P. 1
Bab II Penelitian Sosial

Bab II Penelitian Sosial

4.0

|Views: 3,785|Likes:
Published by Suhadi Rembang
Pada awal mulanya, ilmu sosial di pandang kurang ilmiah bila dibanding
dengan ilmu alam. Namun sekarang, pendekatan ilmu sosial memiliki daya tarik
tersendiri dalam mempelajari hubungan manusia dan lingkungan. Jurang pemisah
yang membedakan bahwa ilmu sosial dan ilmu alam seakan tidak tampak lagi.
Menurut (Vessuri, 2000) para peneliti lebih menekankan kerjasama interdisiplin
dan lintas-disiplin dalam penelitian sosial terhadap perilaku manusia serta faktor
sosial dan lingkungan-nya.
Pada awal mulanya, ilmu sosial di pandang kurang ilmiah bila dibanding
dengan ilmu alam. Namun sekarang, pendekatan ilmu sosial memiliki daya tarik
tersendiri dalam mempelajari hubungan manusia dan lingkungan. Jurang pemisah
yang membedakan bahwa ilmu sosial dan ilmu alam seakan tidak tampak lagi.
Menurut (Vessuri, 2000) para peneliti lebih menekankan kerjasama interdisiplin
dan lintas-disiplin dalam penelitian sosial terhadap perilaku manusia serta faktor
sosial dan lingkungan-nya.

More info:

Published by: Suhadi Rembang on Jan 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2013

pdf

text

original

BAB II PENELITIAN SOSIAL

Pada bagian awal telah dipaparkan tentang ilmu sosial dan paradigmaparadigma dalam ilmu sosial. Ilmu sosial telah dijelaskan bahwa ilmu sosial merupakan disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. Selanjutnya dalam disiplin akademik kemasyarakatan manusia itu menganut banyak paradigma, diantaranya; paradigma konflik, paradigma ethnomethodology, paradigma feminis, paradigma darwinis, paradigma analisis jaringan sosial, paradigma positivis, paradigma fungsionalis struktural, dan paradigma interaksionis simbolis. Pada bagian kedua ini akan dipaparkan tentang penelitian sosial. Bagian penelitian sosial ini akan memaparkan hal-hal yang berhubungan dengan penelitian di bidang ilmu sosial, diantaranya; pengertian penelitian (riset) dari berbagai ahli, pengertian penelitian sosial, ciri-ciri penelitian sosial, tujuan penelitian sosial, fungsi/manfaat penelitian sosial, cara berfikir seorang peneliti, sikap seorang peneliti, dan jenis-jenis penelitian (bidang, tujuan, pelaksanaan, pembahasan).

A. Pengertian Penelitian (research) Secara etimologi (ilmu tentang asal usul kata), penelitian berasal dari bahasa Inggris “research” (re berarti kembali, dan search berarti mencari). Dengan demikian research berarti mencari kembali. Ada beberapa pengertian atau definisi yang dikemukakan oleh para ahli tentang pengertian penelitian, antara lain sebagai berikut: menurut Soerjono Soekanto, penelitian merupakan suatu kegiatan ilmiah yang dilandaskan pada analisis dan konstruksi (rancangan); menurut John (1949) penelitian adalah suatu pencarian fakta menurut metode objektif yang jelas untuk menemukan hubungan antara fakta sehingga menghasilkan dalil dan hukum; menurut Marzuki, penelitian adalah usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan yang dilakukan dengan menggunakan metode-metode ilmiah; menurut Sanapiah Faisal, penelitian merupakan aktivitas dalam menelaah suatu masalah dengan menggunakan metode ilmiah secara terancang; menurut David H Penny, penelitian adalah pemikiran yang sistematis mengenai berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta;

-

-

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

-

-

-

menurut Suprapto, penelitian adalah penyelidikan dari suatu bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta atau prinsipprinsip dengan sabar, hati-hati, serta sistematis; menurut Sutrisno Hadi, penelitian adalah usaha untuk menemukan, mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan; menurut Mohammad Ali, penelitian adalah suatu cara untuk memahami sesuatu melalui penyelidikan atau usaha mencari bukti-bukti yang muncul sehubungan dengan masalah itu, yang dilakukan secara hati-hati sekali sehingga diperoleh pemecahannya; dan menurut wikipedia.org (2009) penelitian adalah suatu proses investigasi yang dilakukan dengan aktif, tekun, dan sistimatik, yang bertujuan untuk menemukan, menginterpretasikan, dan merevisi fakta-fakta.

