P. 1
Kisah Nyata Hukum Karma jilid 2

Kisah Nyata Hukum Karma jilid 2

|Views: 1,672|Likes:
Published by A.ARIEF.MADROMI
Kisah Nyata Hukum Karma yang berbuah pada masa kehidupan sekarang
Download jilid 1-8 : http://www.ziddu.com/download/8556067/KisahNyataHukumKarmaJilid1-8.rar.html
Kisah Nyata Hukum Karma yang berbuah pada masa kehidupan sekarang
Download jilid 1-8 : http://www.ziddu.com/download/8556067/KisahNyataHukumKarmaJilid1-8.rar.html

More info:

Published by: A.ARIEF.MADROMI on Jan 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2

WWW.MADROMI.COM

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 KISAH NYATA HUKUM KARMA (Yang berbuah pada masa kehidupan sekarang) Jilid 2

OLEH : LIE KUO YUNG Penterjemah : LAY TJOK SOEN Editor : BAMBANG

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Pencinta & Penyalur Buku Buddhis P.O.BOX 7422 JKPMD JAKARTA 10730

1

DAFTAR ISI

Kisah Putri Penulis Kisah Penggemar Daging Anjing Berkah Dewa "Raja Dapur" Ramalan Seorang Ibu Kisah Seorang Pembunuh Kelenteng yang Terbakar Kisah Seorang Tentara Anak Angkat yang Taat pada Ajaran Sang Buddha Berbuatlah kebajikan
Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Penipu yang Tertipu Peramal yang Suka Menipu Saran dari Penulis Kisah Seorang Ibu Rumah Tangga Pantang Judi dan Jangan Serakah Belajarlah dan Amalkan Ajaran Agama Buddha Pengalaman Penulis Penyesalan yang tidak dapat diperbaiki kembali

2

PRAKATA PENERBIT

Pada masa kini, di mana hampir seluruh hajat/aktivitas hidup manusia diatur dan dikuasai oleh teknologi dan ilmu pengetahuan, ternyata masih ada peristiwaperistiwa aneh yang sulit dicerna akal sehat kita. bahkan teknologi secanggih apa pun tak mampu menguak rahasia alam itu. Hal ini membuktikan bahwa kehidupan manusia masih belum terlepas dari sebab akibat perbuatan manusia itu sendiri atau kita kenal sebagai Hukum Karma, mereka yang berbuat baik akan menerima hasil yang baik. sedang yang menanam benih kejahatan akan memetik buah kejahatan itu pula. Peristiwa aneh tapi nyata memang banyak terjadi di sekeliling kita, tetapi tentu kita sulit mengetahui sebabmusababnya. Apa yang kami sajikan pada Buku Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 ini masih menceritakan tentang hal itu, isi buku ini merupakan kelanjutan serial tulisan Lie Kuo Yung seri ketiga dan keempat. Harapan kami kisahkisah yang ada dalam buku ini dapat menjadi cermin kehidupan dan perbuatan kita. untuk memperbaiki yang keliru dan memperbanyak perbuatan baik selama sisa kehidupan kita.

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Jakarta, April 1990 Penerbit SASANA

3

SEBAB AKIBAT HUKUM KARMA (Yang berbuah pada masa kehidupan sekarang)

Kisah Putri Penulis

Pada tahun 1972, penulis diperkenalkan seorang tetangga, sebuah vihara Kuan Kong yang sangat manjur sekali, umatnya banyak sekali. Penulis pergi ke vihara tersebut untuk melihatnya. Disana banyak umat pria dan wanita sedang antri (berbarispanjang) menunggu giliran bertanya sesuatu kepada Dewa Kuan Kong. Melihat demikian hati penulis tergugah, dan setiap hari Minggu atau hari raya selalu meluangkan waktu untuk melakukan pekerjaan sosial di vihara tersebut. Pada tahun 1976, ketika putri penulis tepat berusia 1 tahun sekitar jam 3 dini hari tibatiba menderita demam vane tinggi suhu badannya mencapai empat puluh satu derajat Celcius. kakitangannya kejang dan kram, mulutnya mengeluarkan air liur berbusa putih, kedua belah matanya melotot tidak bisa bergerak, dan tidak bisa bicara. Penulis cepatcepat membawanya ke beberapa" buah Poliklinik untuk diobati, tetapi mereka tidak dapat menemukan sebabmusabab dan asal mulanya penyakit tersebut. Setelah itu dibawa kembali ke Rumah Sakit milik Universitas Taiwan tetapi rumah sakit tersebut juga gagal menentukan jenis penyakit tersebut. Waktu itu dalam kamar yang sama juga terdapat seorang putri kecil yang menderita penyakit yang sama, putri tersebut dibawa ke kamar operasi untuk dibedah, tetapi penyakitnya tidak kunjung sembuh dan akhirnya meninggal dunia. Seperti diketahui menjalankan operasi (pembedahan) membutuhkan biaya operasi dan uang jaminan yang tidak sedikit. Penulis dan isteri sangat cemas dan khawatir akan hal itu, tidak tahu kepada siapa harus meminjam.

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

4

Mendadak terpikir oleh penulis untuk pergi ke vihara Kuan Kong dan meminta petunjuk dari Dewa Kuan Kong, apa yang harus dilakukan penulis bagaimana sebaiknya kami berbuat. Menurut petunjuk yang diberikan oleh Dewa Kuan Kong melalui Cangkir yang bergerak diatas kertas yang bertulis (cangkir ditekan dengan dua jari oleh dua orang atau beberapa orang dan bergerak diatas kertas yang sudah ada tulisan), maka putri penulis harus dipeluk dan dibawa ke Vihara Kuan Kong tersebut, untuk dibacakan Kitab Suci Buddhis oleh pengurus Vihara Kuan Kong yang dimaksudkan diatas. Dan memohon kepada Dewa Kuan Kong untuk memanearkan sinar kasihNya agar penyakitnya dapat sembuh. Tiap hari kami bersembahyang dan berdoa dengan sujud dan tulus. Lalu putri kami hanya diberi minum air putih dan memakan bubur encer. tanpa meminum satu bungkus obat Tionghoa maupun obat dari. dokter. Tiga bulan kemudian penyakit yang aneh itu hilang dan putri penulis dapat sembuh total. Sekarang putri penulis sudah sekolah di SD kelas tiga, tanpa pertolongan dari Tuhan, tidak mungkin putri penulis sembuh. Maka saya menganjurkan kepada semua umat manusia baik pria maupun wanita, agar meluangkan waktu yang senggang untuk melakukan pekerjaan sosial tanpa pamrih. Jasa dan pahala itu akan berbuah di kemudian hari.

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Kisah Penggemar Daging Anjing

Suatu hari di tahun 1977 isteri saya membuka sebuah Kapsalon di daerah Min Sen Sha (Taiwan), dalam Kapsalon ini .terdapat ahli penata rambut pria yang senang sekali makan daging anjing. Suatu hari penulis pergi ke Kapsalon tersebut, dan melihat pria ini sedang menangkap seekor anjing, dan ingin membunuhnya untuk dimakan. agar menambah kesehatan badannya (untuk Cia Po katanya). Penulis merasa tidak sampai hati lalu

5

menyarankan agar dia mengampuni saja nyawa anjing tersebut. Pria tersebut tidak menerima saran dari penulis. Lalu anjing tersebut dibunuh dan dikupas kulitnya, isi jeroannya dikeluarkan hingga bersih dari perut anjing tersebut, lalu dimasak dan disantap sepuasnya. Tepat satu bulan setelah makan daging anjing tersebut pria ini berkelahi dengan orang luar, dan dipukul oleh orang yang tingkah lakunya kurang baik, hingga sebuah pedang kayu melukainya, penulis cepatcepafr membawanya ke Rumah Sakit "Jen Ai" (rumah sakit Cinta Kasih) untuk memberi pertolongan darurat, tetapi dua hari kemudian ia tidak tertolong dan meninggal dunia satu bulan dihitung sejak dia membunuh anjing tersebut. Yang lebih kebetulan adalah : waktu dia membunuh anjing tersebut tepat jam dua petang, dan jam waktu dia meninggal dunia juga tepat jam dua petang. Dokter Forensik (dokter dari Instansi Hukum) yang memeriksa mayat, membedah seluruh isi perutnya untuk diteliti, dimana keadaannya persis seperti pada waktu dia membunuh anjing dulu. Maka dari itu sangat dianjurkan bagi orang yang suka makan daging anjing dan membunuh agar segera meninggalkan kegemarannya yang buruk itu. Kiranya contoh tersebut diatas dapat dijadikan pelajaran bagi kita.

Berkah Dewa "Raja Dapur"

Setelah membaca buku ini, saya baru tahu akan adanya Dewa "Raja Dapur" (Chau Wang Kung). Sesampainya di rumah penulis memberitahukan hal ini kepada isteri, agar setiap tanggal satu dan tanggal lima belas dalam kalender Imlek, harus sembahyang terhadap Dewa "Raja Dapur" (Chau Wang Kung).

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Pada suatu hari, penuhs pergi bersembahyang di Vihara Kuan Ti Bio yang berada di Jalan Sung Ciang (jalan Kali Cemara), di tempat tsb. dibagibagikan buku yang menganjurkan manusia untuk berbuat baik tanpa pamrih. Buku ini berjudul :"Sinar Jiwa".

6

Kemudian buku itu menganjurkan orang agar berbuat baik. Saya memfotocopy lagi untuk diperbanyak, dan diberikan secara cumacuma kepada kawan sekantor dan kawan lainnya. Pada suatu hari, ketika saya sedang memanaskan sayur yang tersisa dan lupa mematikan api, terjadi kebakaran selama 2 jam. Dan menimbulkan asap hitam yang pekat, tidak sampai terjadi kebakaran besar. Kemarin dulu di rumah penulis terjadi konsleting, dan api menjalar di empat penjuru tetapi tiga menit kemudian, arus listrik terputus sendiri. Penulis dan isteri merasa ini adalah berkat pertolongan dari Dewa "Raja Dapur". Bila manusia memiliki ketulusan untuk sembahyang kepadaNya. Sang Dewa pasti melindunginya secara diamdiam.

Ramalan Seorang Ibu

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Pada suatu hari, penulis di jalanan melihat seorang ibu yang sudah tua sedang menjual Loterai (Undian Berhadiah). Tampaknya orangnya baik dan simpatik. Wajahnya tampak penuh keeemasan. Lalu penulis bertanya kepada ibu tua itu ada kesulitan apa yang sedang dihadapinya. Setelah dia menceritakan kehidupan keluarganya yang penuh dengan derita dan miskin. dia membiayai 7 orang, lalu hati penulis tergerak untuk membantu anak gadisnya untuk mendapatkan pekerjaan juga penulis mengajak beberapa kawan sekantor untuk secara rutin tiap bulan membeli Loterai (Undian Berhadiah) dari ibu tua ini Suatu hari ibu itu datang ke rumah saya dan menceritakan bahwa akhirakhir ini penghidupannya sudah jauh lebih baik jika dibandingkan dengan keadaannya dulu. Dia mengucapkan terima kasih lalu berkata, "Saya melihat air mukamu gelap. Berhatihatilah terhadap malapetaka yang akan timbul terutama bila saudara naik kendaraan bermotor. Tapi jangan khawatir, Sang Buddha akan melindungimu secara diam-diam". Dia sendiri tidak menyadari apa yang dia ucapkan itu. Beberapa hari kemudian ucapannya menjadi kenyataan peristiwa kecelakaan lalulintas hampir terjadi secara

7

beruntun, tepat di samping tubuh saya, ini terjadi berturutturut selama dua sampai tiga hari, anehnya saya sendiri walaupun sering mengalami shok dan kaget setengah mati, tetapi luput dari bahaya. dan terhindar dari nasib buruk itu. Maka saya menyarankan umat manusia yang hidup didunia ini, harus simpati kepada orang yang sedang mengalami musibah dan sedang dalam kesukaran. Jika kita menolong dan membebaskan orang dari penderitaannya, pasti akan mendapatkan pahala yang baik.

