ# Ÿξù β≡´ρ‰`ã ω) ’?ã ⎦⎫Η>≈à9# ∩⊇®⊂∪


193. نوﻛﺗ ﻻ ﻰﺗﺣ مﻫوﻠﺗﺎﻗو (Dan perangilah mereka itu hingga tidak ada lagi) atau tidak dijumpai lagi ﺔﻧﺗﻓ (fitnah) yakni
kesyirikan نﻳدﻟا نوﻛﻳو (dan (sehingga) agama itu) pengabdian atau perhambaan diri itu ﷲ (hanya untuk Allah) semata dan
tak ada yang disembah selain Dia. اوﻬﺗﻧا نﺈﻓ (Maka jika mereka berhenti) dari kesyirikan, janganlah kamu melakukan
pelanggaran terhadap mereka; makna ini dapat disimpulkan dari ناودﻋ ﻼﻓ (maka tak ada permusuhan lagi) seperti
membunuh atau lainnya, نﻳﻣﻟﺎظﻟا ﻰﻠﻋ ﻻإ (kecuali terhadap orang-orang yang aniaya). Orang yang telah menghentikan
kekeliruannya, maka tidak termasuk orang yang aniaya, sehingga tidak perlu mendapat tindakan permusuhan lagi.

`¯κ¶9# `Π#t:# ¯κ¶9$/ Θ#t:# M≈Β`t:#´ρ 'É$Á% ⎯ϑù “ ‰ Gã# ¯Ν3‹=æ #ρ‰ Fã$ ù μ‹=ã ≅Vϑ/ $Β
“‰Gã# ¯Ν3‹=æ #θ)?#´ρ ´!# #θϑ=ã#´ρ β& ´!# ìΒ ⎦⎫)−Fϑ9# ∩⊇®⊆∪


194. ما رﺣﻟا رﻬﺷﻟا (Bulan haram), artinya bulan suci harus dibalas pula رﻬﺷﻟﺎﺑ ما رﺣﻟا (dengan bulan haram), maksudnya
sebagaimana mereka memerangi kamu pada bulan suci, perangilah pula mereka pada bulan itu sebagai sanggahan atas sikap
kaum muslimin yang menghormati bulan suci تﺎﻣرﺣﻟاو (dan pada semua yang patut dihormati) jamak dari hurmatun صﺎﺻﻗ
(berlaku hukum kisas), maksudnya bila kehormatan itu dilanggar, maka hendaklah dibalas dengan perbuatan yang setimpal نﻣﻓ
مﻛﻳﻠﻋ ىدﺗﻋا (Maka barang siapa yang menyerang kamu) dalam suatu pelanggaran di tanah suci, di waktu ihram atau di
bulan-bulan haram, مﻛﻳﻠﻋ ىدﺗﻋا ﺎﻣ ﻝﺛﻣﺑ ﻪﻳﻠﻋ اودﺗﻋﺎﻓ (maka seranglah pula dia dengan suatu serangan yang seimbang
dengan serangan terhadap kamu). Tindakan pembalasan itu disebut 'serangan' karena sama dengan timpalannya dalam bentuk
dan rupa ﷲا اوﻘﺗاو (Dan bertakwalah kepada Allah) dalam membela diri, jangan melampaui batas ﻊﻣ ﷲا نأ اوﻣﻠﻋاو
نﻳﻘﺗﻣﻟا (Dan ketahuilah olehmu bahwa Allah bersama orang-orang yang bertakwa), yakni memberi bantuan dan kemenangan.

#θ)Ρ&´ρ ’û ≅‹6™ ´!# Ÿω´ ρ #θ)=? ¯/3ƒ‰ƒ'/ ’<) π3=¯κ−J9# #θ`Ζ¡m&´ ρ β) ´!# ´=t† ⎦⎫Ζ¡`sϑ9# ∩⊇®∈∪


195. ﷲا ﻝﻳﺑﺳ ﻲﻓ اوﻘﻔﻧأو (Dan belanjakanlah di jalan Allah), artinya menaatinya, seperti dalam berjihad dan lain-lainnya ﻻو
مﻛﻳدﻳﺄﺑ اوﻘﻠﺗ (dan janganlah kamu jatuhkan tanganmu), maksudnya dirimu. Sedangkan ba sebagai tambahan ﺔﻛﻠﻬﺗﻟا ﻰﻟإ (ke
dalam kebinasaan) atau kecelakaan disebabkan meninggalkan atau mengeluarkan sana untuk berjihad yang akan
menyebabkan menjadi lebih kuatnya pihak musuh daripada kamu. اوﻧﺳﺣأو (Dan berbuat baiklah kamu), misalnya dengan
mengeluarkan nafkah dan lain-lainnya نﻳﻧﺳﺣﻣﻟا بﺣﻳ ﷲا نإ (Sesungguhnya Allah mengasihi orang yang berbuat baik),
artinya akan memberi pahala mereka.

Haji

#θ‘ϑ?&´ρ ¯kt:# οΚ`è9#´ρ ´! β*ù ¯Ν?Çm& $ϑù ´£Š G`™# ´⎯Β “‰λ;# Ÿω´ρ #θ)=tB `Ο3 ™ρ'™'‘ ©Lm =¯7 ƒ
“‰ λ;# …`&#t Χ ⎯´Κù β%. Ν3ΖΒ $´Òƒ´Δ ρ& ⎯μ/ “Œ& ⎯Β ⎯μ™&¯‘ πƒ‰ù ⎯Β Θ$´Š¹ ρ& π% ‰¹ ρ& 7´¡Σ
#Œ*ù Λ⎢ΨΒ& ⎯ϑù ì−Gϑ ? οΚ`è9$/ ’<) ´kt:# $ϑù ´£Š G`™# ´⎯Β “‰λ;# ⎯ϑù ¯Ν9 ‰g† `Π$´‹Áù πW≈=O Θ$−ƒ& ’û
´kt:# πè¯7™´ ρ #Œ) ¯ΝFè _´‘ 7=? ο´³ã '#Β%. 79≡Œ ⎯ϑ9 ¯Ν9 ⎯3ƒ …`&#δ& “Ñ$m ‰f`¡ϑ9# Θ#t:#
#θ)?#´ρ ´!# #θϑ=ã#´ρ β& ´!# ‰ƒ‰© >$)è9# ∩⊇®∉∪


196. ﷲ ةرﻣﻌﻟاو ﺞﺣﻟا اوﻣﺗأو (Dan sempurnakanlah haji dan umrah karena Allah), artinya lakukanlah dengan memenuhi
semua haknya مﺗرﺻﺣأ نﺈﻓ (dan jika kamu terkepung), artinya terhalang untuk menyelesaikannya disebabkan ada musuh,
يدﻬﻟا نﻣ رﺳﻳﺗﺳا ﺎﻣﻓ (maka hendaklah menyembelih hewan yang mudah didapat), yaitu seekor kambing اوﻘﻠﺣﺗ ﻻو
مﻛﺳوؤر (dan janganlah kamu cukur kepalamu), maksudnya jangan tahalul يدﻬﻟا ﻎﻠﺑﻳ ﻰﺗﺣ (sebelum sampai sembelihan)
tersebut ﻪﻠﺣﻣ (ke tempat penyembelihannya), artinya tempat penyembelihannya. Menurut Syafii adalah tempat terkepung itu.
Maka hendaklah disembelih di sana dengan niat tahalul, lalu dibagi-bagikan kepada fakir miskin, kemudian bercukur rambut,
sehingga dengan demikian tercapailah tahalul. ﻪﺳأ ر نﻣ ىذأ ﻪﺑ وأ ﺎﺿﻳرﻣ مﻛﻧﻣ نﺎﻛ نﻣﻓ (Dan barang siapa di antara
kamu sakit atau ada gangguan pada kepalanya) berkutu dan pusing, lalu ia bercukur di waktu ihram ﺔﻳدﻔﻓ (maka hendaklah ia
membayar fidyah), مﺎﻳﺻ نﻣ (yaitu berpuasa) selama tiga hari ﺔﻗدﺻ وأ (atau bersedekah) sebanyak tiga sukat makanan
pokok penduduk itu kepada enam orang fakir miskin كﺳﻧ وأ (atau berkurban), artinya menyembelih kambing. 'Au' yang berarti
'atau' memberi kesempatan untuk memilih. Termasuk pula dalam hal ini orang yang bercukur tanpa halangan apa-apa, karena ia
lebih pantas lagi untuk membelinya, membayar denda atau tebusan. Demikian pula orang yang menikmati apa-apa yang
dilarang tanpa bercukur, seperti memakai minyak wangi, pakaian yang berjahit atau minyak rambut yang disebabkan sesuatu
halangan atau lainnya مﺗﻧﻣأ اذﺈﻓ (Maka apabila kamu telah merasa aman) dari bahaya musuh-musuhmu, misalnya mereka
telah pergi atau sudah tidak ada lagi ﻊﺗﻣﺗ نﻣﻓ (maka bagi siapa yang hendak bertamatu) yaitu ةرﻣﻌﻟﺎﺑ (mendahulukan umrah)
disebabkan telah kosongnya ia dari larangan-larangan ihram ﺞﺣﻟا ﻰﻟإ (daripada haji), maksudnya sampai saat ihram
dengannya asal saja masih pada bulan-bulannya, يدﻬﻟا نﻣ رﺳﻳﺗﺳا ﺎﻣﻓ (maka hendaklah wajib ia menyembelih kurban
yang mudah didapat), yaitu seekor kambing yang harus disembelihnya sesudah ihram haji, dan lebih utama pada hari kurban.
دﺟﻳ مﻟ نﻣﻓ (Tetapi apabila ia tidak menemukan) kurban, misalnya karena hewan itu tidak ada, atau tidak punya uang untuk
membelinya, مﺎﻳﺻﻓ (maka hendaklah ia berpuasa), artinya wajib atasnya berpuasa ﺎﻳأ ﺔﺛﻼﺛ ﺞﺣﻟا ﻲﻓ م (tiga hari dalam
masa haji) artinya sewaktu sedang ihram, dengan demikian ia wajib melakukan ihram sebelum tanggal tujuh Zulhijah, dan lebih
utama sebelum tanggal enam, karena makruhnya berpuasa pada hari Arafah, sedangkan menurut salah satu di antara dua
pendapat Syafii yang lebih sah, tidak boleh mempuasakannya pada hari-hari tasyrik مﺗﻌﺟر اذإ ﺔﻌﺑﺳو (dan tujuh hari lagi bila
kamu telah pulang) ke kampung halamanmu, baik Mekah atau lainnya. Ada pula yang mengatakan jika telah selesai dari
pekerjaan-pekerjaan haji tanpa mempedulikan soal di rantau atau tidaknya. ﺔﻠﻣﺎﻛ ةرﺷﻋ كﻠﺗ (Itulah sepuluh hari yang
sempurna) suatu jumlah untuk menguatkan yang sebelumnya. كﻟذ (Demikian itu) maksudnya hukum yang telah disebutkan tadi
berupa kewajiban menyembelih kurban atau berpuasa bagi orang yang mengerjakan haji secara tamatu ﻪﻠﻫأ نﻛﻳ مﻟ نﻣﻟ
ما رﺣﻟا دﺟﺳﻣﻟا يرﺿﺎﺣ (adalah bagi orang yang keluarganya tidak berada di sekitar Masjidilharam). Menurut Syafii, tidak
berada kurang dari dua marhalah dari tanah suci. Jika sebaliknya, maka tak ada kurban dan tidak pula berpuasa sekalipun ia
melakukan tamatu. Disebutkannya ahli atau penduduk, memperingatkan kita disyaratkannya status sebagai penduduk.
Sekiranya ia bermukim sebelum bulan-bulan haji tetapi tidak menjadi penduduk tetap, lalu ia bertamatu, maka wajiblah baginya
demikian itu. Ini merupakan salah satu dari dua pendapat Syafii, sedangkan pendapatnya yang kedua adalah tidak wajib. 'Ahli'
itu merupakan sindiran terhadap diri orang yang bersangkutan. Sebagaimana disebutkan dalam hadis, termasuk pula dalam
tamatuk ini ialah qiran artinya orang yang ihram dengan haji dan umrah sekaligus atau memasukkan haji ke dalam umrah
sebelum memulai tawaf ﷲا اوﻘﺗاو (Dan bertakwalah kamu kepada Allah), yakni mengenai perintah dan larangan-Nya اوﻣﻠﻋاو
بﺎﻘﻌﻟا دﻳدﺷ ﷲا نأ (serta ketahuilah bahwa Allah amat berat siksaan-Nya), yakni bagi orang yang melanggar peraturan-Nya.

¯kt:# "γ©& M≈Βθ=èΒ ⎯ϑù ´Úù ∅γŠù ¯kt:# Ÿξù ]ù´‘ Ÿω´ρ šXθ´¡ù Ÿω´ρ Α#‰_ ’û ´ks9# $Β´ρ
#θ=è? ⎯Β ¯z μϑ=èƒ ´!# #ρŠρ“?´ ρ χ*ù ´¯ z Š#“9# “´ θ)−G9# βθ)?#´ρ ’<`ρ'≈ƒ =≈69{# ∩⊇®∠∪


197. ﺞﺣﻟا (Haji), maksudnya adalah waktu dan musimnya تﺎﻣوﻠﻌﻣ رﻬﺷأ (beberapa bulan yang dimaklumi), yaitu Syawal,
Zulkaidah dan 10 hari pertama bulan Zulhijah. Tetapi ada pula yang mengatakan seluruh bulan Zulhijah. ضرﻓ نﻣﻓ (Maka
barang siapa yang telah menetapkan niatnya) dalam dirinya ﺞﺣﻟا نﻬﻳﻓ (akan melakukan ibadah haji pada bulan-bulan itu)
dengan mengihramkannya, ثﻓر ﻼﻓ (maka tidak boleh ia mencampuri istrinya), yakni bersetubuh قوﺳﻓ ﻻو (dan jangan
berbuat kefasikan) berbuat maksiat ﻝادﺟ ﻻو (dan jangan berbantah-bantahan) atau terlibat dalam percekcokan ﺞﺣﻟا ﻲﻓ
(sewaktu mengerjakan haji). Menurut satu qiraat, dengan baris di atas dua hal yang pertama dan makna yang dimaksud adalah
larangan mengerjakan tiga hal itu. رﻳﺧ نﻣ اوﻠﻌﻔﺗ ﺎﻣو (Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan) sedekah ﷲا ﻪﻣﻠﻌﻳ
(pastilah diketahui oleh Allah) yang akan membalas kebaikan itu. Ayat berikut ini diturunkan kepada penduduk Yaman yang
pergi naik haji tanpa membawa bekal, sehingga mereka menjadi beban orang lain. اودوزﺗو (Dan berbekallah kamu) yang akan
menyampaikan kamu ke tujuan perjalananmu ىوﻘﺗﻟا دا زﻟا رﻳﺧ نﺈﻓ (dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa),
artinya yang dipergunakan manusia untuk menjaga dirinya agar tidak menjadi beban bagi orang lain dan sebagainya. ﺎﻳ نوﻘﺗاو
بﺎﺑﻟﻷا ﻲﻟوأ (Dan bertakwalah kamu kepada-Ku, hai orang-orang yang berakal).

´§Š9 ¯Ν6‹=ã y$Ψ`_ β & #θó G¯;? ξÒù ⎯Β ¯Ν6/¯‘ #Œ*ù ΟFÒ ù& ∅Β M≈ù ã #ρ`2Œ$ ù ´!#
‰Ψã è± ϑ9# Θ#s9# νρ`2Œ#´ρ $ϑ . ¯Ν61‰δ β)´ρ ΟFΖ2 ⎯Β ⎯&#¯7% ´⎯ϑ9 ⎦,!$Ò9# ∩⊇®∇∪


198. حﺎﻧﺟ مﻛﻳﻠﻋ سﻳﻟ (Tidak ada dosa bagi kamu) dalam اوﻐﺗﺑﺗ نأ (mencari) atau mengusahakan ﻼﺿﻓ (karunia) atau
rezeki مﻛﺑر نﻣ (dari Tuhanmu) yakni dengan berniaga di musim haji. Ayat ini turun untuk menolak anggapan mereka yang
keliru itu مﺗﺿﻓأ اذﺈﻓ (Maka jika kamu telah bertolak), artinya berangkat تﺎﻓرﻋ نﻣ (dari Arafah) yakni setelah wukuf di sana,
ﷲا اورﻛذﺎﻓ (maka berzikirlah kepada Allah), yakni setelah bermalam di Muzdalifah sambil membaca talbiah, tahlil dan berdoa
ما رﺣﻟا رﻌﺷﻣﻟا دﻧﻋ (di Masyarilharam) yaitu nama sebuah bukit di ujung Muzdalifah disebut Quzah. Dalam sebuah hadis
disebutkan bahwa Nabi saw. wukuf di sana, berzikir dan berdoa kepada Allah hingga hari telah amat benderang." (H.R. Muslim).
مﻛادﻫ ﺎﻣﻛ ﻩورﻛذاو (Dan berzikirlah kepada-Nya disebabkan petunjuk yang diberikan-Nya kepadamu) untuk mengetahui
pokok-pokok agama dan tata cara hajinya. 'Kaf' menunjukkan sebab atau motifnya. ن
ٕ
او (Dan sesungguhnya) dibaca 'in' bukan
'inna' ﻪﻠﺑﻗ نﻣ مﺗﻧﻛ (kamu sebelum itu) maksudnya sebelum petunjuk itu نﻳﻟﺎﺿﻟا نﻣﻟ (termasuk orang-orang yang sesat).

¯ΟO #θÒ‹ù& ⎯Β ]‹m ´Ú$ù& '¨$Ψ9# #ρ`ó G`™#´ρ ´!# ´χ) ´!# "‘θî 'Ο‹m¯‘ ∩⊇®®∪


199. اوﺿﻳﻓأ مﺛ (Kemudian bertolaklah kamu) hai orang-orang Quraisy سﺎﻧﻟا ضﺎﻓأ ثﻳﺣ نﻣ (dari tempat bertolaknya
manusia) maksudnya dari Arafah dengan jalan wukuf bersama mereka. Sebelum itu biasanya mereka wukuf di Muzdalifah
karena merasa enggan wukuf bersama-sama dengan orang lain. 'Tsumma' atau 'kemudian' menunjukkan urutan ﷲا اورﻔﻐﺗﺳاو
(dan mohonlah ampun kepada Allah) terhadap dosa-dosamu. مﻳﺣر روﻔﻏ ﷲا نإ (Sesungguhnya Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang) terhadap orang-orang beriman.


#Œ*ù ΟGŠŸÒ % ¯Ν63¡≈ΨΒ #ρ`2Œ$ù ´!# ¯/..‹. ¯Ν2´™$/#´™ ρ& ´‰©& #2Œ š∅ϑù ¨$Ψ9# ⎯Β
`Αθ)ƒ $Ψ−/´‘ $Ψ?#´™ ’û $´‹Ρ‘‰9# $Β´ρ …`&! †û οzψ# ⎯Β ,≈=z ∩⊄⊃⊃∪


200. مﺗﻳﺿﻗ اذﺈﻓ (Apabila kamu telah menyelesaikan) atau menjalankan مﻛﻛﺳﺎﻧﻣ (ibadah hajimu) maksudnya, telah melempar
jumrah Aqabah, telah tawaf, telah berada di Mina, ﷲا اورﻛذﺎﻓ (maka berzikirlah kepada Allah) dengan bertakbir dan
menyanjung-Nya مﻛءﺎﺑآ مﻛرﻛذﻛ (sebagaimana kamu menyebut-nyebut nenek-moyangmu) yang kamu lakukan setelah haji
untuk membangga-banggakan mereka ا رﻛذ دﺷأ وأ (bahkan lebih banyak lagi dari itu) artinya lebih banyak dari ingatanmu
kepada nenek-moyangmu itu. 'Asyadda' mendapat baris di atas disebabkan kedudukannya sebagai 'hal' dari 'dzikr' yang
manshub oleh 'udzkuruu'. Seandainya ia terletak di belakangnya, maka ia akan menjadi sifat atau na`atnya. نﻣ سﺎﻧﻟا نﻣﻓ
ﺎﻧﺗآ ﺎﻧﺑر ﻝوﻘﻳ (Di antara manusia ada yang berdoa, "Ya Tuhan kami! Berilah kami) bagian kami ﺎﻳﻧدﻟا ﻲﻓ (di dunia"),
sehingga ia pun diberikan bagian itu قﻼﺧ نﻣ ةرﺧﻵا ﻲﻓ ﻪﻟ ﺎﻣو (dan tiadalah ia di akhirat mendapat bagian) yang
menyenangkan.

ΟγΨΒ´ρ ⎯Β `Αθ)ƒ $Ψ−/´‘ $Ψ?#´™ ’û $´‹Ρ‘‰9# π´Ζ¡ m ’û´ρ οzψ# π´Ζ¡ m $Ψ%´ ρ ´># ‹ã ‘$Ζ9# ∩⊄⊃⊇∪


201. ﺔﻧﺳﺣ ﺎﻳﻧدﻟا ﻲﻓ ﺎﻧﺗآ ﺎﻧﺑر ﻝوﻘﻳ نﻣ مﻬﻧﻣو (Dan di antara mereka ada pula yang berdoa, "Ya Tuhan kami! Berilah kami
di dunia kebaikan), artinya nikmat, ﺔﻧﺳﺣ ةرﺧﻵا ﻲﻓو (di akhirat kebaikan) yakni surga, رﺎﻧﻟا باذﻋ ﺎﻧﻗو (dan peliharalah
kami dari siksa neraka.") yakni dengan tidak memasukinya. Ini merupakan lukisan tentang keadaan orang-orang musyrik dan
keadaan orang-orang beriman, yang tujuannya ialah supaya kita mencari dua macam kebaikan dunia dan akhirat, sebagaimana
telah dijanjikan akan beroleh pahala dengan firman-Nya:

7×≈9`ρ& `Ογ9 '=ŠÁ Ρ $´ϑΒ #θ7¡. ´!#´ρ ìƒ >$¡t:# ∩⊄⊃⊄∪


202. بﻳﺻﻧ مﻬﻟ كﺋﻟوأ (Mereka itulah orang-orang yang mendapat bagian), maksudnya pahala م (dari), artinya disebabkan ﺎﻣ
اوﺑﺳﻛ (apa yang mereka usahakan), yakni amal mereka dari haji dan doa بﺎﺳﺣﻟا ﻊﻳرﺳ ﷲاو (dan Allah sangat cepat
perhitungan-Nya). Menurut keterangan sebuah hadis, Allah melakukan hisab atau perhitungan bagi seluruh makhluk dalam
tempo yang tidak lebih dari setengah hari waktu dunia.

¤ #ρ`.Œ#´ρ ´!# ’û Θ$−ƒ& N≡Šρ‰èΒ ⎯ϑù Ÿ≅fè? ’û ⎦⎫Β¯θƒ ξù ´ΝO) μ‹=ã ⎯Β´ρ z' ? ξù ´ΝO) μ‹=ã
⎯ϑ9 ’+?# #θ)?#´ρ ´!# #θϑ=ã#´ρ ¯Ν6Ρ& μŠ 9) βρ³tB ∩⊄⊃⊂∪


203. ﷲا اورﻛذاو (Dan berzikirlah kepada Allah) dengan membaca takbir ketika melempar jumrah تادودﻌﻣ مﺎﻳأ ﻲﻓ (pada
beberapa hari yang berbilang), yakni pada hari-hari Tasyrik yang tiga. ﻝﺟﻌﺗ نﻣﻓ (Barang siapa yang ingin cepat-cepat),
maksudnya ingin cepat berangkat dari Mina نﻳﻣوﻳ ﻲﻓ (dalam dua hari), artinya pada hari yang kedua hari tasyrik setelah
melempar jumrah-jumrahnya, ﻪﻳﻠﻋ مﺛإ ﻼﻓ (maka tiadalah ia berdosa) dengan tindakan itu. رﺧﺄﺗ نﻣو (Dan barang siapa
yang ingin mengundurkannya) hingga ia bermalam pada malam ketiga dan melempar jumrah-jumrahnya, ﻪﻳﻠﻋ مﺛإ ﻼﻓ (maka
tiadalah ia berdosa) dengan perbuatannya itu. Jadi mereka diberi kesempatan untuk memilih tanpa memikul dosa apa pun نﻣﻟ
ﻰﻘﺗا (yakni bagi orang-orang yang bertakwa) kepada Allah dalam ibadah hajinya, karena pada hakikatnya itulah haji yang
sebenarnya. نورﺷﺣﺗ ﻪﻳﻟإ مﻛﻧأ اوﻣﻠﻋاو ﷲا اوﻘﺗاو (Dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu akan
dikumpulkan kepada-Nya), yakni di akhirat yang nantinya amal perbuatanmu akan mendapat balasan dari-Nya.

Perbuatan Orang-orang Munafik

´⎯Β´ρ ¨$Ψ9# ⎯Β 76fè`ƒ …`&!¯θ% ’û οθ´Šs9# $´‹Ρ‘‰9# ‰γ±`ƒ´ρ ´!# ’?ã $Β ’û ⎯μ6=% ´θδ´ρ ‘$!& Θ$Á‚9#
∩⊄⊃⊆∪


204. ﺎﻳﻧدﻟا ةﺎﻳﺣﻟا ﻲﻓ ﻪﻟوﻗ كﺑﺟﻌﻳ نﻣ سﺎﻧﻟا نﻣو (Di antara manusia ada seorang yang ucapannya tentang kehidupan
dunia menarik hatimu) tetapi sebaliknya tidak demikian halnya tentang kehidupan akhirat karena berbeda dengan pandangan
dan keyakinannya ﻪﺑﻠﻗ ﻲﻓ ﺎﻣ ﻰﻠﻋ ﷲا دﻬﺷﻳو (dan dipersaksikannya kepada Allah atas isi hatinya) bahwa itu benar-benar
cocok dengan apa yang diucapkannya مﺎﺻﺧﻟا دﻟأ وﻫو (padahal ia adalah musuh yang paling keras) baik bagimu maupun
bagi pengikut-pengikutmu disebabkan permusuhannya denganmu itu. Orang ini namanya Akhnas bin Syuraiq, seorang munafik
yang manis mulut terhadap Nabi saw. Ia bersumpah bahwa ia seorang mukmin dan cinta kepada Nabi saw. lalu mendekati
majelisnya. Maka kepalsuannya ini dibukakan Allah dan suatu waktu ia pernah lewat di pertanian dan peternakan seorang
sahabat, maka dibakarnya tanaman dan disembelihnya hewan-hewan milik sahabat itu di waktu malam, sebagaimana yang
dijelaskan dalam firman Allah swt.:

#Œ)´ρ ’<´θ? ©ë ™ ’û Ú¯‘{# ‰¡`‹9 $γŠù 7=γ`ƒ´ρ ^¯s9# Ÿ≅`¡Ψ9#´ρ ´!#´ρ Ÿω ´=t† Š$¡9# ∩⊄⊃∈∪


205. ﻰﻟوﺗ اذ
ٕ
او (Dan apabila ia berpaling) dari hadapanmu ﻝﺳﻧﻟاو ثرﺣﻟا كﻠﻬﻳو ﺎﻬﻳﻓ دﺳﻔﻳﻟ ضرﻷا ﻲﻓ ﻰﻌﺳ (ia
berjalan di muka bumi untuk membuat kerusakan padanya dan membinasakan tanam-tanaman dan binatang ternak) untuk
menyebut beberapa macam kerusakan itu دﺎﺳﻔﻟا بﺣﻳ ﻻ ﷲاو (sedangkan Allah tidak menyukai kerusakan), artinya tidak rida
padanya.

#Œ)´ρ Ÿ≅Š% `&! ,?# ´!# μ? ‹ {& ο“è9# ΟO}$/ …μ7`¡sù 'Λ⎝γ_ ´§⁄69´ρ Š$γϑ9# ∩⊄⊃∉∪


206. ﷲا قﺗا ﻪﻟ ﻝﻳﻗ اذ
ٕ
او (Dan jika dikatakan kepadanya, "Bertakwalah kamu kepada Allah) dalam perbuatan-perbuatanmu,
ةزﻌﻟا ﻪﺗذﺧأ (bangkitlah kesombongannya) yang menyebabkan berbuat مﺛﻹﺎﺑ (dosa) yang disuruh menghindarinya. مﻧﻬﺟ
دﺎﻬﻣﻟا سﺋﺑﻟو ﻪﺑﺳﺣﻓ (Maka cukuplah baginya neraka Jahanam dan sungguh ia seburuk-buruk tempat tinggal).

