P. 1
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KOMUNIKASI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KOMUNIKASI

5.0

|Views: 28,827|Likes:
Published by arizna

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: arizna on Feb 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2014

pdf

text

original

Sections

PENERAPANMODELPEMBELAJARAN KOOPERATIFMETODE
STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION(STAD)
UNTUK MENINGKATKAN HASILBELAJAR SISWA
PADA MATA PELAJARAN KOMUNIKASI
(Studipada SiswaJurusanAdministrasi Perkantoran
Kelas XSMKNegeri 1 Tanggul KabupatenJember)

SKRIPSI

OLEH
ARIZNA PUTRA AKBAR
NIM 106412400559

UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN MANAJEMEN
PROGRAM STUDIPENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN
JANUARI2010

PENERAPANMODELPEMBELAJARAN KOOPERATIFMETODE
STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION(STAD)
UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
PADA MATA PELAJARAN KOMUNIKASI
(Studi pada Siswa Jurusan Administrasi Perkantoran
Kelas XSMK Negeri 1 Tanggul KabupatenJember)

SKRIPSI

Diajukan kepada
Universitas Negeri Malang
untuk memenuhi salah satu persyaratan
dalam menyelesaikan program Sarjana
Pendidikan Administrasi Perkantoran

Oleh:
Arizna Putra Akbar
NIM 106412400559

UNIVERSITAS NEGERIMALANG
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN MANAJEMEN
PROGRAM STUDIPENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN
Januari2010

SkripsiolehARIZNA PUTRA AKBARini

Telah diperiksa dan disetujui untuk diuji

Malang,31Desember2009

Pembimbing I,

Dr.Wening Patmi Rahayu, S.Pd.,M.M

NIP 19731018.200112.2.001

Malang,31Desember2009

Pembimbing II,

Drs. Agus Hermawan,M.Si.,M.Bus

NIP 19620814.199001.1.001

Skripsi oleh ARIZNA PUTRA AKBAR ini

telah dipertahankan di depan dewan penguji

pada tanggal 15 Januari 2010

Dewan Penguji

Dr. Wening Patmi Rahayu, S.Pd, M.M

Ketua

NIP 19731018.200112.2.001

Drs. AgusHermawan, M.Si, M.Bus

Anggota

NIP 19620814.199001.1.001

Imam Bukhori, S.Pd, M.M

Anggota

NIP 19730216.200604.1.001

Mengetahui,

Mengesahkan,

a.n Ketua Jurusan Manajemen

Dekan FakultasEkonomi

Sekretaris

Drs. Agus Hermawan, M.Si, M.Bus

Dr. EryTri Djatmika R.W.W, M.A, M.Si.

NIP 19620814.199001.1.001

NIP 1961061.1198600.1.001

i

ABSTRACT

Arizna. 2010.Implementation ofStudent Teams Achievement DivisionMethodof
Cooperative Learning toIncrease Student LearningOutcomeson
Training Subject of Communication(A Study of AP 1Students in Class X
ofSMK Negeri 1 Tanggul). Thesis,Office Administration Education of
Management Department, Faculty of Economy. State University of
Malang.Advisors:(I) Dr. Wening Patmi Rahayu, S.Pd., M.M (II) Drs.
Agus Hermawan, M.Si., M.Bus

Keywords:Cooperative Learning,Student Teams Achievement Division
Methode, StudentLearning Outcomes.

