P. 1
Laporan Perbaikan Pembelajaran

Laporan Perbaikan Pembelajaran

|Views: 2,620|Likes:
Published by syafda
laporan perbaikan RPP dengan pembelajaran
laporan perbaikan RPP dengan pembelajaran

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: syafda on Jan 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/08/2012

pdf

text

original

1

A. PENDAHULUAN

Dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan yang menjadi fokus utama pembelajaran adalah peserta didik. Selaras dengan kebijakan pembangunan nasional yang menekankan pada pengembangan sumber daya manusia. Maka peserta didik dengan segala potensi yang ada dan kebutuhan yang sesuai dengan tuntunan pendidikan yaag relevan dengan kemajuan zaman. Maka harus pada diupayakan segala macam persiapan untuk menanamkan konsep dasar peserta didik dengan memanfaatkan sumber belajar yang ada agar memperoleh pengalaman belajar berupa pengetahuan, keterampilan serta nilai - nilai sikap yang diperlukan dalam kehidupan sehari - hari. Pengalaman belajar yang diperoleh oleh peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran tidaklah sama, sangat bervariasi sesuai dengan

perkembangan intelegensi yang dimiliki masing - masing. Ada yang cepat memahami materi ada yang lambat juga ada yang mengalami kesulitan, mungkin hal itu disebabkan oleh faktor intern dan faktor ekstern. Bagi peserta didik yang lambat belajar atau yang mengalami kesulitan dalam belajar perlu mendapat perhatian khusus dalam belajar. Begitu juga bagi peserta didik yang cepat menerima materi yang disajikaa perlu diberikan pengetahuan yang berupa pengayaan. Keberhasilan seorang guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, apabila sebahagian besar siswa dapat menguasai materi yang disampaikan serta dapat merubah sikap dan tingkah lakunya ke arah yang lebih baik, dengan bukti nilai yang diperoleh dan ketuntasan belajar siswa tsrsebut mencapai lebih 70%.

2

Dalam semester satu tahun pelajaran 2009 / 2010 penulis melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SDN 15 Pulai Anak Air Kelas IV dan V dalam suatu proses pembelajaran, ternyata hasil yang diperoleh belum mencapai target yang diinginkan. Keberhasilan pembelajaran dilaksanakan dinyatakan dengan nilai ketuntasan belajar. Pada pembelajaran pertama mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas V dengan siswa 16 orang, yang sudah mencapai tingkat penguasaan materi dengan ketuntasan belajarnya mancapai 70% hanya 5 orang. Pada pembelajaran ke dua mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV dengan jumlah siswa 14 orang, yang sudah mencapai tingkat penguasaan materi dengan ketuntasan belajarnya mencapai 70% ke atas hanya 6 orang, siswa yang lain hanya memperoleh nilai dibawah target bahkan ada yang jauh dibawah target diharapkan. Berdasarkan fakta tersebut, maka untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran dengan mengacu pada pengelolaan pembelajaran yang berkualitas melalui pengalaman belajar melibatkan siswa secara langsung agar pembelajaran lebih bermakna bagi siswa. Disamping untuk memperbaiki pelaksanaan pembelajaran juga untuk memenuhi tugas dalam mata kuliah pemantapan kemampuan profesional (PDGK 4501) pada program S1 PGSD yang sedang penulis hadapi. Laporan ini penulis buat berdasarkan penelitian proses pembelajaran dan dibantu oleh teman sejawat untuk meneliti dari segala proses pelaksanaan pembelajaran. Laporan ini sesuai dengan kemampuan penulis dan kemampuan teman sejawat dalam meneliti proses pembelajaran yang berlangsung dengan mengadakan lembaran observasi yang telah disepakati sebelumnya.

3

Maka berdasarkan catatan yang dibuat disaat merancang rencana pembelajaran sampai pada pelaksanaan perbaikan pembelajaran dan hasil pelaksanaan observasi, diskusi dengan teman sejawat serta supervisor. Pelaksanaan perbaikan pembelajaran dilakukan 3 siklus untuk mata pelajaran IPA dan Bahasa Indonesia. Berdasarkan kemampuan dalam mengobservasi proses pembelajaran yang berlangsung. Laporan ini membuat kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan perbaikan pembelajaran, temuan, dan hasil diperoleh serta kesimpulan saran untuk dapat ditindaklanjuti.