š∅Β´ ρ ¨$Ψ9# ⎯Β “±„ μ¡Ρ ´™$ óG¯/# V$Ê`Δ ´!# ´!#´ρ ∃ρ'™´‘ Š$6è9$/ ∩⊄⊃∠∪


207. ﻪﺳﻔﻧ يرﺷﻳ نﻣ سﺎﻧﻟا نﻣو (Dan di antara manusia ada orang yang menjual dirinya), artinya mengorbankannya demi
taatnya kepada Allah ءﺎﻐﺗﺑا (guna menuntut) atau mencari ﷲا ةﺎﺿرﻣ (keridaan Allah). Namanya ialah Shuhaib. Tatkala ia
dianiaya oleh orang-orang musyrik, ia pun berhijrah ke Madinah dan ditinggalkannya bagi mereka harta bendanya فوؤر ﷲاو
دﺎﺑﻌﻟﺎﺑ (dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya), sehingga ditunjuki-Nya mereka kepada hal-hal yang diridai-
Nya.

$㕃'≈ƒ š⎥⎪%!# #θ`ΖΒ#´ ™ #θ=zŠ# ’û Ο=¡9# πù$Ÿ2 Ÿω´ρ #θ`è6K? V≡´θÜz ⎯≈Ü‹±9# …μΡ) ¯Ν69
´ρ‰ã ⎦⎫7•Β ∩⊄⊃∇∪


208. Ayat berikut diturunkan mengenai Abdullah bin Salam dan kawan-kawannya tatkala mereka membesarkan hari Sabtu dan
membenci unta sesudah masuk Islam. مﻠﺳﻟا ﻲﻓ اوﻠﺧدا اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang beriman! Masuklah kamu ke
dalam agama Islam), ada yang membaca 'salmi' dan ada pula 'silmi' ﺔﻓﺎﻛ (secara keseluruhan) 'hal' dari Islam artinya ke dalam
seluruh syariatnya tanpa kecuali, تاوطﺧ اوﻌﺑﺗﺗ ﻻو (dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah) atau jalan-jalan نﺎطﻳﺷﻟا
(setan), artinya godaan dan perdayaannya untuk membeda-bedakan, نﻳﺑﻣ ودﻋ مﻛﻟ ﻪﻧإ (sesungguhnya ia musuhmu yang
nyata), artinya jelas permusuhannya terhadapmu.

β*ù ΟF=9— ⎯Β ‰è/ $Β `Ν6?´™%` M≈Ψ69# #θϑ=æ$ù β& ´!# “ƒ• ã 'ΟŠ6 m ∩⊄⊃®∪


209. مﺗﻠﻟز نﺈﻓ (Dan jika kamu tergelincir) atau menyimpang untuk masuk ke dalam keseluruhannya مﻛﺗءﺎﺟ ﺎﻣ دﻌﺑ نﻣ
تﺎﻧﻳﺑﻟا (setelah datang kepadamu bukti-bukti nyata) bahwa ia barang hak, زﻳزﻋ ﷲا نأ اوﻣﻠﻋﺎﻓ (maka ketahuilah bahwa
Allah Maha Tangguh) hingga tidak suatu pun yang dapat menghalangi-Nya untuk menjatuhkan hukuman kepadamu, مﻳﻛﺣ (lagi
Maha Bijaksana) di dalam segala perbuatan-Nya.

¯≅δ βρ`´àΨƒ ω) β& `Νγ´Š?'ƒ ´!# ’û ≅=ß ´⎯Β Θ$ ϑó9# π6×≈=ϑ9#´ρ ´©Ó%´ ρ `Β{# ’<)´ρ ´!# ì_¯?
'‘θ`Β{# ∩⊄⊇⊃∪


210. ﻝﻫ (Tiadalah), maksudnya tidaklah نورظﻧﻳ (yang mereka tunggu-tunggu) buat memasukinya secara keseluruhan itu ﻻإ
ﷲا مﻬﻳﺗﺄﻳ نأ (melainkan datangnya Allah kepada mereka) maksudnya siksa Allah seperti pada firman-Nya "atau datang amru
rabbika artinya siksa Tuhanmu" ﻝﻠظ ﻲﻓ (dalam naungan) 'zhulal' jamak dari 'zhillah', artinya naungan
رﻣﻷا ﻲﺿﻗو ﺔﻛﺋﻼﻣﻟاو مﺎﻣﻐﻟا نﻣ (awan dan malaikat dan diputuskanlah perkataan-Nya) hingga tamatlah riwayat
mereka. روﻣﻷا ﻊﺟرﺗ ﷲا ﻰﻟ
ٕ
او (Dan kepada Allah dikembalikan segala urusan) ada yang menyatakan dalam bentuk pasif,
ada pula aktif, yakni di akhirat untuk menerima pembalasan dari-Nya.

Hikmah Diutusnya Para Rasul dan Pelbagai Cubaan Bagi Para Pengikutnya

¯≅™ ©_ / Ÿ≅ƒ™ℜ´`) ¯Ν. Ογ≈Ψ?#´™ ⎯Β πƒ#´™ π´Ζ/ ⎯Β´ρ ¯Α´‰7`ƒ πϑèΡ ´!# ⎯Β ‰è/ $Β μ?´™%` β*ù ´!#
‰ƒ‰© >$)è9# ∩⊄⊇⊇∪


211. ﻝﺳ (Tanyakanlah) hai Muhammad ﻝﻳﺋا رﺳإ ﻲﻧﺑ (kepada Bani Israel) sebagai pukulan bagi mereka مﻫﺎﻧﻳﺗآ مﻛ (Berapa
banyaknya yang telah kami berikan kepada mereka), 'kam' merupakan pertanyaan, tempat berkaitnya 'sal' mengenai maf`ul
kedua (obyek kedua), yaitu maf`ul kedua dan mumayaz dari aatainaa ﺔﻧﻳﺑ ﺔﻳآ نﻣ (berupa tanda-tanda yang nyata) atau kuat,
misalnya terbelahnya laut, turunnya manna dan salwa, lalu mereka sambut dengan kekafiran. ﷲا ﺔﻣﻌﻧ ﻝدﺑﻳ نﻣو (Dan
barang siapa yang menukar nikmat Allah), maksudnya tanda-tanda yang telah diberikan-Nya, karena itu merupakan sebab
beroleh petunjuk ﻪﺗءﺎﺟ ﺎﻣ دﻌﺑ نﻣ (setelah nikmat itu datang kepadanya) menjadi kekafiran, بﺎﻘﻌﻟا دﻳدﺷ ﷲا نﺈﻓ (maka
sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya) terhadapnya.

⎦⎪`— ⎦⎪%#9 #ρ`. οθ´Šs9# $´‹Ρ‘‰9# βρ`‚`¡„´ρ ´⎯Β ´⎯ƒ%!# #θ`Ζ Β#´ ™ ´⎯ƒ‹9#´ρ #¯θ)?# `Ογ%¯θù Π¯θƒ πϑ≈´Š)9#
´!#´ρ −`—¯ƒ ⎯Β '™$ ±„ ¯ó/ >$ ¡m ∩⊄⊇⊄∪


212. اورﻔﻛ نﻳذﻠﻟ نﻳز (Dijadikan indah pada pandangan orang-orang yang kafir) di antara penduduk Mekah ﺎﻳﻧدﻟا ةﺎﻳﺣﻟا
(kehidupan dunia ini) dengan jalan menghiasinya hingga mereka menyukainya و (dan) mereka اوﻧﻣآ نﻳذﻟا نﻣ نورﺧﺳﻳ
(memandang hina orang-orang yang beriman) karena kemiskinan mereka, seperti Bilal, Ammar, Shuhaib dan lain-lain, artinya
mengejek mereka dan membanggakan kekayaan mereka kepada orang-orang miskin yang tidak punya itu. اوﻘﺗا نﻳذﻟاو
(Padahal orang-orang yang bertakwa) yang menjaga diri dari kesyirikan, mereka itu ءﺎﺷﻳ نﻣ قزرﻳ ﷲاو ﺔﻣﺎﻳﻘﻟا موﻳ مﻬﻗوﻓ
بﺎﺳﺣ رﻳﻐﺑ (berada di atas orang-orang kafir pada hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang disukainya
tanpa batas), artinya rezeki yang luas di akhirat atau di dunia, misalnya dimiliki-Nya harta benda dan budak dari pihak yang
mengejek kepada pihak yang diejek.

β%. '¨$Ζ9# πΒ& ο‰n≡´ρ ]è7 ù ´!# ´ ⎯↵¯Š;Ψ9# š⎥⎪±´;`Β ⎦⎪‘‹Ψ`Β´ρ Α“Ρ&´ρ `Νγè Β =≈G39# ´,s9$/
´Ν3`s´Š9 ⎦⎫/ ¨$Ζ9# $ϑŠù #θ=Fz# μŠù $Β´ ρ #= Gz# μŠù ω) ⎦⎪%!# νθ?ρ& ⎯Β ‰è/ $Β `Ογ?´™%`
M≈Ψ69# $Šó/ `ΟγΨ/ “ ‰γù ´!# š⎥⎪%!# #θ`Ζ Β#´™ $ ϑ9 #θ= Fz# μŠù ´⎯Β ´,s9# ⎯μΡŒ*/ ´!#´ρ “‰γƒ
⎯Β '™$±„ ’<) Þ≡´À Λ⎧)G`¡•Β ∩⊄⊇⊂∪


213. ةدﺣاو ﺔﻣأ سﺎﻧﻟا نﺎﻛ (Adalah manusia itu umat yang satu) yang bersatu dalam keimanan lalu mereka bertikai paham
sehingga sebagian mereka beriman dan sebagian lainnya kafir نﻳﻳﺑﻧﻟا ﷲا ثﻌﺑﻓ (Maka Allah pun mengutus para nabi)
kepada mereka نﻳرﺷﺑﻣ (membawa berita gembira) bahwa orang yang beriman akan masuk surga نﻳرذﻧﻣو (dan peringatan)
bahwa orang-orang kafir akan masuk neraka, بﺎﺗﻛﻟا مﻬﻌﻣ ﻝزﻧأو (dan menurunkan bersama mereka Kitab), dengan arti
kitab-kitab قﺣﻟﺎﺑ (dengan benar) berkaitan dengan 'menurunkan' مﻛﺣﻳﻟ (agar ia memberi keputusan) dengan kitab itu نﻳﺑ
ﻪﻳﻓ اوﻔﻠﺗﺧا ﺎﻣﻳﻓ سﺎﻧﻟا (di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan) mengenai agama ﻪﻳﻓ فﻠﺗﺧا ﺎﻣو
(Dan tidaklah berselisih tentangnya) mengenai agama itu ﻩوﺗوأ نﻳذﻟا ﻻإ (kecuali orang-orang yang diberi Kitab), maka
berimanlah sebagian dan kafir sebagian تﺎﻧﻳﺑﻟا مﻬﺗءﺎﺟ ﺎﻣ دﻌﺑ نﻣ (setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan
yang nyata) yang membuktikan ketauhidan. 'Min' berkaitan dengan 'ikhtalafa', dan bersama kalimat yang sesudahnya, ia
didahulukan dari istitsna' dalam makna ﺎﻳﻐﺑ (karena kedengkian) dari orang-orang kafir ﺎﻣﻟ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﷲا ىدﻬﻓ مﻬﻧﻳﺑ
نﻣ ﻪﻳﻓ اوﻔﻠﺗﺧا (sesama mereka. Maka Allah menunjuki orang-orang yang beriman mengenai yang mereka perselisihkan itu
kepada) sebagai penjelasan ﻪﻧذﺈﺑ قﺣﻟا (kebenaran dengan izin-Nya) artinya kehendak-Nya. ءﺎﺷﻳ نﻣ يدﻬﻳ ﷲاو (Dan
Allah menunjuki siapa yang disukai-Nya), artinya untuk ditunjuki مﻳﻘﺗﺳﻣ طا رﺻ ﻰﻟإ (ke jalan yang lurus) atau jalan yang
benar.

Π& `ΟF¯6¡ m β& #θ=z‰ ? πΨf9# $´ϑ9´ρ Ν3?'ƒ `≅WΒ ⎦⎪%!# #¯θ=z ⎯Β Ν3=¯6% `Ν·κJ´¡Β '™$™' 79# '™#¯œØ9#´ ρ
#θ9“9`—´ρ ©Lm Αθ)ƒ `Αθ™¯9# ⎦⎪%!#´ρ #θ`ΖΒ#´™ …μè Β ©LΒ `ÇΣ ´!# ω& β) ´`Ç Σ ´!# '=ƒ% ∩⊄⊇⊆∪


214. Ayat berikut diturunkan mengenai susah payah yang menimpa kaum muslimin: مأ (Ataukah), maksudnya apakah مﺗﺑﺳﺣ
ﺎﻣﻟو ﺔﻧﺟﻟا اوﻠﺧدﺗ نأ (kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga. Padahal belum) maksudnya belum ﻝﺛﻣ مﻛﺗﺄﻳ (datang
kepadamu seperti) yang datang مﻛﻠﺑﻗ نﻣ اوﻠﺧ نﻳذﻟا (kepada orang-orang yang terdahulu sebelum kamu) di antara orang-
orang beriman berupa bermacam-macam cobaan, lalu kamu bersabar sebagaimana mereka bersabar? مﻬﺗﺳﻣ (Mereka ditimpa
oleh); kalimat ini menjelaskan perkataan yang sebelumnya ءﺎﺳﺄﺑﻟا (malapetaka), maksudnya kemiskinan yang memuncak,
ءا رﺿﻟاو (kesengsaraan) maksudnya penyakit, اوﻟزﻟزو (dan mereka diguncang) atau dikejutkan oleh bermacam-macam bala,
ﻝوﻘﻳ ﻰﺗﺣ (hingga berkatalah) baris di atas atau di depan artinya telah bersabda ﻪﻌﻣ اوﻧﻣآ نﻳذﻟاو ﻝوﺳرﻟا (Rasul dan
orang-orang yang beriman yang bersamanya) yang menganggap terlambatnya datang bantuan disebabkan memuncaknya
kesengsaraan yang menimpa mereka, ﻰﺗﻣ ("Bilakah) datangnya ﷲا رﺻﻧ (pertolongan Allah) yang telah dijanjikan kepada
kami?" Lalu mereka mendapat jawaban dari Allah, بﻳرﻗ ﷲا رﺻﻧ نإ ﻻأ ("Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu
amat dekat") kedatangannya.

BEBERAPA HUKUM SYARIAT

Orang-orang yang Diberi Nafkah

šΡθ=↔`¡„ # Œ$Β βθ)Ζ`ƒ ¯≅% $Β ΟF)Ρ& ⎯Β ¯ z ⎦⎪‰9≡´θ==ù ⎦⎫/%{#´ρ ’ϑ≈G´Š9#´ρ ⎦⎫3≈¡RQ#´ρ ⎦⌠#´ρ
≅‹6´¡9# $Β´ ρ #θ= è? ⎯Β ¯z β*ù ´!# ⎯μ/ 'ΟŠ=æ ∩⊄⊇∈∪


215. كﻧوﻟﺄﺳﻳ (Mereka bertanya kepadamu) hai Muhammad نوﻘﻔﻧﻳ اذﺎﻣ (tentang apa yang mereka nafkahkan) Yang bertanya
itu ialah Amar bin Jamuh, seorang tua yang hartawan. Ia menanyakan kepada Nabi saw. apa yang akan dinafkahkan dan
kepada siapa dinafkahkannya? ﻝﻗ (Katakanlah) kepada mereka رﻳﺧ نﻣ مﺗﻘﻔﻧأ ﺎﻣ (Apa saja harta yang kamu nafkahkan)
'harta' merupakan penjelasan bagi 'apa saja' dan mencakup apa yang dinafkahkan yang merupakan salah satu dari dua sisi
pertanyaan, tetapi juga jawaban terhadap siapa yang akan menerima nafkah itu, yang merupakan sisi lain dari pertanyaan
dengan firman-Nya, ﻝﻳﺑﺳﻟا نﺑاو نﻳﻛﺎﺳﻣﻟاو ﻰﻣﺎﺗﻳﻟاو نﻳﺑرﻗﻷاو نﻳدﻟاوﻠﻠﻓ (maka bagi ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak
yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan), artinya mereka lebih berhak untuk menerimanya.
رﻳﺧ نﻣ اوﻠﻌﻔﺗ ﺎﻣو (Dan apa saja kebaikan yang kamu perbuat) baik mengeluarkan nafkah atau lainnya, مﻳﻠﻋ ﻪﺑ ﷲا نﺈﻓ
(maka sesungguhnya Allah mengetahuinya) dan akan membalasnya.

=G. `Ν6‹ =æ `Α$F)9# ´θδ´ρ ν¯. ¯Ν39 ´©¤ã´ ρ β& #θδ 3? $↔‹© ´θδ´ ρ ¯z ¯Ν69 ´©¤ã´ ρ β& #θ™6s?
$↔‹© ´θδ´ρ ¨Ÿ° ¯Ν39 ´!#´ρ `Ν=èƒ `ΟFΡ&´ρ Ÿω šχθϑ=è? ∩⊄⊇∉∪


216. ﻝﺎﺗﻘﻟا مﻛﻳﻠﻋ بﺗﻛ (Diwajibkan atasmu berperang), yakni menghadapi orang-orang kafir ﻩرﻛ وﻫو (padahal hal itu suatu
kebencian), maksudnya suatu hal yang tidak disukai مﻛﻟ (bagi kamu) menurut tabiat, disebabkan amat menyusahkannya.
مﻛﻟ رﺷ وﻫو ﺎﺋﻳﺷ اوﺑﺣﺗ نأ ﻰﺳﻋو مﻛﻟ رﻳﺧ وﻫو ﺎﺋﻳﺷ اوﻫرﻛﺗ نأ ﻰﺳﻋو (Boleh jadi kamu membenci sesuatu
padahal baik bagi kamu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal amat buruk bagi kamu). Ini disebabkan
kecenderungan nafsu pada syahwat atau keinginan-keinginan yang pasti akan mencelakakannya dan enggannya melakukan
taklif atau tugas-tugas yang akan membahagiakannya. Siapa tahu bahwa dalam peperangan, walau kamu membencinya,
tersembunyi kebaikan, misalnya kemenangan dan harta rampasan atau mati syahid dan memperoleh pahala. Sebaliknya dalam
meninggalkan, walaupun menyenangkan hatimu, terdapat keburukan, misalnya kehinaan dan kemiskinan serta luput dari
pahala. مﻠﻌﻳ ﷲاو (Dan Allah Maha mengetahui) apa-apa yang baik bagimu نوﻣﻠﻌﺗ ﻻ مﺗﻧأو (sedang kamu tidak mengetahui)
demikian itu. Maka bersegeralah melakukan apa yang diperintahkan Allah kepadamu. Nabi saw. mengirim pasukannya yang
pertama di antaranya terdapat Abdullah bin Jahsy. Mereka memerangi orang-orang musyrik dan membunuh Ibnul Hadhrami
pada hari terakhir bulan Jumadilakhir hingga mereka memasuki awal bulan Rajab (salah satu bulan suci). Mereka lalu dicela
oleh orang-orang kafir karena telah menghalalkan bulan suci itu, maka turunlah ayat:

7Ρθ=↔`¡„ ⎯ã ¯κ¶9# Θ#s9# Α$F% μŠù ¯≅% Α$F% μŠù 6. ‰¹´ρ ⎯ã ≅‹6™ ´!# ´2´ρ ⎯μ/
‰f`¡ϑ9#´ρ Θ#⇔9# l#z)´ρ ⎯&#δ& μΨΒ 9.& ‰Ψã ´!# π´ΖG9#´ρ 92& ´⎯Β ≅F)9# Ÿω´ρ βθ9#“ƒ
¯Ν3Ρθ=G≈)`ƒ ©Lm ¯Ν.ρ–Š` ƒ ⎯ã ¯Ν6ΖƒŠ β) #θ`è≈ ÜG`™# ⎯Β´ρ Š‰?¯ƒ ¯Ν3ΖΒ ⎯ã ⎯μΖƒŠ Mϑ´Šù ´θδ´ ρ
"ù%Ÿ2 7×≈9`ρ'ù MÜ7 m `Ογ=≈ϑã & ’û $´‹Ρ‘‰9# οzψ#´ ρ 7×≈9`ρ&´ρ ´=≈s¹& ‘$Ζ9# ¯Νδ $γŠù
šχρ$#≈ z ∩⊄⊇∠∪


217. ما رﺣﻟا رﻬﺷﻟا نﻋ كﻧوﻟﺄﺳﻳ (Mereka menanyakan kepadamu tentang bulan haram) atau bulan suci ﻪﻳﻓ ﻝﺎﺗﻗ (yakni
berperang padanya), menjadi badal isytimal ﻝﻗ (Katakanlah) kepada mereka, رﻳﺑﻛ ﻪﻳﻓ ﻝﺎﺗﻗ ("Berperang dalam bulan itu
adalah besar"), maksudnya dosa besar. 'Berperang' menjadi mubtada', sedangkan 'besar' menjadi khabarnya, دﺻو (tetapi
menghalangi) manusia, menjadi mubtada' ﷲا ﻝﻳﺑﺳ نﻋ (dari jalan Allah) maksudnya dari agama-Nya ﻪﺑ رﻔﻛو (dan kafir
kepada-Nya), و (serta) menghalangi ia masuk ما رﺣﻟا دﺟﺳﻣﻟا (Masjidilharam), artinya kota Mekah ﻪﻧﻣ ﻪﻠﻫأ جا رﺧ
ٕ
او (dan
mengusir penduduknya daripadanya) sebagaimana yang dialami Nabi saw. bersama orang-orang mukmin, sedang yang
menjadi khabarnya ialah رﺑﻛأ (lebih besar lagi), artinya dosanya ﷲا دﻧﻋ (di sisi Allah) daripada berperang itu. ﺔﻧﺗﻔﻟاو
(Sedangkan berbuat fitnah) artinya kesyirikan ﻝﺗﻘﻟا نﻣ رﺑﻛأ (lebih besar lagi dari pembunuhan) bagimu padanya. نوﻟا زﻳ ﻻو
(Dan tidak henti-hentinya mereka), maksudnya orang-orang kafir مﻛﻧوﻠﺗﺎﻘﻳ (memerangi kamu) hai orang-orang beriman ﻰﺗﺣ
(hingga), maksudnya agar مﻛﻧﻳد نﻋ مﻛودرﻳ (mengembalikan kamu dari agamamu) kepada kekafiran, نﻣو اوﻋﺎطﺗﺳا نإ
تطﺑﺣ كﺋﻟوﺄﻓ رﻓﺎﻛ وﻫو تﻣﻳﻓ ﻪﻧﻳد نﻋ مﻛﻧﻣ ددﺗرﻳ (sekiranya mereka sanggup. Barang siapa yang murtad di antara
kamu dari agamanya, lalu ia mati dalam kekafiran, maka mereka itu menjadi sia-sia) atau batal مﻬﻟﺎﻣﻋأ (amal-amal mereka)
yang saleh ةرﺧﻵاو ﺎﻳﻧدﻟا ﻲﻓ (di dunia dan akhirat) hingga tidak dianggap dan tidak diberi pahala. Mengaitkannya dengan
kematian menunjukkan bahwa seandainya ia kembali kepada Islam sebelum mati maka amalnya tidaklah batal dan tetap diberi
pahala serta tidak perlu diulangi lagi, haji misalnya. Demikianlah menurut pendapat Syafii, ﺎﻬﻳﻓ مﻫ رﺎﻧﻟا بﺎﺣﺻأ كﺋﻟوأو
نودﻟﺎﺧ (dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya). Tatkala anak buah pasukannya tadi menyangka
bahwa meskipun mereka tidak berdosa, tetap tidak beroleh pahala (karena melakukan peperangan pada bulan haram), maka
turunlah ayat:

β) š⎥⎪%!# #θ`ΖΒ#´™ ´⎯ƒ‹9#´ρ #ρ` _$ δ #ρ‰γ≈_´ ρ ’û ≅‹6™ ´!# 7×≈9`ρ& βθ`_¯ƒ Mϑm´‘ ´!# ´!#´ ρ
"‘θî 'Ο‹m¯‘ ∩⊄⊇∇∪


218. اورﺟﺎﻫ نﻳذﻟاو اوﻧﻣآ نﻳذﻟا نإ (Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah) meninggalkan
kampung halaman mereka, ﷲا ﻝﻳﺑﺳ ﻲﻓ اودﻫﺎﺟو (dan berjihad di jalan Allah), yakni untuk meninggikan agama-Nya, كﺋﻟوأ
ﷲا ﺔﻣﺣر نوﺟرﻳ (mereka itu mengharapkan rahmat Allah), artinya pahala-Nya, مﻳﺣر روﻔﻏ ﷲاو (dan Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang) terhadap orang-orang beriman.

Khamar, Judi, Harta yang Dinafkahkan, dan Pemeliharaan Anak Yatim

¤ 7Ρθ=↔`¡„ ∅ã ϑ‚9# £ϑ9#´ρ ¯≅% $ϑγŠù "ΝO) 7Ÿ2 ì≈ΨΒ´ρ ¨$Ζ=9 $ϑγϑO)´ ρ 92& ⎯Β
$ϑγèΡ šΡθ=↔`¡„´ρ #Œ$Β βθ)Ζ`ƒ ≅% ´θè9# š9≡‹. ⎦⎫7`ƒ ´!# `Ν39 M≈ƒψ# ¯Ν6=è9 βρ`3F ?
∩⊄⊇®∪


219. رﺳﻳﻣﻟاو رﻣﺧﻟا نﻋ كﻧوﻟﺄﺳﻳ (Mereka menanyakan kepadamu tentang minuman keras dan berjudi) apakah
hukumnya? ﻝﻗ (Katakanlah kepada mereka) ﺎﻣﻬﻳﻓ (pada keduanya) maksudnya pada minuman keras dan berjudi itu terdapat
رﻳﺑﻛ مﺛإ (dosa besar). Menurut satu qiraat dibaca katsiir (banyak) disebabkan keduanya banyak menimbulkan persengketaan,
caci-mencaci, dan kata-kata yang tidak senonoh, سﺎﻧﻠﻟ ﻊﻓﺎﻧﻣو (dan beberapa manfaat bagi manusia) dengan meminum-
minuman keras akan menimbulkan rasa kenikmatan dan kegembiraan, dan dengan berjudi akan mendapatkan uang dengan
tanpa susah payah, ﺎﻣﻬﻣﺛ
ٕ
او (tetapi dosa keduanya), maksudnya bencana-bencana yang timbul dari keduanya رﺑﻛأ (lebih
besar) artinya lebih parah ﺎﻣﻬﻌﻔﻧ نﻣ (daripada manfaat keduanya). Ketika ayat ini diturunkan, sebagian sahabat masih suka
meminum minuman keras, sedangkan yang lainnya sudah meninggalkannya hingga akhirnya diharamkan oleh sebuah ayat
dalam surat Al-Maidah. نوﻘﻔﻧﻳ اذﺎﻣ كﻧوﻟﺄﺳﻳو (Dan mereka menanyakan kepadamu beberapa yang akan mereka
nafkahkan), artinya berapa banyaknya. ﻝﻗ (Katakanlah), Nafkahkanlah وﻔﻌﻟا (kelebihan) maksudnya yang lebih dari keperluan
dan janganlah kamu nafkahkan apa yang kamu perlukan dan kamu sia-siakan dirimu. Menurut satu qiraat dibaca al-`afwu
sebagai khabar dari mubtada' yang tidak disebutkan dan diperkirakan berbunyi, "yaitu huwa ....". كﻟذﻛ (Demikianlah), artinya
sebagaimana dijelaskan-Nya kepadamu apa yang telah disebutkan itu نورﻛﻔﺗﺗ مﻛﻠﻌﻟ تﺎﻳﻵا مﻛﻟ ﷲا نﻳﺑﻳ (dijelaskan-Nya
pula bagimu ayat-ayat agar kamu memikirkan).