One of the problems that we have to face in our education today is about
weaknesses in the learning process. Recent learning processes evidently burden
students with so many materials and assignments that students finally feel bored
in the class. In learning activities, many approaches have been conducted by
teachers; nevertheless, it has not yet shown satisfying results. It was proved by the
results of both school and national examinations and individual skill tests
achieved by students. Schools themselves have not yet been able to create a
learning environment that enables students to think critically, creatively, and
responsibly, as well as gives students opportunities to explore their own
imaginative ideas. Hence, it is important that a learningmethodcan encourage
students to be active in learning processes. The research tried toimplementa
Student Teams Achievement Divisionmethodof cooperative learningmodel.
STADis amethodof cooperative learning that students are trained to overcome a
real-life problem while for the group divisions,thismethod is chosen as what
expected that students are able to find information themselves in the group then
solve any test or problem cooperatively.
The purposes of the research are: 1) to describe the implementationStudent
Teams Achievement Divisionmethodof cooperative learningmodelon the topic
ofcommunication, 2) to know the increase of student learning outcomes through
the implementation ofStudent Teams Achievement Divisionmethodof
cooperative learningmodel,3) to know theStudent Teams Achievement Division
methodof cooperative learningmodelincreaseeffectofstudent learning
outcomes, and 4) to know student response of implementStudent Teams
Achievement Divisionmodel of cooperative learning method. Subjects of the
research are 40AP 1students of class X inSMK Negeri 1 Tanggul.
The research is a qualitative research designed in the form of classroom
action research (CAR). The research data were collected by 1)test, 2) observation
sheets, 3) questionnaire, 4) documentation and 5) field notes. This kind of
research is a classroom action research conducted in2cycles. Each cycle involves
4 stages, namely: 1) planning, 2) action, 3) observation, 4) reflection. Data
analysis in the research is done in a descriptive way.
The result shows that generallyStudent Teams Achievement Division
methodof cooperative learningmodelhas been done well. Students helped each
other, did interaction, discussed with the teacher and their classmates, contributed

ii

scores for teams, gave respect to others, and became independent and good

students. It can be seen from the observation result of students’ cooperative skills.

In the implementation of cycle 1, based on the observation between two observers
it shows a success stage. The implementation ofStudent Teams Achievement
Divisionmethodand cooperative learning model on AP1students of class X of
SMK Negeri 1 Tanggulis good. It is shown by theincrease from cycle I that is
70% to 90%in cycle 2. The increase of 20% shows the learning thoroughness. In
the cycle I the number of students completing their learning changes from 29
students to 37students. Although in the action implementation there were many
weaknesses and constraints in the cycle I, the researcher tried to improve it in the
cycle 2.

Based on the result it can be concluded that the implementation ofStudent
Teams Achievement Divisionmethodofcooperative learning modelcan increase
the learning outcome of the training subject ofcommunicationin the topic of
correspondent. It can be seen through 3 aspects, namely cognitive and affective
and psychomotorthat increase in every cycle.
Some suggestions that the researcher recommends are: 1)School to give
science about cooperative methodofway teaches that more medleypleaseto learn
subject. 2) Teachersshould bemore increase student motivation for think active in
solves a problem, mutually,cooperative and give guidance on student to solve a
problem. 3)Diknas must socialize about cooperative learning to learn school and
teacher via training or seminar to increase science instructor for implement this
method.4) Writerexpectsresearch it cans be referenced for further researcher
deep inscriptiveof science.

iii

ABSTRAK

Arizna. 2010.PenerapanModelPembelajaran KooperatifmetodeStudent Teams
Achievement Division (STAD) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
pada Mata Pelajaran Komunikasi(Studipada Siswa Jurusan
Administrasi Perkantoran Kelas X SMK Negeri 1 Tanggul Kabupaten
Jember). Skripsi, Jurusan Manajemen Program Studi Pendidikan
Administrasi Perkantoran, FakultasEkonomi. Universitas Negeri
Malang. Pembimbing: (I)Dr. Wening Patmi Rahayu,S.Pd., M.M(II)
Drs. Agus Hermawan, M.Si., M.Bus

Kata kunci:modelpembelajarankooperatif,metodeStudent Teams Achievement
Division(STAD),hasil belajarsiswa.

Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita sekarang adalah
masalah lemahnya proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang ada selama ini
ternyata hanya membuat siswa sangat terbebani dengan materi dan tugas yang
diberikan oleh guru, sehingga siswa merasa bosan di dalam kelas. Dalam
pembelajaran di kelas telah banyak pendekatan-pendekatan yang dilakukan oleh
guru tetapi sampai saat ini belum mendapatkan hasil yang memuaskan, ini
ditunjukkan dengan hasil-hasil ujian siswa baik ujian nasional maupun ujian
sekolah serta keterampilan individu siswa itu sendiri. Dari pihak sekolah sendiri
juga belum berdaya untuk menciptakan suasana belajar yang memungkinkan
siswa berpikir kritis, kreatif,bertanggung jawab, dan memberi peluang bagi siswa
untuk menjelajahi idenya yang imajinatif. Oleh sebab itu perlu adanya sebuah
metodepembelajaran untukmembangkitkansemangat peserta didik agar aktif
dalam proses pembelajaran. Dalam penelitian ini mencobamenerapkan metode
pembelajaran kooperatif metodeStudent TeamsAchievement Division.STAD
merupakan bentuk pembelajaran kooperatifdi manasiswa dilatih untukbekerja
secara berkelompok beranggotakan 4 orang yang heterogen untukmemecahkan
suatumasalah yang ada di dunia nyata,diharapkan siswa dapatmemecahkan
permasalahan sertamencari informasi sendiri dalam kelompokyang kemudian
bekerja sama untuk mencapai ketuntasan belajar bersama.
Tujuan penelitian ini adalah: 1)Untuk mengetahui penerapan metode
pembelajaran kooperatif model STAD.2)Untuk mengetahui hasil belajar siswa
kelas pada mata pelajaran komunikasi.3)Untuk mengetahuiapakahpenerapan
modelpembelajaran kooperatifmetodeSTAD terhadap hasil belajar siswa pada
mata pelajaran komunikasi.4)Untuk mengetahui respons siswa kelas terhadap
penerapanmodelpembelajaran kooperatifmetodeSTAD pada mata pelajaran
komunikasi.Subyekpenelitian adalah siswa kelas X AP1di SMKNegeri 1
Tanggul Kabupaten Jember dengan jumlah 40siswa.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang dirancang dengan
desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Data penelitian dikumpulkan melalui 1)
tes, 2) lembar observasi, 3) angket, 4) dokumentasi dan 5) catatan lapangan. Jenis
penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2
siklus. Setiap siklus mencakup 4 tahap kegiatan yaitu: 1) perencanaan,

iv

2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi.Analisis data dalam
penelitian ini dilakukan secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwapembelajaran kooperatifmetode
STADsecara umum telah dilaksanakan dengan baik. Siswa saling membantu,
saling berinteraksi tatap muka, berdiskusi dengan guru dan teman,
menyumbangkan skor untuk kelompok, tenggang rasa, sopan dan mandiri. Hal ini
dapat dilihat dari hasil observasi keterampilan kooperatif siswa. Pada pelaksanaan
siklus 1 berdasarkan perbandingan dari kedua pengamat menunjukkan taraf
keberhasilan.Penerapan model pembelajaranSTADpada kelas X APK1SMK
Negeri 1 Tanggulsudah baik. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan darisiklus
1sebesar 70 % menjadi sebesar 90% padasiklus 2. Peningkatan sebesar 20%
tersebut sudah menunjukkan ketuntasan belajaryaitu darisiklus 1yang hanya 29
siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 37siswa yang tuntas belajar.
Meskipun dalam pelaksanaan tindakan banyak kekurangan dankelemahanpada
siklus 1maka peneliti mencoba memperbaiki padasiklus 2.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwapenerapan
modelpembelajarankooperatif metodeSTADdapat meningkatkanhasil belajar
mata pelajarankomunikasipada pokok bahasanmelakukan komunikasi tertulis.
Halini dapat dilihat dari ketiga aspek yaitu aspek kognitif,afektifdan
psikomotorikyang meningkat setiap siklusnya.
Beberapa saran yangdapat peneliti sampaikan yaitu:1)Sekolah
diharapkan memberi pengetahuan mengenai berbagai metode atau cara mengajar
yang lebih beragam kepada guru mata pelajaran.2)Guru hendaknya lebih
meningkatkan motivasi siswa untuk berpikir lebih aktif dalam memecahkan suatu
masalah, saling bekerja sama antar siswa dan memberikan bimbingan pada siswa
untuk memecahkan suatu masalah.3) Diknas hendaknya dapat memberikan
sosialisasi mengenai model-model pembelajaran kooperatif terhadap guru atau
sekolah melalui pelatihan atau seminar.4)Penulis mengharapkan penelitian ini
dapat menjadi acuan bagi peneliti-peneliti selanjutnya dalam penulisan karya
ilmiahnya.

v

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahi Robbil‘Alamin. Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang

telah memberikan Rahmat dan Hidayah-Nya, sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi dengan judul ”PenerapanModelPembelajaran Kooperatif

MetodeStudent Teams Achievement Division(STAD) untuk Meningkatkan Hasil

Belajar Siswapada Mata Pelajaran Komunikasi(Studi pada Siswa Jurusan

Administrasi Perkantoran Kelas X SMK Negeri 1 Tanggul Kabupaten Jember)”.

