P. 1
Benarkah Sopan Santun Remaja Buruk

Benarkah Sopan Santun Remaja Buruk

|Views: 1,438|Likes:
Published by JoW Rocks

More info:

Published by: JoW Rocks on Jan 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2012

pdf

text

original

BENARKAH SOPAN SANTUN REMAJA BURUK ?

: Pedoman Sopan Santun dalam Pergaulan Modern Remaja
Dalam kehidupan modern ini tampaknya remaja sekarang cenderung kehilangan etika dan sopan santun terhadap teman, orangtua, guru atau orang lain yang lebih tua. Berbagai faktor dapat mempengaruhi hal ini. Paparan negatif media televisi, internet dan media elektronika lainnya ternyata dapat meningkatkan kekerasan dan agresifitas anak. Deawasa ini kondisi lingkungan sering mengabaikan nilai edukasi moral, etika, sopan santun dan sering mencontohkan kebohongan dan kekerasan baik verbal maupun non verbal tentunya berpengaruh pada perilaku anak dan remaja. Berbagai kejadian buruk sering dilaporkan bahwa remaja sering melecehkan, perkelahian atau tawuran dengan sesama temannya. Anak membentak orangtua atau anak kandung menyumpahi orangtuanya. Bahkan kejadian tragis sering terjadi anak memukul orangtua bahkan yang lebih miris anak membunuh orangtua. Dalam budaya leluhur dahulu bahkan berjalan melewati orangtua, guru atau orang yang lebih tua saja harus membungkuk. Sedangkan membantah atau berkata keras saja kepada guru atau orangtua sudah merupakan tindakan buruk. Memang, untuk hormat kepada orangtua tidak harus menyembah atau membungkuk terlalu dalam, tetapi paling tidak etika dan kesopanan terhadap orangtua, guru atau orang lebih tua harus tetap dijunjung tinggi. Komunikasi dan pembelajaran moral dan disiplin kepada remaja sering menghadapi kesulitan karena sebagian mereka sekarang jauh lebih berani dan kasar dalam bersikap. Remaja menjadi lebih kritis tapi sering tidak pada tempatnya serta lebih emosional. Sebagaian remaja juga cenderung kurang menghargai teman, orangtua bahkan gurunya di sekolah. Beberapa guru atau orang tua sekarang juga mengalami kesulitan di rumah dalam mendidik remaja dalam hal tata krama dan menanamkan nilai kesantunan. Agama dan budaya yang ada sekarang sebenarnya sudah mewajibkan berbuat baik pada teman, guru, orangtua atau siapaun dengan sebaik-baiknya. Perilaku yang ditunjukkan oleh remaja seringkali dianggap cerminan dari bagaimana orang tuanya mendidiknya. Jika remaja nakal dan tidak sopan, maka mungkin orang akan menyangka bahwa orang tuanya tak becus mendidiknya. Begitupula jika remaja itu tumbuh sopan dan berbudi luhur, orang tua bisa dibikin bangga olehnya. Etika dan Sopan Santun yang harus dilakukan Remaja dalam kehidupan sehari hari Etika dasar dan sopan santun dalam kehidupan modern ini harus diketahui dan dilakukan

