P. 1
Sistem Pengapian Konvensional

Sistem Pengapian Konvensional

|Views: 17,359|Likes:

More info:

Published by: Aditya Dwi Cahyo Nugroho on Mar 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

Sections

Satuan adalah ukuran pembanding yang telah diperjanjikan terlebih
dahulu. Besaran-besaran harus diukur dengan satuan-satuan yang
sesuai. Ada dua macam sistem satuan yang sering digunakan
dalam fisika dan ilmu teknik, yaitu sistem metrik dan sistem Inggris.

Sistem metrik dibagi dalam dua bagian yaitu sistem MKS (Meter
Kilogram Sekon) dan sistem CGS (Centimeter Gram Sekon).

Macam-macam Sistem Satuan

Sistem satuan yang akan dibahas dan digunakan pada materi ini
adalah sistem SI. Tetapi mengingat dalam bidang teknik masih
banyak dipergunakan sistem satuan lain, maka untuk menambah
wawasan siswa SMK, akan dibahas sekilas tentang beberapa
macam sistem satuan.
Sebelum sistem SI diresmikan sebagai sistem satuan international,
telah berkembang dua macam sistem satuan yang dipergunakan
terbatas pada beberapa negara, yaitu sistem metrik dan sistem
British
(Inggris).

1)

Sistem Metrik (Metric System)
Seperti telah dikemukakan bahwa sistem metrik telah
dikembangkan oleh para ilmuawan Perancis sejak tahun 1970-
an. Sistem ini mendasarkan pada meter untuk pengukuran
panjang dan kilogram untuk pengukuran berat. Dari satuan
meter dan kilogram ini kemudian diturunkan untuk satuan lain
untuk mengukur luas, volume, kapasitas dan tekanan.
Pada mulanya satu meter ini panjangnya diperkirakan sama
dengan sepersepuluh juta dari kuadrant meridian bumi.
Berdasarkan pengamatan lebih lanjut ternyata persamaan
tersebut kurang tepat. Lalu dibuatlah standar meter dari bahan
platinum-iridium yang kemudian dikenal dengan sebutan
Prototip Meter Internasional (International Prototype Meter).
Sejak tahun 1960, oleh General Conference of Weights and

By Tarmizi, S.Pd. 48

Measures (CGPM), satu meter didefinisikan sebagai satuan
panjang yang panjangnya adalah sama dengan 1650763.73 kali
panjang gelombang radiasi atom krypton 86 dalam ruang
hampa dan ini timbul karena adanya perubahan tingkatan
energi antara 2p10 dan 5d5.
Sedangkan satu kilogram didefinisikan sebagai masa dari satu
decimeter kubik air destilasi pada kekentalan (density)
maksimum yaitu pada temperatur 4o

C. Dari dasar inilah
kemudian dibuatkan prototipenya yaitu Prototip Kilogram
Internasional (International Prototype Kilogram). Kedua prototip
di atas yaitu prototip meter dan prototip kilogram semuanya di
simpan di suatu tempat yang bernama Sevres, Perancis dan
dipelihara oleh suatu badan yang bernama International Bureau
of Weights and Measures.
Ada pula satuan yang untuk unit lain yaitu yang disebut liter.
Liter adalah unit untuk kapasitas yang didasarkan atas standar
massa. Definisinya adalah satu liter kira-kira sama dengan
volume yang dimiliki oleh air putih yang massanya satu (1)
kilogram. Volume ini mendekati satu (1) decimeter kubik,
persamaan yang sesungguhnya adalah 1 liter = 1000.028
centimeter kubik. Jadi satu liter lebih besar sedikit dari pada
satu centimeter kubik. Untuk maksud-maksud tertentu kelebihan
itu bisa diabaikan. (Menurut perhitungan awal yang dilakukan
oleh International Bureau of Weights and Measures, didapatkan
bahwa 1 liter = 1000.027 centimeter kubik.
Sistem metrik dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sistem metrik
dinamis
dan sistem metrik statis
(a)

Sistem metrik dinamis

Dalam sistem metrik dinamis, digunakan tiga besaran
pokok, yaitu panjang, masa dan waktu. Satuan-satuan
untuk ketiga besaran tersebut dapat dilihat sebagai berikut:
Tabel 2.1 Tiga Besaran Pokok Sistem Metrik Dinamis