Berdasarkan pandangan ahli di atas tentang definisi penelitian, maka dapat dirangkum bahwa penelitian memiliki tiga arti, yaitu; proses, tujuan, dan metode. Proses merupakan rangkaian tindakan/kegiatan/pengolahan penelitian yang menghasilkan produk. Tujuan merupakan arah, haluan, dan maksud dari penelitian. Selanjutnya metode merupakan cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan penelitian guna mencapai tujuan yang ditentukan. Berikut penjelasan tentang tiga hal tersebut. Penelitian memiliki arti proses yaitu penelitian itu adalah; kegiatan ilmiah, pemikiran yang sistematis, suatu pencarian fakta, aktivitas dalam menelaah suatu masalah, penyelidikan, dan proses investigasi. Penelitian memiliki arti tujuan yaitu penelitian itu adalah: untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan; memperoleh fakta-fakta atau prinsip-prinsip; dan menemukan hubungan antara fakta; menginterpretasikan dan merevisi fakta-fakta; pemecahan masalah. Selanjutya penelitian memiliki arti metoda yaitu penelitian itu adalah: menggunakan metode-metode ilmiah;dilandaskan pada analisis dan konstruksi (rancangan); memerlukan pengumpulan dan penafsiran faktafakta; dengan sabar, hati-hati, serta sistematis; dan secara hati-hati sekali sehingga diperoleh pemecahannya. Penjelasan tentang metoda penelitian sosial akan di ulas pada bagian berikutnya.

-

-

Berdasarkan rangkuman di atas, penelitian adalah suatu proses ilmiah yang memiliki tujuan untuk pemecahan masalah (dasar & terapan) dengan menggunakan metode mampu dan berhasil mewujudkan tujuan penelitian. B. Pengertian Penelitian Sosial Menurut Soerjono Soekanto (1986) penelitian sosial adalah pemeriksaan yang mendalam terhadap fakta sosial untuk kemudian mengusahakan suatu pemecahan atas permasalahan yang timbul dalam gejala yang bersangkutan. Penelitian dalam ilmu sosial menurut Nasir (1999) dapat disebut sebagai suatu proses yang terus-menerus, kritis, terorganisasi untuk mengadakan analisis

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

8

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

dan mememberikan interpretasi terhadap fenomena sosial yang memiliki hubungan saling mengait. Penelitian sosial merupakan penelitian yang dilakukan pada bidang sosial. Beberapa bidang ilmu sosial diantaranya; antropologi, ekonomi, geografi, hukum, linguistik, pendidikan, politik, psikologi, dan sosiologi. Dengan demikian maka penelitian sosial yaitu penelitian yang dilakukan pada bidang sosial untuk memecahkan masalah sosial dengan menggunakan ilmu sosial melaui proses, memiliki tujuan, dan memiliki metode khas ilmu sosial. C. Ciri-ciri Penelitian Sosial Ciri merupakan tanda-tanda khas yang membedakan sesuatu dengan yang lain. Ciri penelitian sosial merupakan tanda khas yang membedakan penelitian sosial dengan penelitian alam. Bagaimana ciri-ciri penelitian sosial dengan penelitian alam? Berikut merupakan perbedaan antara penelitian sosial dengan penelitian alam. Tabel. Perbedaan Penelitian Ilmu Sosial & Ilmu Alam No. 1 2 3 Pembeda Fenomena yang diteliti Data Sebab masalah Ilmu sosial Kompleks Tidak pasti & tidak dapat dikontrol Memiliki ruanglingkup permasalahan yang luas Cenderung subjektif Kurang sempurna Kecenderungan kualitatif Cenderung natural Ilmu alam Kurang kompleks Pasti dan dapat dikontrol Memiliki ruanglingkup permasalahan terbatas Cenderung objektif Cukup sempurna Kecenderungan kuanitatif Cenderung eksperimental Cenderung prediktif