Kisah Seorang Pembunuh

Pepatah mengatakan : "Ada ubi ada talas, ada budi ada balas". Sang Buddha mengajar pada kita, orang yang berbuat jahat, akan mendapatkan karma yang jahat pula, contoh berikutnya : Pada tahun 1983, pernah terjadi suatu Perkara Kriminil yang menghebohkan seluruh Propinsi Taiwan, yakni seorang yang bernama Liauw Chun Fuk atau Liauw Chun Hok, karena ingin menipu Perusahaan Asuransi Jiwa sampai hati mem, bunuh orang, untuk mendapatkan santunan ganti rugi. Setelah mendapatkan santunan gantirugi dari perusahaan asuransi, semuanya berjalan lancar. dia mengira bahwa perbuatan ini tidak akan diketahui oleh orang lagi. Dan suatu hari patung Dewa Kuan Kong yang berada di atas meja abu dalam rumahnya tibatiba retak, dan pecah menjadi dua, dia merasakan adanya firasat kurang baik, dan perbuatan jahatnya akan terbongkar, lalu dia bersembunyi ke daerah Yun Lim dan pergi ke Pek Kang (Tanjung Utara). lebih kurang satu tahun lamanya. Suatu hari bekas tetangganya pergi ke Pek Kang (Tanjung Utara) dan bersembahyang di vihara Ma—Co (Dewa Putri Nelayan). waktu pulang dari vihara, mobilnya mogok ditengah jalan, lalu dia memasuki sebuah toko burung yang berada dipinggir jalan, untuk meminjam peralatan reparasi dari pemilik toko tersebut. guna membetulkan mobilnya. Sesudah masuk ke dalam toko tersebut dia melihat si pembunuh sedang duduk di belakang rumah. bekas tetangga ini kaget setengah mati, dia segera kembali ke mobilnya. Anehnya mobil itu sekarang bisa dihidupkan lagi. Dan

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

8

ia melapor kepada polisi, akhirnya sipembunuh itu dapat ditangkap dan diadili. Maka kami menganjurkan manusia yang hidup didunia ini, janganlah berbuat jahat, tigainci diatas kepala anda terdapat Dewa yang bijaksana sedang mengawasi perbuatan anda. dan perbuatan baik maupun perbuatan jahat. suatu hari pasti ada balasannya.

Kelenteng Yang Terbakar

Pernahkah anda melihat kelenteng yang mengalami kebakaran 0 Penulis pernah melihat dengan mata dan kepala sendiri. kebakaran kelenteng yang pertama di Taiwan. Kelenteng ini dipimpin oleh seorang kesurupan (Lok Tung), karena orang kesurupan ini hatinya kurang baik, sering jnenipu dan memeras uang umatnya. perbuatan jahat ini sudah berjalan selama beberapa tahun. Pada suatu hari. api membakar habis kelenteng ini sampai tinggal puing. kebakaran ini hanya membutuhkan waktu selama sepuluh menit saja. apinya datang begitu cepat besar. penulis sendiri masih sempat pergi untuk membantu memadamkan apinya. Herannya tetanggatetangga yang tepat berada di kirikanan samping kelenteng tersebut tidak terkena jilatan api sedikitpun, yang terkena musibah kebakaran hanya kelenteng ini saja. Tidak lama kemudian pemimpin dari kelenteng tersebut ditangkap oleh pihak yang berwajib. dengan tuduhan melakukan penipuan dan penggelapan uang, dan dibawa ke pengadilan. Maka saya menganjurkan kepada para pengurus atau pemimpin kelenteng atau orang kesurupan (Lok Tung) harus banyak berbuat baik dan jujur, jangan serakah atau tamak atau tergiur oleh kekayaan, karena Sang Dewa menginginkan kamu m.enolong manusia yang hidup dalam dunia, maka kamu harus menolong sesama manusia dengan hati yang penuh kasih sayang. Jika kamu dapat melaksanakan maksud dan tujuan yang dikehendaki oleh Dewa, Sang Dewa pasti tidak akan membiarkan kamu menderita kelaparan dan kedinginan Maka dengan tulisan ini saya menganjurkan kepada semua orang yang hidup didunia ini. tanamlah benih kebajikan sebanyak mungkin. Suatu nan pahala dan jasa ini akan berbuah pada kehidupan ini juga dan diturunkan kepada anak cucu.

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

9

Kisah Seorang Tentara

Penulis mempunyai seorang teman karib. Dia tadinya berdinas di tentara, kirakira pada sepuluh tahun yang lalu, dia kena undian berhadiah Patriot yang dikeluarkan oleh pemerintah, hadiahnya setengah juta Yen Taiwan. Setelah mendapat hadiah tersebut, dia setiap hari kerjanya hanya berfoyafoya, minum arak, main WTS dan main judi. Tugas dinas militerpun ditinggalkan setelah ia meminta agar masa pensiunnya dipercepat. . Sepuluh tahun kemudian saya beserta isteri pergi ke jalan "Sin Sen" (jalan Hidup Baru) Utara untuk mencari teman. tibatibadi tengah jalan melihat seorang lakilaki yang umurnya setengah baya, bajunya compangcamping, timbul simpati dalam hati saya, saya menyuruh isteri saya memberikan uang lima puluh Yen Taiwan pada dia. Setelah diamati baru diketahui dia adalah bekas teman baik saya, lalu saya bertanya kenapa bisa terjadi demikian. Dengan rasa malu ia bercerita pada saya, bahwa sejak mendapat uang hadiah dari kupon Undian "Patriot", dia tidak pernah memanfaatkan uang hadiah tersebut untuk modal kerja dan membantu orang lain, melainkan setiap hari hanya mabukmabukan dan main judi, minum arak, dan main WTS, temanteman yang bergaul dengan dia hanya memoroti uangnya. Setelah uangnya habis mereka tidak mempedulikannya lagi,bahkan sekarang uang sewa dan uang makan seharihari juga tidak ada.Selain itu kecanduan alcohol,sehingga tidak ada tenaga dan kemauan untuk bekerja dan sudah menganggur cukup lama. Sehabis mendengar ceritanya saya menganjurkan padanya. agar dia memulai dari permulaan lagi, dan harus bertekad bulat untuk meninggalkan kebiasaan buruknya terutama kebiasaan minum arak. Setengah tahun kemudian penulis bertemu kembali dengannya, namun sayang keadaannya masih belum berubah. Sungguh memilukan sekali. Maka saya menganjurkan agar manusia yang hidup dengan wajar, jangan menjadi budak nafsu sek, arak, dan judi jika Tuhan membuat kita kaya sebaiknya dimanfaatkan untuk menolong orang miskin dan banyak berbuat sosial agar tidak mengecewakan Tuhan.

10

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Anak Angkat Yang Taat Pada Ajaran Sang Buddha

Menurut cerita di daerah Ciang Nan (daerah bagian selatan dari Sungai YangTse), ada seorang anak wanita yang cantik. penurut, cerdas dan pintar, wanita ini bernama Chun In (ejaan Hokkian, Sun Eng). Karena orang tua kandungnya mempunyai banyak anak maka penghidupannya menjadi sulit, suatu hari ayahibunya dengan berat hati terpaksa memberikan anak gadisnya ini kepada orang lain yang tinggal d desa tetangganya sebagai anak angkat. Mulamula suamiisteri yang mengangkat gadis cilik ini sebagai anak angkat sangat cinta padanya. Ayah dan ibu kandung Chunln juga sering singgah dan melihat keadaannya. Setelah melihat kedua orang tua angkat sangat mengasihi anaknya, maka legalah hati mereka dan tidak pernah datang iagi untuk menjenguknya. Tahun yang kedua, ayah dan ibu angkat dari ChunIn ini, berturutturut melahirkan anak laki dan anak wanita sehingga rasa cinta kasih sayang terhadap ChunIn juga berubah seratus delapan puluh derajat, berbalik dari sikap semula yang penuh perhatian dan kasih sayang. Muka yang sering polos dan mud ah tersenyum mulai menghilang dari wajahnya, ChunIn tidak sebahagia dan segembira seperti dulu lagi. Beberapa tahun kemudian keadaannya bertambah parah, bahkan baju yang sudah robek dan koyak tidak ditambal. Makan minum yang biasanya diberikan tiga kali dikurangi secara drastis oleh orang tua angkat. Setiap pagi dia diharuskan pergi ke pinggir kali untuk mencuci baju. Sehabis cuci baju baru boleh makan. Setelah makan pagi, dia harus naik ke gunung lagi untuk mencari kayu bakar, setiap hari hal itu harus dilakukan dua kali.

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

11

Kadangkadang hujan lebat, awan dan kabut datang menutupi gunung, membuat dia nyasar. Dalam keadaan yang gelapguiita, ditambah lagi jalanan gunung yang kecil dan sempit, dia harus jalan perlahan untuk mencari jalan yang menuju rumahnya. Betapa menderitanya gadis yang masih kecil itu, yang tidak dapat dilukiskan dengan katakata. Chun In yang begitu kecil sudah harus menerima perlakuan yang tidak adil dan tidak berperikemanusiaan. Dia sering melihat anak orang lain masa kanakkanaknya mendapat kasih sayang orang tua, melihat itu hatinya sangat tersayat. Dia menangis dan secara tidak disengaja berteriak "Mama, mama, kamu berada dimana ?" lalu dengan langkah kaki yang berat, dia berjalan menuju ke rumahnya Apakah ini adalah akibat karma buruk yang pernah ku buat pada inkaroasi yang lalu, sebelum aku dilahirkan dalam dunia ini ? Gadis ini melewati waktunya sehari seperti setahun rasanya. Hari berganti hari, tahun berganti tahun, waktu terus berlalu tanpa terasa Chunln sudah tumbuh menjadi seorang gadis yang dewasa, saudara angkatnya juga sudah dewasa, tetapi sikap ibu angkatnya masih tetap belum berubah bahkan lebih kejam dan lebih sadis dari sebelumnya. Jika Chun In jatuh sakit, atau hasil tebangan kayu bakarnya sedikit, ibu angkatnya akan menuding kepala Chunln dengan jari telunjuknya dan mencaci maki dengan keras dan ketus. "Kamu ini anak jahanam yang sudah tidak diinginkan lagi oleh ayah ibumu, budak yang doyan makan dan malas kerja, kenapa tidak mati saja?". Lalu memukulnya dengan pecut bambu. Setelah dipukul dengan pecut bambu, Chunln hanya dapat menahan malu akan penghinaan ini. Dia hanya dapat menundukkan kepala, menangisL tersedu sedu tiada hentinya. dan berusaha menahan sakit hati dan kepedihan dalam hati. Hatinya penuh dengan kisah yang sedih dan memilukan hati tetapi tidak ada orang yang dapat menampung keluh kesahnya. Penduduk zaman dahulu hidupnya sederhana, jujursetia, sifatnya lurus dan tidak berteletele, tidak bandel dan tidak licik.

