P. 1
Dasar-Dasar Pemrograman Borland Delphi 6.0

Dasar-Dasar Pemrograman Borland Delphi 6.0

3.0

|Views: 7,611|Likes:
Published by Ismail Adha Kesuma

More info:

Published by: Ismail Adha Kesuma on Feb 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

Sections

Procedure adalah kumpulan pernyataan program yang berbentuk sebuah blok program. Blok
tesebut dapat diaktifkan dengan seubah pemanggilan procedure. Perhatikan procedure
berikut :

Procedure TulisPesan;
{Buat jendela}
{Tulis pesan ke jendela}
{Buang jendela}

end;

Function mempunyai sedikit perbedaan. Function adalah procedure yang menghasilkan
sebuah nilai. Misalnya sebuah persamaan y=cos(6). Fungsi cos memakai bilangan 6 sebagai
operandnya, menghitung nilai cosinus dari 6 dan mengembalikan nilainya ke persamaan.
Fungsi cosinus dipanggil dari sebuah ekspresi matematika. Function di dalam program sama
dengan konsep fungsi di dalam matematika, function menghasilkan sebuah nilai. Untuk
menghasilkan sebuah nilai ini maka function perlu mempunyai tipe data dari nilai yang
dihasilkan. Selain itu dapat juga digunakan parameter-parameter untuk memasukan nilai
tertentu. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan contoh function berikut:

Function NilaiRata(a,b,c : integer) : real;

Var NR : real;

Begin

NR:=(a+b+c)/3;

NilaiRata;=NR;

End;

Contoh Dalam Penerapan:

program ProsedurFungsi;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses

SysUtils;

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

14

Var

Nilai1,Nilai2,Nilai3:integer;
NilaiAkhir:real;

Procedure salam;
Begin

Writeln(‘------------------------------------------‘);
Writeln(‘ Selamat Datang di Kelas pemrograman ‘);
Writeln(‘------------------------------------------‘);

End;

Function NilaiRata(a,b,c:integer):real;
Var NR:real;
Begin

NR:=(a+b+c)/3;
NilaiRata:=NR;

End;

begin

{ TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }

salam;
salam;
salam;

Write(‘Nilai ke-1 : ’); readln(nilai1);
Write(‘Nilai ke-2 : ’); readln(nilai2);
Write(‘Nilai ke-3 : ’); readln(nilai3);
NilaiAkhir:=NilaiRata(nilai1,nilai2,nilai3);

Write(‘Nilai Akhir adalah : ’,NilaiAkhir);
Readln;
end.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

15

BAB IV
VISUAL COMPONENT LIBRARY (VCL)

Edit, RadioButton, dan RadioGroup

Program ini merupakan program untuk membaca masukan melalui kotak edit,
RadioButton,dan Radio Group, kemudian akan menampilkan data melaluikotak edit.
1. Buka aplikasi delhpi dan buat aplikasi baru.
2. Simpan aplikasi pada folder anda yang ada di …my document/pemrograman melalui
menu file >> save all. Untuk unit diberi nama unit4a.

3. Klik tombol save. Kemudian akan muncul kotak dialog save yang kedua untuk
menyimpan project pada firektori yang sama. Beri nama project4a. kemudian klik
tombol save.

file unit akan berekstensi .pas dan file project akan berekstensi .dpr. file project
inilah yang nantinya akan menjadi file exe (aplikasi) yang dijalankan.
4. Tambahkan dua komponen label dari tab standart kedalam form dengan cara klik
komponen edit pada tab standart kemudian klik atau drag pada form. Kemudian
tambahkan juga dua komponen edit kedalam form.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

16

5. Aktifkan komponen label1 pada form dengan cara meng-klik komponen tersebut,
kemudian ubah property cation pada objek inspector dengan Nama Pelanggan.