Sistem Metrik
Statis

Panjang

Massa

Waktu

Statis besar

Meter

kKilogram

Sekon

Dinamis kecilCentimeter

Gram

Sekon

(b)

Sistem metrik statis
Dalam satuan metrik statis digunakan tiga besaran pokok
panjang, gaya dan waktu dengan nama-nama satuan
seperti terlihat pada tabel berikut:
Tabel 2.2 Tiga Besaran Pokok Sistem Metrik Statis

Sistem Metrik
Dinamis

Panjang

Massa

Waktu

Dinamis
besar (mks)

Meter

Kilogram

Sekon

Dinamis kecil
(cgs)

Centimeter

Gram

Sekon

Selanjutnya untuk menggunakan satuan untuk unit-unit lain
yang berdasar atas satuan dasar meter dan kilogram dapat
dilihat konversi pada tabel berikut ini.

Tabel 1. Konversi Meter dan Kilogram

UKURAN LINIER

1 centimeter (cm)

10 milimeter (mm)

-

By Tarmizi, S.Pd. 49

1 decimeter (dm)

10 centimeter (cm)

100 mililiter
(mm)

1 meter (m)

10 decimeter (dm)

1000 mililiter
(mm)

1 dekameter (dkm)

10 meter

-

1 hectometer (hm)

10 dekameter (dkm)

100 meter (m)

1 kilometer (km)

10 hectometer (hm)

1000 meter (m)

UKURAN LUAS

1 centimeter kuadrat
(cm2
)

100 milimeter kuadrat
(mm2
)

-

1 meter kuadrat (m2
)

10000 centimeter kuadrat
(cm2
)

-

1 are (a)

100 meter kuadrat (m2
)

-

1 hectare (ha)

100 are (a)

-

1 kilometer kuadrat
(km2
)

100 hectare (ha)

1000000 meter
kuadrat (m2
)

UKURAN VOLUME

1 centiliter (cl)

10 mililiter (ml)

-

1 deciliter (dl)

10 centiliter (cl)

100 mililiter (ml)

1 liter (l)

10 deciliter (dl)

1000 mililiter
(ml)

1 dekaliter (dkl)

10 liter (l)

-

1 hectoliter (hl)

10 dekaliter (dkl)

100 liter (l)

UKURAN KUBIK

1 centimeter kubik
(cm3
)

1000 milimeter kubik
(mm3
)

-

1 decimeter kubik

1000 centimeter kubik

-

(dm3
)

(cm3
)

1 meter kubik (m3
)

1000 decimeter kubik
(dm2
)

-

UKURAN MASSA

1 centigram (cg)

10 miligram (mg)

-

1 decigram (dg)

10 centigram (cg)

100 miligram
(mg)

1 gram (g)

10 decigram (dg)

1000 miligram
(mg)

1 dekagram (dkg)

10 gram (g)

-

1 hectogram (hg)

10 dekagram (dkg)

100 gram (g)

1 kilogram (kg)

10 hectogram (hg)

1000 gram (g)

1 metrik ton (t)

1000 kilogram (kg)

-

Sekarang sistem ini banyak digunakan oleh hamper semua
negara industri, baik industri yang sudah maju maupun industri
yang baru berkembang. Akan tetapi, adanya juga beberapa
negara yang industrinya sudah maju namun masih tetap
menggunakan sistem pengukuran yang bukan sistem metrik,
misalnya Amerika dan Kanada. Negara-negara ini, sebagian
besar industrinya masih menggunakan sistem pengukuran inci
(English system). Kita tahu bahwa Amerika dan Kanada
merupakan negara industri maju yang produk-produk
industrinya sudah dikenal dan digunakan orang sejak lama.
Timbul pertanyaan, mengapa negara-negara tersebut di atas
masih mempertahankan sistem inci? Alasan yang bisa diterima
tentunya masalah biaya. Untuk mengubah suatu sistem
pengukuran yang sudah mantap menjadi suatu sistem yang

By Tarmizi, S.Pd. 50

belum pernah digunakan sama sekali tentu membutuhkan
biaya, dan tentunya masih ada pertimbangan-pertimbangan
lain. Meskipun demikian, lambat laun negara-negara yang
masih menggunakan sistem inci tentu akan mempertimbangkan
untuk menggunakan sistem metrik dalam perindustriannya.
Sebetulnya, kalau dikaji lebih jauh, sistem metrik ini mempunyai
banyak keuntungan dibandingkan sistem inci, keuntungan-
keuntungan tersebut antara lain, yaitu:

1.