12

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Demikian pula Chunln, dia pikir statusnya adalah anak angkat, jika dia kembali ke orang tua kandungnya, orang tua angkatnya pasti tidak rela dan akan membuat perhitungan dan ini akan menyusahkan keadaan orang tua kandungnya. Tetapi jika dia tetap tinggal di sini, semua akan meremehkan dirinya, tidak suka padanya, bahkan akan mendapat siksaan yang tiada taranya. Daripada hidupnya begitu menderita, lebih baik mati saja'dan sekaligus menghilangkan segala macam penderitaannya. Oleh karena itu, maka dia pergi ke sebuah sungai kecil, dan mondarmandir di sana bermaksud bunuh diri dengan menceburkan diri ke sungai, begitu melihat ayah angkatnya dia terpaksa membatalkan niat buruh diri dan pulang ke rumah. Tentu saja begitu sampai dirumah tak luput lagi harus menerima lagi hinaan dan caci maki yang sudah tidak asing baginya. Suatu malam didusun itu kedatangan seorang bikhu yang menyebarkan ajaran agama Buddha, bikhu ini yang bertindak sebagai guru agama. Memberi ceramah di sebuah lapangan luas dalam desa itu, isi ceramahnya menjelaskan tentang Kitab Suci Tripitaka dan juga ajaran dan peraturan agama Buddha. ChunIn datang dengan tetangganya mendengarkan ceramah yang diberikan oleh Bikhu itu. Bikhu itu berkhotbah segala peristiwa yang terjadi dalam dunia ini, adalah merupakan hasil dari "Sebab dan Akibat", seperti peribahasa mengatakan: "Ada ubi ada talas, ada budi ada balas". Tanam bibit baik akan ada hasil yang baik juga, jika menanam bibit jahat akan berbuah kejahatan juga yang akan diterimanya nanti.
Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Maka jika kita hidup didunia ini mengalami kesukaran dan penderitaan janganlah bersedih dan gelisah, kita harus mengikuti jejak dan semangat dan Sang Buddha (Hut Chou). Kemudian Bikhu ini menceritakan kisahkisah nyata dan peristiwaperistiwa yang pernah terjadi, bagaimana Dewi Kwan She Im memberi petunjuk kepada manusia, dengan kasih sayangnya menolong manusia terbebas dari belenggu Setelah ChunIn mendengarkan ceramah tersebut hatinya menjadi senang, segala macam kegelisahan dan kesedihan hati penderitaan.hilang total seperti mendapat sinar terang, senang dan bahagia yang tidak dapat dilukiskan dengan katakata.

13

Ketika Bikhu tersebut membagibagikan poster gambar Kwan Im secara cumacuma kepada khalayak ramai, Chunln juga meminta sebuah poster gambar Dewi Kwan 1m tersebut. Sesampainya dirumah, poster Kwan Im Po Sat tersebut diberi bingkai kayu, lalu dipasang didinding kamar tidurnya untuk disembayangi. Siang malam dia bersembahyang dan memuja Dewi Kwan ■Im dengan hati yang sujud. Dia menaati suluruh pesan Bikhu tersebut. Satu hari dua kali pada jam enam pagi dan jam enam sore, dia membacakan mantra dan parita suci dan menyebut "Kwan She Im Po Sat". Sejak saat itu caci maki, cemoohan, pecut cambuk dari ibu angkatnya tidak dihiraukan lagi, dia tidak sedih lagi. di hati Chunln selalu terkenang Dewi Kwan Im (Avalokitesvara Bodhisatva Mahasatva) pandangan hidupnya berubah dan menganggap hari esoknya penuh dengan harapan. Untuk sementara ceritanya kita hentikan dulu. Kita sekarang cerita tentang sebuah kisah yang terjadi pada lima puluh tahun yang lalu. Didesa yang Chun In tinggal sekarang. Suatu hari datang pendatang baru yang tidak tahu asal usulnya. . Pendatang baru ini sangat kaya. tetapi kekayaan ini. diperoleh dengan cara yang tidak halal. Karena takut dikenal oleh orang tentang riwayat asalusulnya dimasa yang lalu, maka dia jarang sekali bergaul dengan orangorang yang tinggal dalam desa itu. Dia sengaja tinggal ditempat yang terpencil dan sulit transportasinya agar tidak diketahui tempat tinggalnya. Setelah pendatang baru tinggal agak lama di desa itu, datang seorang perampok yang ulung, yang menggunakan kesempatan ini untuk merampok. Dimalam hari tanpa diduga pendatang baru ini melakukan perlawanan dengan sekuat tenaga dan keduanya menderita luka yang sangat parah Setelah perampok itu dikalahkan dia kuatir perampok itu datang lagi, membawa kawannya, maka dia segera memikul emasperak, perhiasan dan segala barang mahal lainnya, dia pergi dari pintu belakang rumah, dan naik ke gunung. Karena lukanya sangat parah, ditambah lagi harus memikul uang perak dan segala macam kekayaan
Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

14

yang berat, maka dia tidak kuat lagi, lalu menyembunyikan kekayaannya Untuk sementara didalam sebuah goa. Setelah kekayaannya disembunyikan dia turun gunung lagi untuk berobat. Sayang sekali, karena lukanya terlalu parah dia tidak tahan lagi dan meninggal dalam perjalanan, tidak seorangpun tahu dia menyembunyikan kekayaannya didalam goa. Sekarang kita kembali kepada kisah semula yakni tentang kisah ChunIn. Setelah ChunIn memuja Kwan Im Po Sat (Avalokitesvara Bodhisatva Mahasatva), keyakinannya terhadap agama Buddha semakin kuat. Karena kesetiaannya kepada Sang Buddha, maka pada suatu hari ketika ChunIn harus mendaki gunung untuk menebang kayu bakar, Dewi Kwan Im menoIongnya dengan jalan menjelma menjadi segerombolan tawon dan membuat sarang diatas sebuah pohon yang sudah kering dan mati. Waktu ChunIn melihat adanya pohon yang kering itu, dalam benaknya berpikir, "Wah, untung sekali, mendapatkan pohon yang kering ini sama sekali tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga". Dia tidak melihat dan mengamati lebih teliti lagi, dan langsung mengangkat kampaknya, dan menebangnya. Tetapi tanpa terduga, penebangan itu membuat sarang tawon itu bergoyang, maka dalam sekejab mata saja, beriburibu gerombolan tawon datang ke bawah mengejarnya dan ingin menyengat kepalanya. Chunln cepatcepat menu tup kepalanya dengan kedua belah telapak tangannya dan berlari, tetapi gerombolan tawon masih terus mengejarnya dari belakang, dan tidak fflau melepaskannya. Sampai dimuka sebuah goa, Chunln segera masuk dalam goa tersebut, tetapi anehnya ketika gerombolan tawon tersebut melihat Chunln bersembunyi didalam goa tersebut, mendadak seluruh tawon itu pergi tanpa meninggalkan jejak. Chunln ini hampir kehilangan semua tenaga, seluruh dahi dan kepalanya mengeluarkan keringat. Sesudah lolos dari ancaman gerombolan tawon, dia melihat keadaan sekelilingnya dengan tenang. Tibatiba dia melihat disuatu tempat yang agak tersembunyi, mengeluarkan sedikit cahaya yang berkilaukilau, dia merasa heran dan menghampirinya, setelah diamati

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

15

ternyata bentuknya kecil-kecil, seperti uang perak. Lalu dia mengambil salah satunya dan dibersihkan kotorankotoran yang melekat diatas permukaan benda tersebut, ternyata benda tersebut adalah uang perak asli. Beberapa saat Chunln agak tercengang dengan apa yang terjadi lalu berpikir-pikir kenapa banyak uang dan barang perhiasan dalam goa ini, dan sudah tertutup debu sekian lama. Chunln tidak berani mengharapkan harta yang tidak halal, maka dia hanya mengambil beberapa buah uang perak saja, dan membungkusnya dengan daun talas, dan diselipkan di selasela kayu bakarnya lalu dibawa pulang kerumah. Terlambat pulang karena dikejar tawon, maka Chunln terlambat menyiapkan nasi untuk makan malam sehingga membuat ibu angkatnya marah, lalu caci maki bergema lagi tetapi Chunln tidak menghiraukan (ingat akan ajaran Sang Buddha). Setelah selesai menaruh pikulan kayu bakarnya, dia mengambil uang perak yang dia dapat dari goa tadi lalu di berikan kepada ibu angkat tanpa mengucapkan satu katapun. Wajah ibu angkatnya segera tersenyum karena kegirangan. Lalu dia dengan spontan berkata : "Anak sayang yang baik, kamu pasti sudah lelah, pergilah mandi dan membersihkan diri biar ibu yang memasak nasi dan menyediakan dan ibu akan mengajak kamu pergi kepasar untuk membeli satu stel baju baru". Ibu angkatnya berubah menjadi ibu yang penuh akan kasih sayang yang tidak ada tandingannya di dunia. Ini semua berkat jasa dari uang perak yang berkilau4cilau itu. Suatu malam ChunIn mendapat suatu mimpi, dia bermimpi Dewi KwanIm datang memberi petunjuk dan berkata : bahwa uang logam yang terdapat dalam goa itu adalah hadiah Sang Dewi karena dia memuja kepada Sang Buddha dengan setia dan sujud. Sedangkan ibu angkatnya sekeluarga penuh dengan karma buruk, jadi tidak ada HokKi atau rejeki untuk menikmati, sedangkan bagi orang tua kandung ChunIn, karena karma baik dapat HokKi atau rejeki dari nenek moyangnya, maka dia bisa menikmati sebagian kecil dari uang logam itu. Jika kamu melawan hukum karma maka akan mendapat kutukan, demikian pesannya. Setelah mendapat petunjuk dari Dewi KwanIm dia tidak berani lagi menghadiahkan uang perak tersebut kepada ibu angkatnya. dan ChunIn secara diamdiam berusaha mencari tempat tinggal orang tua kandungnya. Tidak lama kemudian orang tua kandungnya dapat diketemukan juga.