6. Ubah property caption dari label2 dengan Jumlah.
7. kosongkan property text pada komponen edit1 dan edit2.
8. tambahkan komponen GroupBox dan ubah captionnya menjadi Jenis Barang.
9. tambahkan komponen RadioButton kedalam GroupBox, lalu ubah property caption-
nya menjadi Pensil. Perhatikan anda harus menempatkan radio button pada
GroupBox, bukan diluarnya.
10. tambahkan dua buah RadioButton lagi pada GroupBox dengan caption Buku dan

Map.

11. Tambahkan komponen label dan ubah property caption-nya menjadi Bayar.
12. Tambahkan komponen edit dan kosongkan property text-nya.
13. tambahkan komponen button dan ubah property captionnya menjadi Hitung.
Tampilan sementara adalah sebagai berikut:

14. double klik komponen button1 (hitung) kemudian ubah programnya menjadi seperti

berikut:

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var banyak, harga, bayar:real;
begin
banyak:=strtofloat(edit2.Text);
if radiobutton1.Checked then harga:=1000;

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

17

if radiobutton2.Checked then harga:=1500;
if radiobutton3.Checked then harga:=2000;
bayar:=banyak * harga;
edit3.Text:=floattostr(bayar);
end;

15. jalankanprogram dan lihat hasilnya.

16. Tambahkan komponen RadioGroup kedalam form disebelah kanan group box (jenis
barang). Ubah caption-nya menjadi Discont.
17. klik tombol bertanda … disebelah kanan property item. Kemudian muncul String
List editor. Kemudian ketikan 5 %, 10 %, dan 15 % seperti pada gambar berikut:

18. Klik OK. Kemudian ubeh property kolom menjadi 3.
19. double klik lagi pada komponen button1 (hitung) kemufian pebaiki programnya
sehingga menjadi seperti berikut:

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var banyak, harga, bayar,diskon:real;
begin
banyak:=strtofloat(edit2.Text);
if radiobutton1.Checked then harga:=1000;
if radiobutton2.Checked then harga:=1500;
if radiobutton3.Checked then harga:=2000;

case radiogroup1.ItemIndex of
0 : diskon :=0.05;
1 : diskon :=0.10;
2 : diskon :=0.15;
end;

bayar:=banyak * harga* (1-diskon);
edit3.Text:=floattostr(bayar);
end;

20. jalankan program dan lihat hasilnya:

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

18

Menggunakan ScrollBar

Komponen scrollbar adalah komponen scrollbar pada window yang digunakan untuk
menggulung isi window. Event Onscroll dipakai untuk menyatakan apa yang akan dilakukan
jika posisi scroll berubah.

1. Buat aplikasi baru dengan dengan manufile >> new >> Aplication. Simpan aplikasi
tersebut, untuk unit berinama unit5a.pas an untuk project beri nama project5a.dpr.
2. tambahkan 4 komponen label dengan caption yang dapat dilihat pada gambar.
Tambahkan 4 komponen edit, kemudian ubah property name dengan Enilai1, Enilai2,
Enilai3, dan EnilaiRata. Kosongkan property text pada keempat komponen edit tersebut.
3. tambahkan 3 buah komponen scrollbar dan 2 buah komponen button. Dan ubah
property caption-nya seperti pada gambar.

4. pilih Scrollbar1, aktifkan tab event pada object inspector, lalu klik ganda pada kolom
OnScroll. Anda akan masuk ke code editor dan lengkapi program sehingga seperti
berikut:

procedure TForm1.ScrollBar1Scroll(Sender: TObject; ScrollCode: TScrollCode;

var ScrollPos: Integer);

begin
enilai1.Text := inttostr(scrollbar1.Position);
end;

5. Dengan cara yang sama lakukan langkah ke 4 untuk scrollbar2 sehingga procedurenya
menjadi seperti berikut:

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

19

procedure TForm1.ScrollBar2Change(Sender: TObject);
begin
enilai2.Text := inttostr(scrollbar2.Position);
end;

6. demikian juga untuk scrollbar3, ubah procedurenya sehingga menjadi seperti berikut:

procedure TForm1.ScrollBar3Change(Sender: TObject);
begin
enilai3.Text := inttostr(scrollbar3.Position);
end;

7. double klik komponen button1 (hitung) kemudian buat procedure seperti berikut:

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
EnilaiRata.Text:=floattostr((strtoint(enilai1.Text)+strto
int(enilai2.Text)+
strtoint(enilai3.Text))/3);

end;

8. double klik komponen button2 (keluar) kemudian ubah procedurenya menjadi berikut:

procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
application.Terminate;
end;

9. jalankan program dan amati hasilnya.

