P. 1
metode karyawisata

metode karyawisata

|Views: 9,307|Likes:
Published by Tri Handayani
untuk mengunduh metode karyawisata gratis, kunjungi alamat link ini terlebih dahulu http://sharing-yukk.blogspot.com/2015/11/metode-karyawisata.html
untuk mengunduh metode karyawisata gratis, kunjungi alamat link ini terlebih dahulu http://sharing-yukk.blogspot.com/2015/11/metode-karyawisata.html

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Tri Handayani on Mar 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $5.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

11/19/2015

$5.99

USD

pdf

text

original

METODE KARYAWISATA

1. Pendekatan Dalam Pembelajaran Di Sekolah
Guru yang profesional tidak hanya menguasai sejumlah materi pembelajaran, namun
penguasaan pendekatan dan metode pembelajaran yang tepat dan sesuai mutlak diperlukan.
Untuk itu perlu kiranya para guru mampu menggunakan pendekatan dan metode yang tepat agar
pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
Pendekatan
1). Pendekatan Konsep
Pada pendekatan model ini siswa dibimbing memahami suatu bahasan dengan memahami
konsepkonsep yang terkandung didalamnya.
!). Pendekatan "ingkungan
Penggunaan pendekatan lingkungan berarti mengaitkan lingkungan dalam suatu proses
belajar mengajar.
#). Pendekatan $nkuiri
Pendekatan $nkuiri melakukan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri
berarti membelajarkan siswa untuk mengendalikan situasi yang dihadapi ketika berhubungan
dengan dunia fisik, yaitu dengan menggunakan teknik yang digunakan oleh para ahli penelitian.
%alam pendekatan inkuiri berarti guru meren&anakan situasi sedemikian rupa sehingga
siswa didorong untuk menggunakan prosedur yang digunakan para ahli penelitian untuk
mengenal masalah, mengajukan pertanyaan, mengemukakan langkahlangkah penelitian,
memberikan pemaparan yang ajeg, membuat ramalan, dan penjelasan yang menunjang
pengalaman.
'). Pendekatan Proses.
Pada pendekatan proses, tujuan utama pembelajaran adalah mengembangkan
kemampuan siswa dalam keterampilan proses atau langkahlangkah ilmiah seperti melakukan
pengamatan, menafsirkan data, dan mengkomunikasikan hasil pengamatan.

