P. 1
Diktat parasitologi NEW 24022010

Diktat parasitologi NEW 24022010

4.33

|Views: 28,871|Likes:
Published by einney
DIKTAT BIOLOGI MIKROBA
SUB MODUL PARASITOLOGI

Oleh : STAF LABORATORIUM PARASITOLOGI

LABORATORIUM PARASITOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2010

Diktat Parasitologi

Laboratorium Parasitologi FKUB 2010

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI................................................................................................................................. PARASITOLOGI KEDOKTERAN ............................................................................................. PENDA
DIKTAT BIOLOGI MIKROBA
SUB MODUL PARASITOLOGI

Oleh : STAF LABORATORIUM PARASITOLOGI

LABORATORIUM PARASITOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2010

Diktat Parasitologi

Laboratorium Parasitologi FKUB 2010

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI................................................................................................................................. PARASITOLOGI KEDOKTERAN ............................................................................................. PENDA

More info:

Published by: einney on Feb 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2015

pdf

text

original

Kelainan ini paling sering disebabkan oleh non-human Hookworm yaitu:

- Ancylostoma braziliense ,

- Ancylostoma caninum.

Pada non-human Hookworm ini, kelainan terjadi akibat pada waktu filariform larva menembus

kulit ia tak dapat melampaui stratum germinatum sehingga terbentuk suatu saluran antara stratum

granulosum dengan stratum corium, akibat filariform larva bergerak/ berjalan maka saluran tampak

berkelok-kelok (serpiginous), di mana permukaannya tampak kering dan terdapat crusta. Kelainan ini

dapat berlangsung sampai beberapa minggu. Tempat yang sering diserang adalah tangan dan kaki

walau pun seluruh tubuh mungkin juga terkena. Akibat kelainan ini penderita akan merasa gatal,

terutama pada malam hari sehingga kulit tampak bekas garukan dan kadang-kadang terjadi sekunder

Diktat Parasitologi

Laboratorium Parasitologi
FKUB 2010

45

infeksi pada bekas garukan tadi. Pengobatan biasanya dengan cara menyemprotkan Chlorethyl pada

lesi tersebut atau dengan memberi penderita Thiabendazole per-oral (50 mg/kg BB/hari selama 3 hari).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->