CheckBox, Memo, ListBox, dan ComboBox.

Checkbox memberikan dua pilihan (bahkan tiga pilihan ataulebih) kepada pemakai.
- ubah property checked menjadi True agar checkbox dipilih secara default.
- Ubah Property AllowGrayed agar checkbox mempunyai tiga pilihan: checked,
Unchecked, grayed.
- Property state untuk menyatakan apakah checkbox dalam keadaan checked (cbChecked),
unchecked (cbUnchecked),
atau grayed (cbGrayed).
Memo dipakai untuk memasukan data yang lebih dari satu baris.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

20

Listbox untuk menampilkan daftar dan dapat dipilih item-itemnya.
ComboBox mengkombinasikan kotak edit dan listbox.

1. Buat desain dengan menggunakan 1 komponen memo, 1 komponen combobox, 1
komponen listbox, 1 komponen groupbox, 3 komponen checkboc, dan 3 komkponen
button. Desain seperti pada gambar berikut:

2. ubah property dari masing-masing komponen sesuai dengan tabel berikut:
Komponen

Property

value

Form

Caption

Menggunakan Memo, Combobox, dll

CheckBox1

Caption

Teks warna merah

CheckBox2

Caption

Teks miring

CheckBox3

Caption

Teks cetak tebal

Button1

Caption
Name

Isi Memo
BtIsi

Button2

Caption
Name

Ubah font
BtUbah

Button3

Caption
Name

Keluar
BtKeluar

Combobox1

Text

Dikosongkan

GroupBox1

Caption

Font

3. isikan empat pilihan pada combobox melalui property items (klik pada tombol bertanda

…)

mencoba Delphi
Komponen Memo
Listbox dengan 3 item
Checkbox mempunyai 3 state

4. isikan pilihan-pilihan berikut pada komponen listbox melalui property items:

Kotak memo warna putih
Kotak memo warna biru
Kotak memo warna kuning

5. isikan procedure pada btIsi pada event Onclick sebagai berikut:

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

21

procedure TForm1.btisiClick(Sender: TObject);
begin
memo1.Clear;
memo1.Lines.Add(combobox1.Text);
memo1.Lines.Add('String

dari

list

box

#'

+

Inttostr(listbox1.ItemIndex+1));
case listbox1.ItemIndex of
0 : memo1.Color:=clwhite;
1 : memo1.Color:=claqua;
2 : memo1.Color:=clYellow;
end;
end;

6. isikan procedure pada btUbah dengan procedure berikut:

procedure TForm1.btubahClick(Sender: TObject);
begin
if checkbox1.State=cbChecked then form1.Font.Color:=clred
else form1.Font.Color:=clWindowText;
form1.Font.Style:=[];
if

checkbox2.State=cbChecked

then

form1.Font.Style

:=[fsItalic];
if checkbox3.State=cbChecked then
form1.Font.Style :=form1.Font.Style+[fsbold];
end;

7. procedure untuk btKeluar:

procedure TForm1.btKeluarClick(Sender: TObject);
begin
application.Terminate;
end;

8. jalankan program dan amati hasilnya.