’û $´‹Ρ‘‰9# οzψ#´ρ 7Ρθ=↔`¡„´ρ ⎯ã ’ϑ≈G´Š9# ¯≅% yŸξ¹) ¯Νλ; ¯z β)´ρ ¯ΝδθÜ9$ƒB ¯Ν3Ρ≡´θz*ù ´!#´ρ
`Ν=èƒ ‰¡ϑ9# ´⎯Β x=`Áϑ9# ¯θ9´ ρ ´™$ © ´!# ¯Ν3F´ Ζã{ β) ´!# “ƒ•ã 'ΟŠ3m ∩⊄⊄⊃∪


220. ﻲﻓ (Yaitu tentang) urusan ةرﺧﻵاو ﺎﻳﻧدﻟا (dunia dan akhirat) hingga kamu dapat memungut mana-mana yang lebih baik
untukmu pada keduanya. ﻰﻣﺎﺗﻳﻟا نﻋ كﻧوﻟﺄﺳﻳو (Dan mereka menanyakan kepadamu tentang anak-anak yatim) serta
kesulitan-kesulitan yang mereka temui dalam urusan mereka. Jika mereka menyatukan harta mereka dengan harta anak-anak
yatim, mereka merasa berdosa dan jika mereka pisahkan harta mereka dan dibuatkan makanan bagi mereka secara terpisah,
maka mengalami kerepotan. مﻬﻟ حﻼﺻإ ﻝﻗ (Katakanlah, "Mengurus urusan mereka secara patut) misalnya mengenai
campur-tangan dalam upaya mengembangkan harta mereka رﻳﺧ (adalah lebih baik) daripada membiarkannya. ن
ٕ
او
مﻫوطﻟﺎﺧﺗ (Dan jika kamu mencampuri urusan mereka), maksudnya kamu campurkan pengeluaran kamu dengan pengeluaran
mereka, وﺧﺈﻓ مﻛﻧا (maka mereka adalah saudaramu) maksudnya mereka itu adalah saudara-saudara seagama dan telah
menjadi kelaziman bagi seorang saudara untuk mencampurkan hartanya pada harta saudaranya. Tegasnya silakan
melakukannya karena tak ada salahnya ﻣﻟا مﻠﻌﻳ ﷲاو دﺳﻔ (Dan Allah mengetahui orang yang membuat kerusakan) terhadap
harta anak-anak yatim itu ketika mencampurkan hartanya kepada harta mereka ﺢﻠﺻﻣﻟا نﻣ (dari orang yang berbuat
kebaikan) dengannya, hingga masing-masing akan mendapat balasan yang setimpal وﻟو مﻛﺗﻧﻋﻷ ﷲا ءﺎﺷ (sekiranya Allah
menghendaki, tentulah Dia akan mempersulitmu) dengan melarang mencampurkan harta, زﻳزﻋ ﷲا نإ (sesungguhnya Allah
Maha Kuasa) atas segala persoalan مﻳﻛﺣ (lagi Maha Bijaksana) dalam segala tindakan dan perbuatan.

Pokok-Pokok Hukum Perkahwinan, Perceraian dan Penyusuan

Ÿω´ρ #θs3Ζ ? M≈.³ϑ9# ©Lm ´⎯Βσ`ƒ πΒ{´ρ πΨΒσ•Β ¯z ⎯Β π.³•Β ¯θ9´ρ ¯Ν3G6fã& Ÿω´ ρ #θs3Ζ?
⎦⎫.³ϑ9# ©Lm #θ`ΖΒσ`ƒ ‰¯7è9´ρ '⎯Βσ•Β ¯z ⎯Β 8³•Β ¯θ9´ρ ¯Ν36fã& 7×≈9`ρ& βθ`㉃ ’<) ‘$Ζ9#
´!#´ρ #θ`㉃ ’<) πΨf9# οóϑ9#´ρ ⎯μΡŒ*/ ⎦⎫7`ƒ´ρ ⎯μG≈ƒ#´™ ¨$Ψ=9 ¯Νγ=è9 βρ`.‹Gƒ ∩⊄⊄⊇∪


221. اوﺣﻛﻧﺗ ﻻو (Janganlah kamu nikahi) hai kaum muslimin, تﺎﻛرﺷﻣﻟا (wanita-wanita musyrik), maksudnya wanita-wanita
kafir ﺔﻛرﺷﻣ نﻣ رﻳﺧ ﺔﻧﻣؤﻣ ﺔﻣﻷو نﻣؤﻳ ﻰﺗﺣ (sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang beriman itu lebih
baik daripada wanita musyrik) walaupun ia merdeka. Sebab turunnya ayat ini adalah berkenaan dengan celaan yang ditujukan
kepada laki-laki yang menikahi budak wanita dan menyanjung serta menyenangi laki-laki yang menikahi wanita merdeka yang
musyrik مﻛﺗﺑﺟﻋأ وﻟو (walaupun ia menarik hatimu) disebabkan harta dan kecantikannya. Ini dikhususkan bagi wanita yang
bukan ahli kitab dengan ayat بﺎﺗﻛﻟا اوﺗوأ نﻳذﻟا نﻣ تﺎﻧﺻﺣﻣﻟاو "Dan wanita-wanita yang terpelihara di antara golongan
ahli kitab". اوﺣﻛﻧﺗ ﻻو (Dan janganlah kamu kawinkan) atau nikahkan ﺷﻣﻟا نﻳﻛر (laki-laki musyrik), artinya laki-laki kafir
dengan wanita-wanita beriman مﻛﺑﺟﻋأ وﻟو كرﺷﻣ نﻣ رﻳﺧ نﻣؤﻣ دﺑﻌﻟو اوﻧﻣؤﻳ ﻰﺗﺣ (sebelum mereka beriman.
Sesungguhnya budak yang beriman lebih baik daripada laki-laki musyrik walaupun ia menarik hatimu) disebabkan harta dan
ketampanannya. كﺋﻟوأ (Mereka itu) atau ahli syirik رﺎﻧﻟا ﻰﻟإ نوﻋدﻳ (mengajak ke neraka) disebabkan anjuran mereka
melakukan perbuatan membawa orang ke dalamnya, hingga tidaklah baik kawin dengan mereka. وﻋدﻳ ﷲاو (Sedangkan Allah
mengajak) melalui lisan para Rasul-Nya ةرﻔﻐﻣﻟاو ﺔﻧﺟﻟا ﻰﻟإ (ke surga serta ampunan), maksudnya amal perbuatan yang
menjurus kepada keduanya ﻪﻧذﺈﺑ (dengan izin-Nya), artinya dengan kehendak-Nya, maka wajiblah bagi kamu atau wali-walinya
mengabulkan perkawinan ﺗﺎﻳآ نﻳﺑﻳو نورﻛذﺗﻳ مﻬﻠﻌﻟ سﺎﻧﻠﻟ ﻪ (Dan dijelaskan-Nya ayat-ayat-Nya kepada manusia agar
mereka beroleh peringatan) atau mendapat pelajaran.

šΡθ=↔`¡„´ρ ⎯ã ÙŠs ϑ9# ¯≅% ´θδ “Œ& #θ9” Iã$ù ´™$ ¡Ψ9# ’û ÙŠs ϑ9# Ÿω´ρ ´⎯δθ/)? ©Lm
β¯γ܃ #Œ*ù β¯´γÜ? ∅δθ?'ù ⎯Β ]‹m `Ν.Β& ´!# β) ´!# ´=t† ⎦⎫/≡¯θ−G9# ´=t†´ρ š⎥⎪´γÜ Fϑ9#
∩⊄⊄⊄∪


222. ضﻳﺣﻣﻟا نﻋ كﻧوﻟﺄﺳﻳو (Mereka bertanya kepadamu tentang haid), maksudnya haid atau tempatnya dan bagaimana
memperlakukan wanita padanya. ىذأ وﻫ ﻝﻗ (Katakanlah, "Haid adalah suatu kotoran) atau tempatnya kotoran, اوﻟزﺗﻋﺎﻓ
ءﺎﺳﻧﻟا (maka jauhilah wanita-wanita), maksudnya janganlah bersetubuh dengan mereka ضﻳﺣﻣﻟا ﻲﻓ (di waktu haid) atau
pada tempatnya نﻫوﺑرﻘﺗ ﻻو (dan janganlah kamu dekati mereka) dengan maksud untuk bersetubuh نرﻬطﻳ ﻰﺗﺣ (sampai
mereka suci). 'Yathhurna' dengan tha baris mati atau pakai tasydid lalu ha', kemudian pada ta' asalnya diidgamkan kepada tha'
dengan arti mandi setelah terhentinya. ﺗﺎﻓ نرﻬطﺗ اذﺈﻓ نﻫو (Apabila mereka telah suci maka datangilah mereka) maksudnya
campurilah mereka ﷲا مﻛرﻣأ ثﻳﺣ نﻣ (di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu) jauhilah di waktu haid, dan datangilah
di bagian kemaluannya dan jangan diselewengkan kepada bagian lainnya. بﺣﻳ ﷲا نإ (sesungguhnya Allah menyukai) serta
memuliakan dan memberi نﻳﺑاوﺗﻟا (orang-orang yang bertobat) dari dosa نﻳرﻬطﺗﻣﻟا بﺣﻳو (dan menyukai orang-orang yang
menyucikan diri) dari kotoran.

¯Ν.τ$¡Σ ^¯m ¯Ν39 #θ?' ù ¯Ν3O¯m ’Τ& Λ⎢∞© #θ`Β´‰%´ρ ¯/3¡Ρ{ #θ)?#´ρ ´!# #θϑ=ã#´ρ Ν6Ρ& νθ)≈=•Β
± 0´ρ š⎥⎫ΖΒσϑ9# ∩⊄⊄⊂∪


223. مﻛﻟ ثرﺣ مﻛؤﺎﺳﻧ (Istri-istrimu adalah tanah persemaian bagimu), artinya tempat kamu membuat anak, مﻛﺛرﺣ اوﺗﺎﻓ
(maka datangilah tanah persemaianmu), maksudnya tempatnya yaitu pada bagian kemaluan ﻰﻧأ (bagaimana saja) dengan cara
apa saja مﺗﺋﺷ (kamu kehendaki) apakah sambil berdiri, duduk atau berbaring, baik dari depan atau dari belakang. Ayat ini turun
untuk menolak anggapan orang-orang Yahudi yang mengatakan, "Barang siapa yang mencampuri istrinya pada kemaluannya
tetapi dari arah belakangnya (pinggulnya), maka anaknya akan lahir bermata juling. مﻛﺳﻔﻧﻷ اوﻣدﻗو (Dan kerjakanlah untuk
dirimu) amal-amal saleh, misalnya membaca basmalah ketika bercampur ﷲا اوﻘﺗاو (dan bertakwalah kepada Allah) baik dalam
perintah maupun dalam larangan-Nya ﻩوﻗﻼﻣ مﻛﻧأ اوﻣﻠﻋاو (dan ketahuilah bahwa kamu akan menemui-Nya kelak) yakni di
saat berbangkit, Dia akan membalas segala amal perbuatanmu. ﻣﻟا رﺷﺑو نﻳﻧﻣؤ (Dan sampaikanlah kabar gembira kepada
orang-orang yang beriman) yang bertakwa kepada-Nya, bahwa mereka akan memperoleh surga.

Ÿω´ρ #θ=ègB ´!# πÊ``ã ¯Ν6Ψ≈ϑƒ{ χ& #ρ•9? #θ)−G?´ρ #θs=`Á?´ρ š⎥⎫ / ¨$Ψ9# ´!#´ρ ì‹ÿœ 'ΟŠ=æ
∩⊄⊄⊆∪


224. ﷲا اوﻠﻌﺟﺗ ﻻو (Janganlah kamu jadikan Allah), artinya sewaktu bersumpah dengan-Nya ﺔﺿرﻋ (sebagai sasaran) atau
penghalang مﻛﻧﺎﻣﻳﻷ (bagi sumpah-sumpahmu) yang mendorong kamu نأ (untuk) tidak اوﻘﺗﺗو اورﺑﺗ (berbuat baik dan
bertakwa). Maka sumpah seperti itu tidak disukai, dan disunahkan untuk melanggarnya lalu membayar kafarat. Berbeda halnya
dengan sumpah untuk berbuat kebaikan, maka itu termasuk taat سﺎﻧﻟا نﻳﺑ اوﺣﻠﺻﺗو (serta mendamaikan di antara
manusia), maksud ayat, jangan kamu terhalang untuk membuat kebaikan yang disebutkan dan lain-lainnya itu jika terlanjur
bersumpah, tetapi langgarlah dan bayarlah kafarat sumpah, karena yang menjadi asbabun nuzulnya ialah tidak mau melanggar
sumpah yang telah diikrarkannya. ﻊﻳﻣﺳ ﷲاو (Dan Allah Maha Mendengar) ucapan-ucapanmu مﻳﻠﻋ (lagi Maha Mengetahui)
keadaan-keadaanmu.

ω `Ν.‹{#σ`ƒ ´!# θó=9$/ ’û ¯Ν3Ψ≈ϑƒ& ⎯3≈9´ρ Ν.‹{#σ`ƒ $ÿ3 M6¡ . ¯Ν3/θ=% ´!#´ρ ‘θî Λ⎧=m ∩⊄⊄∈∪


225. وﻐﻠﻟﺎﺑ ﷲا مﻛذﺧاؤﻳ ﻻ (Allah tidaklah menghukum kamu disebabkan sumpah kosong), artinya yang tidak dimaksud ﻲﻓ
مﻛﻧﺎﻣﻳأ (dalam sumpah-sumpahmu) yakni yang terucap dari mulut tanpa sengaja untuk bersumpah, misalnya, "Tidak, demi
Allah!" Atau "Benar, demi Allah!" Maka ini tidak ada dosanya serta tidak wajib kafarat. مﻛﺑوﻠﻗ تﺑﺳﻛ ﺎﻣﺑ مﻛذﺧاؤﻳ نﻛﻟو
(Tetapi Allah akan menghukum kamu disebabkan sumpah yang disengaja oleh hatimu), artinya kamu sadari bahwa itu sumpah
yang tidak boleh dilanggar. روﻔﻏ ﷲاو (Dan Allah Maha Pengampun) terhadap hal-hal yang tidak disengaja مﻳﻠﺣ (lagi Maha
Penyantun) hingga sudi menangguhkan hukuman terhadap orang yang akan menjalaninya.

⎦⎪%#9 βθ9σ`ƒ ⎯Β ¯Νγ←$¡Σ Èš/ ? πè/¯‘ & ·κ−& β*ù ρ'™$ ù β*ù ´!# "‘θî 'Ο‹m¯‘ ∩⊄⊄∉∪


226. ﻳذﻠﻟ مﻬﺋﺎﺳﻧ نﻣ نوﻟؤﻳ ن (Bagi orang-orang yang melakukan ila` terhadap istri-istri mereka), artinya bersumpah tidak
akan mencampuri istri-istri mereka, صﺑرﺗ (diberi tangguh) atau menunggu اوؤﺎﻓ نﺈﻓ رﻬﺷأ ﺔﻌﺑرأ (selama empat bulan. Jika
mereka kembali), maksudnya rujuk dari sumpah untuk mencampuri, baik waktu itu atau sesudahnya, روﻔﻏ ﷲا نﺈﻓ (maka
sesungguhnya Allah Maha Pengampun) kepada mereka yang telah membuat istri-istrinya menderita disebabkan sumpahnya,
مﻳﺣر (lagi Maha Penyayang) terhadap mereka.

β)´ρ #θ`Β“ã ,≈=Ü9# β*ù ´!# ì‹ÿœ 'ΟŠ=æ ∩⊄⊄∠∪


227. قﻼطﻟا اوﻣزﻋ ن
ٕ
او (Dan sekiranya mereka berketetapan hati untuk talak), artinya tak mau kembali, maka mereka harus
menjatuhkannya, ﻊﻳﻣﺳ ﷲا نﺈﻓ (karena sesungguhnya Allah Maha Mendengar) ucapan mereka مﻳﻠﻋ (lagi Maha Mengetahui),
maksud atau tekad mereka. Jadi maksudnya; setelah menunggu selama empat bulan tidak ada lagi kesempatan terbuka bagi
mereka, kecuali kembali atau menjatuhkan talak.

M≈)=Üϑ9#´ρ š∅`Á−/´Iƒ ´⎯γ¡Ρ'/ πW≈=O ™ρ`% Ÿω´ρ ‘≅t† ´⎯λ; β& ´⎯ϑF3ƒ $Β ,={ ´!# ’û ´⎯γΒ%n¯‘& β)
´⎯. ´⎯Βσ`ƒ ´!$/ Θ¯θ´‹9#´ρ zψ# ´⎯·κJ9θ`è/´ρ ‘,m& ´⎯δŠ/ ’û 79≡Œ β) #ρŠ#´‘& $´s≈=¹) ´⎯λ ;´ρ `≅WΒ “%!#
´⎯κ¯=ã ∃ρ·èRQ$/ Α$_¯=9´ρ ´⎯κ¯=ã π_´‘Š ´!#´ρ “ƒ•ã Λ⎧3m ∩⊄⊄∇∪


228. نﺻﺑرﺗﻳ تﺎﻘﻠطﻣﻟاو (Dan wanita-wanita yang ditalak hendaklah menunggu) atau menahan نﻬﺳﻔﻧﺄﺑ (diri mereka) dari
kawin ءورﻗ ﺔﺛﻼﺛ (selama tiga kali quru') yang dihitung dari mulainya dijatuhkan talak. Dan quru' adalah jamak dari qar-un
dengan mematahkan qaf, mengenai hal ini ada dua pendapat, ada yang mengatakannya suci dan ada pula yang
mengatakannya haid. Ini mengenai wanita-wanita yang telah dicampuri. Adapun mengenai yang belum dicampuri, maka tidak
ada idahnya berdasarkan firman Allah, ةدﻋ نﻣ نﻬﻳﻠﻋ مﻛﻟ ﺎﻣﻓ "Maka mereka itu tidak mempunyai idah bagimu. Juga bukan
lagi wanita-wanita yang terhenti haidnya atau anak-anak yang masih di bawah umur, karena bagi mereka idahnya selama tiga
bulan. Mengenai wanita-wanita hamil, maka idahnya adalah sampai mereka melahirkan kandungannya sebagaimana tercantum
dalam surah At-Thalaq, sedangkan wanita-wanita budak, sebagaimana menurut hadis, idah mereka adalah dua kali quru' ﻻو
نﻬﻣﺎﺣرأ ﻲﻓ ﷲا قﻠﺧ ﺎﻣ نﻣﺗﻛﻳ نأ نﻬﻟ ﻝﺣﻳ (Dan mereka tidak boleh menyembunyikan apa yang telah diciptakan Allah
pada rahim-rahim mereka) berupa anak atau darah haid, نﻬﺗﻟوﻌﺑو رﺧﻵا موﻳﻟاو ﷲﺎﺑ نﻣؤﻳ نﻛ نإ (jika mereka beriman
kepada Allah dan hari akhir. Dan suami-suami mereka) نﻫدرﺑ قﺣأ (lebih berhak untuk merujuk mereka) sekalipun mereka
tidak mau dirujuk كﻟذ ﻲﻓ (di saat demikian), artinya di saat menunggu itu ﺎﺣﻼﺻإ اودا رأ نإ (jika mereka menghendaki
perbaikan) sesama mereka dan bukan untuk menyusahkan istri. Ini merupakan dorongan bagi orang yang berniat mengadakan
perbaikan dan bukan merupakan syarat diperbolehkannya rujuk. Ini mengenai talak raj`i dan memang tidak ada orang yang lebih
utama daripada suami, karena sewaktu masih dalam idah, tidak ada hak bagi orang lain untuk mengawini istrinya. نﻬﻟو (Dan
para wanita mempunyai) dari para suaminya يذﻟا ﻝﺛﻣ (hak-hak yang seimbang) dengan hak-hak para suami نﻬﻳﻠﻋ (yang
dibebankan kepada mereka) فورﻌﻣﻟﺎﺑ (secara makruf) menurut syariat, baik dalam pergaulan sehari-hari, meninggalkan hal-
hal yang akan mencelakakan istri dan lain sebagainya. ﺔﺟرد نﻬﻳﻠﻋ ﻝﺎﺟرﻠﻟو (Akan tetapi pihak suami mempunyai satu
tingkat kelebihan) tentang hak, misalnya tentang keharusan ditaati disebabkan maskawin dan belanja yang mereka keluarkan
dari kantong mereka. زﻳزﻋ ﷲاو (Dan Allah Maha Tangguh) dalam kerajaan-Nya, مﻳﻛﺣ (lagi Maha Bijaksana) dalam rencana-
Nya terhadap hak-hak-Nya.

,≈=Ü9# β$ ?¯ Δ 8$¡Β*ù ∃ρ·èÿ3 ρ& ´xƒ£? ⎯≈¡m*/ Ÿω´ρ ‘≅t† ¯Ν69 β& #ρ‹{'? $´ϑΒ ´⎯δθϑF?#´ ™
$↔‹© ω) β& $ù$ƒ † ω& $ ϑŠ)`ƒ Šρ‰`m ´!# β*ù Λ⎢z ω& $´Κ‹)`ƒ Šρ‰`n ´!# Ÿξù y$Ψ`_ $ϑκ¯=ã $´ Κ‹ù
N‰ Gù# ⎯μ/ 7=? Šρ‰`n ´!# Ÿξ ù $δρ‰Gè? ⎯Β´ρ ´‰èGƒ Šρ‰`n ´!# 7×≈9`ρ' ù `Νδ βθ`Κ=≈à9# ∩⊄⊄®∪


229. قﻼطﻟا (Talak) atau perceraian yang dapat kembali rujuk itu نﺎﺗرﻣ (dua kali) كﺎﺳﻣﺈﻓ (setelah itu boleh memegang
mereka) dengan jalan rujuk فورﻌﻣﺑ (secara baik-baik) tanpa menyusahkan mereka ﺢﻳرﺳﺗ وأ (atau melepas), artinya
menceraikan mereka ﻝﺣﻳ ﻻو نﺎﺳﺣﺈﺑ مﻛﻟ (dengan cara baik pula. Tidak halal bagi kamu) hai para suami ﺎﻣﻣ اوذﺧﺄﺗ نأ
نﻫوﻣﺗﻳﺗآ ﺎﺋﻳﺷ (untuk mengambil kembali sesuatu yang telah kami berikan kepada mereka) berupa mahar atau maskawin, jika
kamu menceraikan mereka itu, ﺎﻓﺎﺧﻳ نأ ﻻإ (kecuali kalau keduanya khawatir), maksudnya suami istri itu دودﺣ ﺎﻣﻳﻘﻳ ﻻ أ
ﷲا (tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah), artinya tidak dapat melaksanakan kewajiban-kewajiban yang telah
digariskan-Nya. Menurut satu qiraat dibaca 'yukhaafaa' secara pasif, Sedangkan 'an laa yuqiimaa' menjadi badal isytimal bagi
dhamir yang terdapat di sana. Terdapat juga bacaan dengan baris di atas pada kedua fi`il tersebut. أ مﺗﻔﺧ نﺈﻓ دودﺣ ﺎﻣﻳﻘﻳ ﻻ
ﻪﺑ تدﺗﻓا ﺎﻣﻳﻓ ﺎﻣﻬﻳﻠﻋ حﺎﻧﺟ ﻼﻓ ﷲا (Jika kamu merasa khawatir bahwa mereka berdua tidak dapat menjalankan hukum-
hukum Allah, maka tidaklah mereka itu berdosa mengenai uang tebusan) yang dibayarkan oleh pihak istri untuk menebus
dirinya, artinya tak ada salahnya jika pihak suami mengambil uang tersebut begitu pula pihak istri jika membayarkannya. كﻠﺗ
(Itulah), yakni hukum-hukum yang disebutkan di atas نوﻣﻟﺎظﻟا مﻫ كﺋﻟوﺄﻓ ﷲا دودﺣ دﻌﺗﻳ نﻣو ﺎﻫودﺗﻌﺗ ﻼﻓ ﷲا دودﺣ
(peraturan-peraturan Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barang siapa yang melanggar peraturan-peraturan Allah,
maka merekalah orang-orang yang aniaya).

β*ù $γ)=Û Ÿξù ‘≅tB …`&! ⎯Β ‰è/ ©Lm x3Ψ? %`ρ— …ν´¯î β*ù $γ)=Û Ÿξù y$´Ζ`_ $ϑκ¯= æ β&
$è _#´Iƒ β) $Ζß β& $ϑŠ)`ƒ Šρ‰`n ´!# 7=?´ ρ Šρ‰`n ´!# $κ]¯Š´;`ƒ Θ¯θ)9 βθϑ=èƒ ∩⊄⊂⊃∪


230. ﺎﻬﻘﻠط نﺈﻓ (Kemudian jika ia menceraikannya lagi), maksudnya si suami setelah talak yang kedua, دﻌﺑ نﻣ ﻪﻟ ﻝﺣﺗ ﻼﻓ
(maka wanita itu tidak halal lagi baginya setelah itu), maksudnya setelah talak tiga ﻩرﻳﻏ ﺎﺟوز ﺢﻛﻧﺗ ﻰﺗﺣ (hingga dia kawin
dengan suami yang lain) serta mencampurinya sebagaimana tersebut dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
ﺎﻬﻘﻠط نﺈﻓ (Kemudian jika ia menceraikannya pula) maksudnya suaminya yang kedua, ﺎﻣﻬﻳﻠﻋ حﺎﻧﺟ ﻼﻓ (maka tidak ada
dosa bagi keduanya), maksudnya istri dan bekas suami yang pertama ﺎﻌﺟا رﺗﻳ نأ (untuk kembali) pada perkawinan mereka
setelah berakhirnya idah, كﻠﺗو ﷲا دودﺣ ﺎﻣﻳﻘﻳ نأ ﺎﻧظ نإ (jika keduanya itu mengira akan dapat menjalankan hukum-
hukum Allah. Itulah), maksudnya semua yang telah disebutkan itu ﷲا دودﺣ نوﻣﻠﻌﻳ موﻘﻟ ﺎﻬﻧﻳﺑﻳ (peraturan-peraturan Allah
yang dijelaskan-Nya kepada kaum yang mau mengetahui) atau merenungkan.