4 5 6 7 8

Posisi peneliti Alat ukur penelitian Metode pendekatan Teknik penelitian

Hasil penelitian Kurang prediktif Sumber: Diolah sendiri, 2010

Secara umum ciri-ciri penelitian dapat dilihat pandangan dari Kadir dan Dirdjosisworo. Menurut Kadir (2009) unsur-unsur penting dalam penelitian sosial adalah sebagai berikut: memiliki pemikiran, yaitu kegiatan intelektual; memiliki interpretasi, yaitu mencari makna yang hakiki; memiliki objek/sasaran, yaitu segala fakta dan gejala; memiliki metode, yaitu dengan cara refleksi, metodis, sistematis; dan memiliki tujuan, yaitu penelitian sosial untuk kebahagiaan masyarakat.

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

9

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

Selanjutnya menurut Dirdjosisworo (1998) penelitian memiliki ciri-ciri sebagai berikut: sistematis artinya bahasan tersusun secara teratur, berurutan menurut sistem; logis artinya sesuai dengan logika, masuk akal, benar menurut penanalaran; empiris artinya diperoleh dari pengalaman, penemuan, pengamatan; metodis artinya berdasarkan metode yang kebenarannya diakui oleh penalaran. umum artinya menggeneralisasi, meliputi keseluruhan tidak menyangkut yang khusus saja; dan akumulatif artinya bertambah terus, makin berkembang, dinamis.

D. Tujuan Penelitian Sosial Tujuan penelitian sosial merupakan arah, haluan, dan maksud dari penelitian sosial. Pada bagian atas telah dipaparkan bahwa penelitian memiliki arti tujuan. Tujuan dari penelitian secara umum adalah untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan; memperoleh faktafakta atau prinsip-prinsip; dan menemukan hubungan antara fakta; menginterpretasikan dan merevisi fakta-fakta; pemecahan masalah. Lantas apa tujuan dari penelitian sosial? Tujuan penelitian sosial dapat dibagi menjadi tiga, yaitu; untuk menemukan hal baru dalam memecahkan masalah sosial, untuk verifikasi atau memeriksan tentang kebenaran suatu penyelesaian masalah sosial, dan untuk mengembangkan ilmu sosial dalam fungsinya sebagai alat untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial. Beberapa ahli juga menyebutnya dengan istilah eksploratif,verifikasi, dan devolepment.

1. Menemukan hal baru dari hasil eksploratif Definisi eksplorasi sendiri adalah penjelajahan lapangan dengan tujuan memperoleh pengetahuan lebih banyak, terutama sumber-sumber alam yang ada di tempat itu. Proses eksplorasi ini kemudian akan menghasilkan penemuan baru. Penemuan-penemuan baru dibedakan dalam dua pengertian, yaitu: discovery dan invention. Discovery yaitu penemuan kebudayaan baik berupa alat ataupun gagasan yang diciptakan oleh seorang individu ataupun serangkaian ciptaan beberapa individu. Selanjutnya invention yaitu discovery yang sudah mendapatkan pengakuan oleh masyarakat dan dapat diterima serta diterapkan dalam kehidupan. Berdasarkan uraian tersebut, maka tujuan penelitian sosial dilihat dari temuan hasil eksplorasi dapat dibagi dua, yaitu: penelitian sosial dengan tujuan discovery dan penelitian sosial dengan tujuan

