P. 1
Pengarang : Ust. Hussein Yusmani Al Fakir

Pengarang : Ust. Hussein Yusmani Al Fakir

|Views: 2,402|Likes:
Published by wawandemak

More info:

Published by: wawandemak on Feb 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2015

pdf

text

original

Reinkarnasi seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bukanlah hanya kepercayaan
atau keyakinan an sich tanpa didasari oleh fakta-fakta dalam kehidupan. Ya! Cukup
banyak fakta yang dapat membuktikan adanya reinkarnasi. Dan telah banyak ilmuwan
yang menulis buku-buku yang menjelaskan adanya reinkarnasi, diantaranya :

The Power Within (Dr. Alexander Cannon)
Twenty Cases Suggestive of Reincarnation (Dr. Ian Stevenson)
The Three Lives of Naomi Henry (Henry Blythe)
The Search for Bridey Murphy (Morey Berenstein)
Who was Anne Okendan ? (Arnoll Bloxom)
Exploration of a Hypnotist (Dr. Jonathan Rodney)

Dr.Alexander Cannon dalam bukunya The Power Within mengatakan : “Selama
bertahun-tahun teori reinkarnasi menjadi mimpi buruk bagi saya dan saya berjuang
sekuat tenaga untuk membuktikannya, bahkan saya sampai berdebat dengan begitu
banyak orang yang saya hipnotis dalam penyelidikan teori ini. Tahun demi tahun
berlalu dan satu demi satu subjek menceritakan pada saya kisah-kisah sejenis meski
mereka berasal dari berbagai agama dan latar belakang yang berbeda. Hingga kini
lebih dari seribu kasus telah diselidiki dan kini saya telah mengakui kebenaran adanya
reinkarnasi”

Dr. Ian Stevenson juga pernah menyelidiki kasus-kasus reinkarnasi, melalui bukunya
Twenty Cases Suggestive of Reincarnation, ia menyatakan bahwa penyelidikannya
selama bertahun-tahun mengenai reinkarnasi telah membuatnya yakin akan adanya
“kehidupan setelah kematian”. Sampai kini ia telah menyelidiki 1.200 kasus yang
berasal dari India, Sri Langka, Thailand, Myanmar, Turki, Syria dan Lebanon.
Kebanyakan kasus yang ditangani adalah anak-anak. Stevenson mengatakan bahwa
reinkarnasi bukanlah tahayul melainkan fakta kehidupan. Dalam beberapa kasus
tanda-tanda bawaan lahir seperti tahi lalat, kutil, bekas luka bacok, atau tertembak
terkadang bahkan dapat muncul kembali.

Portal Metafisika Indonesia
Visit : WWW.INDOSPIRITUAL.COM

11

Sebenarnya satu kasus saja yang telah dibuktikan melalui metode penelitian yang
ilmiah, sudahlah cukup bagi mereka yang cerdas untuk menerima adanya reinkarnasi.
Berikut ini akan kita ungkapkan kasus-kasus reinkarnasi yang cukup populer.

1. Kasus Gnanatillaka

Gnanatillaka lahir pada 14 Februari 1956 di kotamale, Sri Langka. Kasus ini
bermula pada tahun 1960 ketika dia baru berusia empat tahun. Saat itu dia
mengatakan “Aku ingin bertemu ayah-ibuku”. Padahal orang tuanya ada
disampingnya sehingga ibunya berkata “Kami adalah orang tuamu”.

“Bukan!”, bantah Gnanatillaka. “Aku ingin melihat ibu dan ayahku yang
sebenarnya. Aku tahu dimana mereka tinggal. Tolong bawa aku kesana”

Akhirnya Gnanatillaka menjelaskan rute yang harus ditempuh untuk menemui
orang tua “asli”nya. Ternyata rumah yang dimaksud berada di perkebunan teh
di Talawakele, sekitar tiga puluh mil dari tempat tinggal mereka.

Akhirnya kedua orang tua Gnanatillaka mengabarkan keanehan ini pada
orang-orang dan beberapa profesor dari Universitas Ceylon dan YM Piyadassi
Maha Thera datang untuk menyelidiknya. Mereka mendengarkan uraian
Gnanatillaka yang mengaku dulunya adalah seorang anak laki bernama
Tilakaratna. Setelah merekan semua pernyataan Gnanatillaka kemudian para
peneliti mengajak Gnanatillaka mendatangi rumah yang dimaksud.