Menggunakan Main menu dan Popup Menu dan multi form

Main menu adalah menu yang utama yang ada pada form. Komponen yang digunakan
komponenmain menu. Popup menu merupakan menu yang local yang ada pada mouse.
Popup menu akan muncul ketika klik kanan pada mouse.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

22

1. buka palikasi baru dan simpan pada direktori anda. Untuk unit beri nama unit6a1.pas,
sedangkan untuk project berinama project6a.
2. tambahkan komponen main menu pada form, kemudian double klik komponen tersebut
hingga muncul menueditor lalu ketikan pilihan pada property caption lalu tekanenter.
3. ketikan lagi form2 lalu tekan enter kemudian ketikan lagi form3 lalu tekan enter, ketikan
tanda – lalu enter, kemudian ketikan keluar lalu enter. Mainmenu akan menjadi seperti
berikut:

4. Klik sebelah kanan menu pilihan kemudian ketikan setting warna kemudian tekan enter.
Ketikan lagi warna merah lalu tekan enter, ketikan lagi warna hijau lalu tekan enter menu
menjadi seperti berikut:

5. tutup menu editor tersebut dan kembali ke form desain, disana sudah terdapat menu
yang barusaja dibuat.
6. tambahkan komponen PopupMenu kedalam form. Double klik komponen tersebut
sehingga muncul popup menu editor.
7. ketikan ke form2 lalu tekan enter, ketikan lagi ke form3 lalu tekan enter, ketikan keluar lalu
tekan enter. Popup menu editor akan tampak seperti berikut:

8. Tambahkan form melalui menu file >> New >> form. Simpan dan beri nama unitnya
dengan unit6a2.pas. kemudian tambahkan komponen button pada form2 dengan
property caption yaitu kembali.
9. double klik komponentersebut kemudian ubah procedurenya menjadi berikut:

procedure TForm2.Button1Click(Sender: TObject);
begin
close;
end;

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

23

10. dengan cara yang sama tambahkan form ketiga lalu simpan dengan nama unit yaitu
unit6a3.pas. tambahkan juga komponen button yang sama dengan procedure sebagai
berikut:

procedure TForm3.Button1Click(Sender: TObject);
begin
close;
end;

11. kembali ke form1 kemudian klik menu pilihan >> form2 pada desain form1 kemudian
ubah procedure menjadi:

procedure TForm1.Form11Click(Sender: TObject);
begin
form2.show;
end;

12. kembali ke form1 kemudian klik menu pilihan >> form3 pada desain form1 kemudian
ubah procedure menjadi:

procedure TForm1.Form21Click(Sender: TObject);
begin
form3.show;
end;

13. kembali ke form1 kemudian klik menu pilihan >> keluar pada desain form1 kemudian
ubah procedure menjadi:

procedure TForm1.Keluar1Click(Sender: TObject);
begin
application.Terminate;
end;

14. kembali ke form1 kemudian klik menu Setting warna >> warna biru pada desain form1
kemudian ubah procedure menjadi:

procedure TForm1.Warnabiru1Click(Sender: TObject);
begin
form1.Color:=clblue;
end;

15. kembali ke form1 kemudian klik menu Setting warna >> warna hijau pada desain form1
kemudian ubah procedure menjadi:

procedure TForm1.WarnaHijau1Click(Sender: TObject);
begin
form1.Color:=clLime;
end;

16. kembali ke form1, double klik komponen popup menu hingga muncul jendela editor,
kemudian double klik pada menu form2 dan ubah procedurenya menjadi berikut:

procedure TForm1.Keform21Click(Sender: TObject);
begin

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

24

form2.show;
end;

17. kembali ke form1, double klik komponen popup menu hingga muncul jendela editor,
kemudian double klik pada menu form3 dan ubah procedurenya menjadi berikut:

procedure TForm1.Keform31Click(Sender: TObject);
begin
form3.show;
end;

18. kembali ke form1, double klik komponen popup menu hingga muncul jendela editor,
kemudian double klik pada menu form3 dan ubah procedurenya menjadi berikut:

procedure TForm1.keluar2Click(Sender: TObject);
begin
application.Terminate;
end;

19. klik pada form1 kemudian ubah property PopupMenu dengan Popup menu1.
20. jalankan program dengan menekan f9, jika muncul error dengan informasi bahwa unit
form1 dan form2 belum dideklarasikan, klik tombol yes untuk mendeklarasikan secara
otomatis. Kemudian jalankan program sekali lagi.

21. jalankan program dan amati hasilnya. Adna dapat melakukan operasi melalui main menu
atau dengan klik kanan mouse pada form1.

