P. 1
Proposal Kerja Praktek Di Pt Sis (Zie)

Proposal Kerja Praktek Di Pt Sis (Zie)

|Views: 2,920|Likes:
Published by ghifari razi

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: ghifari razi on Jan 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2013

pdf

text

original

PROPOSAL KERJA PRAKTEK

PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT TAMBANG BATUBARA PT. SAPTA INDRA SEJATI MINING OPERATION ADARO TUTUPAN COAL MINING ROM 4 / ROM 7 KM. 73 HW. 500, KALIMANTAN SELATAN

Disusun oleh : GHIFARI RAZI (H1C106097)

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERTAMBANGAN BANJARBARU 2010

LEMBAR PENGESAHAN PROPOSAL KERJA PRAKTEK

PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT TAMBANG BATUBARA PT. SAPTA INDRA SEJATI MINING OPERATION ADARO TUTUPAN COAL MINING ROM 4 / ROM 7 KM. 73 HW. 500, KALIMANTAN SELATAN Pengusul :

GHIFARI RAZI (H1C106097)

Mengetahui, Ketua Prodi Teknik Pertambangan

Nurhakim ST, MT NIP : 100 009 411

LATAR BELAKANG Sebagai syarat pemenuhan sistem kredit semester pada program studi teknik pertambangan UNLAM yang sudah ditetapkan dalam kurikulum program studi, maka mahasiswa perlu melaksanakan kerja praktek pada suatu perusahaan untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Pengaplikasian ilmu tersebut jika hanya mengandalkan sarana dan prasarana fakultas dirasa kurang memadai, sehingga diperlukan adanya pelaksanaan kerja praktek di perusahaan yang bergerak di bidang usaha yang sesuai dengan penerapan ilmu pendidikan mahasiswa. Secara umum, pelaksanaan kerja praktek ini merupakan modal awal bagi kami selaku mahasiswa untuk mengenal serta mendapatkan pengalaman kerja pada perusahaan yang terkait, juga memberikan sedikit masukan untuk kemajuan perusahaan. Dari alasan tersebut maka praktikan berkeinginan untuk mengajukan proposal kerja praktek pada PT. Sapta Indra Sejati, dengan judul yang telah praktikan sepakati dan konsultasikan. Jika pihak perusahaan berkeinginan untuk mengubah judul proposal ini, praktikan tidak berkeberatan sesuai dengan kebijakan perusahaan. Judul yang diajukan adalah PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ANGKUT TAMBANG BATUBARA PT. SAPTA INDRA SEJATI. Pemilihan judul di atas berdasarkan oleh keinginan untuk mengetahui lebih jauh tentang mengetahui produktivitas alat gali muat dan angkut serta halhal yang mempengaruhinya pada PT. Sapta Indra Sejati. I. MAKSUD DAN TUJUAN PENULISAN Adapun maksud dari kerja praktek ini adalah: a. Untuk mengetahui dan mengenal jenis-jenis alat gali muat dan angkut serta produktivitas alat tersebut pada PT. Sapta Indra Sejati.

b.

Dapat membandingkan secara langsung antara teori dengan praktik di lapangan

c. Memenuhi syarat untuk menyelesaikan kegiatan perkuliahan di Program Studi S1 Teknik Pertambangan UNLAM Tujuan kerja praktik ini adalah untuk memperluas wawasan ilmu pengetahuan tentang kegiatan gali muat dan angkut serta produktivitas alat gali muat angkut tersebut selain yang didapatkan pada perkuliahan. II. BATASAN MASALAH Kegiatan kerja praktek ini disesuaikan dengan masalah yang dipelajari dan dibahas, yaitu sesuai dengan judul produktivitas Alat Gali Muat Dan Alat Angkut, yaitu tentang hal-hal yang mempengaruhi produktivitas peralatan tersebut, cara-cara untuk mengurangi hal-hal yang dapat menurunkan produktivitas alat-alat tersebut. IV. JADWAL DAN TEMPAT KEGIATAN Kegiatan kerja praktek ini akan saya laksanakan selama kurang lebih 1 (satu) bulan, sejak : Tanggal : 01 Maret 2010 s/d 31 Maret 2010 Sedangkan kegiatan kerja praktek ini akan dilaksanakan di wilayah PT. Sapta Indra Sejati Mining Operation Adaro Tutupan Coal Mining ROM 4 / ROM 7 KM. 73 HW. 500, Kalimantan Selatan. V. BENTUK KEGIATAN Dalam proses Kerja Praktek di PT. Sapta Indra Sejati, Kalimantan Selatan, kami ingin mengetahui secara langsung produktivitas alat pada kegiatan pengalian dan pengangkutan sebagai bahan perbandingan terhadap apa yang telah kami terima selama perkuliahan. Oleh karena itu, sebagai wujud nyata kami ingin terjun langsung dalam proses itu sehingga kami dapat mengetahui secara nyata bagaimana bentuk dunia kerja sebenarnya, khususnya

