P. 1
Pembahasan_Soal_Tryout_Sosiologi_Kelas_xii

Pembahasan_Soal_Tryout_Sosiologi_Kelas_xii

|Views: 1,244|Likes:
Published by Suhadi Rembang
Menurut Max Weber, tindakan sosial adalah tindakan seorang individu yang dapat mempengaruhi individu-individu lain dalam masyarakat. Dalam bertindak atau berperilaku seorang individu memperhitungkan individu-individu lain dalam masyarakatnya. Dengan demikian, tindakan sosial merupakan perwujudan dari hubungan atau interaksi sosial. Di bawah ini yang merupakan contoh interaksi sosial adalah ...
Menurut Max Weber, tindakan sosial adalah tindakan seorang individu yang dapat mempengaruhi individu-individu lain dalam masyarakat. Dalam bertindak atau berperilaku seorang individu memperhitungkan individu-individu lain dalam masyarakatnya. Dengan demikian, tindakan sosial merupakan perwujudan dari hubungan atau interaksi sosial. Di bawah ini yang merupakan contoh interaksi sosial adalah ...

More info:

Published by: Suhadi Rembang on Jan 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2013

pdf

text

original

PEMERINTAH KABUPATEN REMBANG DINAS PENDIDIKAN SMA NEGERI 1 PAMOTAN Jalan Lasem Km.

01  ( 0295 ) 531843 Pamotan  59261 PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI MATA PELAJARAN KELAS PROGRAM WAKTU : SOSIOLOGI : XII : IPS : 90 menit

KETERANGAN: NOMOR SOAL YANG ADA PADA PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI, TIDAK SAMA DENGAN NOMOR SOAL PADA SOAL TRYOUT SOSIOLOGI. ATAS PERHATIANNYA, DIUCAPKAN TERIMAKASIH [PROSES INTERAKSI SOSIAL] 1. Jawaban E Berikut pembahasannya: Menurut Max Weber, tindakan sosial adalah tindakan seorang individu yang dapat mempengaruhi individu-individu lain dalam masyarakat. Dalam bertindak atau berperilaku seorang individu memperhitungkan individuindividu lain dalam masyarakatnya. Dengan demikian, tindakan sosial merupakan perwujudan dari hubungan atau interaksi sosial. Di bawah ini yang merupakan contoh interaksi sosial adalah ...

a.

seorang pemuda yang mengkhayalkan gadis impiannya secara diam-diam dengan cara melamunkan dan memandang foto gadis tersebut [menghayal gadis, melamun, memandang foto, bukan contoh interaksi sosial] b. seorang guru PNS sedang membeli kulkas di Pasar Pamotan [membeli kulkas, bukan contoh interaksi sosial] c. seorang siswa sedang membeli makanan di kantin [membeli makanan bukan contoh interaksi sosial] d. seorang nenek sedang melihat foto [sama dengan point a] e. seorang pemuda melayangkan sepucuk surat cinta dan mengirimkan sekuntum bunga mawar merah kepada gadis impiannya [pemuda melayangkan sepucuk surat dan mengirimkan sekuntum bunga mawar merah kepada gadis, adalah contoh interaksi sosial, karena tindakan pemuda tersebut dapat mempengaruhi gadis tersebut untuk melakukan tindakan (hubungan timbal balik), entah gadis itu akan senang atau sedih, entah akan menerima tujuan tindakan dari pemuda itu (menerima cintanya) atau yang lain. Yang jelas ada hubungan yang terjadi setelah itu] 2. Jawaban E Dilihat dari tekanannya tentang cara dan tujuan, tindakan sosial dibedakan empat macam, yaitu; tindakan rasional instrumental, tindakan rasional berorientasi nilai, tindakan tradisional, dan tindakan afektif.

Tindakan rasional instrumental, yaitu tindakan yang dilakukan dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara dan tujuan, dalam hal ini pelaku memperhitungkan efisiensi dan efektivitas dari sejumlah pilihan tindakan.  Tindakan rasional berorientasi nilai, yaitu tindakan yang berkaitan dengan nilai dasar dalam masyarakat, sehingga pelaku tidak lagi memperhitungkan tujuan, yang menjadi persoalan dan perhitungan pelaku hanyalah tentang cara.  Tindakan tradisional, yaitu tindakan yang tidak memperhitungkan pertimbangan rasional. Tindakan ini dilaksanakan berdasarkan pertimbangan kebiasaan dan adapt istiadat. Orientasi tindakan tradisional dilakukan menurut cara yang diwariskan oleh generasi terdahulu, makna dari tindakan tidak begitu dipermasalahkan.  Tindakan afektif, yaitu tindakan yang dilakukan oleh seseorang maupun kelompok berdasarkan perasaan (afeksi) atau emosi. Di bawah ini yang merupakan contoh tindakan sosial berorientasi nilai adalah ...

a.

memilih program studi di SMA disesuaikan dengan bakat, minat, cita-cita, atau tindakan rajin belajar agar dapat lolos SPMB, dan bekerja keras untuk mendapatkan nafkah yang cukup [tindakan rasional intrumental] b. mengamuk karena marah, neloncat kegirangan karena perasaan senang yang berlebihan, tindakan menolak karena benci, jatuh cinta dan sebagainya [tindakan rasional nilai] c. melangsungkan berbagai macam upacara atau tradisi yang dimaksudkan untuk untuk melestarikan budaya leluhur [tindakan tradisional] d. Tidak mempedulikan orang yang sedang bekerja di tempat ramai [tindakan acuh tak acuh] e. kita tidak mempersoalkan untuk apa kita harus menerima atau memberi sesuatu pada orang lain dengan tangan kanan. [tindakan sosial berorientasi nilai, karena kita tidak lagi memperhitungkan tujuan, yang SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009 1

PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI

menjadi persoalan dan perhitungan pelaku hanyalah tentang cara].