16

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Setelah bertemu dengan orang tua kandungnya sendiri, mereka berbahagia sekali. Orang tua kandung ChunIn menanyakan keadaan penghidupan ChunIn di ibu angkatnya selama ini, dan ChunIn menjawab: "Sangat baik." Lalu mereka melampiaskan rindu hatinya. ChunIn lalu menceritakan kisah dia dikejarkejar oleh segerombolan tawon, sehingga menyebabkan dia menemukan kekayaan dan harta karun didalam goa. Kemudian dia menceritakan lagi tentang petunjuk Dewi KwanIm dalam mimpi. Orang tua kandungnya setelah mendengar cerita dari Chunln ini gembira sekali. mereka bertiga lalu pergi ke tempat goa tersebut dan mengambil harta karun tersebut. Sesudah itu mereka mengikuti petunjukpetunjuk yang diberikan oleh Dewi dalam mimpi, uang perak dan barang-barang yang berharga itu dibagi dalam dua bungkus, satu bungkusan besar dan satu bungkusan yang kecil. bungkusan yang besar disimpan oleh Chunln untuk menolong orang-orang yang mengalami kecelakaan, musibah dan fakir miskin. Bungkusan kecil diberikan kepada orangtua Chunln. Kemudian mereka pergi sembahyang untuk mengucapkan terima kasih kepada Dewi Kwanlm. Hari itu Chunln tinggal di rumah orang tua kandungnya. menikmati kebahagiaan berkumpul sekeluarga yang merupakan pertama kali dia rasakan, dan tidak ingin kembali ke rumah ibu angkatnya. Tetapi orang tua kandungnya menasihatkan kepadanya : "Kamu ini telah diberikan kepada orang lain sebagai anak angkat, walaupun hati kami berat berpisah, tetapi bagaimanapun juga kamu harus pulang, nanti bila ada waktu yang luang datang kesini untuk berkumpul". Dengan air mata yang berlinang dan berat hati Chunln terpaksa pulang kembali menuju ke rumah ibu angkatnya. Setelah Chunln kembali ke rumah ibu angkatnya sikap ibu angkatnya menyayangi, bahkan ketika Chunln pulang terlambat dari rumah orang tua kandungnya ibu angkatnya juga tidak memarahinya. Sejak mulai dari saat itu, orang tua kandung Chunln menggunakan harta karun yang diberikan oleh Chunln, untuk merombak dan memperbaiki rumah juga untuk membeli sawah yang subur, dan menikmati kebahagiaan sebagai seorang dari golongan menengah. Dan semuanya ini, adalah berkat kepercayaan ChunIn yang memuja kepada Dewi KwanIm siang malam sepenuh hati, sehingga HokKi dan

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

17

rejekinya melimpah kebahagiaannya.

ke

orang

tua

kandung

yang

dapat

dinikmati

dalam

Suatu hari, ketika ChunIn selesai menebang kayu bakar dan melewati goa yang tidak dapat dia lupakan seumur hidupnya dalam perjalanan pulang kerumah dia masuk kembali sebentar ke goa itu, dan ditemukan kembali dua keping uang perak. dan menghadiahkan kembali kepada ibu angkatnya. Mulai saat itu dan seterusnya ibu angkatnya menganggap ChunIn adalah orang yang memiliki rejeki, maka tidak berani lagi menyiksa dan meremehkan lagi dan ChunIn tidak mengalami penderitaan lagi karena karma buruknya sudah berlalu. Dari contoh tersebut kita dapat melihat bahwa kehidupan setiap manusia, pasti ada pasang dan surutnya. yang penting waktu masa gelap penuh penderitaan jangan pesimis (kecil hati) dan frustrasi, melainkan harus ulet dan tabah serta penuh toleransi. seperti perahu melewati ombak dan badai di tengah laut tetapi suatu saat tiba juga di sebuah pantai. Untuk sementara kita mendengar cerita lain yang ada hubungan dengan cerita ini. Menurut cerita, di Peking ada seorang kaya yang bergelar jabatan sebagai "YuanWai" (sejenis gelar priyai atau pemuka masyarakat), dia mendengar bahwa pemandangan di daerah CiangNan (daerah yang berada di belahan selatan sungai Yang Tse) sangat indah, dan sudah lama berencana untuk tamasya kesana. Suatu hari setelah dia berjalanjalan di sebuah taman dia merasa letih, kembali ke paviliun untuk istirahat. sambil membaca buku disana. Karena capai dan lelah. dia terlena dan tertidur di paviliun tersebut. Dia bermimpi dibawa oleh Dewi Kwan She Im ke sebuah dusun yang kecil yang berada di daerah CiangNan yaitu daerah selatan sungai Yang Tse. Dusun tersebut dikelilingi oleh sebuah sungai yang kecil yang dangkal, air sungainya jernih dan sejuk yang mengalir dengan tenang, sedangkan disisi sungai tumbuh rumputrumput yang hijau dan merupakan suatu pemandangan yang teduh dan romantis, ibarat seorang gad is yang cantik. Saking indahnya, ia tidak dapat menahan perasaannya, dan bergumam "indah sekali". Dan memuji keindahan alam itu terus menerus. Ketika itu ada seorang gadis yang sedang mencuci baju ditepi kali dengan rambut panjang terurai menutupi bahunya.
Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

18

Alis matadan mata gadis tersebut sangat cantik, dan diantara kedua ujung alis matanya terdapat sebuah tahi lalat yang berwarna merah. Ketika dia melihat gadis tersebut, tibatiba disisi kupingnya terdengar ada orang yang berkata, gadis itu adalah isteri kamu, dan kamu harus menjaganya baikbaik, kesempatan mendapat jodoh ini jangan dilewatkan. Setelah mendengar perkataan ini pemuda segera bangun dan sadar akan kejadian ini hanyalah sebuah mimpi. Dia merasa yakin bahwa mimpinya itu adalah petunjuk dari Dewi Kwan Im tentang jodohnya. Karena gembiranya, dia segera bertekuklutut dan bersembahyang kearah langit, untuk mengucapkan terima kasih atas kemurahan hati Sang Dewi Kwan Im. Keesokan harinya dengan menunggang seekor kuda, dia bertamasya sambil menikmati pemandangan yang indah di kirikanannya, dia menuju kearah Ciang Nan. Setelah santai bertamasya selama sepuluh hari tibalah dia di tempat Ciang Nan yang memiliki pemandangan indah itu. Matanya terpusat untuk mencari gadis yang dia jumpai dalam mimpi. Dia mencari disegala pelosok dan tempat, dan telah menghabiskan waktu lebih kurang tiga hari, tetapi kali kecil yang mengelilingi sebuah dusun yang pernah dia lihat dalam mimpi itu, tetap belum dijumpainya. Ketika itu hatinya sudah mulai cemas dan putus asa, tibatiba lewat seorang yang baik hati, orang itu melihat pemuda yang menunggangi kuda ganteng dan gagah perkasa sedang kebingungan cemas dan kuatir dan lalu orang tua itu bertanya :
Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

"Hai pemuda ganteng lesu betul kamu ini". Melihat ada orang yang bertanya, semangat Yuan Wai bangkit kembali dan menjawab : "Saya sedang kebingungan mencari seseorang sejak beberapa hari ini tetapi belum juga menemukannya. Kemudian secara sepintas dia bertanya kepada orang itu, apakah mengetahui ada sebuah kali yang kecil, yang mengelilingi sebuah dusun. Orang itu lalu menjawab : "Jika mencari kali itu, jalan lurus saja dan menikung didepan, setelah duapuluh kilometer, akan ditemukan kali kecil tersebut". Pemuda itu mengucapkan terima kasih kepada pejalan kaki yang tidak dikenal itu, segera melarikan kudanya ke tempat tujuan. Setelah jalan lebih kurang duapuluh

19

kilometer, dia menemukannya persis seperti yang dia lihat dalam mimpi tetapi gadis dalam mimpi itu tidak ada. Dengan hati yang gembira dia istirahat tetapi belum juga menemukan gadis dalam mimpi itu. Keesokan pagi dini han dia sudah bangun dan menunggang kuda menuju ke kali tersebut. untuk mencari kembali. Tanpa diduga diwaktu yang masih begitu pagi, dipinggir kali sudah tampak banyak gadisgadis yang sedang mencuci baju disana, diantara banyak gadis itu, ada seorang gadis yang luar biasa, dan wajahnya persis seperti yang pernah dia lihat dalam mimpi. Dia menunggang kudanya, menuju ketempat dimana ChunIn sedang mencuci baju, lalu kudanya dihentikan disisi tempat ChunIn Karena dusun kecil ini jarang ada terlihat orang menunggang kuda dengan pemuda gagah perkasa, maka semua mata memandang kearahnya. Yuan Wai dapat melihat dengan jelas wajah ChunIn persis seperti yang dia lihat dalam mimpinya, lain dengan gadisgadis yang berada disekitarrrya. Persis antara kedua belah ujung alisnya terdapat sebuah tahi lalat yang berwarna merah. Yuan Wai segera jatuh cinta dan bertanya : "Nona, saya baru datang dari Peking dan karena haus, bolehkah saya minta secangkir teh dirumahmu". ChunIn dengan sikap yang ramah tamah menunjuk rumah ibu angkatnya sambil berkata : "Kami menyambut perkenalan anda dengan senang hati sambil minum teh di rumah kami". Setelah pemuda memperkenalkan diri, lalu mengikuti ChunIn kerumah ibu angkatnya untuk meminum teh disana. Sambil meminum teh, dia bercakapcakap dengan seluruh anggota keluarganya. Pada hari yang ketiga pemuda itu sudah mengutarakan niatnya meminanggadis ChunIn. Ibu angkat ChunIn setelah mengetahui bahwa yang ingin melamar adalah pemuda janteng yang menunggang kuda beberapa hari yang lalu dia berpikir pemuda itu pasti orang kaya, maka dia ingin meminta mas kawin sebanyak mungkin.Kepada utusan Yuan Wai, yang datang kemudian, ibu angkat ChunIn berkata, "Saya sudah banyak mengeluarkan beaya untuk membesarkan gadis ini sampai menjadi dewasa.

20

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Maka jika anda ingin melamarnya, mas kawinnya sebesar limaratus liang,: baru bisa dikabulkan". Utusan itu merasa kaget sekali mendengarnya, tidak pernah ada orang yang meminta sebanyak itu, yang dapat membeli sawah subur beberapa puluh petak, maka utusan itu bertanya lagi"Apa tidak salah, bukan limapuluh liang, saya sudah menjadi Mak Comblang ini beberapa puluh tahun, tetapi belum pernah mendengar ad a orang yang meminta Mas Kawin lebih dari tigapuluh liang, sekarang bagaimana saya menyampaikanya !". Ibu angkat ChunIn menjawab : "Mau atau tidak terserah pada tuanmu sendiri saja, pokoknya sampaikan saja pesan itu apa adanya". Utusan itu tak berdaya, lalu kembali ke tempat tinggal Yuan Wai itu, dan menyampaikan pesan tersebut. Setelah mendengar itu, Yuan Wai mengabulkan permohonan yang tidak wajar itu, mengingat akan petunjuk Dewi Kwan Im bahwa dia jodohnya. Setelah menikah, Yuan Wai itu bertanya kepada isterinya : 'Tahukah kamu, mengapa kita yang tinggalnya berjauhan bisa bertemu dan menjalinkan perkawinan menjadi suami isteri ? " Lalu dia bercerita dari mula sampai akhir. bagaimana Dewi Kwan Im memberi petunjuk tentang jodohnya dalam mimpi dan dengan susah payah melamarnya. Setelah habis mendengarkan cerita yang dikisahkan suaminya ChunIn juga menceritakan bagaimana dulu dia diharuskan menebang kayu bakar diatas gunung sampai dia dikejarkejar oleh tawon, dan melarikan diri kedalam sebuah goa, dan mendapatkan harta karun. Setelah habis menceritakan kisah ini kepada suaminya, dia mengusulkan harta benda dan kekayaan yang diperoleh dari goa itu, dipakai untuk menderma kepada fakir miskin, dan suaminya juga sangat setuju dengan usul yang dikemukakan oleh ChunIn ini. Karena kedua mempelai ini pernah berhutang budi kepada Dewi Kwan Im dan menjodohkan hingga menjadi suamiisteri. maka diputuskan agar uangnya dipergunakan untuk mendirikan vihara ditempat yang indah, dan memberi kesempatan kepada penduduk yang bertempat tinggal disekitar daerah tersebut, untuk memuja dan bersembahyang terhadap Dewi Kwan Im.