terhadap hal-hal yang berhubungan dengan disiplin ilmu yang kami pelajari, dan bentuk kegiatan kami ini disesuaikan dengan kebijaksanaan PT. Sapta Indra Sejati. VI. DASAR TEORI Pada dasarnya ada dua jenis penambangan yang umum dilakukan yaitu surface mining dan underground mining. surface mining merupakan kegiatan usaha penggalian yang seluruh aktivitas kerjanya berhubungan langsung dengan udara bebas dan terik matahari yang letaknya tepat di permukaan tanah. Pada underground mining, semua aktivitas baik itu pembongkaran, pemuatan dan pengangkutan berlangsung di bawah tanah, tanpa berhubungan langsung dengan udara luar. Berdasarkan dari metode penambangannya, ada beberapa jenis pembagian surface mining antara lain : a. Open pit mining Pada metode ini kupasan tanah penutupnya diangkut ke area timbunan di luar area penambangan, pengupasan tanah atau penggalian bahan galian di lakukan dengan membuat bench-bench (jenjang), metode ini banyak diterapkan pada tambang batubara dan bijih besi. b. Quarry mining Pada metode penambangan ini hampir sama dengan metode penambangan open pit mining akan tetapi jenjang dibuat lebih vertikal. Metode ini diterapkan pada bahan galian golongan c. c. Open cast mining Metode ini kupasan tanah penutupnya tidak diangkut ke tempat penimbunan di luar tambang, akan tetapi langsung ditimbun pada area bekas penambangan (mining out). Metode ini diterapkan pada penambangan batubara yang mempunyai kemiringan hampir datar. Secara umum metode open pit, menggunakan siklus penambangan yaitu pemberaian (loosening) batuan, diikuti oleh penanganan material, baik itu

penggalian, pemuatan dan pengangkutan. Tanah penutup Seam dikupas kemudian diangkut ke suatu daerah pembuangan yang tidak ada endapan batubara di bawahnya atau pada bekas area yang sudah ditambang. Penerapan dibuang. penambangan batubara pada tambang permukaan didasarkan jenis endapan batubara dan keadaan penutup Seam yang akan Penerapan metode open pit mine diterapkan pada batuan yang Peralatan yang dipakai bermacam-macam tergantung pada jenis endapan dan keadaan tanah penutup Seam yang akan dibuang. Dalam pemilihan dan penentuan peralatan perlu dipertimbangkan yaitu : 1. Jenis material. 2. Masa operasi penambangan. Dalam kegiatan penambangan batubara ada tiga pekerjaan pokok yang harus dilakukan yaitu penggalian (digging), pemuatan (loading), dan pengangkutan (hauling). Kegiatan penambangan tersebut dapat untuk mengangkut material batubara atau pun material overburden. Kegiatan-kegiatan pokok tersebut dilakukan oleh manusia (operator) dengan menggunakan alat-alat mekanis. Alat-alat mekanis tersebut ada yang hanya dapat melakukan satu jenis pekerjaan saja, dan ada pula yang lebih. Untuk kegiatan penggalian (digging) dapat dilakukan misalnya dengan alat excavator, power scrapper dan lain-lain. Untuk kegiatan pemuatan (loading) dapat mengggunakan alat seperti track loader, excavator, dan sebagainya. Sedangkan untuk pengangkutan (hauling) umumnya menggunakan dump truck. Untuk jenis alat-alat tersebut memiliki nilai produktivitas tersendiri pada saat digunakan dan produktivitas alat tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, berdasarkan faktor yang mempengaruhi kemampuan produksi alat mekanis yaitu : mempunyai Seam tebal dan menggunakan beberapa bench (jenjang).