Skripsi ini disusun sebagai persyaratan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan

Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran.

Keberhasilan penulis dalam menyusun skripsi ini tidak lepas dari bantuan

berbagai pihak. Oleh karena itu, sepatutnya penulis mengucapkan terima kasih

kepada:

1.Ibu Dr. Wening Patmi Rahayu, S.Pd., M.M, selaku pembimbing I yang telah

memberikan banyak bimbingan dan dorongan sehingga penulisan skripsi ini

dapat terselesaikan dengan baik.

2.Bapak Drs. Agus Hermawan, M.Si., M.Bus, selaku pembimbing II yang

banyak memberikan masukan dan saran dalam penyelesaian skripsi ini.

3.Bapak Imam Bukhori,S.Pd., M.M, selaku penguji yang telah memberikan

masukan dan koreksi terhadap kesempurnaan penulisan skripsi ini.

4.Bapak Dr. Ery Tri Djatmiko Rudiyanto W.W, M.A, M.Si selaku Dekan

Fakultas Ekonomi yang telah memberikan ijin dalam proses penulisan skripsi.

vi

5.BapakProf.Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si. Selaku Ketua Jurusan

Manajemen yang telah memberikan ijin dalam proses penulisan skripsi ini.

6.Bapak Agus Budiarto, SP. M.Pd. dan Bapak Agus Wardoyo, SE. selaku

Kepala dan Wakil Kepala bagian Kurikulum SMKNegeri 1 Tanggul, yang

telah memberikan izin penelitian dan membantu selama penelitian.

7.Ibu Retno, S.Pd., selaku guru pengajar mata pelajaran komunikasi di SMK

Negeri 1 Tanggul untuk kelas X jurusan AP 1 yang telah membantu menjadi

observer dan memberikaninformasi serta hal-hal yang diperlukan demi

terselesaikannya penelitian ini.

8.Muhammad Lutfar, selaku mahasiswa PPL Universitas Negeri Jember yang

telah rela menjadi observer demi penelitian ini.

9.Siswa-siswi kelas X Jurusan AP 1 SMK Negeri 1 Tanggul yang telah banyak

membantu dalam kelancaran pelaksanaan penelitian.

10.Ibunda, Ayahanda, Adik-adikku, dan keluarga besarku yang telah memberikan

do’a, dukungan, dan semangat.

11.Rekan-rekan Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2006 yang telah

memberikan bantuan, masukan dan motivasi.

Penulis menyadari sepenuhnya skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan,

untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang dapat membuat skripsi ini

lebih baik. Akhirnya, semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi kita

semua. Amin.

Malang, 13 Januari 2010

Penulis

vii

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRACT.................................................................................................

i
ABSTRAK...................................................................................................iii
KATA PENGANTAR..................................................................................

v
DAFTAR ISI...............................................................................................vii
DAFTAR GAMBAR....................................................................................ix
DAFTAR TABEL........................................................................................

x
DAFTAR LAMPIRAN.................................................................................xi

BAB I PENDAHULUAN

A.Latar Belakang.............................................................................

1

B.Rumusan Masalah........................................................................

7

C.Tujuan Penelitian..........................................................................

8

D.KegunaanPenelitian.....................................................................

8
E.Keterbatasan Penelitian.................................................................10
F.Definisi Istilah..............................................................................10

BAB II KAJIAN PUSTAKA

A.Temuan Penelitianyang Relevan..................................................12
B.Kajian Teori.................................................................................18
1.Hakikat Belajar dan Pembelajaran............................................18
2.Pengertian Pembelajaran Kooperatif.........................................20
3.BeberapaMetodePembelajaran Kooperatif..............................23
4.Pembelajaran Kooperatif MetodeSTAD
(Student Teams Achievement Division).....................................25
5.Kebaikan dan Kelemahan ModelPembelajaran
Kooperatif MetodeSTAD........................................................34
6.Hasil Belajar............................................................................36
7.Hubungan Antara Implementasi Model
Pembelajaran Kooperatif MetodeSTAD dengan
Hasil belajar Komunikasi.........................................................41