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

21

Dan mengundang seorang Bikhu yang berilmu tinggi, untuk memimpin suatu upacara berdoa yang bersama semua penduduk yang tinggal disana, memohon keselamatan dan menjauhkan malapetaka. Sejak itu Yuan Wai menjadi penganut agama Buddha dan mejadi vegetaris/Ciacai (pantang makan makhluk berjiwa), bukan hanya setiap tanggal 1 dan tanggal 15 imlek tapi juga pantang membunuh makhluk hidup. Dia juga rajin melakukan segala macam pekerjaan sosial dan menjadi umat Buddha yang setia untuk seumur hidup. Dua bulan kemudian setelah mendapat uang dari mas kawin yang tidak wajar, ibu angkat ChunIn yang materialistis dan tamak mendapat ganjarannya, yaitu putra putri menderita sakit yang tak kunjung sembuh walaupun sudah diobati oleh banyak Sinshe, sehingga menghabiskan seluruh hartanya. Tidak itu saja, ibu angkat ChunIn juga kena bengkak matanya, yang mengakibatkan buta karena tidak dapat diobati. Dari kisah ini, maka kami menganjurkan kepada semua manusia yang tinggal didunia ini, agar banyak melakukan perbuatan baik, agar dapat menghilangkan segala macam malapetaka. dan menambah kebahagiaannya dikemudian hari. Penulis berharap agar buku ini dapat disebarluaskan dengan menyadur, mencetak dan menerjemahkannya demi merangsang orangorang berbuat baik. Semoga semua pihak yang berjasa dalam penyebaran buku ini.akan selalu hidup sehat, bahagia dan segala usaha serta pekerjaan dapat berjalan lancar. banyak rejeki dan panjang umur.
Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Berbuatlah Kebajikan

Penulis dari tidak mempercayai dewa berubah menjadi percaya pada dewa, kemudian dari percaya pada dewa lebih lanjut lagi menjadi percaya kepada Agama Buddha, mendapatkan banyak inspirasi serta melihat contohcontoh' dari peristiwa HukumKarma yang sangat banyak sekali.

22

Dalam buku Jilid ini penulis telah menceritakan satu persatu. maksud dan tujuannya agar dapat dipahami oleh para pembaca sehingga dapat menyerap makna dari ajaran agama Buddha, dan menumbuhkan niat dan keinginan untuk berbuat baik, semua orang menjadi orang baik, semua orang mempunyai hati yang baik, sering membantu orang yang miskin, memajukan kesejahteraan dan ketenteraman masyarakat, agar negaranya menjadi kuat dan kaya, serta rakyatnya makmur sentosa. Juga berusaha agar setiap keluarga memuja Dewi Kwan Im, dan memuja Amitabha Buddha, sehingga mencapai keadaan dimana seluruh dunia seperti dalam satu keluarga. Sekarang kita melihat dulu tentang merosotnya moralitas dan tingkah laku yang terdapat dalam masyarakat, semua orang mencari uang sebagai tujuan yang utama, dan uanglah yang djjadikan tujuan nomor satu untuk dikejarnya. Untuk mencapai tujuan itu ia menghalalkan segala cara, tidak peduli cara yang dipakai itu wajar atau tidak, jahat atau tidak, bertentangan dengan moral atau tidak, asal saja dapat membantu mencapai tujuannya, cara yang paling kotorpun sering dipakai. Yang lebih parah lagi adalah memanfaatkan kebiasaan manusia yang suka percaya pada tahayul, membantu orang meramalkan nasibnya dikemudian hari, setiap kali meramal menerima ongkos limaratus, seribu atau sampai puluhan ribu. Yang lebih celaka dan lebih jahat lagi adalah sengaja menakutnakuti orang yang meminta tolong diramalkan nasibnya. Ada orang yang nasibnya sebetulnya memang baik, tetapi peramal itu malahan menakutnakutinya, mengatakan orang itu terkena "Musibah Wanita" (Thau Hoa Cie), atau sedang menghadapi "Musibah Lima Hantu" (U Kui Kuan), dan cara mengatasinya adalah mengawini dua orang wanita atau mengawini dua orang pria, menggunakan cara ini untuk menipu uang atau kekayaan, atau sematamata untuk memenuhi nafsu birahinya. Dibawah ini, saya kemukakan contoh dari kisah nyata, untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi para pembaca.

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

23

Penipu Yang Tertipu

Di Taiwan ada seorang yang paling terkenal dalam profesi meramal nasib. setiap kali meramal ongkosnya sampai ribuan Yen Taiwan. Dengan cara meramal sambil menipu. dia berhasil mengumpulkan kekayaan sampai beberapa ratus ribu Yen Taiwan. Tetapi karena yang ini diperoleh dengan cara yang tidak halal maka akhirnya dia juga hams menerima hukum karma. Ketika mengikuti arisan, uangnya tertipu beberapa ratus ribu Yen Taiwan, karena orang yang menjadi sponsor arisan dan anggota arisan tersebut tidak jujur, kemudian ada yang meminjam uangnya dan tidak mau melunasinya sampai akhirnya rumah tinggalnya juga disita dan disegel oleh pihak Pengadilan. Sekarang peramal itu jatuh miskin bahkan untuk makan sehariharipun tidak cukup, dan terpaksa harus meminjam disanasini, untuk melewati hari yang suram.

Peramal Yang Suka Menipu

Begitu wanita ini masuk kedalam rumahnya peramal tersebut segera mengunci pintu untung pada waktu itu ada orang yang mengetuk pintu, sehingga dia dapat tertolong. Tetapi karena malu, wanita itu tidak berani melaporkan kejadian ini kepada polisi Tetapi peramal ini akhirnya mendapat balasannya juga, karena dia menipu perempuan dan menipu uang, didaerah "Sin Cuang" mendapat tuntutan tiga kali lipat dari perbuatannya. Para korban penipuan meiaporkan perbuatan bejatnya dan penipuan kekayaan ini kepada pihak yang berwajib, dan akhirnya dia harus masuk penjara, dan merasakan bagaimana rasanya bila dikurung dalam penjara.

24

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Penulis mempunyai seorang teman wanita, juga sangat mempercayai apa yang dikatakan oleh peramal. Kebetulan dia ketemu seorang peramal yang mempunyai niat yang jahat. Menurut ramalan peramal itu, bahwa wanita ini nasibnya harus mempunyai dua orang suami, kemudian peramal ini menyuruh wanita tersebut mampir ke rumahnya, untuk dikias agar segala macam malapetaka yang bakal dialaminya hilang.

Saran Dari Penulis

Dari contohcontoh yang tersebux diatas, maka saya menyarankan kepada para peramal agar dalam mencari nafkah dengan keahlian meramal nasib, harus melakukannya secara jujur, berusaha membantu orang, dan mengatakan apa yang sebenarnya, jangan menipu orang. Pekerjaan meramal nasib orang, jika bisa dilakukan dengan tidak menerima bayaran, jika terpaksa agar dengan jumlah yang sepantasnya, jangan profesi meramal nasib ini dipakai sebagai alat untuk menipu orang. Pekerjaan meramal nasib, juga memiliki segi positifnya, peramal dapat memberi semangat kepada orang yang gelisah atau yang sudah putus asa. Mendorong dan memberi semangat kepada orang yang gagal dalam percintaan atau gagal dalam perdagangan, atau gagal dalam usaha lain. Perkataan yang baik dan yang bermanfaat boleh disampaikan sebanyak mungkin kepada orang yang sedang putus harapan, agar semangatnya hidup kembali, menimbulkan gairah hidupnya untuk menciptakan dan membangun hari esok yang lebih cerah, membuat masa yang akan datang lebih penuh dengan kebahagiaan. Jika peramal tidak dapat berbuat demikian. maka pekerjaannya justru akan merugikan orang lain, dan juga merugikan diri sendiri. maka dalam keadaan demikian ini. lebih baik ganti profesi saja, jangan lagi menjadi ahli meramal. karena hasil yang diperoleh tidak setimpal dengan tenaga yang dikeluarkan.
Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Disamping itu, pada akhirakhir ini, banyak sekali gadisgadis dan wanita yang suka pergi berdansa di Dancing Bar yang diusahakan secara gelap atau sembunyisembunyi. atau suka bermain judi, membeli kupon lotre yang gelap. Dibawah ini, saya kemukakan dua buah kisah nyata dan betulbetul terjadi, sebagai cermin dan bahan pertimbangan.

Kisah Seorang Ibu Rumah Tangga

Ada seorang wanita, sudah menikah, dan sudah mempunyai tiga orang anak. Suaminya membuka sebuah perusahaan. Semula wanita ini memang sangat jujur terhadap suami dan keluarganya. belakangan karena diajak teman, sering pergi

25

berdansa di Dancing Bar atau Klub Dansa yang dikelola secara gelap atau tersembunyi. Dalam Dancing Bar ini. dia mendapatkan 'banyak teman pria dan wanita, sejak saat itu dia tidak memperhatikan lagi urusan rumahtangganya, dan sering melakukan hubungan kelamin secara bebas pada akhirnyi seluruh tubuhnya terkena penyakit kelamin. Uangnya juga habisditipu oleh teman prianya. Karena malu dia tidak berani pulang ke rumah. sampai harus tidur dijalanan didepan toko. Untung ad a seorang anggota polisi yang baik hati yang menemukannya. dan mengantarkannya ke Rumah Sakit untuk diobati kemudian member! tahu kepada anggota keluarganya untuk menjemputnya kembali ke rumah. Wanita ini tentu saja merasa sangat menyesal terhadap perbuatannya. Jika dia tahu akan mengalami nasib yang sedemikian rupa pasti tidak akan berbuat demikian.

Pantang Judi Dan Jangan Serakah

Buntut lotere yang dua angka. kupon berhadiah gelap yang mem;.liki tiga angka. telah membuat segala lapisan masyarakat menjadi tergilagila. semua orang menempuh jalan ini untuk memperoleh kekayaan, dianggapnya cara itu yang paling baik. mereka belum melihat segi negatif dan akibat buruk yang ditimbulkannya. Banyak sekali pimpinan atau pegawai dari berbagai perusahaan yang datang ke kelenteng untuk menanyakan kode nalo.atau buntut lotere, semakin lama mereka bermain dengan jumlah taruhan yang semakin besar. Akhimya sampai seluruh pekerjaannya menjadi terlantar, tidak memperdulikan urusan rumah tangga, sampai seluruh tabungannya sekaligus dihabiskan dalam taruhan besar. Sekali tebakannya tidak kena, maka habislah seluruh kekayaannya. Dan sebagai cara penyelesaiannya menceburkan diri ke dalam kali, atau mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri. Berita bunuh diri dengan kedua macam cara tersebut diatas, hampir setiap hari atau setiap bulan pasti ada. Siapa yang memperoleh kemenangan 0 Yang sudah pasti pihak bandarlah yang mendapat keuntungan, atau jika kalah lalu gulung tikar dan melarikan diri. Saya menasehatkan kepada semua orang jangan terlalu serakah. Nalo atau buntut lotere yang semula dianggap dapat menyenangkan serta menggairahkan semua orang, akhirnya bisa mematikan semua orang dan mengacaukan ketenteraman masyarakat.