1. Waktu edar (cycle time) Waktu edar adalah waktu yang diperlukan oleh suatu alat untuk melakukan satu siklus kerja. Waktu edar alat gali muat berdasarkan pengamatan di lapangan yang terdiri dari waktu mengisi (loading) sampai leaving dan sampai siap mengisi kembali, sedangkan waktu edar alat angkut terdiri dari waktu tiba (arrive) sampai waktu Tumpah (Dumping) dan sampai tiba kembali. Besar kecilnya waktu edar dapat dipengaruhi oleh keterampilan operator, kondisi kerja dan alat. 2. Keadaan dan jenis material Besar kecilnya ukuran material penggalian sangat dipengaruhi waktu edar dan alat gali muat. Jika ukuran terlalu besar, maka akan mempersulit dan memperlambat alat gali muat pada saat menggali muatan (Excavating) sehingga bucket fill factor akan semakin kecil karena material yang terambil lebih sedikit, begitu pula sebaliknya jenis material juga mempengaruhi kemampuan alat mekanis. 3. Efisiensi kerja Efisiensi kerja adalah perbandingan antara waktu produktif dengan waktu kerja yang tersedia. Faktor ini yang paling sulit untuk ditentukan karena dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain oleh kecakapan operator menggerakkan alat dan keadaan cuaca. 4. Kondisi tempat kerja Kondisi tempat kerja sangat mempengaruhi keleluasaan gerak alat mekanis, jika tempat kerjanya luas dan kering akan memudahkan peralatan mekanis bekerja dengan gerak yang lebih leluasa sehingga mempertinggi efisiensi kerja, sebaliknya jika tempat kerja sempit akan menyebabkan peralatan mekanis kurang leluasa bergerak dalam melakukan kerja, sehingga efisiensi kerja menurun. Kemiringan (tajam dan tidaknya) suatu tikungan jalan akan mempengaruhi waktu edar alat angkut, waktu edar akan semakin kecil jika

dioperasikan pada tikungan yang tidak terlalu tajam dan jalannya cukup lebar. 5. Pengaruh cuaca Hujan sangat mempengaruhi peralatan mekanis yang sedang bekerja, jika hujan lebat, waktu pengoperasian peralatan mekanis pada pengangkutan bahan galian akan terhenti akibat jalan licin, sehingga alatalat tidak dapat bekerja dengan baik. 6. Ayun dan kedalaman Sudut ayun merupakan sudut yang dibentuk antara posisi mengisi dan waktu membuang beban yang berpengaruh tarhadap waktu edar. Pengolahan dan penggunaan alat. 7. Kondisi fisik dan mekanisme peralatan Peralatan mekanis sebagai alat produksi harus dijaga dan dirawat agar selalu dalam kondisi prima dan bekerja terus sesuai kemampuannya dengan resiko kerusakan sekecil mungkin. Perawatan secara rutin terhadap mesin dan berjadwal hendaklah dilakukan agar apabila terjadi kerusakan dapat diketahui secara dini, sehingga tidak mengakibatkan kerusakan yang terlalu besar. Penanganan kerusakan pada alat-alat mekanis harus secepatnya supaya tidak mengganggu produksi. 8. Penggunaan Alat. Alat mekanis yang umumnya dipakai terlalu lama akan sering mengalami kerusakan, kemampuannya akan relatif kecil dibanding dengan alat baru yang kegunaannya relatif besar dan jarang mengalami kerusakan. 9. Skill dan pengalaman operator Operator yang sudah terdidik dan berpengalaman akan tahu cara mengoperasikan suatu alat agar dapat lebih leluasa bergerak dan tidak mengganggu kerja alat lain. 10. Ketinggian Ketinggian letak suatu daerah ternyata berpengaruh terhadap kerja mesin, karena mesin atau suatu alat bekerja dipengaruhi oleh tekanan dan

temperatur. Pada umumnya dapat dikatakan bahwa semakin tinggi letak suatu daerah/ tempat dari permukaan laut semakin rendah tekanan udaranya, sehingga jumlah oksigennya pun semakin sedikit berarti mesin kurang sempurna bekerjanya. VII. METODE PENGAMBILAN DATA Adapun penulisan laporan ini didasarkan pada tiga ( 3 ) metode, yaitu : a. Metode Observasi (pengamatan) Metode ini dilakukan dengan cara pengamatan alat, proses pekerjaan langsung di lapangan. b. Metode Interview (wawancara) Metode ini dilakukan dengan cara tanya jawab kepada operator lapangan dan staf pada PT. Sapta Indra Sejati. c. Metode Pustaka Metode ini dilakukan dengan cara studi literatur baik yang menyangkut tentang PT. Sapta Indra Sejati maupun yang berkenaan dengan topik yang dibahas dalam laporan ini.