[SYARAT TERJADINYA INTERAKSI SOSIAL] 3. Jawaban E Prof. Soerjono Soekanto dalam bukunya Sosiologi Suatu Pengantar, menyebutkan ada dua syarat terjadinya interaksi sosial, yaitu kontak sosial dan komunikasi. Pada kontak sosial, pengertiannya lebih ditekankan pada orang/kelompok yang berinteraksi, sedangkan komunikasi lebih menekankan tentang bagaimana pesannya itu diproses. Di bawah ini yang merupakan contoh komunikasi adalah ... a. anak kecil yang sedang mempelajari kebiasaan-kebiasaan, norma-norma dan nilainilai dalam keluarga. [anak kecil tersebut

melakukan komunikasi dengan norma, jadi tidak dapat di proses] b. seseorang yang merasakan bahwa tindakannya berlawanan dengan norma masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan ideologi dan program kerjanya. [merasakan bahwa tindakan kita berlawanan dengan norma, bukan sebuah komunikasi] c. dua parpol yang bekerja sama untuk mengalahkan parpol lain dalam pemilu. [opsi c merupakan realitas tindakan sosial, bukan proses komunikasi] d. Presiden RI berjabat tangan dengan tamu negara [kontak fisik merupakan bagian dari interaksi sosial, dan belum nampak suatu isi pesan yang dapat di proses] e. seorang siswa sedang ijin tidak masuk sekolah karena sakit dengan cara mengirim SMS kepada gurunya [seorang siswa membuat ijin kepada gurunya, merupakan bentuk komunikasi yang kemudian diproses. Hasil proses nya adalah apakah siswa tersebut diberi ijin atau tidak, oleh gurunya]

4. Jawaban E [penjelasan sangat jelas]
Suatu proses komunikasi dikatakan komunikatif apabila pesan yang disampaikan diproses secara berdaya guna dan berhasil guna. Berdaya guna apabila pesannya disampaikan secara praktis, efisien, dan mudah dimengerti. Berhasil guna, jika pesannya itu jelas maksud dan tujuannya, sehingga si komunikan menanggapi, memenuhi, atau melaksanakan keinginan si Komunikator dengan baik. Secara ringkas, proses komunikasi dapat digambarkan dengan bagan sebagai berikut;

Sumber: Diolah dari berbagai sumber, 2010 Dari gambar di atas, dapat disimpulkan bahwa proses interaksi sosial baru terjadi apabila ... a. adanya pelaku interaksi sosial lebih dari satu orang b. adanya komunikasi sosial yang jelas di antara pelaku dengan mempergunakan simbol-simbol yang jelas, seperti isyarat, roman, muka, tindakan dan percakapan. c. adanya dimensi waktu yang meliputi masa lampau, masa kini maupun masa yang akan datang, yang memperlihatkan corak dari proses interaksi sosial yang sedang berlangsung. d. adanya tujuan-tujuan tertentu yang ingin dicapai oleh orang-orang yang sedang berinteraksi sosial. e. semua jawab benar. [BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL] 5. Bentuk-bentuk interaksi sosial dibedakan menjadi dua yaitu interaksi sosial yang asosiatif dan interaksi sosial yang disosiatif. Interaksi sosial asosiatif (association processes) adalah cara yang tidak bertentangan dengan seseorang maupun kelompok untuk mencapai tujuan tertentu. Interaksi sosial asosiatif bedakan dalam tiga jenis yaitu; kerja sama (cooperation), akomodasi, asimilasi, dan akulturasi. Selanjutnya proses disosiatif (proses oposisi) yaitu cara yang bertentangan dengan seseorang maupun kelompok untuk mencapai tujuan tertentu. Bentukbentuk interaksi sosial disosiatif yaitu; persaingan (kompetisi), kontravensi, pertikaian, dan konflik. Di bawah ini merupakan contoh dari interaksi sosial disosiatif adalah ...

a.

warga semakin giat bekerja bakti membersihkan lingkungan untuk mencegah wabah demam berdarah. [conoth interaksi sosial asosiatif] SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009 2

PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI

b.

masyarakat rela bekerja bakti membersihkan lingkungan karena sama-sama menyadari manfaat lingkungan yang bersih. [merupakan contoh kerjasama. Kerjasama adalah bagian dari interaksi sosial asosiatif] c. kerja sama siswa dan guru untuk memulihkan nama baik sekolah yang dinodai tindakan criminal beberapa siswanya. [contoh interaksi sosial asosiatif] d. pergantian kepemimpinan nasional dari tangan Presiden Soeharto pada bulan Mei 1998 setelah terjadinya demontrasi mahasiswa seluruh Indonesia yang menghendaki penguasa Orde Baru tersebut 'lengser' akibat krisis multidimensi yang dialami bangsa Indonesia. [contoh interaksi sosial asosiatif] e. penyelesaian konflik kepemilikan Pulau Ligitan dan Sipadan antara Malaysia dengan Indonesia yang dimenangkan oleh Malaysia melalui Mahkamah Internasional. [contoh interaksi sosial disosiatif] [FAKTOR INTERAKSI SOSIAL] 6. Faktor-faktor yang mendasari/ mempengaruhi terjadinya interaksi sosial, diantaranya; imitasi, identifikasi, sugesti, motivasi, simpati, dan empati.  Imitasi merupakan proses peniruan tingkah laku orang lain untuk diterapkan pada diri seseorang yang meniru proses tersebut.  Identifikasi adalah suatu kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama (identik) dengan pihak lain (meniru secara keseluruhan).  Sugesti adalah suatu pendapat, saran, pandangan atau sikap yang diberikan seseorang kepada orang lain dan diterima tanpa disertai daya kritik.  Motivasi merupakan dorongan, rangsangan, pengaruh atau stimulus yang diberikan individu kepada individu yang lainnya sedemikian rupa sehingga orang yang diberi motivasi tersebut menuruti atau melaksanakan apa yang dimotivasikan secara kritis, nasional, dan penuh rasa tanggungjawab.  Simpati adalah suatu proses kejiwaan dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain atau sekelompok orang, karena sikapnya, penampilannya, wibawanya atau perbuatannya yang sedemikian rupa.  Empati mirip perasaan simpati, akan tetapi tidak semata-mata perasaan kejiwaan saja. Empati dibarengi dengan perasaan organisma tubuh yang sangat dalam. Di bawah ini merupakan contoh dari motivasi adalah ...

c. dan b benar

a a, gu

d.
b, dan c benar

e.
ru (digugu dan ditiru) telah mencetak generasi yang unggul dan mawas diri. [contoh motivasi]

[NILAI & NORMA SOSIAL] 7. Jawaban E Nilai sosial merupakan sesuatu yang baik, diinginkan, diharapkan, dan dianggap penting oleh masyarakat sehingga menjadi acuan/pedoman oleh masyarakat dalam bertindak. Jadi, nilai sosial mengandung standar normative bagi individu dalam kehidupan sosialnya. Menurut Prof. Notonegoro, nilai dibedakan menjadia tiga macam, yaitu nilai material, nilai vital, dan nilai kerohanian.  Nilai material adalah semua nilai yang berguna bagi jasmani manusia  Nilai vital adalah semua nilai yang berguna bagi manusia untuk dapat melaksanakan berbagai aktivitas sehari-hari  Nilai kerohanian adalah semua nilai yang berguna bagi kebutuhan rohani manusia, meliputi: ∗ Nilai kebenaran: nilai yang bersumber pada alam pikiran manusia (cipta, rasio dan budi) ∗ Nilai keindahan: nilai yang bersumber pada perasaan (estetika) ∗ Nilai moral: nilai yang bersumber pada unsur kehendak (karsa) ∗ Nilai religious: nilai yang bersumber dari wahyu Tuhan Di bawah ini yang merupakan contoh suatu sesuatu yang memiliki nilai vital menurut petani hulu adalah ...