Gnanatillaka belum pernah mendatangi rumah yang dimaksud pada
kehidupannya saat ini. Begitu pula kedua keluarganya tidak memiliki
hubungan apapun satu sama lain. Tidak saling mengenal satu sama lain.
Ketika sampai ditempat tujuan, Gnanatillaka memperkenalkan para profesor
kepada tuan rumah. “Ini ayahku yang sebenarnya dan ini ibuku”. Kemudian
dia mengenalkan adik dan kakaknya dan menyebut nama tiap saudaranya
dengan tepat.

Portal Metafisika Indonesia
Visit : WWW.INDOSPIRITUAL.COM

12

Kedua orang tua lampaunya diwawancarai dengan menggambarkan perangai
dan kebiasaan anak laki-laki mereka yang telah meninggal 9 November 1954.
Pada saat Gnanatillaka melihat adik lampaunya, ia menghindar dan menolak
berbicara dengannya. Selanjutnya kedua orang tua lampaunya itu menjelaskan
bahwa kedua anak itu sering bertengkar dan berkelahi. Nampaknya alam
bawah sadar Gnanatillaka masih menyimpan dendam masa lalunya.

Ketika kepala sekolah setempat mendengar cerita ini, dia pergi ke rumah itu
untuk menyaksikannya sendiri. Saat dia memasuki rumah, Gnanatillaka
memperkenalkannya sebagai gurunya. Bahkan dia mampu mengingat
pelajaran dan pekerjaan rumah yang telah diberikan oleh gurunya semasa dia
menjadi laki-laki pada kehidupan sebelumnya. Gnanatillaka juga mampu
menunjukan kuburan tempat ia dimakamkan dulu.

Kisah Gnanatillaka dengan cepat tersebar luas, seorang peneliti spesialis
reinkarnasi, Dr.Ian Stevenson dari universitas Virginia terbang dari Amerika
menuju Sri Langka untuk menyelidiki kasus ini. Dia mengomentari kasus ini
sebagai salah satu kasus terbaik yang pernah ditanganinya. Kasus Gnanatillaka
juga telah dibukukan dan diterbitkan dalam bahasa Sinhala di Sri Langka
disertai foto-foto yang dikumpulkan sepanjang penyelidikan.

2. Kasus Ma Hla Gyl

Ma Hla Gyl adalah seorang gadis Myanmar berusia enam tahun yang mampu
menunjukan kecerdasan luar biasa. Dia mampu mengingat dan membaca ayat-
ayat Pali yang dikenal paling sulit. Ia juga mampu mendeklamasikan tanpa
salah suatu halaman dari Pali Patthana setelah melihatnya selama satu menit
dan mampu menjelaskannya artinya dalam bahasa Myanmar.

Portal Metafisika Indonesia
Visit : WWW.INDOSPIRITUAL.COM

13

3. Kasus Tabib Meksiko

Di Meksiko daerah Ver Cruz pada tahun 1880, seorang bocah tujuh tahun
memiliki kemampuan untuk mengobati dengan menggunakan ramuan
tumbuh-tumbuhan. Ketika ditanya darimana ia mengetahui ramuan-ramuan
tersebut, ia mengatakan bahwa kehidupan masa lampaunya adalah seorang
dokter besar yang bernama Jules Alpherese. Kemampuan ini telah
berkembang pada usia empat tahun.

4. Kasus Bridey Murphy

Morey Berenstein, seorang ahli hipnotis membawa nyonya Ruth Simmons
dalam kondisi terhipnotis. Simmons menceritakan bahwa kehidupan
sebelumnya berada di Irlandia, 160 tahun yang lalu. Namanya ketika itu
adalah Bridey Murphy. Simmons memberikan penjelasan rinci mengenai
Bridey Murphy pada saat itu mulai dari masa kecil hingga pernikahannya
dengan pengacara bernama Brian McCarthy. Rumahnya dekat dengan Gereja
Santa Theresa. Simmons sesungguhnya belum pernah keluar dari Amerika dan
tidak mengenal daerah Irlandia.

Setelah mendapat informasi secara detail, Bereinstein melakukan penyelidikan
ke Irlandia untuk mencocokan dengan fakta yang diceritakan oleh Simmons.
Ketika terbukti dengan akurat, kasus tersebut dipublikasikan dan menjadi
pertentangan besar di Amerika. Orang yang tadinya tidak meyakini reinkarnasi
sesaat kemudian merubah pendiriannya setelah membaca jurnal penelitian The
Search for Bridey Murphy
.