26

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Maka pantang judi dan tidak serakah, harus selalu diingat didalam hati. Jika memang ingin mengadu nasib, belilah lotere yang diedarkan Pemerintah, disamping dapat memenuhi nafsu mendapat kesempatan untuk memperoleh kekayaan, juga dapat membantu ne^ara sehingga sesuai dengan pepatah : "Sambil menyelam meminum air". Dan jika membeli lotere pilihlah lotere yang dijual oleh orang tua atau yang dijua! oleh orang yang cacat, dan kebiasaan buruk yang keranjingan membeli lotere itu, harus dibuang jauhjauh.

Belajarlah Dan Amalkan Ajaran Agama Buddha

Pada akhirakhir ini, setiap hari koran memuat beritaberita mayat yang dipotong beberapa bagian. dengan motif, maksud dan tujuan pembunuhan secara sadis ini. sebagian besar karena ingin memperoleh kekayaan. dan yang dipakai semakin lama semakin sadis. Dari sini dapat terlihat, bahwa hati manusia zaman sekarang sudah tidak sama dengan zaman dulu lagi. Tetapi walaupun moralitas manusia makin lama makin tipis, tetapi hukum karma sebagai ganjarannya. juga makin cepat berbuah, umpamanya peristiwa pembunuhan seluruh anggota keluarga yang terjadi di Thay San pada tanggal 2 bulan 7 Imlek, pembunuhnya dapat lolos dan tidak dapat ditemukan, tetapi roh dari orang yang dibunuh tidak rela, dan mengikuti terus kemana saja pembunuh itu, sehingga pembunuh tersebut merasa ketakutan dan tidak senang, a khirnya dalam tujuh hari dihitung sejak dia melakukan pembunuhan, dia sudah menyerahkan diri kepada pihak polisi, sehingga perkara yang tadinya dianggap misterius ini dapat terungkap.
Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Walaupun kebutuhan seks adalah kebutuhan biologis yang biasa, dan sama saja dengan kebutuhan makan dan minum, tetapi hendaknya jangan memenuhi kebutuhan itu diluar nikah, sering sekali karena hanya mencari kepuasan seks diluar nikah, akhirnya mendatangkan malaptetaka, atau bahkan mati dibunuh. Pokoknya jika hatinya tidak benar, pasti celaka pada akhirnya. Peristiwa pembunuhan terhadap seluruh keluarga yang terjadi di jalan He Cang (Hap Kong), kesadisannya lebih mengerikan lagi, penulis sendiri setelah melihat foto dari mayat yang dipotongpotong hingga menjadi beberapa bagian, yang dimuat dalam korankoran, sampai tiga hari tidak bisa memakan daging. Peristiwa pembunuhan ini, juga garagara uang dan kekayaan, sehingga famili sendiri atau ayahibu sendiri tega dibunuh dan mayatnya dicincang. Jika kita meneliti lebih mendalam, maka asalusul

27

dan sebabmusabab yang mendorong sipembunuh berbuat sekejam itu, bersumber dari malas bekerja, hati yang serakah, dan ditambah lagi sudah biasa membunuh makhluk hidup. Ketiga macam unsur inilah yang menyebabkan manusia tega mencincang tubuh manusia seperti membunuh dan memotong seekor binatang. Saya menasehatkan kepada semua orang, setiap orang dalam hati nuraninya memang sudah terkandung "Sifat Buddha", dan sifat ini memang dapat dipupuk dan dikembangkan menjadi lebih subur dan menjadi sifat cintakasih yang lebih luas. Kita harus selalu meniru dan belajar pada Dewi Kwan Im, yang memandang semua makhluk hidup, sama seperti ayahibu atau anakkandung sendiri. Dan banyaklah menyebut "Amithaba" maka hati kita akan tenteram dan niscaya keinginan kita terpenuhi. Penulis sendiri belajar Agama Buddha baru kurang lebih setengah tahun lamanya, tetapi sudah merasakan banyak manfaatnya, dan dibawah ini saya bicarakan sedikit tentang perasaan dan reaksi selama belajar agama Buddha, dan pengalaman ini mungkin berguna juga bagi pembaca dan khalayak ramai, anda sendiri juga bisa mencobanya dan niscaya akan merasakan manfaatnya. Banyak orang yang mengatakan bahwa saya sudah sembahyang dan memuja Kwan Im begitu lama, tetapi belum pernah melihat Dewi Kwan Ini menjelma dan menampakkan diri. Mereka belum mengerti bahwa Dewi Kwan Im Pho Sat itu sebetulnya tidak memiliki bentuk, bayangan, cahaya, atau warna. Asal saja anda secara diamdiam (tanpa mengeluarkan suara) rajin membaca dan memanggil namaNya. pada suatu saat ketika ajal tiba Dia akan datang dan menuntun roh anda pergi ke Rupa Loka yang memiliki lima dimensi. dan disanalah anda akan mengerti dan mendapat segala jawaban yang anda inginkan.
Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Sebagai manusia, kita harus banyak berbuat sosial dan berbuat baik hati, banyak menderma, membantu orang dengan senang hati dan suka rela, maka tanpa diduga dan tanpa disangka tibatiba ada yang datang menolong anda, (orang yang semacam ini, oleh peramal disebut sebagai "Kwi Jin" ), dan pertolongannya memang bersifat mutlak (menentukan dan dapat mengubah nasib anda). Kami tidak menganjurkan anda sepanjang hari mengetuk lonceng sambil membaca kitab suci Buddha, sebab walaupun mulut membaca kitab suci, tetapi hatinya tetap kotor, Dewa pun tidak akan melindungi anda. yang paling penting hatinya dulu disucikan. Di propinsi Taiwan, ada seorang Bhiksu tua yang ternama, yakni Bhiksu Kuang Ching (Kuong Khim). Bhiksu ini sering dijuluki sebagai Bhiksu "buahbuahan" (Sui Kuo Ho Sang).

28

Bhiksu Kuang Ching memilikj ketrampilan yang luar biasa. dan hatinya penuh dengan cinta kasih. ditambah lagi tidak suka pada kekayaan, banyak melakukan perbuatan baik hati. banyak menasehati agar membaca "Buku Amithaba". maka kecerdasan orang itu akan terbuka. Penulis sendiri pada tahun 1986. bulandua , pernah berjumpa dengan Bhiksu tua ini, dan Bhiksu ini betulbetul berbeda dengan biasa. walaupun usianya sudah mencapai 95 tahun. tetapi dia sama sekali tidak berniat mencari ketenaran atau berurusan dengan urusan keduniawian yang dia inginkan hanyalah "tidak ada yang datang dan tidak ada yang pergi*'. dia berkata pada penulis : "banyaklah membaca buku Amithaba". dan membaca juga buku tentang agama Buddha kelak di kemudian hari, anda pasti dapat menolong umat manusia. Penulis selama setengah tahun ini. telah banyak mengunjungi viharavihara yang berada di berbagai tempat. dan juga sudah menyerap banyak pengetahuan, sekarang sudah dapat membantu orang melihat sebabmusabab atau akibat dari sesuatu peristiwa, dapat menyembuhkan penyakit yang anehaneh. kemampuan dan kejadian ini dulu dalam mimpipun belum pernah terpikir. Prinsip dan Fisafat Hidup saya sekarang adalah : "Jangan mengejar ketenaran dan juga jangan mengejar kekayaan." membantu sebanyak mungkin umat manusia secara diamdiam tanpa gembar gembor perbuatan baiknya. Buddha pasti akan menolong anda, jika memang itu kehendak Tuhan Yang Maha Esa. maka pada suatu ketika anda dengan saya pasti bisa bertemu juga. Disini saya perlu mengingatkan kepada mereka yang berniat belajar Agama Buddha atau yang ingin memohon sesuatu dari Sang Buddha, terlebih dahulu hatinya harus suci bersih, jangan menggunakan nama Buddha sebagai kedok atau sebagai papan reklame, sepanjang hari hanya mengejar perkumpulan membaca kitab suci Buddha disana sini, memuja Dewa dan Buddha disanasini, tetapi yang dimohon dan yang diminta hanyalah bagaimana dapat memperqleh uang sebanyak mungkin. Terutama ada sebagian orang yang sudah memakai jubah dan gundul kepalanya, tetapi masih tidak bisa melepaskan kemelekatan terhadap keduniawian, masih tetap memiliki hati yang serakah. (Karena demikian, maka di pintu Neraka, banyak terdapat orangorang yang berpakaian Bhiksu atau Taoist, dan ini membuktikan diantara Bhiksu atau Tao She juga terdapat oknumoknum yang berhati tidak suci). Jadi yang belajar agama Buddha atau yang memohon sesuatu pada Po Sat, jangalanlah memilih jalan pintas (jalan yang bisa cepat kaya tetapi tidak wajar), dan dalam pikirannya hanya memikirkan bagaimana mendapatkan uang sebanyak mungkin, dan tidak memilih lagi jalan yang benar yang harus ditempuh (atau karena

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

29

uang, menghalalkan segala perbuatan) Akhirnya saya nasehatkan kepada semua pemilik atau pengums vihara Buddha, Kelenteng Taoist, Altar dewa lainnya, dan juga para peramal, agar banyak menolong orang, menuntun orang menuju kearah penghidupan yang sehat sentosa, penuh dengan kebahagiaan dan kegembiraan, jangan berhati serakah. menginginkan uang dan kekayaan sebanyak mungkin, banyaklah berbuat sosial dan berbuat baik hati, terutama perbuatan baik tanpa diketahui oleh orang (yang dinamakan Yim Tek atau Moral Rahasia), dan jasajasa yang anda timbun secara rahasia ini, suatu hari pasti membuahkan kebahagiaan, jika tabungan jasa ini sudah penuh, pasti tercapailah keinginan anda. Menanam budi secara luas, pasti ada hasilnya, jika anda sendiri tidak ada kesempatan menikmati dalam kehidupan sekarang ini. maka anak cucu anda akan bakal menikmatinya atau pada reinkarnasi anda di alam lain atau dalam dunia ini, juga dapat menikmati bibit jasa baik hati yang pernah anda tanamkan. Jika setiap orang dalam hatinya memiliki "Hati Amithaba Buddha", maka "Amithaba Buddha" pasti membantu semua umat manusia.