Konversinya

lebih

mudah,
perhitungannya juga lebih mudah dan cepat karena
berdasarkan kelipatan sepuluh, dan terminologinya lebih
mudah dipelajari.
2.

Dunia perdagangan dari negara-negara
industri sebagian besar menggunakan sistem metrik
sehingga hal ini memungkinkan terjadinya hubungan kerja
sama antara industri satu dengan lainnya karena sistem
pengukuran yang digunakan sama. (ingat prinsip dasar
industri untuk menghasilkan komponen yang mempunyai
sifat mampu tukar).

c.

Sistem Inci (English System)
Sistem inci, secara garis besar berlandaskan pada satuan inci,
pound dan detik sebagai dasar satuan panjang, massa dan
waktu. Kemudian berkembang pula satuan-satuan lain
misalnya, yard, mil, ounce, gallon, feet, barrel dan sebagainya.
Pada umumnya sistem inci yang digunakan di Inggris (British
Standard) dan di Amerika (National Bureau of Standard) adalah
tidak jauh berbeda. Hanya pada hal-hal tertentu ada sedikit
perbedaan, misalnya, satu ton menurut Bristish Standard adalah

sama dengan 2240 pound, sedangkan di Amerika satu ton
adalah sama dengan 2000 pound; satu yard Amerika =
3600/3937 meter, sedangkan satu yard menurut British Imperial
= 3600000/3937014 meter; dan contoh yang lain lagi satu
pound Amerika sama dengan 0.4535924277 kilogram
sedangakan satu pound menurut British Imperial sama dengan
0.45359234 kilogram itulah beberapa contoh dari perbedaan
besarnya satuan yang dipakai oleh National Bureau of Standart
dan British Standard.
Standar utama (primary standard) untuk panjang yang
digunakan oleh industri-industri di Amerika adalah United States
Prototype Meter 27, Prototip ini merupakan standar garis (line
standard) yang terbuat dari 90% platinum dan 10% iridium, dan
mempunyai penampang yang berbentuk X. Batang ukur
panjang (length bar) ini disimpan di National Bureau of Standard
di Washington. Dasar untuk menentukan standar panjangnya
bermacam-macam. National Bureau of Standard telah
menetapkan bahwa panjang gelombang radiasi hijau dari isotop
mercury 198 sebagai dasar yfundamental untuk ukuran panjang
yang berbeda dengan international Prototype Meter. Kalau
dibandingkan dengan standar meter maka didapat bahwa 1 inci
= 0.0254 meter. Dalam pemakaiannya di industri-industri ada
dua macam skala pecahan, misalnya, 0.0001 inci (decimal) dan
1/128 (pecahan atau fractional). Untuk pengukuran-pengukuran
presisi banyak digunakan skala decimal, misalnya 0.1, 0.01,
0.0001 sampai 0.000001 inci. Untuk skala pecahan yang
banyak digunakan adalah: 1/128, 1/64, 1/32, 1/20, 1/16, 1/8, ¼,

By Tarmizi, S.Pd. 51

dan ½ inci. Untuk satuan-satuan yang lain: 1 foot = 12 inci, 1
yard = 36 inci = 3 feet, 1 mil = 5280 feet.
Sedangkan standar utama (primary standard) untuk massa
yang berlaku di Amerika adalah United States Prototype
Kilogram 20, terbuat dari platinum iridium dan dipelihara oleh
National Bureau of Standard. Dalam praktek sehari-hari satuan
masa yang digunakan adalah pound yang disesuaikan dengan
Prototype Kilogram 20. Sejak tahun 1893 satu pound ini
ditetapkan sama dengan 0.4535924277 kilogram. Dalam satuan
inci ini dikenal juga adanya istilah ton ini pada dasarnya
mempunyai dua pengertian yaitu:
i.

Sebagai unit dari berat,

misalnya:
3.

Short atau net ton = 2000 pound,

4.

Long, gross atau shipper ton = 2240

pound,
5.

Metric ton = 1000 kilogram = 2204.6

pound.
(c)Sebagai unit dari kapsitas atau volume, misalnya:

6.

register ton = 100 feet kubik,

7.

measurement ton = 40 feet kubik,

8.

