P. 1
KIMIA LINGKUNGAN

KIMIA LINGKUNGAN

|Views: 3,622|Likes:
Published by FAJEROS

More info:

Published by: FAJEROS on Jan 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/18/2013

pdf

text

original

KIMIA LINGKUNGAN

A. FUNGSI KIMIA LINGKUNGAN Kimia lingkungan mempelajari masalah lingkungan hidup yang berkaitan dengan reaksi kimia. Kimia juga mempelajari penerapan pengetahuan kimia untuk melindungi dan memperbaiki lingkungan hidup. Manusia memanfaatkan berbagai sumber yang ada di lingkungan untuk hidup, kita menggambil makanan dari apa yang tumbuh dan hidup di darat dan air, kita menghirup osigen dari udara.kita menggunakan batu bara, miyak ,dan bahan alam lainnya untuk menghasilkan energi ataupun untuk menjalankan pabrik-pabrik yang berguna untuk meningkatlkan taraf hidup manusia. Dalam hal ini akan dibahas masalah lingkungan dari berbagi segi,yaitu pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah dan beberapa masalah lain yang berkaitan dengan keperluan manusia. B. PENCEMARAN UDARA Pencemaran udara disebabkan oleh terdapatnya zat kimia didalam lingkungan diatas ambang batas yang ditentukan. Komponen Nitrogen Oksigen Argon Karbon dioksida Neon Helium Metana Kripton Rumus N2 O2 Ar CO2 Ne He CH4 Kr konsentrasi % 78,09 20,94 0,934 0,0315 0,0018 0,00058 0,00010-0,00012 0,0001 ppm 780900 209400 9340 315 18 5,2 1,0-1,2 1

Karbon monoksida Nitrogen oksida Hidrogen Xenon Nitrogen dioksida Ozon

CO N2O H2 Xe NO2 O3

0,00001 0,00005 0,00005 0,000008 0,000002 0,000001-0,000004

0,1 0,5 0,5 0,08 0,02 0,01-0,04

Catatan : ppm = bagian per sejuta ( parts per million ) 1 % = 10.000 ppm Udara tercemar zat-zat asing yang masuk kedalamnya meningktanya kadar komponen tertentu yang dapat membawah akibat yang tidak di inginkan dan menganggu kelestarian lingkungan . 1.Karbon dioksida ( CO2 ) Karbon dioksida tergolong gas rumah kaca. Sebelum era industrilisasi, kadar karbon dioksida di udara, yaitu hanya 280 ppm ( 0,0280% ). Dengan semakin banyaknya pembakaran batu bara, minyak bumi,dan gas alam berakibat kadar gas meningkat hingga 315 ppm. Dewasa ini, terjadi peningkatan kadar CO2 diatmosfir sebesar 1 ppm pertahun . Batu bara terdiri atas sebagian karbon, yang apabila dibakar akan beraksi dengan oksigen menghasilkan karbon dioksida C(s)+ O2 ( g ) CO2 (g)

Gas alam dan minyak bumi termasuk senyawa hidro karbon. Pembakaran gas alam dan minyak bumi menghasilkan karbon dioksida dan uap air . Sebenarnya karbon dioksida tidak berbahaya bagi manusia namun kenaikan kadar CO2 diudara telah meningkatkan suhu permukaan bumi. Fenomene inilah yang disebut efek rumah kaca, akibatnya suhu dipermukaan bumi naik jika kadar CO2

diudara naik, kenaikan suhu global dapat mencairakan suhu es di kutub, akibat selanjutnya adalah kenaikan permukaan laut sehingga dapat membanjiri kota-kota pantai seluruh dunia 2. Karbon monoksida (CO). Karbon dioksida bereaksi dengan hemoglobin dalam darah seperti kita ketahui hemoglobin ini seharusnya bereaksi dengan oksigen menjadi O2 Hb(oksi hemoglobin) dan membawa oksigen yang diperlukan ke sel-sel dalam tubuh . 3. Oksida belerang (SO2 dan SO3) Oksida belerang menyebabkan hujan asam Bahan bakar seperti batu bara dan minyak bumi biasanya menggandung

belerang. Pembakaran bahan bakar ini akan menghasilkan oksida belerang S(s)+O2(g) SO2 (g)

Selain dari bahan bakar, sumber lain dari oksida belerang adalah industri pengolahan logam yaitu pemanggangan biji logam yang berupa sulfida . Belerang oksida , apabila terhisap oleh pernapasan akan bereaksi dengan air dalam saluran pernapasan dan menimbulkan rasa sakit. Apabila SO3 yang terhisap, maka berbentuk asam sulfat dan asam ini lebih berbahaya diambang batas SO2 diudara adalah 0,10 ppm. 4. Oksida nitrogen (NO dan NO2) Oksida nitrogen menimbulkan asbut (Smog) sekitar 10 % dari gas NO dihasilkan teroksidasi lebih lanjut membentuk NO2 .