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

10

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

invention. Jadi eksplorasi hanya sebatas jandela masuk dalam mewujudkan tujuan penelitian sosial, eksplorasi bukanlah suatu tujuan, tetapi proses. 2. Untuk verifikasi Definisi verifikasi adalah pemeriksaan tentang kebenaran laporan. Verivikasi dalam penelitian sosial adalah suatu tujuan penelitian sosial yang hendak dicapai untuk menguji kebenaran atau menguji hasil penelitian yang pernah dilakukan karena adanya data-data yang diragukan kebenarannya. 3. Untuk devolepment (pengembangan) Tujuan penelitian sosial untuk devolepment adalah penelitian sosial tersebut dilakukan untuk mengembangkan, memperluas, dan menggali lebih dalam suatu ilmu sosial atau masalah sosial guna dipecahkan agar tercipta ilmu sosial dan masyarakat yang diinginkan. E. Fungsi/manfaat Penelitian Sosial Fungsi adalah kegunaan suatu hal. Fungsi penelitian adalah kegunaan penelitian sosial. Berguna untuk siapa? Fungsi penelitian sosial sedikitnya memiliki kegunaan dalam tiga hal, yaitu: kegunaan untuk pengembangan ilmu sosial itu sendiri, kegunaan bagi masyarakat (sasaran penelitian), dan kegunaan untuk peneliti sendiri. 1. Ilmu sosial Kegunaan untuk pengembangan ilmu sosial yaitu penelitian itu berguna untuk mengembangkan dan mensahihkan ilmu sosial. Jika macammacam ilmu sosial meliputi sosiologi, antropologi, ekonomi, geografi, sejarah, dan hukum, maka penelitian itu berguna untuk mengembangkan dan mensahihkan ilmu sosiologi, antropologi, ekonomi, geografi, sejarah, dan hukum. 2. Masyarakat sasaran Maksud kegunaan penelitian sosial bagi masyarakat (sasaran penelitian) adalah hasil penelitian itu berguna untuk menjawab masalahmasalah sosial yang dihadapi oleh masyarakat yang diteliti. Jika penelitian itu meneliti tenang masalah kemiskinan, maka fungsi penelitian itu adalah untuk menjawab bagaimana cara dan strategi agar masyarakat itu sejahtera. 3. Peneliti Peneliti adalah orang yang melakukan penelitian. Apakah seorang peneliti mendapatkan kegunaan dari proses penelitian? Jawabnya, ya. Dengan proses penelitian, seorang peneliti semakin bertambah wawasan dan pengetahuannya tentang masalah yang diteliti dan ilmu yang dimiliki. Seorang peneliti kemiskinan, pasti akan memahami persoalan mengapa dan bagaimana

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

11

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

terjadi kemiskinan. Tentu peneliti ini dikemudian hari akan menjadi seorang ahli (teoritis) dalam mengentaskan kemiskinan. Banyak juga seorang peneliti yang mendapatkan materi (harta) dari penelitian. Definisi manfaat adalah guna atau untung. Kebalikan dari manfaat adalah mudarat atau rugi. Jadi manfaat penelitian sosial sama halnya dengan fungsi penelitian sosial. Lantas apa mudarat dari penelitian sosial? Mudarat dari penelitian sosial: jika penelitian sosial itu akan menghancurkan ilmu sosial itu sendiri; jika penelitian sosial itu akan menyengsarakan masyarakat sasaran; dan jika penelitian sosial itu akan mengancam eksistensi peneliti itu sendiri.

F. Cara berfikir seorang peneliti Penelitian merupakan kegiatan mulia, karena penelitian memiliki manfaat untuk mencapai tujuan sosial yang diinginkan. Disinilah pentingnya pemikiran seorang peneliti sosial. Manfaat atau mudarat suatu penelitian tergantung dari pemikiran seorang peniliti. Namun hasil penelitian juga tidak hanya ditentukan latar belakang pemikiran seorang peneliti. Contoh kasus saja, seorang penelitian yang meneliti tentang korupsi. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kemiskinan rakyat karena banyaknya uang negara di korupsi oleh oknum pemerintah dan penegak hukum. Tetapi apa yang terjadi? Seorang peneliti itu malah dipenjara, karena dituduh mencemarkan nama baik. Jadi manfaat penelitian tidak hanya dipengaruhi oleh latar belakang pemikiran seorang peneliti. Manfaat penelitian dapat mengenai tujuan, juga dipengaruhi oleh sasaran penelitian (pemerintah, penegak hukum, dan rakyat). Secara umum cara berfikir seorang peneliti ada tiga macam, yaitu; berfikir skeptis, berfikir analitis, dan berfikir kritis. Seorang peneliti diharapkan memiliki dan menggunakan cara berfikir tersebut di atas dalam melaksanakan penelitian. Adapun penjelasan dari tiga macam cara berfikir seorang peneliti adalah sebagai berikut; - Berfikir skeptif artinya peneliti yang memiliki pikiran untuk menanyakan bukti atau fakta yang dapat mendukung suatu pernyataan - Berfikir analitis yaitu peneliti yang memiliki pikiran untuk selalu menganalisis setiap pernyataan atau persoalan yang ada pada penelitianya. - Berfikir kritis yaitu peneliti yang memiliki pikiran untuk menimbang berbagai hal secara obyektif berdasarkan data yang ditemukan di lapangan. G. Sikap Seorang Peneliti Sikap merupakan perbuatan yang berdasarkan pada pendirian dan keyakinan. Seorang peneliti disarankan memiliki sikap yang objektif, kompeten, faktual, jujur, dan terbuka. Berikut adalah penjelasan dari sikap-sikap yang dimiliki seorang peneliti.