(). Pendekatan $nteraktif
Pendekatan $nteraktif dikenal juga sebagai pendekatan pertanyaan anak, memberi
kesempatan pada siswa untuk mengajukan pertanyaan untuk kemudian melakukan penyelidikan
yang berkaitan dengan pertanyaan yang mereka ajukan.
)). Pendekatan Peme&ahan.
*asalah Pendekatan peme&ahan masalah berangkat dari masalah yang harus dipe&ahkan
melalui praktikum atau pengamatan. %alam pendekatan peme&ahan masalah ini ada dua versi.
+ersi yang pertama siswa dapat saja menerima saran tentang prosedur yang digunakan, &ara
mengumpulkan data, menyusun data, dan menyusun serangkaian pertanyaan yang mengarah ke
peme&ahan masalah. %alam versi kedua, hanya masalah yang dimun&ulkan, siswa yang
meran&ang peme&ahannya sendiri. Guru berperan hanya dalam menyediakan bahan dan
membantu memberi pentunjuk.
,). Pendekatan -ains .eknologi dan *asyarakat.
/-.*) %alam rangka mewujudkan sekolah sebagai bagian dari masyarakat telah
dikembangkan bahan kajian pengajaran sains dalam bentuk -ains, .eknologi, dan *asyarakat
/-.*) /%epdikbud, 100!). -.* ini merupakan peng$ndonesiaan dari -&ien&e, .e&hnlogy and
-o&iety. %alam pengajaran sains siswa tidak hanya mempelajari konsepkonsep sains, tetapi juga
diperkenalkan pada aspek teknologi, dan bagaimana teknologi itu berperan di masyarakat
/%epdikbud, 100!).
1). Pendekatan .erpadu /$ntegrated 2pproa&h).
Pendekatan ini merupakan pendekatan yang intinya memadukan dua unsure atau lebih
dalam suatu kegiatan pembelajaran. Unsure pembelajaran yang dipadukan dapat berupa konsep
dengan proses, konsep dari satu mata pelajaran dengan konsep mata pelajaran lain, atau dapat
juga berupa penggabungan suatu metode dengan metode lain.
2. Metode Pembelajaran
a.Pengertian *etode
metode pembelajaran dapat diartikan sebagai &ara yang digunakan untuk
mengimplementasikan ren&ana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis
untuk men&apai tujuan pembelajaran.
*etode juga dapat diartikan sebagai satu &ara yang sistematis yang digunakan untuk
men&apai tujuan. %alam pembelajaran metode merupakan alat yang harus berorientasi pada
tujuan yang akan di&apai.
3ara atau metode mengajar sebagai alat pen&apaian tujuan, memerlukan pengetahuan
tentang tujuan itu sendiri, karena itu perumusan tujuan dengan sejelasjelasnya merupakan
persyaratan penting sebelum seorang guru menentukan dalam memilih metode mengajar
yang tepat. Pemilihan metode mengajar yang tepat akan menumbuhkan minat siswa, semakin
banyak variasi metode mengajar yang diberikan kepada siswa akan menumbuhkan minat dan
motivasi siswa untuk mau belajar, seperti yang diungkapkan oleh 2lipadie /101'4,!)4
53ara mengajar yang menggunakan teknik berbagai jenis dan dilakukan se&ara tepat dan
penuh perhatian oleh guru, akan memperoleh minat belajar para siswa dan karena itu pula
akan mempertinggi hasil belajar pada siswa6.
*enurut -ura&hman dalam suryosubroto /100,41'1), menyatakan bahwa4 5metode
pengajaran, adalah &ara pelaksanaan proses pengajaran atau saat bagaimana atau teknisnya
sesuatu bahan pelajaran diberikan kepada siswa atau muridmurid di sekolah6.
7erdasarkan pendapat tersebut kemampuan mengajar dengan menggunakan metode yang
tepat merupakan tuntunan yang harus dipenuhi guru.
*enurut 8uhairini /!991), dalam memilih metode mengajar seorang guru harus
memperhatikan beberapa hal, yaitu4
1. Kesesuaian metode mengajar yang digunakan dengan kemampuan pelajar.
!. Kemampuan pengajar dalam menggunakan metode tersebut.
#. Kesesuaian metode mengajar yang digunakan dengan fasilitas yang tersedia.
'. Kesesuaian metode mengajar yang digunakan dengan lingkungan pendidikan.
%alam proses belajar mengajar, penggunaan metode mengajar tidaklah sama untuk
setiap mata diklat, metode mengajar harus sesuai dengan kondisi yang ada. Penggunaan
metode yang tidak tepat dalam proses belajar mengajar akan menyebabkan siswa tidak
termotivasi untuk belajar atau dapat menyebabkan siswa menjadi pelajar yang pasif, sehingga
hasil belajar rendah.
b. Kedudukan metode dalam belajar mengajar
1. *etode sebagai alat motivasi eksrinsik, tidak ada satupun kegiatan belajar mengajar yang
tidak menggunakan metode
!. *etode sebagai strategi pengajaran.
#. *etode sebagai alat sebagai men&apai tujuan. .ujuan belajar mengajar tidak akan pernah
ter&apai selama komponen lainnya tidak diperlukan, salah satunya adalah komponen