a. b. c.
ojek]

kitab suci [nilai religius] lukisan [nilai keindahan] sepeda motor [nilai vital untuk tukang komputer [nilai vital untuk desain

d.
grafis]

e.

sawah dan pekarangan [nilai vital untuk petani] Keterangan: petani hulu merupakan petani yang kegiatannya memproduksi hasil primer. Contonya, petani padi yang menanam padi, kemudian menghasilkan padi. Sedang kan petani hilir adalah petani yang kegiatannya mengolah hasil tani. Contohnya petani pengrajin tepung padi, kemudian menghasilkan tepung padi.

a.

seo rang ayah yang baik dan bijak, anak-anaknya akan berperilaku baik dan bijak pula. [contoh imitasi] b. seo rang kepala desa yang berwibawa dan penuh karisma, menggerakkan pola pemerintahan desanya melalui serangkaian proses sosial agar warga desanya berperan aktif dalam membangun desanya. [contoh sugesti]

8.

Jenis-jenis norma sosial berdasarkan tingkat daya pengikatnya terhadap masyarakat, dibagi dalam lima macam, yaitu; norma cara (usage), norma kebiasaan (folkways), norma tata kelakuan (mores), norma adat istiadat (custom), dan norma hukum (law). SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009 3

PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI

Norma cara (usage) yaitu perbuatan tertentu yang dilakukan seseorang dalam suatu masyarakat, namun tidak secara terus menerus. Daya ikatnya sangat lemah. Sanksi berupa celaan. • Norma kebiasaan (folkways) yaitu perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama dan dilakukan secara sadar sehingga mempunyai tujuan yang jelas, serta dianggap baik dan benar, dan merupakan bukti bahwa banyak orang yang menyukai perbuatan tersebut . Memiliki kekuatan mengikat lebih besar daripada usage. • Norma tata kelakuan (mores) yaitu sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat tertentu suatu masyarakat yang dilakukan secara sadar sebagai bentuk pengawasan terhadap anggota masyarakatnya. • Norma adat istiadat (custom) adalah tata kelakuan yang tertinggi kedudukannya, merupakan norma yang tidak tertulis, namun sangat mengikat sehingga anggota-anggota masyarakat yang melanggar adat istiadat akan menderita karena sanksi keras yang secara tidak langsung dikenakan kepadanya. • Norma hukum (law) yaitu rangkaian aturan yang berisi perintah, kewajiban dan larangan agar tercipta suatu ketertiban dan keadilan masyarakat. Di bawah ini merupakan contoh dari folkways adalah ....

Berdasarkan pernyataan di atas, yang merupakan fungsi-fungsi dari nilai sosial adalah ... a. i b. ii c. iii d. iv dan v e. semua jawaban benar 8. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Perhatikan pernyataan berikut ini! i. sebagai pedoman yang mengatur kehidupan masyarakat ii. sebagai pedoman cara berpikir atau bertindak iii. sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhankebutuhan pokok masyarakat dalam mencapai masyarakat yang sejahtera, tenteram, tertib dan aman. Berdasarkan pernyataan di atas, yang merupakan fungsi-fungsi dari norma sosial adalah ... a. i b. ii c. iii d. i dan ii e. i, ii, dan iii [KETERATURAN & TERTIB SOSIAL] 8. Jawaban E Patokan-patokan berperilaku di dalam masyarakat akan melahirkan ordinasi atau ketantuan-ketentuan dalam masyarakat, sehingga lahirlah keajegan dalam pola perilaku. Keajegan dalam pola perilaku akan melahirkan tertib sosial, dan pada akhirnya akan menciptakan keteraturan sosial di dalam kehidupan masyarakat. Di bawah ini yang merupakan tindakan yang bertujuan untuk menciptakan keteraturan sosial di dalam kehidupan masyarakat adalah ... a. petani menggunakan obat untuk membasmi hama wereng pada tanaman padi b. seorang siswa sedang tidur di siang hari c. pengusaha kaya sedang makan di lestoran d. masyarakat miskin sedang menanti bantuan dari pemerintah e. seorang gadis cantik sedang hamil setelah nikah [hamil merupakan perubahan kondisi biologis, dimana terdapat janin/ bayi di dalam rahim seorang perempuan. Kapan perempuan diperbolehkan hamil? Jawabnya setelah perempuan itu menikah. Dengan demikian tercipta keteraturan sosial. Kalau ada perempuan hamil, sebelum menikah, boleh tidak? Jawabnya tidak boleh, karena akan menciptakan ketidakteraturan sosial atau penyimpangan sosial] [PROSES SOSIALISASI] 9. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Setiap orang tua siswa selalu mengajarkan anaknya untuk tidak membolos sekolah. Dalam aturan tata tertib sekolah pun demikian, membolos sekolah merupakan kegiatan yang dilarang. Namun dalam pergaulan dengan teman sepermainan/sebaya terkadang mengajarkan untuk membolos sekolah. SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009 4

a.

bagi seseorang yang makan dengan berdecak akan dianggap tidak sopan. [usage] b. larangan agama bagi seseorang untuk berbuat zina, berjudi, mengkonsumsi minuman keras, narkoba, mencuri, membunuh dll. [mores] c. dalam aturan banjar pada masyarakat Bali, warga banjar yang tidak mau terlibat dalam pasuka-dukaan (gotong royong) akan dikucilkan. [custom] d. KUHPidana, KUHPerdata, UU No.22/1999 tentang Pemda. [low] e. kebiasaan para santri mencium tangan sang kyai sebagai bentuk penghormatan. [folkways] [FUNGSI NILAI & NORMA SOSIAL] 9. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Perhatikan pernyataan berikut ini! i. sebagai alat solidaritas dalam kalangan masyarakat ii. sebagai alat pengawas dengan daya tekan dan daya pengikat tertentu iii. sebagai petunjuk arah cara berfikir, berperasaan, bertindak dan penentu dalam memenuhi peran sosial iv. sebagai faktor pendorong seseorang dalam meraih cita-cita v. sebagai benteng perlindungan dan menjaga stabilitas budaya kelompok masyarakat.

PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI

Berdasarkan contoh proses sosialisasi di atas, dapat ditarik kesimpulan ...

c.

a.

proses sosialisasi dipengaruhi oleh agen sosialisasi b. proses sosialiasi bertujuan untuk membiasakan seseorang agar selaras dengan berbagai unsurr sistem nilai budaya yang berlaku. c. proses sosial yang menjadikan seseorang sebagai bagian dari suatu kebudayaan d. agen sosialisasi memiliki pengaruhnya kuat dalam berperilaku e. semua jawaban benar [BENTUK-BENTUK SOSIALISASI] 9. Jawaban E Berdasarkan bentuknya, sosialisasi dibagi menjadi dua yaitu; sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder. Sosialisasi primer yaitu proses sosialisasi pertama yang dijalani individu dari masa anak-anak melalui belajar menjadi anggota masyarakat di lingkungan keluarga. Selanjutnya sosialisasi sekunder adalah sosialisasi lanjutan yang bertujuan membentuk individu yang berpengatahuan luas serta ramah dengan lingkungan sekitarnya. Di bawah ini merupakan contoh sosialisasi primer adalah ...

hakim sedang membaca buku di teras halaman rumah [contoh sosialisasi sekunder] d. siswa sedang makan dengan tangan kiri [contoh sosialisasi sekunder] e. seorang ibu yang sedang menempelkan puting susunya, pada saat anaknya lahir [contoh sosialisasi primer. Meneteki anak yang baru saja lahir merupakan proses sosialisasi pertama yang dijalani oleh anak] [MEDIA SOSIALISASI] 10. Jawaban E Sosialisasi merupakan proses pembelajaran individu terhadap nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Media untuk menanamkan nilai dan norma di sebut media sosialisasi. Jenis-jenis media sosialisasi diantaranya; keluarga, sekolah, kelompok pergaulan, media massa, dan pelaku lain. Perhatikan contoh sosialisasi di bawah ini! Untuk meningkatkan produksi pangan, pemerintah mengadakan suatu paket acara khusus di TVRI untuk para petani yang diberi nama siaran pedesaan. Siaran tersebut berisi penerangan kepada para petani tentang cara-cara bertani yang baik dalam usaha tani. Contoh di atas merupakan proses sosialisasi yang menggunakan agen ... a. pemerintah b. swasta c. sekolah d. kelompok pergaulan e. media massa [TVRI merupakan Televisi Republik Indonesia. TVRI adalah saluran komunikasi audio visual. TVRI termasuk bagian dalam media massa. Media massa pada umumnya dibagi menjadi dua, yaitu media cetak dan media elektronik. Jadi TVRI adalah bagian dari media massa yang termasuk sebagai agen sosialisasi di masyarakat).

a.

seorang anak menirukan perilaku bapaknya, ketika anak itu berumur 21 tahun [contoh sosialisasi sekunder] b. pencuri membawa pistol untuk menembak burung di hutan [contoh sosialisasi sekunder]

]SOSIALISASI PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN] 11. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Perhatikan gambar di bawah ini!

Pernyataan yang paling tepat berdasarkan gambar di atas adalah sebagai berikut ... a. suatu sikap mempengaruhi sikap tatanan nilai b. tatanan nilai seseorang diperoleh dari faktor genetik c. kepribadian seseorang dapat dilihat telapak tangannya d. sosialisasi tidak ada hubungannya dengan tatanan nilai seseorang e. suatu tatanan nilai akan mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang ]SEBAB-SEBAB PERILAKU MENYIMPANG] 12. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Perhatikan hal-hal berikut di bawah ini! i. Perilaku menyimpang sebagai hasil sosialisasi yang tidak sempurna ii. Proses belajar yang menyimpang PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI iii. Ketegangan antara kebudayaan dan struktur sosial iv. Ikatan sosial yang berlainan v. Perilaku menyimpang sebagai hasil sosialisasi dari nilai-nilai subkebudayaan yang menyimpang SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009 5

Hal-hal yang menyebabkan seseorang perilakunya menyimpang adalah .... a. i dan iii b. ii dan iii c. iiii dan iv d. iv dan v e. semua jawaban benar [FUNGSI PENGENDALIAN SOSIAL] 13. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Perhatikan hal-hal berikut di bawah ini! i. Mempertebal keyakinan masyarakat terhadap norma sosial ii. Memberikan imbalan kepada masyarakat yang menaati norma iii. Mengembangkan rasa malu. iv. Mengembangkan rasa takut v. System hokum merupakan seperangkat aturan yang disusun secara resmi oleh Negara dengan disertai vi. Menciptakan system hukum Berdasarkan hal-hal berikut di atas, yang merupakan fungsi pengendalian sosial adalah .... a. i dan iii b. ii dan iv

c. d.
e.

v dan vi i dan vi semua jawaban benar

[DASAR STRATIFIKASI SOSIAL] 14. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Stratifikasi sosial merupakan penggolongan penduduk berdasarkan pada kelas-kelas sosial yang ada (strata atas, strata tengah, dan strata bawah). Dalam masyarakat terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi atau dasar-dasar pembentuk stratifikasi sosial. Faktor-faktor pembentuk stratifikasi sosial adalah ...

a.

kekayaan, kekuasaaan, keturunan, dan kepandaian b. capital, power, kehormatan, dan pendidikan c. kekayaan, power, kehormatan, dan pendidikan d. kekayaan, kekuasaaan, kehormatan, dan pendidikan e. semua jawaban benar

[BENTUK-BENTUK STRATIFIKASI SOSIAL] 18. Jawaban E Perhatikan tabel bentuk-bentuk stratifikasi sosial di bawah ini! Tabel. Bentuk-Bentuk Stratifikasi Sistem ST petani Sistem ST feodal Sistem ST kolonial Sistem ST industri ST yang terdapat pada masyarakat petani ST yang terdapat pada masyarakat bangsawan/ aristocrat ST yang terdapat pada masyarakat yang terjajah ST yang terdapat pada masyarakat industri Sifatnya terbuka, pemilik tanah sebagai lapisan tertinggi, nilai-nilai kekeluargaan tinggi, tradisional Bangsawan sebagai lapisan tertinggi, laspisan sosial tertutup, pemilik tanah terluas Penjajah duduk lapisan tertinggi, pedagang asing di lapisan tengah, pribumi di lapisan bawah yang sengsara, lapisan sosial tertutup Orang pandai duduk dilapisan atas, menggunakan ukuran spesiaslisasi pekerjaan, terdapat pembagian kelas atas – tengah – bawah, demokratis, pemilik modal adalah pemilik buruh, lembaga pendidikan banyak