English water ton = 224 British Imperial

gallon
Yang banyak digunakan di Amerika dan Kanada adalah short
ton, Britania raya (Inggris sekarang) menggunakan long ton,
dan untuk sistem metrik digunakan metric ton.
Dengan demikian, dalam dunia perdagangan dan industri
sekarang ini terdapat dua sistem pengukuran yaitu sistem

metrik dan sistem inci. Meskipun sistem metrik digunakan oleh
sebagian besar negara industri, namun ada baiknya pula
mempelajari sistem inci. Hal ini disebabkan masih ada industri-
industri besar misalnya di Amerika dan Kanada yang
menggunakan sistem inci dan semua hasil-hasil produksinya
tersebar diberbagai negara. Sebagian besar obyek yang diukur
dalam industri permesinan adalah menyangkut panjang dengan
berbagai bentuk. Oleh karena itu, konversi dari satuan metrik ke
inci atau inci ke metrik perlu juga dipelajari.
d.

Konversi Antara Metrik dan Inci
Karena sejak semula sistem metrik dan sistem inci maka tidak
ada hubungan yang jelas antara kedua sistem itu dalam
pengukuran panjang. Untuk itu perlu dilakukan konversi dari
metrik ke inci atau dari inci ke metrik. Ada tiga (3) macam
konversi yang sudah dilakukan yaitu:
1)Konversi secara Matematika
Konversi metrik ke inci secara matematika diperlukan faktor
konversi. Caranya adalah sebagai berikut:
1 yard = 3600/3973 meter = 0.91440 meter
1 yard = 36 inci, berarti:
1 inci = 1/36 x 0.91440 meter = 0.025400 meter.
Kita tahu bahwa 1 meter = 1000 milimeter, maka;
1 inci = 0.025400 x 10000 milimeter
1 inci = 25.4000 milimeter (faktor konversi)
2)Konversi melalui Table (chart)
Konversi ini berupa table yang ada angka-angka
konversinya. Sehingga mudah untuk menggunakan karena

By Tarmizi, S.Pd. 52

tinggal melihat table saja. Dari tabel atau chart ini banyak
terdapat dipabrik-pabrik, contohnya dapat dilihat tabel di
bawah.