Latihan:

Buat program untuk pemilihan menu makanan dengan checkbox, kemudian hitung berapa
jumlah uang yang hasrus dibayar dari menu yang dipilih.

Menggunakan MaskEdit dan Bitbtn

1. Buka aplikasi baru pada form kemudian tambahkan komponen label dan bitbtn.
2. Ubah property caption dari label dengan masukan tanggal (mm/dd/yy). Kemudian
3. klik komponen maskedit1 pada form kemudianklik tanda … pada property EditMask
sehingga muncul Input Mask Editor. Pada sample mask pilih date, kemudian klik OK.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

25

4. Tambahkan 2 komponen bitbtn. Klik komponen bitbtn1 kemudian ubah property kind
dengan BkKind. Kemudian double klik dan ubah procedurenya menjadi:

procedure TForm1.BitBtn1Click(Sender: TObject);
begin
messagedlg('tanggal
dimasukan'+maskedit1.Text,mtinformation,[mbOk],0);
end;

5. klik komponenbitbtn2 kemudian ubah property kind menjadi bkClose.
6. jalankanprogram dan amati yang yang trjadi ketika anda melakukan operasi-operasi pada

program.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

26

BAB V
EVENT DRIVEN DAN EXCPTION

Program yang Event-Driven

Apakah program yang event driven? Program yang event driven terdiri dari blok-blok
perintah yang dijalankan jika terjadi sebuah event atau aksi. Contoh-contoh event adalah klik
pada mouse, menekan tombol pada keyboard dan memulai aplikasi. Pada lingkungan grafis,
beberapa aplikasi dijalankan bersama-sama,model event driven sangat efektif untuk memberi
respon pada masukan user.

Aplikasi yang event-drivent tidak akan mengerjakan apa-apa, jika tidak terjadi event. Oleh
sebab itu program event-driven tidak mempunyai titik awal dan titik akhir yang jelas.
Program hanya perlu mengetahui respon-respon yang akan diberikan pada setiap event. Pada
aplikasi basis Windows, kita tidak akan mengetahui apakah apakah user akan memasukkan
sebuah kalimat, atau memilih sebuah menu atau klik pada mouse. Apapun aksi yang
dilakukan user, program harus meresponi setiap event.

Event-event yang sudah didefinisikan dapat anda lihat pada tab Events pada object
inspector. Anda juga dapat menambahkan event.

Event yang Telah Didefinisikan

Untuk mengetahui lebih jelas bagaimana hubungan antara event dan komponen, kita akan
melihat event-event tersebut dari sebuah komponen umum, yaitu Button.
• OnClick dipanggil jika user mengklik pada sebuah button.
• OnDragDrop dipanggil jika sebuah object di-drag ke sebuah button dan di-drop.
• OnDragOver dipanggil jika sebuah object di-drag ke sebuah button.
• OnEndDrag dipanggil jika sebuah button telah selesai di-drag.
• OnEnter dipanggil jika sebuah button menerima fokus.
• OnExit dipanggil jika button tidak lagi terfokus.
• OnKeyDown menyatakan ada sebuah tombol yang ditekan, termasuk tombol yant tidak
dicetak misalnya Shift, Alt dan Insert. Event handler ini dipanggil hanya jika button
difokus.

• OnKeyPress dipanggil jika sebuah tombol yang tercetak ditekan (tidak termasuk Shift,
Alt dan Insert). Event handler ini dipanggil hanya jika button difokus.
• OnKeyUp dipanggil jika tombol dilepaskan pada saat button difokus.
• OnMouseDown dipanggil jika salah satu tombol mouse ditekan pada saat button

difokus.
• OnMouseMove dipanggil jika mouse bergerak di atas button.
• OnMouseUp dipanggil saat user melepaskan tombol mouse, dan button difokus.
• OnStartDrag dipanggil saat sebuah button mulai di-drag.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

27

Program Even Driven

1. Buat aplikasi dengan komponen-komponen: 2 buah label, 2 maskEdit dan sebuah

button.