BAB III METODE PENELITIAN
A.Pendekatan dan Jenis Penelitian....................................................43
B.Kehadiran Peneliti........................................................................44
C.Lokasi Penelitian..........................................................................44
D.Data dan Sumber Data..................................................................45
E.Teknik PengumpulanData............................................................46
F.Tahap-Tahap Penelitian................................................................48

viii

BAB IV PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN
A.Gambaran Umum Sekolah...........................................................56
B.Paparan Data................................................................................60
1.Paparan Data Pra Tindakan....................................................60
2.Paparan DataSiklus 1............................................................61
a.TahapPerencanaanSiklus 1.................................................62
b.TahapPelaksanaanSiklus1.................................................63
c.TahapObservasiSiklus1.....................................................69
d.TahapRefleksiSiklus1.......................................................75
3.Paparan DataSiklus 2............................................................76
a.Tahap PerencanaanSiklus 2................................................76
b.Tahap Pelaksanaan Siklus 2.................................................77
c.Tahap Observasi Siklus 2.....................................................82
d.Tahap Refleksi Siklus 2.......................................................86
e.ResponsSiswa.....................................................................87
C.TemuanPenelitian........................................................................91
1.Temuan Siklus 1....................................................................91
2.Temuan Siklus 2....................................................................92

BAB V PEMBAHASAN
A.Penerapan ModelPembelajaran Kooperatif
Model STAD pada Mata Pelajaran Komunikasi Siswa
Kelas X AP 1 SMK Negeri 1 Tanggul Kab. Jember......................93
B.Hasil Belajar Siswa Kelas X AP 1
SMK Negeri 1 Tanggul Kabupaten
Jember pada Mata Pelajaran Komunikasi......................................96
C.PenerapanModelPembelajaran Kooperatif
MetodeSTAD Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Kelas X AP 1 SMK Negeri 1 Tanggul Kabupaten
Jember pada Mata Pelajaran Komunikasi......................................98
D.Respons Siswa Kelas X AP 1 SMK Negeri 1 Tanggul
Kabupaten Jember terhadap PenerapanModel
Pembelajaran KooperatifMetodeSTAD
pada Mata Pelajaran Komunikasi..................................................101

BAB VI PENUTUP

A.Kesimpulan...................................................................................104
B.Saran.............................................................................................106

DAFTAR RUJUKAN...................................................................................108

LAMPIRAN.................................................................................................110

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.....................................................158

RIWAYAT HIDUP......................................................................................159

ix

DAFTAR GAMBAR

Gambar

Halaman

3.1 Siklus Penelitian Tindakan Kelas............................................................55

4.1Struktur Organisasi Sekolah....................................................................59

x

DAFTAR TABEL

Tabel

Halaman

4.1Hasil Pre Test Siswa pada Siklus 1.......................................................65

4.2Hasil Post Test Siswa pada Siklus 1.....................................................68

4.3Kategori Keberhasilan Tindakan..........................................................71

4.4Hasil Observasi Pengamatan Aktivitas Guru Siklus..............................71

4.5Hasil Analisis Aktivitas Siswa Dalam Pembelajaran............................73

4.6Hasil Pre Test Siswa pada Siklus 2.......................................................79

4.7Hasil Post Test Siswa pada Siklus 2....................................................81

4.8Hasil Observasi Terhadap Aktivitas Guru Siklus 2...............................83

4.9Hasil Analisis Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran.............................85

4.10Hasil Angket Respons Siswa TerhadapPembelajaran STAD...............88

4.11Kriteria Respons Siswa........................................................................89

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

Halaman

1.Silabus...................................................................................................111

2.Hasil Belajar Siswa................................................................................112

3.a. Rencana Pembelajaran Siklus 1..........................................................113

b.Rencana Pembelajaran Siklus 2..........................................................117

4.a. Materi Surat Pribadi...........................................................................120

b. Materi Surat Niaga.............................................................................124

5.a. Soal Pre Testdan Post Test Siklus 1...................................................129

b. Soal Pre Testdan PostTest Siklus 2...................................................130

6.a. Topik Diskusi Siklus 1.......................................................................131

b. Topik Diskusi Siklus 2.......................................................................133