Keterangan: ST adalah Stratifikasi Sosial Berdasarkan tabel bentuk-bentuk stratifikasi sosial di atas, pilihlah stratifikasi sosial yang ada pada masyarakat industri adalah ... a. kelompok professional, kelompok semi professional, buruh rendahan b. priayi, santri, abangan c. raja, pegawai raja, rakyat jelata [ST feodal] d. golongan eropa, golongan timur asing, bumiputera [ST kolonial] e. upper class, middle class, lower class [ST industri] [DIFERENSIASI AGAMA, ETNIK, RAS, PROFESI DAN GENDER] 19. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Perhatikan tabel diferensiasi sosial di bawah ini! Tabel. Diferensiasi Sosial Sex differentiation/ Gender Tribal differentiation Religion differentiation Maskulin (kuat) Feminine (lemah) Campuran feminine-maskulin Sumatra (gayo, aceh, dll), jawa (Jawa, Sunda, bantrn, dll), Kalimantan (Dayak, Banjar, dll), Sulawesi (Bugis, Makasar, Minahasa, Gorontalo, dll), Nusa Tenggara (ali, Bima, Sasak, dll), Maluku & Papua (Ternate, Tidore, Asmad, Dani, dll) Islam, kriten kaholik, Kristen protestan, hindhu, budha, kong hu chu, kaharingan

PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI

SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009

6

Clan differentiation Racial differentiation

Profession differentiation

Patrilineal (Penetuan garis keturunan melalui garis laki-laki) Matrilineal (Penetuan garis keturunan melalui garis perempuan) Campuran (Penetuan garis keturunan melalui garis laki-laki & perempuan) Ras austroloid ( aborigin) Ras mongoloid (Berkulit kuning dan coklat, rambut lurus, bulu bacan sedikit, mata sipit) Ras kaukasoid (Berkulit putih, hidung mancung, rambut pirang hingga coklat, kelopak mata lurus) Ras negroid (Berkulit hitam, rambut kriting, bibir tebal, kelopak mata lurus) Ras-ras khusus (Bushman, veddoid, Polynesian, ainu) Guru, dokter, pedagang, pegawai negeri sipil, dan lain-lain

Berdasarkan tabel diferensiasi sosial di atas, diferensiasi ras manusia di dunia dibagi menjadi lima ras, yaitu; ras austroloid, mongoloid, kaukasoid, negroid, dan ras-ras khusus. Indonesia merupakan negara yang memiliki ras yang beragama, yaitu ras ... a. b. c. d. e. mongoloid dan negroid kaukasoid dan kulit putih mongoloid dan ras-ras khusus austroloid dan negroid malayan mogoloid, melanesian (negorid), vedoid

[FAKTOR PENYEBAB KONFLIK SOSIAL] 20. Jawaban E Terpilihlah Bupati Poso dari perwakilan orang Islam, pada bulan April 2000. Menjelang pelantikan bupati terpilih, mencuat isu power sharing. Power sharing adalah adanya keterwakilan penguasa di Poso dari kelompok Islam dan Kristen, di pemerintahan Poso. Menjadi awal yang menegangkan, surat kabar lokal”Mercusuar” telah mengekspos dengan fulgar pernyataan dari politisi setempat yang bunyinya “jika wakil kita tidak terpilih menjadi sekwilda, Poso akan terjadi pertumpahan darah”. Pada hari itupula terjadi perkelahian pemudan Kristen dan Islam di terminal Poso. Dari perkelahian di terminal Poso antara pemuda Kristen dan Islam, menjadi sebab terjadi perkelahian antar kampung (Islam dan Kristen). Keadaan semakin panas ketika TNI dan Polisi diterjunkan dilapangan, namun malah terjadi kesalahan tembak, dua orang dari kelompok Islam meninggal di tempat saat itu pula. Peristiwa itu kemudian menambah dan menyulut kemarahan kelompok Islam. Terjadilah pembaran beberapa rumah, bangunan sekolah, dan asrama polisi. Suasana di Poso reda, pada saat Gubernur dan Kapolda Sulawesi Selatan terjun di lapangan untuk mendinginkan situasi. (Sumber: Suhadi. 2009. Konflik, Disintegrasi, dan Intregrasi Bangsa: Konflik Poso Dalam IV Jilid. Paper KBM Sosiologi Kelas XI. SMA N 1 Pamotan). Berdasarkan cerita di atas, menurut anda faktor apa yang melatarbelakangi konflik poso di atas .... a. faktor politik b. kenalakan remaja c. agama d. kecerobohan pihak keamanan pada saat diterjunkan dilapangan. e. semua jawaban benar [BENTUK-BENTUK KONFLIK SOSIAL] 21. Jawaban E PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI

Bentuk-bentuk konflik sosial diantaranya; konflik pribadi, konflik in-group, konflik out-group, konflik rasial, konflik kelas sosial, konflik politik, dan konflik internasional. Di bawah ini yang merupakan contoh konflik internasional adalah … a. pemerintah Indonesia menolak pengurangan penerimaan pajak dalam negeri [konflik struktural di dalam negeri] b. petani dan pengusaha sedang berwisata ke luar negeri c. pengusaha tambang se dunia sedang rapat di Bali Indonesia [tidak ada pernyataan terjadinya konflik] d. penduduk Arab Saudi senang kedatangan tamu dari Indonesia e. negara-negara yang sedang berkembang menolak minimalisasi penggunaan alat-alat industri yang menambah pemanasan global [pemanasan global merupakan imbas dari aktifitas industri maju (negara barat). Negara berkembang (negara timur) yang sedang akan maju dengan industri diharap meminimalisasi alat-alat industri, tentu menolak, karena negara berkembang akan terhambat tingkat kemajuannya] [UPAYA MENGATASI KONFLIK SOSIAL] 22. Jawaban E Beberapa model dalam mengendalikan konflik dan kekerasan diantaranya; konsiliasi, mediasi, dan arbitrasi.

Konsiliasi yaitu penyelesaian konflik dan kekerasan dengan cara semua yang bertikai berdiskusi bersama untuk mengambil keputusan bersama. • Mediasi yaitu penyelesaian konflik dan kekerasan dengan cara mendatangkan pihak ketiga untuk memberikan masukan akan bagaimana baiknya penyelesaiannya.

SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009

7

Arbitrasi yaitu penyelesaian konflik dan kekerasan dengan cara menghadirkan pihak ketiga, yang memiliki peran penuh dalam memutuskan perkaranya. Pengertian dari konsiliasi adalah …

d.

a.

sales buku pada awal tahun pelajaran baru, kebanjiran order e. seorang pengusaha yang berlatarbelakang dari keluarga miskin sedang mendapatkan masalah, karena istrinya banyak. [mobilitas sosial vertikal turun intragenerasi] [SALURAN MOBILITAS SOSIAL] 25. Jawaban E Beberapa saluran mobilitas sosial yang dapat mengangkat status sosial seseorang diantaranya; angkatan bersenjata, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan, organisasi politik, organisasi ekonomi, organisasi keahlian, saluran pernikahan. Seseorang yang ingin sukses di bidang wirausaha, biasanya melalui saluran sosial pada …

pengendalian konflik dan kekerasan melalui orang luar [mediasi] b. pengendalian konflik dan kekerasan melalui orang dalam [mediasikonsiliasi] c. pengendalian konflik dan kekerasan melalui media, dimana pihak (orang dan atau kelompok) yang berkonflik ditengahi oleh pihak ketiga, agar menghasilkan kesepakatan (keputusan) bersama. [mediasi] d. pengendalian konflik dan kekerasan dengan cara menghadirkan pihak ketiga sebagai wasit yang akan memberikan keputusan yang harus dijalankan oleh pihak yang berkonflik. [arbitrasi] e. pengendalian konflik dan kekerasan melalui diskusi agar menghasilkan kesepakatan (keputusan) bersama dari orang atau kelompok yang berkonflik. [konsiliasi] [FAKTOR PENDORONG MOBILITAS SOSIAL] 23. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Faktor-faktor yang mendorong terjadinya mobilitas sosial adalah … a. Status sosial, keadaan ekonomi, b. situasi politk dan perubahan kondisi sosial c. ekspansi territorial, gerak populasi, dan situasi politik d. komunikasi yang bebas, pembagian kerja, dan tingkat fertilitas yang berbeda e. semua jawaban benar [BENTUK-BENTUK MOBILITAS SOSIAL] 24. Jawaban E Bentuk-bentuk mobilitas sosial ada dua, yaitu mobilitas sosial vertikal dan mobilitas sosial horizontal. Pada mobilitas vertikal dibagi lagi menjadi; mobilitas sosial vertical naik intragenerasi, mobilitas sosial vertikal naik antargenerasi, dan mobilitas sosial geografis. Pada mobilitas sosial horizontal juga dibagi lagi menjadi; mobilitas sosial vertikal turun intragenerasi, mobilitas sosial vertikal turun antargenerasi, dan mobilitas sosial geografis. Di bawah ini merupakan contoh mobilitas sosial vertikal turun intragenerasi adalah …

a.
agama]

lembaga keagamaan [tokoh lembaga pendidikan [guru, organisasi politik [politisi,

b.
dosen, motivator]

c.
pejabat]

d.

saluran pernikahan [ekonomi, humanitas] e. organisasi ekonomi [orang kaya] [FAKTOR DASAR KELOMPOK SOSIAL] 26. Jawaban E (penjelasan sangat jelas) Latar belakang terbentuknya masyarakat multikultural di Indonesia adalah ... a. b. historis c. sejarah d. kebudayaan luar e. benar kondisi geografis latar belakang latar belakang keterbukaan terhadap semua jawaban

a.

seorang guru yang mendapatkan prestasi karena rajin mengajar [mobilitas sosial vertikal] b. toko milik pedagang buah sedang di rusak oleh orang yang tidak dikenal c. seorang siswa sedang mendapatkan prestasi karena rajin belajar [mobilitas sosial vertikal]

[BENTUK-BENTUK KELOMPOK SOSIAL] 27. Jawaban E Suatu kelompok sosial atau kehidupan bersama dimana para anggotanya terkait oleh hubungan batin yang murni, bersifat alamiah dan kekal, serta didasarkan pada perasaan cinta atau perasaan batin yang kuat disebut ... a. petembayan [gesellscaft] b. gesellscaft [petembayan] c. kurumunan [crowded] d. komunitas e. gemeinshaff [paguyuban] [CIRI-CIRI MASYARAKAT MULTIKULTURAL] 28. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Perhatikan pernyataan berikut ini! i. Adanya sub-sub kebudayaan yagn bersifat saling terpisah

PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI

SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009

8

ii. Kurang berkembangnya sitem nilai bersama/konsensus iii. Berkembangnya sistem nilai masingmasing kelomok sosial iv. Sering muncul konflik sosial Di bawah ini yang termasuk karakteristik umum masyarakat multikultural adalah ... a. b. c. d. e. benar semua i ii iii iv semua jawaban

ix. nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya. Hal-hal yang merupakan pendorong jalannya proses perubahan adalah … a. b. c. d. e. benar i, iii, v, dan vii ii, iv, vi, viii, iii, iv, v, dan vi vi, vii, viii, dan ix semua jawaban

[PROSES PERUBAHAN SOSIAL] 29. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Alasan masyarakat mau menerima perubahan yaitu … a. rasa tidak puas terhadap keadaan dan situasi yang ada b. kesadaran akan kekurangan-kekurangan dalam kebudayaan sendiri. [evaluasi diri] c. adanya usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keperluan, keadaan, dan kondisi yang sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. d. banyak kesulitan yang dihapai yang memungkinkan manusia mencari cara untuk mengatasinya secara langsung. e. semua jawaban benar semua [BENTUK PERUBAHAN SOSIAL] 30. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Bentuk perubahan sosial yang menekankan pada laju pertumbuhan dan kemunduran suatu masyarakat adalah …

[DAMPAK POSITIF PERUBAHAN SOSIAL] 32. Jawaban E Sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antar bangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular dan bentuk-bentuk investasi, di sebut …

a.

demokratisasi [kebebasan dalam berpendapat] b. modernisasi [efektifitas dan produktifitas yang besar] c. westernisasi [membaratkan gaya hidup] d. sekularisasi [meninggalkan nilai-nilai religi diganti nilai rasio] e. globalisasi [ketiadaan batas-batas dalam berinteraksi di berbagai bidang – ekonomi-] [DAMPAK NEGATIF PERUBAHAN SOSIAL] 33. Jawaban E (penjelasan dapat dilihat pada opsi soal nomor 32) Beberapa dampak negatif perubahan sosial diantaranya; westernisasi, sekularisme, konsumerisme, hedonisme. Peniruan gaya hidup, perilaku yang dilakukan oleh orang-orang di negara Barat seperti Eropa dan Amerika, disebut ... a. b. c. d. e. demokratisasi modernisasi sekularisasi globalisasi westernisasi

a.