metode
metode pembelajaran dapat diartikan sebagai &ara yang digunakan untuk
mengimplementasikan ren&ana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis
untuk men&apai tujuan pembelajaran.
.erdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan
strategi pembelajaran, diantaranya4
1) &eramah.
2) %emonstrasi.
3) %iskusi.
4) -imulasi.
5) "aboratorium.
6) pengalaman lapangan.
7) 7rainstorming.
8) %ebat.
0) simposium, dan sebagainya.
. Pen!ertian kar"a#i$ata
Karyawisata dapat dibilang sebagai kegiatan perjalanan atau kunjungan lapangan adalah
suatu perjalanan oleh sekelompok orang ke tempat yang jauh dari lingkungan normal.
.ujuan perjalanan biasanya pengamatan untuk pendidikan, noneksperimental penelitian atau
untuk memberikan pengalaman siswa di luar kegiatan seharihari mereka. .ujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengamati subjek dalam keadaan alami dan mungkin mengumpulkan sampel.
%alam budaya 7arat orang pertama menemukan metode ini selama bertahuntahun sekolah
ketika kelas sekolah diambil pada perjalanan untuk mengunjungi geologis atau geografis fitur
lanskap, misalnya. -ebagian besar penelitian awal ke dalam ilmuilmu alam adalah formulir ini.
3harles %arwin merupakan &ontoh penting dari seseorang yang telah berkontribusi untuk ilmu
pengetahuan melalui penggunaan field trip.
Untuk mengurangi resiko dan pengeluaran tersebut, sebagian besar sistem sekolah
sekararng memiliki prosedur kunjungan resmi yang menganggap seluruh perjalanan dari
estimasi, persetujuan dan penjadwalan melalui peren&anaan perjalanan yang sebenarnya dan
pas&akegiatan perjalanan.
%. Metode Kar"a#i$ata men&r&t bebera'a ahli
1) Men&r&t Roe$ti"ah (2))1*
karya wisata bukan sekedar rekreasi, tetapi untuk belajar atau memperdalam pelajarannya
dengan melihat kenyataannya. Karena itu dikatakan teknik karya wisata, ialah &ara mengajar
yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau obyek tertentu di luar
sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu seperti meninjau pabrik sepatu, suatu
bengkel mobil, toko serba ada, dan sebagainya.
2* Men&r&t +he+e' (2)),*
*etode karyawisata atau widyawisata adalah &ara penyajian dengan membawa siswa
mempelajari materi pelajaran di luar kelas. Karyawisata memanfaatkan lingkungan
sebagai sumber belajar, dapat merangsang kreativitas siswa, informasi dapat lebih luas
dan aktual, siswa dapat men&ari dan mengolah sendiri informasi. .etapi karyawisata
memerlukan waktu yang panjang dan biaya, memerlukan peren&anaan dan persiapan
yang tidak sebentar.
* men&r&t M&l"a$a (2))-*
*etode field trip atau karya wisata merupakan suatu perjalanan atau pesiar yang
dilakukan oleh peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar, terutama
pengalaman langsung dan merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah. *eskipun
karya wisata memiliki banyak hal yang bersifat non akademis, tujuan umum pendidikan
dapat segera di&apai, terutama berkaitan dengan pengembangan wawasan pengalaman
tentang dunia luar.
') Men&r&t Djamarah (2))2*.
teknik karya wisata, yang merupakan &ara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak
siswa ke suatu tempat atau obyek tertentu di luar sekolah untuk mempelajari atau
menyelidiki sesuatu seperti meninjau pegadaian. 7anyak istilah yang dipergunakan pada
metode karya wisata ini, seperti widya wisata, study tour, dan sebagainya. Karya wisata
ada yang dalam waktu singkat, dan ada pula yang dalam waktu beberapa hari atau waktu
panjang.
-. Metode Kar"a#i$ata.
*etode karya wisata adalah suatu metode mengajar yang diran&ang terlebih dahulu
oleh pendidik dan diharapkan siswa membuat laporan dan didiskusikan bersama dengan peserta
didik yang lain serta didampingi oleh pendidik, yang kemudian dibukukan. 7anyak istilah yang
dipergunakan pada metode karya wisata ini, seperti widya wisata, study tour, dan sebagainya.
*etode karya wisata dalam waktu pelaksanaanya ada yang dalam waktu singkat, dan ada
pula yang dalam waktu beberapa hari atau waktu panjang.
3ontohnya seperti karyawisata ke museum terdekat yang ada di kota itu sendiri yang hanya
memerlukan waktu yang singkat. -edangkan karya wisata yang pelaksanaanya dalam waktu
yang panjang seperti karyawisata keluar provinsi, kabupaten, atau kota lain.