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

12

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

1. Obyektif, artinya harus dapat memisahkan antara pendapat pribadi yang biasanya sifatnya subyektif dengan fakta/ data yang diperoleh dari lapangan 2. Kompeten, artinya memiliki kemampuan untuk melaksanakan penelitian dengan menggunakan metode dan teknik peelitian tertentu 3. Faktual, artinya harus bekerja berdasarka fakta yang diperoleh 4. Jujur, artinya tidak measukan keinginan sendiri ke dalam data 5. Terbuka, artinya bersedia memberikan bukti penelitian dan siap menerima pendapat pihak lain tentang hasil penelitiannya H. Jenis-jenis penelitian Jenis-jenis penelitian pada umumnya dibagi dalam empat jenis. Namun penggolongan ini bukanlah kaku. Penggolongan jenis-jenis penelitian bersifat dinamis sehingga dapat berubah-ubah, tidak baku. Empat jenis penelitian tersebut adalah jenis penelitian ditinjau dari bidang ilmunya, ditinjau dari tujuan utamanya, ditinjau dari tempat pelaksanaan penelitian, dan ditinjau dari cara pembahasannya. Jenis penelitian ditinjau dari bidang ilmunya di bagi menjadi dua yaitu penelitian bidang sosial, penelitian bidang alam, dan Penelitian bidang sosial & alam (campuran). Jenis penelitian ditinjau dari tujuan utamanya di bagi menjadi dua yaitu penelitian murni (basic research) dan penelitian terapan (applied research). Jenis penelitian ditinjau dari tempat pelaksanaan penelitian dibagi menjadi tiga yaitu penelitian lapangan, penelitian kepustakaan, dan penelitian laboratorium. Jenis penelitian ditinjau dari cara pembahasannya dibagi menjadi dua yaitu penelitian deskriptif dan penelitian inferensial. Berikut penjelasan dari tiap-tiap jenis penelitian. 1. Penelitian ditinjau dari bidang ilmunya Penelitian bidang sosial Bidang ilmu sosial mencakup ilmu; Sosiologi, Antropologi, Ekonomi, Geografi, Hukum, Politik, Psikologi, dan Sejarah. Jadi penelitian bidang sosial yaitu penelitian yang dilakukan pada bidang ilmu Sosiologi, Antropologi, Ekonomi, Geografi, Hukum, Politik, Psikologi, dan Sejarah. Penelitian bidang alam Menurut Vardiansyah (2008) ilmu alam (natural science) adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun. Bidang ilmu alam diantaranya mencakup ilmu; Astronomi, Biologi, Ekologi, Fisika, Geologi, Geografi fisik berbasis ilmu, Ilmu bumi, dan Kimia. Jadi penelitian bidang alam adalah penelitian yang dilakukan pada bidang ilmu yang tersebut di atas. Berbeda dengan penelitian eksak, penelitian sosial memiliki karakter tersendiri. Hal inilah yang perlu disadari oleh para peneliti ataupun calon peneliti.