perubahan lambat dan perubahan cepat [evolusi dan revolusi] b. perubahan kecil dan perubahan besar c. perubahan yang dikehendaki/ direncanakan dan perubahan yang tidak dikehendaki/ tidak direncanakan d. perubahan evolusi dan perubahan revolusi e. perubahan progresif dan perubahan regresif [FAKTOR PENYEBAB PERUBAHAN SOSIAL] 31. Jawaban E (pembahasan sangat jelas) Beberapa faktor pendorong jalannya proses perubahan adalah sebagai berikut; i. kontak dengan kebudayaan lain ii. sistem pendidikan formal yang maju iii. sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan untuk maju iv. toleransi v. sistem terbuka vi. penduduk yang heterogen vii. ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu viii. orientasi ke masa depan, dan PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI

34. Jawaban E Pantai Sarang (Rembang Jawa Tengah) tempo dulu adalah area perladangan dengan jarak antara perumahan dengan laut yaitu kira-kira 50 meter. Namun sekarang bibir pantai itu tidak lagi berpasir, bibir pantai itu telah penuh dengan jebakan, dan indahnya ombak berubah menjadi petanda datangnya marabahaya, yaitu abrasi yang siap memporak-porandakan kantong pemukiman pantai ini. Tidak satupun pohon mangrove yang tersisa, semua dibabat habis diganti dengan pemukiman penduduk dengan pola pemukiman menjorok ke bibir pantai ini. Mereka para nelayan Sarang sungguh sedang diceraikan ikan, dan ada pula yang beralih profesi sebagai penambang pasir laut dengan besar-besaran tanpa sentuhan aturan. (Suhadi, 2009. Dalam "Perubahan Pemukiman Kawasan Nelayan"). SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009 9

Berdasarkan deskripsi di atas, terdapat dampak negatif perubahan sosial di bidang ..... a. b. c. d. e. kriminal kenakalan remaja kemiskinan budaya jelek lingkungan

a. Interaksi antara wanita dan pria, upacara perkawinan, keluarga inti b. Interaksi antara wanita dan pria, upacara perkawinan, keturunan c. Interaksi antara pria dan wanita, keturunan, upacara perkawinan d. Keturunan, interaksi antara pria dan wanita, upacara perkawinan e. Upacara perkawinan, interaksi antara pria dan wanita, keturunan 40. Jawaban D Lembaga sosial memiliki alat kelengkapan tertentu yang digunakan untuk mewujudkan tujuan lembaga sosial tersebut. Pernyataan tersebut merupakan karakteristik lembaga sosial memiliki … a. b. c. d. e. simbol tata tertip dan tradisi usia lebih lama alat kelengkapan ideologi

[HAKIKAT LEMBAGA SOSIAL] 35. Jawaban E (penjelasan sangat jelas) Beberapa ciri yang dapat kita gunakan untuk mengenali suatu lembaga sosial adalah ... a. didalamnya terdapat pola pemikiran dan pola perilaku (ideologi) b. seperangkat aturan/ norma yang dimilikinya relatif kekal c. memiliki tujuan dan alat-alat d. memiliki simbol dan tradisi e. semua jawaban benar 36. Jawaban B Hubungan perkawinan yang terdiri dari dua klen yang hanya mempunyai satu kedudukan sebagai pemberi atau penerima gadis disebut … a. Connubium symetris b. Connubium circulation atau asymetis c. Cross cousin d. Pararel cousin e. Homogami 37. Hubungan perkawinan antara dua klan, dimana antara dua klen tersebut saling tukarmenukar jodoh bagi para pemudanya, disebut … a. Connubium symetris b. Connubium circulation atau asymetis c. Cross cousin d. Pararel cousin e. Homogami 38. Jawaban C (penjelasan sangat jelas) Perhatikan pernyataan di bawah ini! i. Terpelihara kehormatan manusia ii. Menghubungkan tali persadaraan dan memperbanyak keluarga iii. Membentuk keluarga dan masyarakat sejahtera Pernyataan di atas yang benar sebagai hikmah atau manfaat suatu perkawinan adalah … a. b. c. d. e. 39. i dan ii ii dan iii i, ii, dan iii iii dan ii iii Jawaban E

41. Jawaban E Sistem gagasan mendasar yang dimiliki secara bersama dan dianggap ideal bagi para pendukung lembaga. Pernyataan tersebut merupakan karakteristik lembaga sosial memiliki … a. b. c. d. e. simbol tata tertip dan tradisi usia lebih lama alat kelengkapan ideologi

42. Jawaban D Model pendekatan analisis yang digunakan untuk menyelediki dan menganalisa hubungan antara lembaga sosial dalam masyarakat disebut … a. b. c. d. e. Analisis perbandingan Analisis ahistoris Analisis historis Analisis fungsional Analisis komparatif

43. Jawaban E (penjelasan sangat jelas) Soerjono Soekanto mengatakan, norma sosial sebagai dasar pembentuk lembaga sosial. Urutan norma-norma sosial yang kemudian menjadi dasar pembentuk lembaga sosial menurut Soerjono Soekanto adalah … a. Norma cara, norma kebiasaan, norma tatakelakuan, norma adapt istiadat, dan customs b. Norma cara, usage, norma kebiasaan, folkways, dan norma hokum c. Usage, norma kebiasaan, mores, customs, dan adapt istiadat d. Usage, folkways, mores, customs, dan laws e. Semua jawaban benar 44. Jawaban E (penjelasan sangat jelas) Perhatikan pernyataan dibawah ini! i. Sumber pedoman hidup SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009 10

Dibawah ini adalah urutan terbentuk keluarga adalah … PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI

ii.Mengatur tata cara hubungan (manusiamanusia-tuhan) iii. Tuntunan prinsip hidup yang benar iv. Pedoman pengungkap rasa kebersamaan v. Pedoman perasaan keyakinan (confidence) vi. Pedoman keberadaan (existence) vii. Pedoman keindahan (estetika) viii. Pedoman rekreasi dan hiburan ix. Memberi identitas kepada manusia Pernyataan di atas yang merupakan fungsi agama adalah … a. Pernyataan i, ii, iii, dan ix b. Pernyataan i dan viii c. Pernyataan di atas tidak benar d. Sebagian penyataan di atas benar e. Pernyataan di atas benar semua 45. Jawaban C Tanda atau identitas agama yang dianut ummat di sebut ...

Lembaga sosial yang berfungsi untuk sumber inovasi sosial, menanamkan ketrampilan, dan mempertahankan kelas sosial, adalah fungsi dari ...

a.

lembaga keluarga [reproduksi, sosialisasi, kontrol sosial, proteksi, pemberian status] b. lembaga ekonomi [sumber pangan, barter, lapangan kerja] c. lembaga politik [ketertiban sosial, keamanan, kesejahteraan, pengkaderan generasi muda] d. lembaga agama [pedoman hidup, tata hubungan – manusia – tuhan – mahluk lain- lingkungan-, keindahan, rekreasi, identitas] e. lembaga pendidikan [MENYUSUN RANCANGAN PENELITIAN SOSIAL] 48. Jawaban E Suatu proses ilmiah yang memiliki tujuan untuk pemecahan masalah (dasar & terapan) dengan menggunakan metode mampu dan berhasil mewujudkan tujuan penelitian disebut ... a.

a.
agama]

Umat [penganut masing-masing

b.
[hubungan timbal balik]

tindakan sosial interaksi sosial

b.