Gas N0 tidak berwarna sedangkan NO2 coklat merah. Asbut menyebabkan berkurangnya daya pandang, iritasi pada mata dan saluran pernapasan menjadikan tanaman layu dan menurunkan kualitas materi. Asbut adalah campuran yang rumit yang terdiri atas berbagai gas dan partikel zat cair dan zat padat. Asbot dihasilakan serentetan reaksi proto kimia ( yaitu reaksi kimia pengaruh sinar mata hari ). 5. Pencemar Butiran Pencemar butiran mengganggu kesehatan dan daya pandang. Bahan pencemar itu dapat berasal dari pusat pembangkit listrik, industri, dan kendaraan bermotor. Pencemar butiran yang lain dapat merubah debu yang ditiup angin atau debu industri misalnya pabrik semen. Pencemar butiran dapat mengganggu pernapasan. Efek yang ditimbulkan bergantung pada besar butiran, sifat kimia dan bahan kimia yang pencemar lain yang terserap dalam butiran. 6. pencemaran timbul diudara Timbel menimbulkan kerusakan pada otak. Timbel yang berasal dari gas kendaraan bermotor, untuk menghasilkan pembakaran yang baik adalah dengan meningkatkan efesiensi motor, bensin diberi zat tambahan, yaitu pb(C2 H5)4 atau tetraetil timbel. Setelah mengalami pembakaran dalam motor timbel dilepas keudara dalam bentuk oksida timbel dan merupakan racun keras yang bila menumpuk dalam tubuh akan menimbulkan permanent pada otak, darah, dan organ tubuh lainnya.

7. Penipisan lapisan ozon Lapisan ozon melindungi bumi dari radiasi ultra ungu. Apabila lapisan ozon rusak,maka sinar ultra ungu akan masuk kepermukaan bumi tanpa tersaring dahulu. Hal ini dapat menyebabkan suhu permukan bumi naik,sehingga sebagian suhu es dikutup selatan dan utara akan mencair dan mengakibatkan kenaikan permukaan laut. Akibat lainnya adalah menyebabkan kanker kulit dan katarak pada manusia kerusakan pada tumbuhan C. PENCEMARAN AIR 1. Pengertian air bersih Pencemaran air disebabkan oleh terdapatnya zat-zat kimia yang tidak memenuhi air bersih. Air dinyatakan tercemar apabila terdapat gangguan terhadap kualitas air sehingga air tidak dapat digunakan untuk tujuan penggunaan.berdasarkan peruntukannya, air dibagi dalam 4 golongan yaitu : 1. Golongan A, yaitu air yang dapat diminum tanpa pengolahan terlebih dahulu. 2. Golongan B, yaitu air yang dapat digunakan sebagai air baku untuk minum. 3. Golongan C, yaitu air yang dapat digunakan untuk keperluam perikanan dan peternakan. 4. Golongan D, yaitu air yang dapat digunakan untuk dipergunakan keperluan pertanian yang dapat digunakan untuk usaha perkotaan, industri dan pembangkit listrik tenaga air.

a. Oksigen terlarut Air mengandung oksigen terlarut berasal dari udara dan hasil fotosintetis tumbuhan air oksigen ini dipergunakan untuk mahkluk hidup didalam air b. Kebutuhan oksigen biokimia Kebutuhan oksigen biokimia (BOD) adalah ukuran banyaknya oksigen yang digunakan dalam reaksi oksidai dalam bakteri c. Zat pada terlarut Air alam mengandung zat pada terlarut yang berasal dari mineral-mineral dan garam yang terlarut pada waktu air mengalir dibawah permukaan tanah kandungan zat pada itu dapat mengakibatkan bahan pencemar dalam air. 2. Sumber pencemaran air Sumber pencemaran air yang paling umum adalah limbah industri pertanian dan pemukiman. a. Limbah industri Pada umumnya limbah industri yang paling berbahaya adalah logam berat seperti raksa. Limbah mekuri dapat berasal dari industri obat,industri batu baterai, industri kosmetik dan industri plastik. Raksa masuk keadalam tubuh manusia melalui dua jalur : 1. Senyawa raksa yang terlarut masuk melalui rantai makan dari mikro organisme keikan kemudian ke manusia yang mengkonsumsikannya.