#Œ)´ρ `Λ⎢)=Û ´ ™$ ¡Ψ9# ´⎯ó=6 ù ´⎯γ=_& ∅δθ3¡Β' ù ∃ρ·èÿ3 ρ& ´⎯δθ`m¯ ∃ρ`è ÿ3 Ÿω´ρ ´⎯δθ3¡ΙC
#´‘#´Ñ #ρ‰ FèG9 ⎯Β´ρ ¯≅èƒ 79≡Œ ‰)ù ´Ο=ß …μ¡Ρ Ÿω´ρ #ρ‹‚−F? M≈ƒ#´™ ´!# #´ρ'“δ #ρ`.Œ#´ρ MϑèΡ
´!# ¯Ν3‹= æ $Β´ρ Α“Ρ& Ν3‹=æ ´⎯Β =≈G39# πϑ3s9#´ρ /3´àèƒ ⎯μ/ #θ)?#´ρ ´!# #θ`Κ =ã#´ρ β& ´!# ≅3/
™`©« Λ⎧=æ ∩⊄⊂⊇∪


231. نﻬﻠﺟأ نﻐﻠﺑﻓ ءﺎﺳﻧﻟا مﺗﻘﻠط اذ
ٕ
او (Apabila kamu menceraikan istri-istri, lalu sampai idahnya), maksudnya dekat pada
berakhir idahnya نﻫوﻛﺳﻣﺄﻓ (maka peganglah mereka), artinya rujuklah kepada mereka فورﻌﻣﺑ (secara baik-baik) tanpa
menimbulkan kesusahan bagi mereka فورﻌﻣﺑ نﻫوﺣرﺳ وأ (atau lepaskanlah secara baik-baik pula), artinya biarkanlah
mereka itu sampai habis idah mereka. نﻫوﻛﺳﻣﺗ ﻻو (Janganlah kamu tahan mereka itu) dengan rujuk ا را رﺿ (untuk
menimbulkan kesusahan) berfungsi sebagai maf`ul liajlih اودﺗﻌﺗﻟ (sehingga menganiaya mereka) sampai mereka terpaksa
menebus diri, minta cerai dan menunggu lama. ﻪﺳﻔﻧ مﻠظ دﻘﻓ كﻟذ ﻝﻌﻔﻳ نﻣو (Barang siapa melakukan demikian, berarti ia
menganiaya dirinya) dengan menghadapkannya pada siksaan Allah اوزﻫ ﷲا تﺎﻳآ اوذﺧﺗﺗ ﻻو (dan janganlah kamu jadikan
ayat-ayat Allah sebagai permainan), artinya berolok-olok dengan melanggarnya مﻛﻳﻠﻋ ﷲا ﺔﻣﻌﻧ اورﻛذاو (dan ingatlah nikmat
Allah kepadamu), yakni agama Islam بﺎﺗﻛﻟا نﻣ مﻛﻳﻠﻋ ﻝزﻧأ ﺎﻣو (dan apa-apa yang telah diturunkan-Nya padamu berupa
Kitab) Alquran ﺔﻣﻛﺣﻟاو (dan hikmah) artinya hukum-hukum yang terdapat padanya ﻪﺑ مﻛظﻌﻳ (Allah memberimu pengajaran
dengannya) agar kamu bersyukur dengan mengamalkannya مﻳﻠﻋ ءﻲﺷ ﻝﻛﺑ ﷲا نأ اوﻣﻠﻋاو ﷲا اوﻘﺗاو (Dan bertakwalah
kamu kepada Allah serta ketahuilah bahwa Allah mengetahui segala sesuatunya) hingga tidak satu pun yang tersembunyi bagi-
Nya.

#Œ)´ρ `Λ⎢)=Û ´™$¡Ψ9# ´⎯ó=6ù ´⎯γ=_& Ÿξù ´⎯δθ=Òè ? β& ´⎯`s3Ζƒ ´⎯γ_≡´ρ— & #Œ) #¯θÊ≡? Ν'η´Ζ/ ∃ρ`èRQ$/
79≡Œ áãθ`ƒ ⎯μ/ ⎯Β β%. ¯Ν3ΖΒ ⎯Βσ`ƒ ´!$/ Θ¯θ´‹9#´ ρ zψ# ¯/39≡Œ ’1— & ¯/39 `γÛ&´ρ ´!#´ρ `Ν=èƒ Λ⎢Ρ&´ρ
Ÿω βθϑ=è? ∩⊄⊂⊄∪


232. نﻬﻠﺟأ نﻐﻠﺑﻓ ءﺎﺳﻧﻟا مﺗﻘﻠط اذ
ٕ
او (Apabila kamu menceraikan istri-istrimu lalu sampai idahnya), maksudnya habis masa
idahnya, نﻫوﻠﺿﻌﺗ ﻼﻓ (maka janganlah kamu halangi mereka itu) ditujukan kepada para wali agar mereka tidak melarang
wanita-wanita untuk ﺣﻛﻧﻳ نأ نﻬﺟاوزأ ن (untuk rujuk dengan suami-suami mereka yang telah menceraikan mereka itu).
Asbabun nuzul ayat ini bahwa saudara perempuan dari Ma`qil bin Yasar diceraikan suaminya, lalu suaminya itu hendak rujuk
kepadanya, tetapi dilarang oleh Ma`qil bin Yasar, sebagaimana diriwayatkan oleh Hakim اوﺿا رﺗ اذإ (jika terdapat kerelaan),
artinya kerelaan suami istri فورﻌﻣﻟﺎﺑ مﻬﻧﻳﺑ (di antara mereka secara baik-baik), artinya menurut syariat. كﻟذ (Demikian itu),
yakni larangan menghalangi itu ﺑ نﻣؤﻳ مﻛﻧﻣ نﺎﻛ نﻣ ﻪﺑ ظﻋوﻳ رﺧﻵا موﻳﻟاو ﷲﺎ (dinasihatkan kepada orang-orang yang
beriman di antara kamu kepada Allah dan hari yang akhir). Karena hanya mereka sajalah yang mengerti nasihat ini مﻛﻟذ (Itu),
artinya tidak menghalangi ﻰﻛزأ (lebih suci) lebih baik رﻬطأو مﻛﻟ (bagi kamu dan lebih bersih) baik bagi kamu maupun bagi
mereka karena dikhawatirkan kedua belah pihak bekas suami istri akan melakukan hubungan gelap, mengingat kedua belah
pihak sudah saling cinta dan mengenal. مﻠﻌﻳ ﷲاو (Dan Allah mengetahui) semua maslahat مﺗﻧأو نوﻣﻠﻌﺗ ﻻ (sedangkan
kamu tidak mengetahui yang demikian itu), maka mohonlah petunjuk dan ikutilah perintah-Nya.

¤ N≡$!≡´θ9#´ρ ´⎯èʯ`ƒ ´⎯δ ‰≈9ρ& ⎦,!¯θ m ⎦⎫=Β%. ⎯ϑ9 Š#´‘& β& Λ⎢`ƒ πã$ʯ9# ’?ã´ ρ Šθ9¯θRQ# …`&! ´⎯γ%—‘
´⎯·κE´θ`¡.´ ρ ∃ρ`è RQ$/ Ÿω #=3? ´§Ρ ω) $γè`™`ρ Ÿω ¯‘$ŸÒ? ο$!≡´ρ $δ$ !´θ/ Ÿω´ ρ Šθ9¯θΒ …μ9 ⎯ν$!´θ/
’?ã´ρ ^‘#´θ9# `≅VΒ 79≡Œ β* ù #Š#´‘& ω$Áù ⎯ã Ú#? $´Κ·κ]Β ‘`ρ$ ±?´ρ Ÿξù y$Ψ`_ $ϑκ¯=ã β)´ ρ
¯Ν›?Š´‘& β& #θ`èÊI`¡@ ¯/.‰≈9ρ& Ÿξ ù y$´Ζ`_ ¯/3‹= æ #Œ) ΝFϑ= ™ $Β Λ⎢‹?#´™ ∃ρ·èRQ$/ #θ)?#´ρ ´!#
#θϑ=ã#´ ρ β& ´!# $ÿ3 βθ=´ Κè? Á / ∩⊄⊂⊂∪


233. نﻌﺿرﻳ تادﻟاوﻟاو (Para ibu menyusukan), maksudnya hendaklah menyusukan نﻳﻠﻣﺎﻛ نﻳﻟوﺣ نﻫدﻻوأ (anak-anak
mereka selama dua tahun penuh) sifat yang memperkuat, ﺔﻋﺎﺿرﻟا مﺗﻳ نأ دا رأ نﻣﻟ (yaitu bagi orang yang ingin
menyempurnakan penyusuan) dan tidak perlu ditambah lagi. ﻪﻟ دوﻟوﻣﻟا ﻰﻠﻋو (Dan kewajiban yang diberi anak), maksudnya
bapak نﻬﺗوﺳﻛو نﻬﻗزر (memberi mereka (para ibu) sandang pangan) sebagai imbalan menyusukan itu, yakni jika mereka
diceraikan فورﻌﻣﻟﺎﺑ (secara makruf), artinya menurut kesanggupannya. ﻻ ﺎﻬﻌﺳو ﻻإ سﻔﻧ فﻠﻛﺗ (Setiap diri itu tidak
dibebani kecuali menurut kadar kemampuannya,) maksudnya kesanggupannya. ﺎﻫدﻟوﺑ ةدﻟاو رﺎﺿﺗ ﻻ (Tidak boleh seorang
ibu itu menderita kesengsaraan disebabkan anaknya) misalnya dipaksa menyusukan padahal ia keberatan ﻩدﻟوﺑ ﻪﻟ دوﻟوﻣﻻو
(dan tidak pula seorang ayah karena anaknya), misalnya diberi beban di atas kemampuannya. Mengidhafatkan anak kepada
masing-masing ibu dan bapak pada kedua tempat tersebut ialah untuk mengimbau keprihatinan dan kesantunan, ثراوﻟا ﻰﻠﻋو
(dan ahli waris pun) ahli waris dari bapaknya, yaitu anak yang masih bayi dan di sini ditujukan kepada wali yang mengatur
hartanya كﻟذ ﻝﺛﻣ (berkewajiban seperti demikian), artinya seperti kewajiban bapaknya memberi ibunya sandang pangan. نﺈﻓ
ادا رأ (Apabila keduanya ingin), maksudnya ibu bapaknya ﻻﺎﺻﻓ (menyapih) sebelum masa dua tahun dan timbul ضا رﺗ نﻋ
(dari kerelaan) atau persetujuan روﺎﺷﺗو ﺎﻣﻬﻧﻣ (keduanya dan hasil musyawarah) untuk mendapatkan kemaslahatan si bayi,
ﺎﻣﻬﻳﻠﻋ حﺎﻧﺟ ﻼﻓ (maka keduanya tidaklah berdosa) atas demikian itu. مﺗدرأ ن
ٕ
او (Dan jika kamu ingin) ditujukan kepada
pihak bapak مﻛدﻻوأ اوﻌﺿرﺗﺳﺗ نأ (anakmu disusukan oleh orang lain) dan bukan oleh ibunya, مﻛﻳﻠﻋ حﺎﻧﺟ ﻼﻓ (maka
tidaklah kamu berdosa) dalam hal itu مﺗﻣﻠﺳ اذإ (jika kamu menyerahkan) kepada orang yang menyusukan مﺗﻳﺗآ ﺎﻣ
(pembayaran upahnya) atau upah yang hendak kamu bayarkan فورﻌﻣﻟﺎﺑ (menurut yang patut) secara baik-baik dan dengan
kerelaan hati رﻳﺻﺑ نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﺑ ﷲا نأ اوﻣﻠﻋاو ﷲا اوﻘﺗاو. (Dan bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa
Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan) hingga tiada satu pun yang tersembunyi bagi-Nya.

⎦⎪%!#´ρ β¯θù´ θF`ƒ ¯Ν3ΖΒ βρ'‘ ‹ƒ´ρ %´`≡´ρ—& ´⎯`Á−/´Iƒ ´⎯γ¡Ρ'/ πè/¯‘& ·κ−& #³ã´ρ #Œ*ù ´⎯ó=/ ´⎯γ=_ &
Ÿξù y$Ψ`_ ¯/3Š=æ $ϑŠù ´⎯=è ù ’û ´⎯γ¡Ρ& ∃ρ'êϑ9$/ ´!#´ρ $ϑ/ βθ=ϑè? 6 z ∩⊄⊂⊆∪


234. نوﻓوﺗﻳ نﻳذﻟاو (Orang-orang yang wafat) atau meninggal dunia نﺻﺑرﺗﻳ ﺎﺟاوزأ نورذﻳو مﻛﻧﻣ (di antara kamu dengan
meninggalkan istri-istri, maka mereka menangguhkan), artinya hendaklah para istri itu menahan نﻬﺳﻔﻧﺄﺑ (diri mereka) untuk
kawin setelah suami mereka yang meninggal itu ا رﺷﻋو رﻬﺷأ ﺔﻌﺑرأ (selama empat bulan dan sepuluh), maksudnya hari. Ini
adalah mengenai wanita-wanita yang tidak hamil. Mengenai yang hamil, maka idah mereka sampai melahirkan kandungannya
berdasarkan ayat At-Thalaq, sedangkan bagi wanita budak adalah setengah dari yang demikian itu, menurut hadis. نﻐﻠﺑ اذﺈﻓ
نﻬﻠﺟأ (Apabila waktu mereka telah sampai), artinya habis masa idahnya, مﻛﻳﻠﻋ حﺎﻧﺟ ﻼﻓ (mereka tiada dosa bagi kamu) hai
para wali نﻬﺳﻔﻧأ ﻲﻓ نﻠﻌﻓ ﺎﻣﻳﻓ (membiarkan mereka berbuat pada diri mereka), misalnya bersolek dan menyiapkan diri
untuk menerima pinangan فورﻌﻣﻟﺎﺑ (secara baik-baik), yakni menurut agama. رﻳﺑﺧ نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﺑ ﷲاو (Dan Allah Maha
Mengetahui apa-apa yang kamu lakukan), baik yang lahir maupun yang batin.

Ÿω´ρ y$Ψ`_ ¯Ν3‹=æ $ϑŠù ΟGʯã ⎯μ/ ⎯Β π7Üz ™$¡Ψ9# ρ& `ΟF⊥Ψ2& ’û ¯Ν3¡Ρ& ´Ν=æ ´!# ¯Ν3Ρ&
´⎯γΡρ`.‹G ™ ⎯3≈9´ρ ω ´⎯δρ‰ã#´θ? #… ω) β& #θ9θ)? ω¯θ% $ùρ`èΒ Ÿω´ρ #θ`Β“è? ο‰)`ã y%6Ζ9#
©Lm =¯6ƒ ´=≈F39# …`&# _& #θϑ=ã#´ ρ β& ´!# `Ν=èƒ $Β ’û ¯Ν3¡Ρ& νρ'‘‹n$ù #θϑ=ã#´ρ β& ´!# ‘θî
'ΟŠ=m ∩⊄⊂∈∪


235. ءﺎﺳﻧﻟا ﺔﺑطﺧ نﻣ ﻪﺑ مﺗﺿرﻋ ﺎﻣﻳﻓ مﻛﻳﻠﻋ حﺎﻧﺟ ﻻو (Dan tak ada dosa bagimu meminang wanita-wanita itu secara
sindiran), yakni wanita-wanita yang kematian suami dan masih berada dalam idah mereka, misalnya kata seseorang kepadanya,
"Engkau cantik" atau "Siapa yang melihatmu pasti jatuh cinta" atau "tiada wanita secantik engkau" مﺗﻧﻧﻛأ وأ (atau kamu
sembunyikan) kamu rahasiakan مﻛﺳﻔﻧأ ﻲﻓ (dalam hatimu) rencana untuk mengawini mereka. نﻬﻧورﻛذﺗﺳ مﻛﻧأ ﷲا مﻠﻋ
(Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka) dan tidak sabar untuk meminang, maka diperbolehkannya
secara sindiran, ا رﺳ نﻫودﻋاوﺗ ﻻ نﻛﻟو (tetapi janganlah kamu mengadakan perjanjian dengan mereka secara rahasia),
maksudnya perjanjian kawin ﻻإ (melainkan) diperbolehkan ﺎﻓورﻌﻣ ﻻوﻗ اوﻟوﻘﺗ نأ (sekadar mengucapkan kata-kata yang
baik) yang menurut syariat dianggap sindiran pinangan. حﺎﻛﻧﻟا ةدﻘﻋ اوﻣزﻌﺗ ﻻو (Dan janganlah kamu pastikan akan
mengakadkan nikah), artinya melangsungkannya بﺎﺗﻛﻟا ﻎﻠﺑﻳ ﻰﺗﺣ (sebelum yang tertulis) dari idah itu ﻪﻠﺟأ (habis waktunya)
tegasnya sebelum idahnya habis. مﻛﺳﻔﻧأ ﻲﻓ ﺎﻣ مﻠﻌﻳ ﷲا نأ اوﻣﻠﻋاو (Dan ketahuilah bahwa Allah mengetahui apa yang
ada di dalam hatimu) apakah rencana pasti atau lainnya ﻩورذﺣﺎﻓ (maka takutlah kepada-Nya) dan janganlah sampai menerima
hukuman-Nya disebabkan rencanamu yang pasti itu روﻔﻏ ﷲا نأ اوﻣﻠﻋاو (Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun)
terhadap orang yang takut kepada-Nya مﻳﻠﺣ (lagi Maha Penyantun) hingga menangguhkan hukuman-Nya terhadap orang
yang berhak menerimanya.

ω y$´Ζ`_ ¯/3‹=æ β) `Λ⎢)=Û ´™$¡Ψ9# $ Β ¯Ν9 ´⎯δθ´¡ ϑ? ρ& #θÊ? ´⎯γ9 πŸÒƒù ´⎯δθ`èF Β´ρ ’?ã ì™θRQ#
…ν'‘‰% ’?ã´ρ I)ϑ9# …ν'‘‰% $è≈G Β ∃ρ'êϑ9$/ $ˆ)m ’?ã ⎦⎫Ζ¡`sRQ# ∩⊄⊂∉∪


236. ﺳﻧﻟا مﺗﻘﻠط نإ مﻛﻳﻠﻋ حﺎﻧﺟ ﻻ نﻫوﺳﻣﺗ مﻟ ﺎﻣ ءﺎ (Tidak ada dosa bagi kamu, jika kamu menceraikan istri-istrimu
sebelum kamu menyentuh mereka) menurut satu qiraat, 'tumaassuuhunna' artinya mencampuri mereka وأ (atau) sebelum
ﺔﺿﻳرﻓ نﻬﻟ اوﺿرﻔﺗ (kamu menentukan maharnya), maksudnya maskawinnya. 'Ma' mashdariyah zharfiyah, maksudnya tak
ada risiko atau tanggung jawabmu dalam perceraian sebelum campur dan sebelum ditentukannya berapa mahar, maka
ceraikanlah mereka itu. نﻫوﻌﺗﻣو (Dan hendaklah kamu beri mereka itu 'mutah') atau pemberian yang akan menyenangkan hati
mereka; ﻊﺳوﻣﻟا ﻰﻠﻋ (bagi yang mampu) maksudnya yang kaya di antaramu رﺗﻘﻣﻟا ﻰﻠﻋو ﻩردﻗ (sesuai dengan
kemampuannya, sedangkan bagi yang melarat) atau miskin ﻩردﻗ (sesuai dengan kemampuannya pula). Ini menunjukkan bahwa
tidak ada perbedaan tentang derajat atau kedudukan istri ﺎﻋﺎﺗﻣ (yaitu pemberian) atau hiburan فورﻌﻣﻟﺎﺑ (menurut yang
patut) menurut syariat dan menjadi sifat bagi mata`an. Demikian itu ﺎﻘﺣ (merupakan kewajiban) 'haqqan' menjadi sifat yang
kedua atau mashdar yang memperkuat نﻳﻧﺳﺣﻣﻟا ﻰﻠﻋ (bagi orang-orang yang berbuat kebaikan) atau orang-orang yang taat.

β)´ρ ´⎯δθϑF)=Û ⎯Β ≅¯6% β& ´⎯δθ´¡ϑ ? ‰%´ρ `ΟFÊ ù ´⎯λ; πŸÒƒù #`ÁΨù $Β Λ⎢Êù ω) β &
šχθèƒ ρ& #´θèƒ “%!# ⎯ν‰´‹/ ο‰)`ã y%3Ζ9# β&´ρ #θè? U%& ”´ θ)−G=9 Ÿω´ρ #'θ¡Ψ ? Ÿ≅Ò9#
¯Ν3´Ζ/ β) ´!# $ ϑ/ βθ= ϑè ? Á / ∩⊄⊂∠∪


237. مﺗﺿرﻓ ﺎﻣ فﺻﻧﻓ ﺔﺿﻳرﻓ نﻬﻟ مﺗﺿرﻓ دﻗو نﻫوﺳﻣﺗ نأ ﻝﺑﻗ نﻣ نﻫوﻣﺗﻘﻠط ن
ٕ
او (Dan jika kamu menceraikan
istri-istrimu sebelum mencampuri mereka, padahal kamu sudah menetapkan mahar, maka bayarlah separuh dari yang telah
kamu tetapkan itu). Ini menjadi hak mereka, sedangkan yang separuhnya lagi kembali kepadamu, ﻻإ (kecuali) atau tidak
demikian hukumnya نوﻔﻌﻳ نأ (jika mereka itu), maksudnya para istri itu memaafkan mereka hingga mereka tidak
mengambilnya حﺎﻛﻧﻟا ةدﻘﻋ ﻩدﻳﺑ يذﻟا وﻔﻌﻳ وأ (atau dimaafkan oleh yang pada tangannya tergenggam akad nikah), yaitu
suami, maka mahar diserahkan kepada para istri-istri itu semuanya. Tetapi menurut keterangan yang diterima dari Ibnu Abbas,
wali boleh bertindak sepenggantinya, bila wanita itu mahjurah (tidak dibolehkan bertasaruf) dan hal ini tidak ada dosa baginya,
maka dalam hal itu tidak ada kesulitan اوﻔﻌﺗ نأو (dan bahwa kamu memaafkan itu) 'an' dengan mashdarnya menjadi mubtada'
sedangkan khabarnya ialah مﻛﻧﻳﺑ ﻝﺿﻔﻟا اوﺳﻧﺗ ﻻو ىوﻘﺗﻠﻟ برﻗأ (lebih dekat kepada ketakwaan. Dan jangan kamu lupakan
keutamaan di antara kamu), artinya saling menunjukkan kemurahan hati, رﻳﺻﺑ نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﺑ ﷲا نإ (sesungguhnya Allah
Maha Melihat apa yang kamu kerjakan) dan akan membalasmu sebaik-baiknya.

Kewajiban Mengerjakan Solat Biarpun Dalam Keadaan Takut

#θ´à≈m ’?ã N≡´θ=¯Á9# οθ=¯Á9#´ ρ ‘Ü`™'θ9# #θ`Βθ%´ρ ´! ⎦⎫FΨ≈% ∩⊄⊂∇∪


238. اوﻠﺻﻟا ﻰﻠﻋ اوظﻓﺎﺣ ت (Peliharalah semua salatmu), yakni yang lima waktu dengan mengerjakannya pada waktunya
ﻰطﺳوﻟا ةﻼﺻﻟاو (dan salat wustha atau pertengahan). Ditemui beberapa pendapat, ada yang mengatakan salat asar, subuh,
zuhur atau selainnya dan disebutkan secara khusus karena keistimewaannya. ﷲ اوﻣوﻗو (Berdirilah untuk Allah) dalam salatmu
itu نﻳﺗﻧﺎﻗ (dalam keadaan taat) atau patuh, berdasarkan sabda Nabi saw. ﺔﻋﺎط وﻬﻓ نآرﻘﻟا ﻲﻓ توﻧﻗ ﻝﻛ, "Setiap qunut
dalam Alquran itu maksudnya ialah taat" (H.R. Ahmad dan lain-lainnya). Ada pula yang mengatakan khusyuk atau diam,
berdasarkan hadis Zaid bin Arqam, katanya, "Mulanya kami berkata-kata dalam salat, hingga turunlah ayat tersebut, maka kami
pun disuruh diam dan dilarang bercakap-cakap." (H.R. Bukhari dan Muslim)

β*ù `ΟFz ω$ _ ù ρ& $Ρ$7.'‘ #Œ*ù Λ⎢ΨΒ& #ρ`2Œ$ù ´!# $ϑ. Ν6ϑ= æ $Β ¯Ν9 #θΡθ3? šχθ`Κ=è ?
∩⊄⊂®∪


239. مﺗﻔﺧ نﺈﻓ (Jika kamu dalam keadaan takut) baik terhadap musuh, maupun banjir atau binatang buas ﻻﺎﺟرﻓ (maka sambil
berjalan kaki) jamak dari raajil, artinya salatlah sambil jalan kaki ﺎﻧﺎﺑﻛر وأ (atau berkendaraan), 'rukbaanan' jamak dari 'raakib',
maksudnya bagaimana sedapatnya, baik menghadap kiblat atau tidak mau memberi isyarat saat rukuk dan sujud. مﺗﻧﻣأ اذﺈﻓ
(Kemudian apabila kamu telah aman), yakni dari ketakutan, ﷲا اورﻛذﺎﻓ (maka sebutlah Allah), artinya salatlah ﺎﻣ مﻛﻣﻠﻋ ﺎﻣﻛ
نوﻣﻠﻌﺗ اوﻧوﻛﺗ مﻟ (sebagaimana Dia telah mengajarkan kepadamu apa-apa yang tidak kamu ketahui), yakni sebelum
diajarkan-Nya itu berupa fardu dan syarat-syaratnya. 'Kaf' berarti 'umpama' dan 'maa' mashdariyah atau maushuulah.

Wasiat Untuk Isteri dan Mut’ah

⎦⎪%!#´ρ šχ¯θù´ θ G`ƒ ¯Ν6ΨΒ βρ'‘‹ƒ´ ρ %´`≡´ρ—& π¯‹¹´ ρ Ογ_≡´ρ—{ $´è≈ GΒ ’<) Α¯θ⇔9# ´¯î l#z) β*ù
´⎯_ z Ÿξù y$Ψ`_ ¯Ν6‹=æ ’û $Β š∅= èù ’û ∅γ¡Ρ& ⎯Β ∃ρ`èΒ ´!#´ρ “ƒ• ã Λ⎧6m ∩⊄⊆⊃∪


240. ﺎﺟاوزأ نورذﻳو مﻛﻧﻣ نوﻓوﺗﻳ نﻳذﻟاو (Dan orang-orang yang akan meninggal dunia di antara kamu dan meninggalkan
istri) hendaklah ﺔﻳﺻو (berwasiat) menurut satu qiraat dengan baris di depan dan berarti wajib berwasiat مﻬﺟاوزﻷ (untuk istri-
istri mereka) agar mereka diberi ﺎﻋﺎﺗﻣ (nafkah) yang dapat mereka nikmati ﻰﻟإ (hingga) sempurna ﻝوﺣﻟا (satu tahun)
lamanya menunggu bagi istri-istri yang ditinggal mati suami l#z) رﻳﻏ (tanpa mengeluarkan mereka), artinya tanpa
menyuruh mereka pindah dari rumah yang mereka diami sewaktu suami mereka masih hidup. نﺟرﺧ نﺈﻓ (Tetapi jika mereka
pindah) atas kemauan sendiri, مﻛﻳﻠﻋ حﺎﻧﺟ ﻼﻓ (maka tidak ada dosa bagimu) hai para wali orang yang mati نﻠﻌﻓ ﺎﻣ ﻲﻓ
فورﻌﻣ نﻣ نﻬﺳﻔﻧأ ﻲﻓ (mengenai apa yang mereka perbuat terhadap diri mereka secara patut), yakni menurut syariat,
misalnya bersolek, menghentikan masa berkabung dan tidak hendak menerima nafkah lagi. زﻳزﻋ ﷲاو (Dan Allah Maha
Tangguh) dalam kerajaan-Nya مﻳﻛﺣ (lagi Maha Bijaksana) dalam perbuatan-Nya. Wasiat yang disebut di atas dinasakh oleh
ayat waris dan menunggu selama setahun oleh ayat empat bulan sepuluh hari yang lalu, tetapi turunnya terkemudian. Mengenai
tempat kediaman, menurut Syafii tetap dipertahankan bagi istri-istri itu, artinya tidak dinasakh.

M≈)=Üϑ=9´ρ ´ì≈FΒ ∃ρ'ê ϑ9$/ $ˆ)m ’?ã š⎥⎫)−Gϑ9# ∩⊄⊆⊇∪


241. عﺎﺗﻣ تﺎﻘﻠطﻣﻠﻟو (Wanita-wanita yang diceraikan hendaklah mendapat mut’ah), maksudnya diberi mutah فورﻌﻣﻟﺎﺑ
(secara patut), artinya menurut kemampuan suami ﺎﻘﺣ (sebagai suatu kewajiban), 'haqqan' dengan baris di atas sebagai maf`ul
mutlak bagi fi`ilnya yang dapat diperkirakan نﻳﻘﺗﻣﻟا ﻰﻠﻋ (bagi orang-orang yang takwa). Hal ini diulang kembali oleh Allah
agar mencapai pula wanita-wanita yang telah dicampuri, karena ayat yang lalu adalah ayat mengenai yang belum dicampuri.