7.a.Lembar ObservasiMengenai Ketepatan Peneliti Siklus 1...................136

b.Lembar Observasi Mengenai Ketepatan Peneliti Siklus 2...................138

8.a.Lembar Observasi Mengenai Aktivitas Siswa Siklus 1.......................140

b.Lembar Observasi Mengenai Aktivitas Siswa Siklus 2.......................142

9.a.LembarObservasi Catatan Lapangan Siklus 1....................................144

b. Lembar Observasi Catatan Lapangan Siklus 2....................................146

10.Angket Respons Siswa...........................................................................148

11.Dokumentasi..........................................................................................150

1

BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan suatu upaya dalam mempersiapkan sumber daya

manusia yang memiliki keahlian dan keterampilan sesuai tuntutan

pembangunan bangsa, dimana kualitas suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh

faktor pendidikan. Perwujudan masyarakat berkualitas tersebut menjadi

tanggung jawab pendidikan, terutama dalam menyiapkan peserta didik menjadi

subyek yang makin berperan menampilkan keunggulan dirinya yang tangguh,

kreatif, mandiri, dan profesional pada bidang masing-masing.Upaya

peningkatan kualitas pendidikan dapat tercapai secara optimal,apabila

dilakukanpengembangan dan perbaikan terhadap komponen pendidikan itu

sendiri.

Berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan telah dilakukan

oleh pemerintah antara lain dengan jalan melengkapi sarana dan prasarana,

meningkatkan kualitas tenaga pengajar, serta penyempurnaan kurikulum yang

menekankan pada pengembangan aspek-aspek yang bermuara pada

peningkatan dan pengembangan kecakapan hidup (Life Skill) yang diwujudkan

melalui pencapaian kompetensi peserta didik untukdapatmenyesuaikan diri,

dan berhasil di masa yang akan datang.

Sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan pendidikan kejuruan

tingkat menengahatasyang disediakan pemerintah dalam rangka menyiapkan

2

tenaga kerja siap pakai. Hal ini sesuai dengantujuan instruksional pendidikan

menengah kejuruan yaitu siswa diharapkan menjadi tenaga profesional yang

memiliki keterampilan yang memadai, produktif, kreatif dan mampu

berwirausaha. Untuk itu perlu kiranya siswa SMK dibekali dengan kemampuan

dasar dan keterampilan teknik yang memadai.

Namun dalam kenyataannya proses belajar mengajar yang berlangsung di

sekolah khususnya SMK saat ini masih belum seluruhnya berpusat pada siswa.

Hal ini terbukti dengan masih seringnya digunakanmodelceramah atau

konvensional yang hampir pada semua mata pelajaran ataumata pelajaran

termasukmata pelajarankomunikasi. Padahal tidak semua materi komunikasi

harus diajarkan denganmodelceramah atau konvensional. Kenyataan

pengajaran komunikasi yang seperti ini menunjukkan bahwa pemilihan strategi

pembelajaran yang sesuai dengan materi pokok sangatlah penting.

Salah satumodelyang dapat mengarahkan kepada siswa untuk

memberikan pengalaman belajar secara langsung adalahmodelpembelajaran

kooperatif.Modelpembelajaran kooperatif ini didasarkan atas pandangan

konstruktivis yang menyatakan bahwa anak secara aktif membentuk konsep,

prinsip dan teori yang disajikan kepadanya. Mereka mengolahnya secara aktif,

menyesuaikan dengan skema pengetahuan yang sudah dimiliki dalam struktur

kognitifnya dan menambahkan atau menolaknya (Suparno, 1997).

Johnson (dalam Supriadi, 1995: 56) mengemukakan bahwamodel

pembelajaran kooperatif merupakan pembelajaran yang menekankan adanya

kerja sama antar siswa dengan kelompoknya untuk mencapai tujuan belajar

bersama.Modelpembelajaran kooperatif ini dapat melatih siswa untuk

3

menemukan dan memahami konsep-konsep yang dianggap sulit dengan cara

bertukar pikiran atau diskusi dengan teman-temannya melalui kegiatan saling

membantu dan mendorong untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Johnson (dalam Nur, 1995: 1) menyatakan bahwa pembelajaran

