P. 1
Dasar-Dasar Pemrograman Borland Delphi 6.0

Dasar-Dasar Pemrograman Borland Delphi 6.0

3.0

|Views: 7,611|Likes:
Published by Ismail Adha Kesuma

More info:

Published by: Ismail Adha Kesuma on Feb 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

BAB I
MENGENAL DAN MENCOBA DELPHI

Mengenal Delphi

Borland Delphi merupakan program aplikasi visual dan database yang berbasis Object Pascal
dari Borland. Delphi mempunyai kemampuan untuk membangun aplikasi yang multi-
threaded dan mendukung pembuatan, pemakaian, serta pengontrolan thread.

Mengenal IDE Delphi

IDE pada Delphi sebagai interface dalam Delphi mempunyai tujuh bagian utama seperti
yang terlihat pada gambar diatas, yaitu menu bars, tool bars, form designer, component
palette, object inspector, code editor, dan object treeview. Tetapi sebenarnya masih adalagi
bagian-bagian IDE yang lain yang tidak terlihat pada tampilan awal ini, seperti data module
dan yang lainnya.
Jika anda masuk ke dalam Delphi, akan ditampilkan layar sebagai berikut:

Menu Bar

Pada dasarnya menu yang ada di dalam Delphi mempunyai fungsi sebagaimana menu yang
ada pada aplikasi windows yang lainnya. Secara detail menu tersebut adalah menu File, Edit,
Search, View, Project, Run, Component, Database, Tools, Window, dan Help, yang masing-
masing menu ini mempunyai fungsi yang berbeda-beda.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

1

Form Desaigner

Form desaigner digunakan oleh
pemrogram untuk mendesain tampilan
atau interface dari programnya. Dimana
Anda akan meletakan komponen-
komponen dari Component Palette,
yang akan digunakan dalam program
Anda.

Code Editor

Melalui window ini Anda akan menuliskan
kode-kode dari program Anda. Bahasa yang
digunakan adalah bahasa objek pascal. Jika
Anda telah mempelajari pemrograman yang
menggunakan bahasa pemrograman pascal
maka Anda tidak akan asing lagi dengan kode-
kode yang ada disini. Yang perlu Anda ketahui
dalam window ini Anda tidak perlu
menuliskan semua kode sumber karena
Delphi akan menuliskan kerangkanya untuk
Anda, jadi Anda akan menuliskan bagian-

bagian terpenting saja dari program Anda.

Tool bars

Toolbars adalah kumpulan tombol-tombol sebagai
pengganti beberapa command yang ada pada menu.
Dengan adanya toolbars ini maka Anda dapat
menjalankan suatu command dengan cepat tanpa harus melaluli pemilihan menu.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

2

Object Inspector

Pada bagian ini ada dua halaman tab yang dapat Anda lihat, tab yang
pertama adalah tab properties dan yang kedua adalah tab event.

Dengan tab properties Anda dapat merubah suatu karakteristik dari
suatu komponen, misalnya nama komponen, warna, caption dan
lainya. Sedangkan tab event digunakan untuk menyisipkan kode
untuk menangani pada kejadian tertentu misalnya onclick, onclose
dan lainnya.

Object Treeview

Object treeview merupakan suatu bagian yang berisi
komponan-komponan yang Anda gunakan dalam membuat
program. Semua daftar komponen yang telah Anda buat
akan ada didalamnya. Dalam objek treeview ini daftar
komponen disajikan dalam suatu diagram yang sesuai
dengan diagram pohon. Dalam pemilihan objek yang telah
Anda masukan kedalam program, Anda dapat memilihnya
melalui fasilitas ini.

Component Palette

Komponen pallete berisi daftar komponen-komponen yang disediakan oleh Delphi.
komponen-komponen ini disajikan dalam halam-halaman tab yang dikelompokan
berdasarkan jenis-jenisnya. Setiap komponen tentu saja memiliki fungsi masing-masing dan
mempunyai karakterisitik yang berbeda-beda.

Mencoba Delphi

1. Jalankan Delphi
2. Setelah masuk ke Delphi, anda akan melihat sebuah form kosong yang berjudul
FORM1. Jika tidak ada, pilih menu File|New Application.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

3

3. Pilih tab Standard dari Component Pallete

4. Klik Button.

5. Klik di tengah-tengah form dan akan muncul sebuah button di form.
6. Klik ganda pada button. Ditampilkan sebuah window dengan cursor berada di antara
sebuah sebuah begin dan end.