Tabel 2. Konversi Metrik ke Inci

Milimeter

Inci

Milimeter

Inci

Milimetr

Inci

0.01

0.000390.34

0.013390.67

0.02638

0.02

0.000790.35

0.013780.68

0.02677

0.03

0.001180.36

0.014170.69

0.02717

0.04

0.001570.37

0.014570.70

0.02756

0.05

0.001970.38

0.014960.71

0.02795

0.06

0.002360.39

0.015350.72

0.02835

0.07

0.002760.40

0.015750.73

0.02874

0.08

0.003150.41

0.016140.74

0.02913

0.09

0.003540.42

0.016540.75

0.02953

0.10

0.003940.43

0.016930.76

0.02992

0.11

0.004330.44

0.017320.77

0.03032

0.12

0.004720.45

0.017720.78

0.03071

0.13

0.005120.46

0.018110.79

0.03110

0.14

0.005510.47

0.018500.80

0.03150

0.15

0.005910.48

0.018900.81

0.03189

0.16

0.006300.49

0.019290.82

0.03228

0.17

0.006690.50

0.019690.83

0.03268

0.18

0.007090.51

0.020080.84

0.03307

0.19

0.007480.52

0.020470.85

0.03346

0.20

0.007870.53

0.020870.86

0.03386

0.21

0.008270.54

0.021260.87

0.03425

0.22

0.008660.55

0.021650.88

0.03465

0.23

0.009060.56

0.022050.89

0.03504

0.24

0.009450.57

0.022440.90

0.03543

0.25

0.009840.58

0.022830.91

0.03583

0.26

0.010240.59

0.023230.92

0.03622

0.27

0.010630.60

0.023620.93

0.03661

0.28

0.011020.61

0.024020.94

0.03701

0.29

0.011420.62

0.024410.95

0.03740

0.30

0.022820.63

0.024800.96

0.03780

0.31

0.012200.64

0.025200.97

0.03819

0.32

0.012600.65

0.025590.98

0.03858

0.33

0.012990.66

0.025980.99

0.03898

1

0.0393734

1.3385867

2.63779

2

0.0787435

1.3779568

2.67716

3

0.1181136

1.4173269

2.71653

4

0.1574837

1.4566970

2.75590

5

0.1968538

1.4960671

2.79527

6

0.2362239

1.5354372

2.83464

7

0.2755940

1.5748073

2.87401

8

0.3149641

1.6141774

2.91338

9

0.3543342

1.6535475

2.95275

10

0.3937043

1.6929176

2.99212

11

0.4430744

1.7322877

3.03149

12

0.4724445

1.7716578

3.07086

13

0.5118146

1.8110279

3.11023

14

0.5511847

1.8503980

3.14960

By Tarmizi, S.Pd. 53

15

0.5905548

1.8897681

3.18897

16

0.6299249

1.9291382

3.22834

17

0.6692950

1.9685083

3.26771

18

0.7086651

2.0078784

3.30708

19

0.7480352

2.0472485

3.34645

20

0.7874053

2.0866186

3.38582

21

0.8267754

2.1259887

3.42519

22

0.8661455

2.1653588

3.46456

23

0.9055156

2.2047289

3.50393

24

0.9448857

2.2440990

3.54330

25

0.9842558

2.2834691

3.58267

26

1.0236259

2.3228392

3.62204

27

1.0629960

2.3622093

3.66141

28

1.1023661

2.4015794

3.70078

29

1.1417362

2.4409495

3.74015

30

1.1811063

2.4803196

3.77952

31

1.2204764

2.5196897

3.81889

32

1.2598465

2.5590598

3.85826

33

1.2992166

2.5948299

3.89763

3)

Konversi Dial Mesin (Coversion Dial)

Konversi ini dilakukan pada dial yang terdapat pada mesin-
mesin produksi, misalnya mesin bubut, freis dan
sebagainya. Dengan demikian satu unit mesin dapat
digunakan untuk membuat komponen-komponen baik yang

ukurannya dalam inci maupun yang ukurannya dalam
metrik.
Yang paling banyak dijumpai dalam pengukuran adalah
pengukuran panjang (linear). Bahkan sudut pun bisa diukur
dengan kombinasi pengukuran linier. Untuk dapat
melakukan pengukuran tersebut diperlukan standar. Dalam
pengukuran dikenal ada ting macam standar yaitu:
a. standar garis, b. standar ujung, dan c. standar
gelombang.

Sistem Satuan Internasional

Dalam suatu penemuan internasional yang dinamakan Conference
Generaledes Poids et Measures (CGPM) di Perancis pada tahun 1960,
telah ditetapkan suatu sistem satuan yang dikenal sebagai Sistem
Internasional.
Dalam SI terdapat tujuh buah besaran pokok berdimensi dan dua buah
besaran tambahan tidak berdimensi.

Tabel 2. Tujuh Besaran Pokok dalam Sistem Internasional

Besaran Pokok

Satuan

Lambang
satuan

Dimensi

Panjang
Massa
Waktu
Arus listrik
Temperatur
Thermodinamika
Intensitas cahaya

meter
kilogram
detik
(second)
ampere
Kelvin
candela

m
kg
s
A
K
cd
mol

L
M
T
I

θ

J
N

By Tarmizi, S.Pd. 54

Jumlah zat

mol (mole)

Tabel 3. Besaran Tam,bahan dalam Satuan Internasional

Besaran Tambahan

Satuan

Lambang satuan

Sudut datar
Sudut ruang

radian
Steradian

rad
sr

Penetapan Satuan Panjang

Mula-mula satu meter didefiniskan sebagai jarak antara dua goresan
yang terdapat pada kedua ujung sebatang platina-iridium, pada suhu
0o

C yang disimpan di Sevres dekat Paris. Batang itu disebut meter
standar. Meskipun telah disimpan pada tempat yang aman dari
pengaruh fisik dan kimia, namun meter standar ini lama kelamaan
mengalami perubahan panjang, mesikpun sangat kecil. Maka pada
tahun 1960, satu meter standar didefinisikan sebagai jarak yang sama
dengan 1650763.73 kali panjang gelombang cahaya merah jingga yang
dihasilkan oleh gas krypton.

Penetapan Satuan Massa

Kilogram standar adalah sebuah massa standar, yaitu massa sebuah
platinum-iridium yang aslinya disimpan di Sevres dekat Paris. Kota
Sevres adalah “Kantor International tentang Besaran Ukuran”.

Atau massa kilogram standar disamakan dengan massa 1 liter air murni
pada suhu 4°C.