š9≡‹. ⎦⎫ 7`ƒ ´!# ¯Ν69 ⎯μG≈ƒ#´™ ¯Ν3=è9 βθ=)è ? ∩⊄⊆⊄∪


242. كﻟذﻛ (Demikianlah), artinya seperti telah disebutkan di atas نوﻠﻘﻌﺗ مﻛﻠﻌﻟ ﻪﺗﺎﻳآ مﻛﻟ ﷲا نﻳﺑﻳ (Allah menjelaskan
kepadamu ayat-ayat-Nya agar kamu mengerti) atau memahaminya.

Kewajiban Berjihad dan Mengeluarkan Harta di Jalan Allah SWT

¤ ¯Ν9& ? ’<) ⎦⎪%!# #θ`_ z ⎯Β ¯Νδ≈ƒŠ ¯Νδ´ρ ∃θ9& ´‘‹n N¯θ ϑ9# Α$)ù `Ογ9 ´!# #θ?θ`Β ¯ΝO `Ογ≈´‹m&
´χ) ´!# ρ%! ≅Òù ’? ã ¨$Ζ9# ´⎯3≈9´ρ ´Y2& ¨$Ψ9# Ÿω šχρ`6±„ ∩⊄⊆⊂∪


243. رﺗ مﻟأ (Tidakkah kamu perhatikan) pertanyaan disertai keanehan dan dorongan untuk mendengar apa yang dibicarakan
sesudah itu فوﻟأ مﻫو مﻫرﺎﻳد نﻣ اوﺟرﺧ نﻳذﻟا ﻰﻟإ (orang-orang yang keluar dari kampung halaman mereka, sedangkan
jumlah mereka beribu-ribu) ada yang mengatakan empat, delapan atau sepuluh ribu serta ada pula yang mengatakan berjumlah
tiga puluh, empat puluh atau tujuh puluh ribu توﻣﻟا رذﺣ (disebabkan takut mati) sebagai maf`ul liajlih. Mereka ini ialah
segolongan Bani Israel yang ditimpa oleh wabah sampar hingga lari meninggalkan negeri mereka. اوﺗوﻣ ﷲا مﻬﻟ ﻝﺎﻘﻓ (Maka
firman Allah kepada mereka, "Matilah kamu!") hingga mereka pun mati, مﻫﺎﻳﺣأ مﺛ (kemudian mereka dihidupkan-Nya kembali),
yakni setelah delapan hari atau lebih, atas doa Nabi mereka yang bernama Hizqil. Ada beberapa lamanya mereka hidup tetapi
bekas kematian tanda-tandanya terdapat pada diri mereka, tidak memakai pakaian kecuali nanti berbalik menjadi kain kafan,
dan peristiwa ini menjadi buah tutur sampai kepada anak-anak mereka. ا نإ سﺎﻧﻟا ﻰﻠﻋ ﻝﺿﻓ وذﻟ ﷲ (Sesungguhnya Allah
mempunyai karunia terhadap manusia) di antaranya menghidupkan mereka tadi, سﺎﻧﻟا رﺛﻛأ نﻛﻟو (tetapi kebanyakan
manusia) yakni orang-orang kafir نورﻛﺷﻳ ﻻ (tidak bersyukur). Adapun tujuan menyebutkan tentang orang-orang itu di sini
ialah untuk merangsang semangat orang-orang beriman untuk berperang dan itulah sebabnya dihubungkan kepadanya.

#θ=G≈%´ ρ ’û ≅‹6™ ´!# #θϑ =ã#´ρ β& ´!# ì‹ÿœ 'ΟŠ=æ ∩⊄⊆⊆∪


244. ﷲا ﻝﻳﺑﺳ ﻲﻓ اوﻠﺗﺎﻗو (Dan berperanglah kamu di jalan Allah) maksudnya untuk meninggikan agama-Nya نأ اوﻣﻠﻋاو
ﻊﻳﻣﺳ ﷲا (dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah Maha Mendengar) akan ucapanmu مﻳﻠﻋ (lagi Maha Mengetahui) akan
keadaanmu, hingga memberi balasan kepadamu.

⎯Β #Œ “%!# `Ú)`ƒ ´!# $´Ê¯% $´Ζ ¡ m …μè≈ŸÒ`Š ù …`&! $ù$ èÊ & ο´WŸ2 ´!#´ρ 'Ù6)ƒ Ý´Á¯6ƒ´ρ μŠ9)´ρ
šχθ`è _¯? ∩⊄⊆∈∪


245. ﷲا ضرﻘﻳ يذﻟا اذ نﻣ (Siapakah yang bersedia memberi pinjaman kepada Allah) yaitu dengan menafkahkan hartanya
di jalan Allah ﺿرﻗ ﺎﻧﺳﺣ ﺎ (yakni pinjaman yang baik) dengan ikhlas kepada-Nya semata, ﻪﻔﻋﺎﺿﻳﻓ (maka Allah akan
menggandakan) pembayarannya; menurut satu qiraat dengan tasydid hingga berbunyi 'fayudha'ifahu' ةرﻳﺛﻛ ﺎﻓﺎﻌﺿأ ﻪﻟ (hingga
berlipat-lipat) mulai dari sepuluh sampai pada tujuh ratus lebih sebagaimana yang akan kita temui nanti ضﺑﻘﻳ ﷲاو (Dan Allah
menyempitkan) atau menahan rezeki orang yang kehendaki-Nya sebagai ujian طﺳﺑﻳو (dan melapangkannya) terhadap orang
yang dikehendaki-Nya, juga sebagai cobaan نوﻌﺟرﺗ ﻪﻳﻟ
ٕ
او (dan kepada-Nya kamu dikembalikan) di akhirat dengan jalan akan
dibangkitkan dari matimu dan akan dibalas segala amal perbuatanmu.

¯Ν9&  ? ’<) ∼ϑ9# ⎯Β ©_/ Ÿ≅ƒ™ℜ´`) ⎯Β ‰è/ ´©›θ`Β Œ) #θ9$% ¯©<´Ζ9 `Νλ; ]è¯/# $´Ζ9 $6=Β ¯≅F≈)œΡ ’û
≅‹6™ ´!# Α$% ¯≅δ `ΟFŠ¡ã β) =G2 `Ν6‹= æ `Α$F)9# ω & #θ=G≈)? #θ9$% $Β´ρ $´Ζ9 ω& Ÿ≅G≈)Ρ ’û
≅‹6™ ´!# ‰ %´ρ $Ψ_z& ⎯Β $Ρ≈ƒŠ $´Ζ←$Ψ¯/&´ρ $´ϑ= ù =G. `ΝγŠ=æ `Α$F)9# #¯θ9´θ? ω) ξŠ=% `ΟγΖΒ ´!#´ρ
´ΟŠ=æ š⎥⎫ϑ=≈à9$/ ∩⊄⊆∉∪


246. دﻌﺑ نﻣ ﻝﻳﺋا رﺳإ ﻲﻧﺑ نﻣ ﻺﻣﻟا ﻰﻟإ رﺗ مﻟأ (Tidakkah kamu perhatikan segolongan Bani Israel setelah) wafat ﻰﺳوﻣ
(Musa), maksudnya kisah dan berita mereka, مﻬﻟ ﻲﺑﻧﻟ اوﻟﺎﻗ ذإ (yaitu ketika mereka berkata kepada seorang nabi mereka)
namanya Samuel, ﻝﺗﺎﻘﻧ ﺎﻛﻠﻣ ﺎﻧﻟ ثﻌﺑا ("Angkatlah untuk kami seorang raja, supaya kami berperang) dengannya ﻝﻳﺑﺳ ﻲﻓ
ﷲا (di jalan Allah) hingga ia dapat memimpin dan menyusun barisan kami! مﺗﻳﺳﻋ ﻝﻫ ﻝﺎﻗ (Jawab nabi mereka, "Tidak
mungkinkah) dengan memakai baris di atas dan baris di bawah اوﻠﺗﺎﻘﺗ ﻻ أ ﻝﺎﺗﻘﻟا مﻛﻳﻠﻋ بﺗﻛ نإ (jika kamu diwajibkan
berperang, kamu tidak mau berperang?") Khabar dari `asa, sedangkan pertanyaan menunjukkan lebih besar kemungkinan
terjadinya. ﺎﻧﺋﺎﻧﺑأو ﺎﻧرﺎﻳد نﻣ ﺎﻧﺟرﺧأ دﻗو ﷲا ﻝﻳﺑﺳ ﻲﻓ ﻝﺗﺎﻘﻧ ﻻ أ ﺎﻧﻟ ﺎﻣو اوﻟﺎﻗ (Jawab mereka, "Kenapa kami tidak
mau berperang di jalan Allah, padahal kami sudah diusir dari kampung halaman kami dan dari anak-anak kami"), artinya
sebagian dari mereka ada yang ditawan dan sebagian yang lain ada yang dibunuh. Hal ini telah dilakukan terhadap mereka oleh
kaum Jalut. Jadi maksudnya adalah tidak ada halangan bagi kami untuk berperang, yakni selama alasannya masih ada. Firman
Allah swt., اوﻟوﺗ ﻝﺎﺗﻘﻟا مﻬﻳﻠﻋ بﺗﻛ ﺎﻣﻠﻓ (Maka tatkala berperang itu diwajibkan atas mereka, mereka pun berpaling)
daripadanya dan merasa kecut, مﻬﻧﻣ ﻼﻳﻠﻗ ﻻإ (kecuali sebagian kecil dari mereka), yakni yang menyeberangi sungai bersama
Thalut sebagaimana yang akan diterangkan nanti. ﻳﻣﻟﺎظﻟﺎﺑ مﻳﻠﻋ ﷲاو ن (Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang
aniaya), maksudnya akan membalas segala yang diperbuat oleh mereka. Dan nabi mereka pun memohon kepada Tuhannya
agar mengirimkan seorang raja, tetapi yang dikabulkan-Nya ialah Thalut.

Α$%´ ρ `Ογ9 `Ογ–Š;Ρ β) ´!# ‰% ] è/ ¯Ν69 šVθ9$Û %3=Β #θ9$% ’Τ& `βθ3ƒ `&! =ϑ9# $´ΖŠ= ã ⎯tΥ´ρ
‘,m& 7=ϑ9$/ μΖΒ ¯Ν9´ρ Nσ`ƒ πè™ š∅Β Α$ϑ9# Α$% β) ´!# μ8ܹ# ¯Ν6‹=æ …νŠ#—´ ρ πÜ`¡0 ’û
Ο=è9# Ο`¡f9#´ρ ´!#´ρ ’Aσ`ƒ …μ6=`Β ∅Β '™$ ±„ ´!#´ρ ì™≡´ρ 'ΟŠ=æ ∩⊄⊆∠∪


247. ﻰﻧأ اوﻟﺎﻗ ﺎﻛﻠﻣ توﻟﺎط مﻛﻟ ثﻌﺑ دﻗ ﷲا نإ مﻬﻳﺑﻧ مﻬﻟ ﻝﺎﻗو (Kata nabi mereka kepada mereka, "Sesungguhnya
Allah telah mengangkat Thalut bagi kamu sebagai raja." Jawab mereka, "Bagaimana), artinya betapa ﺎﻧﻳﻠﻋ كﻠﻣﻟا ﻪﻟ نوﻛﻳ
ﻪﻧﻣ كﻠﻣﻟﺎﺑ قﺣأ نﺣﻧو (ia akan menjadi raja, padahal kami lebih berhak terhadap kerajaan ini daripadanya). Ia bukanlah dari
keturunan raja-raja atau bangsawan dan tidak pula dari keturunan nabi-nabi. Bahkan ia hanyalah seorang tukang samak atau
gembala, ﻝﺎﻣﻟا نﻣ ﺔﻌﺳ تؤﻳ مﻟو (sedangkan ia pun tidak diberi kekayaan yang mencukupi") yakni yang amat diperlukan
untuk membina atau mendirikan sebuah kerajaan. ﻝﺎﻗ (Kata nabi) kepada mereka, ﻩﺎﻔطﺻا ﷲا نإ ("Sesungguhnya Allah
telah memilihnya) sebagai rajamu ﺔطﺳﺑ ﻩدا زو مﻛﻳﻠﻋ (dan menambahnya pula keluasan) dan keperkasaan مﻠﻌﻟا ﻲﻓ
مﺳﺟﻟاو (dalam ilmu dan tubuh"). Memang ketika itu dialah orang Israel yang paling berilmu, paling gagah dan paling berakhlak.
ءﺎﺷﻳ نﻣ ﻪﻛﻠﻣ ﻲﺗؤﻳ ﷲاو (Dan Allah memberikan kerajaan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya) suatu pemberian yang
tidak seorang pun mampu untuk menghalanginya. ﻊﺳاو ﷲاو (Dan Allah Maha Luas) karunia-Nya, مﻳﻠﻋ (lagi Maha
Mengetahui) orang yang lebih patut menerima karunia-Nya itu.

Α$%´ ρ `Ογ9 ¯Νγ–Š;Ρ β) πƒ#´™ ⎯μ6=`Β β& `Ν6´‹?' ƒ Nθ/$−G9# μ‹ù π´ΖŠ6™ ⎯Β ¯Ν6/¯‘ πŠ)/´ρ $´ϑΒ
8 ? `Α#´™ †›θ`Β `Α#´™´ρ βρ`≈ δ `&#ϑtB π3≥≈=´Κ9# β) ’û š9≡Œ πƒψ ¯Ν69 β) ΟFΖ. š⎥⎫ΖΒσ•Β
∩⊄⊆∇∪


248. مﻬﻳﺑﻧ مﻬﻟ ﻝﺎﻗو (Kata nabi mereka kepada mereka), yakni tatkala mereka meminta kepadanya tanda pengangkatannya
sebagai raja. توﺑﺎﺗﻟا مﻛﻳﺗﺄﻳ نأ ﻪﻛﻠﻣ ﺔﻳآ نإ (Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja ialah datangnya tabut kepadamu),
yakni sebuah peti tempat menyimpan serunai nabi-nabi yang diturunkan Allah kepada nabi Adam dan terus-menerus berada
pada mereka sampai mereka dikalahkan oleh orang-orang Amaliqah yang berhasil merebut serunai itu. Selama ini mereka
mengambilnya sebagai lambang kemenangan mereka terhadap musuh dan mereka tonjolkan dalam peperangan serta
mendapatkan ketenangan hati, sebagaimana firman Allah swt., ﺔﻧﻳﻛﺳ ﻪﻳﻓ ("Di dalamnya terdapat ketenangan) ketenteraman
bagi hatimu نورﺎﻫ ﻝآو ﻰﺳوﻣ ﻝآ كرﺗ ﺎﻣﻣ ﺔﻳﻘﺑو مﻛﺑر نﻣ (dari Tuhanmu dan sisa-sisa peninggalan keluarga Musa dan
keluarga Harun), yakni yang ditinggalkan kedua nabi itu, sepasang terompah Musa dan tongkatnya serta serban nabi Harun dan
tulang-tulang burung manna yang pernah turun kepada mereka serta kepingan-kepingan luh ﺔﻛﺋﻼﻣﻟا ﻪﻠﻣﺣﺗ (yang dibawa
oleh malaikat) menjadi 'hal' dari pelaku 'ya'tiikum.' مﻛﻟ ﺔﻳﻵ كﻟذ ﻲﻓ نإ (Sesungguhnya pada demikian itu menjadi tanda
bagi kamu) atas diangkatnya sebagai raja نﻳﻧﻣؤﻣ مﺗﻧﻛ نإ (jika kamu benar-benar beriman). Tabut itu lalu dibawa oleh
malaikat, terapung-apung antara bumi dan langit serta disaksikan oleh mereka dan akhirnya ditaruh oleh malaikat dekat Thalut.
Mereka pun mengakuinya sebagai raja dan berlomba-lomba untuk berjihad di sampingnya. Maka dipilihnyalah 70 ribu orang di
antara pemuda-pemuda mereka.

$´ϑ= ù Ÿ≅Áù Nθ9$Û Šθ`Ζf9$/ Α$% ´χ) ´!# Ν6‹=F¯6`Β γΨ/ ⎯ϑù ´>Ÿ° μΨΒ ´§Š= ù ©¯_Β ⎯Β´ρ ¯Ν9
μϑè܃ …μΡ*ù ©¯_Β ω) ⎯ Β ∃´Iî# πù¯î ⎯ν‰´‹/ #θ/³ù μΨΒ ω) ξŠ=% ¯ΝγΨΒ $´ϑ= ù …ν—´ρ%` ´θδ
š⎥⎪%!#´ρ #θ`ΖΒ#´ ™ …μè Β #θ9$% Ÿω π%$Û $´Ζ9 Π¯θ´‹9# Nθ9$f/ ⎯νŠθ`Ζ`_´ρ Α$% š⎥⎪%!# šχθ‘Ζ´à ƒ
ΝγΡ& #θ)≈=•Β ´!# ΝŸ2 ⎯Β π⁄ù ' #Š= % M7=î π⁄ù ο´WŸ2 βŒ*/ ´!# ´!#´ρ ìΒ ⎦⎪9≈¯Á9# ∩⊄⊆®∪


249. ﻝﺻﻓ ﺎﻣﻠﻓ (Maka tatkala keluar) artinya berangkat دوﻧﺟﻟﺎﺑ توﻟﺎط (Thalut bersama tentaranya) dari Baitulmakdis,
sedang ketika itu hari amat panas hingga mereka meminta kepadanya agar diberi air, مﻛﻳﻠﺗﺑﻣ ﷲا نإ ﻝﺎﻗ (maka jawabnya,
"Sesungguhnya Allah akan mencoba kamu) atau menguji kamu رﻬﻧﺑ (dengan sebuah sungai) terletak antara Yordania dan
Palestina, agar jelas siapa di antara kamu yang taat dan siapa pula yang durhaka. ﻪﻧﻣ برﺷ نﻣﻓ (Maka barang siapa di
antara kamu (meminumnya), maksudnya meminum airnya ﻲﻧﻣ سﻳﻠﻓ (maka tidaklah ia dari golonganku) bukan pengikut-
pengikutku. ﻪﻣﻌطﻳ مﻟ نﻣو (Barang siapa yang tidak merasainya) artinya tidak meminumnya, فرﺗﻏا نﻣ ﻻإ ﻲﻧﻣ ﻪﻧﺈﻓ
ﺔﻓرﻏ (kecuali orang yang hanya meneguk satu tegukan saja, maka ia adalah pengikutku) 'ghurfah' dengan baris di atas atau di
depan ﻩدﻳﺑ (dengan tangannya) mencukupkan dengan sebanyak itu dan tidak menambahnya lagi, maka ia termasuk
golonganku. ﻪﻧﻣ اوﺑرﺷﻓ (Maka mereka meminumnya) banyak-banyak ketika bertemu dengan anak sungai itu, مﻬﻧﻣ ﻼﻳﻠﻗ ﻻإ
(kecuali beberapa orang di antara mereka). Mereka ini mencukupkan satu tegukan tangan mereka, yakni untuk mereka minum
dan untuk hewan-hewan mereka. Jumlah mereka tiga ratus dan beberapa belas orang ﻪﻌﻣ اوﻧﻣآ نﻳذﻟاو وﻫ ﻩزوﺎﺟ ﺎﻣﻠﻓ
(Tatkala ia telah melewati anak sungai itu, yakni Thalut dengan orang-orang yang beriman bersamanya) yakni mereka yang
mencukupkan satu tegukan اوﻟﺎﻗ (mereka pun berkata) maksudnya yang minum secara banyak tadi, ﺔﻗﺎط ﻻ ("Tak ada
kesanggupan) atau daya dan kekuatan ﻩدوﻧﺟو توﻟﺎﺟﺑ موﻳﻟا ﺎﻧﻟ (kami sekarang ini untuk menghadapi Jalut dan tentaranya")
maksudnya untuk berperang dengan mereka. Mereka jadi pengecut dan tidak jadi menyeberangi sungai itu. نوﻧظﻳ نﻳذﻟا ﻝﺎﻗ
(Berkatalah orang-orang yang menyangka), artinya meyakini ﷲا اوﻗﻼﻣ مﻬﻧأ (bahwa mereka akan menemui Allah), yakni di
hari berbangkit, mereka itulah yang berhasil menyeberangi sungai: مﻛ ("Berapa banyaknya), artinya amat banyak terjadi نﻣ
ﷲا نذﺈﺑ ةرﻳﺛﻛ ﺔﺋﻓ تﺑﻠﻏ ﺔﻠﻳﻠﻗ ﺔﺋﻓ (golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah)
serta kehendak-Nya نﻳرﺑﺎﺻﻟا ﻊﻣ ﷲاو (Dan Allah beserta orang-orang yang sabar") dengan bantuan dan pertolongan-Nya.

$´ϑ9´ρ #ρ`—/ šVθ9$∨9 ⎯νŠθ`Ζ`_´ ρ #θ9$% $Ψ−/´‘ øù& $´ΖŠ=ã #¯9¹ M7O´ρ $ΨΒ# ‰%& $Ρ¯´ÁΡ#´ ρ ’?ã Θ¯θ)9#
š⎥⎪≈ 69# ∩⊄∈⊃∪


250. ﻩدوﻧﺟو توﻟﺎﺟﻟ اوزرﺑ ﺎﻣﻟو (Dan tatkala mereka tampil untuk memerangi Jalut bersama tentaranya) artinya telah
berbaris dan siap sedia untuk bertempur, غرﻓأ ﺎﻧﺑر اوﻟﺎﻗ (mereka berdoa, "Ya Tuhan kami! Tuangkanlah) atau limpahkanlah
ﺎﻧﻣادﻗأ تﺑﺛو ا رﺑﺻ ﺎﻧﻳﻠﻋ (kepada kami kesabaran, teguhkanlah pendirian kami) dengan memperkokoh hati kami untuk
berjuang, نﻳرﻓﺎﻛﻟا موﻘﻟا ﻰﻠﻋ ﺎﻧرﺻﻧاو (dan bantulah kami terhadap orang-orang kafir").

Νδθ`Β“γù χŒ*/ ´!# Ÿ≅F%´ ρ Š…`ρ#Š šVθ9% ` μ9?#´™´ ρ ´!# š=ϑ9# πϑ6t:#´ρ …μϑ=ã´ρ $´ϑΒ '™$±„
Ÿω¯θ9´ ρ ìùŠ ´!# ´¨$Ψ9# ΟγŸÒè/ Ùè7/ N ‰¡9 ⇓¯‘{# ´⎯6≈9´ρ ´!# ρŒ ≅Òù ’?ã
š⎥⎫ϑ=≈ è9# ∩⊄∈⊇∪


251. مﻫوﻣزﻬﻓ (Mereka berhasil mengalahkan tentara Jalut) atau menghancurkan mereka ﷲا نذﺈﺑ (dengan izin Allah) atau
kehendak-Nya, دواد ﻝﺗﻗو (dan Daud membunuh) yang berada dalam tentara Thalut ﻩﺎﺗآو توﻟﺎﺟ (Jalut, kemudian ia diberi),
yakni Daud كﻠﻣﻟا ﷲا (oleh Allah kerajaan) dalam lingkungan Bani Israel ﺔﻣﻛﺣﻟاو (dan hikmah), yaitu kenabian, setelah
kematian Samuel dan Thalut. Kedua jabatan ini tidak pernah dirangkap oleh seorang pun sebelumnya ءﺎﺷﻳ ﺎﻣﻣ ﻪﻣﻠﻋو (serta
diajarkan-Nya kepadanya apa-apa yang dikehendaki-Nya), misalnya membuat baju besi dan menguasai bahasa burung. ﻻوﻟو
مﻬﺿﻌﺑ سﺎﻧﻟا ﷲا ﻊﻓد (Dan seandainya Allah tidak menolak kekejaman sebagian manusia) ba`dhuhum menjadi badal dari
manusia ضرﻷا تدﺳﻔﻟ ضﻌﺑﺑ (dengan sebagian yang lain, tentulah bumi ini akan rusak binasa), yakni dengan
kemenangan orang-orang musyrik, terbunuhnya kaum muslimin dan dihancurkannya mesjid-mesjid. ﻰﻠﻋ ﻝﺿﻓ وذ ﷲا نﻛﻟو
نﻳﻣﻟﺎﻌﻟا (Tetapi Allah mempunyai karunia terhadap seluruh alam) hingga Allah menolak atau menahan sebagian dari mereka
(kaum musyrikin) melalui sebagian yang lain (kaum muslimin).

7=? M≈ƒ#´™ ´!# $ δθ=FΡ š‹= ã ´,s9$/ 7Ρ)´ ρ ´⎯ϑ9 š⎥⎫=™¯ϑ9# ∩⊄∈⊄∪


252. كﻠﺗ (Itu), maksudnya ayat-ayat tadi ﺎﻫوﻠﺗﻧ ﷲا تﺎﻳآ (adalah ayat Allah yang Kami bacakan) atau ceritakan كﻳﻠﻋ
(kepadamu) hai Muhammad قﺣﻟﺎﺑ (dengan benar) نﻳﻠﺳرﻣﻟا نﻣﻟ كﻧ
ٕ
او (dan sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari
para rasul). Penegasan dengan 'inna' dan lain-lainnya, bertujuan untuk menolak ucapan orang-orang kafir terhadapnya yang
mengatakan, "Kamu bukanlah salah seorang rasul."

JUZ 3

TENTENG RASUL-RASUL DAN KEKUASAAN ALLAH SWT.

Keistimewaan dan Perbedaan Derajat Rasul-Rasul

¤ 7=? `≅™”9# $Ψ=Ò ù ¯ΝγŸÒè/ ’?ã Ùè/ ΝγΨΒ ⎯Β ´Ν=. ´!# ìù´‘´ ρ `ΟγŸÒè/ M≈_´‘Š $Ψ?#´ ™´ ρ
©¤Šã ⎦⌠# ´Οƒ¯Β M≈´Ζ79# μ≈Ρ‰−ƒ&´ρ yρ`/ ¨‰)9# ¯θ9´ρ ´™$© ´!# $Β Ÿ≅G G%# ⎦⎪%!# ⎯Β Νδ‰è/ ⎯Β
‰è/ $Β `Ογ?´™%` M≈Ψ69# ⎯3≈9´ρ #θ= Gz# Ν·κ]ϑ ù ⎯Β ´⎯Β#´™ Ν·κ]Β´ρ ⎯Β . ¯θ9´ρ ´™$© ´!# $Β #θ=G G%#
´⎯3≈9´ρ ´!# `≅èƒ $Β ‰ƒ`ƒ ∩⊄∈⊂∪


253. ﻝﺳرﻟا كﻠﺗ (Para rasul itu) menjadi mubtada, sedangkan khabarnya adalah ضﻌﺑ ﻰﻠﻋ مﻬﺿﻌﺑ ﺎﻧﻠﺿﻓ (Kami lebihkan
sebagian atas lainnya), yaitu dengan memberi mereka keistimewaan yang tidak diberikan kepada lainnya. ﷲا مﻠﻛ نﻣ مﻬﻧﻣ
(Di antara mereka ada yang diajak berbicara oleh Allah), misalnya Musa مﻬﺿﻌﺑ ﻊﻓرو (dan sebagian ditinggikan-Nya -
kedudukannya -), yakni nabi Muhammad saw. تﺎﺟرد (beberapa tingkat) dari yang lainnya, misalnya dengan dakwahnya yang
umum, mukjizat yang berlimpah dan keistimewaan yang tidak terhitung banyaknya. ﻩﺎﻧدﻳأو تﺎﻧﻳﺑﻟا مﻳرﻣ نﺑا ﻰﺳﻳﻋ ﺎﻧﻳﺗآو
سدﻘﻟا حورﺑ (Dan Kami berikan kepada Isa bin Maryam beberapa mukjizat dan Kami kuatkan ia dengan Roh Kudus), yakni
Jibril yang mengiringkannya ke mana pergi. ﷲا ءﺎﺷ وﻟو (Sekiranya Allah menghendaki) tentulah akan ditunjuki-Nya semua
manusia dan مﻫدﻌﺑ نﻣ نﻳذﻟا ﻝﺗﺗﻗا ﺎﻣ (tidaklah mereka akan berbunuh-bunuhan orang-orang yang datang sesudah
mereka), yakni sesudah para rasul itu, maksudnya ialah umat-umat mereka تﺎﻧﻳﺑﻟا مﻬﺗءﺎﺟ ﺎﻣ دﻌﺑ نﻣ (sesudah datang
kepada mereka beberapa macam keterangan) disebabkan pertikaian dan saling menyesatkan di antara mereka. اوﻔﻠﺗﺧا نﻛﻟو
(Tetapi mereka bertikai) disebabkan kehendak Allah tadi, نﻣآ نﻣ مﻬﻧﻣﻓ (maka di antara mereka ada yang beriman) artinya
kuat dan tetap keimanannya و رﻔﻛ نﻣ مﻬﻧﻣ (dan di antara mereka ada pula yang kafir) seperti orang-orang Kristen setelah
Almasih. اوﻠﺗﺗﻗا ﺎﻣ ﷲا ءﺎﺷ وﻟو (Sekiranya Allah menghendaki tidaklah mereka akan berbunuh-bunuhan) sebagai
pengukuhan دﻳرﻳ ﺎﻣ ﻝﻌﻔﻳ ﷲا نﻛﻟو (tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya) yaitu menunjuki siapa yang disukai-Nya
dan menjatuhkan orang yang dikehendaki-Nya.