7. Ketikkan pernyataan ini :

Canvas.TextOut(20,20,’contoh peMrograman Delphi..’);

8. Anda telah membuah aplikasi Delphi. Tekan tombol F9 atau run|Run dari baris menu,
untuk menjalankan aplikasi.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

4

Menampilkan Kotak Pesan

1. Buat aplikasi bru dengan cara klik menu file >> New >> application.
2. tambahkan komponen button pada form dan ubah propery caption menjadi Pesan.

3. Double klik komponen tersebut sehingga anda masuk pada kode editor. Dan masukan
kode program berikut:

Showmessage(‘Ini Contoh Pesan!!!’);

Terlihat secara lengkap seperti gambar berikut:

4. Jalankan program. Jika sudah berjalan cobalah dengan melakukan klik pada tombol pesan.
Aplikasi akan menampilkan pesan seperti gambar berikut:

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

5

BAB II
APLIKASI CONSOLE, TIPE DATA KONSTANTA DAN
VARIABEL

Aplikasi Console

Aplikasi console merupakan sebuah aplikasi yang tidak mempunyai form. Aplikasi ini
berbasis text mode dan umumnya berjalan pada command prompt. Delphi menyediakan
fasilitas untuk mmbangun aplikai console.

Ikuti Langkah berikut:

1. Buat folder nama anda pada direktori .. My document/pemrograman. Misalnya C:\My
document/pemrograman/robiin.
2. Buka aplikasi pemograman Delphi dari menu start.
3. setelah aplikasi Delphi terbuka, buatlah aplikasi untuk console dengan cara klik file >>
new >> other sehingga muncul kotak dialog new item.

4. Klik pada Console Aplication kemudian klik tombol OK. Setelah itu code editor pada
Delphi akan muncul dan siap untuk memulai membuat program console.
5. Simpan aplikasi tersebut pada folder yang telah anda buat dan berinama pertama.pas.
6. Ketikan beberapa kode program sehingga seluruh program menjadi seperti berikut.

program pertama;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses

SysUtils;

begin

{ TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }
writeln('Selamat Datang pada aplikasi console yang pertama');
writeln('Ini adalah program pertamaku');

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

6

write ('selamat mencoba');

end.

7. Simpan kembali dengan meng-klikmenu file >> save, atau dengan klik toolbar save.
8. Buka aplikasi Ms. Dos Prompt. Activ pada drive c kemudian kompilasi file yang baru saja
anda buat. Dengan perintah DCC32 Nama_file. Seperti berikut:

9. tekan enter kemudian perhatikancomentar yang muncul. Jika tidak ada pernyataan error
maka program telah terkompilasi dan menghasilkan file pertama.exe.

10. panggil file exe dengan mengetikan nama filenya lengkap dengan pathnya. Misalnya:
C:\> my document/pemrograman/petama.exe. dan anda dapat lihat hasilnya seperti
berikut:

Konstanta, Type data dan Variabel

Di dalam program seringkali digunakan nilai tetap. Misalnya persentase PPH, sebesar 15%.
Jika kita memakai nilai tersebut sebanyak 5 kali, maka kita akan menuliskan 0.15 sebanyak 5
kali. Jika suatu saat, nilai terserbut berubah, kita akan mengubah nilai tersebut sebanyak 5
kali. Hal ini akan merepotkan jika nilai tersebut dipakai lebih sering dan dalam program yang
besar sehingga kita harus menelusuri program tersebut dari awal sampai akhir.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

7

Nilai konstanta tidak dapat diubah pada saat program dieksekusi. Berbeda dengan konstanta
adalah variabel yang isinya dapat diubah-ubah saat program dijalankan.

Konstanta dan variabel mempunyai nama, yang biasa disebut identifier. Panjang identifier
boleh berapa saja, tetapi hanya 63 karakter pertama yang dikenal. Karakter pertama dari
identifier harus sebuah huruf atau garis bawah dan karakter-karakter berikutnya boleh huruf,
angka atau garis bawah.

Setiap variable yang kan digunakan untuk menyimpan data, akan ditentukan tipenya. Sebuah
veriabel yang bertipa data numeric tidak akan dapat digunakan untuk menyimpan data huruf.
Beberapa tipa data yang sangat umum digunakan adalah integer, real, char, dan string.