-

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

13

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

Keunikan karakter tersebut turut berpengaruh pada metode dan teknik penelitian. Penelitian bidang sosial & alam (campuran) Jenis bidang penelitian campuran (sosial & alam) memang masih asing di telinga kita. Begitu halnya buku-buku berbahasa Indonesia yang mengulas tentang bidang penelitian tersebut agak jarang ditemukan. Namun dalam prakteknya, jenis bidang penelitian campuran telah marak dilakukan. Hal ini dapat dilihat beberapa penelitian terapan untuk perusahaan, misalnya suatu perusahaan yang ingin mengetahui potensi alam dan sosial yang ada, dan kemudian cocok untuk mendirikan usaha apa. Adapun metode penelitiannya dapat dilihat pada buku Creswell (2007) dalam bukunya yang berjudul “Designing and Conducting Mixed Methos Research”. Creswell telah menemukan model penelitian untuk meneliti masalah sosial dan alam secara bersamaan. Nama metode tersebut adalah mixed method (metode gabungan: kulitatif-kuanttatif). Mixed method adalah metode dengan menggunakan gabungan pada prosedur penelitian, dimana salah satu metode lebih dominan terhadap metode yang lain. Metode yang kurang dominan hanya diposisikan sebagai metode pelengkap untuk mendukung ”kekayaan data”. Keunggulan pendekatan ini adalah peneliti tetap konsisten dengan pendekatan penelitian yang dipilih. 2. Penelitian ditinjau dari tujuan utamanya Penelitian murni (basic research) Penelitian dasar yaitu penelitian murni untuk mengembangkan dan memperdalam teori suatu ilmu pengetahuan. Contoh penelitian mengenai tata surya, genetika dsb Penelitian terapan (applied research) Penelitian terapan yaitu penelitian yang dapat diterapkan langsung untuk memecahkan masalah di masyarakat. Contoh : penelitian obat, hama tanaman, teknologi pertanian dan sebagainya.

-

3. Penelitian ditinjau dari tempat pelaksanaan penelitian Penelitian lapangan Penelitian lapangan adalah penelitian yang dilakukan pada kehidupan yang nyata (masyarakat). Jenis penelitian ini biasanya digunakan pada penelitian sosial, khususnya penelitian yang mengungkap realitas sosial (masalah sosial). Penelitian kepustakaan Penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan dipusat pustaka (perpustakaan) tanpa melakukan penelitian lapangan. Biasanya kepustakaan yang digunakan penelitian dalam bentuk; buku, naskah, catatan-catatan, kisah sejarah, dan dokumen pendukung lainnya. Penelitian laboratorium

-

-

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

14

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

Penelitian laboratorium yaitu penelitian yang dilakukan di laborat. Laboratorium merupakan tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan secara terkendali. Laboratorium ilmiah biasanya dibedakan menurut disiplin ilmunya, misalnya; laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium biokimia, laboratorium komputer, dan laboratorium bahasa. Jenis penelitian ini biasanya digunakan penelitian bidang alam. 4. Penelitian ditinjau dari cara pembahasannya Penelitian deskriptif Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan dengan memaparkan, melukiskan dan melaporkan segala keadaan obyek yang diteliti sebagaimana adanya tanpa menarik suatu kesimpulan Penelitian inferensial Penelitian inferensial yaitu penelitian yang selain memaparkan keadaan obyek juga menarik kesipulan umum guna keperluan prediksi. Penelitian jenis ini sering menggunakan rumus-rumus statistik

-

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

15

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

LATIHAN SOAL Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar 1. Apakah yang dimaksud dengan penelitian (Riset)? .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 2. Apakah yang dimaksud dengan penelitian sosial! .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 3. Sebutkan dan jelaskan ciri-ciri penelitian sosial! .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 4. Sebutkan dan jelaskan tujuan penelitian sosial! .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 5. Sebutkan dan jelaskan fungsi/manfaat penelitian sosial! .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 6. Sebutkan dan jelaskan cara berfikir seorang peneliti! .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 7. Sebutkan dan jelaskan sikap seorang peneliti! .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 8. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis penelitian! .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. ..............................................................................................................................

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

16

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

KUNCI SOAL 1. Apakah yang dimaksud dengan penelitian (Riset)? Penelitian adalah suatu proses ilmiah yang memiliki tujuan untuk pemecahan masalah (dasar & terapan) dengan menggunakan metode mampu dan berhasil mewujudkan tujuan penelitian. 2. Apakah yang dimaksud dengan penelitian sosial! Penelitian sosial adalah penelitian yang dilakukan pada bidang sosial untuk memecahkan masalah sosial dengan menggunakan ilmu sosial melaui proses, memiliki tujuan, dan memiliki metode khas ilmu sosial. 3. Sebutkan dan jelaskan ciri-ciri penelitian sosial! No. 1 2 3 Pembeda Fenomena yang diteliti Data Sebab masalah Ilmu sosial Kompleks Tidak pasti & tidak dapat dikontrol Memiliki ruanglingkup permasalahan yang luas Cenderung subjektif Kurang sempurna Kecenderungan kualitatif Cenderung natural Kurang prediktif