2. Ubah property caption dari kedua label menjadi Tanggal hari ini dan Tanggal akhir bulan.
3. ubah property name dari kedua maskedit menjadi ETgl1 dan Etgl2, dan ubah property
EditMask dari keduanya menjadi: !00/00/0000;1;_
4. aktifkan komponen form lalu pada property ActiveControl pilih button1. Property ini
digunakan untuk memberikan focus pada button1 ketika form diload.
5. klik ganda pada tempat form untuk memberikan progeam pada event OnFormCreate
dengan mengisi tanggal dari system.

procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
begin
etgl1.Text:=datetostr(date);
end;

6. ketika anda meubah focus ke etgl1 (dengan klik komponen tersebut saat aplikasi berjalan)
akan muncul pesan. Program diketikan pada event OnEnter dari komponen Etgl1.

procedure TForm1.Etgl1Enter(Sender: TObject);
begin
messagedlg('tanggal

diambil

dari

system',mtInformation,[mbok],0)
end;

7. jika fokus dipindah dari etgl1 ke komponen lain, event ini adalah OnExit dari komponen
etgl1, program sebagai berikut:

procedure TForm1.Etgl1Exit(Sender: TObject);
var MTGstr:string;
MTg:tdateTime;
tahun,bulan,tanggal:word;

begin
MTg :=strtodate(Etgl1.Text);
decodedate(MTG,tahun,bulan,tanggal);
if bulan = 12 then
begin
bulan:=1; tahun:=tahun+1;
end
else
bulan:=bulan+1;

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

28

Mtg:=strtodate(floattostr(bulan)+'/'+'01/'+floattostr(tah
un))-1;
etgl2.Text:=datetostr(Mtg);
end;

tanggal akhir bulan merupakan tanggal 1 bulan berikutnya dikurangi 1 hari. Ha; ini
dinyatakandalam potongan program berikut dalamformat (mm/dd/yyyy):

Mtg:=strtodate(floattostr(bulan)+'/'+'01/'+floattostr(tah
un))-1;

8. double klik komponen button1 kemudian masukan kode program berikut agat saat
button1 diklik event OnExit pada Etgl1 akan dijalankan:

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
Etgl1exit(sender);
end;

9. jalankan program dan amati hasilnya.

Exception

Komputer tidak pernah salah, dalam arti ia mengerjakan segala sesuatu yang diperintahkan
padanya. Tetapi, pemrogram atau pemakai sering kali secara tidak sengaja memberikan
perintah yang salah. Terjadilah exception! Exception terjadi pada saat runtime bukan pada saat
kompilasi.
Blok dalam try-except dipakai untuk mendefinisikan program yang akan dijalankan jika
terjadi kesalahan di dalam blok. Bentuk umumnya :

Try

{ Program yang dijalankan }

except

{ Program yang dijalankan jika terjadi kesalahan }

end ;

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

29

Kadang kala kita perlu membedakan kesalahan yang terjadi. Untuk memeriksa exception, kita
memakai pernyataan on. Bentuk umumnya :
On do
On do

Else

{ program yang dijalankan jika kesalahan tidak
tertangani pada penganganan di atas }

Program Exception

1. Buat form desain seperti berikut:

2. Ubah masing-masing property dari komponen diatas sesuai dengan tabelberikut:
Komponen

Property

Value

Label1

Caption

Bilangan1

Label2

Caption

Bilangan2

Label3

Caption

Hasil

Button1

Caption

Hitung Bagi
3. Kosongkan property text untuk komponen edit1, edit2, dan edit3.
4. double klik button1 kemudian masukan kode program berikut:

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var a,b:integer;
hasil:real;

begin
try

a:=strtoint(edit1.Text);
b:=strtoint(edit2.Text);
hasil:=a/b;
edit3.Text:=floattostr(hasil);

except

messagedlg('pembagi

tdk

boleh

kosong

atau

nol',mtinformation,[mbok],0);
end;

end;

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

30

5. Jalankan Program dan amati hasilnya dengan mengisikan pada kotak edit pertama tapi
mengosongkan pada kotak edit kedua.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->