2. Senyawa raksa dari fungsida masuk ketumbuhan kemudian kepada hewan pemakan rumput akarnya sampai pada manusia. b. Limbah pertanian Penggunaan pupuk dan pestisida yang berlebihan dapat mencemari air sehingga dapat menutupi permukaan air hal itu menghambat masuknya sinar matahari keair dan mematikan fitoflankton dalam air. c. Limbah pemukiman Limbah pemukiman yang paling pontensial mencemarkan air adalah detergen selain itu detergen juga mengandung senyawa fosfat yang merangsang ganggang dan eceng gondok. 3. Air Sadah Air yang mengandung ion Ca2+ dan atau Mg2+disebut air sadah. Air sadah menyebabkan sukar berbuih karna ion diatas mengendapkan sabun. Contoh reaksinya. Ca2+2CH3 (CH2)16 COO- (aq) D.PERCERMARAN TANAH Pencemaran tanah disebabakan oleh berbagai limbah rumah tangga, industri, pertanian, atau buangan yang tidak dapat diuraikan oleh organ mikro organisme. Ca (CH3(CH2)16COO)2(s)

1. Limbah Rumah tangga dan industri. Selain mengganggu pemandangan , sampah atau limbah padat juga mengganggu karena menutupi tanah sehingga tidak dapat digunakan untuk keperluan lainnya 2. Limbah pertanian Limbah pertanian berupa sisa-sisa pupuk atau pestisida . Selain itu sebagaian dari sisa pupuk itu akan hanyut terbawa air sehingga mencemari air atau danau . 3. Buangan bahan-bahan yang tidak terbiodekdragasi Bahan-bahan seperti plastik , karet,kaca,serat sentektik maupun logam tidak dapat terdiodegradasi oleh karena bahan tersebut akan menggangu peresapan air kedalam tanah selain itu bahan tersebut aliran darah kedalkam tanah sehingga mepengaruhi jumlah makroorganisme dalam tanah tersebut . Salah satu cara untuk memerangi limbah plastic adalah mengurangi penggunaanya .Untuk menggurangi penggunaanya plastik maka dianjurkan untuk menggunakan bahan alam jika masih memungkinkan. Misalnya , pasar-pasar tradisional dapat menggunakn daun pisang atau daun jati sebagai pembungkus . E. ZAT-ZAT ADITIF PADA MAKANAN Makanan kita santap setiap hari haruslah mengandung zat-zat makanan yang diperlukan tubuh, akan tetapi hidangan yang baik tidaklah cukup hanya mengandung zat-zat gizi, tetapi juga harus menarik dan enak rasanya.

Dewasa ini terutama dalam industri banyak makanan yang diolah dengan menggunakan bumbu sintetik selain bumbu alami. Bumbu sintetik ini tergolong bahan yang disebut aditif makanan. Berdasarkan fungsinya aditif makanan dapat digolongkan sebagai berikut : 1. Pewarna 2. Penyedap rasa dan aroma serta Penguat rasa 3. Pemanis 4. Pengawet 5. Anti oksidan 6. Pengemulsi 1. Pewarna Pewarna adalah bahan yang dapat memperbaiki atau memberi warna pada makanan , sehingga makanan tersebut lebih menarik. Zat pewarna dapat dibedakan atas pewarna alami, dan sintetik. Contoh pewarna alami : a. Anato (oranye), antara lain digunakan untuk Es cream, keju, minyak makanan, dan margarin. b. Karamel (coklat hitam), anatara lain digunakan untuk jem, jely, dan jamur kalengan. c. Beta karoten (kuning), antara lain digunakan untuk keju dan kapri kalengan. 7. Pemutih dan pematang tepung 8. Pengatur keasaman 9. Anti kempal 10. Pengeras 11. Sekuestren