-ebagai manajer kelas, guru dituntut menggunakan berbagai metode dalam menjalankan
pembelajaran. penggunaan ragam metode pembelajaran memungkinkan guru membawa siswa
pada suasana belajar yang sesungguhnya dan tidak hanya membawa siswa ke dalam ::suasana
diajar belaka::.
Karya wisata mengandung muatan belajarmengajar, tidak sekadar keluar kelas untuk bersenang
senang.
7ila kita &ermati, hampir seluruh sekolah, mulai tingkat dasar sampai pendidikan tinggi,
memasukkan karya wisata sebagai salah satu kegiatan tahunan. Program tahunan itu sangat
disukai siswa dan guru. -ebab, mereka bisa sejenak terbebas dari kegiatan rutin belajarmengajar
yang kadang membosankan.
;amun, terkadang karya wisata hanya jadi wadah untuk bersenangsenang, belanja, menikmati
halhal baru, dan halhal lain di luar konteks belajarmengajar. 7erdasar pengamatan penulis
selama menjadi siswa dan guru, karya wisata yang dilaksanakan sekolah belum men&erminkan
penerapan metode pembelajaran karya wisata yang efektif.
-aat pelaksanaan karya wisata, guru maupun siswa hanya berperan sebagai pelaku
perjalanan wisata /turis). %engan biaya yang biasanya tidak murah, seharusnya guru bisa
memanfaatkan karya wisata sebagai media pembelajaran, berkaitan dengan objek yang
dikunjungi selama karya wisata.
Untuk mengoptimalkan karya wisata, guru seharusnya meran&ang apa saja yang mesti
dilakukan sebelum, selama, dan setelah karya wisata. <ptimalisasi karya wisata tersebut
mungkin terkesan serius dan kaku. Karena itu, guru diharapkan tetap memberi kesempatan
kepada siswa untuk merasakan kegiatan wisata, yaitu bersenangsenang.
.. T&j&an Teknik Kar"a Wi$ata.
1. %engan melaksanakan karya wisata diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman
langsung dari obyek yang dilihatnya.
!. dapat turut menghayati tugas pekerjaan milik seseorang serta dapat bertanya jawab
mungkin dengan jalan demikian mereka mampu meme&ahkan persoalan yang
dihadapinya dalam pelajaran, ataupun pengetahuan umum.
#. =uga mereka bisa melihat, mendengar, meneliti dan men&oba apa yang dihadapinya,
agar nantinya dapat mengambil kesimpulan, dan sekaligus dalam waktu yang sama ia
bisa mempelajari beberapa mata pelajaran.
/. 0an!kah1lan!kah Dalam Metode Kar"a Wi$ata.
%engan metode karyawisata, guru mengajak siswa ke suatu tempat /objek) tertentu untuk
mempelajari sesuatu dalam rangka suatu pelajaran di sekolah. 7erbeda dengan darmawisata, di
sini para siswa sekedar pergi ke suatu tempat untuk rekreasi. *etode karyawisata berguna bagi
siswa untuk membantu mereka memahami kehidupan ril dalam lingkungan beserta segala
masalahnya . *isalnya, siswa diajak ke museum, kantor, per&etakan, bank, pengadilan, atau ke
suatu tempat yang mengandung nilai sejarah>kebudayaan tertentu.
2gar penggunaan teknik karya wisata dapat efektif, maka pelaksanaannya perlu
memeperhatikan langkahlangkah sebagai berikut4
1. Persiapan
%alam meren&anakan tujuan karyawisata, guru perlu menetapkan tujuan pembelajaran
dengan jelas, mempertimbangkan pemilihan teknik, menghubungi pemimpin obyek yang
akan dikunjungi untuk merundingkan segala sesuatunya, penyusunan ren&ana yang
masak, membagi tugastugas, mempersiapkan sarana, pembagian siswa dalam kelompok,
serta mengirim utusanUntuk menetapkan tujuan ini ditunjuk suatu panitia dibawah
bimbingan guru, untuk mengadakan survei ke obyek yang dituju.
%alam kunjungan pendahuluan ini sudah harus diperoleh data tentang objek antara lain
tentang lokasi, aspekaspek yang dipelajari, jalan yang ditempuh, penginapan, makan dan
biaya transportasi, bila objek yang dituju jauh. dimana.
!. Peren&anaan
?asil kunjungan pendahuluan /survei) dibi&arakan bersama dalam rangka menyusun
peren&anaan yang meliputi4 tujuan karyawisata, pembagian objek sesuai dengan tujuan,jenis
objek sesuai dengan tujuan, jenis objek serta jumlah siswa.
a. %ibentuk panitia se&ara lengkap, termasuk ketua tiap kelompok>seksi.
b. *enentukan metode mengumpulkan data, mungkin berwujud wawan&ara, pengamatan
langsung, dokumentasi.
&. Penyusunan a&ara selama karyawisata berlangsung.
Kepada para siswa harus ditanamkan disiplin dalam mentaati jadwal yang telah
diren&anakan sehingga pelaksanaan berjalan lan&ar sesuai dengan ren&ana.
d. *engurus peri@inan.
e. *enentukan biaya, penginapan, konsumsi serta peralatan yang diperlukan.
#. Pelaksanaan