Penetapan Satuan Waktu

Satuan waktu dalam S1 adalah detik atau sekon. Mula-mula, 1 detik
atau 1 sekoan didefinisikan :
Karena 1 Hari matahari rata-rata dari tahun ke tahun tidak sama, maka
standar ini tidak berlaku lagi kemudian, pada tahun 1956 sekon standar
ditetapkan secara internasional.

1900

tahun

,9747

31.556.9251

sekon
1 =

Akhirnya pada tahun 1967, ditetapkan kembali bahwa : satu sekon
ialaha waktu yang diperlukan oleh atom cesium untuk bergetar
sebanyak 9.192.631,770 kali.

Penetapan Satuan Arus Listrik

Arus listrik tahun 1954 titik acuan suhu diambil sebagai berikut : titik
lebur es beharga 0°C, dan titik didih (1 coulomb = 6,25.1018

elekteron)

yang melewati suatu penampung dalam waktu 1 sekon.

Penetapan satuan suhu

Sebelum tahun 1954, titik acuan suhu diambil sebagai berikut : titik lebur
es berharga 0°C, dan titik didih air berharga 100°C pada tekanan 76
cmHg.
Kemudian pada tahun 1954, dalam kongres perhimpunan internasional
fisika bahwa suhu titik lebur es pada 76 cmHg menjadi T = 273,15°K dan
titik didih air pada 76 cmHg menjadi T = 373,15°K.

By Tarmizi, S.Pd. 55

Penetapan Satuan Intensitas Cahaya

Untuk sumber cahaya standar mula-mula dipakai cahaya buatan yang
ditentukan menurut perjanjian internasional disebut lilin.
Satuan cendela didefiniskkan sebagai sebagai “Benda hitam seluas satu
meter persegi yang bersuhu titik lebur platina (1773°C) akan
memancarkan cahaya dalam arah tegak lurus dengan kuat cahaya
sebesar 6 x 105

kendala.

Penetapan Satuan Jumlah Zat

Jumlah zat dalam satuan internasional diukur dengan mol. Dimana
terdiri atas 6,025 x 1023

disebut dengan bilangan Avogadro.

2.Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran-besaran yang diturunkan dari satu
atau lebih besar pokok. Seperti besara volum berasal dari satu besaran
pokok yaitu meter kubik, besaran kecepatan berasal dari dua besaran
pokok yaitu panjang dan waktu, karena satuan dari kecepatan adalah
meter/sekon.
Contoh besaran-besaran turunan yang berasal dari besaran pokok
adalah :
15.Kecepatan

: Meter/sekon

16.Massa Jenis

: Kilogram/m3

17.Luas

: M2

18.Volume

: M3

19.Percepatan

: Meter/sekon2

20.Gaya

: Kilogram meter/sekon2
Dalam sistem internasional, besaran turunan itu mempergunakan sistem
satuan MKS (meter-kilogram-sekon)

Tabel 4.

Beberapa Besaran Turunan dalam S1 yang

mempunyai Nama Satuan Tertentu.

Besaran Turunan

Satuan

Lambang
Satuan

Gaya
Energi
Daya
Tekanan
Frekuensi
Muatan listrik
Beda potensial
Hambatan listrik
Kapasitas kapasitor
Induktif
Fluks cahaya
Kuat penerangan
Induksi magnet

Newton
Joule
Watt
Pascal
Hertz
Couloumb
Volt
Ohm
Farad
Henry
Lumen
Lux
Tesla

N
J
W
Pa
Hz
C
V

F
H
In
Lx
T

Faktor pengali
Dalam sistem internasioanl, faktor pengali dari sebuah besaran pokok
dengan besaran pokok lainnya adalah sama. Contoh untuk besaran
panjang dan besaran massa.

By Tarmizi, S.Pd. 56

Besaran panjang

Besaran massa

kilometer
hectometer
decameter
meter
decimeter
centimeter
milimeter

kilogram
hectogram
dekagram
gram
decigram
centigram
miligram

Tabel 5. Faktor Pengali dalam S1
Factor

Nama awalan

Syimbol

10-18
10-15
10-12
10-9
10-6
10-3
103
106
109
1012

Atto
Femto
Piko
Nano
Mikro
Mili
Kilo
Mega
Giga
Tera

a
f
p
n

µ

m
K
M
G
T

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->