kooperatif sesuai dengan teori motivasi karena struktur tujuan dalam

pembelajaran kooperatif adalah struktur tujuan kooperatif yang menciptakan

suatusituasi dimana satu-satunya cara agar anggota kelompok dapat mencapai

tujuan pribadi mereka hanya apabila kelompoknya berhasil. Situasi yang

tercipta ini akan membuat setiap anggota kelompok harus saling membantu

teman dalam kelompoknya dengan melakukan apa saja yang dapat membantu

kelompok itu agar berhasil dan yang paling penting adalah saling memberi

dorongan kepada teman dalam kelompoknya untuk melakukan upaya yang

maksimum. Dikatakan juga, siswa yang belajar dalam kelompok ternyata

memiliki perolehanpengetahuan yang lebih baik dibandingkan siswa yang

belajar secara tradisional. Belajar tradisional dalam hal ini adalah belajar secara

individu, dimana setiap siswa bertanggung jawab memperoleh pengetahuannya

sendiri.

Pembelajaran kooperatif memiliki beberapametodepembelajaran yaitu:

STAD (Student Teams Achievement Division), TAI (TeamAssisted

Individualization), TGT (Teams Games Tournament), Jigsaw,penelitian

kelompok (Group Investigation). Dalam penelitian ini peneliti memilihmodel

pembelajaran kooperatif denganmetodeSTAD sebagai objek eksperimen.

Menurut Johnson (dalam Noornia, 1997: 29) penggunaan pembelajaran

kooperatif khususnyametodeSTAD memiliki keuntungan, antara lain lebih

4

dapat memotivasi siswa dalam berkelompok agar mereka saling mendorong

dan membantu satu sama lain dalam menguasai materi yang disajikan. Dalam

pembelajaran kooperatifmetodeSTAD memiliki ciri khusus yaitu kelompok

yang terbentuk dari siswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Ciri

lainnya adalah adanya empat tahap pentingdi dalamnya, yaitu: (1) Presentasi

kelas oleh guru, (2) Studi kelompok, (3) Tes individu, dan (4) Adanya tahap

penghargaan (Handayanto, 2000: 115).

Penerapanmodelpembelajaran kooperatifmetodeSTAD padamata

pelajarankomunikasidiharapkan dapat tercipta suasana belajar siswa aktif

yang saling berkomunikasi, saling mendengar, saling berbagi, saling memberi

dan menerima, yang mana keadaan tersebut selain dapat meningkatkan

pemahaman terhadap materi juga meningkatkan interaksi sosial siswa,

sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Berdasarkan observasi pendahuluan mandiri yang dilakukan peneliti

beberapa waktu sebelumnya, diperoleh bahwa hasil belajarpada Siswa Kelas X

JurusanAdministrasi Perkantoran 1 (AP 1) di SMK Negeri1 Tanggul

Kabupaten Jemberuntukmata pelajaranKomunikasi masih rendah.

Hal tersebut terlihat dari nilai ulangan harian yang diperoleh Siswa

Kelas XJurusanAdministrasi Perkantoran 1 (AP 1) di SMK Negeri 1 Tanggul

Kabupaten Jember masih kurang memuaskan, karenapada ulangan harian ke-1

50% siswa mendapatkan nilai dibawah nilai minimal,sedangkan pada ulangan

harian ke-2 hampir 65% siswanya mendapatkan nilai di atas minimalyang

telah ditentukan, untukmata pelajaranKomunikasi nilai minimalnya adalah 70,

untuk lebih jelasnyadapat dilihat pada lampiran 2. Hal ini disebabkan

5

pelaksanaan pembelajarannya masih disampaikan dengan menggunakanmodel

ceramahsebagaimodelyang lebih dominan diterapkan daripadamodellain.

Sedangkan siswa mendengarkan apa yang dijelaskan guru serta mencatat hal

yang dianggap penting oleh siswa dan siswa kurang diberi kebebasan untuk

mengungkapkan pendapatnya terhadap materi yang diajarkan, sehingga

menyebabkan suasana belajar yang kurang menarik dan komunikatif. Hal

inilah yang menyebabkan rata-rata nilai siswa masih rendah, khususnya Siswa

Kelas XJurusanAdministrasi Perkantoran 1 (AP 1) di SMK Negeri 1 Tanggul

Kabupaten Jember dalam mengoptimalkan hasil belajar padamata pelajaran

Komunikasi, padahal perlu diketahuimata pelajaranKomunikasimemiliki

kontribusi yang besar dalam pencapaian kompetensi yang harus dimiliki para

siswajurusanAdministrasi Perkantoran.