Anjuran Membelanjakan Harta


$㕃'≈ƒ ⎦⎪%!# #θ`ΖΒ#´ ™ #θ)Ρ& $´ϑΒ Ν3≈Ψ%—´‘ ⎯Β ≅¯7% β& ´’A'ƒ Π¯θƒ ω ìŠ/ μŠù Ÿω´ ρ '#z Ÿω´ρ πè≈©
βρ`≈39#´ ρ `Νδ βθ`Κ=≈à9# ∩⊄∈⊆∪


254. مﻛﺎﻧﻗزر ﺎﻣﻣ اوﻘﻔﻧأ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang yang beriman! Nafkahkanlah sebagian dan rezeki yang telah
Kami berikan padamu), yakni zakatnya, ﻊﻳﺑ ﻻ موﻳ ﻲﺗﺄﻳ نأ ﻝﺑﻗ نﻣ (sebelum datang suatu hari tidak ada lagi jual beli) atau
tebusan ﺔﻠﺧ ﻻو ﻪﻳﻓ (padanya, dan tidak pula persahabatan) yang akrab dan memberi manfaat, ﺔﻋﺎﻔﺷ ﻻو (dan tidak pula
syafaat) tanpa izin dari-Nya, yaitu di hari kiamat. Menurut satu qiraat dengan baris di depannya ketiga kata, bai`u, khullatu dan
syafaa`atu. نورﻓﺎﻛﻟاو (Dan orang-orang yang kafir) kepada Allah atau terhadap apa yang diwajibkan-Nya, نوﻣﻟﺎظﻟا مﻫ
(merekalah orang-orang yang aniaya) karena menempatkan perintah Allah bukan pada tempatnya.

Ayat Kursi

´!# ω μ≈9) ω) ´θδ ¯©∏9# `Πθ•‹)9# Ÿω …ν‹{'? π´Ζ™ Ÿω´ρ Π¯θΡ …μ9 $Β ’û N≡´θ≈ϑ´¡9# $Β´ρ ’û Ú¯‘{# ⎯Β
#Œ “%!# ì±„ …ν‰Ψã ω) ⎯μΡŒ*/ `Ν=èƒ $Β š⎥⎫/ `Οドƒ& $Β´ρ ¯Νγ=z Ÿω´ρ βθÜŠs`ƒ ™`© ´/ ⎯Β
⎯μϑ=ã ω) $ϑ/ ´™$© ì™´ρ μ•‹™¯. N≡´θ≈ϑ´¡9# ´ Ú¯‘{#´ρ Ÿω´ ρ …νŠθ↔ƒ $´Κγ´àm ´θδ´ ρ ¯’?è9# `ΟŠà è9#
∩⊄∈∈∪


255. ﻪﻟإ ﻻ ﷲا (Allah, tak ada Tuhan), artinya tak ada ma`bud atau sembahan yang sebenarnya di alam wujud ini, وﻫ ﻻإ
ﻲﺣﻟا (melainkan Dia Yang Maha Hidup), artinya Kekal lagi Abadi موﻳﻘﻟا (dan senantiasa mengatur), maksudnya terus-menerus
mengatur makhluk-Nya ﺔﻧﺳ ﻩذﺧﺄﺗ ﻻ (tidak mengantuk) atau terlena, ضرﻷا ﻲﻓ ﺎﻣو تاوﺎﻣﺳﻟا ﻲﻓ ﺎﻣ ﻪﻟ موﻧ ﻻو (dan
tidak pula tidur. Milik-Nyalah segala yang terdapat di langit dan di bumi) sebagai kepunyaan, ciptaan dan hamba-Nya. اذ نﻣ
يذﻟا (Siapakah yang dapat), maksudnya tidak ada yang dapat ﻪﻧذﺈﺑ ﻻإ ﻩدﻧﻋ ﻊﻔﺷﻳ (memberi syafaat di sisi-Nya, kecuali
dengan izin-Nya) dalam hal itu terhadapnya. مﻬﻳدﻳأ نﻳﺑ ﺎﻣ مﻠﻌﻳ (Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka), maksudnya
di hadapan makhluk مﻬﻔﻠﺧ ﺎﻣو (dan apa yang di belakang mereka), artinya urusan dunia atau soal akhirat, نوطﻳﺣﻳ ﻻو
ﻪﻣﻠﻋ نﻣ ءﻲﺷﺑ (sedangkan mereka tidak mengetahui suatu pun dari ilmu-Nya), artinya manusia tidak tahu sedikit pun dari
apa yang diketahui oleh Allah itu, ءﺎﺷ ﺎﻣﺑ ﻻإ (melainkan sekadar yang dikehendaki-Nya) untuk mereka ketahui melalui
pemberitaan dari para Rasul. ضرﻷاو تاوﺎﻣﺳﻟا ﻪﻳﺳرﻛ ﻊﺳو (Kursinya meliputi langit dan bumi) ada yang mengatakan
bahwa maksudnya ialah ilmu-Nya, ada pula yang mengatakan kekuasaan-Nya, dan ada pula Kursi itu sendiri yang mencakup
langit dan bumi, karena kebesaran-Nya, berdasarkan sebuah hadis, ﺔﻌﺑﺳ مﻫا ردﻛ ﻻإ ﻲﺳرﻛﻟا ﻲﻓ ﻊﺑﺳﻟا تاوﺎﻣﺳﻟا ﺎﻣ
سرﺗ ﻲﻓ تﻳﻘﻟأ "Tidaklah langit yang tujuh pada kursi itu, kecuali seperti tujuh buah uang dirham yang dicampakkan ke dalam
sebuah pasukan besar ﻻو ﺎﻣﻬظﻔﺣ ﻩدوؤﻳ (Dan tidaklah berat bagi-Nya memelihara keduanya), artinya memelihara langit dan
bumi itu ﻲﻠﻌﻟا وﻫو (dan Dia Maha Tinggi) sehingga menguasai semua makhluk-Nya, مﻳظﻌﻟا (lagi Maha Besar).

Tidak Ada Paksaan Memasuki Agama Islam

ω ν#.) ’û ⎦⎪$!# ‰% ⎦⎫6? ‰©”9# ´⎯Β ¯©ö9# ⎯ϑ ù ¯3ƒ Nθó≈Ü9$/ ∅Βσ`ƒ´ρ ´!$/ ‰) ù 7¡ϑ G`™#
ο´ρ``è9$/ ’+O'θ9# Ÿω Π$ÁΡ# $λ; ´!#´ρ ì‹ÿœ Λ⎧=æ ∩⊄∈∉∪


256. نﻳدﻟا ﻲﻓ ﻩا رﻛإ ﻻ (Tidak ada paksaan dalam agama), maksudnya untuk memasukinya. ﻲﻐﻟا نﻣ دﺷرﻟا نﻳﺑﺗ دﻗ
(Sesungguhnya telah nyata jalan yang benar dari jalan yang salah), artinya telah jelas dengan adanya bukti-bukti dan
keterangan-keterangan yang kuat bahwa keimanan itu berarti kebenaran dan kekafiran itu adalah kesesatan. Ayat ini turun
mengenai seorang Ansar yang mempunyai anak-anak yang hendak dipaksakan masuk Islam. توﻏﺎطﻟﺎﺑ رﻔﻛﻳ نﻣﻓ (Maka
barang siapa yang ingkar kepada tagut), maksudnya setan atau berhala, dipakai untuk tunggal dan jamak ﺎﺑ نﻣؤﻳو دﻘﻓ ﷲ
ﻰﻘﺛوﻟا ةورﻌﻟﺎﺑ كﺳﻣﺗﺳا (dan dia beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada simpul tali yang
teguh kuat) ikatan tali yang kokoh ﻊﻳﻣﺳ ﷲاو ﺎﻬﻟ مﺎﺻﻔﻧا ﻻ (yang tidak akan putus-putus dan Allah Maha Mendengar) akan
segala ucapan مﻳﻠﻋ (Maha Mengetahui) segala perbuatan.

´!# ¯’<´ρ š⎥⎪%!# #θ`ΖΒ#´™ Ογ`_‚`ƒ ´⎯Β M≈ϑ=—à9# ’<) ‘θ–Ψ9# š⎥⎪%!#´ρ #ρ`. `Νδτ$´Š9ρ& Nθó≈Ü9#
ΝγΡθ`_‚`ƒ š∅Β ‘θ–Ψ9# ’<) M≈ϑ=—à9# š×≈9`ρ& ´=≈s¹& ‘$Ψ9# ¯Νδ $κù šχρ$#≈ z ∩⊄∈∠∪


257. ﻲﻟو ﷲا (Allah pelindung) atau pembela تﺎﻣﻠظﻟا نﻣ مﻬﺟرﺧﻳ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا (orang-orang yang beriman yang
mengeluarkan mereka dari kegelapan), maksudnya kekafiran روﻧﻟا ﻰﻟإ (pada cahaya) atau keimanan. ﻟوأ اورﻔﻛ نﻳذﻟاو مﻫؤﺎﻳ
تﺎﻣﻠظﻟا ﻰﻟإ روﻧﻟا نﻣ مﻬﻧوﺟرﺧﻳ توﻏﺎطﻟا (Sedangkan orang-orang kafir, pelindung-pelindung mereka ialah setan yang
mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan). Disebutkan di sini ikhraj atau mengeluarkan. Adakalanya sebagai
imbangan firman-Nya, "Mengeluarkan mereka dari kegelapan", atau mengenai orang-orang Yahudi yang beriman kepada nabi
sebelum dibangkitkannya, kemudian kafir kepadanya. نودﻟﺎﺧ ﺎﻬﻳﻓ مﻫ رﺎﻧﻟا بﺎﺣﺻأ كﺋﻟوأ (Mereka itu adalah penghuni-
penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya).

Membangkitkan Kembali Orang-orang Yang sudah Mati
¯Ν9&  ? ’<) “%!# ¯l%n ´Ν↵δ≡¯/) ’û ⎯μ/´‘ β& μ9?#´™ ´!# š=ϑ9# Œ) Α$% `Ν↵δ≡¯/) ´‘/´‘ ”%!# ⎯‘`s`ƒ
M‹ϑ`ƒ´ρ Α$% $Ρ& ⎯©`r& M‹Β&´ρ Α$% `Ν↵δ≡¯/) χ*ù ´!# ’A'ƒ §ϑ±9$/ ´⎯Β −³ϑ9# N'ù $κ5 ´⎯Β
>óϑ9# Mγ6ù “%!#  . ´!#´ρ Ÿω “‰¯κ´‰ Π¯θ)9# ⎦⎫ϑ=≈à9# ∩⊄∈∇∪


258. ﻪﺑر ﻲﻓ مﻳﻫا رﺑإ جﺎﺣ يذﻟا ﻰﻟإ رﺗ مﻟأ (Tidakkah kamu perhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya)
كﻠﻣﻟا ﷲا ﻩﺎﺗآ نأ (mentang-mentang ia diberi Allah kerajaan) maksudnya raja Namruz yang karena telah berkuasa hendak
menyangkal karunia Allah kepadanya, ذإ (ketika) menjadi badal dari 'haajja' مﻳﻫا رﺑإ ﻝﺎﻗ (Ibrahim berkata) ketika Namruz
menanyakan padanya, "Siapakah Tuhanmu yang kamu seru kami kepada-Nya itu?" تﻳﻣﻳو ﻲﻳﺣﻳ يذﻟا ﻲﺑر ("Tuhanku ialah
yang menghidupkan dan mematikan"), maksudnya menciptakan kehidupan dan kematian di dalam tubuh. ﻝﺎﻗ (Katanya) Kata
Namruz, تﻳﻣأو ﻲﻳﺣأ ﺎﻧأ ("Sayalah yang menghidupkan dan yang mematikan), yakni dengan membunuh dan memaafkan,
lalu dipanggillah dua orang laki-laki, yang seorang dibunuh dan yang seorang lagi dibiarkan hidup. Maka tatkala dilihatnya raja
itu seorang yang tolol, مﻳﻫا رﺑإ ﻝﺎﻗ (Ibrahim berkata) sambil meningkat kepada alasan yang lebih jelas lagi, ﻲﺗﺄﻳ ﷲا نﺈﻓ
ﺎﻬﺑ تﺄﻓ قرﺷﻣﻟا نﻣ سﻣﺷﻟﺎﺑ ("Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah) olehmu نﻣ
رﻔﻛ يذﻟا تﻬﺑﻓ برﻐﻣﻟا (dari barat. Karena itu, bingung dan terdiamlah orang kafir itu) tidak dapat memberikan jawaban
atau dalih lagi نﻳﻣﻟﺎظﻟا موﻘﻟا يدﻬﻳ ﻻ ﷲاو (dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang aniaya) karena
kekafirannya, yakni petunjuk ke jalan hidayah.

ρ& “‹9%. ¯ Β ’?ã πƒ¯% ´‘δ´ρ πƒρ%{ ’?ã $γ©ρ·`ã Α$% ’Τ& ⎯‘`s`ƒ ν‹≈δ ´!# ‰è/ $γ?¯θΒ μ?$ Β'ù
´!# π$Β Θ$ ã ¯ΝO …μVè/ Α$% ¯ΝŸ2 MV79 Α$% MV79 $´Β¯θƒ ρ & ´Ùè/ Θ¯θƒ Α$% ≅/ MV79 π$Β Θ$ã
¯´àΡ$ ù ’<) šΒ$èÛ š/#´Ÿ°´ ρ ¯Ν9 μΖ¡ Fƒ ¯´àΡ#´ρ ’<) š‚‘$ϑm š= èf´Ζ9´ρ πƒ#´™ Z$Ψ=9 ¯´àΡ#´ρ
†<) Θ$àè9# #‹Ÿ2 $ δ`”³⊥Ρ ¯ΝO $δθ´¡3Ρ $ϑ`s9 $´ϑ=ù š⎥⎫7? …μ9 Α$% `Ν=ã& β & ´!# ’?ã ≅2
™`©« "ƒ‰% ∩⊄∈®∪


259. وأ (Atau) tidakkah kamu perhatikan يذﻟﺎﻛ (orang) 'kaf' hanya tambahan belaka ﺔﻳرﻗ ﻰﻠﻋ رﻣ (yang lewat di suatu
negeri). Orang itu bernama Uzair dan lewat di Baitulmakdis dengan mengendarai keledai sambil membawa sekeranjang buah tin
dan satu mangkuk perasan anggur ﺎﻬﺷورﻋ ﻰﻠﻋ ﺔﻳوﺎﺧ ﻲﻫو (yang temboknya telah roboh menutupi atap-atapnya), yakni
setelah dihancurkan oleh raja Bukhtanashar. ﺎﻬﺗوﻣ دﻌﺑ ﷲا ﻩذﻫ ﻲﻳﺣﻳ ﻰﻧأ ﻝﺎﻗ (Katanya, "Bagaimana caranya Allah
menghidupkan kembali negeri ini setelah robohnya?") disebabkan kagumnya akan kekuasaan-Nya ﷲا ﻪﺗﺎﻣﺄﻓ (Maka Allah pun
mematikan orang itu) dan membiarkannya dalam kematian ﻪﺛﻌﺑ مﺛ مﺎﻋ ﺔﺋﺎﻣ (selama seratus tahun, kemudian
menghidupkannya). Untuk memperlihatkan kepadanya bagaimana caranya demikian itu. ﻝﺎﻗ (Allah berfirman) kepadanya, مﻛ
تﺛﺑﻟ (Berapa lamanya kamu tinggal di sini?) موﻳ ضﻌﺑ وأ ﺎﻣوﻳ تﺛﺑﻟ ﻝﺎﻗ (Jawabnya, "Saya telah tinggal di sini sehari atau
setengah hari) karena ia mulai tidur dari waktu pagi, lalu dimatikan dan dihidupkan lagi di waktu Magrib, hingga menurut
sangkanya tentulah ia tidur sepanjang hari itu. كﺑا رﺷو كﻣﺎﻌط ﻰﻟإ رظﻧﺎﻓ مﺎﻋ ﺔﺋﺎﻣ تﺛﺑﻟ ﻝﺑ ﻝﺎﻗ (Firman Allah swt.,
"Sebenarnya sudah seratus tahun lamanya kamu tinggal; lihatlah makanan dan minumanmu itu) buah tin dan perasan anggur مﻟ
ﻪﻧﺳﺗﻳ (yang belum berubah) artinya belum lagi basi walaupun waktunya sudah sekian lama. 'Ha' pada 'yatasannah' ada yang
mengatakan huruf asli pada 'sanaha', ada pula yang mengatakannya sebagai huruf saktah, sedangkan menurut satu qiraat,
tidak pakai 'ha' sama sekali كرﺎﻣﺣ ﻰﻟإ رظﻧاو (dan lihatlah keledaimu) bagaimana keadaannya. Maka dilihatnya telah
menjadi bangkai sementara tulang belulangnya telah putih dan berkeping-keping. Kami lakukan itu agar kamu tahu, كﻠﻌﺟﻧﻟو
ﺔﻳآ (dan akan Kami jadikan kamu sebagai tanda) menghidupkan kembali مﺎظﻌﻟا ﻰﻟإ رظﻧاو سﺎﻧﻠﻟ (bagi manusia. Dan
lihatlah tulang-belulang) keledaimu itu ﺎﻫزﺷﻧﻧ فﻳﻛ (bagaimana Kami menghidupkannya) dibaca dengan nun baris di depan.
Ada pula yang membacanya dengan baris di atas kata 'nasyara', sedang menurut qiraat dengan baris di depan berikut zai
'nunsyizuha' yang berarti Kami gerakkan dan Kami susun, ﺎﻣﺣﻟ ﺎﻫوﺳﻛﻧ مﺛ (kemudian Kami tutup dengan daging) dan ketika
dilihatnya tulang-belulang itu sudah tertutup dengan daging, bahkan telah ditiupkan kepadanya roh hingga meringkik. نﻳﺑﺗ ﺎﻣﻠﻓ
ﻪﻟ (Maka setelah nyata kepadanya) demikian itu dengan kesaksian mata مﻠﻋأ ﻝﺎﻗ (ia pun berkata, "Saya yakin") berdasar
penglihatan saya ﻋ ﷲا نأ رﻳدﻗ ءﻲﺷ ﻝﻛ ﻰﻠ (bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu"). Menurut satu qiraat 'i`lam'
atau 'ketahuilah' yang berarti perintah dari Allah kepadanya supaya menyadari.

Œ)´ρ Α$% `Ο↵δ≡¯/) >´‘ ‘Ρ‘& #‹Ÿ2 ‘`s? ’A¯θϑ9# Α$% ¯Ν9´ρ& ⎯Βσ? Α$% ’?/ ⎯3≈9´ρ ´⎯≥ϑÜ´Š9 ©<=%
Α$% ‹`‚ù πè/¯‘& ´⎯Β ¯Ü9# ´⎯δ´Çù 7‹9) ¯ΟO ¯≅è_# ’?ã ≅. ≅6_ ´⎯·κ]Β #´™“`_ ¯ΟO ´⎯γ`ãŠ# 7Ψ?' ƒ
$Šè™ ¯Ν=æ#´ρ β& ´!# “ƒ•ã Λ⎧3m ∩⊄∉⊃∪


260. و (Dan) ingatlah ﻝﺎﻗ ﻰﺗوﻣﻟا ﻲﻳﺣﺗ فﻳﻛ ﻲﻧرأ بر مﻳﻫا رﺑإ ﻝﺎﻗ ذإ (ketika Ibrahim berkata, "Ya Tuhanku!
Perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati." Firman Allah) kepadanya نﻣؤﺗ مﻟوأ (Apakah kamu
tidak percaya?") akan kekuasaan-Ku dalam menghidupkan itu? Ditanyakan Ibrahim padahal Dia mengetahui bahwa Ibrahim
mempercayainya, agar Ibrahim memberikan jawaban terhadap pertanyaan-Nya, hingga para pendengar pun mengerti akan
maksud-Nya. ﻰﻠﺑ ﻝﺎﻗ ("Saya percaya", katanya) نﻛﻟو (tetapi) saya tanyakan نﺋﻣطﻳﻟ (agar tenang) dan tenteram ﻲﺑﻠﻗ
(hatiku) disebabkan kesaksian yang digabungkan pada pengambilan dalil كﻳﻟإ نﻫرﺻﻓ رﻳطﻟا نﻣ ﺔﻌﺑرأ ذﺧﻓ ﻝﺎﻗ (Firman-
Nya, "Ambillah empat ekor burung, lalu jinakkanlah kepadamu) dengan 'shad' yang baris di bawah dan baris di depan yang
berarti jinakkanlah olehmu, lalu potong-potonglah hingga daging dan bulunya bercampur baur. ﻝﺑﺟ ﻝﻛ ﻰﻠﻋ ﻝﻌﺟا مﺛ
(Kemudian letakkanlah di setiap bukit) yang terletak di negerimu نﻬﻋدا مﺛ اءزﺟ نﻬﻧﻣ (sebagian darinya, setelah itu
panggillah ia) kepadamu ﺎﻳﻌﺳ كﻧﻳﺗﺄﻳ (niscaya mereka akan mendatangimu dengan cepat) atau segera. زﻳزﻋ ﷲا نأ مﻠﻋاو
(Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Tangguh.") hingga tidak suatu pun yang tidak diketahuiNya مﻳﻛﺣ (lagi Maha Bijaksana)
dalam perbuatan-Nya. Maka diambilnya burung merak, burung elang, gagak dan ayam jantan, masing-masing satu ekor, lalu ia
melakukan apa yang diperintahkan sambil memegang kepala masing-masing, kemudian dipanggilnya hingga beterbangan
potongan-potongan burung itu menemui kelompoknya hingga lengkap, lalu menuju kepalanya yang berada di tangannya.

CARA-CARA MENGGUNAKAN HARTA DAN HUKUM-HUKUMNYA

Menafkahkan Harta di Jalan Allah SWT

`≅WΒ ⎦⎪%!# βθ)Ζ`ƒ `Ογ9≡´θΒ& ’û ≅‹6™ ´!# ≅Vϑ. π´6m MF´;Ρ& ì¯7™ Ÿ≅/$´Ζ™ ’û ≅. '#7Ψ™ π$Β π´6m
´!#´ρ #è≈ŸÒ`ƒ ⎯ϑ9 '™$ ±„ ´!#´ρ ì™≡´ρ 'ΟŠ=æ ∩⊄∉⊇∪


261. ﻝﺛﻣ (Perumpamaan) atau sifat nafkah dari ﷲا ﻝﻳﺑﺳ ﻲﻓ مﻬﻟاوﻣأ نوﻘﻔﻧﻳ نﻳذﻟا (orang-orang yang membelanjakan
harta mereka di jalan Allah) artinya dalam menaati-Nya ﺔﺑﺣ ﺔﺋﺎﻣ ﺔﻠﺑﻧﺳ ﻝﻛ ﻲﻓ ﻝﺑﺎﻧﺳ ﻊﺑﺳ تﺗﺑﻧأ ﺔﺑﺣ ﻝﺛﻣﻛ (adalah
seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh buah tangkai, pada masing-masing tangkai seratus biji.) Demikianlah pula halnya
nafkah yang mereka keluarkan itu menjadi 700 kali lipat. فﻋﺎﺿﻳ ﷲاو (Dan Allah melipatgandakan) lebih banyak dari itu
lagi ﻊﺳاو ﷲاو ءﺎﺷﻳ نﻣﻟ (bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah Maha Luas) karunia-Nya مﻳﻠﻋ (lagi Maha Mengetahui)
siapa-siapa yang seharusnya beroleh ganjaran yang berlipat ganda itu.

⎦⎪%!# βθ)Ζ`ƒ ¯Νγ9≡´θΒ& ’û ≅‹6™ ´!# ¯ΝO Ÿω βθ`è7G`ƒ $Β #θ) Ρ& $ΨΒ ω´ ρ “Œ& ¯Νλ; ¯Νδ`_& ‰Ψã
¯Νγ/´‘ Ÿω´ ρ ∃¯θz `ΟγŠ=æ Ÿω´ρ ¯Νδ šχθΡ“`sƒ ∩⊄∉⊄∪


262. ﺎﻧﻣ اوﻘﻔﻧأ ﺎﻣ نوﻌﺑﺗﻳ ﻻ مﺛ ﷲا ﻝﻳﺑﺳ ﻲﻓ مﻬﻟاوﻣأ نوﻘﻔﻧﻳ نﻳذﻟا (Orang-orang yang membelanjakan harta mereka di
jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang mereka belanjakan itu dengan cercaan) terhadap orang yang diberi,
misalnya dengan mengatakan, "Saya telah berbuat baik kepadamu dan telah menutupi keperluanmu" ىذأ ﻻو (atau menyakiti
perasaan) yang bersangkutan, misalnya dengan menyebutkan soal itu kepada pihak yang tidak perlu mengetahuinya dan
sebagainya مﻫرﺟأ مﻬﻟ (mereka memperoleh pahala) sebagai ganjaran nafkah mereka مﻫ ﻻو مﻬﻳﻠﻋ فوﺧ ﻻو مﻬﺑر دﻧﻋ
نوﻧزﺣﻳ (di sisi Tuhan mereka. Tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka berduka cita) yakni di akhirat
kelak.

¤ Α¯θ% ∃ρ`èΒ οó Β´ρ ¯z ⎯Β π%‰ ¹ $γ`è7Kƒ “Œ& ´!#´ρ ¯©_î 'ΟŠ=m ∩⊄∉⊂∪


263. فورﻌﻣ ﻝوﻗ (Perkataan yang baik) atau ucapan yang manis dan penolakan secara lemah lembut terhadap si peminta
ةرﻔﻐﻣو (serta pemberian maaf) kepadanya atas desakan atau tingkah lakunya ىذأ ﺎﻬﻌﺑﺗﻳ ﺔﻗدﺻ نﻣ رﻳﺧ (lebih baik
daripada sedekah yang diiringi dengan menyakiti perasaan) dengan mencerca atau mengomelinya ﻲﻧﻏ ﷲاو (Dan Allah Maha
Kaya) hingga tidak menemukan sedekah hamba-hambanya مﻳﻠﺣ (lagi Maha Penyantun) dengan menangguhkan hukuman
terhadap orang yang mencerca dan menyakiti hati si peminta.