-iswa melaksanakan tugas sesuai dengan pembagian yang telah ditetapkan dalam ren&ana
kunjungan, sedangkan guru mengawasi, membimbing, bila perlu menegur sekiranya ada siswa
yang kurang mentaati tata tertib sesuai a&ara. Pemimpin rombongan mengatur segalanya dibantu
petugaspetugas lainnya, memenuhi tata tertib yang telah ditentukan bersama, mengawasi
petugaspetugas pada setiap seksi, demikian pula tugastugas kelompok sesuai dengan tanggung
jawabnya, serta memberi petunjuk bila perlu.
'. Pembuatan laporan
2khir karya wisata, pada waktu itu siswa mengadakan diskusi mengenai segala hal hasil
karya wisata, menyusun laporan atau paper yang memuat kesimpulan yang diperoleh, menindak
lanjuti hasil kegiatan karya wisata seperti membuat grafik, gambar, modelmodel, diagram, serta
alatalat lain dan sebagainya. ?asil yang diperoleh dan kegiatan karyawisata ditulis dalam
bentuk laporan yang formatnya telah disepakati bersama.
*enurut *ulyasa -ebelum karya wisata digunakan dan dikembangkan sebagai metode
pembelajaran, halhal yang perlu diperhatikan yaitu4
a) *enentukan sumbersumber masyarakat sebagai sumber belajar mengajar.
b) *engamati kesesuaian sumber belajar dengan tujuan dan program sekolah.
&) *enganalisis sumber belajar berdasarkan nilainilai paedagogis.
d) *enghubungkan sumber belajar dengan kurikulum, apakah sumbersumber belajar dalam
karyawisata menunjang dan sesuai dengan tuntutan kurikulum, jika ya, karya wisata dapat
dilaksanakan.
e) membuat dan mengembangkan program karya wisata se&ara logis, dan sistematis.
f) *elaksanakan karya wisata sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, dengan
memperhatikan tujuan pembelajaran, materi pelajaran, efek pembelajaran, serta iklim yang
kondusif.
g) *enganalisis apakah tujuan karya wisata telah ter&apai atau tidak, apakah terdapat kesulitan
kesulitan perjalanan atau kunjungan, memberikan surat u&apan terima kasih kepada mereka
yang telah membantu, membuat laporan karyawisata dan catatan untuk bahan
karya wisata yang
akan datang.
,. Kelebihan Metode Kar"a#i$ata.
metode karyawisata memiliki beberapa kelebihan di dalam pelaksanaanya yaitu seperti4
a. Karyawisata menerapkan prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan
nyata dalam pengajaran.
b. -iswa dapat berpartisispasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para petugas
pada obyek karya wisata itu, serta mengalami dan menghayati langsung apa pekerjaan
mereka. ?al mana tidak mungkin diperoleh disekolah, sehingga kesempatan tersebut
dapat mengembangkan bakat khusus atau ketrampilan mereka.
&. -iswa dapat melihat berbagai kegiatan para petugas se&ara individu maupun se&ara
kelompok dan dihayati se&ara langsung yang akan memperdalam dan memperluas
pengalaman mereka.
d. dalam kesempatan ini siswa dapat bertanya jawab, menemukan sumber informasi yang
pertama untuk meme&ahkan segala persoalan yang dihadapi, sehingga mungkin mereka
menemukan bukti kebenaran teorinya, atau men&obakan teorinya ke dalam praktek.
e. %engan obyek yang ditinjau itu siswa dapat memperoleh berma&amma&am pengetahuan
dan pengalaman yang terintegrasi, yang tidak terpisahpisah dan terpadu.
f. *embuat bahan yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan
kebutuhan yang ada di masyarakat.
g. Pengajaran dapat lebih merangsang kreativitas anak.
2. Kek&ran!an metode kar"a#i$ata
Aalaupun banyak memiliki kelebihan tetapi di dalam metode karyawisata juga memiliki
beberapa kekuranganya seperti4
a. *emerlukan persiapan yang melibatkan banyak pihak.
b. *emerlukan peren&anaan dengan persiapan yang matang.
&. %alam karyawisata sering unsur rekreasi menjadi prioritas daripada tujuan utama,
sedangkan unsur studinya terabaikan.
d. *emerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap gerakgerik anak didik di
lapangan.
e. 7iayanya &ukup mahal.
f. *emerlukan tanggung jawab guru dan sekolah atas kelan&aran karyawisata dan
keselamatan anak didik, terutama karyawisata jangka panjang dan jauh.
g. *emakan waktu bila lokasi yang dikunjungi jauh dari pusat latihan.
h. Kadangkadang sulit untuk mendapat ijin dari pimpinan kerja atau kantor yang akan
dikunjungi
1). Kelebihan dan kek&ran!an metode kar"a#i$ata men&r&t 'ara ahli.
1* S&hardjono
-uhardjono mengungkapkan bahwa metode karya wisata /fieldtrip) memiliki
keuntungan4
a) *emberikan informasi teknis, kepada peserta se&ara langsung.