Penerapan pembelajaran yang konvensional tersebut masih bersifat

berpusat pada guru(teacher centered), sehingga menyebabkan suasana belajar

yang kurang menarik dan komunikatif. Hal ini dapat menghambat usaha siswa,

khususnya siswa kelas XjurusanAdministrasi Perkantoran dalam

mengoptimalkan hasil belajar padamata pelajaranKomunikasi, padahal perlu

diketahuimata pelajaranKomunikasi memiliki kontribusi yang besar dalam

pencapaian kompetensi yang harus dimiliki para siswajurusanAdministrasi

Perkantoran.Jika penerapanmodelpembelajaran untukmata pelajaran

Komunikasi hanya menggunakanmodelceramah sebagaimodelutama, maka

proses belajar akan terasa membosankan bagi siswa karena terasa monoton.

Kondisi ini diduga akan sangat mempengaruhi hasil belajar, minat belajar dan

daya tarik siswa dalam mengikuti pelajaran serta berkaitan pula dengan masa

6

depan siswa.Modelceramah sebagaimodelutama bukan berarti tidak cocok

untuk digunakan tetapi penggunaanmodeltersebut yang mendominasi

menyebabkan siswa merasa bosan, jenuh dan menurunnya motivasi belajar.

Penerapan sistem pembelajaran konvensional secara terus-menerustanpa

variasi tersebut dapat menjadi kendala dalam pembentukan pengetahuan secara

aktif khususnya dalammata pelajaranKomunikasi, maka diperlukan variasi

dan kreativitas dalammodelpembelajaran. Salah satunya adalah dengan

menerapkanmodelpembelajarankooperatifmetodeSTAD padamata

pelajaranKomunikasi yang dalam penerapannya di dalam kelas akan tercipta

suasana belajar siswa aktif yang saling komunikatif, saling mendengar, saling

berbagi, saling memberi dan menerima, yang mana keadaan tersebut selain

dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi juga meningkatkan interaksi

sosial siswa, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada

mata pelajaranKomunikasi.

PemilihanmetodeSTAD sebagai fokus penelitian ini, disebabkanmetode

STAD memiliki potensi lebih daripada pembelajaran dengan menggunakan

modelkonvensional dalam meningkatkan prestasi belajar siswa melalui sistem

gotong-royong, saling membantu. Johnson & Johnson (dalam Lie, 2002:7)

menyatakan bahwa suasana belajar kooperatif menghasilkan hasil belajar yang

lebih baik, hubungan yang lebih positif, dan penyesuaian psikologis yang lebih

baik daripada suasana belajar yang penuh dengan persaingan.

Pemilihanmetodepembelajaran STAD jika dibandingkan denganmetode

darimodelpembelajarankooperatif lainnya apabila dikaitkan dengan jurusan

dan mata pelajaran yang ditelitiyaitu jurusan Administrasi Perkantoran dan

7

mata pelajaran Komunikasimerupakan alternatif terbaik serta memiliki potensi

keberhasilan yang cukup besar baik karena faktorkesederhanaan dan

kemudahandalam prakteknya. Hal ini yang mendorong peneliti untuk memilih

pembelajaran kooperatifmetodeSTAD di dalam melakukan penelitian.

Sedangkan pemilihanSiswa Kelas XJurusanAdministrasi Perkantoran 1

(AP 1) di SMK Negeri 1 Tanggul Kabupaten Jembersebagai objek penelitian

lebih dikarenakan kesamaan jurusan yang diambil oleh peneliti dengan obyek

yang diteliti, selain itumata pelajaranKomunikasi hanya ada pada jurusan

Administrasi Perkantoran.

Berdasarkanuraian di atas, judul yang diambil oleh peneliti dalam

penelitian ini adalah “PenerapanModelPembelajaran KooperatifMetode

Student Teams Achievement Division (STAD) untuk Meningkatkan Hasil

BelajarpadaMata pelajaranKomunikasi Siswa Kelas XJurusan

Administrasi Perkantoran1 (AP 1)diSMK Negeri 1 Tanggul Kabupaten

Jember”.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->