4

B. PERENCANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
1. Identifikasi Masalah Setelah diadakan untuk ulangan IPA hanya 5 orang siswa dari 16 orang siswa di kelas V yang mencapai tingkat penguasaan materi sebesar 70% ke atas pada mata pelajaran IPA. Selama pembelajaran berlangsung jarang siswa yang mengajukan pertanyaan atau memberikan komentar terhadap penjelasan guru. Berdasarkan hal tersebut, peneliti meminta bantuan supervisor untuk mengidentifikasikan kekurangan dari pembelajaran yang dilaksanakan. Dari hasil proses diskusi dengan supervisor terungkap beberapa masalah yang terjadi dalam pembelajaran, diantaranya : masalah yang terjadi dalam proses pembelajaran, diantaranya : a. Rendahnya tingkat penguasaan siswa terhadap materi yang telah disajikan. b. Siswa tidak dapat menjawab pertanyaan yang diinginkan dengan tepat c. Kurangnya minat belajar siswa dalam mata peiajaran IPA. Dalam rencana pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV hanya 6 orang siswa dari 14 orang siswa yang sudah mencapai tingkat penguasaan materi sebesar 70% ke atas. Berdasarkan hal tersebut peneliti minta bantuan teman - teman sejawat untuk mengidentifikasi kekurangan dari pembelajaran yang dilaksanakan. Dari hasil diskusi terungkaplah beberapa masalah dalam proses pembelajaran yang telah dilaksanakan, yaitu : a. Rendah pengusaan siswa terhadap materi yang disampaikan b. Siswa kurang aktif selama pembelajaran berlangsung

5

c. Kurangnya siswa yang memberikan komentar diskusi secara klasikal 2. Analisis Perumusan Masalah Berdasarkan dari identifikasi masalah pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam ternyata permasalahan adalah tingkat penguasan materi yang sangat rendah disebabkan oleh kurangnya minat siswa dalam mata pelajaran IPA, sehingga kelihatannya pada situasi siswa terhadap materi pembelajaian melalui lemahnya daya serap siswa terhadap materi pembelajaran melalui diskusi dengan supervisor, yaitu : 1. Penjelasan terlalu umum dalam menyampaikan materi pelajaran 2. Kurangnya contoh - contoh yang dekat dengan lingkungan siswa 3. Siswa dipengaruhi oleh situasi baru, dengan adanya guru baru juga adanya dua orang tamu 4. Siswa malu - malu / ragu - ragu untuk bertanya tentang materi yang kurang dipahaminya 5. Suasana pembelajaran kurang diselingi dengan humor atau nyanyian

Berdasarkan hal tersebut yang menjadi perbaikan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam adalah : “ Bagaimana meningkatkan penguasaan siswa terhadap mata pelajaran melalui penggandaan contoh yang dekat dengan lingkungan sekitar siswa ”. “ Bagaimana meningkatkan kreatifitas siswa dalam berbagai proses pembelajaran dengan memotivasi dan menciptakan suasana

pembelajaran yang bergairah ”.

6

Berdasarkan identifikasi masalah pada pembelajaran Bahasa Indonesia ternyata permasalahan adalah tingkat penguasaan materi yang sangat rendah, disebabkan kurangnya minat dan perhatian siswa disaat menyampaikan materi pelajaran, sehingga materi kurang dikuasai. Penyebab rendahnya daya serap siswa terhadap materi pelajaran, melalui diskusi dengan supervisor yaitu : 1. Penjelasan terlalu abstrak 2. Kurangnya contoh - contoh dan iatihan 3. Kurangnya penguasaan atau motivasi dari guru 4. Siswa dipengaruhi oleh suasana yang baru 5. Kurang tepatnya pemilihan jam pelajaran untuk menyampaikan materi

Berdasarkan analisis dan perumusan masalah menjadi fokus perbaikan pada pembelajaran Bahasa lndonesia adalah : “ Bagaimana meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran dengan memberikan contoh dan latihan ”.

