P. 1
Jenis Data Penelitian

Jenis Data Penelitian

1.0

|Views: 4,954|Likes:
Published by Hendryadi
http://teorionline.wordpress.com/category/metodologi-penelitian/
http://teorionline.wordpress.com/category/metodologi-penelitian/

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Hendryadi on Jan 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2013

pdf

text

original

JENIS DATA PENELITIAN

http://teorionline.wordpress.com

Data penelitian merupakan faktor yang sangat mempengaruhi teknik atau jenis penelitian yang akan digunakan. Dalam statistik dikenal beberapa jenis data antara lain : a). Data kualitatif adalah data yang berbentuk kata, penjelasan, pendapat, gambar. Data kualitatif ini dalam penelitian sering juga dirubah menjadi data kuantitatif misalnya pada jawaban kuesioner yang dibuat skoring b). Data Kuantatif adalah data yang berbentuk angka, misalnya jumlah nilai matematika, jumlah penjualan, dll. c). Data Kontinum adalah data yang bervariasi menurut tingkatan dan ini diperoleh melalui hasil pengukuran. Data kontinum ini dibagi lagi menjadi 3 jenis yaitu :  Data nominal adalah data yang digunakan untuk mengidentifikasi objek, individu, atau kelompok. Misalnya klasifikasi jenis kelamin (laki-laki / wanita), agama, pekerjaan dst. Pada kuesioner yang memberikan pilihan jawaban Ya (1) atau tidak (0) merupakan data nominal.  Data ordinal adalah data yang berbentuk peringkat. Misalnya juara 1, 2 dan seterusnya. Pada kuesioner yang berskala Likert, data yang dugunakan adalah data ordinal seperti penyataan tidak setuju diberi skor 1, ragu diberi skor 2, dan setuju diberi skor 3.  Data interval adalah data yang sama seperti nominal dan ordinal namun mempunyai karakteristik tetap dan dapat dinotasikan dalam fungsi matematika. Misalnya berapa kali ke pasar (2 kali, 3 kali dst), nilai tes, dst  Data rasio adalah data angka sebenarnya, berjarak sama dan dapat dinotasikan dalam fungsi matematika. Misalnya berat badan, panjang jalan, dst. Perbedaan mendasar pada jenis data dan skala nominal, ordinal, interval dan rasio adalah :  Data nominal dan ordinal tidak bisa secara langsung difungsikan dalam matematika, sedangkan data interval dan rasio bisa. Misalnya pada data ordinal, 2 + 2 = 4 atau tidak setuju + tidak setuju = setuju, dst. Sedangkan pada data interval dan rasio misalnya 20 kg + 20 kg = 40 kg.  Data interval memiliki karekteristik nilai nol adalah bernilai sedangkan rasio tidak. Contohnya adalah pada data interval suhu 0 derajat tidak bisa disebut tidak ada suhu, namun menyatakan suhu tersebut adalah nol derajat, begitu juga dengan nilai tes siswa 0 tidak berarti bahwa siswa memiliki kemampuan nol atau tidak ada nilai namun berarti nilainya tesnya adalah nol. Sedangkan pada data rasio, berat nol berarti tidak ada beratnya, dan panjang nol berarti tidak ada panjangnya.
Jenis data atau skala yang digunakan dalam penelitian sangat terkait erat dengan teknik analisis yang digunakan, karena pada statistik tidak semua data bisa digunakan dalam teknik analisis tertentu. Misalnya untuk data

berjenis ordinal dan nominal maka teknik analisis yang digunakan adalah statistik non parametris, sedangkan pada data interval dan rasio, teknik yang digunakan adalah statistik parametris.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->