Tipe integer dipakai untuk menyatakan bilangan yang tidak memiliki desimal. Tipe data real
dipakai untuk menyimpan bilangan yang mempunyai decimal, contohnya d jam lembur
dinyatakan dengan bilangan bulat. Kadang-kadang jam lembur memakai desimal. Oleh sebab
itu kita harus mengubahnya dengan tipe real. Tipe character dipakai untuk menyimpan satu
huruf. Sebuah karakter berukuran satu byte. String adalah sederetan karakter yang
membentuk kesatuan. Tipe string lebih banyak gunanya daripada tipe karakter. String dapat
dipakai untuk menyimpan data Nama, Alamat, Kota dan lain-lain.

Untuk mencoba program pada Delphi buatlah aplikasi console, buatlah program dibawah ini,
kompilasi dan jalankan hasilnya kemudian amati.

program kedua;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses

SysUtils;

Const PPH=0.15;

Var

GPTono,GPAli,GPBudi:real;
GBTono,GBAli,GBBudi:real;

begin

{ TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }

writeln(‘ INFORMASI GAJI PEGAWAI ’);
Writeln(‘******************************************’);
write(‘Gaji Pokok Tono : ’); readln(GPTono);
write(‘Gaji Poko Ali : ’); readln(GPAli);
write(‘Gaji Pokok Budi : ’); readln(GPBudi);

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

8

GBTono:=GPtono * (1-PPH);
GBAli:=GPAli * (1-PPH);
GBBudi:=GPBudi * (1-PPH);

Writeln(‘Gaji Bersih Tono : ’,GBTono:10:2);
Writeln(‘Gaji Bersih Ali : ’,GBAli:10:2);
Writeln(‘Gaji Bersih Budi : ’,GBBudi:10:2);

end.

Setelah anda mencoba program diatas, berkutnya anda coba program berikut:

program ketiga;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses

SysUtils;

Const PPH=0.15;

Var

Nama, alamat: string;
Umur:integer;

begin

{ TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }

writeln(‘ INFORMASI DATA PEGAWAI ’);
Writeln(‘******************************************’);
write(‘Nama

: ’); readln(nama);

write(‘Alamat

: ’); readln(alamat);

write(‘Umur

: ’); readln(umur);

Write(‘Nama Anda : ’,nama);
Write(‘Tempat Tinggal Anda: ’,alamat);
Write(‘Usia Anda : ’,umur);

end.

Latihan

Buat Program untuk melakukan beberapa operasi matematika dan logika melalui aplikasi
console. Dan jelaskan maksudnya.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

9

BAB III
OBJECT PASCAL

Perulangan

Kadang-kadang kita akan menjalankan sekumpulan instruksi berulang-ulang sampai kondisi
tertentu. Ada 3 perintah dasar untuk melakukan pengulangan. Perhatikan bagian-bagian
berikut dan lihatlah perbedaannya.

Program perulangan dengan menggunakan Repeat .. until, While … do, dan For .. do.
Buatlah aplikasi console dengan program berikut:

program Perulangan;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses

SysUtils;

Var

Jawab:char;
Nilai:integer;

begin

{ TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }

writeln(‘ PERULANGAN DENGAN Repeat..Until ’);
writeln(‘******************************************’);
repeat

writeln(‘ketikan X untuk erhenti’);
write(‘ketikan sembarang huruf : ’); readln(jawab);
until (jawab=’X’) or (jawab=’x’);

readln;
writeln(‘PERULANGAN DENGAN While..Do’);

nilai:=0;
while nilai<>9 do
begin

write(nilai);
nilai:=nilai+1;

end;
writeln;
readln;
writeln(‘PERULANGAN DENGAN For..Do’);

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

10

for nilai :=1 to 10 do
begin
write (nilai);
end;
readln;
end.

Percabangan

Inti dari sebuah program adalah bagaimana mengambil keputusan berdasarkan masukan
yang ada. Pengambilan keputusan dilakukan dengan eksekusi kondisional. Ada 2 pernyataan
kondisional dalam object pascal, yaitu If-Then-Else dan Case-Of yang disebut dengan
percabangan.