4 5 6 7 8

Posisi peneliti Alat ukur penelitian Metode pendekatan Teknik penelitian Hasil penelitian

4. Sebutkan dan jelaskan tujuan penelitian sosial! Menemukan hal baru dari hasil eksploratif (discovery dan invention). Discovery yaitu penemuan kebudayaan baik berupa alat ataupun gagasan yang diciptakan oleh seorang individu ataupun serangkaian ciptaan beberapa individu. Selanjutnya invention yaitu discovery yang sudah mendapatkan pengakuan oleh masyarakat dan dapat diterima serta diterapkan dalam kehidupan. Untuk verifikasi Verivikasi dalam penelitian sosial adalah suatu tujuan penelitian sosial yang hendak dicapai untuk menguji kebenaran atau menguji hasil penelitian yang pernah dilakukan karena adanya data-data yang diragukan kebenarannya. Untuk devolepment (pengembangan)

-

-

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

17

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

Devolepment adalah penelitian sosial tersebut dilakukan untuk mengembangkan, memperluas, dan menggali lebih dalam suatu ilmu sosial atau masalah sosial guna dipecahkan agar tercipta ilmu sosial dan masyarakat yang diinginkan. 5. Sebutkan dan jelaskan fungsi/manfaat penelitian sosial! Ilmu sosial Penelitian itu berguna untuk mengembangkan dan mensahihkan ilmu sosial. Masyarakat sasaran Hasil penelitian itu berguna untuk menjawab masalah-masalah sosial yang dihadapi oleh masyarakat yang diteliti. Peneliti Seorang peneliti semakin bertambah wawasan dan pengetahuannya tentang masalah yang diteliti dan ilmu yang dimiliki.

-

-

6. Sebutkan dan jelaskan cara berfikir seorang peneliti! Berfikir skeptif artinya peneliti yang memiliki pikiran untuk menanyakan bukti atau fakta yang dapat mendukung suatu pernyataan Berfikir analitis yaitu peneliti yang memiliki pikiran untuk selalu menganalisis setiap pernyataan atau persoalan yang ada pada penelitianya. Berfikir kritis yaitu peneliti yang memiliki pikiran untuk menimbang berbagai hal secara obyektif berdasarkan data yang ditemukan di lapangan.

-

7. Sebutkan dan jelaskan sikap seorang peneliti! Obyektif, artinya harus dapat memisahkan antara pendapat pribadi yang biasanya sifatnya subyektif dengan fakta/ data yang diperoleh dari lapangan Kompeten, artinya memiliki kemampuan untuk melaksanakan penelitian dengan menggunakan metode dan teknik peelitian tertentu Faktual, artinya harus bekerja berdasarka fakta yang diperoleh Jujur, artinya tidak measukan keinginan sendiri ke dalam data Terbuka, artinya bersedia memberikan bukti penelitian dan siap menerima pendapat pihak lain tentang hasil penelitiannya

-

8. Sebutkan jenis-jenis penelitian! Empat jenis penelitian tersebut adalah jenis penelitian ditinjau dari bidang ilmunya, ditinjau dari tujuan utamanya, ditinjau dari tempat pelaksanaan penelitian, dan ditinjau dari cara pembahasannya. Jenis penelitian ditinjau dari bidang ilmunya di bagi menjadi dua yaitu penelitian bidang sosial, penelitian bidang alam, dan Penelitian bidang sosial & alam

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

18

Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010

(campuran). Jenis penelitian ditinjau dari tujuan utamanya di bagi menjadi dua yaitu penelitian murni (basic research) dan penelitian terapan (applied research). Jenis penelitian ditinjau dari tempat pelaksanaan penelitian dibagi menjadi tiga yaitu penelitian lapangan, penelitian kepustakaan, dan penelitian laboratorium. Jenis penelitian ditinjau dari cara pembahasannya dibagi menjadi dua yaitu penelitian deskriptif dan penelitian inferensial. Berikut

PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL BAGI PENELITI PEMULA

19

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->