b) *emberikan kesempatan untuk melihat kegiatan dan praktik dalam kenyataan
atau pelaksanaan yang sebenarnya.
&) *emberikan kesempatan untuk lebih menghayati apa yang dipelajari sehingga
lebih berhasil,
d) membei kesempatan kepada peserta untuk melihat dimana peserta ditunjukkan
kepada perkembangan teknologi mutakhir.
-edangkan kekurangan metode Bield .rip menurut -uhardjono adalah4
a) *emakan waktu bila lokasi yang dikunjungi jauh dari pusat latihan.
b) Kadangkadang sulit untuk mendapat ijin dari pimpinan kerja atau kantor yang
akan dikunjungi.
&) 7iaya transportasi dan akomodasi mahal.
2) Djamarah.
*etode karya wisata mempunyai beberapa kelebihan yaitu4
a) Karya wisata memiliki prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan
lingkungan nyata dalam pengajaran.
b) *embuat apa yang dipelajari di sekolah lebih relevan dengan kenyataan dan
kebutuhan di masyarakat.
c) Pengajaran serupa ini dapat lebih merangsang kreativitas siswa.
d) $nformasi sebagai bahan pelajaran lebih luas dan aktual.
Kekurangan metode karya wisata adalah4
a) Basilitas yang diperlukan dan biaya yang diperlukan sulit untuk disediakan oleh
siswa atau sekolah.
b) -angat memerlukan persiapan dan peren&anaan yang matang.
c) memerlukan koordinasi dengan guruguru bidang studi lain agar tidak terjadi
tumpang tindih waktu dan kegiatan selama karya wisata.
d) dalam karya wisata sering unsure rekreasi menjadi lebih prioritas daripada tujuan
utama, sedang unsure studinya menjadi terabaikan.
e) -ulit mengatur siswa yang banyak dalam perjalanan dan mengarahkan mereka
kepada kegiatan studi yang menjadi permasalahan.
* Roe$ti"ah
teknik karya wisata memiliki keunggulan sebagai berikut4
a) -iswa dapat berpartisispasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para
petugas pada obyek karya wisata itu, serta mengalami dan menghayati langsung
apa pekerjaan mereka. ?al mana tidak mungkin diperoleh disekolah, sehingga
kesempatan tersebut dapat mengembangkan bakat khusus atau ketrampilan
mereka.
b) -iswa dapat melihat berbagai kegiatan para petugas se&ara individu maupun
se&ara kelompok dan dihayati se&ara langsung yang akan memperdalam dan
memperluas pengalaman mereka.
&) dalam kesempatan ini siswa dapat bertanya jawab, menemukan sumber informasi
yang pertama untuk meme&ahkan segala persoalan yang dihadapi, sehingga
mungkin mereka menemukan bukti kebenaran teorinya, atau men&obakan
teorinya ke dalam praktek.
d) %engan obyek yang ditinjau itu siswa dapat memperoleh berma&amma&am
pengetahuan dan pengalaman yang terintegrasi, yang tidak terpisahpisah dan
terpadu.
Penggunaan teknik karya wisata ini masih juga ada keterbatasan yang perlu
diperhatikan atau diatasi agar pelaksanaan teknik ini dapat berhasil guna dan berdaya
guna, ialah sebagai berikut4
a) Karya wisata biasanya dilakukan di luar sekolah, sehingga mungkin jarak tempat
itu sangat jauh di luar sekolah, maka perlu mempergunakan transportasi, dan hal
itu pasti memerlukan biaya yang besar. =uga pasti menggunakan waktu yang lebih
panjang daripada jam sekolah, maka jangan sampai mengganggu kelan&aran
ren&ana pelajaran yang lain. 7iaya yang tinggi kadangkadang tidak terjangkau
oleh siswa maka perlu bantuan dari sekolah. 7ila tempatnya jauh, maka guru
perlu memikirkan segi keamanan, kemampuan pihak siswa untuk menempuh
jarak tersebut, perlu dijelaskan adanya aturan yang berlaku khusus di proyek
ataupun halhal yang berbahaya
DA3TAR P4STAKA
http4>>pakguruonline.pendidikan.net>bukuCtuaCpakguruCdasarCkpddCb1!.html
http4>>yastaki().spa&es.live.&om>blog>&nsD))0E1(3,37%!B9,(D0').entry
http4>>resear&hengines.&om>art9()(.html
http4>>,'.1!(.1(#.1#!>sear&hF
GH&a&he4+#t*n"nP121=4aneethaCsoeka.student.fkip.uns.a&.id>files>!990>1!>metodemetode
pembelajaran.do&Ifiletyp4do&ImetodeIkaryawisataJ&dH!JhlHidJ&tH&lnkJglHidJ&lientHopera
http4>>,'.1!(.1(#.1#!>sear&hF
GH&a&he4!sw,'K.y=Eo=4re@a.student.fkip.uns.a&.id>files>!919>91>-trategibelajar
mengajar.do&Ifiletype4do&ImetodeIkaryaIwisataJ&dH(JhlHidJ&tH&lnkJglHidJ&lientHopera
http4>>martiningsih.blogspot.&om>!99,>1!>ma&amma&ammetodepembelajaran.html
http4>>prayitomatematika.blogspot.&om>!991>1!>metodekaryawisata.html
http4>>if@anul.blogspot.&om>!990>1!>ma&amma&ammetodepembelajaran.html
http4>>dada.mobi>&gibin>wapit>blogsurf.&hmFidblogHJidpostH1!9,91((10Jsess