3.

Rencana Perbaikan a. Rencana perbaikan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas V berdasarkan dari penyebab timbulnya masalah perlu diadakan berdasarkan perbaikan dari penyebab yang timbulnya masalah perlu diadakan perbaikan yang dimulai dari persiapan, yaitu :

7

1. Mempersiapkan Rencana Pembelajaran (RPP) dari langkah atau kegiatan yang kurang baik kepada yang lebih baik (Terlampir) 2. Memberikan contoh - contoh yang lebih konkrit serta dekat dengan lingkungan siswa 3. Menyediakan alat bantu yang lebih dekat dengan lingkungan siswa 4. Menuliskan semua pertanyaan yang akan diajukan pada siswa Dari pelaksanaan perbaikan pembelejaran akan diajukan perbaikan, yaitu : 1. Penjelasan, contoh lebih konkrit yang lebih baik dekat dengan linkungan siswa 2. Memberi penjelasan tidak terlalu cepat 3. Siswa dimotivasi agar percaya diri atau berani mengemukakan pendapat, bertanya dan memberikan komentar 4. Suasana pembelajaran akan diselingi dengan humor / nyanyian 5. Penampilan guru lebih bersahabat / akrab dengan siswa 6. Diakhir pembelajaran akan diberikan catatan atau kesimpulan dari materi yang telah disajikan

b. Rencana perbaikan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV melihat kepada faktor penyebab timbul masalah yang terjadi pada siklus I maka tindakan perbaikan yang dimulai dari persiapan, yaitu : 1. Mempersiapkan Rencana Pembelajaran (RPP) dari yang kurang sempurna kepada yang lebih sempurna dengan menuliskan langkah -

8

langkah kegiatan yang sistematis dengan rincian waktu yang memadai (RPP Siklus 1, 2, 3 Terlampir) 2. Menyiapkan alat bantu yang tepat 3. Menyediakan alat bantu yang lebih tepat Sedangkan dari pelaksanaan perbaikan pembelajaran dilaksanakan perbaikan berupa : 1. Setiap penjelasan dimulai dari contoh yang nyata dan dekat dengan lingkungan sekitar siswa 2. Memberi kesempatan bertanya kepada siswa yang kurang memahami 3. Memberikan latihan - latihan setiap materi yang disampaikan 4. Memberikan penguatan bagi siswa yang mengerjakan latihan dengan benar 5. Melibatkan siswa dalam proses pembelajaran agar pembelajaran lebih bermakna 6. Akan mengarahkan siswa untuk berani bertanya, mengeluarkan pendapat 7. Memberikan pekerjaan rumah yang sesuai dengan materi pelajaran yang telah disajikan

9

C. PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
1. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Perbaikan pembelajaran dilaksanakan di kelas V untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan kelas IV untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD N 15 Pulai Anak Air Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi dengan jadwal sebagai berikut : a. Tanggal 6 Oktober 2009 mata pelajaran IPA, Siklus Pertama b. Tanggal 13 Oktober 2009 mata pelajaran IPA, Siklus Kedua c. Tanggal 20 Oktober 2009 mata pelajaran IPA, Siklus Ketiga d. Tanggal 27 Oktober 2009 mata pelajaran Bahasa lndonesia Siklus Pertama e. Tanggal 3 November 2009 mata pelajaran Bahasa Indonesia Siklus Kedua f. Tanggal 10 November mata pelajaran Bahasa lndonesia Siklus Ketiga

2.