d. Klorofil (hijau), antara lain digunakan untuk jem, jely, dan sediaan keju olahan. Contoh pewarna sintetik a. Biru berlian (biru), digunakan untuk es cream, kapri kalengan, jem dan jely. b. Coklat HT (coklat), digunakan untuk minuman ringan dan makanan cair. c. Erictrosin (merah), digunakan untuk es cream, buah pir kalengan, jem, jely dan saus. d. Hijau FCF (Hijau), digunakan untuk es cream dan buah pir kalengan. e. Kuning FCF (Kuning), digunakan untuk es cream dan yogurt. 2. Penyedap rasa dan aroma serta penguat rasa Penyedap rasa dan aroma serta penguat rasa adalah bahan yang dapat memberikan, menambah atau mempertegas rasa dan aroma makanan. a. Penyedap rasa dan aroma (Plavor). Penyedap rasa dan aroma yang banyak digunakan berasal dari golongan ester-ester seperti : Isoamil asetat Isoamil valerat Butil-butirat Isobutil propionat = Rasa pisang = Rasa apel = Rasa nanas = Rasa rum

b. Penguat rasa (Flavour enhancer) Bahan penguat rasa ataupenyedap makanan yang paling banyak digunakan adalah MSG yang sehari-hari dikenal dengan nama vetsin rumus kimianya adalah H NaOOCCH2CH2 C COOH

NH2 Bahan ini banyak digunakan di restoran cina atau jepang. Komsumsi secara berlebihan bahan ini menyebabkan berbagai macam keluhan, seperti pusing kepala, sesak napas atau lekas lelah. 3. Pemanis Buatan Pemanis buatan adalah bahan yang dapat menyebabkan rasa manis pada makanan. Bahan ini tidak atau hampir tidak mempunyai nilai gizi. Contoh bahan pemanis buatan yang boleh digunakan adalah sakarin, siklamat ( naterium atau calsium siklamat ) dan sorbitol. 4. Pengawet Pengawet adalah bahan yang dapat mencegah atau menghambat fermentasi, pengasaman atau penguraian lain terhadap makanan yang disebabkan mikroorganisme. Beberapa contoh bahan pengawet dan penggunaannya: a. Asam benzoat, natrium benzoat dan kalium benzoat, misalnya untuk minuman ringan, kecap, agar ketimun dalam botol, adan saus. oleh

b. Natrium nitrat (Na NO3), untuk daging olahan dan keju. c. Natrium nitrit (Na NO2), untuk daging olahan, daging awetan, dan kornet kalengan. d. Asam propionat, untuk roti dan sediaan keju olahan. 5. Anti oksidan anti oksidan adalah senyawa yang relatif muda teroksidasi. Oleh karena itu, penggunaannya dapat mencegah atau menghambat oksidasi bahan yang akan dilindungi. a. Asam askorbat (atau bentukan garam kalium, natrium, dan kalsium), digunakan pada daging olahan, kaldu, dan buah kaleng. b. Butilhidropsianisol (BHA), digunakan untuk mencagah ketengikan lemak dan minyak makan. BHA dan BHT juga digunakan dalam bensin, oli, karet dan material yang digunakan untuk kemasan makanan. F. PUPUK DAN PESTISIDA 1. Pupuk Seperti makhluk hidup yang lain, tumbuhan memerlukan makanan (nutrient). Dari penelitian telah diketahui 16 jenis unsur yang harus terdapat dalam zat makanan tumbuhan. Unsur-unsur itu disebut unsur hara. a. Sumber dan Fungsi Unsur Hara 1. Karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O)

Karbon, hidrogen, dan oksigen diserap ke tumbuhan dari udara dan air berupa CO2 dan H2O. ketiga unsur ini merupakan unsur dasar penyusun senyawa organik dalam tumbuhan, seperti karbohidrat, protein, lemak, dan klorofil. 2. Nitrogen (N) Nitrogen diserap sebagai ion nitrat (NO3-) atau ion amonium (NH4+). Nitrogen berfungsi antara lain untuk sintesis protein, klorofil, dan meransang pertumbuhan vegetatif. 3. Fosforus (P) Sumber fosforus dalam tanah adalah sisa-sisa organisme serta berbagai jenis batuan fosfat. Sebenarnya di alam terdapat cukup banyak batuan fosfat berupa senyawa Ca3 (PO4)2 tetapi sukar larut dalam air sehingga tak dapat diserap oleh tanaman. 4. Kalium (K) Sumber kalium dalam tanah adalah berbagai mineral seperti ortoklas (KA1Si3O8) dan leusit (KA1Si2O6). 5. Kalsium (Ca) Tanah mengandung berbagai jenis mineral kalsium, diantaranya kalsit (CaCO3). Kalsium berguna untuk mengeraskan batang tanaman serta merangsang pembentukan biji-bijian. Kekurangan kalsium menyebabkan daun keriput dan akhirnya mengering. 6. Magnesium (Mg)