Program percabangan berikut dikerjakan dalam dengan aplikasi console. Program membahas
tentang percabangan dengan menggunakan If.. Then.. Else.. dan menggunalan case .. Of.

program percabangan;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses

SysUtils;

Var

Menu1:integer;
Menu2:char;

begin

{ TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }

writeln(‘PERCABANGAN DENGAN MENGGUNAKAN If .. Then ..
Else’);
writeln(‘************************************************
*’);

writlen(‘Daftar Menu Makanan Hari Ini’);
writlen(‘1 - Nasi Goreng’);
writlen(‘2 – Ayam Bakar’);
writlen(‘3 – Bakso Bakar’);

write(‘Silahkan Ketikan Pilihan Anda (1-2-3) = ’);
readln(menu1);

If menu1 = 1 then
Writeln(‘Anda pilih Nasi Goreng Ya..’);
Else If menu1 = 2 then

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

11

Writeln(‘Anda pilih Ayam Bakar Ya..’);
Else if menu1 = 3 then
Writeln(‘Anda pilih Bakso Bakar Ya..’);
Else
Writeln(‘Anda Salah pilih’);

writeln(‘PERCABANGAN DENGAN MENGGUNAKAN CASE .. OF’);
writeln(‘*****************************************’);

writlen(‘Daftar Menu Minuman Hari Ini’);
writlen(‘A – Es Teh’);
writlen(‘B – Es Jeruk’);
writlen(‘C – Air Putih’);

write(‘Silahkan Ketikan Pilihan Anda (A-B-C) = ’);
readln(menu2);

case menu2 of
‘A’,‘a’: Writeln(‘Anda minum Es Teh Ya..’);
‘B’,‘b’: Writeln(‘Anda minum Es Jeruk Ya..’);
‘C’,‘c’: Writeln(‘Anda minum Air Putih Ya..’);

end;

readln;
end.

Latihan

Buat Program untuk mengkonversi nilai dari angka menjadi huruf dengan menggunakan
perulangan dan percabangan.

Array dan Record

Array merupakan sebuah tipe data yang berfungsi untuk menyimpan sekumpulan data
dengan tipe tertentu dimana kumpulan data tersebut diindex dengan secara terurut.
Misalnya kumpulan data integer yang berjumlah sepuluh adalah Array [1..10] of integer.

Sebuah array bertipe integer maka array ini adalah tipe data yang yang merupakan
kumpulan-kumpulan data yang bertipe integer.

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

12

Record yang tipe data bentukan befungsi untuk menyimpan sekumpulan data yang
berhungan. Data-data yang berhubungan ini bisa merupakan tipe data yang sama atau
bertipe berbeda. Misalnya sebuah record yang berisi tentang nama_barang dan harga,
nama_barang bertipe string dan harga bertipe integer. Record tersebut merupakan sebuah
tipe data bentukan dimana tipe data-tipe data yang membentuk didalamnya adalah tipe
data string dan integer.

Program menggunakan array dan record, diimplementasikan dengan pemrograman
Delphi aplikasi console. Buat program berikut:

program ArrayRecord;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses

SysUtils;

Type DataMhs = record

NPM : string[7];
Nama : string[20];
NilaiUTS:Real;
NilaiUAS:Real;
End;

Var

ArMhs : array[1..3] of DataMhs;
I : Integer;

begin

{ TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }

for I:=1 to 3 do
Begin

Writeln(‘Data ke =’,I);
Write(‘Masukan NPM Mhs : ’); readln(ArMhs[I].NPM);
Write(‘Masukan Nama Mhs : ’); readln(ArMhs[I].Nama);
Write(‘Masukan

Nilai

UTS

Mhs

:

’);

readln(ArMhs[I].NilaiUTS);
Write(‘Masukan

Nilai

UAS

Mhs

:

’);

readln(ArMhs[I].NilaiUAS);
End;

For I :=1 to 3 do
Begin

Writeln(‘ Data Mahasiswa ke = ’,I);
Writeln(‘===========================’,I);
Write(‘NPM

: ’,ArMhs[I].NPM);

Write(‘Nama

: ’ ArMhs[I].Nama);

Modul Pemdograman Visual dengan Delphi
Oleh: Bambang Robi’in, ST

13

Write(‘Nilai UTS : ’ ArMhs[I].NilaiUTS);
Write(‘Nilai UAS : ’ ArMhs[I].NilaiUAS);

Readln;
End;
Readln;

end.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->