Pengalaman Penulis

Penulis menjawab : "Tidak berniat untuk menjadi Bhiksu, karena saya telah beristeri dan mempunyai anak". Setelah penulis menjawab demikian, dia memandang penulis sejenak, lalu berkata : "Saya adalah penjelmaan dari Dewi Kwan Im, dan malam ini sengaja datang kesini untuk menguji dan akan menolong anda dan isteri anda Karena pada malam ini ketika anda berdua naik taxi pulang ke rumah, menurut takdir seharusnya anda mengalami kecelakaan lalulintas, dan menyebabkan anda berdua mati, meninggalkan lima orang anak yang menjadi yatim piatu. Karena Dewi Kwan Im

30

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Pada suatu malam bulan tiga tahun 1986. ketika penulis mcndapat giliran untuk jaga malam. tibatiba datang seorang yang berusia setengah baya. yang m.emakaj celana pendek dan kaos kutang. begitu dia bertemu muka. langsung bertanya apakali penulis adalah orang yang bekerja di Unit tertentu yang bernama sianu. dan bertanya apakah takut mati, dan penulis menjawab : "sebagai orang yang belajar agama Buddha, tidak terdapat istilah yang dinamakan 'Takut Mati", kemudian dia menguji penulis lagi tentang Lima Pantangan (pantangan hubungan kelamin, minum arak, kemasyuran dan kekayaan, uang dan judi), dan kesemua rayuan itu penulis tolak mentahmentah. Kemudian dia bertanya lagi, apakah penulis berniat menjadi Bhiksu?

terlalu kasihan terhadap anda suamiisteri mengalami nasib semacam ini, dan ditambahkan lagi anda suamiisteri berdua ini biasanya sering menolong orang tanpa membeda bedakannya (tanpa diskriminasi) tidak pilihkasih, dan sudah cukup menimbunkan jasa, maka Dewi Kwan Im Po Sat sengaja datang untuk meloloskan anda berdua dari malapetaka, dan melindungi anda pulang ke rumah dengan selamat, dan dikemudian hari, kamu harus menolong orang yang miskin secara berlipat ganda, giat mengerjakan pekerjaan sosial dan kerja bakti, mengembangkan kekuatan dan semangat Kwan Im Po Sat (Avalokitesvara Bodhisattva Mahasattva ) yang penuh dengan cinta kasih, dan menolong semua umat manusia". Setelah mengatakan demikian, orang itu seolaholah bangun dari mimpi, dan bertanya kepada penulis mengapa dia bisa sampai datang disini, dan tadi terjadi peristiwa apa ? Kami suamiisteri berdua dalam hati mengetahui bahwa ini adalah berkat kebaikan hati dari Dewi Kwan Im Po Sat kami segera bertekuklutut dan bersembahyang kearah langit, berterima kasih terhadap lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan Sang Dewi Kwan Im Po Sat. Maka saya menasehatkan kepada semua umat manusia banyaklah berbuat baik dan sosial, untuk menimbun karma baik, dan banyak berdana, pasti kebahagiaan yang tak terhingga akan diterima di kemudian hari. Selama penulis belajar Agama Buddha, telah melihat banyak peristiwa yang ajaib, sehingga membuat penulis lebih percaya dan lebih yakin tentang hukum karma menanam kebaikan mendapat kebahagiaan, menanam kejahatan mendapatkan penderitaan.
Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Sang Dewa mengharapkan umat manusia dalam mengikuti kepercayaannya harus bijaksana, menganalisa dengan pikiran yang bersih dan baik, jangan percaya secara membabi buta, sehingga terjerumus ke jalan sesat. Jangan setiap hari membakar kertas Kim Co a (kertas mas), sembahyang dengan daging ayam. itik, dan ikan. Sang Dewa tidak mau menerima persembahan semacam ini. yang paling penting harus melihat hati nurani dan kebaikan hati dari setiap manusia. Tidak perduli dia orang kaya atau orang tetapi tidak ada orang yang berani mengatakan bahwa dia seumur hidupnya tidak menjalani penderitaan. Saya harap semua orang memiliki hati seperti sang Dewa, penuh" dejigan cinta kasih, jika anda sendiri mau berusaha maka para Buddha dan Bodhisattva pasti membantu anda. Pertamatama diri sendirilah yang harus mengatur dengan baikbaik perjalanan kehidupan manusia ini, dan dalam hatinya harus seperti hati Amithaba. Dengan hati

31

yang demikian, maka segala sesuatu akan berjalan lancar, dan keinginan anda akan terpenuhi.

Tahun 1986. bulan 9 (Imlek)

PENYESALAN YANG TIDAK DAPAT DIPERBAIKI KEMBALI
(Surat dari seorang terpidana yang divonis hukuman mati)

Peristiwa ini disebabkan oleh kesalahan saya. Setiap urusan atau setiap usaha, pasti ada yang benar tapi juga ada yang salah, ada yang sukses tetapi juga ada yang gagal, ada yang sempurna tetapi ada juga yang cacat, saya sendiri memiliki kesalahan, maka saya tidak akan melukiskan diri saya yang jahat ini, seolaholah seperti penjelmaan dari sebuah tubuh yang tanpa cacat. Sekarang kita singkirkan tentang pikiran itu, saya memberanikan diri menulis kesalahan saya dengan darah, menulis penyesalan hati saya terhadap anggota keluarga saya sendiri dengan tetesan air mata! Kesalahan yang harus dibayar dengan nilai kesedihan dan penderitaan, teiah menggores seluruh tubuh saya. dan memenuhi setiap tempat. usia muda dan remaja penuh kesedihan dan penderitaan. Yang tampak dalain pandangan mata, adalah bayangan maut dan perasaan yang tidak berdaya. hati dan perasaan yang sangat lelah, tidak ingin mengingat kembali peristiwa yang membuat kesal, rumahtangga dan keluarga yang hancurberantakan, telah menyadarkan dan membangunkan saya dari perjalanan hidup saya yang bodoh dan tidak berencana. Dulu sewaktu saya masih berusia muda dan remaja, dalam pikiran dan dalam otak saya, selalu terlintas anganangan tentang bagaimana nikmatnya kehidupan Dunia Hitam, dalam pikiran yang antara sadar dan tidak sadar, sama sekali tidak memperdulikan soal "Hidup atau Mati", dan kedua istilah ini belum pernah singgah di dalam hati. Pada waktu itu. saya beranggap bahwa manusia tidak ada nilainya, dan menganggap bahwa Duma Hitam mempunyai prospek dan masa depan yang cerah dan cemerlang. Ternyata anggapan saya salah. dunia hitam telah membuat nama saya rusak, badan dan pikiran menderita, isteri meninggalkan diri saya dan anak saya juga menjadi terlantar dan ceraiberai. Bahkan karena mengunjungi saya yang sedang ada dalam penjara, menyebabkan adik saya mati dan ibu saya menderita luka yang berat,

32

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

karena kecelakaan ini semua garagara saya, sehingga melangkah satu tindak dalam duniahitam, nilainya harus dibayar dengan penderitaan seluruh keluarga yang tak habishabisnya. Sejak tanggal 8 Juni 1981, saya kembali dikurung dalam penjara. dan divonis hukuman mati sepanjang hidup saya hanya dapat melihat matahari terbenam di waktu senja dan dalam tembok penjara, dan sudah menulis begitu banyak surat penyesalan yang belum dapat dikirim, sekarang yang menjadi teman saya hanyalah penyesalan dari hari ke hari. hanyalah rasa penderitaan, mengenang kembali peristiwa masa lalu babak demi babak dalam pikiranku, seperti film atau sandiwara yang dipertunjukan kembali dan berulangulang terus tanpa dapat lenyap. Walaupun saya juga meras;' bahwa kenangan dan renungan ini hanya dapat menambah penyesalan dan penderitaan, tetapi saya tidak berdaya untuk melenyapkannya bagai arak pahit yang harus ditelan sepanjang hidupku. Walaupun sumber malapetaka dari "Hukuman Mati'* ini adalah karena pembunuhan, tetapi jika diteliti lebih menda lam. sebabmusababnya adalah karena balas budi dan balas dendam yang biasa terdapat dalam DuniaHitam, persengke'taa'n dalam Kasino dan tempat main judi. serta perasaan dendam karena pembunuhan. Sebanyak tigaratus enampuluh lima hari dalam setahun, selama lima tahun ini, saya setiap hari harus menghadapi perkara ini. anggota keluarga saya juga terpaksa setiap hari harus mengikuti saya. melewati hari yang penuh kebimbangan dan ketakutan. hari yang penuh dengan ketidaktenteraman. belum pernah ada satu haripun yang mempunyai perasaan tenang. Dan yang paling celaka adalah peristiwa yang terjadi pada tanggal 20 November 1983 waktu tengah hari. Adik saya yang bernama U Cin Ik (Gouw Cin Ek). yang belum lamu kawin dan bekerja di Instansi Pemerintah bagian Direktorat Kendaraan Umum dari Kabupaten CiaI (KaNyi). pada hari yang naas itu, dia sengaja datang dari Kabupaten OaJ ke penjara TaiNan untuk mengunjungi saya. sambil m'embonceng ibu yang sudah berusia tua dengan sepeda motornya. Tetapi naas sekali, dalam perjalanan pulang kerumah mungkin karena terburuburu pulang sehingga menyebabkan keteledoran yang mengakibatkan sepeda motornya menghantam "taman bundaran" yang persis ada di tengah persimpangan jalan (letaknya di jalan raya Desa SuiSang, Kabupaten Cia—I), sesudah menabrak "taman bundaran" yang berada di jalan raya itu, adik saya jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri, sedang ibu saya yang sudah berusia tua, putus delapan batang tulang iganya. Ibu saya masih sempat men jerit dan menangis, meminta tolong pada orang yang sedang lewat, untung masih ada orang yang baik hati yang kebetulan lewat disana, memanggil mobil Ambulans untuk

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

33

mengantar adik saya yang pingsan dan ibu saya yang luka berat ke rumah sakit, dan ditolong secara darurat oleh dokter Rumah Sakit Kota CiaI. Luka adik saya sangat parah, tulang pahanya putus. mengalami gegar otak, sudut matanya mencucurkan darah. dan tidak sadarkan diri. Setelah dirawat dua hari di kota Cia—I. oleh Dokter Lim. ahli bedah. dia dikirim ke Rumah Sakit ChangKeng (Chong Kang). yang terletak di LinKhau (Taiwan), walaupun demikian jiwa adik saya tidak tertolong juga. Sejak peristiwa kecelakaan itu hingga mati, adik saya belum pernah sadarkan diri sekalipun juga, dalam keadaan tidak sadarkan diri, apakah dia tahu. bahwa ayah yang sudah berusia tua, serta isteri dan putrinya menemani dia di samping ranjangnya, dan menangisinya .' Ketika ayahku menyewa mobil jenazah untuk mengantar jenazah adik saya dari Rumah Sakit ChangKeng (ChongKang) yang berada di LinKhau (Taiwan) ke rumah untuk mengurus pemakamannya, ibuku masih berbaring di rumah sakit, untuk mengobati delapan batang tulang iganya yang patah karena kecelakaan tersebut, dan saya sendiri masih terkurung dalam penjara, berjuang sedapat mungkin untuk menyelesaikan perkaraku. Betapa sedihnya mengalami peristiwa ini, adikku mati karena aku, sedangkan pertemuan dengan adikku untuk yang terakhir kalipun tidak bisa terlaksana, dan aku sama sekali tidak berdaya, apalagi untuk rtiengantarkannya ke keburan. Adikku U Chin I (Gouw Cin Ek) merupakan anak yang ketiga dan sebagai anak bungsu. Dialah yang paling berniat untuk mencari kemajuan diantara saudarasaudaranya. dan juga paling penurut. paling taat dan hormat pada ayah dan ibu. Mengapa Tuhan Yang Maha kuasa begitu cepat dan tega mencabut sepucuk batang tunas yang pahng baik dari keluarga kami ? Itu disebabkan garagara adikku dan ibuku datang ke penjara untuk mengunjungi dan menenggok saya di penjara, sehingga terjadi kecelakaan lalulintas itu. Walaupun aku tidak berbuat salah terhadap adikku, tetapi adikku mati garagara diriku, aku tak tahan merasakan kutukan dan celaan hatinurani, setiap saya terpikir ke sini, saya seolaholah ingin mencampakkan hati dan mengorek jantungku, dan menangis sepuaspuasnya. Terutama ketika janda yang ditinggalkan oleh adikku. serta bayi perempuan yang baru dilahirkannya (nama bayi itu "Wen Chin") datang ke penjara untuk membezuk saya. adikiparku hanya menyalahkan nasibnya sendiri yang terlalu buruk. tetapi sama sekali tidak mencela saya dan menyalahkan saya, sikap ini lebihlebih membuat aku