Masalah Pendekatan pemecahan masalah berangkat dari masalah yang harus dipecahkan melalui praktikum atau pengamatan. Pendekatan ini merupakan pendekatan yang intinya memadukan dua unsure atau lebih dalam suatu kegiatan pembelajaran. . siswa yang merancang pemecahannya sendiri. tetapi juga diperkenalkan pada aspek teknologi. Dalam pengajaran sains siswa tidak hanya mempelajari konsep-konsep sains.6). hanya masalah yang dimunculkan. STM ini merupakan peng-Indonesiaan dari Science. Pendekatan Terpadu (Integrated Approach). cara mengumpulkan data. Dalam versi kedua. Pendekatan Sains Teknologi dan Masyarakat. 8). Teknologi. dan Masyarakat (S-T-M) (Depdikbud. Pendekatan Pemecahan. dan menyusun serangkaian pertanyaan yang mengarah ke pemecahan masalah. konsep dari satu mata pelajaran dengan konsep mata pelajaran lain. atau dapat juga berupa penggabungan suatu metode dengan metode lain. 7). (STM) Dalam rangka mewujudkan sekolah sebagai bagian dari masyarakat telah dikembangkan bahan kajian pengajaran sains dalam bentuk Sains. menyusun data. 1992). Guru berperan hanya dalam menyediakan bahan dan membantu memberi pentunjuk. Technlogy and Society. Dalam pendekatan pemecahan masalah ini ada dua versi. 1992). Versi yang pertama siswa dapat saja menerima saran tentang prosedur yang digunakan. dan bagaimana teknologi itu berperan di masyarakat (Depdikbud. Unsure pembelajaran yang dipadukan dapat berupa konsep dengan proses.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->