P. 1
suluk walangsungsang

suluk walangsungsang

|Views: 88|Likes:
Published by aansaja

More info:

Published by: aansaja on Feb 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as ODT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

Suluk ini dihadiahkan untuk mengenang perjalanan Pangeran Walangsungsang putera Prabu Siliwangi yang kemudian bergelar Mbah

Kuwu Cirebon Girang SULUK WALANG SUNGSANG oleh : MK Dilaga 1 Segala tuju asalnya dari Impian Begitupula aku impikan Jeng Muhammad Mengajarkan sempurnanya sahadat Dan sungguh aku terbuai dalam impian Ketika terbangun Islam hanyalah berupa mutiara didasar laut Maka aku pun terhanyut dalam lamunan kerinduan 2 Tak pernah selain Muhammad, Nurnya cahaya semesta Ku kira Betara Atau ini hanya fata-morgana. Gusti yang widi Penguasa Muhammad yang diridhoi Kalaulah Islam hakiki Jadikanlah aku abdi. Kemana harus kucari kebenaran sejati? 3 Akupun tanggalkan pakaian kebesaran, Hingga telanjanglah aku dari segala kemewahan Tapi sungguh itu belumlah cukup untuk menemukan Karena aku harus mencari lautan yang menyimpan kekayaan Dimanakah letak lautan hakiki? akupun berjalan mencari guru sejati Yang menunjukan lautan dan mengajar menyelami diri 4 Bayang-banyang cadar kemolekan Membawa diri tertuju jalan kerinduan Rindu adalah asal dari cinta Maka inilah asmara Kepergian moga laksana isra Dari satu sungai menuju samudra Atau dari pulau ke benua

Tekad adalah baja Bila hanya diam membisu Lalu hidup tak ada tuju Maka semua kan berlalu beku tetap sembilu Biar ku tinggalkan istana... 5 Sampailah aku di gunung maarapi Tempat Resi Danuarsih Berujarlah sang Resi: “Anakku, Islam itu ada tapi tiada Ada karena mimpimu adalah ilham dari-Nya Tiada karena kau harus menemukan adanya” “Anakku, Diamlah di gunung maarapi Dan makanlah buah-buahan untuk menguatkan Dan ku serahkan padamu ladang untuk bercocok tanam Cangkul, tanam dan pergauli dengan sempurna” 6 Di gunung Marapi terhenti kaki Memusatkan ruh indrawi pada satu Dzati Terdiam membisu dalam hening malam Menyatu pikiran dalam bayangan wajah Tuhan Kemewahan dunia akan Morgana bila kita melihat Djalal-Nya Hanya satu Dzat yang hakiki saat cinta-Nya menyapa diri Naps ini moga bukan api Pabila api ambilah hanya pelita pelita akan tetap membara Inilah yang dimaksud Mutmainah Gunung Marapi Menjadi paku bumi Dan aku terpaku Di dalam samadi Diamnya naps adalah Ibadah Semoga dapat Iradah

7 Aku berujar kepada Sang Resi: Bapak Resi, kini telah bertambah kekuatanku Telah kau berikan pusaka sebagai pendamping di perjalanan Maka hamba mohon diri untuk mencari 8 Sampailah aku digunung (se)jati Sumber dari kayu Jati Lalu ku daki inci demi inci Terjatuh, terbangun, terjatuh, terbangun karena tekad sampailah dipuncak gunung Lalu terlihat sebuah gua dipuncaknya Dan ku dapatkan seberkas cahaya disana 9 Berkatalah cahaya: “Aku adalah Nur Jati Aku adalah guru sejati, Siapa yang mengenal aku maka lapang jalannya Engkau telah datang ketempat yang benar Marilah akan ku tunjukan jalan menuju Islam Untuk dapat menjadi Islam Harus mengetahui siapa Tuhan dan siapa Muhammad La Illaha Illallah, Muhammadur Rasullullah Pertama mengenai Tuhanmu Allah yang menciptakan jagat raya serta isinya Kedua mengenai Muhammad sebagai utusan yang menjadi panutan Dan keduanya telah setunggal dalam rasa Nur Muhammad hakekatnya adalah cahaya semesta; Karena mulanya semesta itu gelap, lalu diciptalah cahaya Begitupula Nabi Muhammad, ia adalah cahayanya semesta Karena kedatangannya jaman kegelapan berganti benderang Dirimupun demikian, kalau kau sudah dapat menemukan Muhammad dalam dirimu, maka akan nampaklah Nurbuatmu dan engkau akan menjadi Insan Kamil, sempurna karena engkau telah menemukan Muhammad, Siapa yang mengenal Muhammad maka mengenal Tuhannya. Kamu dan Tuhan telah setunggal dalam rasa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->