Kasus ini cukup menghebohkan dan hampir tiap surat kabar memuat
pandangan-pandangan pro kontra. Yang menentang menganggap bahwa kasus
tersebut adalah usaha setan untuk memperdaya manusia. Para penentang yang
lain dari kelompok materialis juga mempertahankan pendapat mereka tentang
tiadanya kehidupan setelah kematian.

Portal Metafisika Indonesia
Visit : WWW.INDOSPIRITUAL.COM

14

5. Kasus Michael Croston

Michael Croston lahir di Liverpool, Inggris. Ketika umur 11 tahun ia
mengunjungi kampung halamannya di Yorkshire. Sebelumnya ia belum
pernah menginjakan kaki di desa tersebut. Ketika ia dan kedua orang tuanya
melewati jalan sempit, tampaknya dia mengenali setiap kelokan. Ketika turun
kabut tebal yang menutupi pandangan mereka sehingga sulit mencari jalan,
Croston justru memberi petunjuk untuk mencapai daerah mereka ke sebuah
rumah petani terpencil yang hanya bisa dicapai dengan rute yang
membingungkan karena banyaknya kelokan. Kedua orang tuanya sangat
terheran-heran dan Croston pun tidak bisa menjelaskan apapun bagaimana ia
mengetahui rute itu semuanya.

Malam itu, kedua orang tua dan pamannya membicarakan tentang kakeknya.
Croston ikut mendengarkan dan ia juga mampu mengenali banyak peristiwa
yang mereka perbincangkan. Dan pengetahuan yang menakjubkan itu telah
menunjukan bahwa Croston adalah kakek yang diperbicangkan.

Pagi berikutnya, Croston menunggang kuda dan mampu mengendarainya
tanpa kesulitan walaupun selama ini ia belum pernah naik kuda sekalipun. Dan
ia mengenali seluk beluk desa tersebut yang dilaluinya. Pada malam ke dua,
Croston tidak dapat tidur. Ia merasa teringat tentang lonceng jam besar milik
kakeknya yang berada diruang bawah tanah. Ketika jam menunjukan pukul
dua dini hari, tiba-tiba ia bergegas turun menuju lonceng jam tersebut
kemudian menjulurkan tangan ke balik jam tua tersebut.

Croston kemudian menemukan kotak kaleng besar setelah menyentuh pegas
rahasia. Di kaleng tersebut ditemukan seberkas surat. Croston menemukan
simpanan kakeknya tersebut. Menurut sejarah keluarga tersebut, sang kakek
ternyata meninggal pukul dua dini hari karena serangan jantung mendadak
sehingga tidak sempat mengatakan dimana ia menyembunyikan simpanannya.
Hingga hari ini, keluarga Croston masih menyaksikan seluk beluk penemuan
Croston yang luar biasa.

Portal Metafisika Indonesia
Visit : WWW.INDOSPIRITUAL.COM

15

6. Kasus Dorothy Jordon

Dorothy Jordon adalah seorang juru ketik di Liverpool, Inggris. Suatu hari ia
pergi ke bioskop Liverpoll untuk menonton film sejarah tentang kematian
Lady Jane Grey. Tiba-tiba pada pertengahan film ia berteriak : “Itu semua
keliru!, aku tahu dimana aku, aku disana!”

Dorothy kemudian memberi keterangan bahwa ia benar-benar merasa hidup
dalam adegan-adegan tersebut. Ingatan-ingatan masa lalunya muncul setelah
melihat berbagai adegan dalam film tersebut. Beberapa ingatan tersebut ada
yang tidak sama dengan beberapa adegan film tersebut.

Dalam film tersebut, Lady Jane Grey melongok keluar melalui jendela di
menara Gordon. Dorothy bersikeras bahwa jendela tersebut terlalu tinggi bagi
Lady Jane. Dalam film juga digambarkan kerumunan orang terdiam ketika ia
menghadapi hukuman mati. Padahal Dorothy ingat bahwa orang-orang
menjerit-jerit dan berteriak. Film itu juga tidak menampakan adanya seorang
anak yang berlutu sambil berdoa di tempat penggantungan dan si penjagal
memakai ikat pergelangan tangan berwarna hitam.

Akhirnya penyelidikan sejarah terungkap setelah Dorothy menjelaskannya
secara rinci. Dan memang ternyata apa yang dikatakan Dorothy benar! jendela
menara itu memang terlalu tinggi; ada anak yang berdoa sambil berlutut dan si
penjagal memakai ikat pergelangan tangan hitam. Saat ini Dorothy diyakini
pernah hidup sebagai Lady Jane Grey, wanita dalam penantian.

Portal Metafisika Indonesia
Visit : WWW.INDOSPIRITUAL.COM

16

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->