$㕃'≈ƒ ⎦⎪%!# #θ`Ζ Β#´™ Ÿω #θ=ܯ7? Ν3G≈ %‰¹ ´⎯ϑ9$/ “Œ{#´ρ “‹9%. ,Ψ`ƒ …`&!$ Β ´™$‘ ¨$Ζ9# Ÿω´ρ
⎯Βσ`ƒ ´!$/ Θ¯θ´‹9#´ρ zψ# …`&#Vϑù ≅Vϑ. β#´θ ¹ μ‹=ã '># ? …μ/$¹'ù ≅/#´ρ …μŸ2´ I ù #$#¹ ω
šχρ'‘‰)ƒ ’?ã ™`©« $´ϑΒ #θ7¡Ÿ2 ´!#´ρ Ÿω “‰γƒ Π¯θ)9# ⎦⎪≈39# ∩⊄∉⊆∪


264. مﻛﺗﺎﻗدﺻ اوﻠطﺑﺗ ﻻ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu batalkan sedekah-
sedekahmu), maksudnya pahala-pahalanya ىذﻷاو نﻣﻟﺎﺑ (dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan) si penerima
hingga menjadi hapus يذﻟﺎﻛ (seperti orang), maksudnya seperti batalnya nafkah orang yang سﺎﻧﻟا ءﺎﺋر ﻪﻟﺎﻣ قﻔﻧﻳ
(menafkahkan hartanya karena ria kepada manusia) maksudnya ingin mendapatkan pujian manusia موﻳﻟاو ﷲﺎﺑ نﻣؤﻳ ﻻو
رﺧﻵا (dan ia tidak beriman kepada Allah dan hari yang akhir) yakni orang munafik با رﺗ ﻪﻳﻠﻋ ناوﻔﺻ ﻝﺛﻣﻛ ﻪﻠﺛﻣﻓ
ﻝﺑاو ﻪﺑﺎﺻﺄﻓ (Maka perumpamaannya adalah seperti sebuah batu licin yang bertanah di atasnya, lalu ditimpa oleh hujan lebat)
ادﻠﺻ ﻪﻛرﺗﻓ (hingga menjadi licin tandas) tanpa tanah dan apa-apa lagi di atasnya. نوردﻘﻳ ﻻ (Mereka tidak menguasai).
Kalimat ini untuk menyatakan tamsil keadaan orang munafik yang menafkahkan hartanya dengan tujuan beroleh pujian
manusia. Dhamir atau kata ganti manusia di sini menunjukkan jamak, mengingat makna 'alladzii' juga mencakupnya ءﻲﺷ ﻰﻠﻋ
ﻣﻣ اوﺑﺳﻛ ﺎ (suatu pun dari hasil usaha mereka) yang telah mereka kerjakan, maksudnya pahalanya di akhirat, tak ubahnya
bagai batu licin yang ditimpa hujan hingga tanahnya habis dihanyutkan air. نﻳرﻓﺎﻛﻟا موﻘﻟا يدﻬﻳ ﻻ ﷲاو (Dan Allah tidak
menunjukkan orang-orang yang kafir).

`≅W Β´ρ ⎦⎪%!# šχθ)Ψ`ƒ `Νγ9≡´θΒ& ´™$ óG¯/# V$ ʯΒ ´!# $G7[?´ρ ⎯Β ¯Νγ¡Ρ& ≅Vϑ . πΨ_ ο´θ¯//
$γ/$¹ & ≅/#´ρ M?$↔ù $γ=2& ⎥⎫èÊ β*ù ¯Ν9 $κ¯:Á`ƒ ≅/#´ρ ¨≅Üù ´!#´ρ $ ϑ/ βθ= ϑè ? Á/ ∩⊄∉∈∪


265. ﻝﺛﻣو (Dan perumpamaan) nafkah dari ءﺎﻐﺗﺑا مﻬﻟاوﻣأ نوﻘﻔﻧﻳ نﻳذﻟا (orang-orang yang menafkahkan harta mereka
guna mencari) atau mendapatkan مﻬﺳﻔﻧأ نﻣ ﺎﺗﻳﺑﺛﺗو ﷲا ةﺎﺿرﻣ (keridaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka)
maksudnya untuk memastikan pahalanya, berbeda halnya dengan orang-orang munafik yang tidak mengharapkannya sama
sekali karena pada dasarnya sudah tidak mempercayainya ﺔﻧﺟ ﻝﺛﻣﻛ (seperti sebuah kebun) atau taman ةوﺑرﺑ (di sebuah
rabwah) atau rubwah, artinya suatu dataran yang tinggi rata ﺑاو ﺎﻬﺑﺎﺻأ تﺗﺂﻓ ﻝ (ditimpa oleh hujan lebat, hingga memberikan)
artinya menghasilkan ﺎﻬﻠﻛأ (buahnya) atau hasil panennya نﻳﻔﻌﺿ (dua kali lipat) atau secara berganda. ﺎﻬﺑﺻﻳ مﻟ نﺈﻓ
ﻝطﻓ ﻝﺑاو (Jika tidak disiram oleh hujan lebat, maka oleh hujan gerimis) yang memadai disebabkan letaknya yang tinggi.
Tegasnya ia tetap berbuah dengan lebatnya, biar hujan yang menimpanya lebat atau rintik-rintik. Demikian pula halnya nafkah
yang disebutkan tadi, di sisi Allah ia tetap berkembang, biar sedikit atau banyak. ﺻﺑ نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﺑ ﷲاو رﻳ (Dan Allah Maha
Melihat apa-apa yang kamu kerjakan) dan akan membalasnya dengan sebaik-baiknya.

–Š´θƒ& ¯Ν2‰ n& β& šχθ3? …μ9 πΨ_ ⎯Β ≅Š‚Ρ >$Ψã&´ ρ “f? ⎯Β $ γF`s? `≈γΡ{# …μ9 $γ‹ù ⎯Β
≅2 N≡ ϑW9# μ/$¹&´ ρ 939# …`&!´ρ π−ƒ¯‘Œ '™$ èÊ $γ/$¹ 'ù "‘$Áã) μ‹ù "‘$Ρ M%´Im$ù š9≡ ‹.
⎥⎫7`ƒ ´!# `Ν69 M≈ƒψ# ¯Ν3=è9 šχρ`3G? ∩⊄∉∉∪


266. ﺔﻧﺟ ﻪﻟ نوﻛﺗ نأ مﻛدﺣأ دوﻳأ (Apakah ingin salah seorang kamu mempunyai suatu kebun) atau taman ﻝﻳﺧﻧ نﻣ
ﺎﻬﻳﻓ ﻪﻟ رﺎﻬﻧﻷا ﺎﻬﺗﺣﺗ نﻣ يرﺟﺗ بﺎﻧﻋأو (dari kurma dan anggur, sedang di bawahnya mengalir anak-anak sungai dan di
dalamnya terdapat) buah-buahan و تا رﻣﺛﻟا ﻝﻛ نﻣ (dari berbagai corak dan) sungguh رﺑﻛﻟا ﻪﺑﺎﺻأ (datanglah masa
tuanya) sehingga ia menjadi lemah dan tak sanggup berusaha lagi, ءﺎﻔﻌﺿ ﺔﻳرذ ﻪﻟو (sedangkan ia mempunyai keturunan
yang lemah-lemah) anak-anak yang masih kecil yang masih dalam asuhannya. رﺎﺻﻋإ ﺎﻬﺑﺎﺻﺄﻓ (Maka tiba-tiba kebun itu
ditiup angin keras) atau topan تﻗرﺗﺣﺎﻓ رﺎﻧ ﻪﻳﻓ (yang mengandung api hingga terbakar). Maka orang tadi kehilangan
kebunnya di saat ia amat memerlukannya, hingga tinggallah ia bersama anak-anaknya dalam keadaan bingung dan putus asa,
tidak berdaya. Ini merupakan tamsil bagi orang yang mengeluarkan nafkah dengan ria dan membangga-banggakan dirinya,
yakni tentang hampa dan tiada bergunanya di saat ia amat memerlukannya nanti di akhirat. Pertanyaan di sini berarti tidak. Dari
Ibnu Abbas diterima keterangan bahwa tamsil ini adalah bagi orang yang pada mulanya gemar mengerjakan kebaikan, tetapi
tergoda oleh setan hingga berbalik mengerjakan kedurhakaan yang membakar hangus amal-amalannya tadi. كﻟذﻛ
(Demikianlah) sebagaimana dijelaskan-Nya apa yang kita sebutkan itu نورﻛﻔﺗﺗ مﻛﻠﻌﻟ تﺎﻳﻵا مﻛﻟ ﷲا نﻳﺑﻳ (Allah
menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya) hingga mendapat pelajaran darinya.

$㕃'≈ƒ ⎦⎪%!# #θ`ΖΒ#´ ™ #θ)Ρ& ⎯Β M≈6¯ŠÛ $Β `ΟF¯;¡Ÿ2 $´ϑΒ´ ρ $Ψ_z& Ν39 ´ ⎯Β Ú¯‘{# Ÿω´ρ #θϑ´ϑ´ ‹?
]Š7‚9# μΖΒ βθ)Ψ? ΝG`¡9´ ρ 샋{$↔/ ω) β& #θÒϑó? μ‹ù #θϑ=ã#´ ρ β& ´!# ¯©_î ‰Šϑm ∩⊄∉∠∪


267. اوﻘﻔﻧأ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah), maksudnya zakatkanlah تﺎﺑﻳط نﻣ
(sebagian yang baik-baik) dari مﺗﺑﺳﻛ ﺎﻣ (hasil usahamu) berupa harta مو (dan sebagian) yang baik-baik dari مﻛﻟ ﺎﻧﺟرﺧأ ﺎﻣ
ضرﻷا نﻣ (apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu) berupa biji-bijian dan buah-buahan اوﻣﻣﻳﺗ ﻻو (dan janganlah
kamu sengaja) mengambil ثﻳﺑﺧﻟا (yang jelek) atau yang buruk ﻪﻧﻣ (darinya) maksudnya dari yang disebutkan itu, lalu نوﻘﻔﻧﺗ
(kamu keluarkan untuk zakat) menjadi 'hal' dari dhamir yang terdapat pada 'tayammamu' ﻪﻳذﺧﺂﺑ مﺗﺳﻟو (padahal kamu sendiri
tidak mau mengambilnya) maksudnya yang jelek tadi, seandainya ia menjadi hak yang harus diberikan kepadamu نأ ﻻإ
ﻪﻳﻓ اوﺿﻣﻐﺗ (kecuali dengan memejamkan mata terhadapnya), artinya pura-pura tidak tahu atau tidak melihat kejelekannya,
maka bagaimana kamu berani memberikan itu guna memenuhi hak Allah! ﻲﻧﻏ ﷲا نأ اوﻣﻠﻋاو (Dan ketahuilah bahwa Allah
Maha Kaya) sehingga tidak memerlukan nafkahmu itu دﻳﻣﺣ (lagi Maha Terpuji) pada setiap kondisi dan situasi.

⎯≈Ü‹±9# `Ν.‰èƒ )9# Ν2``Β'ƒ´ρ ™$ ±`s9$/ ´!#´ρ Ν.‰èƒ οóΒ μΖΒ ξÒ ù´ρ ´!#´ ρ ì™≡´ρ 'ΟŠ= æ
∩⊄∉∇∪


268. رﻘﻔﻟا مﻛدﻌﻳ نﺎطﻳﺷﻟا (Setan menjanjikan kemiskinan bagimu), artinya menakut-nakuti kamu dengan kemiskinan
sekiranya kamu mengeluarkan zakat, maka hendaklah waspada ءﺎﺷﺣﻔﻟﺎﺑ مﻛرﻣﺄﻳو (dan menyuruh kamu berbuat kejahatan)
bersifat kikir dan menahan zakat مﻛدﻌﻳ ﷲاو (sedangkan Allah menjanjikan kepadamu) dengan mengeluarkan nafkah itu ةرﻔﻐﻣ
ﻪﻧﻣ (keampunan dari-Nya) terhadap dosa-dosamu ﻼﺿﻓو (dan karunia), yakni rezeki sebagai penggantinya ﻊﺳاو ﷲاو (dan
Allah Maha Luas) karunia-Nya مﻳﻠﻋ (lagi Maha Mengetahui) orang-orang yang suka mengeluarkan nafkah.

’Aσ`ƒ πϑ6s9# ⎯Β '™$ ±„ ⎯Β´ρ Nσ`ƒ πϑ6s9# ‰)ù ´’Aρ& #¯z #WŸ2 $Β´ρ `2‹ƒ ω) #θ9`ρ&
=≈69{# ∩⊄∉®∪


269. ﺔﻣﻛﺣﻟا ﻲﺗؤﻳ (Allah memberikan hikmah), artinya ilmu yang berguna yang dapat mendorong manusia untuk bekerja dan
berkarya ﺣﻟا تؤﻳ نﻣو ءﺎﺷﻳ نﻣ ا رﻳﺛﻛ ا رﻳﺧ ﻲﺗوأ دﻘﻓ ﺔﻣﻛ { (kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan barang siapa
yang telah diberi hikmah itu, maka sungguh ia telah diberi kebaikan yang banyak) karena hikmah itu akan menuntunnya kepada
kebahagiaan yang abadi. رﻛذﻳ ﺎﻣو (Dan tiadalah yang dapat mengambil pelajaran). Asalnya ta diidghamkan pada dzal hingga
menjadi yadzdzakkaruu, بﺎﺑﻟﻷا وﻟوأ ﻻإ (kecuali orang-orang berakal).

$Β´ ρ ΟF)Ρ& ⎯Β π)Ρ ρ& Ν?¯‘‹ Ρ ⎯Β ‘‹Ρ χ*ù ´!# …μϑ=èƒ $Β´ ρ š⎥⎫ϑ=≈à=9 ⎯Β ‘$ÁΡ& ∩⊄∠⊃∪


270. ﺔﻘﻔﻧ نﻣ مﺗﻘﻔﻧأ ﺎﻣو (Apa saja nafkah yang kamu keluarkan), artinya zakat atau sedekah yang kamu bayarkan مﺗرذﻧ وأ
رذﻧ نﻣ (dan apa saja nazar yang kamu janjikan) lalu kamu penuhi dengan tepat ﻪﻣﻠﻌﻳ ﷲا نﺈﻓ (maka sesungguhnya Allah
mengetahuinya) lalu membalasnya dengan balasan sebaik-baiknya. نﻳﻣﻟﺎظﻠﻟ ﺎﻣو (Dan tidaklah orang-orang yang aniaya itu),
yakni yang menahan zakat dan tidak menepati nazar atau memberikan nafkah bukan pada tempatnya, hanya untuk berbuat
maksiat kepada Allah رﺎﺻﻧأ نﻣ (mempunyai pembela) yang akan melindungi mereka dari azab Allah swt.

β) #ρ‰¯6? M≈%‰¯Á9# $´ϑèΖù ´‘δ β)´ρ $δθ‚? $δθ?σ?´ ρ ´™#)9# ´θγù ¯z ¯Ν69 `3`ƒ´ρ Ν6Ζã
⎯Β ¯Ν6?$↔¯‹™ ´!#´ρ $ϑ/ βθ=ϑè? 6z ∩⊄∠⊇∪


271. اودﺑﺗ نإ (Jika kamu menampakkan) atau memperlihatkan kepada umum تﺎﻗدﺻﻟا (sedekah-sedekah), yakni yang
sunah, ﻲﻫ ﺎﻣﻌﻧﻓ (maka itu baik sekali). ﺎﻫوﻔﺧﺗ ن
ٕ
او (Sebaliknya, jika kamu sembunyikan) atau rahasiakan ءا رﻘﻔﻟا ﺎﻫوﺗؤﺗو
مﻛﻟ رﻳﺧ وﻬﻓ (dan kamu berikan kepada orang-orang miskin, maka itu lebih baik bagimu) daripada menampakkan dan
memberikannya kepada orang-orang yang mampu. Adapun sedekah yang fardu, maka menampakkannya lebih utama agar ia
menjadi ikutan orang lain dan untuk menghindarkan tuduhan yang bukan-bukan. Sedekah fardu atau zakat hanya diberikan
kepada orang-orang miskin. رﻔﻛﻳو (Dan Allah akan menghapus) dibaca dengan ya dan nun serta memakai baris mati karena
diathafkan pada 'fahuwa' dan dapat pula dengan baris depan karena kedudukannya sebagai mubtada نﻣ مﻛﻧﻋ (daripadamu
sebagian) 'min' untuk tab`idh atau menunjukkan sebagian رﻳﺑﺧ نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﺑ ﷲاو مﻛﺗﺎﺋﻳﺳ (kesalahan-kesalahanmu. Dan
Allah Maha Mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan), artinya menyelami apa-apa yang tersembunyi, tak ubahnya dengan yang
tampak atau yang lahir, tidak satu pun yang menjadi rahasia bagi-Nya.

¤ ´§Š9 š‹=ã `Ογ1‰δ ´⎯6≈9´ρ ´!# “‰γƒ ∅Β '™$ ±„ $Β´ρ #θ)Ζ? ⎯Β ¯z ¯Ν6¡Ρ|ù $Β´ρ
šχθ)Ζ? ω) ´™$ óF¯/# μ_´ρ ´!# $Β´ρ #θ)Ζ? ⎯Β ¯z ∃´θ`ƒ ¯Ν6¯‹9) Λ⎢Ρ&´ρ Ÿω šχθ`Κ=à? ∩⊄∠⊄∪


272. Tatkala Nabi saw. melarang memberikan sedekah kepada orang-orang musyrik agar mereka masuk Islam, turunlah ayat,
مﻫادﻫ كﻳﻠﻋ سﻳﻟ (Bukan kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk), maksudnya menjadikan manusia masuk
Islam, karena kewajibanmu hanyalah menyampaikan belaka, ءﺎﺷﻳ نﻣ يدﻬﻳ ﷲا نﻛﻟو (tetapi Allahlah yang menunjuki siapa
yang dikehendaki-Nya) untuk memperoleh petunjuk agar masuk Islam. رﻳﺧ نﻣ اوﻘﻔﻧﺗ ﺎﻣو (Dan apa saja yang baik yang
kamu nafkahkan), maksudnya berupa harta مﻛﺳﻔﻧﻸﻓ (maka buat dirimu sendiri) karena pahalanya untuk kamu نوﻘﻔﻧﺗ ﺎﻣو
ﷲا ﻪﺟو ءﺎﻐﺗﺑا ﻻإ (Dan tidaklah kamu menafkahkan sesuatu melainkan karena mengharapkan keridaan Allah), maksudnya
pahala-Nya dan bukan karena yang lain seperti harta benda dunia. Kalimat ini kalimat berita, tetapi maksudnya adalah larangan,
jadi berarti, "Dan janganlah kamu nafkahkan sesuatu..." dan seterusnya. و مﻛﻳﻟإ فوﻳ رﻳﺧ نﻣ اوﻘﻔﻧﺗ ﺎﻣ ("Dan apa saja
harta yang kamu nafkahkan, niscaya akan diberikan kepadamu dengan secukupnya), artinya pahalanya نوﻣﻠظﺗ ﻻ مﺗﻧأو (dan
kamu tidaklah akan dirugikan"), artinya jumlahnya tidak akan dikurangi sedikit pun. Kedua kalimat belakangan memperkuat yang
pertama.

™#)=9 š⎥⎪%!# #ρ`Ám& †û ≅‹6™ ´!# Ÿω šχθ`è‹ÜG`¡ƒ $/¯Ê †û ⇓¯‘{# `Ογ7¡t†
`≅δ$f9# ´™$´‹Ζî& š∅Β #’è−G9# Νγùè? ¯Νγ≈ϑŠ¡/ Ÿω šχθ=↔`¡ƒ šZ$Ψ9# $ù$ s9) $Β´ ρ #θ)Ζ?
⎯Β ¯z χ*ù ´!# ⎯μ/ 'ΟŠ=æ ∩⊄∠⊂∪


273. ءا رﻘﻔﻠﻟ (Ialah bagi orang-orang fakir) menjadi predikat atau khabar dari subjek atau mubtada yang dibuang yang
diperkirakan berbunyi, "Sedekah itu untuk...." ﷲا ﻝﻳﺑﺳ ﻲﻓ اورﺻﺣأ نﻳذﻟا (yang terikat di jalan Allah), maksudnya yang
menyediakan diri mereka untuk berjihad. Mereka itu ialah ahli sufi sebanyak 400 orang Muhajirin yang menekuni Alquran dan
menunggu kesempatan untuk pergi keluar bersama rombongan pasukan. ﺎﺑرﺿ نوﻌﻳطﺗﺳﻳ ﻻ (Mereka tidak dapat berusaha)
atau menjadi musafir ضرﻷا ﻲﻓ (di muka bumi) untuk berdagang dan mencari penghidupan karena kesibukan mereka dalam
perjuangan itu. ﻝﻫﺎﺟﻟا مﻬﺑﺳﺣﻳ (Orang-orang yang tidak tahu menyangka mereka) melihat keadaan lahiriah mereka ءﺎﻳﻧﻏأ
فﻔﻌﺗﻟا نﻣ (kaya raya karena mereka memelihara diri dari meminta-minta) karena segan dan tak hendak menadahkan tangan
mereka. مﻬﻓرﻌﺗ (Kamu mengenal mereka) hai para mukhathab مﻫﺎﻣﻳﺳﺑ (dengan tanda-tanda) atau ciri-ciri mereka misalnya
tawaduk atau rendah hati dan bekas-bekas keletihan. سﺎﻧﻟا نوﻟﺄﺳﻳ ﻻ (Mereka tak hendak meminta kepada orang-orang)
sesuatu ﺎﻓﺎﺣﻟإ (dengan mendesak) artinya pada dasarnya mereka tak hendak meminta, hingga tidak mungkin pula akan
mendesak. مﻳﻠﻋ ﻪﺑ ﷲا نﺈﻓ رﻳﺧ نﻣ اوﻘﻔﻧﺗ ﺎﻣو (Dan apa saja harta yang baik yang kamu infakkan, maka sesungguhnya
Allah mengetahuinya) dan akan membalasnya.

š⎥⎪%!# šχθ)Ψ`ƒ Ογ9≡´θΒ& ≅Š9$/ ‘$γΖ9#´ρ #´™ π´ŠΡŸξã´ ρ `Ογ=ù ¯Νδ`_& ‰Ψã ¯Νγ/´‘ Ÿω´ ρ ’¯θ z
`Ογ‹ =æ Ÿω´ρ ¯Νδ šχθΡ“`sƒ ∩⊄∠⊆∪


274. ﻳﻧﻼﻋو ا رﺳ رﺎﻬﻧﻟاو ﻝﻳﻠﻟﺎﺑ مﻬﻟاوﻣأ نوﻘﻔﻧﻳ نﻳذﻟا نوﻧزﺣﻳ مﻫ ﻻو مﻬﻳﻠﻋ فوﺧ ﻻو مﻬﺑر دﻧﻋ مﻫرﺟأ مﻬﻠﻓ ﺔ
(Orang-orang yang menafkahkan harta mereka, baik malam maupun siang secara sembunyi-sembunyi atau terang-terangan,
maka mereka beroleh pahala di sisi Tuhan mereka, tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka berduka cita).

Hukum Riba

š⎥⎪%!# βθ=2'ƒ #θ/¯9# Ÿω βθ`Βθ)ƒ ω) $ϑ. `Πθ)ƒ ”%!# μÜ´6‚Fƒ ⎯≈Ü‹±9# ´⎯Β § ϑ9# 79≡Œ
¯ΝγΡ'/ #θ9$% $ϑΡ) ì‹79# `≅WΒ #θ/¯9# ≅m&´ρ ´!# ì‹79# Π¯m´ρ #θ/¯9# ⎯ϑù …ν´™%` πàã¯θΒ ⎯Β ⎯μ/¯‘
‘γFΡ$ù …`&# ù $Β #=™ …ν`Β&´ρ ’<) ´!# ∅Β´ρ Š$ ã 7×≈9`ρ' ù ´=≈s¹& ‘$Ζ9# ¯Νδ $κù šχρ$#≈ z
∩⊄∠∈∪


275. ﺎﺑرﻟا نوﻠﻛﺄﻳ نﻳذﻟا (Orang-orang yang memakan riba), artinya mengambilnya. Riba itu ialah tambahan dalam muamalah
dengan uang dan bahan makanan, baik mengenai banyaknya maupun mengenai waktunya, نوﻣوﻘﻳ ﻻ (tidaklah bangkit) dari
kubur-kubur mereka ﻳ ﺎﻣﻛ ﻻإ سﻣﻟا نﻣ نﺎطﻳﺷﻟا ﻪطﺑﺧﺗﻳ يذﻟا موﻘ (seperti bangkitnya orang yang kemasukan setan
disebabkan penyakit gila) yang menyerang mereka; minal massi berkaitan dengan yaquumuuna. كﻟذ (Demikian itu),
maksudnya yang menimpa mereka itu مﻬﻧﺄﺑ (adalah karena), maksudnya disebabkan mereka ﺎﺑرﻟا ﻝﺛﻣ ﻊﻳﺑﻟا ﺎﻣﻧإ اوﻟﺎﻗ
(mengatakan bahwa jual-beli itu seperti riba) dalam soal diperbolehkannya. Berikut ini kebalikan dari persamaan yang mereka
katakan itu secara bertolak belakang, maka firman Allah menolaknya, رﺣو ﻊﻳﺑﻟا ﷲا ﻝﺣأو ﻩءﺎﺟ نﻣﻓ ﺎﺑرﻟا م (padahal Allah
menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Maka barang siapa yang datang kepadanya), maksudnya sampai kepadanya
ﺔظﻋوﻣ (pelajaran) atau nasihat ﻰﻬﺗﻧﺎﻓ ﻪﺑر نﻣ (dari Tuhannya, lalu ia menghentikannya), artinya tidak memakan riba lagi
فﻠﺳ ﺎﻣ ﻪﻠﻓ (maka baginya apa yang telah berlalu), artinya sebelum datangnya larangan dan doa tidak diminta untuk
mengembalikannya ﻩرﻣأو (dan urusannya) dalam memaafkannya terserah دﺎﻋ نﻣو ﷲا ﻰﻟإ (kepada Allah. Dan orang-orang
yang mengulangi) memakannya dan tetap menyamakannya dengan jual beli tentang halalnya, مﻫ رﺎﻧﻟا بﺎﺣﺻأ كﺋﻟوﺄﻓ
نودﻟﺎﺧ ﺎﻬﻳﻓ (maka mereka adalah penghuni neraka, kekal mereka di dalamnya).

,sϑƒ ´!# #θ/¯9# ‘/¯`ƒ´ρ M≈%‰¯Á9# ´!#´ρ Ÿω ´=s`ƒ ≅. ‘$. Λ⎧O& ∩⊄∠∉∪


276. ﺎﺑرﻟا ﷲا قﺣﻣﻳ (Allah menghancurkan riba) dengan menguranginya dan melenyapkan berkahnya تﺎﻗدﺻﻟا ﻲﺑرﻳو
(dan menyuburkan sedekah), maksudnya menambah dan mengembangkannya serta melipatgandakan pahalanya. ﻻ ﷲاو
رﺎﻔﻛ ﻝﻛ بﺣﻳ (Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang ingkar) yang menghalalkan riba مﻳﺛأ (lagi banyak dosa), artinya
yang durhaka dengan memakan riba itu hingga akan menerima hukuman-Nya.

β) š⎥⎪%!# #θ`ΖΒ#´™ #θ=ϑ ã´ρ M≈s=≈¯Á9# #θ`Β$%&´ρ οθ=¯Á9# #'θ ?#´ ™´ρ οθŸ2“9# `Ογ9 ¯Νδ`_ & ‰Ζã ¯Νγ/´‘
Ÿω´ρ ∃¯θz ¯ΝγŠ=æ Ÿω´ρ ¯Νδ šχθΡ“`sƒ ∩⊄∠∠∪


277. مﻫ ﻻو مﻬﻳﻠﻋ فوﺧ ﻻو مﻬﺑر دﻧﻋ مﻫرﺟأ مﻬﻟ ةﺎﻛزﻟا اوﺗآو ةﻼﺻﻟا اوﻣﺎﻗأو تﺎﺣﻟﺎﺻﻟا اوﻠﻣﻋو اوﻧﻣآ نﻳذﻟا نإ
نوﻧزﺣﻳ (Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta mendirikan salat dan membayar zakat, bagi
mereka pahala di sisi Tuhan mereka, tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka berduka cita)

$㕃'≈ƒ š⎥⎪%!# #θ`ΖΒ#´ ™ #θ)?# ´!# #ρ'‘Œ´ρ $Β ´’+/ ´⎯Β #´θ/¯9# β) ΟFΖ. ⎦⎫ΖΒσ•Β ∩⊄∠∇∪


278. اورذو ﷲا اوﻘﺗا اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan tinggalkanlah),
maksudnya jauhilah نﻳﻧﻣؤﻣ مﺗﻧﻛ نإ ﺎﺑرﻟا نﻣ ﻲﻘﺑ ﺎﻣ (sisa yang tinggal dari riba, jika kamu beriman dengan sebenarnya,
karena sifat atau ciri-ciri orang beriman adalah mengikuti perintah Allah. Ayat ini diturunkan tatkala sebagian sahabat masih juga
menuntut riba di masa lalu, walaupun riba itu sudah dilarang.