Prosedur Pelaksanaan Dengan telah selesainya berdiskusi dengan supervisor dan teman sejawat tentang masalah yang terjadi pada pembelajaran siklus pertama mata

10

pelajaran IPA kelas V dan mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV disepakati langkah - langkah umum perbaikan pembelajaran sebagai berikut: a. Siapkan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP) sampai penguasaan siswa terhadap materi pelajaran di atas 70% (rata - rata kelas lebih 70%) kalau perlu sampai siklus 4 b. Setiap selesai pelaksanaan perbaikan pembelajaran selalu diadakan diskusi dengan supervisor dan teman sejawat sebagai pengamat berdasarkan hasil observasi dengan indikator yang telah disepakati sebelumnya. Diskusi ini adalah untuk menentukan perbaikan pembelajaran pada siklus berikutnya. c. Pada siklus akhir dimana penguasaan siswa terhadap materi yang disajikan melebihi 70% untuk siklus berikutnya ditiadakan perbaikan.

Ternyata pada siklus ketiga mata pelajaran IPA rata - rata kelas telah mencapai 78%, sedangkan mata pelajaran bahasa Indonesia juga pada siklus tiga telah mencapai 81%, berarti kedua mata pelajaran ini telah berakhir pada siklus tiga. Sedangkan langkah - langkah perbaikan secara khusus adalah : a. Untuk mata pelajaran IPA kelas V sebagai berikut : 1. Setiap siklus pelaksanaan perbaikan pembelajaran diusahakan

memberikan contoh lebih nyata / dekat dengan lingkungan sekitar siswa 2. Guru agar lebih ramah dan bersahabat dengan siswa 3. Siswa dimotivasi agar percaya diri, berani bertanya dan memberi komentar b. Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV sebagai berikut :

11

1. Setiap langkah pembelajaran dimulai dengan pertanyaan yang jelas. Contoh yang lebih kongkrit yang sesuai dengan alam lingkungan yang terdekat dengan siswa. 2. Memberikan kesempatan bertanya, latihan - latihan yang cukup 3. Memberikan penguatan 4. Melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran 5. Memotivasi diri 6. Membimbing siswa secara klasikal atau individual 3. Hal – Hal yang Unik Hal - hal unik yang muncul pada saat pelaksanaan diantaranya adalah : a. Terjadinya perubahan suasana kelas Dengan hadirnya dua orang tamu bapak supervisor dan teman sejawat ke dalam kelas yang bukan wali kelas yang biasa mengajar di kelasnya, membuat siswa terlihat agak ragu - ragu dan terlihat ada beberapa pertanyaan dalam hatinya. Dengan melihat situasi siswa yang demikian guru segera memberi penjelasan tentang kehadiran dua orang tamu tersebut barulah siswa merasa lega. b. Terjadi perubahan tingkah laku siswa Siswa agak bersemangat penuh konsentrasi mengikuti pelajaran siswa berani dan percaya diri untuk mengajukan pertanyaan dan komentar dan bersemangat untuk muncul ke depan melaksanakan tugas dalam proses pembelajaran, keaktifan siswa agak meningkat.

12

c. Dengan penampilan guru yang berbeda dari biasa menghadapinya, siswa agak merasa senang dengan sikap kita yang ramah, banyak humor diselingi lagi dengan nyayian, apalagi proses pembelajaran yang berpusat pada siswa. Siswa agak merasa dihargai, juga motivasi dan penguatan kita, sehingga pembelajaran kita berikan lebih berarti dan' bermakna baginya juga terlahir kata - kata dari siswa “Besok kami belajar dengan Ibuk lagi ya, Buk !”.

D. TEMUAN (HASIL YANG DIPEROLEH)
1. Hasil Pengolahan Data Pembelajaran I dan II Pembelajaran I IPA kelas V pembelajaran II Bahasa Indonesia kelas IV Setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran I IPA pembelajaran kelas V dan lI pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV dari siklus 1 - 3 terlihat peningkatan penguasaan siswa terhadap materi yang telah disajikan dengan tabel sebagai berikut : a. Nilai siswa dalam 3 siklus Tabei Nilai IPA kelas V dan Bahasa Indonesia kelas IV 1. Tabel Nilai IPA Kelas V

13

2. Tabel Nilai Bahasa Indonesia kelas IV

14

b. Rekapitulasi Nilai Siswa

15

c. Grafik Nilai

16

2.