Kegunaan magnesium antara lain adalah untuk pembentukan klorofil. Kekurangan magnesium menyebabkan warna daun tua menjadi kuning dan timbul bercak-bercak merah coklat. 7. Belerang (S) Belerang berguna membantu pembentukan pembentukan klorofil sehingga warna daun menjadi lebih hijau. Kekurangan belerang menyebabkan pertumbuhan terhambat dan tanaman menjadi kerdil. 8. Unsur-unsur Mikro Unsur mikro tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan unsur makro. Besi, sebagai contoh, sangat penting pada pembentukan klorofil. Tanpa zat besi maka tanaman akan mati. b. Jenis-jenis Pupuk 1. Pupuk Alam atau Pukpuk Organik Pupuk alam atau pupuk organik berasal dari tumbuhan atau kotoran hewan seperti pupuk hijau, pupuk kandang dan kompos. a. Pupuk Hijau Pupuk hijau adalah bagian tumbuhan muda yang dibenamkan diatas tanah dengan maksud untuk menambah humus dan unsur hara terutama nitrogen b. Pupuk Kandang Pupuk kandang berupa kotoran pada atau cair dari hewan ternak c. Kompos

Kompos adalah pupuk alam yang dibuat dengan membusukkan atau melapukkan bahan-bahan organik sisa-sisa panen atau sampah. 2. Pupuk Buatan (Anorganik) Kelebihan pupuk buata adalah: a. Dapat diberikan sesuai denagn jenis dan jumlah unsur hara yang diperlukan tanaman b. Pada umumnya berupa senyawa yang mudah diserap oleh tanaman c. Pengangkutan dan pengguanaannya lebih praktis Kekurangan pupuk buatan antara lain: a. Tidak memperbaiki sifat fisis maupun sifat biologis tanah b. Kurang mengandung unsur-unsur mikro c. Dapat tercuci kelapisan tanah yang dalam sehingga tidak terserap oleh tanaman a. Pupuk Nitrogen Kita mengenak berbagai macam pupuk nitrogen tetapi yang paling banyak dipergunakan adalah Urea dan ZA. b. Pupuk Fosforus Pupuk jenis fosforus yang banyak digunakan adalah pupuk superfosfat. c. Pupuk Kalium Pupuk kalium sangat penting karena diperlukan dalam jumlah yang cukup besar, pada umumnya banyak dari pada fosforus

d. Pupuk Majemuk Pupuk majemuk mengandung lebih dari sejenis unsur hara primer (N, P, K). e. Pupuk Daun Pupuk daun diberikan pada tanaman melalui daun yaitu dengan jalan meyemprotkannya. 2. Pestisida Pada bagian ini kita hanya akan membahas pestisida yang digunakan untuk memberantas hama tanaman. a. Jenis-jenis Pestisida Berdasarkan sasaran penggunaannya, pestisida dapat dibagi atas beberapa golongan sebagai berikut. 1. Insektisida Insektisida adalah pestisida untuk memberantas serangga seperti belalang, kepik, wereng, dan ulat. 2. Fungisida Fungisida adalah pestisida untuk memberantas/mencegah pertumbuhan jamur/ cendawan 3. Herbisida Herbisida adalah pestisida untuk mematikan tumbuhan penganggu (gulma). 4. Bakterisida Bakterisida adalah pestisida untuk memberantas bakteri dan virus 5. Nematisida

Nematisida adalah pestisida untuk memberantas hama berupa cacing. 6. Rodentisida Rodentisida adalah pestisida untuk memberantas binatang pengerat seperti tikus. b. Bahan Kimia Pestisida 1. Golongan Organoklor 2. Golongan Organofosfat Beberapa senyawa organofosfat juga bersifat racun sehingga digunakan sebagai pestisida. 3. Golongan Karbamat Senyawa beracun golongan karbamat merupakan turunan asam ditiokarbomin yang disebut ditiokarbomat. 4. Golongan Antikoagulan Antikoagulan adalah zat yang dapat menghambat pembekuan darah. Antikoagulan biasanya digunakan sebagai rodentisida (racun tikus). 5. Golongan Arsen Golongan arsen umumnya digunakan sebagai insektisida untuk rayap kayu dan tanah, juga sebagai fungisida untuk mengendalikan jamur pada kayu. 6. Golongan Dipiridil Golongan dipiridil umumnya digunakan sebagai herbisida. 7. Golongan Zinkfospida Digunakan sebagai rodentisida.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->