β*ù ¯Ν9 #θ= è? #θΡŒ'ù >¯ s/ ´⎯Β ´!# ⎯&!θ™´‘´ρ β)´ρ `ΟF¯6? ¯Ν6=ù '¨ρ'™'‘ ¯Ν69≡´θΒ& Ÿω
šχθϑ=à ? Ÿω´ρ šχθϑ=à? ∩⊄∠®∪


279. اوﻠﻌﻔﺗ مﻟ نﺈﻓ (Jika kamu tak mau melakukannya), yakni apa yang diperintahkan itu, اوﻧذﺄﻓ (maka ketahuilah) datangnya
ﻪﻟوﺳرو ﷲا نﻣ برﺣﺑ (serbuan dari Allah dan rasul-Nya) terhadapmu. Ayat ini berisi ancaman keras kepada mereka, hingga
ketika ia turun, mereka mengatakan, "Tak ada daya kita untuk mengatasi serbuan itu!" مﺗﺑﺗ ن
ٕ
او (Dan jika kamu bertobat),
artinya menghentikannya, سوؤر مﻛﻠﻓ (maka bagi kamu pokok) atau modal نوﻣﻠظﺗ ﻻ مﻛﻟاوﻣأ (hartamu, agar kamu tidak
menganiaya) dengan mengambil tambahan ﺗ ﻻو نوﻣﻠظ (dan tidak pula teraniaya) dengan menerima jumlah yang kurang.

β)´ρ šχ%. ρŒ ο´£`ã οàΨù ’<) ο´£Β β&´ρ #θ%´‰Á ? ¯z `Ο69 β) `ΟFΖ. šχθϑ=è? ∩⊄∇⊃∪


280. نﺎﻛ ن
ٕ
او (Dan jika dia), yakni orang yang berutang itu وذ ةرظﻧﻓ ةرﺳﻋ (dalam kesulitan, maka hendaklah diberi tangguh)
maksudnya hendaklah kamu undurkan pembayarannya ةرﺳﻳﻣ ﻰﻟإ (sampai dia berkelapangan) dibaca 'maisarah' atau
'maisurah'. اوﻗدﺻﺗ نأو (Dan jika kamu menyedekahkannya), dibaca dengan tasydid, yakni setelah mengidgamkan ta pada
asalnya pada shad menjadi 'tashshaddaqu', juga tanpa tasydid hingga dibaca 'tashaddaqu', yakni telah dibuang ta, sedangkan
artinya ialah mengeluarkan sedekah kepada orang yang sedang dalam kesusahan itu dengan jalan membebaskannya dari
utang, baik sebagian maupun keseluruhan نوﻣﻠﻌﺗ مﺗﻧﻛ نإ مﻛﻟ رﻳﺧ (itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui) bahwa
demikian itu baik, maka kerjakanlah! Dalam sebuah hadis disebutkan, "Barang siapa yang memberi tangguh orang yang dalam
kesusahan atau membebaskannya dari utang, maka Allah akan melindunginya dalam naungan-Nya, di hari saat tak ada
naungan selain naungan-Nya." (H.R. Muslim)

#θ)?#´ρ $´Β¯θƒ šχθ`è _¯? μŠù ’<) ´!# ¯ΝO †û´ θ? ‘≅. §Ρ $Β M6¡Ÿ2 ¯Νδ´ρ Ÿω βθ`Κ=à`ƒ ∩⊄∇⊇∪


281. نوﻌﺟرﺗ ﺎﻣوﻳ اوﻘﺗاو (Dan takutlah akan suatu hari yang nanti kamu akan dikembalikan) dibina' bagi maf`ul, sedangkan
jika bagi fa`il, maka bunyinya 'tasiiruun', artinya berjalan ﷲا ﻰﻟإ ﻪﻳﻓ (kepada Allah pada hari itu), yakni hari kiamat ﻰﻓوﺗ مﺛ
(kemudian dipenuhkan) pada hari itu سﻔﻧ ﻝﻛ (kepada setiap jiwa) balasan terhadap تﺑﺳﻛ ﺎﻣ (apa yang dilakukannya) baik
berupa kebaikan maupun kejahatan نوﻣﻠظﻳ ﻻ مﻫو (dan mereka tidak akan dianiaya) dengan mengurangi kebaikan atau
menambah kejahatannya.

Kesaksian Dalam Muamalah

$㕃'≈ƒ š⎥⎪%!# #θ`ΖΒ#´™ # Œ) Λ⎢Ζƒ#‰? ⎦⎪‰/ ´’<) ≅_& ‘¯Κ¡•Β νθ7F2$ù =G3´‹9´ρ ¯Ν3´Ζ−/ ´=?$Ÿ2
Α‰è9$/ Ÿω´ρ ´>'ƒ ´=?%. β& =F3ƒ $ ϑŸ2 μϑ=ã ´!# `=G6´‹=ù ≅=ϑ`Š9´ρ “%!# μ‹=ã ‘,s9# ,−G´ ‹9´ρ
´!# …μ−/´‘ Ÿω´ρ `§ ‚¯7ƒ μΖΒ $↔‹© β* ù β%. “%!# μ‹=ã ‘,s9# $´γŠ™ ρ& $‹èÊ ρ& Ÿω ì‹ÜG`¡„ β&
≅ϑ`ƒ ´θδ ¯≅=ϑ`Š=ù …μ•‹9´ρ Α‰è9$/ #ρ‰η±F`™#´ ρ ⎦⎪‰‹κ− ⎯Β ¯Ν69%`¯‘ β*ù ¯Ν9 $Ρθ3ƒ ⎦⎫=`_´‘ ≅`_ ù
β$ ?&´¯Δ#´ρ ⎯´ϑΒ β¯θ ʯ ? ´ ⎯Β ™#‰κ’¶9# β& ≅Ò? $ ϑγ1‰n) 2 ‹F ù $ϑγ1‰n) “z{# Ÿω´ ρ ´ >'ƒ
'™#‰κ’¶9# #Œ) $Β #θ`㊠Ÿω´ρ #θϑ↔`¡ ? β& νθ7F3 ? #´ó ¹ ρ& #´7Ÿ2 ´’<) ⎯&# _& ¯Ν39≡Œ Ý¡% & ‰Ζã ´!#
`Π´θ% &´ρ ο‰≈κ¶=9 ´’ΤŠ&´ρ ω& #θ/$?¯? ω) β& šχθ3? ο≈f? ο´Ñ%n $γΡρ`ƒ‰? ¯Ν6Ψ/ ´§Š= ù ¯/3‹=æ
y$´Ζ`_ ω& $ δθ7F3? #ρ‰γ©&´ρ #Œ) `ΟFèƒ$6? Ÿω´ ρ ¯‘$ŸÒ`ƒ '=?%. Ÿω´ρ ‰‹γ© β)´ ρ #θ=è ? …μΡ*ù −θ´¡ù
¯Ν6/ #θ)?#´ρ ´!# `Ν6ϑ=è`ƒ´ ρ ´!# ´!#´ρ ≅6/ ™`©« 'ΟŠ=æ ∩⊄∇⊄∪


282. مﺗﻧﻳادﺗ اذإ اوﻧﻣآ نﻳذﻟا ﺎﻬﻳأ ﺎﻳ (Hai orang-orang yang beriman! Jika kamu mengadakan utang piutang), maksudnya
muamalah seperti jua beli, sewa-menyewa, utang-piutang dan lain-lain نﻳدﺑ (secara tidak tunai), misalnya pinjaman atau
pesanan ﻰﻣﺳﻣ ﻝﺟأ ﻰﻟإ (untuk waktu yang ditentukan) atau diketahui, ﻩوﺑﺗﻛﺎﻓ (maka hendaklah kamu catat) untuk
pengukuhan dan menghilangkan pertikaian nantinya. بﺗﻛﻳﻟو (Dan hendaklah ditulis) surat utang itu ﻝدﻌﻟﺎﺑ بﺗﺎﻛ مﻛﻧﻳﺑ (di
antara kamu oleh seorang penulis dengan adil) maksudnya benar tanpa menambah atau mengurangi jumlah utang atau jumlah
temponya. بﺄﻳ ﻻو (Dan janganlah merasa enggan) atau berkeberatan ﻛ بﺗﺎ (penulis itu) untuk بﺗﻛﻳ نأ (menuliskannya)
jika ia diminta, ﷲا ﻪﻣﻠﻋ ﺎﻣﻛ (sebagaimana telah diajarkan Allah kepadanya), artinya telah diberi-Nya karunia pandai menulis,
maka janganlah dia kikir menyumbangkannya. 'Kaf' di sini berkaitan dengan 'ya'ba' بﺗﻛﻳﻠﻓ (Maka hendaklah dituliskannya)
sebagai penguat ﻝﻠﻣﻳﻟو (dan hendaklah diimlakkan) surat itu قﺣﻟا ﻪﻳﻠﻋ يذﻟا (oleh orang yang berutang) karena dialah yang
dipersaksikan, maka hendaklah diakuinya agar diketahuinya kewajibannya, ﻪﺑر ﷲا قﺗﻳﻟو (dan hendaklah ia bertakwa kepada
Allah, Tuhannya) dalam mengimlakkan itu ﻪﻧﻣ سﺧﺑﻳ ﻻو (dan janganlah dikurangi darinya), maksudnya dari utangnya itu ﺎﺋﻳﺷ
ﺎﻬﻳﻔﺳ قﺣﻟا ﻪﻳﻠﻋ يذﻟا نﺎﻛ نﺈﻓ (sedikit pun juga. Dan sekiranya orang yang berutang itu bodoh) atau boros ﻳﻌﺿ وأ ﺎﻔ
(atau lemah keadaannya) untuk mengimlakkan disebabkan terlalu muda atau terlalu tua وﻫ ﻝﻣﻳ نأ ﻊﻳطﺗﺳﻳ ﻻ وأ (atau ia
sendiri tidak mampu untuk mengimlakkannya) disebabkan bisu atau tidak menguasai bahasa dan sebagainya, ﻪﻳﻟو ﻝﻠﻣﻳﻠﻓ
(maka hendaklah diimlakkan oleh walinya), misalnya bapak, orang yang diberi amanat, yang mengasuh atau penerjemahnya
اودﻬﺷﺗﺳاو ﻝدﻌﻟﺎﺑ (dengan jujur. Dan hendaklah persaksikan) utang itu kepada مﻛﻟﺎﺟر نﻣ نﻳدﻳﻬﺷ (dua orang saksi di
antara laki-lakimu) artinya dua orang Islam yang telah balig lagi merdeka ﺎﻧوﻛﻳ مﻟ نﺈﻓ (Jika keduanya mereka itu bukan), yakni
kedua saksi itu نﺎﺗأ رﻣاو ﻝﺟرﻓ نﻳﻠﺟر (dua orang laki-laki, maka seorang laki-laki dan dua orang perempuan) boleh menjadi
saksi ءادﻬﺷﻟا نﻣ نوﺿرﺗ نﻣﻣ (di antara saksi-saksi yang kamu sukai) disebabkan agama dan kejujurannya. Saksi-saksi
wanita jadi berganda ialah ﺎﻣﻫادﺣإ ﻝﺿﺗ نأ (supaya jika yang seorang lupa) akan kesaksian disebabkan kurangnya akal dan
lemahnya ingatan mereka, رﻛذﺗﻓ ىرﺧﻷا ﺎﻣﻫادﺣإ (maka yang lain (yang ingat) akan mengingatkan kawannya), yakni yang
lupa. Ada yang membaca 'tudzkir' dan ada yang dengan tasydid 'tudzakkir'. Jumlah dari idzkar menempati kedudukan sebagai
illat, artinya untuk mengingatkannya jika ia lupa atau berada di ambang kelupaan, karena itulah yang menjadi sebabnya.
Menurut satu qiraat 'in' syarthiyah dengan baris di bawah, sementara 'tudzakkiru' dengan baris di depan sebagai jawabannya.
ﺎﻣ اذإ ءادﻬﺷﻟا بﺄﻳ ﻻو (Dan janganlah saksi-saksi itu enggan jika) 'ma' sebagai tambahan اوﻋد (mereka dipanggil) untuk
memikul dan memberikan kesaksian اوﻣﺄﺳﺗ ﻻو (dan janganlah kamu jemu) atau bosan ﻩوﺑﺗﻛﺗ نأ (untuk menuliskannya),
artinya utang-utang yang kamu saksikan, karena memang banyak orang yang merasa jemu atau bosan ا رﻳﺑﻛ وأ ا رﻳﻐﺻ (biar
kecil atau besar) sedikit atau banyak ﻪﻠﺟأ ﻰﻟإ (sampai waktunya), artinya sampai batas waktu membayarnya, menjadi 'hal' dari
dhamir yang terdapat pada 'taktubuh' ذ مﻛﻟ (Demikian itu) maksudnya surat-surat tersebut طﺳﻗأ ةدﺎﻬﺷﻠﻟ موﻗأو ﷲا دﻧﻋ
(lebih adil di sisi Allah dan lebih mengokohkan persaksian), artinya lebih menolong meluruskannya, karena adanya bukti yang
mengingatkannya ﻰﻧدأو (dan lebih dekat), artinya lebih kecil kemungkinan اوﺑﺎﺗرﺗ ﻻ أ (untuk tidak menimbulkan keraguanmu),
yakni mengenai besarnya utang atau jatuh temponya. نوﻛﺗ نأ ﻻإ (Kecuali jika) terjadi muamalah itu ةرﺿﺎﺣ ةرﺎﺟﺗ (berupa
perdagangan tunai) menurut satu qiraat dengan baris di atas hingga menjadi khabar dari 'takuuna' sedangkan isimnya adalah
kata ganti at-tijaarah مﻛﻧﻳﺑ ﺎﻬﻧورﻳدﺗ (yang kamu jalankan di antara kamu), artinya yang kamu pegang dan tidak mempunyai
waktu berjangka, ﺎﻫوﺑﺗﻛﺗ ﻻ أ حﺎﻧﺟ مﻛﻳﻠﻋ سﻳﻠﻓ (maka tidak ada dosa lagi kamu jika kamu tidak menulisnya), artinya
barang yang diperdagangkan itu مﺗﻌﻳﺎﺑﺗ اذإ اودﻬﺷأو (hanya persaksikanlah jika kamu berjual beli) karena demikian itu lebih
dapat menghindarkan percekcokan. Maka soal ini dan yang sebelumnya merupakan soal sunah ﺗﺎﻛ رﺎﺿﻳ ﻻو دﻳﻬﺷ ﻻو ب
(dan janganlah penulis dan saksi -maksudnya yang punya utang dan yang berutang- menyulitkan atau mempersulit), misalnya
dengan mengubah surat tadi atau tak hendak menjadi saksi atau menuliskannya, begitu pula orang yang punya utang, tidak
boleh membebani si penulis dengan hal-hal yang tidak patut untuk ditulis atau dipersaksikan. اوﻠﻌﻔﺗ ن
ٕ
او (Dan jika kamu
berbuat) apa yang dilarang itu, قوﺳﻓ ﻪﻧﺈﻓ (maka sesungguhnya itu suatu kefasikan), artinya keluar dari taat yang sekali-kali
tidak layak او مﻛﺑ ﷲا اوﻘﺗ (bagi kamu dan bertakwalah kamu kepada Allah) dalam perintah dan larangan-Nya ﷲا مﻛﻣﻠﻌﻳو
(Allah mengajarimu) tentang kepentingan urusanmu. Lafal ini menjadi hal dari fi`il yang diperkirakan keberadaannya atau
sebagai kalimat baru. ءﻲﺷ ﻝﻛﺑ ﷲاو مﻳﻠﻋ (Dan Allah mengetahui segala sesuatu).

¤ β)´ρ `ΟFΖ. ’?ã ™ ¯Ν9´ρ #ρ‰f? $´6?%. "⎯≈δ ù πÊθ7)Β β*ù ´⎯Β& Ν3Òè/ $Òè / Šσ`‹=ù “%!#
´⎯ϑ?τ# …μF´Ζ≈ Β& ,−G´‹9´ρ ´!# …μ−/´‘ Ÿω´ρ #θϑG3? ο‰≈γ±9# ⎯Β´ρ $γϑG6ƒ …μΡ*ù "ΝO#´™ …μ6=% ´!#´ρ $ϑ/
βθ=ϑè? 'ΟŠ= æ ∩⊄∇⊂∪


283. رﻔﺳ ﻰﻠﻋ مﺗﻧﻛ ن
ٕ
او (Jika kamu dalam perjalanan), yakni sementara itu mengadakan utang-piutang ﺎﺑﺗﺎﻛ اودﺟﺗ مﻟو
نﺎﻫرﻓ (sedangkan kamu tidak beroleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang jaminan) ada yang membaca 'ruhunun'
bentuk jamak dari rahnun ﺔﺿوﺑﻘﻣ (yang dipegang) yang diperkuat dengan kepercayaanmu. Sunah menyatakan
diperbolehkannya jaminan itu di waktu mukim dan adanya penulis. Maka mengaitkannya dengan jaminan, karena kepercayaan
terhadapnya menjadi lebih kuat, sedangkan firman-Nya, "...dan jaminan yang dipegang", menunjukkan jaminan disyaratkan
harus dipegang dan dianggap memadai walaupun si peminjam atau wakilnya tidak hadir. ﺎﺿﻌﺑ مﻛﺿﻌﺑ نﻣأ نﺈﻓ (Akan
tetapi jika sebagian kamu mempercayai yang lainnya), maksudnya yang berpiutang kepada orang yang berutang dan ia tidak
dapat menyediakan jaminan نﻣﺗؤا يذﻟا دؤﻳﻠﻓ (maka hendaklah orang yang dipercayainya itu memenuhi), maksudnya orang
yang berutang ﻧﺎﻣأ ﻪﺗ (amanatnya), artinya hendaklah ia membayar utangnya ﻪﺑر ﷲا قﺗﻳﻟو (dan hendaklah ia bertakwa
kepada Allah, Tuhannya) dalam membayar utangnya itu. ةدﺎﻬﺷﻟا اوﻣﺗﻛﺗ ﻻو (Dan janganlah kamu menyembunyikan
kesaksian) jika kamu dipanggil untuk mengemukakannya. ﻪﺑﻠﻗ مﺛآ ﻪﻧﺈﻓ ﺎﻬﻣﺗﻛﻳ نﻣو (Dan barang siapa yang
menyembunyikan kesaksian, maka ia adalah orang yang berdosa hatinya). Dikhususkan menyebutkannya di sini, karena hati
itulah yang menjadi tempat kesaksian dan juga karena apabila hati berdosa, maka akan diikuti oleh lainnya, hingga akan
menerima hukuman sebagaimana dialami oleh semua anggota tubuhnya. مﻳﻠﻋ نوﻠﻣﻌﺗ ﺎﻣﺑ ﷲاو (Dan Allah Maha Mengetahui
apa yang kamu kerjakan) hingga tiada satu pun yang tersembunyi bagi-Nya.

Pujian allah SWT Terhadap Para Mukmin dan Doa Mereka

! $Β ’û N≡´θ≈ϑ´¡9# $Β´ρ ’û Ú¯‘{# β)´ρ #ρ‰¯7? $Β ’û ¯Ν6¡Ρ& ρ& νθ‚? Ν3¯7™$⇔`ƒ μ/ ´!#
`ó´‹ ù ⎯ϑ9 '™$ ±„ ´>‹ è`ƒ´ ρ ⎯Β '™$±„ ´!#´ρ ’?ã ≅2 ™`©« 'ƒ‰% ∩⊄∇⊆∪


284. ﻲﻓ ﺎﻣ ﷲ اودﺑﺗ ن
ٕ
او ضرﻷا ﻲﻓ ﺎﻣو تاوﺎﻣﺳﻟا (Milik Allahlah apa yang terdapat di langit dan apa yang terdapat di
bumi dan jika kamu menyatakan) atau melahirkan مﻛﺳﻔﻧأ ﻲﻓ ﺎﻣ (apa yang ada di dalam hatimu) berupa kejahatan dan
rencana untuk melakukannya ﻩوﻔﺧﺗ وأ (atau kamu menyembunyikan) maksudnya merahasiakannya مﻛﺑﺳﺎﺣﻳ (pastilah akan
dihisab), yakni dibukakan ﷲا ﻪﺑ (oleh Allah) pada hari kiamat. ءﺎﺷﻳ نﻣﻟ رﻔﻐﻳﻓ (Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-
Nya) untuk diampuni, ءﺎﺷﻳ نﻣ بذﻌﻳو (dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya) untuk disiksa. Kedua kata kerja ini dapat
dihubungkan pada jawab syarat dengan baris mati dan dapat pula dengan baris di depan dengan perkiraan, 'fahuwa...' ﷲاو
رﻳدﻗ ءﻲﺷ ﻝﻛ ﻰﻠﻋ (Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu), di antaranya melakukan hisab atas perhitungan
terhadapmu dan memberikan balasannya.

´⎯Β#´™ `Αθ™¯9# $ϑ/ Α“Ρ& μ‹9) ⎯Β ⎯μ/¯‘ βθ`ΖΒσϑ9#´ ρ ≅. ´⎯Β#´™ ´!$/ ⎯μF3×≈=Β´ρ ⎯μ7F.´ρ ⎯&#™'‘´ρ Ÿω
−¯Ρ š⎥⎫/ ‰m& ⎯Β ⎯&#™•‘ #θ9$%´ρ $´Ζèϑ™ $Ψè Û &´ρ 7Ρ#î $Ψ−/´‘ š‹ 9)´ρ Á ϑ9# ∩⊄∇∈∪


285. نﻣآ (Telah beriman), artinya membenarkan ﻝوﺳرﻟا (Rasul), yakni Muhammad ﻪﺑر نﻣ ﻪﻳﻟإ ﻝزﻧأ ﺎﻣﺑ (terhadap apa
yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya), yakni Alquran, demikian pula نوﻧﻣؤﻣﻟاو (orang-orang yang beriman), ma`thuf atau
dihubungkan kepada Rasul ﻝﻛ (semuanya), tanwinnya menjadi pengganti bagi mudhaf ilaih ﻪﺑﺗﻛو ﻪﺗﻛﺋﻼﻣو ﷲﺎﺑ نﻣآ
(beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya dan Kitab-Kitab-Nya) ada yang membaca secara jamak dan ada pula secara
mufrad atau tunggal ﻪﻠﺳرو (serta para Rasul-Nya) kata mereka, ﻪﻠﺳر نﻣ دﺣأ نﻳﺑ قرﻔﻧ ﻻ ("Kami tidak membeda-
bedakan antara seseorang pun di antara Rasul-Rasul-Nya") hingga kami beriman kepada sebagian dan kafir kepada lainnya,
sebagaimana dilakukan oleh orang-orang Yahudi dan Kristen ﺎﻧﻌﻣﺳ اوﻟﺎﻗو (Dan mereka mengatakan, "Kami dengar"),
maksudnya apa yang diperintahkan kepada kami itu, disertai dengan penerimaan ﺎﻧﻌطأو (dan kami taati) serta kami bermohon,
رﻳﺻﻣﻟا كﻳﻟ
ٕ
او ﺎﻧﺑر كﻧا رﻔﻏ ("Ampunilah kami, wahai Tuhan kami, dan kepada Engkaulah kami kembali"), yakni dengan
adanya saat berbangkit. Tatkala turun ayat yang sebelumnya, orang-orang mukmin mengadukan waswas dan kekhawatiran
mereka serta terasa berat bagi mereka saat perhitungan, maka turun pula ayat:

Ÿω #=3`ƒ ´!# $´¡Ρ ω) $γè`™`ρ $γ9 $ Β M6¡. $κ¯ =ã´ρ $Β M6¡F.# $Ψ−/´‘ Ÿω $Ρ‹{#σ? β) $´ΖŠ¡Σ ρ&
$Ρ'Üz& $Ψ−/´ ‘ Ÿω´ρ ¯≅ϑ`s ? $´ΖŠ =ã #¹) $ϑ. …μF= ϑ m ’?ã š⎥⎪%!# ⎯Β $´Ζ=¯6 % $´Ζ−/´‘ Ÿω´ρ $ Ψ=´ϑs? $Β Ÿω
π%$Û $Ψ9 ⎯μ/ #ã#´ρ $Ψ ã ¯î#´ρ $Ψ9 $´Ζϑ m¯‘#´ρ MΡ& $´Ζ99¯θΒ $Ρ¯´ÁΡ$ù ’?ã Θ¯θ)9# š⎥⎪≈ 69#
∩⊄∇∉∪


286. ﺎﻬﻌﺳو ﻻإ ﺎﺳﻔﻧ ﷲا فﻠﻛﻳ ﻻ (Allah tidaklah membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya), artinya
sekadar kesanggupannya. تﺑﺳﻛ ﺎﻣ ﺎﻬﻟ (Ia mendapat dari apa yang diusahakannya) berupa kebaikan artinya pahalanya
تﺑﺳﺗﻛا ﺎﻣ ﺎﻬﻳﻠﻋو (dan ia beroleh pula dari hasil kejahatannya), yakni dosanya. Maka seseorang itu tidaklah menerima
hukuman dari apa yang tidak dilakukannya, hanya baru menjadi angan-angan dan lamunan mereka. Mereka bermohon, ﻻ ﺎﻧﺑر
ﺎﻧذﺧاؤﺗ ("Wahai Tuhan kami! Janganlah kami dihukum) dengan siksa ﺎﻧﺄطﺧأ وأ ﺎﻧﻳﺳﻧ نإ (jika kami lupa atau tersalah),
artinya meninggalkan kebenaran tanpa sengaja, sebagaimana dihukumnya orang-orang sebelum kami. Sebenarnya hal ini telah
dicabut Allah terhadap umat ini, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh hadis. Permintaan ini merupakan pengakuan terhadap
nikmat Allah. ا رﺻإ ﺎﻧﻳﻠﻋ ﻝﻣﺣﺗ ﻻو ﺎﻧﺑر (Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat)
yang tidak mungkin dapat kami pikul ﺎﻧﻠﺑﻗ نﻣ نﻳذﻟا ﻰﻠﻋ ﻪﺗﻠﻣﺣ ﺎﻣﻛ (sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang
yang sebelum kami), yaitu Bani Israel berupa bunuh diri dalam bertobat, mengeluarkan seperempat harta dalam zakat dan
mengorek tempat yang kena najis. ﺔﻗﺎط ﻻ ﺎﻣ ﺎﻧﻠﻣﺣﺗ ﻻو ﺎﻧﺑر (Wahai Tuhan kami! Janganlah Kamu pikulkan kepada kami
apa yang tidak sanggup) atau tidak kuat ﻪﺑ ﺎﻧﻟ (kami memikulnya) berupa tugas-tugas dan cobaan-cobaan. ﺎﻧﻋ فﻋاو (Beri
maaflah kami) atau hapuslah sekalian dosa kami ﺎﻧﻣﺣراو ﺎﻧﻟ رﻔﻏاو (ampunilah kami dan beri rahmatlah kami) dalam rahmat
itu terdapat kelanjutan atau tambahan keampunan, ﺎﻧﻻوﻣ تﻧأ (Engkaulah pembela kami), artinya pemimpin dan pengatur
urusan kami نﻳرﻓﺎﻛﻟا موﻘﻟا ﻰﻠﻋ ﺎﻧرﺻﻧﺎﻓ (maka tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir."), yakni dengan
menegakkan hujah dan memberikan kemenangan dalam peraturan dan pertempuran dengan mereka, karena ciri-ciri seorang
maula atau pembela adalah menolong anak buahnya terhadap musuh-musuh mereka. Dalam sebuah hadis tercantum bahwa
tatkala ayat ini turun dan dibaca oleh Nabi saw., maka setiap kalimat diberikan jawaban oleh Allah swt., "Telah Engkau penuhi!"

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->