Identitas [tanda yang membedakan] c. Simbol keagamaan d. Pengalaman keagamaan [pengalaman spiritual] e. Kepercayaan [prinsip yang dianggap benar dan tanpa ada keraguan]

c.

penemuan baru [eksplorasi: discovery, invention] d. ilmiah [nalar, rasional] e. penelitian 49. Jawaban E Pada umumnya, sistematika rancangan penelitian sosial berisikan akan hal-hal sebagai berikut, yaitu; judul penelitian, latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, kajian pustaka, metode penelitian, jadwal penelitian, tim penelitian, estimasi dana penelitian, daftar pustaka, dan lampiran-lampiran (jika diperlukan). Seorang calon peneliti dalam menemukan suatu permasalahan dapat dengan cara ...

[TIPE-TIPE LEMBAGA SOSIAL] 46. Jawaban E Lembaga sosial yang didalamnya terdapat seperangkat aturan/ norma yang penting untuk kebutuhan masyarakat di sebut ...

a.

Cressive institutions [lembaga sosial yang tidak sengaja tumbuh dari adat-istiadat] b. Enacted institutions [lembaga sosial yang sengaja dibentuk untuk mencapai tujuan sosial] c. Subsidiary institutions [lembaga sosial yang dianggap tidak penting untuk kehidupan bermasyarakat] d. Social sactioned (approved) institutions [lembaga sosial yang kehadirannya diterima oleh masyarakat] e. Basic institutions [[lembaga sosial yang memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat] [PERAN & FUNGSI LEMBAGA SOSIAL] 47. Jawaban E Keberadaaan lembaga sosial di masyarakat memiliki peran dan fungsi dalam mencukupi kebutuhan pokok/ dasar tiap-tiap anggota masyarakatnya.

a.

rekomendasi dari hasil penelitian [saran] b. analogi [mengambil pengetahuan dari bidang ilmu lain dan menerapkannya ke bidang yang diteliti] c. renovasi [mengganti komponen yang tidak cocok lagi dari suatu teori] d. dialektik [tandingan atau sanggahan suatu teori atau hasil penelitian] e. semua jawaban benar [TEKNIK PENGUMPULAN DATA] 50. Jawaban E Dalam melakukan penelitian kualitatif, terdapat beberapa teknik dalam mengumpulkan data penelitian, yaitu ... SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009 11

PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI

a.

kelompok fokus (focus groups) [teknik pengumpulan data yang dilakukan pada sekelompok orang untuk memberikan pendapatnya tentang suatu masalah penelitian sosial tertentu] b. peserta observasi (participant observation) [keterlibatan intensif seorang peneliti dengan orang-orang dan lingkungan yang ditelitinya] c. wawancara semi-terstruktur (semi-structured interview) [tanya jawab antara peneliti dengan responden atau informan yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya tentang suatu masalah yang sedang diteliti] d. analisis tekstual (textual analysis) [data yang didapatkan dari translate wawancara] e. semua jawaban benar Keterangan: Teknik-teknik penelitian sosial dalam metode kualitatif terdapat sembilan teknik, diantaranya; analisis induksi (analytic induction), etnografi (ethnography), kelompok fokus (focus groups), analisis morfologi (morphological analysis), peserta observasi (participant observation), wawancara semi-terstruktur (semistructured interview), wawancara tidak terstruktur (unstructured interview), analisis tekstual (textual analysis), dan teoritis sampling (theoretical sampling). [FUNGSI LAPORAN PENELITIAN SOSIAL] 51. Jawaban E Fungsi penelitian sosial sedikitnya memiliki kegunaan dalam tiga hal, yaitu: kegunaan untuk pengembangan ilmu sosial itu sendiri, kegunaan bagi masyarakat (sasaran penelitian), dan kegunaan untuk peneliti sendiri. Maksud kegunaan penelitian sosial bagi masyarakat (sasaran penelitian) adalah ...

ilmu sosiologi, antropologi, ekonomi, geografi, sejarah, dan hukum. Maksud kegunaan penelitian sosial bagi masyarakat (sasaran penelitian) adalah hasil penelitian itu berguna untuk menjawab masalah-masalah sosial yang dihadapi oleh masyarakat yang diteliti. Jika penelitian itu meneliti tenang masalah kemiskinan, maka fungsi penelitian itu adalah untuk menjawab bagaimana cara dan strategi agar masyarakat itu sejahtera. Peneliti adalah orang yang melakukan penelitian. Apakah seorang peneliti mendapatkan kegunaan dari proses penelitian? Jawabnya, ya. Dengan proses penelitian, seorang peneliti semakin bertambah wawasan dan pengetahuannya tentang masalah yang diteliti dan ilmu yang dimiliki. Seorang peneliti kemiskinan, pasti akan memahami persoalan mengapa dan bagaimana terjadi kemiskinan. Tentu peneliti ini dikemudian hari akan menjadi seorang ahli (teoritis) dalam mengentaskan kemiskinan. Banyak juga seorang peneliti yang mendapatkan materi (harta) dari penelitian.

a.

semakin menambah wawasan dan pengetahuannya b. untuk mengembangkan dan mensahihkan ilmu sosial c. untuk mengembangkan dan mensahihkan ilmu sosial d. untuk mengembangkan ilmu sosiologi e. untuk menjawab masalah-masalah sosial yang dihadapi oleh masyarakat yang diteliti keterangan: Kegunaan penelitian, menguraikan kontribusi yang diharapkan dari hasil penelitian itu sendiri. Penelitian sosial sedikitnya memiliki kegunaan dalam tiga hal, yaitu: kegunaan untuk pengembangan ilmu sosial itu sendiri, kegunaan bagi masyarakat (sasaran penelitian), dan kegunaan untuk peneliti sendiri. Kegunaan untuk pengembangan ilmu sosial yaitu penelitian itu berguna untuk mengembangkan dan mensahihkan ilmu sosial. Jika macam-macam ilmu sosial meliputi sosiologi, antropologi, ekonomi, geografi, sejarah, dan hukum, maka penelitian itu berguna untuk mengembangkan dan mensahihkan PEMBAHASAN SOAL TRYOUT SOSIOLOGI SMA 1 NEGERI PAMOTAN TAHUN 2009 12

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->