Deskripsi Temuan dan Refleksi

17

a. Pembelajaran I IPA kelas V Berdasarkan pengamatan dan diskusi dengan teman sejawat dan supervisor, pembelajaran yang dilaksanakan sudah terlihatnya kemajuan. Hal ini dibuktikan dengan dapatnya siswa menyelesaikan dan menjawab soal dengan benar. Pada siklus 1 hanya 4 orang yang bernilai 8, 9, 10. Pada siklus 2 meningkat menjadi 6 orang yang bernilai 8 ke atas, dan pada siklus 3 sudah meningkat menjadi 10 orang yang bernilai 8 ke atas. Tingkat penguasaan siswa secara klasikal pada siklus I 56%, siklus 2 naik menjadi 62% dan pada siklus 3 mencapai 78%. Perbaikan yang terjadi dalam pembelajaran yaitu siswa sudah berani, percaya diri, bertanya atau menjawab soal pertanyaan yang diajukan, bahkan sangat berani memberi komentar dalam diskusi kelas. b. Pembelajaran II Bahasa lndonesia Berdasarkan hasil diskusi dengan teman sejawat dan supervisor, pembelajaran yang telah dilaksanakan sudah ada peningkatan. Hal ini dinyatakan dengan keaktifan siswa dalan proses pembelajaran khususnya dalam diskusi secara klasikal. Pada siklus I hanya beberapa orang saja yang berani bertanya / memberikan komentar, pada siklus 2 sudah hampir 50% dari jumlah siswa bertanya, menjawab pertanyaan / memberi komentar dalam proses pembelajaran. Pada siklus 3 hampir 85% dari jumlah siswa yang sudah menunjukkan keaktifan dalam proses pembelajaran. Selain meningkatkan keaktifan siswa, juga tingkat penguasaan siswa terhadap materi yang telah disajikan meningkat pula. Pada siklus I rata - rata kelas 62%, siklus 2 meningkat menjadi 65%

18

sedangkan siklus 3 meningkat lagi mencapai 81%. Perbaikan yang terjadi dalam pernbelajaran yaitu siswa terlihat aktif, bergairah dan bersemangat dari kegiatan awal sampai akhir proses pembelajaran.

3.

Pembahasan a. Pembelajaran I (IPA kelas V) Berdasarkan hasil pengolahan data dalam deskripsi temuan, terlihat sampai siklus 3 penguasaan siswa terhadap materi yang telah disajikan sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal ini terjadi berkat usaha guru dan pengamat dalam mengamati kekurangan - kekurangan setiap siklus pelaksanaan perbaikan pembelajaran. Kekurangan yang diperbaiki selama pelaksanaan perbaikan setiap pembelajaran adalah : 1. Mempersiapkan rencana pembelajaran dengan baik, menuliskan pertanyaan yang akan diajukan setiap langkah pembelajaran dan mencantumkan waktu setiap langkah 2. Menyiapkan media dan alat bantu yang relevan dengan materi 3. Memberikan informasi yang jelas dan rinci dalam proses pembelajaran 4. Memberikan contoh - contoh yang dekat dengan lingkungan siswa 5. Menggunakan media yang tepat dan benar 6. Memotivasi siswa dengan memberi penguatan agar siswa berani dan percaya diri untuk bertanya, memberikan komentar, menjawab pertanyaan baik secara lisan maupun tertulis 7. Menggunakan bermacam cara atau metode yang lebih tepat serta sikap / penampilan guru yang membuat siswa lebih bergairah dan bersemangat

19

b. Pembelajaran II (Bahasa Indonesia) Tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran sampai siklus 3 telah menunjukkan hasil yang memuaskan. Hal ini terlaksana karena kerja sama guru dan pengamat dalam usaha mencari solusi untuk mengatasi segala kelemahan yang terjadi selama pembelajaran, kelemahan yang diperbaiki dalam pelaksanaan perbaikan pembelajaran adalah : 1. Memberi contoh dan penjelasan yang lebih kongkrit / nyata 2. Memberikan contoh dan latihan yang cukup agar siswa lebih memahami materi yang disajikan 3. Memberikan motivasi / penguatan agar siswa bersemangat untuk mengikuti pembelajaran 4. Memberi penjelasan pada siswa tentang situasi atau suasana kelas yang sedang dihadapi 5. Sebaiknya dalam melaksanakan perbaikan pembelajaran

menyampaikan materi pada jam pertama itu siswa masih segar 6. Memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mana materi yang belum dipahami 7. Memberikan bimbingan dengan baik pada setiap siswa yang membutuhkan

E. KESIMPULAN DAN SARAN TINDAK LANJUT

20

1.

