P. 1
Pengetahuan Guru SD Tentang Bimbingan Konseling

Pengetahuan Guru SD Tentang Bimbingan Konseling

|Views: 1,989|Likes:
Published by Harry D. Fauzi

More info:

Published by: Harry D. Fauzi on Jan 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

harrydfauzi@gmail.com

70

Berdasarkan hasil uji signifikansi dan linearitas di atas

menunjukkan bahwa harga Fhitung regresi diperoleh sebesar 24,261

sedangkan harga Ftabel dengan dk pembilang 1 dan dk penyebut 16 pada

taraf signifikan 0,05 sebesar 6,189 ternyata Fhitung regresi lebih besar dari

harga Ftabel, maka dapat disimpulkan bahwa koefisien regresi Y atas X1

sangat berarti pada taraf signifikansi 0,05.

Harga F tuna cocok hasil perhitungan diperoleh sebesar 0,626

sedangkan Ftabel dengan dk pembilang 9 dan dk penyebut 8 pada taraf

signifikansi 0,05 sebesar 5,47. Ternyata Fhitung tuna cocok lebih kecil dari

Ftabel maka dapat disimpulkan bahwa regresi Y terhadap X adalah Linier.

Persamaan regresi tersebut menunjukkan bahwa setiap kenaikan

skor tingkat pendidikan guru akan menyebabkan kenaikan sebesar 1,008

pada konstanta 0,211.

Kekuatan hubungan antara bimbingan belajar siswa (X) dengan

pengetahuan guru tentang bimbingan dan konseling (Y) ditunjukkan oleh

koefisien korelasi ryt = 0,0113.

Uji Signifikansi Koefsien Korelasi antara Pengetahuan Guru tentang
Bimbingan dan Konseling (X) dan Bimbingan Belajar Siswa (Y)

harrydfauzi@gmail.com

71

ttabel

Korelasi
Antara Koefisien
Korelasi

Koefisien
Determinasi thitung

α =0,05

α

=0,01

X dan Y

0,0113

0,592

4,952** 2,120

2,921

** Koefisien korelasi signifikan (thit = 4,952 > ttab = 2,120)

Harga thitung diperoleh 4,952 sedangkan dari tabel ditribusi student

“t” dengan dk 16 pada taraf signifikansi 0,05 diperoleh t sebesar 1,66 Oleh

karena thitung lebih besar dari ttabel maka dapat disimpulkan bahwa variasi

variabel Y dapat dijelaskan oleh X sebesar 59,2%.

Berdasarkan uji signifikansi koefisien korelasi tersebut dapat

disimpulkan bahwa koefisien korelasi antara bimbingan belajar siswa (X)

dengan pengetahuan guru tentang bimbingan dan konseling (Y) sebesar

0,0113 adalah sangat signifikan. Dengan demikian terhadap hubungan

positif antara bimbingan belajar siswa (X) dengan pengetahuan guru

tentang bimbingan dan kon-seling (Y) atau dengan kata lain makin tinggi

tingkat pemahaman dan pengetahuan guru tentang bimbingan dan

konseling makin tinggi juga keberhasilan bimbingan dan pembinaan belajar

siswa.

Selanjutnya, berdasarkan hasil pengamatan dapat dilihat bahwa

kemampuan dan pemahaman guru tentang bimbingan dan konseling yang

diimplementasikan melalui tindakan sehari-hari ternyata berada pada tahap

rata-rata. Berdasarkan rata-rata yang diperoleh jumlah guru yang

melaksanakan fungsi-fungsi bimbing-an dan konseling secara konsisten

harrydfauzi@gmail.com

72

adalah 52 orang guru dari jumlah 170 guru atau sebesar

0

10

x

170

52

% =

30,59 %, sedangkan sebesar 42 orang (24,71 %) melakukannya kadang-

kadang saja, dan 76 orang lainnya (44,71 %) tidak melakukan tugas dan

fungsinya dalam bimbingan dan konseling.

Berdasarkan hasil pengamatan ini dapat dilihat bahwa kemampuan

pemahaman dan tingkat pengetahuan guru SD terhadap bimbingan dan

konseling masih berada pada tahap rata-rata meskipun dalam pengujian

regresi sudah menunjukkan linearitas yang cukup baik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->