VIII. PENUTUP Demikian proposal ini dibuat sebagai bahan pertimbangan bagi pihak perusahaan dengan harapan dapat memudahkan pelaksanaan Kerja Praktek (KP) nantinya. Kami menyadari bahwa dalam penulisan proposal ini banyak terdapat kekurangan atau kekeliruan, untuk itu dimohon adanya saran konstruktif untuk perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan kerja praktek ini.

LAMPIRAN 1
KERANGKA LAPORAN BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Maksud dan Tujuan Penulisan 1.3 Batasan Masalah 1.4 Metode Penulisan KEADAAN UMUM 2.1 Sejarah dan Perkembangan PT. Sapta Indra Sejati 2.2 Lokasi dan Kesampaian Daerah 2.3 Iklim dan Cuaca 2.4 Keadaan Geologi 2.4.1 Geologi regional 2.4.2 Geologi Daerah Penelitian 2.4.2.1 Morfologi 2.4.2.2 Litologi 2.5 Sistem Penambangan 2.6 Sumber Daya, Kualitas, dan Produksi Batubara TINJAUAN TEORI 3.1 Dasar Teori 3.1.1 Jenis Kegiatan dan Peralatan Gali Muat Angkut 3.1.2 Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Alat Gali Muat Angkut 3.2 Peralatan Gali Muat dan Angkut Yang Digunakan PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS ALAT 4.1 Produktivitas Alat Gali Muat 4.1.1 Data yang Diperoleh 4.1.2 Perhitungan 4.2 Produktivitas Alat Angkut 4.2.1 Data Yang Diperoleh 4.2.2 Perhitungan 4.3 Pembahasan PENUTUP 5.1 Kesimpulan 5.2 Saran

BAB II

BAB III

BAB IV

BAB V

LAMPIRAN II

KOP PERUSAHAAN
Jadwal Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan Mahasiswa*)
Nama NIM : ______________________________ : ______________________________

Minggu
1

Hari ke
3 4 5 6 7 8 9

Hari
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat

Kegiatan Praktek Kerja
Induksi & Pengenalan Lingkungan Kerja Orientasi Lapangan – Orientasi Lapangan Orientasi Lapangan – Orientasi Lapangan Penyusunan Draft - Bab II tentang Perusahaan & Bab III tentang Jenis Alat Gali Muat dan Alat Angkut Yang Digunakan Libur Orientasi Lapangan – Pengamatan Kegiatan Pengamatan Kegiatan Pengamatan Kegiatan Pengamatan Kegiatan Penyusunan Draft - Bab IV tentang Produktivitas Alat Gali Muat Libur Pengamatan Pengamatan Pengamatan Evaluasi Data Pengolahan Data Penyusunan Draft - Bab IV tentang Produktivitas Alat Angkut Libur Pengamatan Pengamatan Pengamatan Evaluasi Data Pengolahan Data Penyusunan Draft – Bab IV tentang perhitungan produktivitas Alat Gali-Muat dan Alat Angkut Libur Konsultasi laporan & Perbaikan data lapangan Konsultasi laporan & Perbaikan data lapangan Konsultasi laporan & Perbaikan data lapangan Konsultasi laporan & Perbaikan data lapangan Konsultasi laporan & Perbaikan data lapangan

Paraf Pembimbing

2

10 11 12 13 14 15 16

3

17 18 19 20 21 22 23

4

24 25 26 27 28 29 30

5

31 1 2 3 4

LAMPIRAN II KOP PERUSAHAAN
Form Penilaian Kegiatan Praktek Kerja Mahasiswa Nama : ______________________________ NIM : ______________________________ Topik : ______________________________
no 1 2 3 4 5 6 7

Parameter Penilaian Kedisiplinan Tanggung Jawab Penguasaan Terhadap Teori Keaktifan Inisiatif dan Kreativitas Laporan Presentasi Total Rata-rata

Nilai*)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->