34

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

menyesal terhadap janda dan yatimpiatu yang ditinggalkan oleh adikku, maka saya beriburibu kali meminta maaf padanya ! Seperti sering disebutkan dalam pepatah : "Keberuntungan atau peristiwa bahagia, jarang sekali datang berulangkali tetapi malapetaka datangnya sering atau berulangkali". Ketika luka ibuku mulai membaik, pada tanggal 26 Desember 1984, tibatiba saya menerima sepucuk surat yang dikirim oleh ayah dari rumah. dan salah satu sudut dari sampul surat ini sudah habis dibakar. Menurut kebiasaan yang berlaku di sini, jika sampUl surat dibakar salah satu sudutnya, ini menandakan bahwa isi dari surat ituadalah surat pemberitahuan kematian, yang memberitakan adanya anggota keluarga yang meninggal. Maka ketika saya melihat sampul surat yang berbentuk demikian, saya sangat terkejut sekali ! Setelah sampul surat saya buka, dalam surat itu ayah memberitakan, bahwa kakak lakilaki saya yang tertua, telah meninggal dunia karena kecelakaan lalulintas di kabupaten "Nan Thau" Dalam surat itu ayah mengatakan, setelah ayah menerima surat pemberitahuan, segera mengangkut janazah kakakku, dan sekarang karena sedang sibuk mengurus urusan pemakaman, maka dalam waktu singkat ini, tidak dapat4agi da'tang untuk mengunjungi saya, dan harap saya menjaga diri baikbaik. Oh! Tuhan ! Dunia macam apakah ini, mengapa ibu dan ayahku yang umurnya sudah tua dalam waktu hanya satu tahun lebih sedikit, harus mengalami goncangan mental sampai dua kali ? Yang mengharuskan orang yang sudah ubanan mengantar orang yang masih berambut hitam masuk Hang kubur, mengurus pemakaman dua kali ? Saya sering bermimpi bahwa kakakku dan adikku yang wajahnya penuh luka sampai tidak dapat dikenali lagi, berada di bawah roda kendaraan yang penuh dengan darah. Saya juga sering mimpi bahwa saya adalah seorang tabibajaib yang serba bisa, dan berusaha menolong adikkandungku dan kakakkandungku. Tetapi dalam kenyataannya, saya sampai saat ini masih belum tahu adikku dan kakaku dikuburkan dimana ? Nasib telah mendesak dan mendorong kami sekeluarga ke tempat yang penuh penderitaan, saya sendiri sudah sampai ke jalan yang buntu, dan sama sekali tidak ada jalan lain lagi untuk kembali. Saya memohon kepada Tuhan yang maha kuasa, Iepaskanlah kakakku dan adikku untuk pulang ke rumah, saya sendiri bersedia menanggung semua malapetaka dan seluruh kecelakaan tanpa syarat, saya memohon kepada Tuhan. janganlah menurunkan lagi malapetaka dan kecelakaan pada anggota keluarga kami....

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

35

Saya mohon kepada Tuhan yang kuasa kasihanilah kedua orang tua saya yang sudah lanjut usia, yang sudah mendekati umur senja. Dua puluh tahun atau tiga puluh tahun yang lalu, kedua orang tua saya telah mengalami dan merasakan segala macam kesusahan dan pahit getirnya hidup, berjuang untuk hidup dalam keadaan penuh penderitaan dan kesengsaraan, dan baru dapat melahirkan dan menghidupi kami bertiga dalam kehidupan yang penuh kesusahan. Tetapi sesudah dua puluh tahun atau tiga puluh tahun kemudian, setelah tunas muda ini tumbuh mendekati dewasa, Tuhan begitu tega hati mencabut nyawanya satu demi satu, melenyapkan sama sekali harapan orang tua kami, Alangkah kejamnya dunia ini! Sejak kakakku dan adikku meninggal, diatas meja abu yang terdapat dalam rumah kami, telah digantung photonya yang sudah diperbesar, yang diambil dari photo Surat Ijin Mengemudi masingmasing. Saya sering menulis surat ke rumah untuk menghibui hati kedua orangtua saya. "Sudahlah ! legakanlah hati. mungkin ini juga kehendak Tuhan, Apa daya !" Tetapi bagaimanapun juga. luka di hati yang disebabkan karena kehilangan anak. yang datangnya bertubitubi, baru hilang satu. kehilangan lagi satu. bagaimanapun juga, adalah suatu penderitaan yang berat untuk ditahan, bagaimana kita bisa menyuruh seorang avail yang sudah lanjut usia, seorang ibu yang penuh dengan berbagai maeam penyakit. untuk menahan kesedihan semacam ini 0 Selama sepanjang hari yang penuh kesuraman dan kegelapan ini. saya hanya menangis, menangis didalam hati. bilamana mengenang kembali peristiwaperistiwa yang pernah terjadi di masa yang lalu. Tetapi menangis didalam hati, sering membawa kenangan yang lebih sedih dan lebih pedih, dan kenangan ini membuat saya lebih sulit untuk menahan tangis dan kesedihan. Saya sekarang betulbetul tinggal sendiri dan sebatangkara. tiga bersaudara, sudah kehilangan dua, betapa sedihnya hatiku. tetapi saya hampir tidak berani lagi bertanya kepada Tuhan mengapa ? Karena jawaban dari semua malapetaka dan penderitaan ini adalah garagara saya, semua disebabkan oleh saya. maka saya selain menyesal dalam hati, apalagi yang dapat saya tanyakan kepada Tuhan Yang Kuasa ? Setelah keluarga kami kehilangan dua orang saudara yang merupakan soko guru dan tiangutama, didalam rumah hanya tinggal dua orang janda dan beberapa anak yatimpiatu sehingga menjerumuskan kehidupan keluarga kedalam keadaan yang sangat sulit.

36

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Sekarang dalam keluarga marga U (marga Gouw) kami, anak yang satusatunya masih hidup adalah saya sendiri, tetapi saya yang masih muda belia dan kuat ini, justru telah divonis hukuman mati. Sekarang yang menemani ayahibu yang sudah tua itu, hanya segerombolan anakanak yang belum tahu apaapa, yang masih bayi dan tidak berodsa, serta janda yang sudah kehilangan suami (isteri dari kedua saudara saya). Apalagi dalam masyarakat modern yang dangkal sekali rasa simpatinya dan tipis sekah rasa kasih sayangnya serta perhatiannya terhadap sesama manusia. Saya sangat berterima kasih terhadap mantan anggota perwakilan rakyat kota KaoShiung, yang sekarang menjadi Komisaris Perusahaan Film "TaTa", yakni nona Hung Su Mei (Ang Siu Bi). Dan juga berterima kasih kepada nona Shi Hui Mei (Khou Hui Bi). yang sekarang menjabat Kepala Team Editor dan Pemeriksa dari Radio FungMin, yang berada di KaoShiung. Serta umat yang memuja Buddha di rumahnya, tuan Shin Yu, serta orangorang lain yang baik hati, sering memberi bantuan dan memperhatikan anggota keluarga saya. Tentang kawankawan saya dari DuniaHitam, yang dulu berkata tidak akan berpisah hidup atau mati. setelah anggota keluarga kami terjerumus dalam keadaan yang susah. semua menghilang dan entah lari ke mana, saya tidak mencela dan juga tidak menyalahkan mereka, saya hanya menyesal perbuatan salah yang saya lakukan sendiri, pada masa yang lalu. mengapa saya mau menyerumuskan diri kedalam Dunia Hitam itu! Terhadap negara, saya tidak bisa berbhakti, terhadap rumah tangga sendiri, saya tidak bisa memberi perhatian. bahkan saya yang menyebabkan penderitaan seluruh keluarga! Saya menyesali diri saya sendiri yang telah berbuat kesalahan yang besar pada masa yang lalu, saya sangat menyesal, saya mohon maaf kepada ayah ibu, adik ipar saya, keponakan saya, serta putri saya YuCu (Giok Cu) yang tercinta, yang merupakan anak tunggal saya, mohon maafkanlah saya !

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

37

Kisah Supir Taxi

Penulis pada tahun itu bessama tiga orang sehabat karib. memanggil sebuah taxi, ingin pergi ke daerah "Chung Ho", tempat tanur lengkung untuk sembahyang Toa Pek Kong disana. Setelah naik taxi penulis melihat airmuka supir taxi, tersebut kelihatannya kehitamhitaman. dan wajahnya juga seperti ada kekhawatiran, maka penulis menyuruhnya hatihati. baru saja selesai mengatakan demikian. mesin mobil taxi tersebut mendadak mati. dan tidak bisa distarter. Maka penulis menyuruh supir taxi tersebut duduk dibelakang dan supirnya diganti oleh teman penulis. Herannya begitu teman penulis itu memegang kemudi mesin taxi tersebut dapat distarter lagi. Sepanjang perjalanan turun atau naik tanjakan berjalan lancar. ditengah jalan lima kali hampir mengalami maut. tetapi selalu dapat lolos dari lubang jarum yang penuh dengan bahaya itu. Sesudah sampai supir taxi tersebut berkata : "Heran sekali. tadi seluruh tubuh saya merasa tidak enak. tidak dapat dikendalikan dengan leluasa. sekarang sudah menjadi jauh lebih baik dibandingkan keadaan tadi". Walaupun supir taxi tersebut sama sekali tidak mengemudikan taxinya. tetapi ongkos sewa taxinya kami bayar penuh. Dan kami menasehatkannya agar supir taxi tersebut banyak membaca "Amithaba". dan Sang Buddha akan selalu menolongnya.

SELESAI JILID II (Total 8 jilid)

38

Kisah Nyata Hukum Karma Jilid 2 | 1/12/2010

Semoga jasa pembuat buku ini, dilimpahkan kepada semua umat manusia yang berada dalam lingkungan agama Buddha.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->