Kesimpulan Dari hasil perbaikan proses pembelajaran yang telah dilaksanakan dalam tiga siklus pada mata pelajaran IPA kelas V dan Bahasa Indonesia kelas IV, dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu : a. Meningkatnya penguasaan siswa terhadap materi pelajaran b. Keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat, bertanya dan menjawab pertanyaan dapat ditingkatkan melaiui pengajuan pertanyaan yang jelas dan singkat serta pemberian waktu berfikir. c. Adanya peningkatan kreatifitas siswa disaat proses pembelajaran berlangsung, dengan adanya motivasi / penguasaan serta sikap guru yang ramah terhadap siswa d. Terjadinya pembelajaran yang lebih berarti dan bermakna bagi siswa baik segi pengetahuan, keterampilan serta sikap, dengan adanya proses pembelajaran yang berpusat pada siswa / melibatkan siswa secara langsung juga menggunakan media / contoh yang dekat dengan lingkungan sekitar siswa.

2.

Saran Berdasarkan kesimpulan tcrsebut beberapa hal yang sebaiknya dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kreativitas pembelajaran khususnya meningkatkan keaktifan siswa dalam kelas diantaranya adalah : a. Menggunakan alat peraga dan metoda yang lebih tepat atau yang lebih sesuai dengan materi yang akan disajikan

21

b. Mencantumkan pertanyaan yang akan diajukan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. c. Penyampaian materi secara jelas jangan tergesa - gesa atau terlalu cepat d. Motivasi / penguasaan menarik dan menyenangkan sehingga siswa aktif dan bergairah dalam belajar e. Sebaiknya kita selaku pendidik memahami, bahwa anak didik bukanlah orang dewasa dalam ukuran kecil. Maka selama proses pembelajaran berlangsung kita sebagai guru harus menyatukan diri dengan dunia siswa.

3.

Tindak Lanjut Mudah - mudahan dengan diadakan perbaikan pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan guru untuk mengelola pembelajaran yang berkualitas dan membantu guru bertindak secara tepat, menyusun skenario pembelajaran secara rinci, lengkap dengan rincian waktu, materi yang akan disajikan atau dilakukan serta jenis kegiatan yang akan dilakukan, juga mencari alat peraga yang lebih relevan dengan materi yang akan disajikan. Disamping rencana pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas juga tidak kalah pentingnya sikap seorang guru dalam melaksanakan proses

pembelajaran dari kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir. Sungguh sangat menentukan penguasaan siswa terhadap materi yang disajikan. Oleh sebab itu kita sebagai guru yang professional untuk dapat melakukan peran sebagai pengajar dan pendidik dengan menjalankan tugas dan fungsi yaitu: a. Sebagai manusia sumber

22

b. Sebagai komunikator c. Sebagi moderator d. Sebagai evaluator e. Sebagai pembimbing f. Sebagai organisator

Dengan melaksanakan tugas dan fungsi kita dengan nawaitu yang ikhlas mudah - mudahan akan tercapai tujuan pembelajaran yang telah

dirumuskan dengan hasil yang memuaskan. Dari perbaikan yang penulis laksanakan sudah adanya peningkatan penguasaan materi bagi siswa. Berdasarkan pengalaman melaksanakan perbaikan pembelajaran melalui PTK, kiranya perlu ada kelompok kerja guru untuk selalu bertukar pikiran dan pengalaman berkenaan dengan tugas - tugas mengajar sehari - hari.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->