sejak dini. Sehingga diharapkan etika ini akan menjadi kebiasaan dan dibawa dalam pergaulan hingga dewasa nantinya. PEDOMAN ETIKA DAN SOPAN SANTUN DALAM KEHIDUPAN REMAJA A. ETIKA DAN SOPAN SANTUN TERHADAP ORANGTUA Sikap dan perilaku yang sopan atau beretika terhadap orangtua adalah : 1. Bersikap hormat dalam keadaan emosi apapun 2. Jangan pernah membantah, bila ada pendapat yang berbeda harus disampaikan dengan halus dan sopan, bukan dengan keras kepala. 3. Bagaimanapun perasaan anak saat itu jangan pernah berteriak, membentak, bersuara dan bernada keras dalam berbicara dengan orangtua 4. Pamit dan salaman sebelum bepergian atau setelah bepergian. Pamit dan mencium tangan orang tua sebelum berangkat ke sekolah adalah hal yang sudah wajar dilakukan. Kita menerapkan hal ini juga berdasar dari apa yang orang tua kita ajarkan sewaktu kita masih kecil dulu. Anda sudah pasti bisa merasakan dampak positif dari kebiasaan ini. 5. Jangan pernah sekalipun memarahi orangtua, kalau ada yang dirasakan tidak benar pada orangtua harus disampaikan secara sopan. 6. Jangan pernah mengajari, menasehati atau mengkuliahi orangtua. Bila ingin memberi masukan atau pendapat harus dengan sopan atau bila orangtua minta pendapat kita. 7. Jangan sekalipun menyela pembicaraan orangtua 8. Tatakrama lain adalah sikap sehari-hari harus menomor satukan atau mendahulukan orangtua untuk melakukan aktifitas seperti mendapatkan tempat duduk, memulai makan, memulai perjamuan minum. 9. Jangan sekalipun menyentuh kepala orangtua bila sedang berhadapan atau berkomunikasi, kecuali untuk tindakan tertentu seperti memotong rambut. 10. Bila berhadapan dan berbicara dengan orangtua harus dalam sikap sopan, jangan berkacak pinggang, jangan dengan kaki di atas kursi, jangan melotot, jangan dengan suara keras dan membentak. 11. Bila melihat orangtua sedang kesulitan seperti mengangkat beban berat, sedang mengerjakan pekerjaan berat lainnya tanpa diminta kita harus segera membantu. Berbagai budaya baik dari suku Batak, Jawa, Maluku, Madura atau bahkan budaya barat atau budaya modern di dunia ini mengajarkan penghormatan dan sopan santun terhadap orangtua adalah yang paling utama. Bahkan selama ini budaya barat yang dianggap budaya modernpun tetap mempunyai budaya menghormati dan sopan santun terhadap orang tua. PEDOMAN ETIKA DAN SOPAN SANTUN REMAJA DALAM PERGAULAN MODERN 1. Kepada remaja harus ditekankan untuk lebih menghormati orangtua, orang yang lebih tua atau anak laki-laki supaya menghormati perempuan. 2. Perempuan memang harus perlu sopan, menarik, berbudi pekerti yang baik, menjaga

diri. Sebaliknya kepada anak perempuan di sarankan supaya berhati-hati dalam. pergaulan dan menghadapi anak laki-laki. Mengingat dalam menghadapi lawan jenisnya ada yang tidak dapat mengendalikan hawa nafsu. 3. Selalu menghargai pendapat orang lain, kalaupun berbeda pendapat harus dikemukakan dengan santun tanpa saling menyalahkan dan menjelekkan. 4. Tidak mudah mengumpat, membentak, berkata kasar dan kalimat yang menyakitkan terhadap teman 5. Berpakaian sopan jangan melanggar atau melampaui aturan adat, budaya dan agama 6. Menyelesaikan perseteruan dengan teman dan orang lain dengan bijaksana dan rasionalitas, bukan dengan kekerasan 7. Tidak mempertentangkan, menghina atau melecehkan orang lain berdasarkan suku, ras dan agama. 8. Tidak melanggar aturan agama, adat dan budaya di suatu tempat atau lingkungan yang ditinggali 9. Selalu siap menolong siapa saja yang sedang kesulitan , kesusahan ataupun kepada siapa saja yang tertindas Berbagai sikap dan perilaku di atas hendaknya harus dilakukan sejak dini sampai kapanpun kita hidup dan berkomunikasi dengan siapapun. Setelah dewasa nantinya apapun jabatan kita, seberapapun kekayaan kita, bagaimanapun ketenaran kita, baik direktur, bupati, gubernur, presiden, artis, profesor atau jadi siapapun kita nantinya semua perilaku di atas harus dijunjung tinggi terhadap sesamanya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->